Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Selamat pagi, Bos. Nama korban adalah Walton Parsell.
Pemilik toko perhiasan menemukannya di sini tadi pagi.
Katanya korban membeli kalung wanita saat toko akan tutup semalam.
- Jadi bukan pencurian. - Ya.
Polisi setempat mengatakan ada pencurian toko perhiasan...
Di seberang kota bulan lalu. Tak ada tanda penyelinapan.
Periksa rekaman kamera pengawasnya. Apa yang kita tahu tentang korban?
Dia seorang sipir penjara dari Carson di luar perbatasan kota.
- Kau yakin? - Ya.
Baiklah. Ada di tangannya.
Kuku jari yang digigit, tidak terlalu kapalan.
Pekerjaan kelas menengah, banyak tekanan, tanpa mengangkat barang.
Sipir penjara. Kukira aku sudah tak sehebat dulu.
- Semoga tak terjadi. - Pakaiannya tak seperti itu.
Lihatlah sepatu formal tapi nyaman dan jas bisnis murahan itu.
Dia terlihat seperti detektif. Bagaimana menurutmu?
- Ya. Kau benar. - Ini bukan jas murah.
Aku tak mencela jasmu. Aku yakin jasmu asli.
Tapi pria ini miskin. Dia berharap menjadi lebih dari sipir penjara.
Sayang sekali pekerjaannya yang membunuhnya.
Pekerjaannya? Bagaimana bisa?
Dia bekerja di penjara, itu tempat para pembunuh ditahan.
Dugaanku pelakunya adalah seorang mantan narapidana.
Ada banyak luka tusukan. Itu cara mereka belajar membunuh di penjara.
Jeruji penjara memiliki titik tajam bukan pisau.
Mereka pakai untuk lubangi mangkuk, menyebabkan keracunan.
Bagus. Pertanyaannya adalah...
Untuk apa menggunakan jeruji penjara di luar penjara?
Aku akan periksa semua mantan narapidana Carson di sekitar sini.
- Itu undangan pernikahan. - Apa ada makan malam?
- Ikan salem dan iga sapi. - Aku datang.
- Siapa yang akan duduk bersamaku? - Kau di samping Cho.
Apa yang kau dapat mengenai Walton Parsell?
Dibesarkan di luar Hangtree. Kedua orang tuanya telah meninggal.
Tak memiliki kerabat di daerah ini. Bekerja di Carson saat 21 tahun.
Aku memeriksa teleponnya dan melacak pacarnya.
Shelley Dillion. Seorang penata rambut di kota ini.
Aku dan Jane akan bicara dengannya. Cho, pergi ke penjara itu.
Bagaimana dengan dugaan Jane tentang keterlibatan mantan narapidana?
Penjara itu mengirimkan daftar yang kau minta.
Mantan napi Carson dengan catatan kekerasan masih tinggal di sana.
Jika Jane benar, salah satu dari merekalah pelakunya.
Mungkin harus terjun langsung tapi sebaiknya seseorang memeriksanya.
- Biar kulihat. Akan kutangani. - Baiklah.
Kau perlu rekan?
Sepertinya tidak.
Aku perlu bicara denganmu tentang kasus pembunuhan yang kuselidiki.
Pergilah, Polisi. Tak ada yang bisa kuceritakan padamu.
Halo, Ayah. Senang berjumpa denganmu juga.
- Kau masih di sini. Mau bir? - Tidak.
Tentu saja tidak.
Aku terkejut kau tahu keberadaanku.
Aku selalu harus tahu keberadaanmu.
Benarkah? Kau terus mengikutiku? Manis sekali.
- Kau masih di Sacramento? - Aku perlu bertanya beberapa hal.
Hanya prosedur.
Aku mencari semua orang di daftar mantan narapidana Carson ini.
Polisi. Sipir itu baru mati satu hari dan kau sudah menyelidikinya.
Jadi kau tahu tentang kasusnya.
Tahu?
Dengan berkeliling kota 10 menit saja aku sudah tahu pelakunya.
Berbeda dengan polisi. Mereka punya prosedur.
- Aku harus tahu apa kau... - Aku mengerti.
Tidak, Pak. Aku tidak membunuh siapa pun semalam.
- Katakan di mana kau semalam? - Cat and the Fiddle di Delaware.
Mereka semua mengingatku.
- Kau bekerja? - Aku bertahan hidup.
Menyelundupkan rokok? Mengedarkan narkoba lagi?
Darah dagingku sendiri, polisi payah. Membuatku mual.
Aku hanya tak ingin kau kembali ke penjara.
