All language subtitles for The.Mentalist.S04E18.Ruddy.Cheeks.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kau pasti tidak bisa menebak bagaimana korban itu ditemukan.

Sungguh?

Itu memang tak biasa.

Harimau Benggala, jika aku tak salah.

Ada tanah liat yang lunak di sini.

Mudah digali.

Oleh karena itu, seekor harimau yang lapar menggali jasadnya.

Tak adil. Ada sebuah cagar harimau di sekitar sini.

Ada seorang pria mabuk masuk lalu melepaskan harimau-harimau itu.

Termasuk salah satu harimau yang menemukan korban ini.

Melihat suasana yang tenang ini...

Berarti semua harimau sudah tertangkap.

Sejauh yang kau tahu.

Halo, Kucing Manis.

Aku tak menyangka dia pemangsa manusia.

Dia masih menggali tanahnya ketika mereka tiba di sini. Ayo.

Petugas koroner menduga penyebab kematiannya karena kurang oksigen.

Sepertinya korban ini dibunuh di tempat lain dan dikubur di sini.

- Berdasarkan lebam di tubuhnya. - Ditambah ada jejak roda di sini.

Ya, itu juga.

Siapa dia?

Tidak diketahui. Tak ada dompet atau identitas.

Jangan khawatir. Jasad pria kaya tak akan ditelantarkan terlalu lama.

Kaya? Bajunya terbuat dari rami.

Tentu saja. Siapa yang pakai baju yang terbuat dari rami?

Selain pria kaya dan petani dari abad pertengahan?

Yang ini sudah dilapisi ulang. Lihat rahangnya yang kencang.

Jelas sekali bukan petani dari abad pertengahan.

- Pengencangan kulit wajah? - Itu tebakanku.

Cincin kawin dengan berlian hitam. Sedang jadi tren masa kini, bukan?

Sepertinya dia sedang diet. Coba lihat ikat pinggangnya.

Ya, penurunan berat badan yang cukup cepat.

Mungkin karena diet atau lainnya.

- Itu bukan bau busuk. Apa itu? - Bau keputusasaan?

Kita sudah dapat identitasnya.

Archer Braddock. Pedagang mobil lokal.

Punya istri dan dua orang anak.

Istrinya memasukkan laporan orang hilang kemarin malam.

Katanya Braddock mengidap kanker tulang stadium 4.

Membunuh orang yang sudah sekarat.

Itu agak mubazir, bukan?

- Apa katanya? - Mereka salah menghitungnya.

- Masih ada harimau yang lepas! - Kita akan bertemu lagi di CBI.

- Baiklah. - Kau tenang sekali.

Apa kau pikir bisa lari lebih cepat dari harimau?

Untuk apa? Aku hanya perlu berlari lebih cepat darimu.

Tenanglah, Sayang.

Maaf. Permisi.

Sudah siap menjadi ayah? Waktunya sebentar lagi.

Tidak. Aku bisa menangis lebih keras dari itu.

- Di mana Cho? - Aku belum lihat.

Ini laporan dari petugas koroner.

Rentang waktu kematiannya antara pukul 20.00 malam hingga 02.00 pagi.

Rentang waktu yang cukup panjang. Menurutnya apa penyebab kematiannya?

Tak ada. Dia sedang tangani beberapa korban tabrakan beruntun di 1-80.

Tak ada laporan koroner. Baiklah, motifnya? Tersangka?

Braddock punya banyak uang. Pasti dia punya banyak musuh.

Braddock punya tiga usaha penjualan mobil mewah.

Tapi saat tahu sedang sekarat...

Dia menjual semua usahanya pada karyawannya dengan harga murah.

- Pria itu berhati mulia. - Ada petunjuk lain?

Braddock membawa kalender saku.

Pertemuan terakhirnya sebelum kematiannya sekitar 16.17 sore.

Waktunya jelas sekali.

Tertulis, "pengobatan." Pengobatan dokter?

Entah. Banyak tulisan seperti itu beberapa minggu belakangan.

Dan penulisan waktunya sangat aneh.

Aku akan menemui istrinya dan tanyakan mengenai itu.

Kalian berdua tetap di sini dan terus menyelidikinya.

Dan bilang pada Cho untuk segera bekerja.

- Selamat pagi, Kimball Cho. - Selamat pagi.

- Mau? - Wangi sekali.

Kopi Prancis yang ditekan dengan alat penyeduh kopi.

Itu obatku. Penghilang rasa sakit.

- Aku juga sedang sakit. - Kau tidak sakit.

Jangan terlalu pelit. Aku tak pelit padamu, bukan?

Tidak. Kau tak pelit.

- Tidak. Jangan sekarang. - Mungkin dari kantor.

Tidak mungkin.

Alarmku tidak berbunyi.

Itu karena aku mematikannya. Agar kau bisa tidur lebih lama.

