All language subtitles for Murder At Honeymoon Hotel (2016)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BADAN PERFILMAN CINA

CHINA OVERSEAS THUMB MEDIA

NOVA MEDIA GROUP

LOOK VISION

YINSHENG MEDIA

MEDIA CHINA MOVIE CHANNEL

POS SATPAM

Aku ingat saat dia masuk. Saat dia keluar lagi.

FOREVER-K

Jam berapa ini? Biar aku tidur dulu.

Apa kau sudah terima paketnya?

Ya.

Tapi bukan gaya yang aku suka.

Itu gayamu favoritmu, yang terlalu konservatif.

Tak bisa dinyatakan begitu. / Itu aku tak peduli.

Aku memaksa tetap memilih gaun pengantinku sendiri.

Tapi, tentu saja.

Sayang, aku sedang sibuk. / Baiklah, teruskan kerjaanmu.

Jangan tidur terlalu malam, aku mencintaimu.

Cinta kamu juga.

Da-dah. / Dah.

PEMBUNUHAN DI HOTEL BULAN-MADU

t

t e

t e r

t e rj

t e r j e

t e r j em

t e r j e ma

t e r j e mah

t e r j e m a ha

t e r j e m a h a n

t e r j e m a h a nm

t e r j e m a h a nma

t e r j e m a h a n m ah

t e r j e m a h a n m a h s

t e r j e m a h a n m a h su

t e r j e m a h a n m a h s un

t e r j e m a h a n m a h s unm

t e r j e m a h a n m a h s u n ma

t r a n s l a t e d b y m a h s u n m a x

mahsunmax.wordpress.com

Hey, itu dia, selamat!

Selamat ya! / Mbak, kau selalu tetap cantik!

Aku telat!

Meja C!

Sosok yang menarik bisa menjadi masalah.

Jangan lihat! Itu payudara palsu!

Bantu aku mengoleskannya.

Maaf, kami tak diijinkan melakukan itu.

Lalu layanan macam apa untuk hotel sebesar ini?

Ayo cepat, bantu oles.

Kenapa kau menamparku?

Apa kau tak mengenaliku? Aku Wu Dazhi.

Tak bisakah kau pakai riasan? / Sudah.

Tak sedap dipandang, dengan riasan menyeramkan begitu.

Dandan lagi!

Tidak, sebenarnya kau harus rubah penampilanmu.

Pergilah ke Korea.

Sialan, hari ini aku sungguh sial!

Hey, mana si tolol itu?

Bukankah dia akan menikah hari ini?

Menikah, hari ini?

Mau menikah bukan alasan. Lihat jam berapa sekarang?

Dasar bandel!

Ayo cepat!

Burung.

Aku kasih tahu ya, keberuntungan judi tak bersamaku sekarang.

Angin-Selatan. / Baik.

Masa bodoh!

Cai. Artinya aku akan kaya.

Aku tamu VIP kalian!

Aku datang kesini tiap hari! / Jangan buat kacau disini!

Tak punya uang, menyingkirlah!

Apa kau tahu siapa aku? Kau berani memancing emosiku?

Dasar brengsek, jangan berlagak! Menyingkir sana!

Sungguh mohon maaf. / Apa begini hotelmu mengatasi masalah?

Kau terus membuatku menunggu, menunggu, dan terus menunggu.

Aku sudah lama menunggu.

Aku sudah buat janji. / Mohon jangan panik. / Lihat jam berapa?

Aku sudah menunggu ini lama, bagaimana aku tidak panik?

Kau masih tak bisa menghubunginya. Lalu, bagaimana dengan dokterku?

Baik, kau tak bisa menghubunginya itu bukan urusanku.

Telpon dia lagi! / Dr. Chui.

Nona cantik ini pantas menunggu.

Kamu siapa? / Aku pencipta kecantikan.

Nona Chen, ruang operasinya sudah siap.

Nona Liu.

Nama tak penting, tapi kecantikan penting.

Kau tampak sangat letih.

Eh, istrimu datang hari ini.

Dia kesini minta obat tidur lagi?

Dia bilang Peminjam-Shark terus menelponnya di rumah.

Memintamu untuk pergi ke Grace Garden Hotel.

Halo? / Kemarin adalah hari terakhir pembayaran.

Apa yang sedang kau lakukan?

Aku pasti bayar besok.

Besok, besok, kentutmu!

Apa kau di rumah sakit sekarang? / Aku sedang kerja, jangan telpon aku lagi.

Hutangnya sedikit 'kan?

Aku juga kerja dan jumlahnya tak banyak, paham?

Siapkan sekarang, aku akan datang.

Apa memang mau membunuhku?

Tampaknya hanya ini jalan keluarnya.

Operasi bedah pagi ini, kau mau kemana?

Aku mau bayar tagihan listrik. / Tagihan listrik?

Akan kukembalikan foto aslinya padamu. Bawalah uangnya ke Grace Garden Hotel.

Bersikap baiklah kalau tidak akan kucopot operasi plastikmu.

Biar kau mati, kau dengar?

Operasi plastik?

Halo? / Brengsek, beraninya kau menyelinap dari pengawasanku.

