All language subtitles for Kingdom.2.E05.WEB-DL.NF

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

BERDASARKAN THE KINGDOM OF THE GODS OLEH YLAB

Bagaimana ini?

Menghindarlah, Yang Mulia. Kami akan berusaha mengadang mereka.

Maksudmu, menyelamatkan diriku

dan mengorbankan kalian?

Tidak.

Yang Mulia.

Seseorang harus keluar istana...

dan memberi tahu hal ini.

Mereka takut api!

Kau lihat, Ayah?

Aku...

tidak kehilangan takhta.

Di belakang istana ada halaman.

Gerbang depan mungkin sulit, tapi kita bisa kabur melalui jalan itu.

Kita tak bisa mengulur waktu lagi.

Kami akan mengantarmu ke sana.

Halaman belakang?

Berapa banyak sisa mesiu?

Meski digabung semua, tidak cukup untuk menghabisi mereka.

Bukan untuk mereka.

Rencana ini mungkin berhasil

jika kita menjadi umpan.

Jangan melihat ke bawah!

Ayo, cepat.

Seluruh pintu istana ditutup.

Sebenarnya

apa yang terjadi di dalam istana?

Aku gagal

mengadang wabah...

di Dongnae dan Sangju.

Kali ini aku akan mengadangnya.

Aku harus mengadangnya.

Tembak sekarang!

Pergi kau!

Jangan mendekat!

Jangan...

Kenapa kita selamat?

Aku yakin kita tergigit.

Aku juga tak tahu

apa yang terjadi.

Kami menghadap Putra Mahkota.

Kami menghadap Putra Mahkota.

Yang Mulia, apa kau baik-baik saja?

Sebenarnya apa yang terjadi di dalam istana?

Perintahkan semua prajurit yang berjaga di benteng

untuk masuk.

Kita harus bergegas.

Semua mayat dalam waduk sudah dikeluarkan?

Sudah, Tuan.

Seo-bi...

Maksudmu, wabah menyebar di dalam istana?

Siapa saja yang selamat?

Apa semua tewas, selain orang-orang yang bersamamu?

Paduka Ratu

dan para abdi negara juga?

Ya.

Ada apa?

Jasad pangeran tidak ditemukan di mana-mana.

Kita harus menemukannya.

Kita benar-benar harus menemukannya.

Masih tersisa para pengawal yang pergi ke luar istana.

Selain itu, sebagian besar bupati daerah

adalah pengikut Klan Haewon Cho.

Para penguasa pengikut pangeran

pasti akan berunjuk rasa, jika kau membiarkannya selamat.

Bila ingin selamat,

kau harus membunuh pangeran.

GERBANG YEONGYEONG

Ini...

adalah tempat menyimpan lukisan leluhurku,

raja-raja yang sudah wafat.

Seperti saat masih hidup,

tempat ini bagaikan takhta bagi lukisan mereka,

juga sebuah tempat penghormatan,

di mana upacara rutin dilaksanakan.

Tersisa dua tempat kosong di sini.

Satu adalah tempat ayahku,

dan yang terakhir...

Ini adalah tempatku.

Oleh karena itu,

keluarlah dari situ.

Perlihatkan anak itu.

Kubilang perlihatkan anak itu.

Dia digigit monster?

Anak ini memang digigit, tapi dia bukan monster.

Sungguh.

Anak ini tidak terkena wabah.

Jangan bunuh dia.

Yang Mulia, bukankah kau juga ingin menyelamatkan anak ini?

Kau bilang begitu kepadaku.

Kau memintaku menjaga anak ini.

Pergi ke istana Ratu,

dan jagalah anak itu.

Maksudmu pangeran?

Ada yang ingin kusampaikan kepadamu.

Ini masalah Paduka Ratu dan anaknya.

Anak itu...

Aku sudah dengar...

mereka membawa anak Mu-yeong ke istana Ratu.

Oleh karena itu,

kumohon jagalah anak itu.

Kau berjanji untuk membuatnya tak terluka lagi.

Jadi, kumohon selamatkan anak ini.

Wabah pun akan berakhir.

Saat musim dingin berlalu dan musim semi tiba,

semua mimpi buruk ini

akan berakhir.

Tidak.

Semua tidak akan berakhir...

selama anak ini masih hidup.

GERBANG HONGCHI

BENTENG SANGJU

TIGA BULAN KEMUDIAN

JONGMYO, TUJUH TAHUN KEMUDIAN

Mulai!

