All language subtitles for Fight Against Evil 3 2026 1080p WEB-DL DDP5 1

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Minggir!

Anakku! Anakku!

Putraku, nak!

Maaf. Mau nangkap copet.

Namaku Li Hongqi. Seorang polisi.

Minggir!

Aku lagi ngejar copet 3.000 km jauhnya dari wilayah yuridiksiku.

Ini gara-gara telpon dari ibu mertuaku.

Jangan berobat lagi! Makin lebih runyam saja!

BINZHOU, TIMUR-LAUT

Tak peduli ada berapa kalian disini.

Kau sebut aku "Pendompleng tak tahu malu"!

Tak akan kulupakan itu.

Permisi. / Kau tak punya apa-apa 'kan?

Ini tak membantu. / Semua tetangga mengeluh tentang dirimu.

Jadi kita mati bareng,

Aku tak bisa tenang! Keluar kalian semua!

Keluar! / Tenanglah.

Taruh pisau itu. / Tak mau.

Kenapa tak tembak aku saja!

Tenanglah. / Panggil Li Hongqi.

Kita bisa bicarakan ini. Jangan emosi.

Tidak, ayo.

Sampai maut memisahkan kami, paham? / Apa yang kamu lakukan?

Aku...

ibu mertuaku. / Dia mengacung-acungkan pisau.

Cepetan.

Tidak, aku baik-baik saja. Teruskan.

Kalian semua menyebutku pecundang.

Akan kutunjukkan sama kalian

yang bisa kuperbuat! / Dengarkan aku.

Tolong sebentar, Bibi. / Boleh kugantikan dia?

Menyingkirlah!

Kalau maju selangkah lagi...

Permisi.

Ponselku, ponsel.

Ayo, Bibi.

Ayo bawa dia keluar.

Pelan, pelan. / 2... 3...

Aduh.

Pasti, pasti.

Kapan?

Kau merepotkanku disini. / Ya, jelas.

Ayo mulai.

Leherku nyangkut!

Chao, kumau cuti 3 hari.

Cuti beberapa hari?

Itu pertama kali dalam 3,5 tahun.

Ada keperluan apa? / Ibu kandungnya Taozi menelpon.

Katanya aku harus mengadakan pernikahan yang layak buat Taozi

dan dia akan membantuku di Haijiao.

Apa?

Kau sudah di pesawat? / Yeah.

Ini kasus mendesak.

Polisi lokal tak memberiku kelonggaran. / Kau mau kemana?

Haijiao. / Haijiao?

Kau sudah menikah selama 2 tahun,

dan baru mengadakan pernikahan sekarang?

Sungguh konyol.

Lalu aku mesti bagaimana? Ibunya ingin merahasiakan ini,

ingin memberikan kejutan pada putrinya.

Orangtuanya cerai saat dia masih kecil. Bahkan aku belum ketemu ibunya.

Aku akan mengunjungi ibumu kalau sempat.

Ada kerjaan yang mesti kau selesaikan. tak perlu menemui dia.

Jangan gitu.

Karena aku tetap ke sana, mungkin kami bisa ngobrol bareng.

Ibuku orangnya merepotkan. Jangan bilang aku tak memperingatkanmu.

Bagaimana kalau

Taozi tak menginginkan itu? Bukan berarti

kau iyakan begitu saja. / Kubayangkan,

aku bisa akrab dulu sama ibu mertuaku.

Kalau semuanya siap, aku dan mertua akan bujuk Taozi.

Bagaimana kalau kau tak bisa bujuk Taozi? / Kalau tak bisa bujuk Taozi,

aku akan bujuk ibunya dengan dia.

Kau tak mikirkan masak-masak.

Selanjutnya.

Tolong resepnya.

Hati-hati, kau dengar?

Jangan kuatir. Aku pergi dulu.

Polisi?

Polisi kriminal atau umum? / Kriminal.

Kau mau ke Haijiao untuk bereskan kasus?

Untuk pernikahanku.

Pernikahan kedua?

Bagaimana kau tahu?

Gini, nikah kedua kalinya tak jelek sama sekali.

Jangan begitu yakin. Ini pernikahan pertamaku.

Maaf, jangan marah.

Namaku Xinxin. Siapa namamu?

Li Hongqi.

Hongqi, kayak bendera merah? Nama kejayaan.

Sana main iPad lagi.

Hanya di AYUKBET, Menang dapat REBATE 1,3% dan kalah juga dapat CASHBACK 5% Cari kami di GOOGLE : AYUKBET

Daftar Baru langsung dapat Bonus 50%. Dengan DP 25k sampai 100k, bisa klaim Bonus Harian 40k! Ketik di GOOGLE : AYUKBET

Seminggu Full HADIR akan di berikan 75k secara cuma-cuma | Ada juga BONUS MALMING 50k! Ketik di GOOGLE : AYUKBET

Kenapa?

Kau kayak agak ketakutan.

Minum ini sekali teguk. Ini bisa membantu.

Berhentilah mengusap keringat ke celanamu.

Lebih mendingan?

Mendingan.

Lihat, "Dengan kekuatan bulan, akan kuhancurkan kau!"

Teknologi yang gokil. Suara diaktifkan.

Mau coba?

Tidak, tidak. / Ucapkan.

Tidak, tidak.

Malu ya.

Nih. Minum sekaleng lagi.

Hanya di AYUKBET, Menang dapat REBATE 1,3% dan kalah juga dapat CASHBACK 5% Cari kami di GOOGLE : AYUKBET

Kebanyakan bir.

Aku noleh sebentar, kau sudah menghilang.

Tambahkan aku di WeChat.

Kabari aku kapan pernikahanmu.

Akan kusumbang sedikit.

Anak lucu. Mau nyumbang...

Mana kakekmu? Belum datang menjemputmu?

Aku mau kasih kejutan dia.

Tunggu aku disini. Aku mau ke toilet dulu, nanti kuantar.

Hey, berhenti. / Copet!

Apa yang kau lakukan? Lepas!

Apa yang kau lakukan?

Kau tak apa-apa?

Jagain tasku.

