All language subtitles for TheRoadsNotTaken2020

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Ya?

Tidak, dia tidak mengangkat teleponnya.

Terus coba pintunya. Terus...

Apa belnya berfungsi?

Kau yakin?

Ayah!

Ayah!

Ayah, kau baik-baik saja?

Kau tidak mengangkat teleponmu.

Atau pintunya.

Ayah, di sini. Di sini.

Ingat?

Tombol untuk membuka pintu.

Semuanya terbuka.

Sebenarnya tidak, Ayah.

Pintu depan tertutup.

Ayah mengerti.

Leo.

Leo.

Leo.

Hei, dengar.

Aku tak bisa datang pagi ini.

Ya, ada urusan mendadak. Aku akan datang nanti. Aku hanya...

Ya, aku harus...

Aku mengantar ayahku ke dokter gigi,

Lalu memeriksa matanya.

Tidak, aku akan kembali sebelum jam makan siang.

Pasti.

Aku akan datang ke sana.

Halo, Tn. Leo.

Kau sudah bangun?

Apa kau bersama kami?/ Siapa...

...kau...

Aku Xenia.

Dan kau Leo.

Tn. Leo.

Kau mau air?

Semuanya baik-baik saja, Ayah?

Dia terus melihat sesuatu.

Kau ingin melihat foto itu?

Néstor?

Lihatlah Néstor.

Dia anjing yang pintar, bukan?

Kau tidak ingat?

Tidak?

Leo...

Kali ini ayo pergi bersama-sama.

Ikut denganku

Aku mohon.

Kau mendengarku?

Aku tidak bisa. Aku tidak bisa.

Kau tahu aku tidak bisa.

Cobalah!

Cintaku...

Aku mohon./ Itu tak berarti bagiku, oke?

Tidak...

Tapi ini berarti bagiku.../ Itu takhayul lama, Dolores.

Itu...

Cintaku, itu perayaan rasa sakit publik yang menjadi seperti sirkus.

Maaf, Dolores.

Dolores?

Siapa itu?

Apa itu kenalanmu dulu?

Hari ini. Bersama-sama.

Bersama-sama?

Itu benar, Ayah. Itu yang akan kita lakukan hari ini.

Kita pergi ke dokter gigi bersama-sama.

Ayah ingat?

Mungkin?

Perayaan rasa sakit yang menjadi sirkus?

Benar, Dolores.

Takhayul?

Aku...

Sudah cukup, Dolores.

Aku mohon.

Entah kenapa aku berpikir kali ini akan berbeda.

Itu jelas aku tidak penting. Kau tidak peduli.

Kau tak bisa melakukan ini untukku?

Kau tinggalkan aku sendirian./ Aku tidak tinggalkan kau sendirian.

Aku hanya tak bisa melakukan itu./ Aku sendirian.

Dolores.

Dolores!

Kau panas, Tn. Leo.

Di ini gerah.

Mereka masih belum perbaiki mesin pemanasnya.

Aku akan membuka jendela.

Ini terlalu pagi untukmu.

Tidak bekerja pagi ini?

Penulis selalu bekerja, temanku, di sini.

Baiklah./ Tidak.

Kau tidak mau?/ Tidak.

Baiklah. Maaf, Tn. Leo. Maafkan aku.

Kau tidak harus jika tidak mau.

Berpakaian. Bajumu.

Aku bisa bantu.

Aku bisa...

Ya?

Oke, bagus.

Bagus.

Ayah.

Tidak, tidak.

Ayah!

Kita harus pergi. Ayo.

Ayah?

Ayo.

Ayah?

Ayo.

Kita harus masuk. Ayo. Tak apa.

Aku akan menutup pintu, oke?

Aku mengerti. Aku mengerti.

Ya, Ayah?

Ayah?

Kau ingin beritahu aku sesuatu?/ Banyak hal.

Hal-hal...

Semua...

Tidak.

Di sana.

Aku.

Hal-hal.

Tak apa.

Ayah siap untuk dokter gigi?

Ayah akan membuka mulutmu?

Ayah...

Terima kasih. Sampai jumpa.

Halo?

Ada yang bisa kubantu?

Michael? Michael!

Kau kedatangan pelanggan baru.

Dan tolong berikan aku rokok.

Mulutmu.

Bisa kau turunkan tangan itu?

Bagus. Buka mulutmu.

Buka.

Bisa kau tolong buka mulutmu?

