Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
MkvDrama.net
[Semua orang wajib melindungi karya asli]
♪Data menjerit♪
♪Proposal membara♪
♪Kuurai algoritma dunia♪
♪Namun, tidak pernah menghitung detak jantung♪
♪Kaca memantulkan senyum sempurna siapa♪
♪Kupijak bayangan dan terus berlari♪
♪Tiada waktu untuk jatuh♪
♪Mereka bilang, roda gigi harus patuh♪
♪Namun, aku ingin menjadi jam sukat yang berdetak di luar irama♪
♪Kutumbuhkan kebanggaanku di celah aturan♪
♪Menanti malam menumbuhkan fajar♪
♪Akulah koordinat diriku yang tidak tergantikan♪
♪Tidak berebut tempat dan tidak membandingkan♪
♪Tidak hidup menjadi catatan tambahan bagi siapa pun♪
♪Meski ada ribuan templat♪
♪Aku hanya memilih detik yang paling tajam♪
♪Kujawab hidup dengan pertanyaanku sendiri♪
♪Akulah mercusuar yang tidak pernah jatuh♪
♪Tidak meminjam cahaya dan tidak berdoa♪
♪Tidak memuja istana siapa pun♪
♪Meski dunia adalah ruang ujian♪
♪Aku akan mengumpulkan jawaban lebih dulu, lalu berlari♪
♪Jawabanku hanya tertulis♪
♪Aku berani menginginkannya♪
♪Akulah koordinat diriku yang tidak tergantikan♪
♪Tidak menjadi pengganti dan tidak meniru♪
♪Tidak menukar diri demi kemuliaan siapa pun♪
♪Meski ada ribuan gema♪
♪Aku hanya mendengar detik yang paling sunyi♪
♪Kujalani hidup menjadi tanda seruku sendiri♪
♪Akulah mercusuar yang tidak pernah padam♪
♪Tidak mengikuti angin dan tidak bersandar♪
♪Tidak berhenti di jalur pelayaran siapa pun♪
♪Meski ada ribuan naskah kehidupan♪
♪Akan kurobek dan kutulis ulang hari ini♪
♪Di akhirnya hanya tertulis♪
♪Karyaku♪
[Tidak Tergantikan]
[Episode 18]
[Konsultan Hezong]
Halo.
Bagaimana cara mengatur sidik jari
untuk absensi ini?
Klik di sini.
Selamat pagi, Richard.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Richard sudah membantumu.
Kenapa kau bahkan tidak bilang
terima kasih?
Dia itu
mitra termuda
di perusahaan kita.
Sebentar lagi dia juga akan dipromosikan
menjadi mitra senior.
Aku baru mulai bekerja di sini,
jadi agak canggung.
Selamat pagi.
Sudah mulai terbiasa?
Selamat pagi juga.
Lumayan.
Aku sedang mempelajari
sistem otomasi kantor.
Di sini,
meja kerja tetap
hanya diberikan kepada
mitra ke atas.
Semua karyawan Hezong lainnya
menggunakan meja kerja bersama.
Jadi, tempat duduknya juga acak.
Ini agak berbeda dengan Maxmise.
Nanti,
kau bisa memesan
lebih awal lewat sistem otomasi kantor.
Namun, kulihat
masih banyak tempat kosong.
Itu karena kau baru mulai bekerja di sini.
Begitu masuk proyek,
banyak orang di sini
bahkan sebulan penuh
tidak sempat datang ke kantor.
Oh, ya.
Sudah lihat proyek-proyek di daftar?
Ada yang menarik perhatianmu?
Ada puluhan proyek.
Mana mungkin bisa langsung kulihat semuanya?
Duduklah.
Duduk.
Aku mau merekomendasikan
proyekku sendiri.
Proyek luar negeri Huaxin,
tentang optimalisasi efisiensi.
Durasi proyek ini singkat,
hanya tiga sampai empat bulan.
Selain itu, bidangnya juga
teknologi informasi yang kau kuasai.
Masih ingat aku pernah bilang
aku sangat membutuhkan orang berbakat?
Aku akan langsung melihatnya.
Semangat.
Satu, dua.
Satu, dua.
Satu, dua, tiga.
Kurang keras. Sekali lagi.
Satu, dua, tiga.
Sekali lagi.
Tidak sanggup lagi.
Sekali lagi.
Tidak sanggup lagi.
Aku hanya mendorong pelan.
Kau baik-baik saja?
Aku memukul bagian mana?
Bukan, tadi aku tidak pakai tenaga.
Dalam ilmu bela diri, kecepatan adalah segalanya.
Ini tempat umum.
Sudah selarut ini, tidak ada orang.
Nanti,
kita makan malam bersama, ya?
Mumpung pekerjaanmu di Hezong
belum resmi dimulai,
bagaimana kalau
kita luangkan dua hari untuk jalan-jalan?