Keren.

Ayahmu bisa lompat. / Dia itu polisi Timur-laut,

Li Hongqi. Dengarkan namanya.

Copet itu bakal mampus.

Cepat sini. Aku buru-buru.

Aku kecapekan.

Lari-larian.

Dia kira dirinya Donnie Yen?

Minggir kau!

Dia merekamku?

Dia maunya apa?

Siapa dia?

Singkirkan ponselmu.

Apa-apaan?

Hajar dia!

Aku...

Ambil ponselnya! / Kenapa nendang aku?

Hajar dia! / Buka pintunya!

Tanganku!

Kepalaku!

Tanganku!

Pak!

Pak, kita bisa bicarakan ini.

Pak. Siapa namamu, pak?

Ke kantor polisi bandara. / Baik, pak.

Bentar...

cari toilet dulu.

Baik, pak. / Tutup pintunya.

Baik, pak.

FIGHT AGAINST EVIL 3

Halo?

Ya, ini aku.

Yeah, aku tahu dia.

Baik.

Tak apa 'kan pergi sendiri? / Ya,

kenapa?

Pak, tolong antar pulang dia dengan selamat.

Ada apa?

Mereka bilang

ibu mertuaku dibawa ke kantor polisi.

Jangan bertengkar.

Bajingan macam apa

yang tak mau bayar pemakaman?

Aku ini MC-nya, bukan ibumu!

Tak pantas diperlakukan begini! / Jangan bertengkar!

Aku tak pantas diperlakukan begini!

Ayo, hentikan! Atau kau kami tahan.

Menahanku? Dia yang hutang padaku,

lalu kau menahanku? Asal kita sama, Zhao Deliang.

Kau lebih parah ketimbang nenek tua yang baik.

Kau bikin malu orang Timur-laut.

Sama sekali tak tahu malu!

Ayo, pukul aku,

maka kita impas.

Tentu. Itu buat hutang 200.

Jangan bertengkar! / Dia yang mau!

Akan kuhajar senilai 200 yuan,

dan kau masih hutang 1.800. / Wanita menakutkan.

"MARI BICARAKAN & PERTIMBANGKAN SEMUA DENGAN TENANG"

Oh ya ampun!

Aku dirundung habis-habisan.

Sungguh tak adil!

Wanita ini memukulinya tadi di restoran.

Ini direkam oleh seorang yang nonton.

Pria itu sepakat untuk berdamai, dengan satu syarat:

kau bayar ganti rugi bajunya.

Kelihatannya adil.

Celana dan sepatunya juga...

kau harus bayar itu.

Tentu.

Akan kubelikan dia sepasang celana dalam juga.

Ibu mertuamu sangat temperamen.

Maaf merepotkan. / Tak apa.

Liu...

Jianshe?

Li Hongqi.

Ya betul. Hongqi.

Aku agak mengingat nama kuno itu.

Jadi, kau juga ditugaskan kembali ke sini?

Kau ini...? / Ini Wakil Kepala kami.

Aku dulu di Cabang Jiangbei.

Sun Biao. / Salam jumpa.

Orang ini pahlawan sejati.

Beberapa pertempuran sengit terkenal terjadi di kota tua

dipimpin oleh dia.

Aku cuma polisi biasa. / Dengarkan aku, Hongqi.

Masanya sudah berbeda sekarang.

Untuk kasus-kasus mendatang, mengurangi tindakan

dan menegakkan hukum dengan cara yang beradab.

Bila kau ada masalah,

gunakan akalmu untuk menyelesaikannya.

Aku pergi dulu.

Kita ketemuan nanti. / Sampai nanti.

Hongqi.

Ya betul, Hongqi.

Siapa orang itu? Perlente sekali.

Ayo pergi dari sini. / "Dengan cara yang beradab."

Kelihatannya cukup parah.

Suruh dia mengantarmu ke rumah sakit

barangkali saja dia menipumu.

Tak usah ikut campur, kek. Kenapa kau

ngomel-ngomel? / Habis nabrak orang begitu

apa mesti diam saja?

Dia tadi salah arah.

Nak, aku tak bisa mengantarmu lagi. Carilah taksi lain.

Ya sudahlah.

Nak.

[Jalan Binhai Selatan - Pintu Keluar Barat-Laut Bundaran Wanzhou]

Nak, jangan tegang begitu denganku.

Kau belum tahu aku saja, tapi begitu kau tahu,

kau akan lihat betapa bedanya aku sama ayahnya Taozi.

Sudah bertahun-tahun kami cerai.

Dia itu pengusaha yang vulgar. Sedang aku seniman rakyat.

Lihat-lihat kalau jalan! Tak punya mata!

Dan tak punya kesopanan.

Dalam duet rakyat, pertunjukan pemakaman

itu dianggap sebagai sebuah keahlian.

Dulu disebut "warisan budaya". Apa istilah barunya?

"Mengangkut jiwa."

Jujur saja, itu pekerjaan yang terhormat.

Kau melihati apa?

Kita sudah sampai.

Ayo.

Kamu anak yang beruntung.

Bisa ketemu aku saat pergantian kerja, kalau tidak, kau tak bisa temukan taksi lain.

Apa kumesti berterima kasih? / Sama-sama.

Beri saja aku 10 yuan lagi. / Apa aku kayak 10 yuan bagimu?

Anak kurang ajar.

Hai, Erjie.

Siapa itu? / Menantuku.

Hai. / 65 untuk setengah kilo.

Kemarin 60. Sekarang jadi 65?

Kemarin kau tak belanja 'kan?

Ngawur saja.

Kemarin aku tak tanya.

Sekarang beri aku sekilo.

Disini, mereka pakai kelapa untuk membuat sup ayam.

Mau coba? / Boleh.

Aku tak suka begituan.

Apa yang kau lakukan?

Kau mau kemana ini?

Kau nyetir kemana? Aku lagi bicara denganmu.

Ini bukan seolah aku mau menjualmu atau apalah.

Kemana kupergi... ke toilet lah.

Dia nyenggol daguku.

Tenang, tak apa.

