All language subtitles for An accidental shot of love★Cā qiāng zǒuhuǒ 擦枪走火 (2015) V.O.S.i.Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Genk pada masa lalu,

meminta kemurahan hati dan keadilan. Tapi sekarang, semuanya telah berubah,

kami bilang kekuatan. Kekuatan adalah penting.

Kau akan jadi pekerja biasa suatu hari nanti,

kau akan jadi pekerja biasa selamanya.

Kawan-kawan, bagaimana, en.

Tinggalkan kargonya disini? Atau tinggalkan nyawamu sekarang.

Kargo ini diambil dengan nyawa kami.

Kami tak akan memberikannya padamu.

Bos!

Kau makanlah semangkuk mie sebagai pertimbangan.

Bunuh dia...!

Cut!

Ada apa ini?

Bertempur tanpa dialog? Ini tak sama dengan latihan kita sebelumnya!

Kenapa memangnya?

Jadilah profesional, oke?

Sutradara! Bukankah kau bilang

kami mulai bertempur saat bomnya meledak? Kami melakukan seperti yang kau bilang.

Lupakan!

Dimana petugas bom? / Disini!

Siapa menyuruhmu meledakkan bom? / Bukankah kau bilang saat ada tembakan, aku menyalakannya?

Siapa yang memulai tembakan tadi?

Maaf sutradara. Tadi itu tembakan untuk mundur.

D

Di

Dit

Dite

Diter

Diterj

Diterje

Diterjem

Diterjema

Diterjemah

Diterjemahk

Diterjemahka

Diterjemahkan

Diterjemahkan

Diterjemahkan o

Diterjemahkan ol

Diterjemahkan ole

Diterjemahkan oleh

Diterjemahkan oleh

Diterjemahkan oleh

Diterjemahkan oleh -

Diterjemahkan oleh -=

Diterjemahkan oleh -=≡

Diterjemahkan oleh -=≡m

Diterjemahkan oleh -=≡ma

Diterjemahkan oleh -=≡mah

Diterjemahkan oleh -=≡mahs

Diterjemahkan oleh -=≡mahsu

Diterjemahkan oleh -=≡mahsun

Diterjemahkan oleh -=≡mahsunm

Diterjemahkan oleh -=≡mahsunma

Diterjemahkan oleh -=≡mahsunmax

Diterjemahkan oleh -=≡mahsunmax≡

Diterjemahkan oleh -=≡mahsunmax≡=

Diterjemahkan oleh -=≡mahsunmax≡=-

TEMBAKAN KECELAKAAN CINTA

Pria, sama seperti steak ini.

Baiklah ini berlebihan, rasanya tak enak.

Sulit untuk diselami isi hatinya.

Terkadang kasar, terlihat berdarah, susah untuk digigit.

Sama seperti kesayanganmu Huang Dou,

saat kau menunggu dia dewasa,

kau akan jadi tua.

Jangan sebut nama itu lagi!

Senang mendengarnya.

Dengarkan aku,

pria, sama seperti steak ini,

bagian tengah adalah yang terbaik.

Bocah penuh perhatian.

Steak tengahmu datang!

Halo.

Baunya seperti mineral. Kau memakai parfum Hermes.

Ini aroma bardian, tapi tak dipakai setiap orang.

Er...

Dia sensitif terhadap bau.

Kalian berdua harus bicara disini, aku ada perlu untuk telpon.

Lan Tian.

Mau makan apa? / Tidak, terima kasih.

Omong-omong,

ini kartu namaku.

Sun Xiao Kantor Layanan Memulai Hidup.

Kantor Memulai Hidup?

Bukankah kau seorang ginekolog (penyakit wanita)?

Lebih tepatnya, Kebidanan & Ginekolog.

Permisi, aku harus pergi.

Kalian berperan sebagai apa?

Apa kalian tahu cara berakting? Dimana kalian belajar akting?

Apa kalian tahu cara mengeja AKTOR!

Bagaimana mengejanya?

Kau tak bisa mengeja?

A-K-T-O-R.

Siapa yang menemukan aktor?

Jangan muncul di daftar pemainku lagi!

Maaf, Sutradara Yue,

sekali lagi. Film kami berada di tanganmu.

Aku jamin tak ada lagi kecelakaan. / Ada apa ini?

Ada apa?

Kecelakaan disebabkan ada masalah.

Ya, aku tahu. / Jadilah profesional, oke?

Oke, oke, oke.

Sesuai aba-abamu, sekali lagi!

Lebih kuat, oke.

Aku ingin jadi super-star nanti,

dan menyewa 10 asisten, melayaniku setiap hari.

Aku akan menjadi sutradara terkenal suatu hari nanti,

tak akan memaki di lokasi syuting.

Berjuang!

Terima kasih.

Maafkan aku,

Lv Ye sudah memperkenalkanku padamu,

Video website jurnalis, gaji, seperti biasanya,

jenis pekerjaan, daln lain-lain.

Usia, rata-rata. Secara umum, wanita di jalanan.

Wanita hamil tak seharusnya minum minuman dingin.

Apa kita dekat? Apa kau bercanda?

Minuman dingin tak baik untuk wanita hamil.

Aku jomblo.

Wanita jomblo yang hamil bukan masalah. Wanita hamil sangat peka terhadap bau.

Aku hanya sensitif terhadap parfum pria.

Mulutmu selalu menguap semenjak aku duduk disini.

Itu berarti kau kelelahan. / Aku kerja lembur tadi malam,

jadi aku kurang tidur, oke? / Kau tampak kurang sehat beberapa menit lalu.

Dan pergi ke toilet. / Aku sakit perut dan sering pipis, oke?

Jika kau tak keberatan, kau bisa pegang tanganku.

Temperatur basic ku 37,2. Suhumu agak lebih tinggi dariku.

Lalu kenapa?

Aku sudah bilang, aku ahli Kebidanan dan Ginekolog.

Banyak wanita hamil yang telah kutemui selama 10 tahun karirku,

setidaknya 30 sampai 50 ribu orang. Aku tak mungkin salah lihat.

Aku mengkhawatirkanmu sebagai seorang ahli Kebidanan dan Ginekolog,

kau ini hamil. / Aku mengkhawatirkan kau ini gila.

Tukang fitnah!

Emosi tak stabil juga ciri-ciri wanita hamil.

Lan Tian, Lan Tian, bagaimana orang itu? Dipertimbangkan 'kan?

Berlebihan, pemanasan global adalah kesalahan mereka.

Dia sangat panas (seksi) dan sanga populer.

Steak tengah! / Jangan bicara seolah dia itu Du Minjun.

Dia itu Id-Lol. / Id-Lol?

Idiot dan tolol!

Apa? Dia sangat menarik.

Oke, oke, oke, teruslah memuji seperti cewek SPG.

Kapan menstruasi terakhirku? / Mana kutahu?

Bukankah kau sahabatku?

Yang mengingatkanku.

Tempat terakhir kita ke luar ruangan. Saat aku pakai celana putih seronok.

Lihat, aku membuat catatan di ponselku.

Kita lihat tanggal berapa itu! Terakhir 6 Juli, dan waktu itu 18 Mei.

Kau selalu bersikap aneh.

Tanggal berapa hari ini? / 13 September.

Mati aku. Mati aku.

Apa? Apa?

Apa yang kau cari?

Besar sekali!

Tak heran Alibaba go public.

Semua karena kontribusimu.

Apa yang bergerak-gerak?

Kejutan!

Lagi! / Jangan bergerak!

Lari!

Tak peduli seberapa jauh kau lari,

aku akan menangkapmu kembali.

Kebaikan akan mengalahkan kejahatan.

Aku sudah lama mengejarmu, tapi sekarang aku sangat ingin bisa menembakmu.

Sebeleum kau mati,

satu hal yang ingin kutahu.

Apa kau mencintaiku?

Ya.

Lalu kenapa kau gugup? / Aku tak gugup.

Kau gemetaran.

Menahan terlalu lama.

Peringatan Sebulan Pacaran, terkejut? / Kejutan.

Kita telah bersama 30 hari.

Bagaimana kalau kita rayakan? / Dou Dou Kecil, aku mau...

