All language subtitles for Operation.Proposal.E01_H264-Khai.INA

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kamu tidak punya ayah, bukan?

Tentu saja tidak, katanya ia mempunyai terlalu banyak ayah.

Apakah kamu punya 3 ayah? Atau 4?

Jangan-jangan, kamu mempunyai ayah yang berbeda setiap hari.

Jangan ganggu dia, kalian semua!

Wild child, wild child.

Keajaiban.

Saat hal-hal mustahil yang tak mungkin dicapai tercapai berdasarkan akal sehat,

kita menyebutnya keajaiban.

Mungkin, keajaiban adalah bunyi lonceng yang dibunyikan oleh banyak keinginan.

Setiap orang memiliki kesempatan untuk membunyikan lonceng itu sekali seumur hidup.

Apakah lonceng yang dapat mengubah nasib itu berbunyi atau tidak,

itu bergantung antara apakah orang itu berusaha atau tidak.

-=Episode 1=-

=Selamat Hari Valentine!=

=Halo semuanya,=

=Sekali lagi, hari ini adalah Hari Valentine.=

=Hari ini terasa seperti cokelat manis bagi pasangan=

=dan cokelat berisi wiski pahit bagi mereka yang lajang.=

=Akan tetapi, yang jelas pada hari ini=

=semua orang paling tidak akan berpikir tentang makna cinta.=

=Kondisi lalu lintas hari ini agak sedikit tidak biasa.=

=Maraton Internasional Seoul terjadi pada hari ini.=

=Walaupun agak sedikit tidak berhubungan maraton dan cinta pada saat bersamaan,=

=sebenarnya, mereka mempunyai hal yang sama.=

=Tidak ada orang yang tahu siapa pemenangnya sampai mereka mencapai garis finish.=

=Maka, untuk mereka yang sedang mengalami cinta yang seperti maraton ini,=

=sama seperti para pelari maraton, lakukan yang terbaik!=

=Silakan nikmati sebuah lagu dari IU... "Good Day".=

Oh, sial!

Taksi! Taksi! Stop! Stop! Taksi! Hei, stop!

Hidup ini sungguh tak bisa ditebak.

Aku tak pernah mengira kau akan menikah sebelum aku.

Itu betul. Aku kira aku akan menjadi orang yang menangkap buket bungamu.

Jika aku tidak menikah dalam 6 bulan setelah aku menangkap buket, aku akan menjadi perawan tua.

Aku juga agak ragu-ragu haruskah aku menangkapnya atau tidak.

Berani sekali kau berkata ingin menikah sebelum eonni-mu ini. (Eonni - kakak perempuan)

Tapi kalian berdua sudah berpacaran cukup lama.

Kalian berdua sudah harus menyiapkan mental.

Kau akan menangkap buketnya kan?

Tentu saja!

Tapi, apa yang akan terjadi jika aku tidak bisa menikah dalam 6 bulan setelah aku menangkapnya?

Paman, apakah kita tidak bisa lebih cepat?

Kau kira aku tidak mau?

Ada Maraton Internasional hari ini.

Itu adalah event internasional.

Sebagai warga negara, kita harus mendukungnya.

Siapa tahu? Mungkin atlet kita bisa memenangkan medali emas?

Bukan begitu. Aku sangat buru-buru. Aku akan mati bila aku terlambat.

Manusia tidak mati semudah itu.

Kalau kau begitu buru-buru, kau harusnya berangkat lebih pagi.

Ada apa denganmu? Kamu merasa tidak enak badan?

Kalau kau sakit, kau harus memanggil ambulans.

Kau mau aku menelepon 119 untukmu?

Aku akan turun.

Huh?

Jam berapa ini? Jam berapa?

Diamlah, kau membuatku frustasi!

Cepat! Jam berapa? Cepat! Cepat!

Hei, ada apa? Baek-ho masih belum tiba?

Dia juga tidak mengangkat telepon.

Kepada siapa ia mencoba membuktikan bahwa ia adalah seorang pembuat masalah?

Apakah ia harus sampai membuat Yi-seul khawatir hari ini?

Sebenarnya dimana anak itu berada?

Cepat! Cepat! Hubungi dia, cepat!

Bukankah kau bilang ia tidak mengangkat teleponnya?

Acaranya akan segera mulai sebentar lagi. Cepat!

Aku akan masuk ke dalam. Kau tetap mencarinya, oke?

Telepon dia! Telepon dia!

Hei, hei... Ada apa sebenarnya dengan Kang Baek-ho?

