Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Kami bermain poker. Apakah Anda ingin bergabung?
Mungkin. Kapan?
- Mungkin. Kapan? - Biar kulihat.
Kamis malam. Tapi kau akan bermain poker.
Teresa, aku senang kau datang. Dia Jaksa Wilayah, Don Wolcott.
- Direktur Biro FBI, Charles Bailey. - Pak.
- Senator Eileen Dawkins. - Senator Negara Bagian.
Ini perkumpulan orang-orang penting. Andai kau memberitahuku sebelumnya.
- Kau kenal orang ini, bukan? - Teresa.
Aku tak mengira kau penjudi.
Ini bukan judi jika kau tahu kau akan menang.
As hati.
Aku tak main.
Giliranmu, Judge.
Lima ratus.
Bandar tak ikut. Kau harus tambah 500 lagi, Bertram.
Aku naikkan jadi seribu.
Kau menggertak.
Aku pasang semuanya.
Aku suka bermain denganmu, Gale.
Aku bisa membacamu seperti buku anak-anak.
Ya, ambillah koinmu.
Selamat malam, bulan.
Maaf, Semuanya. Kami ada tugas.
- Bisa kau tunaikan untukku? - Ya.
Bersenang-senanglah.
Universitas Negeri California Utara Museum Sejarah Ilmu Alam
- Di sana kau rupanya. - Aku harus datang lain kali...
Saat tak ada mayat yang harus kita temui.
Kau main poker lagi, Lisbon?
Kau mulai menyukainya. Kehilangan uang?
Lebih tepatnya kehilangan semangat. Suasana hati Bertram sedang buruk.
Aku Agen Lisbon dari CBI.
Christos Papadakis. Aku Dekan Fakultas Ilmu Alam...
Jadi, museum ini adalah tanggung jawabku. Silakan ikut aku.
Aku yakin tim kalian yang selidiki kematian Profesor Montero?
- Ya, benar. - Kita harus berjalan sedikit.
Laboratorium museum terletak di sayap timur museum ini.
Apa yang bisa kau ceritakan tentang korbannya?
- Menurut kami dia Linda Parfrey. - Menurutmu itu dia?
Linda menghilang selama beberapa waktu.
Kalian akan lihat nanti.
Ini mahasiswa yang menemukan Linda. Sebutkan namamu.
Gregory Lewis.
Aku menemukannya sekitar tengah malam.
Katakan padaku apa yang terjadi.
Tak sengaja, aku menemukan tikus pohon yang bagus.
Aku belum pernah menelitinya sebelumnya.
Dan aku bawa ke sini untuk dikuliti dan dilepas dagingnya.
- Untuk mengawetkan kerangkanya. - Bagaimana kau melakukannya?
Kami memasukkannya ke peti itu.
Bagaimana kau melepas kulit dan dagingnya?
- Serangga pemakan daging. - Serangga pemakan daging, tentu.
Benar.
Saat itulah aku menemukan Linda.
Baiklah.
- Ya, itu benar cincin Linda. - Jadi, dia Linda Parfrey.
Kenapa membuang jasad ke dalam peti serangga?
Museum itu tak punya keamanan yang ketat.
Tapi kau tak akan bisa selundupkan jasad keluar museum.
Kecuali jika kau kecilkan ukurannya agar muat di tas olahraga.
Jadi pembunuhnya menunggu serangga memakannya sampai tinggal tulang...
Agar bisa diselundupkan keluar?
Kemungkinan. Kami menemukan peralatan sains di dalam peti.
- Ini mungkin senjata pembunuhannya. - Pembunuhnya mungkin ahli sains.
Atau seseorang yang bekerja di museum.
- Kapan terakhir Linda muncul? - Linda sudah menghilang dua pekan.
Orang mengira dia berkemah dekat Yosemite, melakukan penelitian.
Seseorang melihat mobilnya di kampus dan mereka sadar dia hilang.
- Siapa yang memberi laporan hilang? - Dr. Sonia Kidd.
Dia Ketua Jurusan Biologi dan dosen pembimbing Linda.
Namanya terdengar tak asing.
Ya, dia menulis beberapa buku sains populer.
Salah satunya berjudul "Pembunuh Alamiah: Akar Evolusi Pembunuhan".
Lucu. Aku dan Jane akan bicara padanya.
Linda punya kantor di museum. Kau dan Cho periksa kantornya.
Siap, Bos.
Kami kira dia hilang di gunung.
Tapi ternyata selama ini dia ada di sini.
Itu terlalu mengerikan untuk diungkapkan.
Apa yang dia pelajari? Hewan jenis apa?
Apa itu penting?
Tak seorang pun memilih yang mereka dedikasikan dalam hidup...
Tanpa alasan. Itu memiliki arti.
Aku mempelajari otak primata. Apa itu artinya bagiku?
