All language subtitles for A Piece of Your Mind ep 5.NEXT

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

Kurasa Won tidak tahu

bahwa kamu menyukainya.

Kamu bilang suka melihatnya.

Lebih tepatnya, cinta tidak berbalas.

Kamu tidak merasa seperti itu lagi?

Begini...

Aku menyukainya.

Aku sangat suka melihatnya.

Cara dia menghargaimu,

caranya merindukanmu,

cara seseorang memberikan segalanya untuk orang lain...

Aku suka semuanya.

Dia tidak tahu perasaanmu, bukan?

Ya, da tidak tahu.

Aku tidak mau dia tahu.

Kamu juga tidak tahu betapa dia menyayangimu.

Kuharap

dia juga tidak akan tahu.

"A Piece of Your Mind"

Kenapa kamu mengikutiku?

Ini sudah larut. Aku akan mengantarmu pulang.

- Aku... - Jangan.

- Apa? - Jangan lakukan apa pun.

Aku tidak melakukan apa pun.

Dengar. Aku baik-baik saja, jadi, jangan cemaskan perkataan Ji Soo...

- Aku akan berpura-pura tidak tahu. - Tidak.

Jangan lakukan itu juga. Jangan lakukan apa pun.

Apa maksudmu dengan melihatku?

- Aku pergi. - Aku akan ikut denganmu.

Aku tidak akan melakukan apa pun.

Aku sungguh tidak bisa melakukan apa pun?

Apa tidak ada yang bisa kulakukan untukmu?

Jika aku bilang ada, kamu mau melakukannya?

Katakan.

Ini akan sulit.

Coba saja.

Suasana hatimu pasti sedang baik.

Kamu ada pada titik reaksi Ji Soo.

Itu sebabnya suasana hatimu bagus.

Kamu benar. Selamat malam.

Sial. Aku sangat malu.

Ji Soo.

Ini bukan tempat yang bagus?

Bagaimana kalau kita ke studio?

Kamu tampak nyaman di sana.

Kita ada di studio sekarang.

Jadi, kamu juga bisa mendengarnya.

Apa ini terlalu gelap?

Kenapa kamu merasa nyaman di sini?

Katamu kamu lebih nyaman di studio.

Ji Soo.

Pelan-pelan saja. Perlahan.

Kudengar kamu merapalnya seperti mantra

setiap kali kamu takut berjalan pulang sendirian

setelah meninggalkan Norwegia.

Aku bisa melakukannya sendiri, Won.

Biasakanlah perlahan. Perlahan.

Tentu.

Pelan-pelan saja.

Kamu sudah bicara dengannya?

Tidak. Dia tidak mau bicara denganku.

Aku akan terus tidak tahu apa-apa.

Studio kita mungkin hanya akan menyewa mikrofon kita.

Betapa menyenangkannya jika syuting itu di studio kita.

Tarif per jamnya luar biasa.

Jin Moo memberimu banyak pekerjaan.

Apa gunanya?

Mereka selalu membawa penata suara.

Bakatmu sia-sia.

Kurasa sulit sukses di bidang ini juga.

Di mana-mana sulit.

Bagaimana jika kamu tidak debut sampai usiamu 60 tahun?

Aku tidak keberatan dengan pekerjaanku sekarang.

Aku senang hanya dipertahankan.

Pembohong.

Tapi aku yakin kamu akan debut sebelum usiamu 60 tahun.

Astaga.

Hei. Tinggalkan itu dan pergilah.

Aku akan menyimpannya dahulu.

Biar aku saja. Aku lupa ada tamu.

Baiklah.

Baiklah. Akan kuambil itu.

Terima kasih untuk hari ini.

Tidak apa-apa.

Astaga.

Hei. Tolong buka pintunya.

Baiklah.

Astaga.

Kamu jahat sekali.

Kenapa kamu berkata begitu?

Menyukai orang itu diam-diam.

Tidak ada yang memberi tahu orang yang mereka sukai.

Apa maksudmu?

Kamu mengatakan semuanya di depan Ha Won.

Kamu bersama Won?

Katamu kamu di rumah.

Apa yang kalian lakukan bersama di rumah saat malam?

Gadis itu adalah Han Seo Woo.

Pergilah agak lama agar kamu tidak bertemu dengannya.