Satu, dua, satu, dua... Bukan begini! Lakukan sekali lagi!

Kaki kiri... kiri! Bukan begitu!

Berisik sekali! Kaki kiri, kiri... Tidak, bukan begitu.

Ini karena kau terus menggangguku dan membuatku salah.

Aku melakukannya dengan baik di rumah. Bukankah begitu, Yi-seul?

Lagi, sekali lagi!

=Tolong bersiap memasuki ruangan!=

Kenapa kau begitu terlambat?

Kenapa kau begitu terlambat?

Hei! Kang Baek-ho, ada apa denganmu?

Jangan bicara lagi!

Aku bisa sampai disini sudah merupakan keajaiban.

Kalau aku bisa lari seperti ini 10 tahun lalu, kita pasti bisa masuk Olimpiade.

Benar-benar suatu keajaiban, kau bisa terlambat di hari seperti ini.

Cepat bangun! Kita sudah sangat terlambat!

Perkawinannya akan dibatalkan jika kau tidak masuk sekarang.

Gendong dia!

Gendong dia?

Gendong dia! Kita sudah sangat terlambat!

Ayo! Ayo! Ayo!

Aku bertemu dengannya pertama kali di kelas 2. Sudah 20 tahun berlalu sejak itu.

Bukan 10 tahun,

atau 20 tahun dimana Yi-seul dan aku selalu bersama.

Dari SD, SMP, hingga SMA... Bahkan setelah kami lulus dari universitas, kami masih bersama.

Jadi, aku memiliki 20 tahun untuk menyatakan perasaanku padanya.

20 tahun ini, aku terus mencari

waktu yang tepat untuk menyatakan perasaanku.

Apakah kamu, Ham Yi-seul menerima Kwon Jin-won sebagai suamimu yang sah...

untuk mencintainya saat sakit dan sehat, susah dan senang,

untuk mencintainya dan menghargainya mulai hari ini sampai kematian memisahkan kalian?

Ya, saya bersedia.

Apakah kamu, Kwon Jin-won...

menerima Ham Yi-seul sebagai istrimu yang sah...

untuk mencintainya saat sakit dan sehat, susah dan senang,

untuk mencintainya dan menghargainya mulai hari ini sampai kematian memisahkan kalian?

Ya, saya bersedia.

Sekarang saya menyatakan bahwa kalian adalah suami dan istri.

Kalian bisa bertukar cincin sekarang.

Adakah waktu yang tepat?

Hei, Kang Baek-ho!

Kang Baek-ho!

Cincinnya! Cincinnya!

Tapi, semuanya sudah terlambat sekarang.

Ham Yi-seul menikah hari ini.

Orang yang paling aku cintai di dunia ini...

akan menikahi orang lain hari ini.

Saat aku berada disini, barulah aku sadar. Ham Yi-seul akan menikah.

Ini tidak bisa. Aku harus berusaha lebih lagi.

Semangat berjuangku yang sempat tidur sedang bangun kembali.

Kau melucu, berjuang lebih untuk apa?

Mari kita menikah minggu depan!

Kau begitu lagi. Sudah berapa kali aku memberitahumu?

Menikah bukanlah untuk melanjutkan garis keturunan.

Itu karena kau tidak tahu arti sesungguhnya dari cinta.

Cinta, pada tahap yang paling melimpah...

adalah untuk melayani, mengabdikan, dan berkorban.

Bukankah ini mirip dengan yang kau katakan tentang menjadi ayah?

Kau lebih dari disambut untuk melakukan semua ini, oke?

Untuk melayani, mengabdi, dan berkorban. Jangan memaksaku!

Aku tulus.

Apakah kalian tahu bahwa teman-teman dan junior Jin-won semuanya berasal dari keluarga kaya?

Pengacara, pengacara paten, akuntan, dan dokter.

Bahkan yang paling tidak bergengsi pun masih diakhiri dengan kata 'Master'.

Aku telah mempersiapkan diriku untuk hari ini.

Suporter Marketing Olahraga. Apa itu?

Bukankah nama grupmu adalah Super Girls?

Grup pemandu sorakku.

Apa ada orang yang berkontribusi lebih untuk olahraga selain pemandu sorak?

Menurutku, ini bisa dibilang penipuan.

Penipuan apa?

Berikan aku satu!

Bermimpilah! Hanya lelaki yang tingginya 170cm ke atas yang bisa mendaftar, terima kasih banyak!

Dengar, sudah berapa kali aku memberitahumu...

jangan menghakimi lelaki dari tinggi badannya.

