Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SEMUA ORANG WAJIB MELINDUNGI KARYA ASLI
GALERI YUANZHOU BERHASIL MEMPEROLEH PENDANAAN SERI C
GALERI YUANZHOU
MENYELESAIKAN PENDANAAN SERI C YANG DIPIMPIN OLEH MORSE TIONGKOK
Nona Xu, ayo foto bersama.
Cepat kemari.
Pergilah.
Selesai, Pak.
- Baik, terima kasih. - Kalian lanjut.
Ayo, Li, cepat.
- Cepat. - Benar.
Cantik sekali.
Selamat.
- Siapa ini? - Xu Chi.
- Dia orangnya. - Muda sekali.
Ternyata dia begitu hebat.
Kenapa?
Tidak ingin melihatnya bangga dan sukses?
Temani aku di sini sebentar.
Baik.
Apa yang kau pikirkan?
Aku sedang berpikir harus menunggu berapa lama lagi.
Baru ikannya akan terpancing?
Kalau begitu, kita harus bersabar lagi.
Benar.
Kontrak resminya baru saja ditandatangani.
Mereka harus beroperasi beberapa waktu.
Setelah laporan keuangannya terlihat buruk,
barulah kita punya kesempatan untuk menjebaknya.
Kau merasa menunggu terlalu lama dan tidak punya kerjaan?
Bukankah masih ada proyek Tianhe dan Morse?
Bukan karena takut tidak punya kerjaan,
tapi tidak punya waktu untuk menikmati masa pacaran bersamamu.
Sebenarnya aku juga tidak punya waktu untuk berkencan.
Aku punya banyak urusan.
Hasil investigasi Maxmise belum keluar.
Sekarang, kuncinya ada pada Yang Rui.
Dia bersikeras tidak mau mengakui
bahwa aku tidak ada hubungannya dengan seluruh masalah ini.
Dia bersikeras bilang
bahwa aku dan dia menulis laporan itu bersama
di bawah instruksi Ma Ke.
- Biar aku hubungi Pak Pi. - Jangan.
Kali ini, aku ingin mengatasinya sendiri.
Aku tidak ingin terus menunggu dalam keadaan pasif.
Aku mau mengambil inisiatif.
Dunia konsultan begitu kecil.
Meski kali ini Pak Pi bersedia membantuku demi menghargaimu,
selamanya aku akan terus memikul nama buruk yang tidak bisa dihapus.
Nama baik harus kupulihkan sendiri, baru terasa puas.
Kau benar.
Dasar singa kecil yang keras kepala.
Kuturuti kemauanmu.
Kalau begitu, aku kembali dulu.
Lihat ke sana.
ANGIN SEPOI BEREMBUS PERLAHAN
DAN MEMBAWA KERINDUAN
Kau yang menyiapkan ini?
Bukan.
Aku hanya melihatnya, lalu…
Lalu, kau pakai untuk menyenangkanku?
Ya.
Benarkah begitu kebetulan?
Benar.
Terima kasih.
Aku sangat menyukai
hal yang kau pakai untuk menyenangkanku.
Aku selalu merasa
aku hanyalah seorang yang hanya lewat di kota ini.
Impian terbesarku hanya memiliki tempat tinggal sendiri
di sebuah gedung tua yang berusia 40 tahun.
Tidak kusangka,
ternyata ada juga secercah gemerlap yang bisa menjadi milikku.
Aku juga.
Aku juga milikmu.
DUNIA KISAH BARU
DAFTAR MEREK ADAPTASI FILM &TV BUDAYA BOLO TAHUN 2024
TIDAK ADA TEPUK TANGAN
Sudah lihat semuanya?
Lihat apa?
Jangan pura-pura.
Aku lihat kau membalas pesan di grup.
Kuwawancarai sebentar.
Bagaimana rasanya melihat mantan bawahanmu
sekarang begitu sukses?
Perasaanku sama seperti perasaanmu sekarang.
Lihat dia. Meski diskors selama penyelidikan,
dia masih bisa memfasilitasi transaksi bernilai ratusan juta yuan.
Kau benar-benar tidak iri?
Tidak iri, hanya kagum.
Kondisi seseorang
selalu ada naik turunnya.
Tidak perlu terbawa emosi hanya karena menang atau kalah sesaat.
Jadi, entah itu
Xu Chi yang berhasil mendapatkan proyek besar dari bank investasi
atau kau yang menggantikanku menangani proyek Budaya Bolo menjadi begitu sukses,
aku hanya akan merasa kagum dan mendoakan.
Bagaimana jika seumur hidup hanya bisa jadi pengiring
dan tidak akan lagi mendapat medali?
Di pesta pergaulan Asosiasi Konsultan,
kau selalu menjadi orang yang tidak diajak bergaul,
tapi bukankah tiap tahun kau tetap mendaftar?
Aku benar-benar tidak menyukaimu.
Tapi aku benar-benar menyukaimu.
Meski tahu kau tidak bisa menang berdebat denganku,
kau tetap saja senang melakukannya.