Apa kau takut Tuan Gao membuatmu pincang?

Tidak, aku sedang menghadiri seminar disini.

Seminar, dengkulmu!

Jangan basa-basi, lunasi besok!

Kalau tidak, kau akan mati! / Baik, pasti kubayar besok, aku tutup ya.

Selamat datang di Grace Garden Hotel.

Bisa saya bantu?

Hidung, rahang.

Huh.

Tak akan mungkin kelihatan andai itu hasil operasiku.

Tuan.

Kartu anda melampaui batas kedit.

Sungguh aneh.

Dimana kau operasi plastik?

Kurang detil dan tampak kurang alami.

Bukan operasi plastik.

Apa masalahnya operasi plastik?

Cinta demi kecantikan bukanlah kejahatan.

Baik, jika kau memberiku diskon 20% untuk biaya kamar

aku akan balas dengan memberimu diskon 20% saat kau kunjungi rumah sakitku.

Akan kuberi pahatan ulang gratis pada tulang pipimu.

Akan kujamin wajahmu tampak sekecil wajahku.

Kartu ini juga melampaui batas kredit.

Jangan lupa

dunia ini hanya cinta pada kecantikan, huh?

Kamu lebih cantik dari sebelumnya.

Berhentilah bicara!

Aku sudah menikah.

Selamat ya, apa kau bahagia?

Sayang.

Berapa harga kamarnya, pinjami aku kartumu.

Apa?

Siapa dia?

Seseorang yang pernah kukenal.

Masih bisa mengenali wajahnya? / Tentu saja, kami dulu tinggal di desa yang sama.

Aku mudah mengenalinya dengan sekilas.

Wajah ini, disini

harusnya sangat berbeda dari sebelumnya.

Dengan keahlianku...

Brengsek, apa yang kamu lakukan disini? Cepat kembali kerja!

Penjaga Pintu, Wu Dazhi.

Sungguh ambisius.

Ini Manajer Humas.

Manajer Humas?

Ayo cepat! / Ini Manajer Humas.

Ah, tunggu sebentar.

Andai hidung ini lebih tinggi. / Oh...

Lalu agak runcing disini.

Lalu agak besar disini, sudah sempurna.

Cukup sempurna.

Lalu...

Aku sudah bilang berkali-kali, dalam bertugas

jangan ngobrol bebas dengan tamu! Kau tak dengarkan aku!

Selalu saja kau ulangi, akan kuambil tindakan terhadapmu!

Semuanya perhatikan! Akan kububarkan kalian semua, kau dengar?

Aku akan keluar sebentar.

Jangan malas, paham?

Nasib sial!

Pernikahannya? / Beres.

Kapan pengantinnya tiba?

Malam ini.

Manajer itu sangat kejam.

Bagaimanapun, ini tetaplah pernikahan.

Cuti menikah harusnya disetujui.

Kudengar kau menukar cuti menikah dengan kamar President-Suite.

Benar 'kan?

Jagalah dirimu sendiri.

Tak bisa dibayangkan.

Aku juga ingin pergi ke Maldives.

Melakukan bulan madu di tempat kerjamu

sungguh tak bisa dibayangkan! / Lalu katakan

apa yang bisa dilakukan orang sepertiku yang tak punya uang, katakan!

Hai. / Hai.

Wu Da?

Kau masih hidup?

Tn. Wu Da-zhi.

Jangan malas, paham?

Maaf, anda tak apa-apa?

Kendaraan ini tampak luarnya saja bagus

tapi dalamnya bobrok.

Bagaimanapun, mengemudikannya menuju hotel harusnya tak jadi masalah.

Nn. Pei'er, anda ini seorang superstar.

Mengapa anda tak membawa asisten?

Nn. Pei'er, anda sungguh cantik.

Dia sedang sibuk.

Bagaimana persiapan kamarku?

Dikatakan, menurut uang yang anda terima, mengatakannya

sangat sulit.

Tapi seorang superstar seperti Nn. Pei'er,

situasi ini bisa dipahami.

Apapun itu, perintah saya masih punya kekuatan.

Jadi, ya atau tidak?

Tentu saja, anda bisa mengandalkan saya.

Kenapa anda baik sekali?

Melayani anda setulus hati.

Saya akan siapkan 1 kamar. Kita akan langsung masuk dari pintu belakang.

Sinyalnya tak menjangkau.

Sungguh, kau sudah menikah?

Wuda, kau memang menjanjikan.

Wu Da-zhi.

Apa kau masih anggap aku anak kecil yang lugu?

Apa yang kau lakukan disini?

Tak ada.

Membicarakan soal bisnis.

Membual, menjemput cewek seksi.

Penjaga-pintu, bagaimana pekerjaanmu?

Manajer Humas.

Yang betul Manajer Humas, bukan Penjaga-pintu.

Aku bertemu Wenwen.

Benarkah?

Apa Wenwen yang sama dari desa kita?

Dia lebih cantik sekarang.

Yang benar saja, Wenwen?

Cepat, cepat, pergilah!

Aku akan sial bila ketahuan bersantai saat kerja. Cepatlah? / Kenapa?

Kita bicara nanti saja!

Cepat pergi!

Silahkan.

