Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Pulau San Felix Pesisir Luar California
Gadis malang.
Ya, luka memar dan lecet pada leher menandakan perlawanan fisik.
Itu sebabnya mereka menghubungi kita.
- Tak ada pakaian dan identitas. - Tidak ada apa-apa.
Tampaknya dia tak lama berada di air. Hubungi Polisi Pantai...
Tanya apa mereka dapat sinyal bahaya atau laporan orang hilang.
Itu pria yang menemukannya, William Gardiner.
Dia melihat mayat ini dari atas tebing curam.
Tn. Gardiner?
Aku Agen Lisbon. Tolong katakan yang terjadi.
Aku datang untuk melihat Raja.
Kupu-kupu. Dia mengelola penangkaran.
Aku ada di atas sana, tempat berdiri pria memakai setelan jas itu.
- Kau anggota kepolisian? - Ya, benar.
- Patrick Jane. - Jed Stack. Ini tanahku.
Jed.
Kudengar ada mayat wanita di pantai di Wrackers Cove.
- Ya. - Siapa dia?
Tidak tahu. Kau tahu?
Tidak. Bagaimana aku tahu?
Tanahmu. Kukira mungkin itu mayatmu.
- Itu mustahil. - Maaf, aku hanya bercanda.
Itu sering mengandung pelajaran. Ayo temui rekan kerjaku.
Ini Jed Stack.
Agen Teresa Lisbon, Grace Van Pelt. Ini tanah milik Jed.
Apa kabar, Bu?
Tn. Gardiner, apa yang kau lakukan di sini?
Aku menemukannya. Aku sedang meneliti Raja.
- Kupu-kupu. - Ya, aku melihat beberapa.
Kau masuk tanpa izin.
Demi Tuhan, sekali saja lupakan hak kepemilikanmu.
Seorang wanita tewas.
Kematian wanita tak ada kaitannya dengan kau menerobos.
Tuan, dia berada di tanahmu?
Tidak. Tanahku berakhir pada batas titik tertinggi air.
Dia berada di tanah negara bagian.
Tapi dari lokasinya, mungkin dia penyewa atau pegawaimu?
Aku tak punya penyewa dan tak mempekerjakan wanita.
Lagi pula, dia hanyut di laut.
Dia pasti mengapung dari daratan atau terjatuh dari kapal.
Tidak ada hubungannya denganku, peternakan, atau pulau ini.
Tampaknya masuk akal. Senang bertemu denganmu, Tn. Stack.
Juga pencinta kupu-kupu, Tn. Gardiner.
- Ya. - Bagus.
Kalian berdua tak lahir di sini?
- Tidak. - Apa hubungannya itu?
Tidak ada. Hanya beruntung bisa hidup di tempat yang indah.
Tn. Stack.
- Ide bagus. - Lihat saja nanti.
- Indah, bukan? - Ya, untuk TKP.
Laporan gigi baru tiba. Korban, Talia Suarez, 19 tahun.
Dibesarkan oleh orang tua asuh.
Periksa data Dinas Keluarga, cari tahu soal gadis itu.
Rigsby dan Van Pelt sedang menuju ke sana.
Kau bicara pada Polisi Pantai? Apa ada sesuatu di tepi pantai?
Mereka tak dapat laporan orang hilang dari kapal.
Bagaimana dengan daratan di seberang pulau?
Polisi lokal memeriksa pelabuhan, hotel, dan motel sepanjang pantai.
- Belum ditemukan apa-apa. - Baiklah, kabari aku terus.
- Kau ingin pergi ke mana? - Kembali ke pulau itu.
Pulau? Untuk apa? Jika jasad berasal dari daratan...
- Jane punya teori. - Baiklah.
Bagus. Bukan ini yang kita cari.
- Kau bisa buat kalung dari itu. - Aku bisa membuatnya.
Kau harus buat. Kau harus punya semacam hobi yang menenangkan.
Aku tak melihatnya.
Sulit dipercaya bulan menyebabkan pasang surut, 'kan?
Kita tahu bulan menyebabkannya, tapi terasa mustahil.
Kurasa begitu. Aku tak pernah begitu memikirkannya.
Itu karena kau gadis kota.
Teoriku terbukti.
- Sudah kubilang. - Ya, benar.
Kulihat kedai teh di kota. Aku ingin minum teh. Bagaimana denganmu?
- Kau butuh bantuan dengan itu? - Aku bisa mengatasinya.
Itu mengecewakan. Kedainya tutup.
Bagus, 'kan?
Ini tampak terpencil. Di mana semua warga sekitar?
Pertanyaan bagus.
Forensik kembali dengan laporan pendahuluan.
