Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
DRAMA INI KARYA FIKSI TAK BERKAITAN
DENGAN TOKOH, PERISTIWA, ORGANISASI, ATAU LOKASI ASLI
ISSUME
Aku kasihan pada jas desainermu.
SENYUMLAH
Aku ingin menemuimu sebelum pulang.
Menyakitkan sekali
melihat keputusasaan di wajahmu.
Pasti menyenangkan jika kau menghentikan rilis persnya.
- Maafkan aku. - Tak perlu.
Ini pertengkaran anak-anakku.
Kau sudah menduga ini akan terjadi.
Chan-ho harus segera sadar.
Jika tidak, Hye-won akan tak terhentikan.
Syukurlah segalanya selesai sebelum rapat pemegang saham.
Firma hukum mana yang mewakili Hye-won?
Aku belum pernah dengar.
Soal pengacara Hye-won...
Kau kenal dia, 'kan?
Dia Yoon Hee-jae, pengacara rekanan Song & Kim.
Sulit dipercaya. Kau menyembunyikan dua senjata rahasia.
Jika pertengkarannya memanas,
pemegang saham minoritas Issume
bisa berusaha mengganti CEO dengan orang lain.
Tugasku memastikan Issume tetap di keluarga Ha.
Prioritasku memastikan
anggota keluarga Ha menjadi CEO.
Baik.
Semuanya sudah datang, Pak.
- Baik. Ikutlah denganku. - Baik, Pak.
Song & Kim akan terus mewakili Issume.
Ayah juga menyarankan kalian menyewa pengacara pribadi
dari Song & Kim juga.
Hye-won, lakukanlah perjalanan bisnis
ke Amerika Selatan selama tiga bulan.
Bagaimana kalau kita minum?
Tidak mudah berkumpul seperti ini.
Kau boleh pergi.
Sampai jumpa.
Besok
aku akan ajukan pengunduran diri.
Aku menunggu karena ingin bilang langsung.
Maafkan aku, Pak.
Firma Hukum JD bekerja sama dengan Ha Hye-won?
Takkan mudah selama Ha Chan-ho bisa bertahan.
Namun, dilihat dari situasinya, mereka punya kesempatan.
Maksudmu, Ha Chan-ho sudah gila karena wanita simpanannya.
Walau ada kesempatan sedikit saja
Firma Hukum JD bisa menunjuk Ha Hye-won sebagai CEO,
kita harus bersiap-siap.
Song & Kim
harus mendukung Ha Chan-ho.
Itulah keinginan Pimpinan Ha, dan itu yang kami janjikan.
Pak.
Firma JD dukung Ha Hye-won, Song & Kim dukung Ha Chan-ho.
Jika segalanya kacau, kedua kubu bisa kalah.
Pemegang saham Issume
akan menyarankan tenaga ahli dari luar perusahaan.
Jika tak pilih Song & Kim,
kita bisa kehilangan Issume.
Dan pilihanmu Ha Hye-won?
Aku bisa menang.
Aku tahu risikonya besar,
tetapi aku mau keduanya.
Takkan kutinggalkan jejak Song & Kim.
Nama firma kita takkan muncul di dokumen mana pun.
Jika ada yang tahu, izinmu bisa dicabut.
Kau yakin?
Ya.
Aku tak tahu apa-apa soal ini.
Aku tahu kau mempertaruhkan pekerjaanmu demi ini.
Namun, kau tak boleh keluar
tanpa izinku. Itu peraturannya.
Menurutmu, aku akan biarkan dan melupakan apa yang terjadi?
Tidak mungkin.
Song & Kim tidak kalah, tetapi kau.
Jadi, aku akan memberikan semua klienmu ke pengacara lain.
Aku mau kau memulai dari awal dan pikirkan baik-baik
alasan kekalahanmu.
Mungkin kau terlalu angkuh.
Jadi, ini saja dengan Chan-ho?
Mereka ingin kita ambil uangnya dan pergi.
Kau sudah bekerja keras dan masih ditolak.
Mereka akan pilih Song & Kim lagi.
Tak peduli seberapa keras usaha kita, kita takkan bisa jadi firma besar.
Aku mau kau menyebarkan rumor. Ha Chan-ho versus Ha Hye-won.
Ha Chan-ho menang berkat pengacaranya, Jung Geum-ja.
Kau tampak baik-baik saja, tetapi pasti sakit.
Kau juga menyakitiku.
