Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Apa ini?
Ini untuk dikirim ke ruang rapat.
"Kali ini kamu"
"Kali ini kamu."
Apa artinya ini?
Kamu bertanya kepadaku?
Kamu yang mengadakan pertemuan hari ini.
Lalu bunganya dikirim ke sini.
Lantas kenapa?
Aku yakin kamu tahu.
Choi Kyung Man, Seo Yeon Soo, dan Cha Jeung Seok.
Mereka bertiga
menerima bunga tepat sebelum mereka mati.
Apa itu aturan baru?
Apa seseorang mengirim bunga,
lalu membunuh orang lain?
Nona Seo Yeon Soo tewas karena terjatuh,
Pak Choi Kyung Man terkena serangan jantung,
dan kupikir Pak Cha Jeung Seok bunuh diri.
Bukankah kita sebaiknya mencari tahu dari siapa pesan ini?
Menurut peraturan, salah satu dari kita akan mati
beberapa hari lagi.
Kalau begitu,
aku yakin kartu ini ditujukan kepadaku.
Ini rumah dan tempat kerjaku.
Tidak.
Kali ini, aku akan mati.
Aku melihat bunga itu lebih dahulu.
Ini kutukan reset.
Empat orang sudah mati!
Aku akan mati
seperti orang lain yang menerima bunga.
Aku yang berikutnya akan mati!
Se Rin!
- Se Rin! - Se Rin.
Se Rin, buka matamu.
Ini nomor perusahaan pengirimannya.
Aku tidak bisa meminta pejabat melakukan penyelidikan resmi.
Jadi, aku ingin kamu menyelidikinya, Detektif Ji.
Aku ingin tahu siapa yang mengerjai kita seperti ini.
Aku juga penasaran sepertimu.
Aku yakin
dia seseorang yang tahu soal reset itu.
Seseorang yang tahu kita akan berkumpul di sini hari ini.
Kita sudah kehilangan empat dari sebelas orang.
Apa ada kemungkinan orang lain selain kita
- tahu soal reset ini? - Setahuku,
tidak ada.
Tapi aku tidak bisa memastikan
apakah salah satu dari kalian memberi tahu orang lain.
Bisa juga salah satu dari para mendiang.
Aku ingin kamu mempertimbangkan semua kemungkinan.
Jika kamu butuh bantuanku, silakan hubungi aku.
Aku akan meneleponmu.
"Episode 9"
Dia memberikan ini kepadamu?
Bukan Nona Lee Shin yang mengirim bunga?
Itu artinya dia dalam bahaya, sama seperti kita.
Itu bisa saja tipuan.
Bagaimana keadaan Se Rin? Kamu sudah menelepon ambulans?
Ya, Pak Hwang pergi bersamanya.
Kamu pasti senang menjadi detektif.
Apa kartun daringmu belum cukup?
Alurnya cukup menarik.
Sebaiknya jaga sikapmu
sebelum aku memenjarakanmu karena rekaman ilegal.
Bagaimana kamu akan mendapatkan surat penangkapan?
Kamu akan bilang aku diam-diam merekam orang-orang yang reset?
Pasti jaksa akan memercayaimu.
Pak Cha Jeung Seok...
Kapan kali terakhir kamu melihatnya?
Kamu mencurigaiku membunuhnya?
Aku juga sedih dia meninggal.
Dia meninggal sebelum aku bisa mengambil uangnya lebih banyak lagi.
Itu juga membuatku kecewa.
Kamu sungguh tidak ada kaitannya dengan buket itu?
Itu artinya kamu juga dalam bahaya.
Pikirkanlah. Apa kamu menyadari hal aneh saat memata-matai kami?
Kamu pernah melihat orang yang mengantar buket
atau melihat orang mencurigakan?
Aku tidak akan memberitahumu secara cuma-cuma.
Mengerti?
Jika butuh informasi dariku, beri aku sesuatu sebagai gantinya.
Bersenang-senanglah menjadi polisi.
Menurutmu apa arti bunga-bunga ini?
Menurutmu pembunuh benar-benar ada dan mereka yang mengirimnya?
Entahlah. Jika memang ada pembunuh
dan mereka berusaha menyembunyikan pembunuhan mereka,
kenapa mereka mengirim bunga dan meninggalkan bukti?
Ayo pergi dahulu.
Aku akan pergi sendiri.
Aku mencurigai sesuatu.
Mencurigai apa?
Aku akan memberitahumu setelah memastikannya.
Tolong selidiki masalah ini.
Kukira kamu sudah meminta bantuan Detektif Ji.
Dia yang paling mencurigaiku.
Dia tidak akan memberitahuku semudah itu.
Jadi, tolong selidiki.
Baik, Bu.
Pada pukul 14.30,
Pak Kwon Ho Jun mengantarnya.
Itu dia.
Permisi.
Kamu mengantar buket ke Klinik Zian hari ini?
Ya.
Buketnya ada di bangku taman.
Setelah kamu menemukannya, tolong kirimkan foto untukku.
Tolong antarkan pukul 14.30.
Pastikan kamu tepat waktu.
Jadi,
kamu menemukan buketnya, tapi tidak dengan pengirimnya?
Ya. Awalnya ada yang janggal.
Tapi itu hanya buket dan aku dibayar mahal untuk itu.
Jadi, aku tidak terlalu memikirkannya.
Boleh aku memeriksa pesannya?
Tentu.
