All language subtitles for The.Mentalist.S03E17.Bloodstream.NF.WEB-DL.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Mount Stanz Golf & Country Club Meyer Forest, California

Golf, aku tak mengerti olahraga ini.

Aktivitas berulang, konyol, dan tak berguna.

Bagus untuk jernihkan pikiran.

Semua tempat latihan ini adalah alat pembersih jiwa.

Van Pelt, apa yang kita dapat?

Melihat dari SIM-nya, namanya Micah Newton.

Senjata pembunuh tampaknya stik nomor lima.

- Tak ada luka perlawanan. - Atau pun saksi.

Menurut petugas koroner dia dipukul dari belakang saat memukul bola.

Tabir surya, pembersih tangan cair, kudapan sehat.

Sepertinya dia dibesarkan oleh ibu yang protektif.

Seorang pegolf menemukannya sekitar pukul 04.00 tadi pagi.

Pembunuh tidak mengambil tas golf dan dompetnya utuh.

- Cho sedang memeriksa mobilnya. - Cukup pagi untuk bermain golf.

Rupanya pukul 04.00 awal jam sibuk. Tempat ini buka 24 jam.

Temui pengelola, minta rekaman kamera pengawas tadi malam.

- Baiklah, Bos. - Jane, tolong fokus.

Sedang kucoba. Ini dia. Sulit sekali untuk mengaturnya.

- Pada korbannya. - Ya, maaf.

Dia seorang profesional, sadar akan kesehatan...

Melihat monogram khusus di jaket dan noda yodium pada kuku...

Juga kartu skor yang sulit dibaca, maka hanya ada satu kesimpulan.

- Korban kita seorang dokter. - Entah bagaimana, terdengar logis.

7- Seorang dokter yang bermasalah. - Masalah macam apa?

Label ketepatan ini menandakan pukulannya.

Dan dalam hal ini, pukulannya tidak tepat sasaran.

Pukulannya lebih sering mengenai bagian depan stik.

- Itu berarti apa? - Berarti dia sedang...

Membelokkannya. Menyilang di depan muka.

Itu terjadi ketika sedang stres. Lisbon, bisa kita bicara?

Sepertinya kita harus memasang bel padamu.

Apa kau sudah tahu keberadaan Agen Hightower?

Belum.

Apa dia pernah menghubungimu?

Maksudmu apa aku pernah berkomunikasi dengan buronan...

Tanpa memberi tahu atasanku?

Tidak, aku belum pernah.

Kau pernah luangkan waktu dengan anak Hightower di CBI.

- Seperti apa mereka? - Nanti aku beri tahu, permisi.

Cho, apa yang kau temukan?

Identitas korban ada dalam tasnya. Dia dokter di Blessed Sacrament.

Kau boleh sentuh ujung bajuku.

- Apa yang menempel ini? - Itu lencana pengukur radiasi.

Untuk menunjukkan tingkat radiasi rumah sakit.

Aku akan minta koroner untuk mengujinya saat autopsi.

Aku belum selesai, Agen Lisbon.

Agen LaRoche, ini TKP. Aku sibuk.

Aku heran dengan ketidaktertarikanmu dalam menemukan Hightower.

Kau serius? Kami harus hadapi kunjungan mendadakmu berbulan-bulan.

Kau sudah sebut pembunuhmu dan kini dia buron...

Kenapa kau selalu muncul di TKP-ku?

- Karena pagi ini... - Aku bahkan tak mau dengar.

Begitu pengganti Hightower sudah diumumkan...

Aku akan minta surat permohonan agar kau menjauh dariku.

Seperti yang kukatakan...

Pagi ini aku dilimpahkan tugas-tugas Hightower.

Itu termasuk mengawasi tim ini.

Celaka.

Aku terima kejujuranmu dan aku akan hormati keinginanmu.

- Agen Cho? - Ya.

Aku tugaskan kau memimpin tim ini mulai sekarang.

Agen Lisbon, mulai sekarang kau melapor kepada Agen Cho.

Selamat siang.

Hai. Aku sudah bicara dengan tim dan menemukan solusinya.

- Apa itu? - Kau tetap pimpin investigasi.

Buat keputusan seperti biasa, aku akan melapor pada LaRoche.

- Kuhargai tawaranmu, tapi tidak. - Kau bosnya, ini tidak benar.

Itu perintah langsung. Kau yang memimpin.

Kalau begitu, aku harus benar-benar memimpin.

Aku akan mendukungmu seratus persen.

Kau seorang agen senior, tunjukkan kemampuanmu.

- Kau yakin? - Aku yakin.

- Kukosongkan ruanganku sore ini. - Aku tidak mau ruanganmu.

- Sudah kubilang... - Tak ada sekat antara aku dan tim.

- Bagaimana? - Aku yang memimpin.

- Baiklah. - Ada perintah, Bos?

Ini sungguhan. Lisbon menolak, aku yang memimpin.

Kalau begitu, selamat.

Ayo uraikan kasus ini.

Baiklah. Lisbon, bisa jelaskan informasi pribadi yang kau ketahui?

Tentu. Micah Newton, 42 tahun.