Astaga, Summer. Aku terlambat ke kantor.

Lisbon pasti sangat marah padamu. Mengerikan sekali.

Tidak. Aku tak pernah terlambat ke kantor.

Mungkin itu hal yang baik. Pengalaman yang baru.

- Kau tahu? - Aku harus siap-siap.

Kediaman Braddock Agua Blanca, California

Sepertinya seseorang akan dapat warisan yang banyak.

Mungkin, jika kau memang mengincar hal seperti itu.

- Maksudmu uang? - Aku lebih pentingkan kesehatan.

Saat manusia mati, kaya atau miskin sama-sama dikuburkan ke peti mati.

Sudah siap?

Kami dari kantor CBI. Aku Agen Teresa Lisbon, ini Patrick Jane.

- Kami boleh masuk? - Ya.

- Apa kau Liesl? - Benar.

- Kami turut berduka cita. - Aku tak mau bicarakan itu.

Tak masalah. Mungkin kau bisa langsung TO (pertemukan) kami...

Dengan seseorang yang bertanggung jawab.

- Cara bicaramu seperti ayahku. - TO?

Bahasa khas sales mobil. Siapa yang urus rumah ini?

- Helen. - Ibumu?

- Ibu tiri, aku rasa. - Dia ada di atas. Di ranjangnya.

Bisakah kau memintanya turun untuk berbicara dengan kami?

Saat ini dia tak bisa turun tangga.

Dia terlalu lemah.

Helen mengidap kanker juga.

Selamat datang di rumah yang penuh keceriaan.

Begitulah aku bertemu Archer.

Kami sama-sama hadiri Kelompok Dukungan bagi Pengidap Kanker.

- Kapan itu terjadi? - Sembilan bulan yang lalu.

Aku tahu itu terdengar agak aneh.

Tapi itu masa perkenalan yang cukup romantis.

Dan juga sangat singkat.

Itulah yang dapat terjadi jika kau hidup dengan sisa-sisa waktumu.

Pernikahanku terjadi dua bulan lalu.

Liesl pengiring pengantinnya. Sangat cantik.

Kami sama-sama tahu mungkin tidak punya banyak waktu bersama.

Tapi bukan berarti harus berakhir seperti ini.

Menurut kalendernya, suamimu punya beberapa janji pertemuan...

Untuk menjalani pengobatan beberapa minggu terakhir ini.

Siapa yang mengobatinya?

Dr. Scheck. Archer ikut serta dalam protokol percobaan pengobatan.

Kelinci percobaan manusia.

- Mau kubantu carikan sesuatu? - Aku hanya melihat-lihat saja.

Siapakah pemuda tampan yang berdiri di sebelahnya?

- Itu kakakku, Aden. - Anak tertua Archer.

- Di mana Aden? - Aku tak tahu.

Dia kabur dari rumah usai bertengkar dengan Archer tahun lalu.

Mereka memang sering bertengkar.

Bagaimana kau bisa tahu?

Padahal kau belum mengenal ayah saat itu.

Dia akan baik-baik saja.

Ini hari yang cukup berat. Kalian bisa bayangkan itu.

Permisi.

Ny. Braddock, kau tahu seseorang yang mungkin ingin sakiti suamimu?

Tidak, aku tak tahu.

Apa aku boleh membuat teh?

- Silakan. - Terima kasih.

Aku sedang coba mencari tahu. Mungkin kau bisa membantuku.

Jelas sekali ayahmu memiliki kehidupan yang mewah di sini.

Tapi saat aku melihatnya, dia terlihat...

Seperti ingin pergi berziarah untuk temui seorang Ashram di Punjab.

Ya. Dia suka memakai baju yang terbuat dari rami dan serat alami.

Dia mulai menyukainya beberapa minggu lalu.

Katanya dia ingin tampilan luarnya menunjukkan apa yang dia rasakan.

Memangnya apa yang dia rasakan?

Kondisi ayahku semakin membaik.

Kankernya mulai sembuh.

Itu yang dia katakan.

- Salah. - Menarik.

Apakah kau tahu siapa yang membunuh ayahmu?

Jika aku tahu, orang itu pasti sudah tidak bernapas.

Itu pikiran yang berbahaya.

- Apakah Aden mencintainya? - Ya.

Tapi hubungan mereka cukup rumit.

Ayahmu mengusirnya, bukan?

Ayahku seorang mantan pemabuk.

Dulunya.

Keluarga ini punya kecenderungan untuk menjadi pecandu.

Aden sendiri, dia pecandu narkoba.

Kata ayah, Aden harus jatuh dulu sebelum dia bisa bangkit kembali.

Musik untuk telingaku.

- Di mana tehnya? - Lemari pertama.

Itu teh kesukaan ayah.

Ya, aku yakin kau tak pernah mencium bau teh seperti itu.

