Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Streaming Movies Gratis Full HD di GFYMULTIMEDX.ONLINE
Josh, kau pernah dibilang pengecut?
Jason, ayolah, Bung.
Ayolah, Bung.
Kasihan, dasar pengecut.
Jay, tangkap, Bung.
Hei, boleh aku ikut?
Tentu, Pecundang.
Minggir, Pecundang.
Dia sungguh mengira bisa main bersama kita.
Selamat bersenang-senang di Negeri Cupu.
Ayah melihatmu, Nak.
Jangan mainkan makananmu. Makanlah.
Morgan, bagaimana harimu?
Ada yang seru?
Sayang, Ibu tahu keadaan sulit sejak kita pindah,
tapi Ibu yakin ini akan baik untukmu.
Suasananya berbeda,
dan kau bisa bertemu anak-anak lain.
Morgan, katanya kau mau ikut perkemahan musim panas.
Aku dipaksa ikut, bukan karena ingin.
- Antusias sekali. - Bagaimana bisa?
Entahlah. Terkadang,
kejutan kecil bisa membawa kebaikan.
Terima kasih.
Ya, maksud Kakek,
dulu Kakek senang ikut perkemahan.
Di sana Kakek kenal pendamping pernikahan Kakek.
- Sungguh? - Ya.
Kau bisa pergi, menggoda gadis, dan bersenang-senang.
Percayalah, setelah dua bulan jauh dari mereka,
kau takkan ingin pulang.
Oh, terima kasih. Cukup, Ayah.
Jangan bujuk anak kami untuk hidup sendiri.
- Boleh kuambil? - Ya. Terima kasih.
Aku juga sudah selesai.
Belum. Habiskan sayurnya.
Biar tumbuh kuat.
Hei, Morgan.
Perkemahan ini sepertinya seru.
Entahlah.
Kadang petualangan terbaik datang tanpa rencana.
Ayah Kakek memberikan ini saat usia Kakek sepertimu,
ketika Kakek ikut perkemahan.
Wah. Keren sekali.
Yang lebih penting, pasti menyenangkan
bisa jauh dari para berengsek itu.
Ya.
Roy, mau tambah minum sebelum hidangan penutup?
Sayang, duduklah. Biar Ayah saja.
Ayah mau menggerakkan kaki tua ini lagi.
Morgan, mau tambah Merlot?
Tentu.
Kakekmu benar.
Kejutan bisa membawa kebaikan.
Coba berpikiran terbuka, ya?
Janji?
Kakek. Ya Tuhan.
Ayah! Ayah!
Ayah? Ayah?
Telepon 911.
Aku menelepon 911.
Halo, ya. Saya di 352 Galway Court Road.
Ayah mertua saya pingsan.
Abu kembali menjadi abu, debu menjadi debu.
Sayang, beri tahu pembimbingmu
kalau sulit tidur, ya?
Mereka bisa menghubungi kami.
Soal tidur, jangan terlalu banyak makan gula.
Ya?
Ibu tak ingin kau mimpi buruk lagi.
Ayah sudah bilang Jess dari kantor juga mengirim putranya,
CJ, ke perkemahan tahun ini?
Kalian akan sekamar.
Ya, Yah. Sudah berkali-kali.
Tapi CJ itu berengsek.
Hei, jaga ucapanmu.
Kau baru sekali bertemu dia.
Tak mungkin seburuk itu.
Dia memang seburuk itu.
Ayah tahu kau tak mengerti,
tapi kau butuh ini,
dan ini akan baik untukmu.
Ini akan baik untukmu.
Ingat kekacauanmu tahun lalu?
Jangan diulangi lagi, ya?
Kita harus membuatnya tampak bagus.
Semua sedang ke sini. Bisa lebih cepat?
Setiap tahun kita lakukan ini, sialan.
Terima kasih.
Avery, siap menjalani beberapa bulan
yang gila lagi, Bung?
Tentu, Bung. Mengemban tugas mulia.
- Amin. - Amin.
Bisa lintingkan satu untukku?
Tak salah sedikit teler
sebelum kita mulai mengurus mereka.
Kau suka? Ya?
- Seperti ini? - Oh, ya.
Cari kamar sana.
Kenapa kami harus cari kamar?
Di sini banyak pondok.
Baik, aku harus mengurus ini.
Aku juga mengambil lencana dari kantor Collins.
Aku akan senang kalau kalian
ikut membantu di sini.
Semua orang bekerja keras di luar.
Mungkin kau bisa pakai baju, Kazswar.
Apa? Kau tak bisa menikmati semua ini? Ayolah.
Aku tahan satu-dua jam
tanpa melihat dadamu, tak seperti seseorang.
Tak perlu jutek, Rachel.
Sial!
Hei, siapa yang memanggil polisi kesenangan?
Franklin, kau dengar kami tertawa lagi,
lalu mau membubarkan pesta?
