All language subtitles for The.Counterfeit.2026.800p.IQ.WEB-DL.AAC2.0.H.264-DDM

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Lain kali kamu jangan datang lagi.

Kamu mencari uang juga tidak mudah.

Lain kali kamu jangan datang lagi.

Kamu mencari uang juga tidak mudah.

Tabunglah uangmu baik-baik.

Kalau sungguh merindukanku...

Bos, silakan masuk.

Uang palsu sungguh harus diedarkan para wanita ini.

Ya.

Tamu yang datang bermain ke sini,

yang terpenting adalah bersenang-senang.

Setelah senang, menemukan ada beberapa lembar uang palsu,

lalu bagaimana? Mau lapor polisi?

Tertangkap karena melacur.

Aku akan menikahimu.

Halo, Bos.

Semua saudari sudah datang.

Semuanya orang sendiri.

Lihat tidak?

Bisa lolos mesin pendeteksi uang.

Nyaman, Bos?

Guru.

Kita sudah mengintai begitu lama,

sebenarnya kapan akan menangkap?

Mengapa terburu-buru?

Biarkan mereka bersenang-senang sebentar lagi.

Setelah lelah, kita baru naik.

Nyaman?

Mana orangnya?

Jangan terburu-buru.

Sudah tidak sabar.

Kamu sedang apa?

Kak.

Anda kelebihan memberi 200 yuan.

Lebih apanya.

Ambil saja.

Kak.

Anda mencari uang juga tidak mudah.

Sumbangan pernikahan.

Lanjut.

Uang asli datang.

Sayang.

Aku datang.

Sedang apa?

Siapa?

Keluar.

KTP.

Keluar.

Pria di kiri, wanita di kanan.

Cepat.

Berdiri yang benar.

Cepat.

Cepat keluar.

Keluar.

Jangan macam-macam.

Kak Qiang.

Apakah perlu memberi tahu tamu untuk pergi dulu?

Tidak apa-apa.

Para wanita sangat pintar.

Tahu harus bagaimana.

Maksudnya?

Kami ini pacaran.

Pacaran, ya?

Ya.

Siapa namanya?

Namanya Wang Defa.

Benar, Pak Polisi.

Namaku memang Wang Defa.

Kalau tidak percaya, lihat KTP-ku.

Pak Polisi.

Kalian melakukan pemberantasan prostitusi, ya lakukan saja.

Jangan ganggu kami orang biasa yang sedang istirahat.

Maaf.

Berdiri yang benar.

Bagaimana kamu tahu

kalau kami datang untuk memberantas prostitusi?

Keluarkan dompetmu.

Dompet.

Apa hubunganmu dengannya?

KTP.

Lihat tidak?

Nomor serinya sama.

Uang palsu.

Uang palsu?

Apakah ini milikmu?

Bukan milikku.

Keluarkan dompetmu.

Aku tahu bukan milikmu.

Pacarmu yang memasukkannya.

Dompet.

Cari semuanya.

Periksa dompet masing-masing.

Coba lihat ada atau tidak.

Sekarang kalian dicurigai melakukan transaksi uang palsu.

Semuanya pacaran, 'kan?

Kalau begitu komplotan.

Bawa semuanya.

Bukan.

Aku...

Rekan-rekan pemberantas prostitusi bisa bertindak.

[Daftar Kehormatan Humas Jiali]

Mengapa kamu melihatku?

Lari.

Lari.

Cepat lari.

Semuanya lari.

Polisi.

Polisi datang.

Mengapa panik?

Polisi datang,

apa hubungannya dengan kita?

Datang untukmu.

Uang palsu.

Cepat pergi.

Jangan lari.

Jangan lari.

Jangan bergerak.

Jangan macam-macam.

Polisi.

Berhenti.

Jangan lari.

Kapten Xie.

Ada yang jatuh dari lantai atas.

Cepat panggil ambulans.

Hubungi kantor pusat.

Menyembunyikan apa?

Keluar.

Bangun.

Ayo.

Berhenti.

Cepat bawa pergi kopernya.

Kamu pergi ke sana.

Baik.

Guru.

Berhenti.

Kami di tangga belakang.

Jangan lari.

Hampir menangkapnya.

Berhenti.

Jangan mendobrak.

Jaga di sini.

Meng.

Panggil orang untuk merusak pintunya.

Baik.

Cepat.

Jongkok yang benar.

Jangan macam-macam.

- Jangan bergerak. - Berdiri dengan baik.

Naik mobil.

Jangan macam-macam.

Jongkok yang benar.

Tundukkan kepala.

Kamu kemarilah.

Naik mobil, masuk.

Lihat apa?

[Jinbi Huihuang]

Kemarilah.

[Selamat datang para bos]

[The CounterFeit]

[Kota Zhenhai]

Ke Chashan, kurang dua orang.

Ke Dongshan, berangkat tidak?

Kurang satu orang lagi, langsung berangkat.

Ke Dongshan, berangkat tidak?

Kamu sedang apa?

Kakak.

Pergi ke mana?

Dongshan.

Oh, Dongshan.

Baik, ayo.

Bukan.

Berapa harganya?

15 yuan.

[Mencegah uang palsu, lindungi diri sendiri, hentikan uang palsu, bangun harmoni bersama]

Sialan.

Zheng Ming ini,

dia merebut penumpang lagi.

Sialan.

Hajar dia.

Ayo.

Kamu berbagi tumpangan tidak apa-apa.

Tapi, ini kelebihan muatan.

Tidak apa-apa.

Aku mengantar Anda dulu.

Ayo.

Ayo, silakan naik.

Tundukkan kepala.

Hati-hati kakinya.

[Taksi]

Juara Sanda Kompetisi Wushu Ketiga

di Guangdong dan Guangxi.

Medali emasmu?

Palsu.

Tatakan gelas.

Kak Ming.

Bisnismu bagus.

Apakah ada uang kecil?

Tukar sebentar.

Terima kasih, Kak Ming.

Maaf.

[Taksi]

Bagaimana?

Hebat tidak?

Berhasil ditukar.

Kamu memang hebat.

Sudah dapat.

Orang itu datang.

Ini uang palsu.

Menipuku, 'kan?

Semua uangnya kamu yang dapat.

Apa salahnya membantu saudara menanggung risiko?

Bukankah uang hanya menumpang lewat saja?

Kembalikan uangku.

Sedang apa?

Merampok, ya?

Kembalikan uangku.

Kembalikan uangku.

Kembalikan uangku.

Polisi.

Semuanya tenang.

Kamu bilang kamu polisi,

maka ada yang percaya?

Benar.

[Kantor Polisi Kota Zhenhai, Cabang Distrik Wuning]

Cari tempat untuk membuktikannya.

Kapten Xie sudah kembali.

Sudah kembali.

Jongkok yang benar, jangan macam-macam.

Sudah kembali, Kapten Xie.

Tunggu sebentar.

Ambil sekantong dan bagikan ke bagian catatan sipil di lantai atas.

Jauh melampaui perkiraan kita.

Sangat memengaruhi kehidupan normal masyarakat.

Kepala Biro.

Uang RMB seri kelima

sudah dirilis lebih dari setengah tahun.

Para penjahat ini

tekniknya ketinggalan zaman.

Pasti akan tersingkir.

Kalau begitu, kamu langsung cuti

sampai Pekan Emas saja.

Tutup mulutnya.

Meng.

Mesin pendeteksi uang.

Baik.

Lihat, 'kan?

Bisa lolos dari mesin pendeteksi uang.

Ini masih versi lama, 'kan?

Kalau bisa lolos mesin pendeteksi uang,

maka bisa dijadikan pelat cetak.

Kalau bisa membuat pelat cetak yang lama,

maka bisa membuat pelat cetak yang baru.

Uang palsu ini,

aku temukan beberapa hari lalu.

Berasal dari seorang bos pembuat uang palsu

yang dijuluki Kepala Pabrik.

Aku berusaha semaksimal mungkin

untuk mencari sumbernya.

Coba kalian tebak bagaimana?

Kepala Biro.

Ada di tempat kita ini.

[Kota Zhenhai]

Sekarang,

siapa lagi yang masih ada perasaan beruntung?

Kepala Biro.

Petugas Xie Jiatong,

memohon tindakan selanjutnya.

Mohon petunjuknya.

Perspektifnya tidak benar.

Ubahlah.

Komposisinya bagus.

Ini boleh

sedikit lebih gelap lagi.

Paman Qiao.

Aku akan berusaha sendiri.

Seperti ini jauh lebih baik.

Tidak mirip.

Menarik.

