Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diterjemahna neng: NDASERUAG
--- Selamat Mendeleng ---
- Yang Mulia Sibylla, Prinses dari Grail. - Ceritakan.
Kami mengejar sebuah kapal layar yang penuh muatan emas.
- Tapi tepat di depan kami datang... - Kapten Sabretooth?
Dia mengambil harta karun itu sebelum kami bisa merampoknya.
- Sekarang dia membawa harta karun itu ke... - Negeri Tak Kasatmata.
Kami tak dapat menemukannya. Soalnya ndak kelihatan.
Dasar Prajurit tidak berguna!
Grail dulunya kuat dan ditakuti.
Tujuh lautan bergetar di bawah kapal kita.
Kini kita dipermalukan dan lemah.
Kita harus memancing kapten yang menyedihkan ini ke Grail.
Di sini dia akan menemui takdirnya.
Dan aku, Sibylla, akan membuat Grail perkasa lagi...
sebagai penguasa lautan.
KAPTEN SABERTOOTH DAN PRINSES GRAIL
Dia dijuluki Pelaut Abadi.
Dia manusia yang mematikan. Dan dia raja lautan.
Dialah Kapten Sabretooth. / Ceritakan lebih banyak lagi.
Legenda yang luar biasa. Aku merinding. Lihat!
Seorang pria yang buas.
Oh, ceritakan lebih banyak lagi. / Lebih banyak lagi!
Dia berlayar dalam segala macam cuaca.
Dia bisa mencium bau emas, dan dia tahu di mana kamu berada.
Mencium bau emas? Itu pasti dibesar-besarkan.
Kita tak pernah tahu. Semoga saja itu hoax.
Yang pertama-tama kamu lihat adalah harimau bertaring tajam.
Dan di momen itulah kebenaran menyeruak dari kabut!
Nyanyian pengamen macam apa ini?
Bau apaan ini? Apa ini bau emas?
- Ini akan mudah. - Lihat barnya, Pysa.
Penjaga! Penjaga!
Lindungin daku... eh, lindungi kami.
Oh!
Itu dia.
Astaga, betapa serunya.
Tunggu apa lagi? Serang!
Siap kapten, serang!
Oke, kalian mau main pedang-pedangan?
Saatnya menyelesaikannya.
Aku pesan Bir JasJus. / Katanya Bajigur. / Ya sudah Bajigur rasa Jasjus.
Ada yang mau mencoba maning?
Gunung berapi... Yang itu!
Pinky, kemari!
Aku telah menemukan pulau vulkanik yang belum dipetakan. 300 mil laut barat daya.
- Aku menemukannya... - Apa kamu sedang menggambar sekarang?
- Ya? - Aku mau lihat para bajak laut.
Ayo, badut-badut malang!
Kamu lihat Kapten Sabertooth? Dia melawan tiga prajurit sekaligus.
Tidak, aku sudah cukup sering melihat perampokan dalam ekspedisi ini.
Tidak, tidak, kamu tak akan lolos!
Mrongos, lagi lagi ini berkat kamu.
Ini adalah masakan terbangke yang terbuat dari bahan-bahan terjorok!
Tunggu. Sepertinya kurang menjijikkan... Oh, ya!
Sedikit percikan kencing tikus!
Lalu sedikit...
Bulu hidung dengan upil pastinya!
Wah... sialan!
Enak pada, ya?! Yang satu duduk yang satunya nonton.
Lekas berdiri kamu!
Para kru selalu lapar sehabis bertarung,
dan ada banyak sekali piring yang harus kamu cuci.
Tolong! Kami dirampok!
Enyahlah.
Sekarang dengarkan: Kembali ke piring. Lekas!
Lihatlah si Sabertooth!
Kasihan betul monyet itu!
Raven?
- Berikan padaku. - Hei, itu panci gue!
Raven, tunggu. Jangan... Kapten nanti marah besar, lokh!
Permisi!
- Permisi! - Kamu sedang ngapain di sini?
Kembali ke kapal. Di sini berbahaya, tau!
Tidak!
Raven!
Kamu di sini juga?
Tidak!
Aku menangkapmu! / Pinky!
Kalian tetap di sini, dekat pagar sampai selesai.
Bersulang!
Nyawa atau emas?
Ah, sepertinya kalian para prajurit kere.
Silakan pilih: Kasih aku emas dan permatanya, atau nyemplung ke laut.
Tentu saja.
- Semua yang kami punya. - Kasih dia semuanya. Emas, batu akik...
Kami tidak mau macam-macam dengan bajak laut paling kejam di dunia.
- Hanya itu saja? - Ya.
Mau kamu apain gigi emasnya emang?
