All language subtitles for translated_BloodySmartS1-01_Track04[1]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kertas ujian yang gagal

Belajarlah lebih giat lain kali.

Tapi jika kau gagal dalam hidup,

yang tersisa hanyalah menunggu maut.

Ini bukan sekadar kelas remidial.

Ini tempat untuk mengubah nasibmu.

Semua orang layak mendapat kesempatan kedua.

Luluslah tes ini dengan gemilang,

dan kau bisa menghapus versi dirimu yang gagal.

Selama nilaimu lebih baik,

kau bisa meninggalkan masa lalu.

Begitulah kata mereka.

Lelah?

Kalau lelah, tidur saja dulu.

Ibu akan bangunkan kalau sudah sampai.

Qiqi,

bangunlah.

Kita sudah sampai.

Apa ada yang benar-benar ke sini cuma untuk ujian ulang?

Naik kereta gantung sebentar saja kok.

Kalau menyetir makan waktu lima jam lagi.

Ini.

Tempat terpencil ini memang pas.

Sangat membantu untuk fokus belajar.

Kelas remidial Chongming itu kelas wahid.

Peraih nilai tertinggi ujian bersama selalu dari sini tiap tahun.

Apa kau orang tua Zhao Jiaqi?

Ya.

Sini, kubawakan kopermu.

Terima kasih.

Ayo.

Ikuti aku.

- Masukkan. - Tapi aku masih membutuhkannya...

Ponsel dilarang di dalam, atau kau harus pulang.

Kau lihat sesuatu di sana?

Mereka lari ke arah itu.

Ke sini.

Cari terus!

Cepatlah...

Ke mana orang itu kabur?

Hei.

Aku ke arah sini.

Kalian cari terus.

Kami lakukan ini demi kebaikanmu.

Kita akan istirahat begitu sampai.

Kita harus lapor ke Chongming besok pagi-pagi.

Kita tak boleh telat di hari pertama.

Baunya busuk sekali.

Tutup.

Tutup jendelanya.

Tempat ini memang cukup terpencil.

Tapi selama kau fokus belajar.

Dan bekerja keras.

Beberapa bulan ini akan berlalu cepat.

Kau bisa lihat sesuatu di sana?

Entah di mana mereka sembunyi.

Saat ketemu nanti, mereka akan menyesal.

Sial!

Di sana!

Kau baik-baik saja?

Apa kau melihat jelas wajah orang itu?

Aku tak melihatnya dengan jelas.

Begitu kau bawa ke sini, jangan biarkan mereka keluyuran lagi.

Ada apa?

Bukan urusanmu.

Qiqi.

Waktunya bangun.

Bagaimana tidurmu semalam?

Lumayan.

Syukurlah kalau begitu.

Cepat gosok gigi, cuci muka, lalu sarapan.

Sana.

Siapa yang ada di sebelah?

Pagi-pagi begini sudah main biola.

Bisa gila aku dibuatnya!

Mengganggu tidur orang saja.

Selain tidak bisa belajar menggantikanmu

Segalanya yang lain

Serahkan saja padaku

Kau fokus saja belajar

Begitu kau masuk sekolah impianmu

Dan jadi dokter yang lebih hebat dari ayahmu

Hidup kita akan makin bahagia bersama

Lihatlah

Aku tahu

Qiqi dan aku akan selalu bersama

Di hari pertama kelasmu

Pastikan beri kesan baik pada gurumu

Kau sudah mulai lebih lambat dari yang lain

Jadi kau harus lebih giat dari teman sekelasmu

Semua orang adalah sainganmu

Jadi jangan mencoba berteman dengan mereka

Fokus saja belajar

Hei, teman, bagaimana nilaimu di kelas?

- Ayolah... - Kita bisa bicarakan ini

Teman sekelas

Bagaimana hasil ujianmu di sekolah?

- Peringkat ketiga. - Peringkat ketiga, ya?

Cukup berbakat dalam belajar

Teman, aku mengenalmu...

Ibu dan ayahmu tidak ada?

Kau pasti lelah.

Jika kau tak bisa mengejar pelajaran,

beri tahu aku jika kau ingin istirahat.

Berikan tempatmu padaku.

Aku bisa urus apa pun keperluanmu.

- Tidak apa-apa. - Jangan paksakan diri jika nilaimu turun.

Berikan tempatmu padaku.

Jika butuh sesuatu, temui aku. Aku bisa banyak membantumu.