Aku akan mengatakannya lagi, untuk keseribu kalinya...

pria jelek, dengar. Jangan mempermalukan aku!

Jangan mengikuti aku! Sudah jelas?

Orang itu tidak pernah berubah.

Ya, benar.

Bagaimana denganmu? Bagaimana perasaanmu?

Tentang apa?

Wanita yang kau sukai selama 20 tahun sekarang telah menikah.

Perasaanmu pasti berbeda dengan yang kami rasakan.

Rasanya seperti seorang ayah yang menikahkan putrinya yang kurang mampu.

Perasaan yang pahit.

Putri siapa yang kau katakan kurang mampu?

A... Abeonim (Abeonim - ayah)

Aku kira kau akan menjadi orang

yang akan mengambil tangan Yi-seul dariku.

Dasar tidak berguna! Apakah hanya ini yang bisa kau lakukan?

Kita harus menunggu kehidupan selanjutnya.

Jangan salah paham.

Untuk tidak menyerahkan putriku kepada orang sepertimu,

adalah berkat bagiku.

Pendidikannya tinggi, latar belakang keluarganya baik, bahkan karakternya sangat baik.

Kau bukan apa-apa jika dibandingkan dengan Jin-won.

Y...ya, Aku juga merasa begitu.

Aigoo.... benar-benar tidak berguna.

Sayang sekali aku telah memberikan begitu banyak kesempatan untuk orang tak berguna sepertimu.

Huh?

=Resepsi pernikahan akan segera dimulai, Seluruh tamu dipersilahkan untuk memasuki ruang resepsi.=

Bagaimana menurutmu?

Sempurna!

Benarkah?

Maksudku gaunnya. Untuk pengantinnya, dia...

Apa maksudmu?

Jika kau tetap memperlakukan perempuan seperti ini,

kau tidak akan pernah menikah.

Untukku... Walaupun aku tak terlalu tertarik dengan hal-hal seperti pernikahan,

Aku sudah punya cukup perempuan untuk membuatku sakit kepala.

Pembual!

Mempunyai seorang teman yang sangat suka membual sepertimu

untuk memberiku pidato perkawinan, adalah sebuah kehormatan yang tidak bisa dilukiskan.

Aku tidak melakukan ini secara gratis.

Kau akan membawakanku sesuatu dari Hawaii bukan?

Dan pastikan itu mahal.

Kalau kau berani bicara yang tidak masuk akal di acara pernikahan,

untuk mempermalukan aku,

kau akan langsung berubah dari teman menjadi musuh.

Merupakan sebuah tantangan untuk memilih 10 skandal terbesar Ham Yi-seul,

karena sudah ada terlalu banyak.

Kang Baek-ho!

Jangan khawatir... Pergilah!

Ini... untukmu.

Dia tahu bahwa setiap kali aku merasa gugup, bibirku akan kering.

Dia tahu bahwa di saat seperti ini, permen dapat menolongku.

Dia, yang mengenal aku lebih dari aku mengenal diriku sendiri...

Kini aku harus menyelamatinya dengan pidatoku.

=... dengan mempelai pria kita=

=yang hanya memiliki hubungan guru-murid di SMA.=

=Sekarang, mari kita mendengarkan pidato ucapan selamat dari Kang Baek-ho, teman mempelai wanita dari kecil hingga universitas.=

Pelatih, juga Yi-seul... Aku ucapkan selamat untuk kalian berdua atas pernikahan kalian.

Sekali pelatihku, akan selalu menjadi pelatihku.

Tolong jaga baik-baik Yi-seul, yang masih punya banyak kekurangan di berbagai aspek.

Kenapa kau harus mengkhawatirkan hal itu?

Ham Yi-seul dan aku, berteman sejak SD.

Kami menghabiskan hampir seluruh masa sekolah kami bersama.

Aku bahkan tidak pernah sadar bahwa sudah begitu lama waktu berlalu sejak SD.

Kemarin, waktu aku melihat pengantin yang cantik dan bahagia ini,

Aku benar-benar ingin tertawa.

Dia bukan lagi seorang siswa SD bukan?

Sebagai seorang teman, untuk bisa menolongnya saat ia butuh bantuan,

adalah suatu keberuntungan.

Walaupun aku tak terlalu yakin apakah Ham Yi-seul tampak cukup cantik hari ini atau tidak,

Kenapa? Dia terlihat sangat cantik sekarang.

Berisik!

Dia terlihat seperti seorang pengantin yang sangat diberkati.