Aku tidak mau mempermasalahkannya denganmu.
Siapa suruh kau jadi anggota timku?
Aduh.
Pak Shen?
Kenapa kau ada di sini?
Aku tidur siang di sini setiap hari.
- Kau baik-baik saja? Ayo. - Sepertinya pinggangku
- keseleo. - Pelan-pelan. Ayo.
Pelan-pelan.
- Kenapa tiba-tiba pinggangku… - Pelan-pelan.
Ayo, ke sini.
- Ke kiri, ayo duduk. - Duduk dulu.
Pelan-pelan.
- Pelan-pelan duduk. - Pelan-pelan.
Pinggangmu? Lehermu baik-baik saja?
Leherku baik-baik saja, hanya pinggangku.
Pinggang.
Ini, peluk.
- Sebelah sini, 'kan? - Benar.
Pinggangku yang sakit,
tapi kenapa saat kau memijat lututku, tiba-tiba jadi membaik?
Ini titik akupunktur Weizhong.
Saat hamil, pinggangku selalu sakit.
Xu Chi yang mengajariku.
- Pelan-pelan. - Titik akupunktur Weizhong?
Xu… Xu Chi?
Kau tidak keberatan lagi pada Xu Chi?
Keberatan apa?
Sudahlah,
percakapanmu dengan Cindy sudah kudengar semua.
Sekarang karier Xu Chi berjalan lebih baik darimu.
Kau sungguh tidak ada pikiran lain?
Pak Shen, ini tidak ada hubungannya dengan pekerjaan.
Bolehkah aku tidak menjawab?
Sudahlah, kau jangan berpura-pura di depanku.
Di antara kau dan Xu Chi
terjadi banyak hal, aku tahu jelas dari siapa pun.
Cepat ceritakan padaku.
Sudah sampai mana kisah "Perjalanan ke Barat" kalian?
Aku bohong kalau bilang tidak memikirkannya.
Benar.
Dulu, aku dan Xu Chi memang berselisih.
Tapi dalam hal perceraianku,
dia memberiku banyak bantuan.
Jika aku merasa iri padanya, aku sungguh bukan manusia.
Jadi, sekarang aku bukan hanya akan mengagumi dan mendoakannya,
tapi juga memikirkan cara untuk membantunya.
Karena gadis yang punya kemampuan seperti dia
tidak seharusnya terseret kasus suap bisnis yang tidak masuk akal.
Sekarang, kalian bertukar peran?
Kau menjadi Sun Wukong dengan 72 perubahan?
Pak Shen.
Kalau kau baik-baik saja, aku pergi dulu.
- Maaf mengganggu istirahat siangmu. - Tunggu dulu.
Pelan-pelan, ya.
Begini saja.
Kutraktir kau makan.
Anggap untuk membalas jasamu menyembuhkan pinggangku.
Tidak perlu, aku sudah…
makan.
Sudah makan apa?
Roti lapis di lantai itu?
Aku sungguh tidak lapar.
Kuperintahkan kau untuk makan bersamaku sekarang.
Jangan lupa, aku ini klien.
Steik ini enak. Kenapa tidak makan?
Makan yang banyak biar gemuk.
Kau yang pesan ini.
Aku tidak makan daging merah dan tidak ingin gemuk.
Jika suka, kau boleh makan lebih banyak.
Sudahlah. Kau tidak makan daging merah?
Dulu, kau punya banyak foto saat makan steik.
Aku sudah melihatnya.
Kau sudah sekurus tiang, jangan diet lagi.
Sudahlah, jangan lihat Moments lagi.
Moments-mu tidak terbuka untukku, tapi Moments Cindy terbuka.
Dulu dia mengunggah banyak foto jelekmu.
Ada yang kelihatan gemuk dan jelek.
Begini baru benar.
Makan yang banyak supaya berisi.
Kalau gemuk, daya tahan tubuhmu akan meningkat.
Jadi, saat kau dan Cindy saling menyerang lagi,
suasana hatimu akan lebih ceria.
Maaf.
Apa aku salah bicara lagi?
Tapi aku jujur saja.
Saat kau dan Cindy bertengkar, sungguh seperti Tom dan Jerry.
Memang cukup menghibur.
Setiap hari aku lelah bekerja, kalian yang menghiburku.
Kau sungguh pandai berbicara.
Lihat saja, tahun depan akan jadi hari peringatan kematianmu.
Baik.
Lalu, apa kau percaya hari ini di tahun depan
akan menjadi hari ulang tahun pernikahan kita?
Masih mau berdebat denganku?
Kau mau ke mana?
Eh.
Lin Long.
Berhati-hatilah. Kau baik-baik saja?
Simpan ponselnya, jangan rekam lagi.
Tidak pernah lihat orang tua yang gerakannya tidak lincah, ya?
- Kau tidak apa-apa? - Jauh-jauh dariku.
Aku hanya bercanda. Kenapa kau menganggapnya serius?
- Aku memang suka asal bicara… - Cukup!
Hanya karena suka asal bicara, jadi kau bisa seenaknya menindasku?