Tak apa.

Anak pintar.

Tak apa. Tak apa.

Tak apa.

Kau mau ngapain?

Mereka lakukan itu di TV,

menginjaknya.

Ambil itu!

Bawa dia pergi dari sini.

Kau kebanyakan nonton TV,

dasar bloon.

Apa kabar?

Ini menantuku. / Halo.

[PANGGILAN DIBATALKAN]

[Xinxin: Aku sampai rumah]

Ini yang istimewa disini.

Minum selagi segar.

Bu bos, bayarnya transfer.

Tak apa-apa, paman.

Tak apa. Aku tak apa-apa kok.

Apa yang kalian lakukan?

Anu, ini terus berkibar-kibar

di wajahnya.

Duduklah. / Tak apa?

Kita mulai rapatnya.

Biar kukenalkan,

menantuku. / Senang berkenalan denganmu.

Senang berkenalan denganmu, paman. / Qi Laosi.

Dulu memainkan erhu di rombongan kami.

Erhu tak dipakai lagi di pemakaman.

Mereka malah pakai terompet suona.

Itu putranya yang di dalam sana. Qi Laowu.

Ayah dan anak.

Biar kukenalkan diriku. Namaku Zheng.

Zheng Sanpao. Dulu di rombongan, Xiaoqin dan aku

kami tampil berpasangan.

Saat pejabat kota berkunjung, kamilah yang dipanggil.

Betul.

Setelah itu, rombongan dibubarkan secara resmi oleh mereka.

Sudahlah, kau tidak peka.

Kau cuma iri. / Itu fakta atau tidak?

Fakta apanya? / Itu titik pekamu.

Titik peka apaan? Kau bahkan tak bisa naik ke panggung.

Jangan nunjuk-nunjuk! / Aku bisa nunjuk semauku!

Mau berkelahi? / Berkelahi, ayo.

Kau tak akan berani. / Aku bisa menggebukimu

kayak drum rusak.

Bagaimana?

Laowu! / Hentikan.

Laowu!

Dia bawa pisau dapur.

Hentikan!

Kamu, keluar!

Duduk!

Brengsek kau.

Kau mujur ada dia.

Kembali ke rapat.

Kita harus diskusikan

2 masalah penting. Pertama,

menyambut menantuku.

Kedua,

dengan ini kuumumkan

kalau persiapan pernikahan secara resmi dimulai.

Bagus.

Aku berencana memberimu

pemakaman padang rumput yang indah.

Kau tak perlu mengkhawatirkan apapun.

Kami akan jamin semuanya sempurna

dan kau akan beri Taozi

kejutan luar biasa.

Kau yang urus MC.

Oke. / Kamu bertanggung jawab di semua gladi resik.

Laowu bertugas pembelian.

Kamu,

yang memilih kostum dan pengambilan foto.

Dengar,

gladi resik

itu sangat penting,

dan dia taK mampu menanganinya. Dia tak paham cara gladi resik.

Aku lebih bisa darimu. / Lebih bisa dariku?

Kau tak mahir.

Paman.

Kau tak sanggup. / Dengarkan aku, paman.

Dengarkan aku.

Taozi... / Kenapa Taozi?

Dia suka yang simpel.

Begitu dia bilang?

Apa menurutmu?

Aku lebih suka...

Simpel. / Betul.

Lihat?

Dia meragukanku.

Kau anggap aku tak becus,

sehingga tak bisa membereskannya, begitu?

Bukan, bukan. Bukan begitu maksudku.

Sudah kuputuskan, untuk meningkatkan semuanya

dua tingkat lebih bagus.

Bagus.

Ada lagi?

Tak ada, sudah beres.

Lihat aku.

Tangan di saku.

Jempol keluar.

Jangan diacungkan. Jempol keluar saku.

Ya.

Mundur 2 langkah. Pura-pura kau gandeng dia dan jalan ke depan.

Sekarang, lihat kamera dan senyum.

Tangan kiri, tangan kiri keluarkan,

tangan kanan masuk.

Tangan sedekap.

Buat apa? Ini bukan mau berkelahi.

Rangkul Taozi. Kita edit dia nanti di photoshop.

Seolah kau ngajak dia berdansa.

Kepalan jangan terlalu erat. Buka, buka.

Halo? Siapa ini?

Li Hongqi, betul? Ini Sun Biao

dari kantor polisi.

Liu Xinxin? Bertemu dia di pesawat.

Dia menghilang.

Apa?

Taksi yang membawa dia mengalami kecelakaan di jalan.

Sopir meminta dia mencari taksi lain,

dan sekarang dia menghilang. Tunggu pemberitahuan lebih lanjut.

Nak... / Jangan kemana-kemana untuk beberapa hari.

Dia mengarahkannya tidak benar. Kita foto ulang.

Li Hongqi. / Kali ini dengarkan ibu.

Li Hongqi.

Aku mau ke toilet dulu, nanti kuantar kau ke sana.

Sini, nak. Lihat ibu,

dan senyum.

Ya begitu. Bayangkan yang bahagia.

Kau tak apa 'kan pergi sendirian?

Tak apa.

Pak, tolong antar dia pulang dengan selamat.

Aku seorang polisi. / Bagus.

Minum ini sekali teguk. Ini akan membantu.

Berhentilah mengusap keringat ke celanamu.

Lebih mendingan?

Mendingan.

Kenapa kau naik pesawat sendirian? Mana keluargamu?

Sibuk nyari uang. Mereka membuka kios makanan.

Ibuku janji mengunjungi nenek bersamaku, tapi tak bisa nepati janji.

Aku sudah janji sama kakekku,

jadi aku harus datang, meski sendirian.

Tapi kau, pasti harusnya bersama seseorang naik pesawat.

Kau kecapekan.

Tidurlah.

Tidur juga membantu.

Menikah, huh?

Seumur hidup, huh?

Ini terasa beda. Dia bisa rileks sekarang.

Ketika dia senyum...

Bibi, bagaimana perkembangan mobil pengantinnya?

Mobil pengantin apa? / Kita harus sewa armada mobil buat pernikahan.