Tidak, sebelum pagi ini. Di mana ayahmu membelinya?

Tidak tahu. Itu kesukaannya yang baru.

Jane, kita harus pergi untuk menemui dokternya Braddock.

- Apakah itu bau dari... - Ya, benar sekali.

Kau mungkin ingin menguburnya.

Kubur yang dalam. Selamat tinggal.

Anak laki-laki korban punya sebuah catatan kriminal.

Aden Braddock.

Melanggar peraturan, pencurian ringan.

Sepertinya anak ini bersikap agak liar sejak ayahnya mengusirnya.

- Kita tahu tempat tinggalnya? - Tidak.

Menurut petugas sosial dia kerja di gedung pertemuan di Agua Blanca.

Kita juga dapat nomor ponselnya.

Tunggu. Aku pernah lihat nomor itu di daftar panggilan telepon korban.

Archer Braddock menelepon putranya pukul 19.45 malam.

Panggilan telepon terakhirnya.

Istri Braddock bilang pada Lisbon mereka sering bertengkar.

- Selamat pagi, Cho. - Hai.

- Semua baik-baik saja? - Aku tak dengar bunyi alarmku.

Jangan santai saja. Kita sudah dapat petunjuk soal putra korban.

Aku akan memberitahumu sambil kita berjalan ke luar.

Gedung Pertemuan Ridenour Agua Blanca, California

Mencari Aden Braddock.

Di belakang.

Berhenti! Aden!

Berhenti! Polisi!

Berengsek!

Institut Kanker Scheck Sacramento, California

Kalian pasti dari CBI.

Aku Betsy Firth. Kepala Perawat.

Aku Patrick Jane. Aku memberikan konsultasi, seorang penasihat.

- Dan aku Agen Lisbon. - Dia seorang detektif.

Dr. Scheck akan tiba sebentar lagi.

Kami sangat sedih mendengar berita tentang Archer Braddock.

Aku sudah cari berkasnya...

Berjaga-jaga mungkin Dr. Scheck ingin memeriksanya.

Terima kasih, Betsy. Kau sangat membantu.

Kami berusaha. Silakan masuk.

Dr. Scheck, orang-orang CBI datang untuk menemuimu.

Kami hanya ingin menanyaimu mengenai Archer Braddock.

Aku sangat sedih saat mendengar berita itu.

Kami memang terbiasa dengan kematian, tapi bukan seperti itu.

- Itu mengerikan. - Mengerikan. Ya.

- Obat apa yang sedang kau uji? - Osevent. Obat kanker tulang.

Obat itu berpotensi untuk membantu memperpanjang hidup jutaan orang.

Dan menghasilkan jutaan dolar.

Bukan itu alasan kami mengembangkannya.

Tidak? Kenapa tidak?

Apa kalian selamatkan nyawa demi uang?

Kebanyakan orang sudah mati saat kami datang.

Kami hanya berharap bisa menangkap pembunuhnya.

Apa kau yang membunuh Archer Braddock?

Mulai sekarang aku hanya akan bicara denganmu.

Ya, aku hanya punya beberapa pertanyaan...

Mengenai pengobatan terakhir Tn. Braddock.

Baiklah. Betsy.

Aku sudah siapkan berkas milik Braddock di Ruang Konsultasi 2.

Ikuti aku.

Aku menunggu di sini saja.

Berkas Braddock. Laporan harian.

Setelah kau selesai, tolong tanda tangani formulir tanda terima ini.

- Ada pasien baru hari ini? - Empat pasien.

Semuanya sudah jelas dan memenuhi syarat.

Aku tak mengerti bagaimana caramu melakukannya.

Apa yang bisa kubantu, Agen?

Pertemuan terakhir Tn. Braddock. Apa dia tunjukkan gelagat aneh?

- Tidak, sejauh yang kuingat. - Dia katakan yang tak biasa?

Atau mengatakan dia ingin pergi ke suatu tempat setelah dari sini?

- Coba kulihat berkasnya. - Hanya kemarin sore.

Kemarin? Bukan.

Pengobatan terakhir Braddock dua hari yang lalu, pada pagi hari.

Menurut kalendernya, dia menjalani pengobatan kemarin pukul 16.17 sore.

Bukan pengobatan medis.

Braddock berada langsung di bawah pengawasanku.

Bukan bermaksud kasar, Agen.

Tapi kapan aku dapat akses untuk melihat jasadnya?

- Akses? - Aku harus memeriksanya.

Kumpulkan sampel jaringan untuk bahan penelitianku.

Itu bagian dari perjanjian dengan pasien saat setujui percobaan ini.

Kau harus membahasnya dengan petugas koroner.

Dan saat ini dia sedang menangani kasus lain.

Mungkin untuk beberapa hari ke depan dia akan sibuk sekali.

Aku mengerti.

Permisi.