Jadi kau masih berlagak
jadi pembimbing atlet, ya?
Ya.
Laurie, mau bantu aku di dermaga?
Ada pekerjaan.
Sayang, aku bisa memberimu pekerjaan.
Kaz, katanya Collins mencari orang
untuk mengganti pengharum toilet.
Sungguh? Terima kasih infonya.
Persetan dengan Collins.
- Collins kenapa? - Oh, sial.
Ulah seperti inilah
yang nyaris membuatmu dipecat tahun lalu.
Kau di sini untuk bekerja.
Pakai baju. Gantung ini di toilet, ya?
- Benar harus aku? - Ya.
Ada yang buang bom biologis di sana.
Kau menyebalkan, Bung.
Apa katamu?
Aku tahu. Aku dengar ucapanmu.
Dan kau?
Kau paham, kan? Kau pengawas dewasa di sini.
Ya?
Buat dirimu berguna.
Bantu Kazswar mengurus toilet.
Nama belakang A sampai M ke kiri,
N sampai Z ke kanan.
Hei, selamat datang kembali.
Kelihatannya seru, kan?
Keren sekali, kan?
Hei, selamat datang.
Apa kabar? Selamat datang.
Bagus sekali. Lihat dinding panjat itu.
Keren, kan?
Halo, peserta baru. Selamat datang di Camp Almar.
Siapa namamu, Nak?
Morgan Davis.
Morgan?
Ya, ini namamu.
Morgan, tulis namamu
pada salah satu kartu bertali ini.
Ini untuk mengambil makanan,
menyewa alat pancing, dan kegiatan seru lainnya.
Jangan sampai hilang, atau kau tidur bersama ikan.
Oh...
Baik.
Bagus.
Ayo lihat tempat tidurmu.
Orang tua tak boleh lewat dari sini.
Aturan perkemahan.
Ya?
Dengar, Sayang. Kau pasti baik-baik saja.
Ini akan seru sekali.
Hati-hati, jaga sikap, dan beranilah.
Ibu janji ini akan jadi musim panas terbaikmu, ya?
Bu.
Ibu sangat menyayangimu.
Oh, hampir lupa.
Ibu sayang sekali padamu.
Baik.
Siap menjalani musim panas terbaik?
Aku sudah siap.
Sini, biar kubawakan tasmu.
Hei, CJ.
Hei, kulihat perbuatanmu.
Kalian, pakai baju renang
dan ambil handuk, ya?
Semua ke tepi danau sepuluh menit lagi
untuk pengarahan pembuka.
Aku mengawasi kalian.
Aku Franklin. Senang bertemu kalian.
Aku percaya pada diri dan kemampuanku.
Akulah penentu takdirku.
Aku bisa meraih yang telah...
Minggir. Minggir.
Nah, begitu.
Dengar, monster kecil dan anak-anak aneh,
berbaris dan tutup mulut.
Kau, kembali ke tempat duduk.
Kau cantik sekali. Hai, apa kabar?
Hei, kau. Duduklah.
Sedang apa kau?
Hei, siapa namamu, Jagoan?
Siapa namamu?
Tulisannya Doink? Dasar Doink.
Doink, dengar. Aku yang memimpin di sini.
Kalau kusuruh duduk, kau harus duduk.
Paham?
Baru pertama ke sini?
Ya.
Kelihatan.
Aku Pilar.
Namamu bagus.
Terima kasih.
Sudah kupakai sejak lahir.
Aku Morgan.
Morgan, sebaiknya kau diam
agar kita tak kena masalah dengan si berengsek itu.
Ayo serahkan.
Tapi aku punya surat...
Tak peduli kau punya surat.
Dilarang memakai gawai di sini.
Serahkan, atau tak ada hidangan penutup untukmu.
Melihatmu, kau pasti tak suka itu.
Nah, Jagoan. Ayo.
Oh, dia mengacungkan jari tengah padaku.
Doink si Babi, semuanya. Beri tepuk tangan.
- Serius? - Apa?
Apa-apaan?
Siapa yang siap bersenang-senang?
Bagi peserta baru, aku Hugh Collins.
Aku direktur perkemahan. Kami senang
kalian hadir bersama kami musim panas ini.
Aku mengawasi para pembimbing ini,
juga urusan kedisiplinan.
Seperti yang sering kukatakan, jika kalian menemuiku,
berarti kalian sakit atau bermasalah.
Lucu sekali, ya.
Baik, sedikit tentang tabir surya.
Orang tua kalian mungkin...
Aku Morgan.
Sepertinya aku Doink.
Kalau boleh, aku takkan memanggilmu itu.
Orang itu tampaknya berengsek sekali.
Ya, jelas.
Dirk.
Karena di sini panasnya bukan main,
ayo masuk ke air, ya?
Ikuti pembimbing pondok kalian
ke danau untuk tes berenang.
Lulus tes, kalian boleh berenang musim panas ini.