Kalau tidak,
aku jadi pacar yang benar-benar tidak becus.
Bukankah sudah pernah kubilang?
Belakangan ini,
aku sama sekali tidak ingin pergi bersenang-senang.
Halo, Kakak Yuan.
Baik, tidak masalah.
Biar kuantar kau.
Maaf.
Bagaimana proyek-proyek
di daftar proyek perusahaan?
Aku sudah bantu menyaringnya.
Petrokimia Mingzhang dan...
Aku memilih proyek Huaxin.
Kau sudah memilih?
Iya.
Tadi sebelum pulang kerja,
aku sudah mendaftar lewat sistem kantor.
Wang Yuan bilang durasi proyek ini singkat,
cuma tiga bulan.
Kalau aku memilihnya,
aku bisa lebih cepat
naik menjadi manajer proyek.
Aku kembali untuk rapat
memang karena urusan ini.
Chi.
Bukankah kau bilang
mau ikut proyek Huaxin?
Kemarin aku memikirkannya cukup lama.
Bagaimana kalau
kau pertimbangkan lagi?
Kenapa?
Proyek Huaxin
memang durasinya singkat,
tapi proyeknya ada di Timur Tengah.
Mungkin agak merepotkan.
Selain itu, meski Wang Yuan orang baik,
dia masih kurang tegas.
Kalau tidak, tidak mungkin sampai sekarang
kontraknya belum ditandatangani.
Menurutku, karena kau baru masuk perusahaan,
sebaiknya pilih proyek
yang mudah kau sesuaikan diri,
supaya proyek pertamamu langsung sukses.
Benar, 'kan?
Ada benarnya juga.
Namun, tadi malam
aku sudah membahasnya dengannya.
Aku juga sudah seharian
mempelajari materi Huaxin.
Kalau sekarang aku berubah pikiran,
bukankah tidak terlalu baik?
Pilihan di pool konsultan Hezong
masih bisa diubah setelah dipilih.
Saat proyek baru dimulai,
orang keluar-masuk itu hal biasa.
Kalau begitu,
aku pikirkan dulu cara mengatakannya padanya.
Baik.
[Dukungan Optimalisasi Efisiensi Implementasi]
[Proyek Drone Huaxin di Arab Saudi]
Kakak Yuan.
Ya.
Kakak Yuan.
Itu...
Untuk proyek Huaxin,
mungkin aku...
Aku dengar dari departemen personalia
bahwa kita baru kedatangan seorang talenta wanita baru.
Benar.
Biar kuperkenalkan secara resmi.
Dia adalah Pak Kai, CEO wilayah Tiongkok,
mitra senior.
Baru saja kembali dari Amerika Selatan
setelah menangani proyek besar.
Halo, aku Xu Chi.
Halo.
Wang Yuan sudah sangat berpengalaman.
Kalau ada yang tidak kau pahami, tanyakan saja padanya.
Tenang saja, Pak.
Dia sudah bergabung dengan tim Huaxin.
Aku pasti akan membimbingnya dengan baik.
Bagus sekali.
Dalam penerbangan pulang tadi,
kebetulan aku melihat proposal sebelumnya
yang ditolak Huaxin sebelumnya
di penyimpanan Cloud.
Menurutku pribadi,
masih ada beberapa bagian yang bisa disempurnakan.
Masih ada waktu satu jam.
Bagaimana kalau kita
bahas bersama?
Suatu kehormatan bagiku.
Kakak Yuan.
Cepat, ikut.
Maaf.
Aku tidak menyangka
rapatnya akan selama ini.
Tidak apa-apa.
Kau baru masuk perusahaan,
kenapa sudah banyak sekali rapat?
Itu rapat seluruh tim Huaxin.
Aku tahu.
Pagi tadi aku sudah berjanji padamu.
Namun, begitu sampai di kantor,
aku bertemu Wang Yuan dan...
Tidak apa-apa.
Makan dulu.
Aku sudah pesan
ikan kod perak kesukaanmu.
Dengarkan dulu penjelasanku.
Tidak perlu dijelaskan.
Mau tambah sedikit lada?
Tidak perlu.
Maaf.
Tadi aku tidak bicara
karena takut tidak bisa mengendalikan
emosiku sendiri.
Sungguh tidak ada maksud lain.
Hanya karena aku tidak mengikuti saranmu
dan tetap bergabung dengan tim Huaxin,
kau langsung bersikap dingin padaku.
Tentu saja.
Aku tahu
kau pasti punya alasan sendiri.
Namun, kenapa kau
begitu percaya pada Wang Yuan?
Aku bukan percaya.
Kenapa kau tidak mau mendengarkan
saranku?
Dengarkan dulu penjelasanku.
Bukan.