Ke Pelabuhan Abra!
Bolehkah aku selfie? Buat kenang-kenangan.
Kamu boleh bawa aku. Plis, bawa aku, dong!
Kalian berdua tetap di sini. / Apa?
Kru yang tidak menuruti perintahku mending ndak usah berada di kapalku.
Tapi kita tidak punya orang lain yang dapat membantu di dapur.
Aku bisa nyari dua orang baru di Pelabuhan Abra nanti.
Baiklah, tapi pastikan bocil-bocil ini tidak bikin masalah lagi.
Siap, Kapten.
Kasihan sekali kamu.
Setelah Pelabuhan Abra, aku takkan pernah menginjakkan kaki di kapal ini lagi.
Lalu kita akan menjelajahi dunia sendiri.
Coba bayangkan, Pinky. Kita jalan-jalan melihat dunia, kita bertiga!
Tanpa perampokan ndak jelas dan bajak laut yang hanya mementingkan diri sendiri.
Jika kamu tidak main nyelonong saja ke tengah pertempuran,
Kapten takkan mengusir kita dari kapalnya.
Kamu selalu melakukan apa yang kamu mau dan membahayakan kita semua.
Para bajak laut itu hanya memikirkan diri mereka sendiri.
Tapi mereka saling mendukung.
Aku harus meyakinkan kapten kalau aku bisa menjadi salah satu anak buahnya.
Terserah kamu. Sendiri juga ndak masalah.
Wah, kamu benar-benar mendapatkan suguhan yang luar biasa mantap.
Itu tikus terbesar yang pernah kulihat.
Kembalikan dia. Dia bukan makanan.
Sayang sekali. Rasanya akan sempurna jika dimasukkan ke dalam sup.
Di kulitin, dinginkan, lalu masak cukup lama sampai empuk.
Dasar koki biadab.
Yes, ahoy!
Ahoy!
Kita nyuci seperti biasa
- dengan air laut - dan air bekas cucian
- nyuci sambil merangkak - merangkak sambil nyuci
dengan kain lap dan ember
Pelurunya harus mengkilap kata Sabertooth
langit dan laut sejauh mata memandang
bernyanyi kita bersama
Bersama kita merampok, menjarah emas
Kemudian pesta-pesta di atas kapal
Kalian pada duduk di sini menikmati daging kalkun?
Padahal daku membawakan sup tikusku yang menjijikkan?
Supmu memang menjijikkan seperti muntahanmu.
Bersama kita merampok, menjarah emas
Lalu nyanyi-nyanyi di atas kapal
Lihat betapa banyak sup tikus buatanku! Tolong dimakan!
Lihat ini. Monyet kecil.
Ayo, kamu makan buahnya.
Silakan.
Selamat malam.
Musti peregangan dulu sebelum molor.
- Kamu berhasil menjinakkannya? - Ya, namanya Billy.
Pinky? Bukan maksudku untuk membuat kita diusir dari kapal Dark Lady.
Ya, aku mengerti.
Aku harus meyakinkan kapten kalau dia membutuhkanku di kapal.
Tapi jujur tadi di sauna, di tengah pertarungan,
itu adalah hal paling gila sepanjang kita di sini.
Ya! Dan ekspresi kaget di wajah orang-orang sombong itu!
"Kita dirampok! Aah!"
"Kita akan mati karena permata berhargaku!"
Aku terjaga sekali.
Apaan tadi? Aku harus peringatkan kapten.
"Bajak laut yang kejam, bawalah aku bersamamu mengarungi tujuh lautan!"
Pinky?
Tanpamu di kapal, entah apa yang akan kulakukan.
Kita berdua saling membutuhkan.
Kamu dengar itu? / Ya, kurasa begitu.
Perampok.
- Oh! Ini kesempatanku. - Apa maksudmu?
Tidak, Pinky, itu terlalu berbahaya!
Aku berhasil! Aku berhasil menangkap penyusup itu!
Dia tak bisa mengalahkanku! / Pinky!
Di belakangmu!
Tidak! Tolong, tolong!
Oh tidak, Pinky!
- Ada apa? - Mereka menculik Pinky.
Pinky? Bicara apa kamu?
- Apa-apaan ini? - Kapten.
Ada kapal di sana.
Lambang Grail!
- Benjamin! - Aku bangun.
- Dasar pemalas tak berguna! - Aku diikat. Apa yang telah terjadi?
Kalian berdua. Lihat harta karunnya. / Ya, kapten!
Sibylla. Prinses penguasa Grail. Ngapain dia di sini?
Mereka membawa Pin... Haruskah kita mengejarnya?
