Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
WELL GO USA ENTERTAINMENT
SHANGHAI FILM GROUP
SINOPSIS | TRAILER | SUB-UPDATE instagram @broth3rmax
Tahun 1960. Bencana Besar Kelaparan Cina. "MASA 3 TAHUN KELAPARAN"
Cina menghadapi masa kritis mengenai perbatasan Gunung Qomolangma (EVEREST).
Sebuah tim pendakian dari negara tetangga bersiap menuju puncak dari sisi Selatan.
Cina memutuskan membentuk Tim Pendakian Cina.
Inilah pertama kali manusia mendaki puncak Qomolangma dari sisi Utara.
Tiap musim dingin
Bangau Demoiselle menjalani
migrasi paling menantang di Bumi.
Menghadapi badai yang ganas,
ribuan dari burung itu akan mati.
Namun bangau-bangau ini tetap gigih
terbang ke puncak tertinggi di dunia..
Qomolangma. (EVEREST)
PARA PENDAKI
Fang Wuzhou...
saat pertama kali kami bertemu,
dia seorang pendaki
di Tim Pendakian Nasional.
Kisah kami, mungkin diawali dari dia.
Profesor,
saya telah baca beberapa literatur asing...
mengapa para pendaki Barat
tak mau mengakui bila kalian mencapai puncak Everest?
Apa Cina memang berhasil mencapai puncak?
TAHUN 1960
EVEREST UTARA, KETINGGIAN 6800M | SUHU -18แต C KEC. ANGIN 10,4M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 9,75%
Longsoran salju!
Mundur! / Cepat!
Ayo!
Lari!
Cepat!
Bangunlah!
Berlindung dibalik batu! Cepat!
Dawa!
Kapten.
Kapten!
Kapten!
Oksigen.
Aku tak akan butuh itu.
Dengarkan aku.
Ini adalah gunung kita.
Kita harus mencapai puncaknya.
Wuzhou, kau kapten sekarang.
Capailah puncak.
Agar dunia tahu...
kekuatan Cina.
Berjanjilah... padaku.
Berjanjilah.
Ya, Kapten.
TAHAP PERTAMA - TINGGI 8500M | SUHU -18แดผ C KEC. ANGIN 23,4M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 6,15%
TAHAP KEDUA - TINGGI 8680M | SUHU 33แดผ C KEC. ANGIN 28,3M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 5,35%
Songlin.
terjemahan broth3rmax
Tak ada jalur.
Tak ada jalur lagi.
Bawah sini juga.
Di depan,
juga tak ada jalur.
Wuzhou, kita...
kita... / Kita berada di puncak!
Ya, kita di puncak!
Songlin,
kita berada di puncak!
Tahun 1960
25 Mei
Waktu Beijing
Pukul 04:20 pagi
Tim Pendakian Cina
berhasil menuju puncak dari sisi utara
Gunung Everest.
Seluruh dunia
akan mengenang hari ini!
Hidup Tanah Air!
Namaku Xu Ying.
Tahun itu saat Fang Wuzhou mencapai puncak Everest,
PERPUSTAKAAN KAMPUS METEOROLOGI Aku mahasiswi di Universitas Meteorologi.
Dia bilang padaku, saat dia sudah kembali dari puncak,
ada sesuatu yang ingin dia katakan padaku.
Dulu kami biasa jalan-jalan di bekas pabrik ini.
Biasanya tak ada orang di dalam.
Kami menyebutnya "negeri tanpa manusia".
Kami jalan dan ngobrol,
meski kami tak menyangka yang kami mulai disini
akan menjadi kisah yang tanpa akhir.
Lihatlah ini...
ini Riwayat-hidup Mallory pahlawan pendakianku.
Aku yang buat kumpulan catatan ini. Bacalah halaman yang kutandai.
"Aku bepergian seribu mil ke Venesia
hanya untuk mengejar wanita yang kucintai...
Ruth."
"Matanya yang sebening kristal
menatap dinding dinding katedral setinggi 325-kaki
St. Mark's Basilica,
namun dia tak pernah melihat padaku, meski sedetik saja."
"Aku panjat gereja itu dengan tangan kosong,
memanjat dengan kelincahanku,
dan berdiri di puncaknya."
"Ruth, yang sebelumnya tak memperhatikanku,
menyaksikan tindakan beraniku,
dan keputusanku."
"Saat itu aku ditangkap polisi,
dia jatuh cinta padaku."
"Memanjat...
menyatukan kami."
Saat kami turun dari puncak,
di ketinggian 7900 meter,
kami tersesat. Bisa kau bayangkan betapa dinginnya saat itu?
Tetes air di lubang hidung kami sampai beku.
Kami kehabisan makanan. Yang bisa kami makan cuma es.
Usus, perut kami,
hampir membeku.
Kau tak bisa terus membuka mata. Tapi bila kau memejamkan mata,
dengan angin dan salju begitu,
maka akan terpejam selamanya.
Tapi aku tak akan menyerah.
Aku tak akan pejamkan mata.
Aku harus tetap hidup.
Ada urusan yang masih harus kukerjakan.
Xu Ying,
ada sesuatu... yang ingin kukatakan padamu.
Xu Ying, aku ingin katakan...
Fang Wuzhou! Kita terima surat dari Zhirinovsky.
Di rumahnya Songlin.
Turunlah dari situ!
Kita harus lapor ke Komisaris Zhao. Semua sedang menunggumu!
Memang kenapa surat ini?
Tunjukkan.
Zhirinovsky?
Siapa dia?
Pelatih Tim Pendaki Soviet.
Dia dulu guru panjat kami saat kami belajar di Uni Soviet.
Bacakan.
"Diakui oleh komunitas pendaki internasional,
2 syarat yang mesti dipenuhi:
pertama,
harus ada bukti fisik yang ditinggalkan di puncak,
kedua, poto 360 derajat diambil di puncak."
"Aku percaya bila kalian telah mencapai puncak,
tapi mengapa tak ada foto?"
"Kawanku yang terhormat, harus kukatakan
ini amat disayangkan."
"Komunitas internasional makin ragu,
tapi aku percaya kalian cukup berani ke puncak."
"Semoga sukses."
Keberhasilan mencapai puncak
butuh bukti fotografi.
Ya, pelatih bilang
itu adalah latihan internasional.
Bukankah kita bawa kamera waktu naik ke sana?
Aku saat itu fotografernya.
Aku yang menjatuhkan kamera itu.
Mengapa tak ada foto?
Kami harus menyelamatkan nyawa Songlin.
Baiklah, lupakan saja Soviet,
bikin masalah jadi rumit.
Kemenangan kita hari ini
atau prestasi besok
tak butuh pengakuan siapapun.
Ya, pak.
Tak lama setelah itu,
negara kami memasuki era yang lebih kejam.
Tim pendakipun sirna.
Ketiga pendaki puncak itupun berpisah.
