All language subtitles for Deconstructing.Harry.1997.720p.WEB-DL.650MB.Ganool.Bahasa

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Subtitle by Nonskionotfromtokio

โ™ช my analyst told me โ™ช

โ™ช that I was right out of my head โ™ช

โ™ช the way he described it โ™ช

โ™ช he said I'd be better dead than live โ™ช

โ™ช I didn't listen to his jive โ™ช

โ™ช I knew all along that he was all wrong โ™ช

โ™ช and I knew that he thought โ™ช

โ™ช I was crazy, but I'm not โ™ช

โ™ช oh, no โ™ช

โ™ช my analyst told me โ™ช

โ™ช that I was right out of my head โ™ช

โ™ช he said I need treatment โ™ช

โ™ช but I'm not that easily led โ™ช

โ™ช he said I was the type that was most inclined โ™ช

โ™ช when out of his sight to be out of my mind โ™ช

โ™ช and he thought I was nuts โ™ช

โ™ช no more ifs or ands or buts โ™ช

โ™ช oh, no โ™ช

โ™ช they say as a child, I appeared a little bit wild โ™ช

โ™ช with all my crazy ideas โ™ช

โ™ช but I knew what was happenin' โ™ช

โ™ช I knew I was a genius โ™ช

โ™ช what's so strange if you know that you're a wizard at 3? โ™ช

โ™ช I knew that this was meant for me โ™ช

โ™ช I heard little children were supposed to sleep tight โ™ช

โ™ช that's why I drank a fifth of vodka one night โ™ช

โ™ช my parents got frantic, didn't know what to do โ™ช

โ™ช but I saw some crazy scenes before I came to โ™ช

โ™ช now, do you think I was crazy? โ™ช

โ™ช I may have been only 3, but I was swingin' โ™ช

โ™ช they all laughed at a. Graham bell โ™ช

โ™ช they all laughed at Edison and also at Einstein โ™ช

โ™ช so why should I feel sorry โ™ช

โ™ช if they just couldn't understand โ™ช

โ™ช the reasoning and the logic that went on in my head? โ™ช

โ™ช so I just let them laugh at me when I refused to ride โ™ช

โ™ช on all those double-Decker buses all because... โ™ช

Aku daritadi tidak dapat menyalakan apinya.

Ayah, kamu mau daging ayam? Atau daging sapi?

Ayam. Ayam saja.

Sebuah artikel yang cemerlang.

Norman! Apa kamu sudah membaca artikelnya Ken saat di Cina?

Belum, belum, saya belum membacanya.

Artikel yang mengesankan.

-Dimana Ken? -Dia ada di dalam rumah menonton pertandingan Yankee.

Suamimu. Jauh-jauh datang ke desa yang indah ini...

hanya untuk menonton TV?

Ken, kemarilah, sayang!

Siapa saja yang mau ayam,

dan siapa saja yang mau Hamburger?

2 out lagi! 3 menitan!

Kayaknya semua orang sekarat nungguin anggurnya, ha?

Mengapa kamu tidak membuat Stoli Martini-mu yang terkenal itu?

Janet, jadi kapan kamu sama Ken punya anak?

Kamu mulai membuat adikmu kesal tahu

Biarkan saja Leslie latihan Biola 6 jam sehari,

Lalu tidak akan jadi masalah nantinya.

Tinggalkan dia sendiri.

Kesempatan keempat pemain Yankees melawan Mariners,

mencoba mengalahkannya dari kesempatan pertama

setelah timnya mencetak dua angka.

Hai.

Aku masuk ingin membuat minuman untuk semua orang.

Oh, iya?

Iya.

Apa yang sedang kamu lakukan? Kamu mau minuman?

Uh... Tentu.

Tentu saja, Aku mau...

Yankees hanya memiliki 11 pertandingan lagi di kandangnya

di stadion ini, saat musim ini.

Ini gila.

Iya, ayolah.

Kita sebaiknya keluar dari sini.

Yankees memiliki urutan kedua terbaik bertanding kandang

di liga Amerika.

Bola sudah dilempar...

Ya Tuhan.

Apa? Jangan, jangan, jangan. Nanti kita bisa ketahuan.

Mm-mmm. Mereka sebua sedang dipinggir danau.

Aku melihat semuanya disana.

Mmm.

Ohh.

Whoa.

Oh, mereka sedang serius ngobrolnya.

Tunggu! Itu Janet!

Aw! Aah!

Whoa!

Ken...

Tidak. Oh, tidak. Tidak apa-apa.

Kamu jangan mengagetkanku seperti itu, oke? Aku mendaratkan gigiku.

Jangan mengagetkanku seperti itu.

Tidak apa-apa. Hanya salah sangka.

Dengar, besok-besok jangan dikunyah.

-Ya Tuhan, -Kamu tahu, akan lebih baik...

kalo kita pergi berdua saja?

Bersantai, kamu dan aku?

Oh, itu akan menjadi hal yang luar biasa.

Sangat luar biasa.

Kamu tidak akan pernah tahu, apa yang akan terjadi berikutnya.

Ken, sudah dulu pertandinyan Yankee-nya. Keluarlah!

Tentu! Satu menit lagi! Sudah mau selesai!

Sudah. Sudah.

Kamu boleh keluarin kapan saja.

Yang benar?

Sudah.

Aku sudah siap! Ohh! Ohh!

Leslie!

Apakah itu dirimu?

Bisakah kamu menuntunku ke pinggir danau, sayang?

Apakah mau menunggu semenit lagi, nenek?

Aku sedang, um, sedang membuat Martini.

Tentu. Tentu, sayang.

Biar aku selesaikan.

Oh. Ken. Apa itu kamu?

Menyelesaikan apa?

Helo! Helo. Hiya.

Ayo, Ken.

Ayo?!

Ayo, tuntun aku ke pinggir danau.

Semenjak aku kehilangan sebelah mataku,

Aku merasa rentan.

Ohh! Ohh!

Ohh! Ohh! Ohh!

Tidak perlu mengerang karena hal itu.

Bukan masalah yang besar, kok.

Ken sedang terburu-buru, nek. Dia sedang terburu-buru.

Maukah kamu menyiapkan buah zaitunnya, Ken? Siapkan dengan cepat?

Iyah!

Kamu boleh memakai bawang merah, juga.

Aku lebih suka memakai bawang merah. Kamu juga, kan, Ken?

Iya!

Iya! iya! Iya!

Nak, kamu pasti sangat menyukai bawang merah.

Berapa jadinya...

Lucy?

Dasar goblok lu, keparat!

Gue putusin kepala lu.

Lu marah kenapa?

Kenapa lu tega bangat?

Lu tahu, kan. Apa yang terjadi?

Maksud lu apa?

Jangan! Jawab gue, jipel!

Lu sudah tahu. Lu cuma tidak peduli.

Apaan? Kenapa lu enggak lepas mantel dulu?

Kenapa lu bisa-bisanya tulis buku seperti itu, ha?

Seegois itukah lu? Lu begitu memuja diri lu sendiri,

lu enggak peduli dengan siapa saja yang lu hancurkan?

Lu menceritakan seluruh kisah kita!

Sampai ke detilnya.

Lu membuat gue musuhan sama kakak gue.

Marvin meninggalkan gue. Dia pergi.

Hei, gue mencoba berkata jujur tentang kita.

Jangan bacotin gue, bajingan!

Lu pikir lu ngomong sama siapa,

salah satu pembawa acara talk-show yang tolol?

Gue saat itu memang hidup bersama lu, oke?

Gue tahu seberapa jujur cerita yang lu tulis.

Jadi apa masalahnya... Apa karena nenek lu yang buta melihat kita senggama?

Bukan, bukan, tentu, tentu saja.

Karena lu membuat beberapa majas tolol,

atau, lu tahu, seperti yang kritikus katakan,

"Terinspirasi dari Komik Dewasa."

Dan Jane tahu tulisan ini.

Lu sudah pasti bakal buat-buat alasan.

Dan Marvin remuk, remuk!

Gue enggak tahu sudah berapa lama dia curiga...

Gue sudah tahu! Gue tahu! Tapi gue cuekin!

Lalu lu kabur...

Lu kabur dan memberi dia kepastian.

Tentu saja, ini menjadi masalah besar...

lu membuat Leslie lebih pendek di buku lu.

Masalah besar!

Semuanya ada disini.

Si miskin goblok dokter desa,

Si pemain biola...

Adiknya dari Connecticut

selingkuh dengan suaminya...

Sebuah gambaran yang... Demi Tuhan.

Pengamatan yang jelek terhadap Marvin

memnyiapkan Barbekyu mengenakan topi Chef-nya.

Dan, tentu saja, Jane,

sedih bangat, cara lu menulis tentang dia,

Janet.

Di bagian ini.

"Tidak semudah itu Leslie kaku

"dengan seluruh kepekaan inderawinya melupakan

"segala kelebihan yang Marvin punya.

"Bukanlah sebuah hal ganjil yang dia curahkan kepada Ken

"tentang kekurangan Marvin. Sebagian mikroorganisme mengambang-ambang,

"berguncang-guncang seperti meloncat-loncat dengan ujung kakinya

"diatas lantai tanpa karpet, ubin yang dingin

"dari rumahnya di Connecticut ke rumah yang sebuah badai selalu terlihat dari jendelanya.

"Bahwa dia tidak mencintai sama sekali dirinya,

"tetapi ingin memiliki anak

"demi membalas dendam kakaknya,

"yang tidak memiliki naluriah keibuan dalam dirinya

"dan setiap inci yang Leslie rasakan

"adalah pengaruh dari kerakusan dirinya mencintai dirinya sendiri.

"Ken menjalarkan jemarinya ke buah dadanya Leslie yang montok

dan menungganginya dari belakang."

Oh, ini masalah besar. Lu menulis tentang toket besar.

Leslie, tolonglah...

Lucy!

Gue Lucy, bajingan!

Bukan Leslie.

Tapi bohong, gue Leslie,

karena lu enggak mampu untuk menyamarkan semuanya.

Lu enggak peduli!

Lu enggak peduli untuk menyamarkan semuanya!

Tolonglah! Astaga!

Lu ternyata sudah melakukannya dari dua tahun lalu.

Lu menghancurkan hati gue.

Lu meninggalkan istri lu sama gue

demi cewek tolol.

Gue dan Janet!

Jane. Janet adalah seorang tokoh wanita dalam buku.

Sekarang, dua tahun telah berlalu,

Magnum Opus lu yang terakhir

muncrat dari selokan apartemen gembel ini,

seluruh derita orang-orang

dan lu ubah menjadi emas, emas benaran.

Semua orang menderita. Lu juga yang membuat mereka menderita.

Tapi lu racik ramuan itu dan menciptakan emas,

seperti seorang pesulap hitam!

Hei, tunggu sebentar.

Gue orang terluka ketika di Bellevue.

Lu emang pantes mendapatkannya.

Lucy!

Lu menghancurkan hidup gue!

Gue kemari mau membuat otak gue tercecer!

Lu ini kenapa sih?

Didepan lu, diatas karpet lu

karena lu biang keroknya.

Otak gue tercecer di karpet!

Lu lagi benar-benar enggak stabil sekarang. Lu mau santai sebentar, enggak?

Jadi begitu, lu ngasih masalah ke gue, iyakah?

Begitu lu ngasih masalah ke gue...

Adik gilanya Jane.

Tenanglah, lagipula lu enggak bakal bunuh diri.

-Enggak? -Enggak bakalan, karena lu orangnya enggak begitu.

Bukan seorang yang dramatis begitu. Lu bukan yang begitu.

Jane adalah seorang kakak yang dramatis. Jane adalah seorang pemain biola solo.

Tenanglah, demi Tuhan.

Lu benar.

Gue enggak mampu bunuh diri.

Gue tahu, disepanjang jalan gue kemari.

Gue selalu, berkata tidak...

Bukan diri gue.

Tapi lebih baik...

Membunuh dirinya.

Ulangi?

Membunuh pesulap hitam

jadi dia tidak akan bisa menyulap emas dari penderitaan orang-orang.

Lucy, ada yang salah dari lu?

Diam, lu banyak bacot!

Taruh pistolnya!

Siapa lagi emang orang yang berani nuduh gue nyepongin orang

pas acara pemakaman bokap gue?!

Pikirkan lagi.

Diam ditempat!

Jangan, jangan tembak! Jangan tarik pelatuknya!

Dengar, kalo ini membuat lu bahagia,

hidup gue dari dulu sudah hancur.

Gue dari dulu menderita. Cewek gue menginggalkan gue.

Dia kabur bersama teman dekat gue.

Semuanya terasa... Insomnia.

Gue mengabiskan semua harta gue

untuk terapi dan pengacara dan jablay.

Gue enggak bisa berdiri di atap ini

bersama puki kelas dunia

dan memohon ampun demi nyawa gue.

Kalo lu mau nembak gue, Tembak aja.

Gue lagi bekerja. Dan lu mengganggu gue.

Hidup siapa lagi yang lu eksploitasi sekarang?

Lu bakalan bahagia... menulis ulang mereka.

Gue lagi nulis hal yang menyerempet autobiografi

tentang pertama kali gue menikah.

Harvey Stern menikah sangat muda...

karena dia ingin keluar dari apartemen orang tuanya,

tetapi dia bertumpah-ruah

oleh rasa bersalah, rasa kebencian,

dan kritik yang mematikan jiwa.

Disiang hari, dia bekerja di toko sepatu.

Dimalam hari, dia bersinar terang bersama mesin ketik Remington-nya.

Apa kamu enggak mau ke kasur?

Sayangnya, Aku sedang berada di tengah kalimat,

dan aku sedang tidak menginginkannya...

Aku merasa tersinggung atas penolakan...

karena kita tidak pernah tidur bersama lagi.

Aku tidak mengerti kenapa.

Aku hanya tidak tertarik dengannya.

