All language subtitles for Ready.Or.Not.Here.I.Come.2026.BluRay.x264.AAC5.1-[YTS.BZ].id12312asdq3

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Bu, kau baik-baik saja? Bisa mendengarku?

Ada seseorang di halaman selatan. Segera kirim paramedis.

Baik.

Astaga. Apa yang terjadi kepadamu?

Keluarga suami.

Kata dia, "keluarga suami"?

Ada apa dengan keluarga suamimu, Bu?

Tenanglah. Terus lihat aku.

Tenanglah. Tarik napas perlahan.

Dia pingsan! Bawa tandu kemari!

Bawa dia dan kabari bahwa kita membawa satu orang.

Kondisi kritis.

Siap? Satu, dua, tiga.

Satu, dua, angkat.

Bertahanlah.

- Sudah? - Ya.

Periksa tanda-tanda vitalnya.

Kuberi oksigen.

Manset terpasang.

Kuperiksa pupilnya.

Auskultasi.

Tak ada tekanan.

Pupil tak merespons. Periksa nadi.

Nadi tak merespons. Dia serangan jantung.

Memulai kompresi.

Isi daya. Dua ratus.

Siap. Awas!

Rumah sakit, kami membawa wanita Kaukasia.

Sekitar usia 20, syok berat, sejumlah luka robek,

kemungkinan luka tembak di tangan kiri, tembus.

Nadi. Tak merespons.

Lakukan kompresi lagi.

Isi daya. Dua ratus. Awas!

"Petak umpet".

Dia di sini!

- Ada denyut? - Periksa denyut nadi.

Masih tak ada.

Isi daya. Dalam tiga, dua, satu, awas.

Hidup Setan!

Apa-apaan...

Bu Le Domas?

Aku di mana?

Kau berada di Woolbury, Connecticut. Rumah Sakit St. John.

Kenapa aku diborgol?

Bu Le Domas...

Nn. MacCaullay.

Di sini tertulis kau menikah dengan Alex Le Domas.

Tidak berhasil.

Aku Detektif Roger Bassett. Kau dalam masalah, Nn. MacCaullay.

Kau ditahan oleh Kepolisian Woolbury,

diduga melakukan pembakaran dan pembunuhan.

Ditemukan dua jasad di rumah setelah api dipadamkan.

Pakaianmu bersimbah darah.

Bukan darahmu.

Sekarang, kau ingin beri pernyataan?

Boleh minta rokok?

Ini tak akan berjalan baik untukmu, Nn. MacCaullay.

Akan lebih mudah jika kau bekerja sama.

Dia ada tamu.

Kau menunggu seseorang?

Sial. Lihat dirimu.

Kenapa kau kemari?

Aku masih kontak daruratmu.

Jadi, terima kasih untuk itu.

- Kau siapa? - Faith MacCaullay. Kau siapa?

Keluarga?

Secara biologis, ya, kami bersaudara, tetapi bukan keluarga.

Baiklah.

Kuberi kau waktu,

lalu kubawa kau ke kantor polisi untuk buat pernyataan.

Apa yang terjadi?

Kau tak akan percaya.

Mungkin benar,

tetapi aku datang dari jauh ke Connecticut, jadi...

Dari mana?

Maksudmu, rumahku?

Ya.

Murray Hill.

Aku di Chelsea.

Ya, baiklah.

Sudah berapa lama di New York?

Aku pindah saat usiaku 18 tahun.

Sama sepertimu.

- Kau tak pernah berpikir untuk... - Grace, ayolah.

Dahulu kau sudah menjelaskan

bahwa kau tak tertarik menjadi saudaraku.

- Baiklah. - Aku juga tak mau.

Ini bukan reuni.

Ya, senang melihatmu. Apa kabar?

Luar biasa.

- Ya? Bagus. - Bagus sekali.

Aku koordinator media sosial.

Tinggal di kamar keren,

dan punya pacar tampan bernama Derek.

Tak perlu bercinta dengan Alex Le Domas untuk sukses.

Kulakukan sendiri.

Bagaimana kau tahu soal Alex?

Aku melihatmu bersamanya di Whole Foods di jalan 25th dan 7th.

Dia tinggi.

Kau bisa menyapaku.

Kenapa? Keadaanku sedang baik.

Kau orang yang negatif.

Aku tidak negatif.

Meski kau meninggalkanku...

Aku tak meninggalkanmu.

...aku masih percaya pada dasarnya manusia baik.

Andai kau tahu yang telah kualami.

Ceritakanlah.

Kataku kau tak akan percaya.

Baiklah.

Aku senang kau baik-baik saja. Namun, kau belum berubah.

Aku pergi saja.

Faith, tunggu.

Setelah pernikahan, Alex menyuruhku ambil kartu.

Ada permainan tertulis.

Semacam...

...ritual inisiasi.

Menurutku itu aneh.

Namun, aku ingin disukai, karena mereka adalah keluarga baruku.

Lalu...

aku mengambil "Petak Umpet" dan suasana menjadi hening.

Karena ternyata...

...itu kartu yang buruk.

Mereka harus menjadikanku tumbal untuk iblis.

Katanya aku bisa menang jika bersembunyi sampai fajar.

Namun, menurut mereka jika aku menang...

...mereka akan mati.

Maka, mereka memburuku.

Tanganku tembus ditembak, dipukuli oleh seorang kepala pelayan.

Lalu...

Suamiku menikamku.

Namun, aku bertahan sampai fajar.

Aku menang.

Jadi...

...mereka mati begitu saja?

Tidak.

Mereka meledak.

Mereka meledak?

Setelah mereka meledak, ada seseorang di kursi.

Dia mengangguk kepadaku.

Siapa orang yang duduk di kursi?

Aku tidak tahu.

Namun, dia tembus pandang, aku yakin dia...

...kau tahu.

Kau pasti akan masuk penjara.

Ya.

KONFLIK BERLANGSUNG TIDAK ADA TANDA MEREDA

Setujui gencatan senjata.