Sebab, seperti yang sering kukatakan,
bahagia itu menciptakan ombakmu sendiri.
Jangan... Bung, hentikan.
Makin parah setiap tahun.
Masih banyak kegiatan kita.
Ayo bergerak. Kita ke danau.
Ayo. Mari.
Siapa yang mau bersenang-senang?
Kau mau kencing atau apa?
Siapa yang siap bersenang-senang?
Kalau mendengarku, tepuk tangan sekali.
Kalau mendengarku, hentakkan kaki.
Baik, bagus.
Inilah aturannya.
Satu peserta dari tiap pondok per giliran.
Lompat ke air, berenang ke pelampung,
lalu kembali.
Mudah, kan?
Permisi, Franklin, boleh aku tidak ikut?
Aku tidak berenang.
Tunggu, kau tak bisa berenang?
Kalian dengar? Si kutu buku tak bisa berenang.
Ini terjadi setiap tahun.
Ada peserta yang tak mau ikut,
lalu menyesal seminggu kemudian.
Dia benar, Morgan.
Berarti kau tak boleh main di danau tahun ini.
Tak boleh naik perahu, ayunan tali, atau adu kuat di air.
Aku mengerti.
Baik, kita lanjut.
Hei!
Kenapa si pemalu jatuh terduduk?
Sial.
Selamat, Corbin. Baru 45 menit di hari pertama,
kau sudah kena hukuman.
Aku tak melakukan apa-apa.
Kau tahu kami
tak menoleransi perundungan sama sekali.
- Ini omong kosong. - Mau mengujiku?
Kau suka membersihkan toilet?
Ada pembimbing yang tak bisa
membersihkan sudut-sudut sempit.
Sekarang keluar dari kantorku.
Setidaknya cobalah jadi manusia yang baik.
Sial.
Apa itu...
Morgan?
Sial, maaf, Bung.
Tak apa-apa.
Tadi aku bilang ke Sam... Oh, ini Sam.
Itu Raj. Kami satu kamar.
Bung, aku paham.
Aku juga sering panik.
Aku suka cari perhatian.
Ya Tuhan, bisa diam?
Ada yang tahu lagu api unggun?
Tidak.
Bagaimana kalau cerita? Cerita seram?
- Ya. - Ya.
Ada yang pernah mendengar kisah si Dokter?
Doink, jangan.
Setiap tahun aku harus mendengar kisah jelek ini.
Aku belum pernah dengar.
Bisa kucoba ceritakan. Kakakku pernah...
Tidak, aku yang cerita.
Akan kusensor sedikit. Tenang saja.
Jauh sebelum Camp Almar, ada pondok-pondok
tersebar di seluruh hutan ini.
Salah satunya milik seorang dokter.
Dia punya istri dan dua anak.
Itu rumah musim panas mereka.
Itu rumah pribadi.
Mereka datang untuk berenang, memancing, dan lainnya.
Tapi si Dokter punya satu aturan di sana.
Ada ruang bawah tanah yang sangat besar.
Setiap malam, saat keluarganya tidur,
si Dokter turun ke sana,
dan baru keluar saat matahari terbit.
Kenapa?
Istrinya juga bertanya begitu.
Suatu malam, saat si Dokter mengira dia tidur,
istrinya mengikuti dia ke bawah
dan menemukan sesuatu yang mengerikan.
Pria dan wanita yang dimutilasi.
Anggota tubuh mereka dicabut, lalu dijahit kembali.
Wujud mereka rusak.
Siang hari, si Dokter melakukan operasi
untuk menyelamatkan nyawa. Namun, malam hari,
dia merenggut nyawa dan menciptakan monster.
Lalu apa yang terjadi?
Istrinya mencoba kabur.
Saat si Dokter menangkapnya, dia ingin memastikan
keluarga tercintanya takkan pernah hilang.
Dia bilang pada polisi istrinya pergi membawa anak-anak.
Padahal, dia menjahit tubuh mereka jadi satu.
Ibu dan kedua bayinya menyatu
menjadi keluarga bahagia selamanya.
Bertahun-tahun kemudian, pondoknya dibongkar. Almar dibangun.
Tapi konon, jika kau begadang
atau keluar pondok lewat jam malam,
kau mungkin melihat si Dokter berkeliaran di hutan,
mencari ruang bawah tanah, karya hidup, dan keluarganya.
Lalu monster-monsternya?
Caroline, berhenti.
Tanya Kazswar.
Kenapa?
Karena aku salah satunya!
Baik.
Selamat datang di sini.
Ya, jelas.
Jangan buang sampah sembarangan. Terima kasih.
Kembali ke pondok kalian.
Kalau lihat gelas, ambil.
Terima kasih.
Kau baik-baik saja setelah kejadian di danau?
Ya, aku... baik-baik saja.
Aku melihatmu menangis dan...
Tidak, kurasa aku tidak menangis.
