All language subtitles for You.Are.My.Vampire.2014.BluRay.x264.AAC.FMZM

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Vampir berasal dari kuburan dan memangsa manusia untuk bertahan hidup.

Kita sering melihatnya di film dan menjadi bagian dari mitos dan legenda.

Abad ke-13.

Masyarakat takut dan percaya vampir adalah roh jahat yang tak berwujud.

Abad 16. Rasa takut terhadap vampir melanda manusia...

...dan menyebabkan Kematian Hitam yang misterius.

Vampir menjadi simbol ketakutan.

Abad 21. Apa yang paling kita takutkan?

- Kau Adalah Vampirku. - Hanya begitu? Tak seram. Biasa saja.

Kau tak suka? Di film ini vampir seperti sebuah simbol. Aku suka itu.

Aku tak berharap kau mengerti.

Tapi kau bahkan tak punya satu halaman pun.

Aku punya.

Seharusnya kau menulis tentang kisah cinta yang melodrama...

...dimana ada pasangan yang putus-sambung hingga 12 kali.

Apa salahnya kisah ini? Aku tak menulis tentang dirimu.

Jadi kalian resmi atau tidak? Kau seperti sudah 30 tahun.

Aku bingung.

Kau benar, ini bukan sinetron biasa.

Jadi kuputuskan untuk membatalkan pertunangan itu.

Apa?

Aku tak bisa merawat ibunya yang sakit.

Tentu saja kau harus bisa. Itu ibunya.

Jadi kau putus dengan dia?

Dia yang memutuskan lebih dahulu dan tak pernah menelepon sejak itu.

- Dia tak meneleponmu juga? - Apa aku harus meneleponnya?

- Sudah dulu. Nanti kutelepon lagi. - Baiklah.

Aku tak akan menjualnya.

- Baru saja aku akan meneleponmu. - Bagaimana kabarmu?

Ibuku minta agar diambilkan bunga perilla.

Aku dengar tentang pertunanganmu.

- Kau baik-baik saja? - Apa? Ya, aku baik.

- Ibuku ingin menikmati ini. - Kau bilang ibumu suka itu.

Aku yakin dia akan merasa jauh lebih baik sesudahnya.

Itu semua alami, jadi beri sebagian untuk ibumu.

Terima kasih. Aku hargai itu.

- Berapa? - Tak usah kau pikirkan.

- Bisnis tetap bisnis. - Baiklah. Jadinya 10 dolar.

- Maaf, kubayar nanti. - Tak apa-apa.

Ibuku pasti akan sangat menyukainya.

Terima kasih.

- Kau ingin kupeluk? - Hati-hati.

Joo-hyeong.

Mau pergi minum-minum?

Kyu-jeong sudah hampir sampai.

- Di mana kita? - Kenapa kau mabuk sekali?

Ini, Kyu-jeong.

- Jangan, hentikan. - Apa maksudmu hentikan?

- Harus kerja pagi. Kutelepon nanti. - Aku harus bilang apa pada Ji-soon?

Dia hanya meneleponmu saat dia kesal.

Kau harus menjadikannya resmi dan hilangkan kecemasanmu.

- Aku setuju. - 3.000 dolar bagi penemu anjing hilang.

Tetapi bagaimana jika orang mengira aku penipu?

Pada waktunya orang akan tahu yang sebenarnya.

Itu yang aku maksud. Andai semua orang sepertimu.

- Kalian sudah berdamai? - Tunggu dulu.

Hei, Sayang. Aku sudah memikirkannya. Sebaiknya tidak. Rasanya itu salah.

Hei, Teman. Jangan ribut. Ini sudah larut malam.

Halo. Kau baru pindah ke sini? Ini sudah larut sekali.

Ayahku manajer di sini. Apa kabar?

Kau butuh bantuan?

Apa?

- Apa? - Kenapa mengendap-endap?

Mengendap-endap?

Kini kita bertetangga, jadi kupikir..

Rasanya aku tak pernah minta bantuan padamu.

- Kyu-jeong. - Ayah.

- Jenius? - Ya.

IQ-nya 210 dan dia Master Quiz yang termuda.

Mungkin masa kecilnya berat.

- Mirip aku saat aku masih muda. - Bagaimana ayah bisa ada di sini?

Sejak itu aku merahasiakan identitasnya.

Dia juga suka membayar 3 kali lipat dalam situasi tertentu.

Jangan tanyakan pertanyaan pribadi dan anggap seolah dia tak ada.

Sepertinya dia tidak normal. Entahlah, aku tak mengerti.

Profesor, coba lihat ini.

Akhirnya kutemukan.

- Apa itu? - Kau sungguh tidak tahu?

Prediksi Nostradmus, akan ada meteor menabrak bumi, bisa jadi kiamat.

Biasanya binatang bisa mendeteksinya lebih dulu daripada manusia.

Penemuan nomor 997?

Hujan. Naik motor.

Kini aku tak perlu khawatir kalau harus mengantar barang.

Kau sosok yang langka di masyarakat. Aku sangat menghormatimu.

Lima puluh dolar.

Aku punya jumlah yang tepat.

Siapa yang mau membelinya?

Aku akan menantikan penemuanmu yang ke 998.

Kembalilah jika sudah berhasil. Jaga dirimu.

- Ayah. - Apa?

Bisa minta tolong?

- Bisa pinjam 10 ribu? - Tidak bisa.

Aku minta tolong pada ayah dan lihat apa yang dilakukannya.

Lihat, ini bahkan tidak bisa menyala. Ayolah, Ibu.

Dia ingin agar kau tahu diri. Memang sudah waktunya.

Aku akan lakukan itu jika tulisan vampirku sudah selesai.

Vampir? Ini tentang kau? Gadis 30 tahun hisap darah ibunya.

Bukan tentang ayah, bukan aku, dan kisahku akan sukses.

- Bayangkan sebagai investasi. - Diam.

Kau bisa gunakan pensil atau gigit jarimu dan gunakan untuk menulis.

