Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Seluruh isi drama ini fiktif, hanya untuk hiburan. Mohon menonton dengan bijak]
[Episode Sebelumnya]
Aku tidak akan berubah pikiran. Aku tidak akan melakukannya.
Aku berusaha sekuat tenaga membantumu.
Kamu juga tolong bantu aku.
Tapi, kamu juga ingat, 'kan?
Sebelumnya Bambi putus denganku karena pekerjaan.
Shasha masih harus bekerja di industri ini untuk waktu yang lama.
Aku tidak mau kalian mengumumkan hubungan.
Sudahlah, Kak.
Dia mungkin mau bersama pacarnya sebentar.
Proyek baru akan segera datang.
Biarkan mereka istirahat sebentar.
Terkadang kamu juga harus sedikit egois.
Tidak boleh mencintaiku melebihi mencintai dirimu sendiri.
Apakah kamu mengerti?
Aku sudah melewati tahap itu.
Dan aku tahu bagaimana menyeimbangkan hidupku.
Atau apakah aku harus menghilang dari kehidupannya.
Dengan begini, dia baru bisa memiliki kehidupan yang lebih baik.
Apakah semua jadwalmu bulan ini dibatalkan?
Karena kamu tidak ada waktu.
Aku tidak bisa memberi klien waktu yang tepat.
Jadi, terpaksa dibatalkan.
Kamu tanya aku dulu.
Tanyakan satu per satu jadwalnya.
Kapan aku tidak ada waktu, kamu cari orang lain untuk membantuku menyutradarai.
Siapa yang akan menggantikanmu, Prim?
Klien datang mencari kami karena menyukai karyamu.
Kalau kamu tidak ada, mereka tidak akan mencari kita.
Tapi, kamu juga seharusnya ada cara penyelesaian yang lebih baik.
Aku sudah mengurusnya.
Aku tidak tahu malu dan meminta maaf pada klien.
Aku masih harus membuat alasan.
Tidak bisa memberi tahu mereka bahwa kamu tidak menerima pekerjaan Phuket
karena kamu harus menjaga Bambi.
Eh, siapa pun punya urusan pribadi, 'kan?
Apakah aku tidak ada?
Aku juga mau memiliki kehidupan pribadi.
Tapi, aku harus membantumu di sini.
Aku lelah.
Kamu mengorbankan pekerjaan demi cinta, semoga itu sepadan.
Jangan meneleponku lagi.
Jangan menangis mencariku.
Aku tidak akan menjadi anjingmu lagi.
Kalau aku salah memilih,
aku akan menanggung akibatnya sendiri.
Aku akan menangis sendiri.
Kamu tidak perlu menghiburku.
Kalau kamu lelah,
kamu keluar saja.
Baik.
Aku keluar.
Aku menarik investasi dari perusahaan.
Kamu pergi cari produser baru saja.
♪ Peraturan cinta, dilarang Njatuh cinta padamu ♪
♪ Aku tahu, tapi aku tidak mau mendengar ♪
♪ Tapi, aku lebih mau ♪
♪ Hanya memikirkanmu ♪
♪ Gadis, gadis, gadis ♪
♪ Dilarang mencintaimu ♪
♪ Gadis, gadis, gadis ♪
♪ Gadis, gadis, gadis ♪
♪ Karena aku suka gadis ♪
[Girl Rules]
[Gadis yang Hancur]
Wah.
Gaya ini sangat keren.
Kamu bisa berakting jadi mata-mata.
Terlalu berlebihan.
Tapi, aku suka.
Biasanya tidak memakai seperti ini.
Cantik dan keren.
Ini yang diinginkan klien.
Baik.
Aku sudah percaya diri.
Apakah kamu tahu, pujian pacar
akan membuat orang terlihat sepuluh kali sampai seratus kali lipat lebih baik.
Berlebihan.
Kamu pergi berakting film internasional,
apakah kamu akan mencampakkanku kalau menjadi lebih terkenal?
Bagaimana mungkin mencampakkanmu?
