Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Synchronized & Checked: NDASERUAG
Peggy tersayang.
Tolong lepasken daku.
Kamu enggak punya kekuatan di sini.
[Man] Ini semua cuma ada di relung pikiran kita.
Ya, aku mau banget, James, kedengarannya seru.
[James] Keren banget. Keren gila.
Oke, bagus. Um, aku jemput kamu jam 7 ya?
[Pria] Ini film terbaru ibu.
Udah pasang poster film barunya?
Iya. Kamu suka?
Apaan sih?
The Mummy?
Karier Marilyn Lee Miller bakal naik turun
setelah film murahan terakhirnya yang gagal total di box office.
Nggak heran sih. Filmnya ancur banget.
Kabarnya di media aktris film kelas B ini
berencana pensiun buat lebih banyak waktu sama anaknya.
Ya iyalah, Marilyn. Pensiunmu nggak ada hubungannya sama
film-film sampah yang kamu bintangi belakangan ini.
Apa masih ada yang nonton film-film indie kek gini?
Film kayak gini tuh kanker buat industri.
Nyebelin banget, dan buang-buang waktu.
Kayaknya kita harus lihat baik-baik film-film kayak gini
dan mikir apa film kayak gini masih pantes ada di masyarakat beradab.
Ibu! Sial. Tolong. Tidak!
Apa yang kamu lakuin?
Apa masih ada yang nonton film-film indie kayak gini?
Film kayak gini tuh kanker buat industri.
Apa mereka sengaja menciptakan monster di dunia nyata?
BOCAH DARI BAWAH
Luuucy!
[Pria] Tebas si jalang, tebas si bocah!
Tebas terus sampai tubuhnya hancur!
[Wanita] Demi Tuhan, tolong berhenti!
- [Pria] Aku sekarat. - Ya Tuhan!
[Anak] Tidak!
Kita mau ke mana?
Colin.
Makan malam hampir siap kalau kamu mau ikut.
Colin?
[Man] Ronnie!
Kamu di mana?
Mau main petak umpet?
Persis seperti yang kubilang.
Kamu menikmati itu?
Aku udah nonton film itu 13 kali, dan aku mulai benci.
Ini Dokter Dementia, pelayan setiamu.
Melayanimu dengan cara terbaik yang aku...
Dia lagi ngapain?
Sama kayak biasanya. Nonton film horor jadulnya Marilyn.
Anak itu terobsesi.
Kamu tau kan aku udah bilang kita harus cari jalan lain buat dia.
Terus aku harus gimana, Patricia?
Maksudku, kita satu-satunya keluarga yang dia punya.
Aku tau kamu ngerasa wajib karena adikmu,
tapi ada yang aneh banget sama dia.
Dia itu... entahlah, dia...
Dia gila, dan dia itu aneh banget.
Kasie, jaga bahasamu.
Maaf deh kalau aku ngomong jujur.
Mungkin dia cuma kangen ibunya.
Ya. Makasih, Kapten Sok Tau.
Tapi itu nggak ngubah fakta kalau dia menyeramkan.
Kamu udah cerita ke ayah soal kejadian kecil kemarin?
Kejadian apa?
Aku pulang dan laci celana dalamku kebuka.
Ada yang ngobrak-ngabrik isinya.
Si bocah mesum itu pasti ngendusin celanamu.
Ya, dan gak itu saja. Sumpah aku mergokin dia ngintip aku di kamar mandi pagi ini.
Dan aku udah beberapa kali mergokin dia
- berdiri di atasku, ngeliatin aku tidur. - Ya. Aku juga.
Ini gara-gara film-film yang dia tonton.
Ayolah.
Cuma karena dia terobsesi sama film horor
bukan berarti dia jadi psikopat.
Kasih dia motel aja, dia udah mirip Norman Bates.
Kenapa kamu masih pakai kostummu?
Logan. Diam.
Ayo makan semuanya.
Chili ini baunya aneh.
Makan aja, bocah.
Baunya... beda.
Makan saja roti selai kacangmu, Logan.
Colin, kamu harus makan sesuatu.
Kamu cuma mau ngeliatin aja?
Oke.
Bennett?
Ibu?
Dasar anak setan!
Beraninya kamu coba ninggalin aku?
Aku udah nelpon mereka.
Tolong lepasin aku sekarang!
Colin...
Colin, ini bukan kamu!
Anakku...
Akhir dari pelarianmu, Rondo.
Kami tau kamu yang melakukan pembunuhan itu.
Kamu nggak bakal nyakitin orang lain lagi, dasar bajingan!
Perhatian!
Aku punya sedikit resep buatmu.
Ayo, sini. Dekat. Dekat, dekat, dekat.
Kamu tau kita baru aja mulai.
Bunuh...
Kami akan segera kembali dengan Doctor Dementia
dan double film creature kami di channel 18 superstation.
Andai aku bisa menghentikannya.
Bagaimanapun, aku...
Aku nggak bisa bawa dia kembali.
Ironis.
Bukan?
Dia bikin film horor.
Sekarang aku...
yang bikin filmku sendiri.
Saat mereka menatap kegelapan mulai dari detik ini...
mereka akan melihatku.
Kamu juga akan melihatku.
Aku akan kembali buatmu.
Kalau kamu nggak suka film ini,
aku nggak tau gimana bisa bantu kamu.
[Wanita] Louis C. Gallegos.
Kamu lagi dengerin 102.1.
Hari ini aku capek banget.
Balai bingo bikin Nenek begadang lagi?
- Itu udah cangkir kopi keempatmu? - Keenam, malah.
Kamu masih mau pergi ke acara Grave Rave itu?
Kayaknya sih iya. Geng Scooby yang maksa aku.
Vortex Video.
Kalian punya film "Lewisville" nya Marilyn Lee Miller?
Nggak ada. Maaf. Stoknya habis.