Kau memang bajingan kecil yang munafik dari dulu.
Kau mendapatkannya dari pihak ibumu.
Sudah berapa kali aku memarahimu, aku tak pernah bisa mengubahmu.
Kurasa karena sudah mendarah daging.
Jika kau tak punya informasi lain mengenai Walton Parsell...
Terima kasih atas waktumu.
Kurasa aku masih terkejut. Tubuhku seperti mati rasa.
Sudah berapa lama kau mengenal Walton?
Sepuluh bulan. Itu waktu yang lama bagiku.
- Kapan terakhir kau melihatnya? - Dua hari yang lalu.
Kami makan malam di luar. Kami memesan makanan Cina.
Tak ada yang istimewa.
Semestinya dia meneleponku semalam.
Tapi dia tak melakukannya?
Kukira dia sudah memutuskanku. Hubungan kami selesai.
Walton membeli kalung emas sebelum dia meninggal.
Dan kau khawatir dia akan meninggalkanmu?
Karena dia orang yang baik?
- Dia tak seperti pria lain, ya? - Ya, kau benar.
Aku tak tahu apa aku dapat bertemu dengan pria seperti Walton lagi.
Selera pria nakalmu adalah masa lalumu.Tak perlu diungkit kembali.
Terima kasih atas sarannya, dr. Phil.
Hanya karena kau pernah mendengarnya bukan berarti itu saran yang jelek.
- Ceritakan tentang Walton. - Dia punya rencana.
Dia punya tujuan, dia mengambil kuliah malam di universitas terbuka.
- Jurusan kriminologi. - Dia ingin menjadi detektif.
Apa kau tahu seseorang yang mungkin ingin menyakiti Walton?
Tidak. Tak ada seorang pun.
Baiklah. Jika kau tahu sesuatu, hubungi kami.
Baiklah.
Satu pertanyaan lagi, Shelley.
Pernahkah kau mencuri barang-barang dari tempat kerjamu?
- Tidak. Tentu tidak. - Bagus.
PENJARA NEGARA BAGIAN CARSON
Walton berniat baik. Itu yang pasti.
- Tapi? - Impiannya ingin menjadi detektif.
Dia tak mengerti bahwa itu bukan tugas kami di sini.
Kami bukan detektif. Kami penjaga kebun binatang.
Dia terlalu bersemangat.
Dengar. Aku tak ingin anak buahku mencari masalah.
Aku hanya ingin mereka selesaikan waktu kerja mereka...
Dan tak ada yang terluka termasuk diri mereka sendiri.
Kau tahu Walton belajar kriminologi di universitas terbuka?
Ya. Itulah masalahnya, sekolah itu membuatnya semakin bersemangat.
Bulan lalu dia katakan kepadaku dia sedang menangani kasus...
Untuk memindahkan salah satu napi di sini ke fasilitas Supermax...
Dengan bantuan salah satu dosennya.
- Narapidana yang mana? - Walton tak memberi tahu kami.
Dia bilang itu kasus rahasia.
Dia ingin mempresentasikan kasusnya kepada kami di rapat staf berikutnya.
Para narapidana tahu apa yang dia lakukan?
Para narapidana tahu segalanya, bahkan lebih banyak dariku.
Itulah yang tidak dimengerti Walton.
Penelitian sering membuktikan bahwa saksi tak selalu benar...
Karena otak manusia bukan komputer.
Siapa yang tahu 31 Mei 1976 jatuh pada hari apa?
- Jawab dengan cepat. - Senin.
Maaf?
Hari Senin. Otakku adalah komputer.
Otakku seperti kurungan yang terbuat dari besi...
Profesor Huff, aku agen Lisbon, dia Patrick Jane. Kami dari CBI.
Kami sedang menyelidiki pembunuhan Walton Parsell.
Aku turut berduka cita, apa yang bisa kubantu?
Kami tahu dia mencoba memindahkan seorang narapidana dari penjara...
Ya. Narapidana itu terlibat dalam pemerasan dan huru-hara.
Dan kami meneliti hal legal apa yang diperlukan untuk menghentikannya.
Apa dia menyebutkan nama narapidana itu?
Kami sengaja tak menggunakan nama sungguhan dalam percakapan kami...
Kurasa dia pernah menyebutkannya, tapi aku tak ingat.
Biar kuambil alih bila kau tak keberatan.
Halo, Semua!
Ingatan tak bisa diandalkan karena otak yang tak terlatih...
Tidak mahir dalam menyimpan data.
Semua yang terjadi pada kalian akan dilempar ke dalam lemari yang gelap.
Saat kau berusaha mengingat, kau hanya akan mengingat...