- Terima kasih. - Margaku Fu, Paman Fu.

- Orang tua tak boleh masuk. - Maaf soal itu.

Kami ke sini untuk mendaftar hari ini.

Siapa namanya?

Zhao Jiaqi.

Apa yang terjadi di sini?

- Ada apa? - Tidak—

Ada apa dengan mereka?

Apa mungkin mereka ke sini untuk mendaftar?

Apa masih ada kuota yang tersedia?

Pergilah ke kantor kepala sekolah.

- Lapor ke Profesor Kang. - Bagaimana bisa?

Katanya harus melapor.

- Setelah daftar, orang tua harus segera pergi. - Tidak mungkin, kok ada kuota?

- Terima kasih. - Bagaimana bisa ada kuota?

Aku belum pernah melihat mereka berdua.

Berhasil masuk.

- Kami sudah lama menunggu tapi tak dapat kuota. - Apa mungkin lewat koneksi?

- Bagaimana bisa? - Apa mungkin lewat koneksi?

- Pasti lewat koneksi. - Jelas lewat koneksi.

Tujuan kita.

Pilihan utama.

Tanggung jawab kita.

Belajarlah sepenuh hati.

Siswa yang datang ke Chongming.

Hanya punya satu hal untuk dilakukan.

Yaitu belajar.

Setiap siswa yang datang ke Chongming adalah kegagalan.

Tapi di sini, kalian akan meraih sukses.

Apa pun yang tak berkaitan dengan belajar dilarang.

Chongming menyediakan lingkungan belajar yang sempurna.

Tanggung jawab kalian adalah mendedikasikan diri untuk belajar.

Bimbel Chongming didirikan sendiri oleh Profesor Kang.

Dia memberikan setiap siswa yang gagal...

...harapan baru.

Namun, dia juga menetapkan peraturan sekolah yang ketat.

Melanggar aturan akan berakibat serius.

Jangan... mereka yang tidak bijaksana...

Jangan...

Maaf...

Aku belum pernah melihat orang yang benar-benar bijaksana.

Orang-orang yang membenci ketidakadilan.

Mereka yang mencintai kebaikan tak tertandingi.

Orang-orang yang membenci ketidakadilan.

Praktikkan kebaikan dengan tulus.

Jangan biarkan ketidakadilan memengaruhimu.

Mereka yang mencintai kebaikan tak tertandingi, dan mereka yang benci ketidakadilan...

Qiqi.

Qiqi.

Qiqi, Sayang.

Ibu pulang sekarang, ya.

Pak Gao.

Aku titipkan Zhao Jiaqi kepadamu.

Aku pergi dulu!

Pergilah.

Cepatlah.

Jangan menoleh terus.

Cepat susul mereka.

Baca buku panduan siswa dengan cermat.

Baik itu terlambat, pulang lebih awal,

atau perilaku apa pun yang mengganggu belajar siswa lain,

pihak sekolah tidak akan menoleransinya.

Akan ada ujian simulasi setiap bulan.

30 siswa peringkat terbawah akan dikeluarkan.

Sudah jelas?

Ini kelas intensif.

Hanya 30 siswa teratas yang bisa masuk.

Berapa skor ujian bersamamu?

384

Berapa poin?

384

Masih banyak yang perlu ditingkatkan.

Aku tahu sekarang.

Zhao Jiaqi.

Dari Kelas Sembilan.

Harusnya itu jatah Zhang Lei.

Pasti begitu.

Siswa dengan skor ujian bersama di bawah 384, silakan berdiri.

Mundur satu bangku.

Cepat.

Ke tengah dan belakang.

Mulai sekarang, posisi tempat duduk akan disesuaikan tiap ujian simulasi.

Jika ingin duduk di barisan depan,

belajarlah yang keras dan berusahalah.

"Kutukan"?

Apa ini?

"Jika tidak ingin mati, jangan baca lebih lanjut..."

Beraninya kau menggeledah barang orang lain?

Kau melihat sesuatu yang tidak seharusnya.

Kukutuk kau sakit perut,

dibenci oleh seluruh kelas,

dan mengalami hal-hal mengerikan.

Wu Shuangyi.

Jangan berisik.

Ada murid baru yang bergabung bersama kita.

Semua orang harus tetap menjaga kedisiplinan.

Fokuslah belajar dengan sepenuh hati.

Jangan lengah sedikit pun.

Ayo, ikut ucapkan bersama guru.

