All language subtitles for Nobody Knows ep 7-8.NEXT

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

"Semua karakter, organisasi, tempat, entitas, dan acara"

"dalam drama ini hanyalah fiksi."

"Hati-hati dengan konten tidak menyenangkan atau meresahkan."

Detektif?

Tolong tunggu di luar.

"Memanggil"

"Ha Min Sung, tiga panggilan tidak terjawab"

Apa lagi sekarang? Bukankah kamu harus melakukan panggilan ini?

"Ha Min Sung"

Detektif?

"Ha Min Sung"

"Tanggal lahir, 29 Juni 2005"

Ha Min Sung.

Dia pasti murid di SMP Shinsung.

Dia juga kelas 8. Kamu mengenalnya?

Min Sung

adalah murid di kelasku.

Lihatlah.

"Ha Min Sung"

Apa ini dia?

Ya, itu Min Sung.

Kamu mengenali pria ini?

Tidak.

Lihatlah foto-foto ini.

Dia tampak tidak asing.

Mungkinkah dia anggota keluarga Min Sung?

"Pesan: Nyonya"

"Pak Choi, kenapa tidak menjawab? Kenapa tidak menjemput anakku?"

Apa Ha Min Sung punya sopir?

Ya.

Ya, kurasa aku pernah melihatnya.

Apa dia ada di sekolah hari ini?

Siapa? Min Sung?

Aku tidak tahu.

Ada guru lain yang mengabsen murid hari ini.

Hubungi sekolah.

Apa menurutmu Min Sung mungkin tidak ada di sekolah?

- Periksa saja. - Tentu.

Semua orang hadir kecuali Ko Eun Ho.

Ha Min Sung?

Saat dua benda menjadi berukuran sama

setelah diperbesar atau dikurangi,

itu disebut

bentuk yang mirip.

Baiklah. Terima kasih.

Min Sung ada di sekolah.

Kita harus pergi.

Aku melihat tanda-tanda penyerangan pada tubuh Eun Ho.

Kamu benar tentang Eun Ho

tidak diserang di sekolah.

Ayo.

"Shinsung"

Ini Cha Young Jin dari Tim Pembunuhan Satu.

Aku menemukan jasad yang digantung.

Aku meminta Tim Forensik di lokasiku.

"Episode Empat"

"Tersangka Kasus Pembunuhan Berantai Stigmata"

Sial.

- Nona Cha belum datang? - Belum, Pak.

Kamu menyambutku dengan duduk?

Apakah menerima promosi khusus

membuat penilaian rutinku tidak berarti?

Dia tidak pernah mendengarkanku

dan melakukan apa pun yang dia suka.

Dia mengambil alih kasus orang lain

dan aku yang dimarahi.

Ini tidak tampak seperti kasus penting.

Tapi mungkin penting baginya.

Korban tinggal di apartemen di bawah unitnya.

Kamu pernah bertemu orang yang tinggal di bawah unitmu?

Ya, mereka orang tuaku.

- Juga di atas unitmu? - Aku tinggal di lantai atas.

Bagaimana dengan tetanggamu yang lain?

Bagaimana dengan tetangga?

Cepat selesaikan ini.

Eun Ju,

kenapa kamu tidak kembali ke Pembunuhan sebelum bertambah tua?

Itu sudah lewat waktuku, tapi dia mau bekerja.

Aku yakin dengan kemampuanku, Pak.

Tentu saja,

tapi yang lebih penting,

kamu harus mematuhi perintah atasanmu.

- Perintahmu adalah tugasku. - Aku suka sikap itu.

Kamu jauh lebih baik dari seseorang yang kukenal.

- Aku akan memberimu satu jam. - Baik, Pak.

Ikuti perintahmu.

Terima kasih, Pak.

Ada apa dengan tetangga Young Jin?

Anak yang tinggal di unit di bawah unit Nona Cha

sepertinya jatuh dari gedung dan tidak sadarkan diri.

Astaga. Aku kasihan kepada Nona Cha.

- Kenapa? - Nona Cha berteman dengannya

sejak dia masih kecil.

Aku bertemu dengannya saat menghadiri kelas observasi.

Apa Nona Cha sedang sibuk mengurus kasusnya?

Ya, Kepala Han bahkan menerima keluhan

dari kepolisian sektor setempat karena hal itu.

Itu sebabnya dia marah tadi.

Astaga, kenapa harus temannya lagi?

Apa maksudmu "lagi"?

Apa maksudmu?

Kamu baru saja bilang, "Kenapa harus temannya lagi?"

Hei, Nona Cha.

Ya, Kepala Han baru saja memberitahuku.

Mayat?

Kamu sudah menghubungi Forensik?

Aku sudah meminta bantuan mereka.

Pertama, ambilkan cakram keras dari laciku.

Nona Cha, masalahnya...

Ada apa?

