Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
DRAMA INI KARYA FIKSI TAK BERKAITAN
DENGAN TOKOH, PERISTIWA, ORGANISASI, ATAU LOKASI ASLI
Kita tahu Ha Chan-ho mudah marah.
Bilang Seo Jeong-hwa itu tak penting...
Inilah yang terpenting.
Pastikan Ha Chan-ho tak tahu soal dirinya dan Ha Jun-ho.
- Sebaiknya kau hentikan. - Tidak akan.
Maaf.
Kita bicara lagi nanti.
Kemejanya mahal?
Sedikit.
Tidak. Tak perlu...
Ini kartu namaku.
Jika mau, klaim atas kerusakannya.
Gugatan perdata, ya?
Apa itu barusan?
PENGACARA REKANAN JUNG GEUM-JA
EPISODE 9
Ada sesuatu terjadi? Tiba-tiba kau menutup telepon.
Berapa harga kemeja dari Dalentino?
Dalentino?
Harganya sekitar satu juta won.
Dia target baru atau semacamnya?
Yoon Hee-jae kemari?
Tidak, untuk apa dia datang sepagi itu?
Baiklah.
Omong-omong, ini kemeja untuk Pak Yoon?
Ji-eun.
Kau jadi banyak berkhayal sejak kita bekerja di Song & Kim.
Aku tak suka kemeja mahal.
Kau mungkin terkejut, tetapi aku berusaha hemat.
- Mengejutkan. - Kau bisa pulang dengan selamat?
Bagaimana pengarmu?
Kemeja bermerek. Semalam. Pengar.
Mereka rujuk?
Yang terjadi semalam...
Yang kita lakukan semalam...
Kita orang dewasa, dan perbuatan kita semalam tidaklah aneh.
Itu tindakan impulsif.
Ditambah lagi, kita sangat stres akhir-akhir ini.
Ada sesuatu terjadi di antara kita semalam?
Aku hanya minum, pulang,
tidur nyenyak, dan terasa segar saat bangun seperti biasa.
Begini...
Tak ada apa-apa.
Aku hanya memastikan.
Jika sudah, aku harus kerja.
Aku harus menulis laporan kasus.
Kenapa kau begitu terganggu karena semalam? Santai saja.
Itu juga tak terlalu berkesan.
Lupakan perkataanku tadi.
- Ini Jung Geum-ja. - Ini Yoon Hee-jae.
Inilah kasus yang kalian harus kerjakan.
KORPORASI FINANSIAL INTERNASIONAL
"AP EON"?
Perusahaan investasi bernilai 50 triliun won?
Benar. Ini kasus penting, jadi, fokuslah pada ini dahulu.
Ini
perintah resmi?
Kau mempertanyakan prosedurnya?
Karena aku yang memberikan kasus ini?
Ya.
Kurasa aku sudah terlalu lama pergi.
Aku harus mengikuti prosedur
untuk memberikan kasus kepada pegawaiku?
Mungkinkah, kau bertanya apa aku dapat izin atau persetujuan
dari Pak Song?
Aku salah, 'kan?
Kau pasti cukup pandai untuk mengetahuinya.
Terima kasih.
- Selamat datang di kantorku, Kevin. - Ya.
Tempatnya bagus.
Ada apa? Mau kupanggilkan jasa penatu?
Tidak perlu. Ini bukti untuk gugatan perdata.
- Kita bertemu lagi. - Ya.
Maaf aku
- bergegas pergi pagi ini. - "Pagi"?
- Kalian saling kenal? - Semacam itu.
Aku Kevin Jung, manajer AP EON cabang Korea.
- Benar. - Aku Yoon Hee-jae,
pengacara Song & Kim.
Dia penyelia bersama tim kami.
Dia sangat terbuka dan santai.
- Aku Jung Geum-ja. - Hai.
Permulaan yang bagus.
Tampaknya kalian sudah memperkenalkan diri.
Kevin, mau berikan pengarahan pada mereka?
Tentu.
Gnosis Medical.
Dahulu bernama Daesol Medical,
tetapi mereka ganti nama tiga tahun lalu.
CEO-nya Han Gi-won.
Dia pernah menjadi direktur penjualan di Daesol Medical.
Mereka punya beberapa paten.
Yang paling mewakili ialah Vector5,
merupakan substansi inti dari obat penenang Octoperson.
Jadi, apa yang harus kami lakukan?
AP EON Korea tertarik terhadap Gnosis.
Kami mau merger dan akuisisi,
dan kami ingin Song & Kim yang melaksanakannya.
Kami punya satu syarat. Sampai merger terjadi,
keberadaan perusahaan kami harus dirahasiakan.
Namun, kenapa Song & Kim?
Bukankah AP Eon lebih berpengalaman
dalam merger daripada Song & Kim?
Kenapa harus kita?
Pasti cara kerjanya berbeda di sini.
Kami pikir Song & Kim lebih memahami
cara kerja di Korea.
Mereka ingin ambil alih Gnosis
dengan cara menemukan dan memanfaatkan kelemahannya?