- Mau soju? - Harus ditanya?
SOJU BENING
Kupecahkan telurnya untukmu.
Bom soju dan bir untukmu.
Hei, ada apa? Kenapa kau tampak kusut?
Dia menarik gugatan, ya?
Lalu Jaksa Kwon? Dia tak dapat apa pun?
Tidak, tunggu. Itu tidak penting.
Apa langkahmu berikutnya?
Beri kami satu botol.
Gi-hyeok.
Bisa biarkan aku minum dengan tenang?
Mari kita pergi.
Harganya 100 miliar won lebih?
Aku sudah tanyakan ke agennya.
Jalan kita masih panjang.
Ada klien kaya menghubungi?
Kau harus temui Pak Gang dari We Wire Money.
Bajingan berjas itu.
Dia hanya ingin tidur denganku.
Dasar bajingan.
Rumornya menyebar perlahan.
Pasti cepat jika di pengadilan.
Orang kaya sudah punya pengacara, mungkin mereka hanya ragu.
Akan tetap begitu sampai ada kejadian besar.
FIRMA HUKUM CHOONG
Telepon semua klien di daftar
- dan atur pertemuan pekan ini. - Hubungi semua.
- Kecuali Kamis. - Kecuali Kamis.
- Carikan pekerjaan. - Kita di sini. Firma Choong.
Namun, dikunci. Seharusnya kita menelepon dahulu.
Silakan masuk.
Silakan tunggu di sana. Masuk dan duduklah.
Silakan duduk.
Terima kasih.
Aku...
Kau bahkan hafalkan musik klasik.
Yoon Hee-jae suka musik klasik.
Aku harus cukup tahu untuk membicarakannya agar cocok.
Astaga, kenapa dia berminat pada hal-hal aneh?
Aku paham dia suka buku misteri dan sepak bola.
Kenapa harus musik klasik?
"Koiman."
Dia pemain biola genius tersohor.
Aku tak peduli berapa. Ada rekaman perdana terbatasnya.
- Carikan untukku. - Pasti mahal sekali.
Ini investasi. Jangan anggap ini sia-sia.
KOIMAN MUSIK BIOLA
Ada yang bisa kubantu?
Pertama,
aku ingin bahas masalahnya denganmu.
Kau bawa kontrak manajemen?
Tidak.
Aku tak bisa berikan konsultasi dengan mendengarkan kisahmu.
Kirimkan salinan kontraknya.
Aku tak pernah melakukan ini, izinkan aku bertanya.
Mungkinkah mengubah isi kontraknya?
Ya, jika kau anggap tak masuk akal.
Kalau agensinya menolak?
- Kita harus layangkan gugatan. - "Gugatan"?
Aku tak bisa.
Kita bisa selesaikan dengan damai, alih-alih dibawa ke pengadilan.
Itu tidak akan mudah.
Begini...
Entah mau berdamai atau menggugat, pasti ada alasan
kau menemui pengacara.
Tampaknya kau tak nyaman berseteru dengan agensimu.
Kau harus menyampingkan perasaan pribadimu
dan fokus kepada dirimu sendiri.
Begini...
Masalahnya, ini tidaklah mudah.
Kenapa segalanya sulit?
Kepala agensinya
sebenarnya ibuku.
Jadi, kau kehilangan setengah klienmu?
Lebih dari setengah.
Gosip sudah tersebar.
Mereka pikir kau membuat Pak Song kesal.
Mereka terus bertanya apa yang terjadi...
Tentu kujawab, aku tak tahu.
Aku tahu apa? Aku tak tahu apa-apa.
Kau mau ke mana? Tunggu.
Kau pasti senang. Pekerjaanmu berkurang setengah.
Kukira kau ingin cari udara segar. Mari kita keluar.
Lupakan. Tempat ini lumayan.
Bu Boo, kau kemari untuk minum kopi?
Sudah kuduga. Kau kemari untuk kopinya.
Ingin bicarakan sesuatu?
Tidak.
Bagaimana keadaanmu? Aku mendengar rumor mengenaimu.
Kau masih mengerjakan kasus D&T, 'kan?
- Tentu. - Pasti banyak yang kau pikirkan.
Aku punya sesuatu untukmu.
Kau suka musik klasik, 'kan?
Ya, aku suka.
Musik klasik yang terbaik.
Aku punya tiket resital. Mau pergi?
- Bersama? - Aku takkan bisa.
Kalian bisa pergi bersama.
