Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Rooftop Prince by Islandsubs Indonesian Subtitle Land
Credit DarkSmurfSub
Do not Re-post or Re-upload or Hardsub our subtitles Get it for FREE @ islandsubs.com
Aku menyukaimu.
Kau selalu... melakukan apapun yang kau inginkan.
Ada masalah apa?
Kau melihatnya?
Tanganku... ia... menembus gelasnya.
Ia menembusnya, seakan-akan tubuhku menghilang.
Kau pasti sudah bermimpi.
Sepertinya waktu itu semakin mendekat.
Waktu? Waktu apa?
Bukankah pertunangan Yang Mulia dan sekretaris Hong semakin dekat?
Tampaknya alasan kita datang ke sini akan segera terungkap.
Dengan begitu kita akan bisa kembali ke Joseon.
Apa pada akhirnya alasannya terungkap?
Tapi, jika kita semua kembali,
apa yang akan terjadi dengan Park Ha?
Tentu saja kita akan merasa sangat menyesal terhadapnya.
Kenapa dia harus menyukai Yang Mulia?
Ah, aku lapar. Baiknya kita makan apa?
Sudah beberapa lama aku tidak makan omurice.
Kau masih belum bosan dengan itu?
Berapa kalipun aku makan omurice-mu, aku tidak akan pernah bosan.
Akan kupastikan memberimu makan omurice sampai kau bosan.
Jadi... jika kau tidak kembali,
dan hidup di sini bersamaku, itu akan sangat bagus.
Jika kita berdua bisa hidup dalam waktu yang sama, itu akan sangat bagus.
Kira-kira... sampai kapan kau akan tetap berada di sini?
Kau yakin itu Tae Yong? Sekarang dia dimana?
Chicago? Dan kau yakin itu Tae Yong?
Foto... tolong sekarang kirimkan padaku.
Kita... sebaiknya berhenti di sini.
Mulai dari sini... kita masih bisa kembali pada bagaimana keadaan sebelumnya.
Apa maksudmu?
Kita berdua mengetahuinya dengan sangat baik...
ini bukanlah jalan yang seharusnya kita jalani, tapi kita tetap ingin pergi.
Kau datang kesini untuk Puteri Mahkota dan menjalankan sebuah misi yang penting.
Selain itu... kau masih tetap akan kembali ke Joseon.
Kita anggap saja aku tiba-tiba terlibat di tengah-tengah dan kau teralihkan sesaat.
Jadi sekarang... kau harus kembali ke jalan yang seharusnya kau ambil.
Chi San, Yong Sul, dan Man Bo... apa yang akan kau lakukan dengan mereka?
Ini mungkin membuatmu pusing dan memberikan beban berat di pundakmu.
Tapi ini... adalah takdir.
Pergilah lakukan pertunangan itu.
Itulah apa yang seharusnya kau lakukan.
Aku akan berada di bawah di rumah Mimi untuk sementara waktu.
"Berada di sana" Apa maksudnya itu?
Maksudnya aku akan tinggal di sana untuk sementara waktu.
"Tinggal di sana untuk sementara waktu." Apa maksudmu dengan itu?
Sampai aku menemukan tempat tinggal lain,
setidaknya untuk sekarang aku akan tinggal di bawah.
Kenapa kau tidak bisa "untuk sementara waktu" terus tinggal di sini?
Lalu, apa yang seharusnya kulakukan? Aku harus pergi. Bagaimana bisa aku tinggal di sini?
Kenyataan bahwa aku masih disini mengingat situasi kita sekarang,
ini menggelikan dan aneh, bagaimanapun dilihatnya.
Baik. Karena kau akan pergi,
maka pergilah ke tempat yang jauh dimana aku tidak bisa melihatmu lagi.
Bagus sekali. Lalu kenapa kau tidak membiarkanku pergi sewaktu aku akan pergi ke Amerika?
Kenapa kau menahanku dan membuat segalanya jadi sulit untukku?
Iya, aku menyesalinya, juga.
Jika aku membiarkanmu pergi ke Amerika,
kepalaku tidak akan sakit seperti ini dan segalanya akan lebih baik.