Apa dia melakukan sesuatu yang tidak berkenan?

Tidak, lagipula ini salah saya juga Saya berbohong kepada dia. Saya berkata sedang sibuk kerja

tetapi sesungguhnya...

saya ini hiperseks, tapi enggak untuk dia.

Kepada siapa, lalu?

Seseorang.

Dia memiliki adik. Yang saya tidak tahan ingin menyenggamainya.

Seperti boneka. Berbibir tebal.

Temannya dari Kolumbia. Jennifer? Saya memimpikannya.

Saya tidak menyangka saya bisa tertarik tentang sejarah Afrika,

karena dia memukau.

Sebenarnya, Sya tidak pernah bertemu atau melihat wanita

yang tidak membuat saya mengkhayal bagaimana jika saya berada di kasur dengannya.

Cuy. Psst.

Gue ketemu jablay topcer.

Jablay?

Cantik bangat. Dari China.

Badannya luar biasa.

Lulusan sekolah tradisi seni membahagiakan laki-laki.

Tarifnya $50.

Kalo begitu Anda selingkuh?

Enggak. Ini bukanlah selingkuh. Cewek itu jablay.

Ini bukan urusan cinta.

lu enggak ada perasaan sama cewek profesional, ia kan...

seperti perasaan lu terhadap istri lu.

Dia datang, usap dengan minyak...

minyak?

Diusap sampe biji lu, Dia bakal membawa lu ke bulan.

Lu lunasin tarifnya, dan dia pergi begitu saja.

Entahlah. Dimana Anda melakukannya?

Maksud saya, Sya tidak mungkin mengundangnya ke apartmen.

Cari hotel.

Gue begitu kalo istri lagi dirumah.

Enggak, ah, enggak. Saya orangnya enggak mampu begitu-gituan.

Maksud saya, $50 itu banyak hanya untuk begituan, ia kan?

Siapa tahu temenlu mau ngasih tempat buat begituan.

Hei, cuy, lu selalu ngoceh masalah kehidupan seks lu.

Gue mencoba membantu.

Terus saya kasih tahu dapat nomornya dari Anda?

Jangan, jangan, jangan, jangan. Jangan nama gue.

Jangan pakai nama asli.

Janganlah... Jangan nama asli.

Jadinya begini saja. Lu numpang apartemen temen lu.

Pakai nama temenlu. Kalo begitu, semuanya aman.

Lalu keberuntungan mendatangi Harvey

sebagai teman terdekatnya,

Mendel Birnbaum, tertabrak mobil

dan terbaring antara hidup dan mati

di RS New York,

memberi kebebasan apartmennya yang megah

untuk pertemuan Harvey.

Mengenakan kimono sutranya...

Harvey menjadi segagah Mendel Birnbaum

yang menantikan passport langsung ke surga.

Anda pasti Mendel Birnbaum.

โ™ช oh, but he watches so sadly โ™ช

โ™ช how can he tell her he loves her? โ™ช

Aah!

โ™ช Yes โ™ช

โ™ช He would give his heart gladly โ™ช

Apa Anda menikmatinya?

Yang benar saja? Saya akan kembali.

Mau kemana?

Mau memeriksa kantong celana

siapa tahu ada $50 terselip.

Aku mau melakukannya lagi.

โ™ช Tall and tan and young and lovely โ™ช

โ™ช The girl from ipanema goes walking โ™ช

โ™ช And when she passes, he smiles โ™ช

โ™ช but she doesn't see โ™ช

Mendel Birnbaum?

Ia?

Buka.

Siapa memangnya?

Mendel Birnbaum?

Siapa Anda?

Aku mendatangimu.

Apa maksud Anda?

Aku adalah kematian,

dan namamu ada didalam daftar.

Bukan, bukan, bukan. Tunggu sebentar. Anda membuat kesalahan.

Sudah tidak ada waktu untuk Anda.

Bukan, lihatlah, Sya bukan Mendel Birnb...

Jangan membohongi saya!

Lihatlah monogram itu.

Mendel, kamu berbicara sama siapa?

Tunggu, Berhentilah memanggil aku Mendel.

Tolonglah, Aku hanya mengenakan jubahnya.

Tentu. Pasti ada saja alasan.

Ayo. Kesini, dasar bodoh.

Saya berdiri dengannya di atap,

dan dia mengarahkan pistolnya,

kita disana saat udaranya sedang dingin-dinginnya,

saya panik. jadi saya ceritakan saja cerita yang sedang saya kerjakan.

Saat saya masih muda,

dan dia berpikir itu lucu, Syukurlah,

dan dia mulai... Anda tahu, tertawa,

dan santai sedikit, dan dia menaruh pistolnya,

dan, tahulah, tapi, uh...

jadi tulisan Anda menyelamatkan nyawa Anda.

Luar biasa sekali pokoknya, Anda tahu?

Anda tahu, hal yang menarik,

diluar dari penyesalan seksual

yang saya alami seperti anak muda yang ada di cerita saya,

dan tidak ada perubahan terhadap saya.

Anda tahu, setahun kemudian.

Saya bersama terapis yang ini, Saya bersama terapis yang itu.

Sampai saya memiliki enam terapis.

Saya memiliki tiga istri,

dan saya masih tidak dapat melaksanakan sepenuhnya kehidupan cinta.

Sa... saya masih menyukai pelacur.

Anda tahu, sa... sa... sa... sa... ya...

bagi saya, yang terpenting itu bayar saja,

mereka datang ke rumah,

tidak perlu mengobrol masalah novel atau film atau...

Saya tidak mengerti apa yang terjadi dengan diri saya. Anda tahu, Saya...

Anda tahu, Anda tahu, sa... sa... ya itu belum dewasa,

dan saya merasa, Anda tahu, rasanya tidak seperti, um...

Anda tahu, Saya melihat orang-orang yang seumuran saya.

Tetapi saya selalu berpikir bagaimana cara bersetubuh dengan para wanita yang saya temui.

Saya bertemu, dimanapun... di bank, belum kenal.

Saya melihat wanita di bus.

Saya berpikir, bagaimana rupanya jika dia telanjang?

Apakah mungkin aku dapat menyetubuhi dia?

Anda tahu, ini gila.

Tetapi saya melihat pria lain mereka pengacara atau dokter.

Mereka berumah tangga.

Mereka memiliki rumah. Tetapi mereka tidak begitu, Anda tahu...

apakah presiden dari Negara Amerika

ingin menyetubuhi semua wanita yang dia temui

Contoh yang buruk.

Tapi... tapi, uh, Saya... Entahlah.

Ambil contoh Raoul Wallenberg.

Apakah dia mau menyenggamai semua pelayan Cocktail di Eropa?

Mungkin tidak, tapi...

Ceritakan upacara penghormatan Anda besok.

Oh, itu... itu, uh, itu omong-kosong.

Ironis sekali, sebuah sekolah

yang mengeluarkan saya bertahun-tahun lalu

sekarang ingin memberi saya penghormatan.

-Mengapa mereka mengeluarkan Anda? -Mereka mengeluarkan saya karena saya tidak tertarik dengan kuliah.

Saya ingin menjadi penulis.

Hanya itu yang saya pedulikan. Menulis.

Saya tidak peduli dengan dunia nyata.

Saya hanya peduli dunia fiksi.

Ditambah, saya pernah mencoba memberi istrinya Dean suntikan urus-urus,

mereka tidak terlalu senang dengan hal itu.

Tapi, Anda tahu, hal menyedihkannya adalah

Saya akan melakukan perjalanan jauh

demi sebuah pernghormatan, dan saya harus pergi sendirian.

Saya tidak memiliki siapa-siapa untuk diajak.

Anda tahu, Sa... ya... Anda tahu... Ja...dinya...

dan... dan... saya... saya... Anda tahu, saya tidak mampu...

Bagaimana jika Anda bersama anak Anda?

Saya tidak bisa. Bukan waktunya mengunjungi dia.

Joan orangnya tidak menyenangkan, jadi...

Maksud Anda, dia tidak mau bergantian dengan Anda?

Hei, telepon saya tidak pernah diangkat.

Anda tahu, dia membenci saya, dan...

Entahlah. Akhir-akhir ini...

pertama kali dalam hidup saya,

Saya mengalami kebuntuan dalam menulis.

Saya tidak percaya ini bisa terjadi.

Saya memulai membuat cerita pendek, dan saya tidak dapat menyelesaikannnya.

Saya juga tidak dapat melanjutkan menulis Novel saya,

karena saya melakukan hal yang lebih penting.

Entahlah. Saya...

Saya meminum banyak pil dan obat-obatan dan...

Anda mengingatkan saya dengan sebuah cerita...

yang Anda kerjakan dua bulan lalu...

Sang Aktor.

Lensanya kayaknya rusak.

Apa? Kamera ini juga. Gue sudah mengganti lensanya.

Maksud lu apa? Fokusnya tidak aktif.

Saya tidak mengerti mengapa masalah itu bisa terjadi.

Lu cek sendiri aja. Gambarnya enggak fokus.

Saya sudah memeriksa lensanya. Tidak mungkin rusak.

Ayolah, kawan-kawan. Kita selesaikan masalah ini bersama.

Sudah kelamaan ini begini. Kita harus selesaikan.

Gue mencoba mengambil gambar Mel di kursi taman, dan dia terlihat pudar.

Dimana lu menyewa lensanya?

Lensanya tidak apa-apa.

Astaga naga, Mel pudar.

Itu yang gue maksud, Jenius. Dia memudar.

Tidak, saya melihat bukan lensanya. Tapi itu Mel-nya sendiri.

Sini gue lihat. minggir lu.

Enggak mungkin. Lu benar.

-Mel sedang memudar -Apa? Maksud lu apa?

Gue bilang Sang Aktor memudar.

kok bisa?

Apa ada yang salah?

Mel, sini. Gue enggak tahu harus ngomong apa sama lu, kalo, um...

Lu memudar.

Berat badan saya bertambah.

bukan, maksudnya bukan begitu. Lu memudar.

Lu... Lu... Me-mudar.

Ada yang bisa kita lakukan supaya tidak seperti itu?

Gue enggak bisa seperti ini.

Lihatlah diri lu sendiri.

Tidak ada yang bisa dilakukan.

Lu yakin lu enggak apa-apa?

Ini... ini aneh. Ini seperi...

Gue merasa baik-baik saja.

Mel memudar.

Dia pudar.

Saya tidak tahu harus bagaimana.

Sudah hampir jam 4:00 lagian juga.

Kita harusnya mengakhirinya?

Kita akhiri, dan kita lihat besok.

Mel, dengar, mending lu pulang saja,

mendingan lu istirahat. Istirahat aja dulu.

Dan, uh, kita lihat apa lu bisa tajam kembali.

Grace, aku pulang.

Hai, sayang.

Hei. Kenapa?

Kamu terlihat aneh.

Aku memudar.

Iya. Iya, tentu. Hanya sedikit.

Kamu... dan kamu terlihat pucat..

Ayah, seluruh tubuhmu memudar.

Iya, mungkin kamu harus tidur.

โ™ช Ayah mulai memudar โ™ช

-Jangan begitu sama ayah, oke? -Sayang, jangan begitu sama ayahnya.

Ayolah, yang baik jadi orang.

Apa yang terjadi saat bekerja?

โ™ช Ayah mulai memudar โ™ช

Rueben! Hentikan!

Mereka pikir kameranya,

lalu mereka... lalu... ternyata aku-nya.

Iya. Mereka menyuruhku pulang. Aku merasa terhina.

Apa kamu makan yang aneh-aneh saat makan siang?

Ini bukan masalah alergiku, aku tidak tahu, kamu tahu?

Aku hanya harus berbaring, dan tidur nyenyak nanti malam.

Aku akan sembuh, kamu tahu?

Aku yakin begitu.

Ayah, apa yang terjadi padamu?

Kamu akan tidur nyenyak nanti malam, bangun pagi-pagi sekali,

dan besoknya, kamu sembuh.

Keesokan paginya,

tidak ada yang terjadi.

Kenyataanya, keadaanya malah memburuk.

Mel memudar lebih parah.

Aku harus ke dokter.

Saya tidak pernah hal seperti ini.

Tidak ada masalah yang terjadi pada Anda,

kecuali Anda memang benar-benar memudar.

-Ada apa? -Hanya karena melihat Mel, saya mual.

Hal itulah yang membuat saya ingin kalian untuk mencoba ini.

Ini, sayang.

Aku enggak mau memakai kaca mata, ma.

Aku tidak mau memakai kaca mata.

Pakailah supaya dapat melihat ayah, nak.

Ini lebih baik.

Supaya kamu bisa melihat. Pakailah.

Pakailah. Daddy ayah akan menajam kembali.

Kamu tidak mau melihat Ayah? Baiklah.

Pakailah, tidak akan membuat sakit kepala.

Dalam cerita itu

si anak tidak mau memakai kaca mata,

padahal sudah dipaksa.

Anda berharap dunia menyesuaikan dirinya

sesuai dengan distorsi-distorsi yang Anda miliki.

Hei, Saya tidak begitu.

Saya sedang mengalami... yang saya sendiri tidak tahu.

Untuk pertama kalinya dalam hidup saya,

Saya tidak bisa menulis.

Tidak mungkin.

Bagi saya, Anda tahu,

yang saya miliki dalam hidup ini adalah imajinasi.

Maafkan saya. Waktu kita habis.

Semoga menyenangkan dalam upacara penghormatannya,

sepertinya memang akan menyenangkan untuk Anda serta anak Anda

jika Anda mengajaknya.

Joan! Joan! Joan, lu enggak pernah mengangkat telepon gue.

Bagaimana bisa gue membantu urusan lu?

Apa lu mau gue nelpon polisi?

Gue mau meminta sesuatu dari lu.

Enggak. Gue enggak mau dengerin lu.

Besok mereka mengadakan upacara penghormatan di Adair, universitas lama gue.