Dou Dou Kecil, ayahku telah memutuskan untuk membuka perusahaan kebudayaan.

Fokuslah.

Bila surat-suratnya disetujui, ayo kita buat film.

Huang Dou, hari ini,

akan jadi penampilan terbaikmu?

Kau bisa pegang janjiku.

Ah!

Ada apa?

Tak apa-apa.

Sekali lagi.

Tak mungkin. / Lalu bagaimana?

Dimana mantel hujan kecilku? / Ah?

Waspada dengan Tembakan Mundur.

Sialan Huang Dou?

Sialan Huang Dou?

Ada apa? / Kau harus rubah ringtone ponselmu.

Selalu ada telpon ayah pada saat-saat penting.

Tak bisa menahanmu.

Halo? / Kenapa kau lama sekali angkat telponnya?

Sutradara Lan? Merindukanku?

Jangan main-main denganku. Aku pindah dari rumahmu beberapa bulan yang lalu.

Lama tak jumpa, ah? 3 bulan.

Berhentilah, sekarang! Segera!

Buru-buru syuting film malam?

Aku akan menghajarmu jika kau terus main-main.

Oh, adegan ledakan!

Apa kau ada asuransi?

Kembalikan mobilnya!

Kau membuatmu terlambat mengembalikan mobil malam ini?

Apa yang akan kau lakukan?

Aku belum menyelesaikan tugas putriku.

Darurat! Jika Ju Zi tanya, katakan padanya Sutradara Lan mendatangi kita untuk syuting film.

Sutradara Lan?

Kapan kau bertemu Sutradara Lan? / Tak ada waktu membicarakan itu.

Ikuti saja kata hatimu!

Kau menemui sutradara tanpa aku.

Monopoli.

Ada apa Lan Tian?

Dulu 375 hari kau bersamaku,

kau selalu berlagak bos padaku.

Sekarang, semuanya telah berubah.

Lalu, kau masih saja datang.

Ada apa ini, cepatlah!

Pacarku sedang menunggu di rumah.

Aktris kaya generasi kedua itu?

Siapa yang bersamaku bukanlah urusanmu.

Semenjak dengan jelas aku punya pacar baru?

Sulit bagiku untuk menerima.

Kau membenarkan diri sendiri seperti sebelumnya. / Sama saja ku egois!

Aku egois?

Siapa yang mengambil 450.000 yuan yang kita tabung untuk pernikahan

untuk membeli kamera film? Kodak sudah bangkrut.

Membelinya untuk apa? / Apa kau tahu impian pria?

Hanya karena film itu dieliminasi, aku tinggalkan itu sebagai kenang-kenangan.

Apa kau sudah punya rencana untuk masa depan kita? / Apanya yang direncanakan?

Jika semua sudah direncanakan, lalu apa tujuan dari hidup?

Kau selalu benar. / Makanya, kita putus.

Tidak, kau yang membuangku!

10 kali belum cukup buatmu.

Apa maksudmu?

Aku tak bermaksud begitu.

Maaf.

Apa yang kau inginkan dariku?

Kenapa kau menangis?

Katakan, siapa yang mengganggumu? Aku akan membantumu.

Maukah kau ke rumah sakit untuk membantuku?

Apa kau sakit? Jangan khawatir, ayo kita temui dokter.

Tak punya uang? Biar aku yang bayar.

Aku hamil. / Siapa ayahnya?

Kenapa aku harus mencarimu jika bayi ini bukan bayimu?

Apa kau yakin?

Kau brengsek!

Kau selalu membicarakan "Tembakan Mundur", sekarang malah jadi kenyataan.

Satu pertanyaan lagi,

tinggal ya atau tidak?

Sewakan tanahmu atau tidak?

Hanya satu jawaban buatku.

Tidak sayang, jangan tanahnya. / Hanya satu jawaban buatku.

Tidak. / Kau tak mau?

Maka, maka aku yang ambil. / Bu, selamat bersenang-senang dengan ayah.

Membuatku kesal.

Kenapa, ayah? / Tuan, tuan!

Kau tak apa-apa, ayah?

Cut! Selesai. Ganti yang lain!

Ganti! Ganti!

Halo, pemirsa! Aku pembawa acara, Lan Tian.

Sekarang jam 10 pagi. Waktu Beijing.

Disini adalah Pusat Olahraga.

Dibelakangku adalah Menara Canton, atau biasa disebut korset ketat.

Baik, selesai.

Aku bertemu Huang Dou kemarin. / Kau bilang apa?

Janjinya tak pernah ditepati.

Selain itu, aku tak akan bersamanya lagi.

Lalu bagaimana menurutmu?

Belum tahu. / Kau harus pikirkan lagi.

Sayang,

apa yang kau lakukan jika kau menjadi aku? / Sebenarnya, aku tak tahu.

Menurutku, aborsi tak baik buat wanita.

Dan kau tak muda lagi.

Tapi menjadi ibu tunggal sangatlah berat.

Jadi, menurutku... / Hentikan! Pendapatmu tak ada gunanya.

Anggap saja pembicaraan ini tak pernah terjadi, oke?

Ganti berikutnya!

Apa kau tahu perbedaan parasut dan kondom?

Parasut melindungi di atas, kondom melindungi yang bawah.

Ketika parasut rusak, 1 orang akan mati.

Ketika kondom rusak, 1 orang akan lahir.

Dou, kau tak boleh merawat bayi itu!

Seekor kuda yang baik tak akan kembali makan rumput di padang rumput yang lama.

Tergantung rumput apa itu.

Jika ini adalah rumbut ibu dan rumput bayi,

apa kau mau kembali?

Jangan sampai rumput itu menutupi matamu.

Kau harus menatap ke depan. Ada sebuah padang rumput di jalanmu.

Mungkin saja begitu,

Aku merasa menyesal.

Lihat,

putriku memasang foto dirinya. Senyum yang manis.

Aku akan beri dia 1 hati.

Hanya kau yang diperbolehkan memiliki seorang putri.

Kita memang tak sama.

Jika kau melakukan "tembakan mundur" seperti dalam pertempuran,

kau akan dapat masalah besar.

Huang Dou! Kenapa kau kesini?

Menyelinap.

Di rumah? Ayo kita bicarakan tentang bayinya.

Memang ada yang kita bicarakan? / Ini masalah serius.

Selesaikan atau tidak, pikirkanlah lagi. Kau harus selesai dengan seseorang.

Apa ada hubungannya denganmu? Aku sudah cari orangnya di rumah sakit.

Itu bagus, aku yakin kau lelah.

Sudah diselidiki. Teknik apa yang berkembang saat ini?

Ada aborsi visual, ada juga aborsi tanpa rasa sakit ala Korea.

Aku sudah bandingkan diantara beberapa rumah sakit.

Pastinya tak ada efek samping.

Yang ini adalah operasi hari ini, hasilnya besok,

operasi pagi, hasilnya siang,

operasi dan hasilnya pada saat yang sama.

Ayolah.

Jangan khawatir masalah uang, ini bukan pertanyaan. Aku yang bayar.

Baiklah. Kenapa tak kau bayar sekalian biaya perceraian sebelum dia umur 18 tahun?

Sekali bayar? / Kau akan melupakan begitu saja?

Tenanglah, oke? Kita tak akan bersama.

Bagaimana caramu membesarkan bayinya sendirian?

Kau tak perlu mengingatkanku. Aku tak mengharapkanmu sama sekali.

Dan aku tak merawat bayi ini agar kau bersamaku.

Janganlah marah. Aku memikirkanmu.

Jadi ibu tunggal lebih berat dari yang kau bayangkan.

Bayi itu akan merusak hidupmu, aku khawatir.

Kaulah yang merusak hidupku!

Baiklah.

Ini memang salahku. Aku tak berguna!

Maafkan atas "tembakan mundur"ku.

Huang Dou, dengarkan baik-baik!

Masalah kehamilan ini, kaulah pasanganku. Kau berhak tahu segalanya.

Tapi mulai sekarang, bukanlah urusanmu lagi.

Mengerti?

Huang Dou!

Bisa-bisanya kau di belakangku berhubungan dengan wanita lain!

Dan dia sudah hamil, benar?

Kita putus!