BERITA SELA

GENCATAN SENJATA DISETUJUI

Selamat pagi, Tn. Danforth.

Lama tak jumpa.

Aku ada berita.

Tinggalkan kami.

Keluarga Le Domas sudah tiada.

Pernilla.

Bisa panggil anak-anakku?

Tentu.

Biar kukabari yang lain.

Pengantin selamat. Keluarga Le Domas mati. Permainan dimulai.

SHANGHAI, TIONGKOK

Segera kumpulkan pengacaraku.

MADRID, SPANYOL

"Sekumpulan rumah lapuk berserakan di pantai..."

Siapa yang tulis?

Aku akan berimprovisasi. Pakai caraku. Seperti biasa.

Minta William isi bahan bakar jet.

ATLANTIC CITY, NEW JERSEY, AMERIKA

Inilah waktuku.

Betsy! Ambilkan pisauku!

LONDON, INGGRIS

Ini kesempatan kita!

Terpujilah Le Bail!

Ya!

Minuman!

Minuman!

Minuman!

Ayah?

Keluarga Le Domas gagal.

Pengantinnya selamat.

Permainan dimulai.

Tidak. Itu tak adil. Itu...

Itu milik kita.

Itu tak penting. Sudah peraturannya.

Kalian tahu harus berbuat apa.

Ayah.

Kumohon.

Beranikan dirimu!

Kau seorang Danforth.

Ini tak boleh pindah dari keluarga kita.

Rebut kembali kursinya.

Pasti.

Aku berjanji.

Lakukanlah.

Titus.

Sudah selesai.

Tidak untuk pengantin itu.

Baiklah, Nn. MacCaullay. Kami akan carikan pakaian,

lalu kita lanjutkan percakapan di kantor polisi.

Aku tak sabar menunggumu cerita soal kambing...

Apa? Tidak!

Diam!

Semua akan menjadi milikku! Aku tak peduli peraturannya!

Kumohon.

Ny. Le Domas!

Kau di mana?

Apa yang terjadi?

Ini tak mungkin terjadi lagi.

Tidak.

Dengarkan, aku butuh senjata. Aku akan kembali ke polisi itu.

Tidak! Jangan tinggalkan aku.

Baiklah.

Baiklah.

Ny. Le Domas!

Kau di mana, Nona Manis?

Astaga!

Grace!

Kau tak lagi mahir Petak Umpet.

Tidak!

Apa-apaan?

Kau baik-baik saja.

Mungkin ada lagi yang datang. Aku harus lepaskan borgol ini.

Apa-apaan?

Apa-apaan?

Kita harus pergi dan bersembunyi.

Kau sedang apa?

Mungkin aku harus berkelahi. Tak bisa dengan baju ini.

Tak sempat cari pakaian baru.

Kau harus berkelahi?

Baiklah.

Kita harus pergi.

Berantakan sekali.

Tampaknya Tn. Wilkinson ingin membunuh dia sebelum permainan mulai.

Mengutuk seluruh garis keturunannya untuk kematian dini.

Itulah yang terjadi ketika melanggar aturan Tn. Le Bail.

Halo.

Kau siapa?

Aku langsung tahu bahwa kita akan berhasil.

Karena kita hidup untuk momen ini.

Di sinilah kita.

Kita berhasil.

Aku amat mencintaimu.

Mark.

Saat kita bertemu di ruang kemoterapi...

Hadirin sekalian.

Aku menyesal harus mengatakan ini

tetapi tolong tinggalkan tempat ini.

Sayangnya, terjadi kebocoran gas.

Apa kau bercanda?

Dia tak bercanda. Tolong enyah dari sini.

Lagi pula, kau bisa dapat yang lebih baik.

Hadirin sekalian. Karena keadaan tak terduga,

resor ditutup. Mohon tetap tenang...

Mereka harus pulang.

Pergilah.

Kenapa kau harus bersikap kasar?

Kebaikan kecil berdampak besar.

Mana manajer?

Kukira itu lucu.

Hari ini bukan untuk bercanda.

Ayah memberi kita misi dan aku tak akan mengecewakannya.

Hei, Sepupu.

Sudah berapa lama?

Aku mau bersauna. Kabari saat kembang api dimulai.

Tepuk zakar.

Kau tak harus bicara dengannya.

Jangan cari masalah, oke?

Tidak hari ini.

Kip menyebalkan.

Itu harus dilakukan.

Kau mirip dia ketika bersedih.

Harap tetap tenang dan tertib menuju pintu keluar.

Saya ulangi, harap tetap tenang dan tertib menuju pintu keluar.

Kemasi barang kalian dan tolong enyah dari sini.

Kapan terakhir Dewan mengadakan pertemuan tatap muka?

Oktober 1963.

Aku mencarinya.

Mereka dalam perjalanan ke Lodge.

Sudah dimulai.

Ignacio.

Felipe.

Kau awet muda.

Francesca tak ikut? Kupikir dia ingin hadir.

Dia pasti datang.

Dia tak akan melewatkan ini.

Ini menyenangkan.

Ini menyenangkan bagiku. Ini menakutkan bagimu, ya.

Kau juga.

Ursula.

Titus.

Kau ingat anakku, Cheng Fu?

Chen Xing, Cheng Fu.

Kata sandi untuk WI-FI?

Ramah.

Madhu, Viraj.

Martina. Selamat datang.

Bagaimana aturannya?

Tamu kita akan tiba,

dan Pengacara akan jelaskan semua.

Pengacara!

Bicara pelan-pelan untuk si bodoh ini.

Gunakan satu suku kata.

Tampaknya tamu kehormatan kita sudah tiba.

Halo, Grace.

Aku Ursula Danforth. Ini saudaraku, Titus.

Selamat datang di rumah kami.

Boleh bicara dengannya, Ayah?

Felipe, itu tak akan melukaimu.

Kau lihat Tn. Le Bail?

Tunggu.

