Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Hitung Mundur Menuju Eksekusi Cruz
- Permisi. - Tentu.
Bagaikan mimpi buruk. Tunggu, bayiku menangis.
- Ini milikmu. - Biar kutelepon lagi nanti, ya.
- Terima kasih banyak. - Tentu.
Tempatnya tepat di belakangku sini.
Di sanalah suatu tragedi pengeboman terjadi pagi ini.
Selamat pagi, Jane.
Naik taksi ke TKP? Itu sangat mewah untuk ukuran kau.
- Mobilku tak mau menyala. - Tentu.
- Bagaimana kencan dengan Agen Pike? - Lumayan.
- Hanya lumayan? - Lancar.
Bagus, sangat bagus. Luar biasa.
Hei, rumah sakit bilang hanya satu korban meninggal.
Dia di samping bomnya saat meledak. Bisa saja jauh lebih banyak korban.
- Berapa korban terluka? - Empat, tapi hanya satu yang serius.
Seorang tunawisma. Kurasa dia akan bertahan.
Beruntungnya.
Semua saksi mata bilang bomnya meledaknya di depan kios itu...
Tepat setelah busnya jalan.
Tapi sejauh ini belum ada yang melihat pengebom.
Dia mungkin naik busnya. Tim penindak awal sudah dapat daftar penumpangnya?
Beberapa. Kejadiannya sangat kacau.
Kita sedang mencoba mendapatkan rekaman keamanan dari area ini.
Apa pun yang ditemukan, kalian harus beri tahukan Satgas Gabungan Teroris.
Mereka akan memeriksa TKP mereka atas kemungkinan kecocokan dengan TKP ini.
- Menurutmu ini teroris? - Kita tak bisa mengeliminasi itu.
Menurutku bisa. Seseorang hanya ingin pria yang tewas itu tewas.
- Dan kenapa kau berpikir begitu? - Karena dia sudah tewas.
Lihatlah tempat ini. Pengebomnya bisa membunuh banyak orang jika dia mau.
Tapi, tidak, orang ini hanya membunuh satu orang.
Tindakan teroris yang cukup tidak efektif menurutku.
Bisa jadi cara yang bagus untuk menutupi pembunuhan.
Bagaimana pun kita akan melihat ini sebagai kemungkinan serangan teroris.
Sebelum kita punya bukti konklusif yang mengatakan hal lain, paham?
Hubungilah NSA.
Tanyakan apa mereka mendengar isu tentang serangan, paham?
Pak.
Kami menemukan serpihan bungkus peledaknya saat meledak.
Kami juga menemukan ini.
- Agak aneh sebenarnya, - Apa ini?
Itu bahan pembungkus. Tampaknya ditaruh di bawah dan di atas bomnya.
- Dan kenapa itu aneh? - Itu bisa menekan ledakannya.
Biasanya pengebom ingin ledakan yang lebih besar.
Bukan yang ini. Alat ini dirancang...
Agar mematikan hanya untuk orang yang tepat berada di sampingnya.
Aku tak pernah melihat itu sebelumnya.
Pria itu.
Meledak.
Pukul 09.00.
Kau tadi bicara padaku pukul berapa sekarang?
- Maaf? - Seseorang tadi memberi tahu waktu.
- Komputerku. - Pukul 09.00.
Aku memprogramnya memberi tahu waktu tiap 3 jam.
Menurutku itu membuatku lebih efisien.
Pengingat waktu yang berkala tampaknya berdampak lembut tapi...
Aku akan mengecilkan suaranya.
Terima kasih.
Itu bukan aku.
Mereka sedang memeriksa sistem alarm dalam beberapa hari ke depan.
Bagus sekali!
Kita sudah mengenali pria yang tewas karena bom tersebut.
David Ronaldo, 47 tahun, dari Hillsborough.
Keluarganya sudah diberi tahu.
Apa itu membenarkan pendapat Jane bahwa dia target aslinya?
Ternyata dia terkait dengan suatu pembunuhan yang sudah lama.
14 tahun lalu, seorang wanita dibunuh pria bernama Luis Cruz.
Dia menerobos masuk rumahnya dan menembaknya.
Dia sudah 11 tahun menunggu hukuman mati.
Apa hubungannya dengan Ronaldo?
Entah mengapa, Ronaldo berpikir Cruz tak bersalah.
Dia berusaha membebaskannya.
- Bagaimana itu bisa membunuhmu? - Pertanyaan sulit.
Abbott sudah ke unit hukuman mati West Livington...
...untuk bicara dengan Cruz demi memperjelas situasi ini.
Dia sudah pergi? Kenapa buru-buru?
Cruz akan dihukum mati dalam 3 hari.
Tidak, bukan David.
Sayangnya itu benar, Tn. Cruz.
- Itu tak benar. Tidak masuk akal. - Bagaimana kau mengenal Tn. Ronaldo?
Kami...