Ju Zi! Tenanglah, aku bisa jelaskan.

Jelaskan apa? Dia mengandung bayimu!

Apa lagi yang akan kau jelaskan? / Bayi ini bukan sebuah balon,

bukan ditiup begitu saja. / Lalu kau akan bilang bayi itu

datang lebih dulu sebelum kita bertemu, benar?

Mari kita hitung, kehamilan lebih dari 40 hari,

itu bisa diperiksakan. Kita baru saja merayakan Hari Sebulan Jadian, benar?

Benar. / Aku bisa hitungkan lebih rinci.

Kita telah bertemu selama 32 hari.

Aku berpisah dengan dia 70 hari yang lalu. Dia hamil tak lebih dari 90 hari.

Saat kita bersama, aku tak pernah bertemu dia.

Bagaimana mungkin aku tahu kami sudah punya bayi.

Ini sebuah kecelakaan.

Anggap saja ini kecelakaan, jadi kita rahasiakan saja?

Jangan bilang begitu.

Kau 'kan masih marah. / Aku sungguh-sungguh.

Dia akan melahirkan bayimu, maka aku akan bebas.

Kenapa denganmu? / Kau sedang mabuk?

Dengar, saat aku punya bayi, pinggangku jadi tebal,

dadaku akan kendor, dan menjadi seorang ibu adalah mengerikan.

Bagaimana bisa kutanggung itu?

Dia ingin melakukan itu demi dirimu, maka biarkan saja dia melakukannya.

Biar adil, kita bisa beli bayi itu nanti.

Tak akan kubiarkan bayinya melihat darah ibunya selama hidupnya.

Akan kuanggap anakku sendiri.

Masih muda, tapi cukup murah hati!

Jurnalis Lan, kau sungguh gigih.

Kasus ini telah dimodifikasi sebanyak 5 atau 6 kali, benar?

Berani-beraninya kau menanganinya lagi?

Entahlah semenjak aku jadi obsesif.

Aku jadi keras kepala seperti Leo.

Jika aku telah memutuskan, akan tak akan merubahnya. / Lan.

Apa ini kasusnya?

Kau sungguh kerjakan sendiri?

Ya, pak editor. / Katakan, menurutmu kau pintar?

Jangan katakan kau punya otak hanya agar kau terlihat pintar.

Kasus yang kau perlihatkan padaku ini, memperlihatkan kau ini dungu.

Mudah melempar, mudah menemukan.

Kau sangat jauh dari yang aku duga. Terlalu jauh mencampuri.

Langsung saja pada permasalahannya, editor.

Jangan berbelit-belit. / Lulus.

Rencana ini memang ajaib!

Langsung saja?

Benarkah?

Terima kasih banyak, editor. / Rencana kasusmu adalah

segar dan tajam. Dan sesuai dengan selera saat ini.

Aku akan membuatnya jadi program unggulan,

untuk dipromosikan. Pertunjukan live sangat populer saat ini,

dan saling menyebut karakteristik. Ayah, kemana pergi atau lari, saudara,

atau dengarkan aku, ibu. Kita bisa lakukan hal yang sama.

Dan nama programnya aku sudah punya.

Saudari ipar, dimana saudaraku?

Saudara ipar, jangan lakukan itu!

Ayo, saudari iparku. / Aku akan berjuang, editor.

Bagaimanapun, sebagai seorang jurnalis fashion muncul di acara TV,

tinggi badan cukup penting.

Siapa yang bisa memimpin program jurnalis ini,

Aku akan pilih satu antara kau dan Qi Qi.

Tian, kau tak usah bimbang.

Mudah saja melahirkan, tapi sulit membesarkan.

Kita sudah perhitungkan sebelumnya,

merawat bayi selama 1 tahun, biayanya besar yang harus kita bayar.

Ini bukan masalah melahirkan bayinya, tapi ayahnya.

Bayangkan saja ini sangat menakutkan.

Mungkin lebih baik menderita sekarang. / Apa kau tahu bagaimana Jin Wuming mati?

Bagaimana? / Jadilah membosankan sampai mati.

Selanjutnya..

Demi Tuhan, percayalah

ini untuk kebaikanmu dan aku.

Dan lebih lagi, untuk kebaikan bayinya.

Dia anak yang malang.

Tak punya orang tua,

reinkarnasi yang salah.

Seharusnya ini jelas induk reinkarnasi,

memilih sebuah keluarga tetap.

Apa kau sudah memutuskan?

Lan Tian, aku menginginkan bayinya.

Aku menginginkan bayiku.

Lan Tian, apa kau mendengarku?

pada kondisi terburuknya, kau melahirkan dan aku yang akan membesarkan bayinya.

Aku menginginkan bayinya.

Apa kau mendengarku?

Lan Tian!

Aku menginginkan bayinya. Lan Tian!

Aku menginginkan bayinya. Lan Tian!

Aku menginginkan bayinya.

Mulai!

mahsunmax

Sutradara ini tidak normal,

memberi peran perempuan pada kita.

Tak peduli?

Apa yang kau lakukan?

Aku sudah lakukan aborsi.

Seperti topi kota asal kita,

kau punya susu tanpa bayi.

Jangan bilang begitu!

Oke, oke! Berhentilah menangis.

Make-up mu luntur dan kita masih syuting.

Dengarkan aku, saat kau pulang,

kau tak boleh memberitahu Ju Zi yang sebenarnya.

Aku sudah bilang padanya.

Kau memang gila sampai mati.

Aku salah ngomong, salah ngomong! / Oke, jangan katakan itu lagi / Aku janji.

Jangan katakan "mati" lagi.

Oke, jangan bilang begitu.

Ikutilah saranku, kawan,

selesaikan masalahmu dengan Lan Tian,

dan tak usah berkomunikasi lagi selamanya sampai "mati".

Salah ngomong, salah ngomong.

Berhentilah menangis.

Cut!

Apa-apaan kalian berdua ini?

Kita ini syuting film komedi,

kenapa kau akting seperti Miserable.

Ketawalah untukku! / Baiklah, baiklah.

Sekali lagi.

Sekali lagi.

Bersulang!

Semua masalah masa lalu telah terselesaikan.

Mengapa kau tampak sesuai kurang senang?

Bersulang! Bersulang!

Aku ke toilet sebentar.

Cepatlah!

Lan Tian, kenapa kau kesini?

Mencariku? / Mencarimu? Apa tak boleh aku kesini untuk bersenang-senang?

Aku kesini untuk mengucapkan "selamat tinggal" pada masa mudaku.

Apa urusannya denganmu? / Kau baru saja operasi,

bagaimana bisa kau kesini? / Lepaskan aku! / Kuantar kau pulang.

Lepaskan aku, ini bukan urusanmu.

Lepaskan! / Kau duluan!

Pulanglah, dengarkan aku! / Lepaskan aku atau aku gigit!

Aku harus antar kau pulang. / Huang Dou, kemana saja kamu?

Ayo pulang. / Pulang kemana?

Pulang ke rumah siapa?

Saudari iparmu.

Lalu siapa kau?

Mantan saudari iparmu.

Kebetulan sekali. / Menyingkirlah!

Kau mau makanan busuk. Kau mau memakannya lagi.

Jaga mulutmu, nona.

Sudah kujaga, bibi. Aku sedang perbaiki selera makan pacarku,

tak ada urusannya denganmu. / Pamanmu telah bersama aku bibimu selama lebih dari 130 hari,

dan bersamamu hanya 30 hari. Sepertinya dia berhubungan denganmu tak lebih dari 30 kali.

Siapa bilang! 6 kali perhari.

Tak perlu diucapkan. Tidak, tidak.

Tidak sering.

Bukankah kau mau antar aku pulang? Tadi kepeleset tak sengaja, ayo.

Hey! Kau melakukannya dengan sengaja, kan?

Kau melawanku? / Mau berkelahi?

Ku tantang kau minum. / Berhentilah bertengkar!

Diam!

Mulai!

Ayo!

Mulai!

Ayo!

Mulai!

Ayo!

Lan Tian VS. Ju Zi

SERANGAN PERTAMA

4 PUKULAN COMBO

FANTASTIS

PUKULAN KUAT

SERANGAN BALIK

PERTANDINGAN DRAW

Dou Dou Kecil! Bagaimana?