- Buat apa? - Kamu harus menyelamatkan Pin...
Apa yang dilakukan bocil pembangkang itu di dek kapal?
- Emasnya masih ada! - Dan berliannya!
- Juga perhiasannya! - Dan sup tikusku juga aman.
Luar biasa.
Pegang kemudi, kibarkan semua layar, dan kembali menuju Negeri Tak Kasatmata.
Tapi Pinky? Kamu harus selamatkan Pinky!
Langemand, siagakan para penjaga.
Dan pastikan aku tidak akan melihat bocil perempuan itu lagi.
Siap, Kapten.
Siap untuk celah rahasia? Menuju Pelabuhan!
Kendurkan layar utama! Kiri!
Akhirnya. Asap Abra!
Lihat! Dark Lady pulang!
- Oh! Raven. Mereka kembali! - Raven!
Taring tajam! Taring tajam!
Ada apa ini? Kenapa mereka tidak bersorak?
Lihat. Lihat itu.
Wah...! Bakal ada yang marah-marah, nih.
Ke mana Harimau Bertaring Tajamnya? Langemann!
Prinses Grail... Dia pasti yang telah menggasak harimau itu.
Dia akan menyesalinya sepanjang sisa hidupnya yang menyedihkan.
Pembalasanku akan kejam dan tak kenal ampun.
Siapkan kapalnya! / Grail. Pinky!
Harimau bertaring tajam itu harus kembali!
Ibu! Ayah!
- Puteriku! - Oh, Raven!
- Kami sangat merindukanmu. - Aku juga.
Dimana aku?
Hei! Keluarkan aku!
Syukur kamu kembali dengan selamat.
Langemand mungkin akan menyelamatkan Pinky. Dia selalu menyayanginya.
Langemand tak berbuat apa-apa. Tak satu pun bajak laut yang berbuat apa-apa.
Sekarang mereka berlayar untuk menyelamatkan sebuah patung haluan.
Dan menyelamatkan Pinky. Kapten Sabertooth adalah pelindung pulau.
- Dia punya caranya sendiri. - Dia hanya melindungi harta karunnya.
- Ya, kami turut menyesalkannya. - Aku harus melakukan sesuatu.
Tal ada yang bisa dilakukan sekarang. Kita harus menunggu sampai mereka kembali.
Terlalu berbahaya bagi kita untuk terlibat. Benar?
Itu saja hartanya, Kapten.
Aku penasaran, apa sebenarnya yang dimau Prinses dengan harimau bertaring tajam itu.
Apa itu?
Salam, Yang Mulia Prinses!
Harimau bertaring tajam legendaris milik Kapten Sabretooth!
Akhirnya!
Lepaskan aku, kaleng rombeng!
Daku minta kalian membawa seseorang dari awak kapal. Bukannya bocil!
Bocil matamu! Aku salah satu orang kepercayaan kapten Sabertooth!
Kamu? Kamu cuma bocil yang ndak tau apa-apa.
Kapten Sabertooth akan membebaskanku dan mengambil kembali patung harimau itu.
Tepat sekali! Itulah rencananya.
Harimau yang terkenal itu harus memancingnya ke daratan Grail.
Kamu akan dikalahkan kapten!
Kapten telah menjarah sesuatu yang sudah lama aku inginkan.
Aku berdiri di tebing tertinggi
di pulau Grail
Dan menjanjikan laut dan langitnya
Untuk mengambil emas yang kamu curi
Aku bersumpah untuk mengalahkanmu
dan menghancurkan tahtamu
Waktumu sebagai raja laut
Sudah berakhir sekarang
Berlututlah pada Sibylla Prinses dari Grail
Aku percaya pada keinginanku sendiri
Aku menghancurkan semua saingan
Berlututlah di hadapan Prinses Grail yang agung
Ada apa ini? Lepaskan aku. Ini Omong kosong.
Apa kamu haus?
Minum? Tentu.
Baunya lumayan enak.
Yang Mulia Prinses,
saya adalah budakmu yang siap melayani. Ada yang bisa saya banting?
Tubuh yang lemah itu hanya bisa melayaniku dengan satu cara.
- Katakan saja. - Jadilah makanan baginya.
Tentu saja.
Merupakan suatu kehormatan bisa melayanimu, Prinses. Selamat tinggal.
Biarlah itu didengar dari manusia ke manusia
biarlah seluruh negeri tahu
waktu telah habis
bagi Kapten Sabertooth
- Jangan ada yang ketinggalan. - Siap!
- Ini diangkut juga? - Ya.
Siapa yang menaruh tong kosong di antara perlengkapan?
Bukan aku.
Kamu memegangnya? / Ya.
