Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Aku ada beberapa pertanyaan lagi untukmu.
Di mana Lisbon?
Dia ada di pengadilan. Kau tahu kau terlambat?
Pasti aku lupa menyalakan alarm. Aku tertidur.
Kau ada kencan panas semalam?
- Apa maksudmu? - Duncan dari LA.
- Wayne, bukan seperti itu. - Baiklah, tentu.
Kau bisa selesaikan wawancara ini?
Van Pelt sudah tiba. Apa Jane akan datang?
Aku tak tahu. Hubungi dia.
- Hai, Rigsby. Ada apa? - Kau tahu kita ada kasus, 'kan?
Ya, aku sudah tahu. Aku agak sibuk, jadi tak bisa datang.
- Dia tak akan datang. - Tapi aku akan membantu.
Membantu bagaimana?
Kalian berdua bicara, aku mendengar. Kalian menjadi mata dan telingaku.
Baik, kunyalakan pengeras suaranya. Cho, beri tahu Jane temuan kita.
Ibu rumah tangga. Missy Roberts. Usia 32 tahun.
Pembantu menemukannya dengan luka tembak di kamar mandi.
Ada lubang peluru di lorong, dan salah satu pintu lemari.
Pertikaian terjadi di tempat lain, lalu korban lari ke kamar mandi.
- Forensik temukan selongsong 9 mm. - Bagaimana kondisi jasadnya?
Dia tergeletak di lantai dengan pakaian olahraga.
Dia tertembak di dada, dan satu lagi di kaki.
Ada dua lubang peluru di lantai.
Jadi, pelaku bukan seorang penembak ulung.
Mungkin ya atau tidak. Bagaimana dengan suaminya?
Suaminya bernama Kip.
Suaminya punya bisnis alat elektronik rumah kelas atas.
Dia pergi dua hari lalu untuk bermain arung jeram di Tahoe.
- Menarik. Bagaimana reaksinya? - Dia belum dikabari.
Kantornya bilang dia tak bisa dihubungi sampai besok atau lusa.
- Jelaskan padaku kamar tidurnya. - Kenapa?
Aku ingin memahami hubungan mereka. Kamar tidur menjelaskan banyak hal.
Baiklah.
Kamar tidurnya berkesan dingin, dan kaku.
- Kasur tertata rapi, tak ada foto. - Baik, coba periksa dapurnya.
Baik.
- Baik, apa yang harus kuperiksa? - Lihat isi kulkasnya.
Ada mentega, susu, telur, dan bahan pembuat kue.
Masuk akal, karena ada cupcake lezat di meja pantri.
- Ini kue Red Velvet, kurasa. - Apa lagi isi kulkasnya?
- Ada banyak susu diet dan soda. - Apa korban bertubuh gemuk?
- Korban sangat kurus. - Bagaimana dengan Kip?
Kip agak gemuk. Tapi tampaknya dia punya pelatih kebugaran.
Kurasa pernikahan mereka tak bahagia.
Kip gemuk dan berusaha kurus. Missy kurus dan ahli membuat kue.
Kip melihat hobi Missy sebagai perusak diet dan membencinya.
Missy melihat diet Kip sebagai sikap tak acuh pada hobinya.
Kalian harus bicara dengan Kip.
Dia ingin kita bicara dengan Kip.
- Tak bisa, setidaknya sampai besok. - Kip tak berniat arung jeram.
Kau tak menyewa pelatih kebugaran karena kau suka olahraga berat.
Kau sewa pelatih kebugaran untuk memaksamu berolahraga.
- Kau kira Kip bohong? - Aku cukup yakin.
- Jika tak arung jeram, di mana dia? - Aku tak tahu.
Tapi aku yakin kalian akan temukan jawabannya. Dan, Rigsby...
Kembalikan cupcake-nya.
Lisbon, bisa kudengar kau mengendap-endap di luar. Ada apa?
Kita ada kasus. Kau bisa urus Red John nanti.
Ya, Missy Roberts. Sudah kupecahkan kasus itu.
Ya, aku sudah dengar. Kebohongan soal arung jeram.
Ya, tepat sekali.
