Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Fernanda!
Fernanda!
Apa yang kau dapati?
Maaf, ya, Sayang. Pasti berat membahasnya.
Ya, enam tahun aku terus bersedih.
Aku paham kau tak suka membahas masa lalu.
Bukannya tak mau. Hanya saja, saat aku menikahi Fernanda,
tak kusangka masa depan kami akan setragis ini.
Kau kekasih pertamaku sepeninggal Fernanda.
Ya,
tapi lihat kita sekarang.
- Sudah tunangan. Sebentar lagi nikah. - Ya.
- Rasanya gembira, 'kan? - Sangat.
Kaulah bahagiaku.
- Oh, ya. Aku punya ide. - Apa?
Apa kau mau berlibur bersamaku di La Perla?
- Maksudmu kediaman keluargamu? - Ya.
- Yakin? - Ya, Sayang, jangan panik.
- Keluargaku sudah kukabari. - Apa kata mereka?
Mereka tak sabar bertemu calon istriku.
Benarkah?
Baiklah.
Untuk kita.
Wah.
Bagus sekali rumahnya.
Lihat. Itu Fernanda, istriku.
- Terima kasih sudah menemaniku. - Jangan berterima kasih.
Aku mencintaimu.
Aku juga.
Maaf.
Baru kali ini aku mengajak seseorang kemari sepeninggal Fernanda.
Tak apa.
Tak masalah.
Maaf.
WANITA HILANG DI LA PERLA
Hilang?
PRAMUGARI HILANG MISTERIUS
Ibu hanya salah paham.
Kami datang larut malam, lalu dengar suara aneh.
Ibu, jangan bawa-bawa senjata lagi.
Berapa kali harus kusampaikan?
Bárbara tahu atau tidak kamar itu dilarang dimasuki?
- Dia sudah memberitahumu? - Belum.
Sudahlah, lupakan saja kejadian ini.
- Itu yang terbaik. - Ya.
- Hai, Keluargaku! - Hai!
Ayah!
- Apa kabar? Dari mana? - Hai.
Baik. Dari lapangan. Berkuda.
Kenalkan, ini Bárbara, tunangan Ayah.
Apa kabar? Salam kenal.
Dengarkan saranku.
Jangan jatuh cinta pada ayahku.
Leo.
Kenapa?
Dia masih mencintai ibuku.
Setelah ibuku pulang, kau pasti dicampakkan.
Kenapa kau tak jujur Fernanda hilang, bukan meninggal?
Fernanda dinyatakan meninggal. Kau pengacara. Harusnya paham itu.
Kau tak merasa aku perlu tahu?
Sudah cukup membahasnya.
Barusan kujelaskan karena terpaksa.
Bukan berarti kau bebas mengungkitnya.
Jangan begitu.
Aneh sekali hal sepenting itu ditutupi,
apalagi dia hilang di sini.
Tolonglah, aku tak mau bahas.
Katamu mereka tak sabar menemuiku?
- Jangan mulai. - Kau bohong.
Tidak. Aku hanya tak mau bahas. Mengerti?
Jangan membentakku.
Kenapa kau terobsesi? Masuk kamarnya, lalu meributkan ini.
Álvaro, aku ini calon istrimu. Wajar kalau penasaran.
Jangan bahas Fernanda lagi.
Dan jangan kira bisa menyainginya.
Ternyata benar.
Kau masih mencintainya.
Hai.
Kenapa kau di sini sendirian?
Kau tampan sekali.
Hai, Sayang.
Badai.
Itu namanya.
Aku tak berniat mengganggu. Maaf…
Tidak apa.
Maaf kalau menakutimu.
Aku tidak takut.
Kau suka tempat ini?
Suka sekali.
Kau anak kota, ya?
Kentara, ya?
Lumayan.
Ke sini liburan?
Ya.
Aku tinggal di sini.
Wah.
Aku kerja di kota.
Kalau butuh pemandu untuk berkeliling kota,
carilah aku di kantor pariwisata.
Jangan lupa.
Aku Iker.
Aku harus pergi.
Maaf.
Sayang,
maaf sudah membentak dan berbicara sembarangan.
Aku janji takkan mengulanginya.
Álvaro, aku salah datang ke sini.
Kumohon. Jangan pergi.
Maafkan aku.
Menunya diganti tiap hari.
Akhirnya kau muncul.
Ada kejutan.
Lihat siapa yang datang.
- Iker. - Hai, Ayah.
Kenalkan, ini Bárbara. Dia tunangan Ayah.
Salam kenal.
BETWEEN FATHER AND SON
Terjemahan subtitle oleh Fahrurrozy A
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.