Ibu macam apa Ibu ini? Mengancam anaknya agar menikah.

Beberapa tahun lagi sudah tidak ada yang mau.

Banyak yang harus kucapai.

Kau tak dapat sepersen pun kecuali kau cari suami untukmu.

Sudah 7 tahun aku kerja di sini dengan bayaran 10 dolar sehari. Aku punya hak.

Panas sekali.

Apa?

Aku merasa bisa menulis dengan lebih baik jika minum secangkir Americano.

Kau bisa dapatkan kopi dari mesin penjual otomatis itu.

Membuatku gila saja.

- Kehilangan peliharaan? - Dia jadi gila saat anjingnya hilang.

- Apa ini? - Mengganti uangmu.

Tidak perlu.

- Karena kita sekarang sudah.. - Bisnis tetap bisnis.

Ingat saat pertama kali kita bertemu?

Aku datang ke tokomu dan kau memintaku untuk memborgolmu.

Kau bilang sedang menulis tentang detektif.

Sejak itu menurutku detektif sosok yang romantis.

Aku dapat peringatan karena kau.

Karena menghilangkan kunci dan salah menahan orang.

- Kenapa baru sekarang kau ceritakan? - Itu adalah masa yang indah.

Saat itu kau sangat lucu. Andai kita bisa kembali ke masa itu.

- Aku juga. - Siapa itu?

Kau kenal dia?

Dia penyewa baru di gedung ayahku.

Kelihatannya mencurigakan.

Hidangan Bunga Samping 'Kami melayani para pelanggan kami'

Kami sudah tutup.

Masuklah kalau begitu.

Masing-masing harganya 10 dolar.

- Apa yang kau lihat? - Kang Nam Gul tanpa bawang putih.

Aku akan ikuti semua jadwal di sini, aku terima apapun menu hari itu.

Harus siap jam 9 setiap malamnya, paham?

Apa?

Jika kutemukan ada bawang, kudenda 100 kali dari yang ada dalam kontrak

Semua tertulis di sini.

Lihatlah.

Kontrak Kang Nam Gul.

Namamu Kang Nam Gul?

Lucu sekali.

Apa itu membuatmu senang?

- Kenapa harus kulakukan ini? - Kupikir kau menyediakan makanan.

Seribu.

Seribu. Kau ingin aku melakukan apa?

Akan kutandatangani surat kontraknya.

- Bisa kita tandatangani? - Kau setuju persyaratannya?

Itu ada 20 lembar pecahan 50 dolar. Hitunglah.

Tidak perlu. Aku percaya padamu.

- Kau akan pergi sekarang? - Apa masih ada yang lainnya?

- Apa kita pernah bertemu? - Aku tak pernah lupa wajah orang.

Bisa tolong minggir?

- Ada masalah, Sayang? - Baterainya jelek sekali.

Mau ganti? Punyaku cuma tahan seminggu.

Kenapa tak minta ponsel baru pada ahli penemu itu?

Apa kali ini bisa mencapai teater?

Tentu.

Tetapi ayah, masalahnya tidak sesederhana itu.

Tak ada yang sederhana. Tak apa, meski kau akhirnya gagal.

Kusiapkan kau duduk dengan seseorang minggu depan, jangan kau kacaukan.

Jika kau ingin tidur di rumah.

- Kenapa tak kau siapkan ayahmu? - Aku sudah menikah. Kini giliranmu.

Aku juga punya pacar.

Saat ini menuju seksi 24.

Ada keadaan darurat, jadi saat ini aku tak bisa.

Tentu, aku mengerti. Tetapi, sebenarnya..

Aku datang untuk melaporkan sesuatu.

Kau selalu melindungi pemukiman ini.

Aku ingin membantu. Aku punya sebuah petunjuk.

- Petunjuk? - Pria yang menurutmu aneh itu.

Oh, ya dia.

Dia tak suka bawang putih, taringnya panjang dan amat waspada.

Dia juga punya banyak uang.

Tak seharusnya kukatakan padamu hal ini, tetapi...

...kami temukan seekor peliharaan mati semalam, darahnya kering.

Sungguh?

Kau polos sekali. Gunakan imajinasimu yang kau gunakan untuk ide-ide film.

Masuklah.

Itu punyaku?

Tanpa bawang putih, itu janggal bagi makanan Korea.

Aku tak tahu jadi seperti apa rasanya.

Berapa?

Jadi mahal, karena khusus untukmu. Tanpa bawang putih.

Lima puluh dolar.

- Kenapa tinggal di sini jika kaya? - Apa harus kujawab?

Menyenangkan.

Cocok bagi ilmuwan sepertiku yang tak ingin diganggu.

- Ilmuwan? - Kau belum pernah lihat?

Sudah pernah ke kawasan ini sebelumnya?

Aku baru datang ke sini kemarin.

Kau makan ini di tempat asalmu? Kenapa tak makan bawang putih?

Di mana kau dilahirkan dengan gigi sepanjang itu?

- Minggir. - Dasar berengsek.

Apa ada alasan tertentu kau hanya keluar di malam hari?

Dari bumi hingga lapisan ozon jaraknya 13-50 km.

Itu juga semakin menipis untuk melindungi kita dari sinar UV.

Kau paham sekarang?

Itukah dia? Apa pekerjaannya?

- Dia seorang ilmuwan. - Aku tak suka ilmuwan.

- Dari mana ibu? - Aku pergi jalan-jalan.

- Kenapa tak pakai bawang putih? - Tidak seburuk itu.

Kau akan segera bisa dengan latihan yang cukup.

Apa pria itu bisa dipercaya? Apa ilmuwan dipekerjakan pemerintah?

- Dia hanya seorang pelanggan. - Coba aku lihat sendiri.

Aku juga dekat dengan seseorang.

Apa ini tsunami?

Kau tak setuju?

Aku bukan anak kecil. Aku bisa memahami ibu.

Ibu sudah melajang 10 tahun sejak bercerai.

Kalau aku menikah, akan kujual tokonya dan pindah dari sini.