Anak ini melukis dengan idenya sendiri.

Ini...

Kamu...

Mengapa kamu ada begitu banyak ide?

[Merekam]

Bukankah kamu mau melukis Istana Potala

- dengan Kak Qi itu? - Melukis apa ini?

Daxiang.

Beri dia kesempatan lagi.

Putriku pasti bisa.

Cepat robek dan lukis ulang.

Lukisan anak ini bagus sekali.

Qiao Mengqi.

Mulai hari ini,

kamu lupakan semua yang sudah diajarkan

Paman Qiao padamu.

Lupakan Monet.

Lupakan Van Gogh.

Lukis sesuka hatimu.

Besok tidak perlu datang lagi.

Dia tidak cocok di tempat kami.

Ini... kamu...

Dia bisa menempuh jalannya sendiri.

Pulang dan bereskan barangmu.

Besok,

- Daxiang. - antar dia belajar melukis di Eropa.

Desa yang membayar.

[Merekam]

Baik.

Terima kasih.

Terima kasih, Daxiang.

Terima kasih.

Semua uang palsu

harus disita.

Ayo.

Semuanya serahkan dompet kalian.

Uang palsu ini,

semuanya kami kumpulkan saat berkeliling.

Kami juga korban.

Segel.

Lain kali semuanya harus lebih hati-hati.

Tingkatkan kewaspadaan.

Sialan.

Makan.

[Perjanjian Mediasi Keamanan]

Hei.

Kembalikan uangnya.

Teriak apa?

Lain kali kalau berani masuk Lingkar Kedua,

setiap kali bertemu denganmu,

aku akan memukulmu.

Jangan membual.

Coba saja.

Aku...

Hentikan.

Belum selesai bicaranya, 'kan?

Mau masuk lagi untuk bicara sebentar?

Ini untukmu.

Idiot.

Idiot.

Aku ingat kamu.

Juara Tiga Gelar, Zheng Ming, 'kan?

Dulu saat berlatih Sanda di tim,

khusus menonton rekaman pertandinganmu.

Mengapa tidak lanjut bertanding lagi?

Karena miskin.

Terima kasih.

Siapa suruh aku miskin.

Harus tetap berjuang.

Kalian para wartawan paling jahat.

Ayo.

Cepat.

Potongan kertas ini jangan sampai keluar.

Cepat sedikit.

Bukankah kamu suka memotret kami?

Aku juga akan memotretmu sekarang.

Buka pakaiannya.

Tahan dia.

Lepaskan bajunya.

Telanjangi dia.

Aku tidak sudi memakai cara kalian

para wartawan untuk mengancam orang.

Video yang tadi,

semuanya ada di dalam kamera ini.

Kamu hapus sendiri.

Baiklah.

Ayo pergi.

Tuan Zheng.

Aku kepala perawat.

Sudah selesai?

Cepat.

Ayo.

Butuh kemudahan,

semuanya bisa mengerti.

Tapi, kalau mengganggu pasien lain,

itu kesalahanmu.

Kamu setiap hari mandi di sini.

Kamu anggap rumah sakit ini hotel?

Kamu sendiri tidak memiliki rumah?

- Atau tidak mampu menyediakan pemanas air. - Kalian berani memaki ayahku?

Hati-hati ayahku

menendang kalian sampai mati.

Lihatlah dia.

Sungguh seperti apa ayahnya,

begitu juga anaknya.

Anda jangan memarahinya.

Kamu harus mendidiknya dengan baik.

Iya.

Aku akan lebih perhatikan lain kali.

Aku perhatikan lain kali.

Tutup matamu.

Tidur.

Anak nakal.

Tidak boleh makan lagi.

Tidur yang patuh.

Ayah dan Kakak Suster

masih ada sesuatu yang perlu dibahas.

Anak baik, tutup matamu.

Leukemia tidak bisa menunggu.

[Bagaimana cara mencegah penyakit darah?]

Kamar rawat inap putrimu

masa berlakunya masih tinggal 5 hari lagi.

Di belakang masih ada banyak orang yang antre.

Tenang saja.

Aku akan membayar

yang harus dibayar.

Aku tidak akan berutang pada kalian.

Nona Cantik.

Tolong bantu aku buat janji temu dengan Direktur Li itu.

Bukankah pencocokan awal sudah berhasil?

Mengapa begitu lama masih belum ada kabar?

Tolong aku.

Aku mau mengajaknya makan.

Bagaimana?

Tuan Zheng.

Anda daftar dan antre seperti biasa.

Ikuti prosedurnya saja.

Aku tahu.

Tolong bantu aku buat janji temu sekali saja.

Nona Cantik.

[Semoga sehat selalu]

Ini tidak boleh diterima.

Jangan.

Kamu...

Kamu...

Angkat teleponnya, Dao sialan.

[Panggilan dari Kak Ming]

30.000 yuan.

Lihatlah sudah berapa banyak kamu kalah.

Semua satu jenis.

Menang dari mengambil kartu.

Sudah menang.

Tiga orang bayar.

Ayo, lagi.

Cepat kocok kartunya.

Kamu siapa?

Kembalikan uangnya.

Tidak ada uang.

Tidak ada uang, bagaimana mau mengembalikan padamu?

Tidak ada uang.

Tidak ada uang masih berjudi.

Kalau ini bukan uang, lalu apa?

Uang ini tidak bisa dipakai.

Tidak bisa dipakai.

Tidak bisa.

Uang ini bukan...

Ini uang palsu.

Setelah diedarkan, harus dikembalikan pada Kepala Pabrik.

Kepala pabrik atau kapten apanya?

Aku memberitahumu,

aku mau uang asli.

Kembalikan uangnya.

Tidak ada.

Qiao Xiaodao.

Sekarang putriku sakit.

Aku butuh uang mendesak.

Kamu tahu itu, 'kan?

Tahu.

Kalau kamu tidak memberikannya padaku,

aku akan memukulmu sampai mati.

Jangan.

Kak Ming.

Biarkan aku mencari cara.

Kak Ming, sebelum kamu datang,

keberuntunganku sedang sangat bagus.

Aku hampir menang.

Percaya padaku.

Percaya padaku.

Percaya padaku, aku mohon.

Aku sungguh sudah mengamati di sana.

Di sana ada mangsa besar.

Dia sudah kalah 9 kali berturut-turut.

Kalau bertaruh melawannya pasti berhasil.

Bagaimana kalau kalah?

Kalau kalah, paling buruk

aku akan pergi menjual diri di Jinbi Huihuang

untuk mengembalikan padamu.

Aku tahu kamu juga demi kebaikan Youyou.

Bukankah aku juga ayah angkat Youyou?

Kamu masih ingat?

Pasang taruhan, jangan diubah lagi.

- Besar. - Kecil.

- Besar. - Kecil.

Pasang taruhan, jangan diubah lagi.

Permisi.

Besar.

Pasang taruhan, jangan diubah lagi.

Cepat pasang taruhan.

Pasang besar.

Besar.

Kecil.

Pasang taruhan, jangan diubah lagi.

Besar.

Apa-apaan?

Hanya pasang 100 yuan saja.

Anak baru.

Tidak mengerti aturan.

- Pasang taruhan, jangan diubah lagi. - Lanjut.

Besar.

Satu, dua, dua.

Kecil.

Dasar.

Ayo pergi.

Tunggu sebentar.

Maaf.

Aku terlalu banyak berpikir.

Keberuntungan itu berputar, 'kan?

Bagaimana?

Mau coba main sekali lagi?

Tidak mau main lagi, ayo.

Ayo.

- Semua salah paham. - Ayo main lagi.

Tidak mau main lagi.

Percaya padaku.

- Ayo main lagi. - Lampu menyala terbalik,

pasti menang besar.

Ayo.

Pertaruhkan semuanya.

Jangan main lagi.

Sudahlah.

Kali ini pasang besar lagi.

Baik.

Besar.

Pasang taruhan, jangan diubah lagi.

Kecil, besar, kecil.

Besar, besar, kecil.

Besar, besar.

Besar.

Besar.

Buka.

Empat, enam, enam, besar.

Kaya raya.

Kaya raya.

Angkanya kembar.

Sudah lama mengawasi kalian.

Mengedarkan uang palsu di tempatku, ya?

Menurut aturan kami di Facaidong,

kalau berbuat curang,

harus dihukum tiga tusukan enam lubang.

Kalau tahan, akan melepaskan kalian.

Semuanya jangan bergerak.

Kamu sedang meniru Bruce Lee?

Hajar dia.

Serang.

Ayo.

Hajar dia.