Tanpa mengotori tangan mereka?
Sejujurnya?
Ya.
Gnosis bukan perusahaan bagus. Kenapa ingin ambil alih mereka?
Mereka tampak menjanjikan, jadi, kami ingin ambil alih
dan berkontribusi dengan mengubahnya jadi firma global.
Itu menjawab pertanyaanmu?
Terima kasih atas jawaban jujurmu.
Kami firma ekuitas swasta,
tetapi uang bukanlah segalanya.
Ingatlah, mulai sekarang, ini harus dirahasiakan.
Jika bocorkan apa pun soal AP EON
dan menyebabkan kerugian,
kalian harus habiskan sepanjang hidup dan karier
untuk membayar ganti rugi dalam jumlah yang tak terbayangkan.
Tentunya, Song & Kim yang akan menuntut kalian.
Astaga, menakutkan sekali.
Haruskah kita sadap tempat ini?
Kita harus menerima kasus ini?
Kasus ini
diberikan oleh Bu Kim Min-joo langsung.
Agar kita menyelesaikan semua dengan cepat,
aku mempekerjakan penyidik.
Jika butuh apa pun, beri tahu Ji-eun.
Minta orang itu langsung menyelidiki soal Han Gi-won.
- Siapa orangnya? - Bukan urusanmu.
Bagaimana bisa kita percayai dia?
Aku akan tanggung jawab penuh.
Astaga, dia karismatik sekali.
Kau bisa menyuruhnya melakukan sesuatu.
Kau mau pergi?
Aku harus lakukan tugasku.
Sialan.
Layanan pengelolaan CEO global?
Kalian tak tahu?
Kudengar responsnya positif.
Kevin baru datang ke Korea, kurasa tim kalian bisa menanganinya.
Bantu dia saat mengerjakan kasus ini.
Aku takkan menggugat.
Aku ingin Bu Jung menangani layanan pengelolaannya.
Tak masalah.
Hubungi aku jika butuh bantuan.
Kujadikan kau orang Korea tulen.
Aku menantikannya.
KIM MIN-JOO PENGACARA PERWAKILAN
Hei, Min-joo.
Kau pasti dari suatu tempat.
Ya, ada rapat saat sarapan.
Kau memberikan Kasus AP EON
ke Tim H.
Kau menyadap kantorku?
Aku bercanda.
Namun, apakah ada masalah soal itu?
Seharusnya bahas dahulu denganku.
Mereka masih urus Kasus Naratama.
Pil-jung, tidakkah kau terlalu fokus pada gambaran besar?
AP EON itu firma ekuitas swasta senilai 50 triliun won.
Berapa banyak naratama yang sebesar ini dan yang lebih penting?
Anggaplah sudah kubahas, dan kau keberatan.
Lalu kau akan menolak mereka?
Aku setuju mereka klien penting. Aku tak menyangkal.
Namun, ada proses...
Kau yang membuat proses itu tanpa persetujuanku.
Ada lagi?
Aku permisi.
Dengar, Hee-jae.
Aku dengar hal gila soal Kevin Jung dari AP EON.
Apa maksudmu?
Kau tahu aku. Aku sudah tahu banyak soal dia.
Satu dari lima orang Asia teratas di Wall Street.
Kesuksesan merger, pendapatan tinggi, berpengaruh,
dan dia sukses.
- Dia sempurna. - Hei,
pada akhirnya, dia hanya orang asing.
Dia hanya hiu putih yang mengincar uang.
Namun, dari mana kau dapat semua informasi tak berguna itu?
Bu Jung pasti berpendapat berbeda.
Aku lihat fotonya, dia tampan.
Jelas apa yang akan terjadi.
Dia duda, tetapi melajang.
Dia akan mengurusnya, mereka akan selalu bersama.
Jika hubungan mereka memanas,
ikatan akan cepat terbentuk sebab usia mereka.
Hei!
Kau mengagetkan. Apa?
Kau tak punya kesibukan?
Aku sengaja menyempatkan untuk memberitahumu...
Ya, Pak Song.
Baik, Pak.
Kau bisa lihat aku sibuk.
Nikmati waktu istirahatmu.
Sifatnya sungguh buruk sekali.
Bagaimana keadaannya?
- Apa... - Pekerjaanmu dengan Bu Jung?
Kami baik-baik saja.
Kau sudah mengetahui sesuatu mengenai kasus dari Min-joo?
Tidak, semua masih rancu.
Kau mau aku melaporkan secara terpisah?
Jika ada sesuatu
yang harus aku ketahui,
akan kutanyakan. Bagaimana?
Baik, kabari aku jika kau membutuhkanku.
Terima kasih.
Hee-jae.
Menurutmu,
siapa pemilik Song & Kim?
Itu pertanyaan tak terduga.
Namun, sudah jelas.
Firma ini milikmu.
Menurutmu begitu?
Era baru akan segera dimulai.
Aku tak senang dengan masalah remeh yang menghalangi.
Aku hanya berusaha jujur.
Kau bisa ikut makan malam?