Paduka Raja.

Kau harus kembali ke istana.

Kudengar kau minta diperlihatkan

catatan tujuh tahun lalu kepada petugas?

Bukankah kau tahu

bahwa tak siapa pun bisa melihatnya,

meski itu adalah Raja?

Tak seorang pun membicarakannya.

Ayah, ibu, dan kakakku satu-satunya meninggal...

karena wabah tujuh tahun lalu.

Semua dayang yang menjaga mereka pun tewas.

Tetapi, baik kau ataupun Paman,

tak satu pun bercerita tentang mereka.

Lalu kepada siapa aku harus bertanya?

Kegiatan belajar akan segera dimulai.

Semua yang kau lihat dan dengar adalah demi kebaikan negara ini.

Kau harus banyak tahu agar dapat memimpin istana,

dan menjaga seluruh rakyat.

Antar Paduka Raja.

Dia makin merindukan orang tuanya.

Jika tahu,

bagaimana orang tuanya wafat,

dia akan sangat terkejut.

Kita tidak boleh membiarkan Paduka Raja tahu.

HANYANG

Sebentar.

Ini kau. Benar, 'kan?

Sudah lama tidak bertemu,

Tuan.

Sudah kubilang tidak perlu pakai honorifik.

Bicaralah dengan santai.

Berhentilah.

Kau terlalu banyak minum, Tuan.

Aku hanya minum banyak jika bersamamu.

Sudah kubilang jangan pakai honorifik.

Kalau itu maumu.

Baiklah, Beom-pal.

Hei! Aku Wakil Perdana Menteri.

Hei! Dia bicara tidak sopan kepada Wakil Perdana Menteri!

Bagus kau membahasnya.

Lihat bagaimana Perdana Menteri negeri ini makan!

Tidak sopan!

Kau benar.

Siapa sangka aku menjadi Perdana Menteri?

Dulu pun aku mencoba bertahan menjadi Hakim di Dongnae

karena Paman bilang akan mengasimku

kalau aku tidak ke sana.

Tak sangka kini aku jadi Wakil Perdana Menteri.

Pekerjaanku banyak di posisi ini,

dan harus menjaga martabat.

Aku tidak punya waktu untuk minum begini.

Berkatmu, negara ini mulai kembali seperti semula.

Rakyat Gyeongsang pun

sudah mulai hidup dengan baik.

Aku melihatnya sendiri.

Hentikan.

Kenapa aku harus membicarakan topik sulit denganmu?

Kita minum saja.

Paduka Raja baik-baik saja, 'kan?

Dia tumbuh dengan baik.

Dia masih muda, tapi sudah menguasai Empat Kitab Dan Tiga Klasik.

Aku yakin dia akan menjadi Raja yang bijak.

Tentu aku harus membantunya.

Sesuai permintaan Putra Mahkota.

Apa aku bisa memercayaimu?

Apa anak ini

sungguh tidak terkena wabah?

Benar, Yang Mulia.

Parasit keluar begitu tangan dan kakinya yang digigit monster

dimasukkan ke dalam air.

Anak ini tidak terkena wabah.

Tidak.

Pangeran adalah penerus keturunan.

Kalau kau membiarkannya hidup,

negara ini akan kacau.

Pewaris takhta hanya boleh ada satu orang.

Segera bunuh dia.

Kau benar, Tuan.

Pangeran dan aku,

salah satu dari kami harus mati.

Akan tetapi...

siapa yang seharusnya mati?

Pangeran adalah penerus keturunan,

sedangkan aku...

anak selir dan pengkhianat...

yang memenggal ayahnya sendiri.

Jika harus memilih salah satu,

jika aku bertanya siapa Raja yang dibutuhkan di negara

yang porak-poranda karena perang dan wabah ini,

siapa yang akan kau pilih?

Anak ini...

adalah harapan terakhir negeri ini.

Seluruh gerombolan yang mencoba meraih kekuasaan

dengan memanfaatkannya, sudah tiada.

Tuan.

Kumohon buat pangeran...

menjadi Raja yang baik.

Aku...

percaya padamu...

dan para abdi negara pengikutmu yang benar.

Tidak.

Jika Pangeran

bukan anak kandung Paduka Raja...

Anak ini...

Pangeran...

adalah adikku, anak kandung Ayah sesungguhnya.

Tulislah bahwa ayahku,

Ratu yang menyebut dirinya ibuku,

dan aku...

meninggal karena wabah.