Aku ingin swafoto sebelum mulai.

Ya!

Gadis ini mengalahkan Le Domas.

Juga Bill Wilkinson.

Bisa kita mulai?

Di mana Chester?

Ayah kami...

...meninggal.

- Apa? - Apa?

Apa?

Tadi malam.

Dalam tidurnya.

Tunggu.

Berarti kalian main?

Karena kembar, kami main bersamaan.

Apa-apaan? Tidak.

- Tidak! - Kebetulan sekali.

Sudah kubilang Danforth licik.

Mereka pasti akan curang.

Grace, ini pasti menakutkan bagimu.

Namun, kau di sini untuk alasan yang istimewa.

Madhu.

Kau telah menimbulkan keributan, Ny. Le Domas.

MacCaullay.

Aku pengacara tunggal untuk Tn. Le Bail dan Organisasi Le Bail.

Organisasi ini dipimpin oleh Dewan yang terdiri dari enam keluarga,

termasuk keluarga suamimu.

Karena keluarga Le Domas dan Wilkinson sudah mati,

Dewan Enam Keluarga tersisa empat.

Alasanmu di sini,

karena dengan selamat dari permainan "Petak Umpet" Le Domas,

kau memicu klausul yang jarang digunakan dalam peraturan organisasi kami.

Di Dewan ini, ada satu kursi yang memiliki kekuasaan terbesar.

Kursi Ketua.

Ditandai dengan lambang kekuasaan ini.

Sampai sekarang, kursi itu diduduki oleh Chester Danforth.

Kurasa kau sudah mendengarnya.

Karena kau memicu klausul itu,

Kursi Ketua kini kosong untuk pertama kalinya selama tahunan.

Percaya atau tidak,

kau diberi kesempatan untuk memenangkan Kursi Ketua.

Jarang ada yang selamat dari permainan,

jadi ada imbalan ini.

Kepala keluarga Dewan yang tersisa

akan coba merebut kursi itu.

Kami hanya merebut kembali hak kami.

Klausul ini sungguh bodoh.

Kau takut satu dari kami menggantikan posisi Ayahmu?

Siapa yang tahu, Ny. Le Domas bisa menang.

Jadi, seperti kata Nn. Danforth, sebenarnya ini berita baik.

Tn. Le Bail tersenyum kepadamu.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Ada pertanyaan?

Boleh minta rokok?

Tidak.

Keberadaan adikmu adalah kejutan.

Kau mengaku tak punya keluarga.

Namun, Faith muncul.

Grace dan Faith.

Katolik Irlandia.

Dengarkan,

kita bisa selesaikan dengan cepat karena aku tak ingin kursimu!

Kurasa aku kurang jelas.

Kursi Ketua mengendalikan Dewan, dan Dewan mengendalikan...

...segalanya.

Segalanya?

Dunia.

Jadi, aku harus mengambil kartu lagi?

Itu tak perlu.

Anggaplah "Gandakan atau Batal."

Karena kau selamat dari "Petak Umpet" Keluarga Le Domas,

kau akan main itu lagi.

Tidak!

Kali ini, dengan anggota Dewan.

Permainan anak-anak.

Agar bisa menangkan kursi itu...

Bertahan sampai fajar.

Bagaimana dengan mereka?

Kau pasti tahu bagian ini.

Mereka akan berusaha membunuhmu.

Bagi yang berhasil, dapat kursinya.

Kursinya harus terisi sebelum fajar, atau Tn. Le Bail akan...

...sangat kesal.

- Pemenang akan... - Bagus!

Hidup Setan.

Pemenang akan dinobatkan dalam upacara khusus di Kuil Hitam.

Para pengikut setia Tn. Le Bail akan hadir.

Itu acara penting.

Aku tidak mau main.

Maaf.

- Itu hal lainnya. - Aku tak mau main!

Kau harus main.

Aku tetap tak mau main.

Baiklah.

Pernilla, bunuh adiknya.

Tidak!

Jangan sakiti dia!

Lepaskan itu.

Dengarkan, kalian sepertinya orang baik,

dan entah kenapa aku di sini.

Sudah tujuh tahun kami tidak berjumpa.

Kenapa tidak?

Itu rumit.

Umpan yang bagus.

Mereka saling tak peduli.

Kalian tidak akur?

Kami cekcok.

Tentang apa?

- Dia bodoh. - Dia menyebalkan.

Biar kuselesaikan.

Permainan dimulai pukul 14.31 siang,

sesuai dengan waktu Tn. Le Bail...

Ayah?

Astaga. Ini dia.

Baiklah.

Francesca El Caรญdo, dasar bodoh.

Baiklah.

Mantan tunangan Alex.

Di mana cincinku?

Dia membelinya untukku sebelum kau merebut dia.

Kulempar ke Alex sebelum dia meledak.

Kau hanyalah jalang yang matre.

Alex tidak bodoh, tetapi dia naif.

Kau menghancurkan hidupku!

Aku bahkan tidak mengenalmu.

- Tidak. - Ayah, akan kubunuh dia.

Kita harus bergegas.

Pernilla?

Tunggu.

Aku saja.

Tidak.

Tidak!

Aku ingin kau tahu,

akulah yang akan mendapatkanmu.

Tidak!

Tidak!

Tidak!

Aku hanya kontak daruratnya!

Anggota Dewan harus gunakan senjata

dari periode ketika leluhur mereka

membuat kesepakatan dengan Tn. Le Bail.

Anggota Dewan dilarang saling membunuh.

Jika terjadi, meski tak sengaja, Tn. Le Bail akan marah.

Seluruh keturunan keluarga yang melanggar akan dihukum.

Di luar itu, sesuka kalian.

Aku tak mau pakai pena darah.

Bisa sterilkan dahulu?

Ya ampun.

Keluarga dapat mengamati jalan acara dari ruang klub.

Andaikan ada pemburu yang tewas,

orang berikut dalam keturunan keluarganya

harus menggantikan mereka untuk berburu.