Aku tak suka musik klasik.
Tak apa-apa.
Kau bisa berikan pada yang lain.
Kudengar dia artis favoritmu.
Kau tahu dari mana siapa artis favoritnya?
Sekretaris yang bilang padaku
setelah mereka lihat tiket ini.
Mereka bilang, dia artis favoritmu.
Mereka tahu dari mana?
PEMAIN BIOLA GENIUS RESITAL KOIMAN
PEMAIN BIOLA GENIUS RESITAL KOIMAN
KOIMAN MUSIK BIOLA
Ini luar biasa!
Itu album perdana edisi terbatasku. Kau dapat dari mana?
Kau mau tanda tanganku?
- Pakai pulpen ini. - Terima kasih.
Siapa namamu?
Namanya Yoon Hee-jae.
Kalian saling kenal, ya?
Belum.
Ini dia.
KOIMAN MUSIK BIOLA
Apa? Bukan ini reaksi yang aku duga.
Kau tahu betapa sulitnya mendapatkan ini?
Ini jawabanku.
KOIMAN MUSIK BIOLA
UNTUK YOON HEE-JAE NIKMATILAH
- J, A, E. - Baik.
Terima kasih.
Kau tak tampak sesenang itu.
Kau baru dapat tanda tangan dari artis favoritmu.
Apa yang kau rencanakan kali ini? Bagaimana bisa kenal dia?
Begini saja. Aku tak mau mendengarkanmu.
Lupakan.
Kau pasti sedang mencari klien kaya lain.
Aku juga pengacara.
Pengacara apanya? Pengacara macam apa kau?
Yang menangkap hama?
Kau tak peduli soal klienmu. Kau layaknya hama.
Kurasa kau sudah membaik karena sudah bisa bicara.
Kau tampak begitu terluka hari itu
dan membuatku sedih.
Dinilai dari senyuman di wajahmu, kau pasti menikmatinya.
Namun, begini,
kau menjijikkan.
Semoga kita tak bertemu lagi.
- Jangan bersikap sok kenal. - Astaga.
Hee-sun!
Astaga, kau potong rambut?
Aku hampir tak mengenalimu.
- Hee-jae. - Hei.
Kenapa menutupi wajahmu?
- Kukira kau pindah ke AS? - Benar, 'kan?
Apa yang terjadi?
- Kalian masih berkencan? - Kau masih suka bercanda.
Sedang apa kau di sini?
Kau kenal Hwang Mi-ra, 'kan?
Ratu koneksi.
Aku berkenalan dengannya. Kalian lihat ini?
Dia juga dekat dengan Ha Chan-ho.
Tunggu. Dia akan tiba sebentar lagi.
Akan kukenalkan kalian kepadanya.
Aku bisa bantu kalian.
- Kalian harus... - Yu-mi.
Kita pergi dari sini. Aku butuh udara segar.
- Sungguh menyesakkan di sini. Ayo. - Kenapa?
- Pergi? - Kita bicara.
Namun, aku suka di sini.
- Di sini buruk. - Yakin?
Pegang. Namun, aku suka di sini.
Ada restoran terkenal.
- Terkenal? - Ya.
Ayo.
Ini restoran terkenalnya?
Tak tampak begitu.
Kau akan berubah pikiran begitu makan.
Omong-omong kalian membuatku kelu.
Maksudku, saat kalian pergi dari acara reuninya.
Mari kita jujur. Hubungan kalian lancar berkat aku.
- Salahkah aku? - Sudah gagal.
- Kami tak pernah kencan. - Kami putus.
Apa? Kalian sudah putus?
Astaga, kalian putus?
Astaga, apa yang terjadi?
Entah. Aku tak tahu.
Kenapa kau bilang begitu?
Jangan tanya aku. Kaulah yang merasa hancur
saat merelakanku setelah putus.
Dan kau menemuiku lagi.
Kau masih tetap angkuh.
Hee-sun, aku sangat penasaran.
Apa yang kau suka darinya?
Karena dia
- selalu tampak necis? - Aku tak peduli
mengenai sifat pria.
Kalau kau, Hee-jae? Kau mau mengencaninya lagi?
Lalu mau bagaimana?
Dia datang jauh-jauh dari AS demi dirimu.
Sayang sekali.
Aku sudah mengencani orang lain.
Kau tahu? Kau tak tahu, ya?
Aku sudah tahu.
Dia melanjutkan hidupnya dan cepat berganti pasangan.
