Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Chen Ying.
Pihak kantor polisi bilang hasil pemeriksaan TKP
hampir memastikan ini bunuh diri.
Namun, penyelidikan masih akan dilanjutkan.
Kalau kamu tidak keberatan,
tanda tanganlah agar jenazah bisa dikremasi.
Aku sangat tahu
bahwa dunia ini
tidak hanya hitam dan putih,
tapi bagiku semuanya hitam atau putih.
Aku selalu terobsesi
bahwa segala sesuatu harus hitam atau putih.
Dengan keras kepala,
aku terus berusaha mengungkap kebenaran.
Ibu.
Namun, sekarang,
aku takut.
[Hidran Pemadam Kebakaran]
Maafkan aku.
Aku takut di ujung perjuangan ini,
hanya aku yang tersisa.
Maafkan aku.
[Kamar Mayat]
[Light the Dark]
[Episode 4]
Tunggu aku di sini.
Biar kuantar ke atas.
Tidak usah.
Aku segera turun.
Coba cicipi.
Kamu yang membuatnya?
Tentu saja aku yang membuatnya.
Kepala Bagian Sun.
Wakil Kepala Bagian Gao.
Aku ingin mengajukan cuti.
Oh, mengajukan cuti, ya?
Sini.
Coba lihat.
Kamu ditempatkan di bagian pengadaan
atas perintah langsung Direktur Pabrik.
Kami bahkan
sengaja menyediakan posisi untukmu.
Namun, karena urusan keluargamu,
kamu menunda masuk kerja begitu lama.
Itu tidak perlu kubahas lagi.
Sekarang bagian kita begitu sibuk.
Semua orang bekerja lembur,
tapi kamu terus meminta orang menggantikanmu.
Itu kurang pantas, 'kan?
Kepala Bagian Sun.
Wakil Kepala Bagian Gao.
Aku mengajukan cuti
untuk mengurus pemakaman ibuku.
Ya.
Soal ibumu,
aku dan Kepala Bagian sudah tahu.
Namun, kamu juga harus tahu
bahwa bagian pengadaan kita
adalah tim yang menjunjung kehormatan.
Sekarang kita sedang sangat sibuk.
Lihat.
Di meja ini,
ambil saja salah satu dokumen.
Semuanya lebih mendesak
daripada antrean krematorium.
Bagaimana kalau begini?
Kalau mau berbakti kepada orang tua, silakan.
Kepala Bagian Sun.
Pengajuan cutiku itu beralasan.
Aku harus mengambil cuti ini.
Menurutku,
kamu tidak perlu mengajukan cuti kepadaku.
Langsung saja kemasi barang-barangmu.
Setelah selesai,
bawa semuanya dan pergi.
Anda mau memecatku?
Aku pegawai
yang direkrut secara resmi oleh pabrik.
Anda tidak punya alasan untuk memecatku.
Entah pabrik punya alasan memecatmu
atau tidak,
tapi bagianku ini terlalu kecil untukmu.
Pergilah ke mana pun kamu mau.
Kepala Bagian.
Kepala Bagian, Anda baru makan sedikit.
Makanlah lagi sebelum pergi.
Kamu...
[Surat Izin]
Kamerad Chen Ying.
Bukankah keputusanmu ini
terlalu gegabah?
Kamu seorang perempuan.
Kalau kehilangan pekerjaan tetap ini,
bagaimana kamu akan hidup?
Bagaimana kalau begini?
Carilah seseorang yang bisa melindungimu.
Dengan begitu,
kamu tidak perlu khawatir soal nafkah.
Apa yang kamu lakukan?
Aku tidak melakukan apa-apa.
Sebenarnya aku sudah menyukaimu sejak kamu datang.
Sungguh.
Lepaskan aku!
- Lepaskan aku! Aku akan berteriak! - Jadilah milikku. Akan kubujuk atasan
- biar dia merekrutmu kembali. - Lepaskan aku!
Dasar mesum!