Kau punya pemikiran yang gelap di dalam kepalamu...
Bahwa kau hanya memercayai hal yang normal dan alami.
Tentu saja itu normal dan alami.
Linda seorang ahli ornitologi.
Gelar doktornya tentang diet pada burung Northern Flicker.
Itu sejenis burung pelatuk.
Menarik.
Ulet.
Berpikir keras pada persoalan sampai bisa diselesaikan.
- Seperti itukah Linda? - Ya, seperti itu.
Meski burung pelatuk tidak membenturkan kepalanya...
Mereka menggunakan paruhnya untuk membuat lubang.
Ya, alam bawah sadar tak berpegang teguh pada hal semacam itu.
- Apa dia mahasiswi yang pintar? - Brilian.
Dia menulis bersama beberapa makalah di jurnal-jurnal bergengsi.
- Siapa yang iri? - Tidak ada.
Ini Jurusan Biologi terbaik di Pesisir Barat.
Hanya untuk mereka yang terbaik dan terpintar.
Kesuksesan salah seorang dari kami membantu kami semua.
Kami adalah keluarga.
Orang membunuh anggota keluarganya setiap hari. Itu alami.
Pembunuhan bukan hal yang alami, tapi abnormal.
Dosen tidak mengerti skandal. Kecuali jika mereka itu skandalnya.
- Apa kita sudah selesai? - Ya. Untuk sekarang.
Kami perlu bicara dengan beberapa mahasiswa dan mengunjungi...
Toko suvenir yang ada di sebelah kiri dari pintu, 'kan?
- Permisi. Kau sedang apa? - Siapa kau?
Aku Agen Rigsby dan ini Agen Cho. Kami dari CBI. Dan kau?
Megan Parker. Aku teman sekelas Linda di program doktoral.
- Dan kantorku ada di sebelah. - Sedang apa kau di sini?
Aku mau mengambil salinanku Memahami Evolusi Makro...
Sebelum kalian menyegel tempat ini.
- Apa kau sangat mengenal Linda? - Dia itu bintang rock.
Seorang bintang rock yang harus didandani, tapi tetap saja.
Dia dapat Beasiswa Dekan tahun ini. Itu sekitar 100 dolar.
Sementara kami harus melunasi pinjaman mahasiswa...
- Dengan cek jaminan sosial kami. - Untuk apa semua taksidermi ini?
Aku kira Linda mempelajari burung pelatuk.
Linda mengelola ruang spesimen untuk karya studinya.
Jadi dia memiliki banyak spesimen.
Narkoba?
Gula.
Dia tak menggunakan narkoba, bahkan diet soda.
- Bagaimana kehidupan pribadinya? - Ada apa?
- Apa dia punya pacar? - Kami tak sering membicarakan itu.
Dia punya pacar di luar kampus. Itu saja yang kutahu.
Jane, telepon aku saat kau menerima pesanku.
Aku menemukan teman sekelas Linda. Lihat ke tempat gajah.
Kebanyakan spesies tidak berubah dalam periode waktu yang panjang.
- Maaf, ada yang bisa kubantu? - Aku Agen Lisbon dari CBI.
- Profesor Friedman? - Asisten Profesor.
Ya, Asisten Profesor Paul Friedman, sebagaimana yang kau lihat...
Merupakan penghormatan yang besar dari para mahasiswa.
Aku mengajar beberapa seminar di bawah bimbingan Dr. Kidd.
Maaf mengganggu, tapi aku mencari informasi tentang Linda Parfrey.
- Mereka teman sekelasnya, 'kan? - Ya, kami semua kenal Linda.
Kalian tahu sesuatu yang mungkin bisa membantu penyelidikan kami?
Kami tahu Linda punya pacar. Aku ingin bicara dengannya.
Mantan pacar. Aku kira.
Dia jarang membicarakannya, tapi pada suatu malam di lab...
- Dia bilang padaku mereka putus. - Kapan itu?
Seminggu sebelum dia menghilang.
Kau tak berpikir dia pembunuhnya, bukan? Dia itu polisi.
- Polisi? Kau tahu namanya? - Ya.
Opsir Ray Moran, Polisi Wilayah San Francisco. Polisi Patroli.
Bicaralah pada kaptennya apa kita bisa menanyai Moran.
Tugaskan Cho dan Jane juga jika dia sudah datang.
Baik. Bos, aku berhasil. Aku masuk ke program itu.
Topi Putih? Kau berhasil masuk? Itu hebat.
Ya. Satu bulan di LA.
Aku akan menatapi layar komputer sepanjang waktu, tapi tetap saja.
Tim akan merindukanmu.
Kau bilang kau sudah bicara pada Bertram tentang permintaan upahnya.
Batas akhir setorannya dua hari lagi.
