Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Mentalist
Orang yang memakai ketajaman mental, hipnotis dan sugesti.
Ahli manipulasi pikiran dan tindakan.
Untung kau datang. Ada teriakan dan suara tembakan di kamar 222.
Kamar yang sebelah kanan. Ya, di situ.
Polisi! Buka pintunya.
Cepat buka!
Aku senang kalian bisa datang.
Korban wanita muda bernama...
Patrice Matigan dan Joseph Purcell.
Mereka adalah saksi kunci kasus California melawan Carris.
Salah satu kasus narkoba yang ditangani langsung Jaksa Agung.
Mereka adalah saksi tapi tak ada perlindungan polisi?
Kepolisian Davis sudah memberikan perlindungan...
sampai beberapa minggu lalu Purcell tiba-tiba menghilang.
Menurutku dia tak mau bersaksi.
Dengan tewasnya Purcell berarti kasus melawan Carris ditutup.
Dia bebas begitu saja.
Demi kebaikan kita, kasus ini harus sungguh kita selesaikan.
Kepolisian Davis masih menangani kasus Carris.
Jadi kita harus bekerja sama dengan mereka.
- Ramahlah pada mereka. - Siapa Carris dan di mana dia?
Dia cukup dikenal dalam bisnis narkoba di wilayah Davis.
Dia tertangkap sebulan lalu dalam sebuah operasi besar-besaran.
Dia keluar dengan uang jaminan 2 juta dolar.
Purcell adalah salah satu ketua rombongan motornya.
Lihat itu. Orang ini saksi negara melawan pengedar kokain terbesar.
Dia pun menjual barang milik pengedar. Carris mengetahuinya.
Tampaknya dia sengaja cari mati.
- Sepertinya dua ons. - Itu bukan kokain.
Ternyata susu bubuk.
Benar, itu sering digunakan untuk menyamarkan.
Jane?
- Kau cari apa? - Gadis itu masih memegang kunci.
Dia tak berniat berlama-lama di sini.
- Tidak. - Halo.
Bagaimana nasib anak ini?
Dinas sosial mempunyai tempat asuh khusus bayi.
Mereka akan merawatnya sampai kita menemukan keluarga Patrice.
Itu jika dia punya keluarga.
Aku dari dinas sosial, ingin membawa Kaylee.
Ini Lisbon, Jane, Van Pelt.
Kenalkan ini Detektif Blakely dan Preciado.
Dari Unit Pembunuhan Kepolisian Davis.
Mereka penghubung kalian dengan Kepolisian Davis.
Aku dan atasan kalian ingin kalian bekerja sama dengan baik.
Bekerjalah sesuai prosedur. Selalu kabari aku.
Hai. Namamu Blakely?
Petugas yang pertama menerima panggilan pun bernama Blakely.
Dia anakku.
Kasihan. Kali pertama menemukan mayat. Dia pasti mual.
Dia akan baik-baik saja. Dengar, agar jelas saja.
Silakan saja menyebut kami "Penghubung."
Tapi kasus ini tetaplah milik Kepolisian Davis.
Sudah lama Unit Narkotika kami mencoba menangkap Rick Carris.
Kami mengerti posisi kalian. Sudah periksa toko minuman itu?
- Periksa kamera pengawasnya? - Belum.
- Kami masih menanyai tamu. - Akan kuperiksa.
Aku punya pertanyaan. Mengapa Joe Purcell bisa menghilang?
- Mungkin sedang sial, bukan? - Ya, benar.
Saat kami menangkap Rick Carris, kalian akan kami hubungi.
Kalian yakin Carris pelakunya?
Purcell tampaknya bukan orang yang memiliki banyak musuh.
Ya, kami yakin.
Bagaimana jika ternyata bukan Purcell targetnya tapi gadis itu?
- Kenapa berpikir begitu? - Kenapa tidak?
Apa pun itu, kita harus memulai dengan menyelidiki gadis itu.
Saat itu penembaknya datang tak lama setelah dia tiba di sini.
Berarti orang itu atau mereka membuntuti gadis itu kemari.
Kita harus telusuri itu. Di mana alamat terkini Patrice Matigan?
Entahlah. Kami sudah periksa SIM dan surat registrasinya.
Tapi sudah beberapa bulan dia tak tinggal di sini.
Kalian hanya mempersulit. Kami tahu pelakunya.
Pembunuhan ini pasti perintah dari Rick Carris.