Semoga berhasil.

Kau tak ganti pakaian?

Kenapa?

Kita tak perlu ikut.

Chester melatih anaknya sejak kecil untuk momen ini.

Ini akan selesai dalam lima menit.

Semoga. Aku ada janji pijat satu jam lagi.

Mereka akan mulai permainan di area rumput lubang kesembilan.

Pemburu, ambil posisi kalian.

Permainan akan dimulai dalam sepuluh...

...sembilan...

...delapan...

...tujuh...

...enam...

...lima...

...empat...

...tiga...

...dua...

...satu.

Kuncinya tak ada.

Apa aku lupa taruh kuncinya?

Dasar curang!

Jalan!

Bodoh.

Rasakan, Pecundang!

Apa-apaan?

Apa-apaan?

- Faith? - Ya?

Faith, bangun.

- Kita harus pergi. - Hentikan.

Bangun. Kita harus pergi.

- Berdiri. Kita harus pergi. - Sial.

- Kita harus berdiri. - Sial!

- Kita harus berdiri. - Sial!

- Mereka datang. - Astaga.

Kenapa aku diburu?

Mereka tak peduli dirimu. Kau untuk melambatkanku.

Jika kau tak menurutiku, kita akan mati.

Kau mengerti?

Kita akan berbagi kursi setelah merebutnya kembali,

tetapi siapa yang pakai cincinnya?

Ayah ingin aku memimpin, jadi...

Omong kosong.

Itu kata Ayah.

Kata Ayah seharusnya aku.

Tidak.

Kita akan pergi ke hutan.

Tunggu.

Bagaimana jika ada yang menunggu kita di hutan?

Bukan waktunya debat. Aku yang pimpin!

Kau yang pimpin? Salahmu aku di sini.

Aku hanya lupa menghapusmu dari kontak darurat.

Sudah tujuh tahun! Kau tak ada orang lain?

Baik, yang membunuhnya dapat cincin itu.

Setuju.

Apa itu?

Astaga!

Astaga! Apa itu?

- Tunggu! Dengarkan! - Hancurkan!

- Hancurkan! - Aku Wan Chen Xing, kita sudah bertemu.

Tunggu!

Ada jalan keluar.

Kuminta pengacaraku meneliti peraturan, dan ada celah.

Kita hanya perlu...

Astaga!

Tembakan yang bagus.

Itu dia. Bunuh dia!

Astaga!

Sial!

Skippy, layar.

Seharusnya mereka tak lolos dari area rumput.

Berikan remotnya.

Sial!

Mustahil melewatinya.

Pasti ada pohon yang bisa dipanjat.

Memanjat sambil diborgol?

Baiklah.

Baiklah. Sial!

Nyalakan.

Apa ini? Pencet saja "Input Satu."

- Yang ini. - Tunjukkan "Input Satu."

Pencet "Menu" lalu...

Dasar bodoh.

Di mana mereka?

Grace, kita sudah lama berlari.

Sial! Bisa pelan-pelan?

- Sial! - Apa...

Maaf.

Aku tak percaya kau melibatkanku.

Kenapa ini terjadi?

Kau tak tahu tunanganmu anggota kultus iblis?

Seharusnya kentara.

Perhatianmu pasti hanya tertuju pada uang.

Apa?

Apa maksudmu?

Tak ada. Aku bekerja keras

tak perlu pria kaya selesaikan masalahku.

- Diam kau. - Diam kau.

- Diam kau! - Diam kau!

Apa pekerjaan Derek?

Keuangan.

Aku yang mengejar pria kaya?

Dia aktor amatir ketika kami bertemu.

Aktor amatir yang menyimpan gelar MBA?

Pikirmu aku mengarang Derek.

Sekarang, ya.

Pikirmu aku menyedihkan.

Kau tak suka aku sukses dan kau tidak.

Astaga!

Grace...

Tak ada gunanya bersembunyi.

Kau pasti mengira kami orang jahat.

Namun, tak ada orang baik atau jahat.

Hanya ada sistem.

Sadar atau tidak, kau juga bagian dari sistem itu.

Kau ambil andil. Bahkan kau memicunya.

Aku tak lebih jahat darimu.

Kita hanya bagian kecil dari sesuatu yang lebih besar.

- Lebih baik... - Kau mau apa?

- Kita pasti bisa. - ...terima takdirmu...

...dan mati terhormat.

Tidak!

Ayo!

Borgol.

- Cepat! - Sial!

Cepat! Lari!

Berdiri.

Astaga.

Jangan buat kesalahan seperti itu.

Agar kematian Ayah tidak sia-sia,

kita harus rebut kursi itu kembali.

Titus!

Kau mengerti?

Hanya itu yang penting.

Ayo ke gedung itu dan cari telepon.

Makin lama di sini, makin kita bisa ditemukan.

Pikirkan cara melewati tembok.

Kita lari saja.

Areanya terlalu terbuka.

Kau gegabah, tak pernah berpikir matang.

Mereka juga tak bisa sembunyi.

Kita akan mati karenamu.

Terlalu berisiko.

Biar kupikirkan baik-baik.

Terkadang kau harus ambil risiko.

Itu suara tembakan?

- Ketemu. - Siapa yang menembaki mereka?

- Ayah! - Bagus!

Ayahmu payah.

- Sial. - Dia tak pernah latihan.

Awas jika dia sampai lolos.

Mereka di jalur rumput lubang ketiga

- Sungguh ingin melakukan itu? - Aku hanya...

Tidak.

Sial!

Tembakannya makin baik.

Jangan ambil risiko lagi!

Aku punya ide.

Tidak!

Astaga!

Ayo. Kurang ajar!

- Astaga! - Jangan dilihat!

Tidak.

Terpujilah Le Bail.

Baiklah.

Sial!

Baiklah.

Kita harus cari telepon.

Kau meninggalkan jejak darah. Kita perlu duduk.

Ayo. Duduk di sini.

