All language subtitles for Heroine Disqualified (2015)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Original Eng Sub By FURRITSUBS ^__^// www.furritsu9.wix.com/furritsubssanctuary And also: furritsubs.livejournal.com

M_Generation89

Hei, apa itu UFO?

UFO?

Dia adalah Terasaka Rita.

Dia adalah "Hero" dalam cerita ini, mungkin.

Dia tak memiliki kepercayaan diri dengan pandangan orang lain tentang dirinya.

Pria kesepian yang menyukai diri sendiri.

Tapi perasaan itu, sebaliknya dia adalah tipe pria yang bersikap keren.

Terasaka, selamat pagi! / Pagi!

Oh.

...yang sebenarnya disayangkan.

Tapi, Rita bukan pria tak menarik.

Karena, dia memerankan karakter iblis.

Dan disini hanya memainkan peran numpang lewat.

Kau tanya apa peran yang ku mainkan?

MATSUZAKI HATORI [HEROIN]

Rita !

Hei.

Aku, Matsuzaki Hatori, heroin yang mulai saat ini akan menjadi pasangan Rita.

Tunggu, Rita!

Jika Rita adalah Hero dari cerita ini, tak ada selain aku yang cocok menjadi Heroin.

Kau tanya kenapa?

Karena kami adalah teman sejak kecil.

Lebih dari yang lain, aku selalu disampingnya, melihatnya sejak saat itu.

Benar.

Sejak hari itu...

Apa benar ibumu lari dari rumah?

Dengan pria tua lagi.

Luar biasa! Seperti drama saja!

Ibu!

Pria tua~!! Pria tua~!!

Kau marah? Kau marah, 'kan? / Dia marah!

Guru! Panggil guru!

Berhenti Rita.

Biarkan mereka. Mereka tidak pantas dilayani.

Kenapa aku sesemangat ini?

Karena ketika itu, aku sangat terpengaruh oleh Yankumi dari Drama serial GOKUSEN.

Rita. Dengar baik-baik.

Tak peduli apapun, aku akan selalu berada di sampingmu.

Kami berdua hanya teman sekelas.

Tapi hari itu, benih cinta mulai muncul.

Saat itu, aku selalu menginginkan seseorang yang melindungiku.

Hal itu berubah menjadi perasaan ingin melindungi Rita.

Dan, seiring bertambahnya usia kami

Aku sadar perasaan itu... berubah menjadi cinta.

Bagaimana? Bukankah kau merasa itu adalah "Kebenaran Cinta?"

Lalu, kenapa tak kau nyatakan saja perasaanmu?

Aku tak mengerti soal "Kebenaran Cinta," tapi jika percaya diri, kenapa tak nyatakan perasaanmu dan berkencanlah dengannya?

Kau sungguh bodoh, Nakajima.

Kebalikannya, ini masalah perasaan.

Kau sama sekali tak mengerti teoriku.

Hingga karakter utama menyadari "Kebenaran Cinta..."

...Heroin tidak boleh goyah.

Itulah jalan seharusnya!

Teruslah bicara seperti itu dan jika dia menjadi milik seseorang, kau akan menyesal.

Aku tak peduli.

Oh, serius? Penasaran?

Adachi-san. Kami minta maaf sekali.

Bukankah dia dari kelas kita?

Saat ingin merokok, mereka akan mengganggu dia.

Tidak mungkin!

Ayolah, Adachi-san.

Cepat makan itu!

Nanti dingin.

Ayo Adachi!! Hei, Adachi!!!

Kalian, hentikan!

Jika ingin teriak, keluarkan suaramu.

Hei, cepat!

Makan itu! Adachi!

Konyol sekali.

Kau bilang apa?

"Konyol sekali. Apa kalian bocah?"

"Bodoh," aku bilang begitu.

Baca situasinya!

Brengsek, kau!

Kalian mengganggu.

Aku menginginkan ketenangan hari ini.

Mengerti.

Kau lihat itu? Rita keren sekali, 'kan?

Yang menyelamatkannya adalah Pak Tua! Pak Tua!

Dulu, dia tak akan pernah meninggalkan tipe "gadis membosankan" yang terlibat masalah sendirian!

Dia sangat baik, 'kan?

Aku tak mengerti arah pembicaraanmu.

Mau?

Jangan bicara... pada seseorang seperti..

Ku berikan tomat untukmu. Aku tak suka.

Tidak.

Tapi, aku tak mau berbagi daging, oke?

Bukan itu.

Reputasimu akan hancur jika bersama denganku.

Bodoh sekali.

Aku tak peduli pandangan orang padamu.

Ada naruto di bajumu...

Bukankah suasana mereka terlihat baik?

Kau tak keberatan?

Bukan masalah, 'kan?

Kau meniru siapa?

Pada kondisi yang bisa dipahami, gadis itu berperan sebagai karakter pendukung, 'kan?

Seperti yang si kacamata Rokkaku Seiji katakan, heroin tidak pernah kalah!

Pada akhirnya, yang akan menang adalah... AKU!

Karena itu,

kuputuskan untuk berpacaran dengan Adachi-san.

Ke-kenapa?

Aku yang menyatakan perasaan

dan dia sepertinya orang yang baik.

Rokkaku Seiji sialan.

Ayo pulang.

Hei, aku tahu! Yang itu, 'kan?

Seorang gadis biasa menempel padamu, jadi kau tak bisa menolaknya.

Ya, aku ingat! Jika ada gadis yang putus asa kau selalu ingin mendukung mereka! Sungguh orang baik!

Aku sama sekali tak mengerti apa maksud perkataanmu.

Hei, tunggu! Rita!!

Dah.

Hei, Rita, ayolah...

Apa ini?

Wah?

Apa yang terjadi?

Lokermu penuh sampah.

BOHUHUHUHUHU!

Dasar sampah!

Maaf.

Jangan pedulikan mereka.

Apa kau takut?

Apa kau tidak takut?

Hei...

Aww! Aww!!!

Hei, jelek---

Jika ingin memukulku, Silahkan saja.

Tapi, jika kalian menyerang Terasaka-kun,

kalian tak akan ku ampuni.

Siapa saja! Ada yang berkelahi!

Sial!

Jangan lari kalian!!!

Maju, Pak Tua!!!

Itu tadi membantu sekali, 'kan?

Aku takut sekali.

Bodoh.

Apa yang kau lakukan?

Tubuhku... bergerak sendiri.

Jangan ceroboh.

Itu menyusahkan.

Ya, aku tahu.

