All language subtitles for The.Mentalist.S04E08.Pink.Tops.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Omar.

Sampai nanti.

Dapatkan dia. Bagus.

Permisi.

Lepaskan aku!

- Kau buta? - Maaf.

Sepertinya kau kurang istirahat.

Kuharap aku akan tidur nyenyak malam ini.

Di sini ada detektif lain. Mungkin kau bisa tidur saja.

Aneh. Kepolisian Sacramento meminta bantuan kita.

Kalian berdua dari CBI?

Ya. Aku Theresa Lisbon. Dia Patrick Jane.

Aku Sersan Henderson yang menjaga TKP sampai kalian datang.

Aku tadi patroli di sekitar sini.

Dua tembakan di kepala. Tak ada dompet atau KTP.

- Mobil atas nama Yolanda Herrera. - Ada saksi?

Tidak. Tapi polisi ini merespons laporan dari orang tak dikenal.

Jadi pasti ada yang melihat kejadiannya.

Ini tanda dari Luxure, kelab di dekat sini.

Aku sering lihat pengunjung kelab dibunuh bandar narkoba seperti ini.

Kuhargai rasa yakinmu...

Tapi kurasa kasus ini belum pasti seperti itu.

Dia memakai pakaian untuk pesta tapi lihat tangannya.

Kukunya pendek dan cat kukunya berantakan.

- Mungkin dia terburu-buru. - Sepertinya tidak.

Masuk gratis ke ruang sampanye perlu memperhatikan detail.

Kau pasti bercanda, 'kan?

Aku kerja di lingkungan ini. Aku tahu ciri-ciri gadis kelab.

Dia bukan gadis malam. Kau tak lihat luka memar kecil di tumit kirinya.

Kuduga, dia memaksakan tumitnya untuk memakai sepatu ini.

Dan lengannya berotot. Lisbon, bilang jika aku salah...

Dia memakai beha untuk olahraga.

- Aku tak tahu. Mungkin. - Apa yang bisa kausimpulkan?

Gadis kelabmu ini sedang menyamar.

Dia gadis tomboi yang mencoba berbaur di kelab.

Pertanyaannya adalah, "Kenapa?" Apa kepentingannya?

Apa cara ini cukup berhasil?

- Kau mengenalnya. - Aku tak kenal dia.

Intonasi suaramu meninggi.

Seperti saat kau bilang kebetulan sedang ada di sekitar sini.

Dia benar? Kau tahu korban ini?

Tentu saja tidak. Ini konyol.

Aku kenal wanita ini. Dia...

- Tenang. - Ada apa ini?

Yolanda Herrera adalah polisi yang menyamar.

Itu yang tadi mau kukatakan.

Kau berhasil, Bung. Tak ada yang boleh tahu itu.

Polisi lain yang menyamar bisa dalam bahaya juga.

Kau tak terlalu ahli soal manajemen, 'kan?

Usut kasus ini. Aku akan bantu sebisaku.

Tapi identitas Yoli harus dirahasiakan.

Dan jaga kelakuan aneh orang ini.

- Mengerti? - Ya.

Aku kecewa, Lisbon. Kupikir kau akan memprotesnya.

Dia menyebut sikapku aneh.

Pria itu sedang berduka. Kau yang harus protes.

- Ya, akan kulakukan. - Jangan!

- Katamu aku bisa protes. - Kutarik ucapanku.

- Baiklah. - Mengerti?

Aku perlu istirahat sejenak.

Yolanda Concepcion nama aslinya, tapi semua orang memanggilnya Yoli.

Dia meninggalkan keluarga, suami, dua anak kecil.

Dia anggota penting Unit Narkotika.

Apa yang dia lakukan di sini malam ini?

Seharusnya dia di kelab, mendekati bandar bernama Omar Vega.

Dia bandar narkoba besar di Sacramento Selatan.

Kami pikir anak buahnya jadi dalang peningkatan kejahatan di sini.

- Menurutmu Vega tahu dia menyamar? - Terlalu awal untuk disimpulkan.

Tapi dia sering membunuh orang, tak hanya polisi yang menyamar.

Baiklah. Kami mulai dari kelab. Terima kasih.

Jane. Temui aku di Luxure.

Apa? Aku tak bisa dengar!

Aku masih tak bisa mendengarmu! Baiklah.

- Jane! - Hai, Lisbon.

Ini Vince Candide. Dia tuan rumah kita.