Menurutmu kisah tentang
si Dokter itu nyata?
Kau takut, Morgan?
Tidak, aku hanya bertanya.
Menurutku perkemahan memang selalu menyeramkan.
Pembimbing mengarang cerita begitu
agar kita tak melanggar jam malam.
Aku sudah mendengar lima versi
cerita bodoh itu.
Nah, ini pondokmu.
Tunggu, pondokmu di mana?
Di seberang perkemahan.
Lalu kenapa kau mengantarku sampai sini?
Karena kau penakut.
Sampai besok, Bung.
Apa itu?
Tolong!
- Apa-apaan itu? - Oh, Sayang!
Ayolah, jangan berhenti.
Maaf.
Tolong!
Sialan.
Aku harus pergi. Sial, maaf.
- Kau serius? - Aku harus pergi.
Ada orang di pondokku.
Tapi aku melihatnya.
Dia keluar dari kamarku.
Morgan, tak ada yang perlu kau cemaskan.
Semua sedang tidur nyenyak.
Tapi pintunya terbuka...
Di berkasmu tertulis kau kadang mimpi buruk.
- Mungkin kau... - Tapi aku melihatnya.
Serius, kalian berdua?
Sudah kubilang, berhentilah menceritakan
kisah bodoh itu.
Dia tak nyata, Morgan. Itu cuma cerita bodoh.
Harus diceritakan. Para peserta memintanya.
Dia yang menceritakannya,
jadi marahi saja dia.
Franklin, tolong antar Morgan
kembali ke pondoknya.
- Tentu. - Terima kasih.
Tidurlah, ya?
Jadi sudah beres? Apa kita...
Terserah.
Baik! Ayo.
Lihat, tak ada Dokter di sini.
Tapi...
Harimu berat, Morgan.
Cerita bodoh itu pasti memperburuknya,
tapi Camp Almar tempat yang aman.
Tenang saja, ya?
Besok tak ada kejutan.
Kita bersenang-senang saja, ya?
Mimpi indah.
Jangan berlari.
Hei.
Lihat siapa ini.
Bukunya bagus?
Lumayan. Tapi agak bikin sedih.
Aku suka membaca.
Sebenarnya aku sering membaca.
Sungguh?
Mungkin kita bisa kencan sambil membaca.
Jalan-jalan?
Ya, itu akan seru.
Pondokku ikut pendakian mengamati burung,
jadi aku harus pergi.
Sampai nanti.
Menarik.
Jadi, itu pacar barumu?
Diam.
Kalian berengsek sekali.
Ayolah, kau tahu kau suka dia.
Ayo main bulu tangkis.
CJ?
Jangan ganggu aku, sialan.
Tok, tok.
Kau baik-baik saja, Morgan?
Ya, kurasa.
Franklin, bolehkah aku
tak sekamar dengan CJ?
Mungkin kau tak mengerti,
tapi di Almar, kami tak menyerah menghadapi anak-anak.
Dulu ibuku membiarkanku merajuk sehari.
Katanya, "Jangan biarkan hari buruk merusak esok yang baik."
Dia benar.
Ya, kurasa.
Nikmati sisa malam ini sendiri, Morgan.
Kau dengar?
Selamat malam, Nak.
Selamat malam.
Jadi, dia berubah?
Ya, aneh. Dia bukan dirinya sendiri.
Kalian tak pernah main bersama di luar perkemahan, kan?
Tidak.
Mungkin dia sedang puber, Bung.
Anak laki-laki aneh, termasuk yang di sini.
Aku tahu ini terdengar aneh, tapi CJ...
Hei, Morgan.
Hei, CJ.
Bisa kita bicara?
Ya, tentu.
Risiko tanggung sendiri.
Kurasa kita salah memulai pertemanan.
Sejujurnya, rasanya aneh
orang tuaku menyuruhku sekamar dengan orang
yang hampir tak kukenal.
Ya, aku mengerti.
Semoga kita bisa mulai dari awal,
melakukan hal-hal yang kita tunda.
Seperti apa?
Seperti tes berenangmu.
Apa yang kau lakukan?
Laurie, tangkap CJ.
CJ, sedang apa kau?
Berhenti. Berhenti.
Lepaskan. Hei!
Panggil perawat, sialan.
Ayo!
Satu, dua, tiga. Bagus!
Ya, Nak. Bagus.
Bernapaslah.
Kalau kau takut, berarti
kau akan melakukan sesuatu yang sangat berani.
Kau mati!
Hei, Morgan. Ayo bangun.
Raj babak belur,
tapi masih main bersama kami.
Ayo, Pecundang. Bergerak.
Kalian berengsek.
Morgan, Cassidy Moon tersandung,
jadi kutembak dengan senterku.
Bagus, Bung.
Beri dia waktu istirahat, ya?
Sampai nanti, Bodoh. Ayo.
Aku tak ingin kau melewatkan semua keseruan.