Eh?

Apa ini?

Tanganku.

Adachi-san, adalah karakter pembantu tadi dia menonjol.

Tapi,

Adachi-san saat ini terlihat seperti...

heroin yang lebih baik.

Maaf... Hari ini, aku akan pulang bersama Adachi-san.

Adachi-san adalah heroin Rita?

Lalu... aku yang selalu menunggu dan tak pernah melakukan apapun. Siapa aku?

Aku heroin yang gagal.

HEROINE SHIKKAKU

Heroin Gagal

Master.

Tambah lagi.

Salahmu sendiri.

NA-KA-JI-MA!

Aku minum alkohol karena tak tahan lagi dengan semua ini!

Seminggu ini.... aku diabaikan!

Mungkin.

Sembuh? Kenapa?

Kau bertingkah seperti pria tua.

Kenapa?

Kenapa?

Itu benar.

Tidak!

Ternyata kau manis juga.

Seperti ini lebih baik.

Tidak!

Pencuri sialan itu! Dia akan membayarnya!!!

Sejak awal dia bukan milikmu.

Minum dan lupakanlah.

Tidak perlu.

Ini kejam sekali!

Adachi itu, dasar menyebalkan!

Kau tahu?

Dengar baik-baik.

Adachi mengakui perasaanya lewat audisi resmi. Dia secara jujur menjadi heroin Terasaka.

Lalu, bagaimana dengan aku?

Kau tidak ikut audisi! Jangan salah paham soal alasan kenapa kau tidak jadi heroin!

Untuk bocah yang tidak naik ke panggung...

Kau lebih rendah dari karakter pendukung!

Peranmu sebagai heroin Terasaka sudah berakhir.

Karena itu kau juga...

harus menemukan hubungan baru dimana kau adalah heroinnya.

Ayo.

Berhenti dengan lelucon konyol.

Kau sungguh bodoh, Nakajima-san.

Jika dia menginginkan posisi heroin milikku,

maka aku hanya harus mencurinya kembali!

Jika Adachi-san mengambil alih peran heroin baik maka,

aku akan berjuang menjadi heroin iblis!

Apa wajahmu,

tak apa-apa?

Apa ini? Ada apa dengan pria super ganteng ini?

Hei, ayo pergi.

Boleh aku duduk disini?

Untuk apa kau bersikap sok baik? Hanya karena kau jadi sedikit lebih manis?

Eh?

Kau berhenti memakai kacamata. Padahal terlihat sangat cocok untukmu.

Benarkah?

Aku yakin sekali kau terlihat lebih cocok dengan kacamata.

Tapi, begini tak masalah.

Karena Terasaka-kun bilang aku terlihat jauh lebih baik seperti ini.

Jadi, sudah dimulai!

Pertarungan cinta antara heroin sebelumnya dan heroin saat ini.

Pertandingan ini akan dilangsungkan tiga babak.

Saat ini, laporan pertarungan dari dalam bersama Nakajima-san akan kami hadirkan untuk anda.

Mohon kerjasamanya. / Terima kasih.

Ini dia.

Oh? Apa itu?

Sepertinya dia akan menyerang Adachi-san dengan foto dia dan Terasaka semasa kecil.

Begitu. Dia berusaha menunjukan keunggulan dengan hubungan yang mereka miliki sebelumnya.

Jadi ingat masa lalu.

Oh, ini? Aku berpikir untuk menunjukannya padamu. Semenjak kau tidak tahu apapun soal Terasaka, benarkan?

Sungguh kejam.

Dia memperlihatkan keunggulan sebagai teman kecil.

Hasil dari rencananya menuntun pada momen ini.

Foto ini manis, ya?

Seperti yang diharapkan dari heroin resmi! Tidak menunjukan kelemahan. Tidak ada keraguan!

Itu...

Pakaian olahraga Rita?!

Itu pakaian olahraga yang dia ambil secara paksa dari Rita. Jelas sekali itu tindakan heroin iblis.

Itu...

jadi ada padamu.

Kemarin aku tak bisa menemukannya saat datang untuk mencuci pakaian.

Dan disini... Adachi menunjukan keunggulan seorang "Kayoizuma".

Kayoizuma - Istri yang tinggal di tempat lain tapi secara rutin mengunjungi suaminya

Terasaka-kun selalu kesepian di rumahnya...

Jebakan yang dia pasang, menjadi bumerang.

Aku pun, juga bisa berubah.

Ada juga momen, saat Rita melihat bra-ku.

Bra?!

Saat itu dia sekilas memperlihatkan padanya karena dia ingin dia melihatnya demi kepentingannya sendiri. Hanya itu.

Saat itu, Rita sungguh..

Maaf. Karena ada yang perlu ku periksa. Aku membuatnya menunggu.

Membuatnya menunggu?

Rita yang tidak sabaran dengan mie ramen gelas itu?!

Ini waktunya kami pergi.

Lain waktu, katakan padaku lebih banyak, ya?

Tu-tunggu!

Aku...

Kau kalah, 'kan?

Ada apa dengan si jelek mantan mata empat itu?

Dengan lensa kontak pun, gadis jelek tetap saja jelek.

Wah.

Soal Adachi-san, ya?

Gadis itu seharusnya sadar dirinya tidak layak untuk Terasaka. Benarkan?

Kau juga setuju, 'kan, Hatori?

Ah, tidak juga. Bukankah dia gadis yang baik?

Menurutku kau dan Terasaka jauh lebih baik sebagai pasangan.

Kenapa begitu?

Kalian berdua seperti pasangan yang luar biasa.

Seperti, kalian saling memiliki ikatan yang sangat dalam?

Tidak, mana mungkin. Kami hanya teman sejak kecil.

Gadis berwajah aneh itu tidak cocok sebagai pacar Rita, 'kan?

Dia belum menyadarinya.

Yah, benar. Kita bicara tentang Adachi-san.

Lihat? Kita cocok.

Lain waktu kita bicara lagi, oke?

Duluan. / Dah.

Apa barusan? Seperti aura kejam.

Wajahku?

Tidak mungkin!

Sejak kapan dia disana? Sejak kapan dia mendengar pembicaraan kami?

Maafkan aku.

Aku tidak berniat menguping pembicaraan kalian. Tapi aku kehilangan kesempatan melarikan diri.

Tidak.

Kau tidak perlu minta maaf, 'kan?

Benar.

Berakhir sudah.

Rita akan tahu semuanyaa.

Umm...

Soal yang barusan terjadi. Jangan kau pikirkan, oke?