Hal yang penting seperti saat ibumu meninggal.
Atau hal yang tak diperlukan, seperti kata "Copacabana".
Kau tidak bisa temukan hal yang kau perlukan.
Tapi jangan panik karena data itu masih ada di sana.
Jika tak keberatan, aku dan asisten cantikku akan membantu kalian...
Menggeledah lemari sihir kalian.
Di suatu tempat di dalam sana ada sebuah nama.
Mulailah menggali, menyusun, dan menarik informasi...
Dan terus saring informasi. Mungkin ada hubungannya dengan cara...
Tertawa Walton atau bau napasnya. Kau baru saja ingat sesuatu.
Narapidana itu pasti memiliki tato.
Walton bilang orang itu pernah menghajar tukang tato...
- Karena salah menulis nama "Aryan". - Itu dia. Bagus.
Walton pernah bertanya tentang kejahatan di kotaku, Fontana.
Bagus sekali. Kita mulai mendapatkan sesuatu.
Biarkan pikiranmu pergi ke mana saja.
Mungkin dia pernah meminjamkan pulpen atau memakai baju jelek.
Tidak. Dia selalu terlihat rapi seperti tentara.
Seperti tentara Romawi. Seorang jenderal. Caesar? Julius?
Aku tahu. Brutus? Marcus. Nama narapidananya Marcus.
Jadi yang kita cari adalah napi bertato geng kulit putih...
Berasal dari Fontana dan bernama Marcus.
- Kalian sangat membantu. - Kerja bagus. Kalian dapat A plus.
Kelas dibubarkan. Tidak ada PR.
Nama perempuan itu Lola. Dia seorang penari.
Marcus Lansdale. Dia anggota White Trash Lowriders dari Fontana.
Dia menembak petugas jalan raya dalam razia rutin 10 tahun lalu.
- Petugas itu lumpuh sekarang. - Pilihan Walton tampaknya tepat.
Dia dicurigai atas pemicu kekacauan di penjara...
Melindungi pengedar narkoba dari para geng...
Membunuh pengadunya, tapi mereka tak bisa membuktikannya.
Jika Walton bertanya pada seseorang, Lansdale mungkin mendengarnya...
Aku dan Jane akan bicara dengannya.
Jika dia terlibat, itu berarti ada yang melakukannya dari luar.
Rigsby. Apa dugaan Jane tentang mantan narapidana Carson benar?
Sudah kuperiksa semua nama di daftar. Tidak ada yang mencurigakan.
Baik. Kita harus periksa orang-orang yang berhubungan dengan Lansdale.
- Bisa kita bicara sebentar, Bos? - Tentu.
- Di kantormu? - Baiklah.
Aku belum pernah memberitahumu tentang ayahku.
Duduklah.
Aku tahu tentang ayahmu, aku bosmu.
Steven Robert Rigsby, dipenjara atas tuduhan pembunuhan...
Penganiayaan, dan mengedarkan narkoba.
Ayahmu ada di daftar itu, 'kan?
Aku sudah memeriksa alibinya, tidak ada perlakuan khusus.
- Jika ingin menyuruh orang lain... - Aku percaya padamu, Rigsby.
Namun, jika kau bertemu ayahmu lagi dalam suatu kasus...
Kau harus membawa seseorang untuk mendampingimu.
Ya. Baiklah.
Kita harus mencari daftar orang yang berhubungan dengan Lansdale.
- Berikan kepadaku besok pagi. - Baik, Bos.
Kami di sini untuk bicara kepadamu tentang Walton Parsell.
- Kami telah membaca berkasmu. - Aku belum baca. Nanti kubaca.
Aku sudah membaca berkasmu.
Aku tahu kau yang membuat kekacauan di sini...
Dan Walton berencana memindahkanmu ke penjara dengan keamanan tinggi.
Hukum California pernah menyatakan bahwa seseorang...
Yang dipenjara seumur hidupnya, menurut hukum sudah mati.
Itu fakta. Menurut hukum sudah mati.
Lalu?
Aku sudah menjadi orang mati selama 10 tahun.
Dunia di luar tidak berpengaruh padaku.
Kau pikir aku terganggu oleh orang yang ikut campur urusanku?
Kau tidak terlalu kuat. Selalu ada ikan yang lebih kuat.
Tidak di kolamku.
Walton ingin memindahkanmu. Kau mungkin akan masuk ke kolam...
Penuh dengan ikan tombak yang besar atau penyu menggigit.
Aku telah berhasil membela diriku sendiri.
Melawan tuduhan bahwa aku adalah ancaman keamanan.