Dia doktor medis, namun kebanyakan tangani tugas administratif di RS.

Van Pelt, kau menemukan sesuatu dari kamera pengawas tempat golf?

Tidak, kamera hanya awasi tempat parkir dan klub saja.

Si pembunuh pasti parkir di jalan.

- Sidik jari pada stik? - Tak bisa digunakan.

- Ada laporan dari koroner? - Ya, ini.

Baiklah.

Pukulan pada kepala mengakibatkan pendarahan otak seketika. Itu biasa.

Tapi ada pertanyaan soal paparan radiasinya.

- Pertanyaan seperti apa? - Karyawan RS memakai lencana...

Untuk mengawasi tingkat radiasi diri mereka.

Lencana Newton jauh melebihi batas bulan ini.

Dengan tingkat seperti itu, tubuh harusnya bersinar dalam gelap.

Tapi menurut koroner penguji jasad, masih dalam batas yang ditoleransi.

- Bagaimana itu bisa terjadi? - Lisbon, bawa Jane ke RS. Selidiki.

- Siap, Pak. - Van Pelt, periksa catatan Newton.

Rigsby, ikut denganku.

Sempat baca berkas kasusnya?

Tak perlu. Aku cukup lihat TKP untuk tahu pelakunya dokter.

Bagaimana kau tahu?

Satu pukulan ke kepala menyebabkan kematian seketika.

Itu membutuhkan pengetahuan medis, ego kuat, pukulan golf mematikan.

- Ini pasti kejahatan sesama dokter. - Apa kalian agen CBI-nya?

Ya, dia yang lakukan tugas detektif dan aku yang menghina ("insult").

- Konsultasi ("consult"). - Ya, itu juga.

Francine Trent. Aku asisten dr. Newton.

- Tadinya, kurasa. - Aku turut berduka.

Ikuti aku.

- Ini jadwal dr. Newton kemarin. - Terima kasih.

Menurut jadwal kegiatan terakhirnya memberi kuliah pukul 20.00?

Pada siswa kedokteran tahun pertama. Itu pencapaian terbaiknya tahun ini.

Kulihat kau memakai lencana radiasi yang sama seperti dia.

Kami diharuskan memakainya setiap saat.

Tahu kenapa tingkat radiasinya tinggi?

Tidak.

Kami pakai zat radioaktif seperti sesium 137 untuk iradiasi darah...

Tapi semua memakai timbal pelindung agar terlindungi.

Karenanya, aku tak tahu.

- Siapa orang-orang ini? - Pasien transplantasi.

Newton memulai program transplantasi di Blessed Sacrament.

- Itu memberikan dia kegembiraan. - Apa orang-orang ini masih hidup?

- Jane. - Kau sudah bukan bosku.

Transplantasi adalah hal yang rumit.

Tapi sudah kulihat banyak orang yang terselamatkan.

Orang yang akan mati.

Kecuali kau tahu rahasia, kita semua akan mati.

- Maafkan aku. - Tidak apa-apa.

Takut pada dokter dan rumah sakit sangatlah wajar.

Aku tidak takut.

Apa dia mengajar pada kuliah pukul 20.00-nya?

Ya. Dia tak pernah melewatkan kesempatan...

Untuk memberi ceramah motivasi kepada dokter-dokter muda.

Dia dokter praktik yang baik, tapi lebih hebat jadi pemimpin.

Kurasa itu alasannya pindah ke bagian administrasi.

- Dan siapa mereka ini? - Semua dokter dewan transplantasi.

Dr. Newton ketuanya.

Ya, dia berdiri di samping sedangkan pria ini ada di tengah.

- Siapa dia? - Dr. Quick, kepala pembedahan.

Mulai pagi ini, dia mengambil alih semua tanggung jawab dr. Newton.

- Kita mendapat petunjuk. - Bisa kami bicara dengannya?

Dia memimpin rapat dewan transplantasi.

Peralihan yang cepat.

Kata dr. Quick rapat itu terlalu penting untuk ditunda.

- Apa ada dokter lainnya di sana? - Semuanya.

Ruangan penuh dokter? Kebetulan sekali.

Bisa antar kami ke sana?

Aku akan berperilaku sopan dan tak akan berkomentar.

Permisi. Aku mencari David Vance, pengarah acara?

Dia ada di belakang. Aku akan memanggilnya.

Terima kasih.

- Dengar, ini pertanyaan sensitif. - Ya?

Tak ada bos pada malam kuis, seperti yang kau ketahui.

Haruskah kami berikan tempatmu kepada Lisbon?

- Itu akan terasa aneh. - Lakukan yang menurutmu benar.

Atau kami biarkan saja posisimu, jaga-jaga bila kau berbuat salah.

- Itu hanya lelucon. - Ya, lucu sekali.

Kau akan jadi bos yang hebat. Aku sudah takut kepadamu.

Terima kasih sudah menemuiku di sini.

Aku mau saja membatalkan perayaan ini...

Tapi ini peluang terbesar lembagaku melakukan penggalangan dana.

Minggu lalu surat ini datang dari suami kandidat transplantasi.