Dasar bajingan!
Berani memukulku?
Kakakmu
menyerang pejabat negara!
Kamu cari mati!
Apa yang kamu lakukan?
Shan.
Kubunuh kamu!
Cari mati!
Shan, berhenti memukul!
Bangun!
Bangun!
Tangan mana yang memukul kakakku?
Shan!
Shan!
- Kuhabisi kamu! - Jangan, Shan!
- Shan! - Jangan halangi aku!
Shan, lepaskan!
Gao, tenang saja.
Semuanya sudah kuatur.
Polisi akan segera datang.
Pertama, lakukan visum,
lalu tahan dia.
Setelah itu, pastikan dia dihukum.
Hukum seberat-beratnya.
Baik, seberat-beratnya.
Seharusnya mereka segera tiba.
Aku akan menjemput mereka di gerbang.
Kamu istirahat saja.
Ada apa ini?
Kenapa malah berkerumun menonton?
Kalian tidak bekerja lagi?
Bubar! Semuanya bubar!
Jangan berkerumun! Bubar!
Hei, Liu.
Sebentar lagi,
polisi akan datang.
Jemput mereka di gerbang.
Baik.
Kenapa kamu kembali?
Bukankah kusuruh menjaga TKP?
Jangan hanya memasang garis pembatas.
Sudah berapa kali kubilang?
Kak Zhang!
Ya, aku Wang. Benar.
Bukankah tadi
aku sudah meneleponmu?
Orangnya sudah kutangkap.
Liu, apa mereka sudah datang?
Kak.
Aku tidak apa-apa.
Pokoknya, dia...
Dia tidak akan lolos begitu saja.
Kamu tidak usah ikut campur.
Kak.
Wakil Kepala Bagian Gao.
Adikku salah karena memukulmu.
Aku minta maaf atas namanya.
Tolong jangan tuntut dia.
Kamu tahu betul
kenapa adikku memukulmu, 'kan?
Kalau kamu tetap ingin menuntut adikku,
aku akan mengungkap alasan
dia memukulmu kepada semua orang.
Nanti,
istrimu juga akan mengetahuinya.
Halo, semuanya.
Aku Chen Ying,
akuntan di bagian pengadaan.
Hari ini adikku, Chen Shan, memukul orang
memang salah.
Namun, ada alasan
dia memukul orang sampai separah ini.
Karena...
Tunggu!
Tunggu!
Menurutku Ying benar.
Adiknya masih muda.
Kita harus memberinya kesempatan.
Jangan sampai masa depannya hancur.
Aku akan...
Memalukan.
Dia memukulku sampai begini!
Tenang saja.
Serahkan kepadaku.
Kenapa kita
tidak melaporkan si Marga Gao?
Kalau aku melaporkannya,
dia pasti bersikeras menuntutmu.
Kalau kamu sampai ditahan,
itu akan tercatat dalam arsip.
Kalau begitu,
kerugiannya lebih besar daripada manfaatnya.
Kak.
Aku tidak peduli.
Namun, aku tidak bisa membiarkan Kakak
diperlakukan semena-mena.
Shan.
Sekarang Kakak hanya punya kamu.
Kakak hanya ingin kamu selamat.
Kenapa baru pulang?
Aku sudah lama menunggu kalian.
Atasan sudah memberikan perintah.
Rumah ini
hanya dipinjamkan sementara saat orang tua kalian
mengalami kesulitan dulu.
Ini bukan rumah dinas yang diberikan sebagai tunjangan.
Pabrik akan mengambil kembali rumah ini
untuk keperluan lain.
Kenapa masih diam?
Perlu kupanggil beberapa orang
untuk membantu kalian pindah?
Jangan keterlaluan, ya.
Ayahku meninggal saat menjalankan tugas.
Kenapa kalian terburu-buru
mengusir kami?
Jangan bicara begitu.
Aku juga serba salah.
Surat pemberitahuan pengosongan sudah diterbitkan.