- Biar kubantu. - Terima kasih, Tampan.

Pikirkan nasihatku. Jangan sampai sakit kanker.

Sepertinya nasihat yang bagus.

Meskipun begitu kau terlihat sangat bersemangat.

Kenapa tidak?

Menurut Kebijaksanaan Barat, aku sudah meninggal 9 bulan lalu.

Tapi coba lihat aku sekarang, aku dapat bonus tambahan.

- Berkat pengobatan di sini? - Mungkin karena pengobatan itu.

- Mungkin karena teh itu. - Kau tahu tentang teh itu?

Ya, aku bisa mencium aromanya dari dalam tas tanganmu itu.

Tidak. Tidak perlu.

Aku sudah pernah menciumnya dari dapur Archer Braddock.

Aku dengar berita soal Archer tadi pagi. Apa kau temannya?

Tidak. Aku membantu polisi untuk pecahkan kasus pembunuhannya.

Akulah orang yang beri tahu Archer mengenai teh ini.

Aku lihat dia beberapa minggu lalu, dan sepertinya kondisinya buruk.

Dia terlihat seperti seseorang yang sudah putus harapan.

Seperti piano di atas seutas benang.

Di mana seseorang bisa membeli teh bau itu jika membutuhkannya?

- Sekhmet's Promise, Tutup - Kenapa siang hari tokonya tutup?

Mungkin hanya lupa membalik papannya.

Halo? Ada orang di sini?

Apa tujuan kita ke sini? Braddock minum teh bau.

Orang yang sedang sekarat akan mencoba segala cara.

Teh yang diminum Braddock berhasil mengobatinya.

Atau menurut pikirannya.

Kau pikir teh itu ada kaitannya dengan kasus pembunuhannya?

Entahlah, tapi jika Braddock temukan cara untuk menyembuhkan kanker...

- Aku ingin menyelidikinya. - Semoga beruntung dengan itu...

Dengarkan itu.

Tolong aku.

- Tolong aku. - Tetap di belakangku.

Tolong aku.

- Tolong aku! - Polisi!

Kumohon, tenangkan jiwamu. Tak apa. Semuanya baik saja.

- Apa yang kau lakukan? - Aku yang seharusnya bertanya.

Kau melakukannya dengan baik.

- Selamat datang. Aku Bapa Josef. - Dan aku tidak suka dipeluk.

Patrick Jane, senang bertemu. Sungguh pertunjukan yang hebat.

Berapa uang yang kau dapat untuk pertunjukan seperti itu?

Bukan pertunjukan. Sebuah penyembuhan.

Dan kuilku terima sumbangan. Jumlahnya terserah padamu.

Usaha sukarela lagi. Tindakan cerdas.

Aku sering dapat reaksi itu.

Tapi pengobatan dengan matahari sudah sering didokumentasikan.

- Lalu tehnya untuk apa? - Teh?

Ya, teh bau berwarna merah. Yang baunya menusuk hidung.

Kau bicara soal Teh Kemurnian. Teh itu memang bau sekali.

Aku harus singkirkan itu dari rak. Terlalu banyak pelanggan mengeluh.

Apa kandungan teh itu?

Campuran daun pulus, ramuan, dan kemungkinan.

Pada zaman sekarang ini berapa banyak orang yang percaya?

Kau salah paham padaku.

Aku pria kaya tapi kau tak akan bisa temukan uangku di bank mana pun.

Aku jual cukup banyak teh dan pengobatan holistik...

Agar pintu kuilku selalu terbuka.

Apakah kau membuka pintumu untuk pria ini?

Tentu saja. Archer.

Kami baru tuntaskan upacara penyembuhan terakhirnya.

Pukul 16.17 sore?

Itu saat pijaran matahari menggapai puncaknya.

- Apa yang kau sembuhkan? - Tentu saja penyakit kankernya.

Kami arahkan korona matahari agar mengenai tumor kanker.

Setelah beberapa kali penyembuhan, akhirnya kami bisa sembuhkan dia.

Dan mengeruk semua uangnya.

Archer tak memberiku uang sepeser pun, Tn. Jane.

- Kecuali untuk teh itu. - Makanya kau bunuh dia?

Maaf? Apa?

Archer Braddock tewas. Dia dibunuh setelah pergi dari sini.

Tidak. Tidak.

Tidak setelah perjuangannya yang keras selama ini.

Setelah kerja keras kami. Ya, Tuhan.

Refleksnya semakin baik.

Tekanan darahnya menurun.

Pipinya mulai memerah, tanda kalau dia mulai agak sehat.

- Apa dia hanya berpura-pura? - Susah ditebak. Terlalu teatrikal.

Apakah Braddock bilang dia ingin pergi ke mana setelah dari sini?

Tidak. Aku tak tahu.

Kepergiannya dari dunia ini terganggu karena kekerasan.