Baiklah.

Duduk.

Baiklah.

Kita cabut yang kecil ini. Satu, dua...

...tiga.

Berfokus kepadaku. Siap?

Kau juga perawat paruh waktu?

Entah. Mungkin.

Jadi, apa yang kau lakukan setelah lulus?

Aku tidak selesai kuliah.

Aku terpaksa berhenti.

Sungguh?

Ya. Lalu, kerja jadi pelayan.

Katamu mau kejar impian.

Terkadang impian tak terwujud.

Lalu, aku bertemu Alex.

Impian itu juga tak berhasil.

Baiklah. Ini akan terasa perih.

Baiklah.

Kucoba mencarimu.

Aku mau mengundangmu ke pernikahan.

Aku tak akan datang.

Ya.

Aku tahu. Namun, ketahuilah bahwa aku ingin kau hadir.

Kau tak mungkin bisa membujukku

memakai gaun pengiring pengantin yang jelek, jadi...

Baiklah.

- Minuman untuk meredakan? - Ya.

- Ya. - Ya.

Meski tak ada yang bisa meredakan rasa kesalku bersamamu.

Untuk bertahan hingga fajar.

Lagi.

Ayo, lewat sini.

Sial.

Di sini.

Dengarkan aku.

Kita harus lawan. Kita bisa hadapi.

- Melawannya? - Kita harus...

Tak apa-apa. Kita bisa.

Kita selalu saling menjaga. Oke?

Kita pasti bisa.

Kemari.

Itu menimbulkan suara.

Hanya ini peluang kita.

Kau bisa tahan?

Kau yang tahan.

Kau tak bisa sembunyi dari...

Sial!

Jika aku yang di situ, dia pasti mati.

Ya, tentu, Sayang.

Ayo.

Lari!

Bunuh dia.

Faith!

Kau. Kami butuh gelas karena kami akan bersulang.

Grace! Rampanya! Tolong!

Tidak!

Apa-apaan?

Buka pintunya!

Waktunya mandi.

SANITASI

Tidak. Hei.

Apa yang kau lakukan?

Mungkin dia punya ponsel.

Astaga!

Astaga.

Sial!

Viraj.

Kumohon, enyahlah.

Tak apa-apa.

Bisa bantu?

Tidak. Kau bisa. Sudah bagus.

Aku hanya mengganggu.

Lihat. Kau berhasil.

Terima kasih bantuannya.

Dia mati.

Aku turut berduka cita.

Tn. Rajan?

Dia mati.

Tn. Rajan.

Karena kakakmu sudah meninggal dunia,

kau bisa menggantikannya.

Haruskah?

Keluargamu harus diwakili yang tertua

atau Kepala Rumah Tangga yang ditunjuk secara hukum.

Sesuai dengan Pasal II, bab 3, ayat C.

Jika menolak, kau akan kehilangan dukungan dari Tn. Le Bail.

Maksudmu...

Kurasa begitu.

Kalau istriku?

Kau ingin mundur dari statusmu

sebagai Kepala keluarga Rajan?

Agar istriku berburu.

Ya.

Sial.

Kurang ajar!

Tanda tangan di sini.

Madhu, jika kau tanda tangan itu,

aku pasti akan membunuhmu.

Ini juga sulit bagiku.

Masa bodoh.

Baiklah.

Bu, silakan.

Baiklah.

9-1-1, apa keadaan daruratmu?

Baiklah.

Aku butuh bantuan. Aku dan adikku ditawan

di Lapangan Golf Danforth Casino... Kompleks entah apa.

- Mereka mau bunuh kami. - Maaf, Bu.

Bisa ulangi perlahan?

Kataku aku ditawan...

Kucegat semua panggilan keluar di kompleks ini

siapa tahu mereka dapat telepon.

Caranya?

Kita pemilik perusahaan telepon.

...dan mereka penyembah iblis.

Aku tahu terdengar gila, tetapi kami butuh bantuan.

Kami berada di Danforth Resort.

Kirim bantuan!

Mengerti. Kami akan kirim bantuan.

Kau bisa ke gerbang utama?

Ya, kami ke sana.

Baiklah.

Baiklah.

Kau yakin?

Ya.

Aku tak ingin menyakitimu.

Dengar, Faith? Wanita berpedang

- tak ingin menyakiti kita. - Benar.

Aku tidak berniat untuk berkelahi denganmu.

Ada jalan keluar.

Aku tak mau membunuhmu.

Aku di sini...

...untuk menawarkan kesepakatan.

Baiklah, apa?

Pengacaraku meneliti peraturannya.

Kurasa anggota dewan lain tak tahu,

tetapi jika kau menikahi keluarga Dewan Tinggi,

jika menikah dengan anakku,

kami dapat kursinya dan kau tetap hidup.

- Omong kosong. - Omong kosong.

Aku bersumpah demi Tn. Le Bail.

Jika dia setuju, perburuan selesai?

Perburuan selesai. Dengarkan...

pernikahan pertamamu tak berakhir baik.

Namun, Cheng Fu tak seperti Alex.

Dia bodoh, tetapi baik.

Dunia akan lebih baik tanpa Danforth yang mengendalikan segalanya.

- Grace. - Titus seorang psikopat.

Saudarinya tak bisa kendalikan dia.

Dunia akan hancur lebih cepat dari sekarang.

Kau orang baik?

Tentu tidak.

Ini soal tingkatan.

Jadi, aku hanya perlu menikahi orang asing.

- Ya. Namun... - Bagus.

Tak perlu hidup berpasangan. Kau bebas.

- Dia bersedia. - Tidak.

- Tidak. - Apa?

Ini terlalu mudah.

Aku tak perlu melakukan apa pun?

Dia harus berbuat apa?

Secara teknis, dia bagian dari Organisasi.

Dia hanya perlu melakukan urusan biasa seperti kami.

- Tak begitu buruk. - Urusan biasa apa?