- Aku akan mampir saat kembali. - Terima kasih, Bos.
Itu disebut Topi Putih.
Itu program pelatihan investigasi komputer tingkat lanjut...
Yang diajarkan oleh peretas terpercaya. Itu sangat maju.
Aku tak tahu apa yang dia katakan saat membicarakan ini.
Aku ingin segera mengajukan permintaan pembayaran biayanya.
Menurutmu Manchester curang?
- Apa? Tidak. - Di permainan poker.
Dia sangat sombong.
"Selamat malam, bulan." Apa maksudnya?
- Itu hanya permainan. - Kau tak berpikir begitu.
Pak.
- Ada apa dengan Van Pelt? - Biaya pelatihannya.
Waktunya ketat. Kami memotong semua dana pelatihan di luar anggaran.
Tidak. Permintaan ditolak.
Lisbon bilang dia kehilangan dirimu.
Aku datang membawa hadiah.
Grace.
Jelly dinosaurusnya untukku.
Kemudian...
- Aku tebak kau manusia triceratops. - Ya.
Rigsby si T-Rex.
Ada hal baru di kasus ini?
Mantan pacar korban adalah polisi patroli wilayah San Francisco.
Dia sedang patroli sekarang. Aku akan bicara kepadanya.
Di jalan? Ayo berangkat. Aku sudah lama tak turun ke jalan.
Ayo kita lakukan.
- Ayo. - Terima kasih.
Entahlah, tingginya sekitar 165 cm. Tidak gemuk.
Wajahnya besar. Rambutnya cokelat.
Dia bahkan tak bawa senjata. Kenapa kau berikan uangnya?
Aku tak memberikan padanya. Dia mengambilnya.
Pria itu berpakaian seperti apa?
- Kalian dari CBI? - Agen Cho. Ini Patrick Jane.
Aku mau bicara dengan kalian, tapi kami harus tangani ini.
Aku akan menemui kalian dua jam lagi.
- Dua jam? - Kami baru dapat kasus ini.
Kami harus masukkan ini ke siaran kejahatan.
Kami harus menelusuri area sekitar dan membuat laporan.
Aku tak bisa membantumu dengan laporan itu.
- Dia masuk. - Kenapa kau berikan uangnya?
Pak, kami yang bertanya di sini. Katakan padaku apa yang terjadi.
Pria itu datang saat aku mengosongkan uang di mesin kasir.
Dia minta kartu telepon. Aku berbalik sebentar...
Dan dia meraih celah dan mengambil setumpuk uang pecahan 20 dolar.
Kau tunggu sampai kau selesai mengosongkan uang...
Sebelum melakukan transaksi berikutnya.
Dengar, pria itu punya uang. Dia tak terlihat mencurigakan.
- Bagaimana aku bisa tahu? - Permisi.
Tunjukkan bagaimana tangannya melewati celah.
Baik, keluarkan tanganmu.
Begitulah mereka menangkap rakun, kau tahu?
Pria itu tak bisa mengambil uang dari celah.
- Pelakunya bukan orang lain, bukan? - Kau! Kau pencurinya!
- Aku pencurinya? - Kau pencurinya.
Dengan apa kau membayarku, kau bilang aku pencuri?
Pekerjaan selesai. Kau bisa meminta temanmu membuat laporannya.
Tidak.
- Kapan kau dan Linda bertemu? - Tahun lalu.
Aku sedang bekerja sambilan, melakukan pengamanan di museum.
Bagaimana hubungan kalian?
Hidupnya tidak seperti orang yang pernah kutemui.
Dia begitu fokus.
Kurasa itu memengaruhiku juga. Aku bahkan belajar untuk ujian sersan.
- Lalu kau mencampakkannya. - Kau pikir aku senang?
Ceritakan padaku.
Sekitar dua bulan yang lalu, aku dapat surel tanpa nama...
Berisi tautan profil kencan daring dia.
- Aku tak bisa memercayainya. - Dan dia mulai menemui orang lain?
Entah apa dia memulainya, dia hanya mencari yang terbaik.
Mungkin dia sudah lama melakukannya.
- Kau bicara padanya soal hal ini? - Ya.
Pertengkaran besar.
Kau berbuat kasar padanya?
Aku bukan orang seperti itu.
Menyakiti wanita? Khususnya tidak kepada Linda.
Dia punya penjelasan?
Dia menyangkalnya. Tapi apa lagi yang bisa dia lakukan?
Aku tak terima dikhianati. Aku harus memutuskannya.
- Kau tahu yang mengirim profilnya? - Tidak.
- Dan kau tidak penasaran? - Entahlah.
Pacar seseorang bernasib sama sepertiku.
Seseorang menyimpan dendam.
Satu hal yang penting adalah aku tak cukup baik baginya.
Setelah kalian putus, kau tak pernah bicara padanya lagi?