Kami tumbuh besar bersama.
Orang tuanya adalah orang tua asuhku sejak aku 8 tahun.
David dan aku bersaudara.
Sangat dekat.
Aku seharusnya jadi orang yang lebih seperti dia, seperti David.
Dia murid yang baik, anak yang baik, saudara yang baik.
Tapi aku... Aku sangat kacau.
Ditahan pertama kali karena narkotika di usia 16 tahun, bukan?
David selalu membayar jaminan bebasku...
Lalu membantuku masuk rehabilitasi atau semacamnya.
Lalu aku mengacau lagi, dan masuk penjara lagi.
Belakangan dia sedang berusaha membatalkan hukumanmu.
Dia sudah bekerja dengan pengacaraku bertahun-tahun.
Dia menghabiskan uangnya sendiri, melacak apa pun...
Hal gila apa pun yang mungkin bisa membantunya mengajukan naik banding.
Tn. Cruz...
Adakah kau bicara dengannya belakangan ini?
Aku menerima pesan beberapa hari lalu...
Dia bilang dia mungkin punya kabar baik.
Tapi dia tak mau bilang sebelum dia yakin.
- Dia tak pernah bilang kabar apa? - Tidak.
Apa kau tahu masalah apa yang mungkin dia punya?
Masalah dengan pacar. Masalah keuangan.
Dia tak pernah mengatakan apa pun.
Terima kasih atas waktumu.
Agen...
Aku tak membunuh wanita itu.
Aku tak berharap kau melakukan apa pun.
Aku hanya perlu seseorang untuk percaya padaku.
Segala hal yang telah kulakukan dalam hidupku...
Aku tak pernah membunuh siapa pun.
Aku akan sangat berterima kasih jika kau berusaha memercayai itu saja.
Terima kasih.
Kita dapat apa, Kawan?
Ada TM dengan kamera di seberang jalan tempat ledakan itu.
Tak ada video, tapi kameranya secara otomatis memotret tiap detik, jadi...
Itu sekitar satu setengah menit sebelum ledakannya.
Lalu sekitar 20 detik kemudian, pengebom kita muncul.
Teknisi sudah membenarkan itu koper tempat bomnya.
- Bisa kau perjelas gambarnya? - Sudah. Tapi penyamarannya...
Membuatnya mustahil dikenali. Pengenal wajah tak bisa apa-apa.
Penyamaran yang bagus.
Lalu ibu yang membawa bayi itu muncul.
Busnya menepi, busnya jalan kembali, lalu...
Meledak.
Baiklah, bisa kau mundurkan sedikit? Sebelum busnya menepi?
- Kopernya sama persis. - Bisakah kau besarkan?
Lihat? Menurutku itu bukan kebetulan.
Baiklah, bisakah kau munculkan satu gambar...
Sebelum ledakan, setelah busnya kembali jalan?
Tinggal satu koper sekarang. Jadi pengebomnya mengambil koper Ronaldo.
Dan meninggalkan koper berisi bom di kakinya Ronaldo.
Jadi pengebomnya bukan cuma mau Ronaldo tewas.
- Dia menginginkan isi koper itu. - Tepat sekali.
Lihat wanita itu. Bisakah kau mundurkan dia lagi sedikit?
Kau lihat? Dia sengaja di sana untuk mengalihkan Ronaldo dari kopernya.
Jika menemukan wanita itu, kalian akan menemukan pengebomnya.
Coba sistem pengenal wajah.
Gina Petrocelli, bukan pintunya.
- Nn. Petrocelli? - Ya?
- FBI. Buka pintunya. - Baiklah.
Aku baru selesai mandi. Aku perlu waktu.
Waktumu 30 detik.
Tak masalah. Aku hanya perlu mengeringkan badan.
Omong-omong ini tentang apa?
20 detik lagi kami akan masuk, Nn. Petrocelli.
Baiklah, yang penting jangan menembak atau semacamnya.
Tinggal memakai celana.
Celana itu terlihat tak masalah di mataku, Gina.
Ini bayimu?
Ya.
Lucu.
Gina, kau pernah kabur dari polisi sebelumnya, ditahan karena penipuan.
Menurutku kau tahu ini jauh lebih buruk dari itu.
Aku tak tahu apa pun soal bom itu.
Aku bersumpah. Sama sekali tak tahu itu akan terjadi.
Kau tahu siapa ini?
Ya, pastinya.
Namanya Peter Koch. Dia seorang detektif swasta.
Aku kadang membantunya.
- Aku akan minta Wylie menyelidiki. - Apa maksudmu membantunya?
Saat ada sesuatu yang harus dilakukan "dengan kreatif."
- Maksudmu dengan tidak sah. - Terserah.
Peter membayarku. Aku melakukan yang dia minta agar kulakukan.
- Kenapa dia membunuh David Ronaldo? - Aku tak tahu apa pun soal itu.
