All language subtitles for Subtitle Indonesia_Code Blue Season 1_7.srt

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kisah Code Blue sebelumnya...

Kau ambil uangku, bukan?/ Jadi, itu sungguh kegilaan?

Aku tak bisa dahulukan dia hanya karena dia keluargaku.

Tampaknya kami butuh kau./ Kau punya pacar?

Dia sudah mati.

Bilang Matsui, aku Makabe yang istri dan anaknya dia bunuh!

Kebijakan rumah sakit adalah melawan hingga akhir.

Andai tak terima dia, dia bisa dapat dokter yang lebih baik.

Aku bodoh.

Aku berjanji pada Kousaku akan belikan dia banyak snack.

Anak itu kerja keras sendiri./ Nenek.

Sakit perut yang butuh pembedahan darurat...

defisit sirkulasi organ, infeksi serius, anerisme aorta...

Mantera Buddha? Salah ucap?

Kau simpan terlalu banyak barang di saku.

Kau bukan kanguru.

Kita jarang dapat kasus seperti tertulis dalam buku teks.

Pasien mengeluhkan sakit perut yang hebat.

Kondisinya stabil./ Nama?

Ooyama Tsuneo, 38 tahun./ Tsuneo?

Kau sudah di sini. Mengerti aku? Kau ada di rumah sakit.

Kau OK?

Bagaimana?/ Dia di bandara saat mendadak muntah...

dan sakit perut yang hebat.

Tak ada riwayat masalah kesehatan?/ Nama?

Ooyama Tsuneo, 38 tahun. 1, 2, 3!

Ooyama Tsuneo, kapan terakhir kau makan?

Aku akan infus, jangan gerakkan lenganmu.

Aku akan ukur tekanan darah, jangan gerakkan tanganmu.

Aku akan lepaskan masker. Maaf kulepaskan.

Kepalamu sakit juga?

Batasi dia./ Ooyama? Ooyama Tsuneo?/ Aku bukan Tsuneo.

Jangan gerak. Tenang./ Yoko.

Ya?/ Namaku Mary Jane Yoko!

Bu Aizawa. Kau tak mau makan?

Lihat. Makananmu di sini.

Nek, jika tak makan, kau akan lemah.

Lihat sini. Buka mulut. Buka. Ouw! ltu tanganku.

Aizawa, Kuroda ingin bertemu denganmu.

Aku akan segera ke sana.

lni revaskularisasi arteri karotid.

Bagaimana dengan potongan aorta?

Cangkokan urat darah sintetis.

Periksa fungsi jantung dan koagulasi.

lni pembedahan leher dan dada secara bersamaan./ Ya.

Operasi secara bersamaan?

Kudengar dia operasi ganti kelamin di Bangkok.

Maksudmu operasi ganti kelamin via kolovaginoplastik?/ Ya.

Sebab tak ada uang, dia segera kabur dari rumah sakit itu.

Mestinya dia tak boleh makan.

Tapi, dia terlalu lapar dan makan hidangan di pesawat...

karena tak tahan lagi.

Akibatnya, dia alami gangguan usus.

Kenapa dia lakukan hal begitu drastis?

Shiraishi, pernah lakukan hal yang gila demi pacarmu?

Aku sangsi kau pernah, huh?/ Eh, tidak juga...

Ambil CT dan seriografi dari ususnya./ Ya.

Sudahlah, Bu./ Kita sudah di sini./ Bu!

Ada apa?/ Oh, adakah suster bernama Saejima di sini?

Saejima./ Ya./ Dia sedang tugas hari ini.

Sudahlah. Maafkan aku. Tak apa-apa.

Aku akan panggil dia.

Dia tidak terbang hari ini. Kurasa bisa menemui kalian.

Maaf. Aku Tazawa.

Silakan tunggu./ Maaf merepotkanmu.

Saejima. Ada yang menunggumu di lobi.

