Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
DRAMA INI KARYA FIKSI TAK BERKAITAN
DENGAN TOKOH, PERISTIWA, ORGANISASI, ATAU LOKASI ASLI
Mau kopi dingin?
Kau punya yang lain?
Lalu mau dibawakan apa?
RUANG SUPLAI
Aku mau sekarang. Aku haus.
Namun...
Kau sedang apa?
Ini mesinnya?
Kopi kami tak enak.
Bu Sim, bagaimana kalau kita ke kedai kopi?
Lebih baik di sini saja. Aku malas keluar.
Kau mau?
Tidak, Bu Sim.
Astaga, bisa pelankan suaramu?
Lihatlah camilan ini. Tempat ini hebat.
Begitukah?
Astaga, sudah cukup.
Tampaknya kau sudah naik tiga kilogram.
Iblis dalam dirimu yang sedang bicara.
Pergilah, Iblis! Ayo pergi.
Begitukah?
Kini kau semakin menyebalkan.
Menjauhlah dariku.
- Kau yang mendorongku. - Kau semakin berat.
Kau tak tahu Yu-mi datang ke kantorku?
Kau tak menangani perceraiannya, kenapa dia ke tempatmu?
Tanya saja jika penasaran.
Kenapa ini jadi masalahku?
Ini juga aib bagimu.
Tak terpikir olehmu? Sim Yu-mi atau bukan,
kau kemari saja sudah berbahaya.
Menghindarinya takkan membuatnya hilang.
Meminta maaf akan membantu?
Tidak, tunggu. Kau sudah meminta maaf?
Jika kau mau masuk kemari untuk memenuhi keserakahanmu,
seharusnya pertimbangkan aku.
Jangan lupa bahwa masa lalu kita
bisa saja terungkap.
Memangnya kita apa?
Kita?
Saling mencintai.
Kau harus merelakannya.
- Astaga! - Astaga.
RUANG SUPLAI
Astaga, sungguh memalukan.
EPISODE 6
SONG & KIM
PENGACARA REKANAN SONG PIL-JUNG
Kau sudah
memutuskan?
Ya.
Kau mau bekerja sama dengan Bu Jung dalam Kasus D&T?
Tidak, aku akan lanjut mengerjakannya dengan timku.
Investigasi internal dan menjadikan mereka perusahaan terbuka.
- Hee-jae. - Pak Song.
Kami kerjakan ini dalam enam bulan.
Izinkan kami menyelesaikannya. Kumohon.
Kau masih tak paham? Bukannya aku tak memercayaimu.
Penyelidikan internalnya
sangat serius.
Kejaksaan sangat bertekad.
Mereka takkan memandang rendah.
Aku pun takkan memandang rendah.
Dengarkan aku, Hee-jae.
Ada orang lain
yang bisa mengurus hal-hal kotor.
Semakin berusaha, semakin kotor tanganmu.
Mundurlah sejenak.
Jika Bu Jung yang tangani dan kau mendaftarkan perusahaannya,
kau yang akan menerima pujian.
Aku mau kau bekerja sama dengan Bu Jung
mengenai setiap hal dalam Kasus D&T.
Bagikan semua dokumenmu.
Ini perintahku sebagai rekanan.
Jangan berdebat denganku lagi.
Kalau begitu,
akan kulakukan dengan caraku.
Aku takkan ikut campur
selama kau memberikan hasil.
Bagaimana kalau...
Bagaimana kalau Bu Jung gagal?
Dia tak bekerja untuk Song & Kim.
Namun, dirinya sendiri.
Kau yakin
bisa memercayainya?
- Kalau kau? - Aku berbeda.
Firma ini sudah seperti diriku.
Suatu hari, aku akan mewakili kantor ini.
Nantikanlah itu.
SEDANG RAPAT
PENGACARA REKANAN JUNG GEUM-JA
Mau mulai merapikan?
Bokongku sakit.
Seharusnya mulai pukul 14.00.
Aku tahu.
Kukira Bu Jung yang tangani D&T.
GRUP TEKFIN D&T
Entah apa yang terjadi.
Ada perebutan kekuasaan antara Pak Yoon dan Bu Jung.
Pak Yoon menangani investigasi internal D&T?
Ya, menurut dokumennya.
Bu Jung juga tak pernah ditunjuk ke tim ini secara resmi.
Dan tim Pak Yoon tak pernah dibubarkan.
Kita bisa bekerja dengan orang yang menang.
Apa? Salahkah aku?
Astaga.
Kalian bantu D&T jadi perusahaan terbuka,
aku akan langsung saja.
D&T adalah perusahaan rintisan tekfin.
Tampaknya, kejaksaan
menginvestigasi mereka sebelum pembukaan karena melanggar
UU Perlindungan Informasi Pribadi.
Informasi Pribadi?
