All language subtitles for The.Mentalist.S04E20.Something's.Rotten.in.Redmund.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SMA? Pasti membawa kenangan bagimu.

Malam Jumat, teman-teman dari band, memakai topi-topi lucu.

Kau tahu? Aku tak akan tertipu.

Lalu setelah latihan, permainan putar botol kecil...

Dalam ruang rekreasi dengan papan kayu.

Terserah katamu.

Rigsby, apa yang kita temukan?

Jack Mctierney, 28 tahun, guru bahasa Inggris.

Pemeriksa Medis tentukan waktu kematian antara pukul 6-9 semalam.

Tampaknya dia suka terjaga dan pergi lari kecil di sekitar kampus.

Cho sedang menggeledah loker ruang olahraganya.

Tampaknya pukulan benda tumpul, trauma pada kepala.

- Ada senjata pembunuhnya? - Tidak, tapi diperkirakan itu besi.

Saat kami sampai, ada beberapa pemukul dalam keranjang alat.

Kami sedang memeriksa darah.

Apa kita sudah menghubungi keluarganya?

Ya, tapi mereka semua jauh di Timur. Dia lajang, tinggal sendiri.

Baiklah, mulai atur wawancara.

Siapa pun di sini antara pukul 6-9 semalam.

Baik.

Lihat memar di sekitar matanya.

Memudar, tampaknya sudah seminggu.

Aku ingin tahu bagaimana itu terjadi.

- Mari kita tanya kepala sekolah. - Pria itu?

Setelan bos murah, tempat ponsel, bluetooth, jam besar.

Tampangnya mirip seorang tiran kecil.

Permisi, Pak?

Aku agen Lisbon, ini Patrick Jane. Kami bersama CBI.

Aku KepSek Carl Snyder. Terima kasih sudah datang cepat.

Apa Pak McTierney punya masalah? Masalah dengan para siswa?

Kurasa tidak. Dia guru yang hebat.

Dia mulai bekerja di sini selesai kuliah. Anak pintar.

Dia bisa hasilkan uang dengan lakukan banyak hal...

Tapi dia suka mengajar. Kami beruntung memilikinya.

Ada sesi konseling duka yang akan dimulai sesaat lagi...

Bagus. Kami akan datang. Bagaimana matanya bisa memar?

Katanya saat bermain basket dengan beberapa siswa seusai sekolah.

Tapi kau tak memercayainya.

Kenapa dia akan berbohong? Tentu saja aku percaya.

- Kau tak percaya. - Kenapa aku bohong?

Mungkin hanya insting birokrat. Tapi kau curiga ceritanya palsu.

Apa kau punya pendapat akan cerita yang sebenarnya?

Tidak.

Seperti kukatakan, dia amat populer di antara semua orang...

- Baik siswa mau pun fakultas. - Tak semuanya.

Aku memeriksa loker Mctierney, tak ada yang janggal.

Tapi kutemukan ini dalam kopernya.

Ini sangat menarik.

Aku merasa terhormat bekerja dengan Jack Mctierney selama lima tahun.

Dia guru yang baik, dan dia akan dirindukan.

Terima kasih, Pak Loveland.

Ada orang lain yang ingin katakan sesuatu tentang Pak Mctierney?

Aku ingin katakan sesuatu.

Tn. Jane, ini saat yang sangat sensitif.

Ya, mereka masih remaja, mereka akan melupakannya.

Selamat pagi, semuanya. Aku Patrick Jane. Aku dari CBI.

Aku turut berduka cita atas kehilangan bagi kalian.

Aku tahu kalian dekat dengan Pak Mctierney...

Dan kuharap salah satu dari kalian bisa beri tahu siapa...

Penulis dari surat yang kami temukan.

Pak McT yang terhormat, kulihat apa yang kau lakukan dan aku jijik.

Kau sungguh menjijikkan. Tanda seru.

Dulu aku berpikir kau istimewa tapi kau hanya seorang munafik...

Seperti mereka semua.

Aku tak percaya pernah mengira kau keren.

Aku membencimu.

Siapa yang akan menulis surat seperti itu?

Jelas seseorang yang merasa dikhianati.

Jiwa sensitif, yang kini merasakan penyesalan dalam...

Karena sudah berbicara begitu kasar.

Seseorang yang duduk di ruangan ini. Ya.

Kau.

Saat semua orang melihat sekeliling coba cari tahu siapa penulisnya...

Kau tak melakukannya.