- Aku harus melihat jasadnya. - Kenapa?

Untuk melepaskan energinya agar bisa pergi dengan tenang.

Mungkin di pemakaman.

Sementara itu kau harus beri tahu kami semua yang terjadi kemarin.

Tentu saja.

Ya, sudah kucatat. Baiklah, bagus.

- Ini Cho. - Ini Summer.

Aku hanya ingin minta maaf karena membuatmu terlambat.

Tidak apa-apa. Kau hanya ingin membantu.

Bagaimana aku bisa menebus kesalahanku?

Aku yakin kau akan temukan cara.

Hei, Cho.

Aku harus pergi. Nanti kutelepon lagi.

Baiklah.

Dari Kepolisian Agua Blanca. Mereka temukan mobil korban.

Tidak jauh dari gedung pertemuan ketika Aden kabur dari kita berdua.

Braddock terakhir kali menelepon Aden.

Mungkin pertemuan mereka tak berjalan dengan baik.

Aku tak akan kaget. Aku bicara dengan pengacaranya.

Sebagian warisan Braddock akan dibagi rata untuk Liesl dan Aden.

Akan diberikan jika mereka sudah berusia 23 tahun.

Kedengarannya normal. Untuk keluarga kaya.

Ya, tapi karena putranya punya masalah kecanduan...

Braddock tengah berupaya untuk mengubah batasan umur Aden...

- Dari 23 tahun menjadi 30 tahun. - Kemudian Aden temui Braddock.

Terjadi perdebatan. Aden mencekik ayahnya dan mengubur jasadnya.

- Kita harus temukan anak itu. - Ya.

Rigsby. Bisa tunggu sebentar?

Dia harus ambil upahnya, bukan? Bagaimana kalau tunggu di sana?

Aden pekerja sambilan. Upahnya hanya sedikit.

Dia pasti tak mau ambil risiko hanya untuk mengambilnya.

- Bisa lacak ponselnya? - Sudah kucoba. Dimatikan.

Pura-pura dia menang lotere?

Entahlah. Kurasa dia terlalu cerdas untuk itu.

Siapa ini? Maaf membuatmu menunggu.

Aden Braddock? Ya, tentu saja bisa.

Ya, kau bisa datang dan bicara pada kami. Kuberikan alamatnya.

- Kenapa kau kabur, Aden? - Aku tak tahu.

Baiklah, aku tahu. Aku sedang membawa narkoba.

Aku tak mau ditangkap polisi lagi. Bisa jadi penangkapan ketigaku.

Tapi kau juga bisa ditangkap karena menghalangi proses.

Saat itu aku tak berpikir jernih. Aku baru tahu ayahku dibunuh.

- Liesl meneleponku. - Dengarkan aku.

Aku ingin kau jujur padaku.

Kapan terakhir kalinya kau bicara pada ayahmu?

Aku tak tahu. Beberapa bulan lalu?

Baik, dengar.

Permulaan kita tak berjalan baik.

Dia meneleponmu pada pukul 19.45 semalam.

Hei, Nak. Ini Ayah. Sudah lama sekali.

Aku tak mau mendengarnya.

Katanya kau mau bicara. Itu sebuah pesan dan aku tak ingin dengar itu.

Kau tahu mobilnya ditemukan tak jauh dari tempat kerjamu?

Semalam aku tak bekerja. Tanya saja pada yang lain.

Mungkin ayahmu pikir kau bekerja dan seseorang mengikutinya.

Kira-kira siapa?

Tidak.

- Aku punya seorang teman. - Teman?

Bandar.

Mike Tran. Belakangan ini dia sering bertanya soal ayahku.

Misalnya berapa kekayaannya dan dia menjual mobil jenis apa.

- Dan kau bilang padanya? - Kenapa tidak?

Aku membenci ayahku.

Dia mengusirku dan...

Aku tak bicara mengenai uang.

Dia meninggalkanku.

Tak ada tanda-tanda dari Tran. Cho?

Bagaimana keadaan di sana?

Di sini juga tak ada apa-apa.

Bandarnya Aden penjahat kejam.

Pernah dituntut dua kali atas tindakan penyerangan...

Bermaksud menyalurkan shabu, dan mencekik seorang polisi.

Dia memang pantas untuk diperiksa.

Kau yakin dia akan datang?

Ibu dari anaknya bilang dia akan datang untuk mengantarkan uang.

Dia bisa menjadi panutanmu.

Apa kau tahu suamimu menemui Bapa Josef?

Kanker Archer membuatnya jadi sasaran empuk para penipu...

Dan pengobatan alternatif.

Kenapa kau tak bilang pada kami?

Maafkan aku karena berusaha menjaga harga diri suamiku.

Kami membuat penggalangan dana kanker atas nama kami...

Dan kami mendapatkan banyak donasi dari itu.