Jadi apa pun yang ingin Parsell lakukan padaku, hasilnya akan sama.
Apa kau tahu apa yang akan Walton lakukan?
Tidak sebelum kau memberitahuku.
Mungkin temanmu di luar penjara telah memberitahumu.
Aku bisa menjaga diriku sendiri. Ketahuilah, aku tak membunuhnya.
Kenapa demikian?
Karena jika aku menginginkan seorang sipir mati...
Kau akan temukan dia di lemari sapu, di tempat ini, di blok selku.
Kurasa dia benar. Marcus, ini menyenangkan.
Aku harus pergi, ada urusan.
Kurasa tulang pipimu cocok dengan rambut pendek.
- Kau memiliki kepala yang bagus. - Hentikan.
Kami membawa foto sebagai referensi.
Kenapa kau tak katakan pada kami kau punya seorang kakak di penjara?
Aku tak pernah cerita tentang Marcus. Bagaimana kalian tahu?
Kalian memiliki gen yang sama. Daun telinga yang sama.
Dan kebiasaan yang sama sebelum kalian berbohong.
Kau memacari pria yang ingin memindahkan kakakmu.
Pria itu mati, situasimu terlihat buruk.
Tunggu, kalian pikir aku yang membunuhnya?
- Itu gila. - Tidak juga.
Buatlah kami percaya. Di mana kau semalam?
Aku berada di pesta lajang Annie dari salon.
Lagi pula, aku tak akan pernah menyakitinya.
Tapi kau membohonginya.
Marcus tahu bahwa Walton mencoba untuk memindahkannya.
Jadi dia memintaku untuk mengenalnya, cari tahu kelemahannya.
Suatu hari aku mengikuti Walton dari Carson.
Dia masuk ke kedai kopi, aku masuk setelahnya dan kami bicara.
Kami berkencan pertama kali beberapa hari setelahnya.
Kau pikir Walton bodoh.
Kau pikir bisa membantu kakakmu dan mendapat makan gratis.
Kau mencari tahu kelemahannya dan ternyata dia pria yang baik.
Lalu kau mulai menyukainya.
- Walton tahu tentangmu? - Tidak, dia tak pernah tahu.
Dan aku tidak berniat memberitahunya.
Saat Marcus meneleponku minggu lalu, aku bilang...
Kau bilang padanya, kau tak bisa melanjutkannya dan dia marah.
Apa dia mengancammu?
- Kau tak tahu dia bisa berbuat apa. - Kurasa kami tahu.
Walton mati, kakakmu tak mungkin melakukannya dari dalam penjara...
Itu artinya pembunuh Walton masih berkeliaran.
- Apa? - Aku tak yakin.
Buat suatu pernyataan. Mungkin kita bisa membuat kakakmu bicara...
Dan cari tahu siapa yang membunuh Walton.
Tidak.
Maaf, tapi dia kakakku. Aku tak bisa melakukannya.
Aku telah bicara dengan rekan kerja Shelley. Alibinya cocok.
Ya, dia juga merasa bersalah.
Tapi dia masih mungkin menjadi kaki tangannya. Di mana Jane?
Dia meminta Cho mengantarnya ke Carson tadi pagi.
Untuk apa? Lansdale tak akan bicara dan pembunuhnya orang luar.
Terserahlah. Ada informasi mengenai pembunuh yang disuruh Lansdale?
Aku telah bicara dengan kepolisian Hangtree.
Mereka tak tahu mengenai orang yang dicurigai sebagai pembunuh bayaran.
Kenalan Lansdale di luar hanya sedikit.
Seluruh gengnya masih di penjara.
Aku telah baca berkas dari toko perhiasan yang dicuri bulan lalu...
Tapi aku tak menemukan apa-apa. Kita perlu cara lain.
Ada apa?
Ada satu cara yang bisa kucoba.
Sudah kuduga kau akan kembali.
Tapi tak kusangka kau akan bawa hadiah.
Kami hanya perlu sedikit waktumu.
- Mau kuambilkan minum? - Tidak.
- Aku tak bicara kepadamu. - Tidak. Terima kasih.
Kau sudah menidurinya?
Aku sudah peringatkan dia kalau kau tak sopan.
Tidak menemukan kesepakatan?
Kami perlu bantuanmu untuk temukan pembunuh Walton Parsell.
Kau bilang kau bisa temukan pelakunya dalam 10 menit.
Jika aku ingin melakukannya. Tapi untuk apa aku lakukan itu?
Untuk buktikan kepadaku kau bisa. Buktikan kau tak hanya bisa bicara.
