Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
hujan lebat begini
kapan bisa berhentinya Tapi bapak
Bapak kan sudah bilang kalau kita tidak
jadi bermalam jangan mampu perjalanan ke
kota malam ini kan tanggal 13 besok kan
hari Jumat Kliwon kalau kita tidak pergi
kan tidak seperti begini
Bapak tidak menyangka kalau Hujan akan
turun
kalau tidak hujan sekarang pun kita bisa
pulang katanya Kakak mau jemput kita
tapi sampai sekarang bayangannya pun
belum kelihatan
mungkin karena hujan dia terus pulang
Pak keadaan di sini menyeramkan kalaupun
Tidak hujan bapak sendiri tidak mau
berada di sini
[Musik]
Siapa yang dikubur
[Musik]
di situ Iya dulu bekas jagoan yang
namanya mata malaikat
[Musik]
riwayatnya terjadi 10 tahun yang lalu
waktu itu malam hari seperti ini
ada dua pendekar buta
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
sekalipun kepala Mata Malaikat terputus
Dia memiliki ilmu kelelawar
jasadnya tidak bisa hancur dimakan tanah
dan apabila petir menyambar di
kuburannya pada malam Jumat Kliwon dia
bisa hidup kembali
[Musik]
hujan tidak berhenti
[Musik]
[Musik]
semoga tidak terjadi apa-apa
[Musik]
[Musik]
mulai besok kita sudah harus bekerja
kalau tidak panen kita Bulan depan pasti
gagal ya nggak coba kalau hujan terus
selama 3 hari ini Banjir akan meluap
lagi
pokoknya yang terpenting dan harus
diperhatikan adalah
saluran air harus lancar merata mengalir
ke seluruh sawah
Ada apa ini ada apa
orang
Siapa yang membunuh
Apa betul itu iblis yang tak berkepala
ya
jangan terburu-buru mengambil
[Musik]
Hei kalau ada yang Ketuk pintu jangan
dibuka Dan kalau ada apa-apa hukum saja
ke teman kecil
[Musik]
ataupun labu
sudah jangan banyak tanya masuk semua
ayo cepat masuk
[Musik]
cepat
lari
yang keluar hai
menurut aku mana
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
Bapak sudah sampai di kota juragan
juragan
masa malaikat
[Musik]
sebenarnya
mata malaikat
tapi dia iri
pada Perda mandrawata
dia itu
murid termuda dari perguruan kami
yang diturunkan
ilmu pedang berkilau dan ilmu kuping
[Musik]
[Tertawa]
manis
manis
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
sebentar lagi kau kukirim kepada rajamu
ya
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
Tidurlah manis
temuilah rajamu
temuilah rajamu mandi
[Musik]
[Musik]
[Musik]
Tidurlah manis
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
tidur tidur
[Musik]
[Musik]
[Musik]
kembali
[Musik]
[Musik]
[Tertawa]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
belum saatnya kamu pelajari kitab Sakti
itu
Saya tidak tahan menunggu terlalu lama
kau harus bersabar Kalau kau mau
berhasil
Sampai kapan saya harus bersabar
kita
kau telah melanggar Sumpah dan
menghianati perguruan ini
matamu akan jadi buta untuk selamanya
dan akan bersinar lagi jika petir
menyambar dirimu
pada malam Jumat Kliwon
cuma saja saya bertahun-tahun
dengan mempertaruhkan darah dan nyawa
segala perintah guru tidak pernah saya
bantah
Tiap hari saya harus menyediakan makanan
dan segala keperluan perguruan kita
tapi
ilmu pedang berkilau dan kuping Seto
yang sangat saya dambakan
guru turunkan pada
Hal inilah yang memaksaku untuk
mempelajari kitab ini