Pete hanya bilang padaku dia perlu bantuan untuk mencuri sebuah koper.
Aku mengalihkan targetnya, dia yang mencurinya. Sederhana.
Lalu aku jalan menjauh, dan tiba-tiba aku jatuh telungkup di pinggir jalan.
Aku tak bisa mendengar. Orang-orang di sekitarku berdarah.
Kalian pikir aku mau melakukan itu dengan sengaja?
Dia tak bilang apa-apa padamu tentang itu?
Tidak. Hanya...
Bahwa itu pekerjaan besar.
Dia akan dapat banyak uang.
Perkembangan baru. Pete Koch sudah meninggal.
Kepolisian lokal menemukan jasad Koch di sebuah lorong di East Austin...
Sekitar 4 jam yang lalu dengan luka tembak di kepala.
Arloji dan dompetnya menghilang jadi mereka menganggap perampokan.
- Ada tanda keberadaan koper? - Tidak.
Apartemennya juga sudah kita geledah, tak ada di sana.
Menurutku itu mengeliminasi perampokan.
Bagaimana dengan Gina Petrocelli?
Yang satu ini, menurutku, mengatakan yang sebenarnya.
Dia tak tahu tentang bom itu.
Dan dia tak tahu siapa yang menyewa Koch untuk mengambil kopernya.
Baiklah.
Dakwa Petrocelli dengan konspirasi dan apa pun yang bisa kau pikirkan.
- Ada lagi? - Tidak, hanya itu.
Jane.
Kau tahu apa ini?
Aku bertaruh itu transkrip dari persidangan Cruz atas pembunuhan.
- Sudah kau baca dengan baik? - Agak membosankan.
Cruz adalah pecandu narkotika.
Di malam pembunuhan itu, dia bilang dia sendirian memakai narkoba.
Tak ada yang bisa membenarkannya. DA memiliki bukti tak langsung...
Dan secarik pakaian Luis dengan darah almarhumah wanita di sana.
Darah itu menuntaskannya.
Tapi darah sangat mudah dipoles.
- Sungguh sangat mudah. - Benar sekali.
Menurutmu Cruz tak melakukannya? Kenapa?
Cuma sebuah firasat yang tak bisa kuhilangkan.
Bagaimana menurutmu?
David Ronaldo mencari bukti untuk membersihkan nama Cruz.
Dia dibunuh dan sesuatu dicuri darinya.
Itu lumayan menyiratkan dengan kuat dia sedang melakukan sesuatu.
Yang berarti, beberapa hari lagi...
Negara bagian Texas akan mengeksekusi seorang pria tak bersalah.
Dan begitu dia meninggal...
Sangat kecil kemungkinannya untuk membuka ulang kasus itu.
Yang diketahui pembunuh sebenarnya.
Jadi...
Akan kita apakan semua ini?
Kurasa aku bisa memikirkan suatu ide.
14 tahun lalu, Luis Cruz dituduh membunuh wanita ini...
Sarah Feinberg.
Dia ditembak mati di rumahnya oleh seorang penerobos tampaknya.
Jasadnya ditemukan oleh suaminya...
Edward Feinberg.
Edward adalah seorang dosen di sebuah rumah sakit universitas.
Dia menemukan jasad istrinya saat tiba di rumah di malam pembunuhan.
Ada yang menghubungkan Cruz dengan keluarga Feinberg?
Ya.
Edward Feinberg mengenal Cruz...
Dari rumah singgah program rehab narkoba yang dikelola Feinberg.
Cruz dan Feinberg bertengkar.
Karena Cruz ke sesi terapi saat mabuk 3 hari sebelum pembunuhan.
Lalu DA mengklaim itu membuat Cruz membunuh Sarah Feinberg?
- Itu lemah sekali. - Apa bukti Cruz di TKP?
Mereka menemukan sweter Luis tersangkut di semak-semak...
Di luar rumah itu, dengan darah Sarah Feinberg di sana.
Ada juga bubuk mesiu di salah satu bagian lengannya.
- Bagaimana dengan pistolnya? - Mereka tak menemukannya.
Pukul 10.00.
- Aku akan mematikannya. - Tak usah, senang mengetahui itu.
Pukul 10.00.
Kita percaya bahwa David Ronaldo dibunuh...
Karena dia memiliki bukti yang bisa membersihkan nama Cruz.
Kita harus mencari tahu bukti apa itu.
Dan karena mereka akan mengeksekusi Cruz dalam...
Sekitar 50 jam...
- Kita harus bergegas. - Bos.
Apa ada bukti bahwa para polisi atau jaksa membuat kesalahan?
- Tak ada sejauh yang kutahu. - Dan kasus ini naik banding, 'kan?
Ya.
Lalu boleh kutanya kenapa kita menerima kasus ini?
Aku tak mau terdengar dingin.
Tapi bagiku tampaknya sistem sudah melakukan yang seharusnya.