Kupikir kalian harus melihatnya.

Micah ketua dewan transplantasi.

Dia harus membuat keputusan sulit...

Mengenai siapa yang akan hidup dan mati.

Sudah kusuruh laporkan pada polisi, tapi katanya tak perlu dicemaskan.

"Jika istriku tewas, kau yang pertama kali kudatangi."

Terima kasih.

Ada pasien baru di urutan pertama untuk transplantasi ginjal.

Pasien Siberia.

Fungsi ginjalnya dalam tahap kritis, dr. Watson akan menjelaskannya.

Bagaimana dengan Enid Jordan? Dia tak akan bertahan seminggu lagi.

Dia urutan pertama daftar Newton.

Karena peristiwa tragis dr. Newton tak lagi memimpin rapat ini tapi aku.

Dan sebagai anggota bagian anestesi, dr. Gidry...

Peranmu hanya sebagai penasihat.

Silakan, Watson.

Pasien Siberia mengidap gagal ginjal tahap akhir... Ya?

Kenapa disebut "sidang olok-olok" (pengadilan kanguru)?

Kanguru tak adil dibanding hewan berkantong lain, 'kan?

- Bukankah walabi lebih bijaksana? - Kau berjanji tak akan bicara.

- Dia janji tak akan bicara. - Hanya sedikit.

- Ini bukan sidang olok-olok. - Apa aku bilang begitu?

Menarik kau menyangkal tuduhan yang tak ada.

- Karena kau membahas itu... - Maaf, siapa orang ini?

Dia Patrick Jane, konsultan CBI. Aku Agen Teresa Lisbon.

Kami sedang menyelidiki pembunuhan dr. Newton.

- Ini bukan tempat yang tepat. - Sebaliknya, ini tempat yang tepat.

Ruangan penuh profesional pemberi resep obat yang kurang diketahui...

Untuk sembuhkan penyakit yang kurang dipahami bagi orang tak dikenal.

Malah aku yang disebut penipu.

Dengan mengangkat tangan...

Siapa di antara kalian yang membunuh dr. Newton?

Kau akan diam saja dan melihat ini?

Ini di luar kendaliku. Atasanku adalah Agen Kimball Cho.

Aku bisa memberimu nomor teleponnya.

- Aku tidak terima ini. - Ayolah, ini sudah jelas.

Pasien Siberia dioperasi ginjal pertama...

Karena dia orang penting yang punya banyak uang.

Kini kau memimpin, semuanya mudah bagi orang penting itu, 'kan?

Rapat ditunda.

Untuk kalian yang tak terbiasa dengan intimidasi polisi...

Kalian tak berkewajiban bicara dengan kedua orang ini.

- Hebat. - Terima kasih.

- Habisi mereka. - Pasti.

- Kau kaki tangan dr. Quick, 'kan? - Sesama dokter bedah.

- Takut dengan dokter? - Tidak.

Aku mengerti, aku juga tak suka beberapa dokter.

Karena dr. Quick tak mau bicara dengan kami...

Mungkin kau bisa beri tahu di mana dia tadi malam.

Kau kira dia terkait dengan pembunuhan dr. Newton?

- Kenapa? - Itu hal yang mendasar, Vernon.

Jenazah Newton belum dingin, Quick (Cepat) sudah ambil posisinya.

- Dia secepat namanya. - Dr. Quick tak membunuh siapa pun.

Dia hanya ingin kami menjadi RS peneliti terbaik.

Untuk itu, kami butuh uang. Kami bukan badan amal.

Kau belum menjawab pertanyaanku. Di mana dr. Quick tadi malam?

Dia makan malam sampai larut jadi dia minta aku menggantikannya.

- Aku bekerja sepanjang malam. - Makan malam larut malam.

Kau jelas tak pernah pesta dengan wakil farmasi.

- Operator. - Kami perlu dr. Montez di ICU.

Dan siapa pasien Siberia itu?

Kandidat transplantasi ginjal yang sedang menungguku di CCU.

- Aku mohon diri. - Dr. Montez, harap ke ICU.

Ayo ke bagian Radiologi. Lencana itu masih menggangguku.

Aku mau tahu kenapa radiasinya begitu tinggi.

Aku tak ikut. Aku mau ke kantin untuk makan agar-agar lezat.

Aku bahkan tak tanya kau mau ke mana. Kau tahu kenapa?

Karena aku tak perlu melakukannya.

- Hai, Byron. - Hai.

Aku Agen Van Pelt.

- Istrimu Enid Jordan? - Ya, benar.

Minggu lalu, ketua dewan transplantasi...

Di Blessed Sacrament menerima ini. Apa kau yang menulisnya?

Kata orang, jika kau terlalu marah untuk menulis surat...

Tunggu sehari sebelum kau mengirimnya.

Kata orang, menuliskannya saja sudah cukup.

Aku menunggu selama seminggu...

Dan aku masih bisa merasakan setiap katanya.

Jadi, benar, aku yang mengirimnya.

Kau tahu dr. Newton dibunuh semalam, 'kan?

Ya, dan aku turut berduka soal itu.

