Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SEMUA ORANG WAJIB MELINDUNGI KARYA ASLI
Kenapa kau yang datang?
Zhao Heng masih tertahan dalam rapat.
Dokumen ini sangat penting,
jadi aku lebih tenang kalau ambil sendiri.
Bantulah aku mengambilnya.
Aku?
Dengarkan saranku.
Dia akan kembali beberapa bulan lagi setelah melahirkan.
Nantinya dia pasti tetap akan kembali bekerja.
Selain itu, begitu kembali, posisinya tetap lebih tinggi darimu.
Lebih baik berdamai daripada terus bermusuhan.
Aku tidak ada di tempat saat kau cuti.
Kau mentorku. Jadi, aku datang mengunjungimu.
Jika ekspresimu lebih tulus lagi, aku benar-benar akan percaya.
Aku bukan datang untuk menambah penderitaanmu.
Aku tidak peduli. Lakukan sesuai prosedur.
Semuanya sudah ada di sini. Coba kau periksa.
Sepertinya masih kurang satu diska lepas berisi kunci akses basis data.
Tunggu di sini. Akan kuambilkan.
Zhiwen.
Barangku jatuh di celah sofa.
Bisakah tolong ambilkan?
Aku sedang bicara denganmu.
Sebentar. Setelah selesai ronde ini.
Rekan kerjaku sedang menunggu di depan pintu.
Cepatlah ambilkan. Setelah itu, cepat suruh dia pergi.
Kenapa terus mendesak?
Sudah kubilang, akan kuambilkan setelah ronde ini.
Baik, akan kutunggu.
Kalau sudah selesai, cepat datang dan bantu aku.
Kau gila, ya?
Aku memang gila.
Minggir!
- Kau baik-baik saja? - Jangan sentuh aku!
Kau baik-baik saja?
Biar kupapah kau bangkit.
Sedang apa kau? Cepat bantu.
Cepat. Lantainya dingin.
Setiap kali seperti ini.
Sentuhan pelan saja seakan mau merenggut nyawamu.
Kau baik-baik saja?
Tenang saja, dia baik-baik saja.
Aku sudah terbiasa.
Kau…
Aku panggilkan ambulans.
Kak Lin, bertahanlah.
DARURAT
RUANG OPERASI
PEMBERITAHUAN TINDAKAN OPERASI
DETAK JANTUNG JANIN SUDAH TIDAK ADA
Semua prosedurnya sudah kuurus. Bagaimana dengan bayinya?
Bagaimana kondisi bayi?
Cepat katakan.
Zhiwen.
Anak kita…
Maaf.
Ini semua salahku.
Aku pantas mati.
Aku…
Tidak apa-apa.
Aku tahu kau tidak sengaja.
LIMA MENIT YANG LALU
Terima kasih.
Tidak apa-apa.
Anggap saja aku berutang padamu.
Tidak ada hubungannya denganmu. Ini pilihanku sendiri.
Tadi di rumahmu…
Tidak ada habisnya, ya?
Kalian jangan keterlaluan!
Kau gila, ya?
Kau tidak berhati-hati. Di tempat datar pun bisa terjatuh.
Tenang saja.
Di rumah kami tidak ada kamera pengawas.
Dia terjatuh sendiri karena tidak berhati-hati.
Terima kasih.
Selain itu, soal semua yang kulakukan padamu sebelumnya,
aku minta maaf.
Aku tidak ingat apa yang terjadi sebelumnya.
Baiklah.
Kalau begitu, aku juga lupa.
Masih ada yang perlu kulakukan untukmu?
Jangan bergerak.
Ini semua salahku.
Waktu itu, aku benar-benar panik sehingga tenagaku jadi lebih besar.
Aku benar-benar tidak tahu kalau kau terluka.
Sebelumnya memang salahku.
Aku tidak mempertimbangkan perasaanmu.
Bu Huang. Rekaman ini setidaknya bisa membuktikan tiga hal.
Pertama,
dalam waktu yang cukup lama sebelum aku melahirkan,
Jiang Zhiwen sama sekali tidak memedulikanku.
Jiang Zhiwen, jangan pergi. Jelaskan semuanya.
Kau bersikap dingin seperti ini karena mau memaksaku bercerai, ya?