Hati-hati, biar saya bawakan.

Pei'er, hati-hati.

Superstar?

Ini minumnya.

Kenapa?

Ini anggur merah.

Ini bukan yang biasa aku beli, beli 1 gratis 1.

Aku ingin perubahan rasa, ini Lafite.

1982? / Sudah diskon hanya 48.000 saja.

Kau tak apa-apa?

Sayang.

Berhati-hatilah.

Aku akan keluar sebentar.

Minumlah sebelum kau pergi.

Kau mau kemana?

Lafite?

Ayo bersulang!

2 gelas.

Hati-hati ya, ini mahal.

Ya.

Kau harus lebih berhati-hati mengemudi bila sedang hamil.

Karena kau perhatian sama aku, kalau begitu jemput aku saja.

Aku ingin menjemputmu

tapi, Manajer memberitahuku ada tamu VIP yang tiba.

Kehadiranku sangatlah penting.

Sudah tak usah membual.

Aku tahu kemampuanmu. Mereka semua lebih parah darimu.

Ya, mereka sungguh tak berguna.

Tak lucu sama sekali. Apa kamarnya sudah siap?

Oh?

Jangan khawatir.

Kamu bisa andalkan aku. / Andalkan kentutmu!

Datanglah ke kantorku nanti malam.

Dasar tak tahu malu! / Ah!

Gadis ini galak juga.

Semakin galak, aku semakin suka.

Manajer. Bagaimana dengan permintaanku?

Oh, apa? / Kau menjanjikan aku kamar bulan-madu.

Oh, yang President-Suite 'kan?

Ya, President-Suite.

Tak mungkin, seorang supertar baru saja memesannya.

Seorang superstar? / Tadi kau bertemu dia waktu di tangga darurat.

Superstar, Nona Pei'er.

Kau sudah janjikan menukar cuti nikahku...

Manajer, aku mohon padamu.

Aku mohon... kalau tidak aku akan mati saat bertemu istriku.

Begini saja, kau bilang pada Nona Pei'er

ada orang tolol yang mau menukar kamar President-Suite Nn. Pei'er.

Katakan padanya untuk pesan kamar yang standard saja.

Coba saja apakah dia bersedia?

Aku peringatkan kau, jangan bicara ngawur lagi.

Manajer, ada telpon.

Apa kau tak lihat, aku lagi sibuk? / Ini telpon dari pimpinan.

Ya ampun, sial.

Halo, pak Pimpinan.

Apa kau sibuk?

Tidak juga.

Pak Pimpinan, apa ada instruksi?

Bagaimana kondisi manajemenmu?

Saya sedang mengerjakannya dengan tekun. Dengan tekun.

Apa ada masalah di hotel? / Tak ada, tak ada masalah sama sekali.

Pak Pimpinan, mohon tenang saja.

Aku meninjau status bintang-5 akan dimulai minggu depan.

Jika terjadi kesalahan kalian semua akan dipecat.

Aku ingin hotel kelas-1 yang sangat mewah, mengerti?

Ya, mengerti.

Manajer, tolong bantulah aku.

Kamu, kemari.

Pakai topimu dengan benar!

Aku harus bagaimana lagi?

Kawan.

Aku tak punya SIM.

Sebuah mobil mewah.

Nomer anda hubungi di luar area

silahkan hubungi sesaat lagi.

Halo?

Apa dia masih tidur?

Tidak, dia keluar buru-buru.

Tidak tidur?

Kalau begitu kita dapat masalah.

Kita harus bagaimana sekarang? / Lakukan sesuai rencana.

Kau yakin? Bertindak seolah-olah dia minum segelas anggur

bersulang lalu dia mati di bak mandi kemudian.

Bukankah kau ingin membalaskan sakit hatimu?

Apa kau sudah lupa yang telah dia perbuat terhadapmu?

Tentu saja aku ingin.

Katakan, apa polisi nanti meragukan.

Tak masalah, dia punya riwayat meminum pil tidur.

Kau harus cuci bersih gelas anggurnya.

Tapi...

Apa lagi?

Dia minum cukup banyak.

Apa? / Pil tidur.

Aku tak mencegahnya. Dia minum 2 gelas.

Apa kau gila?

Lalu apa mati keracunan?

Pokoknya, dia nanti akan mati. Lalu apa bedanya?

Baik, tenanglah.

Dia mestinya tak terlalu jauh perginya setelah minum overdosis.

Kita akan mencarinya secara terpisah dan membawanya ke kamar.

Akan kuurus sisanya sekarang di bawah.

Baiklah.

mahsunmax

Oh!

Kapan aku mampu mengendarai mobil model begini?

Belokan yang cantik, fantastis!

WenWen?

Mengendarai mobil sport, keren.

Halo?

Dimana kau menemukan dia?

Hai.

WenWen!

Hai.

Dia tak melihatku.

Kenapa kau tak angkat telponnya?

Apa? / Rupanya tak bisa dipercaya.

Ayo berangkat.

Kamu ini sungguh aneh.

Pergi ke tempat yang sepi.

Pergi tidak?

Ah...

Sakit, lepaskan aku, sakit.

Maaf.

