All language subtitles for Girl Rules (2026) Episode 7

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Seluruh isi drama ini fiktif, hanya untuk hiburan. Mohon menonton dengan bijak]

[Episode Sebelumnya]

Namaku Aerie.

Bambi.

Prim.

Kita sudah berbaikan.

Tidak peduli siapa yang mendekat dengan cara apa pun.

Apa pun yang terjadi, aku akan memilihmu.

Shasha, dengarkan penjelasanku.

Aku harus mencari manajer baru.

Cari saja pelan-pelan.

Pasti bisa ditemukan.

Putus denganmu karena mulutmu ini, 'kan?

Bagaimana aku bisa bertahan dengan pria seburuk itu selama ini?

Mengapa aku tidak tahu

ada orang baik sepertimu yang menungguku?

Apakah kamu memberikan uang pada ayahku?

Ya.

Meskipun kita sudah berbaikan,

bukan berarti kamu bisa memutuskan semuanya untukku.

Baik, tapi bisakah kamu mengedit fotonya?

Sepertinya wajahku sedikit bengkak.

Tidak seharusnya makan terlalu asin kemarin malam.

Wajah bengkak pun sangat imut.

Tidak perlu diedit, Preaw.

Kenapa kamu terus menentangku?

Hanya menikah satu kali.

Aku ingin yang paling cantik.

Jangan khawatir, Kak, aku akan mengurusnya.

Aku akan menjadikan kalian berdua pengantin tercantik.

- Imut. - Sungguh bagus.

Saat kalian menikah nanti,

aku akan membiarkan kalian mengadakan

pesta lanjutan gratis di Blossom.

Kamu berjanji ya.

Baik.

Baik, ayo, pergi ganti baju.

Masih ada beberapa model.

Kenapa kamu mau begitu banyak model?

Cerewet sekali.

Apakah kita akan seperti mereka juga setelah tua, Kak?

Jangan berpikir sejauh itu.

Kita baru mulai pacaran.

Tapi, perasaan tidak dihitung berdasarkan waktu.

Atau

kamu tidak bisa melihat masa depan kita?

Bukan ini maksudku.

Kita baru mulai.

Masih harus saling memahami satu sama lain.

Jangan berencana sejauh itu dulu.

Masih ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam hidup.

Keluarga,

pekerjaan

dan masyarakat.

Aku tahu.

Aku mengerti semuanya.

Tapi, aku tidak peduli dengan itu.

Aku hanya peduli tentang kita berdua.

Aku tidak ingin pacaran sembarangan.

Bukan berpacaran sembarangan.

Pesta pernikahan kita

akan aku buat lebih besar dari Ant, oke?

Sungguh?

Baik.

♪ Peraturan cinta, dilarang jatuh cinta padamu ♪

♪ Aku tahu, tapi aku tidak ingin mendengar ♪

♪ Tapi, aku lebih ingin ♪

♪ Hanya memikirkanmu ♪

♪ Gadis, gadis, gadis ♪

♪ Dilarang mencintaimu ♪

♪ Gadis, gadis, gadis ♪

♪ Gadis, gadis, gadis ♪

♪ Karena aku suka gadis ♪

[Girl Rules]

[Burung dalam Sangkar]

Hei.

Dia pasti bertengkar dengan Prim.

Jadi, begitu sedih di lantai dansa.

Jadi,

ini alasanmu menarikku kemari?

Kamu mau apa?

Pergi membantunya menyeka air mata?

Prim akan meghajarmu.

Bisa menjadi pertarungan ganda.

Kamu gila, ya?

Aku dan Bambi hanya teman.

Lalu, kamu dan Gorya bagaimana?

Dibahas nanti saja.

Aku tidak ingin pusing lagi.

Aku sudah gusar dengan urusan manajer.

Tidak sulit mencari yang baru, 'kan?

Tidak mudah mencari orang yang bisa dipercaya dan kompeten.

Semua orang ingin mendapat keuntungan dariku.

Kamu baik-baik saja, Bambi?

Aku baik-baik saja.

Sangat senang.

Mari, temani aku menari.

Kamu memang sedang menari.

Tapi, sepertinya hatimu tidak ada di sini.

Bagaimana jika lanjut menari di apartemenmu?

Kamu mau apa?

Tidak ingin melakukan apa-apa.

Hanya ingin

bersama orang yang tidak menganggapku sebagai masalah.

Bagaimana?

Jika kamu tidak bersedia, aku akan cari orang lain.

Terima kasih kamu mengizinkanku datang ke rumahmu.

Tidak masalah.

Ada yang menemaniku minum alkohol cukup bagus.

Aku tidak punya teman setelah kembali.

Bukan teman minum dan bersenang-senang.

Bagaimana dengan teman kuliahmu?

Pada dasarnya adalah teman minum dan bersenang-senang.

Bukan orang yang memahami aku.

Satu-satunya orang yang memahami aku,

aku memilih untuk berpacaran dengannya.