Tidak ada gunanya saling bertemu.

- Hindari dia. - Itu agak berlebihan.

Han Seo Woo tahu terlalu banyak tentang Kim Ji Soo

yang sangat membuatmu penasaran.

Dan dia paling penasaran denganmu sekarang.

Keingintahuan kalian yang besar

hanya akan mengarah ke Kim Ji Soo.

Apa gunanya bicara? Lebih baik tidak tahu apa pun.

Jangan menyebut namanya.

Ji Soo ini. Ji Soo itu. Kamu paling sering membicarakannya.

Aku?

Alamat di sini adalah 47-431 Wokin-dong.

Rumah ini seperti kantor Ha Won.

Dia mendiskusikan masalah penting di sini.

Ini alamat untuk paketnya.

Itu sebabnya dia ingin menerimanya di sini.

- Kurasa begitu. - Begitu rupanya.

Aku tahu aku menjual alat makan,

tapi kenapa aku melakukan itu?

Dia tidak tahu kenapa?

"Resep"

Jika kamu terus bicara dengannya, dia akan menemukannya sendiri.

Bukankah bagus merekam lagu dengan jendela terbuka di sini?

Aku sangat menyukai penampilan

yang direkam di tempat seperti rumah dan gereja juga.

Akustik di sini bagus.

Saat pergi ke gereja bagus, kamu bisa dengar piano lebih jelas.

Di sini seperti itu.

Aku harus mencoba merekam sesuatu di sini.

Jika kamu melakukannya, biarkan aku mendengarnya.

Tentu saja.

Gunakan pekerjaanmu sebagai alasan untuk berada di sini dengan Won.

Ayolah.

Tidak ada tirai di sini, bukan?

- Tidak. - Sejauh apa sinar matahari masuk?

Cukup jauh untuk menyinari seluruh ruang tamu.

Cahaya matahari berharga di Oslo. Siangnya pendek.

Aku melihat foto-foto Korea dan ada tirai di setiap kamar.

Dahulu aku dan Won bertanya-tanya

kenapa mereka menghalangi sinar matahari yang berharga.

Sinar matahari juga berharga bagiku.

- Aku tinggal di semibasemen. - Begitu rupanya.

Kamu pernah mengunjungi rumah Ha Won?

Tentu saja tidak.

Aku penasaran seperti apa rumahnya.

- Haruskah aku memeriksanya untukmu? - Itu alasan yang jelas.

Ajak saja aku berkeliling tempat ini.

Lagi pula, dia tidak akan mengundangku.

Ini dia bukti bahwa tempat ini adalah kantornya.

Ini bisnis untuk Ha Won, tapi kamu punya maksud tersembunyi.

- Aku sudah merasa nyaman. - Apa?

Aku menjadi cukup nyaman bicara denganmu, Ji Soo.

Ayo cari mebel yang bagus diletakkan di sini.

Yang penting-penting saja.

Won tidak menyimpan barang yang tidak dia butuhkan.

Lakukan itu untukku.

Maukah kamu membantuku sebagai gantinya?

Apa itu?

Ada yang aneh.

Ji Soo tidak tahu kenapa dia menjual alat makan.

Kenapa dia melakukannya?

Entahlah.

Kamu tinggal di sini?

Aku mengirimimu surel.

Tempat itu terlalu kosong. Pastikan kamu membelinya.

- Ini gaya Ji Soo. - Dia memilihkannya denganku.

Pastikan kamu membelinya.

Dia hanya melakukan permintaanku jika kamu melakukannya.

Dia selalu mencemaskanmu.

Tidak ada yang perlu dicemaskan.

Aku mengkhawatirkan Han Seo Woo yang tinggal di sini.

Pintu akan segera rusak.

Sepertinya akan dingin dan lembap.

Kamu menatapku terlalu jelas.

Aku sangat tersinggung.

Aku melakukan hal penting, tapi tidak akan memberitahumu.

- Apa itu? - Apa imbalanku?

Kamu selalu mengatakan itu.

Katakan saja. Aku tidak peduli sesulit apa itu.

Akan kuberi tahu, jadi, kamu harus melakukannya.

Aku bangun setiap malam pukul 2.00 dan 4.00.