Qu Songlin kerja di kamp pelatihan.
Jiebu kembali ke desa kelahirannya
untuk merawat domba.
Dan Fang Wuzhou
dikirim untuk bekerja di sebuah pabrik bagian boiler. (Penguapan)
Terkadang dia mengajar jadi dosen.
Dia tak bisa mendaki lagi,
namun dia masih bisa diajak bicara
mengenai pengalaman mendakinya.
Di tahun 1924,
pendaki Inggris terkenal George Mallory
berusaha mendaki puncak Qomolangma.
Pada akhirnya, titik yang dia capai
jauhnya 800 kaki dari puncak.
Tahun 1960, Tim Pendakian Cina mendakinya.
Saat seluruh dunia memandang itu tak menguntungkan,
jarak akhir kami dari puncak adalah
nol.
Tn. Fang,
mengapa orang mendaki gunung?
Manusia ditakdirkan berjalan menuju masa depan.
Kedalaman laut,
ketinggian gunung Himalaya, bahkan luar angkasa.
Melalui penjelajahan tanpa akhir ke dunia tak dikenal,
kita berbaris bergerak menuju masa depan. Ketika gunung berada di kedalaman laut,
itu hasil langsung kekuatan besar geologi.
Aku mengumpulkan fosil ini dari puncaknya.
Profesor, saya telah baca beberapa literatur asing...
mengapa beberapa pendaki Barat
tak mau mengakui bila kalian sudah mencapai puncak Everest?
Apa orang Cina memang berhasil mencapai puncak?
Capailah puncak.
Agar dunia tahu kekuatan Cina.
Sejak hari itu,
Fang Wuzhou tak pernah masuk ke kelas lagi.
Dia tak lagi
muncul di perpustakaan,
bahkan di "negeri tanpa manusia" kami lagi.
Dia tak pergi kemana-mana lagi.
Kampus telah memutuskan.
Aku telah terpilih belajar ke luar negeri.
Aku takutnya tak bisa kembali selama beberapa tahun ini.
Kapan kau berangkatnya?
Besok.
Bagus kalau begitu.
Meteorologi di Uni Soviet peringkat no. 1.
Pada pendakian puncak kami tahun itu,
cuaca tak mendukung kami.
Saat kau sampai di sana,
jagalah dirimu.
Fang Wuzhou,
kau menyembunyikan diri di ruang boiler seharian,
tapi apakah ini semacam pelarian?
Tempo hari di pabrik itu,
kau berniat mau mengatakan apa sebenarnya?
Pendakian gunung bagiku
adalah surga.
Tapi bagi orang lain,
bagaikan neraka.
Lantas kenapa?
Bila ada cara agar bisa menarikmu keluar,
akan kulakukan apa saja.
Apa sih maumu?
Tak usah bohong lagi!
Pahlawan palsu!
Kembali!
Siapa itu?
Keluar!
Keluar kalau kalian berani!
Apa susahnya bicara baik-baik?
Dasar pengecut!
Kalian semua pengecut!
"Wuzhou,
setelah aku tiba di Moskow,
aku menyadari gunung yang kau coba daki
itu berada diantara kita."
TAHUN 1973
Negara memutuskan untuk mengumpulkan kembali Tim Pendaki Nasional
untuk mendaki lagi Gunung Everest,
melakukan studi ilmiah di area tersebut,
dan melakukan pengukuran ketinggian baru.
Prestasi ini
akan menginspirasi 800 juta rakyat Cina.
"Rekan Fang Wuzhou, Tim Pendakian Nasional akan dikumpulkan lagi.
Setelah menerima pemberitahuan ini,
mohon melapor ke Tim
sebelum tanggal 13 Maret, jam 10 pagi."
"Sebelum tanggal 13 Maret, jam 10 pagi."
Halo,
boleh saya tanya apakah Fang Wuzhou... / Dia sudah pergi.
Kemana?
broth3rmax
Saudaraku!
Hai tuan, boleh saya numpang?
Mobil saya mogok.
Anda mau kemana?
Anda kerja dimana? / Kapten!
Pelatih Jiebu!
Kau mau apa?
Kapten, namaku Li Guoliang.
Aku fotografer berita berlatar belakang pendakian gunung.
Sesuai instruksi atasanku, aku kemari untuk lapor padamu.
Seorang fotografer berpengalaman pendakian.
Ayo jalan.
Kapten Fang.
Zhaxi, temui rekan-rekan kita dari Komite Olahraga.
Baik.
Ayo.
Mudan, uruslah rekan-rekan kita dari Agen Pemetaan dan Biro Olahraga.
Ya.
Komite Olehraga Negara, kemari.
Selamat datang!
Halo.
Mari, lewat sini.
Ikuti dia.
Rekan-rekan Agen Pemetaan?
Ya disini.
Aku akan periksa.
Kenapa kau sendirian? Apa terpisah dari grup?
Tidak.
Aku adalah mentari setelah hujan.
Namaku Yang Guang. (bahasa Cina: Mentari) / Yang Guang?
Bila kau tak buru-buru, semua ranjang sudah diambil.
Ayo. / Siapa namamu?
Aku?
Halo, namaku Lin Jie.
Li Guoliang. / Namaku Yang Guang.
Kami kemari
untuk mengukur ketinggian Everest.
Kau?
Di tahun 1960,
momen pendakian puncak tidak terekam karena kameranya hilang.
Kali ini mereka memilihku untuk tugas itu...
suatu kehormatan bagiku.
Seperti yang dikatakan Mallory, "karena disanalah tempatnya".
Meski raja pendaki sekalipun
mati di Gunung Everest.
Apa kau tak takut?
Jika aku bisa pergi seperti Mallory, mati dalam perjalanan menuju puncak,
itu sepadan.
Semangat tim! Semangat tim!
Kalian pasti bisa!
Semangat tim! Kalian pasti bisa!
Semangat tim!
Ayo!
Semangat tim!
Berjuanglah!
Siapa yang mengijinkamu masuk ruanganku?
Aku kemari mau bersih-bersih. Tentu saja aku harus masuk.
Kau mau bersih-bersih, bukan pegang-pegang peralatanku.
Aku ingin belajar fotografi.
Bisa kau ajari aku?
Ya, tentu aku bisa ajari.
Tapi kau tak perlu menyelinap begitu kalau kau mau belajar foto.
Atau kau sebaiknya pergi.
Dan nanti akan aku ajari kalau ada waktu luang.
"Guba". / Apa artinya?
Apa itu "Guba"?
Guba ya guba.
Guba.
Guba.
Li Guoliang. / Zhaxi,
"guba" itu artinya apa?
Itu bahasa Tibet artinya "bodoh".
Mereka berusaha dengan gigih dan bersama menuju gunung utama...
Kapten, kami telah kembali.
Menara pengawas sedang mengamati pergerakan para "pahlawan"...