Sekarang kami bertengkar, teman dan pacar, semuanya tidak ada.

Kenapa begitu sulit mengubah diri sendiri?

Lalu, kenapa kamu mau mengubah dirimu?

Jika demi memuaskannya, itu tidak akan ada habisnya.

Apakah kamu akan terus berubah sampai dia senang?

Bukankah lebih baik berubah demi kesenangan sendiri?

Pernahkah kamu bertemu seseorang yang membuatmu ingin berubah?

Tidak pernah.

Aku belum siap berubah demi siapa pun.

Mungkin kembali menjadi Bambi yang dulu cukup bagus juga.

Tidak mencintai siapa pun.

Tidak perlu menjaga siapa pun.

Hanya peduli pada kebahagiaan sendiri.

Melakukan apa pun yang diinginkan.

Tidak perlu cemas akan melukai siapa pun.

Kamu yakin?

Mungkin ciuman akan mengubah hubungan kita.

Tidak yakin.

Tapi, aku hanya ingin melupakan hal yang ada di otakku.

Min.

Aku tidak bisa menghubungi Bambi.

Apakah terjadi sesuatu padanya?

Aku akan pergi lapor polisi.

Tenanglah, Prim.

Mungkin dia sedang bersama teman.

Kamu kenal temannya tidak?

Tidak kenal.

Menurutmu, apakah dia masih punya teman lain?

Hanya aku yang bisa bertahan menghadapinya.

Ucapanmu sedikit keterlaluan.

Dia melakukan itu demi kebaikanmu juga.

Jika ada yang meminjamkan uang pada ayahku, aku akan sangat senang.

Aku tahu, aku mengerti semuanya.

Tapi, kamu tahu tidak? Ayahku adalah masalahku.

Kak Prim sedang mencari Kak Bambi?

Iya.

Aku melihatnya di Blossom kemarin malam.

Aku bekerja di sana.

Sungguh?

Dia bersama siapa?

Aku melihatnya bersama Kak Shasha.

Mereka pergi bersama.

Min, kamu punya alamat Shasha?

Tidak punya.

Aku menghubungi Kak Woonsen untuk hal pekerjaan.

Tidak masalah, aku bantu kamu mencarinya.

Eh...

Sepertinya aku tahu

orang yang tahu alamat Shasha.

Siapa?

Gorya.

Terima kasih sudah membantuku.

Sebenarnya, aku tidak ingin membantu.

Tapi, merasa kasihan padamu.

Dia selalu merepotkanmu.

Tapi, itu bukan salahnya.

Aku yang salah, ucapanku terlalu kejam kepadanya.

Kamu sungguh sangat mencintainya.

Jadi, menyalahkan diri seperti ini.

Cepat pergilah.

Selagi aku belum

berubah pikiran karena cemburu.

Bagaimana?

Tidurmu nyenyak kemarin malam?

Ya.

Kepalaku tidak begitu sakit lagi.

Aku buat sarapan untukmu.

Apakah ada yang ingin dimakan?

Trikmu ini...

Membawa wanita tidur di rumah,

lalu membuatkan sarapan.

Jika ingin dia datang lagi,

maka harus menjaganya baik-baik.

Aku turun dulu.

Bambi ada di mana?

Seharusnya dia sedang mandi.

Bolehkah aku masuk dan bicara dengannya?

Terserah.

Shasha, apakah sarapannya sudah siap?

Kalian mengobrol saja.

Aku dan Gorya menunggu di atas.

Apakah kamu bisa?

Jangan cemas.

Mengapa kamu mencari Shasha?

Lalu, kenapa aku tidak boleh mencarinya?

Dia adalah temanku juga.

Mungkin adalah teman terbaikku sekarang.

Aku sangat mencemaskanmu.

Teleponku tidak dijawab juga.

Aku cemas terjadi sesuatu padamu.

Tidak perlu mencemaskanku.

Aku bisa menjaga diri sendiri.

Kelak, aku hanya akan mengurus urusanku sendiri.

Kita jangan bertengkar lagi, oke?

Aku tidak akan mencampuri urusanmu lagi.

Kamu mau apa lagi?

Aku minta maaf soal ayahku.

Aku tahu, ucapanku memang keterlaluan.

Namun, jika kamu tidur dengan Shasha demi membuatku kesal,

menurutku kamu terlalu kejam.

Menurutmu, apakah aku orang seperti itu?

Bambi.

Dulu, aku mengira diriku paling memahamimu.

Namun terkadang,

aku merasa aku sama sekali tidak memahamimu.

Jangan lagi.

Jika lebih jauh lagi,

aku pasti akan kehilanganmu sebagai teman.

Aku masih ingin ada yang memahami aku.

Benar juga.

Kita terlalu mirip, tidak cocok untuk pacaran.

Kamu boleh tidur di sini malam ini.

Terima kasih.

Tidak terjadi apa pun

di antara aku dan Shasha.