Setidaknya mintalah secara sopan. Aku tahu kau bisa lakukan itu.
Kumohon, Ayah. Aku butuh bantuanmu.
Baiklah.
Kita perlu mencari wanita bernama Rocket.
Dia teman lamaku. Dia tahu semua hal yang terjadi di Hangtree.
- Rocket? Siapa nama aslinya? - Elaine Hamilton.
- Alamatnya? - Aku tak tahu dia tidur di mana.
Tapi aku tahu di mana dia tinggal.
Sebuah bar untuk para narapidana di kota.
- Bisa kau antar kami ke sana? - Aku bisa mengantar kalian.
Tunggu sebentar, aku akan ambil kunciku.
Dia berniat memindahkan Lansdale?
Itulah Walton. Berniat baik tapi naif.
Sepertinya Lansdale target yang tepat untuk dipindahkan.
Lansdale adalah jagoannya Carson.
Tak ada yang bicara pada Walton. Mereka tak ingin ditusuk Lansdale.
Apa dia melakukannya sendiri?
Orang yang memegang pisau dihormati oleh tahanan lainnya.
Jika ingin tetap di atas, kau harus mempertahankannya.
Hebat. Acara realita terbaik.
Apa pun yang terjadi di Blok C terlihat di monitor ini.
Lansdale terlalu berbahaya untuk tempat sekecil ini.
Kau pernah berniat memindahkannya juga?
Kami hanya sipir, bukan Superman.
Keberadaan jagoan sepertinya di sini membantu mengatur tahanan lainnya.
Dia melakukan tugasmu. Bagus sekali.
Jadi kau tak setuju Walton memindahkan Lansdale?
Aku tak tahu apa-apa mengenai rencana Walton.
Itu hanya dugaan.
Kau lihat mereka berdua? Mereka akan berkelahi.
Lihatlah posisi bahu mereka, sangat menantang.
Apa kita sudah selesai? Aku harus kembali bekerja.
- Ada lagi, Jane? - Mereka berkelahi!
Ada perkelahian di lorong B bagian barat daya.
Pisahkan mereka. Aku sedang menuju ke sana.
Kunci lorong itu.
Jika tak ada lagi, kita harus pergi, Jane.
Pergilah, aku akan pulang sendiri. Ini terlalu menyenangkan.
- Baiklah. - Terlalu menyenangkan.
- Kau akan di sini seharian? - Di situ kau rupanya.
Aku tak ingin menakutimu, tapi...
Aku juga pernah dipenjara.
- Benarkah? - Ya.
Saat aku di dalam, ada narapidana dengan hak khusus.
- Apa sebutannya? Trustee? - Ya.
- Apa ada juga di sini? - Ada beberapa.
- Aku ingin bicara dengan mereka. - Baiklah. Ayo.
Narapidana berbaju biru adalah trustee dari Blok C.
Itu blok yang dijaga Walton.
Pria botak bertato itu, apa dia mendapatkan hukuman yang berat?
Velasquez? Ini tahun terakhirnya.
- Aku pilih dia. - Jorge! Kemari.
Aku akan pilih dua agar mereka jujur.
Pria yang duduk di pojok di sisi lain meja.
Nick Monaco. Tahanan dengan hukuman ringan.
- Dia bukan pembunuh, 'kan? - Bukan. Dia pencuri.
Pencuri. Tangannya bersih sekali.
- Aku pilih dia juga. - Nicky. Kemari.
Ini benar tempatnya.
- Tunggu di sini. Akan kupanggil dia. - Biar kami yang melakukannya.
Kalian masuk seperti keluarga polisi Robinson...
Para narapidana akan kabur. Kalian tak akan menemukan Rocket.
Baiklah. Jika kau tak kembali dalam 2 menit, kami akan masuk.
Baik, Pak Polisi.
Apa kabar, Peckerwoods?
Kau tahu permainan semasa kecil?
Saat seseorang bilang ayahku bisa mengalahkan ayahmu?
Tak ada yang memainkan permainan itu denganku.
Ayahmu memiliki karakter.
Mungkin kasus ini dapat mendekatkan kalian kembali.
Jangan terlalu berharap.
- Letakkan senjatamu! - Tangkap dia. Aku akan masuk.
Berhenti!
Letakkan senjatamu, sekarang!
- Pergi dari sini, Nak! - Aku polisi, semuanya tenanglah.
- Dia punya pisau. - Aku tahu itu. Apa yang terjadi?
Sepertinya Andy masih marah atas apa yang terjadi saat terakhir bertemu.
Dia ingin berkelahi. Tapi aku tak suka berkelahi.