Jika dia ada di kota ini, kami akan menangkapnya.
Tenanglah, kalian bersantai saja. Kami kabari bila ada sesuatu.
Kapan kau akan belajar tenang tanpa harus diberitahu dulu?
Ayolah, para antifeminis itu pasti juga membuatmu kesal.
- Memang. - Bukankah aku bilang begitu?
Tapi kau mengatakannya dengan ironis.
Aku dapat sesuatu yang berkaitan dengan hal itu di mobilnya.
"Lima puluh ide baru penuh bunga untuk pernikahan di musim semi?"
Dari mana Patrice Matigan mendapatkan majalah ini?
Lihatlah alamat suratnya.
Lacey Wells, 65758 Rancho Highway.
Ayo kita ke sana.
- Kau Lacey Wells? - Kalian polisi?
Benar. CBI.
- Ada apa? - Kau kenal Patrice Matigan?
Dia tinggal di sini. Ada apa dengannya? Di mana dia?
- Dia dibunuh pagi ini. - Astaga.
- Berapa lama kau mengenalnya? - Sekitar dua tahun.
Sudah berapa lama dia tinggal di sini bersamamu?
Sejak Joe tertangkap. Kira-kira 2-3 bulan.
Dia tak sanggup tinggal dengannya karena gaya hidup keparat itu.
Aku yakin dialah yang membuat Patrice terlibat masalah ini.
Kau tahu siapa saja yang mungkin ingin membunuh Joe?
Selain Rick Carris dan gengnya, banyak yang ingin dia mati.
Bisa ceritakan apa yang terjadi semalam?
Joe menelepon Patrice malam sekali.
Dia sangat kelaparan dan juga sedang ketakutan.
Dia tak mau keluar kamar motelnya karena...
merasa sedang diawasi oleh orang-orang suruhan Rick Carris.
Joe meminta Patrice membawa makanan dan dia pun menurutinya.
Itulah kali terakhir aku melihat dia dan Kaylee.
Kenapa dia membawa Kaylee keluar di tengah malam?
Bukankah kau bisa menjaganya?
Aku sedang mabuk. Dia tak mau menitipkan Kaylee kepadaku.
Dia memang punya kekurangan, tapi dia ibu yang baik.
Maksudku, anaknya sangat terurus. Kaylee selalu tersenyum.
Lihatlah bagaimana dia merawat tempat ini.
Ya, bagus sekali. Bagaimana dia membayar sewanya?
Uang selalu ada di saat dia membutuhkannya.
Natal lalu aku dan dia ditangkap polisi.
Entah bagaimana dia membayar uang jaminan 10.000 dolar.
Dan ditambah lagi untuk pengacaranya.
Kami ditangkap karena membawa satu paket narkoba.
Tapi, dia membuat kasus ini selesai.
- Dia memakai narkoba? - Tidak. Itu milikku.
Tapi ada di mobilnya.
Kau tanya padanya dari mana dia dapat uang untuk pengacaranya?
Dia bukanlah pelacur. Kurasa dia memiliki kekasih yang kaya.
Seorang pria beberapa kali datang ke sini namun tidak masuk.
Mereka keluar dan dia kembali dengan membawa uang.
Seperti apa pria itu?
Kurus, jantan, berambut gelap dan mobilnya biru.
Permisi.
- Selalu seperti ini. - Lisbon di sini.
Baru saja ada telepon dari Unit Pembunuhan Sacramento.
Ada informasi soal keberadaan Rick Carris. Dia di Boonville.
Di antara kota ini dan Davis.
Siapkan tim pelopor. Kami menuju ke sana.
Blakely dan Preciado perlu tahu hal ini?
Tentu. Kepolisian Davis adalah rekan kita dalam kasus ini.
Jangan bertindak sampai aku tiba.
- Terima kasih, Lacey. - Ya. Tentang dinas sosial...
Mereka takkan membawa Kaylee ke sini lagi, bukan?
- Benar. - Aku menyayanginya, tapi...
Jangan khawatir. Dia takkan dibawa ke sini lagi.
Dia lebih baik di tempat lain agar dirawat dengan baik.
- Benar. Akan diusahakan. - Dia anak yang baik.
- Mau ke mana kau? - Meringkusnya. Apa lagi?
- Jaga belakang. - Tunggu.
Apa? Kalian ingin membantu atau hanya diam saja di sini?
Ayolah, jangan sembarangan. Ini operasi gabungan.