Aku akan meneleponmu setiap kali aku terbangun.

Ini sangat sulit, bukan?

Aku selalu terjaga saat itu.

- Telepon aku. - Benarkah?

Ji Soo setuju untuk bicara denganmu.

Besok sore.

Kamu terharu?

Aku hebat, bukan?

- Apa yang kamu lakukan? - Aku menatapmu dengan rasa kasihan.

Aku melihatnya dengan rasa kasihan.

Seo Woo.

Terima kasih.

"Pukul 2.04"

"Sebelum Fajar"

"Han Seo Woo"

Layanan kamar.

- Mau kuperpanjang kamar Anda? - Tidak.

Anda tidak bekerja lagi?

Aku akan menikmati tur keliling hotel kita seumur hidupku,

menggunakan semua kupon hotel yang kudapat sebagai pegawai.

Anda tidak pernah memakainya.

Anda pasti punya banyak.

Silakan beristirahat.

Di mana Seo Woo?

Dia sudah sarapan dan pergi.

Apa yang kamu kenakan?

Memangnya kenapa?

Hanya ada kita berdua di rumah ini.

Jangan saling merasa terlalu nyaman.

Sudah kubilang jangan sia-siakan supnya!

Aku selalu memakai ini.

Cepat berikan daftarnya.

Mari bergegas.

Bu Min Jung?

Anda datang lebih awal untuk menemuiku?

Mau ke ruanganku bersama?

Tidak, aku akan menyelesaikan ini dahulu.

Apa Anda akan bepergian?

Dokter, janjiku pukul 13.30.

- Benar. - Sekarang pukul 13.15 siang.

Sampai jumpa saat janji temuku.

Astaga.

Sudah lama aku tidak bepergian.

Kenapa kita hidup seperti ini, makan gimbap dan roti lapis?

Dokter.

Baiklah.

Benar, kenapa Anda tidak melakukan tes?

Itu belum dikomersialkan,

tapi ini tentang berbincang dengan alat

yang menggambarkan kepribadian dan emosi Anda.

Anda tertarik?

Sampai jumpa pukul 13.30.

Baiklah.

Astaga.

Aku membeli ini tadi, jadi, masih hangat.

Makan ini juga. Sampai jumpa di ruanganku.

Astaga, punggungku.

Punggungku sakit karena aku selalu terjebak di ruanganku.

Orang menopause bagus

menggerakkan setiap bagian tubuh seperti ini.

Kalau begitu, sampai jumpa 10 menit lagi.

Ini hanya tuna. Aku tidak mau.

Kamu punya tempat tinggal?

Kamu datang jauh-jauh kemari untuk menanyakan itu?

Kamu terus mengabaikan teleponku.

Nikmati saja hubungan kalian.

Jangan hiraukan aku.

Kamu sangat santai.

Aku akan pergi.

Astaga. Yang benar saja.

Kenapa kamu tampak murung sekali?

Aku terus-menerus sakit

karena kini pekerjaanku berkurang.

Kenapa pekerjaanmu berkurang? Chang Sup makan paling banyak.

Kalian juga makan banyak.

Aku sangat baik kepadamu dan kamu makan banyak.

Itu baru sifatmu, berteriak seperti itu.

Jadi,

berhentilah bertingkah dan kembalilah.

Aku punya beberapa kupon yang tersisa untuk salon.

Kamu bisa memakainya.

Itu hadiah untukmu.

Pukul berapa kamu akan bicara hari ini?

Aku akan mengurus perangkat keras dan sensor sinyal.

Dan Do Hyun akan menangani prosesor dan keluarannya.

Aku akan melakukan latihan perangkat lunaknya.

Berapa data tes yang kita punya sejauh ini?

Dia tidak mau menjawabku.

Aku akan membantumu.

- Kamu mau ke mana? - Kita istirahat.

Aku harus pergi.

Ji Soo.

Pukul berapa tepatnya hari ini?

Baiklah.

Hari ini pukul 18.00. Semoga berhasil.

Dia sudah pergi?

Pukul 18.00 malam ini.

Akhirnya.

- Kerja bagus. - Kerja bagus.

- Kerja bagus. - Kerja bagus.

- Kerja bagus. - Kerja bagus.

Akhirnya apa pukul 18.00?