Billy!
Lihat, Pysa! Seekor anak kucing.
Lucu bingit. Meong....
Hentikan, Pysa. Itu bukan kucing.
Kamu salah, Pelle. Itu kucing muka monyet!
Meong meong meong...
Lihat! Rosa naik ke kapal. Apa dia akan berlayar bersama kita?
Halo.
Pasti ini pelayaran penting sampai kapten membawa Rosa.
Angkat sauh!
Ketika kamu merasa aman Aku akan bersiap
Saat badai mengamuk aku datang menuju padamu
Aku akan segera menemukanmu Aku tahu siapa kamu
Kamu bisa merangkak berdoa sambil berlutut
Tapi akulah takdirmu yang berpakaian hitam
Seperti bayangan di malam hari Aku menyerang
Raja laut melakukan apa yang dia suka
Jadi hitunglah waktumu dan tertawalah selagi bisa
Pria dari laut itu akan segera pergi ke darat
Jadi hitunglah waktumu dan tertawalah selagi bisa
Pria dari laut itu sekarang pergi ke darat
Dengar. Kita tahu kastil Prinses dijaga ketat.
Namun kita menemukan kelemahan utama.
Kapal Prinses ditambatkan di sebuah gua di bawah kastil.
Kita lemparkan granat ke dalam ruangan tong bubuk mesiu mereka
dan itu menciptakan ledakan yang menimbulkan kerusakan besar.
Itu akan menciptakan kekacauan, dan kita bisa tetap bersembunyi dalam asap.
Tepat sekali.
Dan di tengah kekacauan ini, kita menyelinap ke kastil dan berburu bangsawan.
Tidak!
Kok bisa kamu sampai di sini, dasar koki tak berguna?
Kami tidak butuh koki!
Tapi pulau ini penuh dengan bahan-bahan baru yang jos.
Yang dapat membuat sup tikusku jadi benar-benar maknyus.
Coba lihat yang ini, misalnya. Kalau dipencet, keluar sesuatu.
Semoga sigung ini betah sehingga dia tetap tinggal di pulau ini.
Langemand, kita akan naik ke kastil.
- Kalian semua ikuti Rosa ke gua. - Jika semuanya berjalan sesuai rencana,
- Pinky seharusnya... - Apa yang kamu bicarakan, Langemand?
Harimau bertaring tajam, Kapten. Harimau bertaring tajam.
Aku sarankan kamu mengingat hal itu saja.
Oke. Ikuti aku. Ke sini ke menara pengawas.
Bukankah itu si Tommy Kurus yang tergantung di sangkar itu?
Dia jadi kurus sekali, ya?
Dia sekurus tengkorak.
- Aku lapar sekali, Pelle. - Aku juga.
- Menurutmu apa ada makanan di sini? - Kelihatannya tidak ada.
Mungkin itu sebabnya Tommy Kurus jadi seperti tengkorak.
Tunggu. Salah melangkah, bisa kelar kita.
Lalu alarm berbunyi, dan jebakan itu menyerang.
Hati-hati!
Oke, injak batu yang hitam dan kamu akan aman. Tunggu apa lagi?
Oh, apa kalian bisa menciumnya? Asalnya dari sana!
Itu dia! Ya, kemarilah ke panciku.
Tempat macam apa ini?
Bertahanlah, Pinky.
Apa itu?
Kamu lihat apa yang kulihat? / Cari tahu apa yang terjadi di sana.
Kembali!
Kejutan!
Tanda bahaya!
Ini! Kalian berdua, ikut aku.
Dan kamu berjaga di sini.
Lihat ini. Tidakkah menurutmu ini mirip bakso buatan Ibu?
Fokus!
- Seandainya Ibu ada di sini. - Ya. Dia pasti bisa jualan bakso di sini.
Apa itu?
Kita harus bergegas.
Oh, tidak! Tidak!
Lempar saja, Pelle. / Itu granatmu!
- Bukan, itu punyamu. Lempar saja! - Aku tidak mau!
Kapten Sabertooth, sepertinya kamu datang dengan diam-diam.
Tapi kamu datang dengan bom jadinya ketahuan.
- Mereka hidup! Mereka hidup! - Apa yang memicu alarm itu?
- Jangan lihat aku. - Itu juga bukan aku.
Bukan. Kamu salah jalan. Jebakannya ada di sana.
Ya, tentu saja. Aku tak bisa melihat apa-apa. Mataku perih.
Aduh! Hati-hati mengarahkan pedang itu!
Lari, Billy, lari!
Siapa yang terjebak di sini?
Ada sesuatu yang tidak beres di sini, Kapten.