"Aku menemukannya. Ini akan diantar pukul 14.30"
- Boleh aku menelepon nomornya? - Silakan.
Nomor yang Anda hubungi tidak terdaftar.
Silakan periksa lagi.
Bu, kamu di dalam?
"Kali ini kamu"
Aku yakin kartu ini ditujukan kepadaku.
Ini rumah dan tempat kerjaku.
Ini kutukan reset. Empat orang sudah mati!
"Kali ini kamu"
Ini.
Ini bunga bakung dan hyacinthus.
Bunga itu tidak ada di sini.
Itu mahal dan butuh perawatan ekstra.
Kamu mungkin harus pergi
ke kebun bunga atau pasar grosir.
Begitu rupanya. Terima kasih.
"Kartu bunga"
"Kartu bunga"
"Kartu Bunga Buatan Tangan dari 'Lokakarya Kartu Son'"
Kamu akan memberinya bunga?
Kamu pandai berkencan.
Apa akhirnya kamu menjalin hubungan? Penggemar yang sukses?
- Bukan begitu. - "Bukan begitu."
Itu yang selalu kamu katakan,
tapi kamu terus melangkah maju.
Apa kamu juga akan mengatakan itu
saat memberikan undangan pernikahan?
Kamu sangat menyebalkan. Kenapa kamu tidak bisa jujur saja?
Kenapa tidak bisa?
Kalian berdua.
Sebaiknya kamu tidak mengubah kata-katamu.
"Kalian berdua"? Mereka berdua? Apa terjadi sesuatu?
Apa?
Astaga, Ji Hyeong Ju.
Jangan hanya bisa mengarang.
Aku pergi.
Soon Woo, dia suka es Americano selama musim panas.
Apa maksudnya?
Detektif juga membutuhkan kehidupan percintaan.
Jadi, jika ada orang baik, sebaiknya kamu berinisiatif.
Jangan membuang-buang waktu menangkap pelaku.
Aku paling benci saat pelaku bertele-tele.
Aku harus memenjarakan banyak orang selagi masih muda.
Baiklah.
"Daftar Pembeli Lokakarya Kartu Son"
"Daedo-dong"?
"Daedo-dong"?
"Kafe 36,5"
"2-37, Daedo-dong, Bukseomun-gu"
"Kafe 36,5, Bunga Seni"
"Kami sudah tutup"
Kamu menjual bunga ini?
- Tidak. - Kami tidak menjualnya.
Kamu menjual bunga ini?
- Tidak. - Bu.
Kamu mencari sesuatu?
Biasanya, para instruktur yang membeli bunga ini.
Ada banyak tempat kursus bunga
dan toko karangan bunga di Mugong-gu.
Jadi, bunga ini biasanya dijual di sana.
- Begitu rupanya. Terima kasih. - Sama-sama.
"Kim Se Rin"
Bagaimana kondisimu?
Aku sudah stabil sekarang.
Aku tidak mau di sini sendirian. Jadi, aku memanggilmu.
Sejak kecil,
aku hampir tinggal di rumah sakit.
Kamu sakit?
Aku mudah sakit.
Tapi saat itu,
orang tuaku masih bersamaku.
Aku yang lemah,
tapi kakakku meninggal lebih dahulu.
Sama seperti saat temanmu meninggal.
Dia mengalami kecelakaan mobil.
Dia berusaha menyelamatkanku,
tapi malah tertabrak mobil.
Sejak saat itu, orang tuaku tidak peduli
bahkan saat aku jatuh
atau muntah darah.
Saat mereka mabuk,
mereka bilang
aku yang seharusnya mati.
Tapi
aku bisa memahami mereka.
Kakakku sangat sempurna.
Dia cantik, baik,
dan cerdas.
Dia memiliki segalanya.
Kalian punya keluarga yang manis.
Aku sudah bersiap untuk ujian masuk perguruan tinggi selama dua tahun
dan tidak berhasil.
Semuanya terasa seperti kutukan.
Setelah kakakku meninggal gara-gara aku,
sejak saat itu, aku merasa tidak bahagia.
Jadi, kuharap
sekarang giliranku untuk mati.
Itulah yang kupikirkan.
Bagaimana dengan semua jawaban
ujian masuk perguruan tinggi yang kamu hafalkan?
Jika aku mati,
ibu dan ayahku akan sedih, bukan?
Mereka mungkin tidak sesedih saat kakakku meninggal,
tapi aku yakin mereka akan sedikit sedih.
Benar, bukan?
Tidak.
Itu tidak akan terjadi,
jadi, mereka juga tidak akan sedih.
Jangan berpikir macam-macam dan makanlah yang teratur, ya?
Katamu kamu punya pacar yang setia padamu.
Ya, Young Woong.
Pahlawanku.
Terima kasih, Ga Hyeon.
- Halo. - Ya, halo.
Pria yang baru saja pergi
adalah pemilik kafe di ujung jalan itu, bukan?
Ya, kamu benar.
Kamu mencari sesuatu?
Begitu, ya.
Kamu ingat keranjang ini?
Apa pria tua dari kafe memesan ini?
Kenapa kamu bertanya?
Dia tiba-tiba membawa foto
dan memintaku membuatnya tampak sama, termasuk pitanya.
Ada bunga yang tidak tersedia di sini.
Jadi, aku harus ke pasar di Yangjae-dong untuk mencarinya.
Dia memintaku membawanya ke bangku di sebuah taman.