Kip Roberts mengirim fotonya ke Missy, sebelum Missy tewas.
Kip memegang sebuah dayung di pinggir sungai.
- Bersama perahu berisi para amatir. - Itu hanya tipuan kamera.
Kepolisian Tahoe akan menangkap Kip.
Sementara itu, ayo kita bicara pada adik korban.
Jane, aku membutuhkanmu.
Senang rasanya dibutuhkan.
Apa pun untukmu, Lisbon.
Turut berduka atas kehilanganmu. Apa hubungan kalian erat?
Missy bagaikan ibu kedua bagiku.
Tapi, sekarang kami berada di tempat berbeda dalam hidup.
Aku sudah lama tak bertemu dengannya.
Dia bilang punya masalah belakangan ini?
Aku tahu dia lelah terus berada di rumah.
Dia merasa tak berguna. Kurasa...
Itulah alasan dia mulai bekerja sukarela di toko roti.
- Di mana? - Toko Roti OG, toko nirlaba.
Toko itu mengajarkan mantan narapidana keahlian baru.
Keahlian seperti memanggang roti. Dia mulai kerja beberapa bulan lalu.
- Ada yang punya masalah dengannya? - Setahuku tidak.
Apa Missy dan Kip mencoba menyelamatkan pernikahan mereka?
Sekitar sebulan lalu mereka hadir di suatu acara radio.
Acara dokter cinta.
Kurasa mereka juga bertemu dokter itu secara pribadi
- Dokter cinta, ya? - Namanya Buddy. Aku tak yakin.
- Namanya Henner, atau... - Buddy Hennings?
Dia punya acara bincang-bincang radio.
Judulnya, Resep Cinta, bersama Buddy Hennings.
Apa? Kudengar acara itu di mobil beberapa kali.
Baik. Aku akan bicara dengan Buddy Hennings, dokter cinta.
Sedangkan, kau periksa toko roti mencurigakan itu.
Van Pelt dan Rigsby bisa menanganinya. Aku ikut denganmu.
- Itu karena kau penggemarnya. - Bukan.
Aku hanya berpikir dia petunjuk penting.
Tak apa-apa, Lisbon. Kita semua punya hobi memalukan.
- Ini pasti sangat seru untukmu. - Cukup.
Van Pelt, apa yang kau dapat?
Ternyata salah satu narapidana di toko roti masih menjual narkoba.
Gadis bernama Monica Suarez, 20 tahun.
Missy tahu, dan melaporkan dia ke penyelia toko roti.
- Apa pelanggaran Monica? - Dia dipenjara sejak usia 14 tahun.
Dia dipenjara atas kasus vandalisme, penyerangan, dan penjualan narkoba.
- Dia baru bebas 6 bulan lalu. - Orang yang manis.
Ya, itulah yang dikatakan penyelia toko roti.
Setelah Missy melaporkan Monica, ban mobilnya dikempiskan.
Missy bilang Monica membuntutinya beberapa kali.
- Kau dan Rigs pergi jemput dia. - Baik.
Kami ingin bicara dengan Buddy Hennings.
Jika kalian ingin tampil di acaranya, isilah formulir ini.
Lalu berikan ke bagian penerimaan pasangan.
Kami bukan pasangan. Yang benar saja.
Yang dia maksud adalah hubungan kami platonik.
- Tolong, Buddy Hennings. - Dia sedang siaran.
Bicaralah pada produsernya.
Dia penggemar berat Buddy. Dia terlalu bersemangat.
Sean, yang kutangkap adalah Lisa menjadi tak bergairah lagi...
Sejak bayi kalian lahir.
Maaf, ini bukan saat yang tepat. Ada yang bisa kubantu?
Aku agen Lisbon dari CBI, ini adalah Patrick Jane.
Kami sedang menyelidiki pembunuhan Missy Roberts.
Aku turut berduka. Tapi kami sedang siaran langsung.
Masuklah. Silakan. Maafkan produser kami, Gary.
Dia itu gila kendali. Dia kira semua mau merusak acaranya.
Walau dia paranoid, itu tak akan melindunginya. Siapa namamu?
Aku Elizabeth Hennings, istri sekaligus manajer Buddy.