Sebagai seorang teman... Aku ingin mengucapkan selamat untukmu.

Daripada memperdulikan bagaimana ujiannya,

dia lebih memilih untuk menyemangati tim bisbol favoritnya.

Khawatir jika anak anjing yang dibuang akan kehujanan,

dia akan memberikan payungnya ke anak anjing itu dan membiarkan dirinya kehujanan.

Dia selalu lebih memperdulikan orang lain daripada dirinya sendiri.

Walau dia kesepian atau sedih, dia akan selalu tersenyum.

Dia mengira dirinya adalah Candy. (Dari Candy-Candy, kartun Jepang)

Sungguh, aku merasa aku akan menangis.

Aku benar-benar berharap teman baikku, Ham Yi-seul

akan memiliki kehidupan pernikahan yang bahagia.

Mari bersulang untuk kebahagiaan mereka!

Bersulang!

Senang bertemu dengan kalian semua, Aku Ham Yi-seul.

Yi-seul, kau bisa duduk di sana!

Halo!

Bukankah sudah kubilang untuk membawa sepatumu, kamu lupa?

Jangan lakukan itu lagi, mengerti?

Terima kasih, Kang Baek-ho.

Ini untukmu...

Pelatih!

Kau membuat pengantinnya menangis barusan.

Apakah kau juga gugup, Pelatih?

Jantungku masih berdebar-debar.

Dia mau menikah denganku.

Keren!

Apa?

Pidato ucapan selamatmu.

Aku memang selalu sekeren ini.

Kang Baek-ho, aku sangat iri denganmu, kau tahu?

Aku iri denganmu. Tak peduli sekeras apapun aku mencoba,

tidak akan mungkin aku bisa mengejar waktu yang telah kalian berdua habiskan bersama.

Tidak peduli bagaimana besar aku mencintainya,

Aku tidak akan pernah tahu seperti apa Yi-seul di SD,

atau selama SMP.

Makanya aku sangat iri padamu.

Jangan begini. Ini tidak seperti kau sama sekali.

Mendengar pidatomu barusan membuatku sadar,

tidak mungkin aku bisa menjadi lebih baik darimu.

Itulah mengapa aku lebih merasa berterimakasih padamu.

Sampai saat ini, hampir seluruh memorinya adalah bersama denganmu.

tapi mulai sekarang, dia akan mempunyai hidup yang lebih panjang dan memori yang lebih banyak denganku.

Jadi, mempelai pria ada disini hanya untuk pamer seberapa beruntung dan bahagianya dia?

Kau baru sadar sekarang?

Ngomong-ngomong, untunglah kau tidak pernah mencintai Yi-seul.

Kalau tidak, sainganmu akan terlalu kuat untuk dikalahkan.

Baek-ho.

Hadiah-hadiah dari teman-teman yang Yi-seul letakkan di bagasi,

bisakah kau pindahkan ke mobil pengantin baru?

Cukup pindahkan semua hadiah dari bagasi mobilku ke minivan putih.

=Ibu dari pengantin, tolong masuk ke ruangan.=

Jangan khawatir, pergilah.

Baiklah. Aku mengandalkanmu.

Ya.

Aku akan melemparnya!

Pastikan kau menangkapnya!

1, 2, 3...

Sempurna! Hei! Itu milikku!

Kang Baek-ho, apa yang akan terjadi sekarang setelah kau menangkapnya?

Kau, mengapa kau tidak menangkapnya?

Aku sudah berusaha, bukan karena aku!

Aku tahu... Aku tahu... Hei! Kang Baek-ho, berikan itu padaku!

Tidak!

Bukankah kau laki-laki? Jangan begini.

Hei, aku membawa ini pulang bersamaku.

Apa?

Hei, Kang Baek-ho... pikirkan baik-baik.

Kalau kau tidak menikah dalam 6 bulan setelah ini,

Kau akan mendapat nasib buruk seumur hidup.

Aku tidak merasa begitu. Aku tidak akan memberikannya padamu.

Tidak, itu milikku!

Ambil! Ambil itu!

Hati-hati di jalan... Sampai jumpa... Fighting!

Akhirnya selesai. Jadi iri pada mereka.

Bunganya... Bukankah jadi terasa seperti hari kelulusan?

Benar. Terasa seperti hari kelulusan.

Baek-ho, ayo pergi bersenang-senang!

Maaf, kalian pergilah tanpa aku.

Kenapa? Ada apa?

Aku sudah merasa tidak enak badan dari pagi.