Kapten Sabretooth sendiri. Sehari lebih cepat.
Sibylla.
Diam. Dengarkan!
- Bajak laut, kalian akhirnya tiba. - Pinky!
Kami pikir kami tak akan melihatmu lagi.
Kasihan. Apa yang terjadi? Ada apa dengan matamu?
Kamu kelihatan haus. Mau minum sesuatu?
Dia butuh tidur.
Apa karena lapar? Itu bisa bikin orang jadi gila.
Itu karena asapnya. Langsung ke kepala si kecil El Niรฑo.
Ayo, minumlah. Rasanya seperti lemon...
Prajurit datang. Kita harus pergi.
Kalian berdua, awasi Pinky dengan ketat agar dia tidak membuat masalah.
Haus?
Saat ini, pengawalku sedang mengambil alih Dark Lady.
Ketika aku selesai di sini, mereka akan berlayar ke Pelabuhan Abra...
dengan kapal dan kru-mu.
- Dan aku akan menjadi penguasa lautan. - Penguasa lautan hanya ada satu.
Menyerahlah, Sibylla! / Dia milikku.
Aku telah menunggu momen ini terlalu lama.
Ini salah satu pedang favoritku.
Raja Alfonso dari Marmalades mencoba membunuhku dengan pedang ini.
Itulah hal terakhir yang dilakukannya.
Aku akan senang memiliki pedang Kapten Sabretooth dalam koleksiku.
Baiklah, kemari dan ambillah.
Ini. Minum ini. Ini akan membantu mengurangi haus.
Tidak ada salahnya minum sedikit.
Aku butuh sesuatu yang menyegarkan sekarang.
Hei! Sisakan sedikit untukku.
- Kembalikan botol itu. - Aku juga haus.
Pinky!
Mari, minum bersama kami, dan berlutut di hadapan Sibylla, Prinses dari Grail.
Oh, tidak.
Jatuhkan pedangmu! Raja Laut tak pernah kalah dalam pertarungan pedang.
Baiklah.
Hadapi takdirmu, Kapten Sabertooth.
Kejahatan macam apa ini?
Kapten Sabertooth, minum dan berlututlah di hadapan Sibylla, Prinses dari Grail.
Kru-ku! Ramuan Grail!
Ulat kubis-mu yang besar itu boleh memaksaku melakukannya!
Pinky, kamu di sini! Senang sekali melihatmu.
Tapi... ada apa denganmu, Pinky?
Ini aku, Raven!
Langemand? Pelle dan Pysa? Ada apa?
Raven, akhirnya kamu datang.
Minumlah bersama kami, dan berlututlah di hadapan Sibylla.
Dia sekarang adalah penguasa sejati tujuh lautan.
Kamu harus memaafkannya karena bersikap sedikit liar.
Sayangnya, aku tidak sempat melatihnya sebelum kamu muncul.
Sekarang atau tidak sama sekali.
Dibutuhkan lebih dari sekadar belatung terbang raksasa untuk mengimbangi...
_
Terima kasih atas pelayananmu yang memuaskan.
Raja laut telah mati. Sekarang akulah penguasa laut!
Sang Prinses Grail. Penguasa sejati tujuh lautan.
- Ke Pelabuhan Abra. - Siap laksanakan, Yang Mulia!
Oh tidak, jangan pelabuhan Abra!
Billy! Kamu masih hidup!
Hati-hati. Ya, bagus.
Semuanya pergi.
Sekarang, jongos-ku yang patuh.
Kamu membanggakan diri sebagai salah seorang kepercayaan Kapten Sabretooth.
Benar sekali, Yang Mulia Prinses.
Bisakah kamu menuntunku melewati jalan rahasia dan masuk ke Pelabuhan Abra?
- Tentu saja, Prinses. - Jadi tunggu apalagi?
Angkat sauhnya, dong.
Kita mulai perjalanan menuju Negeri Tak Kasatmata.
Saat kamu merasa sendirian
Ketika semua orang tak ada disekitarmu
Ketika tiada seorang pun di dunia yang mendengarkan
Apa yang ingin kamu katakan
Ketika masalahnya sudah menjadi sebesar gunung
Ketika kamu butuh bantuan seseorang
Untuk menolongmu
Teman tak akan pernah meninggalkanmu
Ketika hidup berantakan
Teman melakukan apa pun sekuat tenaga untukmu
Tetap setia ketika semuanya berantakan
Teman sejati tetap tinggal ketika yang lain pergi
Yang memberimu dukungan Yang percaya dan mengerti
Dialah teman
Sejatimu
Mrongos!
Raven!
Kamu tahu? Aku kesasar.