Karena,

kau suka Terasaka-kun, 'kan?

Bicara apa dia?

Kalian selalu bersama sedari kecil, 'kan?

Karena itu, jangan merasa terganggu karena aku.

Bersikaplah padaku seperti biasanya, ya?

Seperti biasanya?

Dan seandainya, Terasaka-kun,

berpaling padamu,

aku tak akan menyimpan perasaan benci padamu.

Apa itu?

Perasaan kasihan heroin resmi?

Seperti manusia yang terpilih?

Berhenti bersikap sok tinggi!

Tidak, tunggu!

Mau pulang bersama kami?

Tidak mau.

Kau tak apa?

Aku baik.

Tentu saja!

Mana mungkin!

Selalu aku yang berada disampingnya dan sebaliknya!

Dan tiba-tiba... dia pergi ke tempat yang tidak bisa kugapai!

Hei!

Rita?!

Kau menjatuhkan ini.

Siapa?!

Akiyama.

Yang berada di..

Tidak kenal!

Kenapa? Aku Akiyama Kouji.

Tidak kenal.

Tapi ini,

tidak punya pelindung.

Tidak ada hubungannya.

Aku yang waktu itu, Jika saja aku bertindak seperti Adachi-san.

Mungkinkah ada yang berubah?

Padahal aku tidak punya orang lain selain Rita.

Begitu?

Tentu saja.

Untuk terikat dalam pada pria keren seperti dia...

Dia lagi! Pria super tampan!

Jadi, kau sangat suka dia?

Terasaka-kun.

Umm...

Siapa kau?

Hiromitsu Kousuke.

Padahal kita satu kelas.

Kejam sekali.

Padahal hari itu aku sudah menyelamatkanmu.

Siapa saja!

Ada perkelahian!

Apa aura keberadaanku sungguh tipis?

Itu...

Sebenarnya, bukan berarti kau hanya tambahan, tapi...

hanya seperti, satu kisah kecil, pada sebuah kisah seperti...

Tak terlihat atau semacamnya.

Kau mau mengatakan itu, 'kan?

Hanya Rita satu-satunya selama 10 tahun.

Begitu.

Sayang sekali.

"Kalau begitu sekarang..."

"...pacaranlah denganku."

Jika ku katakan itu, aku tak memiliki harapan, 'kan?

Reaksi yang luar biasa.

Sekarang ini,

apa tanpa diduga aku sedang ditembak pria tampan ini?!

Pria itu sudah punya pacar. Sayang sekali jika kau masih mengharapkan dia.

Akan ku buat kau melupakannya.

Tidak perlu!

Cintaku berbeda! Ini cinta serius yang mempertaruhkan hidupku, mengerti?

Apa yang paling kau suka dari Terasaka-kun?

Cinta serius tak butuh alasan.

Begitu?

Rasa sukamu pada Terasaka- kun...

yang sudah berlangsung selama 10 tahun, itu cinta bertepuk sebelah tangan, 'kan?

Tidak!

Aku,

dicium.

Aku tak terlalu peduli soal cinta dan semacamnya.

Setidaknya kita bisa jujur soal perasaan sendiri, 'kan?

Terlalu terikat dalam sebuah hubungan hanya...

Hiromitsu-kun!

Ayo main!

NA-KA-JI-MA !

Ya, ya. Ada apa?

Nakajima, apa kau pernah berciuman?

Tentu saja.

Kapan?!!

Reaksimu berlebihan.

Dengan siapa?!

Siapa? Dengan seseorang yang aku sukai tentu sa---

Bahkan si bodoh Nakajima, sudah berciuman dengan seseorang yang dia suka!

Sementara aku, yang tidak memiliki siapapun selain Rita, ciumanku dicuri begitu cepat!

Tidak!! Aku sudah ternoda!!

Lebih dari siapapun,

aku tak mau Rita tahu soal ini!

Tak ada pilihan bagiku,

selain melakukan itu!

Soal kejadian kemarin. Itu rahasia antara kita saja.

Kau kemari hanya untuk menutup mulutku?

Mana mungkin. Tak akan ku katakan pada orang lain.

Sungguh?

Tapi...

Benar.

Sebagai gantinya,

aku juga boleh meminta sesuatu, 'kan?

Jika aku bisa...

Tunggu. Akulah yang dicium jadi kenapa dia yang diuntungkan?

Maksudmu? Hal seperti apa?

Itu... Sudah kubilang, kau terlalu dekat!

Apa kau senang?

Sama sekali tidak.

Pembohong.

Tertulis di seluruh wajahmu.

Hei.

Gadis itu...

tak suka perbuatanmu.

Rita!

Eh? Apa-apaan ini?

Hatori-han, kau payah!

Supaya tetap diam, kau ingin kencan ganda?!

Sudah ku bilang,

kau terlalu terikat padanya.

Kau terlalu dekat!

Terasaka-kun, mudah sekali dibaca.

Memperhatikan kita seperti itu...

Rita?

Lemparkan bolanya dari garis ketiga disebelah kanan.

Kau berhasil!

Hatori...

Bagaimana Mukku dan Andrei?

Andrei?

Anjing peliharaanku.

Saat kecil dulu, kita berdua yang menamainya, 'kan?

Rumahmu tidak jauh dari sini, dan aku ingin makan masakan ibumu lagi.

Hatori-chan, ini anjing peliharaanku.

Manisnya! / Benarkan!

Toilet.

Dia mudah sekali dibaca!

Mudah dibaca atau apapun...

Dia adalah Rita yang ku kenal.

16 Juli adalah hari peringatan untuk rasa cemburu yang dia tunjukan.

Bagaimana, Adachi-san?

Itu kesalahpahamanku.

Saat aku mendengar soal perasanmu padanya, saat itu di toilet...

aku merasa... tertekan.

Kau yang selalu terus terang memikirkan Terasaka-kun.

Bagiku itu sisi unik dirimu.

Bicara apa dia?

Aku dengan egois menganggap kau sebagai temanku.

Te..man?

Kenapa kau memaksakan diri... untuk menerima jika kau tak bisa menemukan orang lain yang bisa kau cintai?

Menyakiti Terasaka-kun,

bukanlah hal baik.

Kenapa?

Kenapa kau menyalahkanku?

Itu seperti...

kau menginginkan Rita hanya untuk dirimu sendiri!

Kau mengatakan hal seperti itu,

kau sungguh wanita hina.