Sampai jumpa lain kali Aku pergi duluan.

Hei, Baek-ho!

Kenapa bahkan dari belakangpun ia terlihat hancur?

Kalau kita merasa seperti ini, dia pasti merasa lebih buruk.

Barusan, dia bertingkah seperti dia yang menikahkan putrinya.

Apa? Apa maksudmu?

Benar-benar, walaupun mereka sudah bersama selama 20 tahun, ia tidak bisa seperti ini.

Mari kita hibur dia.

Chae-ri, ayo kita pergi minum!

Apa maksudmu? Aku tidak akan pergi denganmu.

Apa yang kau inginkan?? Ayo kita pergi bersama! Ayo... ayo!

Oke.. jalan!

Untuk Baek-ho, sebentar lagi kita akan lulus dari SMP.

Tapi kita akan tetap bersama di SMA. Saat mereka mengumumkannya...

Kang Baek-ho... Tapi kita akan tetap bersama di SMA. Saat mereka mengumumkannya...

Kang Baek-ho...

Ma Bong Tae...

Dimana?

Lagi? Kita akan berada di kelas yang sama lagi?

Kenapa kau terus mengikutiku?

Walaupun aku berkata begitu, sebenarnya aku merasa senang dan lega.

Walaupun aku merasa begitu,

Aku tidak bisa mengatakannya.

Apa yang terjadi?

Mulai dari kelas 1 SD,

saat kau meminjamkan sepatumu dan berjalan tanpa alas kaki ke kelas, dan dimarahi oleh guru...

Itulah hari dimana...

kau menjadi orang yang sangat berarti untukku.

Sampai kapanpun...

Kang Baek-ho, kau akan selalu menjadi orang yang paling berharga bagiku.

Karena kau terlalu berharga.

Hal yang harus kukatakan menjadi semakin lebih sedikit.

Seseorang yang begitu penting untukku.

Walaupun aku takut jika aku memberitahumu, semuanya akan berubah,

aku akan mengatakannya.

Aku, Ham Yi-seul, menyukai Kang Baek-ho. Aku sangat, sangat menyukaimu, Kang Baek-ho.

Sedangkan aku, aku tidak pernah memberikan Yi-seul apa-apa.

Tak pernah kuberikan senyuman atau kebahagiaan.

Tak pernah sekalipun aku memberitahu Yi-seul tentang perasaanku terhadapnya.

Yang bisa kulakukan untuknya...

hanyalah berhenti disini, saat ini. Aku tidak bisa meneruskan perasaanku lagi.

Walau kini aku menyesali segalanya dan ingin kembali ke masa lalu,

semuanya sudah terlambat. Karena surat ini datang begitu terlambat.

Mereka bilang kau tidak akan menikah dengan orang yang paling kau cintai,

melainkan dengan orang yang kau cintai paling besar kedua.

Tapi aku sangat penasaran...

Bagaimana kau bisa tahu apakah orang itu adalah orang yang paling kau cintai kedua?

Dengan menjadi nomor satu di hidup seseorang

Kau akan mengetahui siapa orang yang paling kau cintai.

Kau masih belum mengerti juga?

Tidak bisakah orang itu menentukan?

Jika saat yang telah kau lewati

membuat hatimu merasa seperti hampir meledak,

berarti orang itu adalah nomor satu di dalam hidupmu.

Hari ini, hal itu adalah seperti di resepsi pernikahan.

Tapi, siapa kamu?

Daripada bertanya siapa aku, mengapa kau tidak bertanya kenapa aku disini?

Apa kau mengenalku?

Apakah seorang pria yang menangis karena ia kehilangan cinta pertamanya...

masih ingin tahu apa itu keajaiban?

Apa yang kau inginkan dariku?

Salah, justru kebalikannya. Aku disini untuk memberikanmu sesuatu yang kau inginkan.

Sesuatu yang aku inginkan?

Oke, mari kembali ke pertanyaan pertama.

Siapa aku? Untuk membuatnya simpel, aku adalah seorang konduktor.

Seorang konduktor.. konduktor?

Ya, tapi bukan konduktor yang mengiring Orkestra London atau New York.

Aku mengatur hal yang lebih spesial.

B..b..bagaimana kau melakukannya?

Wow.. tangkapan yang bagus!

Seorang pemain bisbol pastinya berbeda.

Siapa.. siaipa kau sebenarnya?

Apa yang kau inginkan dariku?

Bukankah aku sudah mengatakannya?

Aku adalah seorang konduktor.