Jalan menuju sukses ada tepat di depan kita.

Pilihan utama kita—siapa lagi kalau bukan kita?

Tujuan kita, pilihan utama.

Tujuan kita, pilihan utama.

Mimpi kita, peringkat teratas daftar kehormatan.

Kita ciptakan prestasi dengan sikap kita.

Kita ciptakan keajaiban dengan kerja keras kita.

Kita ciptakan keajaiban dengan kerja keras kita.

Jalan menuju sukses ada tepat di depan kita.

Apa ini?

Kenapa kotor sekali?

Hai, halo.

Kau...?

Kau orang tua murid baru yang baru pindah ke sini?

Aku Fu Chunhua.

'Fu' yang berarti kemakmuran.

Kau bisa memanggilku Fu Kecil.

- Halo. - Halo...

Tadi aku mau bilang, kau baru saja pindah ke sini...

Mungkin tidak punya banyak waktu untuk belanja bahan makanan.

Kusiapkan beberapa barang untukmu.

Simpanlah dulu.

Tidak apa-apa.

Jangan khawatir, aku bisa beli sendiri.

Jangan sungkan begitu.

Kita semua di sini demi anak-anak.

Karena itulah kita pindah ke tempat ini.

Ini tidak mudah bagi siapa pun.

Ini berat.

-Baiklah. -Hati-hati.

Terima kasih.

Jadi, Pak Fu,

anakmu kelas berapa?

Dia belum sempat sekelas dengan putrimu.

Ngomong-ngomong,

siapa namamu?

-Margaku He. -He... Kak He.

Halo, Presiden Jiang.

Apa kabar, Presiden Jiang?

Kak He,

aku pergi sekarang.

Kalau ada pertanyaan atau perlu apa pun, hubungi aku saja.

-Oke. -Jangan sungkan.

-Terima kasih. -Sama-sama.

Dah.

Ke depannya,

jangan sampai kulihat orang seperti itu di sini lagi.

Wu Shuangyi

Dia sebenarnya sama sekali tidak perlu ikut kelas remedial.

Dia sudah pintar sejak kecil.

Tapi tak ada seorang pun di kelas yang menyukainya.

Jadi dia memutuskan untuk mengucilkan seluruh kelas.

Saat seorang genius mengabdikan diri melakukan sesuatu tiap hari tanpa henti,

mereka akan terus menjadi makin hebat.

Suatu hari, semua orang menyadari

bahwa semua kutukan Shuang Yi akan jadi kenyataan.

Shuang Yi yang Agung, kukutuk kau.

Lalu akhirnya aku duduk di sebelahnya.

Kukutuk kau sakit perut.

Dibenci oleh seluruh kelas.

Dan mengalami hal-hal mengerikan.

Hai.

Sudah kuduga kau ada di sini.

Kau ikut ujian ulang karena dipaksa keluargamu, 'kan?

Kau pasti penasaran bagaimana aku tahu itu.

Reaksimu terlalu jelas.

Aku sangat mengerti dirimu.

Chong Ming sangat menyeramkan.

Semua orang di sini sangat aneh.

Awalnya, memikirkan harus sekolah saja sudah membuatku ingin muntah.

Untungnya, kau muncul.

Sekarang ada satu lagi orang normal di kelas kita.

Namaku Wang Xinyu.

"Xin" dari kata "berkembang."

"Yu" dari kata "hujan."

Bagaimana denganmu?

Aku Zhao Jiaqi.

Cepat ganti seragammu.

Jangan sampai mencolok di sekitar sini.

Orang yang cari perhatian tidak pernah berakhir baik.

Seperti Zhang Lei yang membuat banyak masalah.

Dia bahkan menarik seluruh kelas, membuat kami kehilangan poin.

Tak ada yang tahu apa yang dia lakukan di luar.

Dia bahkan tidak datang ke sekolah.

Lalu dia menghilang begitu saja.

Simpan buku pelajaranmu.

Bisa pinjam pulpen?

Terima kasih.

Ayo makan bareng.

Tidak apa-apa, aku tidak lapar.

Kau keras kepala sekali.

Aku sudah dengar perutmu bunyi.

Tenang saja, takkan kubiarkan kau makan gratis.

Besok, bawakan lauk ekstra untukku.

Terima kasih.

Enak sekali.

Kalau begitu, makanlah lagi.

Aku muak.

Makan ini setiap hari.

Shuliang.