PANTI JOMPO HERIGE
Terima kasih.
Mari masuk.
Pak Song.
Anggota Kongres Lee.
Aku datang di saat yang tepat.
Ya, tepat sekali.
Dia Pengacara Yoon Hee-jae.
Dia Anggota Kongres Lee In-yeop. Dia akan membawa perubahan.
Senang bisa bertemu, Pak.
Aku selalu menghormati ayahmu.
Senang bisa bertemu.
Kau membawa orang yang sangat kompeten.
Akhirnya kau mau merevisi UU Pajak Pewarisan?
Mari kita bahas di dalam. Ayo.
PASIEN: KIM MIN-JEONG
Duduklah.
- Kalian sudah datang. - Lama tak bertemu.
- Kami tak terlambat? - Tidak.
Beri salam pada semuanya. Dia andalan Song & Kim berikutnya.
Dia tangan kanan dan kiriku.
Halo. Aku Yoon Hee-jae, pengacara Song & Kim.
Silakan duduk.
Baik, Pak.
- Senang bisa bertemu. - Ya.
Putraku...
Maksudku...
CEO D&T cerita banyak soal dirimu.
Biar kutuangkan minuman.
Kudengar ayahmu Ketua Mahkamah Agung.
Ya.
Dia sudah seperti putraku.
Semoga kau mengingatnya dan gunakan dia untuk hal baik.
- Ya, tentu saja. - Baik.
Baik. Mari kita minum.
- Tentu. - Silakan.
Biar kutuangkan segelas.
Min-jeong.
Ini aku, Min-joo.
Maaf, aku tak pernah menghubungi.
Dia melewatkan masa pertolongan.
Jika dirawat lebih cepat, dia pasti bisa sadarkan diri.
Apa yang terjadi hari itu?
Kau bersama suamimu.
Bagaimana...
kau bisa seperti ini?
SONG & KIM
PERUSAHAAN MEDIS
- Ada keanehan di finansialnya? - Jadi...
Tak pernah lihat laporan finansial sempurna.
Menurutku, ini sangat sempurna.
Tak cukup besar bagi firma ekuitas global
mengambil alih mereka.
Pencapaian mereka hanyalah pengembangan Octoperson.
Selain itu, mereka tidak spesial.
Biar kulihat berkasnya.
"Octoperson".
Gnosis menerima paten untuk ini, dan ini produk utamanya?
Ya, tetapi ditarik begitu mereka mulai menjualnya
karena efek sampingnya.
Apa? Efek samping seperti apa?
Bell's palsy, palsy saraf otak, dan lain-lain.
Mereka kehilangan satu-satunya harapan.
Namun, masih enggan menjual perusahaannya.
Benar, 'kan? Sulit dipahami, 'kan?
PENGACARA JUNG GEUM-JA
Cari restoran Korea terkenal di Hannam-dong.
Restoran Korea. Baik.
Bagaimana rumahnya?
Mengagumkan. Kurasa kita harus ambil ini.
Hanya ini yang tersisa...
Yang manis ini putramu?
Bisa ubah masa depan kita?
Tergantung masa depan macam apa.
Kau suka? Ini rumahmu.
Rumah ini lumayan.
- Kau... - Tradisi keluarga kami.
Anak kami harus mempelajari bahasa Korea.
- Siapa namamu? - Philip.
Philip?
Selagi kita membahasnya, boleh minta tolong?
Dia harus masuk ke sekolah Korea hari ini.
Aku tak paham sistemnya di Korea.
Jangan khawatir.
Aku ahlinya pindah sekolah.
Aku biasa pindah sekolah setiap dua tahun.
Syukurlah.
Baiklah.
Aku sudah kirim daftar restoran Korea dekat Hannam-dong.
- Halibutnya... - Ganti rencana.
Carikan restoran yang disukai anak-anak.
Apa?
Baik. Akan kukirimkan daftar baru. Baik, dah.
- Bu Jung ke mana? - Begini...
Dia sedang ke rumah Kevin Jung?
Pak Yoon.
Begini, aku tak peduli apa kata orang lain.
Aku masih menyukaimu.
Ada yang bisa kubantu?
Jadilah GPS-ku.
- Apa? - Di mana Bu Jung?
Baiklah.
JUNG GEUM-JA PENGACARA REKANAN
Hei, Pak Na. Ini aku.
Bawa dokumennya ke tempat parkir.
SEKOLAH DASAR GLOBAL SANSEONG
Kau ibunya Jung Philip?
Bukan, dia hanya...
Kau pasti wali kelas 2-1.
Kau tampak baik.
Aku sering dibilang begitu.
Dan seperti yang kudengar, sekolah ini mengagumkan.
Fasilitas kami yang terbaik.
Orang tua murid kami merupakan kalangan satu persen,
atau mendekati itu.
Ya, aku tahu. Satu persen teratas.
Baik orang tuanya, maupun gurunya.
- Mohon ikuti aku. - Baik, ayo.
- Sedang apa kita sekarang... - Apa?
Kita harus berikan informasi ini kepadanya.