Kau tahu siapa yang menulis surat itu, karena kau pelakunya.

Bukan begitu?

- Maafkan aku. - Lisbon, giliranmu.

Berhenti!

Drama, bukan?

Ada orang lain yang ingin katakan sesuatu?

Kenapa kau menulis surat ini, Rachel?

Pak McT adalah guru favoritku.

Dia selalu bicara tentang harga diri.

Dia ingin kami para gadis agar menghargai diri atas pikiran kami.

Dia baik pada kami, tak perlakukan kami seperti anak bodoh.

Apa yang berubah?

Tiga malam lalu aku berkendara ke Bank Makanan...

Di mana aku menjadi relawan di lingkungan kumuh.

Aku melihat Pak Mctierney bicara pada wanita yang mirip PSK.

Dan mereka berkelahi, beradu mulut.

Lalu dia masuk ke dalam mobil Pak McT.

Maksudku, dia seorang guru.

Seperti apa wajahnya?

Aku mengambil foto.

Kirim fotonya padaku dan alamat tempat kau melihatnya. Permisi.

- Cho. Ada apa? - Forensik selesai memeriksa.

Pemukul sekolah tak ada yang menunjukkan bekas darah.

Tapi kami temukan sekantong pil rumahan dalam mobil Mctierney.

Tampaknya MDMA, ekstasi.

Ternyata korban kita punya beberapa rahasia.

Ada siswa yang berkata dia melihat korban berargumen dengan PSK.

Akan kuteruskan foto PSK dan alamatnya padamu...

Kau dan Rigsby, cobalah melacaknya.

Baik.

Jane.

Ekstasi. Menarik.

Tidak, kau pergi saja. Aku akan di sini.

Sampai nanti.

Maaf, ada yang bisa kubantu?

Tidak. Tak perlu. Kau siapa?

Bu Austin, guru drama.

Aku hanya mengagumi panggung. Drama apa yang kau mainkan?

Hamlet, interpretasi modern. Seperti yang terlihat.

Untuk meninggal, untuk tertidur...

Untuk tertidur, mungkin untuk bermimpi.

- Tapi ada kemungkinan. - Itu benar.

Aku khawatir pada Rachel.

Dia bermain drama, dia anak yang sangat baik.

Dia akan baik-baik saja. Kecuali dia membunuh Pak McT.

- Bagaimana menurutmu? - Tidak.

Tidak, aku tak bisa bayangkan.

Jika kau izinkan, aku punya lima menit...

Untuk mengambil kopi tak enak dari ruang guru.

Nikmatilah.

Bersiap.

Tak menyenangkan jika kau langsung menyerah.

Apa kau salah satu polisi?

Hampir seperti polisi, mungkin. Apa kau ikut bermain drama?

Ya, aku Jeremiah. Aku berperan sebagai hantu.

Aku adalah hantu ayahmu, dikutuk untuk beberapa waktu...

Untuk berjalan di bumi saat malam.

Terdengar keren saat kau mengucapkannya.

Aku tak yakin bisa mementaskannya dengan baik.

Aku hanya ikut audisi untuk bertemu para gadis.

- Bagaimana hasilnya bagimu? - Tak baik.

Jeremiah, tampaknya kau orang yang cukup dikenal...

Biar kutanyakan padamu.

Di mana aku bisa membeli narkoba di sekitar sini?

- Apa? - Mungkin ekstasi.

Aku tak tahu. Kenapa kau bertanya?

Aku ingin bertemu para anak nakal.

Anak-anak yang mungkin menjual narkoba pada guru.

Tiap sekolah memilikinya. Di mana mereka berkumpul?

Aku tak tahu di mana mereka berkumpul.

Para anak nakal tidak pernah menyolok.

Kepala sekolah Snyder sangat keras soal itu.

Jadi kau tak tahu?

Kau berjanji?

Ya, aku berani bersumpah.

Kau bertarung dengan baik. Kau boleh pergi.

Aku tahu tanggal kelahiran hanya perkiraan, tapi...

Maksudku, bisa hari ini, bukan?

Ya, berjanjilah padaku kau akan menelepon atau kirim SMS.

- Maaf, Sarah agak panik. - Apa kabarmu?

Ya, baik. Jelas tak akan terkena serangan jantung.

Mundur. Aku hanya menunggu pakaianku.

Pakaian? Dengan busana seperti itu?

- Kau siapa? Kritikus mode? - Kami mencari gadis ini.

Pernah melihatnya?