Panglima tertinggi pendaki kita
Marshall He Long mengatakan:
"Kita harus meninggalkan jejak kaki orang Cina di Everest".
Jangan mempermalukan negara kita.
Kita bertiga, mari minum! / ... amat disayangkan
kami tak mengabadikan momen para pahlawan di puncak...
Kapten Fang, ini untukmu.
Terima kasih
karena telah menyelamatkan nyawaku.
Bersulang.
Satu lagi.
Kapten Fang,
ini untukmu lagi.
Untukmu.
Aku membencimu.
Saudaraku...
ada sesuatu yang selalu ingin kutanyakan padamu.
Tanya apa?
Saat kita di atas gunung, apakah kau...
apa kau ingin melempar kamera itu agar tetap selamat,
atau mati demi melindungi kamera agar punya bukti?
Aku rela mati sebelum aku menjatuhkan kamera itu.
Lalu kenapa kau...
kenapa kau lempar kamera itu demi aku?
Songlin,
apakah kau...
ingin aku mati demi menyelamatkan kamera?
Apa kau memilih untuk membunuhku?
Andai ada kesempatan kedua.
aku rela mati demi menjaga kamera
dan menyelesaikan misi itu... menyimpan bukti itu.
Lalu aku akan mencarimu di kehidupan selanjutnya
dan berdiri di sampingmu.
Aku sudah berada di kamp ini selama 13 tahun.
Tiap kali aku memandang ke atas, aku melihat gunung yang kita daki.
Apa kau tahu bagaimana aku menghabiskan waktu bertahun-tahun ini?
Yang sangat penting itu, mengawasi "bendera awan",
pola tersembunyi di palung rendah Selatan. 3 hari sebelumnya, mulai pengamatan,
tekanan tinggi, datang dengan cuaca yang bagus.
Di langit Barat-laut, awan tipis,
sekarang sudah tiba, palung rendah Selatan. Tunggu 5 hari, kesempatanmu akan tiba,
kemungkinan ketinggian, untuk mencapai puncak.
Apa kau tahu itu?
Itulah pola cuaca di seluruh wilayah Everest.
Aku mencatat dan mengingatnya selama bertahun-tahun ini.
Waktu itu pola kebalikannya.
Andai aku punya kesempatan kedua...
yah... aku tak punya kesempatan kedua.
Kenapa banyak "andai"?
Ini omong kosong! Kali ini,
kita pasti berhasil menuju puncak gunung itu!
Kali ini,
aku tak peduli cara kalian melakukannya.
Jangan sampai ada satu kesalahanpun.
Kita tetap ikuti sesuai instruksiku.
Kapten Fang, kalau misi ini gagal,
kaulah orang yang harus menjelaskan pada almarhum kapten kita.
Kak, tunggu. Songlin!
Kalian semua tahu
siapa kami.
Tapi siapa kalian? Maaf, aku tak tahu.
Tapi aku yakin
setelah kalian berhasil mencapai puncak,
setiap orang Cina,
seluruh dunia akan tahu siapa diri kalian.
Apa kalian merasa percaya diri? / Ya, pak!
Bagus.
Mengapa kita memanjat gunung?
Kita adalah tim pendaki.
Tolong seriuslah.
Karena aku ingin jadi...
pendaki seperti Kapten Fang!
Kau ingin mengatakan sesuatu?
Beri dia tepuk tangan!
Baik,
mari kita lihat geografi gunung.
Disini,
setelah kita melalui pelatihan, akan ditempatkan di Base Camp disini,
ketinggian 5120 meter.
Setelah jalan kaki 8,2 km menuju Barat-laut,
kita akan sampai di punggungan es. ketika kita melewati punggungan es ini,
jangan meninggalkan jalur,
karena ada banyak celah tertutupi salju.
Ke atas selanjutnya adalah kemiringan salju di Lembah antara 2 gunung Utara.
Sebelum kita tiba disini, kita akan memakai lapisan bergerigi di sepatu.
Poncak dari lereng setinggi 7028 meter,
kemiringan lereng maksimum lebih dari 70 derajat.
Seksi ini adalah zona paling berbahaya dari longsoran salju.
Semua anggota kru tak boleh teriak keras-keras.
Bergerak ke arah depan adalah yang dikenal dengan Celah Angin.
Angin paling kencang disini bisa melempar kalian berkilo-klio meter dari jalur.
Disini adalah Tangga Kedua Es yang licin dan curam.
Di bulam Mei 1960, Kapten kami,
Rekan Fang Wuzhou,
berjongkok di dasar Tangga
dan memakai tubuhnya sendiri sebagai tangga.
Begitulah cara kami memanjat Tangga Kedua.
Disinilah juga saat Qu kakinya meradang karena dingin.
Dia... kehilangan separoh kakinya.
Kapten Fang, apa ada waktu yang pas menuju puncak?
Pasti.
Sebelum dan sesudah Mei tiap tahun,
waktu-pas yang ideal akan tiba.
Karena cuaca selalu berubah,
rentang waktunya bisa pendek atau panjang.
Itu sebabnya saat rentang waktu itu tiba,
kita harus segera mencapai puncak. Bila rentang waktu itu lewat...
semua akan sia-sia.
Bangun!
Cepat cepat cepat.
1 menit!
Pak!
Grup pertama keluar. Grup kedua selanjutnya.
Grup pertama hadap kanan.
Li Guoliang, menepi.
Lari grak!
10 detik lebih singkat, tapi katamu 1 menit.
Berhenti!
Hadap kiri!
Zhaxi, menepi. / Ya, pak!
Li Guoliang, masuk.
Bersiap.
Mulai waktunya.
Li Guoliang, bangun!
Li Guoliang, kau sebelumnya 10 detik lebih singkat,
jadi kali ini tambahkan 10 detik.
10
9
8
Guoliang.
Li Guoliang, persiapkan dirimu dan masuk lagi bersama grup ketiga.
Songlin, rasanya sudah cukup.
Dia bisa terluka.
Dia baik-baik saja, bisa lanjut.
Beri mereka waktu untuk penyesuaian.
Kita tak menemui standard secepat itu di Uni Soviet.
Buru-buru itu percuma. / Akan kujelaskan lagi.
Songlin...
Tahan napas kalian selama 1 menit.
6 rintangan dalam 2 menit.
Total waktu semua 3 menit.
Semuanya, harus sesuai standard.
Jika kalian tak bisa,
boleh kembali ke posisi sebelumnya.
Ada yang keberatan, katakan sekarang. Akan segera kuantarkan pulang pakai mobil.
Jelas?
Apa sudah jelas? / Ya, pak!
3 menit itu mustahil.
Ya benar.
Tadi kau bilang apa? / Pak,
tak ada yang bisa latihan ini dalam 3 menit.
Mulai!
Semangat!
50 detik.
1 menit 50 detik.
Kapten Fang, waktu habis.