Entahlah.
Kau tak yakin?
Pak Na, biar kutanyakan sekali lagi.
Pikirkanlah baik-baik,
- dan jawab dengan jujur. - Baik.
Siapa atasan langsungmu?
- Bu Jung Geum-ja. - Benar.
Kau menemukan hal baru.
Setidaknya, mungkin dapat. Sebagai anggota tim, kau harus apa?
- Harus kulaporkan ke Bu Jung. - Tepat.
Namun, kau tak punya wewenang untuk mengunjunginya. Lalu bagaimana?
Harus pergi dengan orang yang memiliki wewenang.
Namun, tampaknya aku berlebihan.
Dia ketua tim, tetapi tak jawab telepon!
Sebab itulah kau harus menemuinya!
Ini sangat wajar.
- Setuju? - Kurasa begitu.
- Dengarlah. - Namun, ini agak aneh.
AP EON itu firma ekuitas global, dan Gnosis perusahaan kecil.
Namun, aku tahu apa?
Tahu apa yang bermasalah dari sikapmu?
- Apa? - Kau selalu tak pasti.
Kau harus punya pendirian dalam berpendapat.
Kau mungkin pengacara junior, tetapi kerja di Song & Kim.
- Kau paham? - Ya, Pak.
Biar kutanya sekali lagi. Yang kita lakukan wajar, 'kan?
- Ya. - Benar.
Ini sangat wajar.
ADA YANG BISA KUBANTU?
Navigasi.
Ke mana tujuan Anda?
Sekolah Dasar Global Sanseong.
TUJUAN: SEKOLAH DASAR GLOBAL SANSEONG
Navigasi dimulai.
Aku sedang baca berkas ini, dan tak memahaminya.
- Astaga. - Apa?
Aku tahu ini layanan mengelola naratama,
tetapi antar anaknya ke sekolah agak berlebihan.
Kenapa kau kemari? Aku mau tahu.
Inilah yang tak kupahami.
Kenapa firma besar seperti AP EON mau ambil alih Gnosis.
Aku tak paham.
Haruskah kita bahas sekarang?
Di sini? Sekarang? Serius?
Jika tak ingin buang tenaga, kita harus lakukan dengan benar.
Aku rasa itulah intinya.
Lewatkan intinya, dan salah langkah,
kita sama saja mengubur diri sendiri. Kau pasti tahu.
Seharusnya menelepon...
Kau tak pernah jawab teleponmu!
Maaf.
Aku tampaknya meminta kolegamu mengurus hal yang pribadi.
Tak perlu meminta maaf.
Ini bagian dari pekerjaan kami.
Aku sangat mengaguminya.
Persaudaraan orang Korea.
- Aku akan hati-hati. - Terima kasih
sudah bersikap bijaksana menerima komentar bijaksanaku.
Pak Yoon.
Yoon Hee-jae yang kukenal itu terbuka dan santai.
Ke mana perginya dia?
Padahal aku mulai menyukainya.
Sampai jumpa.
Kau di mana?
Astaga...
Aku paham kau marah, tetapi kenapa melakukan ini?
- Memangnya kau tahu apa? - Apa?
Jika tak tahu, jangan ikut campur.
Biar kami urus masing-masing.
Kau bicara begitu setelah patahkan tangan temanmu?
Akan kuurus biaya perawatannya.
Kau bilang kau pengacara.
Anak di bawah 13 tahun tak bisa digugat.
- Apa? - Ada apa ini?
Sedang apa kau? Kita sibuk.
Kenapa ikut campur perkelahian?
- Kau... - Benar.
Lee Woo-jin, putra CEO Woojin Apparel's.
Ya, 'kan?
- Kau tak kenal aku? - Aku tahu.
- Pengacara Yoon, kacung ayah. - Apa?
Kau melakukan ini?
Tak apa-apakah mengakuinya di hadapan kalian?
- Hyo-min! - Pak Kim, aku di sini.
Hyo-min, ada apa ini?
Tangannya terluka. Gendong dia.
- Baik. - Bawa. Hyo-min, kita ke dokter.
Lee Woo-jin.
Kau ini apa? Preman?
Bersiaplah. Takkan kami biarkan.
Terserah kau saja.
Pengacaraku di sini.
Kau bekerja di Song & Kim?
Apa-apaan...
Ya, tetapi...
Kau tahu Song & Kim, 'kan?
Begitu? Tunggu sebentar.
Aku juga kenal.
Halo?
Halo, Pak Ma. Ini aku, Pak Kim dari Arihan Beauty.
Pak Yoon. Dia bicara pada Pak Ma yang kita kenal?
Bukankah itu bagus?
Kita selalu ingin beri mereka pelajaran.
Siapa yang duga kesempatan ini datang?
Gunakan ini untuk ingatkan mereka pada posisimu di firma ini.
Tunjukkan bajingan arogan itu, Yoon Hee-jae dan Tim H.
Pak Choo.
Kau pikir pertengkaran ini akan ada pemenangnya?
Apa?
Ini akan jadi perang saudara. Tahu apa artinya?