Itu sebabnya kau memaksaku agar segera menikah?

Siapa dia? Apa dia baik padamu?

Dia bagaikan hadiah bagiku karena menjalani kehidupan yang berat ini.

Sebesar itukah rasa suka ibu padanya? Sudah bilang ayah?

- Bagaimana mereka bertemu? - Aku tak tahu.

- Apa lebih tampan dariku? - Ayah membandingkan dengan dia?

Dulu dia suka mengikutiku dan bilang bahwa aku pria tertampan di kota.

Pria tahu yang terbaik baginya.

Ayah menyesal?

Aku banyak belajar darimu. Jika aku tetap kuat, pasti dapat penggemar.

Kadang menang, kadang kalah. Tak ada gunanya merendahkan diri. Benar?

Kau benar.

Bukannya dia tak mencintaimu, dia hanya ingin awal yang baru.

- Kita harus berusaha mengerti. - Aku mengerti.

Kau baik-baik saja?

Nanometer? Baterainya mati.

- Sedang apa kau di sini? - Ayah..

- Apa itu nanometer? - Entah. Itu bukan bidangku.

Apa menurutnya dia benar-benar vampir?

Rasanya tak menyenangkan. Kenapa ilmuwan vampir tinggal di sini?

Kalau dia ilmuwan, aku Thomas Alfa Edison.

Tak semua orang bisa disebut ilmuwan karena melakukan eksperimen.

Kau tahu di masa lalu.. Kenapa kau tak masuk?

Ada yang ingin mencampuri urusan pribadiku.

Katakan yang sebenarnya. Siapa kau? Jawab.

Lepaskan dia.

Akan kumaafkan kau begitu kembalikan tesisku.

Aku tahu ini akan terjadi.

- Kau punya bukti? - Bukti?

Sidik jarimu ada di mana-mana. Apa Prof. Nicholas yang mengutusmu?

Dia menyewamu untuk memata-mataiku? Memata-matai pekerjaanku?

Tak semua orang bisa jadi ilmuwan. Jika tak suka, tinggalkan.

Aku prihatin terhadap anak-anak zaman sekarang.

Hati-hati di dekatnya.

- Apa yang kau tulis kali ini? - Rahasia. Kau akan mengira aku gila.

Hati-hati saja.

- Aku selalu mengira kau gila. - Kau juga hati-hati.

Bedebah.

Bagaimana dengan ini?

- Ini untuk ibumu? - Apa itu buruk?

Apa kau tak ingin mengatakan sesuatu?

- Kau sedang dekat dengan seseorang? - Aku? Tidak.

Kau mengencani pria berbahaya itu?

- Bukan, dia hanya pelanggan. - Pelanggan berbahaya. Aku tahu itu.

Akhirnya bertemu seseorang saat sedang bekerja di toko.

Seharusnya sudah kau katakan sesuatu. Mari kubantu.

Kau harus mendapatkan yang berwajah baik dan tampan.

Apapun yang terjadi, jangan tinggalkan aku. Jangan karena seorang pria.

Aku tak akan mendekati pacarmu. Akan kubantu. Cuci dulu rambutmu.

Hai.

Bisa bertemu?

Kau di rumah sakit bersama ibumu? Haruskah aku mampir?

Baiklah kalau begitu. Jaga dirimu.

Ini tesis Kang Nam Gul.

Tak kukira kau akan datang.

Profesor Nicholas tak membuatku takut.

Otak dan keintelektualanku adalah senjata dan pertahananku.

Bagaimana kau bisa dapatkan bekas luka itu?

Aku digigit anjing saat masih kecil.

Kenapa anjing menggigit di situ? Apa itu gigitan vampir?

Kenapa kau tiba-tiba bicara soal rabies?

Apa kau tak tahu vampir?

Jika seseorang terjangkit rabies, mereka bisa menyerang lainnya.

Itu juga pola gangguan tidur dan bisa menyebabkan insomnia.

Bukan rabies. Vampir.

Itu sebabnya kau tak makan bawang putih.

Dracula 1879 karangan Bram Stoker dan The Black Death membuat orang takut.

- Vampir itu tidak ada. - Jadi kau tahu tentang vampir.

Mereka pasien rabies.

Hanya orang seperti kau yang kurang kerjaan...

...yang meluangkan waktu mengarang cerita tentang vampir.

Meluangkan waktu? Film menciptakan fantasi dan memicu kreativitas.

Kau pernah menonton film?

Apa aku terlihat seperti punya waktu luang?

Tunggu di sini.

Yang ini belum selesai, belum ada judul, belum bermakna.

Akan diulas dan dikenal dengan kritikan.

Ini punyamu?

Tak ada yang bisa kau curi dari ruanganku kecuali otakku.

Sudah 1200 detik.

Vampire yang berpura-pura sebagai ilmuwan.

Dan seorang gadis yang hidup demi keadilan dan membantunya.

Tetapi kenapa vampir?

Karena dulu digunakan untuk menakut-nakuti.

- Akan kukirim naskah untuk latihan. - Akan kuusahakan sebaiknya.

- Kau yakin tentang yang ini? - Ya.

Mari kutunjukkan. Tarik pundakmu, kepalkan tangan, mata lurus dan jab.

Bagus sekali.

Tunggu.

Mahbub, apa ini?

Hentikan. Semoga dia tidak menyesalinya nanti.

- Dia bersedia ke Bangladesh denganmu. - Jangan pengecut. Berani seperti dia.

- Biasanya pria dulu yang melamar. - Ini rumit. Kau tak paham.

Wanita menghargai hal-hal yang kecil.

Di film "As Good As It Gets", Jack Nicholson berkata...

...kepada Helen Hunt "Kau membuatku ingin menjadi pria yang lebih baik."

Menurutmu apa yang paling dia ingin dengar darimu?

Haruskah kuperkenalkan kau kepada vampir itu?

Bagaimana kabarnya Ji-Soon?

- Entahlah. - Jangan lampiaskan padaku.

Dia belum menelepon. Bedebah itu.