Wanita juga sama saja.
Bagiku, mereka seperti aksesori.
Kau sungguh kejam.
Kau bilang sangat mencintaiku dan serius mengatakannya.
Kau bahkan bilang aku cinta pertamamu.
Karena inilah kau hanya bisa memercayai dirimu sendiri.
Tidak, Hee-sun.
Kurasa ini karena Hee-jae terluka.
- Aku? - Saat pria terluka,
mereka cepat merelakan. Benar, 'kan?
Apa? Kenapa aku bisa terluka?
Karena aku putus denganmu?
Astaga, kau serius? Kau mencampakkannya lebih dahulu?
Tak heran.
Kau menyesalinya setelah mencampakkannya?
Aku sudah muak.
Dia sudah memacari orang lain, jadi, aku menyerah.
Permisi. Pesan dua botol cheongju.
Yu-mi, kau masih tak bisa minum?
- Masih mudah pingsan? - Ya.
Namun, aku mau minum hari ini.
Aku sangat ingin mabuk.
Kau yang bayar.
Aku miskin akhir-akhir ini
karena kau tak mau mengurus gugat ceraiku.
Namun, kau menangani perceraian Ha Chan-ho.
Omong-omong, Hwang Mi-ra bilang kau kalah.
Rasakan.
Kudengar pengacara lawanmu benar-benar menghabisimu.
Astaga, itu konyol.
Maaf. Aku berusaha menahan tawa.
Tak apa-apa. Mari lupakan apa yang terjadi di masa lalu.
Ya, mari kita lupakan.
- Yu-mi, mari minum. - Minum!
Sekali lagi!
- Apa? Lagi? - Kau hebat, Yu-mi.
Semoga tak bertemu lagi.
Baiklah, aku paham.
Kau mau mengatakan itu berapa kali?
Karena kita sedang membahasnya, dan karena aku agak mabuk...
- Ada apa? - Astaga.
Kau mau bertanya apakah aku menyukaimu sedikit pun?
- Pasti tebakanku benar. - Anggaplah begitu.
- Pentingkah itu? - Bagaimana kalau begitu?
Kau seksi. Jujur saja.
Tidak, bukan itu maksudku.
Aku ingin tahu apakah kau menyukaiku dari lubuk hatimu.
Memangnya itu penting? Kukira kau tak mau bertemu lagi.
Karena aku ingin tahu perasaanmu.
Bagaimana bisa kau membuat Seo Jeong-hwa dan Ha Chan-ho rujuk kembali?
Jeong-hwa sangat membenci Chan-ho.
Kenapa kau membuatnya kembali ke neraka di dunia itu lagi?
Apa kau sungguh sekejam itu?
Kau mengatakannya serasa kau tulus memedulikan Seo Jeong-hwa.
Kau dukung Hye-won karena benci Chan-ho.
Itu tidak penting. Akulah yang bertanya padamu.
Ya, aku kejam.
Semoga itu jawaban yang kau inginkan.
Kala itu,
aku tak pernah
bersikap tulus kepadamu.
- Sungguh? - Ya, sungguh.
Lalu pernahkah kau bersikap tulus pada siapa pun dalam hidupmu?
Kau banyak bertanya.
- Jawab. - Tidak, tak pernah.
Apa lagi?
Jung Geum-ja nama aslimu?
Tidak, bukan. Aku membeli nama itu.
Adakah yang tak palsu dalam hidupmu?
Wanita ini
yang melihatmu saat ini nyata.
Wanita yang di masa lalu dan di masa depan, bukanlah aku.
Kau paham, Pak Yoon Hee-jae?
Kalau aku,
diriku di masa lalu dan di masa depan juga diriku.
Itulah perbedaan besar kita.
Kau hanya menjalani hidup di masa kini.
Sayang sekali.
Kau buang saja.
UNTUK YOON HEE-JAE NIKMATILAH
Mari kita minum lagi. Hei! Kita harus minum lagi.
Tunggu, aku belum...
Astaga, aku...
Astaga, aku lelah sekali.
UNTUK YOON HEE-JAE NIKMATILAH
- Mari rehat lima menit. - Baik.
Kau datang. Jadi, bagaimana?
Kau menyetujui semua ini.
Aku tak pernah setuju.
Ibuku selalu mengurus hal ini untukku.
Kontraknya sepanjang 15 tahun, dan akan otomatis diperpanjang
jika tak ada yang keberatan.