Kita masuk bersama saat atasan dan tim pelopor tiba.
Tidak. Ini penyergapan kami. Tak ada waktu menunggu.
Selalu ada waktu. Ayo lakukan ini dengan benar.
Jika terburu-buru, seseorang akan terluka.
Seperti inilah tugas polisi. Pasti ada yang terluka.
- Kalian tangani berkas saja. - Tugas polisi yang sebenarnya?
Maksudmu seperti melindungi saksi negara?
Sudahlah. Kita sudah mengingatkan mereka jangan masuk.
Jika ada yang salah, mereka yang tanggung.
Jangan sampai kita terlibat. Sudahlah, biarkan saja.
Ada apa? Apa yang mereka lakukan?
Blakely and Preciado menolak menunggu tim pelopor.
Kami coba bicara pada mereka, tapi percuma. Mereka tak menurut.
Jangan bergerak. Polisi!
Berlutut. Perlihatkan tanganmu!
Ini penyergapan kami. Serahkan dia!
Tidak akan. Pergilah!
Hei, tenang saja.
Ya, kami paham. Kau cukup tenang dan menguasai keadaan, Rick.
Untuk seorang yang diselidiki dalam pembunuhan ganda.
Aku tak pernah membunuh. Meski kalian sering menahanku...
- Aku merasa nyaman di sini. - Benar. Sering.
Penyerangan, kepemilikan, dan niat mengedarkan.
Kasus perdagangan manusia juga. Itu sudah tiga, Rick.
Kau pasti dipenjara seumur hidup.
Itu lama sekali.
Semua berkaitan dengan kesaksian Joe Purcell.
Kematian Joe Purcell memang sangat menguntungkanku.
Kuakui aku resah memikirkan rasanya hukuman seumur hidup.
Tapi aku punya malaikat. Malaikat yang ganas di bahuku.
- Kau memegang kata-katamu, Rick? - Ya.
Kau pasti akan lakukan yang sudah menjadi niatmu.
Aku tahu ke mana arah pembicaraan ini.
Ini dari mesin penjawab milik Purcell.
Kau akan mati, Joe. Mati!
Kubunuh kau dengan tanganku sendiri. Akan kutatap matamu.
Kucabik jantungmu dan kujejalkan di tenggorokanmu.
Itu suaramu, bukan?
Sebagian orang tak mengerti hiperbola.
Kami rasa kau bersungguh-sungguh dengan perkataanmu, Rick.
Kau menemukan Patrice dan membuntuti ke kamar Joe Purcell.
Kau bunuh mereka agar tak masuk penjara. Seperti katamu tadi.
Tidak. Kubilang ingin kukeluarkan jantungnya dan menjejalkannya.
- Pembenaran puitis. - Tidak.
Jika benar aku menemukannya, aku pasti akan membunuhnya.
Percayalah, aku mencarinya. Pelakunya bukan aku.
Mungkin aku takkan merobek jantungnya atau apa pun.
Tapi aku pasti melukainya. Aku harus menjaga reputasiku.
- Di mana kau semalam? - Di bar milikku, Del's Tavern.
- Sampai kapan? - Entahlah. 23.30, mungkin.
- Adakah yang bersamamu? - Ya. Sasha.
- Sasha. Apa nama belakangnya? - Sasha si Pelayan Koktil.
Seorang wanita yang adalah pegawaimu. Alibimu tak cukup.
Ini pun tak cukup untuk dijadikan kasus.
Tak ada bukti senjata atau pun saksi.
Jadi, aku tak peduli. Tapi jika kalian bisa ambil lampu surya...
dan bir, dengan senang hati aku akan bersantai di sini.
Melihat kalian membuang-buang waktu.
Kurasa aku akan menyerahkanmu kepada Kepolisian Davis.
Mereka sangat ingin berbincang kepadamu.
Terserah. Aku ingin bertemu dengan pengacaraku sekarang.
Baiklah. Kita sudah selesai.
Ada makanan.
- Makanan Hawaii? - Ya.
Cho benci nanas.
- Dia bisa membuangnya. - Ya, sepertinya begitu.
Aku tak mengeluh saat dia dan Rigsby memesan makanan Meksiko.
- Memang apa yang tak kau suka? - Ketumbar. Aku tak tahan.
- Tapi aku tak mengeluh. - Benarkah? Kenapa?
Kadang kau harus terima agar bisa berbaur.