Tenggorokan terluka remuk karena pukulan atau tekanan berat.
- Tidak ada air di paru-paru. - Jadi, dia tak tenggelam.
Tewas sebelum ada di air.
Bukti fisik menunjukkan dia diserang secara seksual sebelum dibunuh.
Apa ada DNA yang ditemukan?
Ya, tapi tak cocok dengan pusat data.
Baiklah. Periksa latar belakang semua orang di pulau itu.
Lihat apa mereka memiliki riwayat penyerangan seksual.
Sampai nanti, kuharap begitu.
Sama seperti kedai teh. Tak ada siapa pun di sini.
Di mana semua orang?
Ini menarik. Penghilangan massal.
Itu bahkan bukan kata.
Itu pernah terjadi. Roanoke Colony. Olmecs.
Aku tahu di mana mereka, Lisbon.
Aku bisa bayangkan mereka berkumpul di ruangan redup...
Merencanakan tujuan pulau misterius mereka.
- Itu sangat menakutkan. - Tenang.
Pertemuan Komunitas Hari Ini Di Gudang Kapal Parker
Talia Suarez.
Ya. Kami harap kau bisa beri tahu...
Dibunuh? Sayang sekali.
Tapi anak pemalas seperti dia hampir selalu berakhir buruk.
- Anak pemalas seperti dia? - Kami sering melihatnya.
Dia dibawa pada kami pada usia 6 tahun.
Ibunya mati karena overdosis, Ayahnya dibunuh.
Lalu masalah sejak awal.
Tidak patuh, suka membantah, dan tak taat peraturan.
Itu daftar yang panjang.
Tampak seperti gadis cantik. Penuh semangat.
Tapi tidak disiplin, dan berpikiran sehat.
Bagaimana dengan orang tua asuhnya? Bisa kami bicara pada mereka?
Tidak ada, selalu kabur dari rumah yang kami tempatkan untuknya.
Akhirnya dia menghabiskan waktu di rumah penampungan.
Bisa kami minta nomor teleponnya? Mungkin ada teman untuk kami tanyai.
Kulihat yang bisa kulakukan dan aku akan hubungi kalian lagi.
Sejujurnya, kau tak bisa berharap dengan beberapa dari mereka.
Terima kasih atas waktumu.
- Hei! - Katakan itu pada dirimu.
Kau tahu kita tak akan dengar kabar darinya lagi, 'kan?
Tidak setelah kau menumpahkan kopi ke mejanya.
Ayolah. Dia tak akan lakukan apa-apa untuk membantu kita, dan kau tahu.
Pekerjaannya berat. Mungkin dia berusaha semampunya.
Dia hanya peduli bekerja 20 tahun agar bisa keluar dengan pensiun.
Ya, aku sadar.
Aku lakukan tugasku. Kau tak dengar aku mengeluh.
Aku tak mengerti alasan orang lain tak lakukan tugas mereka.
Mungkin anak seperti ini tak harus berakhir tewas.
Baiklah, aku menyetir. Ayo, berikan kuncinya.
- Tidak, tak apa. Aku mau menyetir. - Ya, kurasa tidak. Berikan kunci.
- Tidak. Ada apa denganmu? - Kau gelisah.
Aku harus menyetir. Jadi, berikan kuncinya.
- Hentikan. Ada apa denganmu? - Berikan kuncinya padaku.
Baiklah, tak masalah. Kau yang mengemudi.
Dua tambahan kapal pesiar yang melintas...
Pada akhir pekan selama bulan musim panas...
Itu sama dengan 35 persen kenaikan pada perkiraan pendapatan.
Aku tak mengerti alasan orang tak menyetujuinya.
Kebocoran dari peternakan sapi Stack...
Telah memengaruhi keseimbangan pH air tanah.
- Hal lain yang tak kau bahas... - Diragukan. Biar aku bicara.
Peter, jangan cerewet.
Maafkan kami mengganggu. Aku Agen Teresa Lisbon dari CBI.
Lalu ini rekan kerjaku, Patrick Jane.
Maaf. Tapi kami sedang rapat. Bisa kau kembali lagi nanti?
Tidak bisa. Ada seorang wanita terbunuh di pulau ini...
Kami datang untuk menemukan pelaku, dan alasannya.
Namanya Talia Suarez. Kalian ingat pernah melihatnya?
Pak, bukankah dia ditemukan di pantai?
Ya.
Artinya air pasang menghanyutkannya. Itu urusan daratan.
Ya. Kami tak berkaitan dengan hal yang terjadi di daratan.
Daratan itu tempat berantakan.
Karena itu kalian semua ada di sini untuk kabur dari itu semua.