Masih banyak yang harus kami benahi dari CJ.
Memulainya dari awal, kalau boleh dibilang.
Kami tak membenarkan sikap begitu di Almar.
Bertahanlah. Semua akan membaik, ya?
Dan minumlah cokelat panas itu.
Itu perintah.
Streaming Movies Gratis Full HD di GFYMULTIMEDX.ONLINE
Jangan tumpah. Hati-hati.
Nah, begitu.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Para peserta, setelah selesai,
buang gelas kalian, ya?
Lalu kita kembali ke pondok.
Habiskan minuman kalian.
Jangan dibuang di sini.
Pohon bisa mati.
Paham? Baik?
Morgan? Aku melihatmu.
Morgan, aku melihatmu.
Sekarang aku melihatmu.
Morgan, aku melihatmu.
Morgan?
Morgan?
Morgan?
Morgan?
Morgan? Morgan?
Morgan?
Sekarang aku bisa melihatmu.
Kakek!
Kita di mana?
Kita di mana?
Sekarang aku bisa melihatmu.
Sekarang aku bisa melihatmu.
Mau ke mana, Morgan? Kau mau ke mana?
Tolong aku. Tolong!
...tepat di perut, sialan.
CJ.
Tolong! Tolong aku!
Kalian, Dirk, bangun!
Bangun!
Aku bangun. Apa-apaan?
Apa-apaan ini?
- Si Dokter? - Apa?
Si Dokter membawa CJ ke semacam ruang operasi.
Darah di mana-mana.
Apa yang kau bicarakan?
Dia nyata.
Ada anak-anak lain juga.
Aku tahu ini terdengar aneh, tapi percayalah.
Dia nyata.
Kita harus pergi sekarang.
Cukup, Morgan.
Astaga, aku lelah.
Aku dihajar hari ini.
Kami muak dengan omong kosongmu.
Dia tak nyata.
Sial.
Kalian, pergi!
Tolong! Tolong!
Tidak, tidak!
Apa-apaan?
Ada Bronco Butler.
Kuulangi, ada kode Bronco Butler.
Sial!
Semua peserta yang ada di luar,
masuk ke aula makan sekarang.
Para peserta yang mendengar suaraku,
masuk ke aula makan.
Ayo. Ayo.
Cepat. Ayo bergerak.
Terima kasih. Ayo.
Ayo! Ayo!
Kita cari orang dewasa, kan?
Kita harus menjemput Pilar.
Kau mau menyelamatkan pacarmu dulu?
Kita harus kabur dari sini, Bung.
Tunggu, kalian. Dengarkan.
Sial!
Apa itu?
Kau mau ke mana?
Aku sudah bangun. Aku mau camilan.
Sebaiknya kita tetap di dalam.
Pilar!
Pilar, itu si Dokter.
Dia nyata.
Cerita itu nyata.
Astaga.
Aku cuma ingin meyakinkan kalian.
Lihat Dirk dan Sam.
Ya, mereka berkeringat. Selalu begitu.
Apa? Aku di mana? Ya Tuhan...
Dia berjalan sambil tidur?
Bisa kalian diam?
Lucu sekali.
Astaga!
Kalian, tunggu aku.
Ayo, cepat.
Ya Tuhan.
Apa yang terjadi?
Kalau mendengar suaraku,
datanglah ke aula makan.
Kita sudah dengar. Ayo.
Tidak, sekarang kita tak bisa memercayai siapa pun.
Kita butuh senjata.
Bisa berhenti dulu untuk mengambil senjata?
Lihat...
Kita harus pergi sekarang.
Kita berenang menyeberangi danau.
Tidak, kita tak berenang, Sam!
Sial.
Apa yang kau lakukan?
Berhenti. Sekarang juga.
Tunggu, berhenti!
Cepat! Lewat sini.
Cepat. Hati-hati. Jangan jatuh.
Apa kita akan mati?
Jangan konyol. Semua akan selamat.
Semua akan selamat, kan?
Kaz, berhenti.
Masih berapa orang?
- Jangan bertindak bodoh. - Tak bisa janji.
Wuh!
Ini takkan berakhir baik.
Kau yang memimpin.
Aku sedang kembali.
Baik.
Tunggu sampai sepi, lalu kita lari.
Kenapa?
Kau sadar ruangan ini penuh kendaraan?
Perahu, Pilar.
Mau dibawa ke mana perahunya?
Ini danau, Bung.
Kalaupun sampai seberang,
kita masih di hutan.
Lalu bagaimana?
Tetap rencana yang bagus.
Tidak.
Lebih baik kita bergabung dengan peserta lain.
Orang dewasa pasti punya rencana.
Aku pilih perahu.
Astaga.
Kurasa berpencar bukan ide bagus.
Jangan jadi pengecut.
Dia tak berani masuk air, Sam. Astaga.
Sebaiknya kita berhenti berteriak.