Pada usia berapa kau meneken?
Entahlah. Kenapa bertanya?
Ibumu meneken kontrak ini
mewakilimu saat kau masih belia.
Dan jika syarat kontraknya hanya menguntungkan ibumu,
ini bisa dibatalkan menurut Pasal 921 Hukum Perdata.
- Apa? - Intinya, bisa dibatalkan.
Dan rasio distribusi laba sangat menguntungkan agensi.
Terlebih lagi, ada banyak klausul tak adil dan tak manusiawi.
Kencan dan penggunaan media sosial tak diizinkan.
Kau harus ikuti semua aturannya?
Berapa usiamu sekarang?
KONTRAK
Ibumu sungguh bukan main.
- Apa? - Dia pasti tahu
cara hasilkan uang dari putranya.
Namun, ibuku bukan orang jahat.
Lagi pula, dia tetap ibuku.
Pak Ko.
Kau mau bagaimana?
HAK DAN KEWAJIBAN
Aku mau bebas dari ini.
Ya, aku mau keluar dari kontrak ini.
Maka, aku harus bertemu ibumu lebih dahulu.
Aku akan menemuinya dan usahakan untuk merevisi persyaratannya.
Jika tidak, kita gugat.
- Gugat? - Siapa wanita itu?
Ibu.
Kau harus istirahat jika pelatihannya sudah selesai.
Kau sedang apa?
- Sudah kubilang, batasi pengunjung. - Maaf, Bu.
Ibu, dia tamuku.
- Tamumu? - Ya.
Siapa dia?
Tidak sopan bertamu sebelum resitalmu.
Kenapa kau memegang ini?
Aku pengacara Jung Geum-ja.
Pengacara?
Lakukan pekerjaanmu dengan benar!
Batalkan resitalnya.
Ibu, biar kujelaskan. Resitalnya...
Segera seret dia keluar!
- Kau tak apa-apa? - Ya.
Kita pergi.
Bu Jung.
Aku akan menggugat.
RESITAL DIBATALKAN
Tak apakah melanjutkan gugatannya?
Dia ingin melakukannya.
Aku tak yakin dia sanggup menghadapinya.
Karena dia musikus?
Dia tak tahu cara kerja dunia.
Dia bisa mempelajarinya.
Dia harus, untuk jadi dewasa.
Kita lakukan rilis pers.
Dari Jung Geum-ja, Firma Hukum Choong.
Baik, Bu.
RESITAL TELAH DIBATALKAN
Neraca valas ini harus segera diurus.
Masuklah.
Pak Song ingin aku memberikan salah satu kasus timku kepadamu.
Mana yang cocok denganmu?
Bu Boo. Bagaimana kalau kau berikan dia salah satu kasusmu?
Aku punya ide.
Berikan kasus kecil.
Yang setebal ini saja.
BOO HYEON-A, PENGACARA JUNIOR
Ada yang tak kuketahui?
Jika tidak, kenapa kau harus mengusut kasus pengacara junior?
Setiap kasus itu penting.
Kau terdengar putus asa.
Tunggu sebentar.
Agensi Pak Ko menghubungi soal kasus ini via temanku,
yang memberiku tiket resitalnya.
Kau menikmati resitalnya?
Terima kasih atas tiketnya.
Pak Ko menuntut ibunya.
Akan kuambil kasus ini.
KO I-MAN DIWAKILI OLEH PENGACARA JUNG GEUM-JA
Aku tahu agensi itu klien kita,
tetapi tak ada klausul kontraknya yang adil.
Jika ini dibawa ke pengadilan,
- kita tak diuntungkan. - Damai?
Aku mau minta bantuan lagi sebab kau membantuku.
Temui pengacaranya langsung dan sarankan syarat dari kita.
Aku yang menemuinya?
Untuk kasus ini, sebaiknya namaku
tak muncul di semua dokumennya.
PENGACARA BOO HYEON-A
Bu Jung Geum-ja sedang tak di kantor?
Dia akan segera kemari.
Aku memang datang tiba-tiba.
Aku boleh menunggu di sana?
- Mau segelas teh? - Air mineral saja.
- Aku Boo Hyeon-a dari Song & Kim. - Halo, aku Jung Geum-ja.
Kau mewakili Pak Ko.
Tampaknya kau tahu alasanku kemari.
Song & Kim...
Aku sudah muak akan mereka.
Baiklah, mari lanjutkan.