Dia perayu wanita, tapi kau pasti kagum dengan praduganya.

Apa?

Dia... Ini... Dia...

Pernah lihat wanita ini?

- Bagaimana dengan Omar Vega? - Siapa?

Omar Vega!

Maaf. Aku harus kelola kelab ini. Aku tak bisa dengar!

Terima kasih, Vince.

Jika Vega di sini, dia ada di sebelah sana.

Terima kasih.

- Di sini lebih tenang. - Permisi, kau lihat Omar Vega?

Kau tak akan bisa menemukannya dengan cara itu.

Apa ini?

Para hadirin, terima kasih atas perhatiannya.

Temanku yang tak memakai kostum pesta itu adalah polisi.

Ya. CBI. Dia mencari Omar Vega.

Aku punya 500 dolar bagi yang menunjukkannya.

Itu 500 dolar. Cukup gunakan jarimu.

Kami akan mengurusnya dari situ.

Terima kasih. Lanjutkan pestanya.

- Caramu halus. - Tapi efektif. Dia dekat bar.

Orang lain tak mau menatapmu. Kutebak kau Tn. Vega.

- Aku suka gaya sombongmu. - Terima kasih.

- Kami menyelidiki pembunuhan. - Tak perlu diselidiki.

Aku tahu Yoli seperti apa. Kudengar dia ditembak.

- Sayang sekali. - Tadi Yoli di kelab?

Kau sudah tahu itu. Jika tidak, kau tak di sini.

- Kau bicara padanya? - Ya. Mungkin.

- Apa yang kalian bicarakan? - Hal bodoh.

Dia hanya wanita di lingkungan ini yang ingin menarik perhatianku.

Dan dia sudah dapat perhatianmu? Kau bawa dia ke luar?

Tidak. Semalaman aku di sini. Silakan tanya mereka.

Tak perlu. Dia jujur.

- Tak ada yang kusembunyikan. - Itu tak sepenuhnya benar.

- Kau menyimpan kemarahan besar. - Benarkah itu?

Ketegangan di rahangmu menandakan itu.

Apa yang membuatmu kesal?

Bukan wanita. Kurasa kau tak peduli.

Bukan juga pemanasan global.

Apa yang paling kauinginkan? Uang? Tidak.

Dihormati.

Ini pertanyaan tentang kehormatan.

Seseorang tak menghormatimu, ya?

Bagaimana? Apa yang mereka lakukan kepadamu?

Tetaplah menebak, Bung.

Bu, urusan kita sudah selesai?

Ya. Sudah selesai, Pak.

- Menarik. - Ya.

Aku suka corak bajunya.

Vega mengambil alih Sacramento Selatan kurang dari setahun.

Para pesaingnya yang tak mau kerja sama dengannya...

Berakhir seperti ini.

Aku paham cara itu sangat persuasif.

- Tak ada catatan kejahatan? - Vega brutal dan cerdas.

Selalu selangkah di depan kami.

Dia menjalankan organisasinya seperti sel teroris.

Semua tahu mereka akan lakukan apa agar tugasnya tercapai.

Jadi reputasinya tetap bersih. Apa tugas Yoli?

Menemukan basis operasi Vega terkini yang selalu berubah.

Maka kita harus kerja keras. Rigsby, mana tersangkanya?

Kita belum temukan apa pun. Ada salinan dari telepon 911.

Ini dari telepon umum 3 blok jauhnya dari TKP.

911, keadaan daruratmu?

Ya, ada gadis tewas di Kennon. Mungkin kau tertarik.

- Ada kamera dekat telepon itu? - Tidak.

Lokasi kartu kredit korban yang hilang sudah dilacak.

Pembayaran kamar dilakukan pagi ini di hotel di pusat kota.

Bawa Rigsby. Ponsel Yoli juga hilang, 'kan?

Ya, tapi ponselnya tak menerima sinyal sejak semalam.

Siapa pun pelakunya, dia mematikan atau mencabut baterainya.

Tetap lacak.

Sudah bicara pada keluarganya?

Aku menuju ke sana. Mereka tahu apa tentang tugas Yoli?

Mereka tak bisa diberi tahu. Ini penyidikan berkelanjutan.

Aku mengerti.

Kediaman keluarga Concepcion

Sudah kubilang jangan ikut menyamar.

Kerja di balik meja lebih untung dan digaji dengan layak.

Pelakunya salah satu bandar narkoba itu?