Aturan dasar saat bersembunyi.
Kenapa kau takut air, Morgan?
Ada kolam renang
di halaman belakang rumah lamaku.
Aku jatuh ke dalamnya.
Aku tersandung alat penyedot pembersih dasar kolam.
Aku langsung tenggelam,
sampai Kakek Roy menarikku keluar.
Morgan!
Takkan kulupakan rasanya kehabisan napas,
kehilangan kendali.
Aku tak mau menghambat kalian.
Naiklah perahu. Selamatkan diri.
Aku sungguh tak bisa.
Kita tetap bersama, Bung. Paham?
Kalian...
Halo?
Halo?
Bung, Kazswar.
Hei, Nak. Siapa namamu?
- Siapa namamu? - Sam.
Sam? Kau baik-baik saja?
Ya. Baik, ayo.
Kami akan membawamu keluar.
Dengar, teman-temanmu yang lain di mana?
Ayo bawa kau keluar, Nak.
Hei! Tunggu!
Hei, apa...
Kurasa temannya si cengeng dan anak gemuk itu.
Akan kujemput mereka.
Pergi!
Ya Tuhan.
Ayo, cepat.
Sialan!
Bangsat. Sialan!
Sialan!
Bawa dia keluar. Pergi!
Semua terkendali, ya?
Kita semua baik-baik saja.
Ya?
Tolong tetap di sebelah sini.
Tidak.
Caroline di mana, sialan?
Ada yang bisa menolong kami?
Sial!
Oh, tidak!
Baik!
Seharusnya kita naik perahu!
Syukurlah.
Tolong, siapa pun.
Kita tamat!
Bung, tenanglah.
Entahlah. Entahlah.
Franklin?
Dirk.
Kalian baik-baik saja?
Franklin, apa yang terjadi?
Si Dokter. Dia membunuh semua orang.
Kazswar juga. Mereka bekerja sama.
Hei, tenanglah. Baik.
Tenang sebentar.
Ini benar. Kami butuh bantuanmu.
Ada telepon di kantor Collins.
60108, lalu tanda pagar.
60108, lalu tanda pagar.
Lari. Pergi. Aku akan mengulur waktu.
Terima kasih.
Sini. Tolong kami!
Ya Tuhan, tolong...
Syukurlah. Tolong!
Tolong teman-temanku. Tolong kami.
Kita harus pergi. Tolong.
Tunggu. Dengarkan aku.
Tarik napas dalam-dalam.
Aku ingin kau...
Kita harus pergi sekarang.
Baiklah. Baiklah.
Kita harus pergi. Tolong.
Kita harus pergi. Mereka menangkap teman-temanku.
Pergi!
Telepon!
Apa yang kau lakukan, sialan?
Aku menunggu konfirmasi.
Apa-apaan? Tak kulihat siapa pun.
Kirim anggota tim ke lokasi Anda.
Kami telah menerima pemberitahuan...
Tak berfungsi.
Maksudmu, tak berfungsi?
Sudah tersambung?
Tidak, hanya pesan yang terus berulang.
Apa-apaan itu?
Kompulsi, perilaku agresif,
masalah terkendali.
Jangan ganggu aku, sialan.
Ini sama sekali tak masuk akal, kan?
Tak masuk akal. Bocah-bocah sialan itu.
Tenang, Kaz.
Jangan suruh aku tenang!
Kalau tak ada pekerjaan,
kau sudah kuhajar sekarang.
Coba saja kalau berani.
Mau berkelahi? Ayo keluar sekarang!
Akan kuhajar kau habis-habisan!
Oh, sial.
Terima kasih benjolnya, Berengsek.
Maaf, aku terlalu mendalami peran.
Tak ada waktu untuk ini.
Masih ada empat peserta di luar,
dan matahari terbit satu jam lagi.
Memangnya kami sedang apa?
Setidaknya sebagian dari kami.
Aku tahu apa yang terjadi.
Franklin, kutanya baik-baik, ya?
Mereka di mana?
Di mana mereka, sialan?
Sedang apa kau?
Entahlah. Cari kunci atau radio.
Pasti ada jalan keluar dari tempat sialan ini.
Aku juga takut, Pilar.
Sejujurnya, aku tak mengira
akan dapat teman di perkemahan tahun ini.
Bung, kita bukan cuma teman perkemahan.
Kita teman sungguhan.
Kalau ada masalah, siapa yang kalian panggil?
Siapa? Aku. Aku, sialan, kan?
Tidak. Kembali bekerja.
Kerja lagi, sialan.
Tetap di sini.
Bangsat!
Si berengsek itu menuju ke sini.
Kita harus bersembunyi sekarang.
Lemari.
Apa yang kau lakukan, Bung?
Masuk ke sini.
Morgan, ini urusanku dengannya.
Selalu aku. Tidak, pergilah.