Kedua belah pihak akan mengalami kerugian besar.
Tepat sekali.
Kurasa aku bisa memberinya pelajaran kali ini.
Karena sayang, sebagai kolega senior dan atasannya.
Akan kutunjukkan padanya bahwa akulah
yang memegang pisau, dan bertindak gegabah hanya akan melukainya.
Maaf, Woo-jin. Aku harus ke toilet.
Kau pergi lagi? Sudah gila?
Mau kulapor dan membuatmu dipecat?
Woo-jin.
Hei, kau tak apa-apa?
Aku terlihat baik-baik saja?
Kau membuatku kesal. Sebaiknya kau dipecat.
Woo-jin.
Kau tidak sopan. Dia jauh lebih tua daripadamu.
Aku juga tak memaksanya melayaniku.
Kau ini orang kolot, ya?
Apa? Kolot?
RAPAT TIM H
Ada rapat mengenai Kasus AP EON.
Kembali ke kantor lebih dahulu.
Katakan apa yang terjadi.
Kau mematahkan lengan temanmu hanya karena kau sedang kesal?
Tak ada alasan lain?
Aku memukulnya sekali karena aku kesal.
Lengannya patah karena dia jatuh.
Kau tak merasa bersalah? Sedikit pun?
- Kalian berteman. - Dia dan aku?
Pak, kau pikir dia sepadan denganku?
Kenapa kau kira dia tak sepadan denganmu?
Kakeknya bekerja untuk keluargaku sebagai pelayan. Sudah jelas?
Bagaimana kalau kau minta maaf pada Hyo-min...
Pak Kim, berhenti.
Aku harus pergi.
Kau harus bekerja,
jadi, kuberi tahu alasannya.
Aku memukulnya
karena kesal.
Puas?
Astaga.
- Dengan Yoon Hee-jae. - Aku Lee Eun-chang.
- Halo, Pak. - Aku sudah dengar.
Kau pasti sudah bertemu putraku.
Ya, sudah.
CEO LEE EUN-CHANG
Begini,
aku tak mau terlibat dalam perkelahian anak kecil.
Namun, di sisi lain,
aku tak mau kalah.
Aku paham, Pak.
- Aku percaya padamu, Pak Yoon. - Namun, kumohon
kembali ke Song & Kim jika ini lancar.
Kita bisa diskusikan itu setelah lihat hasilnya.
Dia Han Gi-won, CEO Gnosis.
Baiklah.
Tumben kau tak terlambat.
Dapat apa pun mengenai Han Gi-won?
Tidak. Tak ada keanehan dari keluarganya.
Lalu perusahaannya?
Mereka hampir bangkrut karena efek samping Octoperson,
tetapi firma investasi luar jadi pemegang saham mayoritas
agar tidak bangkrut.
Aku tak mendengar rumor apa pun.
Saham mereka tak aktif diperdagangkan.
Kurasa itulah keinginan pemegang saham mayoritas.
Lalu firma hukum mereka?
- Pak Na, kalau kau? - Begini...
Dari yang kuulas sejauh ini, tak ada yang janggal.
- Namun... - Namun,
ini terlalu kecil untuk dikejar AP EON,
jadi, kita harus mengetahui tujuannya.
Kucoba menunjukkan masalah sesungguhnya,
tetapi Bu Jung tak memahaminya karena dia terlalu sibuk
mengurus hal lain.
Gajah di pelupuk mata tak terlihat.
Pernah dengar ungkapan itu?
PENGACARA MA SEOK-GU
Ya, ada apa?
ARIHAN BEAUTY
Seperti yang kalian ketahui, kami kemari untuk berdamai...
Mari langsung saja.
Kita mulai.
Kalian pasti sadar jika ini terkuak ke publik,
warga akan mengecam pemilik perusahaan Woojin dan Arihan.
Entahlah.
Kamilah korbannya. Akankah publik mengkritik atau mengasihani kami.
Aku belum bisa prediksi.
Apa maksudmu? Kedua belah pihak salah.
Pak Yoon, kau terlalu naif.
"Kedua belah pihak salah"? Ayolah.
Hyo-min mematahkan lengannya. Di UU...
Dia remaja nakal.
Jangan buang-buang waktu dengan membesar-besarkan masalah.
Perkelahian anak-anak. Bukankah sebaiknya biarkan mereka urus sendiri?
Demi diri mereka.
Kami mau permohonan maaf resmi.
Itu bisa kami tepati sekarang.
Di halaman depan tiga surat kabar besar.
Pak Ma, sungguh mau melakukan ini?
Aku bisa apa?
Sebagai pengacara, kami harus ikuti keinginan klien kami.
Katakan apa keinginan kalian. Jangan sampai berlarut.
Seharusnya kau mendisiplinkan anakmu lebih baik.
Anakmu seperti preman.
- Hei, Gang Seung-muk. - Apa?
Kau kira dunia tempat yang indah karena menjual riasan.
Kau lancang sekali, Bajingan.
Kau CEO perusahaan. Jagalah mulutmu yang kotor itu.