Itu dia.

Habisi dia.

Anak sialan, aku habisi kamu hari ini.

Hei.

Kamu tidak apa-apa?

Bangun.

Hajar dia.

Menang dari mengambil kartu.

Beri uangnya.

Pegang uangnya.

Jangan macam-macam.

Tenanglah.

Semuanya jangan bergerak.

Semuanya jangan bergerak.

Semuanya jangan bergerak.

Mundur.

Kakak, tenanglah.

Kakak.

Jangan bergerak.

Jangan bergerak.

Jangan bergerak.

Semuanya jangan bergerak.

Jangan bergerak.

Mundur.

Kamu lepaskan dia.

Kalau tidak, aku akan membunuhnya.

Bunuh saja.

Kakak.

Kami punya lebih dari 20 bandar di sini.

Aku akan membantumu.

Kamu tidak setia kawan.

- Kita sudah bertahun-tahun bersama dengan Kak Dong. - Tutup mulutmu.

Ayo.

Bunuh saja.

Bunuh.

Kamu... Jangan.

Tenanglah.

Jangan bergerak.

Kalian semua jangan bergerak.

[Harmonis Mendatangkan Kekayaan]

Semuanya mundur.

Teh harus melalui tiga kali pendidihan.

Manusia harus memahami tiga prinsip.

Pisau bisa untuk menebas orang.

Juga bisa untuk membuka kue teh.

Kue teh memiliki tekstur,

disebut benang emas.

Kita semua mencari nafkah dengan keahlian.

Jangan merusak keharmonisan.

Naik ke atas.

Silakan minum teh.

Jangan bergerak.

Bos kalian menyuruhku minum teh.

Kak Dong.

Kami tidak mau mencari masalah.

Hanya mau menukar 2.000 yuan lagi

untuk bermain beberapa kali.

Fermentasi teh Pu'er

butuh 36 hari.

Barang dari Kepala Pabrik,

[Mengandalkan Kebajikan Melayani Orang]

katanya untuk membuatnya terlihat tua,

juga butuh 36 hari.

Kalian masih punya berapa banyak?

Sudah tidak punya.

Sudah tidak punya.

Kalau begitu, tidak bisa bermain lagi.

Aku punya.

Kamu punya berapa banyak?

Kamu mau berapa?

Hei.

Kamu mau menipuku, ya?

Serang.

Jangan.

Aku anggota Kepala Pabrik.

Anggota Kepala Pabrik ada banyak.

Apa hubunganmu dengannya?

Bukan urusanmu apa hubunganku.

Bukankah kamu hanya mau barang?

Aku juga punya barang dari Kepala Pabrik.

Mempermainkanku, ya?

Kertas dari Kepala Pabrik

tidak selicin ini.

Setiap hari,

barang yang lewat di tanganku

lebih banyak daripada kartu judi yang kamu mainkan.

Aku mau 300.000 yuan.

Satu banding sepuluh.

Bayar dulu.

Seperti ini sudah cukup tulus, 'kan?

Tunggu sebentar.

Jangan main-main.

Telepon dari Kepala Pabrik.

Angkatlah.

Aku memberimu waktu 3 hari.

Kalau tidak beres,

aku akan menghabisimu.

Beres.

Ayo.

Kirim dua orang untuk mengawasi.

[Pusat Mahyong Facaidong]

[Mahyong, papan catur, hiburan]

Kak Ming.

Kak Ming.

Aku tidak bisa menangani jumlah ini.

Aku tidak peduli.

Itu urusanmu.

Baiklah.

Aku akan pikirkan caranya.

Ambil saja.

Untuk mengobati Youyou.

Uang asli.

Jangan berjudi lagi.

[Mencintai RMB, memberantas uang palsu, membangun harmoni bersama]

Menghindariku, ya?

Mengapa begitu takut dengan polisi?

Tidak.

Aku melihat ke sana

ada pekerjaan atau tidak.

Keluar dari pusat mahyong seberang sana?

[Pusat Mahyong Facaidong]

Tidak.

Kurangi pergi ke tempat seperti itu.

Aku ingat kamu dulu pernah masuk berita.

Memukul pelatih

dan dilarang bertanding seumur hidup.

Apakah ini benar?

Pelatih yang memukulku.

Sudah terjadi bertahun-tahun lalu.

Aku tidak ada maksud lain.

Hanya mengingatkanmu agar tidak melakukan kesalahan lagi.

Mencari nafkah untuk keluarga itu tidak mudah.

Kalau terjadi sesuatu padamu,

bagaimana dengan putrimu?

Bagaimana kalau aku mentraktir Anda semangkuk mi?

Tidak perlu.

Aku hanya bicara sebentar saja.

Bagaimanapun juga,

kita berdua saling kenal.

Kalau ada masalah yang tidak bisa kamu selesaikan sendiri,

cari aku saja.

[Xie Jiatong]

Aku pergi dulu.

Sungguh tidak makan?

Duduk.

[Mencintai RMB, memberantas uang palsu, membangun harmoni bersama]

[Xie Jiatong]

[Bagaimana cara mencegah penyakit darah?]

Dokter.

Ini biaya rawat inap yang tertunggak sebelumnya.

[Departemen Rawat Inap]

[Taksi kosong]

[Taksi kosong]

Satu banding sepuluh.

Satu banding sepuluh.

Merangkak, ayo.

Merangkak ke arah leluhurmu.

Ayo merangkak.

Ayo merangkak, mengapa tidak merangkak?

Kak Yun.

Aku salah, jangan pukul lagi.

Jangan pukul, aku salah.

- Aku salah. - Aku salah.

Kalau mau mengedarkan barang, lakukan dengan benar.

Bukan giliranmu menegosiasikan rasio.

Itu harus menuruti pengaturan kakakku.

Jalur kasino itu,

aku juga bukannya belum pernah menyuruh orang mencobanya.

Menurunkan rasio?

Apakah kamu sudah berdiskusi dengan ratusan orang di seluruh desa?

Satu banding sepuluh?

Kita sendiri yang akan kelaparan akhirnya.

Kamu adalah cabang sampingan di klan kita.

Semuanya meremehkanmu.

Tapi, aku tidak.

Aku tumbuh besar bersamamu sejak kecil.

Aku tahu sifatmu.

Hal yang melanggar aturan seperti ini,

kamu tidak akan melakukannya.

Jadi, di hadapan para leluhur,

beri tahu aku.

Siapa lagi yang melakukan ini bersamamu?

[Panggilan masuk]

Halo.

Kak Ming.

Dao.

Kamu ke mana saja?

Kamu tahu tidak, anggota Facaidong sedang mengawasiku?

Barangnya sudah beres?

Oh.

Barangnya ya.

Kamu pergi ke parkiran bawah tanah Hotel Dongshan,

jemput seorang bos.

Dia punya barang.

[Taksi Kosong]

Anda pasti

bos yang dibilang Dao, 'kan?

Kamu Zheng Ming, ya?

Bos.

Hal yang bisa dilakukan Dao,

aku juga bisa melakukannya.

Anda lihatlah.

Lihatlah.

Terburu-buru sekali.

Di mana Dao?

Kamu pergi dulu.

Dia akan segera menemuimu.

Sialan.

[Parkir Komersial]

[Parkir Komersial]

Itu mobil Zheng Ming.

Apa-apaan?

Sialan.

Turun.

Turun.

Turun.

Cepat turun.

Bukankah akusudah bilang padamu?

Turun.

Turun.

Turun.

Apakah perlu dibantu lapor polisi?

Lihat, 'kan?

Semua saudaraku.

Cepat turun.

Di mana Dao?

Apakah ini tempat yang boleh didatangi orang luar?

Kamu adalah Kepala Pabrik?

Kamu siapa?

Memangnya kamu pantas memanggilku Kepala Pabrik?

Orang luar yang bisa masuk ke tempat ini,

hanya ada dua jenis.

Entah itu

berjasa pada Keluarga Qiao,

atau

bermusuhan dengan Keluarga Qiao.

Jangan bunuh aku.

Aku adalah penolong keluargamu.

Aku pernah menyelamatkan Dao.

Kalau bukan karena aku,

Dao pasti sudah mati di Facaidong.

Baik.

Kamu boleh pergi.

Kepala Pabrik.

Berbisnis dengan Facaidong dan yang lainnya

adalah keputusanku.

Tidak ada hubungannya dengan Dao.

Uangnya juga aku yang pakai.

Kalau kamu mau membereskan

masalah Facaidong ini,

harus aku maju.

Harga yang ditetapkan desa kita adalah

satu banding tiga.