Tentu dia berasal dari sana karena dia tak dikenal seorang pun di sini.
- Bukan begitu? - Ya, benar.
Ada banyak puing dari daratan yang sering terbawa ke San Felix.
Tentu. Akhir pekan musim panas, pelabuhan penuh dengan sampah.
Terutama setelah badai.
Maaf. Tolong pegang. Terima kasih.
Ini pulau kalian. Aku akui ini pulau yang indah.
Ini pelabuhan kalian, pada bagian bawah angin pulau...
Paling dekat dengan pantai daratan.
Jasad ditemukan di Wrackers Cove yang kurasa ada di sini...
Pada bagian barat pulau.
Bagian lebih jauh dari pantai daratan.
Kurasa mayat itu pasti sulit mengapung hingga ke sini...
Melawan arus dan angin yang merata hingga ke sini.
Fakta lain yang meyakinkan.
Jika kau melempar sesuatu ke laut di Wrackers Cove...
Itu akan mengapung ke laut sesaat, lalu akan kembali ke tepi laut.
Aku memastikannya, dengan ini.
Talia Suarez tewas di sini.
Jadi, lihatlah tetanggamu, dan pikir sebaik apa kalian mengenal mereka.
Karena seseorang di pulau ini melakukan pembunuhan.
Kami akan kembali.
Aku berusaha melacak Talia Suarez setelah meninggalkan orang tua asuh.
- Lalu, ada yang berguna? - Pekerjaan berupah minimum.
Tak tinggal lebih lama dari 6 bulan, pindah di seluruh negara bagian.
- Apa lagi? Teman, kenalan? - Belum ada.
Aku bicara pada para majikannya.
Aku hanya tahu dia pekerja yang baik, dan tertutup.
- Bagaimana dengan Dinas Keluarga? - Mereka juga tak membantu.
Itu menyedihkan, Bos. Seolah hanya kita yang pedulikan gadis ini.
Terus mencari.
Mereka dapat rekaman ada gadis naik kapal pesiar ke San Felix.
Tapi tak ada kamera pengawas di bagian pulau.
- Apa ini? - Polisi mengirimnya.
Kamar Talia. Motel tepi pantai di seberang selat dari San Felix.
Sikat gigi, pasta gigi, pakaian ganti. Hanya itu?
- Itu, dan buku catatan. - Buku catatan apa?
Jane memegangnya.
Ini semacam buku harian. Dia menulis surat pada mendiang orang tuanya.
Itu menyedihkan.
Lalu ada ini, aku menemukannya tersimpan di halaman belakang.
"Ikan San Felix?"
Apa ini tampak terlalu mudah bagimu?
Hanya ada satu cara mengetahuinya.
- Siapa penanggung jawab di sini? - Kami belum buka untuk turis.
Omong kosong.
Kalian tak boleh berada di sini demi alasan keamanan.
Kami dari Biro Investigasi California.
Kami ingin tanya beberapa hal, Tuan...
LaFleur. Jack LaFleur. Lalu soal apa ini?
Kurasa kau tak ingin bicara dengan kami di luar sini, Jack.
Apa ada tempat lain yang lebih pribadi?
Kembali bekerja.
Ayo pergi ke kantorku.
Lalu soal apa ini?
Katakan tentang Talia Suarez.
Apa? Siapa itu Talia Suarez?
Gadis yang kami temukan tewas di Wrackers Cove.
Apa hubungannya itu denganku?
Kami menemukan ini di buku hariannya.
Ini tak masuk akal.
- Ini dia. - Itu milikku!
Ini mengagumkan. Apa ini limbung baru?
Bukan, dermaga. Tunggu, galangan. Kau menyebutnya galangan kapal?
Itu besar.
Aku memperluas bisnis. Aku butuh lebih banyak ruang.
Aku tak tahu alasan ada gadis menulis apa pun yang dia tulis.
Tapi aku tak pernah mendengarnya. Kau mengganggu orang yang salah.
Mungkin dia orang yang bekerja padamu?
Kami berlayar minggu lalu. Kami baru kembali.
Seperti yang kukatakan, itu tak masuk akal.
Bahkan jika gadis ini datang ke sini, kami semua pergi.
Pembunuhanmu tak ada hubungannya dengan kami.
Alibinya cukup kuat.
Ya, tapi dermaganya tampak menarik.
Benarkah?
Ikan terlalu banyak diambil di Samudra Pasifik
Tidak ada nelayan yang butuh membangun dermaga lebih besar.
Kau pikir itu ada kaitannya dengan pembunuhan ini?
Ya. Tidak, kurasa tidak.
Tidak. Mungkin. Aku hanya merasa ini menarik.