Aku seharusnya tahu. Dia memiliki kepintaran.
Dia akan punya kehidupan besar.
Apa yang dia mau dari pecundang seperti aku, 'kan?
Kau punya sesuatu?
Ini profil kencan yang dikirim seseorang kepada Moran.
Kunjungi situs kencan itu...
Dan lihat apa ada yang menghubungi selama dia menghilang.
- Menurutku Linda tidak berkencan. - Kenapa tidak?
Alamat yang mengirim surel ke Moran...
Digunakan untuk membuat akun di situs kencan.
- Apa kau menemukannya? - Semacamnya. Aku masuk ke akun.
Apa kau tak membutuhkan kata sandi untuk itu?
Aku habiskan 2 menit menggunakan kata kunci paling umum. Itu qwerty.
- Qwerty? - Q-W-E-R-T-Y.
Itu lima kata kunci paling umum. Dan tebak itu profilnya siapa.
Linda?
Jadi siapa pun yang mengirimkan Moran profilnya...
- Juga yang membuat akunnya. - Ya. Profilnya palsu.
Seseorang mencoba memisahkan Linda dan Opsir Moran.
Kerja bagus.
Aku tahu kau kecewa dengan program pelatihannya.
Kami akan mendaftarkanmu tahun depan.
Tak apa-apa.
Bertram seharusnya bermain halus...
Tapi dia kehilangan sentuhan poker dan membuat kesal semua orang.
Linda menginginkan pria dengan tubuh yang sangat seksi.
- Profil kencan palsu, 'kan? - Kau mengatakan sesuatu?
Bertram tak mau membantu Van Pelt.
Dia marah karena kalah banyak uang di permainan poker.
Beberapa orang suka menekan rasa sakitnya pada orang lain...
Kepada orang yang lebih lemah. Orang yang lebih lemah selalu ada.
- Begitulah lingkaran kehidupan. - Menyedihkan.
Bertram tak mau menang, Lisbon. Dia harus menang.
Itulah kenapa dia begitu.
Bagi dia, kekalahan tak bisa ditoleransi.
Kenapa seseorang mau memisahkan Linda dan pacarnya?
- Persaingan romantis? - Mungkin saja.
Aku mencari orang yang pintar, kuat, paket lengkap.
Van Pelt coba menelusuri surel-nya, tapi dia mengalami kebuntuan.
Siapa pun yang menulis ini, meninggalkan sidik jari.
Bukan pengecut. Bajingan sejati.
Pencari keuntungan.
- Kumpulkan pasukan, Lisbon. - Kenapa?
Saatnya bermain bingo.
Kita punya daftar kata dari profil kencan palsu.
Kita bicara pada para mahasiswa...
Dan bandingkan yang mereka katakan dengan daftar ini.
Jika yang mereka katakan cocok dengan kata-kata yang di daftar...
- Orang itu yang menulis profilnya? - Benar.
Bagaimana kita membuat mereka mengatakan kata yang tepat?
- Apa yang harus kita tanyakan? - Biarkan kata-kata mereka mengalir.
- Bicara tentang hasrat mereka. - Hasrat mereka?
Hewan, pastinya. Serangga. Binatang ternak.
Manusia gunakan kata "darah dingin" untuk merujuk pada kekejaman.
Itu seperti pengaturan suhu tubuh spesies bisa menentukan sifat moral.
Itu konyol.
Reptil tak pernah menciptakan bom atom.
Jika kau tanya aku, darah panas adalah masalahnya.
Kau tahu maksudku?
Permisi.
Jadi, kerangka tulang. Kenapa kau tertarik pada hal itu?
Kenapa aku butuh alasan?
Menurutku itu aneh.
Di balik kulit dan daging yang kita kenakan...
Ada sesuatu yang kuat, bersih dan indah, yang saling terangkai...
Kau tak bisa kehilangannya. Menurutku itu keren.
Apa aku lulus? Aku pernah mengikuti tes psikologi sebelumnya.
Tn. Jane. Kami baru saja membicarakanmu.
Dekan Papadakis menceritakan padaku tentang memorimu yang mengesankan.
Memoriku sendiri tak sebaik dulu. Apa rahasianya?
Lebih mudah untuk mengingat saat kau tak pernah lupa.
- Kau sedang apa? - Aku memasang umpan untuk ngengat.
Mereka suka yang manis-manis. Jadi aku pakai gula merah dan bir.
Lezat.
Paul menemukan spesies terbaru dari ngengat.
Ngengat Giok California. Hewan itu dipamerkan di museum.
Itu hal yang hebat.
Kini ada 1.500.001 jenis serangga di dunia.
Itu kerendahan hati yang palsu.
Aku kira begitu. Itu memang hebat bagi penyuka ngengat.
Bagi kita semua.