Tidak peduli betapa marahnya aku padamu,

aku tidak akan pernah melukaimu.

Aku tahu kamu melakukannya demi kebaikanku.

Tapi, aku punya batasan juga.

Bagaimanapun, aku adalah pacarmu.

Merupakan teman yang paling memahamimu juga.

Aku ingin menunjukkan sesuatu padamu.

Aku dan Bambi tidak melakukan apa pun kemarin malam.

Memangnya kenapa?

Tidak perlu kamu jelaskan padaku.

Aku hanya ingin kamu tahu.

Dia hanya butuh tempat istirahat karena masalah Prim.

Kamu cukup handal.

Pandai memberi nilai emosional pada orang lain.

Kamu juga pernah datang mencariku dulu.

Halo.

Apa?

Tapi, ini tidak ada dalam jadwalku.

Pukul satu?

Baik, aku segera ke sana.

Ada apa?

Kak Woonsen.

Menerima pekerjaan tapi tidak memberitahuku.

Tidak menulis jadwal juga.

Aku belum menata rambut, belum berias dan tidak punya busana.

Dia yang mengurusnya untukku dulu.

Perlu kubantu?

Bisakah mencari pakaian yang sesuai dengan konsep tema?

Bagaimana dengan detail kegiatannya?

Apa konsepnya?

Katakan padaku.

Aku bantu kamu mencari baju.

Kamu berias di lokasi saja.

Aku sudah memanggil teman penata riasku.

Bisa beres dalam 30 menit.

Sisanya seharusnya tidak ada masalah.

Terima kasih.

Aku akan gawat tanpamu.

Kamu berterima kasih berkali-kali.

Aku menjadi tidak terbiasa.

Lebih baik kamu terus bicara kasar.

Bagaimana kamu tumbuh dewasa?

Kenapa kamu tidak suka aku bersikap lembut?

Lepaskan tanganmu.

Oke.

Sudah.

Mobil menunggumu di bawah.

Aku pergi dulu.

Tunggu.

Jika seperti ini,

bisakah menemaniku pergi bersama?

Aku tidak ingin pergi ke acara besar sendirian.

Tidak.

Aku adalah penata gaya, bukan manajer.

Kamu tidak perlu melakukan apa-apa.

Hanya menemaniku saja.

Tersenyum di sampingku saja.

Aku butuh dukungan hari ini.

Lihat, apakah ada kursi atau sofa yang kamu suka?

Aku mengenal bosnya, bisa diskon.

Kak, yang ini lembut sekali.

Cantik juga.

Seharusnya sangat cocok dengan kamarku.

Memang adalah gayamu.

Aku akan beli untukmu jika kamu suka.

Sebagai hadiah rumah baru.

Tidak perlu, Kak.

Terlalu mahal.

Jika mau dibeli, aku bayar dengan cicilan padamu.

Tapi, bungaku sangat tinggi.

Bagaimana jika aku tidak punya uang?

Bisakah membayarnya dengan cara lain?

Kamu mau bayar dengan cara apa?

Preaw, apa yang kamu lakukan?

Aku membayar bunganya dulu.

Kamu terlalu suka bersikap manja.

Saat aku menyukai seseorang,

harus diungkapkan agar dia tahu.

Kak, aksi lebih penting dari kata-kata.

Min.

Halo, Paman.

Halo.

Halo.

Sudah lama tidak bertemu.

Kamu jarang pulang.

Oh, aku sibuk akhir-akhir ini.

Kebetulan,

aku membawa...

Temanku untuk membeli sofa baru di sini.

Ini Preaw, temanku.

Apakah kamu masih berpacaran dengan Park?

Yang kamu bawa pulang untuk makan itu.

Sudah putus.

Oh, sayang sekali.

Aku mengira kalian akan berpacaran sampai menikah.

Tidak masalah.

Kamu masih muda dan cantik.

Masih bisa mencari lagi.

Jangan menunda terlalu lama untuk menikah dan punya anak, mengerti?

Kalau begitu, aku pergi dulu.

Ingat, pulang dan jenguk ibumu.

Semoga ada kesempatan makan di rumahmu kelak.

Kamu baru bertemu pamanku tadi.

Masih ingin bertemu keluargaku?

Kamu akan lebih tertekan setelah menemuinya.

Jangan pergi.

Kamu tidak mau melakukan apa pun?

Melakukan apa?

Kamu ingin aku menggandeng tanganmu dan memperkenalkanmu sebagai pacarku?

Tidak bisa.

Oke.

Aku memahami kamu.

Tidak masalah.

Kita menjalani hidup seperti ini saja.

Ikuti arus saja untuk hal di masa depan.

Aku bisa.

Lihat kemari.

Lihat ke kamera.

Sedikit lebih dekat.

Tersenyum sebentar.

Apakah kamu datang sendirian hari ini?

Ya, apakah Kak Woonsen tidak datang?

Kabarnya, kamu memecatnya, apakah benar?