Siapa? Joo-hyeong?

Bukankah seharusnya dia beri tahu aku bahwa kita sudah putus?

Apa dia katakan sesuatu padamu? Dia sering meneleponmu, minta saran.

Aku harus ke kamar mandi.

- Kenapa kau ini? - Siapa gerangan kau?

Kau jadi seperti anjing ketika mabuk.

Hei, ada apa?

- Kenapa kau buat dia mabuk berat? - Kukira kau sibuk di rumah sakit.

- Akan kubawa dia pulang. - Aku tak ikut.

- Bagaimana keadaan ibumu? - Dia baik-baik saja.

Duduklah dan mari kita bicara.

- Apa kita katakan saja padanya? - Soal apa?

Tentang kita. Haruskah kuberitahu padanya?

Tidak. Biar aku saja. Beri aku waktu.

Selesaikan makanmu.

- Aku akan keluar. - Aduh, kepalaku.

Ayo, Ji-Soon.

Bangun, Ji-Soon. Kuatkan dirimu.

Entah bagaimana dia bisa membayar tagihannya.

Apa-apaan ini? Minggir.

Pergi. Kau pikir siapa dirimu menyuruhku menunggu.

Aku akan menunggumu. Aku tak akan biarkan kau pergi.

Kadang kau bisa bersikap kejam, kau tahu itu.

Kenapa kau selalu berada di dekatku?

Hentikan kontraknya.

Aku bisa menerima bahwa kau menjadi mata-mata, tetapi...

...tidak sebagai seseorang yang pikirannya penuh khayalan aneh.

Kau mengawasiku dari atas sana?

- Aku tahu identitas aslimu. - Lepaskan aku.

Kau buang-buang waktu dan energiku.

Kau benar-benar vampir? Apa aku bisa lebih bahagia?

Tidak bergantung pada pria atau menulis naskah hingga aku tua.

Ada apa? Kenapa kau terus menyebut soal rabies?

Kumohon gigit aku sekali. Untuk naskahku. Kumohon, gigit aku.

Perempuan gila.

Kumohon, gigit aku.

- Apa kita punya air madu? - Semoga kau disengat lebah rawa.

Polisi membawamu pulang semalam.

- Polisi? - Pacarnya Ji-Soon.

Dia sangat sopan.

Setidaknya kemampuan menangkap pria seperti dia jika tak ingin dijebak.

Kapan kau akan perkenalkan aku kepada ilmuwan itu?

Kau bahkan tak tahu apapun.

Berengsek.

Gadis gila.

Kang Nam Gul. Kang Nam Gul, buka pintunya.

- Apa itu? - Kau serius?

Kau luar biasa. Buka pintunya.

Tak ada yang boleh masuk ke kamarku.

Bagaimana kau bisa mengabaikanku dan naskahku seperti itu?

Kau tahu ke dalam posisi apa kau tempatkan aku?

Aku tak pernah mengabaikanmu.

Kau luar biasa. Buka pintunya.

Buka pintunya.

Aku yakin dia akan datang. Ada wanita aneh di samping Nam Gul.

Ini bisa buat suasana hatimu cerah. Sudah jadi tren zaman sekarang.

- Aku tak tahu tentang ini. - Dia tak suka gaya terakhirmu?

Jangan bawa-bawa itu. Akan kubakar dia di sinar matahari.

Firasaku katakan itu akan terjadi, tapi kali ini berbeda.

Ini adalah.. Sayang.

- Aku tak mengira kau ada di sini. - Kupikir kau mungkin lapar.

Kau bawa apa?

Ini.

Enak sekali.

Rasanya enak sekali.

Kyu-Jeong..

Maaf, aku tak bilang.

Kita harus katakan padanya.

Katakan apa? Kenapa serius sekali?

Pacarmu..

Baik sekali. Itukah sebabnya kau tak bisa putus dengannya?

Apa kau sudah tidur dengannya?

- Itu kejam sekali. - Akan kujelaskan semuanya nanti.

Halo.

- Ini dia. - Dia manis.

Kau kenal Kang Nam Gul? Dia ibunya.

Apa? Ibu?

- Tak memberi salam padaku? - Oh, ya. Halo.

- Itu punya Nam Gul. - Ya.

- Tak ada bawang putihnya. - Dia tak bisa makan bawang putih.

Oh, ya? Kapan dia datang?

Hari ini dia tak datang.

Kang Nam Gul.

Anakku..

Ini punyaku? Ini 50 dolarnya.

Apa kau datang jauh-jauh ke sini untuk menemuiku?

Aku sudah bicara pada Prof. Nicholas. Ayo, kita pulang.

- Jawab aku. - Aku tak mau.

Bagaimana kalau minum?

Apa dia baik padamu? Apa yang kau suka darinya?

- Aku tak suka dia. Aku punya pacar. - Sulit membuat anakku senang.

Sepertinya dia suka masakan yang aku buat.

Maksudku dia seorang pelanggan yang..

Mengagumkan sekali. Aku tak pernah membuatkan makanan untuknya.

Kecuali jika kau anggap menyusui bisa, sebelum aku membuat dia diadopsi.

- Adopsi? - Ya, kujual dia ke seorang profesor.

Usiaku saat itu 16 tahun dan aku melahirkan di bawah lampu jalanan.

Saat itu aku akan bunuh diri, tetapi kupikir dia tahu dan ingin dilahirkan.

Aku hidup secara serampangan saat sedang hamil.

Jadi aku kaget ketika aku melahirkan seorang jenius.

Aku sangat takut dia akan jadi seperti aku.

Dilahirkan dengan taring dan unggul 10 kali lebih cepat dari sebayanya.

Bagaimana dia bisa mendapatkan luka itu?

Aku memberinya Happy saat ultahnya dan anjing itu menggigitnya.

- Happy? - Seekor anjing.

Sejak itu dia jadi berubah.

Aku akan langsung ke intinya.

Tempat anakku bukan di sini. Jika dia pergi, masa depannya akan terjamin.