Kau pikir karena kau klien, kau boleh seenaknya menindasku?
Dengar,
beberapa hari ini aku sudah bersabar.
Siapa yang menindasmu?
Lin Long!
Lin Long!
Aku tahu kau sedang kesal.
Sini, kuberi kau kesempatan.
Ayo.
Kalau ada kekesalan, lampiaskan saja semuanya padaku. Ayo.
Kau tidak waras?
Kau yang tidak waras. Aku sedang mengobatimu.
Psikolog itu mahal dan belum tentu efektif.
Ada yang lebih ampuh daripada memukulku?
Dari pengamatanku, akhir-akhir ini kau seperti manekin hidup.
Kecuali hari itu di luar toilet dan hari ini.
Begini saja.
Kuberi kau kesempatan.
Apa pun yang membuatmu kesal, lampiaskan saja padaku.
Mari.
- Serius? - Serius.
Sekarang klienmu memintamu untuk menghajarku sekuat tenaga.
Ayo.
Jujur saja, aku pernah belajar bela diri.
Seolah-olah hanya kau yang pernah latihan.
Ayo.
Jadilah seperti air, Kawan.
Ayo.
Tunggu sebentar. Biar kuambil nunchaku-ku.
Hari ini lupa kubawa.
Kalau begitu, pakai nunchaku khayalan saja. Ayo.
Kenapa?
Tunggu.
Pinggang Bruce Lee ini sepertinya sudah tidak beres.
- Pinggangku kumat lagi. - Ke sana.
- Ayo. - Tunggu. Pelan-pelan.
Astaga, pelan-pelan, dasar kau ini.
Kenapa kau memaksakan diri?
Ya, ampun.
Pelan-pelan.
Jangan tertawa.
Kenapa aku tidak boleh tertawa?
Baiklah, tertawa saja. Tertawalah.
Pak Shen, kau menyukaiku?
Saat aku hamil, kau mengantarku ke rumah sakit
dan bahkan mencarikan jimat keselamatan untukku.
Sekarang di proyek ini, kau terus memperhatikanku.
Kau peduli pada kesehatanku,
makanan kesukaanku, bahkan rela kupukul dan kumarahi
hanya demi membuatku senang.
Aku bukan begitu. Kau jangan asal bicara.
Kau selalu menyindirku, bahkan memikirkan cara untuk mendekatiku.
Kau ingin memakai cara ini untuk menarik perhatianku?
Tidak, aku…
Aku…
Aku paling-paling hanya
bersimpati padamu.
Aku begini agar proyek kita bisa berkembang dengan lancar.
Kau jangan…
Halo.
Ya. Baik.
Baik, sampai jumpa.
Maaf.
Pihak bank tiba-tiba mencariku.
Aku pergi dulu.
Hari ini, aku tidak bisa mengantarmu.
- Sampai jumpa lagi. - Baik.
Aduh.
- Kenapa kau kemari? - Kau terus tidak bisa dihubungi.
Ponselmu juga tidak aktif.
Kuingat kau tinggal di sekitar sini dan bilang suka makan mi khas Shanghai.
Aku sudah mencari-cari di Dianping.com.
Akhirnya ketemu juga.
Kenapa?
Setelah lepas dari penderitaan dan hidup enak di perusahaan baru,
lalu mau pamer padaku?
Aku baru saja tahu,
ternyata kau bilang pada tim investigasi bahwa proposal yang meminta Tianjian
mengubah arsitektur layanan mikro itu disusun bersama oleh kita
atas instruksi Ma Ke.
Kenapa kau mau memfitnahku?
Kau jelas-jelas tahu aku menentang proposal itu
dan beberapa kali mencoba mengubahnya.
Mau memancingku bicara?
Berani buka kuncinya?
SEMOGA JADI DIRIMU YANG LEBIH BAIK
Sekarang jelaskan.
Kenapa jelas-jelas kau yang lebih dulu minta putus,
kau yang bilang kita berpisah baik-baik,
tapi akhirnya, kau berbohong pada tim investigasi
dan melibatkanku dalam hal ini?
Yang Rui, sebenarnya apa salahku padamu?
Kau memang bersalah padaku.
Apa kau sungguh pernah menyukaiku?
Selalu ada orang lain di dalam hatimu.
Apa salahku?
Aku hanya mendengarkan perintah Ma Ke.
Tingkat eliminasi Maxmise begitu tinggi, apa salahnya aku menjilat pada atasan?
Dalam hal ini, aku tidak mendapatkan sepeser pun,
tapi mereka tidak percaya. Mereka membawa
catatan transfer yang Ma Ke kirimkan, katanya aku disuap.
Tunjukkan saja riwayat percakapan
dan informasi penerbangannya pada mereka.
Percuma. Sudah kutunjukkan.
Tapi terlalu banyak biaya Ma Ke yang kutalangi.
Semuanya jadi tidak bisa ditelusuri dengan jelas.
Aku meminta Ma Ke menjadi saksi,
tapi dia malah mengancamku.