Aku hanya ingin bilang bahwa aku ingin menghargai perasaan Matsuzaki-san dan Terasaka-kun---

Maka,

putuslah dengannya.

Ya?

Pada akhirnya, itu hanya ucapan manis di mulut.

Kau tahu apa namanya?

Bermulut manis.

Kau membuatku kesal.

Ayo pergi, Hatori-chan.

Mencium paksa...

dan bersikap baik. Apa maksudnya?

Tapi,

kau layak menerimanya.

bahkan jika aku ingin mengulurkan tanganku,

dia jauh dari jangkauan.

Aku dan Rita yang sudah bersama selama 10 tahun,

terasa seolah Adachi-san menutupinya hanya dalam sesaat.

Hatori.

Rita.

Kau berhenti?

Kau tiba-tiba menghilang.

Kau mengkhawatirkanku?

Soal itu...

Bagaimana dengan Adachi-san?

Pulang ke rumah.

Apa yang kau suka dari dia?

Ayolah, katakan. Ini hanya antara kita berdua saja.

Umm...

Apa suasana disekitar dia---

Impiannya.

Mimpi yang dia miliki.

Dia ingin jadi jurnalis

Dia ingin mengatakan sesuatu demi dirinya sendiri pada dunia.

Hebat, 'kan?

Ya.

Untuk orang seperti itu,

dia menggenggam banyak hal

seperti kepercayaan dan tekad.

Sekarang ini,

segala yang tak ku miliki

dia memiliki semuanya.

Rita, kau sangat lamban!

Kapan-kapan kau mampir ke toserba, traktir aku jus.

Hei!

Apa itu?! Aku tak bisa menang melawannya!

Mana mungkin aku memiliki impian luar biasa seperti yang dia miliki!

Karena hingga saat ini, yang ku lakukan hanya melihat Rita.

Aku menyerah.

Sekarang juga.

Saat ini.

Akan menghilang dan lenyap.

Selamat pagi.

Kau.. itu.. Apa yang terjadi?!!!

Aku...

membuang khayalan cintaku.

Berusaha sangat keras... dan yang kudapat adalah balasan yang tidak pantas.

Itulah Cinta.

Agar tak melakukan hal bodoh lagi...

Hatori-chan, itu luar biasa!

Tak apa! Aku mendukungmu!

Matsuzaki-san?

Bisa bicara sebentar?

Apa?

Aku punya permintaan padamu.

Kau pengganggu. Tolong lenyaplah.

Kau bicara soal "Heroin ini, Heroin itu..." itu semua hanya sampah.

Hatori!

Hatori, maafkan aku.

Aku...

bahagia.

Aku akan lakukan apapun untukmu,

mati sekalipun.

Hatori!!

Tolong selamatkan dia.

Tolong selamatkan dia!

Tolong selamatkan dia!!!

Aku punya permintaan.

Ya?

Musim panas nanti, bisa kau temani Terasaka-kun?

Amigooo~~~

Adios, Adachi!!!

Kupikir kau sudah membulatkan tekad.

Akhirnya di SMA, rencanaku bisa berjalan lancar!

Luar biasa bukan?

Tidak... aku memimpikan dia akan memilih aku dibanding Adachi-san.

Rita selalu hanya untukku dan hanya dia cinta untukku! Hebat bukan?

Kupikir kau akan membuang isu soal jatuh cinta?

Jangan pedulikan hal-hal kecil.

Baiklah, Si Bodoh Nakajima-san,

Ini waktunya memikirkan soal rencana operasi untukku dan Rita!

Karena liburan musim panas, bagaiman jika pergi ke suatu tempat?

Jadi masih seputar rencana liburan.

Untuk terakhir kalinya, aku akan mendapatkan dia kembali selama pertunjukan kembang api!

Nona Muda.

Jika seperti itu,

Kau pasti akan gagal, dengan rencana cintamu itu.

Kenapa, Mister?

Kau tidak memiliki...

sebuah "jurang pemisah."

Oh. Jarak, 'kan?

Jarak?

Apa kau punya?

Tidak. Aku harus bagaimana?

Sederhana. Jangan pernah hubungi dia.

Tidak mau!

Apa maksudmu? Itulah jarak!

Dengar, bahkan jika ponselmu berbunyi berulang kali, jangan pernah datang.

Dia akan berpikir... "Apa yang terjadi?"

Dia akan penasaran.

Pada saat kalian terpisah, cinta pasti akan mekar.

Dan saat dia tak bisa menahannya lagi, dia akan mengirimimu pesan dan mencarimu.

Jika ku lakukan itu, Rita akan kesepian selama libur musim panas.

Kau tak masalah harus membersihkan kekacauan yang dia buat?

Apa kau berusaha memperlihatkan daya tarik dengan cara seperti itu?!

Semoga beruntung.

Aku tak mau meninggalkan Rita sendirian, tapi...

Selamat tinggal!! Aku mencintaimu!!

Tunggu hingga aku berubah menjadi wanita berbeda!! Setelah itu aku akan menghentikan rencana jarak!!!

Sedikit lagi...

Sedikir lagi untuk mendisiplinkan diriku.

Dia tidak kemari?

Hatori?

Belakangan ini kami tak pernah bermain bersama.

Pasti, besok dia akan menghubungiku.

Pertama kalinya, besok telpon dari Rita...

Tidak pernah ada!

Tidak satupun pesan.

Apa mungkin Rita, sudah melupakan aku?

Bagus bukan? "Ao Haru Ride."

Bagi seorang gadis SMA, menghabiskan waktu disini sebanyak apa waktu senggang yang dia miliki?

Benar? Kami sudah membaca disini sejak pukul 12:00.

Hiromitsu-kun?

Lama tak bertemu.

Tunggu--- Kenapa kau ada disini?

Untuk bertemu denganmu.

Jika seperti ini, kau tak akan memiliki kenangan liburan musim panas.

Kau benar.

Kalau begitu...

mau pergi kencan?

Ayo, ayo.

YAHOO!

Terima kasih sudah membeli. / Ya, terima kasih banyak.

Ini.

Punnya rasa apa?

Strawberry susu.

Punyaku Atari.

Ini.

Apa ini? Selingkuh? Aku selingkuh?

Tidak!

Ini bukan selingkuh karena aku tidak pacaran dengan Rita, lagipula dia yang tiba-tiba memiliki pacar!

Benar.

Pria super tampan disini mengajakku jalan dan mentraktirku es krim!

Tak apa, 'kan? Untukku menikmati saat ini!

Tak apa, bukan?

Tak apa!