Itu hal terakhir yang bisa kulakukan...

sebagai pewaris darah kerajaan.

Putra Mahkota baik-baik saja, 'kan?

Tentu.

Dia pasti baik-baik saja karena ada tabib di sampingnya.

Apa ini?

Ini catatan mengenai wabah yang ditulis tabib itu selama ini.

Wabah dimulai dari mayat yang dibangkitkan

oleh tanaman pembangkit.

Telur dari parasit tanaman pembangkit mengendalikan tubuh

dan membangkitkan mayat.

Mayat yang dibangkitkan

hilang akal dan tidak merasakan sakit.

Mereka jadi haus darah dan daging manusia yang masih hidup.

Orang yang tergigit oleh penderita wabah

juga akan terinfeksi oleh parasit,

tapi tidak berubah menjadi monster.

Tubuhnya hanya berubah dingin,

dan terus sakit hingga akhirnya mati.

Penyakit mulai menular di Jiyulheon, Dongnae.

Begitu manusia makan daging mayat

yang digigit penderita wabah setelah dipanaskan,

mereka mengalami kejang dan mati, lalu berubah menjadi monster.

Sejak itu, orang yang digigit oleh monster

turut berubah menjadi monster.

Akan tetapi, tidak semua yang digigit berubah menjadi monster.

Meski digigit oleh penderita wabah, parasit yang belum sampai ke dalam tubuh

akan keluar jika kita masuk ke dalam air sebelum mati,

dan kita akan terbebas dari wabah.

Selain itu, bayi baru lahir yang pertumbuhannya belum sempurna

tidak terkena wabah, meski digigit oleh penderita.

Mereka tak bisa menyerang sepanjang musim semi dan panas.

Pada musim gugur dan awal musim dingin, mereka tak menyerang saat ada matahari.

Mereka terbangun sepanjang hari sejak titik balik musim dingin

hingga awal musim semi.

Namun masih ada hal yang belum terungkap.

Parasit ini jelas menyukai sesuatu yang dingin,

tetapi ia merajalela begitu dipanaskan,

kemudian menular.

TANAMAN PEMBANGKIT

Terdapat rahasia

yang lebih besar di balik tanaman pembangkit.

Tabib itu masih memburu tanaman pembangkit?

Wabah sudah berakhir tujuh tahun lalu.

Masih belum berakhir.

Tanaman pembangkit masih tumbuh

di tempat lain, di luar Sangju.

Di mana itu?

Tidak hanya satu tempat.

Tanaman pembangkit ditemukan di seluruh penjuru negeri,

dari Gyeongsang, Hasamdo, Gyeonggi, Gangwon, hingga Laut Kuning.

TANAMAN PEMBANGKIT

Aku yakin ini tanaman pembangkit.

Tuan!

Ini kepala desa dekat sini dan anaknya.

Tanaman ini,

sejak kapan ada di sini?

Tanaman itu...

Itu...

Kami yang menanamnya.

Apa maksud kalian?

Kalian yang menanam?

Dari mana kalian mendapatkannya?

Itu...

Anakku ikut seorang pedagang untuk mencari uang,

dan mendapatkannya di Sungai Yalu

saat perjalanan pulang dari Tiongkok.

Kami menanamnya, barangkali bisa dijual.

Apa itu benar?

Benar.

Aku membeli tanaman itu untuk dijual

karena katanya bisa membangkitkan orang mati.

Tetapi tak satu pun percaya, jadi, kami buang.

Maksudmu, ada yang menjual tanaman pembangkit di Utara?

Kami yakin.

Mereka juga tahu cara membangkitkan mayat menggunakan tanaman itu.

Katanya, si penjual yang memberi tahu hal itu.

Siapa penjual tanaman mengerikan itu?

Putra Mahkota mengirimku untuk memberi tahu hal ini kepadamu.

Dia juga memintaku memberikan buku ini

untuk berjaga kalau wabah menyebar.

Putra Mahkota

ada di mana?

Dia pergi ke Utara...

untuk mencari sendiri orang itu.

PROVINSI HWANGHAE

PROVINSI HAMGYONG

Di mana?

Di sini.

Peralatan rumah tangga masih tersisa, tapi tidak ada orang sama sekali.

Ini tanaman pembangkit.

"Terdapat rahasia...

yang lebih besar di balik tanaman pembangkit."

Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

MENGENANG LEE JIN-HYUK

Terjemahan subtitle oleh Listya Ayunita W.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.