Sekarang satu banding sepuluh.

Seluruh desa sedang mengawasi.

Aku hanya bisa membunuh Dao

untuk menenangkan mereka.

Kamu membunuh Dao juga tidak ada gunanya.

Masalah ini

harus aku yang urus.

Atas dasar apa?

Ini surat izin operasionalku.

Nilainya lebih dari 40.000 yuan.

Ini seluruh hartaku.

Aku titipkan padamu dulu

sebagai jaminan.

Bagaimana kalau kelak mereka

meminta barang lagi?

Hanya sekali ini saja.

Kalau mereka masih mau,

aku akan menolak mereka.

Kalau

mereka mau membunuhku,

aku terima saja.

Inilah takdirku.

Generasi Rong masuk ke aula leluhur.

Ada orang luar yang mau menanggung masalah untuk generasi Rong kalian.

Ada yang keberatan?

Masih kalah dengan orang luar.

Bawa dia ambil uangnya.

Ayo.

Kakak.

Apakah dia bisa?

Pemberani dan butuh uang.

Coba saja.

Oh.

Beri dia lebih banyak.

Jangan sebut namaku.

Baik.

Kak Ming.

Kak Ming.

Kak Ming, tolong aku.

Tolong aku, Kak Ming.

Kak Ming.

Tolong aku.

Bajingan.

Menyuruh orang membunuhku, ya?

Menyuruh orang membunuhku.

Aku sungguh buta memiliki saudara sepertimu.

Dapat 300.000 yuan.

Bukankah kamu mau memberiku uang?

Mana uangnya?

Ayo.

Lewat sini.

Ikut denganku.

Cepat.

Masalahnya jadi besar lagi.

Uang.

Uang.

Uang.

Cari cara membereskan urusan dengan Facaidong dulu.

Rasio yang kamu janjian itu mustahil.

Uangmu.

Uang ini

lebih dari 300.000 yuan.

Kamu orang hebat.

Aku menghargaimu.

Uang ini, aku yang memutuskan.

Setelah berhasil, kita bagi dua.

Dao,

aku bawa pergi.

Setia kawan.

Kak Ming.

Kak Ming.

Aku sudah tahu,

kamu pasti tidak akan meninggalkanku.

Kak Ming.

Kak Ming.

Jangan tendang aku.

Jangan tendang aku.

Aku….

Aku bisa membantumu.

Tentang Facaidong

yang tidak bisa kamu bereskan,

aku akan membantumu.

Kamu sungguh menendangku.

Kak Ming.

Kak Ming.

Kak Ming.

Hei.

Facaidong itu,

apakah mudah diajak bicara?

Kalau dilihat dari wajahnya,

mudah diajak bicara.

Mudah diajak bicara.

Kita kontak lagi nanti.

Kita kontak lagi nanti.

Kita kontak lagi nanti.

Barangnya sudah beres?

Aku hanya bermain kartu.

Tidak memakai uang.

Hanya untuk menghibur para nenek.

Jangan bergerak.

- Ada banyak junior. - Ayo bicara di kantor polisi.

Masuk.

Sangat memalukan.

Masuk.

Kamu salah tangkap.

- Bukan aku. - Masuk.

- Sungguh tidak pergi berjudi. - Cepat.

Sudahlah, jangan banyak bicara.

Apakah salah menangkap orang?

Meng.

Bawa mereka kembali.

Baik.

Pak Zheng.

Kebetulan sekali.

Petugas Xie.

Kembali ke kantor polisi.

Mengapa?

Ada mobil polisi tidak mau naik?

Menangkap banyak orang,

sudah tidak muat.

Jangan memutar.

Polisi juga tidak mudah.

Baik.

Di depan belok kiri.

Bukankah sebelumnya sudah kubilang padamu

jangan datang ke sini lagi?

Tidak.

Aku hanya mengantar orang.

Kebetulan lewat.

Siapa

dua orang tadi?

Mengapa begitu turun langsung lari?

Aku juga tidak tahu.

Mungkin

ada urusan mendesak.

Aku ada satu pertanyaan.

Kamu mengantar polisi,

tidak memakai argo?

Ini.

Jalan pelan-pelan.

Aku pergi dulu.

[Layanan Hangat]

Kakak.

Kakak.

Katanya Facaidong

tertimpa sial.

Kalau begitu, urusan kita selesai, 'kan?

Halo.

Kepala Pabrik.

Aku sudah tahu masalahnya.

Facaidong sudah ditangkap.

Kita juga sudah tidak ada masalah lagi.

Semua hanya kesalahpahaman.

Kamu kembalikan barangnya,

kita impas.

Tunggu sebentar, Kepala Pabrik.

Aku ada ide.

Barang Facaidong,

biar aku yang urus.

Boleh tidak?

Boleh.

Tapi, tetap dengan rasio yang sudah disepakati.

Baiklah.

Aku...

Halo.

Bukan.

Kamu gila, ya?

1 juta yuan.

Kembalikan saja dan selesai.

Kamu gila, ya?

Aku orang luar.

Aku tahu begitu banyak.

Dia akan membunuhku.

Dan sekarang aku sudah tidak ada jalan keluar lagi.

[Nama Pasien, Zheng Youyou]

Ini biaya operasi putriku.

Sekarang aku sudah tidak ada uang untuk membayarnya.

Pak.

Jalan tidak?

Baik.

Bos.

Bos.

Tasnya kecil, tidak perlu diletakkan di bagasi.

Letakkan di depan saja, ayo.

Naik mobil.

Naik mobil.

Hati-hati kepala.

Menunduk.

Hati-hati.

Kak, aku pergi dulu.

Pak.

Apakah di sekitar sini ada tempat untuk

bersenang-senang?

Ada.

Hanya saja agak jauh.

Bos.

Sudah sampai.

Bos, silakan.

Pemuda ganteng.

Mana komisinya?

Bukan.

Kamu dari jalur humas mana?

Pergi sana.

Germo Qiang.

Kamu kenapa lagi?

Pertama,

antar aku ke rumah sakit dulu.

Lambungku berdarah.

Baiklah.

Nanti komisinya aku ambil darimu.

Berkeliaran di rumah sakit.

Kamu kelihatannya cukup terbiasa.

Putriku dirawat inap 2 tahun ini.

Aku yang merawatnya.

Seluk beluk rumah sakit ini,

aku hafal.

Kamu sungguh sibuk.

Sibuk juga apa gunanya?

Kalau minum lagi, nyawa bisa melayang.

Hanya saja kasihan para gadisku

dan juga para pelangganku.

Kamu...

Di sana ada berapa orang?

Maksudmu para wanita itu?

Ya.

Lihatlah sendiri.

[Bai]

Ini hanya salah satu ponselku.

Aku sudah bekerja bertahun-tahun.

Di hotel ada begitu banyak germo.

Hanya aku, Germo Qiang,

yang tidak pernah kekurangan orang.

Ayo.

Kamu sedang apa?

Ayo.

Kak Ming.

Semuanya uang palsu.

Mau tidak?

Asalkan tidak minum,

melakukan apa pun juga boleh.

Batas waktu satu hari,

ditukar satu banding satu.

Ini separuh untukmu.

Apakah kamu masih ada barang?

Berapa pun akan aku ambil.

Tiga mesin cetak impor.

Mesin potong.

Mulai dari pena pertama di sini,

kertas bebas asam yang pertama.

Di Desa Keluarga Qiao kami,

semua prosesnya yang paling canggih di pasaran.

Hantu Hijau.

Bangau Pinus Hijau.

Phoenix Api.

Pola-pola ini,

semuanya diurus para paman dari generasi Song.

Selain

pola optik variabel.

Seperti gambar dan teks transparan,

mikroteks

dan juga benang pengaman.

Semuanya diurus para paman dari generasi Da.

Aplikasi edit foto di luar sana

yang untuk menyalin,

sama sekali tidak selevel dengan kami.

Desa Qiaojia kami

dalam sehari

bisa memproduksi

sebanyak 3,2 juta yuan RMB.

Dalam satu bulan,

gudang ini bisa terisi penuh.

100 juta yuan uang palsu.

Kamu tahu yang keluar dari sini adalah uang palsu.

Tapi, yang ditarik dari mesin ATM

adalah uang asli.

Uang lama itu

akan segera digantikan dengan uang baru.

Bagaimana kalau stok ini tidak bisa terjual?

Jadi, kamu harus membantuku mencari cara.

Ayo.

Masuk.

Pertanyaanmu tadi,

dia juga sedang membantuku mencari cara.

Semua ini lukisannya.