Kenapa Nenek gelisah banget?
Cuma karena waktunya aja.
Bulan Oktober datang, dan Marilyn Lee Miller ini
dan Marilyn Lee Miller itu.
Ya, kota kita kan terkenal karena ratu teriakan film kelas B
yang bunuh diri, jadi.
Iya.
Apa itu?
Nggak tau.
Ada cowok dari "Night of the Living Dead" di dalamnya.
Keren banget.
Iya. Aku udah nunggu Romero bikin film zombie baru.
Menurutku "The Crazies" jauh lebih seram daripada "Night" atau "Dawn".
Oke. Itu penghinaan.
Tapi ya terserah kamu sih.
Tahun 70-an dan 80-an itu masa jayanya film horor.
Iya, sekarang udah nggak bikin film kayak dulu lagi.
Walaupun kamu nganggepnya terlalu serius.
Film horor itu hidupku, oke?
- Astaga. - Rasanya tuh kayak...
melepaskan ketakutanmu dan menghadapinya.
Orang jadi lebih berdaya karena...
menghadapi masalah nyata mereka.
Ya. Bisa gak kamu berhenti ngomong omong kosong begitu?
Itu beneran.
Kamu tau, bisa nggak kita biarin film jadi pelarian aja?
Film horor terbaik pasti ada pesannya.
Film terbaik, termasuk horor,
- bikin lupa kenyataan. - Oke.
Orang harusnya diem aja dan makan popcorn-nya.
Nggak. Gimana kamu bisa nonton "I Spit on Your Grave"
atau "The Hills Have Eyes" dan nganggap itu pelarian.
Karena itu cuma film.
Itu nggak nyata!
Oke.
Nah, Nenek, film kayak apa yang kamu suka?
Um...
"The Howling" bagus banget.
Yang orisinal, bukan sekuel pornonya.
- Iya juga sih. - Kamu tau,
orang nonton film
dengan alasan yang sama mereka naik rollercoaster.
Sensasinya harusnya seru.
Hai, manis!
Ya ampun.
Hai, cantik.
Apa maksudnya itu?
Ini udah tahun 90-an, bukan 40-an.
Tahun 90-an tuh nyebelin.
Mending kasih aku gangster, penyelundup, dan jitterbug.
Bener kan, Nenek?
Panggil Nenek Besar buat kamu.
Aku rasa aku milih hak pilih sama Nintendo aja.
Hai, cewek-cewek cantikku.
Guys, aku suka kostum kalian.
Beka, kamu kelihatan cantik banget.
Makasih.
Dan Big Dan, kamu itu...
Richard Simmons?
Ya. Aku nggak tau siapa itu.
Aku itu instruktur kebugaran jadul.
Ya. Richard Simmons.
Ya.
Quinn, mana kostummu? Kita harus cabut sekarang.
Kita punya banyak rencana keren banget.
Kalian terus nyinggung itu,
tapi aku nggak tau apa yang terjadi.
Kata-kata Pinhead,
"kami punya banyak hal untuk ditunjukkan ke kamu".
Oke.
- Dah. - Dah.
Aku sayang kamu.
[Sybil] Sayang kamu juga. Selamat senang-senang ya.
[Pria] Muat orang-orang mereka ke dermaga.
[Quinn] Di mana sisa geng ini?
Kamu tau, lagi sibuk ngerjain sesuatu.
Ya. Aku nggak terlalu suka kejutan.
Apapun itu.
Yah, aku pribadi berencana mau nge-fly setinggi langit.
Oke.
Denger, aku punya ganja cukup buat bunuh hewan kecil... itu polisi!
- Hai, Logan. - Hai, Beka.
- Quinn. - Hai.
Big Dan.
Pak Polisi Miller.
Pak Polisi Logan?
Logan Miller. My Bro.
Oke.
Kamu lagi ngapain?
Aku cuma siap-siap mau masuk dan mulai shift-ku.
Kayaknya, kalian mau ke acara itu ya.
Iya.
Keren. Kalau gitu, aku...
kayaknya bakal ketemu kalian di suatu tempat malam ini.
Ya.
Seru banget.
Kami harus siapin Putri Ketepatan Waktu.
Jadi, dah ya Lo.
[Logan] Ya. Kalian, hati-hati ya.
Canggung banget.
Ya, dia tuh kayak final boy di kehidupan nyata.
Dia udah ngalamin film horor beneran.
Itu juga.
Itu cuma sekali.
Dua kali.
Ya. Pak Miller butuh sedikit...
ini dan sedikit itu.
Bener kan, Quinn?
Kamu menjijikkan.
Aku salah ngomong?
Aku ngomong apa?
[Beka] Kamu yang traktir ronde pertama.
[Radio] Carpenter Falls bangkit dari kematian malam ini
saat kita memberi penghormatan pada masa lalu kita yang berhantu
dengan Grave Rave pertama!
Betul. Para hantu bergentayangan
dan para arwah berpesta
saat kita merayakan musim seram dengan gaya.
Grave Rave di sini!
Kalau dia terus bagi-bagi minuman gratis di sini,
kita nggak bakal dapat uang malam ini.
Aku udah nyerah coba ngasih tau anak itu bertahun-tahun lalu.
Ayolah.
Hei, gimana kabarmu, Harp?
Lagi lesu banget saat ini.
Ada apa?
Kenapa departemen polisi malah minum di sini
bukannya menjalankan tugas?
Hei, tau nggak? Semua orang di sini lagi coba having fun, oke?
Jangan mulai deh, nanti malah berantakan.
Jangan gitu, Harp.
Aku cuma bilang aja sih.
Hei hei hei hei hei. Boleh minta bir?
Bir atau apa gitu?
Kenapa kamu nggak ambil itu dan dinginin kepalamu?
Gimana kabar semuanya malam ini?