- Kau tahu dia semakin membaik? - Ya.

Sama baiknya saat dia jalani terapi oksigen di Jerman...

Atau bedah jiwa di Brasil.

Kondisi kesehatan Archer naik-turun seperti sebuah wahana halilintar.

Kemoterapi, ya? Menghilangkan nafsu makan.

- Bagaimana kalau segelas teh? - Ya, kedengarannya enak.

Biar aku buatkan.

Tersangka sudah datang. Saatnya bergerak.

Cho? Kau dengar aku?

Sepertinya ada pertengkaran. Aku akan masuk.

Bergerak! Bergerak!

Bergerak! Polisi!

Kau sudah aman. Tenanglah.

Apa dia ada di sana?

Tiarap!

Senjatanya sudah aman.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Berdiri.

Kurasa ini hari keberuntunganku.

Ny. Braddock masih duduk dan menunggu tehnya.

Kau sedang apa?

Sedang menikmati ketenangan sebelum terjadi kegaduhan.

Kau hanya membuat segelas teh.

Aku sedang mengeringkan bungkus teh ini.

- Aku tak akan suka ini, bukan? - Kau pasti akan menyukainya.

Mungkin sebaiknya tutup telingamu.

Liesl?

Liesl! Seseorang tolong aku!

Saatnya pertunjukan dimulai.

Kebakaran!

Gerakanmu cukup cepat untuk seorang penderita kanker.

Itu sebuah keajaiban. Saudari Helen sudah sembuh.

Nyonya?

Wanita macam apa yang pura-pura sakit kanker?

Banyak wanita lakukan tindakan yang ekstrem untuk bertemu pria.

Ekstrem? Ya. Kelompok dukungan bagi para pengidap kanker? Tidak.

Aku beruntung memiliki Archer ketika aku melakukannya.

Dia menyadarkanku pada sesuatu yang selama ini kuanggap tak ada.

Dia sangat perhatian, dermawan, spiritual...

Kaya dan mati cepat.

Pria yang sempurna.

Bagaimana kau bisa tahu aku tak mengidap kanker?

Kau tidak terlihat putus asa.

Ditambah lagi, kau membotaki rambutmu.

Tapi kau tidak berani membotaki alismu.

Lain kali kau harus teliti.

Polis asuransi Braddock.

Baru saja diubah untuk menambah penerima warisan yang baru.

- Kau. - Aku tak membunuh Archer.

Kau punya banyak alasan untuk inginkan dia mati.

Sisa hidup Archer tinggal sebulan. Mungkin.

Untuk apa kuambil risiko kehilangan semua uang dengan membunuhnya?

Aku tak tahu. Apa kau tahu?

Dia berkata jujur. Kau boleh pergi.

- Tidak. Dia tak bisa pergi. - Kau tak bisa pergi.

- Kenapa tak bisa? - Kutuntut kau atas penipuan.

- Apa? - Kau tak akan mendapat...

Uang sepeser pun dari asuransinya.

Dan wajahmu akan muncul di semua surat kabar.

Setidaknya kau masih punya alis.

Kita lihat berapa banyak pria yang bisa kau dapatkan nanti.

Ya, kau merasa lebih baik?

- Ya. - Bagus. Sekarang giliranku.

Aku punya rencana untuk menangkap pelaku kita.

- Aku tak sabar mendengarnya. - Baiklah.

Dia terlihat sangat kurus.

Lemah.

- Kapan terakhir kau bertemu dia? - Setahun yang lalu.

Saat dia menceritakan mengenai penyakitnya.

Akhirnya kami bertengkar dan Liesl menangis.

Bagaimana kejadiannya?

Aku menyelidiki alibi Tran.

Dia berada 40 mil jauhnya saat ayahmu dibunuh.

- Jadi bukan Tran pelakunya? - Bukan.

Tapi kami punya tersangkanya. Seseorang yang alibinya tak kuat.

- Apa kau kenal Dolores? - Pelayan di gedung pertemuan?

Katanya kau tak bekerja semalam.

Tapi kata Dolores kau datang pukul 20.00 malam untuk meminjam uang.

- Kau bohong. - Aku tak bohong.

Sudah kubilang aku tak bekerja.

Aku tak bilang aku tidak pergi ke tempat kerja.

Denganmu kebenaran dan kebohongan menjadi tak jelas.

Bagaimana kami tahu apa yang harus dipercaya?

Aku butuh uang untuk membeli narkoba.

Dan aku butuh narkoba setelah aku tahu ayahku menelepon.

Dia punya suatu cara untuk membuatku merasa terhina.

Tidak lagi.

Aku tidak membunuhnya.

- Kalian harus percaya padaku. - Kami tidak percaya.

Kemarikan tanganmu.

Sains tak pernah tidur di sini, ya?

Tn. Jane. Ada yang bisa kubantu?