Apakah karena penipuan uang?

Ya, apakah itu kesalahpahaman?

- Tolong dijawab. - Ya.

- Apa yang terjadi? - Apakah hal ini beanr?

Apa yang terjadi di antara kalian?

Maaf.

Maaf.

Maaf.

Maaf, Semuanya.

Dia masih ada jadwal selanjutnya.

Maaf, Semuanya.

Maaf.

Tidak ada wartawan yang mengikuti, 'kan?

Seharusnya tidak ada.

Kamu boleh terus menggandengku.

Aku tahu sulit menolaknya.

Hei.

Aku sedang membantumu.

Ini bukan waktunya menggoda.

Bagaimanapun, terima kasih.

Aku belum siap menjawab semua pertanyaan itu.

Bagus.

Dibahas setelah dibicarakan dengan pengacara.

Mungkin dia ingin menjebakmu.

Kamu sangat teliti.

Sangat cocok menjadi manajer.

Maukah menjadi manajerku?

Tidak mau.

Bukan tugasku.

Lebih baik kamu jaga dirimu sendiri.

Kamu sudah melihatnya, aku tidak bisa menjaga diriku dengan baik.

Aku sungguh ingin

memintamu untuk menjagaku.

Tidak mau.

Aku tidak tahan bersama dengan orang yang minta dihajar seharian.

Bisa gila.

Oke.

Aku jamin berusaha tidak akan mengusikmu.

Tidak bisa.

Aku bahkan tidak bisa mengurus hidupku sendiri.

Tidak ingin membiarkan hidupmu menggangguku lagi.

Jangan lupa memikirkan aku saat tidur.

Tidak mau.

Lihat, apa yang dibelikan ayahku untuk ibuku hari ini.

Tadaa...

- Ini kejutan untukmu. - Wah, terima kasih.

- Terima kasih. - Ini yang kamu inginkan?

- Aku juga punya hadiah untukmu. - Kamu baru membelikanku tas ini.

- Aku juga punya? - Ini.

Apakah itu ayahmu?

Bagaimana Ayah tahu apa yang kuinginkan?

Ya.

Dia dan istri baru dan putra barunya.

Ha?

Ibuku menyadari dia berselingkuh dan menghamili wanita itu.

Jadi, bercerai.

Dia menelantarkanku,

ibuku dan adikku.

Mengabaikan kehidupan kami.

Aku sungguh tidak paham.

Dia melukai ibuku begitu dalam,

kenapa ibuku masih membantunya dan memberi uang?

Dia tidak pernah merasa bersalah pada kami.

Datang meminta bantuan kami jika ada masalah.

Lalu, menghamburkan uang untuk istri dan anaknya.

Saat hidup dengan baik,

dia menganggap kami tidak ada.

Itu sebabnya aku berusaha keras

mengurus perusahaan.

Demi membuktikan bahwa kita tetap hidup dengan baik tanpa dia.

Tunggu aku di sini sebentar.

Aku segera kembali.

Kamu mau ke mana?

Bambi.

Wah.

Adik, aku beri tahu padamu.

Ponsel yang kamu pegang ini

adalah uang dariku.

Apa?

Ini dibelikan ayahku untukku.

Kapan kamu akan mengembalikan utang 200.000-mu padaku?

Bukankah kamu bilang tidak perlu dikembalikan?

Itu karena kamu menipuku.

Saat meminjam uang,

kamu bilang sedang kesulitan dan sakit.

Apakah tidak malu meninggalkan keluarga dan putri sendiri sekarang?

Bambi.

Sudah, biar aku urus.

Hei.

Kamu yang menyuruh pacar kecilmu datang meminta uang?

Tidak.

Kamu yang meminjam uang, seharusnya kamu bertanggung jawab.

Mulai sekarang,

jangan datang meminjam uang lagi.

Aku tidak bertanggung jawab membesarkan istri dan anak orang lain.

Kembalikan uangku dalam bulan ini.

Jika tidak, aku akan meminta pengacara untuk mencarimu.

Awas jatuh ke tanganku.

Beraninya kamu bicara seperti itu pada ibuku, kembali!

Hei, Bambi!

200.000 baht.

Bambi.

Berengsek.

Sejak berpacaran denganmu, aku baru datang ke rumahmu satu kali.

Aku tidak berani membawa nona besar sepertimu pulang.

Kenapa?

Menurutmu aku berpacaran denganmu karena latar belakang keluarga?

Aku berpacaran denganmu karena kamu.

Ssttt.

- Ibu! - Aaa!

Prim.

Kamu mengagetkanku.

Aku kira rumah kemasukan maling.

Mana ada maling secantik ini?

Huh.

Ibu.

Ini Bambi.

Dia pernah datang ke rumah kita dulu, sewaktu kuliah.

Masih ingat tidak?

Halo, Bibi.

Halo.

Aku ingat.

Tapi, bukankah kabarnya kalian sudah putus?