Entahlah, kacamataku hilang.

Mungkin jika aku punya uang untuk beli yang baru.

Sekarang aku melihatnya.

Tampaknya itu White Chenille, biasanya bekerja di Fremont.

- Terima kasih. - Tapi dia belum berkeliaran.

Kau tahu di mana dia tinggal?

Ayolah, Sayang. Kita tahu prosedurnya.

Toilet yang bagus, Luis. Bersih sekali.

- Maaf? - Hanya bilang toilet ini bersih.

Di mana para anak nakal?

Anak nakal? Entahlah.

Baiklah, senang bicara denganmu.

Tunggu!

Tn. Jane. Maaf, jika tahu kau ingin pergi ke bawah sini...

Aku akan minta Luis untuk menemanimu.

Mungkin kau bisa membantuku. Aku coba mencari para anak nakal.

Sudah kutemukan sendiri, setidaknya sepatunya...

Tapi dia berhasil kabur.

Kurasa mereka tak akan banyak membantumu.

Pak Mctierney kebanyakan mengajar kelas lanjutan.

Ya, tapi hanya siswa nakal yang berpotensi membunuh. Di mana mereka?

Mereka ada di kelas. Para anak-anak ada dalam kelas.

Konsep yang revolusioner, aku tahu.

Permisi, itu makan siang.

Bicara tentang itu, aku agak lapar. Di mana kantinnya?

- Ya? - Apa kau Chenille?

- Bukan. Siapa Chenille? - Aku Rigsby, ini Cho. Kami CBI.

Kami tahu kau dikenal dengan Chenille...

Dan nama aslimu Lindy Hayes.

Tampaknya kalian tahu. Untuk apa kalian butuh aku?

Kami tahu kau bersama pria ini, Jack Mctierney, tiga malam lalu.

Ya, lalu kenapa? Aku sering bertemu dengannya.

Jadi dia pelanggan tetapmu?

Bukan. Dia guru bahasa Inggrisku.

Apa maksud semua ini?

Permisi, boleh kupinjam ini?

Ini. Kau bisa dapatkan kembali.

Permisi. Aku hanya butuh waktu kalian sebentar...

Dan kalian bisa kembali makan siang.

Aku ingin kalian semua angkat tangan. Kalian semua.

Ini urusan resmi polisi, angkat yang tinggi.

Turunkan tangan jika kalian ada dalam daftar Dekan.

Bagus.

Baiklah. Bagus.

Kini turunkan tangan kalian jika mengambil SAT...

Atau berencana mengambilnya.

Baiklah.

Turunkan tangan kalian jika tak pernah merokok...

Tak penting. Lanjutkan. Nikmati daging cincang kalian.

Apa itu?

Akhirnya anak-anak nakal.

Tak perlu lari. Jangan coba memikirkannya. Tempat ini dikepung.

Ada penembak jauh di atap.

Hanya bercanda. Siapa ketuanya? Kau? Atau...

Kau.

Apa maumu?

Aku Patrick. Siapa namamu?

- Krista. - Krista, aku datang dalam damai.

Jadi mana dari kalian yang akan membantuku...

Memecahkan pembunuhan Pak Mctierney?

Kalian sungguh nakal.

Apa yang ingin kau tahu?

Sementara sisa anak-anak terjebak di dalam meraut pensil...

Kau di sini berkeliaran dengan bebas.

Aku yakin kau tahu lebih banyak tentang apa yang terjadi, bukan?

Seperti siapa yang menjual ekstasi, contohnya.

Kuharap aku kenal seseorang.

Itu pasti anak yang populer.

Bagaimana dengan Mctierney? Apa dia punya kebiasaan rahasia?

Tidak. Dia seorang yang konvensional.

Sangat bersih.

Karena itu aneh sekali dia dekat dengan Pak Loveland...

Karena Pak Loveland gila mabuk.

- Loveland, konselor karier? - Ya.

Beberapa saat lalu, Loveland menyita ponsel temanku.

Maka temanku membobol masuk kantornya...

Dan dia temukan jutaan botol kecil vodka pesawat. Kosong.

Terima kasih, Krista. Terima kasih banyak.

Kau tahu, saat bangun besok pagi dan melihat dirimu di cermin...

Kau akan melihat dirimu seolah untuk pertama kalinya...

Dan kau akan putuskan untuk tak merokok lagi.

Terima kasih.

Bagaimana kau mengenal Jack Mctierney?