Tapi tragedi biasa terjadi. Tanyakanlah itu kepada Enid.

Kenapa kau begitu marah dengan dr. Newton?

Dia memasukkan istrimu dalam daftar transplantasi.

Kau tahu yang harus dilakukan untuk masuk ke programnya?

Pertama, Enid harus turunkan bobot sesuai syarat dengan sakit-sakitan.

Lalu dia menjadi terlalu sakit.

Dan setelah itu, apa kami mampu membeli ginjal baru?

Rintangan demi rintangan.

- Tapi namanya sudah terdaftar. - Dan tidak ada yang berubah.

Satu hari namamu di daftar, keesokannya turun...

Tak pernah di urutan pertama.

Dan selalu ada orang lain yang harus didahulukan.

Aku sudah muak, Nona.

Byron, di mana kau pukul 02.00 pagi tadi?

Aku sedang membungkuk di atas kakus...

Memegangi rambut istriku sementara dia memuntahkan darah.

Ulkus stres.

Jadi, pagi ini dia harus kembali masuk rumah sakit.

Siang ini dia harus jalani proses pengurangan gumpalan darah lagi.

Berapa kali lagi dia harus dioperasi?

Operator.

Kami perlu dr. Watson di ruang bedah segera.

- Kamar berapa, Pak? - Tiga.

Akan kupanggil dia sekarang.

Dr. Watson, harap segera ke ruang bedah tiga.

Kau pasti pasien Siberia.

Aku...

- Jangan bergerak. - Baiklah.

Siapa kau? Dan jangan bilang kau dokter.

Aku tak akan bilang begitu. Namaku Patrick Jane.

Aku semacam petugas hukum.

Kau pasti semacam kepala penjahat Rusia, 'kan?

- Di mana lencanamu? - Kantong depan rompiku.

Lebih tepatnya tanda pengenal. Aku tak dapat...

Aku hanya konsultan, tak dapat lencana berkilau asli.

Siapa bilang aku kepala penjahat Rusia?

Dari logat Sochi-mu, tato bintang di dadamu...

Luka tembak, tatapan matamu. Aku bisa teruskan.

Terima kasih.

Lukisan Rubens.

Namaku adalah Ulis Oratni.

Kenapa kau kemari?

Seorang dokter di RS ini dibunuh. Namanya Micah Newton.

Dan dia yang menghalangimu untuk mendapatkan ginjal baru.

- Kau pikir aku membunuhnya? - Tidak.

Jelas kondisimu sedang tak sehat untuk melakukan hal semacam itu.

Tapi mungkin orang yang kau kenal. Seseorang yang kuat seperti banteng.

- Bagaimana pukulan golfmu? - Beri aku stik, akan kutunjukkan.

- Aku dapat panggilan. Ada apa ini? - Dia punya pistol dan menodongku.

Dia sangat kasar, dan itu belum termasuk serangannya.

Aku anggota CBI. Apa perkataannya benar?

Menghadap tembok! Cepat!

Rekanmu yang masuk tanpa izin, mengancam keselamatan pasien ini.

Tekanan darahnya naik drastis.

Kami akan pergi, tapi kami akan menahan dia. Ayo.

Satu hal lagi, berapa harga ginjal sekarang ini?

Apa seharga mesin rontgen? Atau gedung baru di rumah sakit?

Atau orang berwajah jahat ini menyandera keponakan dr. Quick...

Pergilah sekarang!

Aku baru menghubungi Interpol.

Yegor Golenka, orang Rusia yang sedang kita tahan...

Dia punya catatan panjang di kepolisian Moskow.

Aku akan bicara dengannya.

Apa yang kau temukan tentang lencana radiasi dr. Newton di RS?

Aku bicara dengan asistennya, lalu bertanya bagian Radiologi.

Tak ada yang tahu kenapa radiasinya begitu tinggi.

Itu sebuah misteri.

Kau tahu sumber radioaktif yang memengaruhi lencana...

Tapi tidak pada orang?

- Tidak. - Van Pelt, tolong periksa itu.

- Baiklah. - Aku bisa menanganinya.

Bukankah kau harus bicara dengan tersangka?

Baiklah, Bos.

Kami dengar kau pelaku kejahatan di Rusia.

Bagaimana kau bisa mendapatkan pistol di sini?

Aku bisa panggil penerjemah jika kau membutuhkannya.

Aku mengerti.

Kalau begitu, bicaralah dan tatap mataku ketika berbicara!

Tunjukkan rasa hormat.

- Baiklah, Bu. - Mari kita ulangi lagi.

- Bagaimana kau mendapat pistol itu? - Aku menemukannya.

Di California, pistol tumbuh di pepohonan.

Kau tahu di negara ini kau harus punya izin untuk memiliki pistol.

Ketika kau empaskan rekanku ke tembok dan menodongnya...

Kau melakukan tindak kejahatan. Berarti kau bisa masuk penjara.

Sistem penjara di negaramu bagaikan liburan di Rusia.

Tapi siapa yang akan menjaga Tn. Oratni?

Penggantiku.

- Kau lakukan apa pun untuknya, 'kan? - Tanpa keraguan.