Aku sudah bilang padamu,
proyek Huaxin ini
memang punya banyak
masalah bawaan sejak awal.
Bukan berarti aku tidak mendengarkan saranmu.
Kau saja yang terus tidak mau mendengarkan penjelasanku.
Kau sama sekali tidak tahu
begitu aku masuk kantor hari ini,
aku langsung berada dalam posisi serba salah.
Baik.
Begini saja.
Sekarang emosi kita berdua
sedang tidak baik.
Aku keluar untuk cari udara segar.
Kita tenangkan diri dulu.
Ya?
♪Aku bisa melupakanmu♪
♪Setelah badai sepenuhnya reda♪
♪Sampai tidak ada lagi jejakmu di hatiku♪
Xu Chi.
Chi.
♪Lampu merah di simpang jalan menyala♪
♪Tetap ingin berhenti tepat di depan matamu♪
♪Kembali ke masa lalu♪
♪Tidak tergantikan♪
♪Debaran yang kau berikan padaku♪
♪Tetap tidak ada batas akhirnya♪
Kau tidak tahu malu?
Sudah, jangan bicara begitu lagi.
Kau sudah gila?
Ini bukan pertama kalinya.
Aku keluar untuk cari udara segar.
Kita tenangkan diri dulu.
♪Akulah jejak yang kau tinggalkan♪
Sekarang emosi kita berdua
sedang tidak baik.
Kita tenangkan diri dulu.
Ayahmu sudah meninggalkan kita.
Dia mencari wanita
yang muda dan cantik untuk menggantikanku.
Chi, aku tidak punya apa-apa lagi.
Ibu masih punya aku.
Ibu masih punya aku.
♪Bagaimana baru bisa menggantikan namamu dengan orang lain?♪
♪Kembali ke masa lalu♪
♪Tidak tergantikan♪
♪Kepakan sayap kupu-kupu♪
♪Membangkitkan gelombang di dasar laut terdalam♪
Dia juga belum membalas WeChat-mu?
Nona Bu.
Kalau kau berhasil menghubunginya,
tolong kabari aku kalau dia baik-baik saja, ya?
Terima kasih.
♪Waktu telah menjadi puing-puing♪
♪Kusimpan dirimu di dalam hati♪
♪Keindahanmu abadi sepanjang masa♪
[Xu Chi] Maaf.
Tadi aku sedikit emosian.
Tanpa sengaja menonaktifkan ponselku.
Aku berada di bawah apartemenku.
Kau jangan panik.
Maaf.
Aku tidak seharusnya seperti itu.
Tadi aku...
Sebenarnya,
dulu ayahku
bilang ingin keluar untuk mencari udara segar,
lalu, dia tidak pernah pulang lagi.
Jadi, aku...
Ini salahku.
Aku sungguh minta maaf.
Aku jamin,
kelak hal ini
tidak akan terjadi kedua kali.
Sebenarnya hari ini aku
berencana menyampaikannya pada Wang Yuan.
Namun, Pak Kai tiba-tiba datang.
Dia bilang mau membahas proyek Huaxin.
Wang Yuan mengambil keputusan lebih dulu dan bilang
bahwa aku sudah masuk tim.
Kau tahu kalau aku tidak bisa
langsung menolak di depan Bos.
Pak Kai baru pulang dari luar negeri,
dia tidak tahu bahwa kau adalah pacarku.
Barulah dia mengaturnya seperti itu.
Namun, semua ini tidak penting.
Ini salahku.
Aku
tidak seharusnya
melampiaskan emosiku kepadamu.
Masalahnya,
aku terlalu takut kau meninggalkanku.
Chi,
kau jelas-jelas begitu sedih,
tapi masih bisa menghubungiku dulu.
Dalam hal ini, aku memang tidak sebaik dirimu.
Aku...
Jangan katakan lagi.
Maaf.
Tidak apa-apa, jangan bahas lagi.
Kau benar-benar mau keluar
dari proyek Huaxin?
Maaf sekali.
Baru tadi malam saat lembur
aku tiba-tiba menyadari,
proyek di Arab Saudi
yang sedang ditenderkan Huaxin,
ketua tim penilai dari pihak Tiongkok adalah
Profesor Yu, mentorku.
Dalam situasi seperti ini,
sesuai peraturan,
aku wajib menghindari keterlibatan.
Sebenarnya aku sangat ingin
ikut proyek ini.
Namun...
Ini materi yang kususun
dalam beberapa hari ini.
Coba lihat, siapa tahu bisa berguna.
Apakah sungguh begitu kebetulan?
Woody, ada waktu?
Ada.
Ternyata memang sekebetulan itu.
Kakak Yuan.
Kalau nanti masih ada yang perlu kubantu,
bilang saja.
Baik.