Mobil kita harus bergaya barat.

Bagaimana dengan...

band? Band.

Maksudmu erhu? / Bukan erhu.

Gaya barat.

Baiklah kalau begitu. Nanti kucarikan, tenang saja.

Dengar, tak usah, Bibi.

Serahkan saja padaku. Aku kenal beberapa orang.

Mungkin bisa dapat diskon.

Serahkan saja padaku.

Kau tak keramas dulu.

Dia kayak dikejar anjing.

[KANTOR POLISI]

Aku berhenti merokok beberapa hari lalu.

Apa yang terjadi?

Aku tak bisa jelaskan yang terjadi. Kau tahu aturannya 'kan?

Kita berdua polisi.

Bisakah kau kali ini tidak ikut-ikutan?

Dahua,

kemarilah.

Ada apa, Chief?

Kita sudah kumpulkan kasus-kasus serupa di kota-kota terdekat,

dan sekarang menduga kalau

ini geng kejahatan terorganisir lintas wilayah,

yang mungkin berpindah-pindah tempat.

Saat ini diduga anak-anak yang diculik mungkin akan segera dipindahkan.

Bukankah ini...

bukankah memang ini yang kau katakan waktu rapat?

Apa kau mendengarkan waktu rapat?

Aku mendengarkan.

Pergi sana. Lakukan tugasmu. Sulit dipercaya.

Andai aku yang antar dia, ini tak akan terjadi.

Aku ikut bertanggung jawab.

Bisa aku bantu?

Pulanglah dan tunggu. Itu bisa membantuku.

Aku akan menunggu disini.

Terserah kau saja.

Taksi ilegal yang ditumpangi Xinxin itu berplat nomor palsu.

Kami kehilangan jejak setelah persimpangan ini.

Aku tak punya cukup anggota.

Mereka ini para siswa yang kupinjam dari akademi kepolisian.

Jika kau mau, kau bisa bantu disini.

Bibi. Aku bersama...

ketua band dan lainnya, mentraktir mereka makan siang.

Nak, kau ngapain? Lama sekali angkat telponnya.

Kuingin tunjukkan foto ini. Bagaimana menurutmu?

Nih,

lihat.

Bibi, kau harus

putar kameranya. / Caranya?

Tombol putar di kanan pojok. Betul.

Bagaimana menurutmu yang ini, nak?

Akan kuphotoshop Taozi ke sini. / Yah...

Bilang saja suka atau tidak?

Itu agak... / Tak apa.

Lihat yang ini. Bentar.

Yang ini bahkan tidak... / Aku pilih yang ini.

Ya sudah kalau begitu. Yang ini bagus.

Lihat yang ini.

Bibi saja yang pilih.

Aku percaya Bibi.

Camry tua, betul. / Lampu belakang kayak pecah.

Catat waktunya.

Baik. / Kemungkinan yang itu.

Lampu belakang kanan pecah. Memang mobil ini.

Kami sudah membolehkanmu ikut.

Tetaplah di mobil.

Pak, pak, biar aku keluar dulu.

Daftar Baru langsung dapat Bonus 50%. Dengan DP 25k sampai 100k, bisa klaim Bonus Harian 40k! Ketik di GOOGLE : AYUKBET

Bang, Camry di bawah itu mobilmu?

Itu menghalangi mobilku. Bisa kau pindahkan?

Kau tak apa-apa?

Dahua,

hentikan dia!

Berhenti!

Jangan lari!

Arah sini!

Hentikan dia!

Ke sana!

Kami dari Kantor Polisi Haitang. / Itu memang dia.

Siapa namamu?

Beritahu namamu!

Jaga sikap sebagai penegak hukum.

Katakan, kalau anak perempuan kemarin itu,

kemana kau bawa dia?

Apa?

Kau ini ngomong apa?

Siapa?

Sudahlah. Sudah kulihat mereka.

Kau sudah sekali dicari.

Apa mau kalian?

Kalian barengan?

Sama dia?

Tidak. / Kuperlu bicara dengannya.

Ini tak ada urusannya denganmu. / Mundur, mundur!

Polisi sedang bertugas.

Lihat?

Penagih hutang begitu profesional sekarang.

Aku juga ingin punya yang begini.

Si bajingan itu hutang di mana-mana.

Kuperingatkan sekali lagi. Kami polisi sungguhan.

Pak, aku sungguh tak punya uang.

Bawa saja mobil Camry yang di bawah.

Istirahatlah, pak Polisi.

Mundur, kalian semua!

Mundur!

Kalian menyerang polisi, kutangkap kalian semua!

Kau pukul Chief kami?

Maaf.

Itu dia!

Bagaimana sekarang, pak? / Bagaimana sekarang?

Kendalikan situasi. / Baik.

Tak ada yang punya tata krama lagi.

Siapa kau?

Sana!

Bro, siapa kau?

Yang menang bisa mendapatkanku.

Dahua!

Dahua!

Berhenti.

Kubilang berhenti!

Aku tak apa-apa, pak. Sungguh.

Tanganmu.

Kau tak bisa berakting begitu, tahu.

Saat menghadapi pelanggar hukum,

kau harus menunjukkan semangat.

Kalau tidak siapa yang bisa tahu?

(Jangan beritahu dia aku yang bayar.)

Sopir itu namanya Zhu Yong.

Tak ada kata-kata jujur dari mulutnya.

Pria rambut pirang dan anak buahnya itu penagih hutang

tak ada kaitannya sama anak perempuan itu.

Orangtuanya sedang perjalanan ke sini.

Itu kakeknya.

Tak bisa suruh dia pergi.

Kau juga tak seharusnya di sini. Pulanglah.

Saat Taozi sampai sini kita akan foto lagi.

Ya.

Kita edit mereka di photoshop.

Ini...

Aku kembali, Bibi. / Kau kembali, nak. Bagaimana hasilnya?

Band itu.

Sudah kudapat. / Berapa harganya?

Gratis. / Ya ampun.

Kamu hebat! Gratis?

Sanpao, hubungi mereka.

Gladi resiknya lusa. / Baik.