Atau tidak. Ayo bicara pada para peternak.
Siapa pun yang meninggalkan Talia di teluk kecil...
Harus membawanya melewati tanahmu.
Peternakanku seluas 300 meter persegi.
Kau bisa bawa muatan mayat di luar sana tanpa diketahui.
Apa yang membawamu ke pulau, Tn. Stack? Kau lari dari siapa?
Apa? Aku tak lari dari siapa pun.
Kulihat sekitar ruangan ini. Ada banyak kuda dan sapi.
Tapi aku tak melihat teman atau keluarga.
Tidak ada anak-anak, kekasih.
Aku suka kuda.
Kau pria yang tak menarik, tapi bersemangat.
Jadi, kurasa kau patah hati...
Karena wanita cantik yang kasar dan tak setia.
Tiga puluh tahun lalu. Apa kaitan hal itu dengan gadis ini?
Mungkin tak ada. Apa pendapatmu soal peningkatan jasa kapal feri?
Kau mengejekku lagi, ya?
Aku beri tahu pendapatku. Kita butuh lebih banyak jasa feri.
Penduduk pulau ini tak mengerti soal bisnis sama sekali.
Bahkan Jack LaFleur?
Dia membuatku berpikir dia tahu cara berbisnis.
Dia menunjukkannya, 'kan?
Tn. Stack, aku ingin bertanya, tapi di mana kau kemarin malam?
- Di sini seperti biasanya. - Ada orang yang bisa memastikan?
- Tentu. Pembantu peternakku. - Bisa kami bicara dengan mereka?
Tentu saja. Mereka ada di kandang hewan.
Jane, sebaiknya kita...
Tolong tunjukkan jalannya, Tn. Stack.
Perhatikan dia tak menendang.
Apa yang terjadi padamu?
Karena kuda.
Whit dan aku memilih sapi jantan, dapat sekitar 40 kepala sapi.
- 39 kepala. - Aku bilang kurang lebih.
Tak ada perkiraan. Kau dapat 40 atau 39 kepala.
Whit akan membenarkan Good Lord jika dia salah menghitung.
Kami membawa mereka ke padang rumput Selatan.
Salah satu ketakutan, pergi ke samping, dan menyeretku.
Entah apa yang membuat Whit lebih menjerit...
Terseret kuda atau disuruh pergi ke daratan untuk menyiapkannya.
Diam.
Kau tak suka daratan atau naik kapal feri?
Tidak keduanya. Aku suka berada di sini.
- Kenapa? - Tenang.
Tampaknya pria tua, Stack, merasakan hal yang sama.
Ini hanya di antara kita.
Persoalan koboi ini hanya akting dengan Stack, 'kan?
Kata pepatah hanya penampilan saja seperti itu, tanpa sanggurdi.
- Hanya topi, dan tanpa ternak. - Apa?
Hanya topi, dan tanpa ternak. Itulah sebutan orang seperti itu.
Pria seperti apa?
Aku hanya bertanya soal ungkapan lama koboi.
Whit hanya membenarkannya, bukan begitu, Whit?
Permisi. Aku harus mengurus sesuatu di lumbung.
Tentu. Terima kasih, Whit.
Dia sedikit pemalu, tapi dia pekerja yang baik.
Jika tak keberatan, aku ingin bertanya padanya.
Tak perlu, Lisbon. Aku sudah bicara pada pekerja Tn. Stack di sini.
Kita harus pergi. Terima kasih.
Di mana kalian bertiga kemarin malam?
Di sini, seperti biasanya.
Baiklah. Kita bisa pergi sekarang.
Terima kasih atas waktu kalian. Kami akan menghubungi.
- Lisbon. - Kita dapat hasil pada kasus, Bos.
Ada banyak panggilan masuk pada motel Talia Suarez.
Berasal dari ponsel yang terdaftar atas nama Dennis Kagan.
Siapa Dennis Kagan?
Anak bekas orang tua asuh yang ada di rumah penampungan dengan Talia.
Panggilan terakhir berasal sekitar 10 mil dari motel Talia.
Kedengarannya menarik.
Ya, terutama karena Kagan tinggal 100 mil dari barat daya motel.
- Kita akan menahannya? - Van Pelt dan Cho menjemputnya.
Ini alamatnya.
Apartemennya ada di lantai dua. Kau punya foto Kagan?
Ya. Dari DMV. Ini dia.
- Itu dia. - Ya.
Baiklah, ayo bergerak.
- Aku duluan. - Baiklah.
Dennis, 'kan? Dennis Kagan?
- Mungkin. - Kau teman Talia Suarez, 'kan?
Aku tak kenal nama itu. Lupakan saja.