Dulu dia guruku sekitar tiga tahun lalu sebelum aku keluar sekolah.

Saat itu dia coba membantu masalah yang kualami dengan ayah tiriku.

- Masalah apa? - Tebaklah.

Jika ayah tirimu menganiayamu, kau masih bisa menuntutnya.

Terserah saja. Aku kabur ke kota, masalah terpecahkan.

Tapi kurasa Pak Mctierney merasa bersalah...

Karena sejak saat itu dia mencoba menyelamatkanku.

Dia ketakutan saat kuberi tahu aku menjual diri.

Apa yang dia katakan?

Aku bisa punya hidup normal, seperti itu.

Setelah itu dia rutin menemuiku, sekitar satu kali seminggu...

Membelikanku kopi, membujukku agar ikut ujian GED.

Tapi aku tak ingin mendengarnya, maka kami beradu mulut.

Kami temukan narkoba pada Mctierney. Ekstasi.

Tak mungkin itu miliknya. Dia sangat bermoral.

Apa itu milikmu?

Ekstasi? Itu untuk amatir.

Apa kau tahu dia punya masalah di sekolah?

Entahlah.

Dia punya beberapa proyek seperti diriku.

- Kurasa ada salah satu yang gagal. - Proyek?

- Anak-anak yang coba dia bantu. - Ada nama yang kaukenal?

Dia mencoba menjaga itu cukup pribadi.

Tapi kudengar dia bertengkar di telepon dengan seseorang. Martin.

Terima kasih. Kau sudah sangat membantu.

Beri tahu aku jika ada hal lain yang bisa kulakukan.

Aku ingin membantu, untuk Pak Mctierney.

Baiklah, jika ingin membantu, kau harus lakukan yang dia inginkan.

Kembalilah ke sekolah.

Pak Loveland? Punya waktu sebentar?

Tentu saja, masuklah. Apa pun yang bisa kubantu.

Dalam hal itu, kenapa kau meninju Pak Mctierney.

Bagaimana kau tahu?

Aku tak tahu, tapi kau baru saja memberitahuku.

Orang mabuk juga terkenal atas kendali impulsif mereka.

Itu sangat bisa dimengerti.

Kau bekerja dengan anak-anak yang ambisius sepanjang hari...

Siapa yang tak ingin mengurangi tekanannya?

Kutahu yang kau pikirkan, tapi aku sudah tak mabuk selama 8 tahun.

Istriku meninggalkanku, dan kami mendapat kepala sekolah baru...

Aku mulai berpikir jika minum mungkin ide yang baik.

Sekitar sebulan lalu, aku menguji teori itu.

Bagaimana hasilnya?

Untuk beberapa saat tak apa.

Lalu aku mulai minum sebelum bekerja...

- Aku sadar mulai lepas kendali. - Kau bercerita pada Pak Mctierney.

Kupikir aku bisa memercayainya. Aku salah.

- Dia memberi tahu kepala sekolah. - Ya.

Dia menghancurkanku, total.

Kelihatannya bukan hal yang akan Mctierney lakukan.

Aku tahu. Tapi saat kuminta cuti pada Snyder, dia tahu aku minum.

Dia tak bisa memecatku, tapi dia bisa membuat hidupku menderita.

Baiklah.

Di mana kau saat memberi tahu Mctierney bahwa kau kambuh?

- Kami ada di toilet pria. - Apa ada orang lain di sana?

Kau pikir aku akan bicarakan hal itu jika ada orang?

Tentu saja tidak. Terima kasih.

- Kuanggap bayinya belum lahir. - Belum.

Apa kau punya sesuatu untuk mengalihkanku?

Kami akhirnya berhasil masuk ke komputer Mctierney...

Dan melihat kalendernya.

Dia punya jadwal pertemuan konsultasi dengan anak...

Bernama Martin Klubock pada malam kematiannya.

- Benarkah? - Ya, tapi aneh.

Martin adalah pelajar nilai A dan tak punya riwayat...

- Melanggar tata tertib di sekolah. - Kenapa masuk proyek Mctierney?

Aku melihat catatan kehadirannya. Dia sakit beberapa kali tahun ini.

Ada kunjungan ke IGD, beberapa tulang iga patah dan jahitan.

Menurutmu dia kena penganiayaan?

Bisa saja, meski orangtuanya tak tercatat menganiayanya.

Omong-omong dia tak masuk sekolah karena sakit hari ini.

Ya, Cho dan aku akan memeriksanya. Dengan senang hati.