"Mereka yang mendapatkan informasi pribadi secara ilegal
dan menyediakannya ke pihak ketiga
demi keuntungan atau tujuan tidak benar, dan yang membantu
tindakan itu harus dihukum
hingga maksimal 10 tahun, atau didenda 100 juta won."
UU Perlindungan Informasi Pribadi Pasal 70, Ayat 1.
Informasi pribadi para pendaftar dibocorkan,
dan nama mereka tampaknya digunakan di situs pornografi.
Tersangkanya
adalah CEO Son Jin-su.
Perusahaan finansial membocorkan informasi pribadi?
Ini tak bagus.
Mereka takkan bisa menjadi perusahaan terbuka?
Jangan menyerah.
Pertama, kita harus cari tahu seberapa banyak informasi
yang dimiliki kejaksaan.
Begitu dapat, kita lakukan sebisa mungkin untuk melindungi perusahaan ini.
Hee-jae, saat hal seperti ini terjadi,
bukankah sebaiknya kita tolak kasusnya?
Pak Song memintaku langsung untuk menangani kasus ini. Paham?
Kalian paham?
Apa yang sedang kau lakukan, Pak Yoon?
Kau pikir aku sedang makan?
Tentu saja aku bekerja.
Bukankah ini pekerjaanku?
Tugasku memastikan D&T menjadi perusahaan terbuka,
jadi, aku bersiap menghentikan kejaksaan
melanjutkan investigasi internal.
Kau bisa lakukan apa yang diperlukan.
Matamu seperti ingin keluar.
Dinilai dari tatapan matamu, kurasa kau serius.
Tentu saja.
Kau tahu aku.
Kau pasti merasa sangat terancam.
Tak masuk akal.
Ini Song & Kim, kandangku.
Kalian setuju dengannya?
Bukankah bekerja sendirian itu sulit?
- Begitukah? - Tentu saja tidak.
Aku suka bekerja sendiri.
Namun, Pak Song bersikeras aku bekerja sama dengan kalian.
Aku dapat perintah darinya untuk melanjutkan
pendaftaran perusahaan ini.
Namun, jika kalian mau bekerja dengan Bu Jung,
aku takkan menghentikan.
Benar.
Baiklah.
Kita mulai rapatnya pukul 14.30.
Masih ada 15 menit lagi.
Kalian dengar, 'kan?
Bu Jung bisa diturunkan dan menjadi rekanan kontrak.
Astaga.
Komite pelaksana akan mengadakan
rapat hari ini.
Pak Song dan aku meneken kontrak.
Selama kontrak itu ada,
aku takkan diturunkan menjadi rekanan kontrak.
Kandangku juga di sana.
Semoga kau berhasil.
Semoga beruntung.
Astaga, kau sangat bersemangat.
Pak Kim, kau mau ikut denganku?
Biar kutanyakan satu hal.
Siapa yang sebenarnya memimpin Kasus D&T? Kau atau dia?
Siapa pun yang menang.
Datang ke kantorku sepuluh menit lagi.
Astaga, bajingan itu, Yoon Hee-jae.
Kau akan bagaimana?
Menurutmu? Aku akan lanjutkan rencana kita.
Ini takkan mudah.
Tim Pak Yoon tahu banyak soal D&T daripada kita.
Takkan sesulit itu. Kita punya Pak Kim.
Kau suka kulit babi?
Ya. Kenapa?
Rasanya tak seburuk itu.
Dia agak manis dan punya sifat yang buruk.
Ini membuatku semangat.
- Astaga. - Astaga, berat.
Astaga.
Kau ingin tahu semua gosip soal D&T.
Kau bisa bawa dalam USB atau kirim lewat surel.
Menatap monitor merusak matamu.
SONG & KIM MA SEOK-GU
- Kurasa mereka sudah datang. - Sungguh? Bagus.
Pak.
Kau yakin soal ini? Kita akan melawan Pak Song.
Astaga.
Dia bisa fokus pada pekerjaannya sebagai rekanan,
dan kita lakukan tugas kita.
Astaga.
Banyak anggota komite pelaksana gugup karena dia begitu tenang.
Astaga, beranikanlah dirimu. Bagaimana bisa mencapai hal besar?
Kau tak ingat apa yang kita bicarakan
saat makan malam kemarin?
Mereka tak setuju Jung Geum-ja menjadi rekanan ekuitas di Song & Kim.
Maafkan aku.
Don-sik, sudah saatnya Pak Song tahu
bahwa pengacara rekanan tak selalu bisa memutuskan sepihak.
Baik, Pak.
- Ayo. - Baik, Pak.
SEDANG RAPAT
Menurut investigasi yang berlangsung, kejaksaan tampaknya
ingin tuntut CEO Son Jin-su atas segalanya.
Mereka mengeklaim dia menggunakan nama anggota D&T secara ilegal
untuk mengunggah pornografi
di situs bernama Foxer
dan gunakan keuntungannya untuk beli mata uang kripto yang hasilkan
4,5 miliar won.
Dia melanggar UU itu dan mengunggah pornografi.