Jadi, kupikir dia akan melamar seseorang.
Pak.
Apa dia salah satu dari dua pria ini?
Entahlah. Dia masih muda,
tapi dia memakai topi dan masker,
sehingga aku tidak bisa melihat wajahnya.
"Pak Detektif"
- Aku akan pergi. - Kalau begitu, sampai jumpa.
- Sampai jumpa. - Dah.
Jae Young tidak ada di sini. Siapa ini?
Bisa katakan kapan dia pulang?
Hei, kamu menemukanku dengan sangat cepat.
Kamu benar-benar detektif.
Siapa kamu? Kenapa kamu mengirim bunga?
Bertanyalah kepada yang asli.
- Apa? - Kulakukan itu untuk mencari tahu.
Begitu seseorang yang palsu mengirim bunga,
yang asli pasti bertindak.
"Seseorang yang palsu"?
- Apa ini lelucon? - Lelucon?
Aku mempertaruhkan hidupku untuk melakukan ini.
Empat orang sudah mati.
Aku melakukannya untuk mencari tahu siapa pelakunya sebelum aku mati.
Lalu?
Kamu sudah tahu?
Shin Ga Hyeon.
Semua orang bingung dan takut,
tapi dia tidak.
Dia tampak mencurigai bunganya.
Kamu detektif, pasti kamu tahu
saksi sering menjadi pelaku.
Hanya dia yang benar-benar melihat bunga itu.
Kamu hanya melihat foto.
Kamu melihatnya sendiri?
Dia bisa saja membawanya ke sana untuk berbohong.
Kamu benar.
Benar, bukan?
Kamu bisa berbohong dan bilang kirim bunga palsu padahal itu asli.
- Apa? - Urutan orang-orang
berdiri dan duduk itu salah. Kini dia membuat trik seperti itu?
Apa selanjutnya?
Jika kamu punya waktu membuat trik, lakukan sendiri di rumah.
Berhenti membuat orang bingung.
- Ya? - Bunga yang terakhir tampak aneh.
"Kali ini kamu."
Jika mereka semua mendapat pesan ini,
keluarga mereka atau polisi tidak akan tinggal diam.
Siapa pun bisa melihat bahwa ini ancaman.
Aku penasaran apa orang lain juga menerima kartu yang sama.
Jadi, aku pergi ke rumah Pak Choi Kyung Man.
Ini.
Maaf, boleh aku memotretnya?
Tentu.
"Semoga matahari memberimu energi dan bulan membuatmu istirahat"
Sangat berbeda, bukan?
Jika aku bisa memeriksa dua kartu lainnya,
kita bisa lebih yakin.
Sudah pasti.
Apa?
- Apa ini? - Salinan
laporan penyelidikan untuk Pak Cha Jeung Seok.
"Foto yang diambil di rumah 23, 24"
"Foto yang diambil di rumah 25, 26"
"Foto yang diambil di rumah 33, 34"
"Kilau keemasan cahaya akan bersamamu"
"Semoga matahari memberimu energi dan bulan membuatmu istirahat"
"Kilau keemasan cahaya akan bersamamu"
Ini kartu palsu yang dikirim oleh Ko Jae Young.
- Ko Jae Young? - Dia ingin memancing si pelaku.
Dia mencurigaimu.
Dia bilang hanya kamu yang melihat bunga itu.
Kamu juga tidak memercayaiku. Jadi, kamu memeriksanya, bukan?
Kukira kamu ingin aku menjadi partnermu.
Justru karena kamu partnerku.
Aku ingin lebih memercayaimu.
Itu sebabnya aku memeriksanya.
Dia tidak melihat kartunya,
sehingga dia tidak bisa meniru ini.
Menurutmu Nona Lee Shin dengan mudah memberikan informasi
karena dia tahu ini palsu?
Ini berarti dia membuktikan bahwa dia tidak bersalah
dan membantu kita menemukan orang yang mengirim bunga itu.
Ini terlalu membingungkan. Siapa yang bisa kupercayai?
Setidaknya, kita harus saling percaya.
Bukan aku tidak memercayaimu.
Kamu seharusnya ada di sana.
Saat Ko Jae Young curiga, aku...
"Kilau keemasan cahaya akan bersamamu."
Episode yang sangat panjang.
Haruskah aku rehat sejenak, Maru?
Aku bahkan tidak punya cukup waktu.
"Hanya aku yang bisa membuatmu sempurna"
"Semoga matahari memberimu energi dan bulan membuatmu istirahat"
"Hanya aku yang bisa membuatmu sempurna"
"Hanya aku yang bisa membuatmu sempurna"
"Semoga matahari memberimu energi..."
"Semoga matahari memberimu energi dan bulan membuatmu istirahat"
"Kamu akan mengingatku selamanya, bukan?"
"Kilau keemasan cahaya akan bersamamu"
"Kilau keemasan cahaya akan bersamamu"
Menurutmu siapa penguntitnya?
Komentar yang paling disukai akan mendapat buku bertanda tangan!
"Komentar yang paling disukai akan mendapat buku bertanda tangan!"
"Tim Penyelidikan Kejahatan Berat 1"
"Laporan Kasus Kematian Cha Jeung Seok"
Kenapa kamu menyelidiki kasus Cha Jeung Seok?
Kamu menyuruhku mencari bukti pembunuhan.
Lakukan di waktu luangmu. Jangan selalu menyelidikinya.