maka itu ilmu kitab Sakti tidak akan aku
turunkan kepadamu
Apa bedanya saya dengan
hati padanya
Kenapa kau tidak membandingkan dengan si
bagus dia lebih banyak berkurban tapi
saya hanya menurunkan ilmu tongkat sakti
tapi apa pengorbananmu kepada perguruan
ini
sudah pasti dia harus lebih banyak
berkorban
Meskipun begitu
tetap saja dalam segala hal
jangan menjengkel ada orang
belum tentu kamu sanggup
buktikan
Siapa yang lebih Perkasa
sombong Kau pasti akan mendatangkan
malapetaka di muka bumi ini
[Musik]
[Musik]
Tuhan pun
[Musik]
tidak akan selamat
[Musik]
[Musik]
[Musik]
aku buta
aku buta
petir
gambar aku
gambar aku
[Musik]
[Musik]
Itulah sebabnya Si Mata Malaikat jadi
semakin kuat
satu-satunya jalan
kau harus menjemput
Barda mandrawata alias Si Buta Dari Gua
Hantu
biar nanti bersama-sama saya melawan
Mata Malaikat baik guru
[Musik]
Coba saja
[Musik]
[Musik]
Kok tidak terawat jangan-jangan bukan
punya dia ini bukan di sini nih
[Musik]
[Musik]
cari siapa
paman merdaman
Kenapa kalian jauh-jauh datang kemari
mencari aku Saya diutus Guruku agar
paman bersama Guruku menumpas Mata
Malaikat Mata Malaikat benar saya
melihat sendiri Mata Malaikat membunuh
ayahnya maka itu saya mohon agar Paman
cepat-cepat membantu
katakan pada gurumu bahwa saya sudah 10
tahun ini mengasingkan diri dari
masyarakat dan saya tidak mau bunuh
membunuh lagi pulanglah
[Musik]
hati-hati ya
terima kasih
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Musik]
kau harus masuk dalam kolam ramuan ini
agar badan semakin utuh
seperti kau ketahui
kakiku dulu cacat
sekarang boleh kembali
bukalah bajumu
[Musik]
kau dulu yang mintanya untuk Mas kawinku
ini kepala pembunuh ayahmu kalau kepala
ini menyambung kembali dengan tubuhnya
bisa berbahaya
Hai Tina
Nur sama marliah kok nggak nyuci
mungkin mereka takut aku dengar ada
iblis tak berkepala bergentayangan
mencari mangsa masa iya menurut Rita
iblis itu mencari kepalanya yang telah
10 tahun terpisah dari badannya mana
mungkin mana mungkin Kok kamu bisa
bilang begitu karena pernah dulu Suamiku
menakut-nakuti Aku Dengan potongan
kepala orang
Ih ngeri juga ya Suamimu memang aneh kok
bisa cocok dengan kamu ya
kamu apa lagi kan aku kan sudah besar
[Musik]
[Musik]
silahkan
mau pesan apa teh manis
malam ini Kubawakan ayam 2 ekor untuk
mutih
malam ini juga tik untuk persahabatan
kita bagaimana
Terima kasih nggak mau ah
yang jago seperti saya dan yang betina
seperti siapa ya
seperti ibumu
[Musik]
Pak
[Musik]
punya anak kayak Siti
mau makan apa Pak
malam Pak
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
bapakku kepalamu disimpan sapu jagat
di gua karang gantung
[Musik]
Siti kau tunggu di sini Bapak mau cari
marahin Baik Pak saya tunggu di sini
Pergilah
[Musik]
aku perlu perhiasan ini
pergi Kalian Kalau tidak aku teriak
teriak lah kau tidak ada yang dengar
[Musik]
[Musik]
Terima kasih atas bantuan paman aku tahu
semalam terjadi pembantaian di sini Oleh
karena itu aku perlukan datang kemari
mencari mata malaikat
Mungkin dia mencari kalian untuk
mengambil kepalanya
Seandainya dia datang kemari cari tahu
di mana dia tinggal suruh dia cari aku
di padepokan aku akan memberi pelajaran
Terima kasih Paman