Bagus.

Duduklah di kursi sebentar lagi.

Tenang, Ayah. Tak apa. Tak apa.

Duduklah. Bagus, bagus. Benar begitu.

Sebentar lagi.

Bagus.

Oke. Yang ini pada akhirnya harus dicabut, oke?

Jangan khawatir. Tidak sekarang.

Itu tak harus dicabut sekarang./ Tidak.

Takkan ada yang terjadi sekarang. Kau mengerti? Ini hanya pemeriksaan.

Apa dia mengerti?/ Maaf?

Aku bertanya, apa dia mengerti Bahasa Inggris?

Tentu saja. Dia tinggal di sini lebih dari 30 tahun.

Oke.

Bisa kau kumur-kumur?

Air.

Tidak, tidak, tidak. Jangan diminum. Jangan minum...

Tidak, tidak, tidak, tidak.

Air.

Tidak. Tidak./ Ayah? Ayah?

Ayah, kita harus melakukan ini. Kita harus mengganti celanamu.

Tidak.

Tidak./ Ayah malu? Ayah sedikit malu?

Lihat, mataku tertutup.

Aku tidak melihatmu. Aku tidak melihatmu.

Aku tidak melihatmu. Aku tidak melihatmu.

Itu sebabnya kita harus memeriksa matamu.

Tidak melihatku?

Ayo.

Berdiri. Berdiri.

Ya.

Oke./ Tidak. Tidak.

Ayah...

Itu normal. Itu normal untuk membuka celanamu.

Lihat? Orang melakukan itu setiap saat.

Lihat.

Lihat? Itu normal. Itu normal, Ayah.

Lihat?

Kurasa itu sangat muat denganmu.

Bukan begitu?

Sangat bergaya, Ayah!

Sebentar!

Oke.

Jorok... Oke.

Kau sadar apa yang kau lakukan tidak membantumu?

Itu tidak membantu kita. Tidak kau, tidak aku.

Apa yang kau lakukan untuk membuat situasi membaik?

Maaf. Boleh aku bertanya padamu?

Oke.

Akhir seperti apa yang lebih kau sukai?

Di buku.

Aku penulis.

Tergantung ceritanya. Apa yang terjadi di ceritamu?

Karena kau bertanya...

Di ceritaku, seorang pria pergi melakukan pelayaran panjang...

Dan mengatasi setiap rintangan yang ada,

Hingga dia berakhir di sebuah pulau.

Apa ini tentangmu?

Tentangku? Bukan...

Di halaman terakhir,

Dia putuskan untuk melanjutkan hidupnya di pengasingan,

Atau kembali pulang ke tempat yang pernah menjadi rumahnya.

Dan?

Dia mungkin mengetahui bahwa keluarganya tidak menantinya.

Berapa lama dia pergi?

Setidaknya 20 tahun.

20 tahun?/ 20 tahun.

Tidak akan.

Tapi bagaimana jika dia menyesali keputusannya untuk pergi?

Sedikit terlambat, bukan begitu?

Benarkah? Apa itu terlalu terlambat?

Kita sebaiknya pergi. Ayo.

Mungkin kita akan bertemu lagi?/ Aku ragukan itu.

Berhenti, Dolores.

Dolores!

Tunggu! Berhenti!

Pergi...

Ya, Ayah?

Apa Ayah bilang?

Apa ayah bilang?

Aku tidak mengatakan apa-apa.

Belok kiri.

Belok kiri? Kenapa?

Kenapa belok kiri?

Agar lewat bawah jembatan.

Tidak.

Tapi aku selalu lewat sana.

No./ Aku harus meninggalkan bunga.

Leo.../ Sudah cukup.

Ayah! Tidak!

Ayah! Ayah!

Ayah.

Apa itu sakit?

Tidak./ Apa Ayah kesakitan?

Tidak.

Lihat aku.

Lihat aku!

Mau aku panggilkan ambulan?

Ya, tolong./ Tidak.

Ayah terluka.

Surat-surat?

Ayah tak butuh surat-surat. Kau tinggal di sini, Ayah.

Ya./ Ayah warga Amerika.

Ayah legal. Ayah aman./ Tidak.

Aku tidak pergi.

Aku tak bisa. Aku tak mau pergi.

Hai. Dengar, aku mungkin tak bisa datang sebelum jam makan siang.

Sial. Maaf. Bisa aku telepon balik?