Kirimkan nomor WeChat-nya. Itu sebabnya katanya,

tak peduli kamu dimana, selalu lebih gampang kalau kenal seseorang.

Sudah tahu.

Oh ya,

ketua band itu ada sedikit permintaan.

Orang ini hutang sama mereka. Namanya Zhu Yong,

juga dari Timur-laut.

Kalian kenal betul komunitas sini. Barangkali bisa menemukan dia.

Nak, itu dia. / Apa?

Lepas, lepaskan.

Zhu Yong agak lama kerja denganku.

Dia dulu nyuri dariku, dan kupecat dia.

Apapun yang telah dia lakukan, aku tak tahu.

Bang, coba ingat-ingat lagi.

Anu, kenapa tak tanya-tanya saja ke lapangan volley?

Kenapa kau nyari Yong?

Dia berhutang padaku.

Aku tak begitu kenal dia,

tapi aku tahu pacarnya cukup cantik.

Tunggu sini sebentar. Nanti kukenalkan.

Aku bukan pacarnya. Kami cuma... tahulah.

Apa?

Kek, buat apa kau tanya?

Cuma tanya saja. / Hentikan.

Beberapa hari lalu, salah satu teman game-nya bilang kalau

entah bagaimana dia menghasilkan uang.

Kenapa kau tak tanya dia saja?

Pelayan, taruh 20 lagi untuk yang disini.

Yong mendatangiku beberapa hari lalu.

Katanya dia akan pergi.

Tapi kemudian dia bilang tak jadi pergi,

dan mulai pergi ke The Sailor tiap hari.

Apa? Sailor apa?

Kau tak tahu The Sailor? Klub besar.

Bos mereka,

Tang Hulu.

Tang Hulu?

Dari Timur-laut?

Dia waktu di penjara, dipanggil Tang Jun 'kan?

Betul.

Kita atasi yang ini. Aku kenal orang itu.

Makasih, bang.

Seminggu Full HADIR akan di berikan 75k secara cuma-cuma | Ada juga BONUS MALMING 50k Ketik di GOOGLE : AYUKBET

THE SAILOR

Tempat ini agak membingungkan. Kenapa kau tak tunggu di luar saja?

Membingungkan, masa? Kau bercanda.

Angkat. Bilang padanya kau lagi kerja.

Baiklah.

Berbohong saja tak bisa... / Halo, Taozi.

Dan dia suruh-suruh aku terus.

Kau dengar aku?

Anak muda. / Apa?

Dimana Tang Hulu? / Tak tahu, tak tahu.

Aku mencari Tang Hulu.

Siapa? / Tang Hulu.

Siapa?

Kau tuli ya? Aku mencari Tang Hulu!

Siapa kau? / Siapa aku?

Bibi Wang.

Kau tak ingat aku? Bocah tengik.

Dari kompleks keluarga Rombongan Kesenian.

Dulu tahun 2013, saat ayahmu meninggal, aku yang siapkan pemakamannya.

Bibi Wang. Apa yang kau inginkan?

Ya ampun, kau gendutan.

Makin gede. Dulu kau kurus saat kecil,

waktu kugendong, kau selalu pipis di tanganku.

Ingat waktu itu, saat sekelompok anak membegalmu?

Aku yang merebut uang itu lagi.

Kau nangis sekencang-kencangnya

dan aku tak bisa menghentikanmu. Mukamu penuh ingus dan air mata,

dan kau pilek, kayak, "hulu, hulu."

Begitulah kau akhirnya dijuluki Hulu.

Sejak saat itu,

kami mulai panggil dia Hulu.

Apa selucu itu?

Halo? Katakan sesuatu.

Kau masih di situ.

Bibi tak apa-apa? / Aku tak apa-apa.

Jangan berani-berani sentuh aku lagi! / Kau kira siapa dirimu?

Sudah cukup.

Mundur.

Jangan ada yang bergerak.

Biar Bos yang atasi. / Yeah, biar Bos saja.

Bos yang berkuasa.

Apa kau punya otak, huh? / Tidak, tidak.

Jangan salah paham.

Lihat berapa lama ini? Lebih lama dari hidupmu.

Aku ke sini cuma mau tanya-tanya.

Hentikan.

Kau gila!

Bibi, sudah jangan bicara lagi.

Diam.

Bibi Wang, biar kutunjukkan

kungfu asli itu seperti apa.

Bagus.

Otaknya agak tak beres sejak kecil.

Mantap, Bos. / Kenapa tepuk tangan?

Jangan tepuk tangan.

Bos, Bos.

Lihatlah, Bos.

Ini aku, Bos.

Bos linglung.

Ayo, hajar dia!

Hajar dia!

Jangan nyari gara-gara.

Jangan...

Nak,

kakiku gemetaran.

Tak apa, pegangan aku saja.

KTP.

Tunjukkan KTPnya.

Dia ingin menanyanyakan tentang seseorang, dan kalian mulai ngajak berkelahi.

Kau kenal Zhu Yong?

Tak tahu, pak Polisi, tapi ada yang mau kulaporkan.

Dia ini penjaga keamanan di Dermaga 3.

Dia sering ke sini untuk berjudi.

Bukan, main billyard.

Dia ingin melaporkan sesuatu padamu.

Ayo.

Ayo, duduklah.

Aku kadang mengizinkan kendaraan ilegal

dengan plat nomor palsu untuk lewat,

dengan imbalan uang.

Baru-baru ini, ada mobil van produk baru.

Aku izinkan lewat, dan tak memperhatikan lagi.

Tapi,

tadi malam...

Air laut sangat dingin.

Anak perempuan itu, pasti sudah mati.

Xinxin!

Kumohon!

Nyonya, nyonya, tolong berdiri.

Nyonya, dengarkan aku. Tolong berdiri.

Jadi ini yang selama ini kau selidiki

selama beberapa hari terakhir. / Bibi, aku...

Ayahnya Taozi yang tolol itu bilang ke aku

kau juga tak dirawat oleh orangtuamu.

Kau pernah bertemu mereka?

Tidak pernah.