Tembak jatuh wanita itu. / Kalahkan dia.

Akan ku kalahkan kalian.

Dingin!

Bodoh! Jangan libatkan kakak itu!

Jangan remehkan paman ini!

Kousuke! Sebelah sana!

Gawat! Aku memanggil nama belakangnya.

Hatori.

Di belakangmu.

Tadi menyenangkan sekali!

Benarkan?

Aku..

kurasa aku suka padamu.

Lalu, bagaimana?

Apa kau juga mulai suka padaku?

Hampir saja.

Dia bukan pria menakutkan karena... aku hampir saja diperdaya.

Kousuke?

Ternyata memang kau, Kousuke~~

Ada apa dengan wanita mabuk ini?!

Kau membuat gadis lain menangis lagi?

Aku sudah tak bisa berjalan. / Kau terlalu banyak minum.

Disini saja bagaimana?

Umm...

Orang ini mabuk berat.

Dia guru les privatku,

dan... mantan pacarku.

Dia mengajariku banyak hal buruk.

Kisah tak masuk akal seperti itu ternyata benar ada?

Pada akhirnya, dia dimanfaatkan dan dicampakkan pria lain.

Lalu...

Kousuke, lepaskan ini.

Aku haus. Air!

Baiklah.

Kau bisa mengatakan apapun yang kau mau.

Tapi sekarangpun, aku tetap favoritmu, 'kan? Kousuke.

Meski kau mengerti alasan aku tak memiliki tekad, kau senang dipedulikan seperti ini, 'kan?

Meski kau bermain-main dengan banyak gadis.

Pada akhirnya, karena kau tak bisa melupakan aku... Bagian dirimu yang itu...

semacam hal buruk, 'kan?

Hei, wanita tua!

Maksudmu aku?

Ya, kau wanita tua kurang ajar!

Hiromitsu-kun itu keren!!!

Dia baik, jago olahraga dan dia pintar berkata manis! Jadi jangan sombong!

Dan juga jangan menatapnya seolah dia peduli dan tertarik dengan daya tarik "Kousuke adalah milikku"!

Tak seperti yang kau pikirkan!

Aku yakin kau menyesal sudah mencampakkan Hiromitsu-kun, dasar wanita tua!

Karena itu, percaya dirilah, Hiromitsu-kun.

Kau berbahaya, Hatori-chan.

Begitulah...

Selamat tinggal!

Apa yang ingin dia katakan?

Dia buang-buang tenaga mengatakan hal seperti itu padaku.

Kau selalu membiarkanku memilih saat kita berkencan.

Ini membosankan, jadi kau bisa pulang.

Terserah kau saja!

Gantinya, setelah kau pergi, jangan pernah...

Aku tak akan pernah,

muncul di depanmu lagi Emi-san.

Aku...

tak lagi tertarik padamu seperti yang kau pikirkan.

Saat ini,

aku tak bisa...

mengalihkan pandanganku dari gadis itu.

Apa yang aku lakukan?

Apa yang sebenarnya aku lakukan disana?

Apa?

Begini...

Ada apa?

Besok...

mau pergi melihat pertunjukan kembang api?

Baiklah.

Sampai ketemu besok.

Maaf tiba-tiba.

Tidak berhasil, ya?

Tunggu?!

Dia bilang akan pergi?!

Lama tak bertemu.

Rita yang seperti ini berbahaya!

Kau datang dengan yukata.

Kau yang memintaku.

Suara Rita, punggung Rita, aroma Rita...

Aku ingin bertemu denganmu! Sangat ingin bertemu!

Ini.

Takoyaki?

Untukku?

Kau suka, 'kan?

Kenapa? Kau terlihat tak bersemangat.

Terima kasih.

Tunggu! Hei!

Jangan jauh dariku.

Sepertinya Rita...

perhatian terhadap wanita.

Kau duluan.

Rambutmu...

terlihat bagus.

Eh? Be-benarkah?!

Ini jarak yang mereka maksudkan?!

Kau terlihat cocok dengan yukata.

Iya...

Untukmu.

Hutangku kemarin. Ikayaki.

Hatori.

Apa yang sebenarnya kau pikirkan soal orang itu?

Apa?

Katakan padanya, "Itu rahasia."

Ra...

ha...

sia?

Konyol!

Sudah!! Kau sudah menerima tiket Ikayaki.

Tidak.

Ba-baiklah! Aku akan... ke toilet sebentar! Aku tak akan lama.

Apa kau sedang mempermainkan Hatori?

Eh?

Penasaran?

Kau hanya bermain dengan perasaannya, 'kan?

Karena dia itu bodoh.

Jangan membuatnya salah paham.

Dia berbeda dari semua gadis tidak jelas yang kau kencani selama ini.

Jika aku serius dengannya...

apa kau akan menerimanya?

Terasaka-kun...?

Tidak juga.

Bukan berarti...

Jangan katakan...

kau akan melibatkan Adachi soal ini?

Pria yang buruk...

melebihi aku.

Bisa kau berhenti memperma---

Kau lah yang seharusnya berhenti.

Bersikap seolah kau sangat peduli pada Hatori-chan.

Sebenarnya, kau hanya tak mau melepaskan posisimu sebagai orang yang dia sukai dengan membabi-buta, 'kan?

Sikapmu terlalu kejam, bukan?

Kau memasang...

wajah tak bersalah.

Terima kasih sudah menunggu!

Ehh? Dimana Hiromitsu-kun?

Entah.

Apa sesuatu terjadi? Apa dia mengatakan sesuatu padamu?

Aku tak berpikir seperti itu soal Hiromitsu-kun...

Itu bukan masalah.

Tidak bisa!

Tahun depan dan tahun-tahun berikutnya...

Satu-satunya orang yang ingin ku ajak melihat pertunjukan kembang api bersamaku adalah kau, Rita!

Bagiku hanya ada dirimu!

Itu...

Perkataanku barusan...

apa kau mengerti?

Aku...

tak pernah percaya pada perasaanmu.

Kau tidak pernah sungguh-sungguh memikirkan apapun...

tentang aku.

Pada akhirnya semua orang akan menghilang dari pandanganku.

Karena aku tak memiliki apapun.

Ibu pergi.

Begitupun Adachi...

dan juga kau.

Aku berbeda!

Manis dimulut.

Bahkan tanpa aku, kau punya musim panas yang sangat menyenangkan.

Hei, sebelah sini. / Tunggu.

Maafkan aku!

Kau sangat kesepian, 'kan? Sedih, 'kan?!