Aku tak butuh bantuanmu. Syukurlah.

Walaupun ya, aku tak yakin akan mendatangi tempat ini.

Aku bertemu seseorang bernama Bapa Josef.

Dia bisa menyembuhkan kanker tulang sepenuhnya.

- Sungguh? Bagaimana caranya? - Dengan berpikir positif.

- Secara alami. - Ya, benar. Alami.

Tanpa obat atau semacamnya.

Seperti itulah caranya untuk sembuhkan Archer Braddock.

- Dia bilang begitu? - Ya.

- Betsy, keluarkan berkas Braddock. - Tentu saja.

Kutunjukkan sesuatu, Tn. Jane.

Ini MRI terakhir Braddock. Diambil dua minggu yang lalu.

- Kau lihat bercak putih ini? - Terlihat seperti badai salju.

Itu kanker. Menyebar dari tulangnya dan mulai menjalar ke paru-parunya.

Dia punya waktu maksimal lima minggu.

Ini diambil dua minggu lalu. Mungkin kankernya sudah bersih.

Pikiran adalah alat yang sangat kuat.

Aku akan tunjukkan secara pribadi jika aku diizinkan melihat jasadnya.

Sampai di mana permintaanku?

Aku masih tak bisa menghubungi petugas koroner.

Semua orang ingin melihat ke dalam jasad itu.

Bapa Josef punya permintaan sama.

Apa kau menyetujuinya?

Aku akan bilang hal yang sama. Ini di luar kewenanganku.

Tapi bosku telah menelepon ahli patologi dari Sacramento.

Dia akan melakukan autopsi penuh besok pagi.

Aku akan memberitahumu apa yang dia temukan.

Aku ingin tunjukkan ini...

Kita perlu bicara tentang kejadian hari ini.

Aku terlambat melindungimu. Aku minta maaf.

- Kau minta maaf? - Itu tak akan terjadi lagi.

Cho, kau menyelamatkan nyawaku.

Kau ada di sana saat aku membutuhkanmu.

Aku berutang padamu. Berutang besar.

Tidak.

Kau tak berutang apa pun padaku.

Baiklah.

- Ini terlalu menyeramkan. - Pembunuh suka yang menyeramkan.

Aku tak bisa merasakan kakiku. Kakiku membeku.

Bersabarlah.

Apa kau pernah berpikir mungkin teorimu salah?

Tidak.

Pembunuh Braddock menguburnya karena ada sesuatu dalam jasadnya...

Yang tak ingin diketahui orang-orang.

Jika kita keluarkan kata autopsi, maka kita paksa dia mencoba lagi.

Kalau kita tak mati kedinginan terlebih dahulu.

Apa kau bisa goyangkan jari kakimu? Kalau bisa, kau baik-baik saja.

- Aku tak bisa menggerakkannya... - Ada yang datang.

Mengejutkan.

Kau ditahan atas pembunuhan Archer Braddock.

Apa yang terjadi? Aku tak membunuh Archer!

Lalu kenapa kau ingin mencuri jasadnya?

Aku juga tak mau mencurinya. Aku sudah bilang padamu...

Aku perlu melakukan sebuah ritual...

Untuk melepaskan energi jahat sebelum perjalanannya ke nirwana.

Ada sesuatu dalam jasad Braddock, bukan?

Sesuatu yang mengarah padamu jika petugas koroner menemukannya.

Kau tak pernah membagi hak milik bersama dari teh spesialmu, bukan?

Teh Kemurnian?

Itu membunuhnya lebih cepat daripada kankernya.

Itu sebabnya kau berhenti menjualnya.

Tolong, kau sedang membuat kesalahan fatal.

Itu katamu, Bapa Josef.

Setidaknya biarkan aku melepaskan rohnya.

Biarkan aku melakukan itu untuknya, kumohon.

Ayolah, tangan di belakang.

Jumlah radiasi yang dilepaskan suar solar bisa merusak satelit?

Itu jauh lebih kuat dari terapi radiasi untuk menangani kanker.

- Apa kau tahu, Lisbon? - Menakjubkan.

Dengar. Bukankah aku diperbolehkan menelepon atau semacam itu?

Sebentar lagi. Duduklah.

Permisi. Ini Lisbon.

Apa kau yakin?

Tidak, kami tak mengambilnya.

Aku segera ke sana. Keluarkan semua dari kamar itu.

Sekarang sudah menjadi TKP.

Jasad Braddock hilang dari kamar mayat.

Mereka pikir ada yang mencurinya setelah kita pergi.

- Ya, ampun. - Dia benar mengenai satu hal.

Kita baru saja membuat kesalahan fatal.

Tak ada tanda-tanda dari pembunuhnya atau jasadnya.

Siapa pun yang mengambilnya tak akan membuat kesalahan sampai dua kali.