Dia bisa dihukum atas pemalsuan dokumen pribadi
dan melanggar UU Pendaftaran Penduduk.
Dan ayahnya, Son Bong-u, pimpinan Grup SS,
korporat besar di Korea.
Mengagumkan.
Kenapa dia mau melakukan hal semacam ini? Dia konglomerat.
Pasar pornografi global menghasilkan
150 miliar dolar per tahun,
yakni sekitar 176 triliun won.
Perusahaan di Korea mengunggah 40.000 pornografi
dengan 950 kartu identitas dan hasilkan tujuh miliar won.
- Pasarnya cukup besar. - Begitu.
- Pak Kim. - Ya?
Berdasarkan dokumen yang kau punya, Son Jin-su orang seperti apa?
Son Jin-su...
Sifatnya sangat buruk saat masih kecil, jadi, tak punya banyak teman.
Saat belajar di luar negeri, ayahnya tahu dia memakai narkotika.
Dia bahkan dirawat karena itu.
Sejak mulai bisnis sendiri, dia jadi lebih baik,
bahkan tak memakai narkotika.
Aku tak tahu ini saat kita mau mendaftarkan perusahaannya.
Jangan nilai buku dari sampulnya.
Terutama jika dia pebisnis.
Orang-orang yang bekerja di sektor finansial tahu dia psikopat.
Dari artikelnya, dia bahkan menikah saat di luar negeri.
Pernikahan yang diatur dengan putri kedua Grup Eunsung.
Kurasa istrinya masih di Amerika.
Ini berdasarkan beberapa artikel koran dan majalah.
Ini untuk referensi.
- Istrinya masih di AS? - Ya.
Kurasa Son Jin-su belum memperbaiki sifat buruknya.
Kau benar.
Mungkin dialah
yang membocorkan informasi pribadi itu.
Namun, kita tak bisa berasumsi bahwa dia bersalah
berdasarkan rumor.
Kita harus tahu apa yang diketahui kejaksaan.
Cari tahu investigasinya berdasarkan apa
dan cara mereka menjalankannya.
Tentu. Itu keahlianku.
Pak Kim.
Setiap kau mendengar hal baru soal D&T,
- segera beri tahu aku. - Baik.
- Ji-eun. - Ya?
Aku ingin tahu setiap orang di sekitar Son Jin-su.
Pak Na, kumpulkan artikel yang dipublikasikan
dalam tiga tahun terakhir.
- Baik. Kau mau pergi? - Menemui pacarku.
Aku akan menemui Pak Son.
Bu Boo, periksa hasil evaluasi KOSDAQ.
Cari tahu sebesar apa kasus ini berdampak pada nilai perusahaan.
Kita harus daftarkan perusahaan ini.
- Gi-hyeok. - Ya?
- Kau bisa? - Ya.
- Ya? - Ya.
Pak Yoon.
Dinilai dari tatapan matamu, kurasa kau serius.
Tentu saja.
- Kau tahu aku. - Tentu saja.
Kita mulai rapatnya pukul 14.30.
Ini Song & Kim, kandangku.
Kenapa kau sangat membenci Bu Jung?
Tampaknya kau
berlebihan dalam membencinya.
Aku tak suka caranya menangani kasus.
Itu sudah menjawab?
Bu Boo.
Kau suka Hee-jae?
Akan kukirim berkasnya lewat surel.
Sampai nanti.
Berkas mengenai Hee-jae?
Kenapa tak ada yang datang?
Kau yakin mereka dapat pesannya?
Ya, aku sudah periksa dua kali pagi ini.
Lalu kenapa...
Sial!
Pak Choo, tinggalkan kami.
Baik.
Kau bisa saja memanggilku ke ruanganmu.
Seok-gu.
- Ya, Pak. - Kau mengumpulkan komite pelaksana?
Ya.
Bertujuan menurunkan Bu Jung jadi kontrak,
alih-alih rekanan ekuitas?
Para pengacara tak senang dengan perekrutannya.
Kau peduli terhadap mereka.
Namun, tak peduli terhadapku.
Kau putra tunggal dari ibu tunggal?
Ya, Pak.
Lulusan universitas terkenal.
Namun, tak tahu cara lepas dari kemiskinan.
Kau belajar siang dan malam,
- akhirnya lulus ujian hukum. - Benar.
Kau ingat apa yang kukatakan padamu saat kau dipekerjakan
di Song & Kim?
Kau ingat atau tidak?
"Kau tak perlu kembali.
Kau baru saja melampaui sesuatu yang besar dalam hidup."
Itu yang kau katakan.
Aku memberimu daging saat kau miskin.
Dan kini kau juga meminta anggur?
Maaf, Pak.
Aku tak berniat melawanmu.
- Harga dirimu terluka? - Tidak.
Seok-gu. Ma Seok-gu!
Harga dirimu terluka sebab aku menunjuk pengacara lain
sebagai rekanan ekuitas?