Aku minta maaf sekali!

Angkat kepalaku!

Sudah meninggalkanmu sendirian.

Jarak! Jarak! Ini karena "Rencana Jarak"!

Aku disuruh menjalankan rencana jarak, menahan diri untuk menemuimu.

Tapi sebenarnya...!

Aku...

Sebenarnya, selama libur musim panas aku sangat ingin bertemu denganmu!

Tapi semua itu hanya alasan, 'kan?

Daripada menemuimu, aku pergi bersama Hiromitsu-kun dan bersenang-senang.

Aku tak memikirkan perasaanmu.

Maaf aku bersikap egois!

Tapi aku sudah bertekad...

aku tak akan berpisah darimu lagi.

Daripada membiarkanmu kesepian, atau apapun yang mungkin terjadi...

sepanjang hidupku, aku akan selalu bersamamu selamanya!

Kau seram.

Padahal aku serius mengungkapkan perasaanku padamu!

Hatori...

apa kau selalu lembut seperti ini?

Ini bukan mimpi, 'kan?

Rita menciumku...

'kan?

Aku tak apa.

Soal tadi...

Itu tidak menyimpan makna dalam, 'kan?

Ciuman.

Tidak.

Itu hanya karena aku ingin menciummu.

Karena itu aku merasa bersalah.

Rita... melihatku dengan jujur, memikirkanku.

Mana mungkin ku lewatkan!

Terima kasih sudah menunggu.

Kesempatanku akhirnya tiba!

Dewa diseluruh dunia, atau siapapun!

Tolong... tolong sekali! Pinjamkan aku kekuatanmu!

Rita... aku suka kamu!

Selamat menikmati.

Kenapa tiba-tiba?

Bukan tiba-tiba!

Sejak dulu, kapanpun aku bersamamu, aku merasa sangat bahagia melebihi hal lain.

Sangat menyenangkan, mendebarkan, dan...

Saat aku bersamamu... apa ya?

Sangat nyaman?

Benar sekali! Itu!

Jika kau bersamaku, aku akan selalu membuatmu bahagia setiap hari. Jika kau ditindas, akan ku hajar mereka!

Aku akan selalu bersamamu kapanpun!

Hatori.

Dia tergerak.

Rita pasti tersentuh!

Kau akan menyesal jika melepaskan seseorang semanis ini yang sangat mengerti dirimu.

Aku...

Aku kembali!

Adachi?

Kenapa dia ada disini?!

Aku,

disebelah sana.

Sebelah sana.

Rita, jangan pergi!

Pembicaraan kita belum selesai!

Maaf.

Beri aku waktu.

"Waktu?" Jangan gunakan kata itu untuk melarikan diri!

Besok.

Sungguh?

Akan ku pikirkan dengan serius.

Pikirkan dengan serius?

Artinya,

itu...

'kan?

Heroin.

Akhirnya aku berhasil mendapatkan peranku kembali!

Menjadi heroin memang luar biasa!

Gawat! Aku bisa terlambat!

Matsuzaki!

Mana ucapan salammu?

Oh, Pak Guru. Semoga harimu menyenangkan.

Apa terjadi hal bagus?

Hal bagus masih menanti hari ini.

Hei.

Pagi.

Pagi.

Kau bolos?

Mana mungkin.

Jadi, hari ini jawaban darimu, 'kan?

Kau tahu soal itu?

Dari Hatori...?

Ya.

Super detail. Semuanya.

Sebaiknya kau tidak memikirkan trik murahan.

Jika tak mau dihajar.

Dah.

Hei, kau sudah dengar? Soal pertunjukan kembang api.

Soal Hatori dan Terasaka, 'kan?

Ku dengar mereka berpegangan tangan.

Benar. Hatori hebat, 'kan?

Mereka berdua pasti akan pacaran.

Umm...

Aku minta maaf.

Ya?

Salahku, memintamu melakukan hal seperti itu.

Apa?

Memintamu menemani Terasaka-kun.

Tapi,

Karena aku sudah kembali, Semuanya akan kembali normal.

Soal itu...

Meski kau bicara begitu...

Pacar Terasaka-kun adalah aku.

Akulah yang berada di sisi Terasaka-kun.

Hei!!

Bukankah kalimat itu untuk dirimu sendiri?

Meski aku berada disisinya, kau tak akan menaruh benci padaku.

Ya, kau benar.

Maaf.

Kenapa tak berhenti saja menjadi korban?

Kau suka dia, 'kan?

Terasaka-kun.

Tapi kau tak bisa memutuskan ikatan mereka.

Apapun cara yang kau lakukan.

Oh, begitu.

Bukankah ini waktunya untuk "besok" yang semalam kau katakan?

Ini masih belum pukul 17:00.

Ini sudah pukul 17:00.

Hei, tunggu.

Ku bilang tunggu. Adachi!

Adachi!

Hari ini, aku bawa keju dan grattan. Kau suka, 'kan?

Selain itu, ada permintaan lain?

Dengarkan yang ingin ku kata---

Soal kejadian saat pertunjukan kembang api, 'kan?

Rumornya menyebar luas di sekolah.

Maaf.

Tak apa. Kalian hanya berpegangan tangan.

Tak apa. Aku bisa melupakannya.

Aku,

mencium Hatori.

Karena itu aku minta maaf.

Aku... tentang dirimu..

Tidak!!!

Aku tak mau dengar apapun!

Tapi, aku...

Adachi?

Terasaka-kun?

Bagaimana keadaanmu?

Tubuhmu?

Apa terasa sakit?

Kau suka dia, 'kan?

Tapi kau tak bisa memutus ikatan mereka.

Cara apapun yang kau gunakan.

Belakangan...

aku selalu merasa kurang sehat.

Seperti yang kau katakan,

aku berubah.

Bahwa aku tak harus memikirkan pendapat orang tentangku,

dan bersikap saja apanya.

Jika aku harus kehilanganmu, aku...

Aku...

tak akan sanggup menghadapinya sendirian.

Kau bilang apa barusan?

Aku...

akan berada disisi Adachi.

Tapi kemarin kau...

Maaf.

Cukup dengan permintaan maafmu. Kita bicarakan baik-baik. Ya?

Masih ada waktu hingga tengah malam.

Hei!!

Hei!!

Kau tak menyukaiku sedikitpun, Rita?

Aku...

tak memiliki urusan apapun lagi denganmu.

Maaf aku menyakitimu.

Dan terima kasih

sudah mencintai seseorang sepertiku.