Maaf, aku tak bisa bahas tentang itu sekarang.

Masih tak bisa?

- Kau bercanda? Istriku sudah mati. - Dia ibu terhebat di dunia ini.

Halo.

Rafi.

Rafi? Rafi?

Kau di sini. Aku akan mengurusnya. Maaf, Lalo.

Ini Elvia.

Dia sepupu Yoli yang baru datang untuk membantu anak-anak.

Dia anak yang manis.

Dia belum tahu.

Bagaimana cara bilang ke anak kecil, dia tak akan lihat ibunya lagi?

Apa Yoli ceritakan pekerjaannya padamu?

Tidak.

Tapi aku tahu sangat sedikit tentang kegiatan Yoli sehari-hari.

Maaf. Kenapa kita lakukan ini?

Untuk membawa kasus pembunuhan istrimu ke pengadilan.

- Untukmu dan keluargamu. - Keadilan?

Menurutmu anakku akan peduli jika bandar narkoba ditangkap?

Mereka kehilangan ibunya. Aku kehilangan istriku.

Untuk apa? Memerangi narkoba?

Yang benar saja.

Nyanyianmu bagus.

Aku tak bermaksud mengagetkanmu. Maaf. Kau masak apa?

Spageti untuk makan siang anak-anak.

Kau dan Yoli pasti sangat akrab untuk mengurus keluarga ini.

- Ya. Kami seperti kakak beradik. - Benarkah?

- Menurutku tak begitu. - Apa?

- Gumamanmu. - Aku bergumam. Lalu?

Bergumam, seperti makanan enak.

Mengingatkan kita tentang menyusui.

Kini kau jadi ibu keluarga ini, ya?

Sebenarnya kau senang dia meninggal.

Kau polisi macam apa?

Jane, ada apa?

Aku mau tanya apa yang dilakukan Elvia di Luxury semalam.

Ada stempel memudar di tanganmu. Aku juga punya.

Kau mengikuti Yoli saat dia kerja?

Elvia, apa yang kaupikirkan? Sumpah, jika kau membuatnya terbunuh...

- Kenapa kau mengikutinya? - Dia punya sesuatu untuk Lalo.

- Apa maksudmu? - Kurasa dia harus menjelaskan.

Yoli tak layak mendapatkanmu.

Lihat.

Lihat yang kutemukan di jins-nya saat aku mencuci, lebih dari sekali.

- Kondom? Yoli memakai pil KB. - Itu sebabnya aku ke kelab semalam.

Aku ingin tahu dia tidur dengan siapa.

- Apa yang kau lihat? - Aku tak lihat apa-apa.

Dia buru-buru keluar dan menulis SMS tapi aku kehilangan jejaknya.

Ikut kami ke kantor polisi untuk membuat pernyataan resmi.

Sebaiknya kau berkemas sebelum pergi.

- Jangan kembali lagi ke rumah ini. - Tapi...

Aku pergi ke sana demi kau, Lalo!

Jangan tambah garam lagi. Ini sudah enak.

Anak-anak pasti suka.

Ada transaksi dilakukan di sini tadi pagi dengan kartu kredit curian.

Kutebak, suami yang berselingkuh?

Pembunuh yang buron.

Ini dia. Satu sarapan Amerika, tiga Bloody Mary...

- Dikirim ke kamar 618. - Terima kasih.

- Siapa? - Polisi. Buka pintunya.

Sebentar!

Kumohon, jangan tembak.

Kubantu. Ayo berdiri.

Bisa berikan aku handuk?

Keluar dari kamar mandi.

Sumpah, aku tak pernah melihat dia sebelumnya.

Diam.

Letakkan senjatamu. Kau orang gila? Kau bisa melukai seseorang.

Jadi, Summer...

Aku ingin tahu kenapa kau memakai kartu kredit korban...

Beberapa jam setelah dia meninggal?

Cho. Itu nama Korea, 'kan?

Tolong jelaskan kenapa kau bisa punya kartu kredit itu.

Punggungmu sakit?

- Ya. - Aku tahu.

Aku bisa lakukan sesuatu untuk menyembuhkannya?

Tidak.

- Kau yakin? - Ya.

Aku tak tahu apa-apa tentang wanita yang tewas itu.

Ada wanita tewas di Kennon dekat jalan 4. Mungkin kau tertarik.

Kau lebih pintar dari semua orang yang kutemui.

- Kau menembak korban? - Tidak!