Tidak, Pak.
Tetaplah seperti biasanya.
Di sisiku.
Baik, Pak.
Ikuti perintah.
Jika kau tak mau jalani sisa hidupmu memberikan bantuan hukum,
tetaplah di Song & Kim,
dan buang harga diri itu.
Baik, Pak.
Bagus.
Halo, aku Yoon Hee-jae. Aku dari Song & Kim.
Tunggu sebentar.
Pak Yoon Hee-jae dari Song & Kim tiba.
D&T GRUP TEKFIN
Pak Son masih rapat, kau harus menunggu.
- Baik. - Kolegamu datang lebih cepat.
- Kolegaku? - Kau terlambat.
Ayo.
Bisa ambilkan dia segelas kopi?
- Dia sangat kecanduan kopi. - Baik.
- Sedang apa di sini? - Kenapa tanya? Bukankah jelas?
Kurasa kita cocok.
- Dia bertanya apakah aku bersamamu. - Sangkal saja.
Bilang saja sendiri.
Mulai sekarang, bagikan semua informasi mengenai Pak Son.
Termasuk jadwal, sikap, dan pernyataannya.
Aku ingin tahu setiap detail, walau tidak penting.
Untuk apa?
Aku hanya melakukan tugasku.
Kau lupa perintah Pak Song?
- Aku akan bicara pada Pak Son. - Silakan saja.
Lama tak bertemu.
Konon lebih baik tidak bertemu pengacaramu terlalu sering.
- Siapa dia? - Senang bisa bertemu, Pak Son.
Aku Jung Geum-ja, dari Song & Kim.
Senang bisa bertemu.
Aku Son Jin-su.
Itu sungguh tak masuk akal.
Kami hampir menjadi perusahaan terbuka.
Kami berusaha untuk mengamankan informasi.
Kami tak pernah bocorkan.
Lalu kau tak sadar
ada orang dalam perusahaan yang membocorkan informasi internal?
Tidak, aku tak tahu.
- Ada yang terpikir olehmu? - Tidak.
Orang-orang yang masih di sini
telah bersamaku sejak awal.
Mereka kerja keras bertahun-tahun,
berharap perusahaan ini didaftarkan suatu hari.
Siapa yang melakukannya? Untuk apa?
Ada yang bisa. Demi alasan apa pun.
Siapa pun orang itu.
Tampaknya kau menyiratkan kemungkinan akulah orangnya.
Ya, tentu saja.
Dia hanya bilang, kemungkinannya ada.
Masalah sensitif terjadi pada masa genting,
jadi, kami tidak boleh melakukan kesalahan.
Kami akan investigasi secara internal.
Izinkan kami mewawancarai pegawaimu.
Itu sulit.
Mereka masih muda, perhatian mereka mudah teralihkan.
Terutama jika mereka
menghadapi seseorang yang seagresif dirimu.
- Aku bercanda. - Situs pornografi itu, Foxer.
Pernah dengar soal itu?
Foxer.
Foxer.
Haruskah aku mengetahuinya?
Informasi pribadi anggota D&T digunakan di situs itu.
Sebab itu, seseorang menerima mata uang kripto senilai 4,5 miliar won.
Kau tak pernah dengar apa pun soal itu?
Aku tak tahu.
Apa maksudmu?
Kejaksaan menginvestigasinya.
Baru ada bukti tak langsung.
Kalian sedang menginterogasiku?
Kalian pengacara, bukan jaksa.
Aku bisa lebih agresif.
Maaf, jika kami membuatmu gusar.
Kami harus periksa faktanya jika ingin tetap mewakilimu, Pak.
Jika ini terasa tak sopan,
aku minta maaf mewakili Bu Jung.
Aku agak sensitif karena apa yang terjadi.
Aku paham.
Aku tak tahu apa pun.
Ini kali pertamaku mendengar kebocoran data.
Dan Foxer? Aku tak tahu soal itu.
Mata uang kripto?
Akan coba kuperiksa.
Kau sungguh pengacara? Kau punya rencana?
Aku suka bertindak cepat.
Kita tak dapat apa-apa jika klien tak percaya kita.
Son Jin-su tipe orang yang suka diprovokasi.
- Astaga! - Dan kau.
Jangan percaya pada klien.
Kau tahu orang-orang bilang sesuatu yang akan menguntungkan mereka.
- Aku meninggalkan sesuatu. Jangan tunggu. - Hei.
- Kenapa kau kembali? - Astaga, itu dia.
Kau ingin bilang apa lagi?
Aku meninggalkan ini.
Maafkan aku.
Omong-omong,
kau cukup terkenal.
Semuanya tahu kau putra Pimpinan Son Bong-u.
Lantas?
Pimpinan Son Bong-u dikenal sebagai penyokong dana bagi para jaksa.
Dan ada rumor soal dana taktis kampanye.
- Lalu? - Kenapa kejaksaan
melakukan investigasi internal untuk kasus seperti ini?