Tadi kau menemui Wang Yuan
karena takut aku sungkan mengatakannya sendiri,
jadi kau mau bicara dengannya diam-diam
supaya aku bisa keluar dari tim?
Bukan.
Kupikir berhubung
kau sudah bergabung dengan proyek ini,
aku akan mencarikan beberapa materi untuk Wang Yuan,
siapa tahu bisa membantu.
Xinzhi.
Mulai sekarang, kalau ada hal penting,
aku juga akan memberitahumu.
Namun ke depannya,
kau harus memperlakukan semua orang dengan adil.
Dengan begitu, orang-orang di timmu
tidak akan bergosip
dan benar-benar mengakui kemampuanku.
Timku?
Kemarin Tianna mengomeliku semalaman.
Dia bilang,
sebelumnya aku sengaja menjaga jarak darimu
memang terlalu kaku
sama seperti yang kau katakan.
Berhubung kita berdua
sudah bersama
dan perusahaan juga tidak melarang pasangan suami istri bekerja bersama,
kenapa aku
harus sengaja memilih jalan yang lebih rumit
dan beradaptasi lagi dengan atasan baru?
Chi.
Halo, Sayang.
Bisakah
kau memberiku konsultasi pribadi?
Beri tahu aku,
proyek Master Ye mana
yang paling cocok untukku?
All Buy.
Mereka sedang berusaha melakukan transformasi,
mencari proyek Inisiatif Sabuk dan Jalan yang telah direalisasikan
di negara-negara peserta.
Aku ingin mendapatkan proyek ini.
Kalau begitu, aku akan jadi asisten terbaikmu.
Aku juga akan memastikan
proyek pertamaku di Hezong sukses.
Selamat bergabung.
Chi.
Maaf soal yang sebelumnya...
Biar aku yang mengatakan itu.
Mungkin dengan bergabung di timmu,
aku akan merepotkanmu dalam banyak hal.
Mana mungkin?
Kau adalah asisten terbaikku.
Tidak tergantikan.
Tidak.
Aku ingin menjadi rekan terbaikmu.
Kau pasti bisa.
♪Temukan matahari♪
♪Bawa ia pulang♪
♪Telan kata-katamu♪
♪Hadapi perangmu♪
♪Temukan matahari♪
♪Bawa pulang♪
♪Telan kata-katamu♪
♪Pergilah berperang♪
Pak Ye, aku bicara terus terang saja.
Proposal perusahaan kalian ini
sebenarnya cukup bagus.
Hezong juga
termasuk firma konsultan papan atas.
Namun, banyak rekan kami
merasa bahwa Hezong
sebenarnya tidak banyak
membantu kami.
Begini saja.
Kami bergerak
di ceruk pasar yang sangat spesifik.
Konsultan dari luar
sulit memahami bisnis kami secara mendalam.
Karena itu, mereka lebih memilih
firma konsultan spesialis
yang khusus menyediakan solusi
untuk industri e-commerce.
Pak Su.
Kalau begitu, aku juga akan bicara terus terang.
Dalam industri konsultasi,
yang paling utama adalah data dan pengalaman.
Saat ini,
perusahaan Bapak berfokus
pada pasar Asia Tenggara.
Sedangkan perusahaan kami
sejak tahun 1990-an
sudah bekerja sama dengan perusahaan dagang besar Jepang.
Jadi, baik dalam hal
ketahanan rantai pasok,
maupun dalam memahami
regulasi keamanan pangan setempat,
pemahaman kami jauh
lebih mendalam dibanding
firma konsultan e-commerce
di dalam negeri.
Aku percaya tentang itu.
Begini saja.
Setelah pulang nanti,
akan kucoba untuk meyakinkan mereka.
Baik.
Pak Su.
Boleh kutambahkan sedikit?
Tentu.
Silakan, Nona Xu.
Sebenarnya,
dulu nama aliasku adalah 'Xiao Zuanfeng'. [*Nama karakter "Perjalanan ke Barat"]
Sungguh?
Dulu nama aliasku adalah
'Kuda Naga Putih'. [*Nama karakter "Perjalanan ke Barat"]
Kebetulan.
Aku bisa bertemu rekan lama di sini.
Dulu,
sebelum aku memisahkan diri
dari Youpin Yanxuan,
semua orang di perusahaan
memakai nama dari "Perjalanan ke Barat" sebagai nama alias.
Hal yang ingin kutambahkan adalah
Pak Ye dan aku sama-sama punya
pengalaman luas di bisnis ritel.
Aku pernah bekerja di Youpin Yanxuan.
Saat Pak Ye menangani operasional
di P&J,
yang paling sering dia tangani
juga gudang dan logistik.
Kami berdua pernah turun tangan sendiri
membongkar barang di ruang pendingin,
menghadapi
pemasok yang datang menagih pembayaran,
dan menangani barang yang rusak
akibat listrik padam.