Lupakan saja. Aku akan segera ke sana.

Mayat apa?

Kukira dia menyelidiki apa yang terjadi kepada anak itu.

Dia menemukan mayat dalam prosesnya.

Dia sangat beruntung dalam kasus pidana.

- Kenapa kamu sebut itu beruntung? - Bagaimana bisa disebut beruntung?

Itu salah.

Kurasa kamu benar. Aku akan lebih berhati-hati.

Terima kasih.

Bagaimana dengan itu?

Lagi pula, ini untuk para reporter.

Kasus sebenarnya lebih penting.

Kami akan mengurus ini.

Kami hanya perlu melaporkan ini, bukan?

Kamu tidak perlu membantu.

Tapi aku akan sangat menghargainya.

- Kamu harus pergi. - Terima kasih sebelumnya.

Duduklah.

Ini sangat tidak adil.

Apa lagi yang bisa kita lakukan?

Jadwal detektif pembunuhan bergantung kepada pelaku.

Pikirkan perasaan Young Jin.

Aku yakin dia akan merasa lebih baik

jika dia bisa menggunakan bantuan rekan yang terpercaya.

Benar.

Urus itu.

Setelah selesai, urus ini juga.

Kasus terakhirnya adalah pembunuhan berantai.

Pak Lee, kami butuh sidik jari dan DNA-mu.

Kamu tidak keberatan, bukan?

- Apa? - Sidik jari dan DNA kita

ada di seluruh tempat ini.

Benar.

"Kartu Sidik Jari Portabel"

Tidak.

Seharusnya aku tidak membiarkannya pergi begitu saja.

Aku melihat tanda-tanda penyerangan pada tubuh Eun Ho.

Tentang tas Eun Ho...

Kamu tidak pernah melihatnya dan kamu juga tidak ingat.

Tapi katamu kamu melihat tas itu kemarin pagi, bukan?

Dia datang ke sekolah pagi-pagi sekali.

Jadi, aku membelikannya soda dan bicara dengannya sebentar.

Saat itulah aku melihatnya.

Apa tas itu sangat penting?

Itu bukan tasnya yang biasa.

Kurasa dia juga tidak menukar tasnya

jika melihat barang-barang di dalam tasnya.

Ada pensil mekanis dan buku catatan.

Jika kita gagal menemukan tas lamanya di rumahnya,

dia menghilangkannya, atau ada yang mencurinya.

Buka mulutmu.

Bisakah kamu menggambarkan Ha Min Sung untukku?

Min Sung?

Dia akrab dengan semua orang dan nilainya bagus.

Kurasa kamu ingin tahu hubungannya

dengan Eun Ho.

Aku yakin tidak ada masalah di luar.

Saat aku bertanya apa Eun Ho dirundung,

kamu bilang tidak menyadari hal seperti itu.

"Catatan Panggilan Terbaru"

Astaga, apa yang terjadi?

"Paman Dae Hoon"

Kamu bisa ke sekolah sekarang.

Kamu hanya ingin aku pergi?

Aku akan meneleponmu.

Boleh minta nomor teleponmu?

Kami akan memberi tahu Min Sung dan orang tuanya.

Pak Lee?

Kupikir

apa yang terjadi kepada Eun Ho adalah kecelakaan.

Tapi kamu bilang kepadaku bahwa itu kejahatan.

Setelah kita melacak keberadaan Eun Ho,

kita menemukan

pria yang gantung diri dan itu sangat tidak masuk akal.

Ini jelas bukan kebetulan.

Apa itu berarti sopir Min Sung melakukan penganiayaan fisik...

Belum ada yang dipastikan.

Tolong rahasiakan ini sampai kami menghubungimu.

Maaf soal masalahnya.

Ini pasti membuatmu pusing.

Orang-orang akan segera tahu tentang Im Hee Jung.

Boleh aku minta tolong karena kita membahasnya?

Kamu ingin aku memastikan

aku tidak memberi tahu media soal nama sekolahmu, bukan?

Benar.

Sekolah akan berantakan begitu orang tahu

entah bagaimana kita terlibat pembunuhan berantai stigmata.

Jika mereka juga tahu soal masalah kemarin...

Astaga, aku sudah bisa membayangkan betapa sulitnya situasinya.

Aku sudah memberi tahu kepolisian sektor setempat

untuk memastikan pers tidak merilis artikel.

Tidak ada gunanya jika orang tahu soal ini.

Begitu rupanya.

Kamu, Sun Woo, dan aku harus bertemu dan makan bersama.

Ya, tentu saja.

Aku menantikannya.

Astaga.

Sayang sekali.

Aku tidak bisa menghentikan ini.

"Tim Pembunuhan 1, Ketua Tim, Letnan Cha Young Jin"

"Pimpinan Yun Hee Seob"

"Catatan Siswa, Ko Eun Ho"

"Wali Kelas, Lee Sun Woo"

Eun Ho? Bukankah dia anak yang datang ke rumah kita waktu itu?