Marni hati-hati ya
Bang
tadi saya ke rumah Siti kedainya Musa
dibakar iblis yang tak berkepala dia
juga membunuh banyak orang
Mata Malaikat Iya dia mau mencari
kepalanya
Dia sekarang sudah tahu kalau abang yang
menyimpan kepalanya pasti kita bisa
celaka
jangan kau campuri urusanku ini berjalan
laki-laki
[Musik]
Jangan sendiri dong
mati di mana biasa di sana dia sedang
bermain dengan binatang kesayangannya
apa tidak berbahaya dia di luar bermain
sendiri
tidak apa-apa kau selalu punya perasaan
yang bukan bukan hatimu terlalu kecil
Aku mau cari laman dulu ya
[Musik]
[Musik]
raja
Wati Wati
[Musik]
manis
[Musik]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
dulu anakku akan ku ambil kepalamu
[Musik]
Ibu jangan jangan sakiti anakku akan ku
ambil kepalamu
ini kepalamu
tapi lepaskan dulu anakku
[Musik]
tunggu
lepaskan dulu Anakku kalau tidak akan
kubuang kepala ini
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
kau akan menyiapkan aku
akan nyapu untuk selamanya itu Ingatlah
itu
[Musik]
jangan ganggu anakku Bang cepat serahkan
saja kepalanya
[Musik]
[Musik]
[Musik]
kepalanya kita sebarin
mata dan kepalaku sudah pulih kembali
dan ini akan tetap abadi
Sekarang aku ingin
apa saja Yang Kau Minta akan aku ikuti
Aku ingin suamimu meramu obat-obatan
mengganti darahku yang sudah kotor
aku merasa hidup kembali
aku bisa menikmati makanan yang enak
boneka cantik
tapi
aku harus memikirkan
biarlah arwah nenek moyangku menerima
siksa abadi di dasar neraka jahanam
aku berikan waktu 10 hari untuk mencari
si barza
sebagai gantinya anak dan suamimu
Baiklah aku terima apa yang kau janjikan
sekarang juga aku pergi
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
laki-laki buaya
[Musik]
Mari kita ke dalam
kita bicara di sini
Taman mungkin lebih tahu tempat
pengasingan barzamandrawata
tapi kau tidak perlu khawatir
aku sudah mengutus muridku untuk
menjemputnya
Berapa hari kira-kira perjalanan ke sana
[Musik]
Saya tidak tahu sebab perjalanan ke sana
jauh sekali
Kalau lebih dari waktu yang ditentukan
suami dan anakku akan tewas paman
[Musik]
Bagaimana paman
kau antar aku ke rumahmu biar ku
selesaikan sendiri
terima kasih
[Musik]
[Musik]
keluar ada orang mencarimu
cepat keluar
cepat
[Musik]
Bukan dia itu butuhkan tapi kau yang aku
cari
Aku tidak membutuhkan darah orang tua
seperti dia
sampai saat ini anakmu selamat
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
kau masih punya waktu untuk mencari
partnya
kalau sampai terlambat
anakmu akan menyusul seperti ini
[Musik]
kau pergi ke Puncak Gunung Karang
mencari Mbah Guntur seperti
hanya
dia yang bisa menaklukkan iblis itu
[Musik]
[Musik]
turunlah kamu ke lembah ada seorang
perempuan sengaja datang kemari karena
suami dan anaknya disandera oleh mata
malaikat yang baru bangkit dari kubur
Ingat jangan Langgar pesan-pesan
baik guru
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
jalan ke Puncak Gunung Karang jauh dari
sini
malam-malam begini mau pergi ke sana
lebih baik jalan Neng berbahaya
silahkan
aku bersedia mengantarmu
kelakuan saudara
Maaf aku tidak bermaksud mengejar Aku
hanya ingin memastikan bahwa orang yang
akan ku jemput itu memang benar-benar