Orang-orang bersalah yang menonton drama...

Dengan kelihaian dari adegan itu...

Hal itu sangat membuat mereka terpengaruh.

Hingga mereka terdorong untuk mengakui kejahatan mereka.

Boleh kupinjam ini? Terima kasih.

Pembunuhan tak punya lidah...

Tapi dengan ajaib dia akan temukan cara untuk bicara.

Aku akan minta para aktor ini untuk pentaskan sesuatu...

Seperti pembunuhan ayahku di depan pamanku.

Jika dia menjadi pucat...

Aku tahu apa yang harus kulakukan.

- Dialognya? - Billy, kita sudah mengulangi ini.

Seharusnya kau tak melihat buku lagi sejak seminggu lalu.

Hantu yang kulihat mungkin adalah iblis...

Dan iblis punya kekuatan membuat penyamaran bagus...

Begitu dan selanjutnya.

Drama ini adalah hal untuk membuka kesadaran sang raja.

Itu mengagumkan.

Apa kau seorang aktor, Pak Jane?

Aku pernah tampil kecil-kecilan di sana sini.

Kuharap kalian semua memperhatikan.

Billy, apa kau dengar semangat dan kejernihan penyampaiannya?

- Ritmenya? - Ya, aku dengar.

Baiklah, semuanya, istirahat lima menit...

Sementara aku mencari tahu apa yang terjadi dengan program ini.

Mungkin Pak Jane bisa memberi kami sedikit saran.

Aku yakin Pak Jane tak ingin direpotkan dengan drama kecil kita.

- Ini tak merepotkan. - Kalau begitu, ide bagus.

Tak setiap hari kami mendapat kunjungan dari profesional.

Karena itu, mari lakukan pemanasan dengan latihan lafal sederhana.

Toy boat, ucapkan dengan cepat sepuluh kali.

Toy boat.

Lebih cepat.

Jeremiah, kau tak memproyeksikan.

Tarik dari dalam perut, bukan tenggorokan.

Tarik napas dalam.

Binatang hubungan sedarah, peniru itu.

- Lebih banyak suara. - Binatang hubungan sedarah...

- Peniru itu. - Ya!

Bravo, Jeremiah. Kau bagus, Pak Jane.

Apa ada catatan untuk Billy, Hamlet kami?

Ingat, Billy, jangan pernah keluar dari karakter...

Meski kau lupa dialogmu.

Penonton tak akan tahu selama kau terus melanjutkannya.

Terima kasih, aku sudah katakan itu padanya.

Hamlet agak membenci dirinya sendiri, tidak sepertimu.

Maka kurangi sedikit gerakanmu. Bagimu, Bu Austin.

Ada sesuatu di jasmu.

Daun. Sudah.

Terima kasih, Pak Jane.

Kau harus kembali besok dan menonton dramanya.

Aku yakin semua kesulitan sudah diatasi saat itu.

Ya. Semoga sukses.

- Martin Klubock? - Ya?

Aku Agen Rigsby, ini Agen Cho dari CBI.

Apa orangtuamu ada di rumah?

Tidak. Mereka sedang dalam konvensi penjualan di Tucon.

Tapi mereka akan kembali pada hari sabtu.

Kami ingin bicara padamu tentang Pak Mctierney.

Ya, tentu saja.

Ada yang terbakar?

Tidak, tak apa. Hanya sup.

Kau mengadakan pertemuan dengan Pak Mctierney kemarin malam...

Satu jam sebelum dia tewas.

Seharusnya aku menemui dia, tapi aku membatalkannya.

- Ada yang harus kukerjakan. - Sungguh, ada yang terbakar.

- Aku harus memeriksanya. - Tidak, tak apa.

Tidak, ayolah.

Apa yang kau lakukan?

Membuat ekstasi.

Snyder Payah.

Patrick Jane, harap segera lapor ke kantor Kepala Sekolah.

Kuulangi, Patrick Jane harap menuju kantor Kepala Sekolah.

Itu dia. Kepala Sekolah akan segera datang.

Apa yang kau lakukan?

Tak ada.

11 tahun di sekolah Katolik...

Dan aku tak pernah dipanggil ke kantor Kepala Sekolah sekali pun.

Karena kau anak baik yang membosankan.

Aku tak bilang tak pernah berbuat nakal, hanya tak pernah tertangkap.

Bagus.

Aku mengetahui...

Bahwa Pak Jane melakukan aksi vandalisme...