Dia tampak sangat sopan dan baik.

Kurasa dia ditindas.

Bagaimanapun, aku lega karena si perundung

bukan seseorang dari kelasmu.

Siapa namanya tadi?

Kamu tahu kenapa Ju Dong Myung melakukan itu?

Ya, Pak.

Ada anak bernama Ju Dong Myung di kelas delapan.

Dia menyebabkan masalah di kelas tujuh, kami mengawasinya.

Tapi belakangan ini, dia cukup pendiam.

Dia menyebabkan masalah?

Dia bekerja paruh waktu untuk organisasi pengelabuan suara.

- Apa hukumannya? - Dia dibebaskan dengan peringatan.

Entah apa yang dia lakukan di luar sekolah.

Tapi di kelas, dia merusak suasana kelas.

Selain itu, dia tidak melakukan banyak hal.

Kita tidak bisa yakin.

Sulit mengetahui apa yang terjadi di antara anak-anak.

Kurasa kamu benar.

Aku ingin kamu menyelidikinya.

Mungkin kita butuh sesuatu.

Baik, Pak.

"Memulai ponsel"

"Catatan panggilan"

Kamu punya satu pesan suara baru.

Dong Myung, ini aku, Pak Lee.

Telepon aku begitu kamu menerima pesan ini.

"Pak Lee Sun Woo"

Dia terjatuh

dari hotel.

Hotel Millenium?

Bagaimana...

Bagaimana kamu tahu?

"SMP Shinsung"

"SMP Shinsung"

Dong Myung!

- Halo. - Halo.

- Pak Lee! - Pak Lee!

- Pak Lee! - Kamu datang!

Semuanya, diam.

Aku tidak melihat Min Sung.

Dia bilang dia tidak enak badan, jadi, kubiarkan dia pergi.

- Apa dia di kelas? - Mungkin.

Baiklah.

Kamu mau ke mana?

- Pak Lee! - Kemari dan bermainlah!

Min Sung?

Kamu tidak enak badan?

Kamu sakit?

Aku sakit kepala.

Kalau begitu, temui perawat sekolah.

Tidak seburuk itu.

Ko Eun Ho.

Seberapa parah sakitnya?

Dia terluka.

Seberapa parah lukanya?

Sangat parah.

Kami akan memberi tahu Min Sung dan orang tuanya.

Tolong rahasiakan ini sampai kami menghubungimu.

Min Sung.

Mau makan siang bersama?

Kenapa?

Jawaban macam apa itu?

Aku ingin mentraktirmu makanan enak.

Tidak apa-apa.

Kamu melewatkan sarapan, bukan?

Kamu tampak lesu.

Aku tidak lapar.

Meski begitu, makanlah sedikit.

Ayo.

Mau?

"Makanan Hijau"

"Sayuran, hasil laut kering, hasil panen"

Bukankah seharusnya kamu bersekolah sekarang?

Aku ingin berhenti

dan menghasilkan uang sekarang.

Pergilah ke tempat lain.

Aku tidak mempekerjakan anak di bawah umur lagi.

Kenapa tidak? Kami bisa dibayar murah.

Kamu menghasilkan uang?

Dasar berandal arogan.

Aku akan membiarkanmu demi Eun Ho.

Jika itu saja, pergilah.

Kamu belum mendengar tentang Eun Ho?

Ada apa dengannya?

Jika kamu di Hotel Millennium semalam,

mungkin itu akan mengusikmu.

Apa maksudmu?

Mari bicara di dalam.

"Makanan Hijau"

"Dilarang masuk, penyelidikan sedang berlangsung"

Nona Cha.

Berikan itu kepadaku.

"Folder kosong."

Ini aneh.

Sebuah kancing dari seragam sekolah Eun Ho ada di lantai.

Jika kita menemukan jejaknya di mayat...

Ini bukan kebetulan.

Periksa rekaman kamera pengawas dari basemen hotel.

Baiklah.

Nona Cha.

Aku memeriksa perimeter dan tidak menemukan apa pun.

Baiklah.

Apa yang kurang?

Ponsel Eun Ho.

Kemarin sore, aku ditelepon olehnya.

Waktunya membuatku berpikir dia menelepon dari sini.

Nona Cha.

Nona Cha.

- Apa? - Apa yang kamu pikirkan?

Kasus Stigmata.

- Apa? - Kasus ini mengingatkanku akan itu.

Ponsel Im Hee Jung juga hilang.

Jika orang di dalam sana adalah pelakunya,

mereka berdua akan mati.

Im Hee Jung adalah direktur di SMP Shinsung,

dan Eun Ho adalah murid di sana.

Kenapa kamu kemari untuk mengatakan ini?

Aku mencemaskanmu.

Dia jatuh dari atap Hotel Millennium.