Ah, jadi kepalamu sakit karena aku?
Iya, kepalaku sakit karena kau!
Baguslah kalau begitu. Ketika aku pergi,
pikiranmu seharusnya jadi sangat jernih.
Tepat sekali. Kenapa tidak sekalian kau pergi ke Amerika?
Maka aku tidak harus melihatmu lagi dan merasakan sakit ini!
Kau sungguh tidak bisa melepaskan kebiasaan melakukan apapun sesukamu, bukan begitu?
Siapa di sini yang sebenarnya melakukan apapun sesukanya?
Bagaimana bisa ini berakhir seperti ini?
Gedungnya saling berhubungan dan ada akses transportasi umum yang mudah.
Tak banyak tempat seperti ini yang tersedia.
Mari kita tanda tangani kontraknya.
Iya. Jika begitu, mari kita ke bawah untuk menandatangani dokumennya?
Iya, mari kita lakukan itu.
Halo?
Ini aku.
Apa? Aku sedang sibuk sekarang.
Mari kita bertemu sebentar.
Aku sudah bilang aku sibuk. Kau tidak bisa mengatakannya di telepon?
Aku sudah memikirkan ini, dan aku rasa inilah jalan yang terbaik.
Apa?
Mengenai masalah kau pindah dari rumah atap...
Nona Park Ha. Silahkan masuk.
Aku sedang mengerjakan sesuatu, jadi aku harus menutup teleponnya.
Mari kita bertemu membicarakan ini.
Apa kita harus bertemu?
Ini adalah masalah yang penting, jadi kita harus bertemu. Aku akan meneleponmu nanti.
Baiklah.
Seberapa baik kemampuan bahasa Inggrismu?
Aku tinggal di Amerika sejak aku kecil,
jadi aku tidak akan memiliki masalah dalam perbincangan biasa atau memandu tur dalam bahasa Inggris.
Tapi, kami mencari seseorang yang tempat tinggalnya dekat.
Apa kau tidak masalah dengan itu?
Tempat tinggalnya dekat?
Iya, tidak apa-apa.
Jika kau diperkerjakan, apa kau bisa langsung segera mulai bekerja?
Iya.
Apa ini?
Ini tiket penerbangan ke New York.
Kirim Park Ha pergi ke Amerika.
Berikan dia uang, dan juga ancam dia sedikit.
Lakukan apapun yang kau bisa untuk membuat dia pergi dari sini.
Kau bertanggung jawab mengurus Park Ha.
Aku yang akan menangani Tae Yong.
Kenapa kau terburu-buru?
Kita harus cepat berurusan dengan Park Ha.
Karena rapat pemegang saham, Ketua Jang akan segera kembali dari Hong Kong.
Kau ingin dia meninggalkan segalanya pada Park Ha?
Jika Ketua Jang menemukan Park Ha terlebih dulu, apa yang akan kita lakukan?
Jika Park Ha tidak berada di sini, bagaimana dia akan menemukannya?
Park Ha... tak peduli apapun itu, kau harus mengirim dia pergi ke Amerika.
Aku masih belum setuju untuk mengikuti rencanamu.
Apa kau tidak terlalu banyak menunjukkan kartumu padaku?
Setidaknya, aku...
tidak memanfaatkanmu.
Ini semua demi kebaikanmu.
Jadi karena itu,
percayalah padaku.
Halo semuanya! Aku Shopping Planner Kim.
Halo, aku Choi Soo Jeung.
Jadi hari ini, sebelum kita memulai program ini,
-aku menelepon semua teman-temanku dan unni-unni. -Iya, kau melakukannya.
Aku mengatakan pada mereka jika mereka ingin membeli masker wajah ini, mereka harus menelepon hari ini.
Kenapa? Karena produk hari ini adalah top quality.
Jadi, aku secara pribadi merekomendasikannya pada semua teman-temanku.
Pelanggan yang berada bersama kami hari ini...
Sepertinya mereka tidak hanya bermain-main...
Aku menghalangi produk lain agar mereka tidak bisa membuat perjanjian dengan mereka...