Ekspansi e-commerce produk segar ke luar negeri
yang pertama harus diwujudkan adalah
pergudangan, logistik, dan manajemen pengiriman.
Kakak Longma.
Hezong bukan hanya bisa
memberi pengalaman dan data terbaik pada perusahaanmu.
Pengalaman industri kami berdua
lebih bisa memberikan
komunikasi paling efisien untukmu.
Manajer konsultan
dari firma lain
mungkin lebih memahami
KOL,
kunjungan berbayar,
dan ROI,
tapi mereka pasti tidak tahu
standar penilaian untuk bagian pemotongan ikan
harus dibuat seperti apa agar lebih masuk akal.
Selain itu, aku berani bertaruh,
proposal yang mereka berikan kepadamu,
termasuk salindia penilaiannya,
pasti masih memakai materi lama
yang dulu mereka buat untuk klien lain.
Sudah didaur ulang entah berapa kali.
Jangan bilang begitu.
Bagaimana jika
mereka sudah menyewa orang untuk mengemasnya ulang?
Biar kutebak.
Warna biru tua yang kalem,
atau merah, putih, hitam yang penuh energi?
Merah, putih, hitam.
Pak Su, sebenarnya
proyek ekspansi All Buy ke luar negeri ini
sangat mirip dengan proyek
Maskapai Tianhe yang pernah kutangani.
Keduanya sama-sama meningkatkan efisiensi dengan AI.
Jadi, yang bisa aku dan Chi
jamin adalah
selama proyek berlangsung,
kami pasti tidak akan
asal PHK sampai orang-orang di posisi vital ikut terpangkas.
Chi.
Hari ini kau benar-benar
jadi MVP.
Bukankah ini juga yang kau ajarkan padaku?
Kau pernah bilang,
senjata pamungkas manajer konsultan adalah
bicara sebagai sesama rekan.
Artinya, kita harus
punya bahasa yang sama dengan klien.
Sebenarnya aku hanya pernah bekerja di Youpin Yanxuan
selama satu liburan musim dingin.
Namun, saat membaca berita
di internet,
aku tahu Pak Su
juga pernah bekerja di sana.
Jadi kupikir,
ini pasti bisa jadi titik terobosannya.
Hebat sekali.
Seharusnya Pak Su.
Halo.
Baik.
Besok sebelum pukul enam sore
seharusnya tidak masalah.
Terima kasih, Kuda Naga Putih.
Kenapa kau tidak bertanya padaku?
Karena menurutku,
kau akan memberitahuku tanpa bisa
bertahan sampai 30 detik.
Kita berhasil, Xinzhi.
Pak Su menelepon dan bilang,
akhir pekan ini direktur hukum mereka
akan mengambil cuti tahunan.
Jadi, mereka minta kita secepatnya
mengirimkan draf kontraknya.
Kita berhasil.
Hebat sekali.
Ini semua berkatmu.
Bukan.
Aku senang sekali.
Aku benar-benar berhasil.
Biar kuajak kau ke suatu tempat.
♪Aku seorang pemberontak♪
♪Emosiku mudah meledak♪
♪Itu sudah mengakar dalam diriku♪
♪Butuh keajaiban♪
♪Aku dangkal dan sinis terhadap dunia♪
♪Butuh keajaiban♪
♪Saling memberi, sungguh sulit kutahan♪
Kau cukup hebat juga.
Berikan padaku, giliranku.
♪Namun kutahan napas, berharap bisa merasakannya♪
♪Kau bilang cinta kita tidak bersuara♪
Lihat, sudah kubilang, 'kan?
Aku punya bakat olahraga.
♪Kau tidak akan pernah menduga kepada siapa kita bercerita♪
♪Apakah ada bekas di bahumu?♪
Bakat olahragaku
hanya sedikit.
Kenapa kau membawaku kemari?
Karena ini adalah sekolah SMA-ku.
Dulu aku sering datang ke sini untuk bermain basket.
Aku berharap kita berdua
bisa lebih memahami kehidupan satu sama lain.
♪Langit berwarna jingga, angin senja yang menanti♪
♪Kerumunan di persimpangan♪
Pernahkah kau melihat bintang jatuh?
Bagaimana denganmu?
Menurutmu, kapan
akan ada bintang jatuh?
Entahlah.
Kenapa kau mencari bintang jatuh?
Bukankah di drama romantis selalu begitu?
Untuk membuat permohonan.
♪Berjalan di antara awan dan menanti langit cerah♪
Menurutku, kita tidak perlu buat permohonan.
Karena sekarang kita sudah sangat bahagia.