Kami dengar kabar tentang Missy. Itu buruk sekali.
- Kami harus bicara dengan Buddy. - Baiklah, tapi masih lama, ya?
Kami sedang di tengah segmen. Kami harus rekam promo siaran web.
Tak masalah. Kami suka menonton. Benar, 'kan?
- Apa ini? Baiklah. - Tolong jangan sentuh apa pun.
Terima kasih, Tuan Lewis.
Petugas pembebasan bersyarat Monica bilang, alamat ini benar.
- Jadi, kita terus menunggu. - Ya.
Pengintaian adalah hal terburuk.
Wayne, apa ada yang salah?
Tidak. Tak ada yang salah.
- Aku merasa aneh sejak kau kembali. - Ya, sikapmu memang aneh. Ada apa?
Saat kau di LA, aku punya waktu untuk berpikir tentangmu.
- Berpikir tentang kita. - Baiklah. Lalu?
- Apa kau memikirkan aku? - Tentu saja.
Apa itu Monica di kiri?
Ya. Ayo.
Monica Suarez?
CBI! Menyingkir!
Polisi!
Lepaskan aku! Aku tak punya narkoba.
Ya, karena baru saja kau buang di tempat sampah.
- Kau tak apa-apa? - Ya. Kau?
- Ceritakan tentang Missy Roberts. - Siapa?
- Dia dibunuh semalam. - Aku baru tahu.
Tapi kau kempiskan ban mobilnya saat dia membuatmu dipecat, 'kan?
Statusku bebas bersyarat saat itu, dan aku butuh pekerjaan itu.
Jadi kau kempiskan ban mobilnya dan membuntutinya?
Aku hanya mengikuti untuk mengetahui siapa dia.
Benarkah? Kau lihat hal menarik?
Tidak juga. Dia belanja sepatu, merawat kuku tangan dan kaki.
- Kau tahu, kebiasaan wanita kaya. - Di mana kau semalam?
Aku menghadiri pesta ulang tahun ke-15 sepupuku.
- Aku di pesta itu semalaman. - Baiklah. Ayo, kita pergi.
Ini Buddy Hennings, di acara Resep Cinta.
Kita kembali 10 menit lagi setelah berita.
Buddy, mereka dari CBI. Mereka ingin bicara soal Missy.
Buddy Hennings, bersedia membantu sebisaku.
Buddy, ada telepon dari penerbit setengah jam lagi.
- Jadi, jika aku tak diperlukan... - Silakan.
Aku tahu kau orang sibuk. Kami hanya ada beberapa pertanyaan.
Missy dan Kip hadir di acaramu baru-baru ini?
Ya, keduanya orang yang baik.
Banyak pasangan ke sini hanya untuk formalitas.
Tapi, kurasa Missy sungguh berniat menyelamatkan pernikahannya.
Kutawarkan mereka untuk bicara pribadi denganku.
- Kapan terakhir kau lihat mereka? - Pekan lalu. Kamis.
Seharusnya mereka datang pekan ini.
Tapi Missy menelepon dan membatalkan tanpa alasan.
Aku harus menerima telepon ini. Permisi, aku minta maaf.
Dengar Buddy, di antara kita saja. Menurutmu Kip yang melakukannya?
Tidak. Sama sekali tidak.
Tapi katamu Missy yang berniat memperbaiki pernikahan, bukan Kip.
Awalnya, kukira dia bersedia ikut untuk menjaga kerukunan.
- Tapi akhirnya dia berubah. - Bagaimana bisa begitu?
Pada beberapa sesi awal dia sulit diajak bicara olehku dan Missy.
Tapi setelah beberapa sesi perhatiannya muncul.
Tak pernah kulihat Kip begitu hangat, ada perubahan pada dirinya.
- Mungkin. - Kau tak setuju?
Mungkin itu hanya kedok. Kip merasa bersalah akan suatu hal.
Mungkin Kip berselingkuh.
- Tak ada tanda perselingkuhan. - Ayolah.
Kip termotivasi jadi bugar. Dia mendadak mesra dengan istrinya.
Istri yang dia abaikan selama bertahun-tahun.
Aku anggap Kip merespons terapi dariku.