Gue mau mengajak Hilly ikut.

-Enggak, dia harus sekolah besok. -Gue mau lu tukeran hari berkunjung.

Enggak. Gue punya rencana sana Hilly.

Kita tukeran kapan-kapan. Kayaknya menyenangkan.

-Enggak -Dia harus melihat ayahnya dihormati.

Gue enggak mau melihat lu. Gue enggak mau dia melihat lu selama hidupnya.

Dia bakalan berkunjung ke desa. Berhenti sebentar.

Dia akan bersenang-senang di desa. Apanya yang salah?

Dia masih 9 tahun.

Darimana dia bisa tahu sebuah kata-kata

seperti "Salome" dan "Tuhan anjing"?

Maksudlu itu semua? Ulah gue?

Apa gue terlihat seperti, orang bego?

Gue tahu yang lu obrolin

sama dia,

dan jangan lu pikir gue enggak pernah dengar

saat sekolah minggu.

Beth Kramer enggak pernah merasa kaget itu selama hidupnya.

Ayah, kenapa penis-ku mirip seperti punyamu?

Kenapa mirip sama punya ayah?

Karena ibumu dan ayah belum menyunatmu.

Saat ayah seumurmu, semua anak-anak di daerah ayah...

kamu tahu apa yang mereka lakukan, kan? Mereka memberi nama penis mereka.

Aku akan memberi nama punyaku Dillinger.

Dillinger itu sempurna! Dillinger itu luar biasa!

Hilly, kamu menginspirasi. Kamu adalah seorang Jenius.

Dillinger adalah nama dari salah satu seorang Jenius

berdasarkan profesinya.

Kamu tahu, seperti Willy Sutton.

Masih ingat kan ketika kita berdiskusi tentang Freud waktu itu?

Freud berkata dua hal yang terpenting

untuk hidup enak adalah...

Pekerjaan yang kamu senangi dan seks.

Itulah kedua hal tersebut.

Wanita adalah dewa.

Dewa seorang wanita?

Bukan. maksudnya bukan Dewa itu wanita.

Jadi begini... Seorang wanita.

Kita tidak tahu kalau dia itu Dewa,

tetapi dia itu wanita,

kamu tahu, bukan didalam surga yang hanya imajinasi,

tapi tepat disini di bumi.

beberapa dari mereka, Hilly. Ehem, berbelanja di Victoria Secret.

Beth Kramer enggak pernah merasa semalu itu dalam hidupnya.

Beth Kramer adalah si binal, jablay, alay.

bukan urusan dia, bagaimana gue berbicara sama anak gue.

Beth Kramer adalah orang tua yang baik dan teman yang baik.

Omong-kosong. Dengar, gue cuma mau tukeran hari kunjung doang.

-Apa masalahnya? -Entahlah. Gue enggak mau dia ketinggalan sekolahnya.

Bagimana kalo dia sakit?

-Kalo Hilly sakit dia enggak mungkin sekolah. -Kalo dia sakit,

tapi dia enggak sedang sakit,

dan dia enggak bakal menghabiskan siangnya

dengan tukang ngobat, tukang minum,

tukang ngentot yang menjadi ayahnya.

Tahun lalu, lu enggak begitu sama gue.

Lu orangnya baik, santai, dan sangat asik.

Tulis itu di buku lu.

Gue harus gimana? Lu terlanjur melakukannya.

Epstein telah menikahi terapis ketiganya.

Dia telah menyatakan perasaanya beberapa kali,

dan sepertinya wanita itu mulai menaruh hatinya,

suatu hari, dia membuatnya terkejut.

Sepertinya kita lebih baik...

Mengakhiri pengobatannya.

Dan sebaiknya kita

tidak bertemu dulu sejenak,

jika kita sama-sama memiliki perasaan yang sama,

Selanjutnya kita akan bertemu lagi ...

seperti dua orang pada umumnya.

Epstein berpikir,

bahwa dia adalah pasangan dari surga.

Akhirnya, ada seorang wanita yang mengerti dirinya.

Kamu tahu semua rahasiaku,

semua kemuakan dalam jiwaku.

perasaan-perasaan aneh yang belum aku katakan saat terapi.

Jadi, sekarang giliranmu untuk mencari tahu diriku.

Iya, semua keanehan-keanehan yang gue miliki, dan kamu menerimanya.

Semua kebutuhanku sudah aku ikatkan denganmu, dibanding wanita lain,

aku ingin menjilati taringmu.

Tidak ada yang tahu kalo aku sedang bingung

dengan apa yang aku lakukan.

Dua tahun pertama sangat luar biasa.

Mereka pindah ke apartemen yang megah

di West End Avenue.

Sang suami menulis. Sang istri memembaca dari pasiennya.

Wawasannya menjadi sebuah ide dalam pekerjaanya.

yang jadi masalah adalah

kesendirianmu, ketakutanmu terhadap orang-orang,

perasaan panikmu ketika dekat dengan orang,

hal itulah yang menyebabkan hidupmu kacau

tetapi tulisanmu lebih terkontrol dan stabil.

Kamu tidak mampu untuk...

Iya, semuanya berjalan lancar

sampai Helen hamil dan melahirkan.

Dari momen itu,

dia seperti menerima wahyu dari Sang Ilahi,

Dia tiba-tiba menjadi yang Epstein sebut

"Seorang Yahudi Berlumuran Dendam."

Gue menyesal pada hari dimana gue senang dengerin lu,

dan gue belum sunatin anak kita.

Apa lu sudah gila?

lu tahu, kita harus melakukanya.

Enggak. Enggak, dia sudah ketuaan.

Apa yang salah sama lu?

Oh, sudah pasti. Kali ini alasannya dia sudah ketuaan.

Ya Tuhan, lu kaya orang Kristen yang baru dibaptis,

tapi sayangnya lu Yahudi.

Gue melihat wajah ayah di Hillel.

Hilliard. Dia namanya Hilliard.

Kita enggak memanggil dia Hillel.

Kita enggak dia nama mirip nama seorang Rabbi.

Namanya adalah Hilliard Epstein.

Enggak, gue sudah muak sama semua kesinis-tololan lu itu.

Ada sebuah nilai dari tradisi.

Sekarang, gue enggak pernah menyangka kalau itu berarti segalanya,

sekarang gue menjadi seorang ibu, dan ternyata itu benar.

Gue enggak cuma melihat arti dari Yahudisme, tetapi keindahan sesungguhnya.

Helen, lu itu seorang saintis.

Einstein seorang saintis,

dan dia seorang Yahudi, dan dia orangnya religius.

Helen memanjatkan do'a sehari-harinya.

Seperti Yahudi umumnya, Takut terhadap amarah dan murka Tuhan,

memuji dan bersyukur atas segalanya.

...menjilat pilar.

Dan suatu hari, hal yang tidak mungkin terjadi.

Seorang pasien Helen, yang merupakan orang Israel,

yang datang kepadanya saat depresi

istrinya meninggalkan dia,

membuat Helen jatuh hati.

Sepertinya kita harus menghentikan pengobatannya

dan tidak bertemu dulu sejenak,

jika kita sama-sama memiliki perasaan yang sama,

kita akan bertemu lagi seperti dua orang pada umumnya.

Harry?

Harry?

Harry?

Richard.

Sepertinya sedang melamun.

Gue masih memikirkan tentang buku yang lagi gue tulis.

Gue lagi kacau.

Ada apa?

Gue sedang dalam perjalanan ke Dokter.

Dada gue terasa sakit.

Bukan masalah. Itu cuma masalah pencernaan

atau sulit BAB atau maag atau asam lambung naik.

Bukan. Tetapi gue punya keturunan.

Ayah gue mati cepat karena serangan jantung,

Ibu gue mendadak mati karena penyakit jantung koroner,

dan kedua adik gue meninggal...

sebelum umurnya 50 karena gagal jantung.

Kenapa lu mau membuang-buang waktu ngomong sama gue.

Lu seharusnya panggil ambulan.

Apa lu sedang sibuk?

Gue mau menemui editor gue.

Gue enggak suka mendatangi tes-nya sendirian.

Ibu gue meninggal, lu tahu, saat melahirkan gue...

karena itu bapak gue enggak mau memaafkan gue, lu tahu.

Lucu sekali, karena gue mau sebelum bapak meninggal gue minta maaf sama dia.

Kita berdua tidak waras, karena kita kira kita ini sekarat,

lu tahu, tapi aslinya enggak.

Hari ini, sudah ada laser. Sudah ada segala macam...

iya, lu itu macam saintis, ia kan?

Iyalah. Enggak ada yang salah dari sains.

Diantara AC sama pastur,

Gue memilih AC.

Gue ngeri. Gue benar-benar ngeri.

Bisakah kita ganti pembicaraan? Bisakah gue menggantinya?

-Lu tahu, gue sedang mengalami penulis buntu. -Iya

-Iya, tentu saja, gue tahu. -Pertama kali dalam hidup gue,

Gue enggak bisa menemukan ide yang bermakna,

sesuatu yang mengikat ketertarikan gue.

Gue pikir semenjak Fay meninggalkan lu,

Lu punya banyak masalah.

Gue tadi bertemu dengan Fay. Gue hanya minum sebentar dengan Fay.

Gue pikir cakep.

Dia cocok buat lu.

Dia lebih baik dari, um,

dari si gila itu, uh, lu...

Aw! Ya Tuhan, lengan gue. Oh!

Gue kasih tahu, itu bukan masalah, bukan masalah.

Oh!

Gue sangat yakin.

Lu sehat-sehat saja, Benar-benar sehat.

Ada peradangan di lengan ada...

Fantastis.

Anda melihatnya? Yang selalu saya katakan?

Kata yang terindah dalam bahasa Inggris

bukan "Aku cinta kamu," tapi "ini adalah tumor lunak."

Dengar, kita bisa menjalankan beberapa tes lagi,

tetapi saya tidak menginginkannya.

Ini saja fantastis.

Jantung Anda sehat-sehat saja.

Ketika saya kesini, beberapa minggu lalu mengalami sakit punggung karena

membuka lemari pendingin nol derajat.

Saya ingin membeli kopi dulu.

Biar saya skejul Anda.

Saya tidak ada waktu.

Apa yang akan lu lakukan besok?

Gue sibuk. memang kenapa?

Karena gue mau pergi ke Universitas lama gue.

Mereka memberi gue penghormatan.

Gue mencari teman yang mau diajak.

Gue yakin... Gue enggak mengira gue bisa melakukannya,

tapi... itu luar biasa. Selamat.

Jadi, kamu tampak luar biasa.

Ah, terima kasih. Kamu terlihat sedikit lelah.

Iya. Karena aku lagi berjuang menulis buku ini, kamu tahu, uh...

Sebenarnya, aku sudah menghabiskan bayarannya.

Aku sedang dalam masalah, uh... masalah yang berat.

Alasanku mengajakmu minum adalah...

Bisakah saya mendapat wine,

yang sama seperti dia, tolong?

Aku mau jadi orang pertama yang ngomong sama kamu kalau aku, um...

Mau menikah.

Oh. Jangan begitu.

Kenapa?

Maksud kamu apa, kenapa?

Karena... aku cinta sama lu.

Kok bisa kamu menikah?

-Sama siapa? Apa si Larry? -Iya, tentu Larry orangnya

Aku sudah tahu, itu. Aku enggak percaya dengan semua ini.

Kamu tahu, orang itu jelas-jelas temanku.

Dia, itu, seorang iblis.

Seharusnya aku tidak kenalin ke kamu.

Ketika ada Larry, Aku mencium sulfur terbakar.

Kamu bisa kan merestuin kita?

-Enggak! -Bisakah?

Enggak! Kamu tidak akan aku restuin.

Aku tidak mau kamu menikah.

Aku enggak mau itu.

Aku harus pergi.

Aku dulu adalah muridmu.

Seperti Henry Higgins dan Eliza Doolittle.

Murid seperti mereka, dan kamu juga cinta sama mereka.

Tapi jangan begitu, ah.

Kamu mau aku harus bagaimana?

Kenapa kamu bisa jatuh cinta sama diriku?

kamu yang mengajari aku

tentang cinta di dunia barat.

Aku tidak mengira itu jadi sebuah pelajaran. Aku ngomong masalah itu karena diriku ini kacau.

Kamu tahu, enggak seperti, kamu tahulah...

Saat itu aku bangun pagi,

tiba-tiba aku melihat wajahmu di sarapan,

dan aku bepikir, "Tuhan, jadi inilah maksudnya.

Jadi inilah maksud dari segala-galanya." Dan aku...

itu semua adalah peringatan supaya aku tidak

jatuh cinta sama kamu.

Aku tahu, tetapi aku jatuh cinta sama kamu.

Tidak seperti penggemarku yang lainnya.

Yang aku senggamai setelah itu aku berpaling ke penggemar berikutnya,

aku enggak bakal begitu sama kamu.

Kamu tahu, kamu memang seorang penggemar dan se... se... seorang pengikut

dan menjadi seorang murid

lalu... menjadi seorang teman sekamar.

Dan, kamu tahu, sebelum aku menyadarinya,

ternyata kamu adalah seseorang yang dapat mengubah duniaku.

Hei, dengar...

Kamu tahu, a... aku...

Harry...

Aku cinta sama kamu.

Aku kagum sama kamu.

Tetapi aku enggak benar-benar cinta sama kamu.

Universitas lamaku.

Mereka memberiku sebuah penghormatan, Kalo kamu benar-benar mau percaya.

Ikut aku. Kita bisa ngomongin ini semuanya

Sehari bersama aku.

Harry, aku menikahnya besok.

Besok kamu menikahnya?

Disaat aku dapat penghormatan, kamu sudah mulai...

Aku enggak bisa menerima ini.

Kamu menikahnya besok?

Iya! Iya. Sudah direncanakan selama sebulan

Batalkan!