Qiao Qi.

Ini...

Ini juga?

Ini bukan lukisannya.

Ini lukisan Da Vinci.

Yang dipajang di Louvre itu lukisannya.

Seperti ini saja kamu percaya?

Kamu sungguh polos.

Aku pergi ganti baju dulu.

Lihat-lihat saja.

Qiao Qi.

Bagaimana?

Jelek.

Bagaimanapun juga sudah jadi kepala pabrik.

Harus berpakaian yang pantas.

Terlalu formal, tidak cocok denganmu.

Yang ini bagus.

Kamu memang seorang pelukis.

Teliti.

Aku suka.

Bagaimana?

Lukisannya

bagus, 'kan?

350.000 yuan.

Sumbangan pernikahan.

Uang ini tidak boleh untukku.

Ini bukan milik pribadiku.

Ini milik setiap orang di Desa Qiaojia.

Serahkan ke aula leluhur.

Malam ini ada perjamuan besar.

Pas sekali untuk makan.

Kamu juga jangan pergi,

tinggallah di sini.

Paman Kedua Qiao.

Bawa Kak Ming ke atas.

Carikan tempat makan yang bagus.

Baik.

Kak Dayun.

Taruhan pertama upacara leluhur tahun ini,

aku bertaruh padamu.

Xiang.

Tahun ini sangat menguntungkan.

Tapi,

sesuai aturan lama,

simpan di tempatmu.

Terima kasih atas kepercayaan Paman Kedua.

Bunga yang kamu berikan jauh lebih tinggi daripada bank.

Itu sudah pasti.

Aku tenang kalau kamu yang mengurusnya.

Hari ini adalah hari pembagian keuntungan.

Juga hari yang membahagiakan.

Bertahun-tahun lalu, desa kita

sangat miskin.

Papan nisan leluhur sampai berdebu.

Sekarang,

aula leluhur sudah diperbaiki.

Aku sudah membangun jalan.

Anak-anak bisa bersekolah.

Orang tua ada yang merawat, mengapa?

Yang beredar di seluruh pasar,

hanya milik Keluarga Qiao kita

yang bisa berjalan tanpa hambatan.

Mengapa?

Apakah karena kita beruntung?

Ada orang yang pada pengiriman pertama

langsung tertangkap.

Apakah karena dia sial?

Menurutku bukan.

Karena dia pamer kekayaan.

Mengusir Dewa Kekayaan

dan memanggil Dewa Kesialan.

Jadi di tempat ini,

kalau sudah menghasilkan uang jangan pamer.

Siapa yang pamer,

akan cepat mati.

Benar.

Iya.

Jadi, Keluarga Qiao kita

harus mengingat moto keluarga kita.

Apa moto keluarga kita?

Diam-diam jadi kaya raya.

Pelankan suara dan ulangi sekali lagi.

Diam-diam jadi kaya raya.

Ayo.

Makan.

Baik.

Baik.

4 juta yuan.

Baru saja jadi.

Atur dengan baik.

Ambillah.

Minggir.

Lihat jalan.

Sial.

Kak Ming kekar sekali.

Kak Ming tampan sekali.

- Kak Ming. - Kak Ming tampan sekali.

- Kak Ming. - Kak Ming.

Kak Ming baru datang hari ini?

Aku rindu sekali denganmu.

Semuanya datang.

Semuanya datang.

Semuanya datang.

Semuanya datang.

Semuanya datang.

Semuanya datang.

Kak Ming.

Kak Ming.

Semuanya datang.

- Kak Ming, sudah lama menunggumu. - Semuanya datang.

Kalau tidak bekerja di ini, aku akan menikah denganmu.

Halo, Kak Ming.

Ming Dewa Kekayaan.

Lewat sini.

Saudari-saudari.

Mulai kerja.

Ambil uangnya.

Sungguh.

Kakakku tidak pernah bermain perempuan.

Kalau tidak bayar, bagaimana bisa disebut bermain perempuan?

Apa maksudmu tidak bayar tidak bermain perempuan?

Tampan sekali.

Polisi.

Polisi datang.

Mengapa panik?

Polisi juga bukan datang untuk menangkapku.

Datang untukmu.

Uang palsu.

Rekan-rekan pemberantas prostitusi bisa bertindak.

Cepat lari.

Dao.

Buang uang palsunya ke toilet.

Kak Ming.

Kak Ming, lewat sini.

Lewat sini.

Berhenti.

Hubungi kantor pusat.

Cepat panggil ambulans.

Lewat sini.

Menyembunyikan apa?

Bangun.

Bawa pergi.

Kamu pergi ke arah sana.

Baik.

Letakkan pisaunya.

Guru.

Guru.

Kami ada di tangga belakang.

Hampir menangkapnya.

Hanya memberantas prostitusi.

Mengapa kamu mempertaruhkan nyawamu?

Jangan mendekat.

Jangan gegabah.

Aku memberitahumu,

kalau kamu mendekat, aku akan melompat.

Kamu gila, ya?

Ini atap gedung lebih dari 20 lantai.

Zheng Ming.

Aku tahu itu kamu.

Kamu jangan terus membuat kesalahan.

Zheng Ming.

Guru.

Guru.

Pelan-pelan.

Guru.

[Selamat datang di Jinbi Huihuang]

[Jinbi Huihuang]

Para gadis itu sudah mengaku.

Zhang Qiang yang memasok barang pada mereka.

Tapi, sekarang dia sudah mati.

Semua petunjuk terputus lagi.

Bukan dia.

Itu Zheng Ming.

Zheng Ming?

Kakak.

Kakak.

Ada masalah.

Ada masalah besar.

Pelankan suaramu.

Nanti mengganggu leluhur.

Jalur kita digerebek polisi.

Orangnya juga tidak bisa dihubungi.

Beri tahu saudara-saudara,

hentikan dulu bisnis di luar.

Dan

cari beberapa orang.

Habisi mereka berdua.

Kak Ming.

Jangan cari aku.

Cepat pergi.

Kak Yun mencari ke mana-mana untuk menghabisimu.

Berhenti.

Jangan lari.

Berhenti.

Jangan lari.

Cepat.

Jangan lari.

[Kartu Layanan Sopir Mobil Bisnis Kota Zhenhai]

Apakah pernah melihat orang ini?

[Nama, Zheng Ming]

Tidak.

Siapa?

Tidak, tidak tahu.

Tidak pernah melihat.

Bukankah ini

Zheng Ming itu?

Apakah kalian belakangan ini pernah melihat orang ini?

Hubunganku dengannya tidak baik.

Sialan ini.

Sudah lama tidak melihatnya.

Aku ada masalah dengannya.

Aku memperingatkan kalian.

Kalau memberikan kesaksian palsu,

akan dituntut secara hukum.

Aku juga mau mencarinya.

Halo, Kapten Xie.

Aku tahu.

Kalian mau Kepala Pabrik,

benar, 'kan?

Kamu beri aku waktu 30 hari.

Aku bisa membawa Kepala Pabrik ke hadapanmu.

Mengapa aku harus percaya padamu?

Jalur di klub malam itu, aku yang membangunnya.

Mereka percaya padaku.

[Surat Persetujuan Operasi]

30 hari lagi,

putriku akan dioperasi.

Klub malam memang sudah tidak ada.

[Surat Persetujuan Operasi]

[Rumah Sakit Rakyat Pertama Kota Zhenjiang]

Tapi, koneksiku masih ada.

Arus kas jutaan setiap bulan.

Aku tidak percaya dia bisa melepaskannya begitu saja.

Halo, Kepala Biro.

Ada sesuatu yang mau aku laporkan pada Anda.

Batasanku adalah penyerahan yang terkendali.

Kalau perlu, lakukan penangkapan lebih awal.

Baik.

Aku mengerti.

Zheng Ming.

Ini terakhir kalinya aku memercayaimu.

Apakah kelak aku masih bisa memakai seragam polisi ini,

semuanya dipertaruhkan padamu.

Nomor baru.

Terima kasih.

[Sisa 30 hari sebelum operasi]

Guru.

Apakah sungguh percaya pada 30 harinya itu?

Aku tidak mungkin percaya padanya.

Awasi dengan ketat.

Baik.

Sudah datang.

Kak Ming.

Cepat masuk.

Bukankah kamu tidak bermain perempuan?

Mengapa sekarang

kamu datang sendiri?

Iya.

Bisnis sedang sulit.

Ada apa?

Tidak apa-apa.

Orang sendiri.

Dua orang.

Kalau dua orang, harus tambah uang.

Tidak.

Bisnis sedang sulit.