Bisa kau tinggalkan kami berdua? Maafkan aku.
Tentu.
Polisi berhasil melacak kelompok arung jeram itu.
Ternyata, Kip kabur setelah malam pertama.
- Sudah kubilang. - Kita belum tahu dia di mana.
Pemakaian kartu kredit terakhirnya tercatat kemarin di SPBU luar Tahoe.
Pelayan SPBU melihat Kip bersama seorang wanita pirang.
Kasus ini semakin rumit, atau menjadi sederhana.
Ayo kembali ke CBI, akan kuumumkan target operasi.
- Pencarian kita harus lebih luas. - Menurutmu bagaimana caranya?
Selamat datang kembali di KZHC.
Di mana kami putar lagu lembut dari tahun '80-an dan '90-an.
Aku Patrick Jane dari California Bureau of Investigation.
Ya, organisasi itu sungguhan.
Kami gelar kontes hari ini karena kami butuh bantuan kalian...
Untuk menemukan sebuah mobil yang menjadi kunci kasus penting.
Kami sedang mencari Mercedes S-Class berwarna perak.
Nomor polisinya, KIPMAN7.
K-I-P-M-A-N-7.
Penelepon pertama yang mengetahui lokasi mobil itu...
Akan mendapat uang 10.000 dolar.
Benar. Maksud kami... Apa? Tunggu.
Produser baru memberitahuku, bukan itu jumlah hadiahnya.
Hadiah sebenarnya, 20 dolar...
Dan peluang menjadi penyiar tamu pada waktu pilihan kalian.
Benar, Para Pendengar. Posisi penyiar tamu di siaran siang.
Jika kalian lupa, akan kutaruh informasi di situs CBI.
Ya, situs CBI yang bagus itu. Sempurna.
Mari kita tunggu peneleponnya. Ayo, hubungi aku.
Ayo, Sacramento.
- Kapan mereka masuk? - Kemarin. Kamar 311.
- Atas nama Rosie Dunlop. - Apa dia bugar? Berotot?
- Ya. - Pelatih kebugaran.
Baiklah. Itu cara yang kau ambil.
Tuan Roberts, kami dari CBI. Buka pintunya.
Tuan Roberts, kami akan masuk.
Jane?
- Kumohon. Ya. - Kip Roberts?
- Aku Agen Lisbon dari CBI. - Tema hutan. Berkelas.
Siapa kau? Ada apa ini?
- Tuan Roberts, apa kau disandera? - Tidak.
Tidak, kami saling suka. Kalian harus percaya padaku.
Aku percaya padamu.
Missy baik dan tak egois.
Tapi dia sempat ingin punya anak, dan setelah sekian kali keguguran...
Hubungan kami merenggang.
- Ini salahku. Aku tahu. - Mungkin. Kau berselingkuh.
Aku tak pernah berniat melukai Missy.
Dan hanya Rosie selingkuhanku. Aku bersumpah.
- Aku tak seperti pria lain. - Berapa lama kau berselingkuh?
Beberapa bulan.
Aku mencoba untuk berhenti...
Tapi aku sulit menahan hasrat dalam diriku.
Dan ada hal tertentu yang kusuka tentang Rosie.
- Hal yang hilang dari pernikahanku. - Kau suka saat Rosie kasar padamu?
Ya.
Menurutmu Missy tahu kau selingkuh?
Aku tak tahu. Mungkin.
Sikapnya aneh. Dia menelepon saat aku menuju Tahoe.
Dia bilang mau perbaiki keadaan, dan dia tak pernah menyerah.
- Dia selalu mencintaiku. - Itu aneh bagimu?
Itulah pembicaraan kami yang paling intim selama bertahun-tahun.
Saat itu aku bersumpah akan putus dengan Rosie begitu tiba di hotel.
- Kau putus dengan Rosie? - Ya.
Tapi, Rosie adalah wanita yang sangat bergairah.
Dan saat kucoba putus dengannya, dia memukulku.
Dan saat dia memukulku, aku jadi bernafsu.
Kau menuruti hasratmu.
Kau punya foto lemari Missy yang lebih baik?
Aku tak yakin. Kita punya setumpuk foto di sini.