Selamat datang di acara pertama, dan pastinya bukan yang terakhir,
Grave Rave di sini di Carpenter Falls.
Kami mau berterima kasih ke Julia.
Terima kasih.
Aku mau berterima kasih ke Pioneer Playhouse
dan Museum Marilyn Lee Miller yang udah jadi tuan rumah acara ini.
Nah, tanpa berlama-lama lagi,
tolong sambut milik kita sendiri
Erin Palmer!
Ayo ngomongin Halloween.
Buat kebanyakan orang,
mereka tumbuh takut sama hantu dan monster.
Nggak sama buat kita di Carpenter Falls.
30 tahun lalu, ratu teriakan film kelas B dan pahlawan kampung halaman kita,
Marilyn Lee Miller, mengakhiri hidupnya sendiri,
dan membuat anak satu-satunya menjadi gila dan nggak waras.
Anak 15 tahun itu lalu membunuh seluruh keluarga pamannya
sebelum menghilang ke dalam malam selamanya.
[Julia] Nggak percaya?
Satu-satunya yang selamat dari pembantaian mengerikan itu
ada di sini malam ini.
Tuan Logan Miller.
[Julia] Setelah malam itu,
Colin Miller sudah nggak ada lagi.
Dan legenda Bocah dari Bawah pun lahir.
Waspadalah pada Bocah dari Bawah.
Jiwa yang sedih, tersiksa, dan pendendam.
Kamu mungkin melihatnya, mungkin.
Kutukannya akan terus berlanjut di malam Halloween.
Selamat Halloween semuanya.
Bersulang. Untuk kita semua.
Itu keren banget, sayang.
Makasih, sayang.
Mhm.
[Big Dan] Oh yes, mami.
Kenapa kamu gak bawa aku kembali ke van-mu
dan bisikin kata-kata manis ke telingaku?
Abaikan dia.
Big Dan cuma kesel
karena Heather nggak ngasih dia muka sama sekali.
Dan kamu bisa jilat bijiku yang ekstra asin.
Aku udah muak ma kamyu.
- Nggak kok. - Iya bener.
[Quinn] Jadi apa info soal kejutannya?
Dan kalau itu Big Dan yang ngerjain minumanku,
maka kita semua bakal dapat kejutan malam ini.
Percaya deh.
Teman-temanmu ngerasa malam ini udah lama tertunda, jadi
kami siapin sedikit sesuatu buat kamu.
Bersulang buat itu.
Dan buat Quinn yang punya kehidupan sosial lagi.
Woo!
Kenapa semua orang terobsesi sama kehidupan sosialku?
Maksudku...
Mungkin karena kamu nggak punya sama sekali?
Bro.
Aku mau ke kamar mandi dulu.
Kamu. Nggak baik.
Fakta nggak peduli sama perasaanmu.
Maaf ya, guys. Ada brengsek di bar yang ngoceh terus
coba godain aku.
Serius hampir aja kutiup peluit pemerkosaanku.
Itu Harper.
Dia selalu bau tequila sama Drakkar Noir buatku.
Dia nggak apa-apa kalau lagi sadar.
Tunggu. Aku masih kepikiran soal peluit pemerkosaan itu.
Kayak, itu beneran ada?
Apa?
Jangan tiup itu.
Aku ada sesuatu yang bisa dia tiup.
- Hentikan. - Beka.
Kamu tau, harus aku bilang,
kostummu jauh lebih bagus dari tahun lalu.
Ingat, kamu pakai rok kotak-kotak kecil dan kami pikir
kamu kelihatan kayak Velma dari Scooby Doo?
Berlawanan sama sudut pandangmu,
Halloween itu bukan cuma alasan buat dandan kayak...
cewek murahan.
Aaw.
Makasih.
Sampai ketemu ya, guys.
- Bersulang. - Bersulang.
Pak.
- Hai, kawan. - Bro.
Geser pantat kurusmu- Duduk.
Minum bareng kami. Ayo.
Gimana kamu tahan sama ini?
Aku udah ngadepin ini seumur hidupku.
Aku gede bareng anak ini di sini.
Duduk. Satu minuman.
Kamu nggak sopan. Ayo. Duduk aja.
Jadi, gimana hidup di marina?
Sepi.
Masih di rumah perahu?
Ya, masih.
Ada apa? Kamu kelihatan kayak habis lihat hantu.
Dia emang sering gini. Aku taruhan sekarang tangannya basah banget,
sampai nggak bisa angkat bir sialan itu.
Sudah.
Hentikan.
Kamu nggak harus dengerin dia.
Nggak apa-apa, Chief. Aku udah biasa.
Oke. Oke. Oke. Dengar.
Aku tau Halloween, agak jadi pemicu buatmu.
Aku cuma coba bawa sedikit keceriaan ke situasi ini, oke?
Tetap tenang adalah bagian dari kerjaan kita.
Kamu bener-bener kebalikan dari tenang, Goodman.
Maksudnya apa sih?
Maksudnya kamu itu banteng di toko porselen.
Oke, oke, denger.
Aku mau pamitan sama anak gadisku di sana,
dan udahan buat malam ini.
Dan kalian berdua.
Jangan bikin kebakaran yang harus aku beresin besok.
Siap.
Malam, Chief.
Oke.
Teguk teguk teguk!
Teguk teguk teguk teguk!
Siapa cewek ini?
Udah aku bilang, dia keren!
Kamu nggak bohong. Itu berapa lama?
Ada yang ngitung waktu?
Aku mau ke lima...
Aku dapet itu dua kali.
Seseorang harus bayar.
[Cooper] Wah, wah.
Lihat siapa yang ada di sini?
[Quinn] Cooper. Jojo. Gimana kabar kalian?
Gimana, cantik?
Boleh tanya sesuatu, Quinn.
Kenapa kita nggak pernah...
bercinta?
Pasti karena kepribadianmu yang hebat itu, tau? Cuma...
kebanyakan buatku.