Apa di dekat studio?

Berikan kartu nama kita jika kamu bisa.

Bekerja keras mempromosikan studio kita.

Astaga. Kami tidak memilih lokasi.

Duduklah, semuanya.

Halo.

In Wook ada di sini. Mari bergabung dengan mereka.

Kami menawarkan diskon untuk latihan.

- Kenapa kamu tidak memberiku? - Tentu saja.

Ini.

Kudengar istrimu sedang bepergian. Dia belum kembali?

Tidak. Dia sepertinya tidak mau kembali.

Apa yang wanita pikirkan saat dia pergi sendirian?

Bagaimana dengan pria?

Ini bukan tentang perbedaan antara pria dan wanita.

Mereka bisa bepergian sendiri jika punya alasan.

Mereka mungkin butuh waktu untuk berpikir

atau mungkin menemui seseorang.

Menemui siapa?

Soon Ho, tolong hentikan.

Dia sudah sensitif karena rekaman itu.

Kudengar kamu ajak In Wook keluar. Teganya kamu melakukan itu.

Siapa yang bilang begitu? Tidak ada yang memberitahuku.

Tidak, itu dibatalkan.

Cobalah jadwalkan ulang rekamannya.

Kemerosotannya tidak akan bertahan lama.

Tunggu.

Kamu meninggalkan sesuatu yang penting.

Apa aku melakukan kesalahan?

Kamu tidak sopan di depanku.

Katakan saja apa yang membuatmu marah.

Apa karena aku bilang dia mungkin menemui seseorang?

Kenapa kamu berpikiran aneh? Maksudku teman.

Seorang teman wanita.

Dia mungkin pergi ke sana untuk bertemu...

Istrimu

keren.

Apa yang kukatakan?

Kamu melihatku?

Tidak.

Aku melihatmu. Di sini.

Aku melihatmu.

Lewat sana.

Ji Soo. Kita belum menentukan lokasinya.

Di dekat studio.

Jalan layang?

Aku tahu tempatnya.

Kamu hanya akan bicara dengannya sekali?

Itu kejam sekali.

Baiklah. Sekali saja.

Baiklah.

Kamu harus bicara dengan Ha Won

nanti, ya?

Sekalipun hanya sekali.

Aku akan membiarkanmu beristirahat sekarang.

Kamu sudah dengar, bukan? Dia akan bicara denganmu sekali.

Apa yang akan kamu bicarakan jika hanya sekali?

Itu pasti sulit.

Ada yang ingin kudengar

dan sesuatu yang ingin kukatakan kepadanya.

Sampai jumpa.

"Pukul 17.59"

Ji Soo.

Ji Soo.

Ji Soo.

Ji Soo.

Ji Soo.

Aku menjadi sengsara, tapi aku tidak meneleponnya.

Tidak akan. Tidak akan pernah.

Aku tahu, tapi...

Aku mengerti,

tapi tolonglah keluar.

Ji Soo.

Ji Soo.

"Ji Soo."

Kamu akan menyebut namaku seharian?

Ada apa?

Kenapa kamu tidak bicara?

Begini...

Hanya sekali ini. Aku akan bicara denganmu sekali.

Apa yang ingin kamu bicarakan?

Aku memikirkan apa yang harus kubicarakan, tapi...

Aku bertanya-tanya

apa yang akan kita bicarakan

jika kita punya satu kesempatan bicara.

- Kamu sengaja melakukan itu? - Ya.

"Apa yang akan dikatakan Ha Won jika hanya punya satu kesempatan?"

Tapi lihat dirimu. Kamu tidak bisa mengatakan apa pun.

"Ji Soo, Ji Soo."

Kamu terus menyebut namaku, jadi, aku mendengarkan.

Kamu lihat gereja dengan atap biru?

- Ya. - Tiga pohon di atas gedung.

Asrama Belajar Musim Gugur.

Bagaimana dengan SMA di sebelah kiri?

Aku tidak ingat.

Di mana Seo Woo?

Tolong cari dia.

Lalu?

- Cari dia saja dahulu. - Kenapa?

Kenapa lagi? Ini semua demi dia.

Dia bilang dia bahagia hanya dengan melihatmu. Bagaimana perasaanmu?