Aku baru bicara dengan Kip. Dia terlihat sedih kehilangan Missy.
Tapi, Kip berselingkuh.
Aku sudah bicara dengan Rosie, wanita simpanan Kip.
Dia bilang Kip dan dirinya minum di bar hotel pada saat Missy tewas.
Dia punya alasan untuk berbohong. Kita cocokkan dulu alibi mereka.
Apa rumah Missy begitu rapi? Semua teratur pada tempatnya.
Ya. Kenapa?
Aku harus kembali ke stasiun radio untuk melihat rekaman Missy dan Kip.
- Kenapa? - Aku harus melihat kaki Missy.
Halo, KZHC. Biar kuperiksa.
- Hai. - Astaga, kau mengejutkanku.
- Sedang apa kau di sini? - Seperti biasa, menyelidiki.
Maaf, aku terlambat. Aku ada janji.
- Kuduga kau temukan Kip Roberts? - Ya, dengan sukses.
Malah, semua begitu lancar, hingga aku harus minta bantuanmu lagi.
Katakanlah.
Aku ingin melihat episode Missy dan Kip acaramu.
- Kau punya rekaman episode itu? - Aku tak punya.
- Tapi Gary bisa membantumu. - Bagus.
Michael dan aku sudah bersama selama 6 bulan.
Tapi, kadang aku kehilangan hubungan yang lebih dalam, kau tahu?
Buddy pasti akan membahasnya denganmu di acara besok.
- Kau setuju dengan Shana? - 100 persen.
Sungguh? 100 persen?
Bukan 98 atau 99, tapi 100 persen penuh?
Buddy tak punya banyak tugas di sini.
- Tuan Jane. Senang bertemu. - Ya. Selalu.
Aku mau melihat rekaman episode Missy dan Kip.
Bisa tolong kau perlihatkan padaku?
- Tentu. Tapi perlu waktu sebentar. - Bagus. Waktunya minum teh.
Jadi, Missy dan Kip. Coba ceritakan sedikit tentang pernikahan kalian.
- Hanya ini sudut yang kalian punya? - Ini adalah siaran web bukan film.
Tentu saja. Terima kasih.
Kuhargai kejujuranmu. Dan aku tahu ini menakutkan.
Seperti kataku, jika tak ada perubahan, tak ada yang berubah.
Rigsby, ini Jane. Aku mau kau kembali ke rumah Missy Roberts.
- Baik, untuk apa? - Sepasang sandal emas seksi.
Aku tak melihatnya di rak sepatu, coba kau cari di tempat lain.
Siap. Agar lebih jelas, bagaimana arti seksi menurutmu?
Kau akan paham saat melihatnya.
Yang ini warna emas. Aku tak yakin ini cukup seksi.
Itu tidak seksi, lagi pula warnanya krem.
Apa kau tahu Van Pelt mengencani seseorang?
- Ya. - Kami bicara soal kami hari ini.
Tidak juga, tapi kurang lebih begitu. Itu aneh.
Bagaimana menurutmu?
Menurutku, kita harus hubungi Jane. Sepatu itu tak ada di sini.
- Hai, Cho. Kau dapat sepatu itu? - Sepatu itu tak ada di sini.
Tidak ada, sudah kuduga. Satu hal lagi...
Tanya Rigsby berapa ukuran sepatu Van Pelt.
- Berapa ukuran sepatu Van Pelt? - Kurasa 8 atau 7,5.
- Delapan. - Sempurna.
Ada kamera pengintai di bar hotel. Alibi Kip dan Rosie terbukti.
- Jadi, kita ulang lagi dari awal. - Jangan terlalu yakin.
- Aku punya tugas menarik, Grace. - Sungguh? Keren. Apa itu?
Sepatu ini untukmu. Cobalah.
- Tak ada untukku? - Percayalah, kau tak akan suka.
- Haknya tinggi sekali. - Cobalah. Berjalanlah.
Itulah yang kumaksud. Tepat sekali.
- Bagaimana kelihatannya? - Sempurna.
- Jane, tolong jelaskan padaku. - Ini permainan "sebuah kaki".
Dua kaki.