Pernah threesome?
Telepon?
Ya. Kalian have fun aja.
Whoa whoa whoa.
Kamu tau apa yang lucu menurutku?
Kamu keliling nutupin tato busukmu itu,
bertingkah kayak masyarakat berutang sesuatu ke kamu,
dan itu semua cuma teriakan cari perhatian.
Nih aku, ngasih kamu kesempatan buat ngemut punyaku,
dan kamu nolak.
Ayolah, bro, kamu nggak punya peralatan yang pas, bro.
Doi 'kan lesbong.
Aku bisa ngubah itu.
[Max] Hei! Enyahlah!
Minggir, jalang.
Pikir lo gue gak tau lo itu apa?
Aku nggak peduli kamu tau apa.
Bayangin orang bakal ngomong apa tentangmu setelah aku selesai
ngehajar kamu dan nghancurin ego rapuhmu.
Kamu bakal biarin Quinn sendiri,
atau bakal kuberesin kamu sama si tolol di situ.
[Logan] Semuanya aman di sini?
Ya. Aman banget.
Nggak pernah lebih baik.
Aku cuma bilang ke Max ini
kalau aku seneng banget dia balik ke kota,
dan bakal ketemu dia lagi nanti.
Ayo, bro, kita cabut dari sini.
Hei, Quinn.
Udah lama ya.
Kamu bercanda?
Tunggu.
Bro. Siapa cewek baru itu?
Itu Max.
Dapat pizza dari mana?
Itu beneran.
Itu beneran.
Semua orang mikir gitu.
Guys, Quinn lagi ke sini dan dia kelihatan marah banget.
Sial.
Aku mau balik ke toko video.
Permisi.
Sekarang.
Quinn.
Kalian nggak bilang dia bakal datang?
Nggak juga.
Kami pengen itu jadi kejutan.
Sialan, Dan! Satu-satunya kejutan adalah otakmu
nggak jatuh lewat pantatmu pas kamu boker!
[Big Dan] Kenapa ini salahku?
[Max] Argh!
[Radio] ...Pizza, pie terbaik di Carpenter Falls.
- Bisa bawa pulang atau pesan antar. - Hai.
Suka yang seram-seram?
Ya. Aku nggak sabar nonton ini.
Ya, cucu perempuanku juga suka ini.
- Yang kayak gini nggak nakutin you? - Memang itu intinya.
Poin diterima.
Mari lihat.
Ini dia.
- Ini. - Terima kasih.
Yah, makasih, Pak. Dan... hati-hati ya.
Baik. Makasih.
- Makasih. - Sama-sama. Dah.
Oke.
Kamu udah ngeliatin rak ini lama bingit.
Ada yang bisa kubantu cari sebelum kami tutup?
Maaf. Agak bingung aja.
Nggak apa-apa. Coba lihat.
Kamu kelihatan kayak cowok yang suka action dan horor,
tapi cuma horor yang ceritanya kuat.
Jangan tanya. Ini anugerah.
Um,
yang ini buatmu.
Pas banget.
Mhm. Ceritanya solid.
Adegan action-nya bener-bener mendebarkan dan penuh ketegangan.
Dan aktor yang mainin pasangan itu?
Chemistry-nya keren banget.
Yah aku tertarik.
Lihat deh.
Ini kisah cinta?
Aku rasa kamu bakal suka.
Oke, kami mau ke kabin sama teman-teman.
Makanya kami mau ambil sesuatu, jadi.
- Ya. - Oke.
Kita oke?
Ini kata si Ibunya. Menurutku kita harus dengerin.
Oke. Aku tunggu kamu di kasir.
- Akhirnya. Makasih. - Diam.
Aku janji. Aku bakal lembut.
Kejar dia!
[Jojo] Ingetin aku lagi.
Kenapa aku di sini?
[Cooper] Karena kamu payah ngadepin tekanan teman.
Cewek-cewek lesbi itu bikin aku kesel banget.
Aku cuma perlu ngeluarin rasa frustrasi yang tertahan ini.
Pernah kepikiran rasanya gimana?
[Cooper] Apa?
Bercinta sama cowok?
Kenapa kamu mikir gitu?
Kamu homo ya?
- Nggak! - Hei.
Hei, lihat ke sini.
Jangan ngintip pantatku ya.
Pergi!
Maaf, bro. Kami gak lihat kamu di situ.
Sial.
Dia lagi gali makam Marilyn Miller itu.
Hei.
Pikir lo lagi ngapain di sini?
[Cooper] Aku ngomong sama kamu, Chewbacca.
Jangan! Jangan!
[Cooper] Tinggalin aku! Aku mau pulang!
Nggak!
Jangan! Cuma mau pulang!
Twisted Turbo, tersedia di mana-mana, sekarang!
Selamat datang kembali di teater horor larut malam.
Woo!
Jadi kayaknya rencana kami nggak berjalan sebaik yang kami harapkan ya?
Kamu tau soal ini?
Nenek mungkin ikut andil di dalamnya.
Nggak bisa dipercaya. Aku nggak bisa percaya siapa pun.
Hei, kami semua cuma mau yang terbaik buat kamu.
Nenek pikir seseorang ninggalin aku adalah yang terbaik buatku?
Oke, si Moody.
Nenek ngerti kenapa kamu marah sama Max.
Itu nyebelin banget gimana dia langsung cabut gitu aja.
Tapi kasih dia kesempatan buat jelasin.
Kenapa harus?
Quinn.
Kamu nggak harus pura-pura sama Nenek.
Aku lihat betapa dekatnya kalian berdua.
Oke, dia pergi jadi perasaannya hilang.
Kenapa dia nggak bisa bilang aja kenapa dia ngelakuin itu?
Kalau Mbah boleh jadi pengacara setan di sini sebentar.