Maaf.

Ayah?

Jadi, kau tahu berada di mana?

Rumah sakit?

Kau tahu kenapa?

Kau tahu kenapa kau di RS?/ Tidak.

Kau tahu ini hari apa?

Hari ini?

Baiklah, kurasa dia baik-baik saja.

Baik?/ Kepalanya tak apa. Itu luka gores.

Aku tidak mengacu pada kondisi yang mendasarinya.

Pemindaian menunjukkan atrophia lebih lanjut di lobus frontal.

Sebenarnya, aku punya beberapa pertanyaan padamu tentang gejalanya.

Apa...

Istriku.

Istriku.

Istriku.

Ayah?

Ayah?

Maafkan aku.

Kau ingin bertemu Ibu?

Itu yang ayah coba katakan sebelumnya?

Karena aku bisa hubungi dia dan beritahu dia ayah di sini...

...jika itu yang ayah mau.

Maafkan aku.

Ayah meminta maaf?

Jangan khawatir, Ayah.

Kita semua memiliki penyesalan.

Aku yakin ibu juga begitu.

Rita./ Itu. Kau lihat?

Dia tahu persis siapa aku.

Bajingan yang berpura-pura sakit.

Kau tahu siapa ini?/ Dia baru saja berkata...

Dolores.

Dolores./ Dolores. Putra kami...

Dia selalu menginginkan putra./ Benarkah?

Tidak. Tidak, tidak.

Tidak.

Itu tidak lucu.

Mungkin dia seharusnya tetap bersama wanita itu.

Dolores orang sungguhan?

Cinta pertamanya. Kekasih masa kecil.

Sangat penuh hasrat.

Tampaknya dia mengagumi wanita itu.

Menurutku sebuah bencana ketergantungan,

Dari cerita-cerita yang dia sampaikan padaku.

Bencana menawanku. Indah.

Apa dia sering berhalusinasi?

Maaf, ayahku punya nama.

Dan dia bisa mendengarmu./ Baik.

Kau mau keluar untuk bicara?

Jika kau tak keberatan, Pak,

Aku akan bicara di luar bersama keluargamu?

Dua.

Dua apa? Dua kata?

Dua kata adalah "tak keberatan denganmu"?

Keduanya./ Ya.

Keduanya.

Sirene di luar.

Ya, itu karena kita di unit gawat darurat.

Darurat.

Unit gawat./ Gawat.

Tidak, tidak, tidak!

Bangun, Leo.

Waktunya pulang./ Pulang?

Bersamamu?

Tidak.

Kita bercerai. Sudah sangat lama, sebenarnya.

Bercerai?/ Benar.

Mungkin karena aku menjadi lebih sukses darimu.

Jauh lebih, sebenarnya. Dan kita berdua tak bisa menghadapi itu.

Tapi kita masih berteman.

Berteman?/ Ya.

Kurasa begitu orang menyebutnya.

Kau tinggal di tempat kumuh menghadap rel kereta api,

Yang tampaknya kau suka untuk menyendiri.

Menyendiri?

Ya, itu pilihanmu apapun alasannya.

Dan putrimu merasa kami harus menghormati itu.

Akan tetapi dokter bilang mereka khawatir...

Dan berpikir waktunya telah tiba.../ Ibu!

Rambutmu.

Masih sama seperti biasanya.

Kurang lebih.

Berkat penata rambutku.

Terlihat bagus, bukan?/ Tidak.

Cobalah untuk setuju denganku sekali saja.

Suatu ketika...

Astaga./ Kau milikku.

Tidak, sudah tidak lagi... Seperti yang aku sebutkan,

Aku punya suami baru sekarang. Kau pernah bertemu dia.

Tidak./ Ya, kau pernah bertemu dia.

Belasan kali. Secara sosial.

Saat pesta./ Pesta?

Pesta? Pesta?

Kita terlalu sibuk untuk pesta hari ini, Ayah.

Jangan menghibur dia, sayang.

Bajingan licik. Dia berpura-pura tak ingat,

Agar dia membuatku merasa bersalah.

Ibu, hentikan.

Maafkan Ibu, sayang.

Ibu bahkan belum tanyakan ke mana kau pergi saat semua ini terjadi.

Kami ke dokter gigi, dan sekarang...

Kami akan ke dokter mata, jika kami bisa sampai ke sana.

Kau bisa melakukannya?