Ditambah lagi terhadap putra Pimpinan Son.
Tak ada hubungannya dengan ayahku.
Semoga benar.
Jangan hubungkan aku dengan ayahku.
Ini perusahaanku dan pekerjaanku.
Baik, paham.
Sampai jumpa.
Lalu di daftar penumpang?
Maka dia tak pergi dari negara ini.
Lalu kenapa belum bisa melacaknya?
Segera cari dia.
Tak peduli berapa biayanya. Kita damai saja.
Cepat. Kita tak punya waktu.
Kenapa kau kembali?
Sudah kuduga. Ada yang mencurigakan.
Sangat mencurigakan.
- Song & Kim? - Ya.
Kenapa mereka mempekerjakanmu?
Karena diriku.
Itu alasannya.
Hati-hati. Dunia itu berbeda.
Aku bisa kehilangan apa?
Kepala Urusan Kriminal 1 di Kantor Jaksa Pusat Seoul,
Park Hyeok-gwon?
Dia suka memilih kasus yang menyebabkan skandal.
- Jaksa Park. - "Melanggar UU Informasi Pribadi
dan menyembunyikan 4,5 miliar won dalam mata uang kripto"?
Ini bukti tak langsung.
Bisa tekan Son Jin-su dengan ini?
Pasti ada lagi.
Saksi.
Kami menerima laporan.
Jadi, ada saksi.
Kim Yeong-jun.
Hanya ada bukti tak langsung dan nama.
Kau tahu aku
harus makan malam dua kali hari ini demi dapat nama itu?
Dan ini penting.
Ini mau dialihkan ke jaksa
yang ahli dalam kasus seperti ini.
- Park Hyeok-gwon, jaksa senior. - Dia keras kepala.
Seperti apa dia?
Konon dia seperti ular berbisa.
Begitu menggigitmu, kau mati.
Kita sudah menduganya. Ini semakin menarik.
Kita butuh informasi lagi
soal Kim Yeong-jun dengan D&T dan Son Jin-su.
Baik.
Hai, Bu Sim. Ponselku dalam mode getar karena sedang rapat.
Nama saksinya Kim Yeong-jun, salah satu pendiri D&T.
Dia dan Son Jin-su pasti dekat.
Dia keluar setahun lalu.
- Ada bukti? - Belum pasti.
Namun, kejaksaan sudah bergerak...
Jika belum dialihkan...
- Kita bisa lakukan. - Kau takkan apa-apa?
Butuh info soal Kim Yeong-jun. Soal masa lalunya juga.
Semoga makanmu teratur.
Makanku sangat teratur.
Kasus D&T akan dialihkan ke kejaksaan.
Kuncinya adalah karena ada saksi.
Baik.
Paham.
Kasus D&T akan dialihkan ke kejaksaan.
- Kau yakin? - Ya.
Astaga. Begitu kejaksaan menerimanya, rumor akan menyebar.
Hanya soal waktu sebelum harga saham anjlok.
Ini akan memengaruhi pendaftarannya.
Bursa Efek sedang melakukan evaluasi awal,
tetapi jika ada evaluasi lain...
Mereka tak bisa jadi perusahaan terbuka.
Tampaknya Bu Jung akan berusaha menemui saksinya dahulu.
Menurutmu saksinya mau bertemu dengannya?
Dia akan memastikannya, apa pun yang terjadi.
Namun, jika Son Jin-su benar pelakunya,
kita harus bagaimana?
Kurasa kita harus culik saksinya
atau bakar semua buktinya.
Maksudku, Bu Jung biasa seperti itu.
Baiklah.
Maaf, aku terlambat.
Kenapa tak jawab panggilanku?
- Tahu berapa kali aku menelepon? - Aku sedang rapat.
Ada sesuatu terjadi?
Aku dalam masalah besar.
- Aku harus apa? - Ada apa?
Mereka seperti gangster.
Mereka ambil alih kantorku
dan melempariku barang. Mereka juga berteriak kepadaku.
Aku harus apa? Harus bagaimana sekarang?
Aku juga khawatir.
Astaga. Aku bilang akan panggil polisi, lalu mereka pergi.
Namun, mereka bilang akan kembali.
Dasar preman...
Walau anak buahnya tertangkap, mereka akan bergeming.
Astaga, itu membuatku lega.
Maaf. Maksudku, kau harus segera menyelesaikan ini.
Bunganya tiga kali lipat.
Bagaimana bisa kuselesaikan?
Uang itu masalah lain, tetapi aku sangat takut.
Astaga.
Terima kasih.
- Sebaiknya aku mabuk saja. - Astaga.
Jangan minum terlalu cepat.
Ini cukup untuk membuatku mabuk.
Apa?
Astaga, sudah cukup.
Aku tak yakin apakah aku bisa bilang ini, tetapi...
Ada apa?
- Kau terpikat olehku? - Ya.
Bukan, maksudku...