Tenang, tenang. / Aku mau.

Tidak, tidak, tidak. / Aku mau...

Jangan lepas!

Tenanglah.

Hentikan!

Ada yang masuk.

Aku gerah.

Jangan lepas bajumu. Ini bukan rumahmu.

Aku merasa mual. / Tunggu!

Aku mau air. / Air.

Air yang banyak. / Kau tak boleh minum itu.

Panas!

Jangan dilepas! / Masih kepanasan!

Tenang. / Sayangku.

Hey. / Aku memanggang dua ginjal untukmu.

Bagus untuk kesehatanmu.

Tidak, aku tak bisa.

Aku hanya ingin tahu,

bagaimana keadaan Lan Tian.

Cukup kacau. dia ada disampingku.

Ju Zi?

Ada disampingku juga. / Dan kau sendiri?

Di kasur. / Oh, tidak. Kalian main ber-3?

Bagaimana bisa mereka tidur bersama?

Tak ada waktu membicarakannya.

Maka lebih baik kau kesini saja. Kuberi ginjal panggang 2 lagi.

4 ginjal panggang untuk menghangatkanmu. / Nikmati saja sendiri, aku lagi sibuk.

Jangan bicara lagi. / Tidak, hey, hey.

Pelayan, tolong pesan 6 ginjal panggang.

Kenapa kalian tidur seperti ini, nona-nona?

Terlalu banyak minum.

Sungguh melelahkan.

Huang Dou,

Setiap kita bertengkar, kau pergi meninggalkanku.

Tapi kau kembali lagi mencariku.

Kau bilang kau tak pernah serius denganku.

Tapi mengapa kau lakukan saat itu?

Huang Dou,

setelah kau pergi,

tak ada yang bicara denganku tiap hari.

Aku merasa kesepian.

Saat itu hujan deras,

saat pertama aku kembali mencarimu.

Bagaimanapun, aku tak menemukanmu.

Kau tak pernah kembali.

Lawan orang Jepang!

Kembalikan tanah kami!

Pulihkan kembali Cina!

Lawan orang Jepang!

Pulihkan kembali Cina! / Kotor sekali!

Kenapa sering syuting film bertempur hari-hari ini?

Terlalu mudah membunuh mereka. Beberapa kali sehari.

Tak ada satu dialogpun. Sangat tidak kreatif.

Hanya demi uang.

300 yuan tiap kali mati, 10 kali 3000 yuan.

Kau seorang aktor, tak berhak memilih peran. / Baiklah, film lebih diutamakan!

Film lebih diutamakan!

Omong-omong,

6 ginjal panggang tadi malam membuatku kenyang.

Aku terjaga semalaman memikirkan bagaimana bisa kau membawa mereka berdua?

Mimpi buruk! Setengah mati!

Setengah mati?

Yang benar saja, kawan! Pria mana yang menolak godaan seks?

Hentikan itu.

Pacar sekarang bertemu pacar senior,

pria mana yang menginginkan itu terjadi?

Kau beruntung dengan seks berlawanan.

Hanya yang laris sepertimu, yang punya keberuntungan yang baguuus.

Pemabuk seperti aku, hidup sendiri lebih dari 10 tahun.

Tak ada pacar sekarang bertemu pacar senior. / Paman, paman Gao, berhentilah bicara sebaliknya.

Katakan yang sebenarnya, kau ini berpengalaman.

Bagaimana memberi vitamin untuk wanita yang menjalani operasi?

Itu mudah. Pertama adalah diet dan mental.

Suruhlah diet, bubur millet dan bubur beras merah itu bagus.

Kirimkan saja catatannya ke ponselku.

Biar aku tahu.

Aku harus mengawasi Lan Tian setengah bulan. / Apa kau gila?

Lan Tian tak punya keluarga lagi selain aku.

Aku tak bisa meninggalkan dia pada saat-sat seperti ini.

Hati nuraniku bilang begitu.

Seperti pepatah lama, bersamalah selama satu malam, jadilah kekasih selama 100 malam.

Siapa lagi yang bisa mengurus dia? / Bagaimana dengan Ju Zi?

Kau bisa bilang padanya, aku mulai syuting film baru,

dan harus pergi selama setengah bulan. Pekerjaan mendesak.

Bagaimana cara ijin sutradara?

Melacur lebih baik.

Bagaimana bila menyetir sambil mabuk?

Kalian berdua, berhentilah ngobrol! Adegan berikutnya pembunuhan Jepang tanpa senjata, ayo bersiap!

Ya, pak!

Ya sebentar. Siapa itu?

Kiriman!

Apa Lan Tian ada di rumah? Paketanmu!

Jasa Pengiriman apa yang kau pakai?

Benar-benar pekerjaan yang banyak!

Jika kami akan memberi dia evaluasi yang sangat penuh, berapa bonus yang dia dapat?

Baiklah, terima kasih.

Berikan kami evaluasi penuh juga, oke?

Persaingan memang tragis!

Cukup, berhentilah akting! Hadiahnya, aku terima.

Dan kau boleh pergi sekarang! / Aku tak mau pergi.

Aku akan disini sampai 15 hari kedepan.

Kau bercanda? / Kau ini pasien sekarang, dan aku harus merawatmu.

Tak ada maksud lainnya, aku janji. Aku akan pergi sampai kau sembuh.

Aku tak membutuhkanmu. / Tidak, kau memang butuh perawatan.

Aku harus memasak makanan sehari-hari, membersihkan kamar dan cuci baju.

Aku akan lakukan apapun untukmu kecuali bunuh diri.

Lalu kau akan jadi pembantu gratisan? / Benar! Sekarang, aku mulai kerja.

Sialan Huang Dou! / Ya, ada apa?

Toiletnya buntu. / Akan kuperbaiki.

Buka tutupnya. Ingat, siram lagi setelah membukanya, oke? / Baiklah!

Sudah kubilang beberapa kali, setelah dibuka, siram.

Tak kau tak pernah mendengarku.

Membuat kotor dimana-mana. Kenapa kau sangat menyebalkan?

Sialan Huang Dou!

Apa ini? Dengarkan aku, aku benci ada rambut di kasurku.

Ada 3 helai! Jangan bergerak dan cuci tanganmu!

Minggir!

Kotor?

Sentuh, sentuh, bunuh aku?

Tidakkah kau lihat?

Apa?

Beratnya naik!

Untuk apa? Semua usahaku sia-sia.

Minumlah air putih dan beristirahat. / Aku sudah janji pada editor

untuk mengurangi berat badan.

Dimana ponselku?

Ini!

Habislah aku, habislah aku, kenapa aku bisa begini?

Apa masalahmu, katakan, Lan Tian?

Ada apa?

Dimana ponselku?

Tak ada kemauan,

mudah marah,

suka hal-hal interaktif,

dan tidak rapi.

Jangan, sayang, kembali!

Kembali padaku, putriku!

Jangan, cepat kembali. Jangan mati!

Dau.

Kembalilah, istriku! / Cut!

Bagaimana, sutradara?

Istrimu berniat bunuh diri, ingatlah emosimu!

Emosi! Istrimu berniat bunuh diri!

Bunuh diri!

Sekali lagi!

Sekali lagi! Emosi!

Istri berniat bunuh diri!

Sekali lagi!

Apa Ju Zi sudah menghubungimu akhir-akhir ini?

Yah. / Jaga rahasiaku.

Aku merasa Lan Tian ada masalah.

Ada apa? / Mungkin sejak dia kehilangan bayinya,

dia merasa bersalah.

Kulihat dia membeli boneka,

dan beberapa pakaian bayi.

Pastinya tak normal! Aku sudah cari di internet,

tingkahnya seperti pasien depresi.

Tamatlah kau, tamatlah kau. Ini dinamakan depresi pasca aborsi.

Depresi, kau tahu? Aktor yang bernama Zhang

mati karena depresi.

Begini, kau tetap awasi dia

atau dia akan bunuh diri! / Sekali lagi!

Maka aku harus pulang. / Kita sedang kerja!

Film lebih utama! Film lebih utama!

Apa yang dibilang sutradara padaku? / "Ingat istrimu berniat bunuh diri, emosi!"