Ada yang bisa kubantu?
SONG & KIM
Mari kita buat kesepakatan.
Tak perlu ke persidangan dan buang waktu.
Kau tak lepaskan yang kau dapatkan.
Itulah yang orang-orang bilang,
jadi, aku mau tahu langsung.
KESEPAKATAN DAMAI
Tidak mungkin.
Ini pasti sulit.
Tidak.
Ini jawabanku.
Kau paham?
Terima kasih atas jawabanmu.
Tak masalah. Kau pasti tahu pintunya.
Kau sudah gunakan media.
Itu curang.
Dan artikelnya berlebihan.
Dia disiksa ibunya selama 20 tahun?
Kenapa kau menggunakan istilah itu di pernyataan resmi?
Karena itu faktanya.
Sebagai sesama pengacara, aku ikut malu.
Sesulit itukah bersikap penuh hormat?
Sampai jumpa di pengadilan.
Hei, dia menyiratkan bahwa dia berkelas dan aku tidak?
Ya.
Aku suka dia. Dia tak takut mengutarakan pendapat.
- Di mana Ko I-man? - Dia mungkin di kamar hotelnya.
Semua resitalnya dibatalkan.
- Telepon dia dan bilang aku datang. - Baik.
Awan hujan tiba-tiba muncul di langit.
Badai es dan hujan langsung menerjang padang rumput.
Hujan yang semakin lebat...
Aku tahu ini pasti sulit, tetapi cobalah tetap tenang.
Ibuku
bahkan tak jawab teleponku.
Dia satu-satunya keluargaku.
- Pak Ko. - Aku mau revisi kontraknya
dan bertemu ibuku.
Bisakah?
Adakah caranya?
Tak bisakah dia turun dari jabatan CEO
dan jadi ibuku saja?
Aku sungguh bingung.
Aku sedih karena tak bisa memainkan biola.
Dengar baik-baik, Pak Ko.
Kau seorang manusia,
lalu kau seorang musikus.
Aku tahu kau putranya, tetapi kini kau sudah dewasa.
Hukum tak bisa bantu kecuali kau mau memperjuangkannya.
Kau hanya mengeklaim hak yang pantas kau dapatkan,
sebagai manusia
dan orang dewasa.
Takkan ada yang melindungimu.
Kau harus bertahan sendirian.
Kau datang ke kantorku tanpa pemberitahuan.
Sungguh tipikal pengacara rendahan.
Aku belum pernah dengar. Apa? Choong?
Sulit kupercaya dia mempekerjakanmu.
Pak Ko dapat lima juta won sebulan?
Kau sebut ini kesepakatan? Ini omong kosong.
Dia putraku.
Akulah yang paling tahu dia.
Kau pikir dia anggap ini cukup.
Aku tak suka bilang ini,
tetapi menurutku tidak.
Aku akan memutus kontrak ini,
dan pastikan klienku tak lagi dieksploitasi.
- Apa hakmu... - Aku pengacaranya.
- Bukan secara harfiah... - Sebenarnya,
tampaknya kau tak tahu
apa kemampuanku.
Kenapa aku harus mendengarkan ini?
Pergilah sekarang.
Mulai sekarang...
Apa maksudmu?
Maksudku, kau sudah tak bisa lagi menyiksa putramu seperti ini...
sebagai kepala agensinya,
bahkan sebagai ibunya.
Sudah kubilang,
tetapi bukan berarti aku pesuruh Hee-jae atau...
Kau datang. Aku kemari untuk...
Pak Yoon, kau kedatangan tamu.
Benar. Dia menunggu cukup lama.
Jangan salah paham. Aku kemari untuk memberikan sesuatu.
Jadi, siapa tamunya?
Hai.
Astaga, Yu-mi.
Aku sangat sibuk.
Kita bertemu lagi
bukanlah sebuah kebetulan.
Bisa lihat ini?
Ini investasi perusahaanku. Aku butuh saran.
Kita kini bahkan teman minum.
Seperti yang kubilang,
ada pengacara yang sama cakapnya denganku.
Aku sungguh tak sempat urus ini.
Pengacara mana? Setidaknya sarankan kepadaku.
Halo, Bu.
Aku pengacara terbaik Song & Kim, Ga Gi-hyeok.
Aku dan Hee-jae lulusan Lembaga Pendidikan Yudisial.
Karena kau temannya,
berarti kau teman kami.