Aku sudah bilang padamu,
pekerjaan maupun kehidupan, kamu akan selalu berada di sisiku.
Siapa yang tahu? Nama besar bisa mengubah seseorang.
Jangan khawatir.
Aku sudah bilang, kalau aku bisa memilih, aku tidak akan memilih industri ini.
Aku akan memilih memiliki pacar.
Lalu, memeluknya.
Lalu, menciumnya.
Tidak bisa.
Shasha, nanti riasannya luntur.
- Tidak suka? - Tidak.
Nanti riasanmu luntur.
- Kamu berdandan. - Shasha.
Hanya sesekali.
Mengapa kamu berpakaian seperti ini?
Acara ini dihadiri sutradara dan produser terkenal.
Mengapa kamu tidak memakai pakaian yang lebih bagus?
Tapi, biasanya aku memakai seperti ini.
Dan aku juga suka.
Karena penata gayamu hanya mengatur gaya ini untukmu.
Kamu ini wanita cantik.
Seharusnya menunjukkan keindahan wanitamu.
Karena karakter Sha di film berikutnya sangat keren.
Dan ini gaya yang diminta klien.
Tidak apa-apa.
Ini adalah acara besar.
Aku mau Sha ganti gaya.
Karena mau bertemu sutradara baru.
Harus ada gaya baru agar mereka melihat berbagai macam.
Lihatlah, memakai pakaian seperti ini.
Dipakai akan jadi kusam.
Orang lain akan merebut semua perhatian.
Apakah kamu sudah melakukan riset?
Apakah sudah melihat daftar tamunya?
Semuanya bintang besar.
Apakah kamu mau dia memakai ini?
Aku sudah melakukan riset, Bibi.
Dan sebelum kamu masuk,
aku sudah berdiskusi dengannya.
Klien juga sudah setuju.
Tapi, kalau kamu mau ganti,
aku juga bisa menggantinya.
Mulai sekarang,
tolong kirimkan foto pakaiannya padaku dulu di setiap acara.
Dengan begini, tidak akan salah.
Tapi, acara hari ini,
menurutku dia seharusnya memakai pakaian yang manis.
Dengan begini, baru ada perasaan tokoh utama wanita.
Tokoh utama wanita tidak harus selalu manis, Bibi.
Tapi, aku mau yang seperti ini.
Pakaian yang dipilih Gorya sangat bagus.
Dan aku juga sudah memilihnya.
Sudah pilih juga bisa ganti.
Ini.
Aku sudah menyiapkannya untukmu.
Dan juga membawa timku.
Gorya bertanggung jawab atas bagian ini.
Sha, jadwalmu sangat penuh.
Butuh lebih banyak tim baru bisa.
Harus minta orang profesional membantumu.
Apakah kamu sungguh akan meninggalkan Kak Prim?
Kapan dia pernah peduli?
Siapa yang pernah dia pedulikan?
Selain Bambi, siapa lagi yang pernah dia pedulikan?
Menurutku dia peduli padamu.
Tapi, dia mungkin juga takut kehilangan cintanya.
Hidup harus ada pertukaran.
Tidak mungkin memiliki segalanya.
Bagaimana kalau terjadi pada kita, Kak?
Kalau suatu hari aku sungguh membutuhkanmu,
tapi kamu harus memilih pekerjaan.
Aku merasa aku akan mengerti.
Tapi, tetap akan terluka.
Kak Min.
Kamu coba lepaskan identitas rekan dan produsernya,
hanya menjadi temannya.
Mungkin dengan begini kamu bisa lebih memahaminya.
Beberapa waktu ini terlalu banyak masalah.
Tapi, untung di antara kita tidak ada masalah.
Ada.
Ada masalah apa?
Aku mau kamu bermain dengan teman-temanku.
Aku mau kamu melihat statusku.
Aku mau memamerkanmu pada mereka.
Baiklah.
Tapi, aku harus menemui ibuku dulu.
Nanti aku akan mencarimu lagi.
Jangan berpikir terlalu banyak, Kak.
Terima kasih, kamu satu-satunya yang bisa membuatku tertawa.