Dia menyuruhku ikut menyeretmu ke dalam masalah ini.
Karena pacarmu sekarang adalah partner di Hezong.
Asalkan dia bersedia melindungimu, kita punya jalan keluar.
Aku tahu ini sangat tercela.
Tapi aku susah payah bisa masuk ke Maxmise.
Aku harus mencicil rumah dan mobil.
Aku berharap suatu hari nanti bisa menjadi partner.
Aku tidak ingin kehilangan satu-satunya kesempatan ini.
Yang Rui,
bagaimana kalau kita selesaikan masalah ini bersama-sama?
Percuma.
Perusahaan tidak lagi memercayaiku.
Kalau tidak, mereka sudah memintaku kembali bekerja.
Xu Chi, bisakah kau membantuku?
Asalkan pacarmu mau turun tangan,
asalkan aku bisa tetap bertahan di Maxmise,
aku rela melakukan apa saja.
Tapi terlalu banyak biaya Ma Ke yang kutalangi.
Semuanya jadi tidak bisa ditelusuri dengan jelas.
Aku meminta Ma Ke menjadi saksi,
tapi dia malah mengancamku.
Dia menyuruhku ikut menyeretmu ke dalam masalah ini.
Rekaman ini
bisa membuktikan bahwa aku tidak bersalah, 'kan?
Ini sudah membantu, tapi belum cukup.
Bagaimana jika tim investigasi menganggap
Yang Rui sengaja mengatakan itu demi membersihkan namamu?
Benar juga.
Selain kesaksian lisan, juga butuh bukti fisik.
Kau sudah banyak berkembang.
Setidaknya sekarang kau mau mencari cara sendiri
dan berusaha menyelamatkan dirimu.
Untuk masalah serumit ini,
kalau hanya mengandalkan perusahaan untuk menyelidikinya sendirian,
itu tidak akan cukup.
Kalau terlalu lama, kariermu akan tamat.
Kak Sha.
Perkataan Yang Rui pada tim investigasi
sengaja kau sampaikan padaku melalui Kak Lin, 'kan?
Kau sudah menebaknya.
Kenapa kau mau membantuku?
Kau tidak menyalahkanku karena sudah menyeretmu?
Bagaimanapun, semua ini memang bermula
karena aku ingin pindah ke keuangan digital, barulah…
Tidak ada banyak alasan.
Kau adalah bawahanku,
sama-sama difitnah sepertiku.
Aku membantumu, bukankah itu hal yang wajar?
Tentu saja.
Jika kau bisa terlepas dari masalah ini, aku akan mendapat keuntungan.
Misalnya,
Bu Tianna yang setiap hari menungguku di depan pintu
bisa berhenti menggangguku.
Juga bisa membuat Richard berutang budi padaku.
Tapi aku ingin kau tahu,
di perusahaan ini,
di industri ini,
tidak semua atasan
seperti Ma Ke yang naik jabatan dengan menginjak bawahan.
Terima kasih, Kak Sha.
Baiklah.
Cepat cari orang Asuransi Tianjian.
Kak Sha.
Sebenarnya aku sedang berpikir,
apa sampai sekarang Ma Ke masih belum mengakui
bahwa dia menerima uang dari Pak Peng?
Benar.
Dia hanya mengaku menerima permintaan khusus darinya
untuk menyarankan
perusahaan pengembang aplikasi eksternal di proposal
dan tidak mengaku menerima suap.
Tapi Pak Peng bersikeras bilang
dia sendiri yang memberikan uang tunai sebanyak dua juta yuan pada Ma Ke.
Waktu, tempat, dan bukti pendukungnya ada.
Uang tunai sebanyak dua juta yuan.
Kalau begitu, tidak ada catatan transfer uang.
Jika Ma Ke berhasil menyelesaikan proyek Asuransi Tianjian,
dia akan naik jabatan menjadi partner pendamping, 'kan?
Apa dia sungguh akan mempertaruhkan kariernya sendiri?
Apa ada semacam kemungkinan bahwa dia memang tidak menerima uang?
Perusahaan memang sudah memeriksa laporan kreditnya
dan semuanya normal.
Bisakah kau mengatur agar aku bisa bicara dengannya?
Kalau bisa dibuktikan bahwa dia tidak menerima uang,
bukankah semuanya akan selesai?
Kau benar-benar mau melakukan ini?
Apa ada masalah?
Kalau di saat seperti ini kau membelanya,
kau mungkin akan terseret lebih dalam lagi.
Sebenarnya, dengan rekaman ini, kau bisa membersihkan namamu sendiri.
Kenapa mau ikut masuk ke masalah yang keruh ini?
Karena sikap para petinggi perusahaan terhadap Ma Ke adalah
baik dia menerima uang atau tidak,
pada akhirnya tetap harus berhenti bekerja.
Sekalipun tetap harus pergi,
dipecat karena menerima suap
dan mengundurkan diri karena melanggar aturan
tetap saja berbeda.
Aku punya konflik lama dengan Ma Ke.