- Selamat atas temuan barumu. - Terima kasih.
- Itu hal yang paling mengagumkan. - Terima kasih.
Biar kutebak, kau mempelajari burung buzzard...
Dan kau sedang memasang sebuah jebakan sekarang.
Seolah-olah. Kebiasaan kawin Zalophus Californianus.
Singa laut.
Seekor pejantan memperebutkan betina melalui pertarungan.
Dan itu membuatmu tertarik. Seorang pria yang bertarung untukmu?
Siapa yang tak mau pria perkasa?
Pria yang mau bertarung demi yang dia miliki? Itu sangat seksi.
- Itu terdengar menyenangkan. - Sangat keren.
Paul menangkap ngengat dan Jeanette mengacau dengan kadalnya...
Aku menelusuri pulau untuk melihat anjing laut bermain.
Aku tidak hanya suka berpikir. Aku juga suka bermain.
Aku paket lengkap.
Nakal, sangat seksi. Paket lengkap.
Bingo!
Bingo.
Kau menulis profil kencan palsu yang membuat Linda dan pacarnya putus.
Itu tak melanggar hukum, bukan?
Mungkin dia tahu kau pelakunya, lalu mendatangimu ke lab...
- Dan keadaan jadi tak terkendali. - Aku tak membunuh Linda.
Lalu, kenapa kau ingin membuat mereka putus?
Kau tak tahu rasanya ada di program itu.
Dr. Kidd ingin kami bermain bagai keluarga bahagia.
Kami lebih seperti sekumpulan hyena yang saling mengintai.
- Kenapa? - Uang. Apa lagi?
Museum tak mendapatkan semua benda itu dengan gratis.
Itu diperlukan penemuan, publisitas, dan donasi.
Dr. Kidd mau program kami jadi yang terbaik.
Jadi jika kau tak menghasilkan, selamat tinggal.
Apa itu maksudnya?
Kau pernah dengar istilah "Yang kuat yang akan bertahan"?
Karena Dr. Kidd yakin itu ada.
Dia suka menyingkirkan orang yang tak bisa berkontribusi...
Orang yang tak bisa membuat torehan.
Tak ada seorang pun yang sungguh membuat torehan.
- Apa maksudmu? - Jeanette? Si gadis kadal?
Dia punya tempat istimewa di balik tangga untuk menangis.
Greg mengalami kegagalan besar tahun lalu.
Dia melempar tengkorak tikusnya keluar jendela.
Dan Paul? Dia yakin Dr. Kidd akan memecatnya...
Hingga dia akhirnya menemukan ngengat konyol itu.
Bagaimana dengan Linda? Bagaimana dia menghadapinya?
Dia adalah mesin.
Kau sudah lelah, dan dia masih bekerja keras tanpa istirahat.
Ibuku mau membunuhku karena tak dapat Beasiswa Dekan.
Lalu, Linda mendapat pacar seorang polisi yang tampan?
Dia? Maksudku...
Benarkah?
Jadi, kau membuat profil kencan palsu untuk memutuskan mereka.
Aku hanya ingin tahu apa aku bisa menyakitinya.
- Jika dia bahkan bisa disakiti. - Apa dia tahu itu ulahmu?
Itu menghancurkannya.
Besoknya dia melakukan hal bodoh dan Dr. Kidd membentaknya.
Kau tahu? Itu terasa sangat menyenangkan.
Dan aku tahu itu tak membuatku terdengar seperti orang baik.
Tidak. Itu tak membuatmu terdengar seperti orang baik.
Ini seperti dalam novel Lord of the Flies.
Aku tak mengira dunia sains bisa begitu bengis.
Seperti yang orang bilang, politik akademis bisa begitu bengis...
Karena taruhannya kecil. Sangat kecil.
Besok pagi kita harus kembali ke museum.
- Kenapa? - Pendidikan.
Tapi sekarang, aku harus melakukan sesuatu.
Jaksa Agung tahu bahwa dakwaan itu tidak kuat.
Aku tak ada waktu.
Tak ada yang melakukannya cuma-cuma. Dia tahu itu.
Apa? Kau ke sini untuk bermain?
Aku dengar kau kalah dan itu memengaruhi pekerjaanmu.
Aku akan meneleponmu kembali.
Aku hanya sedang tak beruntung.
Ayolah.
Kau percaya pada keberuntungan?
Tidak.
Lisbon mengatakan kau sangat hebat.
Margaret, batalkan jadwalku pukul 18.00.
Two pair.
Four of a kind. Lihat?
- Aku tahu cara bermain poker. - Tentu, kau tahu.
Kau mainkan lawanmu, bukan kartunya.
Aku tahu yang ganjil. aku tahu diriku.
Kau tahu orang-orang. Kau tahu bagaimana mengontrolnya.
- Bukan berarti kau selalu peduli. - Apa maksudnya?