Kak Ginny.
Bambi.
Kak Ginny, ini Prim.
Prim mau membuat film.
Sejak kuliah sudah mulai menulis naskah.
Prim, coba kamu kirim naskahnya ke Kak Ginny.
Kak Ginny pernah membuat banyak film populer.
Sudah lama mendengar namamu.
Dia membuat banyak film yang aku sukai.
Kalau begitu, kirimkan naskahnya padaku.
Kebetulan belakangan ini aku sedang mencari sutradara baru.
Bambi banyak menceritakan tentangmu padaku.
Datanglah ke kantorku kalau ada waktu.
Baik, aku akan mengirimkan naskahnya padamu.
Aku masuk dulu.
Kalau bisa membuat film dengannya,
impianmu akan terwujud.
Kamu pasti bisa.
Impian sutradara filmmu akan terwujud.
Suruh Min siapkan rekening bank.
Karena perusahaanmu pasti akan menghasilkan jutaan.
Hah?
Dengan Min...
Masih belum berbaikan?
Ya.
Bertengkar karena masalah kecil.
Seperti itulah membuka perusahaan bersama teman.
Tapi, dia mengundurkan diri.
Apakah separah itu?
Tapi tidak apa-apa, sudahlah.
Lagi pula, aku masih memilikimu.
Semuanya akan baik-baik saja.
Tapi, aku mau berterima kasih padamu.
Membuatku menemukan tujuan hidup.
Jangan berpikir terlalu banyak.
Ayo, cepat masuk.
Mereka akan mengumumkan para pemain, aku mau lihat.
Maaf.
- Aku tidak sengaja. - Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Bambi, roknya robek.
Tidak apa-apa, kamu masuk dulu.
Aku menyiapkan tempat duduk di sebelah Kak Ginny untukmu.
Kamu yakin?
Ya, aku akan mengurusnya, jangan khawatir.
Tidak apa-apa.
Cepat pergi.
Shasha sudah datang.
Sudah datang, Shasha.
Cantik sekali.
Silakan lihat kamera ini.
Silakan lihat ke sini.
Gaya baru.
Cantik sekali.
Lihat tidak?
Aku sudah bilang ini sangat cocok dengan Sha.
Kelihatannya sangat internasional.
Ya, sangat cantik.
Tapi, dia terlihat tidak percaya diri memakai pakaian ini.
Sha tidak tahu apa yang cocok dengannya.
Aku harus membantunya memilih.
Apakah bisa mengibaskan rambut?
Baik.
Tidak perlu pergi.
Timku akan mengurusnya.
Aku mempekerjakan mereka untuk ini.
Tapi, merawatnya adalah pekerjaanku.
Tidak apa-apa.
Ini adalah acara besar.
Biarkan orang berpengalaman yang melakukannya.
Dan juga,
aku sudah menyuruhmu menjaga jarak.
Orang lain akan bergosip tentang kalian berdua.
Gosip apa?
Aku adalah penata gaya.
Semua orang bisa bergosip.
Aku antisipasi dulu.
Eh, Bambi, kamu juga datang.
Di mana Kak Prim?
Prim masuk dulu.
Ada apa?
Ada apa dengan rokmu?
Eh?
Ada apa?
Bukankah hanya roknya yang robek?
Aku bukan menangis karena itu.
Aku lelah, Gorya.
Aku memiliki pacar yang hebat.
Tapi, mengapa aku tidak senang?
Apakah kamu tahu?
Prim dan Min bertengkar
karena aku.
Aku yang membawa Prim masuk.
Benarkah?
Tidak.
Mereka adalah teman.
Mereka akan menyelesaikannya.
Prim harus memilih antara aku,
pekerjaan dan teman.
Apakah selalu seperti ini?
Apakah kamu tahu?
Daftar keinginan terakhir seumur hidupku
hanya mau melihat Prim berhasil.
Hari ini aku membawa Prim untuk bertemu dengan produser.
Suatu hari dia akan syuting filmnya.
Lalu, hanya tersisa meraih penghargaan.