Di toilet pria lantai dua.

Serangan jahat pribadi terhadapku.

Jane?

Itu benar.

Pak, atas nama CBI aku minta maaf.

Kuhargai itu. Pak Jane?

Jane?

Aku minta maaf atas aksi grafiti yang bodoh. Itu saja.

Bagus sekali.

Aku akan kirim tagihan pada CBI yang meliputi biaya pembersihan...

Dan aku minta saat kita mengerjakan investigasi ini...

Dilakukan tanpa kehadiran Pak Jane di tempat. Kita setuju?

Bagaimana kau tahu bahwa aku yang membuat grafiti di toilet?

Ada siswa yang memberitahuku.

Itu aneh, karena kejadiannya saat kelas berlangsung...

Dan tak ada orang lain di toilet. Karena aku sudah memeriksanya.

Ada orang yang melihat sesuatu, bukan?

Kau melihatnya pada kamera keamanan milikmu tanpa izin.

- Apa? - Dia punya kamera keamanan...

Yang tersembunyi dalam kamar mandi. Agak menakutkan, bukan?

Entah dari mana kau mendapat info, tapi itu tak benar...

Halo, pria mesum.

- Kamera rahasia? Itu amat ilegal. - Tidak, dengar.

Dengarkan aku.

Semua kamera ini hanya bertujuan untuk tata tertib.

Kenapa kau tak memberi tahu kami?

Karena seperti kau bilang, ini tak 100 persen legal.

Kepala Sekolah Snyder, jika kau menyembunyikan bukti ...

Dari investigasi ini, kita punya masalah besar.

PTA, ACLU dan akronim lain...

Mereka akan ajukan komplain padamu.

Aku tak berpikir untuk sembunyikan bukti, aku tak bodoh.

Aku memeriksa rekaman pada malam pembunuhan...

Dan kurasa tak ada apa pun di sana.

Jujur saja, aku tak peduli akan apa yang kau pikirkan...

Aku inginkan semua rekamannya.

Baiklah. Aku paham.

Agen Lisbon, boleh kuminta agar kita jaga ini tetap rahasia?

Tidak.

Martin.

Kau sudah memproduksi ekstasi, narkotika Jadwal I.

Umurmu 16 tahun.

Kau bisa didakwa sebagai dewasa atau sebagai anak di bawah umur.

Percayalah, kau tak ingin didakwa sebagai dewasa.

Kau bohong tentang menemui Pak Mctierney pada malam kematiannya.

Baiklah, aku menemuinya.

Dan dia menahan pilmu. Karena itu kami temukan narkoba padanya.

Ya, tapi dia tak tahu bahwa aku membuatnya, aku bersumpah.

Aku memberi tahu jika aku menemukan pilnya, dan dia percaya padaku.

Bagaimana dengan orangtuamu?

Mereka pasti tahu ada lab narkoba di ruang bawah tanah.

Mereka tak tahu tentang narkoba.

Kubilang itu untuk proyek pekan sains.

Baiklah. Jadi kenapa kau menemui Pak Mctierney?

Aku mengalami masalah dan dia coba membantuku.

Ada hubungan dengan kunjunganmu ke IGD?

Ya.

Martin.

Apa kau dianiaya di rumah?

Tidak, Orangtuaku tak tinggal cukup lama untuk menganiayaku.

Jadi kau dirundung di sekolah.

Tak juga.

Anak-anak bisa menjadi berengsek, tapi tak separah itu.

Aku masuk SMA, mereka makan anak sepertimu hidup-hidup.

Itu yang dibantu Pak Mctierney terhadapmu, bukan?

Terserah. Dia sudah mencoba, tapi apa yang akan dia lakukan?

Dia tak bisa ada setiap saat.

Aku tak mau jadi pria lemah yang butuh guru untuk melindunginya.

Itu hanya membuat keadaan lebih buruk.

Maka kau putuskan untuk menjadi pengedar narkoba.

Aku hanya ingin menjadi populer.

Kupikir jika menjadi pria pengedar yang keren, semua akan berbeda.

Aku bahkan tak akan menjualnya, hanya memberikannya saja.

Aku tahu itu gila, tapi akan kulakukan apa pun.

Kau tahu?

Aku dipukuli saat SMA.

- Yang benar saja. - Sungguh.

Tinggiku hanya 163 centimeter hingga kelas tiga.

Lalu tinggiku naik 30 centimeter. Keadaan berubah.

Itu pasti keren sekali.