Aku hanya bisa
menjalankan perintah atasan.
Kuberi kalian dua jam.
Cepat pindah!
Mengerti?
Mau tidak?
Jadi, mau atau tidak?
Mau atau tidak?
Kenapa ikannya mati?
Mana ada ikan mati?
Aku salah lihat.
Ying, keluarkan kartumu!
Sembilan, sepuluh, J, Q, K!
Habis lagi!
Ayo, tempel.
Kalian curang.
Jangan curang.
Kalian curang.
Kalian sekeluarga mengerjaiku sendirian.
Tidak boleh curang.
Ayo.
[Toko Kelontong Fengxia]
Ying!
Ying, di sini!
Di sini!
[Toko Kelontong Fengxia]
Cepat ke sini!
Berikan padaku!
Ini...
Kenapa langsung datang begini?
Berikan barangnya padaku.
Sebelah sini, ayo.
Taruh di lantai.
Taruh di lantai. Biar kubuka pintunya.
Ayo, masuk.
Sini, berikan barangnya.
Berikan padaku.
Taruh di sini saja.
Di sini saja.
Ayo, sini.
Kalian tunggu di sini.
Aku akan turun
mengambilkan bagasi kalian.
Ayah, Ibu.
Kami sudah pindah ke rumah baru.
Kalian tenang saja.
Aku akan menjaga Shan baik-baik.
Ibu.
Aku benar-benar tidak mengerti.
Kenapa Ibu
harus memilih cara seperti ini
untuk meninggalkan kami?
Insinyur Qi.
Tadi saat membeli makanan,
ada mobil terparkir di bawah.
Orang yang duduk di dalamnya
pernah kulihat beberapa kali di kedai teh
bersama Wan Yang.
Kurasa
dia diutus Wan Yang
untuk mengawasi kalian berdua.
Selama beberapa hari ini,
kita jangan pergi ke mana-mana.
Kita lihat apa tujuan mereka.
Benar.
Dia sekarang ada di bawah, 'kan?
Ya, di bawah.
Shan!
- Bisakah kamu - Shan.
tidak bertindak gegabah?
Dia sudah keterlaluan!
Dengarkan aku.
Makan dulu.
Makan.
Makan.
Dengarkan kakakmu.
Ayo, makan dulu.
Makanlah.
Insinyur Qi, silakan duduk.
Terima kasih.
Biar aku saja.
Wan Yang yang mengutusmu, 'kan?
Bawa aku menemuinya.
Insinyur Qi!
Insinyur Qi!
Insinyur Qi!
Ya, sebentar.
Apa Shan ada di sini?
Kenapa Shan ada di tempatku?
Ada apa?
Shan menghilang.
Apa?
Bukan, tunggu sebentar.
Chen Ying!
Shan.
Chen Ying.
Chen Ying.
Bos!
Bos!
Ada apa malam-malam begini?
Aku mau menelepon.
Dia tidak mengangkat telepon.
Dia tidak mengangkat teleponku.
Bagaimana ini?
Jangan-jangan Shan mengalami sesuatu?
Kalau sesuatu terjadi padanya,
apa yang harus kulakukan?
Chen Ying.
Jangan panik dulu.
Dia sudah dewasa.
Apa yang mungkin terjadi padanya?
Begini, aku akan menemanimu.
Aku temani.
Kita tunggu dia di sini.
Siapa tahu
dia segera pulang, 'kan?
Mungkin sebentar lagi
dia akan menelepon balik.
Jangan panik.
Jangan panik, ya?
Percayalah padaku.
Ada Guru yang melindunginya.
Guru pasti akan menjaganya.
Tiga Karakter.
Empat Bambu.
Kak, pelan sedikit!
Chen Shan!
Ini bukan tempat untuk membuat keributan!
Jangan banyak omong!
Wan Yang.
Orang ini utusanmu, 'kan?
Apa dia pekerja pabrik kita?
Aku tidak kenal.
Tidak kenal.
Tidak kenal.