Sebenarnya aku tidak punya alasan untuk membantunya.
Tapi perkataanmu tadi membuatku terinspirasi.
Aku juga ingin melakukan sesuatu,
untuk membuktikan bahwa tanpa mengandalkan koneksi pribadi,
aku bisa membersihkan namaku.
Juga membuktikan
bahwa aku berbeda dengan Yang Rui yang menyeret orang lain
ikut tenggelam bersamanya.
Kapan kau akan menemui Ma Ke?
Bagaimana kau tahu Kak Sha akhirnya setuju?
Sha Sha orang yang cerdas.
Kalau dia mengatur kau menemui Ma Ke dan tidak menemukan sesuatu,
itu tidak akan berdampak apa pun padanya.
Jika sungguh menemukan sesuatu, kau dan dia akan berjasa besar
dalam memulihkan reputasi Maxmise.
Sebenarnya sekarang aku sedikit khawatir.
Kalau seandainya…
Seandainya Ma Ke benar-benar menerima uang,
lalu aku terseret makin jauh ke dalam masalah ini
seperti yang Kak Sha bilang, bagaimana?
Jangan pegang kepalamu.
Silangkan kedua tangan di depan dada.
- Begini. Turunkan sedikit. - Benar.
Tidak perlu bangkit terlalu tinggi.
- Begini? Begini. - Ya, bagus begitu.
Ayo makan malam bersama.
Kukenalkan seorang teman.
Teman?
Pria atau wanita?
Wanita.
Wanita?
Kau tahu Jun'an, 'kan?
Salah satu firma hukum papan atas.
Bai Xiao, pengacara cantik yang legendaris itu.
Dia menangani banyak kasus suap komersial.
Kalau saat menemui Ma Ke ada pengacara yang mendampingimu,
seharusnya bisa mengurangi banyak masalah.
Kau sengaja?
Aku memang sengaja menindasmu.
Ini baru disebut menindas.
Gadis menggemaskan.
Ye Xinzhi!
Ayo, rilekskan tubuh.
Lakukan peregangan.
- Ayo lakukan. - Lakukan.
- Aku yang lakukan? - Aku tidak mau, aku baru siap latihan.
Aku baru siap latihan.
Menggelikan sekali.
Aku benar-benar tidak tahan
dengan aroma cinta yang memuakkan ini.
Lain kali jangan cerita lagi. Terima kasih.
Tunggu, kau…
Kau tidak merasa dia pandai menggoda?
- Menggoda? - Ya, seperti…
Cuaca hari ini bagus.
Terima kasih, ya. Hari ini hujan.
Aku benar-benar tidak bisa berkomunikasi
dengan perempuan yang sedang dimabuk cinta.
Kau sendiri tidak sedang pacaran?
Tidak.
Baik, kau dan Zhao Heng
hanya rekan kerja
- yang makan bersama. - Rekan kerja.
Benar, rekan kerja.
Apa salahnya rekan kerja makan bersama?
Tidak ada apa-apa.
Pulang bersama setelah makan barulah ada sesuatu.
Kak Sha.
Halo, Kak Sha.
Aku sudah siap. Aku bisa ke sana kapan pun.
Aku tidak bermaksud begitu.
Bisakah kau bantu aku bicara dengannya?
Bagaimana kalau
lakukan panggilan video? Bisa?
Baik, aku mengerti.
Baiklah, terima kasih.
- Ada apa? - Ma Ke menolak menemuiku.
Kenapa?
Aku tidak tahu. Kak Sha hanya bilang,
begitu dia mendengar aku mau bawa pengacara,
dia langsung menolak.
Katanya sekarang di seluruh kantor, dia tidak ingin menemuiku.
Tidak masalah.
Aku juga tidak rugi karena itu.
Pagi ini, aku menemui Bu Yu dari Tianjian.
Dia bersedia membantuku.
Menurutmu, apa aku perlu memberinya hadiah di keadaan seperti ini?
Apa cocok?
Ayo kita buat sebuah model dan menganalisisnya.
Tidak perlu. Aku hanya mau memberikan hadiah.
Harus pakai pemodelan konsultasi segala?
Bukan menganalisis soal pemberian hadiah,
tapi kenapa Ma Ke tidak mau menemuimu.
Meski kau mengalihkan topik,
aku tetap bisa melihat kalau kau tidak terima.
EKSPEKTASI
Model Tiga Jenis Masalah.
Ma Ke tidak mau menemuimu termasuk jenis yang mana?
Ada kesenjangan antara kenyataan dan harapan.
Tentu saja termasuk jenis pemulihan kondisi semula.
Tapi kita tidak perlu menganalisisnya.
Aku memang tidak terima,
tapi setelah tidur, aku akan baik-baik saja. Sungguh.
Tidur saja bisa mencabut duri di hatimu itu?
Orang pintar itu punya satu kesamaan,
yaitu tidak pandai menghadapi kegagalan.
Saat mengalami kemunduran, mereka akan menutup diri
atau emosinya benar-benar meledak.