Lalu aku diserang kepiting dan ular. Atau ular dan kepiting...
Apa ini? Baiklah.
Lendir naga.
- Mrongos, bisakah kamu membantuku turun? - Ya. Kamu sedang apa di sana?
Kapten sudah mati. Dia dimakan naga itu.
Kapten?
Oh, Tuan Kapten!
Pinky?
Oh, kapten.
Dia seperti lem dalam sup bagi geng bajak laut terbaik di dunia.
Dia menyatukan kita.
Ya, itu menyedihkan.
Mau sup juga? Ini bagus tauk buat obat sedih.
Oalah, Kapten.... Dia doyan banget sama sup tikusku, taok.
- Bohong! - Aku tak tahu kamu bisa meniru kapten.
- Itu tadi bukan aku... - Orang-orang bodoh ndak punya otak!
Keluarkan aku dari sini sebelum aku mati! Dasar para pemalas menyedihkan.
Kapten Sabertooth masih hidup! Tolong aku, Mrongos!
Tunggu.
Oh tidak, dia bangun. Kita harus menyelamatkan kapten sebelum terlambat.
Supnya!
- Mrongos, bawakan sup tikusmu. - Ya! Mungkin dia lapar.
Itu masuk akal.
- Yes! - Oh, kapten!
Pertama bau jigong naga, lalu sup tikus si Mrongos.
- Lari! - Tunggu aku!
Aku baik-baik saja.
Astaga Dragon. Ini dia! Ramuan Grail.
Dan aku di sini bersama orang-orang yang tak tersihir.
Dua orang paling tidak berguna di kru-ku.
- Tapi kami nyelametin nyawa lo! - Diam!
Daku sendiri yang nyelametin diri ane.
- Mrongos, jangan! - Wah, ini...
Uhm, rasanya seperti... Uhm, ini...
Ada rasa-rasa buah beri-nya. Ada telur juga.
Vanila. Luar biasa, mantul.
Bukan, itu kecoa. Lalu kelabang. Ya!
Dan kumbang tai.
Kenapa kamu tidak tersihir?
Sup tikusnya! Pasti ini yang melindungimu dari ramuan sihir itu.
Lihat! Naga itu tak lagi tersihir.
Cahaya di matanya sudah hilang. Kurasa sup tikus itu penawarnya.
Omong kosong.
Kita ndak akan pergi dari sini sebelum kita menghabisi monster itu.
Kita butuh umpan.
Dan itu kamu.
Kapten kampret...
Akan kubuat daging cincang dari binatang ini.
Tak ada yang boleh memakan raja laut seenak udel sendiri!
Jangan, berhenti!
Kenapa menyuruhku berhenti?
Oh, pus meong. Naga yang lucu.
- Lucu? - Dia tak akan memakan kita.
Dia hanya seekor naga kecil malang yang ketakutan.
Kecil?
Gitik gitik gitik...
Lehernya ingin digaruk. / Lehernya mau sup tikus?
Mau sup tikus matamu!
Terbanglah sebelum terbang dilarang.
Ya, kapan lagi kita bisa terbang begini?
Lihat! Raja laut pulang!
- Itu Raven! - Raven!
Mereka kembali!
Di mana harimau bertaring tajamnya?
Di mana Kapten Sabretooth?
Pinky! Raven ada di kapal? / Apa yang terjadi?
Pinky, maukah kamu memberi pencerahan kepada orang-orang yang kebingungan ini?
Dengarkan, semua warga Pelabuhan Abra!
Kapten Sabertooth telah gugur.
Maka berlututlah di hadapan Sibylla, penguasa tunggal lautan.
Tidak, kamu bohong. Tak ada yang bisa mengalahkan Kapten Sabretooth.
Kaptenmu yang malang baru saja masuk perangkapku.
Dimakan oleh Ulat lindenku yang perkasa.
Kini dia hanyalah tulang belulang yang melayang di perut binatang buas.
Begitulah akhir dari kisah sang Raja Laut.
Jadi berlututlah! Dihadapan majikan barumu!
Terima kasih bantuannya. Sudah sembunyi sana.
Si Prinses menguasai Pelabuhan Abra.
Oh, tidak. Ibu dan Ayah.
Mrongos! Gua pengen lo bikin sup tikus termaknyus yang pernah ada.
So pasti. Daku akan bikin sup tikus terlezat yang pernah lu rasain!
Ini bakal melegenda!
Raven. Kamu dan Mrongos harus bujuk kru untuk nyeruput sup tikusnya.
Baik, Kapten. / Sementara ane akan mengurus Si Prinses.
Baiklah. Halu!
Sup tikus yang lezat....