Belum pernah lihat.
Siapa namamu? Apakah kenal aku?
Aku tidak kenal.
Tidak kenal.
Keluar.
Ayo pergi.
Nak.
Kamu terlalu gegabah.
Kalau besok dompetmu hilang,
apa aku juga yang akan kamu tuduh mencurinya?
Jangan selalu berprasangka buruk.
Silakan selidiki.
Apakah kematian ayah dan ibumu
ada hubungannya denganku?
Keluargamu sudah mengalami banyak masalah.
Hiduplah baik-baik bersama kakakmu.
Hidup ini tidak mudah.
Direktur Pabrik Wan.
Tidak perlu berpura-pura baik di depanku.
Aku datang hari ini untuk memperingatkanmu.
Kalau ada masalah, hadapi aku.
Jangan menakut-nakuti kakakku.
Kalau kamu berani mengutus orang lagi
untuk mengawasi keluargaku,
akan kupukuli mereka satu per satu.
Perlu kusuruh orang
memberinya pelajaran?
Pulanglah.
Tadi malam aku di tempat biliar.
Sekarang aku mau ke rumah Ayah Angkat.
Jangan khawatir.
Shan sudah ditemukan.
Tadi malam dia berada di tempat biliar.
Sekarang dia pergi ke rumah Ayah Angkat.
Baik.
Syukurlah sudah ketemu.
Syukurlah.
Terima kasih, Insinyur Qi.
Cepat pulang dan tidur.
Sudah jam berapa ini,
masih belum makan, 'kan?
Bagaimana kalau aku...
aku siapkan sesuatu untuk dimakan?
Ayo.
Ayo pergi.
Shan.
Kamu minum alkohol?
Kenapa minum alkohol siang-siang?
Hari ini aku hanya ingin minum sedikit.
Kamu tidak boleh terus minum begini.
Begini...
Kamu minum begini di siang hari
bisa merusak hati.
Aku... aku tahu suasana hatimu sedang buruk,
tapi kamu...
Kamu tidak boleh terus terpuruk seperti ini.
Ayah Angkat.
Aku hanya merasa keluarga kita
sedang mengalami begitu banyak hal,
tapi aku tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benar-benar sangat tidak berguna.
Menurutku,
penderitaanmu atau penderitaanku,
tidak sebanding dengan penderitaan kakakmu.
Karena orang tua kandung dan orang tua angkatnya,
yaitu ayah dan ibumu,
meninggalkannya satu per satu.
Coba kamu pikirkan, pukulan seperti itu,
si... siapa yang bisa menahannya?
Ayah Angkat.
Apakah kamu tahu
tentang orang tua kandung kakakku?
Dulu di barat laut,
apa yang sebenarnya terjadi?
Itu hanya
sebuah kecelakaan.
Karena jika kamu bekerja di bidang ini,
tidak peduli seberapa kamu
memperhatikan keselamatan kerja,
kecelakaan seperti ini
tidak bisa dihindari oleh siapa pun.
Karena saat kejadian itu
terjadi,
ayah dan ibumu sangat menderita.
Seluruh kondisi
mental mereka sangatlah buruk.
Lalu,
kakakmu ini
tiba-tiba menjadi yatim piatu,
tidak ada yang mengurusnya.
Barulah ayah dan ibumu
mengadopsinya.
Benar-benar.
Meski kamu dan kakakmu
tidak memiliki hubungan darah,
tapi kalian tumbuh bersama sejak kecil
dan sudah seperti saudara kandung.
Jadi kamu harus merawatnya.
Karena kamu
adalah satu-satunya pria di keluarga sekarang.
Tidak peduli
seberapa menderitanya dirimu,
atau seberapa besar
ketidakadilan yang kamu rasakan,
kamu harus bangkit.
Mengerti?
Sudahlah, kamu...
Kamu...
Baiklah.
Itu...
Ayah Angkat, itu...
Buat beberapa hidangan.