Orang yang duduk di kursi roda, Tazawa. Pasienmu?

Aku akan ke sana nanti.

Pria, usia 42 tahun.

Mendadak muntah saat di pengadilan Chiba Chuo.

Setelah itu, dia sakit dada.

Tampaknya itu terjadi saat sidang.

Lokasinya di lapangan terbuka di Akademi Keisei.

Saat sidang?/ Mungkin dia mendapat putusan yang mengejutkan.

Makabe, kami turunkan kau./ Kau baik-baik saja?

Dr. Mitsui.

Dia telah diberi oksigen dan diinfus.

Sakit dada setelah muntah bisa gejala Boerhave.

Apa ini?/ Okey. Ayo, angkut dia.

1, 2, 3!

Makabe, kau akan naik helikopter. Kami akan masukkan kau.

Maaf.

Code Blue - Episode 7

Untung ada dokter hadir di pengadilan.

Apakah karma bahwa dokter itu sebenarnya si terdakwa?

Tabung dada telah membuang darahnya.

Periksa hemothoraks./ Ya.

Dia pingsan?

Setelah Mitsui ditanyai, dia pingsan di pengadilan.

Oh./ Masalahnya bahkan lebih serius daripada itu.

Aku.../ Kau akan baik-baik saja.

Jangan kuatir.

Aku diselamatkan?

Namanya pembuluh makanan yang pecah secara spontan.

Jadi, pembuluh makananmu pecah.

Untung kecil. Kau bisa sembuh tanpa operasi.

Wanita itu... selamatkan nyawaku?/ Ya.

Tanpa diagnosa Dr. Mitsui yang cepat...

ini bisa membahayakan nyawa.

Kenapa kau katakan 'lni salahku'?/ Dengar.

Kau sudah bikin masalah dengan tuntutan hukum ini.

Dan kami sedang melindungimu di sini!

Mana bisa kau bilang 'maaf' begitu saja?

Kau harus pikirkan posisi rumah sakit juga.

Tuntutan itu kembali ke titik awal.

Apa yang mau kaulakukan sekarang? Huh?

Lekas kembalikan wig-ku!

Dan ada apa dengan piyama konyol ini?

Tak adakah baju wanita yang lebih baik?

Tahan./ Cepat!

Nih./ Aku tak tahan. Kau wanita yang tak peka.

Ooyama./ Aku bukan Ooyama!

Berapa kali harus kukatakan, gadis jelek?

Terserah, kau harus pantang makan selama seminggu.

Jangan makan apapun. Gawat jika kau kena radang selaput perut.

Tak mungkin aku akan makan, OK?

Sebelum pacarku datang segera./ Pacar?

Ya. Orang yang baik sekali yang nampak seperti Brad Pitt.

Akhirnya, aku bisa jumpa dia dengan tubuhku yang indah.

Kau kencing dengan normal?/ Kau cerewet.

Bukankah kau harus mengerti perasaan orang lain?

Tidak juga./ Nampaknya begitu menjijikkan!

Wajahmu yang kurus. Aku tak tahan.

Aku tak mau dirawat oleh wanita seperti ini./ Ooyama.

Mary Jane Yoko!

Mary Jane Yoko./ Lakukan sekali setiap jam./ Ya.

Shiraishi./ Menyebalkan.

Bagaimana? Aku cinta Tomoko?/ Namanya Mary Jane Yoko.

Sebenarnya, Ooyama Tsuneo./ Hei.

Tampaknya dia rewel./ Tampaknya dia akan membencimu.

Kau berjumpa orang tadi?/ Orang tadi?

Siapa? Ada yang datang menemuimu?

Dari pandangan itu... apa dia pacarmu? Cuma bercanda.

Benar. Dulu dia pacarku.

Lihat!/ Wow!

Ambillah./ Tidak./ Tidak, terima kasih.

Kau punya anak usia 8 tahun, bukan?