♪Kenapa kau berhenti lagi?♪
♪Kita bagaikan aliran sungai yang mengalir tanpa henti♪
♪Melewati jalan berlumpur dan berlari menuju laut♪
♪Aku tahu kau akan menungguku di sana♪
♪Bersamaku♪
♪Lampu diam-diam mengintip♪
♪Bayangan kita berdua♪
♪Bayangan gugup memanjang lalu memendek♪
[Acara penandatanganan kerja sama]
[strategis proyek ekspansi All Buy ke luar negeri dan Konsultan Hezong]
Xu Chi memang hebat.
Baru masuk sudah berhasil mendapatkan
proyek bernilai puluhan juta.
Namun...
Wang Yuan.
Wang Yuan.
Bukankah kau yang merekomendasikannya masuk?
Siapa?
Xu Chi.
Benar.
Kenapa kalau aku yang merekomendasikannya?
Aku juga tidak bisa merebutnya dari Richard.
Jangan-jangan Ye Xinzhi dan dia...
Jangan asal bicara.
Kau diam-diam
membajak pacar Ye Xinzhi
agar masuk perusahaan,
bukankah karena ingin memanfaatkan dia
untuk membereskan proyek Huaxin
yang selama ini tidak pernah berhasil kau dapatkan?
Demi dapat bantuan gratis.
Sayangnya,
Ye Xinzhi tahu harus menghindari konflik kepentingan.
Namun, anak Gen Z itu
sama sekali tidak mengikuti aturan.
Dia terang-terangan memanfaatkan koneksimu
untuk mendongkrak kariernya.
Ada orang
sudah salah perhitungan.
Makannya pelan-pelan.
Aku tidak akan merebut makananmu.
Sebentar lagi
aku ada wawancara riset dengan klien di Hangzhou.
Tim proyek kami
hanya enam orang.
Ye Xinzhi bilang,
karena kebutuhan klien adalah
merampingkan organisasi,
tim kita kali ini
juga tidak boleh terlalu banyak.
Masih harus dijalankan berapa lama?
Tiga bulan.
Tiga bulan?
Aku benar-benar merindukan
masa-masa memimpin tim seperti ini.
Sekarang aku hampir berjamur karena terlalu santai.
Apakah departemen keuangan Siwei
sesantai itu?
Tidak juga.
Hanya saja sekarang departemen akuntansi
sedang menjalani audit tahunan.
Ibuku takut kalau
audit menemukan masalah,
aku akan dijadikan kambing hitam.
Jadi, dia meminta ayahku
memindahkanku ke departemen litbang.
Padahal aku tidak punya latar belakang teknik.
Aku bahkan disuruh mengikuti
tes penglihatan 3D stereoskopis tanpa kacamata.
Aku sampai pusing setengah mati.
Aku muntah selama dua hari.
Jadi, aku ambil cuti dan makan bersamamu.
Aku tidak bisa berbincang lagi, aku pergi dulu.
Halo, Sayang.
Kakak.
Aku meneleponmu pakai jam tanganku.
Kau sudah diculik?
Kau ada di mana?
Aku tidak diculik.
Tadi aku ikut lomba sepatu roda
dan dapat juara satu.
Saat telepon video dengan Ayah,
aku tiba-tiba melihat
Kakak Ipar Zhao muncul sekilas
di layar.
Aku takut Ayah
memanggilnya lagi untuk dimarahi.
Jadi, begitu masuk mobil,
aku langsung menelepon untuk memperingatkanmu.
Ayah ada di arena berkuda.
Cepat ke sana dan lihat.
Kakak Ipar?
Ayah, Ayah sudah keterlaluan.
Zhao Heng hanya pacarku,
bukan karyawan Ayah.
Memangnya ada urusan sepenting apa
sampai Ayah harus...
Harus memanggilnya ke sini
dan bicara empat mata dengannya?
Soal itu,
kau harus tanya sendiri padanya.
Tianna.
Sebenarnya,
aku yang berinisiatif datang menemui Paman.
Kenapa?
Begini.
Aku ingin memanfaatkan
masa jeda setelah proyek selesai
untuk memakai data dari basis data Maxmise
ditambah
analisisku terhadap Grup Siwei,
serta pemahaman dan pengamatanku terhadapmu,
untuk membuatkan Paman
rencana pengembangan perusahaan secara ringkas
serta analisis
calon penerus perusahaan.
Pengamatan terhadapku?
Maksudmu,
dalam kondisi
tanpa mendapatkan persetujuan dariku,
kau berdiskusi dengan ayahku
soal masa depanku di perusahaan keluarga kami,
begitu?
Bisa kau artikan seperti itu.
Tianna.
Paman dan kau tentu jauh lebih
memahami Grup Siwei daripada aku.
Namun, coba lihat.
Sejak kau kembali ke Grup Siwei
sebulan lalu,
kondisimu terus kurang baik,
bahkan agak murung.
Jadi kupikir,
kadang-kadang
aku bisa melihatnya dari sudut pandang pihak ketiga,
mengamati dan menganalisis,
agar bisa lebih objektif...