Kau akan lebih disukai jika bersikap baik daripada bersikap kasar.
Tapi kau malah memilih bersikap kasar.
- Apa ini tentang Lisbon? - Kau suka cerita palsu, bukan?
Sebelum kau bertaruh, kau mengalihkan pandangan...
Dan kau menghembuskan napas dengan sangat pelan.
Kau seperti sedang mencoba menenangkan dirimu.
Ya.
Kau punya cerita di balik cerita palsu.
Saat kau menggertak, napasmu terdengar.
Apa maksudnya? Aku mengendalikan diriku.
Kau mencoba bersikap tenang dan terengah-engah seperti itu.
Manchester pastinya akan berpikir kau menggertak.
Percayalah padaku.
Tn. Jane. Ada yang bisa kubantu?
Aku harap begitu. Kau masih mau mempelajari rahasia memoriku?
Aku mau.
Kau mengajar kelas master kepada semua teman sekelas Linda, bukan?
Paul dan aku yang akan mengajar sore ini.
Bagaimana jika aku berikan seminar memori untukmu dan kelasmu?
Itu akan luar biasa.
Tapi, bukankah ada pembunuhan yang harus kau ungkap?
Tidak masalah.
Aku akan butuh beberapa meja. Mungkin 3 atau 4 di belakang sana.
Kantor Linda dipenuhi dengan hewan. Hewan yang mati.
Benar.
Kita akan butuh itu untuk properti.
Baiklah. Aku rasa kau punya maksud tersembunyi dengan ini semua.
Kau sudah dapat tersangkanya?
Ada satu hal yang aku ingin kau tegaskan untukku.
Apa itu?
Apa itu diet untuk burung pelatuk Northern Flicker?
Ya, tentu.
Bagaimana bisa kau lebih menyukai triceratops dari T-Rex?
T-Rex itu payah. Tangannya kecil. Dia seperti ayam besar dengan gigi.
Dan triceratops pada dasarnya adalah babi dengan tanduk.
Dan perisai di kepalanya. Dia kalahkan ayam besar tiap hari.
Di mimpimu. Apa yang Jane inginkan?
- Dia mau kita kembali ke museum. - Apa yang akan kita lakukan?
- Pencurian museum. - Kenapa?
Berhentilah bertanya. Ayo pergi.
- Ada apa ini? - Kami hanya mencari kemungkinan.
Apa kaitannya ini dengan penyelidikan?
Aku tak bisa membicarakan penyelidikan ini secara rinci.
Aku perlu memeriksa salah satu laba-laba ini.
Tarantula?
Hai, Anak-anak. Lihatlah, laba-laba.
- Ya, tarantula. - Aku tak melihat ini diperlukan.
Jangan cemas, Pak. Ini urusan polisi resmi.
- Detektif, tolonglah. - Aku pastikan ini tak akan lama.
Tunggu, apa yang kau lakukan?
Aku perlu melihat laba-labanya lebih dekat.
Tidak. Jangan.
- Khususnya yang ada di sini. - Jangan. Apa yang kau lakukan?
- Jangan diambil. - Ini dia.
- Tolong, berhati-hatilah. - Ini dia.
Aku tidak melihat kenapa ini diperlukan.
Jangan cemas, Anak-anak.
- Ini dia. - Tunggu. Apa yang kau lakukan?
Kami harus mengambil sidik jarinya.
- Melakukan apa? - Warna yang indah, bukan?
Dia menggigitku.
- Apa? - Dia menggigitku.
Biar kutelepon seseorang. Ini tidak berbahaya.
Lihat. Ini mematikan. Aku merasa sedikit aneh.
- Aku tak melihatnya. - Aku merasa pusing.
Tidak, aku bercanda. Aku baik-baik saja.
Jangan bermain dengan laba-laba, Anak-anak. Mengerti?
Kita punya hal yang istimewa hari ini.
Kalian bisa menyebutnya tindakan evolusi.
Tn. Patrick Jane datang untuk memberikan seminar...
Tentang batas tertinggi memori.
- Kita sudah sampai di ruang kelas? - Ya.
Bagus.
Memori manusia dapat bekerja lebih dari yang banyak orang duga.
Aku sudah berada di kelas ini sebelumnya.
Tapi saat aku di sini...
Aku memerhatikan.
Memerhatikan dengan saksama.
Terima kasih. Tapi itu hanya memori dasar.
Mari kita maju lebih jauh ke tahap selanjutnya.
Memori dikatakan berguna jika akurat dan secepat kamera.
Berapa banyak hewan yang kau siapkan, Lisbon?
- Sekitar 30. - Kau ambil dari kantor Linda?
- Ya. - Semua hewan ini dari kantor Linda.
Aku belum pernah ke tempat itu.