PENGACARA YOON HEE-JAE
- Kau pengacara? - Ini berkasnya?
Biar kubantu. Silakan kemari.
Baiklah.
Akan kuambilkan.
Silakan, Bu.
PENGACARA GA GI-HYEOK
Aku sering dengar soal kau, tetapi kau cantik secara langsung.
Dia sering membicarakanku?
Aku ragu. Kami tak seakrab itu.
Aku juga. Sifatnya...
- Dia sinting. - Benar. Aku tahu itu.
Namun, anehnya para wanita tergila-gila kepadanya.
Jujur, aku tak paham kenapa mereka suka pria gila kerja.
Benar. Hee-sun juga bilang begitu.
Sifat memang bukan masalah baginya.
Dia memang tampak necis, tetapi di luarnya saja. Bukan begitu?
- Hee-sun? - Mereka satu SMA.
Setelah berkencan singkat, mereka bubar.
Dia si wanita penatu itu?
Benar. Aku ingat. Kurasa itulah yang kudengar.
Ini agak membingungkan.
Siapa wanita penatu itu?
Wanita yang ditakdirkan.
"Takdir"? Jangan bercanda.
Wanita itu Hee-sun?
Dia mencampakkannya karena tak cantik.
Tak mungkin. Hee-sun cantik.
Tunggu, Aku jadi penasaran. Kau punya fotonya?
Tunggu, kau kira aku bohong? Mau lihat dia?
Sulit dipercaya. Tunggu. Sepertinya aku punya.
Ini dia, dan Hee-sun yang mencampakkannya.
Lihat.
AYO, SMA KYEONGSEON
Ada apa? Kau takjub akan kecantikannya?
Dia Hee-sun yang kau maksud?
- Hee-jae mengencaninya? - Itu yang kubilang.
Astaga.
PAJEON BOGA BAHARI, AMPELA BAWANG
Karena kita dapat klien baru, boleh pesan daging babi rebus?
Tentu, silakan.
- Bu, pesan satu daging babi rebus. - Baik.
Kenapa Bu Boo dari Song & Kim
mengambil kasus ini alih-alih Pak Yoon?
Dia bahkan belum jadi rekanan.
Dia sehebat itukah?
- Ada apa? - Aneh, 'kan?
Tepat sekali. Itu maksudku.
Tak ada yang tahu Ko I-man sebaik Yoon Hee-jae.
Mungkin sebab itulah.
Penilaiannya bisa bias.
Pak Ko, ini aku. Aku mau menanyakan sesuatu padamu.
Kenapa mempekerjakan aku sebagai pengacaramu?
Ada yang menyarankan aku?
Ya, Mino.
- Mino? - "Mino"?
Saat ini kau di mana? Kita harus bertemu.
Aku ingin sendirian hari ini.
Pak Ko?
Nomor yang Anda tuju tidak dapat...
Dia tak boleh berkencan
atau menggunakan media sosial.
Menurutmu kenapa?
- Kebijakan dilarang pacaran? - Tepat.
Namun, kenapa harus begitu?
Tidak mungkin.
Apa? Kau bercanda?
Kau dengar musik aneh di latar belakang?
Ya, ini...
Astaga.
Tahu soal kelab yang dia kunjungi di Korea?
Pak Yoon pasti tahu.
Karena itukah?
Mana kutahu?
Kami bahkan tak akrab.
Ada banyak bar seperti itu di Korea. Kau takkan bisa menemukannya.
- Dia masih tak jawab? - Sayangnya begitu.
Kenapa sopirnya lama sekali?
Pak Ko I-man?
Kau siapa?
Kau tak ingat aku, ya.
Begini,
aku penggemarmu.
Penggemar, ya.
PENGACARA YOON HEE-JAE
Kau dari Song & Kim.
Berapa lama kau bisa menahannya?
Gugatan bisa berlangsung beberapa tahun.
Selama itu?
Karena kau melawan Song & Kim.
Kau akan bolak-balik Korea dan merusak rencana turmu.
Keputusasaanmu bisa membuatmu merosot.
Jika bicara soal biola, kau perfeksionis.
Ada beberapa tur luar negeri yang direncanakan.
Kau mau mengorbankan masa depanmu?
Lalu apa lagi?
Aku bisa apa?
Biar kuberikan dirimu penawaran realistis.
Aku bawa kesepakatannya.
KESEPAKATAN DAMAI
Seperti sekarang, agensi akan mengurus pengeluaranmu.