Orang mungkin mencurigaimu.

Aku tidak melihat Eun Ho kemarin.

Baiklah. Jika polisi datang menemuimu,

apa kamu hanya akan bicara soal pekerjaan paruh waktu?

Ada hal lain yang bisa diceritakan?

Aku lebih suka kamu tidak menyebutkan aku.

Kamu punya hati nurani?

Jika kamu menyebutkan aku, polisi akan mendatangiku.

Aku mungkin akan terintimidasi

dan menyebutkan apa yang kamu ambil dari hotel.

Kamu orang dewasa dan pasti tahu

menyimpan barang yang bukan milikmu

adalah pencurian.

Sial. Aku kemari bukan untuk mengatakan itu.

Pak.

Aku ingin mengunjungi Eun Ho.

"Forensik"

"Rekaman kamera pengawas Hotel Millenium"

"Folder kosong."

Tidak ada tanda di wajahnya.

Lukanya ada di leher atas.

Lehernya tidak terluka parah,

jadi, sepertinya dia gantung diri.

Pergelangan tangannya tidak terikat,

tapi dia tidak berusaha membebaskan diri.

Saat seseorang tergantung dengan berat mereka sendiri,

biasanya mereka langsung pingsan.

Mereka butuh waktu yang lebih sedikit untuk mati.

Bagaimana jika seseorang menggantung tali di suatu tempat dan menariknya?

Karena wajahnya begitu bersih,

orang itu pasti menarik dengan cepat dan kekuatan

yang sama dengan berat pria ini.

Nona Cha.

Ada apa?

Kamera pengawas hotel. Tidak ada rekaman basemen.

Apa?

Kamu tidak memberi kami rekaman dari tempat parkir basemen.

Bagaimana kami bisa memberikan apa yang tidak kami miliki?

Kalian tidak memilikinya?

Servernya rusak kemarin sore.

Hanya tempat parkir basemen?

Ya.

Untungnya, hanya area parkir basemen.

"Ko Hee Dong"

- Detektif? - Nanti kutelepon lagi.

Jaga dirimu.

Bisakah kamu santai?

Wajahmu lebih berkeriput daripada mobil yang hancur itu.

Aku membeli mobil itu sebulan lalu.

Mobilmu menyelamatkan nyawa anak itu.

Tetap saja, itu rusak parah.

Bagaimana jika anak itu mati?

Bayangkan situasimu sekarang.

Bukankah itu lebih baik daripada hidupmu yang hancur?

Jadi, tenanglah, ya?

Du Seok, ayo.

Kepala Choi Man Gi dari Kantor Polisi Incheon.

Sial.

Halo, Kepala Choi.

Bantuan yang kamu minta. Media tidak akan meliputnya.

Aku berutang kepadamu.

Itu bukan hal yang sulit untuk dilakukan.

Omong-omong...

Ya, aku mendengarkan.

Rekaman kamera pengawas dari tempat parkir basemen hilang.

Benarkah?

Tunggu sebentar.

- Halo? - Ya.

Aku memeriksa timku.

Sistemnya rusak kemarin sore.

Kamera tidak merekam apa pun.

Apa harus terjadi saat itu?

Apa itu masalah?

Dari rekaman yang kami periksa,

anak itu tidak masuk melalui pintu masuk utama.

Itu artinya dia memasuki tempat parkir dengan mobil

lalu menaiki tangga.

Jika seseorang bersamanya,

kasus itu bukan kecelakaan atau usaha bunuh diri.

Tidak akan mudah menghindari pers.

Kalau begitu, kurasa kami tidak bisa membantu.

Maaf, tapi aku sebenarnya cukup sibuk saat ini.

Aku akan meneleponmu kembali saat bisa.

Sial!

Panggil Hee Dong.

"Informasi Pribadi, Nama, Choi Dae Hoon"

Kamu percaya itu rusak?

Mungkin mereka hanya memberikannya ke kepolisian sektor setempat

karena berisi bukti penting.

Maka itu bagus.

Artinya kita punya bukti kuat.

Ya, kamu benar.

Nona Cha,

kita butuh sidik jari dan DNA anak itu.

Dia dibawa ke rumah sakit mana?

Aku akan mengumpulkannya. Aku akan ke sana.

- Tentu. - Terima kasih.

Jae Hong, amankan rekaman CCTV di pintu masuk hotel

dan atur wawancara dengan pemilik mobil.

Jangan libatkan apa pun soal Eun Ho.

Baik.

Bagus.

Astaga.

"Ramyeon"

Harimau

melakukan yang terbaik bahkan saat berburu kelinci.

Bahkan saat berburu kelinci.

Mengerti?

Berapa kali

sudah kuperingatkan tentang manajemen keselamatan?

Aku yakin kamu pikir itu hanya pintu atap terbuka lain.