Tidak, itu salah.
Karena Luis Cruz tak bersalah.
- Kau sangat yakin akan itu? - Aku tak terlalu yakin akan apa pun.
Tapi aku cukup percaya diri untuk tahu aku ingin mencoba membantu.
- Itu cukup baik untukku. - Aku juga.
Baiklah.
- Ayo lakukan ini. - Fisher, Cho, selidiki Ronaldo.
Pergilah ke apartemennya, mungkin kalian bisa menemukan sesuatu.
Aku akan menghubungi kantor gubernur dan beri tahu dia yang kita ketahui.
Jane, Lisbon, bicaralah dengan keluarga Feinberg.
Wylie.
Teruskan saja memberi tahu kami pukul berapa sekarang.
- Kediaman Feinberg, Austin, TX - Benarkah? Kami baru saja tiba.
Aku tak bisa melakukan apa pun malam ini, kasus ini bisa seharian.
Kamis bagus. Baiklah, aku juga.
Sampai jumpa, Marcus.
Apa?
Bukan apa-apa.
- Tn. Feinberg? - Ya.
- Kalian dari FBI? - Ya, aku Agen Lisbon.
Ini Patrick Jane.
Masuklah.
Ini istriku, Mae.
- Senang bertemu kalian. - Silakan duduk.
Sekarang, kalian kemari untuk apa tepatnya?
Kau bilang di telepon ada hubungannya dengan Luis Cruz.
Ya, temannya, David Ronaldo dibunuh. Kalian pernah mendengar tentang dia?
- Tidak. - Kurasa tidak.
Apa hubungannya kematian dia dengan kami?
Hal itu rumit.
Yang tadi itu agak bersifat mengelak, bukan?
Ini penyelidikan yang masih berjalan. Aku tak boleh bicara lebih banyak.
Ini ruangan tempat istrimu dibunuh dulu, bukan?
Ya.
- Kau punya kantor di sini juga. - Ya, aku bertemu pasien di sini.
- Itu pasti agak aneh. - Kau suka memprovokasi orang, bukan?
Mekanisme pertahanan diri klasik.
Dan benar, memang agak aneh, seperti katamu, selama beberapa waktu.
Tapi aku tak akan membiarkan Cruz mengusirku dari rumahku sendiri.
Aku bukan menghakimi, sejujurnya. Aku hanya penasaran.
Dan aku harus bilang, aku sangat suka perubahan model yang kau lakukan.
- Kami melakukannya bersama. - Aku bisa melihat sentuhanmu.
Sudah berapa lama kalian berdua menikah?
Hampir 11 tahun.
Dan apa kalian saling mengenal di masa pembunuhan itu?
Tidak, aku seorang mahasiswa S2 baru saat itu.
Edward jauh terlalu penting untuk menyadari keberadaanku.
Aku melalui masa...
Duka cita mendalam beberapa tahun setelah Sarah terbunuh.
Tapi aku menarik diriku keluar dari itu.
Dan kami beruntung saling menemukan satu sama lain.
Jadi itu takdir? Mengagumkan.
Beberapa pertanyaan lain sebelum kami pergi.
Pernahkah kau terpikir bunuh diri?
Tidak.
Dan kau, Mae, apakah ayahmu datang ke upacara kelulusan SMA-mu?
Tidak.
- Apa hubungan itu dengan semua ini? - Kalian akan kaget.
Terima kasih atas waktunya. Sebelum kami pergi...
Bolehkah aku memakai kamar mandi kalian sebentar saja?
Ya, tentu, letaknya setelah dapur di sebelah kananmu.
Terima kasih.
Satu pertanyaan terakhir. Penasaran saja.
Perselingkuhan kalian dimulai berapa lama sebelum Ny. Feinberg meninggal?
Metodemu sangat menarik, jika itu benar sebuah metode.
Mae dan aku tidak selingkuh sebelum istrimu meninggal.
Benarkah? Kau sangat awas menyebutkan masa duka cinta mendalammu.
Bahkan sekarang.
Dan ini tak begitu rumah seseorang yang sentimental, bahkan sebaliknya.
Kau sangat pandai mengamati, Tn. Jane.
Dan mungkin kau benar. Aku memang terlalu banyak protes.
Tapi aku sudah muak dan defensif tentang hal itu.
- Seperti yang aku yakin kau paham. - Aku paham.
Aku mengerti Luis Cruz tak membunuh istrimu. Kau pelakunya.
Dan kami akan membuktikannya.
Kecuali kau mau mengaku sekarang agar kita tak perlu repot.
Kuanggap itulah tujuan akhir dari semua ini.
Kalian bukan orang pertama yang berpikir itu. Lagi pula aku suaminya.
- Tapi itu tak benar. - Jangan ganggu suamiku.
- Kuminta kalian pergi sekarang juga. - Ya, tentu, Nyonya.
Ayo, Jane.