Aku...

Saat Goldberg tidur di malam itu,

seorang Iblis masuk apartemennya

dan menculik pacar berambut pirangnya yang cantik

dan membawa dia ke neraka.

Saat keesokan harinya,

Goldberg mencium bau sulfur terbakar.

Harry Block?

Iya. Apa lu Cookie?

Cookie Williams.

Lu yang mau gue sampai disini jam 10:00 kan?

Iya. Asta...

Jadi, uh...

Apa lu mau... langsung saja?

Uh, lu enggak mau ngobrol-ngobrol dulu?

Ngobrol? Kenapa?

Yang benar? Karena kebanyakan laki-laki enggak mau langsung naik ke kasur

tanpa ngobrol-ngobrol dulu.

Karena kalo langsung jadi seperti urusan bisnis.

Oh, gue enggak begitu.

Gue mau diikat.

Terserah lu. Tapi pertama,

selesaikan masalah moneternya dulu,

setelah itu kita bisa bersantai.

Tentu saja. jadinya $200?

-Iya benar. -Ini dia.

Jadi gue harus mengikat lu, itu saja?

Gue mau dipukul-pukul juga

setelah itu sepongin gue.

Oke, nyepong, lalu memukul lu.

Bukan, bukan. Pukul gue dulu lalu sepong.

Gue maunya begitu.

Kalo enggak, enggak bakal menyenangkan.

Ikat gue, pukul gue, lalu sepongin gue.

Lu mau gue mengikat lu pakai apa?

Gue benar-benar mengira kalo lu bakal memakai stocking.

Cookie, lu benar-benar sorang seniman. Benar-benar, lu...

seharusnya bibirlu dipajang di museum Smithsonian.

Tapi butuh waktu yang lama.

Gue kira lu enggak bakal bisa ngecrit.

Gue punya masalah enggak bisa fokus sementara waktu.

Dan akhirnya, Gue mendapatkan fantasi yang pas.

Gue membayangkan cewek yang gue lihat di Sixth Avenue tadi,

Terus gue bayangin dia mencumbu Svetlana Stalin.

Anaknya seorang diktator.

Dan itu berhasil.

Lu memang kenapa minum obat sebanyak ini?

Gue? Depresi.

Lu depresi kenapa?

Ya, depresi aja. Lu enggak pernah depresi?

Apa pekerjaan lu enggak membuat lu kesal, atau, lu tahulah...

Enggak ada masalah. Asal enggak menjadi pelayan.

Lu tahu, hal yang lucu. Kalau setiap pelacur yang gue ajak ngomong

pasti bilang asalkan enggak jadi pelayan.

Pelayan pasti adalah pekerjaan

yang terburuk di dunia.

luar biasa.

Lu sedih kenapa?

Gue... gue sedang mengalami kebangkrutan spiritual. Gue hampa.

Maksudnya apa?

Gue... gue... keder.

Gue, uh, gue sudah enggak punya jiwa. Lu ngerti, kan?

Ketika gue mudaan, gue enggak terlalu khawatir menunggu cinta bertepuk sebelah tangan

dibanding menunggu harapan palsu.

Uh, gue enggak ngerti.

Lu tahu alam semesta sekarang mulai hancur?

Lu tahu kan? Lu tahu apa lubang hitam itu, kan?

Iya. Itu adalah penghasilan gue.

Lu tahu, Gue mau ngasih tahu lu, Cookie,

kalau seorang penulis besar bernama Sophocles

dan dia berkata lebih baik kita itu tidak dilahirkan sama sekali.

Sayang, sudah terlambat untuk hal itu.

Mmm. Gue tetap enggak setuju.

Gue enggak mau ada disini. Mereka bakal kemari dan mengangkat gue.

Lu mau gue sepongin lagi?

Mungkinkah?

Tidak perlu sungkan, gratis,

Karena semua pil yang lu minum enggak berfungsi dengan benar.

Suasana hati gue sedang ganjil sekarang, lu tahu?

Karena gue mendengar berita buruk hari ini.

Hei, boleh gue tahu. Lu besok mau ngapain?

Nyari duit.

Iyakah? Kenapa lu enggak ikut gue aja?

Gue mau ke universitas lama gue

karena mereka memberi gue penghormatan.

Enggak ada barengan gue.

Seriusan. Ikut gue.

-Gue kasih lu $500 sehari. -Enggak ah

Tidur disini sekarang, berangkat besok.

Lu dapet duit darimana emang?

Gue selalu menyimpan duit untuk main jablay

dan gue dibayar cek tahun lalu

dan IRS mencoba membunuh gue.

Mmm.

Mmm.

Mmm.

Fay, kalo lu mendengar pesan ini,

sebelum terlambat,

Gue enggak mau lu menikah

karena gue cinta sama lu. Gue bersedia nikahin lu

Lu...

Gue... Gue membaca ulang buku gue yang terakhir ditulis,

dibagian saat kita bertemu,

dan, lu tahu, gue mencoba menulisnya berlebihan

supaya lucu,

tapi sebenarnya itu romantis sekali.

Aku sedang berada di kota. Norman sedang ada janji ingin bertemu Les Mis.

Aku sedang bebas.

A... A... ku tidak tahu kalau sedang bisa.

Aku berada di tempat biasanya di Wyndham.

Sudah hampir dua minggu.

Uh, kita harus buru-buru.

Aku tidak dapat membuat itu terjadi sudah lama sekali.

Maksudku, hanya sebentar saja, kok.

Harus segera bertemu, bagaimanapun.

Sepertinya aku mau berjalan-jalan.

-Sekarang? -Oh, iya, Karena sepertinya aku, kamu pahamlah,

harus... mendapatkan udara segar.

Oh.

Oke.

Permisi.

Apakah Anda Harry block?

Tulisan Anda sangat berarti bagi saya.

Terima kasih banyak.

Saya tidak menyangka dapat satu lift dengan Anda.

Bukan masalah besar, kok.

Apa Anda tinggal disini?

Tidak. Tidak,saya ingin menemui seseorang.

Oh, Tuhanku.

Apa yang terjadi?

Macet lagi. Lagi?

Ini akan menjadi cerita saya,

kalo lift ini akan macet ditengah-tengah lantai

dan kita berdua akan saling kenal dekat dan saling jatuh cinta.

Berjanjilah kepadaku kalau kau tidak akan jatuh cinta kepadaku.

Jangan?

Jangan. Benar-benar jangan. Bukan ide yang bagus.

-Kenapa? -Karena a... aku orangnya kacau, kamu ngerti?

Karena diriku punya... punya banyak alasan,

terlalu banyak... kamu tahu. Aku memiliki masalah untuk setia.

Aku orangnya bermasalah, kamu tahu, memiliki banyak fobia dan kegilaan.

Iya, tetapi aku sudah jatuh cinta dengan dirimu sebelum aku bertemu dengan dirimu,

ketika aku membaca bukumu.

Iya, itu berarti kamu jatuh cinta dengan karyaku.

Itu hal yang berbeda, kamu tahu?

Aku mencintai karyamu. Aku mencintai imajinasimua.

Tapi ini... ini bukanlah sebuah buku.

Kamu tahu maksudnya, kan?

Kita bukanlah tokoh dalam fiksi.

Maksudku, ini... jadi janganlah jatuh cinta kepadaku.

Berjanjilah, kamu tidak akan mencintaiku.

Aku berjanji.

-Kamu berjanji? -Janji.

Kereta bawah tanahnya terlambat, maaf.

Lu bilang enggak mau ikut.

Maksudlu apa? Gak mungkinlah. saya janji jam 10:00.

Gue yakin kemarin begitu.

Enggak. Ketika kita pulang...

Gue menelpon lu semalam,

Gue bilang gue batalin kegiatan gue besok.

Lu nelpon gue? Kapan lu nelpon?

Gue nelpon jam 9:30 semalam, ingat?

Lu lagi menulis...

Apa kita ngomong ditelpon?

Tentu saja. Sudah jelas.

-Ya Tuhan, pikiran gue sedang ngablu berarti. -Gue yang menelpon.

Cookie Williams, ini teman gue Richard.

Apa yang istimewa dari penghormatan ini?

Jadi, seseorang sedang dihormati

oleh Universitas yang mengeluarkan dia.

Iya. Kalau aja Hilly bisa melihat gue...

dia pasti bangga.

Gue tahu itu menyedihkan. Mendingan buru-buru diculik, supaya bisa ikut.

Oh, yang benar saja.

Ini konyol.

Lu bisa mendapat masalah. Gausah.

Sini, nak.

Ayah?

Tidak, kamu tidak sekolah hari ini.

Hei! Apa yang Anda lakukan? Hei, Hentikan itu!

Saya mendapat... ini darurat.

Apa yang Anda lakukan? Kemarilah, Hilly.

Hei! Anda! Hentikan! Hentikan ini!

Hentikan ini! Anda tidak boleh begini!

Hilly, keluar dari mobil!

Keluar dari mobil! Keluar dari mobil!

Hei! Hei! Seseorang, hentikan orang ini!

Dia penjahat!

Seseorang, hentikan dia!

Seseorang, telepon polisi!

โ™ช When the red, red Robin โ™ช

โ™ช comes Bob, Bob, bobbin' along โ™ช

Kebut dikit.

โ™ช there'll be no more sobbin' โ™ช

โ™ช when he starts throbbin' his โ™ช

โ™ช old โ™ช โ™ช old โ™ช

โ™ช sweet song โ™ช

โ™ช wake up, wake up โ™ช

โ™ช you sleepyhead โ™ช

โ™ช get up, get up โ™ช

โ™ช get out of bed โ™ช

โ™ช cheer up, cheer up โ™ช

โ™ช the sun is red โ™ช

โ™ช live, love โ™ช

โ™ช laugh and be happy โ™ช

Ya Tuhan, menakjubkan sekali daerah ini.

Oh, indah sekali. Gue menyukainya.

Hei, lihat, kincir ria.

Woa. Lihat bagaimana mereka berputar.

Mau kesana?

Iya.

Bagus sekali.

Apa kamu menyukainya?

yay!

Ayah, tos.

Gue mau bakar dulu. Lu mau?

Enggak. Gue enggak kuat sama gituan.

Lu lihat tempat itu?

Tempat peristirahatan Red Apple?

Tahun lalu, mantan istri gue Jane bersama gue

pulang dari Connecticut...

rumah adiknya...

kita sedang bertengkar.

Dia sedang "dapat",

dan kita berhenti disana

mencari air supaya dia bisa minum obatnya.

Gue enggak mau punya anak,

Gue enggak mau lu ungkit-ungkit terus,

terlebih, didepan orang tua gue.

Paham? Harry, kita sudah membicarakannya.

Iya, apakah lu enggak mendengarkan gue?

Lu mau punya anak!

Iya, seseorang yang belum pernah gue lihat.

Bukan salah gue.

Gue mau menjadi bapak.

Gue enggak mau hidup kaya Lucy.

Lu sudah tahu ketika menikah sama gue.

Jadi lu mendedikasikan dirilu kepada pekerjaan,

dan itu berarti kita tidak akan punya anak.

Sejak kapan lu menjadi seorang peduli keluarga?

Jangan pikir gue enggak melihat lu memandangi adik gue Lucy.

Apa?

Oh, jangan pura-pura bego.

Lu ngeliatin dia pas jalan. Lu ngeliatin dia pas duduk.

Lu... lu enggak kedip melihat jempol kakinya.

Jempol kaki? Apa lu sudah gila?

-Jadi mau lu apa? -Gue mau lu enggak ketemu dia

kecuali ada masalah darurat saja.

Dia itu adalah sorang pemalas, ibu rumah tangga kampung.

Gue enggak tertarik sama dia. Nol besar.

Aha? Aha? Penolakanlu enggak cukup kuat.

Sayang, lu sedang menderita dari puncak kesakitannya menstruasi.

Lu mau satu sut?

Ha? Oh, enggak, enggak.

Lintingan itu bisa membunuh gue.

Dengar, gue mau ke kamar mandi.

Kita ketemu lagi nanti.

Batu, itulah yang kata yang cocok untuk mantan istri Anda yang ketiga.

Dia tidak akan pernah menjadi istri yang baik.

Siapa Anda?

Saya ini. Ken.

Ken?

Kasihan Anda, Anda yang menciptakan saya. Anda tidak mengenalnya?

Saya sedikit giting karena asap lintingannya.

Bagaimana Anda bisa bersama Jane?

Jane sebenarnya baik-baik saja. Jane sedang mengalami masa periodnya,

Oh, tidak, tidak, dia tidak mengalami masalah periodnya saja.

Dia itu tidak berperasaan, wanita egois.

Dia itu terlalu asik dengan dirinya dan tidak sadar kalau adiknya membencinya.

Hei, Bagaimana Anda bisa tahu banyak?

Saya adalah sebagian dari diri Anda, hanya sedikit disamarkan.

Anda membuat saya sedikit lebih dewasa

dan nama yang berbeda.

Apa maksudnya? Apakah saya mengetahuinya?

Tentu saja. Itulah mengapa kau menikahinya,

tidak berjalan mulus...

jadi Anda tidak perlu berhenti main jablay

dan ketidakpuasan akan segala hal dan dewasalah.

Hei, saya tidak mau berdiri

dan diceramahi oleh kreasiku sendiri.

Uh, uh, uh, Anda tidak bisa membodohi saya.

Saya tidak seperti terapis Anda.

Mereka hanya tahu apa yang Anda katakan.

Saya tahu yang sebenarnya.

Lalu, adiknya Lucy...

Membuat geleng-geleng kepala.

Wow.

Tentu Anda bisa menikahinya.

Dia lebih baik dari Jane...

lebih keibuan, dan dia mencintai Anda.

Anda tidak ada disana ketika dia sedang mengamuk,

coba lihat ini.

Dia ninggalin gue. Pernikahan kita selesai.