Tapi

ini yang terjadi saat kamu tidak berusaha semampumu.

Hee Dong.

Hee Dong?

Hee Dong.

Ini bukan sekadar hotel untukku.

Kamu tahu.

Di sinilah aku membuka diri.

Aku mencari penghiburan di sini

dan itu adalah dasar dari karierku yang sukses.

Tempat ini

adalah kerajaanku.

Tapi kini semua mata akan tertuju karena kecelakaan aneh ini.

Sang Ho,

aku juga sangat malu.

Aku tidak akan membiarkan hal seperti ini terjadi lagi.

Sial!

Tunggu sebentar.

Sial.

Ini dia.

Terima kasih.

Hee Dong.

- Apa? - Bukan untukmu.

Ramyeon-nya.

Itu salahku.

Kamu harus ganti baju, Pak. Lengan bajumu

Hee Dong!

Seharusnya ini menjadi mejaku.

"Jang Ki Ho, dekat dengan Im Hee Jung, tidak bisa dihubungi"

Tuhanku yang mengawasi semua umat manusia,

tolong selamatkan aku dari setan.

Berikan aku kekuatan untuk menaklukkan semua iblis

dan bimbing aku di jalan menuju dirimu.

Salah satu domba mudamu yang polos, Ko Eun Ho,

adalah pria yang akan berbuat baik di dunia ini.

Tolong jaga dia.

"Kantor Gereja"

"Departemen Misionaris"

"Keinginan abadiku"

"Selalu"

Sang Ho, apa itu kamu?

Maaf, maksudku Pimpinan Baek.

Kamu bisa memanggilku apa pun yang kamu inginkan.

Kukira akan ada wartawan yang berkerumun di luar.

Semua orang di sini menutup mulut mereka,

jadi, para reporter menganggu

anggota lama Tim Pelayanan Kebangkitan.

Kamu pasti sibuk, jadi, ada perlu apa kemari?

Apa? Itu...

Rapat dewan...

Aku sedang di sekitar sini, jadi, aku mampir.

Begitukah?

Kerjamu bagus.

Kamu kelaparan saat kami menemukanmu,

jadi, kami tidak mengira kamu akan jadi anggota masyarakat.

Tapi tiba-tiba kamu menjadi pemilik hotel

dan pimpinan sebuah yayasan.

Ingatanmu bagus.

Tidak mengejutkan karena aku ingat

semua orang yang datang ke tempat ini.

Tepat sekali.

Kudengar Jang Ki Ho tidak bisa dihubungi.

Katanya dia menghilang sejak Nona Im ditemukan tewas,

tapi seingatku,

dia belum terlihat selama beberapa hari.

Kenapa? Kamu perlu mencarinya?

Tentu saja. Dia salah satu dari kita, bukan?

Selain itu,

dia memiliki sesuatu yang kuinginkan.

Juga ini.

Ini tidak banyak, tapi ambillah.

Beli minuman dengan itu

dan beri tahu aku

begitu kamu mendengar sesuatu tentang Ki Ho.

Tentu.

Kamu tahu kenapa Seo Sang Won diidentifikasi sebelum bunuh diri?

Akulah alasannya.

Ingatanku yang bagus.

Detektif wanita itu memberikan foto

malaikat dengan enam sayap,

dan aku ingat nama Seo Sang Won.

Astaga.

Kenangan masa kecilku

pasti masih segar dalam pikiranmu.

Tentu saja!

- Kemarilah. - Apa?

Apa pun itu, simpan saja.

Aku menggantung foto lain

setelah melepas foto yang menunjukkan Seo Sang Won.

Ini dia.

Ini kamu.

Anak ini dahulu adalah bayanganmu, Ko...

Ko Hee Dong.

Benar. Ko Hee Dong.

Ini Yun Hee Seob, Pimpinan Yayasan Shinsung.

Di sebelahnya ada istrinya.

Operasinya berjalan lancar, jadi, dia pasti akan segera siuman.

Ya, harus.

Aku tidak percaya Eun Ho bisa bertemu

dengan pemilik hotel.

Aku penasaran kenapa dia di sana.

Apa?

Hotel Milenium.

Aku tidak mengerti.

Dia tidak ada hubungannya dengan tempat itu.

Dia mengenal pemilik hotel.

Mereka baru bertemu sekali sehari sebelumnya di auditorium sekolah

dan pemiliknya datang ke sana sebagai pimpinan sebuah yayasan.

Aku menanyai wanita yang tinggal di atas kami,

tapi dia juga tidak tahu.

Wanita di unit di atas?

- Detektif itu? - Benar.

- Dia menyelidiki kasusnya? - Ya.

Tapi itu salah.

Apa maksudmu?

Dia seseorang yang mengenal korban.

Menyelidiki kasus ini akan melanggar peraturan polisi.

Terserah.

Aku yakin dia menyelidiki karena tidak apa-apa.