Bukankah berbaikan lagi.

Aku harus memasak makanan enak hari ini untuk merayakan kalian kembali bersama.

Ayo makan bersama, Bambi.

Atau boleh juga menginap di sini.

Jika Prim tidur di sini, aku akan tidur di sini juga.

Ayo, masuk ke dalam.

Aku lapar.

Masak makanan enak apa hari ini?

Biar kupikirkan dulu.

Ini makanan kesukaanku.

Ini adalah makanan kesukaan Prim.

Mau ini, Nak?

Sudah, Ibu, Bambi tidak sempat makan.

Kelihatannya sangat enak.

Makan yang banyak.

Terima kasih.

Baipor.

Kamu tahu? Mereka kembali bersama.

Aku tahu lebih awal daripada Ibu.

Pasangan ini sangat populer di media sosial.

"Sutradara baru dan putri bangsawan" sangat cocok.

Apakah sangat populer di internet?

Maaf, Kak Bambi, aku bercanda padamu.

Silakan dijadikan candaan, aku tidak malu.

Karena ini adalah kenyataan.

Sudah cukup.

Kurangi memakai sosial media.

Semakin dikatakan semakin tidak masuk akal.

Ini benar, Kak.

Terima kasih.

Tempat ini masih sejuk dan nyaman seperti dulu.

Ya.

Aku juga suka.

Tapi, Prim bilang rumah sudah tua.

Mau membeli yang baru.

Ibu, pindah dan tinggal di sekitar kota saja.

Supaya aku bisa menjagamu.

Lagi pula,

dia ini akan bekerja di kota kelak.

Tidak perlu terlalu kesulitan pulang dan pergi.

Terlalu boros uang, Nak.

Ibu.

Meski aku tidak punya uang, pacarku akan membayar juga.

Dia punya uang.

Aku bahkan berencana berhenti dan membiarkan pacarku merawatku.

Bukan masalah, Bibi.

Uang ini bukan masalah.

Oke, kalau begitu aku punya tujuan baru.

Aku tidak mencari pekerjaan lagi.

Mencari pasangan yang kaya saja.

Hei, cukup.

Aku bercanda.

Ingat, mengandalkan diri sendiri adalah yang paling tepat.

Mengapa banyak bicara hari ini?

Makan, cepat makan.

Buka mulutmu.

Makan.

Makan.

Cepat makan.

Suap setiap gigitan, satu, dua, aaa...

Tidak bisa disuap.

Hai.

Ini terlalu kebetulan, 'kan?

Bagaimana jika aku bilang, aku sengaja?

Jika ingin menyuruhku menjadi manajermu,

kamu bermimpi saja.

Kenapa?

Tidak ingin membantuku?

Mau kukatakan berapa kali?

Aku tidak ingin hidup menjadi lebih kacau.

Lebih tidak mau menjadi manajer yang tidur dengan selebriti.

Aku mempekerjakanmu bukan untuk menemaniku tidur.

Atau kamu ingin aku mempekerjakanmu untuk menemaniku tidur?

Manajer

hanya perlu mengurus pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.

Aku tidak suka berurusan dengan orang.

Biasanya Kak Woonsen yang membantuku bicara.

Baik itu bayaran atau melayani reporter

atau jika aku butuh sesuatu, juga tidak mau bicara sendiri.

Takut orang lain merasa aku banyak masalah.

Bagaimana jika orang tuamu yang melakukannya?

Banyak selebriti yang menjadikan ibu sebagai manajer.

Tidak mau.

Biar mereka santai saja, hanya perlu menunggu menerima uang.

Lagi pula, keluargaku tidak hangat seperti keluargamu.

Oke.

Aku tangani sendiri saja.

Jika mengacaukannya, paling hanya akan dimarahi.

Aku bisa menjadi manajer.

Tapi, hanya bisa menjadi manajer.

Tidak boleh ada hubungan lain.

Kenapa?

Apa maksudmu?

Artinya, kita tidak akan tidur bersama,

tidak akan berpelukan,

tidak berciuman,

tidak ada kontak fisik apa pun.

Tapi, kamu bisa mendapatkan gaji dan bisa memilikiku.

Bersikaplah sedikit profesional.

Sebenarnya mau atau tidak?

Oke.

Lakukan sesuai ucapanmu saja.

Lagi pula, kamu akan berubah pikiran cepat atau lambat.

Keluar, aku tidak mau lagi.

Aku belum mempekerjakanmu.

Jangan buru-buru mengundurkan diri.

♪ Aku selamanya milikmu ♪

♪ Hanya kamu, ini nyata ♪

♪ Seumur hidupku dan seluruh hatiku adalah milikmu ♪

♪ Kamu adalah orang itu ♪

♪ Berdiri di hadapanku ♪

♪ Tidak peduli saat aku sadar atau dalam mimpi ♪

♪ Aku sangat senang orang itu adalah kamu ♪

Ini belum versi terakhir.