Kau lihat pelakunya?

Aku dengar tembakan, aku lari untuk menolong, dia sudah tewas.

- Setidaknya kutelepon polisi. - Kau lari untuk membantu?

Kenapa tidak? Kasihan dia.

Tapi kau mengambil kartu kredit korban.

Ini tentang Omar Vega, 'kan?

Apa yang kau tahu tentang Vega?

Aku tahu korbannya berkumpul bersamanya.

Aku juga tahu waktuku hanya 18 jam untuk memakai kartu kredit curian.

Tapi kau mendapatkannya dengan rekor tercepat.

Kau mengejar tersangka besar.

Aku tahu beberapa hal.

- Mungkin kita buat kesepakatan. - Apa informasimu?

Apa kesepakatanmu?

Jika kau beri informasi berguna, kau tak akan dituntut karena mencuri.

Kau janji?

Baiklah.

Vega baru saja dipermalukan.

The Perry Boys menyerang salah satu rumah penyimpanan narkoba miliknya.

- Mereka mengambil semua kokainnya. - Berapa banyak?

Sekitar 10 kg atau lebih.

- The Perry Boys. - Ya. The Perry Boys.

Vega perlu narkoba lagi dan balas dendam dengan cepat.

Jika tidak, pelanggannya akan pergi dan dia tak dihormati lagi.

Pasti kau hanya mencoret-coret di kertas itu.

Informasi itu cukup untuk membebaskanku, 'kan?

Kau akan kuberi tahu.

Jadi, kau percaya dia pembunuhnya?

Tidak, tapi aku menyukainya. Kau bawa informasi apa?

SMS dari ponsel korban.

Sepupu Yoli berkata dia ber-SMS saat keluar dari kelab.

Apa SMS terakhirnya sebelum dia dibunuh?

"Aku di jalan. Buka sampanye. Hotel favorit kita?"

- Isinya pribadi. - Sangat pribadi. Untuk siapa?

Ponsel pra-bayar. Tak ada catatan pemilik akun.

Sepupunya mungkin benar tentang perselingkuhan ini.

Kurasa kita harus bicara pada atasannya lagi.

Unit Penyamaran Narkotika

Permisi. Kami mencari ruangan Sersan Henderson.

Ke arah belakang di sebelah kiri.

- Itu meja Yoli? - Ya. Itu mejanya.

Terima kasih.

- Aku akan menyusulmu. - Ya. Jangan tersesat.

Aku tak mau memikirkannya.

SMS mereka dimulai 2 minggu lalu.

Mereka mendeskripsikan itu perselingkuhan yang cukup liar.

Kau tahu apa Yoli berhubungan dengan seseorang?

Kupastikan, Agen Lisbon...

Aku mengendalikan anak buahku yang menyamar.

Lalu bagaimana kaujelaskan SMS ini? Ada beberapa halaman.

Ini bukan tentang percintaan tapi kode geng.

Yoli memakai kode ini setelah mengamati geng beberapa bulan lalu.

Lihat itu? Sampanye berarti kokain.

"Sedang di jalan" artinya ada yang sedang dalam masalah.

Siapa pengguna kode itu?

Geng yang tak pernah kau dengar, The Perry Boys.

Perampok yang buron. Dua kakak adik dan sepupu?

Apa yang kauketahui?

Kuselidiki mereka saat tahu mereka menyerang rumah penyimpanan Vega.

- Vega dirampok? - Dua hari sebelum Yoli dibunuh.

Dia tak cerita kepadamu?

Kaubilang kau berkuasa atas anak buahmu.

Tak ada apa-apa.

Laporan pengawasan Yoli tak menjelaskan tentang Perry.

Mungkinkah Yoli bekerja sama dengan mereka?

Itu sebabnya dia tak cerita tentang perampokan kepadamu?

Dia tak akan menggagalkan timnya seperti itu.

Yoli bukan polisi korup.

Kau yakin? Karena anak buahku kini sedang di rumahnya...

Mencari bukti perselingkuhan.

Van Pelt? Ini perintah baru.

Aku ingin kau cari tahu apa Yoli terikat dengan geng Perry Boys.

Bisa kubantu?

Maaf. Aku mencoba tak mengganggumu, tapi...

Karena kau tanya, ya.

Siapa dia?

- Itu Trey. - Trey?

Rekan sesama polisi?

Ya. Kami semua masuk sini pada tahun yang sama.