Ronaldo tak punya banyak kehidupan di luar kasusnya Cruz.
Sepertinya begitu.
- Ini aneh. - Apa?
Semua yang ditempel di tembok sudah tua, kecuali peta ini. Terlihat baru.
Kenapa dia di sini?
Aku setuju.
Pastikan kita membawanya kembali ke kantor.
Apakah Lisbon berkencan di kantor di CBI?
Tak tahu. Aku tak pernah menanyakan.
Mengejutkan melihatnya dan Pike berkencan, bukan?
Aku tak bisa membayangkan mereka bersama.
- Pernah berpikir pendapat Jane? - Tidak pernah.
- Benarkah? Kenapa tidak? - Otakku bisa meledak.
Cho.
Apa Ronaldo tipe orang yang tampaknya suka menyelam?
Ronaldo mulai ikut kelas menyelam sekitar sebulan lalu.
Kelas menyelam? Kenapa? Apa dia berencana pergi ke laut?
- Tidak sejauh yang kita tahu. - Bukankah itu jelas?
- Dia mau mencari pistolnya. - Benarkah?
Tentu. Polisi belum menemukan pistol yang membunuh Sarah Feinberg.
Peta ini menunjukkan semua perairan dalam radius 80 km dari TKP.
Ronaldo berencana menyelami semuanya satu per satu...
Dengan harapan menemukannya.
Dan kenapa dia bisa berpikir pistolnya dilempar ke air?
Aku tak tahu, tapi itu benar.
Dan karena itu pembunuhnya menginginkan kopernya.
Untuk melihat seberapa jauh Ronaldo dalam rencananya.
Tindakan yang lumayan putus asa dari sisi Ronaldo.
Menurutku putus asa cukup tepat menggambarkan seluruh situasi ini.
Waktu kita hanya 20 jam. Kita harus bagaimana?
Kita persis di titik yang kita inginkan.
Aku akan perlu bantuan dari Wylie.
Dan kita perlu membuat pusat pengamanan...
- Di lobi lantai bawah. - Kenapa?
Kita FBI, bukankah keamanan kita harus dijamin?
Jika kita menahan Feinberg...
Dia harus menginap di sini, 'kan? Dia tak bisa datang dan pergi saja.
Hanya semalam, sebelum dia didakwa.
Semalam sangat cukup.
Kita akan menahannya atas apa?
- Ya? - Edward Feinberg?
- Ya? - Agen Khusus Cho, FBI.
- Kau ditahan, Tuan. - Atas apa?
Penipuan resep obat. Kami percaya kau menjual resep ini pada para pecandu.
- Dari mana kau dapat itu? - Berbaliklah, Tuan.
- Edward? Apa yang terjadi? - Aku tak tahu.
Telepon Rich Summers. Suruh dia bertemu aku di kantor FBI.
Aku akan ikut kau.
Mari mulai permainannya.
Tolong kosongkan sakumu dan lepaskan arlojimu.
- Kapan aku bisa mengambilnya lagi? - Besok setelah dakwaanmu ada.
- Ponsel dan tasmu. - Aku tak ditahan.
- Kenapa aku harus memberikan tasku? - Kebijakan FBI.
Itu gila.
Kau boleh pergi kapan saja.
Tapi jika kau ingin tetap di sini, tolong serahkan tas dan ponselmu.
Sebaiknya kau pergi. Pengacara sudah dalam perjalanan.
Tentu tidak. Aku akan terus bersamamu.
Silakan lewat.
Tolong tunggu di sini.
Hitung Mundur Menuju Eksekusi Cruz
Pukul 17.00.
- Apa? - Maaf, itu hanya...
Lupakan saja. Sebaiknya kau menutup telinga.
Kenapa aku harus melakukannya?
Mereka sedang mengetes alarm kebakaran.
Sirinenya berbunyi 2 kali sehari, pukul 09.00 dan 17.00.
Semakin menyebalkan sejujurnya.
Agen Collins, tolong antar Tn. Feinberg ke ruang interogasi.
Seseorang akan segera ke sana.
- Bolehkah aku ikut dengannya? - Tak bisa, maaf.
Kau harus tetap di ruang tunggu. Ikutlah denganku.
Waktu Tersisa
Harusnya kau cukup nyaman di sini. Kamar mandinya ada di pojok.
Aku harus tetap di sini? Berapa lama?
Aku bisa membawamu ke ruang interogasimu sendiri jika kau mau.
Tidak usah.
Halo.
Pukul berapa sekarang?
Pukul 20:17. Maaf membuatmu menunggu begitu lama.
Omong kosong.
Kau sengaja membuatku menunggu, seperti kau membuat tuduhan obat ini.
Usaha putus asa terakhir untuk membuktikan teori karanganmu.
Pasti sangat sulit bagi orang-orang di sekitarmu.
Fakta bahwa kau tak pernah bisa mengaku kau salah.
