All language subtitles for [subtitlekit.com]_The.Road.to.Splendor.S01E32.WETV.x264.720p[MkvDrama.net].ind.track6

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak Download
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

=Road to Splendor=

(Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Zhi Zhi dari Grup Yuewen)

=Episode 32=

Cepatlah!

Aku nyalakan, ya.

Belakangan ini,

Tuan Kesembilan dan Nyonya, yang satu tidur di kamar samping,

satu lagi di ruang baca. Keduanya bahkan tidak saling menatap.

Jika terus seperti ini,

semesra apa pun suami istri, hubungan mereka juga bisa retak.

Iya. Seharusnya kita mencari alasan

agar mereka lebih banyak mengobrol saat makan malam

Festival Musim Semi.

Ada sebuah tradisi di kampung halaman kami.

Siapa pun yang memakan pangsit isi koin tembaga ini,

seluruh anggota keluarga

harus mengucapkan kata-kata keberuntungan untuknya.

Jika Nyonya memakan pangsit ini...

Boleh juga, kau memang punya banyak akal.

- Sen, beri aku koin tembaga. - Baik.

Ini Festival Musim Semi pertama yang kita rayakan di ibu kota.

Meski kita makan pangsit isi sayuran karena sedang menjalani masa berkabung,

kita tetap membuat dengan harapan keberuntungan

untuk memeriahkan suasana.

Dengan begitu, Nyonya Kelima juga akan bahagia di atas sana.

Benar.

Namun, Sanniang,

bagaimana kita membedakan pangsit ini dengan pangsit lain?

Aku akan membuat 18 lipatan pada pangsit ini.

Delapan belas lipatan bagus.

Makin banyak dilipat, keberuntungan makin banyak.

Belakangan ini, Nyonya merasa sedih.

Biarkan dia memakan pangsit ini.

Semoga tahun depan keadaan menjadi lebih baik

dan semuanya berjalan lancar.

(Kebajikan Seseorang Mendatangkan Berkah bagi Tanah Kelahirannya)

Pangsitnya sudah datang.

Pangsit hari ini berbeda dengan yang biasanya.

Aku menaruh hadiah di dalamnya.

Siapa pun yang memakan hadiah itu hari ini,

harus mendengarkan kata-kata keberuntungan dari yang lain untuknya.

Mari kita lihat siapa yang beruntung, bagaimana?

Baik, ini ide bagus.

Makanlah yang ini.

Ini pangsit yang dibuat oleh Tuan Kesembilan sendiri.

Semuanya tenggelam di dasar. Pasti ada di dalam mangkuk ini.

- Ayo, cepat makan. - Ayo, makan.

- Mari. - Ayo, makan.

- Cepat cicipi. - Harum sekali.

Ini enak.

Makanlah pangsit dulu. Cepat makan.

Ini.

Apakah kau memakannya?

- Lagi-lagi tidak. - Aku juga tidak.

Aku juga.

Aku benar-benar tidak begitu berselera. Cukup mengikuti tradisi saja.

Tubuh Anda sudah menjadi kurus belakangan ini.

Makanlah beberapa lagi, yang berikutnya pasti ada.

- Benar, Kakak Ipar. - Benar.

Benar, makanlah beberapa lagi.

Makanlah beberapa lagi. Yang berikutnya pasti ada.

Cepatlah, makan beberapa lagi.

- Mari kita juga makan, cepat makan. - Ayo, makan.

Isian yang kubuat hari ini enak sekali.

Enak.

Ada di dasar mangkuk siapa? Cepatlah makan.

Aku benar-benar tidak sanggup memakannya lagi.

Makanlah.

Boleh juga, sama saja jika Tuan Kesembilan yang memakannya.

Benar.

Kita termasuk Nyonya, terutama Nyonya,

harus mengatakan ucapan keberuntungan untuk Tuan Kesembilan.

- Benar. - Benar.

Tuan Kesembilan.

Ayo, makan, mari kita juga makan.

Mari kita lihat siapa yang bisa mendapatkan hadiah itu.

- Tuan Kesembilan. - Tuan Kesembilan.

Tuan Kesembilan.

Apakah kau menyesal?

Kau menyesal menikah denganku?

Aku menyesal sudah membujukmu untuk bergabung dengan militer.

Aku yang waktu itu

hanya mementingkan kekayaan dan kehormatan.

Aku hanya ingin naik ke posisi yang lebih tinggi.

Lalu, aku sudah memahaminya

dan berhasil melepaskannya.

Namun, kau malah mengambilnya lagi dan tidak bisa melepaskannya.

Jika bisa kembali ke tujuh tahun lalu,

aku ingin kita menjadi pasangan yang mempertaruhkan nyawa bersama.

Mungkin

kita bisa lebih baik daripada sekarang, yang seperti orang asing.

Kau ingin aku naik ke posisi yang lebih tinggi,

tapi takut setelah menjadi pejabat berkuasa,

aku tidak berakhir dengan baik.

Quanhui,

bagaimana mungkin ada cara mendapatkan keduanya di dunia ini?

Aku tidak berharap kau memercayai atau membantuku.

Aku hanya berharap kau tidak bersikap dingin kepadaku dan meninggalkanku.

Aku sudah kehilangan terlalu banyak orang di sepanjang perjalanan ini.

Aku tidak ingin kehilangan dirimu.

Makin tinggi kekuasaan seseorang, dia akan makin kesepian.

Kini, akhirnya aku memahaminya.

Kekuasaan ini

membuat Zhao Ling menjadi Tuan Zhao,

dan membuat Fu Tingyun

menjadi Nyonya Zhao.