- Entahlah. - Sejak kapan Ha Won "entahlah"?

Itu terasa aneh bagiku.

Namun,

Seo Woo dan kamu tampaknya cocok karena suatu alasan.

Ada seseorang yang cocok dengan Ji Soo.

Kamu sudah selesai? Sudah?

Ji Soo menyuruhku melakukan ini.

Ini sangat tidak nyaman.

Ada banyak barang bagus di sana.

- Tunjukkan kepadaku barang - Apa yang harus kulakukan?

di belakang tempat Seo Woo berdiri.

Rak teratas di depan Seo Woo.

Itu diffuser yang kusukai. Beli satu.

Aku tidak mampu membelinya.

- Aku tidak membutuhkannya. - Ini untukku.

Lilin itu memiliki aroma yang harum.

Aku tidak butuh lilin.

Maaf, Seo Woo.

Ayo.

Apa yang ada di belakangmu? Benda yang berkilau.

Stiker.

Bukan ini. Yang ini lebih cantik.

Apa kita di jalan layang?

Ya.

Aku suka berada di sini.

Aku merasa seperti melihat hal yang sama dengan kalian.

Kalian berdiri berdampingan?

Kalian dekat?

Aku tidak punya pilihan karena kami berbagi earphone.

Seo Woo, kamu pasti melihat wajah samping Ha Won.

Kurang lebih.

Dan Ha Won melihat wajah samping Seo Woo.

Tidak.

Dia menatapku, jadi, aku langsung melihat wajahnya.

Ini wajah sampingku sekarang.

Terakhir aku melihat Ha Won juga wajah sampingnya.

Kafe.

Kamu kabur saat melihatnya di dalam.

Anggap saja itu benar.

Apa maksudnya?

Kapan kamu melihatku lagi?

Matahari terbenam, bukan?

Tunjukkan yang kalian lihat sekarang.

Jadi, ini dia.

Seperti ini tampilannya saat matahari terbenam di sini.

Aku ingin melihatnya.

Kupikir akan menyenangkan melihat matahari terbenam dari sana.

Aku ingat kamu menyuruhku pergi ke tempat tinggi, Seo Woo.

Dan itu menarik perhatianku.

Akan menyenangkan melihat matahari terbenam dari sana.

Itu kenangan terakhirku.

Tidak ada apa-apa

setelah itu.

Dia tidak tahu apa-apa setelah itu.

Dia tidak tahu kenapa dia menjual alat makan

atau dia pergi ke Norwegia.

Dia tidak tahu itu.

Dia akan mengetahuinya sendiri.

Tidak. Jangan pernah. Dia tidak boleh tahu.

Dia tidak boleh tahu apa yang terjadi kepadanya.

Hentikan.

Hentikan percakapan ini.

Makin banyak bicara, makin dia akan tahu.

Jika kita tidak beruntung, dia akan tahu semuanya.

Kenapa dia menjual alat makan?

Untuk melakukan sesuatu, apa pun.

Dia menjual alat makan dan pergi ke Norwegia

mungkin karena menderita.

Dan kamu tahu alasannya.

Benar, bukan?

Kenapa

Ji Soo terluka?

Dia tidak ingin memberitahumu.

Jangan mencari tahu.

Dia akan mengetahui semuanya! Jangan lakukan itu!

Jika Ji Soo tidak di sini, begitu juga dengan penderitaannya.

Tidak ada apa-apa di sini. Dia sudah tiada.

Itu artinya tiada.

Dia tidak tiada hanya karena aku tidak bisa menemuinya.

Dia di sini

bagiku.

Itu delusi yang hanya dimiliki orang bodoh.

Cinta tidak berbalas juga.

Seo Woo.

Maksudku...

Hentikan.

Dasar anak manja. Aku melakukan yang terbaik.

Aku membujuk para bedebah hipersensitif itu.

Aku pasti akan melakukannya kali ini. Aku...

Lewat sini.

"Pukul 2.09"

"Pukul 2.09"

"Sebelum Fajar"

Entah apa ini akan masuk akal,

tapi dua hal yang paling sering kudengar adalah

melupakan Ji Soo

dan berhenti.

Tapi

aku tidak tahu apa artinya itu.

Apa yang harus kulakukan untuk melupakan dan berhenti?