Maka kau dan Yoli pasti sangat akrab.

Dia teman baikku. Dia selalu ada untukku.

Rekanku sepertinya percaya jika...

- Yoli berselingkuh. - Tidak.

Yoli tak akan mengkhianati Lalo.

Keluarganya menemukan kondom di kantongnya.

Kami semua bawa kondom.

Ini sebagai wadah tahan air untuk kumpulkan bukti di TKP.

Praktis sekali.

Baiklah. Kini waktunya tidur.

Tidurlah.

- Berapa lama ini akan berlangsung? - Aku tak tahu.

Katakan apa kebutuhanmu dan aku akan membantu mempercepat.

Anak-anakku tak akan tidur denganmu di sini.

Maaf, Pak. Tapi aku tak bisa bahas kasus ini.

Kau seperti Robo Cop. Kalian direkrut dari mana?

Ini semua arsip keluarga. Yoli menyimpan arsip rahasia?

Catatan atau buku harian pribadi?

- Kau bisa cek komputernya. - Sudah.

Di kantor dan di laptopnya saat aku di rumah.

Dia tak menyimpan hal penting di komputer.

Terlalu paranoia.

Dia memakai komputer apa?

Di situ.

Permisi.

Tak apa-apa, Raf. Wanita ini hanya perlu mengakses komputer.

Dia tak akan lama di sini.

- Van Pelt. - Halo, Bos.

Kautemukan sesuatu?

Yoli mengunggah foto sebuah rumah di komputer anaknya...

Sehari sebelum kejahatan berlangsung.

Fotonya tertaut ke situs penyitaan...

Dan ternyata rumahnya sudah kosong selama 6 bulan.

Itu tempat sempurna untuk persembunyian geng Perry.

Kita perlu alamatnya.

Ayah pulang.

- Kau pasti Trey. - Ya.

Aku bicara dengan siapa?

Salah satu petugas CBI menyelidiki pembunuhan Yoli.

- Di kursi kami? - Kau akan terkejut dengan hasilnya.

Benarkah? Seperti apa?

Ini kursi istimewa dan ini sangat nyaman saat pertama kali duduk.

Tapi tak lama, punggungmu akan sakit sekali.

- Siap pergi? - Mau ke mana?

- Melacak geng Perry Boys. - Mungkin mereka pembunuh Yoli.

- Kau mau aku ikut? - Ada rompi anti peluru lagi.

Ya, mungkin tak sesuai ukuranku.

- Tunggu aku saja di sini. - Ide bagus. Kutunggu di sini.

Kujaga tempat ini. Semoga berhasil.

Kau jadi tampak berbeda.

Ya. aku senang karena tak menyamar jadi pecandu.

Kostumku meliputi celana yang sudah dikencingi.

Menarik sekali.

- Itu juga alat penyamaran? - Narkoba? Tidak.

Ini asli. Sedang kuselidiki secara bersamaan.

Menyibukkan diri di dua area, siapa yang kini jadi penjualnya.

Tangkapan yang cukup banyak. Benda itu kauapakan?

Semuanya masuk ruang penyitaan.

Jika unit investigasi memergoki kau bawa pipa kokain di mobil...

Mereka akan mendakwamu.

Pasti sulit menjalani hidup ganda.

Kau akan belajar mengkotak-kotakkan hidupmu.

Bagaimana Yoli menjalani hal itu?

Yoli, semoga damai besertamu.

Dia salah satu polisi terbaik. Itu pasti.

Kau sudah bertemu keluarganya, 'kan?

Dia yang membiayai suaminya untuk sekolah lagi.

Jadi Yoli polisi baik, tapi kau polisi hebat.

Tapi kenapa Yoli dapat kasus Vega, bukannya kau?

Itu kasus yang besar, 'kan?

Anggap saja Yoli tak keberatan memakai rok mini.

Tak akan kubiarkan anak buah Vega perlakukan aku seperti itu.

Menurutmu Vega pembunuhnya?

Ayolah. Yoli polisi yang menyamar.

Orang ini anggota geng berbahaya. Seberapa jauh kau akan lihat?

- Apa kabar, Trey? - Kabar baik.

Maaf, Trey. Ini memalukan.

Mike, punya tisu, sapu tangan atau sebagainya? Cepat.

Ini parah sekali. Ini salahku.

Bersihkan itu. Kau perlu yang baru lagi.

Terima kasih.

Aku ceroboh sekali. Maaf.