Ya, anak dari isteriku di perkawinan sebelumnya.

Tapi, dia tak menyukaiku.

lsterimu lebih muda 17 tahun daripadamu, bukan?

Jadi, berapa usianya saat lahirkan anak itu?

Kau tak usah menghitung.

Tidakkah kau cemas saat mau menikah?/ Bodoh!

Jika pikirkan hal begitu, kau takkan menikah.

Sebab dia anak dari wanita yang kucintai, dia anakku juga.

Begitu keren!/ Oh ya?

Namun, dia benci kau, bukan?

Dia akan menangis bilamana mata kami bertemu.

Apa aku seperti preman?/ Kau punya aura itu.

Belikan dia mainan? Atau tanya Mitsui saja?

Ada apa?

lronis. Dia selamatkan nyawa orang yang menuntut dia.

Pasti rumit bagi pihak yang diselamatkan juga.

Apakah Mitsui OK?/ Tak tahu. Bagaimana denganmu?

Dia dipanggil Komoesa Junko?/ Mary Jane Yoko.

Nama aslinya Ooyama Tsuneo.

Dia bahkan tak mau katakan riwayat medisnya. Dia benci aku.

Ya, kurasakan itu. Jika ini tak segera diselesaikan...

kau akan masuk buku merah Kuroda lagi.

Hei, sudah bertemu Saejima?/ Tidak.

Pacarnya ada di sini, di kursi roda.

Eh, kursi roda?/ lni cinta yang menurunkan cacat!

lndahnya! Bikin kau ingin menangis.

Sudah dengar ini?

Kudengar dia mati setengah tahun lalu.

Tapi, mereka saling mencintai sepenuhnya, bukan?

Datang menengoknya saat kerja. Kalian setuju?

Saejima./ Tidakkah dia nampak muram?/ Ada apa?

Kalian! Tak ada yang lain untuk dibicarakan?

Ada apa, gadis jelek?

Apa aku sungguh tak peka?/ Huh?

Tampaknya kulakukan hal yang tak semestinya pada temanku.

Aku yakin, kau lupa.

Kau tak secantik itu...

tapi kau adalah tipe yang disukai pria.

Dan kau juga cukup pintar, bukan?

ltu akan bikin lupa mereka yang di sekitarnya./ Oh...

Orang seperti aku... Kami berusaha keras menjadi wanita.

Kau takkan mengerti itu, kan?

Sakitnya seseorang adalah hal yang tak dipahami orang lain.

Cukup. Di mana toko? Aku ingin alat cukur.

Kapan operasinya?/ Mulai pukul 2 siang.

Apakah kau OK untuk tak bersama dengan Nenekmu?

Patahnya mulai sembuh. Tak ada yang bisa kulakukan.

Kau utamakan mengasah keterampilanmu dulu?

Apa Nenekmu baik-baik saja?

Kau tak usah paksakan diri untuk bertanya padaku.

ltu tiada kaitannya dengan tugas.

ltu tak perlu, kan?

Hal di antara kita yang tiada hubungannya dengan tugas.

Kau benar.

Permisi.

Hei./ Ya?

Kenapa tiba-tiba kau minta maaf di pengadilan?

Kini kita tak di pengadilan. Aku cuma ingin tahu kebenaran.

Mestinya aku tak menerima istrimu, Tomoko, saat itu.

Karena 11 rumah sakit sudah menolaknya...

aku seharusnya menolak juga.

Bagaimana kau bisa katakan hal yang tak bertanggung jawab?

Kau bilang apa sekarang?

Begitu terima mereka, kau harus bertanggung jawab.

Bukankah itu tugas dokter? Kau.../ Aku...

Aku lupa bahwa aku dokter.

Malam itu, kutentukan pengobatan atas dasar emosi.

Apa maksudmu?

Saat mereka dibawa masuk...

tingkat denyut janin: 60.

Dan terus menurun.