Gajimu lima juta won per bulan.
- Tidak cukup? - Tidak, bukan soal itu.
Aku tak peduli soal uang.
Aku hanya ingin bermain biola.
Prioritas kami adalah kenyamananmu.
Kau juga boleh mempekerjakan manajer
untuk mengatur jadwalmu.
Sungguh?
Apakah itu mungkin?
KESEPAKATAN DAMAI
FIRMA HUKUM SONG & KIM
Tak mungkin.
Aku akan mengurus jadwalnya.
- Relakanlah. - Dengar, Pak Yoon.
Kau tahu apa yang Pak Ko inginkan?
Dia tak pernah serakah soal uang.
Dia ingin bermain biola.
Dan...
Kebebasan.
Pak Ko
akhirnya menyadari kalau kau layaknya penjara.
Dia akan terus berusaha kabur darimu.
Sebelum kehilangan dia selamanya,
beri dia ruang bernapas.
Yang kuminta bukanlah pilihan.
Kau harus menyetujuinya.
Kebijakan tidak boleh kencan akan dihapus dari kontrakmu.
Selain bermain biola, itulah yang terpenting bagimu.
Ya, benar. Kau benar.
Kau tak lagi perlu sembunyi atau bohong soal jati dirimu.
Jalani saja hidupmu
sebagai diri sendiri.
Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Hee-jae pasti sudah menemui Ko I-man.
Mungkinkah dia ajak Ko I-man kencan?
Aku ragu dia melakukan hal sehina dirimu.
Pak Ko?
Pertimbangkan kembali.
Pak Ko, jangan menyerah dahulu.
Bukan.
- Bukan begitu. - Apa yang kau katakan?
Aku tak peduli apa yang pihak lain iming-imingi kepadamu.
Mereka tidak tulus mengikuti keinginanmu.
Saat ini aku melakukan
yang terbaik demi diriku.
Dan aku akan menghadapi Song & Kim.
Batalkan gugatannya.
Terima kasih atas segalanya.
- Sampai jumpa. - Pak Ko?
Pak Ko!
Ko I-man...
Ini aku. Kau di mana?
"Ini aku. Kau di mana?"
Kau bilang apa pada Ko I-man?
- Tebak saja. - Apa yang kau lakukan?
- Kau pasti sudah tahu. - Aku mau detailnya.
Aku tahu apa yang Ko I-man inginkan
sementara kau dibutakan keserakahan.
Kau tak memikirkan efek perjuangan panjang di pengadilan terhadapnya?
Haruskah?
Tentu saja.
Kau kalah karena kau tak peduli.
Dia harus layangkan gugatan.
Walau butuh bertahun-tahun atau dia akan hancur,
atau menyerah dalam karier musik biolanya,
dia harus menghadapinya.
Kenapa? Agar bisa memperkaya dirimu?
Jangan bercanda.
Aku ragu seorang pun di antara kita peduli soal Ko I-man.
Mau mampir minum kopi?
Namun, tak ada ramyeon.
Yoon Hee-jae berengsek.
Bajingan tengik. Apa? Aku hanya mau memperkaya diri?
Pria berengsek.
Bajingan!
Ini semua karena Song & Kim. Song & Kim sialan.
Halo, dengan Jung Geum-ja.
Song & Kim?
- Selamat pagi. - Pagi.
Ada hal baik terjadi dalam semalam?
Kau ada rapat dengan para rekanan pukul 9.00.
Baik.
SONG & KIM
Halo, Pak Yoon.
Pak Song tiba.
Sebelum memulai rapat rekanan,
aku ingin memperkenalkan seseorang.
Aku mencari pengacara berbakat untuk masuk jajaran rekanan.
Biar kuperkenalkan kalian kepada Bu Jung Geum-ja.
Halo. Aku Jung Geum-ja.
Senang bisa bertemu kalian.
Semoga kita bisa bekerja sama.
Ada kasus yang harus diambil
walau tak ada yang mau.
Maksudmu, Tim H?
Menyimpan sejarah Song & Kim.
Kau butuh orang untuk merapikan, bukan pengacara.
Kita kerja dengannya?
Jung Geum-ja, kau, dan aku?
Kau lihat dia begitu bahagia?
Pengacara rendahan yang bela orang bodoh jadi pemimpin tim?
Kau tak menduganya? Seharusnya kau sadar mereka bisa
tahu soal kita.
Memangnya kita apa?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.