2 menit 20 detik.
2 menit 30 detik.
Dia berhasil!
Bagus!
Aku...
hari ini aku yang salah.
Aku banyak menimbulkan masalah terhadapmu.
Tapi aku tak akan ulangi lagi.
Apa kau masih ingin belajar fotografi?
Aku bisa ajari.
Karena aku tak bisa memenuhi persyaratan dari pelatih,
kalau kau belajar cara ambil foto,
kau bisa menggantikanku dalam pendakian ini.
Di Tibet, gunung, laut dan darat
semuanya ibu kami.
[Tibet] "Ibu selalu memberkati kita."
Ibu selalu memberkati kita
Ibu akan selalu memaklumi kita.
Kita selalu dalam pelukannya.
Kita tak akan melupakannya.
Sebentar lagi kita akan berangkat ke Lhakpa Ri. Kalian berdua,
persiapkan diri menerima perintah!
Pelatih Qu,
mengapa kau memilihku?
Di tahun 1960, kami mencapai puncak.
Tapi hanya karena kehilangan kamera,
kami membawa malu pada seluruh rakyat Cina.
Sekarang kita memulai awal lagi,
kamera adalah benda paling penting. Kaulah orang yang membawanya.
Apa kau mau menghilangkannya lagi?
Dan membawa malu pada Cina selama 10 tahun ke depan?
Kau tak ada masalah,
cukup mahir hal apapun. Tapi kau disini bukan untuk menghibur gadis!
Aku tak memilihmu.
Aku menghargaimu gabung tim.
LHAKPA RI KETINGGIAN 7018 M, DPL
Lhakpa Ri, ketinggiannya 7018 meter.
Secara geografis mirip dengan Everest
semua yang dibawah 7000 meter.
Itu sebabnya para pendaki
menyesuaikan diri di Lhakpa Ri.
Jika kita beruntung, mungkin bisa melihat Everest dari puncak.
Banyak sekali celah jurang disini.
Kalau kalian tak mau mati,
ikuti langkahku.
Kita sampai. / Sudah sampai!
Mana Everest-nya? / Kabutnya terlalu tebal jadi tak kelihatan.
Kurasa kita akan bisa melihatnya.
Lihat! / Itu gunungnya!
Qomolangma!
Ada di sana rupanya.
Qomolangma!
Latihan pendakian kita selesai.
Kita harus kembali sesuai jalan berangkat.
Waspada terhadap celah jurang.
Siap, Kapten!
Longsoran salju! Lari!
Itu bukan longsoran salju!
Hentikan mereka!
Raih ini! / Ya, pak!
Tak usah lari!
Li Guoliang, sini kubantu!
Diam. Jangan kesini!
Kapten bilang tadi bukan longsoran salju. Kenapa kalian panik?
Sudah kusuruh kau diam tadi!
Aku masih bernapas kok.
Semua tak apa-apa?
Kenapa? / Kakiku!
Kakiku!
Yuanchao Wang, Pernafasan 28, denyut jantung 85.
Tekanan darah 140-80.
Gerakkan kaki kananmu. Gerakkan lagi.
Apa sakit?
Patah tulang, balut dia.
Segera bawa dia ke Rumah Sakit Militer Lhasa. / Baik. / Yang Guang.
Apanya yang sakit? / Sama kayak dia.
Santai.
Tenang.
Bagaimana?
Tenang.
Santai.
Bangun dan cobalah jalan.
Aku boleh jalan?
Ya, bangun dan jalan.
Memar radang lutut, luka tambahan pada sendi.
Kantung es.
Aspirin 3 kali sehari. 650mg per minum.
Penghilang nyeri anti-radang,
4 kali sehari.
Sakitnya kayaknya sudah hilang.
Kau akan pulih dalam seminggu. / Terima kasih, Dokter Zhao.
Kapten Fang,
misi timmu adalah mendaki Gunung Everest,
bukannya berakhir disini, terbaring di ranjang.
3 MARET 1975
Seperti yang disetujui Sidang Dewan,
Pendakian puncak Qomolangma
dan Ekspedisi Gabungan Ilmuwan
secara resmi dimulai sekarang!
Aku telah menunjuk, untuk ekspedisi ini, komandan tertinggi.
Rekan Qu Songlin, wakil komandan.
Fang Wuzhou, Kapten Tim Pendakian.
Jiebu, ketua Tim Support.
instagram @broth3rmax
BASE CAMP EVEREST, KETINGGIAN 5120M | SUHU -1,7แต C KEC. ANGIN 4,3M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 12,78%
Semuanya, harap periksa lagi perlengkapan kalian.
Pastikan sudah lengkap.
Sedang apa, Lin Jie? / Yang Guang,
ini yang pernah kuceritakan... tiang suar.
Tinggi semuanya 3 meter.
Kayaknya ini berat. Kau yang membawanya?
Ya. Misiku
memasang ini di puncak.
Yang Guang,
kau percaya?
Pengukuran kita kali ini
akan menulis ulang sejarah. / Kenapa bisa begitu?
Di luar Cina,
mereka memberi nama puncak pakai nama belakang orang Inggris... Everest,
karena sampai sekarang, ketinggian resmi
diukur oleh orang Inggris. Setelah tahun 1949,
kita secara resmi memberi nama puncak tertinggi pegunungan Himalaya itu
"Qomolangma". Dalam bahasa Tibet,
artinya Dewi Bumi.
Jadi kali ini, kita harus mengukur keakuratan ketinggiannya.
Pengukuran resmi Cina. / Ya.
Pengukuran resmi Cina.
1, 2, 3, 4...
Guru,
mohon doakan
kami agar berhasil menuju puncak.
Gunung Qomolangma adalah gunung suci.
Kalian tak boleh naik ke sana.
Tapi sebelumnya banyak orang yang sudah mendakinya.
Itu wujud pengampunan dewi.
Namun Dia bisa juga jadi kejam.
Qomolangma adalah dewi kami.
Syal hada-nya bagaikan uap masakan...
Dia bermaksud mengatakan
syal-hadanya dewi adalah "bendera awan" Qomonglangma.
Bendera awan...
bendera awan adalah penunjuk ketinggian angin paling tinggi di dunia.
Dia bahkan bilang sang dewi terkadang menari. / Ya betul.
Ini memang yang diteliti oleh jurusan meteorologi kami.
Ketika sang dewi merubah gerakan tarinya, apa itu...
menunjukkan perbedaan kondisi cuaca?
Apa kau tahu Gunung Verkhoyansk?
Katanya tempat paling dingin di bumi.
Temperatur paling rendah bisa mencapai -70 Celcius.
Sebelum berakhir musim dingin,
kami pergi ke sana dalam sebuah ekspedisi.
Aku terkena demam.
Selama 5 hari,
aku tak sadarkan diri.
Saat itu
aku terbangun,
guruku dan rekan kelas terus menanyaiku,
siapa Fang Wuzhou?