Entah dari luar kota,

atau merasa tidak aman.

Sudahlah, aku tahu.

Yang kelaparan semakin lapar,

yang kekenyangan semakin kenyang.

Kamu kira aku mau?

Akun kalian ini

semalam bisa menambah berapa orang?

Seribu dua ribu masih bisa.

Apa gunanya?

Sepuluh pesanan saja tidak sampai.

Saudari-saudari sekalian.

Yang tidak mendapat pelanggan,

kalian semua ikut denganku nanti.

Dijamin kalian pasti menghasilkan uang.

Kak Ming.

Aku tidak mendapat pekerjaan.

Ada siapa lagi?

Kak Ming.

Kali ini,

jangan menipu kami lagi.

Benar, Kak Ming, jangan menipu kami lagi.

Baik, ayo.

Ayo.

Guru.

Ponsel Zheng Ming ini

sudah kita sadap selama 10 hari.

Mengapa

tidak ada satu pun telepon yang mencurigakan?

Zheng Ming.

[Mode percakapan]

Lihatlah.

Satu akun bisa menambah begitu banyak orang.

Kita ada berapa orang?

Uangnya pasti datang sendiri, 'kan?

Pergilah.

Seperti ini,

sama saja masih bisa mengedarkan.

Bukankah ini bisa menghasilkan uang?

Benar, 'kan?

Dayun.

Kalau kamu membunuhku,

kamu sungguh tidak punya uang lagi.

Uangku...

Jangan bergerak.

Jangan bergerak.

Semuanya jangan bergerak.

Qiao Dayun, lihat baik-baik.

Uangnya ada di sini.

Qiao Daxiang.

Aku tahu kamu ada di sini.

Qiao Daxiang, keluarlah.

Tersangka sangat waspada.

[Jumlah transfer 2 juta yuan RMB]

Ini bukan 2 juta,

ini 200 yuan.

Bukan, Kak Xiang.

Ini 200 yuan.

Tapi, di dalam komputer ini

ada 200 yuan yang tidak terhitung jumlahnya.

Anda lihatlah.

Minggir.

[Mode Percakapan]

Bertindak.

[Warnet Cinta Sejati]

Polisi, jangan bergerak.

Jangan bergerak.

Jangan bergerak.

Polisi, jangan lari.

Jangan bergerak.

- Berhenti, jangan lari. - Jangan macam-macam.

- Berhenti. - Jangan bergerak.

Jangan lari.

Hentikan mereka.

Cepat.

Jangan bergerak.

- Berhenti. - Jangan bergerak.

Jangan lari.

Jangan bergerak.

Berhenti.

[Desa Timur Listrik, No 32, Kamar 206, bersembunyi dulu selama 2 hari]

Kepala Pabrik berhasil kabur.

Tidak apa-apa.

Zheng Ming mau mengembangkan transaksi online.

Kepala Pabrik pasti akan terpancing lagi.

Aku sudah memberi tahu divisi teknis.

Tidak akan melewatkan satu pun alamat IP.

Resolusinya jelek sekali.

Minumlah.

Apakah tadi malam puas?

Aku sedang bingung

bagaimana cara memperkenalkanmu

pada orang Desa Qiao kami.

Sekarang kebetulan

kamu menikahi adikku.

Kamu tentu akan menjadi Keluarga Qiao kami.

Adikmu?

Qiao Qi,

adik sepupuku.

Memangnya kamu kira siapa?

Ayo.

Tanda tangani kontrak warnet yang baru.

[Kontrak Pengalihan Warnet]

[Kontrak Pengalihan Warnet]

Takut apa?

Di sini.

[Tanda tangan Pihak A: Li Aiwei] [Tanda Tangan Pihak B: Zheng Ming]

Zheng Ming.

Apakah ada kabar Kepala Pabrik?

Kepala Pabrik itu terlalu licik.

Bisnis online diserahkan padaku yang mengurus.

Dia sendiri tidak mau muncul.

Tunggu aku cari kesempatan

saat bertemu dengannya,

aku akan langsung menghubungimu.

Ingat.

Waktumu masih ada 20 hari.

[Sisa 30 hari sebelum operasi]

[Sisa 20 hari sebelum operasi]

[Strategi anti-hacker pemula]

[Menerima permintaan]

[Mengirim permintaan]

[Menerima dan mengirim pesan]

[Pelajari tentang koleksi RMB dan perangko]

[Penggemar perangko]

[Menerima dan mengirim pesan]

[Bos, Bangau Pinus Hijau, Phoenix Api, perangko dan lainnya]

[Bangau Pinus Hijau, kalau mau, bagaimana menghubungimu?]

[Apakah di sana? Kamu punya berapa banyak?]

[Apakah ada Phoenix Api? Berikan kontaknya]

[Mengirim permintaan percakapan]

[Warnet Lantai 3]

Kak Ming.

Tidak bisa menangani obrolan.

Kalau begitu, mengobrollah dengan baik.

Aku sampai kurus karena mengobrol terus.

Awalnya satu lawan satu.

Sekarang sudah menjadi satu lawan lima.

[Ruang VIP]

Kepalaku sakit sekali.

Bagaimana ini?

Begini,

apakah kamu tahu forum?

Apakah kamu tahu apa itu posting?

Daftarkan akun samaran.

Setiap orang 20 akun.

Aku tahu tentang forum.

Kak Ming.

Apa-apaan ini?

Koleksi RMB dan perangko.

[Pusat Pertemanan Asia]

Serahkan padaku.

Buka browser.

[Pendaftaran Gratis]

[Nama Pengguna Akun]

[Kamu sudah berhasil mendaftar]

[Silakan masuk dari sini, atau secara otomatis masuk dalam 5 detik]

[Unggah Foto]

[Tema]

[Cinta itu seperti es krim] [Jalani hubungan online sampai akhir]

[Apakah ada yang mau tahu tentang RMB dan perangko?]

[Tidak bisa menampilkan situs web]

[Status: Sedang login situs web]

Apa-apaan?

Mengapa internetnya mati lagi?

Setiap hari internetnya putus.

Mau bekerja atau tidak?

Internetnya mati lagi.

Biar aku yang selesaikan.

Dao.

Kamu sedang merayu cewek lewat telepon lagi?

Bagaimana ini?

Aku tidak merayu cewek.

Sedang memeriksa pulsa.

Apakah bisa diperbaiki?

[Merekrut manajer jaringan]

Halo.

Halo.

Kami mau memasang broadband.

Broadband apa?

Internet rumah.

[Warnet Lantai 3]

Hua, mengapa kalian datang?

Kak Ming.

Sekarang aku tidak tahan sendirian.

Kak Ming.

Kami juga tidak tahan lagi.

- Kak, ini koleksi RMB. - Apakah tertarik dengan koleksi RMB?

Pelajari koleksi RMB ini.

Apa-apaan?

Siapa yang baru membuka jendela?

Cepat tutup.

Kak Ming.

[Buku Besar Harian]

Belakangan ini

di berita memberitakan

masyarakat mengeluh,

uang asli sedikit,

uang palsu banyak.

Menurutku,

ini semua omong kosong.

Di masyarakat sekarang ini,

bukankah penyelundupan sudah banyak?

Bukankah yang menjual barang palsu sudah banyak?

Bisa jadi anakmu itu palsu.

Dunia fana yang bergejolak,

kebenaran dan kepalsuan akan terlihat dengan sendirinya.

Yang asli bisa jadi palsu, yang palsu bisa jadi asli.

[Pos Tiongkok]

Yang palsu bisa jadi asli, yang asli bisa jadi palsu.

[Kotak Pos]

Kalian ingat, satu kalimat ini.

Uang yang dipegang tangan,

entah itu asli atau palsu,

asalkan bisa dibelanjakan, itu uang asli.

Baik.

Kelak,

tugas perjalanan jarak jauh

serahkan pada kami saja.

Terima kasih, Kak Ming.

- Bawa kami kaya bersama. - Terima kasih, Kak Ming.

Terima kasih, Kak Ming.

[Buku Besar Harian]

Halo.

Bereskan dulu.

- Segera. - Aku letakkan di mana?

Ayo bantu bereskan.

Kakak.

Sudah tidak muat lagi.

Tenang saja.

Nanti sore akan disimpan.

Kalau begitu aku masukkan kulkas, ya?

Baiklah, masukkan saja.

Kak Ming.

Kak Ming.

Kak Ming.

Kak Ming.

Kak Ming.

Kak Ming.

Kak Ming.

Kak Ming.

Sekarang biaya operasi Youyou

seharusnya sudah cukup, 'kan?