Aku tidak pernah menyangka mereka akan mengulangnya lagi...
Aku dengar bahwa reaksi akan masker wajah tersebut sangat baik. Selamat!
Ini semua karena bantuan darimu.
Tidak banyak yang kulakukan. Tapi meskipun kau sekedar asal mengatakan itu,
aku senang aku bisa membantumu.
Aku tidak sekedar asal mengatakannya. Aku sungguh berterima kasih.
Kalau begitu, tolong berikan sisa waktumu hari ini untukku.
Terakhir kali karena kau merasa tidak sehat, kita tidak pergi memilih cincin pertunangan.
Mari kita pergi membelinya sekarang.
Aku sudah memilih desainernya dengan Nenek,
jadi kau hanya tinggal perlu mengukurnya.
Aku sungguh minta maaf. Tolong kau lakukan itu sendiri.
Bagaimanapun juga, ini adalah cincin pertunangan kita.
Apapun tidak masalah buatku.
Aku yakin kau akan melakukannya dengan baik.
Bagaimana bisa dia mengatakan apapun tidak masalah buatnya?
Ini adalah cincin pertunangan kami!
Apa dia tidak bersikap keterlaluan?
Antarkan amplop ini pada Park Ha.
Park Ha?
Aku hanya perlu memberikan ini padanya?
Ada sesuatu yang penting harus kukerjakan sekarang.
Jangan menundanya dan langsung bawa ini padanya.
Tidak perlu khawatir.
Oh, Chi San!
Halo, Sekretaris Hong.
Aku bukan lagi sekretaris.
Aku minta maaf.
Tidak apa-apa.
Apa kau ada waktu untuk minum kopi bersamaku?
Ini...
Apa itu sesuatu yang penting?
Tidak, tidak apa-apa.
Apa kau merasa lebih baik setelah operasimu?
Iya, aku baik-baik saja sekarang.
Kalau begitu, bagaimana jika kita mencoba mengadakan pesta barbeque lagi?
Setuju! Maksudku, tentu saja. Itu akan jadi suatu kehormatan.
Aku akan pergi mengambil kopi.
Park Ha noona!
Chi San. Chi San, kenapa kau ada di sini?
Yang Mulia mengatakan dia ada urusan mendesak, jadi dia memintaku untuk mengantarkan ini padamu.
Apa kau mengalami kesulitan belakangan ini?
Aku baik-baik saja.
Terhadap Park Ha noona, banyak yang harus kami ucapkan maaf.
Kalau begitu, aku akan pergi dulu.
Mulai dari sekarang...
Mulai dari sekarang, ini adalah rumahmu.
Apa kau suka...
Mulai dari sekarang, ini adalah rumahmu.
Apa kau menyukainya?
Mulai dari sekarang, ini adalah rumahmu.
Hiduplah dengan baik di sini.
Iya, aku menyesalinya, juga.
Jika aku membiarkanmu pergi ke Amerika,
kepalaku tidak akan sakit seperti ini dan segalanya akan lebih baik.
Kenapa tidak sekalian kau pergi ke Amerika?
Maka aku tidak harus melihatmu lagi dan merasakan sakit ini!
Aku sudah memikirkan ini, dan aku rasa inilah jalan yang terbaik.
Kami akan mengumumkan sekali lagi...
Itu dia.
(Untuk Park Ha)
Aku minta maaf. Kau baik-baik saja?
Biar aku membantumu.
Tidak, tidak apa-apa.
Kau sudah tahu dimana Park Ha noona selama ini?
Park Ha unni memintaku untuk tidak mengatakannya pada siapapun.
Kau sama sekali tidak boleh mengatakan pada siapapun!
Jadi, kau masih belum mendengar apapun dari Park Ha noona?
Kenapa kau tiba-tiba menanyakan itu padaku?
Dia bukanlah seseorang yang akan menghilang begitu saja.
Ini sudah berlalu beberapa hari.
Bagaimana jika ada sesuatu yang terjadi?
Kenapa mengkhawatirkan seseorang yang pergi atas keinginan sendiri?