Mereka bilang
saat aku sedang koma,
aku terus memanggil namamu.
Ying,
banyak yang ingin kukatakan padamu.
Tapi aku tak tahu cara mengatakannya.
Aku ingin menunggu sampai misi ini selesai...
Terima kasih untuk segalanya.
Semoga hari-hari kita kelak nanti,
kita akan bekerja sama dengan lancar.
Kapten Fang,
Xu Ying, Kepala Tim Meteorolgi, melapor padamu.
Tugasku adalah
menyediakan data meteorologi
dan membantu tim pendakian untuk mencapai puncak.
Sekian.
Ying...
Aku punya catatan
keluarga semua orang.
Ada apa memangnya?
Apa aku ada masalah?
Ayahmu meninggal karena Sindrom Marfan. (kelainan mata)
Ini penyakit keturunan.
Tapi aku tak mengidap itu.
Semua catatan kesehatanku bisa buktikan itu.
Aku ingin sarankan, jangan mendaki.
Dokter lain bilang aku sehat-sehat saja.
Mengapa saat aku datang padamu, aku tak sehat?
Aku mengerti perasaanmu.
Meski peluang penyakitnya kecil
tapi bagiku itu 100%.
Aku paham.
Ayahku menyesal membawaku ke dunia ini.
Dia khawatir akan mewariskan penyakit itu padaku.
Aku hanya ingin katakan padanya:
"ayah,
aku baik-baik saja. Tak ada yang perlu ayah sesali."
Qomolangma adalah tempat terdekat ke langit.
Kuharap dia bisa melihatku di puncak,
dan bangga padaku.
Rekan-rekan sekalian, kita berasal dari tempat yang berbeda-beda,
dari jalan hidup yang berbeda-beda.
Kita harus membawa semangat kegigihan,
dan keberanian dalam menghadapi maut.
Kita harus berhasil dan menancapkan Bendera Negara
di puncak Qomolangma!
Kita mungkin gagal. Mungkin akan menghadapi longsoran salju,
ataupun badai besar.
Tapi kita akan berusaha keras
untuk mencapai puncak.
Tim Support, mendaki ketinggian 6300 meter lebih duu,
dan memasang tangga antar celah jurang.
1, 2, 3...
1, 2, 3...
1, 2... lepas!
MENARA ES, KETINGGIAN 5800M | SUHU -6แต C KEC. ANGIN 7,1M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 10,85%
Base Camp. / Base Camp, silahkan.
Kami sudah mencapai punggungan es.
Kami perkirakan sampai Base Camp Depan (ABC) pada pukul 17.
Bagus.
Cuaca sesuai dengan ramalan cuaca.
Dimengerti.
Base Camp.
Base Camp, silahkan.
Kami sudah melewati celah jurang.
Bagaimana kondisimu?
Semua baik-baik saja disini.
Jiebu.
Base Camp, Kapten Fang,
kami sudah sampai di Lembah dinding es Utara.
Kami perkirakan sampai puncak Lembah Utara jam 16.
Hebat!
Lebih cepat 1 jam dari perkiraan.
Bagus.
Mari sini.
BASE CAMP DEPAN, KETINGGIAN 6500M | SUHU -14แต C KEC. ANGIN 9,3M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 11,35%
Liu Bin.
Base Camp,
Tim Pendaki berangkat menuju Kamp Lembah Utara.
Kami perkirakan tiba pukul 15.
Para meteorogis akan tetap di Base Camp Depan
sesuai rencana. / Base Camp, diterima.
Dimengerti. / Tim Support siap di Kamp Lembah Utara.
Semua sudah siap.
Kami akan disini menunggumu.
Tim Pendaki, dimengerti.
Berangkat! / Ya, pak!
BEIBEI, KETINGGIAN 6700M | SUHU -20แต C KEC. ANGIN 18M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 9,75%
Markas, disini Xu Ying dari Tim Meteorologi.
Cuaca nampaknya berbeda dari ramalan.
Pengamatan kami menunjukkan
angin akan jauh lebih kencang.
Tim Pendaki harus diperingatkan.
AREA CAMP UTARA, KETINGGIAN 7028M | SUHU -18แต C KEC. ANGIN 10,4M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 9,75%
Sini berikan. / Jangan cemaskan aku!
Aku butuh 2 orang membawa dia ke tenda
dan memberinya air panas.
DAFENGKOU, KETINGGIAN 7500M | SUHU 25แต C KEC. ANGIN 28,2M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 9,75%
Tekanan udara. / 420.
Ambilkan radionya.
Markas, kau dengar?
Kami dengar, silahkan.
Aku sudah cek data angin atas.
Menunjukkan
sistem cuaca sedang meningkat,
yang berarti
jarak waktu yang kita perkirakan
sudah lewat.
Juga, Tim Pendaki sebentar lagi mungkin akan menghadapi
badai level diatas 10.
Itu terlalu jauh menyimpang. Bagaimana dengan ramalan cuacamu?
Kami sedang memonitor perubahan cuaca
dan memperbarui ramalan cuaca. Mohon batalkan pendakian ke puncak segera.
Kami tak punya hak membatalkan misi ini.
Mereka mengutus kami ke ekspedisi ini
untuk memastikan keselamatan para pendaki.
Aku juga sudah melihat datanya.
Saat kami sudah berhasil melewati Celah Angin,
semua harusnya tak ada masalah.
Tim Pendaki, lanjutkan sesuai rencana. Terus maju ke depan.
Dimengerti.
Fang Wuzhou,
jangan gegabah!
Tim Pendaki akan lanjut sesuai perintah.
Jika cuaca seburuk yang kau katakan,
kami akan segera mundur.
Direktur, angin di Kamp Pendaki mendekati level 10.
KAMP PENDAKI, KETINGGIAN 8300M | SUHU -30แต C KEC. ANGIN 29,2M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 5,67%
Kita hilang kontak dengan Tim Pendaki.
Siapkan tenda! Jaga diri kalian tetap hangat!
Ya, pak!
Dokter Zhao, ada yang muntah.
Tolong periksalah dia. / Ya sebentar.
Dokter Zhao,
Dokter Zhao...
Maaf.
Dokter Zhao...
Tiarap!
Lin Jie!
Ikat jadikan satu tangga-tangganya! / Ya Kapten!
Kaitkan! / Ya pak!
Pegangan pada tangga!
Li Guoliang, lemparkan kemari talinya!
Ya pak.
Kapten!
Yang Guang. / Aku tak apa-apa.
Yang Guang!
Kapten Fang.
Mohon jawab.
Tim Pendaki, Kapten Fang,
mohon jawab.
Cepat! Kita hampir sampai.
Tim Pendaki, Kapten Fang,
mohon jawab. / Kapten,
Kapten. Dari Base Camp.