Aku musti ngomong apa, Raven?
Sup untuk semua! Dari Prinses kita Yang Mulia.
Oh, bagaimana ini, Raven?
Berikutnya!
Silakan. Minumlah!
- Ih.... apa ini? - Bau tai.
Seperti kotoran tikus? / Ya, itu memang kotoran tikus.
Dijemur selama tiga puluh hari. Lalu direndam... Aduh!
Prinses ingin kamu kuat. Jadi makanlah!
Aku ingin bakso.
Apa musti kulaporkan ke Prinses kalau kamu menolak mengikuti perintahnya?
Ya sudah nurut.
Silakan.
Astaga, lihat itu. Siput kecil.
Kemarilah. Kamu akan menemukan rumah baru di supku.
Mrongos. Helmmu. Oh, tidak!
- Hai. - Mata-mata!
Prinses, ini disuruh Prinses!
Kerja bagus, Raven. / Langemand!
Bajak laut, bebaskan Pelabuhan Abra! Serang!
Untuk Pelabuhan Abra!
Untuk Pelabuhan Abra!
Itu dia!
Tongkat sihir. Kini tak seorang pun bisa menghentikanku.
Jadi itu yang kamu cari? Tongkat sihir tua itu?
- Bukankah itu tidak berguna? - Ini. Minum!
Jadi benar aku mencium bau air liur Ulatku dan asam lambung di sini.
Kali ini kamu takkan mendapat bantuan dari ulat besarmu.
Mari kita lanjutkan adu pedangnya.
Dengan senang hati, Kapten.
- Hidup sang Prinses! - Cicipi ini!
- Selamat datang kembali. - Terima kasih.
Oh, tidak. Ayah!
Oh, tidak. Jangan usik gadis kami.
Jangan khawatirkan Bella dan Gusto.
- Langemand, minta bantuannya dong? - Kamu bisa percaya padaku.
Hati-hati, Raven!
Aduh! Aku belum selesai membaca buku itu.
Lihat disini!
Dasar wanita sial, apa kamu akan menghancurkan semuanya?!
Billy, sembunyi di atap sini. Kamu aman di sini.
Aku akan segera kembali bersama Pinky.
Tidak, tidak, tidak. Raven!
Jangan khawatir. Gadis itu sekuat bajak laut.
Tongkat sihir!
Pinky.
Segala kekuasaan untuk Prinses Grail.
Bau.... Sup tikus?
- Raven? - Botolnya! Oh tidak!
Raven! Akhirnya kamu datang untuk melayani Sibylla.
Penguasa sejati tujuh lautan.
- Raven, kamu di mana? - Aku di sini, Pinky.
Minumlah,
atau aku patahkan tongkat ini menjadi dua.
Jangan, dong?!
- Itu punya Prinses. - Ya sudah minum!
Untuk sang Prinses.
Cepatlah atau aku patahkan tongkatnya.
Pinky, letakkan botolnya.
Aku perintahkan kamu untuk berjalan menuju jendela yang pecah.
Siap laksanakan, Yang Mulia Prinses. / Tidak, Pinky, jangan dengarkan dia.
Berikan tongkat itu padaku, bocil.
Kalau tidak, akan kuperlihatkan kekuatan ramuan itu...
dan kusuruh Pinky untuk terjun ke bawah sana.
Raven. Hancurkan tongkat sihirnya.
Jangan berikan itu padanya. Kami akan sama ruginya.
Tidak, jangan mendekat. Berhenti, kalian berdua.
Aku di sini, Prinses. Daku musti ngapain, nih?
Raven. / Cukup omong kosongnya.
Aku akan menyuruhnya melompat.
- Tidak! Pinky, berhenti! - Tidak, Raven!
Yang Mulia Prinses, ini tongkatnya. Kumohon. Panggil Pinky kembali.
Akhirnya!
Kelemahan menyedihkan yang kalian semua miliki.
Itu menjadi kekalahan kalian.
Pinky! Aku sudah memberikan tongkat sihir itu pada Prinses.
Kembalilah.
TIDAK!
Terima kasih. Sekarang kita selamatkan Pinky. Terbanglah susul dia.
Itu bukan pertanda baik.
Sial Siul si Sialan Betul...
Lepaskan kekuatan tongkat sihir yang dahsyat betul!
Okelah, yang terjadi biarlah terjadi.
Berlututlah, pelawak. / Takkan pernah.
Sungguh kru yang tidak berguna... Pada kemana mereka pas dibutuhkan!
Raven. Kamu boleh minum bersamaku dan berlutut di hadapan Sibylla.
Dia tak akan pernah menjadi penguasa!