- Kau rela membunuh untuknya? - Tentu saja.

Apa kau disuruh membunuh dr. Newton?

Tidak.

Di mana kau semalam antara pukul 21.00 hingga 02.00?

Menjaga Tn. Oratni, di kamarnya.

- Sepanjang malam? - Dr. Quick...

Memberiku kelonggaran untuk selalu berada di sana.

Sejak tiba di negara ini, aku belum pernah meninggalkan Tn. Oratni.

Baru sekarang.

Itu adalah pos perawat.

Jika kau perlu yang lainnya kumohon jangan minta kepadaku.

Kau memberiku banyak masalah pagi ini.

Maafkan aku, Francine. Terima kasih.

- Kau mencari pasien pascaoperasi? - Tidak, aku mencari perawat.

- Yang mana? - Kau. Sepertinya kau berkuasa.

Kita tahu siapa yang sebenarnya jalankan RS.

Kumohon! Apa ada yang bisa membantuku?

Bisa tolong istriku? Dia baru dioperasi.

Dia bilang rasa sakitnya tidak tertahankan.

Bertahanlah.

Enid Jordan. Dia mendapat ginjalnya?

Cuma prosedur penghilangan gumpalan. Makin banyak selang di tubuhnya.

Entah berapa banyak lagi yang bisa dia terima.

Dr. Gidry!

- Kau masih mengacau? - Selalu.

Dia selesai operasi penghilangan gumpalan 15 menit yang lalu...

- Dan terlihat sangat gelisah. - Baiklah.

Ny. Jordan, ini dr. Girdy, dokter anestesimu.

- Seberapa sakit dirimu? - Ayolah, dia sedang menderita!

Kau pikir sesakit apa?

Sayangnya istrimu sudah mencapai batas toleransi obat pascaoperasi.

Aku ingin kau bertahan lebih lama. Mengerti, Sayang?

Beri dia 10 mg valium jika masih gelisah dalam 20 menit.

Kenapa kalian ini? Maaf, Sayang.

Aku akan terus berusaha, tak akan menyerah.

Permisi, jika aku boleh membantu.

Cobalah untuk berteriak. Itu sering membantu.

- Maaf? - Berteriak. Ekspresikan rasa sakit.

Orang suci di kalungmu pasti setuju. Berteriak punya dampak terapeutik.

Lagi pula, itu akan membuatmu mendapat obat lebih cepat.

- Siapa kau? - Patrick Jane.

Senang bertemu denganmu. Byron dan Enid, 'kan?

Berteriaklah. Cobalah.

- Orang Rusia itu bukan pelakunya? - Benar.

- Hai, Bos. - Hai.

Aku sedang memeriksa lencana radiasi dan mengetahui sesuatu.

Semua akses di RS setelah jam kerja...

Mengharuskan pegawai memakai tanda pengenal untuk akses.

- Sepertinya menjanjikan. - Masih ada lagi.

Pemakaian lencana pengenal Newton di malam pembunuhan tak masuk akal.

- Kenapa begitu? - Menurut laporan keamanan...

Dia menggesekkan lencananya di bagian Radiologi pukul 20.05.

Tapi asistennya bilang, dia beri kuliah sekitar pukul itu.

Tepat. Sulit untuk berada di dua tempat sekaligus, 'kan?

Besok kita selidiki, lihat arahnya. Kerja bagus, Van Pelt.

- Kerja bagus. - Terima kasih.

Kau benar. Lencana radiasi itu memang petunjuk.

Hanya melakukan yang kau ajarkan, melihat dari semua sisi.

- Dengar, Bos... - Jangan panggil aku "bos".

Aku bukan bosmu. Kau bosku.

Cobalah.

Ayolah, lebih kencang lagi. Semuanya.

Teriakannya kencang juga.

- Bagaimana rasanya? - Cukup lega.

Berteriak sekali sehari menjauhkanmu dari dokter.

Aku akan menjauhi yang tinggi itu, jika jadi kalian.

Kalian hanya akan patah hati.

- Bagaimana kau tahu... - Astaga.

Berminggu-minggu kuberi tahu Gloria bahwa dia hanya cari kesenangan.

Tapi dia tampan.

Jujurlah padaku. Kebanyakan dokter yang ada di sini buruk, 'kan?

Tidak, ada beberapa yang baik.

Dr. Newton adalah orang yang benar-benar mulia.

Siapa lagi?

Bila berasumsi dia sembunyikan sisi jahatnya...

Menurut kalian siapa dokter yang paling baik dan ramah di sini?

Dr. Watson.

Menarik.

Menurutmu dia pembunuhnya?

Dia kaki tangan dr. Quick dan dokter pengawas pasien Siberia.

- Maka dia cocok jadi tersangkanya. - Tidak.

Dr. Watson manis dan baik.

Aku kerja dua sif dan dia beli donat untuk semua yang bekerja malam.

- Itu menyenangkan. - Maksudmu saat gantikan Quick...

Dia membelikan semua orang donat? Kau seharusnya menikahi dia, Daisy.

Dr. Watson tak bekerja tadi malam. Dia hanya mampir.