Ke depannya, jangan pernah sebutkan tentang dia lagi padaku.
Yang Mulia, park-ha*... [yang dimaksud permen mint]
Bukankah sudah kubilang untuk tidak menyebut dia lagi?
Jika kau menyebut dia sekali lagi, aku akan membuat mulutmu dijahit!
Paket perjalanan domestik di bulan Mei dimana banyak orang yang berlibur.
Ide ini tidak terlalu buruk.
Duduklah, duduklah.
Kalau begitu kau harus mencari paket perjalanan dimana keluarga, pasangan, atau teman-teman bisa pergi bersama.
Aku sudah melakukan survey tempat-tempat di Korea yang kebanyakan ingin dikunjungi orang. Mereka adalah:
Jeju, Nam Hae, Gangneung, Jinan.
Jinan! Mari kita lakukan dengan Jinan.
Apa Pulau Jeju tidak akan jadi pilihan yang lebih baik?
Bunga-bunga minyak lobak bermekaran dan ada pantai.
Bukankah yang terbaik untuk melihat pemandangan cherry blossom bermekaran di Jinan?
Bukankah ini saat paling baik di tahun ini untuk melihatnya?
Itu benar. Lagipula, Jinan adalah dimana cherry blossom mekar paling terakhir.
Baik. Kalau begitu pergilah periksa Jinan.
Tae Yong, kau pergilah langsung untuk memeriksanya.
Aku akan mengerjakannya.
Jinan.
Kedengarannya bagus.
Aku akan segera memanggilkan pemandu wisata untukmu. Silahkan tunggu sebentar.
Tidak apa-apa.
Kerja yang bagus sekali!
Jadi, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, kalian semua menikmati perjalanannya?
Iya!
-Terima kasih. -Terima kasih.
Park Ha?
Harap kembali lagi tahun depan untuk menikmati cherry blossom!
Iya!
Mulai sekarang, pergilah bersenang-senang dan makan banyak makanan yang enak.
Pastikan untuk melepaskan semua stres sebelum kembali.
Iya! Terima kasih!
-Semuanya selamat bersenang-senang! -Park Ha.
Cepat kemari dan temani pelanggan dari Seoul itu. Dia sudah beberapa lama menunggu.
Tunggu!
Jika kita tidak memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, maka kita berdua
akan dipecat. Kau mengerti?
Tentu saja! Aku pasti akan membuat dia memilih agen perjalanan kita.
Aku akan melayani dia seperti seorang raja,
jadi jangan khawatir.
Park Ha, aku percayakan padamu.
Iya.
Halo, aku Park Ha, pemandu wisatamu.
Apa kau yang akan mengajakku berkeliling?
Aku dari Home & Shopping, Ketua Tim Yong Tae Yong.
Iya, Ketua Tim Yong Tae Yong.
Kalau begitu, aku mohon jaga aku dengan baik.
Kau yang akan menjagaku.
Apa maksudmu dengan itu?
Kau adalah klien yang sangat penting bagi agen perjalanan kami.
Tentu saja aku akan menjagamu.
Itu kelihatannya masuk akal.
Yang disebelah sana itu adalah Gunung Mai.
Itu adalah satu-satunya gunung pasangan di dunia.
Bagian barat-nya 685 meter dan disebut Ammai-bong....
Di sebelah timur Sunmai-bong setinggi 667 meter.
Jadi, Eun Soo Sa adalah tempat dimana Raja kerajaan pertama Joseon, Lee Sung Gye, berlutut di depan sungai.
Dinamakan seperti itu karena ketika Yang Mulia Lee Sung Gye meminum air di sini...
beliau menyatakan bahwa airnya bersih dan murni seperti perak.
Tapi tentu saja, itu hanya legenda... Tak ada yang tahu bagaimana tepatnya.
Lalu apa yang sebenarnya kau tahu?
Pohon-pohon yang disana itu...
dikatakan juga ditanam oleh Lee Sung Gye.
Kenapa beliau menanam pohon itu?