Tumis beberapa hidangan,
lalu Ayah Angkat akan menemanimu minum.
Kamu... kamu jangan minum dulu,
tunggu sebentar.
Tidak baik kalau kamu minum begini saja,
bisa merusak tubuh.
Baiklah, Ayah Angkat menemanimu minum.
Ayah Angkat akan menemanimu minum.
Terima kasih.
Aku tidak memasak banyak untukmu,
makanlah ini dulu.
Sangat mirip dengan masakan ayahku.
Mi Chen Fu.
Ayahmulah yang mengajariku.
Saat aku baru masuk pabrik,
tidak ada makanan dan minuman.
Ayahmu selalu memasakkan ini untukku.
Kemudian aku mengenal Guru.
Mereka berdua memperlakukanku
seperti anak mereka sendiri.
Tapi mereka sudah tiada.
Sebenarnya,
ayahku juga sudah tiada.
Aku tahu apa yang sedang
kamu alami sekarang.
Kita
akan menghadapinya bersama.
[Pabrik Kimia Wugang]
Kalian berdua tunggu sebentar.
Mau ke mana?
Sudah berapa kali kubilang,
karyawan yang sudah mengundurkan diri
tidak boleh sembarangan masuk pabrik.
Kalian seharusnya tahu aturan ini, 'kan?
Kami datang untuk mengambil barang peninggalan ibuku,
setelah itu kami akan pergi.
Kamu tidak mengerti ucapanku,
ya?
Kalau kubilang tidak boleh masuk, ya tidak boleh masuk.
Bukankah Zhang Wenying
punya seorang murid?
Kenapa dia tidak ikut
bersama kalian?
Apakah dia sudah memutuskan hubungan dengan kalian
dan memperjelas pendiriannya?
Apa urusannya denganmu?
Benar,
itu memang bukan urusanku.
Tapi kalau kalian ingin lewat pintu ini,
itu urusanku.
Hari ini asalkan aku berdiri di sini,
kalian jangan harap bisa masuk.
Apakah kalian ingin
memojokkan orang sampai tidak punya jalan keluar?
Hari ini aku tetap harus masuk.
Aku bilang tidak boleh masuk!
Jangan sentuh kakakku!
Jangan sentuh kakakku!
Kenapa tidak boleh?
Memangnya kenapa kalau kusentuh?
Apa yang kamu lakukan?
Kenapa tidak membiarkan orang masuk?
Keluar!
Tutup gerbangnya!
Berani-beraninya menerobos masuk,
keterlaluan kamu.
- Kalian gila, ya? - Kalian keterlaluan!
Sedang apa kamu?
Memangnya kenapa kalau aku menendangmu?
Baiklah, karena kalian membuat keributan di sini,
hari ini tidak ada yang boleh masuk.
Keluarlah kalau berani.
Ayo, keluarlah.
Kalian pergilah.
- Keluar! - Shan.
Baiklah, kita tunggu saja begini.
Hari ini tidak ada yang bisa masuk.
Ayo, permisi.
Ayolah.
Benar-benar panjang umur.
Aku tahu pasti ada kamu di sini.
Kepala Bagian Wang,
tolong bukakan pintunya.
Kamu lucu sekali.
Apa urusan ini ada hubungannya denganmu?
Ini adalah Ketua Pan
dari tim investigasi khusus Proyek 713,
anggota komite partai
Biro Industri Wugang.
[Pemberitahuan Investigasi Khusus]
Mohon kerja samanya.
Apa kita bukakan pintunya?
Buka.
[Pabrik Distribusi Gas Petrokimia Wugang]
[Pabrik Kimia Wugang]
Semuanya, tolong hentikan
pekerjaan kalian sebentar.
Kami dari Tim Investigasi
Insiden Proyek 713
ingin mengetahui beberapa hal.
Mohon kerja samanya.
Masih duduk di sini?
Barangnya sudah tiba.
Masih melamun?
Cepat pergi angkat barangnya.
Cepat.
Cepat.