- Jadi apa permainanmu sekarang? - Tak ada. Akan kubantu mereka.
Yang benar saja.
Michael, Shana.
- Tunggu sebentar. - Aku Patrick Jane.
Kita bertemu kemarin di studio. Kalian senang ikut di acara ini?
- Ya, aku tak sabar. - Tentu. Ya.
Ya, tentu.
Shana, kau duluan saja. Ada yang ingin kubicarakan dengan Michael.
Baiklah, aku akan menunggu di sana.
Lihat itu.
Michael, kau tak perlu lakukan ini jika tak mau.
- Kau tak perlu siaran. - Ya. Aku tahu itu.
Aku ingin ikut acara itu.
Kau bisa bohong padaku. Aku tak peduli.
Tapi jangan bohongi dirimu.
Aku tahu bagimu Shana di luar jangkauanmu.
Kau tak ingin putus, itulah sebabnya kau selalu setuju padanya.
Baiklah, itu tak benar. Menurutku dia memang benar.
- Dia sangat benar. - Kapan terakhir kau jujur padanya?
Kapan terakhir kali kau tak setuju dengannya tentang hal penting?
Baiklah. Mungkin kau benar.
- Aku tak ingin kehilangan dirinya. - Aku mengerti.
Tapi kau harus berani bilang kau tak mau ikut acara ini.
Tak ada orang waras bersedia masalah mereka dibongkar di radio...
Demi menghibur orang lain. Itu adalah ide yang buruk.
Dan dia akan menghormatimu atas sikapmu yang tegas.
- Menurutmu begitu? - Ya. Wanita suka pria kuat.
Lagi pula, kau sudah dengar acaranya? Itu omong kosong.
- Ya, memang. - Benar, 'kan?
- Kau benar. Aku tak mau. - Ya. Benar.
- Aku tak mau ikut acara ini. - Benar.
- Terima kasih banyak. - Baiklah.
Syukurlah. Ternyata kalian di sana.
- Ada apa? - Pasangan malam ini...
Shana dan Michael tak jadi hadir. 15 menit lagi kita siaran.
Ada pasangan muda di sana, mereka menarik.
Bisa kau siapkan mereka untuk acara?
Aku harus melakukannya. Permisi.
Baiklah, ada perubahan rencana. Kalian akan siaran 5 menit lagi.
- Itu bagus, bukan, Sayang? - Tentu, Sayang.
Baiklah, tunggu di sini.
Terima kasih sudah mendengarkan.
Sudah pukul 16.00. Kita mulai.
Apa kabar? Ini Buddy Hennings di acara Resep Cinta.
Disiarkan langsung dari KZHC di Sacramento.
Saat ini di studio, tamu kita Dwayne dan Stace
- Selamat datang kalian berdua. - Hai.
Kami gembira ada di sini. Sudah lama jadi pendengar,
Ini pertama kalinya kami menjadi tamu acara ini.
Mulailah perbincangan dengan alasan kalian ada di sini.
- Kami punya masalah komunikasi. - Apa maksudnya?
Kami sulit berbicara satu sama lain.
Dwayne, jangan bohong, dan bilang padaku itu adalah kebenaran.
Maaf?
Kalau kau ingin semua lebih baik, kau harus jujur padaku.
Jadi, coba katakan hal yang tak kuketahui.
Kami memiliki sejarah yang tak mulus.
Hubungan kami labil selama 5 tahun. Kami lebih sering berpisah.
Kami bertemu di tempat kerja. Tak ada kebijakan hubungan.
- Tapi, kami jadi korban kebijakan. - Sering kali.
Pembicaraan kita mulai terarah. Bagaimana dengan seks?
Sudah lama kami tak berhubungan. Tapi, pada saatnya seks cukup baik.
- Benarkah? - Ya.
Kita tak seharusnya mendengarkan ini, sungguh.
Ayolah, Lisbon. Jangan terlalu mudah terganggu.
Kalian muda dan bertenaga. Kalian berhenti terlalu cepat.
Terlalu banyak masalah tercipta saat kami berpisah.
Kenapa kalian berpisah?
Kita pisah pertama kali karena kau pikir pekerjaan lebih penting.