Dokter memang pembohong terbaik, bukan?

Apa dr. Watson sekarang sedang bekerja?

Ya, tapi jam kerjanya selesai setengah jam lagi.

- Kau mau aku panggilkan dia? - Tidak, akan kutemui dia.

Ini sangat menyenangkan. Rahasiakan semua pembicaraan kita.

Akan aku resmikan itu dengan mengangkat kalian sebagai wakilku.

Ini rahasia kita, Nona-nona.

Sedang apa dia di lingkungan ini?

Kau di sini untuk mencari tahu itu.

Dr. Watson bohong tentang bekerja di RS.

Dia hanya mampir membawa donat...

Di tengah-tengah kesempatan membunuh.

Mungkin untuk alibi.

RS hanya beberapa menit dari tempat golf.

Memasuki gedung gelap dengan tas ransel.

Mungkin penuh dengan uang untuk membayar sang pembunuh.

Saatnya bagimu menjadi pahlawan. Aku akan menunggu di mobil.

- Terima kasih. - Tangkap dia.

- Menyingkir dariku! - Alicia, duduklah.

Jangan ganggu aku!

CBI! Angkat tanganmu!

- Astaga. - Ya, ampun.

- Sakit sekali. - Kenapa dia?

Dia pecandu heroin sedang pulih dari overdosis.

Aku harus melanjutkan membantunya, sekarang!

- Mau aku panggilkan ambulans? - Tidak perlu.

Alicia, tak apa-apa. Kau baik-baik saja.

Satu dosis lagi akan membuat dia tenang.

- Tidak! - Apa itu?

Naloxone. Cara cepat hilangkan candu dari tubuh.

Membalikkan overdosis. Aku selalu membawanya dalam tasku.

Beruntung teman pecandunya menghubungiku tepat waktu.

Ini lebih dari sekadar peduli. Dalam keluargamu ada pecandu?

Ibuku overdosis ketika aku 12 tahun. Itu salah satu alasanku jadi dokter.

Kenapa kau bohong berada di RS pada malam pembunuhan Newton?

Aku bekerja sambilan dalam klinik berjalan tadi malam.

Itu pelanggaran kontrak kerja dengan RS.

Aku tak bisa kehilangan pekerjaanku. Biaya sekolah kedokteranku tinggi.

Baiklah, lanjutkan pekerjaan baikmu.

- Rigsby? - Maaf, orang ini masih tersangka.

Jika Newton tahu tentang ini, bisa jadi motif untuk membunuh.

Newton tahu tentang ini. Dia bahkan datang ke klinik itu.

Untuk memberikan keahliannya. Memberi sumbangsih pada masyarakat.

Dewa penolong yang biasa. Kau sudah lihat.

Sudah jelas Watson adalah orang yang berpotensi.

Satu dokter aman, masih ada satu RS penuh tersangka untuk diperiksa.

- Tujuh menit. - Seharusnya kulompati brankarnya.

- Yang benar saja? - Kenapa? Aku pelari waktu SMU.

Mahasiswa kedokteran bilang kelas Newton mulai pukul 20.10.

Tapi lencananya digesekkan di bagian Radiologi pukul 20.05.

Artinya, dia punya waktu lima menit untuk lewati jalur tujuh menitmu.

Dan aku berlari cepat.

Entah Newton lebih cepat darimu atau orang lain memakai lencananya.

Jelas ada yang mencuri lencananya.

Apa? Aku cepat.

Karena jabatannya, lencana Newton memberikan akses ke semua area RS.

- Lencana yang berharga. - Dan dalam sebulan terakhir...

Akses Newton ke Radiologi tiga kali lebih banyak daripada area lain.

Tapi bagian Radiologi bilang Newton jarang berada di sana.

Tepat. Orang lain pakai lencana milik Newton pada malam pembunuhan.

- Tunjukkan kepadanya. - Kuliah Newton biasanya direkam.

Ini foto-foto beberapa jam sebelum Newton dibunuh.

Dia tak memakai lencana pengenalnya. Ada laporan pencurian?

Tidak, tapi kami yakin itu dipakai orang yang dikiranya bisa dipercaya.

Francine Trent, asistennya. Kuperiksa keuangannya.

Dia pakai kartu kredit dua jam lalu, membeli tiket di terminal bus utama.

Ayo ke sana.

Toilet wanita aman.

Area perbelanjaan aman.

Tersangka terlihat di pojokan barat laut.

Kau mau pergi?

- Ada apa ini? - Kami tahu kau curi...

Lencana pengenal dr. Newton pada malam pembunuhan.

Kapan kau kembalikan? Sebelum atau sesudah kau bunuh?

- Aku tak bunuh dr. Newton. - Kau harus ikut kami.

- Kami harus lihat kopernya dulu. - Jangan sentuh!

- Baiklah. - Apa isi koper itu?

Sesium 137.

Koper ini dilapisi timbal...

Tapi jika kau buka tanpa perlindungan...

Material itu akan masuk ke sumsum dan memutasi selmu.

Untuk itulah dia memakai lencana semua akses milik Newton.

Butiran itu bisa dijual cukup mahal di pasar gelap.