Selesai. Pernikahan kita selesai.

Saya sedih mendengarnya.

Apa lu terguncang?

Iya-iya, enggak-enggak.

Sesuatu memang tidak bagus suatu waktu.

Gue tahu dia main-main.

Apakah lu? Lu enggak pernah tahu sebelumnya.

Gue enggak suka ngomongin kehidupan pribadi gue.

Pertama, Gue sudah curiga sama Lynn, editornya,

tapi gue masih mikir-mikir,

enggak mungkin

Allison Davis, teman kami.

Gue juga pernah mikir dia jatuh cinta sama lu.

Gue?

Iya, soalnya lu sangat cantik,

kita menghabiskan banyak waktu bersama,

dan lu berdua akrab bangat.

Dengar, gue tahu lu enggak bakal... selama miliaran tahun,

tapi gue membayangkan dia kesemsem sama lu.

Gue pernah mengira, dia nyebut-nyebut nama lu

pas dia tidur sekali.

Ya Tuhan.

Iyah...

Itu absurd. Maksud gue...

Beneran.

Lu memerah.

Enggak. Enggak.

Lucy, apa lu baik-baik saja?

Dengar...

Semenjak kita berbicara buka-bukaan...

Gue mau membuat sebuah pengakuan.

Iya?

Dengar...

Hidup terkadang membuat lika-liku dan belokan yang aneh.

dan kita tidak dapat sepenuhnya bertanggung jawab atas perasaan kita.

Lu tahu, perasaan semua orang itu tidak masuk akal.

Yes, tapi mendengar suami lu

menemukan wanita lain...

Dia...

Dia bilang masa depannya sudah berkata berbeda.

Oh.

Jane...

Gue mencoba sejujur-jujurnya sama lu

dan cobalah untuk tabah...

Gue harus ngomong apa? Gue digantikan.

Ia, ia, tapi ini seharusnya enggak jadi mimpi buruk

kalo kita menerimanya dengan dewasa.

Digantikan oleh yang berumur 25 tahun.

-Maafkan saya? -Seorang berumur 25 tahun... seseorang yang ingin menjadi penulis.

Fay Sexton adalah nama vulgar-nya.

Lu kenapa? Lu enggak merah lagi.

Lucy...

Lucy, lu udah makan hari ini?

Lucy, minumlah. Ambil minuman lu.

Habisin itu.

Gue enggak percaya sama dia ternyata dia adalah seorang pembohong.

Gue enggak kuat.

Lucy, Lucy, ada apa?

Lu pikir dia membuang lu?

Dengar, gue tahu lu merasa enggak enak sama gue,

-Udara. -tapi gue bisa menanganinnya.

Gue sedang terguncang, tapi...

Saya ingin berbicara dengan Fay.

Saya sudah mencoba dari semalam.

Apa? Ini adalah keadaan darurat.

Saya harus berbicara...

katakan dia harus menelpon balik saya. Dia punya nomor saya.

-Harry. -Nomornya seperti nomor mobil saya.

Harry, sudahlah. Dia sudah jatuh cinta dengan orang lain.

Pria itu terlalu tua bagi dirinya.

Tetapi umurnya lebih mua dari lu.

Hei, gue lebih lebih tua bagi dirinya.

Konyol sekali.

Dengan kekurangdewasaan gue,

Gue punya sifat kekanak-kanakan yang berkualitas yang cocok buat dia.

Apa masih jauh, yah?

Kita baru saja dari perayaan.

Kamu sudah berjalan-jalan. Kamu sudah makan.

Tapi masih seberapa jauh ini?

Tidak lama lagi kita sampai.

Ayah...

Oke, bibi rumahnya tinggal 10 menit dari sini.

Kita mampir. Kita kejutkan dia.

-Ini akan menyenangkan. Kamu bisa makan, jalan-jalan. -tapi dia itu kakak tiri mu.

Iya, dia memang kakak tiri,

tetapi tinggal 10 menit,

bukan 5, karena dia kakak tiri seperti yang kamu bilang,

jadi...

Ini mengagumkan.

Ah, ini lucu sekali.

Kamu pikir begitu? Manisnya dirimu.

Iya, dan ini juga sedikit sedih.

Oh, Aku benar-benar menyukainya.

Kamu hebat. Kamu begitu baik bagi diriku.

Kamu tahu, kamu memiliki insting yang manis dan menarik.

-Harry... -Kamu...

Harry, jangan begitu.

Aku berharap kamu sedang kritis,

sedang menjadi orang yang keras.

Kamu terlalu baik kepadaku.

Apa? Apa yang salah dengan ceritamu?

-Apa yang salah dengan ceritanya? -Cerita itu...

Tidak memiliki sebuah kekuatan. Tidak memiliki...

Aku merasa seperti orang lemah.

Ceritanya... tidak membuat melepaskan sebuah kekuatan.

Jadinya cerita ini bukanlah apa-apa.

Tidak. Kupikir cerita itu sangat menyentuh.

Maksudku, kamu tahu ketika seorang anak bertumbuh

dia tidak akan mempelajari tentang cinta.

-Indah sekali. -Kupikir masalahmu adalah kamu mudah jatuh cinta.

Kupikir kamu cantik dan hebat

dan baik sekali kepada diriku

dan menyenangkan.

Tapi kamu tidak jatuh cinta kepadaku.

Sudah kubilang, jangan jatuh cinta kepadaku. Aku serius.

Iya, tetapi aku belum mengerti kenapa.

Kenapa? Karena akulah bocah dalam cerita itu.

Dan aku tidak bisa mencintai,

Jadi, aku tidak ingin kamu terlibat lebih dalam.

Tetapi kamu mencintai Hilly.

Apa?

Kamu mencintai Hilly.

Mmm.

Tentu, Aku mencintai Hilly, karena Hilly adalah anakku.

Sangat mudah mencintai anak-anak, kamu paham?

Iya, kamu juga mencintai musik.

Iya.

Dan kamu mencintai Baseball.

Baseball itu mudah dicintai, karena ada peraturan dalam permainan itu.

Ada garis pelanggaran, kamu tahu, dan...

Wanita itu rumit.

Mmm.

Mmm.

Selamat ulang tahun.

Ohh. Kamu bercanda.

Ayo, dibuka.

Kamu... ini...

Kamu tidak perlu memberiku apa-apa.

Ini mungkin sebuah Sweater, iya kan?

Mmm.

Sebuah bola Baseball yang bertanda tangan tim Ginats tahun 1951.

Yang benar? Ini hebat sekali.

Tim Giants tahun '51 adalah...

Sebuah bukti keajaiban dalam hidupku.

Ini hebat sekali.

Ketika mereka memukul bolanya hingga Homerun,

disanalah sebuah petunjuk muncul dalam hidupku...

bahwa Tuhan itu ada.

Ini begitu... kamu tahu...

Apa yang membuatmu tahu tentang ini?

Mmm.

Ini mudah.

Kamu yang terhebat.

Kamu yang terhebat.

Sekarang, adalah hari ulang tahunmu...

memohonlah sesuatu yang kamu inginkan.

Iya, segalanya yang dapat membuat harimu istimewa.

Bagus.

Kamu yang terhebat.

Aku tidak layak bagi dirimu.

Kamu tahu, kamu terlalu...

terlalu...

Kami sedang dalam perjalanan.

Kami pikir sebaiknya berkunjung dahulu.

Ini Richard. Ini Cookie.

Hai, Richard.

Helo, sayang, Aku bibimu bibi Doris.

Aku berani taruhan, kamu lupa denganku.

Kamu ingat paman Burt?

Kamu belum melihatnya sudah lama.

Oh, terima kasih.

Burt, berikan Hilly sandwich.

Kamu mau makan?

Mungkin kue atau yang manis-manis?

Ayo kita ke dapur.

Gue harus ke kamar mandi.

Dimana WC-nya, sayang?

Kamar mandi. Iya, belok kanan saja, sebelah itu.

Seblah sana? Iya.

Jadi, kita mau mampir sebentar.

Kamu mau itu?

Saya ingin minum.

Ya ampun, lu adalah orang terakhir didunia

Yang gue harapin mau berkunjung.

Jangan begitulah, Doris.

Iya, Siapa Cookie?

Cookie adalah seorang pengasuh.

Pengasuh? Lu ketemu dia dimana,

di sebuah agensi atau panti pijat?

Oh, Ya Tuhan, dia orangnya baik. Lu jangan negatif begitu dong...

masih memakai kostum seksinya, kostum pelacur,

dan Vihlde Chayes.(Sikap liarnya)

Dia punya gelar ph.D., iya dia.

Yang benar? Gue enggak tahu apa yang bakal dia tulis,

tetapi gue yakin dia mendapat nila "A+" dalam ujian oral.

Hei, santailah, bisa kan?

Gue kesini cuma mau mampir dan menyapa.

Lu percaya kalo mereka membuat upacara penghormatan di Adair?

Gue aja heran.

tapi ini bagus buat Hilly, gue pikir, untuk melihat gue dihormati.

Terakhir kali gue melihat dia, pas umur 6 tahun.

Iya, lu tahu, lu enggak sama sekali kontekan sama gue, kan.

Iya, Gue tahu apa yang lu pikirkan ke gue.

Oh, tolonglah, Doris, jangan memulai.

Apaan? Apa salah gue? Semuanya lu tulis di buku lu...

"Yahudi," "Terlalu Yahudi," "Yahudi Profesional."

Yang benar saja, lu menulis begitu

ke mantan istri lu Joan,

tetapi lu menulis detailnya dari hidup gue...

karena lu mau memberi penggambaran yang hina ke dia.

Oh, gue enggak ngerti lu ngomong apa.

Oh, jadi lu enggak ngerti gue ngomong apa?

Lu membuat gambaran horor mantan istri lu.

Dan demi tercapainya gambaran yang

tidak ada simpatinya dan tidak membangkitkan selera,

tentu, lu menggunakan sedikit kejelekan dia, tapi kebanyakan...

kebanyakan, lu jelek-jelekin dedikasi keagamaan gue.

-Astaga, enggak begitu. -Karena itu selalu membuat lu kesal

kalo gue kembali ke akar.

Akar apaan? Lu adalah anak yang menyenagkan dan manis.

Lu tahu, kita kecil bareng.

Dan, lu tahu, lalu lu pindah ke Fort Lauderdale,

dan lu bertemu si fanatis ini... si Zelot ini.

Dan dia mengisi lu penuh dengan hal-hal takhayul.

Itu sebuah tradisi.

Tradisi adalah sebuah ilusi abadi.

Hiduplu enggak berharga. Dalam seluruh hidup lu,

semuanya tentang nihilisme, semuanya tentang sinisisme,

semuanya tentang sarkasme and orgasme.

Lu tahu, kalo gue ke Perancis, jadi presiden pake slogan itu gue pasti menang.

Gue seorang Yahudi. Gue terlahir sebagai Yahudi.

Apa, lu benci gue karena itu?

Bagaimana jika orang tua kita menjadi seorang Katolik

sebulan sebelum lu lahir,

Kita menjadi Katolik. Mereka hanyalah kelompok, keeksklusifan... semua itu.

Kamu tahu, mereka satu sama lain mengembangkan konsep,

supaya lu bisa tahu siapa yang boleh lu benci.

Oh, lu mau, kan... Sudah cukup.

Biarkan gue bertanya. Ketika Yahudi dibantai,

apakah itu lebih mengganggu dibanding saat alat kelaminlu sakit

atau seperti orang hitam atau seperti muslim Bosnia dibantai?

Ia, ia, ia. ia, tentu saja. tentu saja.

Gue enggak bakal diam. Mereka orang-orang gue.

Mereka semua orang-orang lu.

Lu tahu sebuah hal? Burt benar tentang lu.

Lu adalah seorang pembenci Yahudi.

Hei, gue mungkin benci diri gue sendiri, tapi bukan karena gue Yahudi.

Oh, dia bilang lu bukan pembenci Yahudi

dan lihatlah bagaimana lu menulis

cerita di buku lu.

Max and Dolly Pincus sudah menikah selama 30 tahun.

Mereka sudah punya anak. Tetapi bukan acara pernikahan keluarga atau Bar Mitzvah

Malah acara yang isinya orang-orang dermawan.

Max, Bagaimana kabarmu?

Yossel, Mazel Tov. Ini.

Untuk Donald.

Terima kasih, Max.

Dolly.

Dolly, kamu punya waktu sebentar?

Kita akan pergi dalam beberapa menit.

Ah, aku sendiri tidak tahu, apakah aku harus cerita padamu.

Apa? Cerita apa?

Ceritakan padaku, dan aku akan bilang kamu boleh ceritakan padaku.

Oh, Dolly, hatiku terasa berat.

Tidak ada hal yang mengerikan terjadi pada suamimu Phil, ia kan?

-Yang benar saja. -Dia sudah lama meninggal.

Jadi begini...

Ketika aku di Florida minggu lalu,

aku berlari kearah seorang pria

yang mendengar hal ini dari orang dan yang orang ini tahu tentang...

Jadi begini, sepertinya Max punya rahasia

Max? Kalian membicarakan Max-ku?

Yep. Rahasia gelap.

Rahasia gelap macam apa?

-Pokoknya gelap -Apa? Gelap yang bagaimana maksudnya?

Entahlah.

Rahasia gelap macam apa?

Kita sudah 30 tahun menikah.

Apa kamu istri pertamanya?

Iya, tentu, aku istri pertama.

Iyah, sebelum aku, dia bekerja untuk...

oke. Oke, oke, oke. Baiklah.

Apa? Apaan?

Kamu mendengar sesuatu yang berbeda?

Aku cuma mendengar rahasia gelap.

Apa gue tahu rahasia gelapnya?

Siapa yang ngomong?

Wolf Fishbein.

Uhh...

Hati-hati, Dolly.

Cuma itu yang ingin aku katakan.