Untuk lebih spesifik, aku adalah konduktor waktu.

Aku adalah orang yang mengiring dan mengontrol waktu.

Bagaimana mungkin? Berhenti bicara yang tak masuk akal!

Itu adalah sifat manusia untuk tidak mengerti dan percaya begitu mudah.

Tak peduli apapun itu, akan membutuhkan minimal 3 kali sebelum mereka mulai percaya.

Hei, lempar bola itu kemari!

Apa katamu?

Kenapa?

Aku bilang bersiaplah dan lempar bola itu kemari.

Apa?

Strike! Walau kecepatannya terlalu jelek,

tapi itu cukup kencang.

Inside slider-nya cukup bagus.

Maksudku... kenapa... kenapa...

Kenapa kau melakukan ini padaku?

Siapa sebenarnya dirimu?

Aku adalah orang yang bisa menolongmu menyadari hal yang paling hatimu inginkan

Bukankah kau bilang kau ingin kembali ke masa lalu?

Aku bisa menolongmu untuk itu.

Tapi, apa kau kira kau bisa melakukannya dengan benar jika kau kembali?

Kau mengacaukannya sebelumnya.

Selama 20 tahun, kau tak bisa melakukannya dengan benar.

Bisakah itu berganti dalam semalam?

Berdasarkan pengalamanku,

manusia tidak semudah itu berubah.

Tidak mungkin! Maksudmu...

Kau bisa membawaku kembali ke masa lalu? Sekarang juga?

Itulah maksudku.

Bagaimana? Bagaimana caranya? Itu tidak mungkin.

Itu sedang terjadi sekarang di depan matamu.

Mengapa? Apakah aku harus mendemonstrasikannya sekali lagi untukmu?

Bukankah sudah kukatakan?

Aku adalah konduktor waktu.

Kalau kau mencari kata itu di internet online,

kau akan menemukan "konduktor", "pembimbing", bahkan "supir bus".

Itu juga benar.

Hal itu adalah seperti mengendarai bus yang disebut "waktu".

Seperti ini.

Apakah kau tahu tahun berapa ini?

Oke, sekarang kita akan pergi secara kebalikan.

Tidak, tidak, ini.. ini rumahku.

Bukankah kau bilang kau ingin kembali ke masa lalu?

Aku bisa menolongmu untuk itu.

Seperti ini.

Apakah kau tahu tahun berapa ini?

Oke, sekarang kita akan pergi secara kebalikan.

Tidak, tidak, ini.. ini rumahku.

Apa yang terjadi disini?

Ini terjadi di depan matamu, namun kau masih belum bisa mempercayainya?

jika aku menjelaskannya padamu, apa kau yakin kau akan mengerti?

Hei, kapan kau mulai mengumpulkan semua ini?

Kalau kau melakukan usaha sebesar ini kepada seorang wanita,

kau tidak akan berakhir dengan menyedihkan seperti ini.

Tidak... maksudku, apakah hal itu mungkin?

Untuk kembali ke masa lalu?

Kau benar-benar skeptis.

Hei, bagaimana jika kau percaya dulu

lalu mempraktekkannya?

Apa yang merugikanmu?

Tidak ada. Jika gagal, kau pun akan tetap berakhir

sama seperti dirimu sekarang.

Tapi, jika ini berhasil

kau akan mendapatkan kesempatan yang kau inginkan.

Darimana kau dapatkan sifat begitu ragu-ragu seperti ini?

Tapi, mengapa kau memberikanku kesempatan seperti ini?

Mari anggap saja, aku adalah penggemar besar bisbol.

Apa?

Bagaimana kau terlihat di ruang resepsi,

adalah seperti seorang pelempar yang menyerah akan pertandingannya.

ERA mereka selama 15 tahun terakhir mempunyai rata-rata 1.30.

Tidak heran saat pelempar ini akan mulai pemanasan,

Para penggemar akan mulai pulang.

Tapi dari seluruh rekor Sun Dong-yeol, (Sun Dong-yeol - pemain bisbol yang terkenal)

Tahukah kau yang mana statistik favoritku?

232. Itu adalah banyak lemparan yang ia lempar di sebuah game.

Dia tidak akan menyerah sampai akhir.

Angka yang hebat dan magis, 232.

Baiklah, ini harusnya sudah cukup untuk pembicaraan pertama kita.

Kuharap ini akan menjadi perjalanan yang menyenangkan.

Jangan lupa,

Yogi Berra pernah berkata, "Sesuatu belum berakhir sebelum itu berakhir."