Jangan terus-terusan menjadikan perceraian sebagai senjata.
Kedua, penyebab utama aku keguguran adalah
dia mendorongku sampai terjatuh karena marah.
Ketiga,
uang yang ditransfer untuk pembelian rumah orang tuanya
merupakan pinjaman, bukan pemberian.
Kau bahkan tidak mendiskusikannya denganku
dan langsung meminjamkan nominal sebesar itu pada orang lain.
Orang lain? Mereka orang tua kandungku!
Pemikiranmu sangat jelas.
Tapi kusarankan kau menunggu sampai kondisimu benar-benar pulih,
baru menangani urusan-urusan ini.
Bu Huang.
Kau harus percaya padaku.
Sekarang aku justru lebih sadar daripada sebelumnya.
Mengenai perceraian ini, aku selamanya tidak akan menyesalinya.
Ya, ampun. Dia sungguh berkata begitu?
Benar.
Sejak keluar dari ruang operasi,
dia sepertinya langsung berubah kembali menjadi
Kak Lin yang kukenal saat baru masuk ke perusahaan.
Logikanya jelas, tujuannya tegas,
pemikirannya matang, dan tindakannya tegas.
Sepertinya karena melihat penderitaannya, kau mulai merasa iba padanya.
Aku hanya merasa,
terkadang kita terlalu sulit memahami
kehidupan yang dijalani seseorang di balik dirinya.
Lagi pula, saat itu hanya aku yang bisa membantunya.
Kau juga akan berbuat begitu.
Tahukah kau? Awalnya kukira induksi persalinan
akan seperti yang ditampilkan di televisi.
Diberi obat bius, lalu semuanya selesai setelah sadar.
Tapi kenyataannya tidak begitu.
Bahkan setelah menggunakan pompa analgesik,
rasa pusing dan mual bisa membuatmu muntah sampai mengeluarkan cairan empedu.
Setelah induksi persalinan,
harus ada yang menekan perutmu dengan sangat kuat
agar darah nifas bisa keluar sampai bersih.
Lin Long benar-benar sangat tegar.
Dalam perjalanan ke rumah sakit, dia bahkan tidak mengeluh sedikit pun.
Tapi saat itu,
aku bisa mendengar tangisannya dari luar pintu.
Bukan tangisan,
tapi raungan.
Jangan bahas ini lagi.
Kalau begitu, kita bahas yang lain.
Kapan proyek Energi Ande-mu selesai?
- Mungkin minggu ini. - Selamat.
Kau harus mentraktir kami makan.
Tunggu sampai aku pulang dari Makau, Tiongkok, ya?
Apa yang perlu dirayakan dari ini?
Proyek kecil seperti ini sama sekali tidak dianggap oleh ayahku.
Apa hubungannya dengan ayahmu?
Ini kontrak pertama yang kau dapatkan dengan mengandalkan kemampuanmu sendiri.
Kita tidak bisa mengendalikan orang lain menghargainya atau tidak.
Tapi kita harus merayakannya demi diri sendiri.
Masuk akal.
Bukankah kau sedang mengerjakan proyek Budaya Bolo?
Kenapa tiba-tiba pergi ke Makau, Tiongkok?
Bukankah Budaya Bolo sedang mengembangkan merek ke pasar luar negeri?
Mereka sedang bernegosiasi dengan perusahaan di Makau, Tiongkok
untuk memasuki pasar Eropa.
Selain itu,
aku punya urusan pribadi.
Urusan pribadi?
Atur langkahmu.
Atur napasmu.
Olahraga adalah cara terbaik untuk mengatur kembali energi.
Kalau soal stamina pria,
biasanya tidak sebaik dengan yang dikatakan.
Ayo, kita adu lari bolak-balik sepuluh meter sebanyak empat kali.
Eh!
Aku mengaku kalah.
Omong-omong,
kirimkan nomor tiket penerbanganmu ke Makau, Tiongkok.
Kubantu naikkan kelas penerbanganmu.
Gratis.
Pemberian Tianhe.
Di pesawat nanti, aku juga perlu menjelaskan
apa saja yang dibahas dalam Forum Keuangan Digital.
Kalau kau duduk di kelas ekonomi, bagaimana bisa kujelaskan?