Aku ingat kalian berdua
mimpiin hidup di luar Carpenter Falls.
Sebagian dari kita punya tanggung jawab.
Sayang, tolong.
Maksudmu kamu mau tinggal sama nenek tua ini
dan jalanin toko video seumur hidupmu?
Ayolah, Nenek.
Yang Nenek bilang cuma...
jangan ambil keputusan karena marah.
Itu biasanya nggak bisa dibatalin.
Nggak bisa main aman seumur hidupmu, sayang.
Yah, seseorang ketinggalan.
Grave Rave semalam sukses besar.
Bagus!
Ada banyak cara
kita bisa manfaatin warisan Marilyn Lee Miller.
Dan ini baru permulaan!
Aku mikir kita harus ngapain gitu sama properti tua Miller.
Lihat apa yang Graceland udah lakuin buat kota Memphis.
Jutaan dan jutaan pemasukan pajak tambahan.
Destinasi wisata internasional.
Aku mikir properti tua itu
bisa jadi Graceland-nya Carpenter Falls.
Kayaknya kamu udah ngrencanain semuanya ya, Pak Wali Kota Bloomberg.
Ya. Orang dari mana-mana bakal datang buat ngerasain
sejarah kayanya legenda layar perak.
Dan kamu tau artinya apa?
Terima kasih.
Kamu tau artinya apa?
Artinya toko video kecilmu di sini
bisa ngalamin bisnis besar juga.
Yah, itu bakal menarik.
Ya. Sangat menarik.
Ya, aku setuju, aku mau ke tempat Julia sekarang
dan beresin semua detailnya.
Kota ini butuh dorongan kek gini!
Permisi.
Ponselku getar.
Bloomberg.
Hai, Alice.
Ya.
Maksudmu apa, di pemakaman?
Mereka nemu apa?
Ya Tuhan.
Aku kasian banget sama Logan Miller.
Keluarganya berantakan dan sekarang orang kayak gitu mau
manfaatin tragedinya. Itu kacau.
Ya, persetan Bloomberg.
Dia brengsek licik.
Hati terbuka, pikiran terbuka.
Hai, sayang.
Hai.
Kamu nggak apa-apa?
Kami minta maaf banget.
Kami cuma peduli sama kamu, dan...
kami pengen ngelakuin sesuatu yang baik buat kamu.
Aku ngerti.
Um, ya. Nggak. Maaf ya.
Aku agak ngamuk ke kalian semalam.
Jadi itu artinya kamu nggak mau bunuh kami lagi?
- Kayaknya. - Quinn?
Aku cuma mau kamu tau aku nggak ada hubungannya sama rencana mereka.
Maaf mereka bodoh.
Ngomong-ngomong.
Kami ngerusakin semuanya parah banget, dan...
Nggak, dengerin. Aku ngerti, oke?
Itu-
Itu banyak emosi yang beda, itu aja.
Tapi aku bakal baik-baik aja.
Kamu sering bilang gitu.
Sering banget.
Tapi kami tetep sayang kamu.
Dan... Max juga.
Di mana dia?
Kalau itu ada artinya,
aku kira kamu tau aku bakal datang.
Aku kira...
Aku kira kamu pengen aku ada di sini.
Kamu pergi kemana, Max?
Kamu cuma-pergi gitu aja, dan nggak bilang siapa-siapa.
Aku nggak bisa ngomong apa-apa.
Kenapa nggak?
Karena...
karena lebih gampang begitu.
Ya, lebih gampang buat lo.
Itu gak gampang buat eke. Eke-
Inyong butuh lo. Gue butuh sahabat eke.
Kowe benar.
Mustinya daku bilang ke Yey.
Eke cuma pengen bebas dari tempat ini dan semua omong kosongnya.
Maaf ya, Quinny.
Eke rasa agak oke juga, ngeliat lo.
Seneng liat yey juga.
Maaf eke ngamuk ke lo.
Kamu pantas dapet itu, tapi...
Kudunya eke nggak ngamuk ke temen kek gitu.
Eke paham.
Teman.
Ya. Kamu sahabat terlamaku.
Ya. Sejujurnya, Quinn,
itu salah satu alasan kenapa daku harus pergi.
Jadi temanmu, itu udah nggak cukup lagi buatku.
Ya, aku ndak tau kalau aku itu...
Maksudku, lo gak pernah punya masalah
jadi diri lo sendiri, dan...
buat eke,
Eke jadi macem-macem orang buat orang yang beda-beda,
dan daku capek.
Dan eke gak punya energi buat jadi diriku dewek seharuse.
Lo bakal kaget karo sapa dan apa eke bermasalah sampe jadi lesbong gini.
Kamu lebih kuat dari yang kamu kira.
Mereka pegangan kemaluan.
Bro, aku penasaran apa mereka bolehin aku nonton.
Seharusnya aku nggak ngasih tos ke kamu.
Wow.
Mereka ngarep kita buat...
coli di depan umum atau apa gitu?
Ya. Big Dan mungkin ngiler liat itu.
Kalian bodoh banget.
Beneran.
Bukan kamu, Mbah Sybil.
Awe.
Obat buat mata yang sakit.
Kalian dua lesbong baikan!
Jadi kapan kita bakal adain acara nonton bokep lesbong ini?
Ooh!
Ya. Olokin aja.
Karena aku pengen mbadog popcorn sambil coli.
Maksudku, ini kan tradisi Halloween kita.
Hell, ya. Cemilan, minuman orang dewasa,
situasi orang dewasa...
Coli sana, tolong.
Ya. Dan kita bisa keluarin semua yang klasik juga, kayak um,
"Die! Die! Babe Massacre 4" dan ooh!
"Balas Dendam Charlie Perkemahan".
Ayo nonton yang ini.
Judulnya "Jangan Ngewe di Luar Angkasa".
Siapa yang mau nonton ini?