- Sungguh tidak beradab. - Kurasa kau lupa.
Ayahmu semacam pelayan keluargaku. Sadarilah posisimu.
Pelayan? Dia CEO anak perusahaan!
Astaga.
Kau tahu? Aku muak.
Aku tak mau damai. Kubawa ini ke Mahkamah Agung...
Mahkamah Agung?
Tentu, lakukan.
Kau pikir aku takut?
Jika tak bisa meminta maaf sesuai keinginan kami...
Dengan kata lain, jika tak ingin tersebar ke hadapan publik,
mari kita berusaha
berpikir lebih kreatif.
Pak Gang.
Inilah keinginanku.
Lokasi di Myanmar, tempat Woojin ingin dirikan gudang terbesar di Asia.
Jual kepada kami. Kami bayar setengah harga pasar.
Astaga, aku tak bisa paham salakan anjing walau coba serius.
Takkan ada negosiasi lagi.
Kecuali kau mau namamu dan putramu di surat kabar,
pikirkanlah baik-baik.
Aku pamit dahulu.
Tolong urus ini, Pak Yoon.
Astaga.
Aku tersanjung.
Kau begitu berusaha mendapatkan klien kembali.
Omong-omong,
aku akan mengingat ini.
Kau tahu kepada siapa Bu Kim Min-joo
berikan kasus pertama yang dia dapat setelah kembali?
Kenapa kau tak berusaha untuk diakui oleh bosmu dahulu?
Mohon anggap ini sebagai saran tulus dari kolega juniormu.
Satu hal lagi
yang harus kau ingat.
Perkelahian anak-anak bisa jadi perang jika orang tua terlibat.
Karena sudah terlibat, ini akan memburuk.
Cari tahu apa pun soal anak-anak itu.
- Soal hubungan mereka. - Aku?
Harus aku?
Saat ada masalah yang tak bisa dipecahkan, kau harus coba hadapi langsung.
Mari kita ke Gnosis.
Denganku?
Aku butuh rekan yang bisa improvisasi.
Bisa ikuti situasi dan jago berbicara.
Kau bicara dengan orang yang tepat. Mari ke Gnosis.
Kenapa pengacara firma besar seperti Song & Kim mau bicara denganku?
Omong-omong, siapa dia?
Dia CFO kami.
Dia boleh mendengarkan.
Begitu, dia CFO.
Jadilah klien kami.
Kami akan lakukan yang terbaik.
Ini strategi pemasarannya?
Ada 500 pengacara di Song & Kim.
Sudah dengar situasi yang dihadapi para pengacara saat ini?
Situasinya sangat gila.
Banyak yang tak dapat lima juta won per bulan.
Pengacara Song & Kim pun bukan pengecualian.
Aku di bidang pemasaran selama dua dekade, aku cukup cepat tanggap.
Walau sedang kesulitan, Song & Kim takkan merendahkan standar.
Astaga, merendahkan standar? Tentu tidak.
Kami dapat banyak tugas merger dan akuisisi.
Kalian kemari pasti karena itu.
Tampaknya kau sudah tahu, kami takkan berbasa-basi.
Kami akan mendapatkan jumlah yang kalian inginkan.
Dari yang kuketahui, ini sudah tak dilanjutkan.
Kau tahu apa bahan utama Octoperson?
Vector5.
Tahu berapa banyak orang mengorbankan nyawa demi menyempurnakannya?
Seperti itu cara dikembangkannya,
tetapi dilarang di pasaran setelah lima bulan.
Aku akan mencabut larangan itu.
Aku tak ingin jual perusahaan ini, jadi, sampaikanlah.
Tuhan menyelamatkan perusahaan ini.
Maka hanya Tuhan yang bisa memutuskan apakah perusahaan ini akan jatuh.
Silakan pergi.
Baik.
Mulai sekarang, kuanggap kalian tak berminat.
PENGACARA JUNG GEUM-JA
Situasi kita gawat karena aku sudah tahu akan menghadapi siapa.
Namun, kita dapat sesuatu dari rapat tadi.
CFO-nya!
CFO di usia 20 tahunan. Bukankah harus diselidiki?
Octoperson juga.
Kuserahkan padamu.
Apa?
Ayolah. Kau berbakat.
Tunggu. Hei.
Pekerjaanmu hari ini selesai, 'kan? Pergilah ke bar daerah sini.
Kau pasti akan dapat informasi.
- Kau bisa! - Tunggu, Bu Jung.
Bu Jung, tunggu...
Bu Jung...
- Ayolah. - Bagus. Ayo.
- Hai. Aku boleh bertanya? - Apa ini?
- Ayo, cepat. - Ayo. Kita pergi.
- Dah. - Dah.
- Dah! - Sampai jumpa.
Aku boleh bertanya?
Kau sekolah di SD Global Sanseong?
Ya.
Terima kasih.
Kau kenal Lee Woo-jin atau Gang Hyo-min?
- Aku tak kenal mereka, tetapi... - Ya?
Namun?