Pacarku yang pintar,
bolehkah hari ini aku memberimu pelatihan khusus ala konsultan?
Baik.
Sekarang, kita tahu ini termasuk jenis masalah yang mana.
Lalu, apa yang harus dilakukan?
Menganalisis penyebab utama dari fenomena yang terjadi.
Secara garis besar ada tiga arah.
A.
Karena konflik kami sebelumnya, Ma Ke tidak menyukaiku.
B, dia waspada terhadap pengacara, jadi dia cenderung menolak.
Jadi, apa kesimpulannya?
Kesimpulannya, tim investigasi sangat ketat,
jadi Ma Ke memusuhi aku dan Maxmise.
Kalau ingin mencapai tujuan awalku,
aku harus pergi tanpa pengacara dan mencari cara untuk menemuinya.
Tapi itu tidak sulit.
Aku pernah mengirim paket, jadi aku punya alamat rumahnya.
Pakai gelang pintar dan semprotan merica.
Seperti saat menemui Yang Rui.
Pokoknya harus ekstra hati-hati.
Apa menurutmu
merekam diam-diam dengan gelang itu tidak terhormat?
- Tidak. - Lalu, apa kau akan mentertawakanku
karena aku dikhianati mantanku?
Tentu saja tidak.
Kalau tidak ada dia, bagaimana aku bisa terlihat lebih baik?
Kau ingin membantunya, 'kan?
Aku ingat bagaimana dia membantuku saat baru masuk perusahaan.
Menurutku, dia bukan orang jahat.
Dia hanya terpaksa karena keadaan.
Seharusnya dia tidak mengatakan hal yang serius.
Kalau tidak, selama dinonaktifkan,
kau tidak mungkin bisa sesantai ini.
Tim investigasi pasti mengganggumu.
Ternyata kau juga bisa membela saingan cintamu.
Menurutmu, apa dia pantas jadi saingan cintaku?
Menurutku, kau seharusnya menjadi pasangan Tianna.
Kalian sama-sama arogan.
Jangan.
Lambungku tidak kuat.
Aku tidak sanggup makan hidangan darat dan laut.
Cukup makan sup bening dan lauk sederhana saja.
Sup bening dan lauk sederhana?
- Tunggu… Hentikan. - Aku sup bening dan lauk sederhana?
Aku salah. Kita bahas yang serius saja.
Aku menyerah.
Bagus kalau mengaku kalah.
Omong-omong, kulihat kau sedang menyiapkan materi kuliah.
Kenapa tiba-tiba terpikir untuk masuk sekolah bisnis
sebagai profesor tamu?
Begitu dana dari Morse cair,
Wen Ruosen langsung gila-gilaan membakar uang untuk promosi.
Syarat taruhan investasinya begitu ketat.
Meski kita tidak menjadi dalang di balik layar,
dia tetap akan didorong oleh modal dan ambisi untuk terus maju.
Seperti bermain Go. Setelah menguasai wilayah nyata,
selanjutnya harus mulai membangun pengaruh.
Aku tidak bisa hanya menunggu pasar koleksi digital meledak sendiri.
Sekolah Bisnis Huanghe adalah wadah pemikir yang terkenal.
Kalau lewat kegiatan mengajar,
aku bisa membuat mereka yang berkesempatan ikut merumuskan kebijakan
mengetahui bahwa pasar koleksi digital memiliki risiko sistemik,
Wen Ruosen bakal celaka.
Aku benar-benar suka melihatmu penuh siasat seperti ini.
Dalam konsultasi,
yang dipakai selalu strategi terang-terangan.
Bukan siasat licik.
Aku tidak peduli. Pokoknya aku suka.
PERON
Pak Shen.
RUANG MENYUSUI
Belum pulang kerja?
Kebetulan sekali. Kau belum pulang?
Sebenarnya hari itu, aku hanya bercanda.
Kau tidak perlu seperti tikus melihat kucing
setiap kali bertemu denganku.
Jadi, apa aku harus minta izin untuk tidak masuk lusa
saat seluruh proyek mengadakan
rapat penutupan agar kau tidak merasa canggung?
Aku tidak canggung.
Aku hanya ketinggalan satu berkas, aku kembali untuk mengambilnya.
Ini kantormu.
Ini kantorku yang ba…
RUANG MENYUSUI
Jadi,
siang hari ini kantorku. Kalau malam, dipakai sebagai ruang menyusui.
Tunggu, ini tidak benar.
Dulu, selalu aku yang mengejekmu.
Kenapa sekarang malah kau yang mengejekku?
Mungkin sebelumnya setiap kali kau melihatku,
aku selalu sedang kacau.
Tapi sekarang, akhirnya aku sudah bangkit lagi.
Sebenarnya aku ingin bertanya.
Hari itu kau bicara banyak sekali denganku.
Jangan-jangan kau menyukaiku?
Sudah, berhenti.
Pasti bukan kata-kata yang baik.
Bukan, aku ini
cukup tahu diri juga.
Aku tahu diriku sendiri…
Tadi kau menelepon siapa?