Yang kutahu mereka meninggalkanku di depan kantor pos.

Menurutku anak perempuan itu pasti ditemukan.

Bagaimana menurutmu?

Ya,

pasti.

Bibi,

sebenarnya aku memang ingin mengadakan pernikahan,

tapi aku tak bisa menghindar begitu saja dari masalah ini.

Bisa beri waktu beberapa hari lagi?

Tak apa.

Hanya di AYUKBET, Menang dapat REBATE 1,3% dan kalah juga dapat CASHBACK 5% Cari kami di GOOGLE : AYUKBET

Ada apa? Suaramu kayak lesu.

Aku tak apa-apa, agak capek saja.

Chao, kau sudah bangun? Ada kabar baru.

Halo, Hongqi / Halo, Chao.

Permohonan investigasi gabunganmu telah diproses.

Zhao dan aku terbang hari ini.

Chao. / Hongqi,

cerita yang kau buat jagi kenyataan.

Ceritakan.

Zhao.

Ada lagi di belakang.

Li, buat apa kau ke sini?

Saat kau meminta pergi, ada banyak kabar.

Misalnya apa?

Misal, kau mengadakan pernikahan bersama ibu mertuamu.

Ayo, Hongqi. Kenalkan aku sama rekan-rekan lokal.

Halo? / Li Hongqi,

kami menemukan pengawasnya Zhu Yong.

Ambillah. / Apa aku tak boleh tanya dia?

Begitu ya.

Kau yang bilang begitu 'kan? / Apaan?

Kita tak punya waktu. Tinggalkan tasnya, kita pergi.

Kemana? / Klubing.

Wanita ini yang mengurus kerjaan di The Sailor.

Setiap Sabtu, dia datang ke tempat ini.

Kami polisi lokal beresiko ketahuan.

Kalianlah yang lebih cocok

menyelidiki dengan tidak ketahuan.

Lebih cocok, huh?

Sini.

Lihat sini.

Namanya Zhao Bingbing, dan dia punya 2 kaki-tangan.

Salah satunya tinggi besar.

Satunya lagi brewokan. Keduanya gampang dikenali,

dan gampang ditemukan.

Li, bagaimana cara menemukan mereka?

Tak ada manusia disini, semuanya mamalia.

Aku juga tak melihat target disini.

Bagaimana dengan Chao?

Matanya jeli. / Ada sesuatu, Chao?

Lihatlah di si ayam itu.

Ayam? Dimana?

Bukankah itu ayam?

Chao, itu bukan ayam.

Ayam apa?

Periksa dia.

Tunggu.

Ada macan tinggi besar menuju ke panggung tengah.

Oke. Akan kukonfirmasi.

Pergi sana.

Maaf.

Terkonfirmasi. Memang dia.

Lagi kuusahakan.

Barang baru.

Ini yang mereka pakai di Pantai Barat.

Kau bisa berpesta semalaman.

Masa?

Barang terakhir yang kau bawa tak manjur sama sekali.

Membuatku diare saja.

Kalau begitu jangan dipakai.

Pil bahagia?

Kau terus bahagia.

Siapa kau?

Si Wanita,

Si Brewokan,

Si Gede Bloon. Kalian bertiga, lengkap.

Salah.

Kita tak bertiga.

Polisi. Jongkok!

Muka Kotak, hajar dia!

Pecundang.

Li.

Kau tak apa-apa?

Sekarang, momen paling keren,

dan paling liar yang kalian tunggu-tunggu.

Kita mulai pestanya!

Aku nyerah, nyerah. Kau brutal sekali!

Kalian tahu kenapa ditangkap?

Karena pil. / Mikir sebelum ngomong.

Dimana anak itu? / Anak apa?

Aku tak tahu. / Kau tak tahu, huh?

Kau tahu akibatnya kalau tak mau kerjasama dengan kami?

Dengar, kukasih tahu ya.

Siapapun yang mau bicara dulu akan diuntungkan.

Jika mereka yang bicara dulu,

kami tak tertarik lagi sama ucapanmu.

Sudahlah.

Bicara sama orang lain saja.

Anak yang mana?

Jadi ada lebih dari satu anak.

Itu sungguh pertama kali bagi kami.

Kami cuma menginginkan uang pil.

Cukup susah mengumpulkan 5 anak,

dan hari sebelum kemarin, kami bawa mereka ke Dermaga 3.

Tapi ada satu anak susah diatur.

Anak-anak,

kita sudah sampai.

Awas.

Sialan, Bing! Mereka kabur!

Lari!

Itu laut. Sana lompat.

Kau tahu seberapa dalamnya? Kau bakal tenggelam.

Enyah kau!

Sini kau!

Dia kecebur.

Kami menyisir pantai itu berjam-jam,

dan mengira dia sudah mati.

Bu, aku perlu nelpon polisi. Bisa kau telponkan?

Bu.

Bu.

Aku perlu nelpon polisi. Bisa kau telponkan?

Aku butuh ponselmu. Tolong telponkan.

Aku perlu nelpon polisi.

Baiklah.

Kenapa kau tak masuk ke mobil dulu? Kami akan antar ke kantor polisi.

Aku tak mau masuk mobil.

Tolong telponkan. Aku mau nelpon polisi.

Aku paham, aku paham.

Masuk ke mobil dulu.

Aku tak mau masuk mobil. Aku mau nelpon polisi.

Biar kupinjam ponselmu. / Aku paham, aku paham.

Jangan marah.

Madam Qin, sudah sampai belum?

Satu anak nakal itu kecebur di laut. Kami sedang mencarinya.

Seminggu Full HADIR akan di berikan 75k secara cuma-cuma | Ada juga BONUS MALMING 50k Ketik di GOOGLE : AYUKBET

Hari ini, kami ajari kalian 2 metode.

Yang pertama.

Disini, memerankan orang tua. Ayo.

Halangi pandangan orangtua,

kemudian,

yang satunya, bicara sama anak itu.

Sungguh membingungkan,

aku tak dengar yang dia katakan.

Akupun tak bisa dengar dia.

Bisa kau atasi?