Sebenarnya aku lega mengetahui

dia yang menangani kasusnya.

Apa Eun Ho

membicarakan kesehariannya dengan wanita itu secara detail?

Mungkin.

Meski aku tidak tahu betul bagaimana kabar terbaru mereka.

"Ju Dong Myung"

Karena aku di sini,

kamu harus makan di luar.

Kamu harus pergi ke kafe dan minum teh.

Sendirian?

Kita tidak bisa membiarkannya di sini sendirian.

Astaga, itu ide bagus.

- Jaga dia untukku. - Tentu.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Sampai nanti.

"Rumah Sakit Hyeju"

Kamu tampak baik-baik saja.

Kamu tidak terlihat seperti pria yang jatuh dari lantai sepuluh.

Detektif Cha.

Aku akan berada di luar.

Baiklah.

Kamu tampak lebih baik daripada tadi pagi.

Aku yakin kamu akan segera bangun.

Tapi aku tidak akan menunggu

sampai kamu siuman dan memberitahuku apa yang terjadi.

Eun Ho, sedang apa kamu di sana?

Itu bahkan tidak searah dengan jalan pulang.

Siapa yang kamu temui di sana?

"Bibi. Operasinya dua hari lagi pukul 13.00"

Kamu sudah selesai?

Ya, tolong jaga Eun Ho dengan baik.

Tentu saja.

Kenapa kamu di sini selarut ini?

Bi Young Jin.

Apa pacar ibumu ada di rumah?

Ya.

Boleh aku bertanya?

- Tentu. - Apa kamu menginap

di rumah Eun Ho pada tanggal 29 Oktober?

Tunggu sebentar.

29 Oktober...

Tidak.

- Tidak? - Tidak.

Ibu Eun Ho mabuk berat malam itu,

jadi, aku membawanya pulang.

Tapi aku meninggalkan rumah setelah menemaninya tidur.

Tapi kenapa kamu bertanya?

Kamu bertemu dengan Eun Ho di rumah malam itu?

- Ya. - Apa dia tampak agak berbeda

atau bersikap aneh?

Kamu menyimpannya?

Ya.

Begini...

Ibu Eun Ho sangat mabuk.

Jadi, dia mengatakan hal-hal kejam kepadanya.

- Boleh minta nomor teleponmu? - Tunggu sebentar.

- Ini nomorku. - Baik.

Sampai jumpa.

"Departemen Sains Forensik"

"Forensik"

- Di mana Nona Cha? - Kenapa kamu bertanya?

Jang Ki Ho yang dekat dengan Im Hee Jung menghilang.

Bagaimana kamu tahu?

- Kamu melihat catatanku? - Ya.

Astaga, kenapa kamu melihat catatanku?

Hei, kamu yang memintaku

menggantikanmu.

Aku sudah berterima kasih, bukan?

Astaga, maafkan aku, ya?

Tapi jangan beri tahu Nona Cha

tentang Jang Ki Ho.

Dia mungkin ingin fokus pada kasus Eun Ho sekarang.

Baiklah.

Kenapa raut wajahnya seperti itu?

Astaga, dia membuatku merasa sangat tidak nyaman.

- Jae Hong. - Ya?

Kamu sudah menelepon mereka?

Ya, kakaknya Choi Dae Hoon akan mengonfirmasi mayatnya besok.

Tapi orang tua Ha Min Sung menolak bekerja sama.

Untuk saat ini, kita tidak bisa mendengar

cerita versi Min Sung.

Telepon mereka lagi. Jika mereka menolak lagi,

kita harus meminta bantuan wali kelasnya.

Kami tidak bisa menghubunginya setelah dia membawa mobil,

jadi, kami berniat melaporkannya atas pencurian.

Aku tidak percaya dia bunuh diri.

Aku tahu.

Jangan terlalu khawatir.

Aku akan membawa Min Sung pulang.

Tidak, aku akan menjemputnya.

- Tidak apa-apa. Aku akan... - Dia harus ke akademi.

Kenapa kamu tidak membiarkannya istirahat hari ini?

Jika dia tahu, dia akan terkejut.

Karena itu dia harus pergi

sebelum dia tahu.

Tolong jangan bilang apa pun.

Baiklah.

Hati-hati di jalan.

Sampai jumpa besok.

- Baik, Pak. - Baik, Pak.

Kami menemukan sidik jari dan DNA korban

dari pakaian dan mobil tersangka.

Tapi tidak ada yang bisa membuktikan

bahwa tersangka ada di atap hotel.

Belum.

Tersangka tewas, korbannya tidak sadarkan diri,

dan semua buktinya adalah bukti tidak langsung.

Lepaskan kasus ini.

Aku ingin mengusahakannya, Pak.

Kamu melakukannya lagi! Kamu selalu seperti ini!

Baik, lakukan sesukamu sampai hari kematianmu.