Anda Kamerad Sun Jie, 'kan?
Ya, Anda siapa?
Aku dari Tim Investigasi
Insiden Proyek 713,
margaku Pan.
[Bagian Tim Investigasi] [Nama: Pan Minghui]
Halo.
Kuharap kamu bisa bekerja sama.
Tenang saja,
aku pasti akan bekerja sama sepenuhnya.
Bagaimana kalau Anda duduk dulu?
Setelah selesai, aku akan menemui Anda.
Oke?
Duduklah dulu.
Kelak apa yang harus kita lakukan?
Ada apa ini, kenapa banyak sekali orang?
Benar.
Tim investigasi pergi ke kantor Direktur Pabrik.
Entah apa yang akan terjadi.
Kepala Bagian.
Keributannya cukup besar.
Apa pabrik kita akan berubah?
Jangan bicara sembarangan.
Pabrik kita
sudah melewati banyak rintangan selama bertahun-tahun,
sudah banyak hal yang terjadi.
Benar.
Tapi Direktur Pabrik selalu berdiri teguh.
Kali ini juga tidak akan ada masalah.
- Baik. - Jangan bicara sembarangan.
Insinyur Qi.
Tenanglah.
Tim investigasi pasti akan memberikan keadilan
untuk Guru dan kalian.
Direktur Pabrik sudah keluar.
Ada apa?
Sudah datang.
Sudah datang.
Maaf.
Kamerad tim investigasi.
Direktur pabrik kami bekerja keras
demi pabrik ini,
dia sudah bekerja seumur hidupnya.
Anda tidak bisa membawanya begitu saja.
Anda setidaknya harus memberikan...
Memberikan penjelasan.
Bekerja sama dalam investigasi.
Aku akan mengumumkan sesuatu.
Tim investigasi menerima laporan dari karyawan.
Setelah ditelusuri, diputuskan
Direktur Pabrik Wan Yang mulai hari ini diberhentikan sementara
untuk menerima investigasi organisasi.
Personel yang terlibat dari bagian lain
semuanya diberhentikan sementara untuk bekerja sama dalam investigasi.
Untuk menjamin pabrik transmisi dan distribusi
bisa beroperasi normal,
posisi direktur pabrik
sementara dijabat oleh Wakil Direktur Pabrik Geng Jian.
Bagian lainnya
juga akan dipimpin oleh wakilnya masing-masing.
Aku juga berharap setiap kamerad
bisa bekerja sama dengan pekerjaan investigasi kami.
Terima kasih.
Ayo pergi.
Direktur Pabrik.
Ayo, permisi.
Direktur Pabrik.
Permisi.
Halo.
Apakah ini Tim Investigasi Insiden Proyek 713?
Aku ingin melaporkan dengan nama asli.
Wan Yang, Direktur Pabrik
Pabrik Distribusi Gas Petrokimia Wugang.
Aku punya dokumen penting untuk diserahkan langsung.
Halo.
Selamat ya, Direktur Pabrik Geng.
Selamat untuk apa?
Anda sekarang adalah direktur pabrik.
Maksudmu, sekarang aku adalah direktur pabrik?
Lalu, bagaimana dengan Direktur Pabrik Wan Yang?
Qi Mo melaporkan Wan Yang dengan nama aslinya.
Dia membawa tim investigasi datang
dan memberhentikan sementara Wan Yang.
Sekarang Anda menjabat sebagai direktur pabrik.
Baik.
- Halo, Direktur Pabrik Geng. - Direktur Pabrik.
Halo, Direktur Pabrik.
Direktur Pabrik.
Direktur Pabrik.
Serahkan padaku.
- Tidak perlu. - Serahkan padaku.
Tidak apa-apa.
Biar aku saja.
Hal kecil seperti ini, aku sudah terbiasa.
Kenapa Anda bersepeda sendiri
untuk datang bekerja?
Pabrik tidak menyiapkan kendaraan untuk Anda?
Mereka sungguh keterlaluan.