Aku butuh bantuanmu, kecuali kau ingin bertanggung jawab untuknya.

Sudah banyak kesulitan dialaminya. Maksudku itu tak terbayangkan.

Bagaimana kau bisa mengorbankan anakmu sendiri?

- Mungkin dia punya alasan bagus. - Tetap saja..

- Dia pasti sangat kesepian. - Kau ada perasaan untuknya?

Tidak mungkin. Oh, ya. Kapan kekasih vampir-mu akan datang?

Kau menolak perkenalkan aku padanya meski aku sudah sering memintanya.

Ibu, sedang apa di sini?

Ibu sedang menemui seseorang di sini?

Apa ini?

- Duduklah. - Tunggu.

Ada yang menggangguku. Jangan bilang ini seperti yang kubayangkan.

Kaukah orangnya?

Yang mengaku dan melamar lebih dulu?

Diakah hadiah bagimu?

- Terima kasih, jaga dirimu. - Beritahu jika kau membutuhkannya.

- Tidak akan - Tak ada orang lain.

Jelas kau sudah mengorbankan jiwamu.

Cepat.

Kau yakin semalam dia tak pulang?

Seperti apa Mahbub itu?

- Apa dia lulus kuliah? - Dari yang terbaik di Bangladesh.

Kalau begitu dia pasti pintar.

- Tingginya? - Sekitar 180 cm.

Hak sepatunya pasti tinggi.

- Bagaimana dengan umurnya? - Selisih 12 tahun lebih muda.

Dia terlihat lebih muda.

Di mana dia bisa bertemu pria seperti itu?

Ayah, apa itu?

Setelah ini semoga kau lupakan momen pengecut ini.

Seharusnya kau tidak menjadikannya gurauan.

Menurutmu kau bisa hentikan itu?

Kenapa tak dari awal kau berusaha lebih keras, jika tahu caranya.

- Kita tinggal di pantai? - Tentu.

- Bagaimana aku memberi salam? - Assalammualaikum.

- Siapa namamu? - "Apanara nam ki?"

Aku cinta padamu.

- "Wo aini." - Jangan permainkan aku.

- Ibu. - Ada orang di sini.

Hei, Kyu-Jeong.

- Mari kita pulang. - Tidak, lupakan saja.

- Kau sudah gila? - Ya. Kau puas?

- Ayah, lakukan sesuatu! - Kenapa kau datang ke sini?

- Berhenti mempermalukan dirimu. - Mempermalukan soal apa?

Aku ingin pamerkan kekasihku baruku yang tampan kepada seluruh dunia.

Aku cinta padanya. Paham?

Cinta? Bagaimana kau bisa sebut itu cinta?

Dia terlalu muda, berkulit hitam, berambut lebat dan dari daerah bau.

Beraninya bicara begitu. Lancang kau. Dasar anak tak tahu diri. Kurang ajar.

Hentikan kalian berdua.

Aku hentikan penelitianku.

Mereka bilang sisa waktuku tinggal tiga bulan lagi.

Kata mereka, sudah menyebar di seluruh tubuhku menghindari tulangku.

Aku tak akan merasa sakit meski hingga ajalku.

Itu bagus, bukan?

Kau tak sekarat.

Kau tak akan mati.

Tetaplah tinggal bersamaku selama 3 bula lalu kau boleh pergi.

Bagaimana bisa mencintai dua orang secara bersamaan?

- Apa yang kau suka tentang dia? - Dia dengarkan semua perkataanku.

Menurutku aku belum mengerti, jadi kucurahkan semua isi hatiku.

Tetapi lalu dia meletakkan tangannya di bahuku dan berkata...

...semua akan baik-baik saja.

Bagaimana dengan ayah?

Aku suka dia, tetapi dalam cara yang berbeda.

- Jangan hidup sepertiku. - Tak ada yang salah denganmu.

Jalani hidup dengan bebas. Lakukan sesukamu.

Aku bahagia sekarang.

Tarik bahumu, kepalkan tangan, mata ke depan dan jab.

Kau baik-baik saja? Kau bilang lihat ke arah lawannya.

Semua harus kembali ke tempat asal mereka, kecuali Mahbub.

Aku berencana untuk kembali ke negaraku yang bau.

Pikiranku sedang tidak jernih. Ibuku gila dengan temperamen buruk.

Kau akan temukan wanita yang lebih baik.

Bisakah kau? Kini aku tahu bagaimana perasaanmu.

Semua orang Korea sama saja kecuali Deok-Hee.

Selamat datang.

- Ibumu mana? - Dia seharusnya sudah pulang.

- Bisa pinjam baterai ponselmu? - Bateraiku?

- Kau bahagia? - Ya. Makanan siapa ini?

- Makanan Kang Nam Gul. - Apa ada sesuatu dengan dia?

- Entahlah. Kenapa. - Aku tak melihatnya seharian.

Apa dia menghilang begitu saja?

- Dia belum datang ke sini? - Belum.

Mungkin dia berhenti jadi ilmuwan.

Telepon dia.

Rasanya aneh.

Oh, tidak. Apa yang telah kuperbuat?

Kang Nam Gul?

Antaran barang.

- Tinggalkan saja di situ. - Buka pintunya.

- Tak ada yang boleh masuk kamarku. - Bagaimana caramu membayarnya?

Aku tak terima hutangan.

Kang Nam Gul.

Ambil 50 dolar.

Ini bukan soal uang. Kenapa kau tidak ke rumah sakit? Apa dingin?

Apa perempuan itu sudah pergi?

Aku selalu sakit setelah bertemu dengannya.

Bagaimana bisa ibumu melakukan hal seperti itu?

- Aku tahu kau tak mengenalnya. - Aku hanya kenal satu hal.

Dia teguh dan tegar seperti hukum kekebalan di film Fisika.

Lebih mudah diingat daripada dimengerti.

Dia ibu kandungku dan seperti inilah rupanya.

Kurasa aku bisa mengerti.

Berhenti menyiksa dirimu.

Kau tak punya ponsel atau pergi ke bank atau RS. Kau selalu sendiri.