Aku tak butuh hujan dramatis seperti ini.

Hiromitsu-kun

Akhirnya segalanya antara aku dan Rita berakhir.

Sungguh...

padahal sudah dimulai sejak awal.

Hei, tunggu aku!

Tak pernah ku bayangkan akan kehilangan dia dan aku tak sanggup menerima kenyataan tak bisa lagi bersama dengannya.

Sekarang aku kehilangan semuanya.

Jadi kau ada disini.

Kau...

menghubungiku, 'kan?

Kau kemari untukku?

Payungmu?

Pertanyaan bagus.

Sebenarnya...

aku ingin tahu kenapa aku melakukan ini.

Sudah cukup...

Hatori-chan.

Tak usah pikirkan hal lain.

Kau tidak perlu menderita.

Hanya...

Kau hanya harus melihat padaku.

Hiromitsu-kun menangkapku yang merasa kosong di dalam hati.

Ayo cepat, sebentar lagi. / Sebentar lagi.

Senyum pada hitungan ketiga.

Oh, Hiromitsu-kun

Butuh bantuan?

Ya.

Bagaimana perasaanmu?

Ya. Aku baik.

Aku senang,

kau tetap berada di dekatku.

Taradaan-daann!

"Rencana kejutan?" / Ya!

Ulang tahun Hiromitsu-kun bersamaan dengan darmawisata sekolah kita.

Karena itu kejutan, kita harus merayakannya. Aku akan\M berikan hadiah sebagai pacarnya, bagaimana menurutmu?

Kau tak akan mengatakan rencana rahasia padaku atau mengatakan aku bodoh?

Karena hubunganmu baik-baik saja dan lancar, aku tak perlu mengatakan apapun.

Hiromitsu-kun baik karena dia memilihmu.

NA-KA-JI-MA !

Ini jauh lebih baik dari masalah sebelumnya. Saat ini , aku tak akan mendengar soal Terasaka-kun, 'kan?

Tentu saja!

Aku yakin 2000 % bahwa hatiku adalah milik Hiromitsu-kun!

Sungguh?

Aku menantikan, kejutanmu.

Jadi! Sekarang waktunya memikirkan "Rencana Kejutan!"

Apa kau paham yang dimaksud kejutan?

Nakajima bodoh.

Jika ingin spektakuler, kejutan harus seperti perayaan. Kita akan tinjau kembali dari awal!

Hei.

Makan ini.

Baik.

Salju!! / Salju!!

Hiromitsu-kun !

Dia keren sekali!

Dia sok pamer sekali.

Hatori-chan, bagaimana menurutmu ski? / Menyenangkan sekali!

Kita ke dalam?

Ya.

Apa kau mau minum teh? / Kalau begitu...

Ini dia! Bokutto!

Aku pernah beli ini saat SD.

Aku membelinya saat SMP.

Serius kau membelinya?

Bagaimana denganmu?

Ada sesuatu yang kau inginkan?

Bagaimana soal kejutan?

Aku tak bisa memutuskan.

Aku tak tahu hadiah apa yang harus ku berikan yang akan membuatmu bahagia.

Aku tahu kau akan bahagia apapun hadiahku dan saat memikirkannya aku bingung dan tak bisa memutuskan.

Tempat ini.

Aku ingin kesini.

Malam nanti.

Kita diam-diam kesana.

Kau yakin?

Sudah diputuskan.

Baiklah.

Lucu sekali.

Hei.

Ayo beli ini.

Bukankah ini hal yang biasa dilakukan sepasang kekasih?

Rasanya sekarang, aku seperti heroin utama.

Baiklah, aku ambil ini.

Permisi.

Ya?

Kami beli ini. / Baik.

Ibunya Rita?!

Ibu, aku pulang.

Seorang anak?!

Berlian?!

Akan ku bungkus. / Tolong ya.

Guam?!

Ibu, kami pulang! / Selamat datang.

Anak kembar juga?!

Apa-apaan keluarga bahagia ini?!

Jika Rita melihatnya, bagaimana dengan dia?

Menangis? Ingin tahu? Atau mungkin... Memilih mati?!!!

Diluar!!! Nakao Akira ada diluar!

NAKAO AKIRA- Aktor Jepang, Tokoh Pertelevisian

Sungguh?! Dimana?!

Nakao Akira!! Nakao Akira!!

Rita!!

Rita!!

Rita!!

Rita!!

Rita, kau juga ikut bersamaku.

Dimana? Dimana?

Sudah waktunya kau melepaskan tangannya.

Maaf.

Tidak perlu.

Rokkaku Seiji!

Aktor Jepang

Dimana?! / Sebelas sana!! Disana!!

Dia sedang memperbaiki sepatu! Rokkaku Seiji!

Ayo foto bersama!

Aku juga!

Apa pria itu memang sepopuler itu?

Adachi.

Kau tak apa?

Kita cari tempat duduk.

Jadi begitu.

Apa tak masalah membuat pria yang berulang tahun menunggu?

Sebentar lagi.

Saat nanti aku melihatmu lagi...

adalah saat kau menjadi pacar Hiromitsu-kun, 'kan?

Apa itu?

Hei, Hatori.

Kau tidak menyesal, 'kan?

Mana mungkin.

Kau sehat?

Ya.

Kau mau kemana?

Ke kamar Adachi.

Dia bilang kurang enak badan.

Begitu.

Kau sendiri?

Aku...

akan pergi untuk merayakan ulang tahun Hiromitsu-kun.

Begitu?

Perasaan ini...

aku tahu.

Benar.

Pemandangan itu.

Sama.

Ah...

Baiklah, aku pergi.

Dah.

Adachi.

Matsuzaki-san sungguh menyebalkan.

Memangnya kenapa dengan "karena kami teman kecil".

Bilang jangan seenaknya menyentuh milik orang lain, betapa bodohnya.

Kepribadiannya terlalu rumit, 'kan?

Tapi karena dia sudah tak punya kesempatan, dia pergi ke pelukan pria lain.

Dia hanya memikirkan diri sendiri, bukan?

Dia tidak pantas untuk Terasaka-kun.

Apa yang dia---

Jangan bicara buruk soal Hatori!

Tidak ada orang lain disini.

Saat ini...

Seperti inilah aku membalas dendam pada mereka.

Kecewa?

Seperti inilah aku yang sebenarnya.

Mau lebih kecewa lagi?

Sakitku hanya bohong.

Pura-pura.

Apa yang kau katakan?

Untuk menghentikanmu agar tak meninggalkanku.