Pergi dari hadapanku sekarang.
Pergi!
Pak Bu.
Diska lepasnya kutinggalkan di sini.
Bapak bisa menjadikannya sebagai referensi.
Ayah, aku berharap
ke depannya Ayah bisa sedikit
lebih menghormatiku.
Dia itu orang luar, Ayah...
Pernahkah kau berpikir?
Apa yang bisa didapatkan
oleh orang luar dengan
berbuat seperti ini?
Dia cuma ingin mengambil hati Ayah.
Dia sendiri sudah mengaku mencintaimu sekaligus mengejar kepentingannya.
Apa salahnya mengambil hati calon ayah mertua?
Namun, dia tidak boleh melangkahiku seperti ini.
Kau pikir
dia datang menemuiku diam-diam
bisa benar-benar dirahasiakan?
Na.
Sekarang kau bekerja di perusahaan,
sedangkan dia orang luar.
Kalau memang kau ingin menggantikanku kelak,
aku sarankan
kau tenangkan diri dulu
dan analisis baik-baik
masalah ini.
Kenapa dia sudah tahu
kau akan marah,
tapi tetap datang menemuiku diam-diam?
Kenapa pula secepat ini
dia sudah ikut campur
urusan internal Grup Siwei?
Apa dia tidak takut membuatku tersinggung?
Tidak khawatir kau akan marah?
Mungkin,
dia hanya
tulus ingin melakukan sesuatu untuk membantumu.
Terus terang,
sampai sekarang pun
aku masih belum pernah menyukainya.
Dia terlalu penuh perhitungan.
Namun, meski begitu,
aku harus mengakui
proposalnya ini
memang dibuat dengan bagus.
Dia benar-benar mengerjakannya dengan serius. Coba lihat.
Zhao Heng,
kau tahu apa yang paling kubenci?
Itu adalah orang yang paling kupercaya
melakukan sesuatu di belakangku,
lalu mengambil keputusan untukku.
Memangnya kau siapa?
Benar.
Sekarang kau memang pacarku.
Lalu, memangnya kenapa?
Tianna.
Saat kau keluar dari Maxmise,
bukankah kau menyerahkan surat pengunduran diri dulu,
baru memberitahuku?
Bukan.
Maksudku adalah
kalau kita belum berpacaran,
tentu saja kau boleh melakukan itu.
Namun, bukankah kita sudah bersama?
Saat itu,
aku sudah menjadi pacarmu.
Jadi kau memutuskan
membalas dendam padaku karena ini?
Kau terlalu menganggap dirimu penting.
Kau kebanyakan baca novel menantu matrilokal,
ya?
Kalau sekarang
aku putus denganmu, kau...
Kau bukan siapa-siapa lagi.
Aku tetaplah aku.
Meski kita putus, aku tetaplah aku.
♪Hei, lama tidak bertemu♪
Intinya, hari ini datang kemari,
aku sudah bersiap
untuk putus denganmu.
♪Kau terlihat tidak berubah sedikit pun♪
Kau mengancamku?
Aku tidak mengancammu.
Aku sedang berusaha bertahan.
Aku tahu.
Aku memang pria yang penuh perhitungan.
Aku berharap bisa memanfaatkan koneksi keluarga
untuk naik lebih tinggi.
Namun, ketika kita
benar-benar sudah bersama,
meski harus bertengkar sebulan
atau perang dingin sebulan,
aku menyadari aku sungguh sangat mencintaimu.
♪Meski tidak bisa membedakan kepalsuan dan keaslian♪
Namun, aku benar-benar tidak tahan mendengar
kata-kata seperti
membesar-besarkan diri sendiri
atau menantu matrilokal yang begitu menyakitkan.
Aku cuma ingin diperlakukan setara.
Apakah itu sangat sulit?
Kau sudah bertekad
untuk hidup mengandalkanku,
masih pantas bicara soal kesetaraan denganku?
Bu Tianna!
Sikap waspadamu
dan paranoidmu
sudah keterlaluan, 'kan?
Apakah menurutmu
selama aku tidak menuruti kemauanmu,
berarti aku tidak mencintaimu?
Lalu, di mana rasa hormat paling mendasar
antara sesama manusia?
Kalau aku memang
cuma ingin memanfaatkanmu untuk naik posisi,
aku...
Setiap hari aku cukup mengabaikan hati nuraniku
dan terus membujukmu agar kau senang saja, 'kan?
Namun, cinta seperti itu
tidak akan bertahan lama.
Justru karena aku benar-benar mencintaimu,
meski aku tahu kau mungkin
akan memutuskan hubungan denganku,
aku tidak mau menunggu lima tahun, apalagi sepuluh tahun,
tidak mau menunggu sampai sepuluh tahun lagi,
saat mungkin nanti aku sendiri
sudah tidak menyukaimu,
sudah tidak mencintaimu,
baru menyesal dan sedih.