Aku ingin bilang...
Gang Sang-sik,
CEO We Wire Money, perusahaan yang berinvestasi padamu.
Tahu siapa pengacaranya?
Tidak.
Jung Geum-ja.
Sebenarnya aku penasaran.
Kenapa Hee-sun bohong dan mengenalkan diri sebagai Jung Geum-ja.
- Salah! - Astaga, kau mengagetkanku.
Namanya Jung Geum-ja, bukan Hee-sun.
Walau begitu, kenapa? Kenapa dia melakukan itu?
Kau membuatku frustrasi.
Kau tahu namaku Sim Yu-mi.
Gunakan Jung geum-ja.
Semuanya akan selesai, perlahan tetapi pasti.
Namun, menggunakannya bagaimana?
Aku tak paham sama sekali.
Ancam dia, kau akan beri tahu semuanya
soal dia menyebut dirinya Hee-sun, dan berkencan dengan Hee-jae.
Itu bisa membantuku?
Harus kuakui, kau terlihat
sangat tampan hari ini.
Kau juga cantik.
Astaga, sudahlah. Ini rahasia.
Jangan bilang siapa pun.
Aku kasihan kepadamu,
dan ini membuatku emosional. Sebab itu aku bilang ini.
Ya? Dengarkan?
PANTI JOMPO HERIGE
Akan kuperiksa organ vitalnya.
Ada perkembangan?
Kau merawatnya dengan baik,
tetapi kondisinya tak membaik.
Dia akan bangun suatu hari.
Beri tahu aku jika butuh sesuatu.
Terima kasih.
Adikmu, Min-joo,
akan segera kembali ke Korea.
Kau pasti senang,
tetapi aku agak khawatir.
Dia berani dan tegas, sama seperti ayahmu.
Kau tahu?
Ini masa genting, jika dia menghalangiku lagi...
Aku bisa hilang kesabaran.
Aku khawatir, Sayang.
Bersabarlah kepadanya?
Ya, harus begitu.
Baiklah.
Kasus D&T akan dialihkan ke pengadilan.
Jadi, saksinya menjadi penting.
Baik. Siapa yang mengurus?
Jaksa Kwon Yong-un, Pak.
Kasusnya ditangani Park Hyeok-gwon, jaksa senior.
Jaksa Park dan Jaksa Kwon.
Kalau Jaksa Park, aku mau mengguncangnya sedikit besok.
Baik. Lakukan yang terbaik.
- Baik. - Menurutmu,
sudah lebih mudah bekerja dengan Bu Jung?
Aku belum yakin, dia tak berdiam diri.
Hee-jae.
Kesampingkan perasaan pribadimu.
Baik. Beri aku waktu lagi.
Gunakan apa yang kau punya.
Seperti itulah kau mendapatkan hasil.
Baik.
Baiklah.
Alamat Kim Yeong-jun di Unit 607 Apartemen Munwon, Dangsan-dong.
WAKIL KEPALA JAKSA JO U-JONG
Masuk.
Lihat siapa yang datang!
Mengejutkan.
- Bagaimana kabarmu? - Baik.
Hee-jae, kau sudah dewasa.
- Lalu kabar ayahmu? - Baik.
Benar, dia ditunjuk sebagai Ketua MA.
- Ya, dia akan semakin sibuk. - Aku tahu.
Park Hyeok-gwon?
Dia veteran yang biasa mengambil kasus besar.
Kurasa dia ingin terjun ke bidang politik.
Kasus ini juga. Dia mungkin akan kerahkan semuanya karena melibatkan
putra Grup SS, Song Bong-u.
Dia seperti apa?
Kurasa dia tipe agresif,
dan egois?
Lokasinya...
JAKSA SENIOR PARK HYEOK-GWON
- Kau siapa? - Halo.
Aku Yoon Hee-jae.
Astaga. Song & Kim.
Pantas kau tampak tak asing.
Kau pengacara terkenal itu.
Kasus Sekretaris Urusan Sipil.
Kau lebih muda dari dugaanku.
Jangan tersinggung. Aku hanya terkejut.
Baik. Kuanggap itu sebagai pujian.
Jadi,
ada apa kau kemari?
Untuk membahas kasus
dan masalah lainnya.
Pak Song mengirimkan ini.
Kau melakukan trik lawas kepadaku.
Ini bukan tempat yang layak,
mari kita minum kopi.
KEJAKSAAN
KEJUJURAN, KEBENARAN, KEADILAN, HAK ASASI MANUSIA, INTEGRITAS
Ada urusan apa Song & Kim denganku?
Aku takkan basa-basi.
D&T.
Song & Kim mewakilkan CEO-nya, Son Jin-su.
Dia sudah punya Song & Kim di sisinya?
Tentu. Song & Kim memang selalu sesuai harapan.
Lantas?
Tak ada cukup bukti
yang melanggar UU Perlindungan Informasi Pribadi,
jadi, kenapa membesar-besarkan ini?