Apa kau tak kesepian?

Apa arti kesepian? Berakhir seorang diri tanpa kemauan.

Aku sudah seorang diri sejak dilahirkan.

Lagipula aku punya otak cerdas. Aku tak membutuhkan orang lain.

Kau boleh pergi sekarang.

Kau tak pergi?

Di mataku kau seperti orang yang paling kesepian di dunia.

Kemarilah, biar aku peluk.

Ini film yang aku suka. Lihatlah selagi sempat.

Istirahatlah. Nikmati kesendirianmu.

- Kau merasa baikkan? - Kenapa kau bertanya?

Karena kau sedang sakit.

Seharusnya kau berterimakasih aku sudah bertanya.

Terima kasih sudah bertanya.

Berapa termasuk yang ini?

Kau ingin benar-benar melihatnya?

Itu omong kosong. Mereka bertengkar, putus lalu berciuman dan berbaikan.

Itu komedi romantis.

Si Jenius ini datang dengan tesis sambil menonton film-film ini.

Fisika cinta.

Terbukti bahwa cinta memberi efek pada perubahan dari tampilan fisik.

Kau ingin membuktikan cinta dengan angka?

Ya, semacam itu.

Di film-film, kau berikan aku...

...dua orang jatuh cinta, menghadapi banyak cobaan saat mereka terpisah..

Saat mereka bersama,...

...mereka gabungkan kekuatan manusia super dan mengatasi halangan itu.

Oleh karena itu cinta memiliki pengaruh fisik terhadap tubuh.

Jika kita bisa membuat obat yang mirip dengan hormon itu..

Aku bisa memenangkan Hadiah Nobel.

Bagaimana cinta menjadi sebuah fenomena?

Cinta adalah..

Kau jatuh cinta tanpa menyadarinya.

- Itu terjadi begitu saja. - Aku akan ajukan beberapa pertanyaan.

Harap jujur. Aku bahkan akan menyebutmu jika dapat hadiah Nobel.

- Tanya saja padaku. - Akan kuberi 100 dolar untukmu.

Privasimu akan terlindungi dan harus izin untuk melihat berkasnya.

Berapa nanometer lebar pupil matamu saat terbuka lebar?

- Apa itu nanometer? - Sepermilyar meter.

Ini akan lebih lama dari yang dibayangkan.

Apa pupil melebar saat kau melihat orang yang kau cintai?

Kau bisa mengetahui apa seseorang mencintaimu dengan melihat matanya.

Pertanyaan berikutnya.

Selama berciuman, berapa denyut jantung maksimumnya?

Sebentar.

Halo. Kenapa kau menangis? Apa?

Hei, berhenti menangis.

Semua akan baik jika dia bisa temukan anjing untukmu.

Kau tak akan mengerti. Kau tahu bagaimana sikapnya di depanku tadi?

Dia bersikap ini seolah ada anjing tetangga yang hilang.

Bagaimana dia bisa begitu?

- Kau marah padanya? - Itu segalanya bagiku.

Aku benci padamu. Aku benci. Aku benci diriku.

Rambutmu bau.

- Anjing tak berdosa yang malang. - Tapi enak.

Apa? Kau gila.

Hei, kemarilah.

Ayo, coba kau lihat.

- Teruskan. Lihat sesuatu? - Tidak banyak.

Itu dia, yang ingin menjadi vampir.

Kau mau ke mana?

Kau bisa ditangkap jika ketahuan menculik anjing.

Kau akan dideportasi pulang ke Bangladesh.

Ada penculik baik dan buruk. Tahu bagaimana perlakuan ibu itu?

Menurutmu ini akan membuat mereka berubah?

Jika semua membuat kita terlihat seperti orang jahat..

Ini satu-satunya cara mereka belajar agar tidak memanfaatkan hal itu.

- Mahbub, diam dan duduklah. - Dengarkan aku, Semuanya.

Berhenti menculik anjing. Aku yakin dia bermaksud baik.

Katakan sesuatu.

Apa?

Hentikan itu, kau membuatku takut.

Kenapa tak bilang Ji-Soon bahwa tidak terjadi apa-apa antara kita malam itu.

Apa artiku bagimu?

- Ayolah. - Katakan padaku.

Kau seperti keluarga.

- Seperti seorang adik. - Lalu kenapa malam itu kau..

Apa kau mencium den memeluk anggota keluargamu seperti itu?

Aku mabuk berat malam itu.

Dan juga itu seperti hambar rasanya.

Itu sebuah kesalahan.

Sebelum bertemu Ji-Soon kau suka datang padaku.

Kau bilang kau rindu pada hari-hari itu.

Kita suka pergi bertiga dan kau suka meneleponku jika sedang marah.

Kenapa kau lakukan hal itu? Apa itu semua kesalahan?

Aku tak tahu harus berkata apa.

Maaf jika kau beranggapan seperti itu.

Tatap mataku selama 5 detik.

Itu bahkan tak bergeser satu nanometer pun.

Dimengerti.

Deok-hee.

Aku cinta padamu. Ingatlah itu.

Kenapa kau menungguku?

Aku ada pertanyaan lagi. Ini pelanggaran dari kontrak kita.

Aku sedang tak ingin saat ini. Tolong tinggalkan aku sendiri.

- Ini. - Dan apa?

Tak akan ada cukup waktu untuk menjelaskan semuanya.

Kepada seseorang yang bahkan tidak tahu apa itu nanometer.

Aku temukan solusinya. Tolong bersihkan.

Aku bersihkan tepat 23 kali saat sedang menunggumu.

Aku juga menyikat gigiku secara menyeluruh.

Permisi.

Apa kau tak bisa cari petunjuk? Tinggalkan aku. Pergi.

Ini cukup?

Apa ini?

Agar dapat denyut rata-rata ciuman, mengingat ada standar deviasinya...

...setidaknya kita harus melakukannya 10 kali.

Masing-masing 100 ciuman. Sini.

Kau akan membayarku untuk menciummu?