Aku mending coli nimbang nonton itu.
Coli sambil dua jam liat lubang dubur.
Sampean ikut juga kan?
Yang bener aje lu?
Aku bantu mulai tradisi perlesbongan ini sama kalian.
Aku pasti datang setelah coli.
Oke, semuanya, kalian tau aturannya.
Semua orang dapet satu pilihan.
Oke, ambil cemilan kalian dan ayo mulai.
Aku nggak tau gimana mereka bisa lewat dariku.
Aku terjaga semalaman di kantorku
nonton tayangan ulang "Chiller Theater".
Nggak denger atau lihat apa-apa.
Yah, dua orang itu terkenal suka bikin masalah.
Maksudku, kamu tau, itu masih ngeri minta ampun.
Waktu aku nemuin mereka...
Tunggu.
Gimana kalau bajingan itu balik lagi buat aku?
Tenang.
Kami belum punya informasi itu.
Sementara ini,
ada baiknya kamu libur beberapa hari.
Itu beneran bakal membantuku.
Pasti.
Cuma beberapa hari.
Oke. Kalau itu menurutmu.
- Makasih, Chief. - Oke. Makasih.
Hei, chief. Aku datang secepatnya pas denger.
Ya.
Kasihan banget.
Jojo kena kapak di dahi,
dan Cooper
isi perutnya dikeluarin.
Astaga.
Dengar. Aku tau ini keluargamu,
tapi kamu ada ide nggak
siapa yang mau ngambil jenazahnya?
Jenazahnya?
Jenazah Marilyn.
Hilang.
Seseorang gali kuburnya.
Dari ujung terjauh luar angkasa...
Tahan di sana, geng berandalan.
Kita bakal mati.
Jangan panik, Jonesy.
Letnan Tate bawa kita lewat Pertempuran Stasiun Apex.
Dia bakal bawa kita lewatin ini, kan Gus?
Jelas.
Lihatlah para pahlawan penakluk.
Makasih, sayang. Kamu yang terTAI.
Makasih ke Heather yang beli.
Oke. Ternyata, Heather yang terTAEK.
Makasih ya, Heather.
Makasih, Heather.
Sama-sama.
Lihat kamu sama nugget testis kecilmu.
Asu, pait!
Minta bantuan.
- Benda ambeien apa itu di dinding? - Kagak tau,
tapi itu udah ngeluarin tai satu dek.
Tapi aku janji,
bakal bawa kalian pulang buat coli berjamaah.
Aku bakal bawa kalian...
Ini mungkin film terhebat yang pernah dibuat.
Kamu goblok sekali sama pernyataan itu.
Hampir sama gobloknya kek kamu ngarepin kontolnya Avery.
Bikin mual deh.
Nggak tau sama kalian, tapi
Aku udah muak sama film slasher bau LGBT taek yang kalean tonton ini.
Ya. Kurasa udah waktunya kita mulai pestanya?
Dengan satu dari selebriti lokal kita sendiri
dan ratu teriak itu sendiri, Marilyn Miller?
Nggak!
Aktingnya jelek, jelek banget.
Ini mahakarya.
Tolong deh. Satu-satunya yang bagus dari ini cuma judulnya.
Selain itu, kayak...
jiplakan dari Friday the 13th dan Aliens.
Makanya aku nggak nonton yang kek gini.
Cuma imitasi murahan dari yang lebih bagus.
Bisa nggak kita nonton bokep bae?
Nggak tau, sesuatu yang isinya tetek, pantat, titit dan sperma.
Akhirnya, seseorang yang seleranya seLESBONG aku soal film.
Ya. Aku yakin kalian punya kesamaan lebih dari sekedar selera film.
Jangan khawatir, Heather, mereka cuma pamer.
Ya, karena kami penggemar horor sejati.
Karena dari Carpenter Falls dan semuanya, udah pasti gitu.
Bro, lihat tetek cewek itu! Ya ampun!
Jangan dengerin dia, Heather.
Dia jelas nonton horor cuma buat liat tetek berkurap.
Terus? Aku suka tetek.
Ya. Siapa yang nggak?
Aku pura-pura susah payah semalaman.
Kesel!
Aku cuma bilang,
Lebih banyak orang hilang di Halloween
daripada malam lainnya dalam setahun.
Dan kebetulan lebih banyak film horor disewa
di Halloween daripada waktu lainnya dalam setahun.
Kamu nggak nyaranin film horor
ada hubungannya sama orang hilang.
Aku bilang kita harus melihat ini lebih dalam.
Tentu, orang sewa film seram dan terinspirasi
jadi pembunuh berkapak.
Aku nggak tau ada orang di sini.
Pak? Aku-Aku udah tutup.
Mungkin kamu bisa balik besok.
Oke.
Kalau kamu bisa buruan dan milih filmnya,
Aku anter kamu ke kasir.
Yah.
Penggemar Marilyn Lee Miller.
Mengagetkan. Dia aslinya dari sini, tau.
Oke.
Kamu nggak mikir Gremlins itu seram?
Atau Poltergeist?
Dark Crystal ngerusak satu generasi penuh.
- Hajar dia, Quinn! - Dia suka apa yang dia suka.
Mungkin "Witches" atau "The Monster Squad"
bukan persis pancuran darah yang kita nikmati,
tapi, jangan pura-pura kalau "Return to Oz"
nggak bener-bener ngerusak kamu.
Persetan "Return to Oz".
Kita lagi main film slasher TAEK, bro.
Nggak. Jangan ngomong gitu, su!
Kasihin aku stroberi di cone. Bikin cepet.
Bau busuk apa di sini?
Pipa jelek.
Oke, sebelum kita ganti filmnya,
Aku harus ngocok dan istirahat ngerokok.
Ya. Kita harus tunggu Nenek.
Dia harusnya, mau tutup.
Pergi, pergi, pergi!