Cuma cara penculikan anak 'kan?

Yang dibutuhkan cuma hasil.

Kalian paham?

Oke.

Sekarang grup dua.

Namaku Zhou. / Aku dari pinggiran kota.

Aku terjebak judol.

Aku kehilangan semua uangnya,

dan istriku meninggalkanku.

Yakinlah. Sekarang karena kalian sudah di tempat ini,

kalian pasti menghasilkan uang.

Kenapa kalian ketawa? Apa pernah menghasilkan uang?

Pernah?

Madam Qin dan suaminya

adalah pengawasnya Zhao Bingbing serta gengnya.

Mereka mencuci otak

sekelompok gelandangan pengangguran untuk menyediakan sumber pasokan.

Menurut Zhao Bingbing, Qin punya banyak klien,

Yang paling banyak akal di antara mereka adalah si Penjual Ikan.

Tapi mereka belum bertemu klien manapun, dan cuma tahu anak-anak itu dikirim ke luar negeri.

Apa kita menemukan lokasi si Madam Qin ini?

Zhao Bingbing diam-diam pernah membuntuti mereka

ke perumahan kosong di bawah Jalan Raya Selatan.

(Aku yang maju. Kau panggil bantuan.)

Kamu orang luar kota,

sok pamer.

Biar begini saja. Pakai caraku

gerakanku sama bagusnya denganmu.

Chief Bao! Chief Bao!

Chief Bao!

Jangan bergerak! Polisi!

Angkat tangan! Sekarang!

Jangan bergerak, atau kutembak!

Pergi. / Angkat tangan sekarang!

Pergi!

Xiaohua.

Xiaohua.

Xiaohua.

Chief Bao, ini aku.

Li Hongqi.

Li Hongqi.

Kau tak apa-apa?

Aku tak apa.

Kau tak apa-apa?

Wanita itu lolos.

Madam Qin?

Angkat tangan tinggi-tinggi, berlutut, dan menunduk!

Sekarang!

Jangan bergerak, atau kutembak.

Aku nunggu dan menunggu, kau tak pernah muncul.

Kukira itu hari pengiriman.

Mana ikan-ikan cantikku?

Dahua.

Dahua.

Bertahanlah. Kau lelaki,

ini cuma luka ringan, ya?

Dahua, bertahanlah!

Mereka menemukan 13 anak di rumah itu,

tapi bukan Liu Xinxin.

Sebelum Dahua pingsan, dia menggumam

orang yang menabrak dia bicara bahasa Kanton.

Dia mungkin saja pengawasnya Qin.

Tang Hulu punya info baru.

Sekelompok pedagang manusia dari luar kota

berencana untuk bertransaksi malam ini. Mereka berurusan dengan Madam Qin.

Barangkali dia bisa mendapat informasi dari mereka.

Jangan minum alkohol malam ini. Kita ada bisnis.

Bisnis apa? Katakan.

Mungkin aku bisa bantu.

Tapi Madam Qin tak membawa anak lagi,

dan dia tak menjual ke pengawas biasanya, si Penjual Ikan.

Ada yang tak beres.

Tak ada waktu menebak. Mereka sangat waspada,

dan tetap pisahkan lokasi. Kita harus berpencar.

Oke.

Hanya di AYUKBET! Menang dapat REBATE SLOT 1,3%, Kalah juga dapat CASHBACK 5% Ketik di Google: AYUKBET

Madam,

kami sampai.

Oke.

Sudah kubilang jual stokmu ke aku.

Si Penjual Ikan itu tak pandai.

Periksa barangnya.

Oke.

Yang ini.

Yang ini juga bagus.

Kosong.

Dasar jalang,

kau mempermainkanku?

Bawa yang di mobil itu.

Chief Biao, ini lokasi palsu.

Tak ada Madam Qin, tak ada anak-anak,

dan tak ada si orang Kanton itu. Kami tak mendapat lokasi aslinya.

Dia pasti kabur.

CCTV telah terpasang di semua arah keluar kota dan area kunci.

Chief Biao, lihat ini.

Kami baru terima file Madam Qin.

Kukirimkan padamu. / Kirimkan.

Madam Qin, bernama Qin Yerong

datang ke sini ilegal dengan menyelundup.

Dia menjalin hubungan dengan seorang pria, dan mempunyai seorang anak,

dan sering terlibat bisnis ilegal.

Ketika putrinya, Xiaohua, berusia 5 tahun,

dia tewas dalam kecelakaan. Setelah itu mentalnya tak stabil.

Dan Xiaohua ini

mirip seperti Xinxin.

(Xiaohua.)

(Dia mirip, tapi dia bukan Xiaohua.)

Xiaohua.

Kita juga mendapat informasi penting lainnya.

Madam Qin telah membuka lapak sebagai penjual buah

di pasar Old Street.

Pasar Old Street?

Betul. Kami makin mendekatinya. Kami akan lihat.

Ubin mahjong pemenang.

Kalian banyak ngomong jelek hari ini

mulut kalian lebih cerewet ketimbang celana longgar.

Bagaimana kubisa main sama kalian?

Sungguh tak ada habisnya. / Kau cuma sial saja.

Aku tak main lagi. Nasib sial.

Tolong aku.

Tenang saja.

Tak apa-apa.

Hey, nak.

Aku melihat anak perempuan yang kau cari.

Wanita itu berniat kabur sekarang aku lagi membuntutinya

di Pasar Dermaga Teluk. / Baik.

Dia sekarang di Desa Nelayan.

Aku tahu betul tempat ini. Dia tak mungkin tak jauh.

Cepat ke sini.

Sialan.

Aku berjarak 2 kilometer. / Dia akan meninggalkan desa.

Dia baru melintasi rel kereta.

Mereka akan mengarah ke jembatan Old Stone di baliknya terdapat dermaga.

Baik, Bibi. Berhati-hatilah.

Tenang saja, aku lagi berhati-hati.

Bibi.

Bibi tak apa-apa?

Nak, aku kehilangan jejak mereka.

Sialan! / Bibi.

Bibi...