seorang perempuan Siapa yang menyuruhmu
menjemputku Guruku
bagaimana dia tahu
segala hal
Simpan saja uangnya sudah ada yang bayar
kalian nginep saja di sini saya sudah
menyediakan kamar khusus buat para
musafir yang kemalaman
sebaiknya begitu saja Marni daripada
berbahaya di jalan
[Musik]
Ya Tuhan
Lindungilah ibuku
[Musik]
jauhkanlah dia dari marabahaya Ya Tuhan
inilah ia agar cepat kembali
[Musik]
hari ketujuh
[Musik]
[Musik]
ada apa
buka baju
[Musik]
sakit
[Musik]
ayo
[Musik]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Mami Buka bajumu apa
Buka bajumu
kau harus mandi untuk mensucikan tubuhmu
sebelum kau naik ke puncak sana
tanpa mandi di sini dan harap kau bisa
bertemu dengan Mbah guru
Ayo cepat
[Musik]
taman
Dia tidak makan nasi
sekarang dia membutuhkan darah yang
segar untuk menggantikan darahnya hitam
membeku
[Musik]
sebelum kamu mengganti darah yang beku
dan anakmu
[Musik]
[Musik]
waktu yang ditentukan sudah semakin
dekat
tapi ibumu belum juga muncul
kalau dia tidak berhasil membawa barang
kau akan ku lempar kucuran sana
Ayo makan
kalau kau tidak mau makan
kau akan kutinggalkan di dalam gua ini
Biar dimakan
[Musik]
Mbah ini Marni yang Mbah suruh jemput
Marni beliau Mbah Guntur seketi Guruku
aku minta tolong kepada Mbah untuk
menyelamatkan suami dan anakku yang
disandera oleh seorang iblis
saya sudah tahu
suamimu sudah wafat
kan aku bagaimana Mbah
[Musik]
saat ini masih selamat
dia telah Melanggar janjinya memberikan
waktu 10 hari padaku untuk mencari
Wardah
akan kubalas kekejaman ini Mbah
Tolonglah Marni
sekarang kepalanya
sudah kembali dan ilmunya pun semakin
kuat lebih hebat daripada dulu
tak seorangpun yang bisa mengalahkannya
saya pun tak bisa menaklukkannya
dia menerima segala syaratnya Mbah
apapun resikonya demi keselamatan anakku
Saya ada satu akal untuk melawan
Bagaimana caranya Mbah kita mesti
menggunakan jarum 1000 halilintar
lagi pula saya bukan masanya lagi
itu kewajiban anak muda jarum seribu
halilintar kalau digunakan oleh lelaki
dan perempuan akan menimbulkan kekuatan
yang dahsyat yang laki-laki boleh terus
tapi
Yang perempuan belum ada
[Musik]
[Musik]
kalian harus sanggup menguasai ilmu
jarum seribu halilintar
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
beliau meninggal karena ilmunya sudah
diturunkan kepada kita
[Musik]
[Musik]
[Musik]
mana Barda
kamu dulu keliru membawa orang yang
tidak aku perlukan
sekarang
tidak kau harus lepaskan anakku
sekarang aku akan membalas dendam
kematian suami dan ayahku
tidak dua orang
satu nyawa lagi akan terbuang percuma
lihat saja nanti siapa yang lebih kuat
[Musik]
[Musik]
[Tepuk tangan]
kau mencari aku
[Musik]
Kau sudah siap menyerahkan nyawamu
Aku tidak ingin berbuat dosa dengan
adanya pertumpahan darah
tapi kau harus ingat bahwa kau sudah
lama lenyap dariku ini akan menentukan
Siapa yang hidup dan siapa yang mati
[Musik]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
ibu ayah dibunuh
[Musik]
Ibu tahu
tapi Ibu tidak mungkin meninggalkanmu
sudah mati
Mari Ibu perkenalkan dengan pemandangan
[Musik]
da
Rus Mari kita pulang
[Musik]
[Musik]
[Musik]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.