[Sybill] Kagak, kagak!
Kamu mau apa?!
Kagak!
- Kamu ngapain? - Astaga!
Jangan ngagetin kek anjing gitu. Kamu nakutin aku.
Maaf, njing.
Aku cuma liat Polaroid-nya,
sadar betapa aku kangen ini.
Itu yang terjadi kalau kamu kabur dari rumah.
Masih ngomelin aku?
Aku cuma nyoba mastiin
kamu nggak bikin kesalahan pas coli dalam hidupmu dua kali.
Aku nggak bakal coli kemana-mana tanpa kamu.
Gimana coli di luar sana?
Andai aku bisa lebih spontan kayak lo, su.
Njing, kamu nggak harus spontan.
Kamu cuma harus jalanin hidupmu buat lo.
Lakuin hal-hal yang kamu pengen lakuin.
Max?
Itu awal yang ngasu.
Sini, sat.
Eke sayang ye.
Masa, njing?
Eke juga sayang lo, su.
Apa sih yang bikin kamu ke tempatku?
Nyari seseorang.
Dan siapa itu?
Kamu bakal tau segera.
Dengerin, kawan.
Dimana semua bangsat-bangsat?
Nggak tau. Udah lama nggak liat mereka.
Dan lari ngejar Heather,
dan aku kira semua orang lagi ngewe.
Semuanya kecuali aku.
Nenek?
Nggak ada.
Kamu pikir mereka semua pergi ke toko video?
Um, nggak tau.
Dia harusnya udah tutup, sejam lalu.
Sial.
Kamu pikir Dan bikin dia teler lagi?
Ya, pasti dia.
Ayo.
Itu mumi?
Hei! Hei! Lihat ke sini, bocah Mesir!
Guys?
Hentikan.
Aku nggak suka game film seram kalian.
Film-film itu sampah, kek film ini!
Bangsat, anjing!
Ya, tolong?
Serius? Anjrit asu kamu, Dan.
Itu kamu yang ngerjain aku?
Satu, ini Big Dan. Dan dua,
Aku seneng banget ngerjain kamu.
Ya? Celana dalamnya nggak bohong, bocah kecil.
Kamu sama aja kek kakak tololku. selalu nyoba nakutin aku.
Ya, kamu mbok jangan di luar sini dalam gelap sendirian.
Ada, kayak, rakun dan tai.
Kamu ngapain di luar sini?
Aku ngelindungin kamu pas kamu takut sama gelap.
Aku nggak takut sama gelap, brengsek.
Cuma sama bajingan-bajingan menyeramkan yang keliaran di dalamnya.
Ayolah, Heather.
Kamu nggak mikir kita harus ngobrolin...
Apa?
Ketegangan di antara kita ini.
Biasanya kalau cowok ngotot gini,
dia masih perjaka.
Tolong deh. Aku pernah threesome sama guru Bahasa Prancis dan Spanyolku.
Aku tri-lingual.
Yah, kamu pede aku akui itu.
Tunggu, kamu mau kemana?
Keliling.
Dan Kecil.
Sial.
Lonte, kamu mau kemana?
Jangan malu, Dan Kecil.
Ayolah, Dan kecil.
Mari lihat kamu punya apa buat ngimbangin.
Hai!
Maaf, bro. Kukira kamu orang lain.
Maaf.
Persetan ah!
Kenapa Avery dan Erin lama banget sama pizzanya?
Kamu tau kenapa mereka lama.
Nggak tau kenapa aku nanya.
Apa?
Bro.
Apa-apaan sih?
Persetan kamu.
Oke. Apa-apaan, bro? Apa-apaan sih?
Oke. Tolong-tolong jangan...
Berhenti berhenti berhenti berhenti! Tolong, berhenti berhenti berhenti!
Diam.
Tunggu tunggu tunggu.
Berhenti berhenti berhenti berhenti! Tolong, berhenti!
Kamu ngapain? Bro, berhenti! Lepasin aku!
Nenek?
Nenek! Nenek! Nenek!
Sial! Nenek!
Sial!
Sial! Apa yang terjadi?
Pergi panggil bantuan!
Oke, oke!
Sial! Sial! Nggak!
Sial!
Apa masalahmu sih?
Ndak, ndak, ndak! Berhenti berhenti berhenti berhenti!
Sial!
Teleponnya mati.
Pergi ke rumah sialan itu!
Nenek!
Minggat dari sini...
Nggak! Aku nggak mau ninggalin lo.
- Minggat! - Ogah, su!
Dan?
Dan? Siapa yang ngelakuin ini ke lo?
Oke. Nggak apa-apa.
Nggak apa-apa. Tetap di sini sama aku, oke?
Dan?
Danny?
Ada orang datang.
Ayolah. Kita harus pergi.
Aku nggak tau. Tapi kita harus pergi sekarang juga.
Oke. Bangun. Bangun. Bangun.
Ayolah, Nenek.
Guys.
Apaan sih itu?
Kita harus keluar! Tolong, Quinn!
- Nggak! - Quinn. Kita harus pergi.
Aku tau, aku tau, tapi kita harus pergi.
Aku nggak mau! Aku nggak mau!
- Aku tau. kita harus pergi. - Aku nggak mau pergi!
Halo? Sial!
Teleponnya mati.
Siapa dia?
Dimana yang lainnya?
Dan udah mati.
Heather?
Avery? Erin?
Ayolah, Max.
Kamu nonton film yang sama kayak kita.
Ya. Mereka mungkin udah mati.
Sial.
Oke. Senjata.
Apa nenekmu punya di rumah?
Um.
- Cek lemarinya. - Oke.
Aku tau dia nggak suka senjata, sih.
Kamu tau cara pake pistol?
Ya.
Ayolah.
Kamu siap, sayang?
Ayo nongkrong sebentar aja.
Ayolah. Kamu tau geng nungguin.