Tak apa, letakkan dia disitu.

Nyonya, berapa banyak anggur yang diminum suamimu

kok bisa seperti ini? / Berapa banyak anggur kok bisa seperti ini?

Ya ampun, punggungku.

Terima kasih, tolong tutup pintunya saat kau keluar.

Tutup pintunya, terima kasih.

Oh!

Kau mengagetkanku!

Lepaskan tanganmu, aku harus bulan madu.

Apa ada orang disini?

Tidak, cepat lepas tanganmu!

Tempat ini sangat cocok

untuk transaksi.

Aku bisa mati, tolong lepaskan tanganmu...

Oh...

Sebenarnya apa maumu?

Apanya yang apa?

Begini saja.

Kau bilang pada Nona Per'er

"ada orang tolol yang ingin menukar kamar President Suitemu."

Suruh dia memesan kamar yang standar saja.

Coba saja apakah dia bersedia.

Ayo bicara.

Tak ada apa-apa.

Aku akan menikah hari ini.

Aku tak punya uang untuk bulan madu.

Aku sudah janji pada istriku menyiapkan dan menginap di kamar President Suite malam ini.

Tapi kau sudah memesan kamar itu.

Omong kosong.

Apa yang kamu lakukan? Ini masih sakit!

Serahkan fotonya.

Di siang bolong begini.

Baiklah.

Kuingin kau menikmati enaknya surga.

Sungguh? Disini?

Cepat serahkan!

Jangan! Nanti akan ada yang terbunuh!

Ah...

Sakit.

Ah! / Lagi?

Maaf, hidungmu tak apa-apa 'kan?

Apa kau tahu berapa harga hidung ini?

Jangan pakai pisau!

Ini berbahaya!

Serahkan fotonya! / Foto apa?

Bukankah kau yang menelponku?

Kamu ini bicara apa? Aku cuma ingin kamar President-Suite.

Bukan kamu?

Sebenarnya siapa yang kau cari?

Oh!

Sudah mati?

Kita harus bagaimana sekarang?

Apa kita akan ketahuan?

Biar aku bantu.

Sst!

Kau telah minum 2 gelas anggur di kamar ini.

Lalu pergi ke balkon cari udara segar.

Nanti apa ada orang yang tahu?

Kita akan berhasil?

Apa kau yakin tak ada yang tahu?

Si tukang parkir mobil itu. Dia yang membawanya kemari lalu membaringkan di sofa.

Dia melihatku dan pastinya mencurigaiku. Kita harus bagaimana?

Sudah jangan bicara!

Tenang saja dulu.

Apa kita memang harus membunuhnya?

Apa yang sudah terjadi tak bisa dibatalkan.

Apa kau lupa yang telah dia lakukan terhadapmu?

Membodohi dengan impianmu menjadi seorang bintang?

Membuatmu tampak bodoh dengan cara yang keji.

Ya, benar.

Eh!

Kau memang brengsek! Kau kira bisa memanipulasiku hanya karena kau mengoperasiku?

Dasar kau kurang ajar! Yang kau inginkan aku jadi seperti kucing.

Meong, meong...

Kurang ajar, dasar pelit! Juga, kau lihat ini

bukan begini yang kuinginkan! Ini maumu, kau suka?

Kupastikan, kau tak akan melihatnya lagi.

Akan kulempar kau, percayalah! Minggir.

Ah...

Tenanglah, Wenwen, tenang.

Jika kau melempar dia

kau akan dicurigai. / Kita akan berhasil 'kan?

Jangan khawatir.

Setengah jam lagi, dia akan terjun dari gedung ini.

Lalu kau, akan mewarisi asetnya dan jadi wanita kaya.

Lalu kita bisa memulai perjalanan mimpi kita.

Aku tak yakin akan ada warisan. Hutang dia banyak.

Penagih hutang tiap hari akan menelponku.

Mengapa mereka terus mengganggu dia? Hidung mereka tajam seperti anjing.

Pasti ada properti yang tersembunyi.

Apa polisi akan mempertanyakan kita?

Kau pergi dan carilah saksi.

Membuktikan apa?

Bukti bahwa aku tidak ada saat kejadian.

Bukti bahwa aku tidak ada saat kejadian.

Hey.

Bukti bahwa aku tidak ada saat kejadian.

Kau pergi begitu saja?

Apa maumu?

Kau hampir saja melukaiku tadi, lalu pergi begitu saja?

Menggoda dan menakutimu.

Alasanmu hina sekali.

Ayo jelaskan sebelum kulaporkan ke polisi.

Setiap aktor punya rahasia.

Tapi si brengsek ini mengancam ingin membuka rahasia ini.

Sungguh memalukan mengancam wanita.

Apa rahasianya?

Rahasia tak bisa diungkapkan.

Apapun rahasianya, kau tak seharusnya pakai pisau.

Laporkan saja ke polisi.

Tak bisa lapor ke polisi.

Apa akan kau laporkan?

Karir aktingku akan berakhir.

Semua orang ingin melihat aku jatuh.

Ditambah lagi penghinaan.

Dalam beberapa hari ini adalah pertunanganku.

Apa kau bisa membantuku?

Wow.