- Kurasa kau tahu. - Lepaskan aku, Wanita Jalang!
Jangan bergerak.
Kau ditahan. Taruh tanganmu di belakang.
Lepaskan aku.
Biar kuambil alih dari sini. Ayo.
Lebih baik bagimu jika kau bicara padaku, Dennis.
Kau terlibat penyerangan polisi. Jangan menyulitkan dirimu.
Sudah kubilang aku mau pengacara.
Dia dalam perjalanan dari Kantor Pengacara Publik.
Aku hanya beri kesempatan kerja sama dengan kami, berbuat baik untukmu.
Terserah padamu, cara kau ingin memainkannya.
Pengacara, begitulah caranya.
Baiklah, terserah kau.
Kau pasti dari Kantor Pengacara Publik.
Aku Agen Grace Van Pelt.
Grace, senang bertemu denganmu. Aku Sarah Harrigan.
- Apa kita saling mengenal? - Tidak. Aku hanya...
Tahun kemarin, ada pembunuhan di biro jodoh, kalian menanyaiku.
Jangan khawatir, bukan aku pelakunya.
Cho. Ini Sarah Harrigan dari Kantor Pengacara Publik.
- Halo, Agen. - Teman-teman, biar kuatasi ini.
Sarah, biar kuantar pada klienmu.
- Apa kau merasa itu aneh? - Ya, sedikit.
Benarkah? Ada apa itu?
Tampak jelas. Mereka berpacaran.
Dennis, kau dapat pengacara. Ayo bicara.
Aku sudah bicara dengan klienku.
Dia bersedia membantumu dengan beberapa syarat.
Kita tak membuat kesepakatan.
Katakan.
Talia mencari pria yang membunuh ayahnya.
Karena polisi sial tak melakukan tugasnya.
Klienku bicara menurut emosi tanpa maksud tidak hormat.
Mereka tak lakukan tugas.
Mereka tahu pelaku pembunuhannya, dan tak pernah mencarinya.
Tersangka itu, kau pernah dengar namanya?
Aku coba mengingatnya.
Nama lucu, seperti Tommy Tuna atau semacamnya.
- Fish? - Ya, dia pelakunya.
Edward Fish. Ya.
Kau pergi ke motelnya. Kenapa?
Aku hanya ingin menghentikannya. Hal yang dilakukan Talia berbahaya.
Dia bersikap tegar, tapi sebenarnya tidak.
Dia melindungiku di rumah penampungan.
Seharusnya aku melindunginya.
Tapi aku terlambat.
- Ini untukmu. - Terima kasih banyak.
Itu tampak lezat. Kau membuatnya?
Apa yang kau tahu soal peternak ini, Stack?
Mereka tertutup. Dia tampak seperti pria yang sopan.
Ini enak.
Aku memikirkan ucapanmu tadi pagi.
Kau membuatku merasa bersalah soal gadis malang itu.
Maafkan aku. Aku tak ingin orang merasa bersalah.
Kecuali apabila mereka bersalah. Apa kau bersalah?
- Tidak. - Tidak. Sudah kuduga.
Aku melempar bunga ke laut untuknya.
Kau melakukannya?
Itu kebiasaan lama pulau ini.
Ibuku bilang itu mengirim pesan pada orang yang wafat.
Aku tahu gadis itu bukan keluargaku.
Tapi kurasa itu akan berhasil, bukan begitu?
Tak ada salahnya dicoba.
Kau pikir aku wanita tua yang bodoh.
Tapi aku beri tahu ini padamu, aku merasa lebih baik.
Aku merasa melakukan sesuatu untuk memberi gadis itu kedamaian.
Lisbon. Kau menelepon untuk bilang...
Tersangka yang kau ikuti bukanlah pembunuhnya.
Tidak, tapi dia bilang pada kita apa yang Talia cari.
Dia mencari pembunuh ayahnya, Edward Fish.
Ya, sebaiknya kau kembali ke sini.
- Permisi, Agen Lisbon. Bisa bicara? - Tunggu sebentar.
Kau terdengar sibuk, Lisbon. Jangan khawatirkan aku.
Aku tahu harus melakukan apa. Sampai jumpa.
- Ya, Pengacara. - Klienku, Dennis Kagan?
Kurasa kau akan menarik semua tuntutan.
Karena dia sudah menjadi saksi yang bekerja sama.
Agenku luka robek dan memar karena klienmu.
Aku punya penyerangan, salah tangkap, dan pemaksaan.
Apa kita akan memperkarakannya, mengingat yang telah kalian lalui?
Itu tak akan bertahan di pengadilan, dan kau tahu itu. Tapi tak apa-apa.