Tapi, kalau aku masih bersamanya,
dia mungkin selamanya tidak bisa mewujudkan mimpinya.
Bambi.
Dengarkan.
Menurutku Kak Prim akan berharap
kamu berada di sisinya saat dia berhasil.
Terima kasih.
Bukankah kamu bilang mau menjadi temanku?
Sekarang aku adalah temanmu.
Kalau begitu,
bagaimana hubunganmu dengan Shasha?
Aku dengar ibunya kembali.
Benar, sudah kembali.
Aku tidak yakin dia malaikat
atau iblis.
Tidak peduli apa dia,
aku percaya kamu pasti bisa menaklukkannya.
Kalau kamu tidak berpacaran dengan Shasha,
aku akan menjodohkanmu dengan Prim.
Jangan.
Putus ya putus.
Kamu sangat cocok dengan Prim.
Jangan tinggalkan dia.
- Syuting sudah berakhir. - Syuting sudah berakhir.
Habiskan.
Dia sangat kuat minum.
Kak, lain kali tidak perlu dihabiskan.
Mereka sangat kuat minum.
Aku harus minum sampai berhenti.
Apakah kamu bos Lady Bird?
Apakah maksudmu perusahaan Kak Prim?
Katanya tahun ini dia akan mendapatkan nominasi.
Benar.
Astaga.
Hebat sekali.
Bagaimana kamu bisa bersama dengan Preaw?
Cantik dan luar biasa.
Benar, 'kan, Semuanya?
- Benar. - Benar.
Hei, bukankah kalian temanku?
Seharusnya berpihak padaku.
Aku juga mau tahu bagaimana Kakak bisa bersama dengannya.
Setelah bersama sangat nyaman, dia bisa membuatku tertawa.
Dan membuka pintu dunia baru untukku.
Itu sudah cukup.
Oh, cantik dan imut.
Aku mau tahu
siapa yang lebih cantik antara mantanmu dan Preaw?
Jangan tanya pertanyaan yang membosankan.
Apakah tidak lihat sudah menyulitkan kakak?
Tidak apa-apa, bisa bertanya.
Tentu saja Preaw lebih cantik.
Karena mantanku adalah pria.
Kakak baru pindah.
Apakah Kakak biseksual?
Atau non-biner?
Dulu aku tidak pernah memikirkan ini.
Apa bedanya?
Begini, Kak, kalau kamu biseksual,
kamu tertarik pada pria dan wanita.
Tapi, kalau kamu non-biner,
kamu hanya tidak mau didefinisikan oleh orang lain.
Atau kamu adalah gay
atau lesbi, hanya saja Kakak tidak menyadarinya.
Dulu aku tidak pernah memikirkan ini.
Bagaimana mendefinisikannya?
Cukup.
Jangan memaksa pacarku.
Biarkan dia mendefinisikan dirinya sendiri.
Jangan memaksanya.
Asalkan dia bahagia.
Wah, begitu melindunginya.
Tapi, apa pun dirimu, Preaw tetap mencintaimu.
Dia bukan orang yang mudah jatuh cinta, Kak.
Aku bilang padamu.
Yang terpenting adalah kamu adalah orang pertamanya.
Cukup, berhenti.
Apakah bisa berhenti?
Semuanya, ayo.
Ayo bersulang untuk cinta Min dan Preaw, cepat.
Min, Preaw.
Masih mau lagi?
Ini.
Minum air dulu, Kak.
Dengan begini, tidak akan mabuk.
Terima kasih sudah membawaku menemui temanmu.
Awalnya aku mengira tidak bisa mengobrol.
Jauh lebih tua dariku.
Seharusnya aku yang lebih berterima kasih padamu.
Terima kasih sudah masuk ke duniaku.
Aku memang mau masuk ke duniamu.
Semakin mengenal temanmu,
semakin mengenalmu.
Ini membuatku semakin merasa diriku lebih penting dari sebelumnya.
Kamu sangat penting bagiku.
Awalnya aku tidak bisa membayangkan bagaimana kita bersama.