Tunggu sebentar.

Ada apa?

Apa yang pecah?

Ya, aku akan ke sana.

Jangan bergerak.

- Semuanya baik-baik saja? - Ya, ketubannya pecah.

- Itu hal baik, bukan? - Ya, ini sedang terjadi.

- Bisa beri tahu Lisbon? - Ya, kuambil alih tugasmu.

- Terima kasih. - Semoga berhasil.

Kita menonton video yang merekam dalam durasi 60 jam.

- Kupikir ini jalan buntu. - Sabar, Belalang.

Aku bersabar.

- Di sana. Mundurkan itu. - Baiklah.

Bisakah kau besarkan itu? Bisakah kau perbesar itu?

Aku bisa lakukan pembesaran digital.

Bagus.

- Kau tahu anak itu? - Hamlet kita.

Itu menarik.

Itu sangat menarik.

Apanya yang menarik?

Aku baru saja bicara pada Jaksa Wilayah.

Mereka akan perlakukan Martin dengan hati-hati.

Tapi mereka tak mau menuntut Kepala Sekolah Snyder...

Memakai kamera ilegal. Tidak ada manfaatnya.

Itu disayangkan. Mari kenakan jaketmu.

- Kita harus pergi. - Kita pergi ke mana?

Kembali ke sekolah.

Bagus, tempatnya penuh. Pastikan kau dapat kursi bagus.

Kau tak ikut denganku?

Aku harus singgah sebentar lebih dulu.

Para aktor, tolong, panggung kiri.

Waktunya untuk lingkaran sebelum pertunjukan kita.

Kau terlihat bagus. Sangat bagus.

Lima menit lagi.

Halo, Pak Jane.

Bagaimana keadaan di belakang sini?

Hebat. Sarah. Waktunya ke papan lampu.

Lexi, tolong masukkan baju itu. Maafkan aku, Pak Jane.

Aku harus pergi. Ini sangat kacau.

Tentu.

Jeremiah. Bagaimana perasaanmu? Kau tampak sedikit sakit.

- Aku sedikit gugup. - Itu wajar.

Mari kuberi kau sedikit latihan pernapasan.

- Agar kau tak gugup. - Boleh, aku mau.

Perut ke bibir.

Baiklah. Bernapas singkat dan cepat.

Tambah lagi. Baiklah. Pendek dan cepat. Lebih cepat.

Sekarang besar, dalam...

Seperti itu. Lihat betapa tenangnya kau sekarang.

Ada seseorang duduk di sana.

- Halo. - Astaga.

- Haruskah kita panggil ambulan? - Tidak. Kupikir aku baik saja.

- Aku tak tahu apa yang terjadi. - Kau hiperventilasi. Anak konyol.

Kupikir dia akan baik-baik saja.

Aku tak tahu kalau dia bisa tampil malam ini...

Tapi kau punya seorang pengganti, 'kan?

Kami punya satu pengganti dan dia telah dipakai.

Karena Laertes punya dialog mono. Ini bencana besar.

Tak mungkin kita bisa terus tampil tanpa tokoh hantu.

Kita harus tampil. Kita telah berlatih sangat keras.

Tidak bisakah kita menggantinya? Akting Jeremiah bahkan tidak bagus.

Billy, jangan katakan itu. Siapa yang mungkin bisa gantikan dia?

Aku tak tahu. Itu adalah peran yang penting. Tetap berbaring.

- Aku tahu. - Kau bisa melakukannya, Pak Jane.

- Kau hapal dialognya, 'kan? - Aku tak mungkin bisa...

Tolonglah. Kami kacau jika kau tak mau.

- Ya, ayolah, Kawan! - Bagaimana menurutmu, Bu Austin?

Kupikir itu ide yang brilian. Kerja bagus, Rachel.

Baiklah kalau begitu, pertunjukan harus berlanjut.

Terima kasih. Dan kau bisa tetap memakai apa yang kau pakai.

- Baju itu sudah cocok. - Dua menit lagi!

Lagu pembuka dan pemula!

Tetap di lantai.

Ada masalah apa ini?

Ada yang busuk di negara Denmark.

Surga akan mengarahkannya.

Tidak, mari ikuti dia.

Baiklah. Tn. Jane, Billy, adegan 5. Kau mulai.

Ke manakah kau menuntunku? Bicaralah.

Aku tak akan pergi lebih jauh lagi.

- Simak aku. - Akan kusimak.

Waktuku hampir tiba untuk disiksa panasnya belerang dan api neraka.