Tim Pendaki, Kapten Fang,
jika kalian dengar ini, mohon jawab. / Base Camp,
Base Camp, kami tertimpa badai. Yang Guang cedera.
Kami mundur darurat.
Apa...
apa Xu Ying...
juga bersamamu? / Tidak.
Tim Meteorologi kemungkinan di belakang sedang mundur.
Kami sudah berusaha menghubungi mereka, namun hilang kontak.
Kapan terakhir kau bicara sama dia?
Dia bilang timnya sedang mundur dari Base Camp Depan.
Xu Ying!
Xu Ying!
Tunggu.
Xu Ying!
Xu Ying! / Wuzhou!
Wuzhou! / Xu Ying!
Fang Wuzhou!
Fang Wuzhou! / Xu Ying!
Jangan bergerak!
Tolong tarik dia!
Tolong tarik dia!
Wuzhou! / Direktur...
Wuzhou!
Hati-hati, Wuzhou!
Wuzhou!
Aku akan kehilangan kaki kananku, iya 'kan?
Aku nanti tak bisa lagi berlari,
tapi aku masih bisa berharap.
Aku tak akan menyerah.
Aku akan kembali mendaki.
Aku sudah berjanji pada diriku...
akan kukatakan padanya bila sudah sampai di puncak:
"ayah
aku berhasil."
Kapten,
dengan ini aku meminta
untuk dijadikan kapten kedua pendakian ke puncak.
Aku tak setuju.
Kapten, kau cedera.
"Rentang waktu" terakhir untuk tahun ini hampir tiba.
Jika kita tak pergi sekarang,
pengorbanan kita akan sia-sia.
Kau kurang berpengalaman. Ada banyak kemungkinan darurat yang tak sanggup kau atasi.
Kau tak siap memimpin tim ini.
kau telah mengajari kami semua yang kami butuhkan.
Inilah rencana kita:
7 Mei, jam 6 pagi, semua anggota
meninggalkan Base Camp
dan sampai di base Camp Depan sebelum gelap.
Pada 8 Mei, kita perkirakan berangkat jam 4:30 pagi.
Setelah kita sampai Kamp Lembah Utara,
kita istirahat sebentar, lalu langsung berangkat ke Kamp Pendaki.
Kita akan usahakan perjalanan 2 hari
menjadi 18 jam.
Tapi di malam hari, kita bisa istirahat penuh, dan bersiap untuk pendakian hari selanjutnya.
Pelatih Jiebu akan memberi dukungan cukup.
Sebelum sampai Tangga Kedua, aku akan pimpin satu grup 8 orang
untuk menjelajah jalanan di depan. Hanya ketika dipastikan aman saja,
akan kusuruh seluruh tim melakukan pendakian.
Apa kau pernah di ketinggian 8300 meter? Apa kau tahu beberapa ratus meter terakhir yang paling mematikan?
Apa kau pernah tertimpa longsoran salju?
Lajunya lebih dari 100km/jam,
dan bisa terus berlangsung selama bermenit-menit.
Pada saat itu, hidup dan mati cuma hitungan detik.
Namun ramalan cuaca kita cuma bisa
memprediksi lebih lambat 4 jam.
Kapten,
saat kau mencapai puncak, kapten lama terluka,
dan kaulah yang mengambil alih serta memimpin tim menyelesaikan misi itu.
Bukankah sama halnya seperti hari ini?
Tadi malam, beberapa anggota muda partai
menulis surat resolusi.
Kapten,
jika kita tetap hidup dibawah sayapmu, tanpa melihat kesulitan sesungguhnya
atau rintangan yang datang,
bagaimana bisa kami terus membawa obor saat kau tak ada?
Selalu saja generasimu
yang memikul nasib negara ini.
Kapan giliran kami?
Aku sepenuhnya tak setuju.
Tak mungkin rencana itu bisa berhasil. / Aku adalah wakil komandan.
Pertahankan kamera itu,
bidikkan 360 derajat foto-foto dari puncak,
dan buktikan pada dunia bila Cina bisa mencapai puncaknya sendiri lagi.
Mulai sekarang,
Kapten Li Guoliang,
kau adalah mata dunia.
Aku akan selesaikan misi ini.
BEIBEI, KETINGGIAN 6800M | SUHU -17แต C KEC. ANGIN 10,3M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 9,75%
DAFENG, KETINGGIAN 7500M | SUHU -25แต C KEC. ANGIN 28,2M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 9,35%
Li Guoliang pada Base Camp.
Base Camp menerima, silahkan.
Base Camp,
Tim Pendaki berjalan lancar.
Kami sudah sampai Celah Angin. Diperkirakan sampai Tangga Kedua
3 jam lagi. / Bagus, Kapten.
Base Camp kirim salam.
Pasukan teruskan bergerak maju
dan sampai ke Tangga Kedua secepatnya.
Kapten Li, kami mendeteksi adanya pergeseran arus angin.
Angin kencang mungkin sebentar lagi muncul di Celah Angin.
Ekstra berhati-hatilah saat mendaki Tangga Kedua.
Dimengerti, Direktur Xu.
Kapten Li Guoliang, disini Fang Wuzhou.
Kusarankan kau diam di situ istirahat 30 menit,
hindari angin kencang,
dan berangkat lagi bila tenagamu pulih.
Dimengerti, Kapten. / Kapten Li Guoliang,
disini Qu Songlin. Sebelum angin itu datang,
kusarankan kau bawa tim naik ke Tangga Kedua
secepatnya.
Songlin, kita jangan tergesa-gesa.
Kapten Li Guoliang, ikuti saja perintahku.
Nyawa orang-orang itu dipertaruhkan!
Kita maju! / Ya Kapten!
TANGGA KEDUA, KETINGGIAN 8680M | SUHU -33แต C KEC. ANGIN 27,8M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 5,35%
Radio!
Li Guoliang, pada Base.
Li Guoliang, pada Base.
Base Camp disini, silahkan.
Kapten Li, ada apa? / Kami berada di Tangga Kedua.
Kurasa kami sudah menghindari angin itu.
Dan kami akan memasang tangga naik ke puncak.
Mereka akan memasang tangga.
Kapten Li,
Tanah Air amat menunggu kabar baik darimu.
Baik, Base Camp!
Maju ke depan!
Ayo berangkat!
Ayo ke puncak!
Awas!
Kaitkan!
Sekarang!
Kapten!
Guoliang tak apa-apakah?
Tarik naik dia!
Kapten, bangunlah!
Li Guoliang!
Li Guoliang, bangunlah!
Tarik terus! Jangan sampai turun!
Aku tak bisa menahannya lagi.
Li Guoliang!
Kapten, ulurkan tanganmu.
Ulurkan tanganmu sekarang!
Aku tak bisa menahannya lagi.
Teruslah naik!
Jangan!
Kapten.
Ternyata aku keliru.
Semuanya salah.
Saudaraku.
Semuanya, berhenti.