Bersikap baik itu bagus, tapi jika ingin sukses dalam hidup...
kadang kita harus menyebalkan. Aku yakin kau tahu caranya.
Terima kasih.
Yang terpenting itu keseimbangan, Grace. Yin dan Yang.
Manis dan menyebalkan.
Sedikit menyebalkan di samping bersikap manis. Dan sebaliknya.
- Ya, akan kuusahakan. - Terus buat mereka penasaran.
Ada nanasnya.
- Kau bisa membuangnya. - Aku terlanjur melihatnya.
Jadi Carris mengaku saat itu ada di Del's Tavern.
Sasha si Pelayan Koktil bilang mereka di rumah Carris...
jam 00.45 dini hari saat penembakan terjadi.
Dia yakin soal waktunya karena TV menyala saat mereka bercinta.
Dan sedang menyiarkan pria Skotlandia yang berbincang...
Dengan seorang aktris yang menikahi penyanyi Country.
Carris bisa menyuruh orang lain melakukan pekerjaan kotornya.
Dia cuma menggertak akan merobek jantung Purcell.
Dia hanyalah pengedar narkoba. Bukan seorang Aztec (hebat).
Istilah yang bagus. Bukanlah Aztec.
- Kau benar. Bukan dia pelakunya. - Kenapa bukan?
Dia sudah bilang padamu. Itu bukan gayanya.
Dia pasti takkan begitu sabarnya mengawasi dan mengikuti Patrice.
Menunggu sampai membawanya ke tempat Purcell.
Jika benar Carris menemukannya, dia pasti akan melukai Patrice.
Lalu membuatnya menyerahkan Purcell.
Anggap itu benar.
Ya, menurutku mungkin Patrice Matigan targetnya.
Kau sudah katakan itu dua kali.
Patrice itu wanita menarik tapi tak punya pekerjaan.
Dan mendapatkan aliran uang dari seseorang.
Kekasih.
Dia bisa menghapus tuntutan kasus narkoba.
- Kekasih polisi. - Kurus dengan rambut gelap.
Yang mengendarai mobil biru, jika kalian simak Lacey dengan baik.
Detektif Preciado itu kurus dan rambutnya gelap.
Itu sudah terlintas di benakku.
Dia juga bersifat buruk, mungkin membawa pistol kaliber 38.
Ya, sepertinya begitu.
Joe dan Patrice tertembak dengan pistol kaliber 38.
- Benar. - Pelan-pelan. Apa motifnya?
Hanya kejahatan dengan dasar hasrat.
Dia mencintai wanita yang punya hubungan dengan pria lain.
- Lalu membunuh keduanya. - Tak mungkin dia sekaget itu.
- Dia memiliki dari Joe Purcell. - Bagaimana kabarnya?
- Bayinya. - Baik-baik saja, kurasa.
Maksudku, dia masih bayi. Pasti senang bila dirawat dengan benar.
Ayo temui Preciado.
Hubungan kita dengan Kepolisian Davis sedang tegang.
Kita harus pastikan dulu kita benar.
- Temukan bukti, baru beraksi. - Baik, Bos.
Kita periksa kebenaran Patrice pernah menghapus tuntutan...
Saat Natal dan pastikan insiden uang itu bukan rekayasa.
Lalu kita temui Lacey dan tunjukkan foto-foto.
Jika benar Preciado orang yang dia lihat.
Serta mempunyai mobil biru dan pistol kaliber 38.
- Baru kita temui Preciado. - Preciado memiliki mobil biru.
Boleh kuambil saladmu?
Ada Gladys Knight danThe Pips.
Kalian ingin kembalikan tahanan kami?
Detektif Preciado, kami ingin bicara denganmu sebentar.
- Kami punya pertanyaan. - Pertanyaan apa?
Pistolmu kaliber 38, bukan?
Kalian pikir aku pelakunya? Beraninya kalian!
- Tenang, Steve. Biar kutangani. - Tidak. Aku saja.
Beraninya kalian kemari dan bicara seperti itu.
Senjata tipe apa yang kupunya? Cium bokongku!
Konstitusi negara bagian California.
Kami menemuimu di sini karena kami menghormatimu.
Bisa saja kami menemuimu di markas dan berbuat onar.
- Beruntung kau tak melakukannya. - Seharusnya kau senang.
Kalian tak punya bukti apa pun.
Kami bisa tunjukkan kau ada kaitan dengan Patrice.