Dia ada di sana bahkan saat tiada,

dan dia ada di sana bahkan saat aku tidak bisa melihatnya.

Bagaimana aku menjelaskan itu?

Aku tidak tahu cara menjelaskannya,

jadi, aku tidak pernah memberi tahu siapa pun.

Aku sekadar bilang.

Ini berbeda dari cinta tidak berbalas.

Ya, itu berbeda.

Aku melakukannya untuk diriku sendiri.

Untuk membuatku bahagia.

Ini sangat berbeda darimu.

Kamu tidak tahan tidak mengetahui sesuatu, bukan?

Ji Soo bilang

suaminya membuat kesalahan.

Karena itulah

itu terlalu sulit ditanggung, jadi, dia tidak meninggalkan rumah.

Dia ingin melakukan sesuatu, jadi, dia menjual alat makan.

Hanya itu yang aku tahu.

Tepatnya, ini satu-satunya alasan

Ji Soo sangat menderita

dengan hidupnya.

Itu sebabnya aku memberitahumu.

Jangan mencari tahu lebih banyak.

Dia tidak memberitahumu,

jadi, kamu tidak harus tahu.

In Wook, apa...

Jika kamu akan pergi tanpa sepengetahuanku,

setidaknya lakukan dengan benar.

Kami... Kenapa kamu tidak memberitahunya?

Katamu kamu memberitahunya.

Tidak.

Seharusnya kamu memberitahunya. Kamu jahat sekali.

Apa maksudmu, Pak Song?

Kamu bilang mari lakukan tanpa Pak Kang.

Kenapa kamu kemari?

Studio.

Baiklah. Akan kubukakan untukmu.

Apakah terkunci?

Tunggu sebentar.

Kamu di kantor?

Kurasa pintunya terkunci dari dalam.

Pukul berapa ini?

Pukul berapa ini?

Aku...

Aku sungguh minta maaf,

tapi bisakah kamu pergi ke suatu tempat

untuk 30 menit saja?

Aku harus menyelamatkan nyawa seseorang.

Aku akan segera kembali dan membiarkanmu masuk.

Akan kukirimkan kodenya begitu aku tiba di sana.

Maafkan aku.

Jangan mencari tahu lebih banyak.

Dia tidak memberitahumu,

jadi, kamu tidak harus tahu.

Astaga.

Biasanya aku tahan minum alkohol.

Aku akan berhenti minum. Aku tidak akan minum lagi.

Kamu berharap aku percaya?

Terima kasih.

Jika kamu mengirimiku kodenya,

aku bisa saja membiarkan Pak Kang masuk, lalu datang.

- Siapa? - Pak Kang menunggu.

Tunggu.

Dia mengirimiku pesan kemarin.

Aku bahkan membalas.

Tapi aku tidak mengingatnya.

Kerja kerasku sepadan. Benar, bukan?

- Kodenya. - Astaga.

Baik. Aku sudah mengirimnya.

Lihat?

Kenapa... Kenapa aku di sini?

- Bukankah ini tempatmu? - Aku tidak punya tempat di Seoul.

Lihat kekacauan ini.

Ini kamar tidur, ruang tamu, atau dapur?

Aku pergi sekarang. Pak Kang sangat marah.

Aku akan memanggil taksi.

Tunggu aku.

Ada seseorang di sini.

- Siapa? - Taksinya datang.

Itu pamanku.

Tidak apa-apa. Minta dia

pergi baik-baik, dan dia akan pergi.

Dia orang yang santai.

Atau aku bisa mengurusnya setelah sampai di sana.

Beri aku lima menit. Aku akan segera tiba di sana.

Baiklah.

Kenapa dia bekerja semalaman?

Kenapa lagi?

Dia terpaku pada penderitaan seseorang.

Paman, tolong keluar.

Pak Kang ada di sana. Biarkan dia masuk.

Dia terlalu sensitif untuk bilang apa pun lebih dahulu.

Paman saja yang melakukan itu. Sekarang.

Tunggu apa lagi? Masuklah.

Ponselku tertinggal.

Cepatlah.

Ji Soo.

Tebak di mana aku sekarang.

Ji Soo.

Hentikan musiknya.

Kamu bilang tidak pernah melihat rumah Ha Won, bukan?