- Benar, 'kan? - Ya, lalu kau menghamili Sarah.
Ya, setelah kau bertunangan dengan seorang maniak.
Jangan berlebihan, itu tak akan membantu.
Maniak? Tidak. Mungkin kau tak setuju? Itu baru adil.
- Apa bayi itu benar, Dwayne? - Tidak.
Ya, aku punya anak dari orang lain. Tapi, saat itu kami sedang pisah.
- Bagaimana soal pertunangan? - Tidak berhasil.
- Ya, dia adalah pembunuh maniak. - Baiklah.
- Hubungan bisa menjadi brutal. - Aku tak marah soal bayi itu.
Sungguh? Tak kukira kau marah. Tapi, kau tampak kesal sekarang.
Bukan, menurutku aneh kau punya anak dari orang yang tak kau kenal.
Katakan isi hatimu. Apa lagi yang mau kau katakan?
Aku senang kau menjadi seorang ayah.
Sungguh?
Saat kita bersama, kita masih sangat muda.
Aku gadis muda yang naif. Aku belum siap berkomitmen denganmu.
Itu bukan soal pekerjaan. Setidaknya bukan semuanya.
Tapi sejak itu banyak hal berubah. Kita sudah berubah.
Dan itu tak masalah. Aku suka diriku saat ini.
Aku suka dirimu sekarang. Kau seorang pria dewasa.
Kalian menakjubkan. Kalian sungguh nyata.
Sebelum acara berakhir, apa yang kalian ingin saling katakan?
Tidak ada. Ya. Hanya saja...
Maafkan aku atas begitu banyak hal.
Aku peduli padamu. Aku tak pernah bermaksud menyakitimu.
Baiklah, giliranmu. Ada yang ingin kau sampaikan?
Kau tahu perasaanku padamu? Selalu sama, tak pernah berubah.
Sejak pertama kali aku bertemu denganmu.
Tugasku sudah selesai.
Terima kasih sudah mendengarkan Resep Cinta.
Ini Buddy Hennings, di perbincangan radio KZHC.
- Hebat. Ini acara yang luar biasa. - Terima kasih.
- Acara ini sangat membantu. - Ya, memang.
Terima kasih, Dok. Permisi.
- Halo? - Kerja bagus, Rigsby.
Halo, Bos. Malam ini, benarkah?
Ya, aku akan datang. Baiklah. Sampai jumpa.
Maaf, Sayang. Ada pekerjaan tentang Carson.
- Kau tak apa pulang dengan taksi? - Tentu, pergilah. Sampai nanti.
- Terima kasih, Dok. - Dengan senang hati.
Jangan khawatir soal pacarmu, kami akan menjaganya.
Stace, penampilanmu sangat alami di radio.
- Kau sangat alami. - Menurutmu aku cocok di radio?
Tidak, menurutku kau sangat cantik.
Ada baiknya jika kalian ikut sesi pribadi. Kalian mau?
- Terima kasih. Kau baik sekali. - Dengan senang hati.
Jangan lupa menghubungi kantorku.
- Mau kupanggilkan taksi? - Tak usah. Terima kasih.
Sampai jumpa lagi. Kau keberatan jika aku...
Baiklah, sampai nanti.
- Ada apa? - Hak sepatuku patah.
Kurasa pergelangan kakiku terkilir.
Tampaknya parah.
Baiklah, ayo ke kantorku. Ada es untuk mengompres kakimu.
Ayo.
- Bagaimana keadaannya? - Sempurna.
Trik hak sepatunya sukses. Van Pelt berduaan dengan pelaku.
Ini dia.
- Ini akan mengurangi bengkaknya. - Dingin.
- Bolehkah? - Tentu.
Bagaimana rasanya?
Rasanya nyaman.
Dia sangat suka pada kaki. Bagaimana kau tahu?
- Bukankah sudah jelas? - Aku tak bertanya jika sudah jelas.
Missy ditembak di kaki, dan sepatunya hilang.
Sepatu yang dipakai Missy saat pertama bertemu Buddy.
- Itu saja? - Tidak.
Dia juga punya gambar besar kaki wanita dalam sepatu balet...