- Maksudku... - Mengorbankan kambing dan lainnya?

Membunuh orang-orang tak bersalah?

Menjual jiwaku?

Aku menolak.

Enyahlah, Ignacio, dasar aneh!

Kau tak bisa bunuh aku!

- Katakan ya. - Minggir!

Jika tidak, kubunuh kau sebelum dia.

Aku saja! Akan kunikahi anakmu.

- Chen! Minggir! - Grace, katakan ya!

Dia akan jawab ya!

Lakukan saja! Kumohon!

- Chen! - Dia bersedia!

Dia akan menikahi anakmu!

Dia harus ucapkan.

Kau harus ucapkan.

Kurang ajar!

Coba hindari ini!

Tidak...

Kenapa semua melihatku...

Aku minta minuman baru, segera.

Bawakan aku ponco atau semacamnya.

Terima kasih.

Ya.

Baiklah.

Aku tak terbiasa ada orang meledak di sekelilingku.

Ya.

Memang selalu mengejutkan.

Sial!

Kenapa kau menolak?

Kau bisa menyelamatkan kita.

Karena aku tak ingin membunuh orang seumur hidupku.

Baiklah.

Wanita itu menjual jiwanya. Tak akan kujual jiwaku.

Lebih baik mati daripada hidup begitu.

Tahu kenapa aku tak ambil risiko?

Karena sekali-kalinya kulakukan,

aku diperlakukan buruk dan pindah ke New York...

Aku kehilanganmu.

Kau tak pindah. Kau tinggalkan aku.

Faith, jangan sekarang.

Kau bisa mengajakku.

Umurku 18 tahun saat itu!

Beasiswa itu kesempatan sekali seumur hidup.

- Kenapa kau tak... - Dahulu kita kompak.

Kau bisa menjadi wali sahku.

Umurmu 15 tahun.

Aku tak bisa merawatmu!

- Aku bisa bantu bayar sewa. - Caranya?

Itu New York. Kau masih kecil.

Ya, adik kecilmu.

Sudah kubilang aku ada rencana.

Rencanaku membuat hidup kita lebih baik.

Ingin mengajakmu setelah lulus.

Tahu berapa lama tiga tahun pada usia itu?

Faith, kau baik-baik saja. Kau aman.

- Grace... - Orang tua angkat kita baik.

Kau punya tempat tinggal.

Grace.

Kau meninggalkanku.

Aku meneleponmu selama bertahun-tahun!

Kau tak ingin bicara kepadaku!

Aku marah.

Kau membuatku sedih.

Setelah kau membuatku sedih.

Ya ampun.

Ingat kata-kata terakhirmu kepadaku?

Kataku, "Kumohon jangan pergi." Katamu,

"Aku harus. Tak ada cara lain."

Maafkan aku.

Aku turut senang.

Aku senang hidupmu sempurna.

Aku bohong soal Derek.

Aku tinggal di Bushwick.

Aku bukan manajer media sosial.

Lalu, apa pekerjaanmu?

Aku penyambut tamu.

Sebagai pelayan, aku lebih unggul darimu.

Aku jadi penyambut tamu karena katanya aku cantik.

Namun, kau tak dapat tip.

Aku dapat tip karena cantik.

Aku tak butuh tip, karena pacar palsuku Derek banyak uang, jadi...

Benar.

Untung ada Derek.

Ayo.

Di mana mereka?

Bisa jawab itu?

Mungkin mereka.

- Jawab saja. - Aku tak mau.

Tak bisa operator yang sama menjawab.

Harus bilang apa?

Jawab saja.

9-1-1...

Apa keadaan daruratmu?

Kami di sini. Di mana polisi?

Kau di mana?

Menelusuri tembok ke gerbang utama. Aku tak lihat mobil polisi.

Polisi sudah dekat.

Tunggu di gerbang dan mereka akan melihatmu.

Jalang.

- Kau lihat itu? - Bagus.

Kami tahu itu suaramu di ponsel, Bodoh.

Ya. Dasar bodoh.

Kami mengamatimu.

Baguslah.

Katakan cara buka gerbangnya.

Hanya bisa dari ruang kendali.

Cara ke sana?

Ya.

Masuk kembali dan belok kiri.

Lift di paling kanan

satu-satunya yang turun ke ruang bawah tanah.

Lalu, ke kanan. Itu ruang kendali.

Ketika sudah masuk...

...kalian akan mati!

Katakan cara bukanya!

Aku tidak mau.

Katakan cara buka gerbangnya atau kami bunuh saudaramu.

Baiklah.

Bunuh dia.

Aku tak bercanda.

Aku juga.

Jika dia mati, kursinya milikku.

Sungguh kejam sekali.

Jadi, siapa tinggalkan siapa?

Di masa lalu.

Diam.

Kau, bukan? Kau lebih tua.

Dia hanya menghambatmu sepanjang hari.

Dia akan meninggalkanmu lagi.

Diam!

Kau memukulku?

- Grace! - Minggir!

Ya! Tabrak dia! Itu istriku!

Enyahlah dari jalan!

Apa?

Kurasa dia pergi, Bos.

Sial!

Grace!

Sial!

Faith, pergi!

Apa yang kau lakukan?

Cari bantuan!

Lari!

Menyerahlah, Grace. Ini yang terbaik.

Enyah darinya!

Ayo bangun.

Satu, dua, tiga.

Baiklah.

Astaga!

Ayo ke mobil golf.

Ayo.

Cepat!

"Bunuh dia. Aku tak peduli."

Aku mengulur waktu, Bodoh.

Dia melukaimu. Biar kuperiksa...

Berhenti memperlakukanku seperti anak kecil.

Baiklah. Aku siap untuk berburu.

Kau tidak diperbolehkan berburu.

Statusmu diturunkan.

Kau bukan lagi kepala keluarga, dan istrimu kendalikan semua aset.

Meski memilih tak berburu, dia tetap mewakili keluargamu.

Apa?

Kau tak punya apa-apa.