Dan saat ini, aku akan berbalik dan melihat ke belakangku...
Dan dalam beberapa detik, aku akan mengingat setiap hewan di meja itu.
Dalam urutan. Dan aku akan tunjukkan pada kalian...
Bagaimana kalian bisa melakukan hal yang sama.
Bagaimana kami tahu kau tidak sudah mengingatnya?
Skeptis. Aku seharusnya tahu itu. Dan kau benar.
Tidak ada alasan bagimu untuk percaya padaku. Paul?
Bisakah kau mengatur ulang hewannya yang menurutmu pas?
- Tentu. - Terima kasih.
Otak manusia.
Sekali kau memakainya dengan benar, itu akan sangat efektif.
Pikiran bisa melakukan beberapa hal ajaib.
Misalnya seperti mengatakan tentang masa depan.
- Itulah yang kulakukan sekarang. - Omong kosong.
Untuk membuktikannya...
Kau bisa memegang prediksinya. Sains itu persoalan prediksi, bukan?
Prediksi didasarkan pada data nyata, bukan ramalan.
Kau bilang begitu dan aku bilang ahli sains...
Percaya pada pemikiran rasional.
Pada kisi-kisi, daftar, dan klasifikasi.
Itu tak masalah, tapi bukan seperti itu dunia ini bekerja.
Dan tentunya bukan seperti itu otak ini bekerja.
Maksudmu, manusia bukan makhluk rasional?
Menjadi rasional adalah alat.
Tapi bukan hanya itu alat yang kita punya.
Jauh sebelum kita jejali pengetahuan kita dengan grafik dan diagram...
Kita memakai cara kuno yang lebih menghibur dalam mengingat.
- Bagaimana di sana, Paul? - Sudah selesai.
Bagus sekali. Silakan, duduk.
Sekarang, aku akan menunjukkan pada kalian apa yang kubicarakan.
Lisbon, bisa minta tolong?
Terima kasih.
Kita bisa menciptakan memori...
Dengan membangun istana di pikiran kita.
Kita bisa menyanyikan sebuah lagu untuk diri kita.
Atau menceritakan sedikit kisah.
Kisah tentang si perundung, si rubah abu-abu...
Dan seseorang yang berani, si tikus...
Yang melindungi teman kecilnya yang gemuk, si katak...
Dan temannya si kepala telur.
Kisah seorang pria bertuksedo yang menyelinap di keramaian...
Untuk bertemu wanita bergaun warna-warni.
Penguin, kobra, 3 tupai, dan seekor burung nuri.
Kisah penerbang. Burung hantu, kelelawar, ngengat.
Semuanya...
- Sepertinya aku membuat kesalahan. - Tak ada ngengat.
Mungkin prediksiku akan menjelaskan kekeliruanku.
Jeanette, bisa tolong kau bacakan?
Ngengatnya ada di saku Paul.
- Tunggu, apa? - Ngengat.
Ngengat yang kau curi dari meja saat kau menyusun ulang hewannya.
Itu ada di sakumu.
Aku harus mengosongkan sakumu. Berdirilah.
Mari kita lihat.
Paul? Kenapa kau mengambil ngengatnya?
- Itu Ngengat Giok California. - Ya, benar.
Jenis yang dia temukan. Aku kira itu ada di museum. Dari mana datangnya?
Tunggu sebentar. Kau bilang hewannya diambil dari kantor Linda?
Memang benar.
Linda tewas sebelum Paul menemukan ngengatnya.
Ngengat ini tak mungkin dari kantor Linda.
Kau akan mengerti.
Kecuali Linda yang menemukan ngengatnya pertama kali.
Paul. Kau tidak membunuh Linda?
Ya, dia melakukannya. Tapi aku mengakui...
Ngengat itu bukan dari kantor Linda.
Aku pinjam itu dari museum untuk melakukan pembuktian.
Paul?
Makalahku ditolak. Penelaah sejawat mengembalikannya kepadaku.
Dr. Kidd sangat kecewa. Dia tak pernah mengatakan apa pun.
- Dia tak pernah harus katakan. - Bagaimana Linda terlibat?
Saat itu tengah malam di lab.
Dia baru saja kembali dari hutan. Dia senang.
Dia melihat burung pelatuk makan ngengat yang tak dia kenali.
Lalu dia memasang umpan dan menangkap satu.
Kami menemukan gula merah di kantornya. Apa itu umpannya?
Ya.
Aku tahu apa itu begitu aku melihatnya.
Spesies baru. Itu bisa jadi artikel.
Itu bisa jadi pameran museum. Itu adalah uang bagi program ini.
Aku melihat diriku menamai ngengat itu.
Aku selalu ingin menamai sesuatu.
Pekerjaanku dipertaruhkan.
Masa depanku. Aku membutuhkannya.
Untuk bertahan hidup.