Hidup ini pun sama.

Tapi... a..apa apa ini?

Ajussi, kami datang. (Ajussi - paman)

Hei, itu adalah pernikahan yang indah, mengagumkan dan fantastis.

Terutama Yi-seul saat ia memakai gaun pengantin itu.

Benar-benar pengantin yang sangat baik dan super bling-bling.

Dia memakai gaun itu dan memberi kesan yang baik untuknya.

Bagaimana ia melakukannya begitu baik?

Ajussi, tolong tenang dulu. (Ajussi - paman)

Aku haus.

T..terima kasih.

Tambah lagi, tanggalnya.

Hari Valentine tiap tahun kini akan menjadi ulang tahun pernikahan mereka.

Hari-hari ini adalah zaman dimana...

bahkan mayat-mayat akan berusaha untuk bangkit dari kematian.

Tidak akan terlupakan untuk seumur hidupnya.

Bahkan saat mereka bertengkar.

Pasangan ideal.

Wow... benar-benar pasangan yang fantastis!

Ah, benar... Berikan padaku!

Apa?

Coklat. Aku mau coklat.

Hei, kau tak pernah membelikan Chae-ri apa-apa.

Bagaimana bisa kau tak pernah menyerah setelah 12 tahun?

Ajussi, tolong berikan aku ddeokbok... (ddeokbokki - kue beras)

Sepertinya Baek-ho pun tidak akan mendapatkan coklat sama sekali.

Baek-ho, anak itu...

punya begitu banyak wanita yang memberi dia coklat.

Tapi dia hanya menerima coklat dari Yi-seul.

Yi-seul akan memberikan coklat pada Baek-ho?

Kenapa kau tidak memberiku apa-apa?

Kalau begitu, coklat itu akan menjadi coklat persahabatan.

Kau mau itu?

Tidak, aku mau cinta bukan persahabatan.

Aku mau coklat yang dipenuhi cinta. Kau akan memberikan itu padaku.

Tapi, coklat yang Yi-seul berikan pada Baek-ho... Apakah itu benar-benar coklat persahabatan?

Meski bukan, memang apa yang akan terjadi?

Suatu kebahagiaan menjadi orang yang cuek.

Aku sungguh ingin merasakan coklat yang berisi wiski.

Makanlah!

Ini sangat enak.

Apa yang kau lakukan?

Bukankah kau bilang kau tak akan menangis?

Dan inilah kau, dengan mata berkaca-kaca.

Tidak, aku tidak menangis.

Apa ini?

Bukankan ini permen mint?

Yi-seul suka permen mint?

Aku tidak begitu menyukai permen mint.

Sepertimu, Yi-seul juga tidak menyukai permen mint.

Tapi, apa ini?

Sayang, Yi-seul akan hidup dengan bahagia bukan?

Tentu saja, pikiran macam apa itu?

Nah, bagaimana kalau kita pergi keluar?

Sekarang hanya ada kita berdua.

Ayo kita nyalakan lilin

dan minum wine.

Aigoo... orang ini... tiba-tiba...

Yi-seul di foto ini...

terlihat marah dan sedih.

Perempuan ini marah dan sedih karena aku.

Aku jadi begitu kesal jika memikirkan bagaimana aku memperlakukannya di masa lalu.

Jika saat itu

Jika aku pernah memberitahu Yi-seul tentang perasaanku,

segalanya pasti berbeda sekarang.

Aku bisa menjadi lelaki yang ada di sisi Yi-seul hari ini.

Aku benar-benar ingin kembali ke masa lalu.

Jika aku bisa kembali ke masa lalu, kali ini aku akan melakukannya dengan benar.

Aku tak akan duduk diam seperti orang bodoh dan melewati kesempatan yang ada.

Ranovatio, renovatio, renovatio. (Bahasa Latin untuk terlahir kembali)

Itu adalah mantra untuk Kang Baek-ho terlahir kembali

Apa yang kau sesali?

Apa sebenarnya kesalahanku?

Tapi Yi-seul...

kenapa kau terlihat begitu sedih?

Aku bahkan tak bisa ingat alasannya.

Kau tidak tahu apa-apa.

Baek-ho, kau benar-benar tidak tahu apa-apa.

Bisakah aku kembali?

Kalau aku benar-benar bisa kembali ke masa lalu...

Apakah aku masih punya kesempatan?

Bagaimanapun, aku tidak akan melepaskannya.

Pemikiran ini tak akan pernah kulupakan walaupun aku mati.

Biarlah itu menjadi gila atau bodoh...