Bagaimana dengan kasus lainnya? Kamu sudah memeriksa laporan saksi?
Ya, aku sudah memeriksa ketiganya.
Bagaimana dengan kasus palu? Kamu sudah mengirimnya ke kejaksaan?
Sudah kukirim sejak lama.
Aku sudah selesai menganalisis rekaman kasus barang curian
dan selesai menanyai saksi untuk kasus Seojang-dong.
Bolehkah aku menyelidikinya lagi?
Apa?
Kenapa pria itu
terobsesi dengan kasus yang sudah jelas?
- Astaga. - Benar sekali.
- Park Sun Ho! - Ya, Pak.
Awasi partnermu!
Anda seharusnya tidak membiarkan dia menemukan celah.
Dia tidak mau mendengarkanku meskipun aku mengatakan sesuatu.
Ada apa dengannya? Astaga.
Kukira penyelidikan sudah berakhir.
Kami mengadakan penyelidikan lanjutan.
Begitu rupanya.
Tanggal berapa tadi?
20 Februari... Tunggu, di sini.
Bisakah putar videonya dari situ?
"39E8769"
Kamu menjual bunga bakung?
Bunga bakung?
Entahlah. Kami tidak menyediakan itu.
Kami tidak menjual itu.
"Toko Bunga All Right, 225 Mulhwa-ro, Ace Bloom Flowers"
Ya?
Dengan Pak Jo Hyun Woo?
Ya, ada yang bisa kubantu?
Aku sedang menyelidiki sebuah kasus.
Kamu mengenal Pak Cha Jeung Seok?
Cha Jeung Seok?
Tidak, aku belum pernah mendengarnya.
Boleh kutanya di mana kamu
pada pukul 20.00 tanggal 20 Februari?
Kenapa kamu bertanya? Kasus apa ini?
Aku hanya berbasa-basi. Harap kerja samanya.
- Halo. - Halo.
Kamu menjual bunga bakung?
Ini. Kamu mau membelinya?
Ada yang memesan keranjang bunga seperti ini darimu?
Entahlah.
Kami memang menjual semua bunga itu,
tapi aku tidak yakin.
Begitu rupanya.
Baiklah. Terima kasih.
Maaf, siapa ini?
Itu pemilik toko ini.
Ga Hyeon.
Hyeong Ju. Bagaimana kamu bisa menemukan tempat ini?
Apa kamu kemari karena kamu tahu?
"Bunga"
Permisi, siapa ini?
Itu pemilik toko ini.
"'Aku Ingin Hidupku Diwarnai dengan Bunga', Penjual Bunga So Hye In"
Bagaimana dengan bayinya?
Itu artinya bayiku tidak bisa ikut denganku.
Bunga yang Pak Cha Jeung Seok terima
dikirim dari sini?
Ya, kurirnya adalah suami Nona So Hye In.
Dia tidak melakukan reset...
Bagaimana dia menemukan kita dan mengirimi kita bunga?
Dia mungkin hanya menerima perintah.
Berarti ada yang memilih toko bunga Nona So Hye In
dan sengaja memesan bunga?
Kalau begitu, orang itu pasti tahu
apa yang terjadi sebelum reset.
Orang yang tahu Nona So Hye In diundang.
Pasti salah satu dari kita.
Omong-omong, apakah Nona Seo Yeon Soo
pernah menyebutkan bunga?
Bagaimana kamu tahu?
"Episode 10 akan tayang sesaat lagi"
"Episode 10"
"Biarkan pelangi jiwa berada di kebunmu"
Buket apa ini?
Buket apa?
"Pelangi jiwa"?
Jika kamu punya waktu untuk ini, selesaikan tugasmu.
Jangan libatkan aku.
Dia meneleponku karena mengira aku yang mengiriminya bunga itu.
Dia mengatakan sesuatu tentang pelangi atau semacamnya.
"Pelangi jiwa"?
"Seo Yeon Soo"
"Ko Jae Young, pemain gim profesional"
"Kim Se Rin, belajar untuk mengulang Ujian Kemampuan Skolastik"
"Ji Hyeong Ju, detektif di Kantor Polisi Makang Seoul"
Pasti seseorang di antara mereka.
"Bae Jung Tae, mantan narapidana, Shin Ga Hyeon, aku"
"Siapa penguntitnya?"
Astaga. Aku mau buku komik yang ada tanda tangannya.
Aku yakin penguntit itu adalah Kim Byung Wook.
Seorang wanita mungkin mengirim catatan itu.
Apa itu dari liriknya? Kalau begitu, bukankah itu si penulis lagu?
Bagus. Kurasa orang ini mungkin dapat tanda tangan.
"Bagus. Kurasa orang ini mungkin dapat tanda tangan"
Lirik?
Dalam catatan buket Seo Yeon Soo,
tertulis sesuatu tentang pelangi jiwa.
"Pelangi jiwa"?
Apa itu benar-benar bagian dari lirik?
Kalau benar, liriknya terdengar kekanak-kanakan.
Apa? Buket bunga itu palsu?
Ya.
Kebetulan sekali, toko bunga itu ada di dekat kafe Anda.
Jadi, Anda pun dicurigai.
Astaga.
Untuk apa Ko Jae Young melakukan hal seperti itu?
Dia pasti berpikir
bisa menemukan si pengirim bunga yang asli.
Dia mencoba mendapatkan petunjuk dengan caranya sendiri.