Teman sekamarnya, Lacey Wells, mengenalimu dari foto.
Mari ikut dan jelaskan beberapa hal pada kami. Itu saja.
- Hal apa? - Bukan urusanmu, Detektif.
- Maaf, dia rekanku. - Biar, Dale. Aku bisa tangani.
Silakan.
Hai.
Senang bertemu lagi.
Ada apa dengannya?
Seberapa baik kau kenal Patrice Matigan?
Tak usah basa-basi. Tunjukkan saja bukti yang kalian punya.
Antar polisi? Kami tahu kau memberinya uang.
Juga soal lolosnya dia dari tuntutan hukum saat Natal lalu.
Bukti-bukti hilang dari gudang barang bukti Kepolisian Davis.
- Itu sering terjadi. - Kami rasa kau mengambilnya.
Begitukah?
Ya dan kami bisa coba buktikan. Tapi aku tak mau buang waktu.
Lebih baik bicara langsung denganmu.
Agat tak melibatkan polisi baik dalam masalah ini.
Lanjutkan.
Menurut kami kau memiliki hubungan intim dengan Patrice.
Dia adalah informan rahasia.
Sudah kami pertimbangkan, seharusnya dia tercatat, 'kan?
Kau juga harus mencantumkannya sebagai anggaran informan.
Tapi kau tak melakukannya.
Kenapa? Karena menurutku kau jujur.
Ya, tentu. Baiklah.
Aku sudah lama melakukannya.
Kau tahu dia juga punya hubungan dengan saksimu yang hilang?
Hubungan kami hanya bisnis. Aku bayar dia untuk seks.
Aku tak tahu atau peduli yang dilakukannya saat tak denganku.
Bayaran yang kau berikan besar.
Kau tampan. Pasti ada hal yang lebih dari sekedar itu.
Apakah dia tahu rahasiamu?
Dia tepat waktu, bersih, dan tak banyak bicara. Aku suka itu.
Kau tahu Joe Purcell itu ayah dari anaknya?
- Tidak. - Pengedar narkoba rendah...
Berhubungan dengan wanitamu. Bagaimana perasaanmu?
Aku tak peduli.
Mau sisa roti lapisku?
- Aku tak bisa menghabiskannya. - Apa?
Enak. Cobalah.
Ada apa dengannya?
Di mana kau Senin pagi pukul 00.45?
Aku di rumah rekanku.
Kami nonton pertandingan. Aku mabuk. Jadi, aku tidur di sofa.
- Hanya ada kau dan dia? - Dan istrinya.
- Kau bawa pistolmu sekarang? - Ya.
Boleh kami pinjam? Biar balistik memeriksanya.
Aku tak ingin jadikan ini resmi seperti harus bicara pada hakim.
Bila seperti itu, pelakunya bisa kabur selamanya.
Jika kau memang bersih, inilah cara untuk membuktikannya.
- Hanya ini kaliber 38 punyamu? - Benar.
Jika kau pegang tanganku lagi, akan kuhajar kau.
- Mengerti. - Ya.
Bagaimana?
Lucu melihat polisi yang berbohongnya payah.
Kurasa mereka tak terbiasa ditanyai.
Aku polisi dan sering bohong padamu. Kau tak pernah tahu.
Maaf mengecewakanmu, tapi aku selalu tahu kalau kau berbohong.
Kadang aku hanya pura-pura agar kau tak malu.
Coba sebutkan satu.
Thanksgiving lalu kau bilang mau ke rumah kakakmu.
Tapi aku tahu kau di rumah saja sendirian selama tiga hari.
Baiklah, itu satu.
- Bagaimana dengan Preciado? - Denyutnya tak jelas. Tak jujur.
Tak jelas?
Sulit dijelaskan. Denyut bohong beda dengan denyut marah.
Dalam hal ini, sulit menjelaskan dia bohong tentang apa.
Tapi dia berbohong dari awal sampai akhir.
Ada yang hilang dari ceritanya. Kita mau ke mana?
Kebun binatang, ada anak harimau baru lahir.
- Pembohong. - Bagus sekali.
- Aku akan temui Blakely. - Dia takkan beritahu apa-apa.
Dia memang setia pada rekannya, tapi istrinya mungkin berbeda.
Aku akan buat dia tetap di kantor dan kau bicara pada istrinya.
Bagus sekali.
- Ada apa? - Aku Patrick Jane, CBI.