Kau mau ibu ikut?

Ibu rasa ibu bisa mengatur beberapa hal, dan...

Néstor.

Néstor di sana?

Tidak./ Néstor?

Tidak, Néstor tak lagi bersama kita.

Dia di surga.

Tidak.

Surganya anjing./ Tidak.

Dia anjing yang sangat baik.

Néstor... Néstor!

Apa dia menjadi gelisah?

Kami bisa memberinya sesuatu untuk menenangkannya.

Kenapa semua orang terus merujuk Ayah sebagai "dia",

Seolah dia tak di sini?

Apa dia di sini?

Néstor...

Hei, apa kau mengikuti kami?

Tidak. Tidak, tidak, tidak. Aku tidak mengikuti. Tidak...

Aku hanya melihatmu di sana, lalu aku...

Aku tak bisa berhenti memikirkan tentang percakapan kita sebelumnya.

Karena itu tidak lengkap, seperti bukuku.

Kau tak apa?/ Ya.

Biar aku bantu kau berdiri.

Terima kasih.

Wow.

Ada apa? Apa kau terluka?

Tidak, hanya saja...

Kau terus mengingatkanku pada seseorang yang pernah kukenal.

Benarkah? Siapa?

Kami bertemu saat kuliah.

Dan kami memiliki seorang putri.

Yang saat ini akan berusia...

Berapa umurmu?

Mungkin kurasa seumuran dengan putrimu. Bukan begitu?

Benar.

Kau sering bertemu putrimu?/ Tidak.

Tidak, aku tidak bertemu dia./ Mengapa?

Aku pergi saat dia masih bayi.

Kenapa?

Karena aku tak bisa konsentrasi pada pekerjaanku...

...dengan keributan, tangisan, dan... Kau tahu?

Itu menyedihkan.

Itu hal menyedihkan yang pernah kudengar.

Setidaknya untuk dia./ Juga untukku.

Tapi kau harus membuat pengorbanan ketika kau seorang penulis.

Maksudmu kau korbankan putrimu untuk sebuah buku?

Ayah.

Ayah?

Kau baik-baik saja?

Mari kita carikan kau celana sebentar sebelum kita memeriksa matamu, oke?

Oke?

Kita juga akan beli beberapa pakaian untukku.

Untungnya untuk kita, kita membuat janji agak sore.

Tapi kita harus bergegas. Mengerti?

Yang satunya.

Yang satunya.

Apanya "yang satunya"?

Sepertimu.

Sampai nanti, mungkin.

Oke, oke, oke.

Maaf. Aku bermaksud menghubungimu kembali.

Ada sedikit komplikasi di hariku.

Apa yang terjadi di rapat?

Mereka masih ingin aku yang melakukan itu, 'kan?

Aku sudah lama mengerjakan itu. Aku melakukan seluruh penelitian.

Itu hanya hari ini. Aku bisa melakukannya.

Ini hanya hari yang gila, tapi aku...

Maaf. Bisa kau tunggu sebentar?

Maaf.

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Ayah?

Ayah?

Tolong jangan menghilang seperti itu lagi.

Dari mana kau dapatkan anjing itu?/ Ayah temukan Néstor.

Néstor.

Dia mencuri anjingku!

Dia! Dia mencuri anjingku!

Orang Meksiko keparat ini mencuri anjingku!

Baiklah, apa yang terjadi?

Dia mencuri anjingku./ Néstor.

Pergilah dari negaraku, dasar kriminal keparat!

Dengar, aku bisa jelaskan. Ini Ayahku. Dia hanya bingung.

Apa itu anjing dia?/ Benar.

Kembalikan anjingnya sekarang./ Ayah? Ayah?

Kau mati. Mati!/ Baiklah, tolong... Hei!

Hentikan. Lepaskan dia. Kau melukai dia. Tolong.

Oke? Ini Ayahku. Dia hanya bingung.

Dia sakit. Kau tidak lihat?

Néstor.

Ayah? Ayo. Ayah?

Tak apa. Tak apa. Tak apa.

Tak apa.

Halo.

Ini hanya cahaya. Itu takkan melukaimu.

Tidak, tidak.

Lihat ke sini, tolong.

Astaga.

Baiklah.

Sekarang, letakkan dagumu di sini.

Di sini.

Dagu di sini, di sini.

Benar begitu. Di sini. Ayo. Sedikit lagi.