Meski forumnya diadakan di Makau, Tiongkok,
kalau kumanfaatkan perjalanan dinas ini untuk menemuimu,
apa tidak akan terkesan
aku memanfaatkan fasilitas perusahaan untuk kepentingan pribadi?
Bagaimana kalau nanti jadi bahan omongan?
Kau tidak akan ikut seluruh rangkaian forum.
Membawa satu pasangan ke jamuan makan malam itu wajar.
Kalau hal kecil seperti ini saja tidak bisa kau atur,
bagaimana nanti kau bisa menjadi tangan kananku?
Jangan lupa bawa gaun hitam.
Untuk acara bisnis, pilihan ini aman dan tidak akan salah.
MAKAU, TIONGKOK
Apa gaun hitam seperti ini yang kau maksud?
Kau lumayan juga.
Dari mana kau mendapat gaun ini?
Terlihat simpel dan elegan.
Aku lihat aturan pakaian di undangan
tertulis formal bisnis.
Aku tidak paham,
jadi buru-buru kucari di internet.
Aku lihat para blogger bilang, untuk pakaian formal bisnis,
pria harus memakai dasi kupu-kupu hitam,
sedangkan wanita harus memakai gaun selutut
dengan perhiasan yang elegan dan membawa tas pesta.
Pokoknya,
aku bahkan menyewa gaun dan kalung ini semalaman.
Limit kartu kreditku terpakai semua. Ini tidak murah.
Jujur saja, saran blogger ini cukup bisa diandalkan.
Tapi untuk acara seperti yang kita hadiri ini,
biasanya pakaian yang dikenakan sedikit lebih kasual,
terutama di industri internet.
Kalau tidak, malah akan terkesan berlebihan.
Penampilanmu ini bagus,
tapi sedikit berlebihan.
Begitu rupanya.
Sempurna.
FORUM KEUANGAN DIGITAL DAN PEMBERDAYAAN INDUSTRI KAWASAN TELUK EMAS
Kau sering menghadiri acara jamuan seperti ini?
Aku lihat tadi kalian hanya saling menyapa,
lalu mengobrol soal menyelam, selam permukaan, dan sebagainya.
Hubungan sebatas kenalan seperti ini
bisa memberi bantuan apa dalam pekerjaan?
Bagi seorang klien,
secara naluriah mereka akan lebih percaya bahwa orang berpenghasilan lebih tinggi
akan lebih memahami kebutuhan investasinya dan risiko pengelolaan keuangannya.
Kerja sama bisnis juga begitu.
Sebagian besar transaksi didasarkan pada kepercayaan,
bukan pada kemampuan.
Butuh waktu untuk membangun kepercayaan dan interaksi berulang.
Setelah kau terbiasa dengan lingkungan ini,
pintu menuju berbagai peluang akan terbuka dengan sendirinya.
Terbiasa dengan lingkungan ini?
Lalu, apa ke depannya kau berencana mengerjakan proyek aset digital?
Kau tahu kenapa
industri konsultasi terus menyusut dalam beberapa tahun terakhir,
tapi Hezong justru mampu mengungguli
perusahaan-perusahaan konsultan asing yang terlihat begitu bergengsi?
Karena teknik-teknik konsultasi kuno itu sejak awal sudah bertebaran di internet.
Sedangkan aku selalu bertahan
untuk tetap mendekati dunia industri di lapangan.
Dengan begitu, baru bisa memberi saran strategis
yang benar-benar berbobot pada klien.
Kalau tidak, meski terkadang bisa menipu orang-orang kaya yang bodoh,
zaman juga akan pelan-pelan meninggalkan kita.
Jadi, ini alasanmu meninggalkan Bo'en
untuk bekerja di P&J?
Sebenarnya,
meskipun P&J adalah perusahaan terkemuka di industri barang konsumsi cepat,
anggaran konsultasi mereka terus menurun setiap tahunnya.
Karena perusahaan-perusahaan besar di industri baru ini
begitu royal mengeluarkan uang, makanya kau…
Apa misi seorang konsultan?
Meningkatkan standar manajemen dunia?
Bukan.
Mendapatkan proyek.
Itu yang paling penting.
Seorang konsultan tidak mungkin memahami semua industri.