Istriku berniat bunuh diri. / Bersiaplah!

3, 2, 1, action!

Sayang, jangan mati!

Lan Tian!

Lan Tian!

Tidak!

Sungguh membuatku ketakutan! Cuma lantai pertama.

Lan Tian, tolong jangan mati!

Kau tak apa-apa?

mahsunmax

Sarapan sudah tiba, sayang.

Kenapa kau kembali?

Aku rindu kamu.

Kenapa wajahmu?

Belum membersihkan make-up. Masih ada syuting yang dikerjakan.

Dou Dou Kecil! Aku merindukanmu!

Lepaskan bajumu dan tidur denganku sebentar, oke?

Maaf, waktu istirahatnya cuma 1 jam.

Mereka sedang menungguku, aku harus segera pergi.

Ini kue bola udang kesukaanmu. Aku pergi dulu.

Sebentar saja, en?

Makanlah sarapanmu. Aku belikan roti manis kesukaanmu, ini.

Bukan kue bola udang?

Bola udangnya habis, tinggal roti manis.

Ayo makanlah. / Aku tak suka itu.

Maka aku yang makan ini.

Untuk mengobati depresi

Kau harus minum suplemen biar cepat pulih. Ayo.

Vitamin.

Aku tak butuh apapun. Aku sehat-sehat saja.

Pagi ini membosankan mendengar kau ngoceh terus.

Ding Ding Gu Gu.

Ayolah, minum pil ini.

Apa lagi? / Minumlah segelas susu sebelum tidur.

Tidak, aku tak butuh susu. / Susu sangat baik untuk tidur,

memperbaiki sel-sel, khususnya kulit.

Jadi lebih lembab dan cerah.

Hentikan.

Lihat, sudah sana pergi.

Tidak over dosis, kenapa kau muntah?

Aduh!

Sialan Huang Dou!

Kenapa?

Di luar petirnya terlalu keras!

Tidurlah disini.

Kau baru saja menjalani operasi.

Kita sudah putus, tak bisa melakukan "itu".

Ayo, tidurlah.

Kau ini kenapa?

Apa yang kamu lakukan? / Kau mengajakku tidur denganmu.

Tidur di lantai.

Petirnya sungguh memekakkan telinga!

Dou sialan!

Dou sialan! Aku akan pergi beli makanan, kau bisa tidur di kasur.

Bangun!

Tian, aku capek sekali tadi malam.

Biarkan aku tidur lebih lama.

Huang Dou, bangun!

Ju Zi, kenapa kau kesini? / Itulah yang kutanyakan, kenapa kau disini?

Benar, kenapa aku disini, bagaimana kau bisa menemukanku?

GPS ponselmu aktif.

Dimana Lan Tian? / Tak heran kau selalu bilang kau sedang kerja,

dan tidur bersama para kru film.

Hari ini aku akan membunuhmu!

Ju Zi!

Hentikan! Aku bisa jelaskan.

Apa yang perlu dijelaskan?

Kalian tidur bersama!

Lanjutkan saja!

Aoo-Aoo. Kalian sungguh lancang melakukan itu,

maka rasakan akibatnya. / Ini bukan seperti yang kau bayangkan, Lan Tian.

Huang Dou. / Tenanglah agar tak salah paham.

Kemarilah, Huang Dou!

Apa kau tak waras?

Siapa bilang?

Tentu saja kau yang tak waras. / Ya kau yang waras, dia yang tak waras.

Apa kau tak lihat dia tampak tidak normal? / Kalian berdua yang tak normal!

Obat ini yang dia minum tiap hari.

Untuk mengobati depresi. / Kau bohong padaku lagi.

Dia mengalami depresi pasca operasi.

Tak stabil, kasar, obsesif, mudah lupa dan sensitif.

Lihat, dia bicara sendiri!

Dimana sayuran yang aku beli?

Ponselku.

Aku akan menyiapkan makanan dulu.

Kudengar depresi ini mengakibatkan bunuh diri jika parah.

Itulah yang aku khawatirkan. jika ini mengancam nyawanya,

Aku tak bohong.

Ayo, kutunjukkan padamu.

Lihat, mudah marah!

Kita harus tenangkan pikirannya.

Agar tak mudah marah lagi.

Kau baru saja membuat dia mudah marah,

jadi kau saja yang menenangkannya.

Aku menenangkan dia? / Kurasa aktingmu luar biasa.

Percayalah pada dirimu.

Kau pasti bisa. / Tidak. / Ayolah!

Lan Tian!

Lan Tian, aku memang keras kepala.

Kita berdua adalah wanita.

Tak mungkin bagi kita untuk saling menghina.

Kita adalah saudara.

Oke, sebelumnya semua salahku.

Maafkan aku.

Maafkan aku, maafkan aku.

Huang Dou, Huang Dou.

Ponselmu selalu susah dihubungi.

Malapetaka! Ju Zi sudah tahu semuanya.

Dia mau kesini. Larilah!

Apa? Aku sedang bicara denganmu. Dengarkan aku, jika Ju Zi tanya,

kau tak boleh mengakuinya. Ketika dia menemui kalian berdua,

semuanya akan...

Baunya enak! / Cobalah!

Ya begitu!

Lezat! / Enak? Aku mahir memasak sup.

Mereka... Mereka...

Dia dan Dia... Aku tahu, aku tahu.

Aku sudah lihat.

Bersamaan? Keren!

Tak bisa dipercaya!

Bukan seperti yang kau duga!

Aku jatuh cinta denganmu!

Jaga dirimu.

Aku sudah menenangkan pikirannya.

Lihat, dia memasak sup.

Maka, kau lanjutkan saja, aku pergi dulu.

Ju Zi, kau baik sekali. / Dou Dou kecil!

Aku sudah tahu, dan terima kasih.

Lan Tian! Aku memintakan cuti untukmu pada editor.

Kubilang kau pergi mudik. Kau bisa istirahat di rumah.

Jadi biar ditangani editor dan Zuo.

Sama-sama, sayang.

Lan Tian,

Kudengar kau dan Huang Dou bersama lagi.

Sejarah mengatakan, apa yang sudah terjadi tak bisa dibatalkan.

Huang Dou!

Lan Tian!

Tian, kau tak apa-apa?

Apa yang terjadi?

Aku terjatuh. / Ulurkan tanganmu.

Jangan bergerak. / Sakit? Dimana?

Angkat telponnya!

Ju Zi. Tak perlu khawatir.

Ada apa?

Penipu. Dimana kamu?

Baiklah, aku segera kesana, jangan khawatir.

Kondisi darurat, Ju Zi. Aku harus pergi. / Aku mau bertemu dokter di rumah sakit.

Tak ada yang terluka.

Kenapa kau ingin pergi?

Pokok ingin bertemu dokter.

Baiklah, sini tanganmu. Hati-hati.

Hati-hati jalannya.

Kau bisa berdiri?

Uang! Kau tak boleh pergi.

Aku tak menabrak dia. Dia sudah berbaring di aspal.

Dia melukai kakekku.

Dari awal dia berbohong. Ini tipuan, kau tahu?

Ganti rugi!

Ada masalah apa? / Aku baru saja terjatuh.

Tian, aku harus pergi sekarang.

Bicaralah dengan dokter.

Dokter Sun, aku baru saja terjatuh.

Perutku sakit. Aku takut aborsi.

Tolong periksalah.

Jangan khawatir, kita tes dulu. / Baik, baiklah.

Kuharap tak ada apa-apa.

mahsunmax

Kau tak apa-apa?

Maaf, aku terlambat. Mereka sudah pergi.

Lan Tian membutuhkanku.

Baik, dia membutuhkanmu, aku tidak butuh kamu 'kan?

Tidak, bukan begitu.

Hari-hari ini, aku sudah terlampau jauh.

Tak bisa menjaga kalian berdua.

Bisakah kau bersabar sedikit.

Baiklah, aku mengerti.

Kau tak perlu mengurus kami berdua.

Kita putus!

Ju Zi, Ju Zi!

Sepasang sepatu ini tidak cocok dengan kakiku sejak kau membelikannya.

Harusnya tak kupakai sejak awal.

Ju Zi!