Jika pemandu wisatanya sebodoh ini,
bagaimana bisa kau berharap aku percaya dan melakukan perjanjian dengan agen perjalanan di sini?
Saat pohon-pohon itu ditanam ratusan tahun lalu, aku bahkan belum lahir, jadi bagaimana aku tahu?
Ah, kau benar juga.
Halo?
Aku minta maaf, Presdir.
Jika kontrak kali ini terlewatkan,
apa kau berencana untuk bertanggungjawab?
Aku sungguh minta maaf.
Mereka adalah kontraktor.
Dan kita adalah yang dikontrak.
Jika kau tidak ingin menunddukkan kepalamu ke tanah...
Menundukkan kepala...? Aku akan melakukan yang terbaik.
Aku akan melakukannya, Presdir.
Perhatikan, Nona Park! Nona Park!
Nona Park!
Cepatlah!
Di sana.
Kau harus menjelaskan tentang menara batu itu dulu sebelum kau turun.
Itu adalah Pagoda Chunji (Surga dan Bumi).
Mari kita ke tempat selanjutnya.
Aku menyuruhmu untuk menjelaskan!
Pagoda Chunji itu, kenapa semakin mengecil menuju ke atas?
Pagoda itu bukannya bisa semakin mengecil di bawahnya.
Ada berapa banyak total batu yang terdapat di pagoda itu?
Tidak.
Bagaimana aku bisa tahu ada berapa batu yang ada di pagoda itu?
Apa ada seseorang yang pernah repot-repot menghitungnya satu per satu?
Dan ada berapa banyak batu yang berada di sana,
kenapa itu bahkan jadi suatu hal yang penting?
Pemandu wisata ini benar-benar tidak bisa!
Aku adalah kontraktornya,
dan kau adalah orang yang dikontrak.
Bukankah atasanmu baru saja menjelaskan ini padamu?
Aku sudah muak dengan bajingan ini... sungguhan!
Aku tidak mendengar itu dengan jelas.
Apa yang baru saja kau katakan?
Tak ada.
Aku perlu beberapa foto tempat ini.
Naiklah ke atas dimana ada pemandangan indah Eun Soo Sa, dan ambillah beberapa foto.
Apa?
Aku akan berada di sini menunggumu.
Kau naik hingga ke atas,
dan ambilkan beberapa foto untukku.
Apa kau tidak mengerti?
Aku tidak bisa...
mentoleransi ini lagi.
Aku mengerti.
Tolong tunggu sebentar.
Aku tidak punya banyak waktu.
Jadi tolong larilah ke atas dan cepat kembali.
Aigoo!
Aku sungguh minta maaf.
Sepertinya pergelanganku terkilir.
Sepertinya aku perlu mencari pemandu wisata lain untuk menggantikanku.
Tolong tunggu sebentar.
Aku akan menghubungi perusahaan.
Iya, Presdir.
Park Ha di sini.
Aku tidak berhati-hati dan membuat kakiku terkilir di menara batu.
Aku rasa aku tidak bisa mengajak dia berkeliling lagi.
Iya, Presdir. Itu benar.
Aku rasa aku tidak akan bisa bekerja lagi hari ini.
Karena pergelanganku sakit,
aku rasa aku tidak bisa banyak bergerak.
Iya.
Iya.
Ketua Tim Yong,
ini ayam tanjong.
Ini rasanya benar-benar enak.
-Cobalah. -Iya.
Kami harus meminta maaf padamu.
Karena Park Ha
terkilir pada pergelangan kakinya,
kami telah menyebabkan ketidaknyamanan.
Aku minta maaf.
Aku memiliki beberapa urusan penting lainnya,
jadi mari kita makan lagi lain kali.
Ada masalah apa?
Ketua Tim!
Ketua Tim!
Mari kita makan bersama-sama.
Tentu saja.
Setidaknya kau harus mencoba makanannya.
Kemarilah duduk.
Permisi...
Alkohol.
Silahkan diterima.
Apa yang kau katakan?
Ketua Tim Yong,
izinkan aku menuangkanmu segelas.
Silahkan diterima.
Tentu saja.