Bagaimana caranya membantumu?

Bantu aku mencari seseorang.

Akan kubayar.

Akan kubayar mahal.

Uang apa bisa menyelesaikan segalanya?

Tentu saja, uang bisa menyelesaikan segalanya.

Simpan saja uangmu.

Lalu apa yang kau inginkan?

Yang kau sebutkan tadi di mobil.

Aku ingin menginap di kamarmu malam ini.

Itu gampang 'kan?

Ah?

Lihat dirimu

yang kumaksud kamar President-Suite itu.

Itu gampang.

Kau bantu aku mencari dia.

Aku akan pergi segera

setelah aku selesai. Kau ambil saja kamar itu.

Kau yakin?

Lebih suka begitu.

Orang itu ada di hotel?

Hm.

Kau punya nomer telponnya?

Kau harus punya alibi yang bagus.

Siapa yang kau cari, dan seorang saksi.

Oh!

Maaf.

Tak apa, biar kubersihkan sendiri.

Maaf membuatmu jadi basah.

Apa aku harus ganti minuman atau celanamu?

Mari kita bicarakan.

Beruang kecil ini imut sekali.

Ini?

Ini dari ibuku.

Jangan disentuh.

Bagaimana, sudah kau temukan? / No. 1203.

Waktu dia sudah cukup sebagai alibi.

Berikan pisaunya.

Berat sekali...

Jangan salahkan aku, kau yang memintanya.

Tidak, tidak, jangan... berbahaya...

Ini kamarnya.

Kenapa kau harus pakai sarus tangan?

Untuk melindungi tangan.

Tak usah dipedulikan, ketuk pintunya.

Brengsek, sungguh sial!

Bagaimana sekarang? Aduh!

Ya ampun.

Habislah kita!

Zhong?

Apa yang kau lakukan? / Aku laporkan segera ke polisi.

Kau pembunuh gila!

Kau bosan hidup ya?

Cepat bereskan! / Baik.

Tak ada yang perlu dibicarakan lagi.

Panas sekali disini.

Aku digigit nyamuk.

Ah, gatalnya.

Apa yang kau lakukan?

Zhong Hao!

Hentikan!

Zhong Hao, bahaya!

Apa yang jatuh dari atas?

Apa kau Kai Bin?

Jangan bergerak, angkat tangan!

Jangan mendekat, atau kutembak!

Jika polisi melihat foto ini

mereka akan mencurigai siapa pembunuhnya.

Sidik jarimu dimana-mana.

Bagaimana cara membersihkannya?

Selama kau mau kerjasama

kita tak akan dapat masalah.

Bersihkan kamarnya.

Kau mau menjebakku?

Aku tak akan jatuh gara-gara ini.

Hahaha...

Sudah kukirim fotonya ke emailku.

Bereskan!

Pengiriman gagal?

Mohon jangan difoto.

Lapor! Tak bisa memastikan kondisinya. Panggil ambulans.

Mohon mundur, terima kasih.

Diterima, kami mengevakuasi para tamu.

Bawa mereka pergi. / Ayo cepat!

Bagaimana sekarang? Sial, tamatlah aku!

Hubungi polisi!

Jangan, aku saja yang telpon polisi.

Sebelum polisi datang, kau pastikan semuanya terkendali.

Nomer yang anda hubungi sedang tidak aktif

Peninjauan status Bintang-5 akan dimulai minggu depan.

Jika terjadi kesalahan, kalian semua akan dipecat.

Aku sangat ingin hotel internasional kelas-1

kelas-1 yang sangat mewah, mengerti?

Halo, nona Per'er.

Apa?

Baik, aku akan ke atas sekarang.

Zhong Hao?

Nomer yang anda hubungi sedang tidak aktif

Kenapa ponselnya masih tak aktif?

Aku harus bagaimana ini?

Kita tak ada masalah jika kau patuh.

Jangan khawatir.

Selama aku bisa pergi dari sini dengan aman

tak akan terjadi apa-apa.

Yang terpenting, kamu harus patuh.

Lebih baik diam.

Tak mungkin, kau sudah bunuh orang.

Apa bedanya membunuh 1 orang atau 2 orang?

Aku tak bersalah.

Jangan khawatir.

Aku tak akan membunuhmu.

Kita ini 1 tim.

Jangan lupa

aku masih punya fotomu di ponselku.

Ssh.

Halo?

Apa sudah kau selesaikan tugasmu?

Lagi sibuk kerja ini.

Sampai lupa soal itu. / Lupa? Kamu ini bicara apa?

Kamu pikir aku senang menyetir disaat aku hamil?

Maaf, aku...

Terlalu banyak kejadian di hotel. / Hotel, hotel, hotel saja yang kau pikirkan.

Apa kau yang punya hotel?

Gini, apa kau sudah urus persiapannya?

Jangan sampai perjalananku tersiksa.

Ah? / Kau mau mati?

Ya, kamar hotelnya...

Tidak, kamar President-Suite.

Ya.

Kamar President-Suite. / Aku sudah katakan akan istirahat di rumah

Ingat, bukan aku yang memaksa ini.

Kau sendiri yang memaksa. Mengerti?