Sulit untuk mencapai tali pusar.

Dokter yang ada cuma dokter magang dan aku.

Andai aku tenang, kami harus lepaskan si janin...

dan berusaha sekuatnya untuk selamatkan ibunya.

Kenpa kau tak lakukan itu?

Karena tanggal 14 September./ Huh?

Pada hari yang sama, setahun lalu... aku lahirkan anakku.

Usaha yang sulit.

Di antara hidup dan mati...

apapun yang terjadi, aku cuma ingin anakku hidup.

Aku pikirkan begitu juga.

Makabe, maaf tapi bayimu.../ Selamatkan bayiku.

Kumohon.

Saat itu, tangannya seperti tanganku setahun lalu.

Makanya...

Makanya, bagaimanapun aku ingin selamatkan mereka berdua.

Aku lupa bahwa aku dokter.

Dan kupilih pengobatannya sebagai wanita dengan emosiku.

Akibatnya...

nyawa mereka...

tak tertolong.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Mitsui!

Aku mau masukkan./ Tolong diam.

Dia lepaskan sendiri.

Pasien ini masuk karena terblokirnya usus.

Dia sedang puasa, tapi tampaknya dia makan kue.

Perutnya tidak beres. Lebih baik kita buka perutnya.

Kenapa?/ Di mana Kuroda?

Kuroda dan Morimoto sedang mengoperasi.

Mitsui, lakukan. Aku akan bantu juga./ Ya.

Shiraishi, kontak ruang operasi./ Ya.

Di sini. Ayo, lepaskan./ Berikan gunting.

Tang./ Ya.

Berikan gauze./ Ya.

Untung makanannya tak masuk semua.

Menempelnya kuat. ltu berbahaya./ Ya.

Bereskan selebihnya./ Ya.

Kau OK?/ Ya.

Teknologi untuk pembedahan terus maju.

Sulit untuk mengikuti.

Aku buka klinik selama 20 tahun di pulau kecil di Kagoshima.

Aku kabur./ Eh?

Aku kabur...

dari hari-hari yang stres di rumah sakit universitas.

Kata orang, praktek di pulau terpencil itu sulit...

tapi, seberat itukah?

Orang perlakukan aku bagaikan dewa.

Meski tak berjalan lancar, aku bisa bikin alasan.

Jika kucoba dan gagal, mereka bisa mengerti.

Sepenuhnya berbeda dengan rumah sakit universitas...

di mana tak boleh ada kesalahan. Dulu santai.

Yang kulakukan bukan demi penduduk di pulau itu.

Tapi diriku sendiri. Akhirnya, itu kemunafikan.

Namun demikian...

masih ada orang yang bilang mereka senang aku datang.

Jadi, kurasa mungkin ada tujuan dalam kemunafikan.

Mitsui./ Ya.

Pasti ada pasien yang senang telah berjumpa denganmu.

Tampaknya dia jatuh dari tangga di dalam taman.

Siapkan FAST./ Ya.

Aku potong pakaianmu./ Kepalanya terbentur. Ambil CT!/ Ya.

Berikan gauze./ Ya.

Ada apa? Seseorang yang kau kenal?/ Ya./ Sungguh?

Tazawa Satoshi, 29 tahun. Dia menderita ALS.

ALS?/ Golongan darahnya O, RH positif.

Dia makan obat Riluzole. Tak ada alergi.

Riwayat medisnya.../ Apa itu? Lekas katakan.

Setengah tahun lalu...

dia iris lehernya dengan pisau untuk bunuh diri.

Aku tahu. Portabel.

Cek dada dan panggulnya dengan portabel...

dan CT scan kepalanya setelah itu./ Jangan masuk!

Satoshi./ Jangan masuk. Harap keluar.

Haruka! Apa dia OK? Dia OK, bukan?

Kami sedang memberikan pengobatan.

Aku baru saja lengah sedetik.