Selain itu, kita nggak mau pizza ini jadi dingin.
Aku nggak mau balik ke sinetron itu.
Selain itu, kamu tau, ada
sesuatu yang pengen aku lakuin malam ini.
Ya? Apa itu?
Kamu takut?
Nggak nggak nggak nggak nggak. Cuma hujannya...
Sayang. Nggak apa-apa, jangan...
Nggak! Tolong! Nggak!
Nggak! Nggak!
Nggak apa-apa.
Ayolah, kita harus pergi.
Ada orang lari.
Sial! Nggak, nggak, nggak, itu bukan dia!
Itu sialan Heather!
Sial!
Astaga!
Ndak, ndak.
Dia udah mati.
Kalian harus pergi dari sini.
Ayo ke tempat Julia.
Pergi!
Ayolah. Ayolah!
Ya, Pak.
Jangan khawatirin insiden kecil di pemakaman tadi.
Kita bakal bikin heboh kota ini dengan rencana kita.
Ada dua orang terbunuh.
Itu mengerikan.
Oke, ini buruk. Aku ngerti.
Individu-individu bermasalah itu pergi terlalu cepat.
Tapi Grave Rave semalam luar biasa.
Dan menurutku itu bisa jadi acara tetap di kota ini ke depannya.
- Sama kayak museummu. - Wow.
Julia, ini bisa besar secara finansial.
Buat kota, buat kamu, buat semuanya.
Oke, ayo kita ngobrol dalam beberapa hari, oke?
Dan mulai jalannya.
Aku mikir web dunia.
Aku mau ngelakuin sesuatu sama properti tua Miller.
Ini bisa jadi Graceland selanjutnya?
Gimana?
Oke, kita ngobrol beberapa hari maning, oke?
Julia, aku mau cabut buat malam ini.
Terima kasih, Ken. Aku menghargaimu.
- Pulang hati-hati. - Kamu juga.
Ini home run lain buat kita, Mom.
Kamu tau apa, Harper? Aku capek.
Aku mencoba memproses ini.
Mereka nemu dua mayat di pemakaman.
Mom, orang mati tiap hari.
Ini kemenangan besar buat kita.
Kamu dengerin dirimu sendiri gak? Berhenti, oke?
Berhenti aja. Berhenti!
Berhenti! Aku nggak mau dengerin itu lagi.
Ayo kita keliling dan pulang.
Oke. Oke.
Tai!
Asu! Dimana kunci sialan ku?
Sialan!
Julia! Tolong, kamu harus bantu kami!
Tolong, tolong! Mereka semua mati! Tolong!
Oke. Tenang.
Bisakah kamu tolong telpon polisi?
Apa yang terjadi?
Ada cowok pake topeng, dia bunuh semuanya!
Oke, Quinn. Dimana nenekmu?
Dimana dia?
Dia udah modar.
Oalah.
Julia, bisakah kamu tolong telpon polisi, njing?
Oke! Oke, oke! Tetap di sini.
Oke? Tetap di sini!
Brody?
Masih di sini?
Ya. Nyelesaiin kerjaan, bro.
Nggak apa-apa, bro. Kamu bisa keluar dari sini.
Ibu mau tutup toko.
Oke. Aku bakal langsung keluar dari sini.
Oke.
Siapa sih kamu?
Ada yang boker!
Tidak! Lo siape?
Tidak...
Nggak!
Ayolah! Aku udah telpon polisi!
Kamu bakal baik-baik aja!
Ikut aku! Ini bakal baik-baik aja!
Naik ke sini!
Julia! Jauhi dia!
Nggak!
Nggak!
Jauhi aku sialan!
Jauhi aku sialan!
Tidak!
Sial!
Quinn!
Tai lo!
Gila, bejat, dimutilasi, cacat.
Gila, bejat, dimutilasi, cacat.
Gila, bejat, dimutilasi, cacat.
Gila, bejat, dimutilasi, cacat.
Gila, bejat, dimutilasi, cacat.
Gila, bejat, dimutilasi, cacat.
Gila, bejat, dimutilasi, cacat.
Guys, lihat!
Ya Tuhan!
Julia.
Goodman.
Laporin.
Kode Merah.
Itu dia.
Itu siapa?
Itu sepupuku.
Sialan, Chief. Pembunuhan itu?
Jasad ibunya hilang?
Itu sepupuku, aku tau.
Dan kamu mau kemana?
Mau hentikan dia!
Apa...
Apaan sih?
Max?
Max?
Max! Max!
- Sial! Sial! - Sial!
Sial. Maaf aku kaku.
Tuhan, aku bener-bener nggak berguna.
Oalah. Maaf. Maaf.
Quinn?
- Quinn? Quinny? - Maaf, maaf.
Kita udah nonton film-film ini sejak kita kecil.
Kamu tau gimana akhirnya buat aku.
- Kamu final girl. - Persetan, Max.
Tempat apaan sih ini?
Pura-pura pingsan.
Ayolah! Kita harus pergi! Ayolah, ayolah!
Quinn! Terus jalan. Keluar dari sini!
Pergi pergi pergi pergi!
Di sana! Di sana!
Aku nggak bisa masuk.
Dasar orang aneh tai!
Hei! Anak mami!
Alex!
Colin, berhenti!
Berhenti lah.
Ibumu nggak mau ini.
Bibi Marilyn-ku.
Dia nggak mau ini.
Taruh kapaknya, kawan.
Hei.
Kita satu-satunya keluarga yang tersisa.
Tidak, dong!
Aku bakal balik buat lo.
Aku ngubah narasinya.
Dimana bocah dari bawah perut?
Jiwa yang sedih, tersiksa, penuh dendam.
Lari, kalau bisa.
Kabur darinya, mungkin.
Kutukannya bakal terus berlanjut
NDASERUAG Banyumas, 06/09/2026
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.