Tidak ada...
bukti yang cukup?
Kau pasti sudah mencari perusahaan jasa pengunggahan.
Dari situlah kau menemukan daftar klien D&T dibocorkan.
Sejujurnya, tak masalah mana yang lebih dahulu.
Mata uang kripto senilai 4,5 miliar won.
Jangan bilang itu bukti nyata yang kau punya.
Itu bukan transaksi mencolok antarperusahaan,
yang aku yakin kau tahu.
Entah aku harus menyebutmu gegabah
atau berani.
Aku hanya menjabarkan faktanya.
Mau buat kesepakatan?
Berdamai.
Kau takkan menemukan apa-apa.
Bukti tak langsung kurang untuk menahan.
Kau tahu itu.
Dengar, Pak Yoon.
Benar, saksinya. Aku hampir lupa.
Kau mau seret Pak Son ke persidangan
dengan pernyataan saksi?
Entah itu tindakan gegabah
atau berani.
Kau sudah tak pakai sopan santun lagi, ya.
Kau tahu,
sikapmu itu membuatku semakin ingin memperhatikan
kasus itu.
Skenario terburuknya,
kau menggali kuburan sendiri.
Jika kau mengincar Pak Son
hanya karena dia putra Pimpinan Grup SS, Son Bong-u...
Aku mengincarnya karena dia melanggar hukum.
Itulah tugas jaksa. Paham?
Bukankah pengacara tahu soal itu?
Jika tidak, perhatikanlah.
Tampaknya percakapan selesai.
Sebaiknya kau pergi.
Kalau begitu, sampai jumpa lagi.
Panggil Kwon Yong-un kemari.
Kita hanya mempekerjakan orang bodoh tak kompeten?
KOTA VILA DONGSIM
Aku akan tetap di sini, Bu Jung. Sebaiknya kau pulang.
Dia akan segera datang.
Ibunya ulang tahun.
Dan ini ulang tahun yang ke-60.
Mungkin tidak di harinya,
tetapi dia akan segera datang.
Dia datang.
Pak Yoon.
Boleh kutanya sedang apa kau di sini?
Kau tahu cara detektif menangkap tersangka?
Lewat pengintaian atau informasi.
Jadi, Kim Yeong-jun bukan tersangka yang sembunyi dari polisi.
Di kasus seperti ini,
pengintaian cara yang tepat.
Pemikiran orang itu sederhana.
Rumahnya, rumah kekasihnya,
atau rumah ibunya.
Kau tahu betapa gegabahnya ini?
Lalu bagaimana caraku menemuinya?
Pengacara bergaji tinggi jarang bergerak dari kursi mereka.
Kita bukan detektif.
Karena inilah strategiku efektif. Aku seperti detektif.
Kudengar kau menemui Jaksa Senior Park.
- Tahu dari mana? - Sama seperti kau tahu aku,
aku juga tahu kau ke mana.
Tampaknya hanya ada bukti tak langsung
dan Kim Yeong-jun sebagai saksi.
Kurasa kau benar.
Saat ini, yang harus kita incar
adalah Kim Yeong-jun.
"Kita"?
Setidaknya nyalakan musik.
"PAGANINIANA" OLEH KOIMAN
Dengar musik saat mengintai?
Sudah ada sejak dahulu.
Aku tak suka dengar musik.
Sejak kapan?
Kau bisa fokus?
Kenapa kau jadi pengacara?
Jika menginginkan uang,
kau bisa dapat pekerjaan lain.
Kau tahu,
kau bisa dapat pekerjaan biasa.
Kau takkan dapat banyak setelah sepuluh tahun.
- Kalau begitu, jadilah penipu. - Itu ilegal.
Jadi, kau ingin dapat uang dengan jadi pengacara?
Lulus ujian hukum saja tak mudah.
Kau hanya perlu belajar.
Hanya cukup lakukan itu saja.
Selain itu, pengacara menghasilkan
lebih banyak daripada dokter atau birokrat.
Jadi, semuanya uang bagimu?
Aku selalu percaya,
mengetahui hukum akan melindungiku.
Setidaknya, aku takkan lemah.
Kalau begitu,
ini kali pertama kita.
Lihat, itu Kim Yeong-jun.
Pak Kim Yeong-jun?
Sial.
Tunggu. Pak Kim, tunggu!
Astaga.
- Kau kehilangan dia? - Namun, dia...
Kalau begitu, rencana B. Temui ibunya.
Apa? Dan selesaikan ini dengan uang?
Sial.
GRUP TEKFIN D&T
GRUP TEKFIN D&T
Aku bertemu Kim Yeong-jun. Lanjutkan kegiatanmu.
Kenapa mengganggu ibuku?
Kenapa membuatku terkesan seperti penjahat?
- Aku tak salah. - Aku sadar.
Sebab itu aku mau bertemu langsung.
PENGACARA JUNG GEUM-JA
Kau mewakili
Son Jin-su.