Jika dia punya waktu untuk itu, seharusnya dia membantu Detektif.
Kurasa dia sama sekali tidak berguna.
Serta, ada pesan di catatan itu.
Anda mengenali kalimat ini?
Apa itu?
Ada catatan di buket itu?
Ini terdengar seperti kalimat dari puisi.
Atau hanya pesan perayaan biasa.
Tapi kurasa kalimat ini tidak terhubung.
Apa maksudnya?
Kamu sudah menemukan yang kuminta?
Kamu pikir menemukan seseorang semudah itu?
Lalu, kenapa kamu ingin menemuiku?
Kamu mau uang lagi?
Jika ingin mempercepatnya, kamu harus membayarku lebih.
Kamu tahu soal buket bunga itu?
Benarkah orang-orang mendapatkan bunga
sebelum mereka mati?
Kukira kamu yang mengirimnya.
Hanya kamu yang tersisa sekarang.
Bagaimana cara membunuh orang hanya dengan mengirim bunga?
Kamu dapat kabar dari detektif itu?
Kurasa kamu juga takut mati.
Ini bukan giliranmu. Jadi, tenang saja.
Bagaimana kamu tahu?
Jika kamu penasaran, selesaikan yang kuminta secepatnya.
"- Apa dia sudah tahu? - Pelakunya pasti sangat cerdas"
"Aku tidak bisa menemukan apa pun yang tertulis di catatan itu"
Itu kutipan dari "Kepingan Takdir".
Pelakunya adalah manajer, si kutu buku.
"Kepingan Takdir"?
"'Kepingan Takdir'"
"'Kepingan Takdir'"
"Kilau keemasan cahaya akan bersamamu"
"Kilau keemasan cahaya akan bersamamu"
"Kilau keemasan cahaya akan bersamamu"
"'Sang Penabur' oleh Van Gogh"
"Semoga matahari memberimu energi dan bulan membuatmu istirahat"
"Semoga matahari memberimu energi dan bulan membuatmu istirahat"
"Semoga matahari memberimu energi dan bulan membuatmu istirahat"
"'Kepingan Takdir'"
- Permisi. - Maafkan aku.
Aku baru mau pergi.
Dengan Nona So Hye In?
Benar.
Aku Detektif Ji Hyeong Ju.
Suamiku sudah memberitahuku.
Kenapa kamu datang ke rumah kami?
Bisakah kamu melihat ini?
Kamu sendiri yang membuat buket itu?
Ya. Kenapa?
Apa kamu mengantar buket bunga yang sama sebanyak tiga kali?
Kurasa begitu.
Kamu tahu siapa yang memesannya?
Apa ada yang salah dengan buket itu?
Aku sedang menyelidiki, jadi, tidak bisa membeberkannya.
Maaf, tapi jika begitu, aku juga tidak bisa.
Aku tidak bisa mengungkap informasi pribadi pelangganku.
Informasi pengirimnya tidak jelas,
sehingga kami harus mencari tahu siapa yang mengirimnya.
Kami juga perlu tahu kenapa mereka memilih
toko bunga ini.
Apa maksudmu?
Maksudmu, aku juga terlibat dalam hal ini?
Semuanya akan beres begitu kami bisa mengidentifikasi pengirimnya.
Tolong bantu kami.
Kalau begitu, tolong ikuti prosedur.
Aku tidak senang kalian asal datang seperti ini.
"Lokakarya hari ini akan diadakan pada hari Kamis depan"
Kamu tidak akan bisa mendapatkan surat perintah, bukan?
Tidak mungkin.
Rasanya aneh.
Dia tidak asing bagi kita,
tapi baginya, kita hanya orang asing.
Untuk menduga dia dalang di balik semua ini...
Yang lebih meresahkan
adalah ini mungkin bukan akhirnya.
Benar, soal pesan itu, aku menemukan petunjuk.
Sudah kuduga.
Tidak, kita akan lanjut sesuai rencana.
Baiklah. Kita sambung lagi nanti.
"'Kepingan Takdir'"
Jika kalimat itu dari buku ini,
pasti ada alasannya.
Kamu benar. Tapi masih ada lagi.
Gambarnya.
Kurasa mereka meramalkan penyebab kematiannya.
"Penyebab kematiannya"?
Anak panah Kupido.
Kupido menembakkan anak panahnya ke jantung orang-orang.
Pak Choi Kyung Man mengalami serangan jantung.
Aku memeriksa pesan Seo Yeon Soo.
Ini pesannya.
- Biarkan pelangi jiwa - Biarkan pelangi jiwa
- berada di kebunmu. - berada di kebunmu.
Ini gambar sayap Ikaros.
Ikaros terjatuh.
Seo Yeon Soo jatuh dan mati.
Terakhir, Pak Cha Jeung Seok.
"Kilau keemasan cahaya akan bersamamu"
"Van Gogh".
Bunuh diri?
Dia bunuh diri.
Ini masuk akal.
Tapi buket diantarkan sebelum mereka mati.
Tidak masuk akal jika si pembunuh sudah tahu
bagaimana mereka akan mati.
Kamu benar.
Tapi pasti ada alasan kenapa buket itu dikirim.
Aku yakin buket itu mengisyaratkan sesuatu.
Ibu menemukanmu.
Kamu selama ini bersembunyi di situ?
Ya.
Young, kamu sangat menyukai kereta?
Aku lebih menyukai Ibu.
Itu sudah pasti.