Itu hanya membuang waktu. Benar, Andy?
Lepaskan aku, kumohon!
Letakkan pisaunya, biar kutangani ini.
Persetan dengan itu.
Ayah, tak ada yang perlu tertusuk. Tak ada yang perlu tertembak.
Letakkan saja pisaumu.
Kurasa Andy tak akan mencoba menyerangku lagi. Itu yang pasti.
Kau. Pergi dari sini.
Giliranmu. Letakkan senjatamu dan kita anggap impas.
Lebih baik.
Ayo kita pergi.
Kau ingin mempermalukanku? Jangan ikut campur urusanku lagi.
Aku baru saja menyelamatkan nyawamu.
Badut itu? Dia tak akan menembak.
- Begitu? Bagaimana kau tahu? - Kelemahan terlihat dari mata.
Perkenalkan, Rocket. Dia lebih cepat dari yang kukira.
- Apa ini, Rigs? - Sudah kubilang kau harus baik.
Kau tahu sesuatu soal sipir penjara yang terbunuh di kota?
Tidak. Aku tak tahu.
- Jika aku bohong, aku akan mati. - Beri tahu mereka.
Beri tahu mereka!
Butch Carwin datang ke bar semalam.
Dia menunjukkan uang banyak yang bisa membuat keledai terselak.
Katanya dia membunuh sipir penjara untuk mendapatkannya.
- Di mana kami bisa menemukannya? - Dia punya tanah di sebuah tambang.
Di Rute 23.
Baiklah. Terima kasih atas bantuanmu.
- Apa kau semacam orang penting? - Semacam itu.
Jangan khawatir. Aku juga mantan narapidana.
Memalsukan tiket, menuduh orang. Aku pernah melakukannya.
Terserah kau saja, Kawan.
Tato yang menarik, sepertinya baru. Kau baru membuatnya?
Ya, sepupuku baru saja masuk sini karena narkoba.
Dia seniman sejati.
- Mungkin Nick perlu bantuannya. - Tidak. Aku tak suka tinta.
Kolot. Aku mengerti.
- Aku merawat diriku, ada masalah? - Tak ada masalah.
- Ada apa di sana? - Tempat menampung cucian.
Ayo kita lihat.
Kami mencuci untuk semua hotel dan restoran di Hangtree.
Itu pasti membuat para narapidana sangat sibuk.
Tiga giliran kerja dalam sehari.
Semua trustee bertugas sebagai pengawas di sini.
Kalian pasti tahu semua yang bermasalah di sini.
Orang seperti Lansdale.
Aku tak akan ikut campur.
Sepertinya kau pria yang cerdas.
- Jangan seperti orang bodoh. - Maaf?
Jika kau tahu sesuatu, mungkin tentang Lansdale dan terornya...
Katakan saja kepadaku.
Aku bisa membuat hukumanmu diringankan.
Dengar. Aku masih punya 6 bulan lagi di penjara ini.
Lalu aku akan bebas.
Aku ingin menghabiskan 6 bulan itu tanpa ditusuk.
Aku mengerti. Aku pernah merasakannya.
Pengadu akan mendapatkan jahitan.
Itu adalah anggapan yang sering keliru.
Jahitan hanya untuk orang yang masih hidup.
Baiklah.
Itu dia?
Masker-nya mengganggu, tapi kurasa begitu.
Sepertinya Butch Carwin mempunyai lab narkobanya sendiri.
Dan dia bersenjata.
Itu hanya kemungkinan. Kita bisa menahannya sekarang juga.
- Sebaiknya kita panggil bantuan. - Tidak perlu. Ini mudah.
Kau tak perlu membuktikan apa-apa pada siapa pun.
Kau tak perlu membuat ayahmu terkesan.
Kau orang baik tanpa dia. Kau tak berutang apa-apa padanya.
Kau salah. Aku tak peduli dengan ayahku.
Aku hanya bilang kita bisa menangkap Carwin sekarang.
CBI! Tiaraplah, Carwin!
Tiaraplah!
- Aku tak bisa lihat apa-apa. - Tiarap sekarang!
Baik! Sialan.
Hadap ke tanah! Letakkan tanganmu di samping!
- Trik yang bagus. - Ya. Selalu berhasil dengan ayahku.
Kami menangkapmu karena memproduksi narkoba dan senjata ilegal.
Siapa yang tahu apa lagi yang akan kami temukan.
Aku memang bukan orang baik. Itu kenyataannya.
Kau kenal pria ini?
Sepertinya aku pernah mengenalnya.
Lansdale.
- Bagaimana dengan pria ini? - Aku tak tahu. Sepertinya polisi.