Ya. Ada apa?
Aku ingin berbicara kepada Katherine Blakely.
- Sam? Kau Opsir Sam Blakely? - Ya. Ini bukan waktu yang tepat.
Jika ingin bicara dengannya, kau harus buat janji dulu.
Ya. Aku kebetulan sedang lewat. Sayang sekali, Sam.
- Aku perlu bicara padanya. - Siapa itu, Sam?
CBI, Bu. Penyelidikan pembunuhan.
Penyelidikan pembunuhan?
- Pembunuhan Purcell-Matigan. - Pasangan yang aku temukan.
Astaga. Buruk sekali. Kasihan bayi itu.
- Baiklah. Kutinggalkan kalian.
Tidak, Nyonya. Aku perlu bicara denganmu.
Aku bangga sekali dengan kedua polisiku.
Ada tiga generasi petugas hukum Kepolisian Davis di keluarga ini.
Saat orang melihat nama Blakely di Davis.
Mereka tahu itu berarti sesuatu.
- Cukup, Bu. - Dia benci aku menyombongkannya.
Jadi, kenapa kau mau bertanya padaku soal pembunuhan ini?
Bisa tinggalkan kami, Opsir Blakely?
- Aku di sini saja. - Ini agak rahasia.
- Pergilah, Sam. - Kurasa tak perlu, Bu.
- Ayah takkan suka ini. - Tapi kau bukan ayahmu.
Beri kami waktu sebentar. Pergilah.
Sam kesal sekali malam itu.
Itu kali pertama dia menangani pembunuhan.
Aku ingat saat pertama kali Dale mengalaminya.
Saat itu kami baru menikah. Dia pulang dan menangis.
Dia coba sembunyikan. Tapi aku bilang padanya dan Sam.
- Tak perlu malu jika sedih. - Memang tidak.
Kau juga pasti pernah mengalami hal yang sama.
- Kematian bagian dari pekerjaan. - Memang benar.
Maaf aku jadi melantur.
Apa yang ingin kau bicarakan denganku, Tn. Jane?
Rekan suamimu, Detektif Preciado, sedang diselidiki di kasus ini.
Steve? Tidak mungkin.
Katanya dia sedang tidur di sofa rumahmu saat pembunuhan terjadi.
Itu jam 00.45 Senin pagi. Apa benar dia di sini?
Ya, benar. Dia menginap.
Kenapa kau tertarik pada Steve? Dia orang yang jujur.
Katanya dia punya hubungan gelap dengan Patrice Matigan.
- Steve Preciado? - Ya.
- Kenapa tidak? - Entahlah. Tampaknya mustahil.
Kau menyembunyikan sesuatu, Katherine.
Ini penyelidikan negara bagian. Kau harus jujur menjawabnya.
Berjanjilah jangan katakan kau tahu dari aku.
- Aku takkan bilang. - Dale bilang Steve bermasalah.
- Kau tahu, di bawah situ. - Di bawah?
- Ada obat untuk hal itu kini. - Ya.
Tidak, masalahnya tak mungkin bisa diatasi.
Itu sangat aneh.
Dia bilang pada kami dia memiliki hubungan dengan Patrice.
Aku kenal Steve. dia bohong untuk melindungi kejantanannya.
Atau melindungi seseorang.
Aku minta maaf. Bodohnya aku.
- Ada apa? - Hanya kecelakaan kecil.
Apa yang kau katakan padanya? Apa yang kau lakukan?
Dia tak melakukan apa-apa. Tapi ayahmu.
Ayah? Kau bilang apa padanya?
Rupanya kau tahu siapa dia.
Karena itulah kalian berbisik dan berperilaku aneh.
Tidak, Ibu. Kau salah.
Kau tak mengerti. Ayah tak berselingkuh.
- Ayah, Ibu berpikir... - Apa yang aku pikirkan, Sam?
Kau bersumpah demi nyawa anakmu takkan mengkhianatiku lagi!
Masuklah, Sayang. Akan kujelaskan yang sebenarnya. Jangan di sini.
Begitu? Kau itu Dale Blakely, salah satu orang jujur!
- Masuk sekarang! - Detektif Blakely.
Tutup mulutmu.
- Kau tak apa-apa? - Dia menyerangku.
Aku akan pertimbangkan lagi teknik terbarumu.
Aku setuju.
Kini kita menahan mereka. Hebat.