Denyut jantung bayinya 114.

Dia cukup sehat. Semua baik-baik saja.

Ingat, selalu periksakan kehamilan kesini.

Baik, terimakasih.

Kenapa kau kembali? / Aku tak akan tahu kau bohong jika aku tak kembali.

Aku tak bohong padamu. / Bukankah kau melakukan operasi aborsi?

Aku pergi dulu, dokter Sun. Terima kasih.

Ayo katakan!

Tak ada yang perlu dikatakan. / Kau menipuku selama setengah bulan.

Merasa lebih baik? / Siapa yang menipu? Aku tak memaksamu.

Kau sendiri yang datang ingin jadi pembantuku, dan mengurusku, oke?

Aku menangis menjadi budakmu!

Jangan bilang begitu, oke? Siapa yang memperlakukanmu seperti budak?

Bukankan aku budak? Aku sudah bohong pada pacarku untuk mengurusmu.

Aku bilang padanya bila aku syuting film baru. agar kau tidak insomnia,

Aku mengawasimu semalaman, agar kau senang.

Aku lakukan apapun semampuku. Akulah yang akan depresi.

Tadi, saat kau minta ke rumah sakit, pacarku diganggu di jalanan,

Aku tidak bisa menolongnya.

Aku berbohong dan terus berbohong.

Dan pacarku meninggalkanku.

Depresi itu ternyata palsu, operasi aborsi itu palsu juga.

Aku tak bilang aku depresi.

Aku tak bilang aku mau aborsi.

Baik, mau berdebat denganku?

Kau lebih bijaksana dariku, oke? Aku bodoh!

Huang Dou! Aku tak bermaksud menipumu.

Ada kesalahpahaman diantara kita.

Aku harus minta maaf.

Maaf.

Dokter Sun!

Dokter Sun, tolonglah!

Tolong ceritakan, bagaimana situasi yang sebenarnya?

Baik, dengarkan aku.

Bayi, membuat wanita merasa sempurna.

Apa maksudmu?

Tunggu!

Aku bisa hamil lagi 'kan?

Aku sudah jelaskan.

Dinding rahimmu sangat tipis. Jika kau ingin aborsi,

kemungkinan untuk hamil lagi akan sangat kecil.

Itu berarti...

saat ini mungkin...

satu-satunya kesempatanku untuk menjadi ibu selama hidupku?

Secara teori, ya.

Dokter Sun,

aku ingin merawat bayi ini.

Aku ingin menjadi wanita seutuhnya.

Aku penasaran hari-hari ini,

mengapa aku selalu kebingungan.

Aku tak tahu mengapa.

Sekarang aku tahu alasannya. Kurasa anakku telah bersamaku setengah bulan ini,

kita belum pernah saling mengenalkan.

Untuk kusapa, hai nak! Dia pasti marah padaku.

Ayah yang salah, Huang Dou kecil.

Aku tak bisa menjaga dengan baik dirimu dan ibumu.

Maafkan aku, oke?

Apa? Kata sandi?

Oke!

En!

Bayinya ingin aku memberitahumu

jangan menangis dan jaga dirimu.

Masih menangis?

Untuk apa menangis? / Baru saja mengiris bawang!

Tutup matamu! / Apa? / Tutup matamu! Cepat!

Jangan melihatku selama lebih dari 3 detik.

Mereka bilang bayinya akan mirip dengan orang yang dilihat ibunya yang mengandung.

Kembalilah ke kamar dan lihatlah di cermin. Aku saja yang memasak.

Tak bisa membuka mataku.

Lihat apa? / Tidak, tidak lihat apa-apa.

Geserlah.

Rasanya enak.

Dimana ponselku?

Kita harus bicara.

Sebagai orang tua dari bayi ini,

kita harus perjelas hubungan kita.

Hubungan apa?

Dalam ruangan yang tertutup, seorang pria dan seorang wanita.

Kita harus berkomunikasi lebih jauh.

Seorang pria dan seorang wanita apa? Tak ada perbedaan gender di duniaku sekarang.

Kau tahu, dorongan hati manusia.

Kau tahu nama kita tak cocok.

Lan Tian, Lan Tian? Aku tak pernah memenangkan langit.

Biar jadi lebih baik.

Aku ingat moto-mu,

"Kuda yang bagus tak akan kembali merumput di padang rumput yang lama."

Aku punya moto yang lain, "mengakui kesalahan adalah separuh perbaikan."

Kau bukanlah rumput biasa. Kau adalah rumput menjalar,

dengan rumput bayi juga.

Aduh! Ada yang bergerak!

Ya, aku merasakannya!

Bocah kecil!

Mengapa sunyi sekali? / Mungkin dia sedang tidur.

Ayah memanggilmu, Huang Dou kecil! / Jangan berisik.

Ayah tidur bersamamu,

bagaimana?

Katakan, mengapa dia memilih wanita itu?

Aku tak melakukan kesalahan apapun.

Dimana kebutuhan kosmetiknya?

Ye Ye, kau bawa barang banyak sekali untuk hanya sehari menitip anak.

Biar kalian berdua punya pengalaman merawat anak.

Ada yang perlu kalian ketahui. Susu ini, kau minumkan setelah sarapan,

sebelum makan siang dan setelah makan malam.

Isi airnya sebanyak skala 45.

Tambahkan 1 setengah sendok bubuk susu,

lalu kocoklah. Lalu tuangkan air kedalamnya.

Ingat, airnya jangan terlalu panas. Berikan buah, apel ata pisang keduanya bagus.

Tapi apelnya tak boleh terlalu keras. Pisang saja yang lunak.

Yang lain seperti bantal, baju dan mainan ada disini.

Makanannya gampang.

Roti, telur, sayur semuanya bagus.

Jangan lupa potong-potong sebelum dimasak, lalu rebus sampai lunak.

Kalau tak lembut, tak bisa dikunyah. Gampang 'kan?

Gampang.

1 pertanyaan, apakah mereka nakal?

Yakinlah, mereka ini berkelakukan baik.

Ayo sapalah paman. / Paman, bibi.

Halo, kalian lucu-lucu.

Jangan bergerak, ada semut.

Aku ingin menangkap badak. / Menggendong anak-anak ini susah sekali.

Menua sampai mati. / Apa kau menyesal mengurus anak ini, Huang Dou?

Tidak, dia sangat imut.

Ayo kita mulai acara selanjutnya.

Ayo, ayo, ayo.

Huang Dou kecil, dengarkan lagi nina bobo, oke?

Kamu mau makan apa? Yang ini, sayang?

Ini buatmu, oke?

Untuk apa ini?

Bayi kecil.

Ayah.

Kenapa ada anak asing disini? / Aku bukan anak asing, ayah.

Aku ingin susu.

Susu, susu.

Oh Tuhan!

Syukurlah, cuma mimpi.

Huang Dou!

Huang Dou!

Aku tahu kau sangat tertekan akhir-akhir ini.

Kebahagiaan datang terlalu cepat.

Aku belum siap-siap dengan baik. Katanya dilarang berhubungan seks ketika hamil.

Siapa yang bilang?

Menurut buku.

Sebelum dan sesudah 3 bulan harus hati-hati.

Tak ada larangan berhubungan seks.

Kamu kenapa? / Aku kebelet pipis. Aku akan ambil minum dulu.

Sialan Huang Dou! Apa yang sedang kau pikirkan?

Cuma mau perlihatkan pakaian dalam baruku.

Menawarkan naik kapal pesiar.

Dan, pertunjukan ciuman. Aktrisnya cantik-cantik.

Tak ada ruginya buatmu. / Pertunjukan ciuman, apa tak masalah?

Baiklah, bos menjemputmu.

Tidak bagus. / Utamakanlah film!

Bos menjemputmu!

Aku tahu, tunggu sebentar.

Oke, oke.

Yang ini, yang ini! / Tidak bagus.

Baju lamaku jadi kekecilan.

Aku harus pergi. Ini, minum supnya selagi panas.

Ayo. / Tak mau sup. Kau memberiku sup tiap hari.

Sekarang aku jadi gendut seperti babi. Apa kau pernah lihat babi memimpin acara tur?

Setiap pembawa acara kurus seperti monyet.