Aku berbohong.

Tapi, aku sudah lelah.

Terasaka-kun...

Meski kenyataannya aku selalu menginginkan bersama dirimu...

sejauh mana aku harus melangkah dan berhenti?

Ini salahku.

Karena aku seperti ini.

Aku membuatmu merasakan semua penderitaan ini.

Oh, iya.

Aku ingat.

Ini.

Aku lupa mengambil gantungan yang kita beli hari ini.

Sebenarnya.

Ada juga yang seperti ini di hotel.

Begitu?

Terima kasih.

Hatori-chan.

Kesalahanku...

Kau harus merasakan semua ini.

Tidak benar!

Kau salah!

Jika dulu aku tidak bertemu denganmu...

mungkin aku akan selalu terganggu dengan pandangan orang padaku.

Selalu menjadi korban.

Tak akan tahu apa itu cinta.

Katakan dengan benar.

Hal yang ingin kau katakan padaku sebelumnya.

Hatori-chan.

Jujur katakan padaku...

tentang keraguan dihatimu.

Saat ini...

siapa yang ada dalam kepalamu?

Dia itu...

Dia...

Pria kesepian yang mencintai diri sendiri.

Meski ku katakan mengganggu, dia tetap saja menempel padaku.

Di tempat tinggi, seperti orang bodoh mengatakan aku suka dia.

Dia kasar, terus terang dan super bodoh.

Saat SD, dia mengajakku bermain salju.

Saat SD, ku katakan padanya kita harus membuat manusia salju besar.

Karena membolos, kami dipanggil oleh guru.

Rita berusaha melindungiku, tapi...

karena dia tak pintar berbohong, dia juga kena omelan.

Sebelumnya, dia selalu menimbulkan banyak masalah.

Kapanpun aku bersamanya, aku sering merasa kesal.

Saat makan siang...

dia memasukkan semua tomat ke dalam piringku.

Padahal, aku juga tak terlalu suka tomat.

Sebenarnya...

Dimanapun atau bersama siapa, dia bisa cocok dengan semua orang.

Dia tidak membutuhkan aku.

Persahabatan kami selalu naik turun.

Dia mudah menangis.

Mudah marah.

Dan mudah sekali memukulku.

Untuk seseorang yang tidak memiliki apapun seperti diriku...

Adachi, kau...

kau membutuhkan aku.

Mengatakan bahwa kau bisa berubah karena bersama denganku.

Aku selalu...

di dorong oleh Rita ke dalam lubang yang dalam.

Kau yang mengulurkan tangan dan peduli padaku.

Aku suka padamu, Hiromitsu-kun.

Tapi tetap saja..

Meski begitu...

perasaan itu tidak lenyap.

Perasaan itu tidak lenyap.

Di dalam diriku...

Dari dalam hatiku...

Aku mencintai Hatori.

Aku mencintai Rita.

Maafkan aku.

Tolong putuslah denganku.

Maaf sudah melakukan hal kejam padamu.

Memang kejam, bukan?

Maaf.

Tak akan ku maafkan.

Tapi,

pergilah...

ke tempat Matsuzaki-san.

Aku mengerti.

Lebih seperti...

aku mengerti.

Maafkan aku.

Mau bagaimana lagi.

Karena cinta...

tidak membutuhkan alasan.

Aku...

pasti akan menyesali ini, 'kan?

Karena itu,

meski seandainya aku menyesal, kau harus menemukan seseorang yang lebih baik dariku.

Kau pikir...

siapa aku?

Permisi. Maaf!

Permisi!

Yang benar saja?

Aku sungguh mencintai dia.

Nakajima!

Apa?!

Dimana Hatori?

Itu... Hatori...

Dimana Hatori?!

Kenapa kau mencari dia?

Ah, sudahlah!

Rita?

NA-KA-JI-MA !

Hei! Apa kau lihat Rita?

Tadi dia pergi dengan seorang wanita tua.

Itu ibunya!

Mereka pergi bersama.

Kenapa kau tak menghentikan mereka? Kau sungguh bodoh, Nakajima!!!

Hatori!

Apa itu jawabanmu?

Ya.

Sekarang siapa yang bodoh?

Rita!

Kau baru saja ada disini dan sekarang kau ada di atas sana!

Rita!!!

Jangan gegabah!

Rita!!!

Rita!!!

Rita!!!

Rita!!!

Terserah jika kau membenciku.

Aku tak peduli kau bersama Adachi atau siapapun!

Tapi tindakanmu sekarang satu-satunya pengecualian!

Tak akan ku biarkan!!!

Rita?

Tidak mungkin.

Aku tak menginginkan ini.

Aku tak mau! Tidak!

Rita !!!

Jika kau berteriak seperti itu...

semua orang akan keluar.

Jangan mengatakan hal rumit, Dasar Bodoh!

Tidak.

Saat berada di tempat tinggi.

Aku bertanya apa kau akan menemukanku.

Sebenarnya...

akulah yang seharusnya menemukanmu.

Rita !

Kau...

menyadari soal ibuku, 'kan?

Ya.

Saat kau meneriakkan namaku, aku sudah tahu.

Apa kau menangis?

Ku katakan aku bahagia.

Apa kau syok?

Tidak.

Berapa usiamu sekarang?

18?

19.

Kau sudah besar.

Ibu kecil.

Soal itu...

aku syok.

Di luar pikiranku aku baik-baik saja.

Karena aku tak sendirian.

Karena...

selalu ada kau disampingku.

Kau yakin dengan keputusanmu?

Aku ini kosong.

Aku selalu menyakitimu.

Dan pengecut.

Rita yang seperti itu...

adalah pahlawanku.

Di seluruh dunia, kau ditakdirkan untukku!

Pahlawan yang tak bisa dipahami.

Kau pahlawan sempurna untuk heroin gagal seperti aku.

Dia gadis karakter pembantu yang tidak menonjol di kelas..

Gadis itu mengharapkan peran heroin sejak awal, tapi berhenti ditengah dan menjadi teman.

Tapi...

Menjadi pemeran pengganti atau apapun...

tak peduli apapun sebutannya.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Kau sudah putus dengan pacarmu, 'kan?

Sungguh?! Ayo pergi main!

Tidak bisa.

Kenapa?

Karena aku harus menemukan gadis yang melebihi mantan pacarku.

Karena...

Di dunia ini, kita semua adalah heroin dari kisah kita masing-masing.

HATORI!

Ya!

Song : Torisetsu by Kana Nishino.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.