Dolly mencoba membuat kata-kata Elsie

keluar dari pikirannya,

tetapi rahasia gelap Max meracuni dirinya.

Hingga suatu haru, dia mengunjungi Wolf Fishbein,

dan kebenaran terungkap.

Bernapas yang dalam. Cobalah bernapas yang dalam.

Oy. Kamu benar, Elsie. Kamu benar.

Fishbein menceritakannya kepadaku.

Max, sebelum aku bertemu dengannya,

dia tinggal di Florida.

Oy. Dia memiliki toko...

kelontong.

Dia sudah menikah.

Dia sudah menikah.

Sabar, sabar dulu.

Dengan wanita...

Yang sudah beranak dua.

Max punya anak lagi?

Bukan. Tapi anak wanita itu.

Dari pernikahan pertama dia.

Aha.

Dia mulai mendekati

tetangga dibawah lantai apartemennya...

-Dia mungkin... -Dia mungkin sudah membelai rambutnya.

Saat itu, dia terlilit hutang

banyak dan semakin banyak

dan... dan melanjutkan hubungan tetangganya.

Oy, jantungku.

Jantungku.

Jadi, saat dia tidak dapat keluar dari lilitan itu.

Jadi, tebak apa yang dia lakukan?

Apa dia mencuri uang?

Aku pastilah orang yang beruntung.

Dia membunuh istrinya.

Tidak.

Pria itu membeli kapak.

Dengan kapak?

Kamu tahu sendiri Max.

Dia bukan apa-apa tanpa alat-alat.

Dia tidak dapat menggantung lukisan tanpa alatnya.

Jantungku kambuh.

Terus anaknya, Elsie.

Terus tetangganya.

4 orang dia bunuh semalam dengan kapak.

Max tersayangmu?

Dan ini bukan bagian menariknya.

Ada lagi?

Ada.

Lagi.

Separah apa?

Dia memakan mereka semua.

Apa, kamu mencoba gila-gilaan, kan?

Elsie,

dia melahap mereka semua.

Aku tidak bisa bernapas.

Semuanya sudah jelas.

Apapun yang akan kamu lakukan,

pertama, dengar cerita dari sudut pandang Max dulu.

Max punya sudut pandang sendiri?

Dia membunuh keluarganya dan memakannya.

Dia suami yang baik dan ayah yang patut dicintai selama 30 tahun.

Kamu punya anak perempuan yang sedang kuliah.

Kamu punya anak seorang penulis.

Mungkin hal terbaik yang dapat dilakukan...

membiarkan dia tidak tahu kalau kamu tahu kebenarannya.

Sayang, maukah kamu memberikan krim asam-nya?

Kamu, uh, masih utuh makanannya.

Cuaca yang bagus!

Memang sedang oke.

Tidak cuma oke tahu.

Tapi bagus!

Baiklah, baiklah.

Kamu marah-marah kenapa?

Apa yang membuatmu seperti orang yang mengatur cuaca?

Aku?

Yang aku katakan...

Aku tahu, aku tahu. Aku tahu yang kamu katakan..

Ikannya enak.

Apa kamu belum mencoba dagingnya?

Sejak kapan aku makan daging?

Mm-hmm.

Pembuluh darahku,

kamu seharusnya menjaga kolestrol.

ah-hah.

Apa maksud dari "ah-hah" mu, itu?

Maksudku, kamu sekarang tersinggungan.

Jangan mengintrogasi diriku...

Tuan Max Pinchuck!

Darimana kamu tahu nama itu?

Apa kamu membunuh istri pertamamu

dengan kapak?

Kepalaku mulai sakit. Tolonglah.

Apa kamu memotong-motong dia,

bersama wanita penghiburmu?

Oke.

Apa kalau aku ceritakan semuanya,

kamu berjanji tidak akan menyinggungku lagi?

Wolf Fishbein bilang demi menyembunyikan tubuhnya

kamu makan mereka!

Jadi kenapa kamu heboh sekali?

Beberapa dikubur, beberapa dibakar.

Dan aku makan.

Cukup!

Gue ingat rahasia gelap Max Pincus.

Itu adalah cerita yang tercela.

Lu enggak karuan, ngasih sudut pandang gila lu kepada orang tua kita?

Gue menulis itu Ketika mudaan.

Karya nomor satu dari seorang pembenci Yahudi.

Oh, ini dia, langsung ditulis dari dinding ratapan.

Tidak terhormat, memalukan.

Seluruh Yahudi penderitaannya belum parah

kalau belum digambarkan dengan orang yang satu ini

seorang pembunuh juga kanibal.

Tidak ada nilai spiritualnya. Karena dia menaruh segalanya pada Fisika dan Memeka!

Maafkan kata-kata saya.

Iya, tunggu saja sampai terkena kanker.

Nanti jadi orang yang datang paling awal ke sinagog,

duduk barisan depan didalam yarmulke.

Kenapa gue bisa terkena kanker? Gue makan brokoli.

Apa lu peduli tentang Holokaus,

atau lu berpikir hal itu tidak pernah terjadi?

Bukan hanya 6 juta orang tewas yang gue tahu,

tapi hal yang lebih mengerikan adalah

rekor itu sudah dikalahkan, kamu tahu?

Maksud gue, gue tahu yang lebih parah.

Apa kalian tahu?

Dia menciptakan sindiran klise Yahudi,

seperti didalam tabloid Der Sturmer.

Max adalah versi dari ayah... sosok yang lu benci,

sosok yang lu pikir melakukan kejahatan

karena menjadi orang tua yang buruk.

Iya, dia adalah orang tua yang buruk.

Terima kasih telah mampir.

Silahkan datang lagi 4 tahun kemudian.

Hei, dengar, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik

jika setiap kelompok, tidak

berpikir langsung menyangkut ke Tuhan?

Dia pikir kita semua adalah para Yahudi yang paranoia.

Enggak, gue enggak berpikir lu paranoia.

Gue berpikir sebaliknya.

Gue pikir lu mengalami delusi akut

orang-orang seperti kalian.

Ada masalah apa?

Lu dasar anak jablay!

Apa yang terjadi?

Lu gila, gila, gila,

bajingan gila!

Apa yang terjadi?

-Apa yang terjadi?! -Apa yang terjadi?!

Lu pikirin, apa memang yang terjadi?

Jadi lu main-main sama salah satu pasien gue, ha.

Jangan pura-pura enggak tahu, apa yang gue omongin!

Lu ngerti gue lagi ngomong apaan!

Jangan ngomong! Gue baru saja ngomong sama dia. Dia menceritakan semuanya.

Siapa? Siapa?

Siapa? Siapa? Siapa?

Nyonya. Pollack.

Amy Pollack.

Bolehkah gue menjelaskannya?

Lu tahu Amy pollack?

Enggak, lu enggak perlu menjelaskan sesuatu,

dasar lu bajingan tua!

Lu bisa tenang sedikit?

Jangan nyuruh gue tenang!

Jadi salahnya dimana?

Dimana salahnya?

Gue sedang mengobati dia,

dan ketika dia sedang keluar,

lalu lu ketemu dia, dan

-Lu badanin dia! -Seharusnya gue kasih tahu kalo Amy Pollack

adalah sebuah penyamaran

supaya gue bisa lebih dekat sama lu.

Oh, Tuhan. Lu orang yang sedang menderita penyakit jiwa.

Lu melakukan ini sama istri pertama lu.

Lu bilang kalo lu sungguh mencintainya,

dan bilang lu enggak bisa hidup tanpanya

setelah itu lu ada hubungan lain dan hubungan lain lagi.

Istri pertama gue, sudah gue kasih tahu lu,

Gue sedang tiduran di kasur bersama dia pada malam itu,

Gue matiin lampu yang di dekat dia

karena dari cahaya lampu menyinari wajahnya,

Tiba-tiba raut wajah dia terlihat seperti Max schmeling.

Terus lu mau gue bagaimana?

Bukan karena dia kurang cantik,

tapi dia terlihat seperti Max schmeling.

Gue enggak bisa tegang lagi setelah kejadian itu.

Hentikan pembicaraan ini! Ini semua omong-kosong! Lu mengerti?

Ini bukan omong-kosong.

Ini adalah omong-kosong!

Tapi kalo sama lu malah kebalikannya. Lu yang matiin lampu gue.

Itu yang terjadi semenjak Hilly lahir.

Lu orangnya... kita telah menjalani hidup seperti kakak-beradik.

Jangan coba bermain "Salahkan Korbannya"!

Maksudlu apaan?

Gue... hei, gue juga sama korban seperti lu.

Lu tahu, lu pikir dijilatin sama

wanita berdada besar yang berumur 26 tahun

adalah hal yang menyenangkan buat gue?

Oh, lu membuat gue muak!

Gue enggak percaya hal seperti ini bisa terjadi.

Lu berlebihan.

Gue enggak berlebihan!

Lu... lu... apa lu mau bilang ke gue,

kalo setiap minggu selama 4 bulan terakhir

lu berduaan sama dia di hotel?

Oh, itu gila. Enggak, tentu enggak!

Gue... lu tahu, menyewa apartemen.

Aah! Gue bunuh lu!

Tunggu! Jangan!

Ia, gue bakalan!

Aah.

Helo, dokter.

Maafkan saya, saya terlambat.

Tuan Farber. Lepas mantelnya, silahkan masuk.

Uh...

Saya...

Saya tidak dapat tidur semalam.

Saya tidak dapat memejamkan mata sama sekali.

Saya... Saya pikir Saya harus keluar dari pekerjaan saya,

tetapi saya belum mampu melkukannya.

Mungkin karena

abang ipar saya memperlakukan saya dengan baik.

Tapi... tapi bekerja untuknya

saya seperti menjadi korban secara emosional.

Saya boleh permisi sebentar, Tuan Farber?

Apa?

Dasar lu anjing kacau!

Gue enggak percaya lu melakukan ini!

dasar bajingan tengik!

Lu ngewe sama pasien gue?!

Harry, lu seharusnya enggak boleh menyetubuhi pasien seseorang!

Anjing lu!

Silahkan dilanjutkan, tuan Farber.

Uh...

Uh, er...

Saya...

Kenapa Anda gugup?

Anda mengatakan kalau Anda ingin keluar dari pekerjaan.

Oh. Benar.

Anda tahu...

Iya, Saya sudah membicarakannya dengan istri saya.

Ketika dia sedang terlihat baik

supaya mendukung,

Saya tahu dia inginnya saya melanjutkannya.

Dia mengidolakan Gordon.

Sepanjang waktu,

itulah yang dia ingin lakukan menghabiskan waktu bersamanya.

Dengar, bolehkah saya permisi sebentar lagi? Tuan Farber

Lagi?

Lanjutkan saja, Saya bisa mendengar Anda dari lorong. Dengan jelas.

Gue mau lu angkat kaki dari sini.

Gue mau lu kumpulin barang-barang lu,

dan gue mau lu angkat kaki dari sini!

Lu tahu, gue enggak mengerti

kenapa wanita sepintar lu

tidak bisa membedakan

antara tidak berartinya

hubungan seks yang panas dan bergairah.

dibanding seks dalam pernikahan yang lembut, tenteram dan mendalam.

Harry, katakan sama gue sesuatu.

Apakah dia satu-satunya, atau ada yang lainnya lagi?

Enggak, hanya Amy Pollack.

Biarkan Tuhan nyambet mati gue kalo gue bohong.

Lu seorang ateis, Harry!

Iya. Hei, kita sendirian di alam semesta.

Lu mau nyalahin itu ke gue juga?

Oh. Hentikan pembicaraan kita!

Lu... lu tahu, lu yang khianatin gue duluan.

Oh, yang benar saja!

Enggak, gu... gue yang melahirkan.

Lu tahu, ketika wanita melahirkan,

dia memiliki periode

dimana hormonnya sedang kacau.

Ia, itulah...

-Sudahi ini semua -Oke, lu mau kita sudahan.

Gue terima itu.

Lu terima itu?

Oh, Harry, benar-benar sudah gila!

Santai saja.

Kalo lu enggak bahagia sama pernikahan kita,

janganlah selingkuh.

Dan kenapa harus sama pasien gue?

Harry, ada kepercayaan suci, antara gue dengan pasien.

Mau lu apaan? Siapa lagi yang gue temui?

Gue disini, Gue bekerja di ruangan ini,

kita punya bayi, lu sedang praktek diluar,

kita enggak pernah bersosialisasi.

Dan sekarang lu nyalahin gue

karena gue enggak keluar ke banyak tempat sama lu

dimana lu bisa ketemu orang yang belum dikenal langsung lu entotin!

Dengar...

Gue baru saja menjelaskan

mengapa gue harus membatasi,

kebutuhan gue berdasarkan praktek lu.

Oh, Tuhan. Gue sudah tahu lu sakit jiwa

sebelum gue menikahin lu,

tetapi gue pikir, entah bagaimana,

karena gue seorang profesional yang terlatih

mungkin bisa menolong lu.

Hei. Ayolah.

Jangan... jangan...

Hal terakhir yang lu mau lakukan

menjadi seorang dokter terapi.

Ohh, Tuhan!

Gue mau lu ambil barang-barang lu,

dan gue mau lu bawa semua pakaian lu,

dan gue mau lu angkat kaki dari sini!

Lu adalah orang yang paling tidak bertanggung jawab

yang pernah gue lihat seumur hidup gue!

Dan pergilah!

Silahkan dilanjutkan, tuan Farber.

Dokter...

Maksud gue, malam ini bajingan!

Ayah, Pepsiku.

Jadi, lu bermasalah lagi dengan mantan istri

dan adik lu, dan terlahirlah gue?

Terlahir? Maksudnya apa?

Dari pulpen lu.

Dari imajinasi lu yang subur.

Yang benar-benar gue sebut imajinasi.

Hei, gue enggak mencoba membuat masalah dengan Joan.