Gemuk itu unik. Cocok buatmu, yang berwajah kecil.

Aku harus pergi, sayang.

Bagaimana denganku?

Mengapa dirimu? / Mengapa aku?

Gao Dashang!

Jadilah profesional, oke?

Ini adalah perusahaan mikro-film pertama kita.

Kau harus tampil dengan baik.

Semuanya bersiap! Siap untuk syuting.

Aktor siap? / Siap.

Siap.

Bersiap.

Action.

Aku telah lama menunggu hari ini.

Menikahlah denganku! / Terima.

Terima...

Cut, selesai.

Adegan selanjutnya.

Sempurna. / Ju Zi adalah pemeran wanitanya.

Filmnya dia? Kenapa tak kau bilang sejak awal?

Dia menyuruhku tak boleh mengatakannya. Dia bilang ini adalah kejutan.

Hubungan kami, apa kau tak tahu?

Kau melakukan apapun yang dia katakan?

Dia membayar banyak. Dan lalu, mantan jadi pacar sekarang

dan pacar sekarang jadi mantan, semuanya mantan. Apa ada bedanya?

Baiklah, berhentilah bicara, syuting saja. Fim lebih utama!

Timbang berat badan.

Oh Tuhan!

Sudah kubilang postur tubuh adalah penting.

Kau bertambah 5 kilo.

Siapa yang salah, kau atau aku?

Aku minum banyak air pagi ini, jadi sekarang perutku agak gendut.

Editor, jika seorang wanita tak bisa mengontrol berat badannya sendiri,

bagaimana mungkin dia bisa mengontrol dunia luar.

Lan Tian, bukanlah omonganku,

tak akan kubiarkan berat badanku bertambah diatas 100.

Ya, dan berat badan pacarmu tak pernah kurang dari 100.

Apa maksudmu? / Aku ingin gemuk seperti babi

dan kurus seperti ayam. / Aku...

Cukup! Berhentilah bertengkar!

Pembawa acara pertunjukan ini adalah Qi Qi.

Kalian berdua boleh pergi.

Ini 1 juta sebagai ganti rugi dariku.

Tak perlu. / Ambillah.

Bukankah kau kembali pada dia karena bayi itu?

Kau menyukai bayi, aku juga bisa berikan untukmu.

1 juta tak cukup? Lalu akan kuberi dia apapun yang dia mau, bagaimana?

Ambil saja. / Kau salah paham, Ju Zi.

Kami bersama lagi,

bukan hanya karena bayinya.

Lalu karena apa?

Dia lebih sesuai denganku.

Dan aku?

Bagaimana cara menjelaskannya,

seperti sepasang sepatu ini,

ini tak sesuai pada awal memakainya.

Kau masukkan dalam lemarimu. Sepatu tak mudah terlihat.

Tapi aku akting dalam 3 film demi ini.

Sekarang kau pakailah,

walau nanti kau membuangnya lagi, sepatunya masih utuh.

Maafkan aku, Ju Zi. Aku tak bisa bersamamu lagi.

Semoga kau baik-baik saja.

Huang Dou kecil, dimana kau?

Apa kau lapar, Tian sayang?

Aku pulang.

Tian sayang?

Huang Dou. Ini adalah kedua kalinya kita putus.

Kupikir kau menjadi orang yang baru saat kau kembali,

tapi kebenaran mengatakan padaku,

aku salah lagi.

Pada saat kau menghabiskan uang kita

untuk membeli kamera tak berguna,

terobsesi oleh impianmu yang konyol walaupun itu uang pernikahan kita,

Aku harusnya tak mempercayaimu lagi.

Kau bilang kau akan bersamaku dalam masa-masaku yang sulit,

Aku harusnya tidak terus berharap padamu lagi.

Pertumbuhan kedewasaanmu lebih rendah dari pada bayi kita.

Aku tak bisa mengharapkanmu lagi.

Bagaimanapun, janganlah khawatir,

aku sudah punya rencana untukku dan bayi kita, dengan jelas dan komplit.

Sayangnya, kau tak ada.

Tak akan ada aku lagi di masa depanmu nanti,

tapi kudoakan hidupmu lebih baik.

Salam hangat, Lan Tian.

Aku tak bisa menemukan dia. Ponselnya dimatikan.

Dia pergi tanpa berpamitan.

Menurutku kalian berdua tak boleh berpisah.

Bagaimana kalau bersama lagi?

Janganlah bertengkar seperti sebelumnya,

selalu bertengkar. Apa yang sebenarnya kalian pertengkarkan?

Kami tak bertengkar.

Katakan, apa yang salah denganku?

Apapun itu, tolong katakan. Kami tak bertengkar, bertemupun tidak.

Hanya ada pesan ini.

Berdasarkan nada bicaranya,

kau sudah tamat.

Kita selesai? / Berikan satu alasan.

Apa salahku, katakan.

Pergi bersama bayiku.

Apa ini soal penculikan anak?

Bukan begitu.

Lan Tian menghubungiku pada hari itu.

Lihat! Dia mengirimiku Weixin.

Disini.

Bagaimana bisa kau kirim ini?

Kau ingin aku jelaskan apa?

Bagaimana kalau aku saja yang jelaskan?

Sudahlah, ayo minum.

Maafkan aku.

Ayo, sayang! / Paman Huang Dou!

Selamat pagi, sayang.

Ye mau pergi. / Bangunlah!

Bisakah kau beritahu dimana Lan Tian?

Sungguh membosankan kau tanyakan itu tiap hari!

Sudah kukatakan ribuan kali,

"aku tidak tahu". / Kau pasti tahu, tolong, katakan.

Jika kau tak beritahu aku, aku akan tidur didepan rumahmu.

Baik, terserah padamu. Rasanya kau sudah disini 1 bulan.

Ingat ongkos pembantu.

Ayo sayang.

Kakak, pacarku namanya Lan Tian. / Siapa kakakmu? Aku lahir setelah 1990an.

Adik 1990an, Lan Tian dan aku telah bersama selama 1 tahun.

Lalu kami berpisah dan ternyata dia hamil.

Maka dia kembali lagi padaku. Kami bertengkar kemarin dan sekarang dia pergi.

Surat yang ia tinggalkan mengatakan, Huang Dou...

"Ini adalah kedua kalinya kita putus."

"Terakhir kita putus karena kau mengambil uang pernikahan..."

"...untuk membeli kamera tak berguna."

"Film kameranya sudah kuno. Kau membelinya untuk apa?"

Bagaimana kau bisa tahu? Kau sudah membaca suratnya?

Kau yang bilang sendiri 10 kali. / Maka katakan, dimana Lan Tian?

Adik, jangan pergi!

Apa aku bilang begitu?

Ya, memang aku bilang begitu.

Rasanya, ya.

Huang Dou! Huang Dou!

Ini alamat rumah neneknya Lan Tian.

Tapi aku tak yakin apakah dia kesana. / Kenapa kau memberitahunya terlambat?

Er... kau...

Kau sungguh ingin pergi, sayang?

Dengarkan nenek.

Nenek, aku akan ketinggalan pesawat.

2 kalimat saja.

Apa kau yakin kau mampu melupakan orang itu dengan pergi menjauh?

Dengarkan aku,

dia masih ada, dalam hatimu.

Yah, dia masih dalam hatiku, nenek.

Tapi aku tak bisa menahannya lagi.

Aku tahu, sayang.

Aku berpisah dengan orang yang sama 2 kali,

dan aku tak mau berpisah ke-3 kalinya.

Lalu, apakah Huang Dou sudah berubah?

Ya, dia sudah berubah. Tapi dewasanya lebih lambat daripada bayiku.

Aku tak bisa mengharapkan dia lagi.

Tenanglah, oke?

Bagiku, seorang pria

selalu butuh wanita pengertian dan membimbing.

Tapi nek,

aku sudah capek.

Nenek? Aku Huang Dou.

Apa Lan Tian ada di dalam?

Tidak. / Kemana dia pergi?

Aku tak tahu.

Ini semua hasil buatanmu.

Banyak sekali disini. Untuk bayi kami.

Ini untuk satu tahun.

Satu potong untuk sebulan. Semua jumlahnya 12 potong.