Kita berhak. Dia menyerang Jane. Dia mampu melakukan pembunuhan.
Sebelum menyebut polisi pembunuh, kau harus benar-benar siap.
Tanpa cela seperti Monalisa.
Karena jika kau salah, takkan ada lagi tersangka.
Jaksa Agung akan menutup kasus narkoba yang melibatkan Carris.
Artinya, kita telah salah tangkap petugas veteran...
Di wilayah kekuasaannya sendiri.
Baik, Bos.
Apa hubunganmu dengan Patrice Matigan?
Aku hanya menolongnya.
Dengan memberi hampir 1.000 dolar per bulan? Besar sekali.
- Apa balasannya? - Tidak ada.
Kau bilang apa pada istrimu soal uang itu?
- Tak ada yang bisa kukatakan. - Bagaimana kau mencari nafkah?
Kau mendapat jatah uang dari hasil penjualan narkoba?
Sama sekali tidak. Tidak sedikit pun.
Berarti bila Patrice meminta uang lebih, kau akan kesulitan.
- Panggilkan aku pengacara. - Akan kusiapkan.
Di mana pistol revolver-mu?
Agen Rigsby bilang tak ada padamu.
Dicuri.
- Benarkah? - Ya, dari mobilku.
Baiklah. Tak apa-apa. Itu sering terjadi.
- Kaliber 38? - Benar.
Akan kusiapkan pengacaranya.
Dia takkan bicara. Jiwa yang malang.
Dia sudah merapikan kasurnya. Dia bisa berbaring di atasnya.
Aku tak pernah mengerti hal itu.
Hanya karena merapikan kasur, kenapa harus menidurinya?
Kenapa tidak tidur di kasur lain atau pun di lantai?
- Sam Blakely datang. - Biar kutangani.
Opsir Blakely, terima kasih sudah datang.
Tak ada pilihan. Kalian menahan ayahku.
- Ibumu baik-baik saja? - Tak usah khawatir.
- Ayahku tak bersalah! - Kami tahu itu.
Kalian membuat...
- Apa? - Ayahmu bukan pelakunya.
Ini dari kamera keamanan toko minuman di depan motel.
Akhirnya kami bisa melihatnya. Ini saat jam 00.40 dini hari.
Itu mobil Patrice Matigan baru tiba.
- Itu anak buah Rick Carris. - Kami salah soal Carris.
Dia temukan Patrice dan menyuruh orang membuntutinya.
Kalian bisa lihat plat mobilnya. Bisa perbesar gambarnya?
Ya.
Kami tahu siapa itu. Anak buah Rick Carris yang bernama Q-Tip.
Tapi, Carris bilang Q-Tip tidak membunuhnya.
Q-Tip baru ingin membunuh Joe, tapi terlambat.
- Ada yang mendahuluinya. - Dia pasti berbohong.
Carris bilang Q-Tip melihat pelakunya.
Dia lihat semuanya. Jadi Carris membuat perjanjian dengan kami.
Jika kami membebaskannya, Q-Tip akan mengatakan yang dia lihat.
- Mengidentifikasi pelakunya. - Kalian mempercayainya?
Tentu tidak. Itu cuma tipuan. Anggap Q-Tip pelakunya
Carris cuma ingin dirinya selamat dan menyalahkan orang lain.
Mungkin menyalahkan ayahmu.
Carris pasti sudah tahu hubungan ayahmu dengan Patrice.
Jadi kita ikuti permainannya. Biarkan pelaku muncul sendiri.
Carris sudah mengatur pertemuan dengan Q-Tip malam ini.
Kami akan menyergap Q-Tip dan memaksanya jujur.
Jadi, kalian butuh aku untuk apa?
Jika ini berhasil, kami tak bisa meringkus Carris dan gengnya.
CBI pun sedang bermasalah dengan kalian.
Ya, memang.
Kami harap kau bisa bicara dengan atasanmu.
Biarkan dia tahu rencana kami.
Dia pasti mau tahu detailnya,...
kapan dan di mana kalian bertemu Q-Tip.
Siapa yang kalian tugaskan untuk menyamar.
Tentu. Tapi ini harus antara kau dan atasanmu saja.
Jangan sampai kita menakuti Carris.
Dia pikir dia bisa mempermainkan kami.
Aku mengerti.
Baiklah, tim. Kita mulai permainannya.
Carris menuju ke sana. Dia akan telepon bila sudah bertemu Q-Tip.