Bahkan seorang genius sekalipun,
paling-paling hanya bisa menguasai tiga sampai empat bidang bisnis.
Saat memilih industri,
harus cari yang punya uang dan proyek.
Sebelumnya, aku pernah magang di perusahaan barang konsumsi cepat,
perusahaan logistik, dan industri manufaktur.
Mau dengar yang sebenarnya?
Kalau proyek pertama yang berhasil kau dapatkan
bukan perusahaan unikorn di bidang internet seperti Budaya Bolo,
kau tidak akan berdiri di sini.
Sejak wawancara, setiap kali kau membicarakan pekerjaan,
gaya bicaramu selalu terasa begitu kejam.
Memanjakan anak kecil dan membina bawahan
benar-benar dua hal yang berbeda.
Selamat datang di dunia yang nyata.
Kau langsung bawa gadis kecilmu ke tempat ini.
Lihatlah, dia kebingungan.
Aku dan dia tidak berada di perusahaan yang sama.
Waktu bersama juga tidak lama.
Membawanya ke tempat seperti ini
untuk melihat apa dia sejalan dengan kita atau tidak.
Sekarang dia masih secarik kertas putih.
Bagus kalau kau sering membawanya untuk mengenal dunia.
Itu seperti…
Kau lihat.
Jerry. Halo.
Namaku Isco.
- Isco? - Benar.
- Senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu.
Teman lamaku datang.
Temani aku menyapanya.
Baik.
Bagaimana proyek belakangan ini?
- Lama tidak bertemu. - Xinzhi.
- Kenapa kau juga di sini? - Kau juga di sini.
- Kebetulan sekali. - Kebetulan sekali.
Xu Chi.
Biar kukenalkan tokoh legendaris ini.
Mentorku yang dulu, partner Bo'en, Wen Ruosen.
Halo. Namaku Xu Chi.
Halo, Nona Xu.
Nona Xu seorang konsultan?
- Benar. - Dengar.
Kau harus hati-hati dengannya.
Mulutnya sangat manis. Jangan sampai terjebak olehnya.
Sebenarnya, aku sudah lama keluar dari industri ini.
Sekarang aku sedang mengembangkan proyek sendiri.
Omong-omong, biar kuperkenalkan.
Ini CEO dari Koleksi Digital Benyuan.
Benyuan adalah
platform koleksi digital terbesar di Hong Kong, Tiongkok.
Aku tahu.
Beberapa hari lalu, aku bahkan mengoleksi angpao merah Yifubao
bertema Gua Batu Wei Utara.
Aku cukup tertarik dengan bidang ini.
Kebetulan aku juga ingin mempelajarinya lebih jauh.
Ye Xinzhi, konsultan Hezong.
Halo. Aku Tang Yisheng, Tommy.
Maaf.
Bahasa Mandarin-ku kurang bagus.
Bahasa Kanton-ku juga biasa saja.
Kelak, kita bicarakan pelan-pelan.
Baik. Mari, bersulang.
- Mari. - Bersulang.
- Bersulang. - Mari.
Senang bertemu denganmu.
Kelelahan?
Tidak juga.
Tadi, poin penting yang dibicarakan Wen Ruosen
dan Pak Tang dalam bahasa Kanton sudah kucatat.
Takut lupa, jadi langsung kukirimkan.
Wen Ruosen punya banyak koneksi di dunia seni.
Dia menjalankan agensi koleksi digital, namanya Galeri Yuanzhou.
Dia ingin bekerja sama
dengan platform koleksi di Hong Kong, Tiongkok milik Pak Tang.
Kau bisa bahasa Kanton?
Guru SMA yang membesarkanku adalah orang Guangdong.
Diam-diam mengumpulkan informasi bisnis.
Hebat juga, Chi.
Lumayan.
Barusan kau bicara panjang lebar tentang aset digital,
tapi sekarang malah begitu perhatian terhadap dua koleksi digital ini.
Matamu begitu bersemangat saat melihat Pak Wen,
tentu saja aku harus mencermatinya dengan saksama.
Apa yang bisa aku lakukan untukmu?
Coba lihat, apa ini bisa digunakan?
Lumayan.
Coba ceritakan.
Setelah berkeliling di sini,
apa saja yang sudah kau lakukan?