Dia orang yang kau bunuh untuk Marcus Lansdale.
Tunggu, aku melakukan apa?
Membunuh demi uang adalah kejahatan besar.
Jika bersaksi, kau hanya akan dipenjara untuk waktu yang lama.
Entah siapa yang memberitahumu, tapi aku tak pernah lihat pria itu.
Kalau begitu di mana kau dua malam yang lalu?
Saat itu aku sedang membuat narkoba.
Tunggu di sini, Butch. Ini akan menjadi hari yang panjang.
Lisbon. Ini Jane, aku di penjara. Datanglah ke sini.
Kau masih di Carson? Untuk apa?
Tentu saja untuk menangkap pembunuhnya.
Kami menangkap seorang tersangka yang berpotensi.
Kau akan tahu jika kau angkat ponselmu.
Tempat ini bukan dibangun untuk menyambut mereka.
Tetapi, percayalah kepadaku, Lisbon.
Ambil kunci mobilmu dan naik ke mobilmu...
Lisbon?
Apa maksudnya ini?
Pria dengan kaki yang gemetar di sana.
Tomas. Kemari.
Sepertinya heroin.
Dan kurasa jika kau periksa pancuran air, kau akan temukan...
Benar!
- Itu bukan milikku. - Tentu saja. Ayo jalan.
Aku datang hanya untuk melihatmu menangkap pengedar narkoba?
Ini bukan penangkapan.
Aku hanya memastikan apa informasi dari informan-ku benar.
Informan?
Ya, satu napi bisa kubuat bicara. Dia akan bantu menangkap Landsdale.
- Siapa yang kau buat bicara? - Nick, seorang pencuri.
Aku melakukan sihirku padanya. Sangat terkesan seperti polisi.
Dia siap untuk memberi pernyataan setelah kita selesaikan berkas...
- Untuk membebaskannya. - Tak ada yang suka pengadu.
Ayo kita bebaskan dia.
- Terima kasih. - Penangkapan di kantin.
- Aku tahu siapa yang mengadu. - Siapa?
Nick, si pencuri.
Nick?
Polisi itu bilang dia juga akan menangkapmu berikutnya.
Itu tak akan terjadi.
Berikan aku pisau. Sebelum lampu padam, bersiaplah.
Teknisi lab baru selesai memeriksa barang yang kita sita dari Carwin.
- Benarkah? - Ya.
Ini mulai menjadi kasus yang bagus.
Lab narkoba, gudang penuh dengan pengeras suara curian...
Dan sekitar 600 karton rokok tanpa pajak.
- Sepertinya ayahmu membantu kita. - Tunggu. Apa katamu?
- Kubilang sepertinya ayahmu... - Rokok tanpa pajak?
- Ya. Lalu? - Gantikan aku, aku harus pergi.
- Kami sedikit sibuk, Nak. - Petunjukmu tak berguna.
Butch Carwin tak membunuh penjaga itu.
Dia hanya menyelundupkan rokok sepertimu. Ini kebetulan yang aneh.
Sebaiknya aku mengambil minum lagi.
Dia membohongimu untuk menyingkirkan saingannya.
Itulah gunanya polisi. Menyingkirkan persaingan.
Lagi pula, kalian mendapatkan tangkapan yang besar.
Semua orang senang.
- Kau memanfaatkanku. - Itulah gunanya keluarga.
- Kurasa ibumu... - Jangan bicara tentang ibuku!
Mungkin memukul ayahmu akan memperbaikimu.
Memberikanmu ketenangan jiwa.
Sebelum kau memukul, ingat apa yang kukatakan sebelumnya.
Aku tak suka berkelahi.
Majulah, Nak.
Sel akan ditutup dalam 15 menit.
Bunuh pengadu itu.
Nick, aku datang untukmu.
Letakkan pisaunya, Lansdale.
Jangan membuatku gunakan semprotan merica.
Kau tahu yang harus kau lakukan.
Ini cukup untuk mengirimnya ke Supermax?
Walton pasti akan senang melihat ini.
Jangan khawatir, biar kami kemasi tasmu.
Pergilah ke neraka.
Dan juga untuk Nick! Semua tahu dia yang mengadukanku!
Bawa dia pergi dari sini!
Seseorang akan membunuh tikus itu!
Bawa mereka pergi dari sini. Kunci blok selnya.
Sebaiknya kau pindahkan Nick ke unit pengasingan.
Kami menempatkannya di ruang pencucian pada giliran malam.
Waktumu selesai, Nicky! Nick!
Di mana Nick?