Bersabarlah, akan kuusahakan mempersiapkannya. / Baguslah...

Jangan buang-buang waktu untuk telpon.

Tutup telponnya, sampai ketemu 1 jam lagi.

Apa sudah terlihat bagus?

Kalau begitu, apa kau bisa meninggalkan kamar ini dalam 1 jam?

Istriku ingin aku memastikannya.

Aku tahu, selimutnya jangan sampai basah.

Ada sesuatu yang terjadi?

Pipis di celana? Hahaha...

Apa kau tadi menyaksikan kecelakaan itu?

Aku baru pertama kali ini melihat orang jatuh dari gedung.

Jangan ada yang bicara sebelum polisi tiba.

Kita harus rahasiakan ini terutama pada para tamu.

Orang yang jatuh itu...

pasti sudah mati.

Nona Per'er.

Ya, kelas satu.

Nona Per'er. / Terima kasih.

Wow, cantiknya.

Aku sudah siap, ayo berangkat.

Tunggu sebentar, Nona Per'er.

Keadaannya sudah berubah. Ada masalah di hotel ini.

Tentu saja, aku tahu terjadi sesuatu di hotel ini.

Itulah alasannya kenapa aku buru-buru pergi.

Itu membuatku sangat ketakutan.

Oh, ya.

Aku pastikan tak ada catatan kalau aku check-in di hotel ini.

Begini, dengan pertimbangan uang yang sudah kau terima

anggap jika ada yang tahu

pekerjaanmu akan dipertaruhkan, ya?

Ayo berangkat.

Apa yang kalian lakukan? / Mohon tunggu sebentar.

Ada apa ini?

Apa yang terjadi?

Dimana tamu temanmu.

Hm?

Ada orang yang terjatuh.

Pernikahanmu sebentar lagi.

Selamat sekali lagi untukmu. Kau mau kemana?

Hawai, Pulau Jeju,

atau Maldives? / Mana mobilnya?

Silahkan lewat sini.

Ini apa? / Untuk melindungi diri.

Perlu dijelaskan soal noda darahnya.

Kami ini aktor. Terkadang, kami bawa 1 atau 2 barang properti.

Itu palsu, sini serahkan.

Jangan jelaskan padaku. Jelaskan saja pada polisi saat mereka tiba.

Ceritakan saja masalahmu, bagaimana?

Aduh!

Aku benci pembicaraanku dipotong!

Rokku...

Oh, tunggu sebentar.

Kalian polisi ya 'kan? Ya 'kan? Ya 'kan?

Jika kau bukan polisi maka kalian tak punya hak untuk menahanku.

Jangan main-main, berikan kopernya! Aku pergi sekarang.

Tunggu. / Kami tak akan biarkan Wenwen salah paham atas semua yang terjadi di hotel ini.

Kami sebagai satpam punya hak dalam pemerintahan.

Sebelum polisi tiba

kusarankan kau tetap disini.

Tidak, aku harus tolong dia.

Pe'er!

Itu dia orangnya, aku melihatnya di balkon saat kejadian itu.

Dia pembunuhnya!

Aku tahu siapa pembunuhnya.

Pembunuhnya adalah...

Pe'er.

Pe'er punya rahasia.

Dan rahasianya

oleh Zhong Hao mengancam akan membongkarnya.

Tunggu dulu.

Zhong Hao? / Ya, Zhong Hao

Bagaimana kamu tahu nama si korban?

Pembunuh!

Ada apa ini?

Bantu aku menangkap dia! / Tidak! / Jangan bergerak!

Aku bukan pembunuh, ini salah paham!

Jangan lari!

Jangan lari! Berhenti, jangan lari!

Bukan aku pembunuhnya!

Jangan bergerak!

Jangan lari!

Jangan kejar, sungguh bukan aku...

Ah! / Ah!

Apa yang kau lakukan?

Kau, jangan lari!

Tunggu, bukan aku pembunuhnya!

Lalu kenapa kau lari? / Aku lari karena kalian mengejarku.

Aku melihat Pe'er membunuhnya.

Aku tahu...

Nanti aku bicara dengan polisi.

Kejar!

Sial, dia lari!

Istrimu datang hari ini.

Dia kesini untuk meminta pil tidur lagi?

Kenapa kau menjebakku? Apa aku tak memperlakukanmu dengan baik?

Dasar jalang tak tahu malu!

Aku menyaksikan Pe'er membunuhnya!

Wanita gila itu yang membunuhnya! / Jangan lari! / Pembunuhnya Pe'er!

Jangan lari!

Bukan aku!

Berbahaya, jangan berlarian!

Jangan lari-lari disini! / Berhenti, jangan lari!

Hati-hati banyak tamu!

Bukan aku pembunuhnya, jangan mengejarku!

Ada apa ini?

Harus tetap awasi dia. Dia jadi tersangka sekarang.

Ya ya, dimengerti.

Dasar nakal, ayo sini!

Bisa-bisanya kau menodai murninya cinta kaum muda!

Hey jalang!

Bos, jangan pakai kekerasan.

Kita ini orang-orang beradab. Mari kita bicarakan saja.

Ayo bayar! / Uang, pastinya kubayar.