Sebaliknya, aku ingin kamu memilih di antara keduanya.

Kamu tidak bisa mengerjakan kedua kasus.

- Pak. - Pilihlah.

- Pembunuhan berantai stigmata. - Bagus.

- Akan kulepaskan kasus itu. - Apa?

Hei.

Dia sangat tidak terduga.

Aku mendengar tentang Eun Ho.

Ini aneh sekali.

Semalam, kamu bertekad berhenti

setelah menyelesaikan pembunuhan berantai stigmata.

Young Jin.

Bahkan jika Eun Ho siuman,

kamu mungkin tidak bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi

karena pelakunya sudah mati.

Makin kamu penasaran, kamu akan makin terobsesi.

Kamu bahkan tidak bisa menyerah setelah kematian Seo Sang Won.

Maksudku adalah...

Kamu harus...

Aku tidak bisa lari ke mana pun.

Aku mendapat telepon dari Eun Ho,

tapi dia menutup teleponnya tanpa mengatakan apa pun.

Aku yakin itu bukan kebetulan.

Karena saat kutelepon lagi, dia menolak panggilanku.

Tapi itu bukan salahmu.

Aku tahu itu bukan salahku.

Aku tahu.

Tapi bahkan saat aku merasa ada yang tidak beres,

aku tidak memeriksa.

Jika aku menelepon sekali lagi,

mungkin aku bisa mencegah dia jatuh.

Kematian Su Jung dan ini.

Satu-satunya cara keluar dari rasa bersalah ini

adalah menyelidiki.

"Satuan Kejahatan Khusus"

Aku tidak tahu

apa yang harus kukatakan untuk menunjukkan belasungkawa.

Seseorang yang dekat denganmu lagi...

Kamu menunggu di sini untuk mengatakan itu?

Aku ingin membantu.

Terima kasih atas niatmu.

Aku ingin tahu.

Kejahatan dimulai di gedung terbengkalai dekat sekolah.

Aku ingin tahu kenapa dia jatuh dari atap hotel.

- Lalu... - Lalu?

Aku ingin segera memecahkan kasus ini.

Jadi, kamu bisa fokus pada pembunuhan berantai stigmata.

Pak Han baru saja menyuruhku melepas kasus pembunuhan berantai.

Kamu tidak akan melakukannya hanya karena dia bilang begitu.

Kamu menemukan sesuatu?

Belum.

Opsir Yun akan memeriksa rekaman kamera dasbor.

Baiklah.

Di sini.

Terima kasih.

Bagaimana hasilnya?

Mereka menemukan jejak Eun Ho pada Choi Dae Hoon dan mobilnya,

tapi Choi Dae Hoon tidak ada di atap hotel.

Jadi, dia menyerang di gedung tua itu,

tapi insiden hotel masih menjadi misteri.

Jika kita menemukan bukti bahwa mobilnya pergi ke hotel,

itu menjadikan dia tersangka kuat, jadi, kita bisa gali lebih jauh.

Hasil akhirnya tetap saja bukan dakwaan.

Akan seperti itu jika pelakunya memang Choi Dae Hoon.

Hai, Young Jin.

Bagaimana keadaan Eun Ho?

Sama saja.

Kamu punya sesuatu?

Aku ingin melihat kamar Eun Ho.

- Kenapa? - Aku terus terpikirkan tasnya.

Aku penasaran apa ransel lamanya ada di rumah,

dan mungkin ada petunjuk lain.

Jika kamu ingin orang lain...

Tidak.

Aku tidak tahu dia pakai tas apa dan tidak mengerti soal petunjuk.

Kapan kamu akan ke sana?

Sekarang.

Akan kukirimkan kode pintu kami.

Baiklah.

Panggilan tidak dapat tersambung.

"Pesan baru"

Aku di depan rumahmu. Jika tidak datang, kulaporkan kamu hilang.

"Ju Dong Myung, Kelas 1"

Hei, Dong Myung.

Di mana kamu?

"Es kopi, rokok, buah"

Ju Dong Myung.

Astaga.

Jika memikirkan caramu mengabaikan bapak sepanjang hari,

bapak ingin memukul kepalamu.

Tapi senang bertemu denganmu.

Duduklah.

Kamu sudah makan malam?

Langsung ke intinya saja.

Besok, mari kita jenguk Eun Ho di rumah sakit.

Tidak mau.

Bagaimana kamu tahu

dia berada di Hotel Milennium?

Bapak bertanya apa aku pelakunya?

Jika berpikir begitu, bapak pasti

sudah memberi tahu polisi.

Siapa pun yang melihat wajahmu saat mendengar kecelakaan itu

akan tahu.

Kamu sangat mengkhawatirkannya.

Eun Ho dan aku bekerja paruh waktu di sana.

Di hotel?

Pria yang dipacari ibu Eun Ho

memasok barang ke hotel itu.