Baiklah.
Kita langsung ke intinya saja, ya?
14 jam lagi Luis Cruz akan dieksekusi karena kejahatan yang kau lakukan.
Aku tahu kau pikir kau melakukan hal yang benar.
Maksudmu, pelakunya selalu sang suami, bukan?
- Tapi dalam kasus ini tidak begitu. - Kau sendiri yang bilang.
Baiklah, yakini saja apa yang kau mau.
- Aku tak membunuh istrimu. - Kau melakukannya.
Lalu kau naik mobilmu dan kembali ke kantormu.
Kau berhenti di tengah jalan dan membuang pistolmu.
Kau bisa membuangnya di mana saja tapi kau memilih membuang di danau.
Yang adalah ide hebat. Tempat persembunyian bagus.
Tentu, sebelum David Ronaldo mengetahuinya.
- Ronaldo membuatmu geram, 'kan? - Aku saja tak tahu apa maksudmu.
Maksudmu dia tak sepintar kau, tapi dia bertekad keras.
Kegigihannya membalasnya dengan baik, bukan?
- Coba kau jelaskan padaku. - Pasti.
Karena itu kau menyewa detektif swasta Koch untuk mengawasinya.
Dan kau membunuhnya begitu dia mulai ikut kelas menyelam.
Lalu kau menyuruh Koch memeriksa kopernya...
Untuk melihat bukti apa yang dia punya, lalu...
Kau membunuh Koch.
Itu teori yang sangat menarik.
Tapi walau kau menemukan pistolnya, tak akan membuktikan aku bersalah.
Tentu tak akan ada sidik jari lagi di pistolnya.
Tapi mungkin masih ada nomor serinya.
Dan kau akan kaget apa yang FBI bisa lakukan dengan nomor seri.
Dan tentu itu membuktikan bahwa Luis Cruz tak bersalah.
Karena rentang waktunya menunjukkan adalah mustahil...
Dia bisa membuang pistol itu di mana pun...
Antara rumahmu dan kantormu sebelum dia ditahan.
Tampaknya tugasnya terselesaikan dengan sendirinya, bukan?
Namaku Richard Summers. Aku pengacara Tn. Feinberg.
Aku akan duduk di sini sampai akhir interogasi.
Kuharap, demi dirimu, kau menghitung bayaranmu per jam.
Karena ini akan jadi malam yang panjang.
Ini akan berlangsung seperti ini.
Kau bisa menahan klienku di sini semalaman.
Tapi dia tak akan bicara denganmu.
- Tentang apa pun. - Richard...
Tidak tentang masalah resep obatnya.
Tidak tentang kasus pembunuhannya. Tidak satu pun.
- Sudah jelas? - Sangat jelas.
Sekarang aku minta waktu berdua dengan klienku.
Cho, giliranmu.
Aku akan menanyakan beberapa pertanyaan.
Kau bisa menanyakan apa pun yang kau mau.
- Dia tak akan menjawab kau. - Aku ingin mendengar itu darinya.
Di mana kau di malam tanggal 11 Februari 2000?
Aku tahu ini berat.
Tapi aku harus bicara denganmu tentang malam istrimu meninggal.
Detail kecil apa pun bisa membantu.
Tapi sebelumnya biar kuambilkan kau minum.
Ayo kita mengobrol saja.
Bagaimana menurutmu dengan UT tahun depan?
Aku tak tahu cara bermain mereka.
Kudengar kucing mencuri lidahmu.
Maukah kau membiarkan sesuatu terucap?
Baiklah.
Aku akan bertanya padamu lagi.
Di mana kau di malam tanggal 11 Februari 2000...
Di antara pukul 18.00-21.00?
- Richard? - Apakah ini penting?
Kau tahu dia tak akan membahasnya.
Ya, ini penting karena 7 jam lagi, seorang pria akan meninggal.
- Kau tahu yang kubenci? - Ed, jangan.
Kim, kau sedang apa?
Kau tak akan mendapat apa pun darinya.
- Sekalian saja biarkan dia tidur. - Tidak.
Dennis, kau perlu tidur.
Baiklah.
Jangan merasa nyaman. Aku akan kembali lagi.
Aku akan mematikan lampunya, Tn. Summers, tapi kau boleh menginap.
Tapi hanya ada satu bantal.
Semoga lantainya cukup untukmu.
Aku yakin sudah pernah dibersihkan tahun lalu.
- Semoga begitu. - Richard, kau harus pergi.
- Kau harus bersiap untuk dakwaanku. - Apa kau yakin?
Aku tak akan bilang apa pun sebelum kau kembali. Aku berjanji.
Bagus. Istirahat dengan baik.
Hai, aku membawakanmu ini.
Apa ini dari buku pedoman FBI? Semacam polisi baik/polisi jahat?
Tidak, hanya bantal dan selimut.
Tahukah kau yang sedang kau lakukan pada suamiku?