Ayah? Ayah?/ Cukup letakkan...

Benar begitu. Maju kedepan. Bagus, bagus. Oke?

Ini tidak sulit.

Cukup... Benar begitu. Jangan bergerak...

Oke, bagus. Sekarang, lihat ke sini.

Oke, bagus... Sangat bagus.

Tinggal satu proses lagi, lalu kita selesai.

Sekarang pandangan ke depan. Lihat ke layar.

Kau bisa membaca itu untukku?

Tidak, lihat lewat sini. Lihat...

Maaf, Bu, tapi apa dia...

Dia apa?

Apa dia waras?

Maaf, Ayah.

Satpam-satpam itu. Brutal.

Dan dokter mata bodoh itu sangat tidak sopan,

Sangat tidak menghormati. Aku bisa membunuh dia.

Membunuh Néstor?

Néstor?

Tidak.

Tidak. Dia disuntik mati, Ayah. Dia sakit, kau tahu.

Membunuh yang sakit?

membunuh orang sakit?

Tidak. Tentu saja tidak.

Hai.

Ya.

Oke.

Itu sangat mengecewakan.

Ya, dia pilihan bagus. Tentu saja.

Kau tahu, aku sudah mengerjakan itu jauh lebih lama.

Aku tak bisa menelepon balik hari ini.

Aku benar-benar minta maaf soal itu.

Tidak, tidak. Tidak, aku mengerti.

Ya.

Aku paham. Terima kasih.

Bajingan!

Aku ke Yunani hari ini.

Tidak.

Hari ini kita ke dokter gigi. Oke?

Lalu ke dokter mata bodoh,

Dengan sedikit kunjungan singkat ke UGD.

Oke? Kepalamu terbentur.

Terowongan./ Itu pemindaian.

Kau bersamaku seharian. Mengerti?

Tidak.

Hilang.

Sendiri.

Kau tahu, Ayah?

Aku tak bisa berpura-pura lagi.

Aku tak tahu apa yang kau katakan.

Aku bingung.

Aku benar-benar bingung.

Dan kebetulan aku kehilangan pekerjaan sangat besar hari ini.

Itu cerita yang besar.

Aku harus membuat pilihan sulit.

Untuk kita berdua.

Maafkan aku.

Tapi ini yang harus terjadi.

Ke mana kau pergi seharian ini, Ayah?

Biar Dunia tahu bahwa Yesus adalah kebebasan!

Rumah.

Kau menunggu. Maafkan aku, Xenia.

Ada yang terlihat lelah.

Ini salahku. Kami berusaha melakukan banyak hal dalam sehari.

Kau harus pergi. Apa ada yang bisa aku bantu?

Tak apa. ini tugasku.

Kalau begitu kurasa aku akan pergi.

Baiklah.

Sampai jumpa lagi, Ayah.

Pulang. Aku mau pulang.

Ini rumahmu.

Di sini.

Tidak.

Oke.

Oke.

Oke!

Aku akan menginap di sini.

Aku akan menginap di sini malam ini.

Ayah?

Kau tak apa?

Sialan!

Tidak.

Sial.

Aku menghubungi rumah sakit dan polisi.

Aku tak tahu harus apa lagi.

Aku merasa sangat buruk.

Aku harusnya menjaga dia.

Aku harusnya mendengar dia keluar. Dia keluar tanpa alas kaki, Ibu!

Lihat, Leo.

Kita tidak sendirian.

Ini sebabnya aku ingin kau ikut.

Semua orang di sini kehilangan seseorang.

Tapi hari ini mereka kembali mengunjungi kita.

Termasuk dia.

Dia takkan pernah kembali.

Ikut aku. Mendekatlah.

Cintaku, jangan berhenti di sana.

Teruslah berjalan. Kau hampir sampai.

Kita semua akan bersama lagi.

Di tempat asalmu tidak seperti ini, bukan?

Kau akan terbiasa.

Apa ini? Lihatlah kakinya.

Astaga./ Ya, kotor.

Pelangganmu, bukan pelangganku.

Cobalah sedikit menghormati, Tazeem.

Kau baik-baik saja, Paman?

Kau baik-baik saja?

Air hangat. Tolong.

Kaki.

Untuk kakimu.

Dia seharusnya di rumah, Rahim.

Benar, tapi sekarang dia di sini dan butuh bantuan kita.

Itu nyaman, bukan?

Alamat?! Di mana alamatmu?!