Mereka pasti mau hancurkan jasadnya, secepatnya.

Bagaimana cara melakukan itu di Agua Blanca?

Aku bisa memikirkan satu cara.

Tolong bilang padaku ini tak terkait memberi makan macan.

Macan menyisakan tulang. Ada opsi yang lebih cermat.

Kuharap kau benar tentang ini.

Lihat klinik ini. Dia berikan dana sangat cukup.

Rasa egois Scheck membutuhkan segalanya yang terbaik.

Aku bilang padamu. Pria ini akan memiliki...

Tempat pembakaran mayat yang paling canggih.

Ruang bawah tanah?

Bisa tolong gunakan suara pelan?

Polisi! Jatuhkan senjata itu.

Tangan di atas!

Tanganmu, bukan tangannya.

Apa kau melakukannya sendiri?

Dr. Scheck ada kaitannya dengan ini?

Tidak. Dia tak mungkin bisa...

Lupakan saja.

Akan jauh lebih mudah jika kau mengaku saja.

Kami melihat rekening koranmu.

Kau kaya sekali untuk seorang suster.

Pasien kanker yang selamat sering berterima kasih pada perawatnya.

Kau terima sogokan, bukan?

Pelajaran kanker itu seperti lotre dan kau menjual tiket pemenangnya.

Kau menjual sebuah harapan.

Harganya murah.

Kenapa kau ingin menghancurkan jasad Braddock?

Hatinya telah rusak.

Pecandu alkohol.

Dan kau merindukannya.

Kami kira Bapa Josef meracuninya dengan tehnya.

Tapi ternyata itu karena obatmu.

Karena kerusakan hati.

Itu lebih membunuhnya lebih cepat daripada kankernya.

Aku sudah tahu Dr. Scheck akan mengetahuinya...

Dalam pemeriksaan pasca-mati.

Lalu akan ada sebuah penyelidikan.

Dan mereka akan mengetahui...

Mengenai hadiah yang kudapatkan dari pasien.

Aku harus melakukan sesuatu.

Jadi kau pergi ke aula perjamuan malam itu, mengikutinya ke sana.

Lagi pula dia akan segera mati.

Karena kanker tulang.

Apa kau tahu betapa menderitanya? Luar biasa pelan dan menyakitkan.

Aku membuat kematiannya lebih mudah.

Sedikit kloroform sebelum aku mencekiknya.

Dia tak pernah merasakan apa-apa.

Aku mengakhiri penderitaannya.

Itu sebenarnya adalah perbuatan baik.

Kurasa Tn. Braddock dan anak-anaknya tak akan sependapat.

Apa yang kau pegang?

Ini anakku.

Cepat sekali besarnya.

Hanya beberapa minggu lagi.

Aku sudah dengar mengenai hari ini. Apa kau baik-baik saja?

Ya.

Ya, saat pria itu menembakku...

Yang kupikirkan hanya bagaimana bisa selamat...

Untuk menemui anakku.

Itu gila.

Bila aku mati setahun yang lalu...

Itu tak akan terlalu berpengaruh.

Akan berpengaruh terhadapku.

Ya, tak sebanyak pengaruhnya terhadap dia.

Dia adalah pengubah permainan.

Dia anak yang beruntung.

- Ini dia. - Ini untuk apa?

Akan kuberi tahu aroma teh yang tepat sebelum kau melihat dunia.

Bapa Josef telah berjasa bagi ayahku, ya?

Entahlah. Dia memberinya harapan.

Tak ada cara lain merangsang tubuh selain janji akan hari yang baru.

Dan Helen... Aku masih tak percaya itu.

Aku mengadakan gerak jalan kanker untuk wanita jalang itu.

Jaga bicaramu.

Liesl?

Aden?

Aku sudah bicara dengan Bibi Marcia...

Aku ingin tinggal di rumah lagi.

- Baiklah. - Setelah direhabilitasi.

- Siapa yang membujukmu ke sana? - Ayah.

Hai, Nak. Ini Ayah. Sudah lama sekali.

Ayah di luar tempat kerjamu. Ayah membuat kesalahan.

Ayah ingin kau pulang.

Berapa pun sisa waktuku, Ayah ingin habiskan bersamamu dan Liesl.

Ayah sayang sekali kalian berdua. Semoga kita bertemu secepatnya.

Baiklah.

Ayo, kita pulang.

Tn. Jane.

Terima kasih.

- Bos, ada waktu sejenak? - Tentu.

Aku dengar kejadian soal kau dan Rigsby dengan bandar itu.

Kerja yang bagus.

- Apa semua baik-baik saja? - Tidak.

Ini ruangan aman. Kau bisa bicara apa saja di sini.

Baik.

Aku minta maaf karena terlambat pagi ini.

Aku pastikan itu tak akan pernah terjadi lagi.

Baiklah.

Selamat malam, Bos.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.