Aku akan kembali ke sisimu,

sekali lagi.

Aku akan sekali lagi, kembali kepadamu, Yi-seul.

Apa gunanya omong kosong?

Cobalah sekali, seperti orang gila.

Kau tak punya kerugian apa-apa.

Ranovatio, renovatio, renovatio. (Bahasa Latin untuk terlahir kembali)

Yi-seul!

Aku tidak pernah puas dengan diriku sendiri.

Itulah mengapa aku tak pernah bisa jujur padamu.

Tapi satu-satunya hal yang aku sukai dari diriku...

adalah bagian diriku yang menyukaimu.

Apa?

Apakah ia menyatakan cintanya padaku? Pengakuan cinta?

Dimana aku?

Bodoh! Kau harusnya mengatakannya padaku lebih cepat.

Jika seperti itu,

Jika seperti itu, kita tidak akan perlu menunggu begitu lama.

Chan-wook.

Pengakuan cinta itu bukan untukku?

Chan-wook!

Sejak kapan kau mulai menyukai Yi-seul?

Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu.

Ini tidak mungkin. Apa yang mereka lakukan?

Tidak!

Cut! Lampu!

Hei, lampu jalan!

Hei, lampu jalan! Apa yang salah?

Apa kau mengigau?

Bagus. Cukup untuk hari ini.

Sampai disini!

Sampai disini!

Ini 2001.

Hei, Chan-wook! Tahun berapa ini?

2004.

Apa!

Jadi, apa-apaan kau? Nenek pikun?

Mengapa kau tidak ingat ini tahun berapa?

Jangan bercanda. Aku serius.

Serius. Tahun berapa ini?

Tahun lalu adalah tahun 2000. Dan kita mengadakan pesta meriah, tidakkah kau ingat?

Berarti ini tahun 2001.

Aku berada di kelas 1 SMA di SMA Haneul.

Berarti, ini benar-benar tahun 2001.

Kami masih di bangku SMA.

Aku kembali. Aku kembali. Aku kembali!!

Aku benar-benar kembali.

Yi-seul masih belum menikah.

Yi-seul masih belum menikah.

Belum menikah. Belum menikah.

Belum menikah. Belum menikah.

Mengapa kau begitu senang?

Bodoh.

Kau bahkan tidak mencoba dan langsung menyerah?

Kau baru 17 tahun sekarang.

Bagaimana bisa kau menyerah sekarang?

Kau tidak bisa menyerah.

Chae-ri akan selalu berada di sisimu.

Jika kau tidak menyerah, kau akan mendapatkannya.

Aku dengar bioskop yang baru dibuka itu mempunyai rating bintang 5.

Popcorn-nya juga harusnya enak.

Tiket bioskop?

Sepertinya kau lupa.

Sepertinya aku orang paling bodoh karena berharap kau akan ingat.

Tiket bioskop? Film apa?

Kau bukan ikan mas.

Sebenarnya apa yang ada di kepalamu?

Bagaimana bisa kau tidak mengingat apa-apa?

Ah, aku ingat sekarang. Tiket film.

Hey, teman-teman. Aku mau bicara dengan kalian di luar.

Apakah kau punya uang?

Berapa?

Cukup untuk membeli 2 tiket di bioskop yang baru.

Bagaimana bisa cinta berubah?

Yi-seul bukanlah perempuan seperti itu.

Apakah kau melihat Baek-ho?

Ajumma, terima kasih! (Ajumma - bibi)

Lebih cepat! Lebih cepat!

Kau jatuh dan putus cinta terlalu cepat.

Paling tidak, kau harus memberi sinyal pada lelaki yang kau sukai.

Walau aku memberinya petunjuk, aku tidak yakin dia akan mengetahuinya.

Hei! Kang Baek-ho akan menyatakan perasaannya pada seorang perempuan!

Apa? Menyatakan perasaan?

Dimana?

Ini hatiku. Terimalah.

Aku menyadari rasa cinta begitu terlambat.

Apa itu tadi?

Dia tersenyum.

Yi-seul tersenyum padaku bukan? Yes!

Aku ingin mengubah semua ekspresinya menjadi senyuman.

Kalau saja aku bisa melakukannya...

ingat-ingat...

kenapa Yi-seul begitu marah hari itu?

Ini adalah sesuatu yang tak pernah aku lihat.

Aku merasakannya di hatiku.

Yes! Kau berhasil. Kau berhasil melakukannya, Kang Baek-ho!

Sungguh pantas kembali lagi.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.