Bagaimana menurutmu setelah melihatnya?

Ini jelas adalah kehidupan kita.

Kamu masih berani bilang tidak waktu itu.

Karena setiap karyaku

semua materinya berasal darimu.

Baik itu sedih atau senang,

kamu selalu ada dalam ceritaku.

Lihat.

Apa ini? Imut sekali.

Kamu ingat hari di mana kita putus?

Ulang tahunmu.

Aku menyiapkan ini.

Tapi, akhirnya tidak diberikan.

Kulihat ia adalah rusa kecil.

Jadi, teringat padamu.

Meski bukan barang mahal.

Mungkin kamu tidak membutuhkannya juga, jadi disimpan saja.

Kenapa?

Imut sekali.

Barang pemberianmu

tidak berkaitan dengan harga.

Ia menjadi berharga karena kamu memikirkanku.

Lihat, mirip denganku tidak?

Suka tidak?

Ya.

Mungkin aku tidak bisa segera mengubah diriku demi kamu.

Tapi, aku akan berusaha agar hatimu tidak terlalu lelah lagi.

Kamu tidak perlu mengubah dirimu, Bambi.

Perbanyak komunikasi denganku saja jika ada masalah.

Ada satu hal lagi.

Kamu tidak perlu berusaha membuatku bahagia.

Karena kita harus bahagia bersama.

Mengerti?

Aku mengerti.

Bibi bisa melihatnya nanti.

Ada apa?

Ini adalah rumahku.

Aku boleh melakukan apa pun.

Kamu sendiri yang bilang.

Suka tidak, Bambi Kecil?

Sangat suka.

Lihat, masih bisa menaruh barang di dalamnya.

Apakah ini bisa menampung cinta yang kuberikan padamu?

Kamu imut sekali.

Terima kasih.

Aku sangat suka.

Ini adalah proposal bisnis Fiona.

Ia fokus pada pelanggan yang berbeda dari merek utama.

Selanjutnya, akan meluncurkan seri seluruh tas dan sepatu.

Tapi, gayanya pasti berbeda dengan Yanin.

Kamu sendiri yang mengerjakan semua ini?

Ya.

Ibu menyekolahkanku ke luar negeri,

tidak sia-sia.

Aku pertimbangkan dulu.

Tapi, kamu harus konsisten melakukannya.

Ini bukan mainan yang bisa dibuang jika sudah bosan.

Harus berinvestasi jutaan baht.

Mengerti tidak?

Aku tidak akan mencoreng reputasi putri tunggal Anda.

Terima kasih.

Menjadi wanita kaya raya.

Uang sudah didapatkan.

Belum kaya.

Tapi, sudah cukup untuk membawa pacar pergi makan besar.

Simpan dulu uangnya untuk membeli barang di rumah baru.

Tidak perlu mentraktirku makan.

Tapi, aku ingin menjagamu.

Karena sudah pacaran,

harus saling menjaga.

Bagaimana boleh selalu membiarkanmu yang menjagaku sendirian?

Aku hanya mencemaskanmu.

Kamu butuh uang untuk banyak hal penting lain.

Jangan selalu bersikap seperti kakak.

Sudah boleh bersikap seperti pacar.

Aku sedang menjadi pacar.

Karena aku pacarmu, seharusnya membantumu mengurus finansial.

Apa maumu?

Preaw.

Bisa dilihat orang nanti.

Bukankah pasangan memang seperti ini?

Kamu jangan hanya bicara.

Harus bertindak.

Preaw.

Preaw.

Menyenangkan aku.

Preaw.

Kak Min, aku punya...

Maaf.

Aku akan kembali nanti.

Sudah kubilang jangan seperti ini di perusahaan.

Tapi, kamu adalah bos di perusahaan ini.

Lagi pula, kebanyakan orang di sini menyukai wanita juga.

Kamu takut apa?

Memang begitu, tapi aku harus menjaga citraku.

Kak, kamu yakin hanya demi citra?

Bukan tidak ingin mempublikasikan aku?

Bukan seperti itu.

Ini butuh waktu.

Jangan biarkan hari ini terlalu lama, Kak.

Aku merasa seperti kekasih gelap sekarang.

Ibuku bersiap membuka toko untukku.

Lalu, akan terus memperluas cabang perlahan-lahan.

Setelah stabil di pasar,

kemudian membuka cabang di luar negeri.

Terdengar sangat hebat.

Tapi, mungkin akan sangat lelah.

Tapi, jika kamu serius,

menurutku kamu pasti bisa mencapai standar internasional.

Tapi,

mungkin kita tidak bisa sering bertemu beberapa waktu ini.

Aku akan sangat sibuk.

Selain itu, aku ingin berhenti berpesta.

Supaya bisa fokus dalam hal ini.

Aku harus membuktikan diriku pada ibuku dan kamu.

Tidak perlu.

Aku senantiasa tahu kamu serius.