Kau memintanya mengenang bab yang sangat menyakitkan dalam hidupnya.
Menurutku itu lebih menyakitkan bagi Sarah.
Omong-omong, ini akan segera berakhir.
6 setengah jam lagi tepatnya.
Dan kami akhirnya bisa menutup bab ini, berkat kau.
Sekarang, kalau bisa...
Aku ingin tidur sebentar.
Kau tak harus jadi martir. Pakailah bantalnya.
Selamat pagi, Tukang Tidur.
Pukul berapa sekarang?
Pukul 09.00 lewat sedikit.
Pembunuh seperti kau bisa tidur.
Sementara orang-orang baik harus berjaga semalaman.
Kuanggap kau tak menemukan pistolnya.
Tidak, jadi itu memberikanku 30 menit untuk membuatmu bicara.
- Aku mau pengacaraku. - Akan kami hubungi. Tapi pertama...
- Yang sebenarnya. - Tak ada yang bisa kukatakan.
Kita lihat saja.
Sekarang pukul 09.30.
Aku ingin tahu berapa lama lagi kau berencana menahan kami di sini.
Kau bebas untuk pergi kapan pun.
Tapi suamimu akan tetap ditahan hingga pendakwaannya.
Dengar, aku tahu ini sulit bagimu.
- Kau ingin secangkir kopi? - Ya, terima kasih.
Aku ingin memeriksa unit menyelam.
Sial, beri tahu mereka, mereka punya waktu 30 menit.
- Belum ada. - Kau akan bicara padaku!
Kumohon, aku ingin pengacaraku.
Dalam beberapa menit ke depan, Luis Cruz akan mati...
Karena kejahatanmu.
Apa itu berarti sesuatu bagimu? Kematian seseorang?
Apa itu saja kemampuanmu? Menarik simpatiku?
Jawab pertanyaannya!
Jika dia tak bersalah, itu akan menjadi tragedi, tapi dia tak begitu.
Dia membunuh istriku, Sarah-ku yang cantik dan baik.
Dia pantas untuk mati, aku tak sabar untuk itu.
Fischer.
Dia tak mau berbicara, semua sudah berakhir.
- Kau menelepon kantor gubernur? - Aku berbicara dengan ajudan.
Mustahil. Tanpa senjata, mereka tak akan menundanya.
Sial.
Lalu dia membuatnya sangat jelas bahwa begitu Cruz dieksekusi...
Kasus ini mati.
Mereka tak akan ingin mendengarkan apa pun lagi tentang itu.
- Jadi, sekarang bagaimana? - Ayo, semua menontonnya di TV.
Waktu Hampir Habis untuk Luis Cruz
Maaf, semuanya, kuharap ini terjadi dengan cara yang berbeda.
Bos, lihat.
Cruz Dieksekusi
Kita sudah melakukan apa yang kita bisa.
Selamat.
Untuk apa?
Luis Cruz sudah meninggal.
Terima kasih telah memberitahuku.
Rasanya tak seperti yang kau pikirkan, 'kan?
Tidak.
Tidak, kupikir aku akan merasa terbalaskan, atau paling tidak lega.
Rasanya malah hanya menyedihkan.
Dan itu tak mengembalikan istriku.
Tidak.
Aku tak seharusnya berbicara denganmu.
Aku bahkan tak tahu kenapa aku harus ingin bicara denganmu.
- Kau pikir aku seorang pembunuh. - Entahlah.
Aku tahu kau tak membunuh istrimu, aku sudah tahu selama ini.
- Apa? - Aku menduga kuat kau tak begitu.
Lalu reaksimu terhadap kematian Cruz membuktikannya.
Bukan reaksi orang yang bersalah.
- Akan tetapi, istrimu, Mae... - Ada apa dengan Mae?
- Ayolah. - Aku tak tahu apa maksudmu.
Aku akan membiarkanmu melihatnya sendiri.
Ini dia saat mengetahui tentang eksekusinya.
Itu tak berarti apa pun.
- Ayolah, kau bisa lihat, itu jelas. - Tidak, itu tidak jelas.
Jika kau dan Luis Cruz tak melakukannya, lalu siapa?
- Siapa yang ingin membunuh istrimu? - Aku tak tahu.
Mae bekerja di klinik, 'kan?
Sangat mudah baginya untuk mendapatkan pakaian Luis.
Dia menyetir ke rumahmu, menembak istrimu...
Dan meninggalkan sweter Luis di TKP.
Lalu dia membuang pistolnya di danau saat pulang ke rumah.
Tidak.
Dia tahu kau tak akan pernah meninggalkan istrimu.
Jadi dia mengurusnya untukmu.
Dia muridmu, kekasihmu.
Dia mengidolakanmu, dia terobsesi dan kau tahu itu.
Tapi kau menikmati kesetiaannya. Itu memuaskan egomu...