Kalau begitu, mari kita bersulang.
Iya, iya.
Bersulang!
~ Dengan tali yang erat, dengan tali yang erat ~
~ Mengikat dia dengan erat ~
~ Agar cintaku tak dapat pergi jauh ~
~ Dengan tali cinta ~
~ Aku akan mengikat dia dengan erat ~
~ Agar cintaku tak dapat pergi jauh ~
~ Dunia tanpa dirimu ~
~ Bahkan seharipun, aku tak sanggup hidup di dalamnya ~
~ Seperti orang bodoh kau mengatakan kau akan pergi ~
~ Seperti orang bodoh kau mengatakan kau akan pergi ~
~ Kau mengharapkan aku melakukan apa? ~
~ Dengan tali yang erat, dengan tali yang erat ~
~ Mengikat dia dengan erat ~
~ Agar cintaku tak dapat pergi jauh ~
Hari ini sangat menyenangkan.
Agen Park.
Iya.
Kami akan mengantarmu pulang.
Tidak apa-apa, aku bisa berjalan.
Baik.
Ketua Tim Yong.
Jika begitu...
selamat malam!
Ketua Tim Yong.
Selamat malam!
Dengan tali yang erat!
Dengan tali yang erat.
Jaga dirimu.
Jaga dirimu.
~ Dengan tali yang erat ~
~ Dengan tali yang erat ~
Hei!
Yang Mulia.
Apa kau senang?
Mengenai apa?
Benar.
Kau adalah kontraktor.
Bukankah melakukan apapun yang kau ingin lakukan
membuatmu senang?
Aku lelah.
~ Mengikat tali... ~
Ada sesuatu yang ingin kutunjukkan padamu.
Ikutlah denganku.
Aku bilang ada sesuatu yang ingin kutunjukkan padamu.
Ini adalah sesuatu yang mesti kau lihat sendiri.
Jadi cepatlah ikuti aku.
Nenek!
Kau di luar sini.
Ini adalah seseorang yang dulunya bekerja denganku di masa lalu.
Berikan salam.
Dia pemilik rumah tempatku tinggal.
Aku senang bertemu denganmu.
Selamat datang.
Ini adalah cucunya, Se Joon.
Kau imut.
Masuklah ke dalam.
Selamat malam, Nenek.
Baik. Cepat masuk.
Apa ini?
Apa ini?
Apa kau berlagak kau lupa?
Kau mabuk.
Aku sebaiknya kembali.
Kaulah yang memberikan ini padaku,
namun kau masih berpura-pura tidak mengetahuinya, huh?
Bukankah ini adalah bukti?
Huh?
Aku bertanya-tanya apa itu yang ingin kau tunjukkan padaku.
Tapi kau menunjukkan sesuatu yang belum pernah aku lihat sebelumnya dalam hidupku.
Aku sudah salah mempercayai kata-kata wanita yang sedang mabuk.
Jujur saja dan akuilah!
Jika kau mengatakannya, aku akan mengerti.
Bukankah ini adalah tiket pesawat yang kau berikan padaku
untuk pergi ke Amerika?
Kapan aku memberikanmu tiket pesawat?
Apa?
Bukankah kau mengatakan padaku untuk kembali ke Amerika?
Kenapa kau menuduh orang yang tak bersalah?
Kapan aku memberikanmu tiket pesawat?
Kau sungguh... tidak pernah memberikan aku tiket pesawat?
Tidak pernah.
Kau ingin aku mengeluarkan hatiku agar kau melihatnya?
Aku sama sekali tidak pernah memberikan ini padamu.
Tunggu...
Bukankah kau meminta Do Chi San untuk membawakan ini padaku?
Aku sibuk, jadi aku meminta Chi San melakukan itu,
tapi yang kumasukkan dalam amplop bukan tiket pesawat.
Pasti entah bagaimana itu jadi tertukar.
Tertukar?
Kenapa aku mau mengirimmu ke Amerika?
Apa kau masih tidak mengerti?
Apa karena ini kau menghilang?
Kau tidak percaya padaku dan memutuskan untuk lari menjauh karena ini?