Ayo bayar! / Ya ya, pasti kubayar.

mahsunmax

mahsunmax

Bocah nakal, kami juga tak suka kekerasan.

Bagaimana kami bisa bertahan jika kau tak membayar hutangmu?

Aku sudah memberitahumu, akan kubayar besok.

Bos, bisa aku bicara denganmu?

Kalau bisa bunganya jangan terlalu tinggi.

Siapa yang bilang terlalu tinggi? / Jangan tinggi-tinggilah bunganya...

Bocah tengik, kau sudah belajar bohong.

Aku tahu kalau rumah sakitmu sudah ditutup.

Kau orang miskin sekarang.

Kawan-kawan, geledah dia!

Siapa si wanita tonggos ini? Geledah lagi!

Wow produk terbaru...

Lepaskan aku!

Kawan-kawan, ayo pergi.

Bocah tengik, mobil yang bagus, kami ambil ini sebagai bunganya.

Hey bocah tengik, ingat, bawa uang tunai untuk Master Gao besok.

Jangan coba-coba mempermainkan kami.

Master Gao akan mengirimmu ke surga jadi kau bisa jadi dokter di sana.

Ayo!

Halo?

Apa uangnya sudah siap?

Siapa kamu?

Seseorang yang akan berurusan dengan masa lalumu.

Kau belum mati?

Ya, betul.

Jika kau tak muncul di hotel dalam satu jam ini

sesuatu yang besar akan terjadi.

Berapa banyak lagi yang harus kubunuh?

Lapor, kami belum bisa menemukan dia.

Aku mau ke Hotel Grace Garden. Kau butuh tumpangan?

Kemari, kita cari ke sebelah lain.

Apa kau kepanasan?

Sudah 2 hari ini AC-nya rusak.

"FOREVER-K"

Forever-K?

Kak Kai Bin... apa kau sudah gila?

Bagus sekali, fantastis.

Aku sangat kegerahan.

Bagus, sempurna, sungguh cantik.

Sangat sangat bagus.

Minum susu.

Gerahnya.

Aku tahu.

Ambilkan aku minum.

Minum.

Sedotan, Feifei!

Feifei!

Eh, ambilkan sedotan, cepat!

Kau tak waras atau kau jadi tolol?

Bisa-bisanya kau masukkan sedotan kotor ke dalam botol!

Aku 'kan sudah bilang

jangan jauh-jauh denganku kapanpun. Aku disini selama beberapa menit.

Aku sudah disini selama beberapa menit!

Bersihkan wajahmu.

Dia memang pemarah.

Per'er!

Tatomu mirip dengan tatonya temanku.

Dia dan aku dulu rekan kerja.

Kami dulu kerja bersama. Dia sungguh memuja aktor, Kai Bin.

Sayang, kau sudah kembali.

Aku sungguh merindukanmu.

Maaf.

Sayang, kamu lagi ngapain?

Bisa tolong aku ambilkan handuk? / Ya sebentar.

Terima kasih.

Kau lihat Feifei? Apa dia sudah kembali?

Tidak.

Aku berniat ingin memecatnya.

Kenapa? Menurutku dia orang yang patuh.

Setiap kali melihat wajahnya

apa kau tak merasa takut?

Sepertinya tak cukup terlihat jelek saja.

Kerjanya sangat lamban.

Kau tahu sudah jam berapa ini?

Perkenalkan aku jika kau kenal orang yang lebih cocok jadi asistenku.

Bagaimana pilihanmu?

Siapa saja, pokoknya wajahnya tak menakutkan.

Aduh laparnya...

Akan kubuatkan makanan.

Kai Bin, filmmu yang terbaru cukup bagus.

Reporter Song.

Kudengar hubunganmu dengan Pe'er cukup baik.

Kapan kalian akan bertunangan.

Bisakah kau hentikan gosip ini?

Janganlah pura-pura.

Akan kuberikan kau ulasan yang bagus.

Judulnya "Percintaan Abad Ini antara Pe'er dan Kai Bin".

Bagaimana menurutmu?

Dimana si Feifei ini? Feifei!

Feifei!

Kak Per'er. / Kenapa kau sembunyi sendirian disitu?

Kenapa diam-diam kau sembunyi di dalam situ?

Ayo jawab!

Aku... / Diam!

Sepasang antingku yang hilang itu, kau yang mengambilnya 'kan?

Tidak, untuk apa aku mengambil antingmu?

Jadi tampaknya orang-orang jelek

juga punya sifat yang jelek.

Kemasi barang-barangmu dan segeralah pergi.

Jangan sampai aku melihatmu lagi!

Diantara kita, salah seorang akan lenyap.

Jangan sampai aku melihatmu lagi!

Kenapa kau tak menelponku? Apa kau tak mau jadi artis lagi?

Akan kukembalikan foto aslinya padamu. Kau bawalah uang tunai ke Hotel Grace Garden.

Jadilah penurut, paham? Jika kau tak datang

akan kuberitahu pada dunia kalau kau telah operasi plastik.

Maka kau akan tamat, kau dengar?

Halo, saya istrinya Wu Da Zhi.

Mohon tunggu sebentar. / Ah?

Lama tak jumpa.