Kita mencari Warren, Dwayne dan Russell Perry.

- Anggap mereka bersenjata. - Mereka gila dan sangat bahaya.

- Van Pelt, ke bagian samping. - Ya, Bu.

Polisi!

Angkat tangan!

- Lantai atas aman! - Kamar depan aman!

Dapur aman!

- Aman. - Jelas ini geng Perry.

Bos, ada satu lagi korban di sini.

Dari mana semua makanan ini?

Temanmu Dwayne sangat baik.

Dia pria yang bisa tersenyum. Apa dia anggota boy band?

- Kau benar tentang Vega. - Informasiku berguna?

Tidak, tapi akurat.

Kau boleh bebas. Segala tuntutanmu dibatalkan.

Terima kasih, Agen Cho.

- Kimball. - Sama-sama.

Kau tahu?

- Kau harus sembuhkan punggungmu. - Tak perlu.

Kau suka menjadi "pria bertopeng besi", ya?

Pasti aku bisa membuatmu menangis seperti bayi.

Tak perlu bertaruh.

Mungkin ada harapan untukmu.

Unit Narkotika baru saja menggeledah rumah Perry.

Mereka temukan tas, alat timbang, zat narkotika, tapi nihil narkotika.

Sepertinya Vega mengambil kembali narkobanya.

Tidak. Geng Perry membiarkan pembunuhnya masuk rumah.

Mereka sudah memercayainya.

Jika tidak, Dwayne akan tewas dengan pistol di tangannya...

Bukannya pengontrol video game.

- Apa balistik sudah punya hasil? - Ya.

Pistol 380 ditemukan di rumah Perry cocok dengan yang di TKP Yoli.

Semua dari pistol yang sama.

Dan forensik berkata waktu kematian geng Perry...

Sama dengan malam kematian Yoli.

Jadi pembunuh geng Perry juga membunuh Yoli.

Bagus. Tak ada tersangka. Kita kembali ke awal.

Menurutku tak perlu kembali ke awal lagi.

- Tidak? - Tidak.

Candide, sudah siap.

Tumpukan di mejamu menarik.

- Apa yang kaulakukan di sini? - Aku mencarimu.

- Kau tak bisa kembali kemari. - Aku bisa di mana saja.

Siapa yang katakan itu?

Hukum tak punya batas.

Kau mau apa?

Aku belum yakin.

Aku senang minggumu menyenangkan.

Kau mau berapa?

Dua puluh.

- 20.000 dolar? - 20 persen.

- Itu tak masuk akal. - Baik, jadikan 25 persen.

- Keluar! - Begini saja.

Katakan pada Omar Vega aku punya kesepakatan...

Dan kita anggap impas.

- Sudah kubilang aku tak kenal Vega. - Tak kenal?

Lalu kenapa kau menghitung uangnya?

Vega menggunakan kelab ini untuk mencuci uangnya.

Ini kelabnya dan sudah jelas.

Lihat dirimu. Kau bukan pemilik kelab terkemuka.

Bilang Vega ada yang seperti ini lagi.

PSK itu luar biasa bukan?

- Siapa? Summer? - Jadi kau tahu namanya Summer.

Ya, namanya Summer. Dia juga tahu namamu Wayne.

Aku hanya beri dia keripik kentang.

- Kau mengosongkan mesin otomatis. - Ya, dia kelaparan.

Aku mengerti.

- Aku baru mau pergi. - Kau tak boleh pergi.

Tak boleh? Kurasa aku tak pergi.

Kita bergerak.

Bisa turunkan basnya sedikit? Membuatku ingin buang air kecil.

- Dapat sinyalnya? - Ya.

Biarkan mereka jauh sebelum kita pergi.

Lurus saja.

Belok kanan di sini.

Aku kenal daerah ini. Ini tempat terlantar.

Tempat yang tepat untuk transaksi narkoba.

Baiklah, mereka berhenti, Pelan-pelan.

Mereka hanya beberapa kaki di depan. Mari parkir di sini saja.

Berapa bulan unit narkoba Sacramento mencari persembunyian Vega?

Kita menemukannya dalam sehari.

Aku tak melihat mobil SUV itu.

Mereka pasti memasukkannya ke salah satu gudang ini.

Ya, tapi di mana?

Tunggu dulu. Di mana kau menyembunyikan alat pelacak Jane?

Pinggiran jaketnya.

Jaket dan sepatu Jane.