Jangan buka pintu ini
sampai aku dapat bantuan, apa pun alasannya.
Tidak, jangan!
Tak ada waktu untuk ini. Maaf.
Wajahmu dihantam perahu, sialan?
- Tidak. - Aku yang kena.
Bangsat. Memangnya kau siapa?
Doink!
Nol.
Doink!
Aku akan masuk.
Ya Tuhan, sialan!
Doink!
Doink, kau pernah mendengar cerita
tiga babi kecil?
Pernah, Nak?
Aku akan menarik napas, meniup,
lalu menghajar bocah-bocah aneh sialan itu.
Kau mau buka pintunya untukku?
Sial!
Tok!
Tok!
Namaku Dirk, Mulut Busuk.
Persetan dengan bocah itu!
Sepertinya kau punya
sedikit masalah di sini.
Tunggu, jangan.
Ya Tuhan.
Kau harus kendalikan dirimu sekarang.
Aktifkan protokol pemulihan.
Kuulangi, aktifkan protokol pemulihan.
Sayang, mereka menghajarmu habis-habisan.
Ya.
Kau baik-baik saja?
Ya. Ya.
Kelihatannya parah?
Tidak.
Tidak. Kau tetap seksi.
Bagus. Ya.
Baguslah.
Kita siap pergi?
Tidak.
Kurasa kita harus pergi. Baik.
Ayo, aku menopangmu.
Baik. Tunggu.
Baiklah.
Baik, ayo. Siap?
Sial.
Baik.
Semoga Dirk baik-baik saja.
Sudah cukup lama.
Ini aneh, kan?
Maksudku, semua ini aneh,
tapi berkas pribadi di perkemahan?
CJ.
Hei, Morgan, kutemukan berkasmu.
Pilar, DOD itu singkatan apa?
Apa?
Di berkas CJ, DOB berarti tanggal lahir.
Tapi DOD berarti apa?
Coba kulihat.
Di mana berkasku?
Tidak.
Morgan?
Sekarang aku bisa melihatmu. Aku bisa melihatmu.
Besok kita harus menjelaskan banyak hal.
Kau tahu ini akan menghambat kita sejauh apa?
Aku tahu. Aku tahu.
Itu bukan jawaban.
Kau tahu masih ada beberapa
dari mereka di luar sana?
Kau ingin aku bilang apa?
Kau lupa mencampur obat penenang ke cokelatnya?
Serius?
Lalu apa yang terjadi, Rachel?
Akan kuberi tahu apa yang terjadi.
Sandiwara ini sudah kacau sejak awal.
Cokelat itu membuat mereka tidur, kan?
Bukan melumpuhkan mereka.
Aku justru heran ini baru pertama terjadi...
Dia berlagak paling tahu,
seolah dari awal tahu ini takkan berhasil.
Persetan denganmu, Kazswar.
Persetan denganmu.
Berhenti bicara.
Wajahnya hancur. Aku akan ambil perlengkapan medis.
Parah?
Sial.
Kita menyelinap dalam kegelapan,
mengoperasi anak-anak ini tengah malam.
Tidak, aku yang mengoperasi mereka.
Tugasmu meyakinkan mereka bahwa mereka bagian
dari sesuatu yang istimewa di sini.
Kau hanya harus menjaga ilusi ini tetap utuh.
Menjaga ilusi? Serius?
Maaf.
Sudah berapa lama aku melakukan ini bersamamu, Hugh?
Justru kau yang seharusnya paling paham
bahwa yang terjadi...
Apa kami sudah mati?
Kami sudah mati, sialan?
Tenang. Tenang.
Kau bercanda?
Kami menemukan berkas kami.
Aku tenggelam.
Aku mengerti semua ini sulit kalian
pahami, ya?
Jadi, sebaiknya aku dan Laurie...
Kami akan mengambil itu...
Baiklah.
Baik. Ya.
Dengar, kalian tidak mati.
Sebab kalian bahkan tak pernah dilahirkan.
Kau melihat berkasnya.
Morgan Davis sudah mati.
Dia meninggal tahun lalu. Maaf, Nak,
tapi kau bukan dia.
Bagaimana menjelaskannya?
Kau tiruan dirinya seandainya dia masih hidup.
Hasil perkiraan.
Hentikan sekarang juga.
Lihat dirimu, Collins.
Lihat kita. Mereka anak-anak.
Bukan, Franklin. Kau tahu itu.
Sungguh? Mereka menangis dan ketakutan.
Proses ini seharusnya aman dan manusiawi, kan?
Ini tak manusiawi. Ini mengerikan.
Putraku meninggal pada 2009. Namanya Benjamin.
Aku mengerti kenapa ini terasa jahat bagi kalian,
tapi aku mencoba berbuat baik.
Aku ingin menjaga keluarga tetap utuh.
Teknologi ini memberi kita cara
meringankan mimpi terburuk setiap orang tua.
Apa buruknya?