Bersiaplah untuk bertindak cepat. Jelas?
Siap.
- Baiklah. - Siap.
Gudangnya ada di dermaga 5 gudang belakang.
Q-Tip ada di mobil yang sama di video. Plat mobilnya Kalifornia.
5-NTQ-957 Ke sanalah 10 menit lagi.
- 10 menit? Aku tak bisa. - Lakukan sebisamu.
Kami menuju ke sana. Perkiraan tiba di sana 12 menit.
Dia takkan menunggu selama itu!
Opsir Blakely, kau sudah dekat dari lokasi?
Opsir Blakely? Sam?
- Blakely, jatuhkan senjatamu! - Jatuhkan!
Carris tak pernah buat perjanjian apa pun, bukan?
Ya. Kami mengedit rekaman kamera pengawas itu.
Q-Tip cuma orang yang kebetulan berada di motel.
Van Pelt mengubah plat mobilnya dengan memakai Photoshop.
Cerdik sekali. Salut buat kalian.
Kami tahu kau baik, Sam. Kau tak bermaksud berbuat itu.
- Ceritakan apa yang terjadi. - Tak ada yang perlu diceritakan.
- Percuma menutupi apa pun. - Penjelasan apa pun percuma.
- Silakan duduk, Detektif. - Terima kasih.
- Nak. - Ayah.
Selalu ada pengakuan. Inilah saatnya.
- Katakan saja yang sebenarnya. - Yang sebenarnya?
Katakan yang sebenarnya. Apa pun itu.
Begitulah seharusnya pria. Benar, Ayah?
Bersikap jujur. Pria mempunyai kehormatan dan ucapannya.
Astaga, jangan bahas itu.
- Beritahu saja faktanya. - Baiklah.
Ibu curiga kalau Ayah punya hubungan gelap.
Aku mencaritahu dan kabar menunjukkan memang seperti itu.
Ayah berhubungan dengan Patrice Matigan. Aku sangat marah.
Kalian harus tahu, selama hidup aku diajarkan soal kesetiaan.
Bukan begitu, Ayah?
Kejujuran, kehormatan, keluarga. Itu semua diajarkan padaku.
Dia berhubungan dengan pelacur? Saat itu aku tak percaya.
Lalu aku bertanya padanya apakah itu benar.
Dia bilang tidak. Dia bohong. Aku tahu itu.
Minggu malam aku kembali untuk memastikan kebenarannya.
Aku yakin ayah akan bertemu gadis itu.
Setelah berbelanja dia menuju motel.
Aku yakin aku pasti memergoki ayah.
Purcell pasti berpikir aku disuruh Carris untuk membunuhnya.
Aku tak punya piihan.
Aku panik dan lantas kabur.
Aku kembali ke motel setelah ada panggilan dari markas.
Posisikulah yang terdekat. Tak mungkin menolaknya.
Aku harus menjawabnya.
Selalu ada pengakuan.
Patrice pasti bukan kekasih gelapmu.
Bukan.
Dia putriku. Kakak Sam.
Bagaimana kau tahu?
Sam beritahu ibunya kalau kau tidak selingkuh.
Aku percaya. Aku penasaran siapakah Patrice itu.
Apa hubungannya denganmu.
Lalu soal di balik semua rahasia. Aku merasa yakin dia itu putrimu.
Aku tak kenal Patrice sampai empat tahun lalu.
Ibunya sedang sekarat. Dia menghubungiku.
Dia bilang aku punya putri berumur 16 tahun...
yang tak kuketahui.
Hal itu mengejutkanku.
Tadinya aku ingin beritahu Katherine.
Astaga.
Aku tak bisa melakukannya.
Aku tak bisa menyakitinya.
- Dia sekarang sudah tahu? - Ya.
- Maaf, kami sedang sibuk. - Ini Patrick Jane, Katherine.
- Tolong buka pintu. - Tidak bisa.
Kau bisa. Ada sesuatu untukmu.
Ini Kaylee, cucumu.
Dia sangat suka Cheerios. Bukan pengaruh dariku.
- Dia biasa tidur siang jam 2. - Apa?
Hanya kaulah yang dia punya. Dinas sosial akan datang.
Dan mengurus berkas-berkasnya.
Menurutku, nama Kaylee kurang cocok untuknya.
Aku yakin tak ada yang keberatan jika kau ingin menggantinya.
Kalian mungkin memerlukan ini. Sampai nanti.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.