- Kau lihat Nick? - Dia tadi ada di mejanya.
Dia tak ada sekarang.
Ada narapidana yang hilang. Kunci seluruh gedung!
Penguncian sel Blok C. Narapidana menghilang.
- Itu kelinci? - Ya. Itu kelinci.
- Kelinci yang menari? - Kelinci tak bisa menari.
Cho, kami dapatkan truk cuciannya.
Sorotkan lampu.
Tolong turun dari kendaraanmu, Pak.
Olly Olly lembu bebas!
Sialan!
Aku harus kabur. Kau membuat semua orang mengira aku seorang pengadu.
Ya. Maaf mengenai itu. Salahku.
Kurasa itu cara terbaik agar kau tunjukkan bagaimana kau bisa kabur.
Sama seperti yang kau lakukan di malam kau bunuh Walton.
Aku tak akan katakan apa pun.
Kami punya banyak cara untuk membuatmu bicara.
- Apa yang kau lakukan di sini? - Menghangatkan diri.
- Kau membakar semua barangku? - Ya.
Berani sekali.
Aku mempermainkanmu, kau mempermainkanku...
Memang seharusnya begitu.
Apa itu berarti kita impas?
Tidak.
Baiklah, Nak.
Aku memberimu kesempatan yang adil sekali ini saja.
Kau terlalu bertingkah seperti polisi, Nak.
Kita belum selesai.
Seharusnya kau gunakan pisau itu.
Sampai jumpa, Nak.
Sopir truk cucian itu sedang bernyanyi di ruangan sebelah.
Bicaralah agar kami bisa memindahkan kau ke pesisir timur
Di mana tak ada yang tahu kau seorang pengadu.
Aku tak pernah mengadu. Pria ini menjebakku.
Semoga kau berhasil meyakinkan narapidana lainnya di penjara.
Aku tamat, 'kan?
Semestinya aku bebas 6 bulan lagi. Aku ingin ada sesuatu menungguku.
Aku menemukan toko perhiasan itu dan menjanjikan sopir itu bagiannya...
Jika dia membantuku menyelinap keluar.
Ya. Selera perhiasannya yang buruk menjadi petunjuk awal.
Aku merampok toko itu dan berjalan lancar.
Jadi kupikir, ayo lakukan lagi.
Saat itulah kau bertemu Walton.
Anak itu tak semestinya bertingkah seperti pahlawan.
Seharusnya dia tak ikut campur.
Seperti itulah dia, kau mengerti?
Dia mencoba melakukan hal yang benar.
Kupikir aku tak akan tertangkap.
Aku berpikir, yang bisa keluar-masuk penjara pasti dipercaya penjaga.
Seorang trustee.
Dan pencucian itu adalah cara terpintar untuk keluar.
Pelakunya bisa saja salah satu dari kami.
Ya. Tapi kau dan Jorge yang menonjol.
Karena itulah aku memilih kalian berdua.
Tatonya lebih bagus dari tato narapidana biasanya
Dan masih baru. Lalu dia menyebut soal sepupunya yang membuat.
Jadi tinggal tersisa kau dengan kuku jarimu yang dimanikur.
Tak ada salon kuku di penjara, 'kan?
Aku suka berpenampilan bersih. Aku kolot.
Aku tak pernah harus membunuh siapa pun dalam pekerjaanku.
Aku terlalu baik untuk kekerasan.
Tapi kau tetap membawa pisau.
Seseorang berdiri di hadapanmu dan akan mengambil segalanya...
Kau harus melumpuhkannya.
Benar atau salah, kau harus melumpuhkannya.
Kau mengerti itu, 'kan?
Kenapa bibirmu? Ada hubungannya dengan ayahmu?
- Ya. - Aku baru saja ingin membuat kopi.
Kau mau pergi ke kedai dan menceritakannya?
Tidak. Aku baik-baik saja. Aku lebih dari baik-baik saja.
Tunggu. Ada satu hal lagi.
Maaf aku tak bisa hadir di hari pernikahanmu.
Sayang sekali. Kau punya rencana lain hari itu?
Tidak. Masalahnya aku masih mencintaimu.
- Kau tak bisa... - Tunggu.
Aku tak mencoba merebutmu kembali.
Kau akan menikahi pria yang baik dan itu tak akan berubah.
Tapi begitu juga denganku.
Aku tak bisa berpura-pura menjadi teman seperti ini.
Entah apa kelak akan berhasil. Tapi satu hal yang pasti...
Aku tak sanggup melihatmu menikah dengan pria lain.
Baiklah.
Semoga harimu indah, dan semoga hidupmu indah.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.