Lalu, apakah kita masih

perlu melanjutkannya?

Tentu saja lanjut.

Pekerjaan kita ini,

polisi cepat atau lambat pasti akan tahu.

Selagi sekarang masih bisa menghasilkan uang,

aku harus mengumpulkan lebih banyak untuk Youyou.

Kalau tidak, nanti saat aku masuk penjara,

Youyou sendirian di luar sana,

bagaimana bisa bertahan hidup?

[Sisa 20 hari sebelum operasi]

[Sisa 10 hari sebelum operasi]

Keuntungan sekecil apa pun kamu ambil juga.

Untuk menyehatkan badan.

Aku paham aturannya.

Di mana Kepala Pabrik?

Di belakang sana ada gudang pendingin.

Tempat pengedaran barang.

Kepala Pabrik sedang memeriksa pembukuan di dalam.

Daging ini segar.

Polisi.

- Jangan bergerak. - Jangan bergerak.

- Jongkok. - Jongkok.

Berhenti.

Polisi.

Jongkok, jangan bergerak.

Tangan di atas kepala.

Turun.

Jangan bergerak.

Rekan polisi sekalian.

Perkembangan kasus uang palsu

mencapai kemenangan besar yang bertahap.

Beberapa gudang uang palsu

yang ada di kota kita

sudah digerebek.

Aku berharap semua rekan terus bekerja lebih giat lagi.

Berjuang agar kasus besar uang palsu yang merugikan masyarakat ini

bisa diselesaikan sampai tuntas.

Baik.

Kepala Biro.

Pembukuannya tidak cocok.

Semuanya berkumpul.

Dia bilang rasa sakit di tengah badai ini bukan apa-apa.

Aku sangat menyukai seorang temanku.

Bukan teman juga.

Kenalan lama.

Dia pernah bilang sesuatu,

menurutku sangat bagus.

Yaitu diam-diam jadi kaya raya.

Semuanya.

Diam-diam jadi kaya raya.

Diam-diam jadi kaya raya.

Sudah dipikirkan baik-baik?

Sungguh tidak mau ikut denganku?

Aku akan menunggumu kembali.

Pergilah bekerja.

Xiang bilang,

dia tidak ada,

aku yang berkuasa.

Kak Ming.

[Buku Besar Harian]

Meng, kamu hitung sekali lagi baik-baik.

Guru, kamu benar sekali.

Dia memang bermain di dua sisi.

Lihatlah.

[Buku Besar Harian]

[Perawatan Peralatan] [Perbaikan Mesin Cetak][Sewa Gudang Utara]

Rakus juga.

Terima kasih, Kak Ming.

Setelah masalah ini berlalu,

mungkin uang ini tidak akan mudah didapat lagi.

Menghasilkan uang itu tidak mudah.

Semuanya berhematlah saat memakainya.

Kak Ming.

Perkataanmu barusan seolah-olah mau masuk penjara.

Tutup mulutmu.

Kalau tidak bisa bicara, sumbangkan mulutmu.

Aku pergi dulu.

Dao.

Jaga semuanya baik-baik.

Anak kecil, cepat tidur.

Tidur yang nyenyak, anak baik.

Anak kecil.

Cepat tidur.

Tidur yang nyenyak.

Kakak.

Pelajari koleksi RMB?

Kalau begitu, apakah

orang-orang ini tahu

kalau yang diterima itu uang palsu?

Ada yang tahu.

Ada yang bodoh jadi tidak tahu.

Kamu anak baru, ya?

Anak baru.

Aku akan mengajarimu.

Polisi.

Jangan bergerak.

Jangan bergerak, jangan lari.

Aku tutup teleponnya dulu.

Berhenti.

- Jangan bergerak. - Angkat tangan dan jongkok.

Cepat, tangan di belakang kepala, jongkok.

[Kak Ming, warnet digerebek]

[Mengirim]

Jongkok.

[Ruang 1][Ruang 2]

[Kak Ming, warnet digerebek]

Catatannya tidak cocok.

Kamu bermain di dua sisi.

Kamu sungguh menganggap kami polisi ini bodoh?

Dan aku juga tahu,

sekarang pabrik percetakan di bawah kendalimu.

Kamulah sumber terbesar uang palsu itu.

Zheng Ming.

Kamu sudah menjadi penjahat yang sesungguhnya.

Kamu datang untuk menangkapku, 'kan?

Ayo.

Sekarang aku tidak menangkapmu

hanya karena satu alasan.

Yaitu aku percaya

kamu masih bisa diselamatkan.

Aku memberimu pilihan terakhir.

Dalam 3 hari,

pertemukan aku dengan Kepala Pabrik.

Kalau tidak, kamu tidak akan bisa bertemu putrimu seumur hidup.

Hei Kak, sedang apa?

Kakak.

Mabuk, ya?

Lepaskan aku.

Kamu gila, ya?

Uang ini milik kita.

Pabrikku,

aku yang putuskan.

Pabriknya memang milikmu,

tapi uangnya milik semuanya.

Pergilah.

Dao.

Dao.

Dao.

Dao.

Dao.

Dao.

Dao.

Bertahanlah.

Dao.

Bertahanlah.

Kamu harus bertahan.

Dao.

Tidak boleh masuk.

Tidak boleh masuk.

- Tenanglah. - Dao.

Tenanglah.

[Ruang Operasi]

Selamat mendengarkan FM 94.7.

Siaran informasi Zhenhai.

Belakangan ini,

di daerah ini muncul

peredaran uang palsu dalam jumlah besar.

Fenomena ini

sudah menarik perhatian besar

dari berbagai kalangan masyarakat.

Di antaranya, uang palsu

nomor seri RL24164673

dengan berbagai nominal

sudah khusus ditandai oleh polisi.

Semoga para pendengar sekalian bisa lebih waspada.

[Ruang Operasi]

Kami sudah berusaha semaksimal mungkin.

Turut berdukacita.

Uang palsu nomor seri RL24164673

dengan berbagai nominal

sudah khusus ditandai oleh polisi.

Semoga para pendengar sekalian

bisa lebih waspada.

Pembunuh.

Sampah masyarakat.

Saudara baiknya sendiri mati di tangannya.

Benar.

Siapa pun yang bersamanya pasti sial.

Dialah penjahat yang membuat uang palsu.

Benar, itu dia.

Untuk apa orang seperti ini hidup?

Cepat ditangkap polisi saja.

Dia sungguh tidak tahu malu.

Dia itu sampah.

Benar.

Dilihat dari penampilannya tidak seperti orang baik.

Qiao Qi.

Terima kasih sudah merawatku selama ini.

Larilah.

Sekarang polisi

bisa menangkap kita kapan saja.

Aku tidak akan lari.

Kita harus menemukan Qiao Daxiang.

Kalau bisa menemukannya,

aku tidak perlu sampai membakar pabrik untuk melindungi diri.

Harus menemukannya.

Dia membawa kabur semua uang orang di desa.

Akhirnya tetap tidak bisa mengalahkannya.

Dengan adanya ini,

maka bisa memancingnya kembali.

Siapa lagi yang tahu?

Orang pertama yang aku beri tahu adalah kamu.

Yang aku berikan padanya adalah barang palsu.

Mengapa memberikan padaku?

Aku tahu kamu anggota polisi.

Informasi transaksi juga sudah aku perlihatkan padamu.

Catatan transaksinya juga sudah aku kirim semua padamu.

Kamu masih mau aku bagaimana lagi?

Kapan berencana mulai bekerja?

Pakai versi lama dulu.

Kamu mau lari?

Bagaimana dengan orang di desa?

Mereka pasti tidak apa-apa.

Yang dicari polisi adalah aku.

Bagaimana denganku?

Kita pergi bersama.

Pelat cetak itu

adalah tiketku untuk memulai hidup baru.

Jadi, kamu sudah merencanakannya?

Iya.

Aku sudah lama tidak mau melakukan ini lagi.

Uang yang kita berdua hasilkan

sudah cukup untuk beberapa generasi.

Tapi, aku tidak bisa melepaskan diri.

Sampai aku bertemu

Zheng Ming, si kambing hitam ini.

Sungguh diberkati Tuhan.

Selama bisa mendapatkan fotokopi tanda tangannya.

[Tanda tangan Pihak A: Li Aiwei] [Tanda Tangan Pihak B: Zheng Ming]

Kontrak peralatan,

[Zheng Ming]

pembelian tinta,

semuanya ditandatangani dengan nama Zheng Ming.

Dialah yang menjadi Kepala Pabrik selama ini.