Kamu siapa?

Hei, kau tak mengenaliku sama sekali?

Pak Pimpinan.

Dia operasi teratas di rumah sakit kita.

Kurasa dia masih muda, dan dia sangat ahli.

Bagaimana mungkin kau tak mengenaliku sama sekali?

Akulah yang menciptakan wajah cantikmu ini.

Serahkan fotonya.

Serahkan fotonya lebih dulu.

♪ Uang uang uang, berikan uangnya.

♪ Sekarang aku orang kaya.

Baiklah.

Tolong...

Apa yang terjadi disini? / Kenapa beritanya berhubungan dengan Pe'er?

Pe'er itu superstar. / Apa sudah terjadi sesuatu di hotel ini?

Apa dia, Pe'er? Ada berita Pe'er disini.

Aku baru saja lihat iklan dia 2 hari ini.

Bagaimana ini bisa terjadi padanya?

Berita ini benar atau salah?

Nona Pe'er.

Nona Pe'er, bagaimana kondisi anda?

Apakah ini dendam pribadi?

Dia mirip seperti aku. / Bisa anda jelaskan?

Apa upacara pernikahan bulan depan jadi sesuai rencana?

Dia mirip...

...sangat mirip denganku.

Tak dapat uangnya namun hampir terbunuh.

Hilang sudah semuanya.

Kalau begitu lupakan saja. ♪ Lupakan saja...

♪ Uangku, ya sudahlah...

♪ Pulang, minum teh dan mie instan.

♪ Tidur, besok akan jadi hari yang lebih baik.

Hari ini adalah pernikahanku.

Kenapa bisa sesial ini?

Mengapa hidupku amat menyedihkan?

Carikan mobil dan antarkan aku ke bandara.

Ayo cepat!

Aku memohon padamu.

Antarkanlah aku ke bandara.

Carikan mobil dan antarkan aku ke bandara, aku mohon...

Sudah cukup, semuanya sudah berakhir.

Semoga beruntung.

Carikan mobil dan antarkan aku ke bandara!

Feifei!

Sayang.

Jangan sakiti dia. Dia adalah suamiku.

Letakkan pisaumu.

Jangan lakukan ini.

Tenanglah.

Apa yang kamu lakukan?

Jangan mendekat! Atau akan kubunuh dia!

Jangan mendekat!

Carikan mobil dan antarkan aku ke bandara!

Dia suamiku!

Tenanglah! / Jangan mendekat atau dia kubunuh!

Mundur!

Jangan bergerak atau dia kubunuh!

Jangan ada yang bergerak atau dia kubunuh!

Tenanglah, jangan gegabah.

Kai Bin, tunggu aku.

Aku akan segera kesana.

Tunggulah aku.

Kamu siapa? Siapa kau sebenarnya?

Kau jangan bicara begitu padaku.

Hanya dirimu satu-satunya orang yang baik dan memperhatikanku.

Kau janganlah bicara begitu padaku.

Bagaimana bisa ponselnya Per'er ada padamu?

Kau ini Feifei, kau orang gila!

Aku tidak gila. Aku tidak gila...

Kai Bin, aku tidak gila!

Aaaa...!

Dia pernah kerja bersamaku selama bertahun-tahun.

Aku perlakukan dia

seperti saudariku sendiri.

Tapi aku tak menyangka akan seperti ini.

Ini membuatku sangat sedih.

Bagaimanapun

kita tak boleh kehilangan rasa kemanusiaan gara-gara kejadian ini.

Kita harus persembahkan kebaikan kita

untuk membantu dia.

Harus bantu jiwa yang hilang ini.

Kita beri semangat padanya.

Aku juga sudah memaafkannya.

Apa pantas memaafkan begitu bagi seorang pria?

Sayang, maukah kamu melakukan hal yang sama terhadapku?

Tentu tidak.

Bahkan kau sendiri tak mempercayai suamimu.

Sudah lama rasanya menunggu! / Layanan kamar khusus President-Suite.

Wow, ini keren...

Bocah tengik, apa kau tahu betapa mahalnya kamar ini?

Hai, kakak ipar.

Semoga pernikahanmu bahagia.

Terima kasih. / Boleh kita buka sampanye-nya sama-sama?

Aku siapkan ini khusus buatmu. Harum atau tidak?

Ini memang kamar President-Suite. / Jangan senang dulu.

Masih banyak sampanye, aku bayar. / Wow, lobster!

Aku mau melahirkan!

Ambilkan pisaunya! / Minumlah bir akan lebih baik.

Tenanglah. / Hey brengsek, aku mau melahirkan!

Lezatnya... / Hey bocah tengik!

Pelan-pelan.

Cepat antar sekarang! / Kenapa aku harus melahirkan saat begini?

Cepat minggir! / Sayang?

Hati-hati, harus hati-hati!

Jangan pecahkan apapun atau nanti kita yang menggantinya.

Telpon ambulan, cepat! / Tekan lift-nya!

Ayo cepat!

mahsunmax, 19 April 2017

mahsunmax.wordpress.com

NO RESYNC...

NO RE-UPLOAD...

NO DELETE-CREDIT...

CITY OF HEROES

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.