Aku sudah merapikan kartu nama baru yang kau terima.
Aku juga sudah mencatat poin-poin penting
dari percakapanmu dan ciri-ciri umum lawan bicaramu.
Nanti malam setelah kuekspor datanya, akan kurapikan, lalu kukirimkan.
Hari ini, aku juga mendengar banyak orang membahas
tentang karbon ganda dan keuangan hijau.
Menurutku, ini akan menjadi peluang besar.
Setelah kembali nanti, aku akan mencari tahu lebih lanjut.
Di suasana yang gemerlap seperti ini,
masih bisa mempertahankan kepekaan bisnis yang begitu tajam,
gadis sepertimu tidak banyak.
Aku bukan gadis yang datang hanya untuk melihat-lihat.
Aku hanya ingin segera menjadi
murid kepercayaanmu yang baik.
Bagaimana, Guru?
Apa aku sudah cukup baik hari ini?
Belum cukup.
Apa lagi yang kurang dariku?
Kau masih kurang santai.
Gelas itu kau pegang seharian.
Nyaris tidak pernah kau minum.
Kau sendiri yang bilang padaku agar jangan minum di luar.
Yang kumaksud adalah jangan asal minum di acara-acara luar itu.
Lagi pula, ada aku di sini.
Pekerjaan kita terlalu sibuk.
Terkadang,
kau harus belajar dariku
tentang cara menikmati hidup
sambil bekerja.
Mulai lagi.
Tingkat penyelesaian riset sudah mencapai 60%.
Selanjutnya adalah wawancara mendalam dan pemodelan.
Setelah semua selesai, konsultan seperti Cindy dan yang lainnya
akan bertanggung jawab atas analisis satu modul.
Barulah masuk ke bagian inti dari konsultasi strategi.
Aku tidak peduli proses detailnya.
Aku hanya peduli pada hasilnya.
Omong-omong,
aku selalu ingin bertanya.
Kenapa tidak ada Lin Long dalam tim konsultasi ini?
Dia sungguh mendengar saranku dan mengambil cuti melahirkan?
Ada apa?
Ada masalah?
Apa masalah anaknya?
Aduh.
Kalau begitu, dia benar-benar menderita.
Bagaimana kabarnya akhir-akhir ini?
Apa kau bertemu dengannya?
Dia baik-baik saja.
Sedang pemulihan.
Belakangan ini, dia menderita,
tapi kau malah terlihat sangat bersemangat.
Tidak kusangka pacarmu cukup tampan juga.
- Dia bukan pacarku. Bapak salah paham. - Aku mengerti.
Pikiran wanita tidak bisa ditebak.
- Bukan. - Kalau begitu, semangatlah!
Usahakan cepat menaklukkannya.
Sungguh bukan pacarku.
- Dia seniorku. - Senior?
Kau dan seniormu difoto dengan pose seperti ini?
- Lain kali, kalau kau begini… - Pak Shen. Kita lanjut bahas pekerjaan.
Baik.
Nanti aku kirim fotonya.
Kau buat sendiri modelnya,
lihat seberapa besar peluang kalian berdua.
- Coba prediksi. - Pak Shen.
Kau sendiri yang bilang padaku, agar jangan minum di luar.
Yang kumaksud adalah jangan asal minum di acara-acara luar itu.
Lagi pula, ada aku di sini.
Aku baik-baik saja.
Biar kuhafalkan. Angka 3,1415926…
- …3238462. - Sudah cukup.
Naiklah. Lanjutkan di mobil.
MENYIMPAN FOTO
Ini riset tentang beberapa dana investasi yang kau minta aku cari.
Sesuai permintaanmu, aku kerjakan pakai laptop pribadiku.
Ya. Ingat, mulai sekarang,
pekerjaan yang kuberikan
harus benar-benar terpisah secara fisik dari dokumen Maxmise.
Tidak masalah.
Bahkan di komputer pribadiku sekalipun, aku juga mengenkripsinya secara terpisah.
Omong-omong, kuberi tahu dulu,
sebagian data tentang orang di Pabrik Yuanke ini bersifat nonpublik.
Aku punya rekan kerja bernama Zhao Heng yang cukup dekat denganku.
Dulu, waktu magang, dia pernah menjadi asisten orang ini.