Tidak tahu bagaimana aku bisa menjadi bagian dari hidupmu.
Atau bagaimana kamu akan menjadi bagian dari hidupku.
Tapi, sekarang gambarnya mulai jelas.
Tetaplah di sisiku, buatlah gambarnya tetap jelas.
Baik.
Kak Prim.
Apakah kamu melihat ini?
Lihat apa?
Ini.
Apa?
Kamu masuk nominasi sutradara iklan terbaik.
Astaga.
Benarkah?
Wah, dalam daftar semuanya sutradara terkenal.
Selamat, Kak.
Akhirnya kamu berhasil.
Kalau begitu,
apakah Min tahu?
Tidak yakin.
Hari ini tidak bertemu Kak Min.
Kalian berdua masih belum bicara sampai sekarang?
Dia sendiri yang tidak mau bicara denganku.
Kamu dan Kak Min adalah teman baik.
Kalian mendirikan perusahaan ini bersama.
Kamu bisa mendapatkan nominasi ini
juga karena kerja keras kalian bersama.
Baiklah.
Kamu pergi bujuk Kak Min saja.
Jangan terlalu sombong.
Aku akan memberi tahu orang lain tentang ini.
Aku pergi dulu.
Maaf.
Belakangan ini ibuku selalu datang mencari masalah.
Tidak perlu minta maaf.
Aku bisa mengerti.
Kamu juga mau bersama Ibu, 'kan?
Tidak.
Sebenarnya aku tidak begitu berharap
mendapatkan cinta ibu darinya.
Lagi pula,
aku hidup sendiri begitu lama.
Sudah lama tidak merasa kurang kasih sayang.
Aku hanya tidak mau bertengkar dengannya.
Bagaimanapun, dia tetap ibumu.
Apakah dia bisa disebut "Ibu"?
Apakah hanya karena melahirkan anak?
Bukankah itu terlalu kejam?
Pikirkan baik-baik.
Aku tidak mau menjadi bebanmu.
Aku tidak pernah menganggapmu sebagai beban, Gorya.
Bisa hidup bahagia seperti hari ini,
semua karena kamu.
Tapi bagaimanapun, keluarga tetap penting.
Cobalah.
Bagaimana kalau kelak ibumu bisa lebih memahamimu?
Tidak semua orang
bisa mendapatkan cinta dalam keluarga.
Terkadang teman
atau kekasih,
malah bisa mengisi kekurangan kehidupan.
Apakah kita harus mengumumkan hubungan?
Hei.
Kamu serius?
Ibumu tidak akan setuju.
Apakah ibuku bilang padamu?
Tapi, kalau kamu mau mengumumkannya,
ibuku menentangnya juga tidak ada gunanya.
Aku juga mau semua orang tahu hubungan kita.
Tapi, aku tetap...
Menghormati keputusanmu.
Mau.
Siapa yang tidak mau dipamerkan kekasihnya?
Kalau begitu, kita tunjukkan kemesraan, ya?
Apakah siap menjadi selebritas?
Aku sudah siap sejak menjadi pacarmu.
[Komplotan Terbaik]
Kalau begitu, aku akan membagikannya.
Halo.
Em...
Sekarang...
Aku sudah tidak bertanggung jawab untuk jadwal Prim.
Aku akan mengirimkan kontaknya pada Anda.
Anda langsung hubungi dia saja.
Apakah bisa langsung dikirim ke nomor ini?
Baik.
Kak, apakah kamu sungguh tidak peduli dengan Kak Prim?
Dia yang meninggalkanku duluan.
Kalian bisa bicara baik-baik.
Sudah bicara baik-baik.
Tapi, sama sekali tidak berguna.
Sebenarnya kamu memihak siapa?
Kamu harus mendukungku.
Tentu saja aku mendukungmu.
Aku mendukung keduanya.
Kalian berdua, yang satu emosional,
yang satu keras kepala.
Tergantung sisi mana yang harus kita pedulikan.
Tapi sekarang, aku butuh pacar yang mendukungku,
bukan pacar yang bisa menjatuhkanku.