Nanti aku akan bicara dengan administrasi pabrik.
Aku suruh mereka menyiapkan kendaraan untuk Anda.
Tidak perlu.
Aku sudah terbiasa naik sepeda,
sekalian berolahraga.
Baik.
Halo, Direktur Pabrik.
Halo semuanya.
Ini kenapa? Sepedanya rusak?
Ya, memperbaiki sepeda.
Kudengar kamu
beberapa hari ini
terus berpatroli di dalam pabrik.
Pabrik akhir-akhir ini memang agak bergejolak.
Kamu sudah bekerja keras.
Tidak apa-apa, sudah seharusnya.
Baiklah.
Baiklah.
Baik.
- Terima kasih. - Tidak apa-apa.
Serahkan padaku.
Nanti aku akan
antar ke tempat parkir sepeda,
lalu aku akan mencucikan sepedamu.
- Tidak perlu. - Bukan.
Direktur Pabrik.
Serahkan hal kecil seperti ini padaku.
Masa depan pabrik
diserahkan pada Anda.
Semangat.
Direktur Pabrik.
Aku bukan kepala bagian keamanan.
Aku adalah saudara Anda.
Semangat.
[Gedung Serbaguna Kimia Wugang]
Penyakit lamaku kambuh,
jadi aku minta izin beberapa hari.
Sekarang aku
didorong ke posisi ini,
aku akan membantu semua orang,
melayani seluruh karyawan pabrik,
melayani semua orang.
Direktur Pabrik, lihatlah Anda
selalu begitu rendah hati.
- Halo, Direktur Pabrik. - Halo, Direktur Pabrik.
[Bagian Infrastruktur]
Halo.
Pimpinan.
Kantor Anda
[Kantor Wakil Direktur Pabrik]
sekarang tidak di sini lagi.
Di sana.
Silakan.
Pimpinan.
Masalah Wan Yang itu,
Sun Jie pasti tidak bisa lari dari tanggung jawab.
[Ruang Teknis]
Kita biarkan saja dia.
Menurutmu, He Jianchuan
sepanjang hari sok memerintah.
Wajahnya itu...
Halo, Direktur Pabrik.
[Bagian Perencanaan]
Sebenarnya yang paling tidak kusukai
adalah dia sebelumnya
kurang menghormati Anda.
Hari itu dia hampir menyinggung
orang dari tim investigasi.
[Bagian Keuangan]
Direktur Pabrik.
Halo, Direktur Pabrik.
Menurut Anda, jabatan ketuanya
apakah harus dicopot dulu?
Feng Jian.
Kamu ingat, ya.
Aku... aku dengan kamerad mana pun
tidak ada dendam pribadi.
Semuanya demi
masalah pabrik,
demi kehormatan kolektif.
Sekarang sedang membutuhkan orang.
Jangan bilang memberhentikan siapa
atau memecat siapa.
Jangan bicarakan itu.
Benar.
Anda benar.
Aku ikuti perkataan Anda.
[Ruang Acara]
Kantor sudah
kubereskan untuk Anda.
Aku sudah siapkan ginseng tua dari Timur Laut
yang terbaik untuk Anda.
Sudah ditaruh di meja.
Baiklah.
Panggil aku kalau ada apa-apa.
Silakan.
Silakan.
[Papan Pengumuman]
Setelah diselidiki,
sistem perpipaan Proyek 713 yang dirancang
oleh mantan Kepala Bagian Desain, Zhang Wenying,
semua parameter teknisnya
memenuhi standar nasional
dan tidak ada kelalaian.
Mohon bagian Anda mengoreksi
laporan sebelumnya
mengenai bagian desain
yang dinilai salah.
Pulihkan nama baik pribadinya
dan lakukan pekerjaan pasca-kejadian dengan baik.
Meminta bagian Anda
untuk mengambil pelajaran dari insiden ini dengan serius,
dengan teguh membangun kesadaran akan batas merah
dan pola pikir batas bawah.