Jadi, aku bertanya padanya.
Baik.
- Nanti akan kubaca lebih teliti. - Baik.
Bagaimana?
Akhir-akhir ini sibuk di dua sisi, bisakah kau menghadapinya?
Hampir saja tidak sanggup.
Tapi aku harus membuat
gaji yang kau berikan terasa sepadan.
Gaji apa?
Itu hanya angpao.
Aku hanya sesekali mengajarimu bahasa Spanyol.
Bukan menjadikanmu pekerja paruh waktu.
Baik. Terima kasih. Sampai jumpa.
Kau tenang saja.
Saat orang lain bertanya, aku akan menjawab seperti itu.
Halo, Kak Sha.
Ada.
Ada di ponselku. Kukirim sekarang.
Berengsek!
Jika dulu tidak mencintaiku,
kenapa tidak kau katakan sejak awal?
Aku bertanya padamu.
Kenapa kau selalu menahanku dan terus memberiku harapan palsu?
Kenapa mereka yang syuting drama tidak datang kemari untuk mencari bahan?
Lihat saja, setiap hari
selalu ada cinta yang klise, intrik detektif, mendadak kaya dan miskin.
Bahan-bahannya ada banyak sekali.
Ada apa denganmu?
Tidak apa-apa.
Ayo pulang.
Aku pergi dulu.
Ada beberapa dokumen yang lupa kuberikan.
Ini bersifat sangat rahasia. Tidak bisa kirim lewat sur-el.
Sepulang kerja,
bisakah kau langsung datang ke rumahku untuk mengambilnya?
YE XINZHI
Bisa di pukul 22.45?
XU CHI
Bisa.
RESTORAN SONGFENG
Cepat sekali kau datang. Aku kira tadi itu layanan kamar.
Masuklah, akan kuambilkan.
- Aku… - Tidak apa-apa.
Tidak perlu ganti sepatu.
Kau belum makan selarut ini?
Di mana bunga yang kubelikan waktu itu?
Dokumen dan diska lepasnya ada di sini.
Kau sudah bekerja keras.
- Tidak masalah. - Terima kasih.
Maaf membuatmu datang selarut ini.
Aku pergi dulu.
Ini dokumennya. Ini diska lepasnya.
Terima kasih sudah datang.
Xu Chi.
Kau memang bodoh!
Dia pasti sengaja memperlihatkannya.
Apa yang kau lihat?
Kau yang kumaksud.
Kau sudah ketahuan.
Siapa kau?
Apa hakmu untuk berpikir berlebihan di sana?
Kau dipermalukan, 'kan?
Sakit, 'kan?
Bodoh sekali!
Yang di sebelah. Kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Maaf.
Bodoh sekali.
Tidak bermoral.
Kalau bukan karena kita sudah kenal lama,
aku sungguh tidak ingin membantumu dalam hal tidak bermoral begini.
Apa yang kau lakukan?
Kau membuat gadis itu begitu sedih.
Lebih baik sedih sekarang
daripada nanti, 'kan?
Terima kasih untuk hari ini.
Kalau bukan kau, aku tidak tahu siapa yang bisa membantuku.
Untung saja aku baru pulang dari luar negeri.
Tapi…
Xinzhi.
Kau sudah lajang begitu lama.
Kau juga bisa pertimbangkan…
Aku bukan tidak pernah mencoba.
Tapi begitu teringat kejadian-kejadian dulu,
sulit untuk mengumpulkan keberanian lagi.
Aku terlalu sibuk,
tidak punya tenaga lebih untuk mencintai orang.
Jadi, api kecil lebih baik dipadamkan sejak awal.
Jangan panik.
Dia berbuat seperti itu,
berarti semuanya masih ada harapan.
Jika tidak,
dia hanya akan membuatmu pergi tanpa suara.
Jadi sekarang,
selagi dia memberimu kesempatan,
cepatlah sadar.
Jangan asal menyimpan foto lagi.
Aku mau ke bandara.
Xinzhi, ingat untuk memperlakukan dirimu dan orang lain lebih baik lagi.
Sampai jumpa.
Terima kasih.
Xu Chi.
Ke depannya, kau hanya boleh bekerja dengan patuh.
Targetmu adalah karier dan rumah. Bukan pria.