Franklin, apa yang kita lakukan?
Pergilah. Mereka sudah tahu.
Pergi. Aku akan menghapus data sistem.
Baik, ayo.
Masih banyak pekerjaan.
Apa yang ingin kalian ketahui?
Di luar, mereka menyiapkan proses pemulihan.
Artinya, kami membuat kesalahan besar.
Intinya, para teknisi akan datang
untuk menghapus ingatan 24 jam terakhir semua peserta.
Jadi, kami robot?
Tak bisa dibilang begitu.
Tapi kami bukan manusia.
Tak sepenuhnya.
Kenapa harus ada operasi?
Karena sifat tubuh kalian,
kalian tak bisa tumbuh sendiri.
Kalian makan, minum, berdarah, dan sebagainya,
tapi semuanya bagian dari program.
Mereka merancang perkemahan tempat kalian
disesuaikan sepanjang musim panas.
Setelah dua bulan, kalian bertambah tinggi,
atau bulu kaki bertambah lebat.
Lalu si Dokter?
Dia tak nyata.
Collins mengarang si Dokter
agar anak-anak takut dan tetap di ranjang.
Kostum itu harus kami pakai saat operasi.
Topengnya mengubah ucapan kami
jadi frekuensi yang tak kalian pahami,
agar kalian tak terbangun.
Kau dokter?
Saat ini, jabatan resmiku
pemrogram senior.
Jadi, setiap tahun kami ikut perkemahan
seumur hidup?
Selama masa remaja kalian, ya.
Tapi saat remaja akhir,
kalian akan ikut kegiatan serupa,
seperti perjalanan kuliah, dan lainnya.
Teman-temanku tahu?
Kalau orang tuamu memberi tahu mereka.
Kebanyakan keluarga ingin memulai hidup baru.
Mereka mendapatkan...
dirimu yang baru.
Tubuh mereka akan diperbaiki,
lalu mereka terbangun dengan anggota tubuh kaku
dan punggung nyeri akibat semua ini,
tapi selebihnya, seolah tak terjadi apa-apa.
Kenapa kau memberi tahu kami?
Karena kurasa kami akan melupakannya.
Itulah enaknya jadi anak-anak: tak tahu apa-apa.
Besok mereka bangun dan jadi anak-anak lagi.
Aku ingin memberi kalian pilihan.
Mau melupakan semua ini,
atau mau ikut menentukan kelanjutannya?
♪ Kulihat pohon-pohon hijau ♪
♪ Juga mawar merah ♪
♪ Kulihat semuanya mekar ♪
♪ Untukku dan untukmu ♪
♪ Dalam hati kuberkata ♪
♪ Betapa indahnya dunia ♪
♪ Kulihat langit biru ♪
♪ Dan awan putih ♪
♪ Siang cerah yang diberkati ♪
♪ Malam gelap yang suci ♪
♪ Dalam hati kuberkata ♪
♪ Betapa indahnya dunia ♪
Kelompok makan B dan D boleh berbaris.
♪ Juga ada di wajah ♪
♪ Orang-orang yang berlalu ♪
♪ Kulihat sahabat berjabat tangan ♪
Syukurlah kalian baik-baik saja.
Apa maksudmu, Bung?
Tak ada apa-apa.
Morgan, ada apa?
Hei.
Pastikan semua sampah kalian dibersihkan,
juga piring dan sampah, lalu...
Apa yang terjadi padamu?
Aku... kecelakaan saat mendaki.
Yakin bukan kecelakaan perahu?
Kita sungguh tak tahu
apa yang sedang kita hadapi.
Tidak, Sal. Kau yang tak tahu.
Aku yang memulai program ini, sialan.
Aku bukan membahas bencanamu
semalam, Hugh.
Tim kewalahan menerima laporan malafungsi.
Masalah CJ?
Itu bisa terjadi.
Ada gangguan.
Kusetel ulang anak itu.
Sudah terkendali.
Tidak, kau tak mendengarkanku.
Kami menerima puluhan laporan
seperti kasus CJ dalam 24 jam terakhir,
dari setiap perkemahan dalam jaringan.
Apa maksudmu?
Ada semacam masalah pada seluruh sistem.
Kami belum pernah melihat hal seperti ini.
Algoritma anak-anak ini menunjukkan
penyimpangan mengkhawatirkan dari program.
Mereka mulai menjadi agresif.
Tim terus bekerja.
Ini sudah jadi krisis besar.
Tim penanganan sedang dikerahkan
untuk mengendalikan kekacauan ini.
Tapi, Hugh, kau yang bertanggung jawab sampai kita tahu
apa yang sebenarnya kita hadapi, sialan.
Hugh?
Sialan, kau dengar ucapanku atau tidak?
Hugh?
Kau sedang mempermainkan...
Streaming Movies Gratis Full HD di GFYMULTIMEDX.ONLINE
♪ Betapa indahnya dunia ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.