Jika kau mau, aku bisa berikan seluruhnya sekarang.

Apa yang akan kau lakukan?

Pergilah ke ibumu.

Ada apa dengan ayah?

Beri dia perhatian.

Kau seperti zombie. Pergi ke Mahbub, jika ingin buat hidup kami susah.

Ami tomake bhalobasi. (Aku cinta padamu).

- Apa? - Kau tahu apa artinya itu?

Aku cinta padamu dalam Bahasa Bengali.

Kapan kau sekarat?

Tadi kau bilang apa?

Bagaimana jika kau tak mati dalam 3 bulan?

Jika tidak, aku akan bertanya-tanya setiap pagi, kenapa kau belum mati.

Apa kau tak takut aku akan punya pikiran-pikiran seperti ini?

"Semoga kau segera mati, agar aku bisa pergi ke Mahbub."

Cinta saat muda sungguh kejam.

Aku masih muda dan tak suka tubuhku. Mungkin aku yang kejam.

Tahun getir itu saat semua berantakan dan aku seperti sedang sekarat.

Yang tersisa hanyalah bekas luka dari semua tangisan dan dusta.

Tempat bebas luka di mana luka bisa sembuh total.

Tempat di mana semua kenangan kita tertelan bumi.

Aku merasa bisa ucapkan semua kata-kata sulit itu dengan mudah.

Malah meninggalkan bekas luka mewakili semua dusta dan tangisan.

Apa darah muda bisa menyesali cinta muda, aku bahkan tak tahu.

Berhenti di tempat.

Aku akan ditinggalkan suatu hari, tetapi aku tak peduli.

Aku sungguh tak peduli.

Sedang apa kau di atas sana?

Aku tak peduli lagi.

Orang yang benar-benar aku cinta adalah aku.

Apa yang harus kuperbuat terhadap naskahku?

Menurutku itu sampah, apa sebaiknya kita singkirkan?

Mahbub? Apa? Aku akan segera ke sana.

Bagaimana kalian berkenalan? Kenapa kau ikat anjing hilang itu ke tiang?

Harus punya alasan?

Mahbub, ada apa?

Katakan. Ada apa?

Ada apa ini?

Sedang apa kau di sini?

Dipaksa mendengarkan pertanyaan menyedihkan.

Kenapa dia ada di sini?

Dia ada di lokasi kejahatan. Kupikir pasti ada yang membantunya.

- Kau kenal dia? - Aku selalu ingat wajah orang.

- Bagaimana kau bisa mengenalnya? - Halo, Tuan.

- Bosmu ada di dalam? - Ya, ada. Dia..

Baik, terima kasih.

Kyu-Min, Kim Kyu-Min.

Kau akan duduk di sini?

- Mari kita pergi dari sini. - Ibu, sedang apa kau?

- Aku akan segera keluar. Pulanglah. - Aku tak akan pergi tanpamu.

Kau yang melakukannya? Apakah itu perbuatanmu?

Dia bilang itu bukan dia.

Maaf. Maafkan aku atas segalanya.

- Terima kasih atas segalanya. - Tak masalah.

Sayang.

Aku tak bisa hidup tanpanya.

Aku ingin bersamanya. Aku sudah lakukan yang terbaik untuk kalian.

Aku ingin habiskan sisa hidupku melakukan apa yang aku suka.

Aku punya hak untuk melakukan itu, bukan?

Apa mereka bersama-sama?

Ayo, mari kita pergi.

Bawa Ibumu pulang.

Hei, kita belum selesai di sini.

- Kenapa kaulakukan ini padanya? - Bawa orangtuamu pulang.

Bagaimana aku menjadi bagian dari kekacauan ini?

Apa ukuran pupil mata mereka ada kaitannya dengan penyelidikan ini?

Kenapa aku terus terlibat dengan situasi seperti ini?

Sejak kapan polisi mulai memeriksa pupil mata?

Apa kau tak ada yang lebih baik untuk dikerjakan?

Apa yang kau ributkan?

Dia tak bersalah. Aku bisa jamin itu.

Ibuku dan Mahbub juga tak bersalah.

Kau masih mengira dia dalang semua ini?

Jangan takut dan lihat langsung padanya.

Apa kau sudah melihatnya?

Jika tak tahu, katakan saja. Semua ini akan berakhir.

Aku selalu ingat wajah seseorang, tetapi wajahnya, aku...

...belum pernah melihatnya.

Kau buruk sekali dalam berbohong. Kau takut pada pria kecil ini?

Kau harus bersikap jantan. Bangun.

- Apa itu? - Dia bilang dia penculik anjingnya.

Ji-Soon, kami temukan anjingmu.

Kau mau ke mana?

Hari ini sungguh memalukan.

Kata "Aku tak tahu" keluar dari mulutku.

- Kau benar-benar tak tahu? - Apa ada yang tidak aku ketahui?

Aku heran kenapa kau bilang begitu, kau bilang selalu ingat wajah orang.

- Lantas kenapa? - Hanya ingin berterima kasih.

Pupilmu bergerak.

- Apa? - Keduanya.

Pupil mata mereka bergerak begitu mereka saling mengenal.

Tetapi saat mengamati pupil mereka, pupil mataku mulai bergerak-gerak.

Itu perasaan yang aneh.

Aku tak ingin mereka berubah sama sekali.

Seperti hukum kekebalan dari film Fisika.

Kau baik-baik saja Kang Nam Gul?

Kau baik. Kupikir kau sakit.

Apa yang membuatmu datang ke sini?

Itu bukan urusanmu, tapi kurasa sebaiknya kuberikan ini padamu.

Kutinggalkan di sini.

"Cinema Paradiso". Aku suka film ini.

Nama anjing Ji-Soon adalah Toto.

- Siapa itu Toto? - Pemeran utamanya.

- Bagaimana bisa kau tak tahu itu? - Kulewatkan hingga bagian akhir.

Ini untuk tesismu? Sudah berapa lama kau kerjakan ini?

Ini jelas yang ke 182 kalinya aku menontonnya.