Nama jalan?!

Tidak perlu berteriak.

Di mana kau tinggal?

Apa kau tahu?

Air.

Kurasa kita sebaiknya panggil polisi.

Ini orangnya?

Dia membuat masalah?

Tidak ada masalah. Sama sekali tidak, Pak.

Aku rasa dia mungkin tersesat.

Mungkin begitu juga pikirannya.

Diamlah!

Dia tahu di mana dia tinggal?

Polisi ini ingin tahu di mana kau tinggal, Paman.

Rumah.

Pak. Ayo.

Ayo.

Hati-hati kepalamu.

Ayo.

Leo...

Meski jika kau tidak percaya...

Bisakah kau bertingkah seolah.../ Seolah apa?

Seolah dia berada di sini./ Untuk apa?

Cobalah untuk merasakan dia.

Katakan sesuatu kepadanya.

Apa yang bisa aku katakan?

Jika aku tak bisa menanggung rasa bersalah yang kurasakan begitu lama...

...karena aku biarkan dia pergi sekolah sendirian hari itu?

Dan tak ada lagi yang lebih aku pikirkan...

...selain temukan supir mobil itu,

Dan menghancurkan kepalanya di jalan yang sama?

Apa yang bisa aku katakan?

Jika kehidupan ayah dan ibunya hancur?

Tidak, bukan itu.../ Apa yang bisa aku katakan kepadanya?

Harusnya aku yang di sana, bukan kau, cintaku.

Maafkan aku, maafkan aku.

Ayah sangat menyayangimu, anakku.

Bicara denganku.

Aku tak tahan dengan kesunyian. Aku tidak tahan.

Aku tahu.

Tapi itu lebih tak tertahan untuk berpikir bahwa dirinya tak pernah ada.

Karena dengan begitu dimana aku bisa letakkan cintaku?

Hei, Ibu. Mereka temukan dia.

Aku tahu. Syukurlah.

Ya, aku membawanya pulang sekarang.

Ke mana pun aku pergi,

Di sanalah aku berada.

Benar.

Tapi kau...

Kau tak selalu di sana.

Juga sangat benar, Ayah.

"Ayah"?/ Ya.

Kau ayahku.

Ayahku.

Jadi aku memilih...

Rita...

Yang menuntun padaku, jadi aku bahagia kau memilih dia.

Satu jalan, jalan lainnya...

Aku... Aku bisa...

Bisa apa, Ayah?

Bisa pergi ke Yunani.

Ibu bilang padaku kau ingin ke Yunani saat aku bayi.

Ke sebuah pulau untuk menulis.

Menulis, menulis.

Bertahun-tahun...

Tidak terlalu. Kau...

Ibu bilang saat ayah sampai di sana, ayah berubah pikiran.

Ayah berputar dan langsung kembali.

Untukmu.

Benarkah, Ayah?

Untukku?

Untukku.

Terima kasih sudah melakukan itu.

Untuk kita semua.

Bahkan jika Ibu dan ayah bercerai setelahnya.

Sendirian.

Kau memiliki aku, Ayah.

Tapi aku harus bekerja.

Dan kau tahu betapa aku mencintai pekerjaanku.

Aku sedang mengerjakan cerita untuk menghormati ceritamu.

Dan aku harus melakukan perjalanan.

Jadi aku takkan selalu berada di sini.

Meksiko.

Aku sebenarnya harus pergi ke perbatasan.

Aku melintasinya.

Kemarin.

Apa itu terasa baru kemarin?

Itu kemarin.

Dan...

Aku pergi ke sana.

Ke sana.

Dan banyak tempat lain yang aku datangi.

Maafkan aku, Ayah.

Aku berusaha memahami.

Aku akan berusaha lebih keras...

Untuk melihatnya dari sudut pandangmu,

Untuk melihat apa yang kau lihat.

Tidak.

Aku mati di laut.

Tidak, tidak.

Aku di sana.

Aku...

Aku di sana. Aku... Aku di sana.

Semua di waktu yang sama.

Kemudian?

Kemudian pulang ke rumah.

Rumah ini.

Bersamamu.

Selamat datang kembali, Ayah.

Molly.

Kau menyebutkan namaku.

Benar, itu aku.

Dan kau adalah kau.

Tak peduli seberapa jauh kau pergi...

Dan apapun yang mereka katakan,

Kau selalu dirimu...

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.