Katakan saja jika butuh bantuan.

Aku ingin impianmu menjadi kenyataan.

Sama seperti kamu yang terus mendukungku kala itu.

Sampai aku bisa membuka perusahaan produksi ini.

Lalu,

kamu tidak berencana memberi hadiah untuk orang yang berusaha ini?

Hanya begini?

Ini hanya "deposit" yang dibayar di awal.

Lalu,

apakah kamu tidak menginginkan “deposit”?

Tidak bisa, masih ada wawancara nanti.

Biarkan mereka menunggu saja.

Oke?

Kita lanjutkan setelah wawancara selesai.

Oke?

Baik.

Sampai jumpa nanti.

Bambi.

Benar-benar kamu.

Masih ingat padaku?

Pernah bertemu di lapangan bulu tangkis.

Ingat wajahmu, tapi lupa namanmu.

Namaku Aerie.

Oh, Aerie.

Untuk apa kamu datang ke sini?

Aku melamar kerja di sini.

Kamu datang untuk mencari Kak Prim, 'kan?

Bagaimana kamu tahu Prim bekerja di sini?

Saat bertemu hari itu,

aku memeriksa akun sosial Kak Prim.

Aku baru tahu ternyata

dia adalah sutradara dari beberapa MV dan iklan yang sangat aku sukai.

Jadi, aku melamar kerja di sini.

Ingin bekerja bersama orang hebat.

Semoga kamu beruntung.

Terima kasih.

Bambi.

Baju ini sangat bagus.

Apa mereknya?

Fiona.

Merekku sendiri.

Aku juga akan membelinya.

Mungkin bisa menjadi cantik sepertimu.

Tidak disangka kita bisa bertemu di sini.

Sungguh kebetulan.

Waktu itu hanya kebetulan.

Tapi, kali ini disengaja.

Aku menginginkan pekerjaan ini.

Lalu, kenapa melamar pekerjaan di Lady Bird?

Kami hanya perusahaan produksi kecil.

Aku menyukai Kak Prim.

Eh, maksudku suka karya Kak Prim.

Bukan suka seperti itu.

Mengagetkanku.

Aku kira menyatakan perasaan.

Sebenarnya, aku diam-diam mencari tahu.

Aku tahu Kak Prim dan Kak Min

membuka perusahaan ini untuk membuat karya wanita.

Selain itu, sebagian besar karyawan di sini adalah wanita.

Karena Kak Prim merasa

wanita tidak mendapat banyak kesempatan di bidang ini.

Sungguh mencari informasi dengan baik.

Diperkirakan semua sudah diwawancarai, 'kan?

Jangan katakan adalah penggemar yang datang untuk mengejar artis.

Oh, bukan.

Aku hanya fokus pada pekerjaan.

Dijamin tidak ada niat pribadi.

Resume-mu terlihat sangat bagus.

Menurutku, kita bisa bekerja sama.

Aku tidak akan mengecewakanmu.

Untuk apa datang ke toko perabotan?

Apakah ada pekerjaan di sini?

Tidak ada.

Hanya berkeliling saja.

Ha?

Lalu, untuk apa kamu membawaku ke sini?

Aku harus mengurus hal lain juga.

Mau mengurus apa?

Coba katakan.

Tidak bisa menjawab.

Berarti tidak begitu penting.

Ikut berkeliling denganku saja.

Sebagai manajer,

kamu harus memahamiku secara mendalam.

Kamu tahu? Aku bisa berada di sini seharian.

Setiap kali aku menyentuh barang bekas ini,

aku selalu bisa membayangkan keluarga yang dulu itu.

Misalnya meja makan yang pernah dipakai oleh orang tua dan anak ini.

Terlihat sangat hangat.

Lalu, kenapa kamu tidak membeli rumah?

Dengan begini ada ruang untuk meletakkan perabotan.

Untuk apa membelinya?

Lagi pula, akhirnya akan tinggal sendirian.

Ha? Keluargamu tidak pulang dan tinggal bersamamu?

Keluarga apa?

Ibuku sudah punya keluarga baru.

Sekarang, aku hanya perlu bekerja dan mengirim uang saja.

Terkadang, aku juga heran.

Sebenarnya untuk apa aku bekerja keras?

Demi membeli kesenangan untuk diri sendiri.

Sekarang, tingkat lajang semakin tinggi.

Tingkat kelahirannya semakin rendah.

Hampir semua orang di dunia ini lajang.

Lalu, kamu ingin melajang?

Lajang atau tidak boleh juga.

Tapi, melihat orang tua bermesraan di dapur,

sungguh sangat imut.

Suatu kali, "topik utama" mereka hari ini

adalah mau meletakkan kacang kapri dalam phat kaphrao atau tidak.

Ada satu hal lagi yang membuat mereka bertengkar hebat.

Harus menyebutnya ikan sambal atau sambal ikan?

Bertengkar dengan sangat kekanak-kanakan.