Dengan sup tikus, kami telah membebaskan awak kapal dan seluruh Pelabuhan Abra.
Dan bersama Kapten Sabertooth, kita akan mengalahkannya.
Tidak!
Aku akan menghancurkan sup tikus itu.
Dan semua orang yang menghalangi jalan Prinses!
Kamu tak akan pernah menang. Berikan sup busuk itu.
Kamu tak akan bisa lolos.
Sudah berakhir sekarang. Hidup Joko..
Ih.... Tapi...
- Apa? Raven? - Pinky, kamu kembali!
Tapi... apa yang telah kulakukan? Maaf.
Aku sangat senang kamu telah balik ke dirimu lagi.
Raven. Kita harus ngapain sekarang?
Sekarang kita harus menghentikan Prinses.
- Kapten Sabretooth? - Sibylla.
Lu pikir nyala api kecil dari obor bisa nyakitin daku?
Kita lihat saja nanti.
Selamat tinggal!
Sekaranglah saatnya untuk mengakhiri permainan ini.
Sudah selesaikan saja.
Tanpa tongkat sihir,
kamu hanyalah pecundang menyedihkan yang menggunakan trik pengecut.
Ya bodo amat dong mau lu bilang daku pecundang?!
Yes!
Selamat tinggal, ulat linden kecil.
- Kurasa aku meremehkanmu. - Raven, cepatlah pergi.
Sial Siul si Sialan Betul.
Usaha yang bagus, pengkhianat kecil.
Tapi tongkat sihir tanpa kepala tidak ada harganya, bukan?
ALAMAK!
Mereka berhasil. Pelabuhan Abra bebas!
- Dasar bocil sialan! - Tangkap, kapten.
Oke...
Jadi, Sibylla...
Tanpa tipu daya pengecut, kamu sendirian.
Raja laut berdiri berdampingan dengan awaknya yang setia.
Ya, kapten!
- Ayo, Pinky! Dia tidak berbahaya. - Kamu yakin?
Mungkin dia masih buas seperti saat aku tersihir.
Sekarang, biar dia yang memutuskan sendiri hidupnya.
Terbanglah, kamu bebas!
Kami tak akan pernah melupakanmu.
Apa kita akan melihatnya lagi suatu hari nanti?
Semoga. Kuharap begitu.
Hentikan omong kosong itu.
Kalian mau jadi bagian dari kruku, kalian harus bekerja keras.
Seluruh lantai perlu dipel. Ayo kerja, dasar para pemalas menyedihkan.
Ini bukan sedang liburan.
Bukankah kamu senang kru dan harimau bertaring tajam-mu itu kembali?
Kru-ku yang tidak berguna, yang membiarkan harimau bertaring tajam itu dicuri,
Dan yang baru saja jatuh ke dalam perangkap si Prinses?
Hanya satu yang tetap tenang...
dan mendapat tempat di The Black Lady.
Merupakan suatu kehormatan untuk berlayar bersama Raja Laut, Kapten.
Kru yang hebat!
Seorang bocil perempuan lebih baik dari "para bajak laut terbaik di dunia".
Jangan pada berdiri saja dan bermurung ria. Inilah perintah terakhir hari ini.
Sekarang... kita akan mengadakan pesta bajak laut!
Oh, dan aku bisa membuat sup tikus untuk semuanya!
Aku hidup! Akhir yang luar biasa. Akhir yang bahagia!
Raven?
Terima kasih karena pantang menyerah buatku.
Kamu dan aku, Pinky. Selalu.
Aku tak mungkin mengecewakanmu. Itulah gunanya teman.
Kalau kamu sudah memulai petualanganmu sendiri,
apa masih ada ruang untuk satu petualangan lagi?
Apa? Aku sekarang sedang menjalani petualangan fantastis di The Black Lady.
Kapal milik Kapten Sabretooth, bersama bajak laut terbaik di dunia.
Jadi, mau ke mana lagi, ya?
Apalagi sekarang?
Pada perjalanan terakhirku, aku menemukan bangkai kapal di air.
Itu pasti hanyut ke arah barat laut akibat arus laut mematikan dari selatan.
Mrongos berkata kalau papannya berbau cumi-cumi raksasa...
"Dan rambut putri duyung. "
"Aku juga menemukan sisa-sisa batuan vulkanik di papan itu."
Ini menunjukkan adanya pulau di antara arus laut.
Kurasa papan itu berasal dari kapal bajak laut.
Ketika para bajak laut berlayar ke perairan seperti itu,
"Kita tahu apa yang mereka cari."
Di sini tercium bau emas!
NDASERUAG Banyumas, 18 Juli 2025
Pesta bajak laut!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.