Baik.
Aku mengerti.
Kamu mau melampiaskannya, mau bilang apa,
bilang saja.
Aku siap mendengarnya.
Bukankah orang pacaran
demi ada orang yang mendengar keluhan diri sendiri?
Ya.
Benar.
Jadi,
kamu hanya perlu mengangguk
dan menyetujui setiap hal dariku.
Baik.
Meskipun mungkin akan menentangnya,
tapi lain kali saja.
Ayo.
Aku sudah siap.
Kamu mau bilang,
mau melampiaskannya,
mau marah sampai tahap apa,
aku sudah siap mendengarnya.
Bisa mulai dari hari pertama kalian membuka perusahaan bersama.
Aku sudah siap.
Aku tidak mau bilang,
juga tidak mau memarahinya.
Hah?
Lebih baik memelukmu dan tidur.
Selamat.
Baru bekerja beberapa tahun,
sudah masuk nominasi penghargaan sebesar ini.
Hanya masuk nominasi saja, belum mendapatkan penghargaan.
Jangan terlalu senang dulu.
Aduh, seperti ini sudah sangat hebat.
Dan satu-satunya wanita.
Pacarku hebat sekali.
Luar biasa.
Kalau begitu hebat, apakah ada hadiah untukku?
Kamu mau apa?
Apa pun yang kamu mau.
Sungguh apa pun boleh?
Ya.
Aduh.
Bisa seperti ini, sudah lebih baik dari memenangkan penghargaan.
Itu saja?
Mengapa begitu mudah senang?
Tapi, kalau kamu mau memberikan lebih banyak juga boleh.
Aku sangat senang menerimanya.
Aku tahu
harus memberimu apa.
Kamu mau membawaku ke mana?
Bukankah sudah sepakat akan mengajakku merayakannya
setelah masuk nominasi?
Aku mau membawamu menemui seseorang yang penting.
Siapa?
Tunggu.
Kamu sudah banyak membantuku.
Membantu ibuku mencari pekerjaan.
Juga membawaku bertemu dengan produser film.
Hei.
Semua ini ada dalam daftar keinginanku.
Tapi, masih tersisa satu,
yaitu membawaku menemui pemandu wisata.
Lalu, membawaku keliling dunia.
Tapi, orang ini
sangat penting.
Kamu pasti mau bicara dengannya.
Jangan bilang itu Sutradara Lady Bird.
Jangan bohong.
Ya.
Benarkah?
Di sini.
Sutradara Lady Bird.
Orang yang seharusnya kamu berbagi penghargaan
bukan aku,
melainkan Min.
Apakah Bambi yang memaksamu ke sini?
Tidak memaksa.
Tapi, dia bilang kamu menangis,
bilang tidak bisa hidup tanpaku.
Terlalu berlebihan.
Aku tidak pernah meneteskan air mata.
Berarti kamu bisa hidup sendiri dengan baik?
Lagi pula, kamu sama sekali tidak bergantung padaku.
Aneh kalau bisa hidup dengan baik.
Sampai sekarang aku masih belum membalas klien.
Semua jadwalnya bertabrakan.
Menghubungi siapa pun, membuka harganya sangat mahal.
Aku tidak pandai memotong harga sepertimu.
Aku bahkan tidak tahu cara membayar pajak.
Jangan menundanya terlalu lama.
Kalau tidak, harus membayar denda.
Aku mengerti.
Aku juga tahu
betapa pentingnya kamu bagiku.
Aku yang dulu
sungguh tidak menganggap serius orang di sekitarku.
Apakah kamu tahu?
Kamu...
Adalah orang yang mendukungku dari belakang.
Tanpamu, aku tidak akan punya hari ini.
Aku masih ingat
saat kita mau membuka perusahaan bersama.
Hari itu kita berdua
diremehkan sutradara pria, produser pria,
bahkan diusir untuk bekerja.
Jadi, saat itu kita berpikir
untuk membuka sebuah perusahaan yang khusus membiarkan wanita datang bekerja.