HAPUS
YAKIN MENGHAPUS FILE TERPILIH DARI LOKAL? BATALKAN/ KONFIRMASI
KONFIRMASI
Dia belum bangun
atau tidak tidur semalaman?
Maaf.
Tapi itu
baik untuk kau dan aku.
Selamat pagi.
Malam musim semi terasa singkat.
Bapak sanggup bangun pagi. Hebat sekali.
Bapak lari pelan-pelan.
Aku sudah menyelesaikan dua putaran.
Aku naik dulu.
HOTEL 9 HARI
Tidak masalah.
Kau melakukannya dengan baik tadi.
Sangat alami.
Malam musim semi terasa singkat.
Bapak sanggup bangun pagi. Hebat sekali.
Bapak sanggup bangun pagi?
Bapak lari pelan-pelan.
Aku sudah menyelesaikan dua putaran.
Bapak?
Setelah semua yang terjadi,
ternyata aku yang berpikir berlebihan.
Hari ini kau santai sekali.
Kau masih punya waktu datang ke kantor?
Wawancara di Budaya Bolo sudah selesai, modelnya juga sudah jadi versi awal.
Cindy dan yang lain sedang meninjau.
Lagi pula, aku baru masuk ke industri ini.
Yang harus kulakukan kurang lebih sudah selesai.
Selanjutnya,
tinggal tunggu mereka membagi ulang tugas.
Merasa bosan?
Sedikit.
Awalnya, saat mendapatkan proyek ini, aku sangat bersemangat.
Rasanya aku bisa bekerja dengan penuh semangat selama setahun.
Sekarang, belum sampai sepertiga, sepertinya semangatku mulai menurun.
Kurang tantangan, ya?
Bekerja sebagai konsultan kurang lebih sama seperti menjadi seniman.
Sama-sama berusaha
membentuk sebuah bibit menjadi karya yang sempurna.
Yang dinikmati seorang konsultan adalah proses penciptaannya.
Tanpa menyelesaikan goresan terakhir,
tidak ada yang tahu betapa luar biasanya hasil akhirnya.
Budaya Bolo ingin memakai tangan kalian untuk menyingkirkan penentang mereka.
Tidak peduli seberapa bagusnya proposal kalian buat,
apa gunanya?
Akhir ceritanya sudah diketahui, pasti tidak menarik lagi.
Kenapa kau bisa tahu begitu jelas?
Saat kuliah tahun kedua,
aku magang di kantor Beisen New York.
Proyek yang pernah kutangani lebih banyak daripada jumlah mantanmu.
Mantanku hanya satu. Terima kasih.
Hanya satu?
Aku tidak percaya.
Berani biarkan aku memeriksa ponselmu?
Periksa saja.
Tiga, dua, satu.
Begitu terbuka?
Ada yang terlewat, 'kan?
Baru saja dihapus.
Kenapa kau hapus?
Berikan padaku!
- Kenapa kau hapus? - Berikan!
Tidak berani mengaku?
Siapa orang ini?
Bukankah ini si Pria Pencitraan itu?
Sejak awal sudah kuduga ada sesuatu di antara kalian.
Kami tidak ada apa-apa.
Hanya hubungan guru dan murid biasa.
Kau pikir ini film kolosal? Masih mengaku hubungan guru dan murid.
Dengar, ya.
Kau hanyalah seorang analis kecil di Maxmise
dan dia adalah partner di Hezong.
Hubungan kalian berdua begitu dekat,
kau harus bersyukur karena belum ada yang melaporkan kalian
atas melanggar hukum rahasia bisnis.
Aku paham ketaatan hukum. Aku…
Dia hanya mengajariku bahasa Spanyol.
Bukankah harus lebih berhati-hati?
Dia seorang tokoh industri yang tampan dan kaya.
Jika tidak mengharapkan sesuatu darimu,
kenapa dia sebaik itu mau mengajarimu bahasa Spanyol?
Kau kira dirimu tokoh utama novel web?
Bisa diuntungkan begitu saja.
Apa yang dia harapkan dariku?
Kau berpikir berlebihan.
Memang benar.
Aku berpikir berlebihan.
Ada apa denganmu?
Tunggu.
Apa yang kukatakan?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.