Kau makan ini saja hari ini.

Aku sendiri yang membuatnya tadi pagi.

Tidak apa-apa, terima kasih.

Jangan sungkan padaku.

Makanlah.

Lalu,

Ini khusus kuberikan untukmu.

Semoga kita berdua lulus ujian dengan baik.

Dan masuk kelas persiapan lanjutan bersama.

Simpan saja untukmu.

Kau tidak makan?

Aku tidak lapar.

Kau makan duluan saja.

Shi Liqiong.

Terima kasih.

Sepertinya Chongming punya banyak aturan.

Tapi jangan terlalu khawatir.

Selama kau tidak membolos.

Dan tidak mengganggu ketertiban kelas.

Itu tidak akan mengganggu suasana belajar.

Berlagaklah jadi anak baik dan rajin belajar.

Maka pada dasarnya, takkan ada masalah.

Lagi pula, moto Chongming adalah belajar terus.

Pantas saja semua orang terlihat tegang.

Selalu belajar.

Kita semua pecundang yang cuma bisa belajar.

Apa ada orang yang masih mau jatuh cinta?

Di mana kau tinggal?

Di sana.

Itu kawasan apartemen.

Keluargaku tidak mampu tinggal di sana.

Jadi kami cuma bisa tinggal di Distrik Selatan.

Siapa itu?

Tadi pagi kulihat dia merokok.

Nama orang itu Chen Junhong.

Dari Kelas Empat.

Nilai ujian masuknya bahkan lebih rendah dariku.

Dia suka pada Jiang Wenyue dari kelas kita.

Dia selalu menempel padanya.

Kenapa kau lupa membawa kunci lagi?

Halo.

Ada apa lagi kali ini?

Kami baru pindah tadi malam.

Margaku He.

Aku masak paha ayam semur.

- Aku ingin berbagi denganmu. - Tidak usah.

Hai, Kak.

Kau sudah pulang!

Kami tetangga baru kalian di seberang.

Ini putriku, Zhao Jiaqi.

Dia teman sekelas barumu.

Aku membuat sedikit makanan.

Silakan dicoba.

Baunya enak sekali!

Pasti rasanya lezat.

Terima kasih, Bibi.

Enak tidak?

Ya, enak sekali.

Panas!

Yang ini.

Ini.

Dan paha ayam favoritmu.

Mau telur?

- Boleh. - Ide bagus!

Paha ayam semurnya enak sekali!

Nenekmu membuatnya lebih enak lagi.

Begitu kau masuk sekolah kedokteran,

kita akan ke Hong Kong mengunjungi nenek.

Boleh juga!

Ayo.

Makanlah sedikit lagi.

Nanti kau masih ada belajar mandiri malam.

Ada apa?

Aku sudah janji padamu akan ujian ulang.

Kenapa kau masih saja mengambilnya?

Ibu sedang membantumu.

Menyingkirkan hal-hal yang tak perlu.

Bukankah kita sudah sepakat soal ini?

Kita akan berjuang bersama-sama.

Ibu bantu kurangi gangguan belajarmu.

Tapi itu barang-barangku!

Apa hakmu mengambilnya?

Aku punya hak.

Aku yang melahirkanmu.

Semua yang kau miliki berasal dariku.

Apa yang satunya sudah tertangkap?

Belum.

Sial.

Qiu An.

Katanya saat membersihkan rumah orang itu,

mereka menemukan benda ini.

Dari mana dia mendapatkannya?

Sepertinya ini tidak berhasil.

Bahkan ibunya juga menghilang sekarang.

Kita harus cepat menangkap mereka.

Kalau tidak, sesuatu yang buruk akan terjadi.

Apa yang harus kita lakukan pada orang ini?

Orang ini?

Wali kota sudah memberi instruksi.

Dia harus ditangani secara khusus.

Ini tak semudah membuat pupuk.

Baiklah.

Kenapa benda seperti ini ada di rumah siswa?

Bukankah wali kota sudah mengendalikan semuanya?

Jika dia tahu benda ini berakhir di sini,

dia pasti akan mengamuk.

Nanti masalahnya akan semakin parah.

Ada yang aneh dengan kota ini.

Tapi yang terseram bukan kejadian aneh ini.

Melainkan semua orang jelas merasakannya,

tapi pura-pura tidak terjadi apa-apa.

Zhao Jiaqi.

Kau absen belajar mandiri semalam tanpa alasan.