Lalu, kita sungguh berhasil melakukannya.
Sampai hari ini, aku masuk nominasi.
Tapi, jelas-jelas dalam daftar nama itu
seharusnya ada namamu juga.
Tidak.
Meskipun hanya kamu seorang, juga bisa sangat hebat.
Tidak.
Tidak ada yang bisa sukses sendirian di dunia ini.
Kalau aku tidak memiliki teman sepertimu,
hidupku sudah lama hancur.
Tentang Bambi, aku bisa memahamimu.
Aku juga mengerti mengapa kamu begitu mau melindunginya.
Aku akan membantumu.
Aku akan membantumu menyeimbangkan pekerjaan dan cinta.
Aku tidak sedang menangis.
Aku hanya alergi.
Halo.
Kamu yang menghasut Shasha
untuk mengirim foto kalian berdua, 'kan?
Aku jelas-jelas sudah bilang
harus dirahasiakan dulu.
Aku tidak pernah menyuruhnya mengirimkannya.
Dia sendiri yang mengirimkannya.
Apakah kamu tidak pernah berpikir untuk menghentikannya?
Bagaimana kamu menjadi pacar?
Apakah sama sekali tidak mencemaskan masa depan Shasha?
Kamu juga tahu jelas apa yang terjadi di industri ini.
Atau apa yang kamu mau?
Mau terkenal
atau mau memanfaatkan kesempatan menjalin hubungan untuk mengumpulkan koneksi?
Katanya kamu punya merek pakaian.
Pacaran dengan model
pasti akan laku.
Mengapa kamu merendahkan orang seperti ini?
Aku tidak pernah meminta sesuatu dari Shasha.
Aku bisa bekerja dan menghasilkan uang sendiri.
Juga tidak pernah meminta uang dari orang lain.
Dan aku tidak pernah mau terkenal.
Aku memperingatkanmu sekali lagi.
Kelak, jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi.
Kalau masih mau terus menjadi pacar Shasha,
kamu harus mempertimbangkan masa depannya.
Cari uang dulu.
Cinta tidak lebih penting dari uang.
Ibu.
Ada waktu?
Ada yang mau aku bilang padamu.
Apakah ada hal penting?
Aku
akan kembali ke New York.
Apakah kamu sungguh sudah memikirkannya dengan baik?
Terkadang
yang bisa membuatku bahagia,
mungkin aku harus...
Pergi ke tempat baru.
Sebuah...
Tempat yang tidak akan mengganggu orang yang aku cintai.
Bambi.
Kamu jangan menanggung perasaan orang lain lagi.
Membuat orang lain bahagia bukanlah tanggung jawabmu.
Jadi, Ibu,
sekarang aku memilih diriku sendiri.
Aku akan menetap di sana.
Kalau pergi bisa membuatmu merasa lebih baik,
maka pergilah.
Aku selalu mendukungmu.
Beri tahu aku kalau kamu butuh sesuatu.
Tapi, aku berharap kamu membuat pilihan ini
demi dirimu sendiri.
Bukan demi membuat orang lain bahagia.
Mengerti?
[FIONA]
Bambi, aku datang.
Maaf, aku terlambat sedikit.
Tapi, aku sudah bergegas ke sini.
Lihatlah, aku memerintahkan untuk pulang begitu cepat.
Semua orang terkejut.
Tidak apa-apa.
Aku juga terus menunggumu sambil bekerja.
Jangan keberatan.
Bagaimana hari ini?
Apakah ada yang mau dimakan?
Aku mau makan makanan Tiongkok.
- Hmm... - Kamu...
Ada apa?
Mengapa terlihat aneh?
Jangan beri tahu aku.
Wah, situasinya begitu besar.
Jangan-jangan kamu mau seperti sebelumnya
menjodohkanku dengan Min lagi dan memberiku kejutan?
Sebenarnya,
aku mau memberitahumu sesuatu.
Tapi,
aku mau memberitahumu langsung.
Tentang...
Aku akan kembali ke New York.
Apakah pergi bekerja?
Kapan?