Setelah aku melihat sebuah tiket pesawat,
apa kau berharap aku masih bisa berpikiran waras?
Kau benar-benar membuatku tak bisa berkata apa-apa.
Menyedihkan.
Idiot.
Kaulah yang lebih idiot!
Tengik, apa yang kau masukkan di dalam sepatuku?
Jangan membuat Park Ha noona-ku sedih.
Se Joon!
Apa kau memasukkan kotoran anjing lagi ke dalam sepatu seseorang?
Kotoran anjing?
Wheek!
Jika ada seseorang yang menyengsarakan Park Ha noona,
maka aku akan melindungi dia.
Kenapa kau mau?
Karena aku menyukai dia!
Tidak bisa kupercaya, anak kecil sedang mengajariku.
Cepat ke sana dan minta maaf.
Jika tidak,
aku tidak akan membiarkanmu pergi ke acara sekolahmu.
Aku tidak punya ayah ataupun ibu, jadi lagipula aku juga tidak ingin pergi.
Bocak tengik...
Pergi meminta maaf, sekarang!
Cepat! Bocah tengik.
Cepat ke sana!
Yang Mulia,
ada hal penting apa di pagi-pagi begini?
Duduklah.
Sebenarnya ada masalah apa?
Apa kau ingat ini?
Aku memberikan amplop ini padamu untuk kau serahkan pada Park Ha.
Iya, tentu saja aku ingat.
Tapi, ada apa dengan itu?
Isi dari amplop tersebut berbeda dengan apa yang kuberikan padamu.
Bagaimana mungkin, Yang Mulia?
Setelah kau memberikannya, aku sama sekali tidak membukanya.
Aku memberikannya pada Park Ha noona seperti itu.
Jadi karena itu aku menanyakan mengenai itu padamu.
Entah bagaimana di antara waktu itu, isi dari amplopnya tertukar.
Apa kau bisa memikirkan apapun yang terjadi?
Hari itu, aku mengambil amplop tersebut... untuk bertemu dengan Park Ha noona.
Selagi aku diperjalanan...
Iya, apa?
Aku bertemu dengan Sekretaris Hong.
Sekretaris Hong?
Ada apa dengan amplop ini?
Bukankah ini hanya amplop biasa?
Aku dengar baru-baru ini kau bertemu dengan Chi San untuk minum kopi.
Bersama dengan Chi San...
Iya, tapi itu hanya untuk sesaat.
Ini adalah amplop yang dibawa Chi San waktu itu.
Kau tidak mengingat apapun mengenai itu?
Omo, jadi seperti itulah mereka tertukar!
Amplopnya tertukar?
Iya.
Aku juga bertanya-tanya apa yang terjadi, karena amplopku juga tertukar.
Jadi itulah yang terjadi.
Di dalamnya adalah sebuah tiket pesawat, kan?
Itu benar.
Jadi Se Na, yang kau ambil
memiliki kontrak untuk sebuah apartemen di dalamnya?
Iya, benar.
Jadi itulah yang terjadi.
Sekarang aku mengerti.
Ibu...
Jangan bicara lagi padaku mengenai pertunangan Unni.
Mengerti?
Iya, Ibu.
Baik.
Aku lihat kau bisa menemukan tempatnya.
Terima kasih.
Kau punya kakak perempuan?
Ayo kita pergi menaiki sesuatu yang menyenangkan, huh?
Ayo.
Halo. Tolong dua tiket.
Kau berharap aku naik ke atas box logam yang berjuntai di seutas tali?
Aku tidak bisa naik itu! Sama sekali tidak bisa!
Kau ingin makan yang manis-manis selagi menunggu?
Kakakmu juga bertunangan?
Apa?
Iya.
Lalu kenapa kau tidak pernah menyebutkan tentang dia sekalipun padaku?
Hanya karena dia adalah kakakku, bukan berarti kami sangat dekat.
Sudah waktunya.
Ayo kita pergi.
Oh, apa ada seseorang yang takut?
Bukankah kau benar-benar takut?
Jangan seperti ini dan lihatlah pemandangannya.