Itu jelaskan semua kunjungan ke Radiologi...

Dan kenapa saat pertama bertemu, kau tahu banyak tentang itu.

Newton tahu kau mencurinya? Itu alasan kau membunuhnya?

Aku tak bunuh siapa-siapa. Aku menginap di rumah pacar.

- Periksa saja. - Rigsby, segera panggil tim gegana.

Van Pelt, amankan perimeter dan awasi tersangka. Lisbon?

- Menurutku bukan dia pembunuhnya. - Bagaimana kau bisa yakin?

Aku percaya ceritanya. Dan dia bukan dokter.

Kau juga mengira itu?

Itu dr. Malvo.

Dia harus ingatkan dirinya anggota tubuh mana yang dibedah.

- Itu tidak berbahaya. - Kecuali kau jadi pasiennya.

Apa yang terjadi, Daisy?

Dosis obat dalam dirinya bisa untuk buat gajah pingsan!

Tak masuk akal!

Aku mulai melihat pola.

Jika dapat 1 nikel per keluhan maka aku akan memiliki tempat ini.

Bangunlah.

Aku dengar mereka mendapatkan ginjal untukmu.

Kau siap untuk operasi?

Ya, aku bisa melihat ketakutan di matamu.

Kau tak boleh takut dalam bidang pekerjaanmu.

Kini kau takut dengan rasa sakit yang kau lakukan pada orang lain...

Kembali kepadamu dalam bentuk penyakit.

Dan kurasa kau mungkin benar.

Tak ada yang lebih nikmat dari kopi baru...

Sebelum kalian memulai pekerjaan menukar organ tubuh.

- Terima kasih, Patrick. - Dengan senang hati.

- Dan untuk petugas jasa. - Patrick, kau berlebihan.

Aku mau kopi.

Aku punya secangkir teh istimewa yang harus kau coba.

Dan untuk gembong narkoba kita...

Yang akan selamatkan nyawa pembunuh asing kejam...

Kau jelas butuh secangkir kopi.

Kau tak boleh di sini. Henry?

Tak terlalu ramah, tapi aku paham. Baiklah, aku akan pergi.

Asisten korban pembunuhanmu memberitahukan pembelinya.

Dia mencuri di RS selama sebulan ini dan mendapatkan keuntungan besar.

- FBI baru menangkap pembelinya. - Itu kabar yang baik.

Sayangnya, dia punya alibi kuat untuk malam pembunuhan.

Setelah mengembalikan lencananya, dia memang bersama teman prianya.

Jadi, pembunuh Newton masih ada di luar sana?

Benar.

Tapi butiran itu bisa digunakan untuk merakit bom.

Kekuatan untuk melukai ribuan orang.

Penangkapan yang bagus.

Itu bukan penangkapanku. Cho yang pantas dipuji.

Dia pemimpin yang baik. Kau benar tentang dia.

Aku akan masukkan pujianmu di dalam berkasnya.

Juga pujian di dalam berkasmu sendiri.

Terima kasih.

Kau kembali memimpin timmu, berlaku segera.

Tunggu.

Apa?

- Kau kembali memimpin. - Ya, aku mendengarmu.

Kenapa aku ditarik dari jabatan?

Mungkin aku mempermainkanmu?

Dan itu menunjukkan bahwa aku tak toleransi sikap tak dihormati.

Hanya itu.

Bagus sekali, Lisbon.

Kabar bagus. Aku sudah pikirkan hadiah yang bagus untukmu.

Tapi kau harus datang ke RS agar aku bisa memberikannya.

Patrick Jane, segera ke ruang operasi delapan.

Jika bisa dengar suaraku, Patrick, segera ke ruang operasi delapan.

Kau harus segera datang. Aku yang dipanggil.

- Apa-apaan ini? - Tanggung Sendiri Risiko Bedahnya

Kurasa kau dan timmu harus tahu sebelum kalian membedah pria ini...

- Bahwa kalian semua telah dibius. - Apa maksudmu?

Apa maksudmu dibius?

Bagaimana? Siapa pelakunya?

Aku. Dengan campuran kopi khusus.

Aku dapat ide itu dari dr. Watson yang andal.

Apa yang kau beri pada pecandu heroin itu?

- Naloxone? - Ya, itu.

Sangat berguna dalam tas ranselmu, seperti yang kau katakan.

Kuberi dosis yang diukur hati-hati ke dalam teko kopi.

- Yakni semuanya. - Kenapa kau lakukan itu?

Mungkin harus kudukung penjelasanku.

Seseorang di sini adalah pecandu...

Yang mencuri obat penghilang rasa sakit dari pasien...

Sebelum, selama, atau setelah pembedahan.

- Kenapa kau bisa berpikir begitu? - Dari waktu kebersamaan kita.

Ketika aku melihat pasien yang baru selesai pembedahan...

Terlihat jelas sekali tidak diberi obat penenang yang cukup.

Aku percaya dr. Newton mengetahuinya dan itu yang membuatnya terbunuh.

Kau membius kami semua berdasarkan dugaanmu?

Benar.

- Kau bius semua dengan Naloxone? - Benar.