Apa ada hal lain yang kamu inginkan selain kereta mainan?
Kereta sungguhan?
Aku ingin naik kereta bersama Ibu.
Baiklah.
Ayo naik kereta beberapa hari lagi.
Bagaimana kamu terpikir untuk menandatangani buku-bukumu?
"Kepingan Takdir" adalah
salah satu kata yang paling banyak dicari di internet.
Benarkah?
Karena merasa catatan kakiku selalu sama,
aku mencoba hal baru.
Aku senang mereka menyukainya.
Benar. Omong-omong, aku punya beberapa ide.
Lihat ini.
Kita tidak boleh terlalu sering mengadakan acara.
Beberapa orang mungkin berpikir kita hanya ingin menjadi lebih terkenal.
Aku gegabah. Maafkan aku.
Aku masih akan melihatnya.
Kamu sudah melakukannya untukku.
Terima kasih!
Apa kita sudah selesai?
Ya. Benar. Bagaimana kamu akan mengakhiri
episode berikutnya?
Kamu akan mengungkap identitas penguntit itu?
Aku masih memikirkannya. Nanti kuberi tahu.
Aku harus bekerja sekarang.
Baiklah.
Silakan hubungi aku jika kamu merasa terjebak.
Semoga berhasil.
Aku pamit sekarang. Sampai jumpa.
"Sedang Keluar"
Selamat datang.
Ini.
Ini jarang ditemukan.
Akan kutunjukkan.
Ini terbuat dari batu vulkanis di Gunung Halla
yang tersambar petir,
dan terumbu karang dari kepulauan Sernica.
Kamu tahu bunga soyang hanya mekar sekali tiap abad, bukan?
Kamu pasti tahu itu karena kamu pemilik toko bunga.
Bunga-bunga itu sangat langka.
Ini dibuat dari akar bunga soyang.
Kamu tahu Hwang Yoon Young, modelnya?
Dia bahkan
melakukan ritual
dan tidak bisa hamil.
Setelah minum ini selama sebulan, dia mengandung anak kembar.
- Sungguh? - Ya.
Seorang penjual yang menipu orang dengan mengaku bahwa vitamin
bisa menyembuhkan kesuburan telah ditangkap.
Hwang, model populer, menerima uang
dan menulis ulasan di media sosialnya.
Mereka memanfaatkan keputusasaan para ibu
untuk melakukan penipuan ini.
Minum satu pil sehari dengan air putih.
Apa ada efek sampingnya?
Sama sekali tidak.
"Impianku Adalah Menjadi Polisi Pembela Kebenaran"
"Tertangkap Berkat Bantuan Warga Negara"
"Tertangkap Berkat Bantuan Warga Negara"
Aku sungguh akan hamil setelah satu bulan?
Bahkan klinik kesuburan sangat khawatir
seandainya ini disetujui secara resmi oleh dewan.
Aku akan membelinya.
Kalau begitu, kamu harus mengirimkan uangnya dahulu.
Setelah itu, kamu bisa menerima suplemennya.
Aku akan mentransfer uangnya ke rekening itu sekarang.
- Boleh kutransfer sekarang?. - Ya.
Tunggu!
Ada apa lagi kali ini?
Kamu yakin wanita bisa hamil jika minum suplemen?
Ya.
Aku sungguh harus hamil.
Impian seumur hidupku adalah menjadi seorang ibu.
Aku bahkan menggiling batu phallic dan meminumnya.
Aku bahkan mengunjungi tiap klinik kesuburan.
Tapi tidak ada yang manjur.
Kamu yakin ini efektif?
- Kalau begitu, aku akan membelinya. - Tidak.
Aku akan membayarmu dua kali lipat untuk itu.
Apa-apaan? Aku yang akan membelinya.
Aku akan mentransfer uangnya.
Tidak! Tolong jangan jual ini kepada wanita ini.
Tolong jual ini kepadaku. Aku harus hamil.
Hei.
Sungguh! Aku juga punya tanggal yang sempurna untuk itu.
Di saat bulan purnama, sekitar pukul 00.00...
Benar. Nona Choi Seong Hee.
Kamu ditangkap karena melanggar
UU tentang Tindakan Khusus Pengendalian Kesehatan Masyarakat,
melakukan penipuan, dan beberapa pelanggaran lainnya.
Kamu berhak berkonsultasi dengan pengacara dan tetap diam.
Serta ada hal yang disebut tinjauan legalitas penangkapan.
Silakan tinjau itu.
"Kantor Polisi Makang Seoul"
Kamu bukan kebetulan bertemu denganku di kafe, bukan?
Kamu mengikutiku?
Maafkan aku.
Itu hanya soal buket.
Kenapa kalian begitu mencemaskan bunga?
Jika detektif sungguhan, kamu bisa menjalankan prosedur yang sesuai.
Begini...
Sebenarnya, orang yang menerima buket itu
adalah teman-temanku.
Catatan itu berisi pesan aneh dan tidak ada nama pengirimnya.
Jadi, mereka hanya khawatir.
Itu sebabnya aku meminta dia untuk menyelidikinya.
Itu bantuan pribadi untukku.
Benar.
Apa semua temanmu adalah guru?
Apa?
Orang yang memesan buket
adalah siswa SMA.
Siswa SMA?
Ya. Mereka membawa catatan dan memesannya.
Aku dapat alamatnya beberapa hari kemudian lewat pesan teks.