Kau sungguh luar biasa.

Sudah makan?

Kenapa kau bertanya?

- Aku bawakan sesuatu. - Ini belum waktunya makan.

Ini baru. Rasanya enak.

Kang Nam Gul, kau ingin pergi keluar?

- Lapisan ozon 13-50 km dan sinar UV.. - Kau tahu apa yang baru kau makan?

Banyak bawang putih di dalamnya.

Kenapa kau terus mengusik hidupku dan membuatku terinfeksi?

Saat pertama kau datang ke kamarku, sejak itu tak ada yang beres.

Tak bisa menulis tesisku, mengerjakan penelitianku atau beristirahat.

Otak yang brilian ini telah kehilangan semua fungsinya.

Menyedihkan. Terjebak di kamar ini dan yang kupikirkan hanya menciummu.

- Menciumku? - Aku mau.

Aku ingin menciummu. Virus macam apa yang kau tularkan padaku?

Itu aman. Tak apa-apa.

Aku tak peduli terhadap virus itu...

...asalkan aku bisa menciummu.

Aku tak keberatan terhadap virus itu selama aku bisa menciummu.

Kenapa kau lakukan ini padaku? Kumohon jangan.

Hentikan.

Jaga dirimu.

- Kau masih akan berkemas? - Ya, tentu.

Kyu-Jeong, Mahbub.

Ayahmu mana?

Untuk apa kau peduli pada ayah? Kini kau sudah punya dia.

Sayang.

Hai.

Hei.

Penemuan terakhirku, nomor 999.

Kupersembahkan untukmu.

Apa ini?

Baterainya bisa bertahan setahun jika hanya dipakai 30 menit sehari.

Hanya untuk setahun.

Seandainya ada yang ingin kau katakan padaku.

Maafkan aku tak pernah mendengarkan perkataanmu.

Kau menjadi puitis jika menyangkut penemuan baru.

Aku menghargaimu karena terus menciptakan penemuan baru.

Jaga dirimu.

Aku akan menelepon jika sudah tiba di sana.

Kau lihat itu? Kini aku cemas. Sebaiknya kau jaga dia.

- Apa ayahmu sakit? - Tidak, dia mengarangnya.

Dia minta bantuan.

Jika dia mati mendadak, katakan bahwa itu adalah luka dan bawa dia pulang.

Apa?

Penemuanmu luar biasa. Jauh lebih baik dari penemuan Kang Nam Gul.

Kyu-Jeong, aku akan pergi ke tempat di mana aku benar-benar dibutuhkan.

- Ayah, apa kau.. - Tak sempat berterimakasih padanya.

Apa? Apa maksud Ayah?

Kau harus tempatkan GPS-nya tepat 30 cm di bawahnya.

Apa ini benar-benar akan berfungsi?

Kau mau ke mana?

Saatnya bagiku untuk kembali ke tampat asalku.

Terima kasih, akan kudapatkan ciuman dengan Kyu-Jeong itu untukmu.

- Aku sibuk, boleh kutelepon kembali? - Tiga Bulan Kemudian.

Apa ada hal yang menarik?

Dulu kau suka ceritakan kisah-kisah gila saat jadi penulis.

Dulu kau suka membencinya.

Apa kau selesaikan kisah vampir itu?

- Kenapa tiba-tiba kau tertarik? - Aku merasa sangat bosan.

- Kau ada masalah dengannya lagi? - Jangan sebut-sebut bedebah itu.

Terima kasih.

Ini kopimu.

Penghargaan Penemuan oleh Warga Busan ke-34

- Minum aku traktir sepulang kerja? - Aku ikut.

- Bisa minta salinannya? - Maafkan mengenai itu.

Kyu-Jeong, sudah lama tak bertemu. Apa kabar?

Sama saja. Aku sedang makan malam dan harus segera kembali.

Ya. Aku hanya mau kau tahu aku pergi bulan depan untuk jadi pelatih anjing.

- Sungguh? - Aku ingin awal yang baru.

Beritahu aku jika anjingmu ingin dilatih.

Apa ini?

Itu aku?

Aku dapat masalah karena mengebut di dekat sekolah.

- Kenapa, aku ada di sana? - Kau tak ingat malam itu?

Pria itu ada bersama kita juga.

Tolong gigit aku sekali.

Hentikan di sana.

Kenapa kau memanggulnya di punggungmu?

Apa kau dapat izin darinya?

Apa aku harus menelantarkan dia?

Apa yang dia pikirkan? Kyu-Jeong.

Jangan abaikan aku. Akan kubunuh kau.

Jangan mengendap-endap di dekat Kyu-Jeong.

Itu aneh, kenapa dia tidak muncul ke sini?

"Kau vampirku."

Kau vampir dan itu tak masalah.

Surel-mu telah terkirim ke Kang Nam Gul.

Mau ke mana kau? Menemuiku?

- Kang Nam Gul. - Aku bilang, kau mau ke mana?

- Bagaimana kau bisa.. - Kupakai kekuatanku terbang ke sini.

Naskah yang kau kirimkan padaku adalah tentang diri kita.

Ya, benar.

- Kau sebut itu sebuah penyelesaian? - Itu masih rumit.

Apa yang terjadi?

Aku masih belum yakin. Bagaimana dengan tesismu?

Karena virus yang kau jangkitkan dan otakku yang nyaris tak berfungsi,...

...kini aku kembali normal dan virus itu sudah hilang.

Jadi kau melakukannya atau tidak?

Belum, tapi akan segera kulakukan.

Jadi kau juga belum menciumnya?

Dengan kedua lidah bersentuhan, ada banyak penyakit seperti herpes..

Tarik bahu, kepalkan tangan...

...tatapan mata tajam dan buat pukulan jab.

Apa yang aku rasakan?

Daging babi dengan bawang putih yang banyak.

Kau memberontak dan menggerogotiku.

Kau ingin aku menggigitmu?

Aku sudah menantikan momen ini.

Jadi kau jatuh cinta dengan vampir itu?

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.