Tidak akan ada yang curiga.

Sekarang selama dia bisa mendapatkan kepercayaan warga desa

dan selama warga desa bisa menunjuknya,

kita berdua bisa selamat.

Jadi,

kamu menyuruhku melukisnya,

menyuruhku memperhatikannya,

hanya untuk ini?

Aku melakukannya demi kita.

Aku sungguh melakukannya demi kita.

Polisi sudah lama mengawasiku.

Kalau aku tidak lari sekarang, maka akan terlambat.

Sebelum pergi,

ada satu hal terakhir.

Apakah kamu bisa membantuku?

Tidur dengan Zheng Ming,

ikat dia di Keluarga Qiao kita.

Aku...

Aku tidak ada pilihan.

Aku melakukan semua demi kita.

Tolong bantu aku, ya?

Berkorbanlah sedikit.

Malam itu,

aku memberimu obat.

Tidak ada apa-apa di antara kita.

Halo, Kapten Xie.

Pelat cetak RMB yang baru

sudah aku dapatkan.

Apa?

Ukuran pelat cetaknya salah.

Tidak.

Bercanda.

Beri aku uang.

Beri aku uang.

Baik.

Berikan kopernya padaku.

Bisa, 'kan?

Berikan kopernya padaku.

Kalian tunggu aku.

Kalian tunggu aku.

Tunggu aku satu hari.

Satu hari.

[Pendidikan Kesehatan Hematologi]

Halo.

Kami akan segera sampai di rumah sakit.

Kamu jangan pergi ke mana-mana.

Baik, aku mengerti.

Dokter, di mana putriku?

Tidak tahu.

[Singkirkan polisi, bawa pelat cetak dan tunggu aku di desa]

Zheng Ming.

Zheng Ming.

Mengapa kamu lari?

Putriku ditangkap,

aku harus menyelamatkan putriku.

Kalau putrimu ditangkap, polisi akan menyelamatkannya.

Jangan kejar aku lagi.

Jangan lari.

Jangan lari.

Ayo.

Zheng Ming.

Kalau kamu lari, sungguh tidak bisa menjelaskannya.

[Tempat Penampungan Sementara Limbah Medis]

Jangan lari sembarangan.

Masukkan pelat cetak ke dalam Bola Naga.

Di mana Bola Naganya?

Cari sendiri.

Di mana putriku?

Putrimu tidak akan mati.

Keluarga Qiao yang membawanya.

Altar Dewa Yanzao adalah gerbang pulang.

Obor menuntun jalan melewati debu.

Pendaki puncak tanpa rasa takut

adalah perwujudan dewa dalam tubuh fana.

Polisi sedang bertugas.

Tolong buka ini.

Maaf.

Pak Polisi.

Hari ini desa sedang mengadakan upacara leluhur.

Orang luar tidak boleh masuk.

Aku sudah bilang,

polisi sedang bertugas.

Tolong buka pagarnya.

Tidak mengerti, ya?

Bilang apa?

Bilang apa?

Kak Qi.

Kak Qi.

Ini hari yang baik.

Semua yang datang adalah tamu.

Biarkan mereka masuk.

Kak Qi.

Mereka adalah polisi.

Apakah desa kita

punya rahasia yang memalukan?

Kalian takut apa?

Kami masuk untuk mencari orang,

tidak akan mengganggu upacara leluhur kalian.

Hanya kamu sendiri yang boleh masuk.

Atas dasar apa?

Jangan ribut.

Kalau ribut, semuanya jangan masuk.

Kamu...

Baik.

Aku sendiri.

Aku masuk dulu.

Kalian cari cara lain untuk masuk.

Perhatian untuk semua unit.

Geng kriminal

kemungkinan besar memakai pawai sebagai kedok.

Bedakan dengan warga biasa.

Kak Ming, ayo.

Ayah.

Zheng Ming,

Masukkan pelat cetaknya.

Zheng Ming.

Kamu sedang apa?

Xie Jiatong.

Berikan padaku.

Mu Guiying adalah putriku.

Ayah.

Berikan padaku.

Ayah.

Sayang.

Jangan takut.

Ayah.

Xie Jiatong.

Mengapa kamu sendirian?

Jangan lepaskan.

Lindungi pelat induknya.

Kamu juga jangan lepaskan.

Lepaskan.

Pergi.

Kak Ming.

Kami mendukungmu.

Semangat.

Ayah.

Youyou.

Jangan bergerak.

Kak Ming, semangat.

- Kak Yun. - Kak Yun.

Youyou.

Ayah.

Mana pelat cetaknya?

Youyou.

Ayah akan membantu polisi menangkap orang jahat.

Tunggu Ayah sebentar,

ya?

Pengawal.

Tahan dia.

Zheng Ming.

Xie Jiatong.

Aula leluhur.

Kamu mau apa?

Kamu tidak boleh pergi.

Kamu mengecewakan para leluhur.

Kamu mengecewakan aula leluhur Keluarga Qiao.

Aku mengecewakan para leluhur?

Aku mengecewakan aula leluhur Keluarga Qiao?

Papan nisan leluhur itu aku yang dirikan.

Aula leluhur Keluarga Qiao itu aku yang perbaiki.

Bisnis ini aku yang memimpin kalian untuk melakukannya.

Aku yang memimpin kalian menjadi kaya.

Mereka tidak seharusnya menyembah aula leluhur.

Mereka seharusnya menyembahku.

Kak Xiang.

Kamu tidak sungguh-sungguh, 'kan?

Aku sungguh tidak percaya kamu mau mengambil

uang kita semua.

Diam.

Xiang.

Paman Kedua melihatmu tumbuh dewasa.

Kamu berani bilang seperti ini

di depan para leluhur.

Apakah kamu ini masih manusia?

Kamu sudah gila.

Apa-apaan ini?

Apakah kamu tidak salah?

Kalian mau apa?

Apa maksudnya uang semua orang?

Semuanya uangku.

Tanpa aku,

apakah kalian bisa menghasilkan uang sebanyak itu?

Paman Kedua.

Dasar tua bangka.

Istrimu sakit,

bukankah aku yang membiayai pengobatannya?

Paman Chang.

Siapa di antara

anakmu yang sekolahnya tidak aku biayai?

Kalian menghalangiku?

Kalian gila, ya?

Kalian gila, ya?

Tenanglah.

Tenanglah.

Jangan gegabah.

Tenanglah.

Turunkan senjatanya.

Tenanglah, turunkan senjatanya.

Jangan gegabah.

Tenanglah.

Ayo.

Masih berani menangis?

Jangan bertindak sembarangan.

Sejak kecil,

aku membiayai makan dan minummu.

Menyekolahkanmu.

Hasilnya kamu menodongkan senjata padaku.

Aku sangat sedih.

Ayo ambil uangnya.

Youyou.

Ayah.

Cepat, jangan mendekat.

Kasus besar uang palsu mencapai terobosan besar.

Tersangka Qiao,

karena diduga memproduksi uang palsu dalam jumlah besar,

pembunuhan berencana,

penculikan dan pemerasan, dijatuhi hukuman mati.

Kasus ini ditutup.

Ini menandai berakhirnya kasus besar uang palsu

yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Kebenaran dan kepalsuan sudah memiliki jawaban

yang cukup untuk meyakinkan masyarakat.

Itulah keseluruhan prosesnya.

[Hukum tidak pernah menolak]

Aku bersedia

menebus kesalahan dengan memberikan jasa.

Mengungkap setiap detail

[Orang yang menyesal dengan tulus]

dari kasus uang palsu ini.

[Rumah Sakit Rakyat Pertama Kota Zhenjiang]

Putriku akan dioperasi.

Aku mau menemaninya.

Boleh, 'kan?

Dokter Li, ini kondisi pasiennya, coba kamu lihat.

Apakah Ayah ada di luar?

Iya.

[Tanda tangan, Bukti] [Hubungan dengan pasien: ayah dan anak]

Ini adalah tanda tangan ayahmu.

Setelah selesai operasi,

bisa bertemu dengan Ayah.

[Sisa 8 hari sebelum operasi]

[Tersisa 0 hari sebelum operasi]

[Ruang Operasi]

Bagaimana?

Kecocokannya bagus.

Operasinya sangat berhasil.

Terima kasih.

[Terdakwa Zheng Ming dijatuhi hukuman pemalsuan uang]

[12 tahun penjara dan denda 400.000 yuan]

[Seiring perkembangan zaman dan teknologi,]

[negara kita perlahan memasuki era uang digital]

[Kasus serius uang palsu juga tidak akan terjadi lagi]

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.