Guru mereka dipecat saat tahun ajaran mulai.
GNOSIS PERUSAHAAN FARMASI
KULIT BABI
- Halo? - Pak Kim, ini aku.
- Hei, Pak Ga. - Semuanya di kantor?
Aku butuh bantuan.
Baik. Kami akan ke sana.
Bawa jaket kalian. Kita harus pergi.
Siapa?
Ada perlu apa?
PENGACARA NA I-JUN
Kulit babi di sini sangat lezat.
Berhenti makan dan berikan ide.
Aku berusaha.
Kau tak bisa dapatkan depositonya kembali?
Aku harus bagaimana kalau tuan tanahnya tak mau kembalikan?
Kalau kau?
Entah. Lebih baik bunuh diri.
Ada caranya
untuk dapatkan depositonya kembali.
Apa ini? Kau menguping?
- Aku pengacara. - Pengacara.
- Di Song & Kim. - Song & Kim?
PENGACARA BOO HYEON-A
Apa yang tuan tanahmu klaim?
Jangan takut. Kami pengacara di Song & Kim.
Santai saja.
Aku hanya ceritakan ini karena kalian
pengacara Woo-jin.
Tentu.
Kau sendirian, ya?
Kenapa melihat kami begitu?
Kami mau minum susu denganmu.
Kau tak suka susu?
Minum agar lebih tinggi.
Di awal semester, sekitar lima sampai enam anak
merundung satu anak.
Siapa yang dirundung?
Mungkinkah dia Woo-jin?
Tahu dari mana soal ini?
Ada yang mengirimkan video.
Siapa pun itu pasti merasa kasihan melihat perundungan itu.
Ini.
Kau tak bertindak setelah melihat video ini?
Aku bicara pada Woo-jin,
tetapi dia bilang tak ada perundungan.
Aku bahkan tunjukkan video ini, tetapi dia
minta aku tak ikut campur.
Dia mau mengurusnya sendiri.
Kenapa...
Jadi, kuberi tahu alasannya.
Aku memukulnya karena aku kesal.
Karena meminta bantuan sama seperti mengakui dia lemah.
Aku menemui para perundung, termasuk Hyo-min,
tetapi setelah itu aku dipecat.
Bagaimana bisa dipecat begitu saja?
Mencari alasan untuk memecatku itu mudah.
Orang tua murid yang sekolah di sana berpengaruh.
Mereka versi mini dari orang tua mereka.
Hukum mendukung mereka yang membantu orang lain.
- Jadi, ajukan... - Salinlah
laporan medismu hari itu.
Jika mereka menolak...
Kau bisa meminta alimentasi.
- Sungguh? - Minta pengadilan menyita
gaji atau propertinya.
Tunggu. Apa yang kau bilang? Tri sesuatu?
Trinitas?
Kau tak tahu? Kekuasaannya meluas.
Bukankah ini aliran sesat?
Seharusnya tak bilang itu mengenai pemegang saham mayoritas perusahaan.
- Biar kutuangkan segelas. - Baik.
Terima kasih.
Pretzel almon dengan keju krim
- dan dua gelas limun. - Baik.
Kartu asnya ada di tangan kita.
- Namun, Pak Yoon. - Ada apa?
Tampaknya kita akan menang,
tetapi entah kenapa aku tak senang.
- Dengarlah. - Ya.
Kau pengacara,
terlebih lagi di Song & Kim.
Kau kesal karena harus membantu anak manja yang kaya?
Itu memang tak ideal.
Maka, renungkan pencapaianmu.
Di dunia ini, satu unggahan
bisa merusak nilai perusahaan.
Fokus saja pada apa yang kau pegang.
Paham?
Ya.
Makanlah.
SONG & KIM
Ketua tim mereka sedang tidak beres,
dan anggota tim sedang menghadapi pengar.
Seperti inikah kalian saat kasusnya masih buntu?
Bagus sekali, Semuanya.
Kaulah yang sibuk terlibat dalam pertengkaran anak-anak.
Pak Yoon.
Pertengkaran anak-anak?
Kau pasti tak serius.
Anak-anak itu putra para CEO. Mereka klien masa depan kita!
Lalu kembalilah menggambar masa depan dengan krayon
daripada masuk kemari dan merusak suasana.
Pak Ga mau membagikan penemuannya.
- Penemuannya? - Trinitas.
Pemilik sebenarnya Gnosis yang tersembunyi.
Seharusnya aku sadar
saat CEO Han menyebutkan Tuhan.
Gnosis, kata latin yang berarti keyakinan spiritual.
Nama perusahaannya sudah memberi petunjuk.
Seharusnya aku tahu pemiliknya.
Daftar pemegang saham hanyalah CEO,
pekerja, dan firma ekuitas luar.
Tak ada yang mengaitkannya.
Itulah kekuatan agama. Mudah berkumpul...
secara diam-diam.
Kemungkinan investor firma ekuitas luar juga penganutnya.
Lalu apa langkah berikutnya?
Kita butuh serangan besar untuk menjatuhkan moral sekte itu.