Buket dan kartunya selalu sama.
Aku hanya berpikir bahwa mengirim bunga
sedang menjadi tren di kalangan pelajar.
Boleh aku memeriksa pesan teks yang kamu terima
perihal alamatnya?
Aku akan menghubungimu.
Apa kamu berkenan?
Baiklah.
Terima kasih
untuk hari ini.
Hei, Hyeong Ju.
- Hai. - Astaga. Halo.
Halo.
Ada apa kamu kemari?
"Daging perut"
Gara-gara Hyeong Ju, aku ketagihan membaca kartun webmu.
Kamu seniman yang hebat.
Aku juga telah melakukan kesalahan besar kepadamu.
- Astaga. - Maafkan aku.
Tidak apa-apa.
Kamu hanya menjalankan tugas.
Aku mengalami bagaimana rasanya diinterogasi.
Kuanggap saja itu sebagai bagian dari penelitianku.
Kamu optimis.
Dia bahkan sempat memikirkan kartun webnya selama interogasi.
Aku bisa mengerti kenapa Hyeong Ju begitu menggemarimu.
Sun Ho, aku bukan penggemar berat.
Aku membaca kartun webnya untuk bersenang-senang.
Kudengar kamu menangkap penipu untuk departemen lain.
Kamu juga melakukan itu untuk bersenang-senang?
Tidak, itu tugasku. Aku detektif.
Seorang penjahat ada di depanku. Tidak mungkin aku diam saja, bukan?
Dia ada di depanmu lagi?
Kenapa semua penjahat muncul di depanmu?
Andai saja aku tidak tahu.
Tapi aku sudah tahu semua penjahat itu. Apa boleh buat?
- Apa? - Sun Ho.
Apa kamu tahu
apa yang kualami karena kembali ke masa lalu?
Tidak. Tentu, kamu tidak tahu rasa sakit yang kualami.
Astaga, aku tidak mengira dia peminum kelas ringan.
Astaga. Dia bicara soal perjalanan waktu.
Dia terjun ke dunia fantasi sains saat mabuk.
Asal kamu tahu.
Jika bukan karena aku, kamu pasti sudah mati!
- Hyeong Ju, sadarlah. - Omong kosong ini...
Omong kosong apa ini?
- Astaga. Benar. - Astaga.
Yang benar saja.
Bagaimana kalau kita bersulang?
- Bersulang. - Bersulang.
Kurasa setidaknya dia harus tahu bahwa aku menyelamatkannya.
Setidaknya, hari ini aku merasa dihargai karena melakukan reset.
Kamu menyesal melakukannya selama ini?
Selain bisa keluar dari kursi roda dan menemukan Maru,
aku menyesalinya
karena merasa lebih banyak yang hilang.
Polisi senior yang kamu selamatkan
adalah Detektif Park, bukan?
Sial. Kurasa semuanya sia-sia.
Dia terus mengomeliku tiap hari. Menyebalkan sekali.
Kurasa aku tidak punya teman sepertimu.
Teman yang bersedia kembali untuk menyelamatkanku.
Yang lebih menariknya,
aku seakan-akan menerimanya.
Bahkan kurasa
aku harus merasa wajar tidak punya teman semacam itu.
Ga Hyeon.
Kamu tidak tahu berapa banyak penggemarmu? Jangan bilang begitu.
Para penggemarmu termasuk aku akan sangat kecewa.
Kamu setuju, bukan?
Kurasa,
setidaknya aku bisa punya satu teman sebelum mati, bukan?
Tunggu.
Ya, ini Ji Hyeong Ju.
Aku si penjual bunga.
"Bunga"
Aku baru mau pulang. Seorang siswa datang.
Siswa itu memakai seragam SMA Daeyoung.
Pada tanda pengenalnya tertulis Kim Ah Reum.
Apa yang harus kulakukan sekarang?
Kalau bisa, aku tidak mau terlibat dalam kasus ini.
Bekerjasamalah dengan kami seperti yang kamu lakukan sekarang.
Untuk saat ini, siapkan bunga sesuai pesanannya.
Hubungi kami begitu kamu mendapat pesan untuk pengantarannya.
Baiklah.
"Kamu akan menjadi kapten hidupmu dan menantang takdirmu"
"'Kepingan Takdir'"
"Kamu akan menjadi kapten hidupmu dan menantang takdirmu."
"Kamu akan menjadi kapten hidupmu dan menantang takdirmu"
Apa?
"Kamu akan menjadi kapten hidupmu dan menantang takdirmu."
"Kamu akan menjadi kapten hidupmu dan menantang takdirmu."
"'Sebuah Kecelakaan' oleh Nicolas Sicard"
Kenapa dia tidak mengangkat telepon?
Di mana dia?
Kim Ah Reum.
Di mana dia?
Lewat sini.
Hei, Kim Ah Reum.
"Cinta butamu"
Kim Ah Reum.
Seorang detektif mencarimu.
Apa?
- Apa maumu? - Dengan Kim Ah Reum?
Bukankah kamu mengantar kartu ke toko bunga kemarin?
Siapa yang memintamu melakukan itu?
Aku menemukan pekerjaan paruh waktu itu di internet.
Pekerjaan paruh waktu?
Iklan daring menyebutkan
siswa lebih diutamakan. Jadi, aku menerima pekerjaan itu.
Katanya aku akan dapat 100 dolar jika mengantar kartu.
Dari mana kamu mendapatkan kartunya?