Awal semester saja kau sudah malas-malasan.

Seluruh kelas kena pengurangan poin.

Berdiri.

Semuanya keluar dan lari keliling lapangan.

Ini semua salahmu!

Kau baru sampai dan sudah bikin kami dihukum.

Si pembawa masalah yang menyebalkan.

Zhao Jiaqi

Bolos belajar malam di hari pertama sekolah.

Sikap begini tak pantas jadi siswa Chongming.

Kali ini waktu istirahat makan siangmu dibatalkan.

Lain kali, kau tak akan dapat makan siang.

Kalian semua, saling awasilah.

Jangan jadi pengaruh buruk, paham?

Paham.

Lebih keras!

Paham!

Tujuan kita!

Sekolah pilihan utama!

Tanggung jawab kita!

Belajar sepenuh hati!

Tujuan kita!

Sekolah pilihan utama!

Tanggung jawab kita!

Belajar sepenuh hati!

Suaraku hampir lebih keras dari suara kalian.

Tujuan kita!

Sekolah pilihan utama!

Tanggung jawab kita!

Belajar sepenuh hati!

Tujuan kita!

Pilihan utama!

Tanggung jawab kita!

Belajar sepenuh hati!

Tahu tidak apa yang paling aku benci? Lari!

Gara-garamu aku tak bisa tidur siang dan harus lari.

Sialan.

Kau harus dihukum.

Kukutuk kau agar tak punya teman.

Dikejar-kejar hantu.

Menakutimu sampai mati...

Zhao Jiaqi

Pakai saputanganku.

Maaf ya.

Tadi aku melihat Shi Liqiong mendorongmu.

Tapi aku takut lapor ke guru.

Keluarganya kaya dan dia suka merundung.

Tak ada yang berani melawannya.

Shi Liqiong

Kau mau ke kamar mandi?

Sudah jelas.

Atau kau ke sini mau makan kotoran sepertimu?

Kenapa bicaramu begitu?

Aku bahkan tidak memancingmu.

Berdiri di sini tanpa pakai toilet—

Apa lagi yang kau tunggu kalau bukan makan kotoran?

Semua siswa wajib segera memakai masker.

Tetap di rumah dan jangan pergi ke luar.

Cepatlah.

- Tutup semua pintu dan jendela. - Cepat tangkap orang itu!

- Jika ada siswa yang keluyuran di luar - Cepat siapkan peralatannya.

- Akan dianggap pelanggaran tata tertib. - Area mana kali ini?

Semua siswa wajib segera memakai masker.

- Tetap di rumah dan jangan keluar. - Sial, kejadian lagi.

Cepatlah.

Tutup semua pintu dan jendela.

Jika ada siswa yang keluyuran di luar.

Cepat kemasi barang-barangmu.

Akan dianggap pelanggaran tata tertib sekolah.

Jangan berkeliaran di luar.

Cepat masuk ke dalam.

Tutup pintunya, masuk!

Ada orang di sana?

Bisa seseorang bantu bukakan pintunya?

Jika ada siswa yang keluyuran di luar.

Akan dianggap pelanggaran tata tertib sekolah.

Semua siswa.

Ada orang di luar?

Tetap di rumah dan jangan ke luar.

Ada yang bisa bantu aku buka pintunya?

Jika ada siswa yang berkeliaran di luar...

- Pelanggaran aturan sekolah - Zhao Jiaqi

Zhao Jiaqi

- Wang Xinyu - Zhao Jiaqi

Kau mau ke mana?

Zhao Jiaqi belum keluar juga.

Kau mengabaikan nasihat Profesor Kang?

Ayo pergi.

Pakai maskermu.

Di mana maskermu?

Keluarkan.

Akhirnya terjadi juga.

Akhirnya terjadi juga.

Ini benar-benar terjadi.

Ada orang di luar?

Bisa bantu aku?

Aku mau pulang.

Aku tak mau di sini lagi.

Kau kenapa?

Kenapa kau masih di sini?

Bisa bantu aku pergi dari sini?

Aku mau pulang.

Tolong, ajak aku pergi.

Aku mohon, bantu aku.

Kumohon.

Kumohon.

Kau tidak apa-apa?

Zhao Jiaqi

Kau takkan pernah bisa pergi dari sini.

Zhao Jiaqi...

Alih Bahasa: Arantaru with Momoi-Sub

Yang mau nraktir bisa ke bit.ly/traktirMOMOIsub

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.