Laksanakan dengan ketat berbagai
perbaikan kecelakaan dan tindakan pencegahan
[Mengenai Biro Industri Wugang]
dan tindakan pencegahan.
[“Insiden Ledakan Pipa Gas Proyek 713 Wugang”]
Tarik pelajaran dari satu kasus.
[Pengumuman Hasil Investigasi]
Chen Ying!
Chen Shan!
Chen Shan!
Chen Ying.
Ada apa?
Cepat lihat.
Ini pengumuman pabrik
tentang hasil investigasi ulang.
Aku menyalin satu salinan dan membawanya pulang.
[Mengenai Biro Industri Wugang]
[“Insiden Ledakan Pipa Gas Proyek 713 Wugang”]
Sistem perpipaan Proyek 713
[Pengumuman Hasil Investigasi]
yang dirancang
oleh mantan Kepala Bagian Desain, Zhang Wenying,
semua parameter teknisnya
memenuhi standar nasional
dan tidak ada kelalaian.
[Mengenai Biro Industri Wugang]
Ayah, Ibu.
[“Insiden Ledakan Pipa Gas Proyek 713 Wugang”]
[Pengumuman Hasil Investigasi]
Coba kalian lihat.
Keluarga kita tidak perlu menanggung tuduhan palsu lagi.
Setelah masalah Wan Yang diselidiki dengan jelas,
kalian juga bisa
beristirahat dengan tenang.
[Dokumen Biro Industri Kabupaten Wugang]
[Mengenai Biro Industri Wugang]
[“Insiden Ledakan Pipa Gas Proyek 713 Wugang”]
[Pengumuman Hasil Investigasi]
Ayah, Ibu.
Aku pasti akan menjaga Kakak dengan baik.
Halo, ini es liangxia Anda.
Terima kasih.
Aku pergi bayar dulu.
Terima kasih.
Kak.
Sebenarnya air gula di Guangzhou juga enak.
Apakah kamu ingin mencobanya?
Bagaimana kalau kita pergi dari sini
dan pergi ke Guangzhou?
Shan.
Ibu yang memberiku kehidupan kedua,
membuatku punya keluarga lagi,
dan punya adik sebaik kamu.
Dulu keluarga kita begitu bahagia.
Wan Yang yang menghancurkan keluarga ini.
Aku harus melihatnya
mendapatkan hukuman yang setimpal.
Kalau tidak, aku tidak akan pergi ke mana pun.
Kak.
Sama seperti dalam hidup
ada begitu banyak hal.
Kita hanya perlu
menikmati kebahagiaan saja, 'kan?
Untuk apa peduli tentang
kebenaran yang kejam itu?
Hidup seperti ini
bukankah akan jauh lebih mudah?
Alasan mengapa ada rasa manis dalam hidup
adalah karena ada rasa pahit sebagai pembanding.
Sama seperti kismis yang aku sukai ini.
Bukankah ia juga ada rasa manis
dan rasa asam?
Hidup ini memang seharusnya
mencicipi semua rasa asam, manis, pahit, dan pedas
barulah terasa nyata.
Itu baru namanya hidup.
Kenapa kamu tiba-tiba bertanya tentang ini?
Akhir-akhir ini terlalu banyak hal,
jadi ada sedikit perenungan.
Sudah dewasa.
Tidak seharusnya membohongi Kakak seperti ini.
Kalian melakukan ini,
apakah adil bagi Kakak?
Shan,
jangan bicara lagi.
Hari-hari di keluarga kita
- masih harus dilalui. - Bagaimana caranya?
Kamu dan Ayah sudah membohongi Kakak selama ini.
Apa aku juga harus ikut kalian
membohonginya?
Orang tidak bisa selalu hidup
dalam gelembung gula yang manis.
Kalau begitu, seumur hidupnya
akan penuh dengan kebingungan.
Aku lebih baik sadar dalam penderitaan,
daripada terjebak
dalam mimpi yang ilusi.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.