Ini orang asing.
Kurasa dia tinggal di sini secara ilegal.
Banyak imigran gelap
yang dieksploitasi dalam kejahatan karena tidak bisa diidentifikasi.
Haruskah kita beri tahu yang lain soal ini?
Karena target berikutnya
sudah pasti salah satu dari kita, sebaiknya kita beri tahu.
Tapi bisa saja yang mengirin buket itu
adalah seseorang dari grup kita.
Jadi, lukisan itu melambangkan bagaimana target akan mati?
Lalu kenapa kereta ini ada di sini?
Apa artinya target berikutnya akan mati dalam kecelakaan mobil?
Ini hanya spekulasi.
Itu belum pasti.
Kalau begitu, sampai dia mendapat pesan teks untuk alamatnya,
kita hanya bisa menunggu?
Hingga kini, insiden terjadi dua atau tiga hari setelah pengiriman.
Kita harus melacak orang yang mengirim kartu itu
dan berusaha sebaik mungkin untuk mencari tahu siapa dalangnya.
Bukankah itu kamu?
Ini perbuatanmu lagi, bukan?
- Apa? - Aku melihatmu bertemu
dengan si mantan narapidana.
Kalian berdua merencanakan sesuatu.
Dia ini bicara apa?
Lihat saja.
Dia jelas menemui si mantan narapidana.
Aku tahu kamu terlibat. Kamu kemari untuk memata-matai kami.
Sial.
Apa kamu penguntit?
Kenapa kamu membuntutiku?
Hei.
Kenapa kamu menemui Bae Jung Tae?
Haruskah aku melaporkan semuanya kepadamu?
Benar, bukan?
Aku yakin kalian berdua bekerja sama sejak awal. Benar, bukan?
Hei.
Kamu pikir dia cukup cerdas untuk satu tim denganku?
Pria itu tidak tahu apa-apa soal buket bunga.
Justru dia yang bertanya kepadaku apakah orang yang mati
sungguh menerima buket itu.
Kenapa kamu menemuinya?
Sial.
Apa masalahmu?
Bukan aku dalangnya!
Kalau begitu, buktikan.
Kukira urusan kita sudah selesai.
Ya, kupikir begitu.
Aku menemukan sesuatu yang menarik.
Kuharap kamu tidak tersinggung karena hal ini.
Dalam industri tempatku bekerja, mengetahui latar belakang klien
adalah kewajiban kami.
Alasanmu melakukan reset...
Bukankah ini alasannya?
Keinginanmu berbagi keberuntungan dan semacamnya
hanyalah omong kosong.
Astaga. Jika yang lain tahu,
aku penasaran bagaimana reaksi mereka.
Kalau begitu, ini akan mudah
karena aku tahu alasan sebenarnya yang membuatmu menjalani
reset.
Mau bagaimana?
Kamu akan memerasku atau justru meminta bantuan?
Orang ini menggunakan program VPN
untuk masuk ke situs web dengan alamat IP virtual.
Menelusuri situs pekerjaan daring seperti ini jelas mencurigakan.
- Jadi, di mana? - Rumah Sakit Sejin.
Baiklah.
- Kamu sudah tahu? - Rumah Sakit Sejin.
- Baiklah. - Itu saja?
- Kerja bagus. - Halo.
Sial. Kamu menyuruhku membuktikannya.
Itu berasal dari lantai satu gedung paviliun.
Bisa periksa rekaman tanggal 12 Maret sekitar pukul 16.44?
Tolong periksa rekaman dari area itu.
Pukul 16.44?
Wanita itu...
Dia relawan dari Klinik Michael.
Klinik Michael?
Ya. Itu klinik gratis yang merawat orang asing
di lantai dua.
Aku yakin dia juga di sana hari ini.
- Hari ini? - Ya.
Itu?
Permisi.
Hei. Bisakah kamu berbahasa...
Aku sedikit memahami bahasa Korea.
Kamu tahu loker di metro?
Bukankah kamu menaruh kartu di sana?
Ya.
Dokter memberikannya kepadaku, dan aku melakukannya.
Dokter?
Ya. Itu. Dokter itu menyuruhku melakukannya. Dan aku melakukannya.
Terima kasih.
- Hati-hati, Bung. - Maafkan aku.
Ya?
Aku dapat alamatnya.
Aku dapat enam.
Satu, dua, tiga. Hei, lihat apa yang kudapatkan.
Hei, Jae Young. Bagaimana menurutmu?
Kenapa kamu meneleponku selarut ini?
Ga Hyeon!
Alamatnya
adalah tokoku.
Apa artinya ini?
"'Kepingan Takdir'"
"'Kepingan Takdir'"
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
"365: Repeat the Year"
Apa maksudmu?
Kamu akan menanggung akibatnya?
Larilah sebelum makin banyak yang mati.
Jika kalian ingin hidup, jangan melawannya.
Kita akan bermain petak umpet.
Semua sudah direncanakan.
Kamu pikir permainan ini seru jika tahu jawabannya?
Tidak ada di dalam daftar untuk mendiang.
Kita diundang untuk memainkan permainan ini.
Kamu tahu apa yang lebih menakutkan? Orang-orang mati di depanku.
Aku? Jebakan untuk yang tidak bersalah?
- Aku takut sekali. - Kenapa?
Aku akan mendengarnya secara langsung.
Jika itu bohong, semuanya mungkin.
Sun Ho!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.