Di kantornya. Dia juga manikur di salon.
- Dia suka melihat wanita manikur. - Menjijikkan.
Kalian mendengarkan?
Pergelangan kakiku sudah lebih baik, tapi jangan berhenti.
Kau memiliki kaki yang indah.
- Benarkah? - Ya.
Terima kasih.
Tak ada yang lebih seksi dari kaki yang indah...
Yang dibalut dengan sepatu yang bagus.
Ya, itu adalah sepatu favoritku.
Apa yang akan aku pakai untuk pulang?
- Aku mungkin bisa membantumu. - Benarkah?
Tunggu. Jangan ke mana-mana.
- Ukuranmu 7,5 atau 8, 'kan? - Ya.
Kurasa sepatu ini akan muat.
- Kurasa ini akan muat, sempurna. - Sandal emas ini cantik. Aku suka.
Itu kodenya. Ayo bergerak.
Letakkan pistolnya. Jangan tembak.
Aku tak menyangka itu akan terjadi.
Pekerjaanmu bicara pada orang, tapi kau tak bisa bicara padaku.
Beri tahu yang kau butuhkan. Aku ingin jadi cukup baik bagimu.
Tapi aku tak bisa bersaing dengan...
Itu.
Elizabeth, Sayang. Kumohon letakkan pistolnya.
Tenanglah dan tak akan ada yang terluka.
Benarkah, Manis?
Karena kau harus lihat yang kulakukan pada wanita sebelumnya.
Elizabeth, tidak.
Tolong katakan kau tak membunuh Missy.
Pilihan apa yang kumiliki? Kau tak mau berhenti.
- Kau tak akan berhenti. - CBI, jangan bergerak!
Letakkan pistol itu di meja!
Lakukanlah!
Letakkan tanganmu ke punggung.
Kau ditangkap.
- Kau tak apa-apa? - Ya. Terima kasih.
Aku membuat perjanjian beberapa tahun lalu.
Saat acara ini sukses, aku sadar harus mengontrol diriku.
Aku mencintai Elizabeth.
- Kenapa Missy? - Aku tak berharap kau memahaminya.
Missy memiliki lengkungan kaki tertinggi yang pernah kulihat.
Sangat indah.
Laporan balistik membuktikan bahwa peluru berasal dari pistolmu.
Buddy bercinta dengannya dan kau tak bisa menerimanya.
Namamu Grace, 'kan?
Kau memang cantik. Tapi itu tak akan bertahan selamanya.
Kau pikir dia masih menginginkanmu saat kau seusiaku?
Tentu saja aku tak bisa menerimanya. Dia berbohong.
Dan mengendap-endap seperti remaja bergairah bersama Missy.
Missy mengundangku ke rumahnya untuk mengakhiri hubungan kami.
Missy merasa bersalah telah memanfaatkan Kip.
- Mereka ingin perbaiki pernikahan. - Kau coba ubah keputusan Missy?
Ya, tapi tak berhasil. Missy tak mau menerimaku lagi.
Saat itu aku meminta sesuatu miliknya sebagai pengingat.
Saat itulah dia memberikan sepatunya padaku.
Kurasa hanya untuk menyingkirkanku.
Aku hanya ingin menakuti Missy.
Aku katakan untuk menjauhi Buddy.
Tapi dia berani memanggil suamiku orang aneh.
Seakan dia terlalu baik bagi suamiku. Aku lepas kendali.
Dan, aku mulai mengamuk.
Dan harus kuakui...
Rasanya sangat melegakan.
Alismu berkerut, dan matamu menyipit.
Kau ingin bahas tentang kesukaan berlebih pada kaki...
Yang menurut sisi baikmu tidak pantas untuk dibahas.
Kau benar. Aku tak bisa memahaminya.
Semua orang punya kesukaan berlebih pada hal tertentu.
- Itu adalah sifat manusia. - Aku tahu.
Ayolah, Lisbon. Jangan tolak kebebasan itu.
Pasti ada suatu hal yang sungguh kau sukai.
- Seperti Turtleneck. - Kau benar. Itu tak pantas.
- Selamat malam. - Turtleneck kalau begitu.
Ada apa?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.