- Bagus sekali. - Kau lebih kejam dari kelihatannya.
Ya, benar.
Aku berusaha.
- Kita pergi malam ini, 'kan? - Ya, tentu. Baiklah.
Aku akan menyelidiki pembunuhan ayahnya.
Ide bagus.
Bos, aku baru membuat satu teko, kau ingin secangkir?
Tidak. Rasanya aneh kau menyebutkan kopi.
Karena aku dapat telepon dari pekerja dinas sosial...
Dia bilang salah satu agenku menumpahkan secangkir kopi padanya.
Apa? Itu tertumpah di mejanya saat kami pergi.
Kopi itu bahkan tak mengenainya. Kau yakin tak mau ini?
Kau harus bilang yang terjadi, apa aku bisa mengandalkanmu.
Tentu, kau bisa. Kenapa kau menanyakan itu?
Karena sebelum telepon itu dari pekerja dinas sosial itu...
Pengacara dari Kantor Pengacara Publik mengancam...
Akan menuntutmu atas tuduhan pemaksaan fisik.
- Aku harus membebaskan kliennya. - Kau lakukan apa?
Aku dapat luka di bibir, dia tak terluka sedikit pun.
Kau tak menyentuhnya?
Bos? Ayolah.
Kau bilang meski ada dua keluhan tentang dirimu dalam satu jam...
Tidak terjadi apa-apa, dan kau baik-baik saja.
Ya, itulah yang kukatakan.
Baiklah. Aku tahu ini tahun yang berat.
Kita punya atasan baru. Kita lakukan banyak pemeriksaan.
Kita harus membuat kesan baik. Kau mengerti?
Aku tak melakukan kesalahan.
Grace, sebagai teman, haruskah aku mengkhawatirkanmu?
Aku baik-baik saja.
Pekerja dinas sosial hanya kesal karena dia harus lakukan tugasnya.
Anak itu keterlaluan, tapi aku mengatasinya.
Itu bukan masalah besar. Pengacara itu tak punya kasus.
Baik, sebagai bosmu, lebih dari ini, kita punya masalah serius.
Dimengerti.
Tn. Jane, 'kan?
Benar. Tempat ini menakjubkan. Kau membuat semua ini sendiri?
Tidak, sebagian besar dibuat oleh Raja.
Aku hanya coba membuat perjalanan mereka sedikit lebih mudah.
Apa itu karena serangga berhak mendapat kehidupan yang lebih baik?
Aku tahu, itu obsesi yang bodoh, 'kan?
Aku sering bertanya alasan aku melakukannya, tapi di sinilah aku.
Di sinilah kau.
Tapi jika kapal pesiar menjadikan pulau ini persinggahan...
Ini bisa menjadi daya tarik turis yang bagus.
Kau bisa mendapat banyak uang.
Kapal pesiar? Apa yang kau bicarakan?
Jack LaFleur? Kau mengenalnya?
Nelayan itu? Ya.
Ya, tampaknya dia membangun ulang dermaganya...
Menjadi limbung atau galangan, mana pun yang lebih besar.
Kenapa dia melakukannya? Dari mana dia mendapatkan uangnya?
Aku tak yakin, tapi kurasa uang itu berasal dari Stack.
Kurasa idenya adalah menarik kapal pesiar ke pulau ini.
Astaga. Aku harus menghubungi Badan Koordinasi Keamanan Laut.
Pasti ada cara menghentikan ini.
Kusarankan Klub Siera juga.
- Ada apa? - Winston Suarez. Ayah Talia.
Bekerja sebagai penjaga malam di bisnis konstruksi Modesto.
Ini pria yang membunuhnya.
Edward William Fish, alias Eddy Fish.
Tak ada hubungannya dengan Jack LaFleur.
Talia pergi mencari Fish.
Lalu Fish membunuh Talia saat dia menemukannya?
Bagaimana dengan pencabulan, cocok dengan modus operasinya?
Fish pecandu kokain yang menusuk Winston Suarez 18 kali...
Ketika berusaha menghentikan Fish merampok perusahaan konstruksi.
Itu darah yang banyak.
Fish menghilang dengan lebih dari 300.000 dolar.
Polisi tak pernah menemukannya.
Dia diduga memakai uang itu untuk mengubah penampilan dan identitas.
Lalu apa hubungannya dengan San Felix?
Talia menemukan berkas kasusnya.
Tertulis pada berkas, San Felix itu petunjuk awal yang tak berhasil.
Baiklah. Terima kasih.
- Jane? - Lisbon.
Aku hanya memberi sentuhan akhir di TKP.
Berhati-hatilah. Eddy Fish adalah pria berbahaya.