Diriku benar-benar tak terkendali.
Akhirnya aku bisa menguasai diriku.
Aku membersihkannya. Banyak cara untuk membersihkan darah di lab.
Lalu, aku berikan cacing ke jasad Linda.
Aku pergi ke bagian hutan di mana Linda...
Menemukan ngengatnya.
Aku kembali dan mendapatkan penghargaanku.
Aku menyelamatkan pekerjaanku.
Aku mendapat semua yang kuinginkan.
Dr. Kidd.
Panggil aku Sonia saja.
Aku ingin berterima kasih karena sudah menangkap Paul.
Tak perlu berterima kasih.
Linda wafat, Paul dipenjara, dan Megan dikeluarkan.
Aku rasa program ini tak akan pulih.
Program itu tidak nyata.
Pertanyaannya adalah akankah kau pulih?
Aku merasa tak berdaya.
Apa yang bisa kau lakukan di hadapan kematian?
Tapi kau tak merasa tak berdaya. Kau bertindak.
Ada satu hal yang bisa kau lakukan.
Paul mendapat banyak kebanggaan dengan menamai ngengat itu.
Saat seharusnya Linda yang menamainya.
Aku akan pastikan untuk menamainya seperti nama dia.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Ya.
Masuk akal. Semua yang baik sudah memiliki pasangan.
- Sudahlah. - Aku rasa seleksi alam.
Ayolah.
- Selamat tinggal, Patrick. - Selamat tinggal, Sonia.
Lima ratus untuk Dawkins.
Tidak.
Aku naikkan seratus.
Aku juga akan menaikkan seratus lagi.
Kapan kau akan belajar, Gale?
Aku naikkan seribu.
Aku pasang semua.
Two pair.
Flush.
Flush menang.
Selamat malam, bulan.
Selamat malam, bintang.
Selamat malam, Hakim.
Apa kau lihat itu?
- Flush? Itu mengagumkan. - Aku berhasil membalasnya.
Aku setuju.
Itu sangat cerdik, kau meminta Jane mengajariku.
Kau pasti sangat ingin membantu Van Pelt.
Apa yang Jane lakukan?
Kau tak perlu sungkan. Aku tak keberatan untuk membalas budi.
Program Topi Putih, bukan?
Aku akan menandatangani biayanya besok pagi.
- Terima kasih, Pak. - Tidak, aku yang berterima kasih.
- Sampaikan terima kasih pada Jane. - Akan kusampaikan.
Menurut beberapa ilmuwan, T-Rex bisa berlari lebih dari 70 km per jam.
Dia predator teratas. Kau tahu itu artinya?
Itu artinya mereka ada di puncak rantai makanan.
- Lalu? - T-Rex mengalahkan triceratops.
Aku menang.
Kau pulang semalam dan meng-Google dinosaurus, bukan?
Kau tak punya kehidupan. Aku menang.
- Aku berutang padanya dari kemarin. - Dia dalam perjalanan ke bandara.
Ya. Untuk program Topi Putih itu. Aku kira dia tak ada uang untuk itu.
Lisbon sudah mengatasinya.
Menyenangkan jika bisa mengucapkan sampai jumpa.
Pengecut tidak mengucapkan sampai jumpa saat mereka mau.
Pengecut?
- Kau memanggilku pengecut? - Ya.
Kenapa begitu?
Sudah berapa lama kau berpura-pura tidak jatuh cinta pada Van Pelt?
Siapa bilang aku jatuh cinta pada Van Pelt?
Dulu aku pernah suka sekali padanya, tapi kini tidak lagi.
Kami hanya...
Teman baik.
Kau pengecut dan pembohong yang buruk.
Itu katamu.
Pengecut. Apa yang dia tahu soal hubungan?
Kau mengencani pelacur hamil dan dinosaurusmu makan rumput.
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Kita akan kekurangan staf untuk sementara. Van Pelt pergi ke LA.
- Terima kasih. - Pendidikan itu hal yang indah.
Omong-omong, aku kesal dengan ekosistem permainan poker.
Aku rasa kau sudah terlalu lama menghabiskan waktu di museum.
Kesal dengan ekosistem?
Kini Bertram menjadi pemain poker yang lebih baik berkat aku.
Ekosistemnya telah berubah. Kau harus beradaptasi atau mati.
Siapa bilang aku butuh bantuan?
Jangan mencoba membuatku terpesona.
Uang berbicara.
Apa taruhannya? Kita tak bisa main poker tanpa taruhan.
Aku sudah menyiapkannya.
Herbivora nilainya satu. Karnivora nilainya lima.
Baiklah.
Bagikan kartunya.
Apa yang kau punya?
- Aku pasang semua. - Kau menggertak. Aku main.
Sungguh?
- Apa kau curang? - Tidak.
Aku mengalahkanmu.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.