Oh, lu menciptakan gue dari campuran antara tukang nyanyi dan Yahudi

yang selingkuh sama pasien

seorang Ortodoks yang baru saja cerai dari Tel Aviv.

Adik gue seharusnya enggak boleh menikah sama Burt.

Pria itu mengubahnya menjadi Zealot.

Dia mencintainya, dia enggak salah, makanya bapak lu mengutuk lu.

Dia sebelumnya baik-baik saja sebelum dia dilukai oleh...

seorang paham sayap kanan yang dia nikahi.

Jadi, dia sudah mengecewakan lu karena suami pilihannya?

Dasar anjing lu. Dia cinta sama Burt.

Dia dulu adalah sorang anak yang luar biasa.

Dia punya bakat dibidang fisika.

Tiba-tiba suatu malam, dia menjadi Kosher.

Tapi dia sayang sama lu,

dilihat dari cara lu melindungi dia

dalam hidupnya.

Maukah lu mendengar apa yang dia katakan tentang lu ketika lu engga ada?

Dia tidak terlalu buruk, Burt.

Dia sebenarnya adalah kakak yang baik.

Hanya ayah saja tidak mau memaafkan dia

ketika istrinya meninggal.

Tetapi pria itu bukan seorang Yahudi.

Dia bukan Yahudi. Itu saja.

Iya benar. Kasihan Harry.

Dia selalu tersesat.

Kamu tahu, dia hanya tidak dapat menerima

bahwa ada hal yang memang tidak dapat dipahami.

Orang itu tidak mampu beriman.

Baiklah. Karena itu, aku kasihan.

Kamu tahu, aku sepertinya ingin memeluk dia lagi

seperti saat masa kanak-kanak.

Dan ketika aku marah, dialah yang membuatku tenang.

Apa yang barusan terjadi pada kita?

Doris...

Dia tidak bisa mendengarmu.

Dan kepada Joan...

Joan? Joan membenciku.

Kok bisa?

Kenapa dia harus membenciku,

Apa karena diriku enggak setia?

Bukan, tetapi karena dia melihatmu,

kamu tidak tampak seperti seorang pria.

Kamu berbicara sendiri,

berkelakar, suka mencari-cari alasan.

Iya, kalau saja dia tidak marah-marah seperti itu,

mungkin kita bisa memperbaiki hubungan kita.

Kasihan pria penuh delusi ini.

Mungkin datangnya saat Hilly lahir,

tetapi kalian berdua memiliki hubungan seks yang teratur.

Aku tidak tahu mengapa aku melakukannya dengan pasien itu.

Dia bersedia, dia patut dipuja.

Kamu mengerti, saat itu pernikahanku terasa lunglai.

Apa maksudnya "lunglai"?

-Kebanyakan orang bilang badai -Kalo itu memang badai, berarti nikah bukan untukku.

Memang sebenarnya, bukan untuk semua orang.

Tapi, kamu tahu, aku merasa kesepian.

Hei, kamu jadinya maunya bagaimana?

Dia... kamu tahu, Dia memberiku Hilly,

karena itu... Aku selalu bersyukur.

Karena aku sangat mencintainya.

Kamu boleh ambil satu diantara semua ini.

Kalau dua boleh?

Ayah bilangin sini, kamu bisa mendapat tiga hadiah.

Berkeliling toko dulu, lalu kamu bawa 3 yang mau dijadiin hadiah, oke?

Iya.

Lihat yang kutemukan.

Ini satu set alat dan bahan kimia yang selalu kamu inginkan.

Lihat itu. Ini sempurna.

Jangan, jangan. Jangan dibuka disini.

Biar dibayar dulu.

Harry?

Harry!

Hei.

Apa kabar?

Larry, lu ngapain disini?

Gue beliin keponakan gue Power Ranger.

Tidak kusangka. kapan lu balik?

Dua hari yang lalu. Iya, itu benar-benar...

hei, Fay.

Fay, ini Larry. Sudah kuceritakan Larry.

Oh, iya. Senang bertemu Anda.

Kawan lama, kolega, pasangan.

Benar.

Jadi kapan lu balik?

Uh, 2 hari yang lalu. Iya.

Gue nyewa kapal ke Amazon.

Iyakah? Astaga, kedengarannya menyenangkan.

Iya, kalo lu enggak keberatan sama malaria dan disentri.

Enggak, disana ada kupu-kupu sebesar burung dara.

Belum pernah saya melihatnya selama hidup saya.

Iya, gue bisa hidup tanpa itu, lagian juga.

Sangat mencengangkan.

Mmm. kedengarannya seperti itu.

Jadi lu balik 2 hari yang lalu?

2 hari yang lalu. Iya.

Kita undur waktunya sejauh mungkin.

-Saat kita masih akrab -Saat kita ingin menjadi tokoh Kafka,

dan lu lebih cocok daripada gue.

Iya, Gue menjadi kecoanya dan dia...

Iya.

Bagus. Gue terkesan.

Kita harus pergi keluar.

Iya. Kenapa enggak kerumah gue aja

di East Hampton akhir minggu?

Bakalan seru bangat.

Iyah, enggak perlu histeris.

Enggak, saya akan senang sekali. Pasti menyenangkan.

Oh, indah sekali disana.

Rumahnya penuh pasir. Dan seperti kutu di selangkangan.

Buatlah orang ini keluar dari ruangannya, mengertilah...

Oh, Saya mengerti.

Dia tidak pernah terkena sinar matahari.

Saya selalu ingin belajar bermain Snorkel.

Oh, iya, disana luar biasa.

Snorkel? Ada hiu di tempat tinggalnya.

Kamu sudah melihat seorang juru potret

yang buntung tangan dan kakinya? Itu karena...

-Apa aku berbohong? -Iya, tentu. Sangat menakjubkan.

Biarkan saya menraktir makan malam. Kita lanjutkan pembicaraannya.

Tidak, kitalah yang mentraktir. Bisakah kita mengajaknya?

Gue dengan senang hati senang bercerita tentang Amazon.

Karena hal itu mengubah hidup gue.

Saya ingin mendengarnya. Sepertinya luar bisa.

Gue mau menulis novel. Dan gue critain nanti.

Gue enggak cocok dengan Amazon.

Lu tahu apa itu Amazon?

Amazon adalah sebuah kepala kecil

dengan bibir yang dijahit terikat.

Bisakah kamu membayangkan pada dirinya?

Itu... itu hebat. Ayo kita makan malam.

Iya, luar biasa.

Bakalan luar biasa.

luar biasa. Gue lajang, siap telanjang,

berjiwa orang kulit hitam.

Gue mencium bau sulfur. Kalian mencium bau sulfur?

Hilly, apa kamu membuka set alat kimia-nya?

Hei, lihat. Kita hampir sampai.

Hilly. Hilly, bangun. Kita hampir...

Hilly, bangun.

Kita hampir sampai di Universitas.

Ayah akan diberi penghormatan.

Kamu tahu, padahal ayah hanya menyelesaikan sedikit kurikulum.

Richard, kita sampai.

Hei, sayang. Bangun. Kita... oh-oh.

Sesuatu telah terjadi.

Ada masalah apa?

Aku tidak tahu. Aku pikir dia sudah tidak bernapas.

Dia meninggal. Dia meninggal!

Apa?!

Gue tidak menyangka hal ini.

Gue kemarin dari dokter nemenin dia.

Dokter bilang jantungnya sehat-sehat aja.

Oh, Astaga. Tidak ada yang perlu ditakutkan, Hilly.

Aku baik-baik saja, yah.

Ingat yang sudah ayah bilang

kematian adalah hal alami dari kehidupan?

Kamu harus menerima itu.

Apa yang harus kita lakukan?

Entahlah. Masuk lagi kedalam mobil.

Gue enggak mau duduk disebelah dia! Uh-uh.

Di... sudah selesai.

Selamat datang di Universitas Adair, pak.

Kami berharap Anda menikmati perjalanannya.

Senang bertemu Anda. Helo. Helo.

Apa Anda ingin beristirahat dulu, mungkin?

Apa dia baik-baik saja.

Dia sudah mati. Anda punya kantung plastik besar?

Apa? Apa?

Kita sudah menyelesaikan pengurusan

jenazahnya akan dikirim

ke kota New York.

Sebenarnya, saya tidak tahu jika dia memiliki keluarga dekat.

Sesuai kehendak Anda,

Kita bisa membatalkan prosesnya.

Sepertinya, itu merupakan ide yang bagus.

Jangan.

Saya bersedia. Saya...

Dia baik-baik saja. Dia kemari karena ada tujuannya.

Kalian tahu, Saya...

Semoga....

Dia, uh, dia... dia, kalian tahu...

jika pemakamannya dilaksanakan.

Saya ingin dia dikubur, uh...

Sebagaimana-semestinya.

Saya mengerti.

Bawah air.

Kasihan Richard.

Oh, Tuhan, Aku... Kasihan dia!

Cookie.

Cookie, Cookie...

Gue enggak bakal berhasil. Gue enggak bisa lanjut.

Tentu kalo lu masih minum dan menelan pil.

Oh, Astaga. Gue enggak percaya ini.

Sekolahan gue mau memberi gue penghormatan,

Gue muncul dengan seorang jablay dan mayat.

Santai saja, ayolah. Lu melukai diri lu sendiri enggak jelas.

Cookie, lihat gue!

Lihat! Lihat! Gue mulai memudar!

Apa? Lu kelihatan oke-oke saja bagi gue.

Hanya, sedikit pucat, tapi lu enggak apa-apa.

Gue memudar. Gue pudar.

Lu seharusnya tenang saja.

Mereka bakalan kesini sebentar lagi. Tenanglah.

Enggak, enggak. Ini memalukan.

Mereka mau menghormati gue, dan sekarang gue seperti gumpalan.

Lu enggak apa-apa. Jangan khawatir.

Gue bakal ada diatas mimbar, dan mereka makan.

Mereka semua bakal mual. Mereka semua bakal muntah.

Pegang tangan gue. Pegang tangan gue.

Lu jauh-jauh dari sini bersama anak lu

supaya dia bisa melihat lu diberi penghormatan,

dan lu bakalan tampil luar biasa diluar dari diri lu.

Tapi lu enggak lihat?

Gue... gue ngeblur.

Lu bakalan baik-baik saja.

Tunggu. Gue kasih tahu keadaan lu.

Gue sudah banyak melihat bayak orang OD.

Heroin, Acid, Shabu. Lu sebut aja sendiri.

Gue enggak memakai begituan.

Tapi lu adalah Tukang Ngepil.

Enggak, itu enggak seperti itu, Cookie.

Gue membuat diri gue sendiri OD. Kalo begitu gue adalah sampah.

Nih kopi hitam.

Gue enggak mau kopi. Gue enggak mau apa-apa.

Gue sampah.

Berbicaralah sesuatu sama gue. Lu suka olahraga?

Olahraga? Iya. Gue dulu seorang Pitcher.

Ketika musuh gue ramai di pos, pos-nya,

Gue lempar bolanya ke arah kepala mereka,

karena gue makhluk terburuk yang pernah ada.

Sayang, Gue sudah melihat yang lebih parah.

Siapa? Siapa yang lebih parah dari gue?

Iya, baiklah. Mungkin Hitler.

Mungkin Hitler, Goering, and Goebbels,

Gue berada di urutan keempat, dibawah mereka.

Sini, pegang tangan gue.

Lu bisa ngerasain tangan gue?

Ia, terasa hangat.

Lihat? Ini cuma panik.

Lu bukan sebuah gumpalan.

Gue tahu. Gue bakal selesaikan ini.

Gue punya penyakit serangan panik. Gue punya penyakitnya.

Olahraga apa yang lu suka?

Entahlah. Gue... Gue suka semuanya.

Gue suka Baseball. Gue suka Basketball.

Gue sudah menikah, Cookie, dan...

dia mirip sama Max schmeling.

Enggak, enggak bercanda gue. Dia memang seperti itu...

Uh-oh. Baiklah, waktunya tiba.

Gue enggak mungkin berhasil tanpa lu. Gue serius.

Tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Jangan khawatir.

Kalo lu bareng gue sekarang...

Tidak perlu ada yang dikhawatirkan.

Ayo. Siap-siap.

Gue ngambil dasi dulu. Gue ngambil dasi.

Baiklah. Pergilah.

Apa Anda sudah siap untuk diabadikan oleh Adair?

Saya menggunakan buku Anda sebagai bahan pengajaran.

Ini adalah beberapa siswa sastra saya.

Iya, kami semua tahu semua tulisan Anda,

tokoh-tokohnya... hingga ke salah satu yang aneh.

Ya, ya. Membaca adalah salah satu sikap kreatif.

Jadi, apa Anda sedang mengerjakan sebuah cerita?

Sesuatu yang dapat kita ketehaui kedepannya untuk kita pelajari?

Sebenarnya, saya sedang berada di tengah-tengah

menulis tentang seorang iblis,

yang datang menculik cinta sejati seseorang

dan membawanya ke neraka,

lalu si pria mencoba menyelamatkanya

dan, kalian tahu, karena itu adalah neraka,

Saya jadinya dapat menyisipkan nilai-nilai lama dalam tulisan saya.

Ia.

Seperti apa tokoh utamanya?

Uh, seperti saya hanya sedikit disamarkan.

Sejujurnya, saya tidak pernah berpikir

sebaiknya tidak saya samarkan sama sekali.

Karena, dia adalah saya.

Uh-huh.

Lantai 5.

Penjambret di subway, pengemis agresif

dan kritikus buku.

Lantai 6.

Ekstremis sayap kanan, pembunuh berantai

dan pengacara yang muncul di TV.

Lantai 7.

Media massa. Maaf, lantainya sudah penuh.

Lantai 8

Penjahat perang yang lepas, pengabar injil di TV,

and NRA (Organisasi yang melegalkan penggunaan senjata).

Lantai terendah.

Semuanya silahkan turun.