Aku hanya ingin memiliki suasana seperti itu juga.

Ada yang bisa bertengkar denganku karena omong kosong.

Aku bisa menemanimu bertengkar.

Lucu.

Jangan memanfaatkan kesempatan di sana.

Hanya melihatmu sangat sedih,

ingin kamu merasa lebih bermakna.

Apakah ini ucapan sebagai manajer?

Bukan.

Aku hanya kasihan pada seorang model yang berlagak kesepian.

Mau apa?

Menari.

Menari apanya? Aku mau pulang.

Ayo, suasananya pas.

Suasana siapa?

Suasanamu sendiri, 'kan?

Ayo.

Tidak mau.

Sebentar saja.

Seperti ini.

Berjalan pelan.

Meluncur.

Berputar.

Benar.

Berputar.

Bagaimana peraturannya?

Tidak bisakah melupakan peraturan dulu?

Tidak bisa.

Bagaimana perusahaan akhir-akhir ini?

Cukup baik, Ibu.

Pekerjaan tidak pernah berhenti.

Prim sangat hebat.

Idenya sangat bagus.

Prim.

Apakah dia masih menyukai wanita?

Tentu saja masih, Ibu.

Bagaimana bisa hal seperti ini diubah dengan mudah?

Bagaimana denganmu?

Cukup menyukai wanita juga?

Huh, kenapa ini sulit dikupas?

Tidak mau dimakan orang, ya?

Mari, aku bantu kamu mengupasnya.

Ibu, apakah kamu mendengar sesuatu?

Apa yang Paman katakan padamu?

Dia bilang,

melihatmu berpelukan dengan wanita di toko perabotan.

Putus dengan Park juga.

Kenapa tidak memberitahuku?

Ini tidak penting.

Hanya seorang pria jahat yang meninggalkan kehidupanku.

Ibu seharusnya merasa senang untukku.

Apakah wanita itu adalah pacarmu?

Apakah kamu masih ingat Bibi Joo?

Tidak peduli saat ulang tahun Kakek atau saat musim ziarah,

tidak ada yang mengundangnya.

Karena keluarganya merasa malu.

Karena dia mencari wanita sebagai pacar.

Aku tidak merasa dia menyusahkan siapa pun.

Dia hebat dalam pekerjaan.

Sangat kaya juga.

Memang benar.

Tapi, Kakek dan Nenek tidak menerimanya.

Tidak terima?

Tapi, selalu menerima uang yang dia kirim setiap kali.

Min.

Harus mempertimbangkan semua tindakan, putuskan baik-baik.

Harus lebih banyak memikirkan Ibu juga.

Jangan menjadi orang yang mengecewakan semua orang lagi dalam keluarga.

Kakak Woonsen.

Bagaimana kamu bisa masuk?

Jangan lupa, aku tahu semua kata sandimu.

Semua milikmu ada di tanganku.

Tapi, ini disebut menerobos secara ilegal.

Aku bisa memanggil sekuriti.

Apakah kamu yakin ingin memanggilnya?

Kamu dapat dari mana?

Kamu mau memerasku?

Lebih baik disebut "negosiasi bisnis".

Apa maumu?

Kamu harus membiarkanku kembali menjadi manajermu.

Tapi kali ini,

aku mau mengambil 50 persen.

Kamu sudah gila?

Kalau begitu, coba saja.

Aku juga ingin tahu.

Jika semua orang melihat bagaimana caramu masuk ke dunia hiburan,

apakah mereka masih berani mempekerjakanmu?

Mungkin ada yang bersimpati padamu juga.

Tapi, kamu akan memiliki jejak digital yang tidak bisa dihapus.

Hatimu akan membawa bekas luka selamanya.

Kamu putuskan sendiri saja.

Satu lagi, pecat penata gaya itu.

Dia sama sekali tidak membantu kariermu.

[Episode Selanjutnya]

Bisa tolong merevisi ini?

Aku takut klien akan salah paham.

Di sini, 'kan?

Kamu tidak perlu datang bekerja besok.

Menurutku, kamu kurang cocok menjadi manajer.

Sifatmu yang gampang bosan ini belum berubah sedikit pun.

Buang saja jika sudah menang.

- Oh, halo, Oil. - Halo.

Kamu juga sudah "berganti kubu"?

Aku menginginkan kenyamanan.

Bukan keributan karena hal tidak jelas.

Jangan mengatakan hal yang membuatku merasa bersalah.

Jelas-jelas kamu sendiri yang tidak bisa memberiku hubungan yang jelas.

Aku sangat mengagumi usahamu.

Tapi, kamu harus membedakan dengan jelas.

Dia suka atau hanya sedang "berbaik hati".

♪ Karena aku suka gadis ♪

♪ Gadis, gadis, gadis ♪

♪ Gadis, gadis, gadis ♪

♪ Dilarang mencintaimu ♪

♪ Gadis, gadis, gadis ♪

♪ Karena aku suka gadis ♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.