Rapat sekali jahitannya. Berapa lama anda mengerjakan ini!

Jika seseorang mencintai orang lain,

dia akan melakukan apapun semampunya.

Nenek tahu, aku telah bertemu Lian Tian selama 1 tahun,

menghabiskan seluruh kemampuan dan sepenuh jiwa.

Aku telah mencarinya selama 1 bulan.

Kau menjadi seorang ayah hanya dalam 1 malam.

Tapi bagi dia,

adalah seumur hidup menjadi seorang ibu.

Itu suatu kecelakaan.

Bisakah nenek beritahu, dimana dia? Aku harus katakan sendiri padanya,

aku akan menjaga dia selamanya.

Kau bersedia menjaganya?

Sungguh baik yang kau katakan.

Bagaimanapun, aku ingin mengatakan padamu,

setiap orang secara pribadi di dunia,

selalu melangkah untuk menyebrang.

Setiap orang punya jalannya sendiri-sendiri, dan memperjuangkan impiannya sendiri.

Tapi, ketika kau melihat ke belakang, bertemu dengan seseorang,

merupakan kehidupan yang panjang.

Dan dia adalah belahan jiwamu. / Yah, dan dimana dia sekarang?

Dia telah pergi. / Dia pergi? / Cepat carilah dia!

Pergilah! / Kemana dia perginya?

Amerika.

Aku tahu.

Berusahalah!

Terima kasih banyak, nenek.

Kau lambat sekali kemari. / Segera setelah kuterima telponmu,

Aku buru-buru tanpa meminta waktu istirahat.

Bagaimana cara menge-drift-ku tadi? / Ayolah, cepat!

Antar aku ke bandara. Lebih cepat, lebih baik.

PINTU PENUMPANG INTERNASIONAL, HONGKONG

Dari mana kau dapat mobil ini? / Ini mobil properti milik kru film.

Kami syuting film drift hari-hari ini. Apa kau mau lihat aku nge-drift lagi?

Tidak, tidak, terima kasih. / Kau sedang buru-buru 'kan?

Aduh!

Jangan pergi, semangkaku!

Kau membuatku ketakutan, kenapa kau ini?

Belokan terlalu tajam, kau tahu?

Tadi itu kecelakaan.

Untungnya selamat.

JALAN TOL KE BANDARA

Bujuk dia pulang!

Kau harus bujuk dia untuk pulang!

Berjuanglah!

Apa? Penculikan? / Ya, dia menculik bayiku.

Berapa umur bayimu? / 5 bulan. / Laki-laki atau perempuan?

Keduanya? / Tidak, tidak, laki-laki.

Cepatlah, atau terlambat!

Lan Tian, dimana kau?

Keluarlah, Lan Tian!

Bagaimana bisa kau bawa lari bayinya?

Ini penculikan.

Maafkan aku. Keluarlah, Lan Tian!

Lan...

Untuk apa kau mencariku? / Inikah orang yang menculik bayimu?

Ya, dialah orangnya. / Dimana bayinya?

Tunggu sebentar, aku harus mengajukan beberapa pertanyaan.

Lan Tian,

aku telah mencarimu sebulan ini.

Kau dan bayinya tak ada disampingku.

Duniaku jadi hancur.

Kau bilang aku tak bertanggungjawab.

Tak punya rencana untuk masa depan.

Hari-hari ini, aku memikirkanmu dan bayinya setiap hari.

Aku memikirkan tentang masa depan kita.

Bagaimana bisa kau bawa pergi bayinya?

Dia bahkan belum bertemu aku. Dia belum memanggilku ayah.

Aku tak bisa meninggalkanmu dan bayinya.

Kau juga tak bisa meninggalkanku.

Kita tak boleh berpisah, kita adalah keluarga.

Kita akan bersama selamanya, kau tahu?

Kau bilang aku selalu punya impian yang tak realistis sebelumnya,

Tapi sekarang,

kau dan bayi ini adalah impianku.

Kau harus mengijinkanku menjagamu dan bayi kita,

seumur hidup.

Selain itu, apa kau sudah tanya pada bayinya?

Apa dia sudah setuju?

Dimana bayinya?

Di dalam rahimku.

Dasar penipu! Kau melanggar hukum!

Kau harus ikut denganku. / Aku belum menyelesaikan kalimatku.

Katakan ke bayi kita belajarlah yang tekun, Lan Tian!

Dan nanti jadilah sutradara yang baik!

Seperti ayahnya!

Depresi, kebingungan,

dan parasit.

Kalian, menemui aku,

untuk apa!

Hai, ada apa?

Pendarahan.

Dibawa ke mana?

Baik, aku segera kesana. / Ada apa? / Bayinya lahir.

Kembali, jangan pergi!

120?

Istriku mau melahirkan!

Aku akan mati, sakit sekali!

Sialan Huang Dou!

Belum keluar juga?

Apa kelahirannya susah? Apa yang kita lakukan jika distosia?

Mengoperasinya. / Ah?

Operasi Caesar.

Operasi Caesar tak baik untuk kesehatan. Lebih baik melahirkan secara alami.

Bagus untuk kesehatan. Dorong!

Kau berhasil! Kau berhasil!

Lan Tian, jangan khawatir! Aku bersamamu.

Mengapa kalian berkostum Kasim?

Sudahlah.

Kasim juga manusia.

Apa semua jarinya lengkap?

Dia sangat sehat, selamat!

Apa dia mirip aku? / Ya, dia mirip monyet.

..yang baru lahir. / Jangan ucapkan itu lagi.

Ketika kau selesai cuti melahirkan,

kita akan buat program yang lebih baik.

Setuju!

Lari, lari, lari.

Berhenti. Gao Dashang!

Ya, disini. / Bagaimana kau bisa menjadi asisten sutradara bila begini!

Lupa ini dan lupa itu! Hati-hatilah!

Kecelakaan.

Tak akan ada kesalahan lagi. / Kamera! Fokus pada kesalahan!

Maaf, sutradara!

Kecelakaan. Tak akan ada kesalahan lagi! / Kecelakaan! Kecelakaan menyebabkan bencana!

Berhati-hatilah, sekali lagi!

Ayah datang. Senang sekali kau bersamaku di hari yang panas ini.

Minumlah air ini.

Apa kau kepanasan, Dou Kecil?

Ada sesuatu yang harus kukatakan.

Apa? "Tembakan mundur" lagi.

Tak ada senjata di adegan ini, sutradara?

Kecelakaan. Film lebih utama!

Sekali lagi!

3, 2, 1, action!

JANGAN KEMANA-MANA, MASIH BELUM SELESAI...

Berapa banyak orang Jepang tanpa dialog?

80. / Yang pakai dialog? / 100.

Yang mati? / 300.

Tewas tanpa senjata? / 2 kali lipat!

Itu masalah besar. / Yah.

Aku harus tinggal di rumah Lan Tian selama 15 hari.

Jangan bilang Ju Zi, tetap rahasiakan ini.

Bagaimana cara ijin sutradara?

Lalu bagaimana? / Bagaimana jika tertangkap mantan?

Tak mungkin, bagaimana jika mabuk sambil menyetir?

Ini juga 15 hari. / Itu penjelasan yang bagus.

Mengagumkan, bagaimana kau bisa membuat pacarmu dan mantanmu

tetap tenang bersama? / Motoku adalah ketrampilan yang bagus dan jangan terlalu dekat.

Tenang saja sayang, semuanya beres.

2 mayat, jangan bergerak.

EITS.. MASIH ADA LAGI...

Lan Tian, akhir-akhir ini kau bukan seperti dirimu.

Ada masalah apa denganmu?

Bukankah kau tahu, "tembakan mundur" antara aku dan pacarku.

Apa yang harus kulakukan?

Kesalahan ini tak ada hubungannya denganku,

kau harusnya tak bertanya padaku. Bicarakan dengan orang tuamu.

Tidak.

Ibu akan membunuhku jika dia tahu.

Hal yang membuat ibu membunuhmu

adalah juga dalam pikiran bayimu.

Mati?

EITS.. MASIH ADA LAGI...

mahsunmax, 22 Pebruari 2016 subscene.com/u/910430

thanks for watching without doing resync

please inbox if any other format

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.