Dia menusuk ayah Talia 18 kali.
Kalau begitu bagus kita akan menangkapnya, 'kan?
Jangan terlalu berharap. Kita hanya punya namanya.
Jika dia ada di pulau ini, dia akan menunjukkan diri pada kita. Tunggu.
Menarik, 'kan?
Kalian dengar yang terjadi dengan Stack dan Gardiner?
- Apa? - Stack bekerja dengan LaFleur...
Coba membuat kapal pesiar datang ke pelabuhan.
- Kapal pesiar? - Ke sini?
Ya, lalu Gardiner mengetahuinya.
Lalu dia bersumpah segera menghentikannya.
- Apa? - Kita segera adakan rapat warga.
Sebaiknya cepat, Lisbon. Kau akan melewatkan kesenangannya.
Aku hampir menangkap pembunuhnya.
Kapal pesiar bagus untuk bisnis.
Ayolah, aku tak mau lebih banyak turis.
Bisnis apa yang berhubungan dengan dermagaku?
Kini sebagai komunitas, ini menjadi perhatian semua orang.
Bu, aku tahu pulau ini adalah permata yang belum diasah.
Aku hanya ingin sedikit memolesnya.
Tidak. Bahaya lingkungan dari jasa kapal feri...
Tak ada artinya apabila dibandingkan dengan kapal pesiar.
Ketua tak mengakui Tn. Gardiner.
Hadirin, maaf mengganggu.
Ini prioritas utama. Aku ada di sini dengan CBI.
Tak apa-apa, semuanya terkendali.
Aku ingin kalian mengikuti semua instruksiku.
Dengarkan semua perkataanku dengan baik.
Hal pertama yang harus kalian lakukan...
Taruh cangkir kopi kalian pada dua meja di belakang sana.
Taruh cangkir kopi kalian di belakang sana.
Kalian harus dengarkan dan lakukan perintah agar berhasil.
Terima kasih.
Kau dengar aku. Taruh cangkir kopimu di meja.
Ini masalah yang sangat serius.
Kau juga. Terima kasih. Lalu kembali ke kursi kalian.
Secepat dan seefisien mungkin.
Terima kasih.
Baiklah, itu tak terlalu buruk.
Kita sudah melacak pembunuhnya ke pulau ini.
- Pembunuhnya ada di sini? - Ya.
Dia ada di sini, di ruangan ini sekarang.
Namanya adalah Eddie Fish.
Aku tak tahu siapa itu di antara kalian.
Tapi kau membunuh ayah Talia Suarez.
Itu sebabnya dia datang kemari untuk mencarimu.
Sekarang aku di sini.
Untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai Talia.
Ya.
Untuk menangkap Eddie Fish.
- Apa yang akan kau lakukan? - Aku?
Tak ada. Sudah selesai dilakukan. Sidik jari pada cangkir itu...
Cocok dengan yang ada pada tempat kejadian.
- Apa itu diperbolehkan? - Aku mau cangkirku kembali.
Jangan cemas. Aku akan ambil kamera untuk merekam...
Semua yang mereka lakukan. Kita punya hak!
Aku tak mengerti kenapa kalian semua sangat gelisah.
Hanya satu dari kalian yang bersalah.
Yang lainnya sebaiknya duduk santai dan makan kue lagi saja.
Apa aku satu-satunya yang berpikir kalau itu terakhir kalinya...
Kita akan melihat Tn. Gardiner?
Kau mau pergi, Tn. Gardiner?
Tidak, lepaskan aku! Aku akan membunuhmu!
Eddie Fish kau ditahan atas pembunuhan Winston Suarez...
Dan Talia Suarez.
Kau berhak diam, apa pun yang kau katakan bisa memberatkanmu...
Di dalam pengadilan. Kau berhak atas pengacara...
Jika tak mampu membayar pengacara kami akan menyediakannya.
Apa kau mengerti hakmu setelah aku jelaskan?
Aku tak tahu siapa dirinya. Aku tak membunuhnya!
Aku belum pernah melihat gadis itu. Aku tak tahu dia di pulau ini.
- Siapa yang sangka? - Dia terlihat seperti orang baik.
Memang seperti itu, ya?
Kapal sedang menuju ke sini untuk menjemput kita sekarang.
Aku akan mencari tempat di dermaga untuk menahan tawanannya.
Ide bagus. Beri tahu Cho dan Van Pelt.
Baiklah.
Terima kasih, Bu. Kerja kalian semua bagus.
Terima kasih, Tn. Stack. Kami hanya melakukan tugas kami.
Aku sempat heran dengan pria itu. Hanya perasaanku saja.
Aku tak mengerti secara tepatnya apa, tapi orang biasa...