Jika tidak, kau sungguh akan menyesalinya.
Percayalah padaku.
Kemari. Seperti ini... lihat?
Ini sungguh mengagumkan! Luar biasa!
Tapi...
semalam kau pergi kemana?
Kau mengambil amplop yang ada tiket pesawat di dalamnya.
Aku pergi ke Chi San untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
Apa kau menemukan sesuatu?
Setelah aku memberikan amplopnya pada Chi San.
dia bertemu dengan Hong Se Na sebelum dia bertemu denganmu.
Hong Se Na?
Kenapa ekspresimu seperti itu?
Bukan apa-apa.
Aku sungguh masih tidak tahu kenapa ada sebuah tiket pesawat di dalam amplop itu.
Puteri Mahkota dan Hong Se Na,
apa sungguh mereka orang yang sama?
Tentu saja.
Bagaimana bisa aku melupakan wajahnya?
Aku tidak berbicara tentang penampilan luar, tapi yang berada di dalam.
Maksudku kepribadiannya yang sebenarnya.
Se Joon, kau bisa melakukannya! Fighting!
-Cepat! Cepat! -Se Joon, lari yang cepat!
Benar-benar...
Kenapa kau tidak menyemangatinya dengan benar?
Tapi... Se Joon membencimu...
kenapa kau repot-repot datang ke sini?
Aku datang untuk membayar pelajaranku...
Bisa kulihat, tak bisa mendapatkan cinta kemanapun kau pergi.
Selanjutnya Lomba Ayah Ibu berkaki tiga.
Ayah dan Ibu silahkan bersiap-siap.
Tempat pertama! Aku akan pergi mengambil hadiahnya!
Oh, Se Joon! Tunggu, tunggu!
Itu adalah copy-an cap yang palsu, jadi mereka tidak akan memberikanmu hadiah.
Benarkah? Meskipun di sini dikatakan 'Tempat Pertama'?
Apa kau menyelesaikan semua kerjaanmu sebelum datang?
Bukankah ini amplop yang kemarin?
Katakan yang jujur padaku.
Amplop ini, sebenarnya apa yang terjadi dengan ini?
Aku sudah mengatakan padamu, aku tidak tahu. Jadi tolong jangan tanyakan lagi padaku.
Aku sudah hampir kesal denganmu.
Tolong katakanlah dengan jujur.
Apa maksudmu?
Sungguh, sebenarnya ada apa denganmu?
Kemarin, aku pergi ke kompetisi olahraga di sebuah taman kanak-kanak.
Mereka mengecap punggung tangan orang-orang jika mereka berada di tempat pertama dalam lomba lari.
Seorang anak laki-laki yang kukenal, dia terlalu lambat untuk mendapatkan tempat pertama dalam lomba apapun.
Jadi dia meng-copy cap pemenang pertama di balik punggung tangannya sendiri.
Apa kau kebetulan memiliki produk apapun untuk bibir?
Dia meng-copy cap pemenang pertama seperti ini.
Apa yang sebenarnya ingin kau katakan?
Kau mengatakan bahwa amplop yang berisi tiket pesawat
dan amplop yang dipegang Chi San tertukar, bukan?
Iya.
Jadi jika apa yang kau katakan benar,
amplop ini...
sebenarnya adalah milikmu, bukan?
Iya.
Begitulah bagaimana mereka tertukar.
Amplop yang dipegang oleh Chi San
terdapat sebuah kontrak officetel di dalamnya.
Sebuah kontrak baru, dimana tinta stempel ID-ku bahkan belum mengering.
Ini...
Kau lihat stempel Yong Tae Yong, kan?
Ini adalah amplopku yang sedari awal.
Dan kau dengan sengaja menukar isinya.
Kau bukan orang yang seperti ini.
Kenapa kau berbohong padaku?
Rooftop Prince Indonesian Subtitle Brought to you by Islandsubs
Penerjemah SooLazee
Credit DarkSmurfSub
Do not Re-post or Re-upload or Hardsub our subtitles Get it for FREE @ islandsubs.com
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.