Apa yang Anda lakukan?

Saya penemu Aluminum Siding.

Harry!

Ayah.

Keluarkan ayah dari sini! Ini mengerikan!

Kamu tahu Ayah tidak dapat bertahan dalam cuaca panas.

Apa yang memangnya dia lakukan?

Dia dihukum akan menderita selamanya.

Harry, tolong aku.

Aku tidak mengerti. Untuk apa? Mengapa?

Saya ingin tahu apa tuntutannya.

"Dia melakukan hal yang tidak masuk akal terhadap anaknya,

"menuduh anaknya melakukan kejahatan negara

saat baru lahir."

"Isriku," mereka bilang, "meninggal.

Tetapi anakmu, dia berusaha."

Mengapa dia mencoba berusaha untuk tidak dilahirkan?

Dengar, Aku memaafkan dirinya.

Aku... Ayah tahu, kan. Yang sudah ya sudah.

Dari... Itu... Ini... selesai.

dengar, biarkan dia pergi ke surga, tolonglah?

Aku seorang Yahudi.

Kita enggak percaya sama surga.

Lalu ayah mau kemana?

Ke restoran Cina.

Bawalah dia berkeliling.

Saya mencintai dia apapun alasannya.

Mencari seseorang?

Saya kesini mencari Fay.

Dia tidak akan pergi dengan Anda.

Karena lu pimpinan neraka,

Jadi, Anda bisa menculiknya dan kabur begitu saja?

Saya akan menculik balik dia lagi.

Apa yang Anda tertawakan?

Anda mau menggunakan kekuatan Anda melawan saya?

Mau tahu kenapa?

Iya, tentu.

Maafkan saya.

Maafkan saya karena menertawakan Anda.

Kenapa?

Karena saya lebih kuat dari Anda,

karena saya seorang pendosa besar dibanding Anda.

Anda cuma malaikat jatuh,

dan saya tidak pernah percaya Tuhan

atau surga atau hal-hal semacam itu.

Saya ini

adalah Quarks dan Partikel dan Lubang hitam, mengerti?

Hal-hal lainya hanyalah sampah bagi saya.

Dan juga saya melakukan hal mengerikan lainnya.

Saya selingkuh dengan semua istri saya,

seharusnya mereka semua tidak layak saya perlakukan seperti itu.

Saya suka main jablay,

Saya tukang minum,

Saya tukang ngepil dan seorang pembohong

Saya sombong, saya pengecut

dan rentan terhadap kekerasan,

Saya pernah menabrak kritikus buku dengan mobil,

dan langsung belok pergi.

Apa Anda pernah melakukanya dengan 2 wanita sekaligus?

Iya, saya pernah.

Dan saya beritahu yang lain.

Saya tidak peduli jika itu merupakan exploitasi.

Dan saya beritahu yang lain lagi.

Mereka adalah kembar.

Benarkah?

Ia. Tentu saja.

2 bersaudara berambut pirang.

Bukan Sherman si kembar, kan?

Ia, Si Kembar Sherman. Tepat sekali.

Anda... Anda...

Mereka disini.

Si Kembar Sherman disini?

Jadi, apa Anda mengenal Sandra Pepkin?

Apa saya kenal Sandra Pepkin?

Seorang Penyedot Vakum dari Hadasa.

Jika Anda mengenal Sandra Pepkin,

Saya telah menyetubuhi teman baiknya,

Si Pincang Pearl.

Oh, Pearl dengan kursi rodanya.

Pearl dengan kursi rodanya.

Ngomong-ngomong masalah cacat, apa Anda kenal Marie Taylor?

Tentu,

tapi saya tidak menghitung Marie Taylor.

Marie Taylor seorang disleksia.

Dia memasang tampon di hidungnya.

Apa Anda pernah menyetubuhi wanita buta?

Belum, sama sekali. Apa Anda?

Ooh. Mereka sangat bersyukur.

Anda mau minuman?

Bolehkah saya mendapatkan Tequila?

Tentu, tentu, ini Tequila terbaik.

Mengapa Anda tidak duduk dulu? Buatlah serasa dirumah.

Anda ingin saya menyalakan pendingin ruangannya?

Ada pendingin ruangan disini?

Tentu. Benda itu menghancurkan lapisan ozon.

Saya akan merasa nyaman disini.

Saya beritahu sesuatu, Harry.

Saya suka disini. Saya suka disini.

Saya tidak akan berpindah tempat lagi.

Anda tahu, saya sudah ditawari banyak pekerjaan di dunia Anda,

tapi mengapa saya harus mau menjadi karyawan?

Disini saya yang menjadi bos, dan saya bebas.

Kerja apa yang mereka tawarkan, memangnya?

Selama dua tahun saya yang menjalankan Studio Hollywood,

tapi Anda tidak dapat mempercayai mereka.

Saya setuju.

Lebih baik memerintah dibawah sini

daripada menjadi pelayan di surga, kan?

Seperti karyanya Milton, Saya pikir.

Untuk Iblis. Karena membuat segalanya bersenandung.

Oh, Tuhan.

Jadi Anda menculik Fay, ha?

Ia, tentu.

Beberapa wanita itu bisa sange

karena perilaku agresif, asertif.

Iya, jadi misalnya saya tiba-tiba menculik dia balik?

Anda menculik?

Enggak mungkin, itu bukan gaya Anda.

Anda bukan orang yang menyenangkan. Anda orangnya serius.

Fay tahu itu.

Anda terlalu frustasi dengan hidup.

Banyak hal yang membuat saya marah.

-Siapa yang tidak? -Tapi cepat atau lambat, Harry. Anda harus pergi.

Seperti di Vegas.

Anda naik, Anda turun,

pada akhirnya, sang pemilik rumah yang akan menang.

Bukan berarti Anda tidak mendapat kesenangan.

Sekarang, sebuah hal yang tidak ada dalam diri Anda, adalah penculik.

Penculik!

Dengarkan saya!

Menjauh dari saya!

Kalian tidak sadar kalian berjalan dengan

seorang penculik?

Anda harus iku kami, pak.

Anda ditahan.

Saya harus memborgol Anda.

Anda tetap berdiri disana.

Bagaimana bisa saya menculik anak sendiri?

Hei, ada Narkoba didalam tas ini.

Lepasin gue, jablay! Lepasin gue!

Jauh-jauh lu dari gue, jablay!

Masukkan dia kedalam mobil.

Bisakah saya dihormati dulu lalu tahan saya?

Tidak, kami tidak bisa seperti itu. Maaf, tuan Block.

Kasus penculikan, prostitusi didalam mobil dan memiliki ganja.

Kepemilikan senjata api tanpa surat-surat.

Sudah saya ceritakan masalah senjata apinya.

Ada wanita gila diatap rumah saya

menembaki saya.

Saya menjauhkan pistolnya dari dia.

Lalu saya letakkan dalam mobil.

Saya ingin serahkan.

Tetapi Anda membuat panggilan telepon.

Iya, Saya tahu, tidak perlu dihitung.

Panggilannya untuk pacar saya

Saya menahan dia supaya tidak menikah.

Anda juga menelpon adik Anda.

Iya. Adik saya, tidak ada urusannya.

Anda memanggil pengacara Anda.

Pengacara saya sedang berada di Canyon Ranch.

Dia tidak dapat membantu saya sekarang.

Bolehkah saya memberi saran?

Anda dalam masalah besar.

Kali ini, gue pikir emang lu layak mendapatkannya.

Hei, ide lu itu menculik Hilly.

Ide gue? Bukan ide gue.

Lu seharusnya enggak usah melakukannya.

Lu harus katakan yang sebenarnya sama mereka.

Apakah enak mati?

Apakah enak?

Enggak, enggak juga,

tapi ada sebuah hal bagus.

Lu enggak perlu memanggil juri bertugas,

tapi lu enggak punya pilihan.

Ini bukan buat lu.

Astaga. Gue enggak pandai dalam hidup.

Tidak, tidak, tapi tulisanlu bagus.

Gue pandai dalam menulis tapi itu masalah yang berbeda

karena gue bisa memanipulasi tokohnya dan alurnya.

Benar. Lu membuat dunia lu sendiri,

itu dunia yang lebih baik daripada yang kita pijak ini.

Tapi gue enggak berfungsi di dunia yang kita pijak ini.

Gue gagal dalam hidup.

Entahlah.

Gue pikir lu membawa kesenangan

ke orang-orang. Itu bagus.

Iya, walaupun sedang mengering.

Selama akhir bulan ini,

Gue belum bisa mendatangkan

sebuah ide bermakna untuk ditulis.

Berdamailah dengan iblis lu,

kebuntuan lu bakal berakhir.

Astaga, itu sudah basi,

tetapi gue hanya ingin sebuah kebahagiaan.

Merasa hidup itu ketika bahagia.

Ambilah itu dariku.

Hei, Block.

Sini.

Seseorang mengeluarkan Anda.

Mengeluarkan saya?

Tentu saja. Itu orangnya.

-Kalian? -Kita mendapat pesan dari pelayan kami.

Langsung kesini dari pernikahan.

kalian melakukannya?

Iya, kami sedang dalam perjalanan bulan madu.

Kalian sudah menikah?

Iya.

Saya tidak menyangka.

Pada akhirnya, kamu lebih memilih dia daripada diriku?

Lu menghina gue setelah kita langsung lari dari altar kesini...

supaya lu enggak membusuk di penjara.

Gue tahu lu klaustrofobia.

Ditambah lu adalah orang yang bandel.

Lu bakal ditusbol

oleh setiap penghuni sel.

Lu seharusnya orang yang ada di dalam sel

karena lu menculik dia dari gue.

Harry, dia tidak menculik aku.

Aku mencintai dirinya.

Gue benar-benar enggak mengira ini.

Aku hargai kedatanganmu, tetapi aku tidak bisa...

Kenapa? Kenapa bukan aku?

Kamu sendiri yang bilang Aku tidak boleh...

jatuh cinta denganmu,

Bagaimana bisa kamu mendengarkanku?

Kamu tahu betapa gilanya aku ini.

Yah, kamu adalah mentorku, itulah alasannya.

Tapi kamu tidur bersama mentormu.

Terus? Saya pernah tidur bersama seorang Ginekologi.

Apa artinya itu?

Kamu akan bermain Snorkel di Amazon bersama dia

padahal bisa denganku?

Gue enggak akan menjadi penulis seperti lu.

Gue tahu. Lu menaruh seni dalam kerja lu.

Gue menaruhnya dalam hidup.

Gue bisa membuat dia lebih bahagia.

Aku cinta padamu.

Jadi...

-Tentu, Tentu. -Tetapi aku

Jatuh cinta dengan Larry.

Aku menjadi istrinya.

Gue cinta sama lu, juga, Harry. Sekarang, tolong restuin.

supaya kami bisa pergi dan menikmati bulan madu.

Kami akan ke Santa Fe selama sebulan,

dan ketika kami kembali, kita semua bisa pergi bersama.

-Kita berteman. -Kesana kalian akan berbulan madu?

Dia membawamu ke gurun?

Pasir? Gurunnya penuh kaktus.

Ada gila berukuran raksasa,

terserah kau menyebutnya apa, kadal gurun.

-Harry tolonglah -Harry, berikan restumu, tolonglah?

Restui mereka

sebelum gue balikin lu ke dalam sel

terus saya tusbol nantinya.

Ya Tuhan.

Mau bagaimana lagi.

Aku mencintaimu.

Pria ini aku cwiwiwiwin...

Uh...

Angkat tangan. Angkat tangan.

Kami bawa lu pulang, oke?

Santa Fe, kesana lu membawanya?

Tacos.

Harry, jadi bagaimana upacara penghormatannya?

Ha?

Kita belum menyelesaikan upacaranya.

Polisi memotong jadwalnya.

Apa, saya sedang bermimpi?

Semua orang bermimpi.

Ayo.

Profesor Clark sudah merencanakan semuanya.

Saya boleh membawa Hilly?

Iya, ini mimpimu.

Aula Stebbins?

Semua orang menunggu penghormatan Anda.

Setelah selama ini, Anda menciptakan mereka.

Aku mencintai kalian semua.

Sungguh, kalian memberiku

sebuah momen yang paling membahagiakan dalam hidupku,

dan kalian pernah menyelamatkan hidupku.

Dan sekarang kalian benar-benar mengajariku sebuah hal,

yang membuatku sangat bersyukur...

Sebuah pesan dari penulis

adalah untuk mengetahui diri masing-masing,

berhenti bermain-main dengan diri kalian,

terimalah keterbatasan kalian,

dan jalani hidup kalian.

Luar biasa. Bagi saya, yang merupakan tokoh yang menarik...

seorang pria yang tidak berfungsi dalam kehidupan nyata,

tetapi berfungsi didalam seni.

Memang menyedihkan di lain kalimat, tetapi juga lucu.

Buku Anda semuanya memang agak sedih

maka dari itu saya senang mendeskontruksinya,

karena dibalik itu ada sebuah kebahagiaan.

Hanya saja, mungkin Anda belum mengetahuinya.

Saya merasa seperti bermimpi.

Bagi saya ini, seperti,

mimpi terbaik yang saya dapatkan bulan ini.

Mimpi paling membahagiakan...

oh, saya menyukainya.

Seorang karakter yang terlalu payah fungsinya dalam hidup,

tetapi berfungsi dalam seni.

Catatan untuk Novel.

Kemungkinan Pembukaannya:

Rifken menggapai sebuah fragmen yang terpotong-potong oleh eksistensi.

Sudah sejak dari dulu sekali dia mencapai keputusan ini:

Semua orang mengetahui kebenaran yang sama.

Hidup kita tergantung bagaimana kita mendistorsikannya.

Ada sebuah tulisan yang menenangkan.

Yaitu tulisannya, tidak hanya sebuah tetapi banyak sekali cara

untuk menyelamatkan hidup.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.