- Aku tak mau bicara padamu. - Aku mau.
Bukankah mengontakku ilegal?
Jika aku berusaha berdamai atau mengancammu.
Jika bukan untuk dua hal itu,
lantas ada urusan apa denganku?
Kebenaran.
Itulah yang ingin kudengar.
Kau pasti kenal Kim Yeong-jun.
Dia saksi jaksa dan informannya.
Kim Yeong-jun.
Ya, aku kenal dia.
Kupecat setahun lalu.
Dia di perusahaan ini sejak awal,
tetapi kurang kompeten.
Teknologinya milikku,
dan Jin-su hanyalah sponsor.
Dia sarankan bentuk perusahaan.
Awalnya itu ide bagus.
Namun, aku tak tahan seiring berjalannya waktu.
Pada akhirnya, aku dipromosi sebagai CFO.
Kau bercanda?
Aku hanya rekayasawan.
Sama saja seperti dia memotong kaki dan tanganku.
Bajingan itu, Jin-su.
Dia iblis.
Dia memanipulasi orang dan mencuri kemampuan mereka.
Kim Yeong-jun? Jika bukan berkat aku, dia takkan bisa jadi CFO.
Akulah yang mewujudkannya.
Aku difitnah.
Dia menyebar kebohongan karena aku memecatnya.
Aku memeriksa 4,5 miliar won yang di mata uang kripto.
Dialah yang menanganinya.
Aku tak punya informasinya.
Itu berarti...
Dialah dalang
dari semua ini.
Pencurian informasi pribadi?
Itu ulahnya juga.
Kulaporkan jika ada bukti fisik atau kekerasan verbal.
Namun, ini...
Dia tak pernah bersikap frontal.
Pegawai kami masih muda.
Mereka menawarkan semangat dan gairah.
Dia mengeksploitasi itu.
Namun, setelahnya...
Aku baru tahu Jin-su menjual informasi pribadi klien kami.
Benar. Jin-su kaya.
Jadi, untuk apa dia peduli?
Karena...
Ini permainan bagi bajingan itu.
Situs pornografinya? Dia pikir itu menghibur.
Sebab itu kami berseteru,
lalu aku dipecat.
Dari perusahaan yang kucurahkan peluh dan darahku.
Kesaksianmu ini
diandalkan oleh kejaksaan.
Mereka mengandalkan kisah sedihmu.
Itu saja.
Itu tidak cukup untuk memenjarakan Pak Son.
Kesaksianmu bukan pistol pembunuhnya.
Begitukah?
Kejaksaan hanya punya bukti tak langsung,
dan kartu rahasianya Kim Yeong-jun.
Keputusan kita bisa mengubah kesaksian itu jadi tak bermakna.
Itu pun, jika yang kau ucapkan memang benar.
Begitukah?
Syukurlah.
Pak Son Jin-su.
Kau ditahan atas pelanggaran UU Perlindungan Informasi Pribadi.
Kau berhak tetap diam dan berhak mendapatkan pengacara.
Kalian sedang apa? Aku pengacara Pak Son.
Ini surat perintah yang kalian inginkan.
PERINTAH PENAHANAN
PERINTAH PENAHANAN
Ini surat perintah penggeledahan.
SURAT PENGGELEDAHAN
- Geledah tempat ini! - Baik.
Jangan khawatir, dan jangan katakan apa pun.
Mari kita lihat.
Kau bertemu bos kami.
Kau harus menemuinya.
Kesan pertamamu luar biasa.
Bahkan aku pun jadi semangat.
Ini aku. Son Jin-su baru saja ditangkap.
Mereka punya surat penahanan!
TOILET
Pak Kim,
adakah informasi lain
yang kau serahkan ke kejaksaan?
Selain kesaksian yang kau ulangi pada diriku.
Untuk apa
kuberi tahu?
Tunggu. Son Jin-su ditangkap?
Tampaknya
kau harus bekerja keras.
Harus bantah kesaksianku,
dan mencari tahu informasi yang kuberikan
pada kejaksaan.
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
D&T takkan bisa terdaftar.
- Keadaan darurat. - Aku tak menduga ini dari kalian.
Jangan perintah kami sesukamu, terutama kepadaku.
Hanya nama orang ini yang belum diperiksa.
- Yu Seo-yeong. - Wafat.
Banyak pegawai mengira dia bunuh diri karena Son Jin-su.
Ini tak memihaknya.
- Inilah bukti kejaksaan. - Kau percaya kalau aku bilang
aku tak terlibat?
Bu Jung.
Cari tahu kenapa Seo-yeong memilih bunuh diri.
Datanya sudah hilang.
Pak Pengacara, adakah bukti lain?
Selain bersikeras bahwa dia berbohong.
Beberapa bagian dari buku harian yang dibawa sebagai bukti
telah dibuang.
Mereka sengaja membuangnya?
Terjemahan subtitle oleh Fajri Mulyadi
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.