Saat pekerja paruh waktu tidak datang atau sibuk,

kami membantu beberapa kali.

Begitu rupanya.

Eun Ho

masih belum sadar, tapi stabil.

Dia akan segera sadar. Jangan khawatir.

Baiklah.

Boleh aku pergi sekarang?

Ya. Kamu mau pulang?

Ya.

Tunggu sebentar.

Ini.

Makan ini.

Ambillah, ya?

Sekarang pergilah.

Jika kita gagal menemukan tas lamanya di rumahnya,

antara dia kehilangan itu, atau ada yang mencurinya.

Kamu sudah menemukan sesuatu?

Ada rekaman mobil Choi Dae Hoon saat datang dan meninggalkan hotel.

Lihatlah.

Kamu tidak bisa melakukan ini.

Aku datang dan pergi seolah-olah aku tinggal di sini.

Kebanyakan kejahatan dilakukan oleh orang yang tidak asing.

Kenapa kamu masuk padahal tidak ada orang di rumah,

tanpa menyalakan lampu,

langsung menuju kamar Eun Ho?

Karena kali terakhir aku di sini,

aku meninggalkan sesuatu.

Apa?

Arloji.

Aku harus menemukannya,

tapi tidak bisa

mengganggu ibu Eun Ho jika mengingat situasi sekarang.

- Ya, Pak Lee. - Detektif.

Kamu tahu ibu Eun Ho mengencani seseorang?

Ya.

Dia pemasok makanan.

Aku tahu. Aku bersamanya sekarang.

- Kamu di rumah sakit? - Silakan lanjutkan.

Salah satu tempat pengirimannya

adalah Hotel Milenium.

Dari siapa kamu mendengar itu?

Teman Eun Ho?

Eun Ho menemukan uang di kamar mandi hotel.

Berapa?

30.000 dolar.

Kami membagi dua uangnya.

Lalu Eun Ho setuju begitu saja?

Dia yang menyarankan kami membagi uangnya.

Eun Ho, ayo bergegas.

Eun Ho.

Sedang apa kamu di sana?

Ini mungkin bukan dari sumber legal.

Melaporkannya hanya akan menimbulkan masalah bagi kita.

Aku tidak tahu harus bagaimana.

Tinggalkan saja di tempat kamu menemukannya.

Eun Ho.

Uang ini...

Aku ingin menyimpannya.

Aku akan menyimpannya.

Jika perkataanmu benar...

Memang benar.

Aku belum memakainya sama sekali. Semuanya masih ada di rumah.

"Ko Eun Ho"

"Ancaman? Penyerangan?"

"Pembeli? Choi Dae Hoon"

"Sopir, Ha Min Sung, SMP Shinsung"

"Kim Chang Su, Pangan Hijau"

"Ju Dong Myung"

Halo?

Ya, Detektif.

Sekarang?

Tentu, aku akan ke sana.

Teleponnya dimatikan. Silakan tinggalkan pesan...

Ponselnya dimatikan.

Di sekolah lain tempatku bekerja,

aku wali kelas

seorang perisak dan salah satu korbannya.

Tapi

setelah hanya mendengar cerita dari pihak korban,

aku langsung meminta pemindahan si perisak ke kelas lain

tanpa mengetahui kejadian sebenarnya.

Aku tidak mencari tahu kejadian sebenarnya

di antara mereka.

Karena itulah

aku tidak mau

mengulangi kesalahan yang sama.

Kamu bilang Ju Dong Myung

ada di kelas Eun Ho kemarin pagi.

Ya.

Lewat sini.

Lewat sini.

"Ko Eun Ho"

Tunggu.

Aku ingat ini dari masa kecilku.

Seo Sang Won.

"Nobody Knows"

Aku melihatnya di gereja saat masih kecil.

Tapi menurutmu di mana Eun Ho melihat ini?

Jang Ki Ho, kenalan Im Hee Jung.

Mencurigakan karena dia menghilang begitu saja.

Bukankah kamu terlalu cepat menunjukkan kartumu?

Mereka mungkin tahu rahasia yang disimpan Jang Ki Ho.

Kemungkinan besar ada kaki tangan.

Uangnya hilang,

dan dia tahu Eun Ho mengambilnya.

Uang dari Im Hee Jung?

Jika kita tepat, itu juga uangku.

Menemukan Jang Ki Ho akan menyelesaikan semuanya.

Seseorang melihat Jang Ki Ho.

Anggap saja akulah yang ada di Hotel Milennium hari itu.

Cari bedebah yang melakukan kejahatan di hotelku.

Kamu tahu di mana Dong Myung, bukan?

Katanya dia mau pulang, tapi sekarang sudah pergi.

- Dong Myung! - Aku Cha Young Jin

dari Tim Satu Pembunuhan.

Aku ingin kamu melacak lokasi seseorang sekarang.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.