♪Hei, lama tidak bertemu♪
Aku sedang bertaruh, kau tahu?
Diska lepas itu adalah
hadiah perpisahan dariku untukmu.
Aku benar-benar
mengerjakannya dengan sangat serius, sepenuh hati
dan memakai sudut pandang profesional
untuk membantumu memikirkan
rencana kariermu
serta prospek perkembangan Grup Siwei secara keseluruhan.
♪Masih kukenakan di dadaku♪
Namun, aku sudah kalah bertaruh.
♪Merindukan kata-kata yang pernah kau ucapkan♪
Selain itu,
satu tahun selama kita saling kenal,
apakah aku pernah menghabiskan uangmu?
♪Mungkin candaan♪
Apakah aku pernah melakukan
satu hal yang mengkhianatimu?
♪Bisa dianggap pengalaman nyata♪
♪Satu atau dua persimpangan♪
♪Tidak tahu harus berbuat apa♪
♪Dunia tiba-tiba sunyi♪
♪Namun, aku justru menjadi gelisah♪
♪Hanya suara hujan yang sedang menyentuh♪
♪Kesedihan menjadi sunyi♪
♪Hanya tersisa sosok yang menangis sambil tersenyum♪
♪Semoga dia layak♪
Apa yang harus kulakukan?
Apakah Zhao Heng benar-benar sudah sangat terluka
dan ingin putus atau
dia sengaja mundur sebagai strategi
agar aku menurutinya nanti?
Hubungan kalian berdua ini
agak terlalu rumit.
Dengan pengalaman cintaku yang cuma segini,
aku juga tidak tahu
harus bagaimana.
Maaf, aku...
Aku tahu
kau baru mulai proyek baru,
tapi masih saja memintamu keluar.
Bicara apa kau?
Tidak ada urusan yang lebih penting darimu.
[Kakak Lin, Maxmise]
Kakak Lin.
Ada satu hal,
apakah kau dan Tianna sudah tahu?
Tunggu sebentar.
Katakan, Kakak.
Barusan aku dengar dari Lu Le,
Zhao Heng bergabung
dengan proyek Petroleum Haiji yang dia tangani.
Hari ini dia akan tiba
di lokasi proyek di Venezuela.
Untuk proyek ini,
setidaknya dia harus tinggal di Amerika Selatan
selama dua bulan.
Amerika Selatan?
Kakak Lin.
Bisakah kau bantu aku
cek di sistem otomasi kantor
kapan
Zhao Heng memesan tiket pesawatnya?
Tunggu sebentar.
Tiketnya diterbitkan tiga hari lalu.
Namun, dua jam yang lalu
baru saja dijadwal ulang
ke penerbangan pukul delapan malam ini.
Pukul delapan?
Baik, terima kasih, Kakak Lin.
Aku tutup dulu.
Jadi, dia memang benar-benar sedang bertaruh.
Sebenarnya dia sudah mengambil keputusan sejak lama,
hanya saja baru sekarang dia benar-benar menyerah.
Venezuela.
Setengah dunia jauhnya, dua bulan.
Bukankah ini masa
untuk menenangkan diri setelah putus yang sempurna?
Menurutku, mungkin
bukan itu maksudnya.
Dia...
Tidak apa-apa.
Cuma putus, 'kan?
Siapa yang belum pernah putus?
Dia sudah memilih cara seperti ini
untuk putus denganku.
Kalau aku masih terus berlarut-larut,
betapa malunya aku.
Tidak masalah.
♪Langit berwarna jingga, angin senja yang menanti♪
♪Kerumunan di persimpangan tiba-tiba berpencar♪
♪Dunia ini begitu cepat, tapi kau justru datang perlahan♪
♪Kita bagai angin senja yang membelit awan♪
♪Berjalan di antara awan dan menanti langit cerah♪
♪Waktu itu ada yang belum kau katakan, 'kan?♪
♪Kenapa kau berhenti lagi?♪
♪Kita bagaikan aliran sungai yang mengalir tanpa henti♪
♪Melewati jalan berlumpur dan berlari menuju laut♪
♪Aku tahu kau akan menungguku di sana♪
♪Bersamaku♪
♪Kita bagai angin senja yang membelit awan♪
♪Berjalan di antara awan dan menanti langit cerah♪
♪Diam-diam kau menatapku, kau menyukaiku, 'kan?♪
♪Jangan menghindar lagi♪
♪Langit perlahan terang, cahayanya jatuh ke mataku♪
♪Angin pun perlahan reda dan akhirnya langit kembali cerah♪
♪Angin senja menyapu bahu dan kau menoleh♪
♪Dirimu yang tidak tergantikan♪
MkvDrama.net
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.