Bibi... aku susul mereka.

Aku susul mereka.

Sepertinya seorang wanita.

Chao, akan kupastikan.

Kalau dia kabur, cegat dia. / Tentu, berhati-hatilah.

Chao.

Chao.

Kau tak apa-apa?

Sialan kau.

Sudah kubilang.

Gerakanku sama bagusnya denganmu.

Tolong jagalah Chao.

Li Hongqi,

hati-hati.

Kau dengar sesuatu?

Duduk, duduk.

Kau sampai sini tepat waktu.

Nasi goreng Yangzhou. Kamu beruntung.

Nak,

berapa umurmu?

Tak sopan.

(Antar aku ke luar negeri.)

Jangan buru-buru.

Makanlah dulu.

Apa enak?

Aku tak melakukan apa-apa.

Jangan sampai dia mati.

Kubutuh dia untuk menghasilkan uang, ngerti?

Ngerti.

Polisi.

Siapa yang ada di pulau ini?

Pergi, pergi.

Maaf, pak Polisi.

Tak ada apa-apa disini.

Cuma pulau memancing.

Apa maumu?

Keluar! / Mundur, polisi!

Kau mengerti, polisi? / Kubilang, keluar!

Kau mengerti, polisi?

Mundur!

Baru diangkat dari wajan. Mau coba?

Apa kau yang menabrak rekanku?

Jadi kau tak mau ini? Biar kumakan sendiri.

Apa kau menabrak dia?

Dia di tengah jalan.

Dengan ini kuberi kau pemberitahuan resmi

kembali bersamaku ke kantor polisi untuk penyidikan.

Kau tak mau di tangkap?

Maka kuharus menangkapmu.

Kamu suka berbaring di tanah, huh?

Maka berbaringlah.

Aduh, sakit.

Jadi tak usah berkelahi.

Kerjasamalah denganku.

Penghasilanmu bakal lebih banyak ketimbang sekarang.

Aku tak ngerti yang kau katakan.

Kubilang,

aku menjanjikanmu

kekayaan.

Dan gigiku copot satu.

Jangan membuat janji

yang tak bisa kau tepati.

Lepaskan, jalang.

Jangan takut. Tak apa-apa.

Li Hongqi.

Xinxin,

"Dengan kekuatan bulan... / ...akan kuhancurkan kau!"

Apa? Ucapkan!

Pulang.

Aku ingin pulang.

Tim Satu di posisi.

Tim Dua juga di posisi.

Ambulans di posisi, konfirmasi korban jiwa dan terluka.

Lihat? Sudah kubilang Li tak akan kenapa-napa.

Dia tak apa-apa.

"Dengan kekuatan bulan, akan kuhancurkan kau!"

Kamu juga mual naik kapal.

Ternyata, ibu mertuaku tak bisa dipercaya.

Dia mengecek kalender tapi tidak mengecek cuaca.

Hujan topan merusak seluruh lokasi pernikahan.

Jadi pernikahan padang rumput

harus dipindahkan ke teras.

Memang naik dua tingkat.

Untung saja, Taozi bahagia,

ibu mertuaku bahagia,

dan aku bahagia.

XINXIN TELAH PULIH SETELAH MENJALANI KONSELING PSIKOLOGIS DAN TELAH KEMBALI BERSEKOLAH.

Halo?

Halo, Chief Biao.

Mereka pergi naik kapal. Aku tak bisa membuntuti.

Tanya dia kemana membawa anak itu.

Katakan,

kemana anak itu?

SEMUA TERSANGKA YANG TERLIBAT KASUS INI DIBAWA KE PENGADILAN.

PADA TAHUN 2022, KEMENTERIAN KEAMANAN PUBLIK MEMIMPIN PEMBENTUKAN GUGUS TUGAS KHUSUS

UNTUK MEMERANGI KEJAHATAN YANG MELIBATKAN PENCULIKAN DAN PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK-ANAK.

DARI BULAN MARET HINGGA AKHIR TAHUN 2024, LEMBAGA KEAMANAN PUBLIK DI SELURUH NEGERI

MELAKUKAN OPERASI KHUSUS MENDALAM UNTUK MEMBERANTAS KEJAHATAN TERSEBUT,

MENEKANKAN BAIK PENINDASAN KETAT TERHADAP KEGIATAN KRIMINAL MAUPUN PENYELAMATAN DAN

PEMUKIMAN KEMBALI KORBAN, SEHINGGA MEMBANGUN KERANGKA KERJA BARU UNTUK UPAYA ANTI-PERDAGANGAN MANUSIA.

Sun Biao, polisi selama 11 tahun. Dua kali berturut-turut meraih peringkat-4 dalam kompetisi tinju kepolisian kota.

Chao Bing, polisi selama 21 tahun. Memulai karir di Korps Signal; minat terbesarnya adalah menyelidiki berbagai hal.

Zhao Na, Polwan selama 5 tahun. Sering nonton Crime Unit Six saat masih kecil; bertekad untuk bergabung dengan kepolisian.

Huang Dahua, polisi selama 3 tahun. Hal pertama yang dilakukan setelah siuman dari koma adalah makan 3 mangkok nasi.

Li Hongqi, polisi selama 14 tahun. Tiap kali dia liburan, satu kasus akan muncul.

Saat ini, ada 2 juta polisi di seluruh negeri

masing-masing berdedikasi untuk menjaga keselamatan masyarakat.

broth3rmax, 23 April 2026

NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 23 April 2026

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 088905942930 (NEW)

MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmaxSUB

REBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIA & SEMINGGU FULL HADIR AKAN DIBERIKAN RP 75K SECARA CUMA-CUMA

Hanya di AYUKBET! Menang dapat REBATE SLOT 1,3%, Kalah juga dapat CASHBACK 5% Ketik di Google: AYUKBET

Ada juga Bonus MALMING 50k! ketik di GOOGLE: AYUKBET

DAFTAR BARU LANGSUNG DAPAT BONUS 50%. Dengan DP 25k sampai 100k, BISA KLAIM BONUS HARIAN 40k! Ketik di Google: AYUKBET

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.