Benar.

Apa yang kulihat di sana?

Aku melihatmu di mana-mana.

Tapi

ini tidak benar.

Kudengar kamu ajak In Wook keluar. Teganya kamu melakukan itu.

Siapa yang bilang begitu? Tidak ada yang memberitahuku.

Kudengar istrimu sedang bepergian. Dia belum kembali?

Apa dia pergi menemui cinta pertamanya?

- Jika aku bisa minta maaf... - Kepada siapa?

Bagaimana jika aku bisa minta maaf kepada Won?

Kamu tidak berhubungan dengannya.

2209-0696.

2209-0696.

Permisi. Boleh aku memakai teleponmu?

Maaf, tapi kami tidak punya.

Maaf,

tapi bisakah kamu menelepon nomor ini

dan memeriksa apakah dia pria atau wanita?

Aku?

Periksa saja pria atau wanita.

Jika seorang pria mengangkatnya,

tolong tanyakan apakah dia Ha Won.

Lupakan saja.

Lupakan saja.

Pak! Anda lupa...

Hentikan.

Hanya

biarkan aku sedih. Kumohon kepadamu.

Mungkin dia akan kembali jika dia menderita.

Mungkin dia akan menelepon jika terluka.

Kemungkinan. Secercah harapan.

Hentikan.

Hentikan cintamu yang tidak berbalas.

Benar. Kamu bilang tidak tahu

apa artinya berhenti dan kenapa kamu harus berhenti, bukan?

Cinta tidak berbalasku

setidaknya memiliki satu persen kemungkinan.

Kata siapa aku punya satu persen?

Kamu masih hidup.

Kamu bahkan tidak punya satu persen pun.

Jadi, hentikan.

Maaf,

memang seharusnya aku minta maaf, tapi...

Jadi, aku juga akan berhenti.

Aku berhenti karena hanya punya satu persen. Kamu...

Seharusnya kamu berhenti sejak lama.

Dia menghilang ke mana?

Kudengar kamu menderita.

Aku baik-baik saja.

Aku cukup menderita dan bahagia.

Dia akan mengetahui semuanya! Jangan lakukan itu!

Jika Ji Soo tidak di sini, begitu juga dengan penderitaannya.

Tidak ada apa-apa di sini. Dia sudah tiada.

Itu artinya tiada.

Cinta tidak berbalasku setidaknya memiliki satu persen kemungkinan.

Kamu masih hidup.

Kamu sendirian?

Ya.

Ada sesuatu yang ingin kulakukan untukmu.

Apa?

Aku ingin memelukmu.

Tapi itu...

Kamu sangat aneh.

Aku ingin memelukmu

dan menepuk punggungmu.

Berteriaklah.

Ada apa denganmu?

Berteriaklah dengan lantang.

Lakukanlah.

Lagi.

Itu dia.

Saat kamu bilang akan bicara denganku sekali saja,

ada sesuatu yang ingin kudengar darimu...

dan sesuatu yang ingin kukatakan kepadamu.

Aku banyak memikirkan apa yang harus kukatakan.

Lalu?

Aku akan mengatakan apa yang ingin kukatakan kepadamu.

Saat aku mengatakan ini,

rasanya aku memelukmu.

Apa itu?

Apa yang sering kukatakan

setiap kali kamu terluka

atau depresi.

Ji Soo.

Ji Soo.

Ji Soo.

Ji Soo?

Ji Soo.

Ji Soo.

Ji Soo.

Ji Soo.

Ji Soo.

Beristirahatlah

dalam damai.

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

"A Piece of Your Mind"

Musik apa yang ingin kamu dengarkan?

Kurasa kamu sangat merindukan Sebelum Fajar. Aku.

Kamar terakhir kosong, bukan?

Kita harus berhati-hati dengan siapa yang kita bawa masuk.

Aku penasaran bagaimana satu persen Seo Woo akan tumbuh.

Aku akan menjadikannya kuat.

Kamu pikir kamu siapa?

In Wook. Kamu harus berhenti memperlakukan orang seperti ini.

Apa kamu bodoh?

Bagaimana bisa seseorang tidak menangis?

Tidak ada yang ingin kamu katakan kepada Sebelum Fajar?

Terima kasih,

Ha Won.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.