Jangan-jangan mau bertengkar lagi dengan Cindy?
Xu Chi. Dia ingin mencari seorang mantan rekan di perusahaan
untuk membuktikan dirinya tidak bersalah. Tapi orang itu
pindah rumah setelah berhenti kerja dan tidak ada yang bisa menghubunginya.
Bukankah itu mudah?
Kau punya nomor teleponnya?
Aku bisa mencari semua informasi tentang dia dalam sekejap..
Melanggar privasi orang lain itu ilegal.
Kenapa kau menatapku seperti itu?
Dulu, aku bekerja di bidang keamanan informasi siber.
Asalkan aku mau, aku punya sepuluh ribu cara yang legal
untuk menemukannya.
Terima kasih, tapi tidak perlu.
Jangan meragukanku.
Berapa usianya? Sudah menikah?
Sekitar 30 tahun. Anaknya delapan tahun.
Pindah rumah itu mudah, tapi memindahkan sekolah anak itu sulit.
Asalkan kau tahu
di mana anaknya bersekolah, tinggal tunggu dia di depan sekolah.
Selesai, 'kan? Aku tidak percaya
pria paruh baya lokal yang menganggur seperti dia
tidak akan disuruh oleh istrinya untuk menjemput anak.
Jangan mendesakku.
Aku sudah menunggu di sini dua hari.
- Aku belum melihatnya. - Tapi hari ini pukul 17.30,
Tianjian dan Maxmise akan segera mengadakan
rapat koordinasi investigasi gabungan.
Kalau kau tidak bisa membereskan urusan dengan Ma Ke sebelum itu,
nanti mungkin benar-benar akan repot.
Aku mengerti.
Kututup dulu, ya.
SEKOLAH DASAR EKSPERIMENTAL
Ma Ke.
Maaf, aku salah orang.
- Maaf. - Tidak apa-apa.
Chi. Ma Ke sudah ditemukan. Cepat naik.
Sudah ditemukan?
Anak Ma Ke sakit.
Dia terus berada di rumah sakit.
Bagaimana kau bisa mengetahuinya?
Du punya tim investigasi bisnis yang profesional.
Bagus sekali.
Tapi bagaimana kalau dia sedang cemas karena anaknya sakit
dan tidak mau menemuiku?
Tinggal satu setengah jam lagi
sebelum rapat koordinasi investigasi dimulai.
Nasibku akan segera ditentukan.
Nasib selalu berada di tangan kita sendiri.
Dulu saat aku difitnah, aku sendirian tanpa bantuan.
Tapi sekarang kau berbeda.
Kau punya aku di sisimu.
LAYANAN KESEHATAN AMCARE
Prosedur rawat inap anak sudah diurus.
Nanti kita bicara lagi.
Ma Ke!
Apa kau tidak ingin memberi tahu anakmu bahwa ayahnya difitnah?
Aku hanya akan mengatakan tiga hal.
Pertama,
aku bersedia percaya kau tidak menerima uang dari Tianjian.
Kedua, aku tidak menyukaimu.
Tapi kali ini,
aku benar-benar ingin membantumu dan Yang Rui.
Karena hanya dengan membuktikan bahwa kau tidak menerima suap,
barulah aku bisa kembali ke Maxmise secara terbuka.
Ketiga, aku berhasil menemukan cara
untuk melihat laporan investigasi sementara.
Aku menemukan satu kejanggalan.
Orang Tianjian yang bermarga Peng bilang,
kalian pernah bertemu berkali-kali untuk membicarakan urusan ini.
Salah satunya pada tanggal 24 bulan lalu, pukul 19.30, di Gedung Century Link.
Tapi aku memeriksa perjalananmu.
Pukul 18.30 malam itu, kau masih berada di dekat bandara.
Dengan kondisi lalu lintas jam sibuk,
itu sama sekali tidak mungkin.
Kenapa dia berbohong soal detail seperti ini?
Menurut tim investigasi,
setelah Tim Ma Ke
menerima suap dari Pak Peng sebesar dua juta yuan,
lalu mengubah proposal konsultasi
untuk mengarahkan Tianjian pada perusahaan afiliasi Pak Peng
dengan mengajukan pengadaan layanan teknologi informasi.
Berikut adalah bukti-buktinya.
A.
Riwayat WeChat Ma Ke dan Peng Yuan.
Peng Yuan menyiratkan bahwa mengganti seluruh arsitektur TI
akan lebih baik bagi masa depan Tianjian.
Setelah memperkenalkan vendor yang dikenalnya,
dia bilang akan berterima kasih pada Ma Ke.
AKU HARUS BERTERIMA KASIH LANGSUNG PADAMU, MARI BERTEMU DI TEMPAT BIASA
B.
Rekaman CCTV kafe menunjukkan
bahwa pada tanggal 29 berikutnya, keduanya memang bertemu di Century City.
Pak Peng memberikan sebuah tas tenis pada Ma Ke.
C. Yang Rui mengakui bahwa setelah itu,
Ma Ke memang memintanya untuk menyarankan dalam proposal
agar seluruh arsitektur sistem TI Tianjian diganti.