- Kita tertipu. - Kita tak apa.

Jane yang sial.

Kurasa, di sini terlalu ramai.

Menyingkir. Sekarang.

Jika kau ingin teman kencan, kau hanya perlu meminta.

Di mana kami bisa bertemu Omar Vega?

- Kenapa? - Dia tangkap seorang anggota kami.

Apa yang membuatmu berpikir aku tahu di mana dia?

Kau PSK. Kau tahu informasi tentang Vega.

Kau pasti tidur dengan orang ini.

- Bicaramu tak disaring dulu ya? - Tak ada waktu untuk ini, Summer.

Aku juga. Aku hanya habiskan waktu sejam bicara dengannya.

Kau buat mangsa besar pergi. Kini aku harus mulai dari awal.

Apa yang kau lakukan?

Kau kutahan karena praktik pelacuran.

Pastikan borgolnya erat. Aku tahu kau suka pamer kekuasaan.

Ada apa denganmu? Ada nyawa dipertaruhkan.

"Ada apa denganmu?"

Kau pikir bisa datang begitu saja dan ambil yang kau butuh dariku...

Kapan pun kau menginginkannya?

Kau biasa dibayar. Berapa yang kauinginkan?

Aku tak menginginkan uangmu, Cho.

Aku hanya mencari sedikit sopan santun.

Vega bersembunyi di gudang terlantar di Tenth Street.

Sekarang, lepaskan aku dan tinggalkan aku sendiri.

Sangat kecewa soal sepatuku.

Apa seperti ini kau memperlakukan tamumu?

- Apa yang ingin kau jual padaku? - Narkoba, tentu saja.

Kau butuh pemasok baru atau berakhir tanpa sepatu juga.

Si bodoh ini pikir dia berhasil, ya?

Pasokan ini dari mana asalnya?

Satuan narkotik kumpulkan informasi dari tiap pengedar di kota.

Di mana mereka beroperasi, dan menyembunyikan narkoba.

Aku beri informasi, gratis...

Dan kau bisa pasok ulang kapan pun.

Apa ucapanku lucu?

Ini bukan lelucon lucu. Tapi kau lucu karena gila.

Aku baru dapat tawaran yang sama kemarin.

Taktik negosiasi yang menarik.

Aku tak takut gertakanmu.

- Kau pikir aku bohong? - Hanya ada satu penawar.

- Bawa dia masuk. - Ke mana?

Apa yang kau lakukan padaku? Singkirkan tanganmu dariku.

Kau tahu. Di mana Vega? Aku ingin bicara dengannya!

Kami rekan bisnis.

Apa yang dilakukannya di sini?

Vega, apa yang kau lakukan padaku?

Aku tak mau mengagetkanmu, tapi wanita ini polisi samaran.

Ya, aku tahu siapa dia.

Sebenarnya dia anggota satuan tugas narkotik sama...

Yang kau akui mempunyai akses.

Kau bagus. Dia bagus.

Kau sedang dijebak untuk masuk penjara.

Apa kau sudah geledah dia mencari penyadap?

Vega, jangan percayai ucapan orang ini.

Jujur, aku tak tahu siapa yang bisa dipercaya di antara kalian.

Jarang ada dua polisi korup mendatangiku langsung.

Keduanya menawarkan perjanjian sama. Apa kemungkinannya?

Kemungkinannya adalah seseorang berbohong.

Tembak dia sekarang.

- Lalu kita bicarakan bisnis. - Enak saja!

Dia bahkan bukan polisi asli. Dia hanya konsultan.

Tidak. Kurasa pilihanku paling aman yaitu menembak kalian berdua!

Tunggu dulu. Tenang semua. Kau tak bisa menembakku.

Aku menghabisi Perry Boys untukmu.

Jelaskan.

Aku tahu mereka menyerang tempat penyimpanan narkoba milikmu.

Aku tahu mereka sembunyi di mana. Jadi, aku membereskannya.

- Sebagai ungkapan itikad baikku. - Dia bohong.

Bagaimana kau tahu? Kau tak ada di sana.

Aku di sana! Aku menembak mereka.

Mustahil. Pistol yang digunakan membunuh Perry Boys...

Adalah pistol serupa yang digunakan untuk membunuh Yoli Concepcion.

Aku tahu kau tak membunuhnya karena dia teman baikmu.

Ya, memang. Aku sayang Yoli.

Tapi dia mulai mencurigai seseorang di unit kami korup.