Jadi kau tak mengizinkan dirimu melihat terlalu dekat.
Sekarang, seorang pria yang tak bersalah telah mati.
Aku tak percaya ini.
Dialah yang meyakinkanmu untuk tetap merahasiakan perselingkuhannya...
Setelah istrimu meninggal, 'kan?
Ya.
Menurutmu kenapa dia tetap di sini semalaman tadi malam?
Untuk mendukungmu? Tidak.
Sebab dia takut, dia ingin tahu apa yang kami miliki.
Tn. Feinberg, kami menangguhkan tuduhan kami terhadapmu.
Kau boleh pergi.
Tak ada gunanya sekarang, kami tak bisa membuat kasus.
Edward, syukurlah.
Edward, tunggu.
- Edward, ada apa? Kenapa kau... - Biar kupegang kuncinya.
Apa yang mereka katakan?
- Edward, bicara padaku! - Berikan kuncinya padaku.
Mae, aku punya pertanyaan untukmu dan kau harus menjawab dengan jujur.
Kau boleh bertanya apa pun padaku.
Apa kau membunuh Sarah?
Apa? Siapa yang mengatakan itu padamu?
- Aku perlu tahu, apa itu kau? - Tentu saja bukan.
Aku lebih baik mati daripada menyakitimu.
Aku tak mempercayaimu.
- Jangan bilang begitu. - Itu kau.
Edward, hentikan, itu tak benar!
Kau tahu aku tak akan pernah meninggalkannya.
Aku mencintaimu, tak berarti aku akan membunuh wanita yang kau...
- Jangan berbohong padaku! - Kumohon, kau membuatku takut.
- Ini gila, kau gila! - Kau tak paham!
- Kalau begitu jelaskan padaku! - Aku melakukannya untuk kita!
- Agar kita bisa bersama. - Astaga.
Astaga, bagaimana bisa kau melakukan ini?
Kau harus percaya padaku, itu satu-satunya cara dan itu berhasil.
Kita bersama. Sekarang setelah Luis meninggal, kita aman.
Tak ada yang mencari pembunuhnya. Kita telah melewati...
Jangan sentuh aku.
Kita telah melewati badainya, kita harus merayakannya.
Keluar dari mobil, sekarang!
Aku tak mengerti, apa yang terjadi?
Kau ditangkap atas pembunuhan David Ronaldo, Sarah Feinberg...
Dan Peter Koch.
Tapi Luis Cruz membunuh Sarah, dia baru saja dieksekusi karena itu.
Sebenarnya, dia tak dieksekusi.
Tapi di berita dikatakan begitu, itu terjadi pukul 10.00.
Pukul 08.30? Aku tak paham.
- Kau menipuku? - Bingo.
Kau mengambil ponsel kami, jam tangannya.
Kami mengganti semua jamnya, termasuk mobil dan ponselmu.
- Sebenarnya kau bangun pukul 07.00. - TV-nya? Kau melakukannya juga?
Tidak, itu agen Wylie, aku tak begitu ahli dalam komputer.
Dia mengambil rekaman sebelumnya dan menaruh judul kecil di sana.
Akan tetapi, aku menaruh penyadap di kantong suamimu...
Yang merekam semua yang kau katakan di dalam mobil.
Ini agen FBI, Dennis Abbott, aku perlu bicara dengan gubernur.
Merasa agak mengantuk?
Mae Feinberg memberitahukan lokasi pistolnya.
Itu ada di kolam antarnegara bagian 35.
- Jadi, itu yang dicari oleh David? - Ya.
Kami tak akan bisa menemukan itu tanpanya.
Dia meninggal saat mencoba mengeluarkanku dari sini.
Ya.
Pengacara sedang melakukan tugas mereka.
Akan butuh sedikit waktu, tapi ini membuktikan kau tak bersalah, Luis.
Kau akan segera keluar dari sini.
Bagaimana?
Tak setiap hari kau dapat memberi tahu seseorang dia terbebas...
Dari hukuman mati dan pulang.
- Tadi itu emosional. - Aku bisa membayangkannya.
Kau akan menyukai ini.
Kami mengetahui cara Ronaldo tahu untuk mencari pistolnya di danau.
Dia mendatangi cenayang.
Cenayang itu bilang dia melihatnya di dekat perairan.
Ayolah, berapa kali aku harus kukatakan? Cenayang itu tak ada.
Itu trik lama.
Jika kau memikirkannya, sebagian besar benda dekat dengan perairan.
Kau hanya kesal karena dia benar.
Bahkan jam rusak punya kesempatan untuk benar dua kali sehari.
Omong kosong.
- Lihat dirimu. - Jangan mulai.
Aku tak memulainya, kau terlihat cantik.
Kuharap dia membawamu ke tempat bagus.
- Serbet dan lain-lain. - Mewah.
Bersenang-senanglah.
Selamat malam, Jane.
Selamat malam, Teresa.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.