Kurasa...

Kurasa aku perlu berbaring.

Kirim ke mana jasad kakakmu?

Kirim ke bokong ibumu, dasar kau bodoh.

Selamat tidur.

Enyah kau!

Enyah kau!

Enyah kau, anak aneh.

Aku benci kalian semua!

Kau juga enyah.

Baiklah.

Itu tak sepenuhnya menyedihkan.

Aku siap.

Berikan penanya.

Ayo.

Ayo.

Ayo.

Aku menyuruhmu lari.

Duduklah.

- Biar kubantu tarik. - Tidak!

- Harus dicabut! - Tidak!

Kucarikan sesuatu untuk meredakan sakit.

Ya.

Semprotan merica.

Kau tak berpikir. Kau tak mendengarkan.

Dari semua pilihan, kau selalu memilih yang paling bodoh.

Itu menakjubkan. Bagaimana caranya?

- Aku menyelamatkanmu. - Kau bisa menyelamatkan dirimu.

Kau bisa cari bantuan.

Aku tak bisa mengurus kita berdua.

Salahku. Aku ini beban.

Dasar bocah!

Aku di sini karenamu,

dan aku akan mati di sini karenamu.

Tanpaku, kau sudah mati sejak tadi.

Maaf aku tidak kabur meninggalkanmu,

itu adalah keahlianmu.

Keputusanku benar untuk pergi.

Kuharap kau tak pernah menemukanku.

Kau benar.

Seharusnya aku lari.

Semoga berhasil. Dan enyahlah.

Sial.

Sial!

Faith, tunggu.

Hai, Jalang.

- Dah, Jalang. - Sial.

Sial.

Sendirian lagi?

Pikirmu bisa macam-macam denganku?

Di mana kakakmu?

Sudah pergi!

Mungkin sedang kemari bersama polisi.

Kami mengendalikan polisi.

Sial!

Terkutuk.

Di mana kau, Jalang?

Aku akan mencabik-cabikmu!

Kau hanya menjadi beban bagi kakakmu.

Akan selalu begitu!

Kau bukan orang.

Hanya kumpulan organ

opini tak bermakna yang mendekati kepribadian...

Aku sudah menantikan momen ini.

Jelas kau tak tahu posisimu.

Ini rumahku.

Tuan rumah selalu menang.

Sudah berapa lama kau menyimpan kata-kata itu, Bodoh?

Ini adalah gaun ibuku.

Dia hanya ingin aku bahagia.

Alex membuatku bahagia.

Kau gila.

Aku akan membunuhmu sekarang.

Kau mencuri Alex.

Kau mengubah Alex.

Dia bahkan tak mencintaimu.

Aku benci kau!

Titus.

Titus, hentikan.

Titus, kau sedang apa?

Membunuhnya.

Titus, kita tak punya waktu untuk...

Titus, tunggu.

Kita bisa gunakan dia.

Faith.

Faith.

Faith!

Grace.

Aku tahu kau di luar sana.

Aku menangkap adikmu, Grace.

Jangan khawatir. Dia...

Dia baik-baik saja.

Bicaralah.

Grace.

Grace?

Ya.

Jika kau tak kembali ke lobi dalam sepuluh menit, dia akan mati.

Grace, tinggalkan aku.

Setelah dia mati, aku akan mencarimu, Grace.

Di mana pun kau berada, dan kubunuh kau.

Jadi, jika ingin menyelamatkan adikmu,

cepat pergi ke lobi.

Hei.

Setelah kubunuh kakakmu,

kita akan bersenang-senang lagi.

Bawa dia ke Lodge.

Sial.

Sial.

Sial.

SENJATA API

Lari

Waktunya lari dan bersembunyi

Lari

Aku akan menemukanmu

- Kembali untuk ke ronde dua? - Ya.

Titip salam untuk Alex.

Dia di sini.

Astaga!

Bantu aku, Bodoh!

Faith!

Grace?

Di mana adikku?

Aku tidak tahu.

Aku tidak bermain lagi.

Aku saksi yang tak bersalah.

Sial!

- Sial! - Grace!

Grace!

Faith!

Faith!

Faith!

Di mana dia?

Aku tidak tahu!

Katakan di mana dia!

Aku tak...

Katakan di mana dia.

Ayo kita berdansa.

Sial.

Oke.

Sial.

Oke.

Faith, tidak!

- Jangan sakiti dia! - Keluar, Grace.

- Grace! - Kurang ajar!

Kaca itu setebal dua inci

tetapi bisa kubuat otaknya berceceran di jendela.

- Grace! - Waktumu tiga detik.

- Tidak. - Tiga.

- Jangan lakukan. - Dua.

Jangan dengarkan dia.

Satu.

Baiklah, hentikan! Aku akan keluar.

Tidak! Grace, jangan.

Grace.

- Asalkan kau menikahiku. - Grace, tidak!

Lihat aku.

Lebih baik aku mati daripada kau kehilangan jiwa.

Wanita itu. Katanya ada celah di dalam peraturan.

Katanya jika kita menikah,

kau dapat kursimu.

Aku bisa tetap hidup.

Entah apakah kita bisa membuatnya keluar sebelum fajar.

Baiklah. Aku terima lamaranmu.

Tidak.

Baiklah.

Baiklah, bagus.

Aku butuh jaminan

agar tahu bahwa kami tak akan dibunuh begitu aku keluar.

- Aku bersumpah. - Jangan bersumpah kepadaku,

dasar kau bodoh! Bersumpah kepada Tn. Le Bail!

Aku bersumpah kepada Tn. Le Bail aku tak akan menyakitimu atau adikmu.

Baiklah.

Kau baik-baik saja.

Kau kembali.

Tentu saja.

Maafkan aku.

Akan kusiapkan semua yang kau butuhkan.

Bersiaplah.

Para tamu sudah datang untuk upacara penobatan.

Kupikir mungkin kita bisa bersulang.

Kita akan menjadi keluarga.