Hei, aku juga mau pergi bersama, mau pergi berlibur.
Tapi,
aku harus mengatur pekerjaan dengan Min dulu.
Kalau tidak, kali ini dia sungguh akan membunuhku.
Bukan.
Aku
akan kembali ke New York...
Menetap.
Apa maksudmu?
Aku hanya merasa
aku tidak mau menjadi bebanmu lagi.
Aku tidak mau kamu terus dipaksa
memilih antara pacar dan pekerjaan.
Aku tidak mau kamu
membuat keputusan
di antara aku dan apa pun.
Aku tidak mau menjadi seperti itu lagi.
Bambi.
Semuanya sudah diselesaikan.
Kamu masih khawatir apa?
Sudah tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi, Bambi.
Aku mengerti.
Tapi, suatu hari masalah akan muncul lagi.
Suatu hari, semuanya akan kembali seperti dulu.
Siklus buruk ini akan terus berlanjut tanpa batas.
Tidak.
Tidak.
Tidak akan terjadi lagi.
Karena kita berdua sudah dewasa.
Dan kita juga belajar dari kesalahan.
Aku juga belajar dari kesalahan.
Kalau kita terus memaksakan diri, hanya bisa seperti ini.
Kamu hampir kehilangan sahabatmu karena aku.
Aku tidak tahu
kelak aku akan berharap apa lagi padamu.
Tidak tahu
apa lagi yang mau aku dapatkan darimu.
Aku tidak mau ada perasaan seperti itu lagi.
Beri tahu aku apa yang kamu mau.
Aku juga bisa menemanimu pindah ke New York.
Lagi pula, aku mau belajar di sana.
Dan juga bisa sekalian syuting film di sana.
Kalau kamu mau pergi,
kamu harus pergi demi dirimu sendiri.
Bukan demi aku.
Bagaimana dengan daftar keinginan
yang kamu janjikan padaku untuk diselesaikan bersama?
Hah?
Tidak tinggal dan menyelesaikan yang terakhir bersama?
Tapi, bagaimana...
Kalau aku tetap tinggal
malah menghancurkan keinginanmu dari 1 sampai 4?
Mungkin kita harus mengakui
kita sungguh tidak bisa terus bersama.
Kita harus menerima kehidupan, harus membuat keputusan.
Tapi, aku memilihmu.
Tapi, aku memilih diriku sendiri.
Jangan, Bambi.
Menurutku kamu berpikir terlalu banyak, Bambi.
Kamu tidak perlu khawatir.
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Tidak.
Kamu pulang dulu saja.
Aku tidak mau.
Aku tidak mau.
Jangan, aku mohon.
Jangan.
Kamu jangan seperti ini, Bambi.
Kamu pulang dulu.
Kamu tahu.
Kamu tahu
betapa buruk hidupku tanpamu selama beberapa waktu itu.
Pulanglah.
Aku mau sendirian.
Ayo.
Oke?
♪ Perasaan ini ♪
♪ Seperti aku sedang kehilanganmu sepenuhnya ♪
♪ Perasaan ini ♪
♪ Seperti menghadapi kegilaan yang runtuh ♪
♪ Akhirnya akan menelanku ♪
♪ Aku mulai merencanakan bagaimana harus meninggalkanmu ♪
♪ Hanya demi bisa melepaskanmu selangkah lebih dulu ♪
Jangan biarkan cinta menghancurkan impianmu.
[Episode Selanjutnya]
Awalnya saat mengumumkan, hanya...
Mau menjalani hidup yang sederhana.
Bisa menciummu kapan saja.
Terima kasih kamu selalu menjadi pacar yang imut.
Selalu mendukungku.
Penghargaan selanjutnya adalah
penghargaan sutradara terbaik tahun ini.
Aku ada daftar keinginan baru yang mau diselesaikan.
♪ Karena aku suka gadis ♪
♪ Gadis, gadis, gadis ♪
♪ Dilarang mencintaimu ♪
♪ Gadis, gadis, gadis ♪
♪ Karena aku suka gadis ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.