- Tak memberi makan jangkrik. - Kupu-kupu.
Terserahlah. Serangga. Intinya aku punya firasat tentang orang.
Tidak.
Kau hanya orang bodoh sama seperti yang lain.
- Kau bilang aku pembohong? - Tidak, hanya setelah kau tahu...
Dia Eddie Fish, orang gila yang berbahaya.
Sangat mudah melihatnya sebagai pembunuh.
Tapi kalau si pemalu Gardiner?
Mustahil seseorang membayangkan dia menusuknya orang 14 kali.
- 18 kali. - Benar, delapan belas.
Delapan belas kali, tak bisa dibayangkan.
Dan sebuah angka yang tak bisa kau lupakan.
Setelah kau mendengarnya. 18 kali. Tepatnya kau tahu dari mana?
- Apa? Dari dirimu tadi. - Tidak, bukan dari aku.
- Lalu dari mana? - Aku tak mengerti maksudmu.
Gardiner membunuh ayah Talia. Itu benar.
Tapi dia tak membunuh Talia.
Mungkin saja, jika dia tahu dia kemari untuk mencarinya.
Tapi dia tak mungkin memerkosanya. Tidak, itu bukan cara dia.
Kau yang melakukannya.
Kau bertemu dengannya di kapal feri pulang dari rumah sakit.
Apa? Tidak.
Kau mungkin bilang tidak, tapi matamu bilang ya.
Talia meminta bantuanmu.
Dia bilang tentang ayahnya dan Fish serta 18 luka tusukan.
Itu bagaimana kau terkena goresan di wajahmu...
Kau cukup kuat memegang gadis dengan satu tangan...
Tapi kau tak bisa melindungi wajahmu.
Gardiner membunuhnya, kita semua melihatnya.
Tidak.
- Kau salah. - Tak mungkin.
Membuktikannya akan mudah karena kau sudah berikan DNA untuk dicocokkan.
Borgol dia, Lisbon.
Apa ini membuatmu tak nyaman, Tn. Naylor?
Berdua di sini bersamaku? Sudah seharusnya.
Aku ingin sekali menyakitimu atas perbuatanmu pada gadis malang itu.
- Melukaimu parah. - Agen, tenanglah.
- Bukan salahnya. - Yang benar saja. Bukan salahnya?
Ya.
Kau orang yang baik, aku bisa melihatnya.
Jika kau bisa kendalikan diri, kau pasti sudah lakukan, bukan?
Kau tak ingin melukai siapa pun.
- Tidak. - Tidak.
Saat perasaan itu datang seperti ada yang menguasai tubuhmu, bukan?
Seseorang yang jahat.
Ya.
- Ayolah. - Tidak, sungguh.
Aku mengerti kalau kau ingin mengendalikan dirimu.
Itu kenapa kau pergi ke peternakan Stack di San Felix.
Tempat yang aman. Tempat yang bisa menahan nafsumu, bukan?
Lalu kau melukai lenganmu, dokter yang bisa mengobatinya...
Tak ada dokter di pulau ini.
Aku ingin tetap tinggal di peternakan. Aku tidak...
Aku tak ingin pergi.
Dia ada di kapal feri arah pulang, bukan?
Dan dia bertanya mengenai lenganmu.
Dia menghampiriku.
Dia minta bantuanku.
- Ingin agar aku menyembunyikannya. - Lalu kau bawa dia ke peternakan.
Sebuah bangunan luar...
Yang tak pernah didatangi orang.
Di mana orang tak akan mendengar saat kau perkosa dan bunuh dia.
Kau tak bisa menghakimiku.
Kau tak mengerti rasanya jadi diriku.
Kau pikir aku mau menjadi seperti ini?
Kau punya nyali untuk dikasihani setelah apa yang kau lakukan?
Kau tak akan dikasihani.
Bukan dalam kehidupan ini atau yang berikutnya.
- Kerja yang bagus tadi. - Terima kasih, kau juga.
Ya, kita sudah membodohinya, ya?
- Dia pikir kau bermental baja. - Ya.
Mengenai yang terjadi di kantor dengan Sarah, aku hanya...
Ya, selamat. Dia sepertinya baik.
Ya, aku hanya tak mau jadi kaku antara...
Dengan aku? Itu tak akan jadi masalah untukmu.
Apa maksudnya?
Dia seorang Pengacara Publik. Maksudku, semoga beruntung.
Tapi waspadalah.
Kapal akan segera datang. Tolong masukkan para tahanan.
- Baik, Bos. - Apa kalian lihat Jane?
- Tidak. - Tidak.
Dia sebaiknya segera kemari atau dia akan tertinggal.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.