Keputusan sudah dibuat. Kami membatalkan pendakian puncak tahun ini.
Semua orang akan meninggalkan Base Camp.
Ramalan cuaca menunjukkan
"rentang waktu" kita sudah lewat.
Ada badai yang datang.
Bersiaplah pergi.
Teman-teman, bisa tinggalkan kami sebentar?
Wuzhou...
"Disanalah tempatnya".
Aku sudah menunggu 15 tahun.
Wuzhou...
Biarkan aku sebentar.
Bagaimanapun juga,
aku percaya padamu.
Kelak kau pasti bisa mencapai puncak lagi
dan membuat Cina bangga sekali lagi.
Ke puncak lagi... memang gampang diucapkan.
Jika aku jadi dirimu,
aku akan menyiapkan diri
untuk "rentang waktu" berikutnya.
Kau bilang apa barusan?
Tadi kau bilang apa?
"Rentang waktu" berikutnya?
"Rentang waktu" berikutnya apaan? / Kapten Fang,
kami telah mengamati selama 4 hari berturut-turut, selama 96 jam.
Dan analisa kami menunjukkan, bila tekanan udara antara ketinggian 6000-9000 meter
menurun dengan cepat.
Setelah badai, sekitar 3 hari,
cuaca akan jauh lebih baik.
Lalu? / Lalu,
kita mungkin
punya "rentang waktu" singkat.
Ini baru pacarku!
Tapi kita sudah umumkan kalau misi ini dibatalkan.
Jika kita katakan ada "rentang waktu" lain
dan memaksa tinggal, kita akan memikul tanggung jawab penuh.
Aku tahu kau bisa mengatasi tekanan ini.
Sudah selama 15 tahun.
Ying,
tak ada yang memperlakukan aku sepertimu.
tak ada yang secantik dirimu.
Kuharap kau benar. Tapi bagaimana kalau keliru?
Badan Pusat Meteorologi sudah mengatakan "rentang waktu" itu sudah lewat.
Jika kita memaksa terus maju ke depan,
kita akan mempertaruhkan banyak nyawa. Kau mengerti?
Aku sepenuhnya setuju bila keselamatan para pendaki harus dijamin.
Tapi tolong baca baik-baik laporanku.
Kami sudah memonitor kecepatan angin diatas 8000 meter
selama 75 hari terus menerus.
Jadi tak ada yang lebih tahu dari kami.
Aku lahir di gunung ini,
dan tinggal disini puluhan tahun.
Bukankah harusnya pendapatku lebih berharga?
Dengan cuaca seperti ini, bagaimana mungkin kita mendapat "rentang waktu" bagus nanti?
Kukasih tahu ya,
cuaca bagus di Qomolangma bagai gadis baru menikah naik kuda...
saat kuda itu ditunggangi pergi, gadis itu akan pergi selamanya.
Data dari Base Camp
dan pola sirkulasi udara atas keduanya menunjukkan akan ada "rentang waktu" lain.
Lihat saja laporanku.
Dalam waktu tak lama lagi, akan ada angin barat yang datang.
Kita harus mendaki melawan arusnya,
dan mendaki ke puncak saat angin itu pergi,
jadi kita mendapat cuaca bagus ketika tekanan tinggi punggung bukit disini.
Dengan kata lain, sekitar 3 hari,
kesempatan terbaik kita mencapai puncak akan tiba.
Rekan Xu Ying, bisa lebih spesifik lagi?
3 hari dari sekarang?
Tepatnya jam berapa?
Aku tak bisa pastikan.
Bukan dari Base Camp.
Tapi makin dekat kita pada Kamp Tim Pendaki, maka makin akurat.
Meteorologi yang mana berpengalaman
mendaki di cuaca ekstrim?
Komandan Ketua. Aku meminta
Tim Meteorologi pergi bersama Tim Pendaki.
Ketika Tim Pendaki mencapai Tangga Kedua,
mereka bisa bersiaga. Setelah kami tahu tak ada masalah mendaki puncak,
kami segera beritahu mereka.
Kami bisa sediakan pada mereka data terbaru real-time... / Tunggu dulu, Rekan Xu Ying.
Andai sebelumnya ini,
kau bisa memberitahuku "rentang waktu" telah hilang itu,
dan meski bersama 10000 orang mendukungku, aku masih akan mencobanya.
Namun sekarang aku telah melihat tanggung jawab itu
lebih berat dibanding gunung ini.
Kurasa kau tahu maksudku.
Apa perdebatannya selesai?
Fang Wuzhou,
katakan sesuatu.
Aku percaya pada Ying
karena aku percaya pada sains.
BEIBEI, KETINGGIAN 6700M | SUHU -20แต C KEC. ANGIN 17M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 9,75%
Berapa ketinggian saat ini? / 6700 meter.
Temperatur? / Minus 20แดผ Celsius.
Kecepatan Angin 17m/detik.
Base Camp, angin Lembah Utara
17m/detik.
Akan meningkat antara 17,2 - 20,7m/detik.
Tim Pendaki harus mencari penahan-angin dan kemah di lereng Lembah Utara.
Seberapa turunnya temperatur?
Turun 7 derajat kurang dari 2 jam.
Base Camp, kau dengar?
Disini Base Camp, silahkan. / Tekanan sangat tidak stabil.
Angin gletser
akan naik diatas level 8 kapan saja.
Tim Pendaki, Tim Pendaki, silahkan masuk.
Kapten, sinyalnya tak stabil.
Tak ada instruksi.
Apa kita tetap lanjut?
Suara itu...
ada yang tak beres ini.
Direktur, mohon masuklah ke tenda.
Batukmu makin parah.
Gawat.
Mundur! Longsoran salju!
Mundur! / Mundur!
Kawan-kawan, lihat!
Wuzhou. Wuzhou. Kau disitu?
Wuzhou. Wuzhou.
Jiebu.
Wuzhou, tolong jawab kalau kau dengar ini!
Talinya!
Wuzhou!
Sekarang!
Sekarang!
Berikan tiang suarnya. / Ya.
Tarik dia! / Ya!
1
2
3
1
2
3
Fang Wuzhou, tolong jawab.
Jiebu. Jiebu, kau dengar?
Zhaxi, Mudan.
Tim Pendaki, ada yang dengar?
Tolong jawab!
Tolong jawab kalau kalian dengar ini!
Fang Wuzhou.
Fang Wuzhou.
Disini. / Kapten!
Cepat!
Kapten!
Cepat!
Kapten! / Keluarkan dia!
1... 2... 3!
1... 2... 3!
Fang Wuzhou.
Fang Wuzhou, tolong jawab.
Kapten!
Bangun, Kapten!
Jiebu.
Xu Ying.
Jiebu.
Kau nangis?
Kenapa kau nangis?
Dimana Fang Wuzhou?
Terjadi sesuatu?
Apa yang terjadi?