Tak kukira akan berakhir begini. Mohon maaf.

ltu kecelakaan, bukan?

Tampaknya dia jatuh dari tangga.

ALS penyakit yang tak bisa diobati, sebabnya tak diketahui...

di mana ototnya berhenti bergerak, bukan?/ Benar.

Terjadi mendadak, dan tak ada obat yang fundamental.

Penyakit yang mengerikan.

3 sampai 5 tahun setelah gejala pertama...

akhirnya, menjadi sulit bernapas...

Kalian kerja keras.

Bagaimana sakitnya?

Jangan makan kue sekali telan lagi.

Kau dalam bahaya.

lni sungguh mengerikan.

Aku ditolak oleh pacar dan perutku dibedah.

Kau ditolak?

Dia suka gadis langsing, jadi aku berhenti makan kue.

Dan tiba-tiba, dia coba putus denganku lewat telpon.

Aku ada perasaan ini akan terjadi./ Oh ya?

Setelah dibedah menjadi wanita...

biasa sekali untuk ditolak oleh pria yang kau kencani.

Kenapa kau lakukan pembedahan?/ Kau takkan mengerti.

Cinta itu adalah saat kau percaya pacarmu akan berbeda.

Tak apa-apa. Mohon kembalikan wig-ku.

Coba beri Bu Kinue makanan yang lebih kecil.

Oh, tangani selebihnya./ Ya.

Aizawa.

Nenekmu tak mencoba makan apapun pagi tadi juga.

Kau harus lebih sering bersamanya.

Dia satu-satunya keluargamu, bukan?/ Aku tak ada waktu.

Apa maksudmu?/ Tugas kita selamatkan para pasien...

walau harus korbankan waktu dengan keluarga kita.

Aizawa! Jangan sok keren selama ini!

Kau cuma bikin alasan!

Kau coba membenarkan apa yang kaulakukan, bukan?

ltulah yang Shiraishi katakan. Aku yakin sekali.

Mohon periksa dia.

Ada yang tak beres? Kakimu mulai sakit?

Bisa merasakan ini?/ Ya.

ltu tak sengaja. Aku sungguh terjatuh./ Aku tahu.

Maaf. Aku merepotkanmu.

Yang terburuk adalah aku.

Mestinya langsung kukatakan padamu...

kita tak bisa bersama lagi.

Sebenarnya, repot untuk menengokmu di antara jam kerja.

Tapi, jangan kira aku dingin karena tidak muncul.

Bagiku, kau adalah beban.

Namun, aku tak berani untuk putus denganmu.

Aku tak mau akui bahwa aku orang yang begini mengerikan.

Jadi, aku ambil jarak denganmu. Maafkan aku.

Akulah yang terburuk.

Aku tak bisa jadi ibumu...

Yang bikin makanan, dan memandikanmu...

Aku tak bisa habiskan 24 jam untukmu.

Hidupku sendiri lebih penting bagiku.

Kau sungguh banyak bicara...

pada orang yang cuma bisa hidup 5 tahun lagi.

Jika kita tinggal bersama seperti ini...

mungkin aku akan merasa 5 tahun itu lama sekali.

Begitu./ Maaf. Aku ini mengerikan, bukan?

Kemarin, aku kemari karena kau ada di rumah sakit ini.

Jadi, kukira aku bisa bertemu denganmu, Haruka.

Tidak, sebenarnya, aku sungguh ingin bertemu kau.

Aku tahu kau tak ingin menemuiku lagi.

Aku ini merepotkan.

Aku lemah.

Aku cemas kalau mati seperti ini...

akan nampak seperti tak ada yang pernah terjadi.

Aku mau tinggalkan bukti di hatimu bahwa aku pernah hidup.

Aku ingin tinggalkan carut permanen di hatimu.

Aku sungguh ingin... Aku ingin kacaukan kau.

Aku ingin kau merasakan sakit yang seperti kuderita.