Grace, aku tak ingin menyakitimu.

Namun, aku harus ikuti peraturan.

Dengarkan, waktu kita sedikit, jadi akan kukatakan.

Aku takut.

Soal saudaraku.

Aku tak mengerti siapa dia sebenarnya.

Kuhabiskan seluruh hidupku mencari kebaikan dalam dirinya.

Tahu apa yang kutemukan?

Tak ada.

Tidak ada sama sekali.

Kukira aku bisa menjaganya, tetapi dia sudah tak terkendali.

Grace, aku butuh bantuanmu.

Kita harus kendalikan dia bersama.

Memiliki kursi tak harus berarti buruk.

Pikirkan hal baik yang bisa kita lakukan.

Namun, aku butuh kau di sisiku.

Grace, kau bukan seperti kami.

Kau punya harapan.

Aku tidak punya.

Kau mengambilnya dariku.

Ya.

Kami mahir dalam hal itu.

Percakapan wanita?

Terima kasih sudah menunjukkan dirimu yang sebenarnya.

Titus, itu bukan...

Titus, hentikan!

Kau mau kendalikan aku.

Tidak.

Kau ingin semua kuasa.

- Tidak. - Ya. Kau selalu menginginkannya.

- Tidak. - Selalu.

Titus! Hentikan!

- Lihat aku, Grace. - Tidak.

- Grace, lihat aku! - Tak bisa napas.

Pernilla, paksa dia melihatku.

- Titus, hentikan. - Aku ingin kau lihat.

Aku ingin kau lihat ini, Grace.

Tidak!

Lihatlah siapa diriku.

Aku ingin kau melihat bahwa aku bukanlah pria yang bisa dikendalikan.

Kau bicara soal peraturan.

Tak ada aturan yang melarang membunuh anggota keluarga.

Aku menyayangimu.

Coba saja kendalikanku.

Coba saja.

Sudah kubilang akulah yang akan mendapatkanmu.

Sampai jumpa di altar.

Tolong jangan lakukan ini.

Aku harus. Tak ada cara lain.

Tak apa-apa.

Shemhamforash.

Shemhamforash.

Aku tak bisa lihat. Minggir.

Demi nama penyokong kami yang dahsyat dan abadi,

datang dan berikanlah berkatmu kepada mereka.

Demi nama Setan, Lucifer, Belial, Leviathan.

Datanglah dan saksikan.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Selamat datang, Semua.

Aku senang banyak dari kalian hadir.

Pagi ini bukan saja upacara penobatan,

kita juga ada pernikahan.

Kita sangat diberkati.

Titus.

Tanganmu.

Sumpahmu diucapkan segenap hati, dengan kuasa Setan,

kini kuserahkan diri kalian menjadi milik satu sama lain.

Titus Chester Danforth, apakah kau menerima wanita ini,

di dunia ini dan akhirat, sampai api Neraka?

Aku bersedia.

Apakah kau, Grace Elizabeth MacCaullay Le Domas,

menerima pria ini sebagai suamimu, dalam daging dan roh,

di dunia ini dan akhirat, sampai api Neraka?

Aku bersedia.

Astaga.

Apa yang dipersatukan di Neraka, janganlah manusia memisahkannya.

Kami memohon ini dalam namamu, Tuan.

Kunyatakan kalian sebagai suami dan istri.

Silakan mencium pengantin.

Dengan ini, Titus Danforth, menerima Kursi Ketua Dewan Le Bail.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Hidup Setan.

Hidup Setan!

Hidup Setan.

Hidup Setan!

Apa-apaan?

Ya!

Tak ada aturan yang melarang membunuh anggota keluarga.

Terima kasih untuk informasi itu.

Akulah yang mendapatkanmu.

Tolong aku.

Apa yang terjadi?

Berlututlah!

Shemhamforash.

Shemhamforash.

Shemhamforash.

Shemhamforash.

Shemhamforash.

Aku bisa melakukan apa saja?

Benar.

Aku bisa memimpin organisasi ini.

Aku bisa mengubah dunia.

Jadi, tindakan pertamaku,

sebagai kepala Dewan Tinggimu...

...aku mengundurkan diri dari Dewan

dan dari seluruh Organisasi celaka ini!

Dia boleh begitu?

Ini tidak dibahas dalam peraturan,

karena tak ada orang yang mau merelakan kekuasaan sebesar ini.

Namun, siapa yang dapat kursinya?

Siapa pun yang pakai cincinnya saat fajar.

Kapan fajar tiba?

Dalam tiga menit. Kurang lebih.

Hanya keluarga Dewan atau...?

Siapa pun.

Katamu jika tak ada yang pakai cincinnya saat fajar, Tn. Le Bail akan...

Sangat kesal.

"Sangat kesal."

Kau...

Silakan ambil, dasar kalian sinting!

Aku datang, Sayang!

Shemhamforash!

Hidup Setan!

Wah.

Harus ada yang meruntuhkannya.

Kau mahir dalam merusak.

Kalian bebas.

Aku datang, Setan!

Selamat tinggal. Dah.

Hai. Ya.

Jangan lihat ke situ.

Milikku!

Bagus!

Aku masih hidup!

Kita selamat!

Astaga.

Kubatalkan sumpahku, jadi aku selamat.

Ayo rayakan...

Astaga!

Apa itu...

Ya.

Bisa kita pergi?

- Ya. - Baiklah.

Peluncur roket.

Ayo. Kita pergi.

Aku sayang kau.

Aku juga sayang kau.

Aku merindukanmu.

Kau tak perlu merindukanku lagi.

Kau akan bosan melihatku.

Janji?

Ya.

- Kambingnya mau diapakan? - Entah.

Berapa kali kau akan menikah minggu ini?

Belum tahu.

Pasti memecahkan rekor.

Aku ingin ke rumah sakit.

Aku ingin mandi.

Aku ingin makan.

ALIH BAHASA: NAZARET SETIABUDI

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.