- Kau tahu itu bisa berbahaya? - Aku baca labelnya, terima kasih.

Dan hanya berbahaya bagi pengidap penyakit lever dan kerusakan ginjal.

Berarti Oratni bukan pelakunya. Dan wanita hamil.

Astaga. Kau memberiku teh.

- Benar. - Bagaimana kau tahu?

Itu sangat jelas. Aku juga tahu siapa ayahnya.

Tapi jangan cemas, rahasiamu aman denganku.

Lisbon, waktu yang tepat untuk membuka kadomu.

- Ada apa? - Aku meracuni kopinya.

Seseorang di dalam ruangan ini akan mengalami detoksifikasi yang cepat.

Gemetar, mual, dan hasrat untuk menyuntik dirinya.

- Halo? Seseorang menghilang. - Aku tak melihat dr. Gidry.

Si dokter anestesi. Tentu saja.

Lisbon, cepat.

Jatuhkan suntikannya!

Jangan, kau tidak mengerti. Aku memerlukan ini.

- Aku akan alami gejala putus zat. - Kau tak akan begitu.

- Tapi kopi itu... - Jane tak menaruh apa-apa di kopi.

Dia mau memancing pembunuhnya dan kau terpancing.

Baiklah, aku mengakuinya.

Aku mencuri obat-obatan dan mencampurnya dengan air.

Tapi bukan berarti aku pembunuhnya.

Bisa kita mencari udara segar? Aku mulai merasa gerah.

Bagaimana kau bisa memakai narkoba?

Masa menjadi dokter residen?

Harus terjaga sampai beberapa hari.

Bagaimana lagi agar tetap sadar untuk melakukan pembedahan?

Lalu aku butuh sesuatu yang lain untuk membantuku kembali normal.

Kapan Newton tahu kau punya masalah?

Aku tidak punya masalah! Aku menjaga diriku dengan baik!

Tidak. Gejala putus zatmu yang sesungguhnya baru dimulai.

Jika kau bekerja sama, aku bisa dapatkan yang kau perlukan.

Minggu lalu...

Newton sedang mengulas kembali kasus-kasus pembedahan...

Dan dia menemukan inkonsistensi dalam perawatan pasien.

Jadi, dia memanggilmu.

Dia bilang tindakanku...

Telah membuat RS mendapat tuntutan hukum.

"Tak ada toleransi artinya tak ada toleransi..."

- Jadi dia memecatmu? - Tak hanya memecatku.

Dia akan melaporkanku pada Badan Kesehatan Negara Bagian.

Dan memintaku kerja sama dengan polisi jika perlu.

Dia menyebutnya kewajiban moral, aku menyebutnya melindungi dirinya.

Jadi...

Aku mencoba untuk membujuknya.

Setelah kuliahnya, kau mengikutinya ke tempat golf.

- Maaf. - Dia minta maaf tapi terus memukul.

Dia akan hancurkan semua yang kuupayakan...

Tapi dia terus memukul. Aku pun kehilangan kendali.

Kau membunuhnya.

Hidupku tak penting baginya...

Kenapa hidupnya harus berarti bagiku?

Jadi...

Apa kau akan membantuku?

Tidak.

Aku dapat pengakuan dari Gidry. Golenka dideportasi besok.

Dia akan pulang tepat waktu untuk sambut Oratni dan ginjalnya.

Setelah Quick dipecat karena menukar mesin rontgen untuk ginjal...

Semoga saja program transplantasi RS tetap berjalan lancar.

Masih banyak dokter seperti Quick di dunia ini.

- Cara bagus untuk lihat sisi baik. - Ada yang lainnya?

Aku mau kau tahu, pengangkatanku kembali...

Bukan cerminan akan kemampuanmu.

- Kau bekerja dengan baik. - Aku tahu.

Kawan-kawan, masuklah.

Kami punya sebuah pertanyaan.

Jika akan ada pelukan tim, aku akan keluar dari sini.

Tak ada pelukan. Kami mau minum untuk merayakan kembalinya Cho.

Kau mau ikut?

Kawan-kawan, terima kasih. Tapi aku tidak bisa ikut.

Banyak laporan yang harus kulakukan dan ada rapat manajemen.

- Lain kali saja. - Baiklah.

- Selamat malam. - Lain kali.

- Selamat malam. - Selamat malam, Bos.

Harga dari kekuasaan.

Patrick? Di sini kau rupanya.

Ya, aku di sini. Kau menangkapku.

Aku tak mau terlalu lama mengganggumu.

Aku hanya mau kau tahu, mereka dapatkan ginjal untuk Enid.

Mereka mengoperasinya malam ini. Kurasa bantuanmu ada kaitannya.

Tidak. Itu bagus bagi Enid.

- Semoga sukses. - Aku mau memberimu ini.

Santo Sebastian. Dia memberiku banyak kekuatan.

- Dia akan lakukan hal sama untukmu. - Medali ajaib. Ini keren.

Dia menolong orang yang sedang kesakitan.

Tapi...

Sungguh, aku bukan orang yang beriman.

Tak apa-apa. Terima kasih banyak.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.