Hanya soal waktu sebelum dia sadar orang itu adalah aku!

Yoli adalah polisi?

- Sial. - Kisah mengharukan.

Hanya ada satu masalah.

Aku membunuh Yoli dan juga Perry Boys.

Aku membunuh semuanya.

Tangkap pembohong dari kakinya. Jika mereka berteriak biarkan pergi.

- CBI! Jatuhkan senjata! - Cepat! Menunduk!

- Semuanya merunduk di lantai! - Jangan coba-coba melakukannya.

Lakukan! Jangan bergerak!

Ada yang melihat sepatuku?

Jadi, kau yang membantu Perry Boys mencuri kokain Vega.

Benar.

Saat Yoli curigai polisi korup sebagai dalangnya...

- Kenapa dia tak memberitahuku? - Kau birokrat.

Aku dan Yoli masuk bersama. Aku satu-satunya yang dia...

- Aku satu-satunya yang dia percaya. - Dan lihat apa yang menimpanya.

Dan kau menjebak Perry Boys sebagai pembunuh Yoli.

Karena itulah kau mengiriminya SMS dalam bentuk kode.

Mudah membuat Yoli memakan umpannya.

Kukatakan padanya ada polisi korup dalam tim kami...

Kami perlu gunakan kode agar dia tak dapat informasi.

Pesan sampanye artinya aku dalam masalah.

Saat aku mengirimnya, hanya perlu menunggunya muncul di mobilnya.

Kau berusaha keras menjebak mereka dalam pembunuhan Yoli.

Lalu kau membunuh mereka dengan pistol yang sama?

Ya, bagian itu tak terencana.

Aku datang ke Perry Boys untuk membagi hasil kami.

Mereka ingin mengubah perjanjian.

Mereka bilang, bagianku dikurangi potongan.

Mereka bilang akan melaporkanku jika aku tak setuju.

Aku tak setuju.

Kurasa kau tunjukkan pada mereka.

Kau tak mengerti. Pejabat tak akan pernah paham.

Coba saja.

Aku terus di bagian narkotik selama karierku ini.

Memberantas preman seperti Perry yang hasilkan uang lebih banyak...

Daripada aku dalam setahun. Itu tak pernah berakhir.

Buat apa melawan mereka, jika kau bisa bergabung?

Kini kau bisa bergabung dengan mereka di penjara.

Terima kasih.

Apa yang kau inginkan? Merasa bersalah...

Karena mengasari wanita panggilan yang menyedihkan ini?

Jangan cemaskan aku. Aku baik-baik saja.

Aku ingin memakaimu.

- Jantungku berdegup kencang. - Ya atau tidak?

Baiklah, jangan harap karena kau polisi akan dapat diskon.

- Tarif normal berlaku. - Bukan untuk seks.

Untuk informasi. Aku butuh informan yang bagus.

- Dengan uang tunai? - Baik.

Cho, aku menyukaimu.

Kau punya aura misterius seperti kucing.

Artinya setuju?

Kimball...

Demi uang tunai, bahkan aku akan membongkar rahasia ibuku.

Apa yang dilakukannya?

Kau punya dokumen untuk ditandatangani?

Kau tampak lumayan walau dikasari anak buah Vega.

Aku baik. Hanya ada lubang di kaus kakiku.

Kau benar. Kau tawarkan Vega mengungkap pembunuh sebenarnya.

Bagaimana kau tahu Bianca orangnya?

Tidak seperti rekannya Yoli, Bianca tak ahli samaran kriminal.

- Jadi, itu hanya tebakan? - Kau membuatnya tak berseni.

- Ini saatnya. - Untuk apa?

Kita harus membicarakan Red John.

Duda yang berduka cita dari arah pukul 12.

Dari arahmu pukul 6.30.

- Agen Lisbon. - Ada yang bisa kubantu?

Aku mencari ruang bukti. Mereka menyerahkan barang Yoli.

Dua lantai di bawah.

Pak?

Tugas penyamaran istrimu adalah untuk menangkap Omar Vega.

Dia pengedar narkoba yang terkait dengan banyak pembunuhan.

Berkat informasi Yoli, kami membongkar operasi Vega semalam...

Dan kami menangkap Vega bersama 9 kg kokain.

Aku ragu dia akan menginjakkan kakinya di jalanan lagi.

Yoli menyelamatkan banyak nyawa.

Terima kasih, kurasa.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.