Seperti distribusi Octoperson ilegal?
Tepat sekali.
Atur pertemuan dengan Kevin
di tempat tak terduga yang menguntungkanku.
Dan mereka percaya pada agama seperti Protestan, Buddha,
- dan Katolik. - Apa yang kau tonton?
- Bahkan Protestan ada banyak sekte. - Wanita ini meyakinkan.
- Dan saling menghina. - Dia Baek Hee-jun,
- pemilik Gnosis sebenarnya - Pernah berselisih juga.
dan pemimpin Trinitas.
Haruskah kita bertarung untuk menang?
Apa alasan sebenarnya dari konflik ini?
Apa Tuhan pernah bilang Dia akan memihak pada pemenang?
Tidak, itu karena ini.
Ini.
Uang.
Ini kesepakatan transfer.
Tanda tangani dan serahkan lokasi pembangunannya.
TRANSFER FASILITAS DAN BISNIS
Bagus. Keputusan yang tepat.
Syukurlah kasusnya berakhir sampai di sini.
Jika ini terkuak...
Aku takkan mau hidup untuk menghadapinya.
Kau setuju, Pak Yoon?
Pak Yoon,
haruskah aku menandatangani ini?
Tidak.
Tidak perlu.
Sayangnya, situasi berbalik.
Apa yang kau lakukan?
Kau sendirian, ya.
Kenapa melihat kami begitu?
Senyum. Yang lain akan berpikir kami merundungmu.
- Kau tak suka susu? - Ada apa?
Kami mau minum susu denganmu.
Minum agar lebih tinggi.
Kalian pasti sadar betapa menakutkannya sentimen publik.
Kudengar, pemilik kontroversial sangatlah berpengaruh
daripada penggelapan uang.
Jika ini diunggah ke media sosial...
Ini bisa tersebar dalam kurang dari sehari.
Astaga, sudah dengar?
Harus kujelaskan akan bagaimana situasinya sekarang?
PERJANJIAN
Pak Yoon, kau selalu berhasil, seperti biasa.
Kau tak pernah mengecewakan.
Sesuai janjiku, Song & Kim akan mewakiliku.
- Mana sambutan untukku? - Sebelumnya,
periksa rekaman yang kukirim.
Aku tak paham kenapa kau lanjutkan hidup.
Jika aku jadi kau, lebih baik bunuh diri.
Pemalas dan miskin.
Aku kasihan pada anak-anakmu sebab kau orang tua mereka.
- Bukankah begitu? - Woo-jin.
Jangan memanggilku begitu. Dasar hewan kotor.
Kupastikan kau dipecat!
- Apa ini? - Kau tahu soal ini?
Pak Yoon!
Karena mewakilimu lagi, aku akan mengurus risikomu.
Tolong urus masalah ini sebelum putramu menjadi beban.
Kau bisa selesaikan masalah kami
dengan sopirnya?
Tentu saja.
Dan putramu?
Benar, baiklah...
Ini tak akan terjadi lagi.
Bagus.
Hai, Pak Yoon.
Ini.
Sungguh?
- Enak. - Enak.
Kita sudah menyeberangi jembatannya.
Aku benar?
Maka ceritakan semua.
Jangan disembunyikan.
Kenapa kau mau membeli Gnosis?
Mau tak kuurus?
Biar kuberi tahu, aku tak mau jadi bidak dalam caturmu.
Kau sepenasaran itu?
Bahan utama Octoperson.
- Vector5? - Ya, Vector5.
Dipatenkan Gnosis.
Seperti Viagra,
efeknya lebih bagus
untuk penyakit tertentu selain khasiat utamanya.
Dan penyakit apa it?
Demensia.
Demensia?
Namun, Gnosis tak tahu...
Belum.
Lalu?
Aku juga mau dengar.
Jadi, Vector5
menstimulasi otak para pasien demensia.
Lalu?
Pak Yoon.
Yoon Hee-jae!
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Kita biarkan dia menyelesaikan pekerjaannya.
Kalian bisa menikah jika begini.
Kau punya perasaan terhadap Bu Jung?
Aku... Sebatas rekan kerja.
Obat yang dipatenkan Gnosis bisa menyembuhkan demensia.
Mereka bukan mengincar Gnosis.
- Gnosis hanyalah umpan. - Kau benar sebagian.
Akhir-akhir ini, aku belajar hal baru darimu.
Akhir-akhir ini, kau sangat emosional. Tak seperti dirimu.
Kita harus temui Baek Un-mi dahulu.
Aku penasaran kau siapa. Ternyata kau hanya pengacara.
Beberapa waktu lalu, aku bertemu anakmu.
Un-mi menipu kalian semua.
- Wanita gila. - Kau tahu sifatku dari mana?
Sepertimu, aku juga hidup di neraka.
- Kau Pak Yoon Hee-jae? - Kau kenal aku?
Aku akan pegang janji itu walau tak diharuskan.
Kumohon, beri tahu masa lalu Jung Geum-ja.
Terjemahan subtitle oleh Fajri Mulyadi
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.