Kapten!
Ying.
Ying.
Wu...
Wuzhou,
kau baik-baik saja?
Aku...
tadi beristirahat sebentar.
Wuzhou,
kau harus kembali dengan selamat.
Aku masih menunggu ucapanmu.
Ying.
Tadi aku bermimpi
tentang pabrik itu lagi.
Si Fang Wuzhou itu,
kenapa dia bisa istirahat
pada saat seperti ini...?
Kecepatan angin 34m/detik.
Direktur!
Kau harus kembali sekarang.
Bantu dia masuk. / Tapi aku masih harus...
mengamati tekanannya. / Tak akan ada masalah.
Arah angin, Barat-laut. / Kecepatan angin?
kecepatan angin 21m/detik.
Radionya... masih belum ada jawaban.
Banyak gangguan karena gelombang anginnya.
Berdasarkan data-angka yang kita catat, cuaca masih sangat tak stabil.
Pagi tadi, angin sudah melebihi level 8.
Kita harus menunggu sampai siang untuk pendakian puncak.
Jadi menurutmu,
saat mereka mencapai Tangga Kedua,
mereka akan menghadapi angin paling kencang.
Mereka harus menghindarinya...
agar berpeluang.
Kapten,
kita mendapatkan sinyal.
Base Camp.
Tim Pendaki,
tanpa instruksiku...
Xu Ying, Xu Ying! / ...jangan naik ke sana.
Apa katamu? Aku tak bisa dengar.
Xu Ying, Xu Ying!
Tanpa informasi cuaca,
apa yang mesti kita lakukan?
Terus lanjut.
Tim Meteorolgi pada Tim Pendaki.
Tim Pendaki. Kapten Fang, kau dengar?
Tim Pendaki. / Kita harus naik ke sana.
TANGGA KEDUA, KETINGGIAN 8680M | SUHU -33แต C KEC. ANGIN 28,3M/DETIK | KANDUNGAN OKSIGEN 5,35%
Base Camp. Tim Meteorologi.
Kapten, ada sinyal dari Tim Meteorologi.
Ying, kaukah itu?
Ini aku. / Kenapa aku bisa mendapatkan sinyalmu disini?
Wuzhou...
Ying. / ...kau dimana?
Kami di Tangga Kedua.
Kami mau bersiap memasang tangga
dan mendaki Tangganya. / Jangan.
Tetaplah di tempatmu.
Saat ini... angin sedang kencang-kencangnya.
Kecepatan angin akan naik ke level 10.
Jika kau mendaki puncak,
kalian semua akan terhempas.
Maka jangan. / Dimengerti.
Baik, diterima.
Xu Ying.
Direktur!
Tetaplah diam mulai sekarang.
Waktu untuk ke puncak
tak lama lagi.
Ying, kenapa kau batuk-batuk?
Kapten Fang,
dia susah bernapas.
Dia batuk darah, banyak darah.
Ini gejala paru-paru basah. / Tegakkan duduknya,
beri dia oksigen,
dan beri dia minum air panas yang banyak.
Kita masih belum bisa menghubungi Tim Meteorologi. Mereka tak berada di lokasi asalnya.
Kalian dimana? / Kami...
Kami di Lembah Utara.
Apa? Siapa yang menyuruh kalian naik?
Aku.
Aku yang suruh mereka naik kesini.
Jangan salahkan mereka.
Kalian terancam bahaya. / Wuzhou,
ada yang harus kukatakan padamu.
Baik, mari kita bicara.
Aku sangat senang
bisa disini bersamamu.
"Gunung" diantara kita
telah sirna.
Terima kasih telah menunjukkan padaku.
Sekarang kita bisa ucapkan kata-kata yang tak pernah kita sampaikan sebelumnya.
Misiku sudah selesai.
Sekarang saatnya...
bagimu mewujudkan impianmu.
Wuzhou,
kau pasti bisa.
Aku sangat bangga padamu.
Ying.
Ying.
Aku ingin mengatakan sesuatu.
Aku ingin...
aku ingin menikahimu.
Aku akan menikahimu sekarang.
Tunggulah aku.
Kau harus... kau harus menungguku!
Direktur!
Ying! / Direktur!
Direktur...!
Ying!
Direktur!
Ying!
Ying!
Ying!
Katanya Ying
kita bisa mendaki puncak sekarang.
Ayo!
1... 2...
3!
b
br
bro
brot
broth
broth3
broth3r
broth3rm
broth3rma
broth3rmax
follow IG >>@broth3rmax
Base Camp.
Base Camp.
Disini Base Camp, silahkan.
Katakan sesuatu.
Base Camp.
Beijing,
Tanah Air,
sekarang ini 27 Mei 1975,
Pukul 14:30.
9 anggota
Tim Pendaki Cina
berhasil mencapai puncak.
Bagus sekali!
Bagus sekali!
Selamat dari Base Camp
karena telah berhasil mencapai puncak!
Tancapkan tiang suar segera!
Pasang suar!
Guoliang, apa kau bisa lihat ini?
Target sebentar lagi akan muncul.
Tiap titik posisi,
bersiaplah untuk perpotongan titik. / Posisi titik 28 sudah siap.
Posisi titik 3-timur siap.
Menunggu peluncuran suar.
Terimalah bendera ini
dan kibarkan tinggi-tinggi.
Ya, pak!
Komandan Kepala,
kita sudah selesai melakukan pengukuran
Gunung Qomonglangma.
Pada 23 Juli 1975, Pemerintah Cina mengumumkan pada dunia ketinggian baru Gunung Qomolangma yaitu 8848,13 meter.
JANGAN TURUN GUNUNG DULU... MASIH ADA YANG MAU LEWAT
broth3rmax, 27 Nopember 2019
2019 | BASE CAMP QOMOLANGMA
Tn. Yang.
Terima kasih telah bersedia wawancara dengan kami.
Ada 400 orang lebih pada tim pendakian dan ekspedisi di tahun 1975.
Pada akhirnya, hanya kami ber-9 yang berhasil mencapai puncak.
Tahun itu aku mendapat cedera
dan tak bisa mewujudkan impianku.
Tapi aku berjanji pada diriku dan rekan-rekan timku
bila aku akan kembali dan mendakinya lagi.
Tangga logam yang didirikan oleh Tim Pendaki Cina Pada TANGGA KEDUA pada tahun 1975
membantu lebih dari 1.300 pendaki untuk mencapai puncak Everest dalam 33 tahun.
Dikenal dengan nama TANGGA CINA.
TAHUN 1960
TAHUN 1975
TAHUN 2019
NO RESYNC/RE-UPLOAD/DELETE-CREDIT broth3rmax, 27 Nopember 2019
follow instagram @broth3rmax
BENGKEL ART | melayani : SENI STYROFOAM BRANDING/MURAL DINDING | STYROFOAM-DECORATION | PAINTING
SEKIAN
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.