- Aku harus menyerahkan diriku. - Sayang, hantu yang malang.

Jangan kasihani aku.

Dengarkan baik-baik pada hal yang akan kuungkap.

Cerita pembunuhan yang paling busuk.

Pembunuhan Pak McTierney!

Pasti maksudmu pembunuhan ayahku, Sang Raja.

Pembunuhan yang muncul dari nafsu di hutan sebelah lapangan bisbol.

Tidak! Maksudmu hutan di Denmark! Ya, 'kan?

Pembunuhan dari nafsu tak alami antara wanita dewasa dan bocah.

Dialognya?

Pembunuhan yang dilakukan olehmu dengan pemukul bisbol ini.

- Tidak! Itu bukan aku! - Tidak?

Itu adalah dia!

Lisbon, ada yang kabur!

Terima kasih. Kalian telah jadi penonton yang baik.

Maaf kami harus tutup lebih awal.

Tapi kalian tahu garis besar kisahnya.

Kebanyakan semuanya tewas, diracun, ditusuk.

Ya, ini semua sangat menyedihkan. Orang Skandinavia.

Sekelompok orang suram.

Omong-omong, jangan lakukan sesuatu yang nakal di WC.

KepSek Snyder punya kamera tersembunyi di dalam sana.

Ilegal? Ya. Tak bermoral?

Kalian yang memutuskannya.

Selamat malam.

Kami menemukan pemukulnya di rumahmu.

Bu Austin mungkin menyalahkan semuanya padamu.

Jadi bantulah dirimu sendiri. Bicara padaku.

Dia berumur 35 tahun. Kau 16 tahun.

Menurut undang-undang itu pemerkosaan.

Jadi beri tahu aku apa yang terjadi.

Itu dimulai semester lalu di kelas aktingnya.

Dia penuh gairah mengenai semua hal.

Itu menarik. Dan dia bilang padaku aku berbakat.

Dan memintaku audisi untuk pertunjukan drama itu.

Kami mulai bercumbu setelah latihan.

Lalu Pak McTierney melihat kami saat dia joging malam itu.

Dia bilang dia akan menemui KepSek Snyder.

Dia bilang Bu Austin akan dipenjara.

Dia menyuruhku untuk mengejar Pak McTierney dan menghentikannya.

Katanya, dia hanya mau bicara padanya untuk mengubah pikirannya.

Aku mengikutinya melewati hutan dan ke luar ke lapangan bisbol.

Aku memohon padanya untuk tidak mengadukan kami.

Aku tak mau Bu Austin dapat masalah.

Aku tahu tindakanku pada Pak McTierney tak termaafkan.

Dan aku memohon pada Tuhan aku bisa membatalkannya.

Tapi kau harus mengerti...

Hubunganku dengan Billy adalah spesial.

Itu nyata. Aku bukan seseorang mesum.

Aku mencintai dia, dan dia mencintaiku.

Apa itu salah?

Ya.

Lindy, apa yang kau lakukan di sini?

Aku mau ucapkan terima kasih...

Karena kau menyelidiki apa yang terjadi pada Pak McTierney.

Sama-sama.

Dan juga kupikir aku mau lakukan apa yang dia katakan.

- Berusaha hidup yang benar. - Itu bagus, Lindy.

- Aku bahagia untukmu. - Aku merasa bodoh.

Aku tak tahu kenapa aku memberitahu kau.

Hanya saja aku tak punya siapa-siapa lagi untuk kuberitahu.

Sekarang dia sudah pergi.

Aku kenal seorang pekerja sosial.

Akan kuambilkan nomor teleponnya untukmu.

Ada semacam program dan penampungan. Dia bisa membantumu.

Terima kasih.

Tentu.

Bagaimana kau bisa tahu Billy punya hubungan gelap dengan guru?

Ada daun pada tubuh mereka dari tempat percumbuan di hutan.

Itu saja?

Ditambah lagi aku bisa lihat Austin menyukai Billy.

Dia lebih kejam padanya dibanding pada anak-anak yang lain.

- Kau tahu, seperti Lisbon padaku. - Diamlah!

Benar 'kan?

Ada SMS dari Rigsby.

Bayinya laki-laki. Benjamin. Dia imut-imut.

Ya, Winston Churchill juga menggemaskan.

Lebih mirip Mao Tse-tung.

- Ya. Kau benar. - Diamlah. Dia tampan.

Ya. Dia tampan.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.