Bukti-bukti ini kuat dan sulit dibantah.
Staf divisi pengawasan perusahaan kami
semuanya mantan penyidik kejahatan ekonomi.
Kali ini, Xu Chi sepertinya akan sulit menjelaskannya.
ASURANSI TIANJIAN
- Kalian tidak boleh masuk. - Kami mau ikut rapat.
Nona Xu, kau pihak yang terkait.
Kau tidak boleh masuk.
Jangan sampai aku marah.
Kau tidak boleh masuk.
Aku tidak masuk.
Aku revisi presentasinya di sini saja.
Zhao Heng.
Bantu aku sebentar.
Tolong angkat tas ini.
- Aku mau merekam video. - Baik.
Aku pernah terhubung dengan layar nirkabel ruang rapat ini.
Seharusnya bisa terhubung dari luar pintu.
Dari seluruh rangkaian bukti ini…
- Ada apa ini? - Iya.
- Ada apa ini? - Entahlah.
- Ini apa? - Apa yang terjadi?
- Entahlah. - Ada apa ini?
AKU XU CHI, SEKARANG AKU ADA DI LUAR
Pak Peng.
AKU PUNYA BUKTI BAHWA PAK PENG DARI TIANJIAN
SENGAJA MEMBOHONGI TIM INVESTIGASI
KAMERA PENGAWAS MENUNJUKKAN, SETELAH MA KE DAN PAK PENG BERTEMU,
DIA MEMBAWA TAS YANG DISEBUT BERISI DUA JUTA YUAN,
TAPI DIA TIDAK TAHU DUA JUTA YUAN ITU SETIDAKNYA BERBOBOT 26 KG
KAMI MEMASUKKAN DUMBEL 25 KG KE DALAM TAS TENIS DENGAN MODEL YANG SAMA
LIHATLAH, SIAPA YANG BISA MEMBAWANYA PERGI SEMUDAH ITU!
TASNYA SAMPAI BERUBAH BENTUK DAN SANGAT BERAT UNTUK DIBAWA!
Kita sedang rapat. Pihak yang terkait tidak boleh masuk.
Aku hanya butuh lima menit.
Pak Peng bersikeras
bahwa dia dan Ma Ke pernah membahas masalah ini
secara pribadi beberapa kali.
Salah satunya tanggal 18, pukul 16.00 di Bar Binhe.
Lalu, tanggal 25 pukul 19.00, di Restoran Jepang Xiaoyuan.
Tapi coba lihat.
Ma Ke menderita asam urat parah.
Ini resep obat dari pemeriksaan ulangnya di rumah sakit
pada tanggal 15.
Kita semua tahu, pantangan utama
penderita asam urat adalah bir dan makanan laut.
Jadi, seberapa bisa dipercaya perkataan Pak Peng?
Itu hanya bukti tidak langsung.
Bagaimana kalau mereka hanya bertemu untuk membahas urusan
dan tidak minum bir?
Aku punya bukti lain.
Ini ponsel Ma Ke.
Barusan, aku dan Ma Ke meminta teknisi dari Grup Siwei
untuk melakukan pemantauan jarak jauh.
Benar. Siwei adalah penyedia layanan purnajual
untuk ponsel ini di wilayah Tiongkok.
Teknisi mereka sudah memeriksanya.
Sistem di dalam ponsel ini dan semua aplikasinya
sama sekali tidak pernah dimodifikasi secara manual.
Kalau kalian masih tidak percaya,
kita bisa meminta pihak ketiga melakukan pemeriksaan forensik digital
yang lebih profesional dan akurat.
Benar.
Mungkin kalian belum tahu, ponsel ini punya satu fitur
yang bisa merekam riwayat pergerakan pemiliknya.
Jadi, coba lihat.
Pada tanggal 18 pukul 16.00, Ma Ke berada di sekitar bandara.
Dia sama sekali tidak mungkin tiba di Bar Binhe yang berjarak 15 kilometer.
Selain itu, pada tanggal 25,
lokasi Ma Ke sangat jauh dari Restoran Jepang Xiaoyuan.
Apa mungkin semua ini hanya karena Pak Peng salah ingat?
Ternyata ada fitur seperti ini.
Nanti, aku harus cek ponsel suamiku juga.
Jadi, menurutku,
laporan investigasi sementara
terlalu memercayai keterangan sepihak Pak Peng.
Dia bersikeras menyeret anggota tim kami ke dalam masalah ini.
Mungkin dia sedang bertaruh dengan hubungan kerja sama
antara dua perusahaan kita agar masalah besar bisa dikecilkan
dan akhirnya seluruh masalah dianggap selesai begitu saja.
Pak Zheng,
mohon percaya pada Maxmise.
Sebagai perusahaan konsultan papan atas, kami menjunjung tinggi etika profesi.
Di dalam tas tenis itu, mungkin memang hanya ada raket tenis.
Tolong semuanya keluar dulu.
Sha Sha, Yu.
Kita rapat sebentar.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.