Aku tak peduli jika kau membenciku.

Aku ingin kau selalu...

selalu mengingatku.

Hei, aku tak apa-apa di sini.

lbuku muncul di pintu masuk, jadi...

Maaf. Saejima masih sibuk merawat pasien dan...

Suster terbang sungguh sibuk, bukan?

Dia baik-baik saja?

Dia selalu tak suka kalah dan suka bicara tak enak.

Sulit terbuka pada orang seusianya dan...

Kurasa dia tidak bicara tak enak.

Dia cukup keras...

tapi memberitahu kami dengan baik hal yang tak kami sadari.

Dia tunjukkan betapa sulitnya menghadapi hidup ini.

Secara pribadi, aku ingin dia lebih baik padaku.

Mau kupanggilkan dia?/ Tidak. Tak apa-apa.

Katakan saja aku sudah pergi./ OK.

OK...

Biarkan kami antar ke bawah./ Terima kasih.

Apa dia jatuh?/ Belum ada informasi.

Aku boleh bersiap untuk berjaga-jaga?/ Ya./ OK.

Mitsui. Dia dokter yang baik, bukan?

Bagi pasien lain dan bagi kalian...

Tapi, aku masih frustrasi.

Kecuali aku salahkan seseorang, aku tak bisa maju terus.

lni Shohoku Dokter Heli. Laporkan status.

Ambilkan perangkat kateter./ Ya.

Kau sudah kerja keras./ Sama-sama.

Tak tahu, tepatnya untuk siapa kita jadi dokter?

Berat menjadi dokter, bukan?

Ada apa?/ Maaf. lzinkan aku melengkapi peralatan.

Ada yang terjadi?/ Tidak.

Begitu. Umm... tak usah buru-buru.

Silakan./ Ya.

Maaf merepotkan kau.

Dia telah pulang.

Rasanya aku takkan pernah jumpa dia lagi.

Begitu.

Akulah yang terburuk.

Aku bahkan kabur dari kehidupan pacarku.

Bisakah orang seperti aku...

diperbolehkan naik helikopter?

Aku juga... paling mementingkan diri sendiri.

Andai Nenekku penting bagiku...

aku bisa pindah ke bagian yang kurang sibuk.

Jika aku sungguh kuatir...

aku harus, setidaknya, temani dia lebih lama.

Namun, aku tak lakukan itu.

Aku tak mampu melakukannya.

Aku mementingkan diriku sendiri.

Bukannya merawatnya, aku malah melakukan operasi...

dan naik helikopter.

Aku ingin mengasah keterampilanku sendiri.

Akhirnya, aku tahu aku cuma mementingkan diriku.

Walau kadang aku bingung...

hal apa yang paling penting...

Aku tetap akan naik helikopter besok.

Mungkin, mulai titik ini, selalu.

Aku ingin menaruh seprei./ Jangan dulu. Tak apa-apa...

Cola dingin, OK?/ Cola./ Ayo, minum cola.

Lagi-lagi? Yoko, jangan makan!

Kau akan dioperasi lagi.../ Hmm?

Ada apa, jelek?/ Tak ada apa-apa...

Begitu keluar, aku akan diet lagi.

Perasaan orang itu rumit, bukan?

Tak ada petunjuk...

tentang cara mengobati hati yang luka dalam buku, jadi...

Majalah itu mengatakan 'cara menjadi wanita', bukan?

Manusia ingin bergantung pada sesuatu saat kesepian.

Aku kerja di situ. Mampir, OK? Aku akan lakukan show.

Tak ada waktu./ Cuma 3.000 Yen untuk kunjungan pertama!

Aku akan beri sebotol minuman gratis!

Aku akan lakukan hari ini.

OK. Silakan. Makanlah.

Apa kau dokter?/ Ya.

Sama seperti cucuku.

Begitukah?

lni lezat.

Kau juga harus makan banyak.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.