Tuan Kesembilan,

cara apa yang harus kulakukan

agar bisa membuatmu merasa lebih hidup?

Jika kau merasa tertekan

dan

menderita karena aku,

lebih baik

kita berpisah saja.

♪Masa lalu bagai sehelai daun gugur yang berpapasan♪

♪Begitu ringan, tapi langkahku berhenti karenamu♪

Jika kau tidak ingin melihatku,

malam ini,

aku akan tinggal di Biro Pemerintahan.

Kau...

♪Terukir dalam lingkar waktu♪

♪Ingin menghentikan waktu sejenak, tapi tidak mampu♪

Jangan berpikir yang tidak-tidak.

♪Berpaling karena takut air mata tidak sanggup terbendung♪

♪Membekas jauh di relung hati, tapi kupendam dalam diam♪

♪Hangat genggaman tanganmu♪

♪Membuat kita percaya bahwa itu nyata♪

♪Satu janji untuk seumur hidup hingga kini masih terngiang♪

♪Berpaling karena takut hidup ini tidak lagi punya tempat untuk pulang♪

♪Andai kita bisa berjuang bersama meraih masa depan♪

♪Hangat genggaman tanganmu♪

♪Membuat kita percaya bahwa itu nyata♪

♪Satu janji untuk seumur hidup hingga kini masih terngiang♪

Jika bukan karena Tuan Liu dari Kementerian Personalia

menghalangi memorial ini hari ini, aku bahkan masih tidak tahu apa-apa.

Beraninya kau diam-diam mengusahakan jabatan

untuk ditempatkan di Ganlin tanpa sepengetahuan keluarga!

Kini,

aku banyak menuai kritik.

Bahkan, pejabat pangkat tujuh ini pun

kudapatkan berkat bantuan rekan sesama lulusan ujian

dengan susah payah.

Hanya karena tidak ada yang peduli, urusan ini baru bisa terlaksana.

Ayah,

aku sudah tidak bisa mencapai prestasi apa pun di ibu kota.

Lebih baik aku ke Ganlin, setidaknya...

Setidaknya aku masih bisa melihat kepulan asap di padang gurun.

Omong kosong! Omong kosong macam apa yang kau katakan?

Suamiku.

Putraku, Yu Guodong,

yang merupakan juara ujian pilihan langsung Kaisar,

malah pergi ke perbatasan untuk menjadi pejabat rendahan.

Bagaimana aku bisa mempertahankan kehormatanku?

Suamiku.

Apakah kau ingin seluruh pejabat di istana mentertawakan keluarga kita?

Suamiku, sudahlah.

Ibu tahu kau sedang kesal, tapi saat ini,

urusan keluarga masih banyak dan hanya perlu menunggu sebentar lagi.

Dia pasti akan memberimu masa depan yang cerah.

Maafkan aku karena tidak berbakti.

- Namun, untuk urusan Ganlin... - Tidak ada kata namun!

Cepat antar Tuan Muda untuk beristirahat di kamar.

Cepat!

Tuan Muda, ayo pulang dan beristirahat.

Ayo, pulang dan beristirahat.

(Berkah dan Kemurahan Hati Terus Mengalir)

Sungguh mengecewakan.

Kau tenang saja.

Jika urusan ini diserahkan kepadaku,

aku pasti akan menyelesaikannya dengan baik.

(Diterangi Cahaya Bulan yang Terang Sepanjang Malam)

Aku tidak menyangka kau akan mengusahakan jabatanmu sendiri,

apalagi ingin pergi ke tempat sejauh itu.

Jika benar-benar bisa ditempatkan di Ganlin,

bawalah aku bersamamu,

bagaimana?

Mungkin jika pergi ke tempat lain,

kita bisa lebih bahagia daripada di ibu kota.

Mungkin

seiring dengan berjalannya waktu,

kita bisa memperbaiki kerenggangan di antara kita sebagai suami istri.

Kita juga bisa menjalani kehidupan sederhana

seperti suami istri pada umumnya. Bagaimana?

Kota Ganlin dipenuhi debu pasir,

bahkan air bersih pun sulit didapat.

Kau hidup berkecukupan selama ini.

Apakah kau sanggup?

Dulu, kau ingin mendapatkan kekayaan dan kehormatan melalui diriku.

Kini, kau ingin mendapatkan kebebasan lagi melalui diriku.

Nyonya Muda Pertama,

berhubung kau sudah memimpikan kekayaan dan kehormatan ini,

jangan lagi bangun dari mimpimu,

juga jangan harap bisa memanfaatkan peluang ini untuk meninggalkan ibu kota.

Apakah bagimu,

aku adalah orang yang seperti itu?

Dulu, kau menghalalkan segala cara untuk menikah dengan orang seperti kami.

Kini, juga sudah ada Ji.

Meski besok aku mati di Ganlin,

segala kebutuhan hidupmu akan tetap terpenuhi seperti biasa.

Di sisa hidup nanti, di mana pun aku berada,

tidak akan mengganggu kekayaan dan kehormatanmu.

Bisa-bisanya ada orang yang bersikap sedingin itu terhadap pasangannya.

Kau sudah belajar dengan tekun selama lebih dari sepuluh tahun,

berhasil lulus ujian kekaisaran dengan susah payah,

dan menjadi pejabat di Akademi Hanlin.

Kau hanya sedang mengalami masa sulit dan menghadapi beberapa masalah.

Kau rela mengorbankan masa depanmu yang begitu cerah

untuk pergi ke ke daerah terpencil itu dan hidup menderita.

Mengapa begitu?

Ibu tidak perlu mengatakannya lagi.

Keputusanku sudah bulat.

Sudahlah.

Ibu tahu alasanmu bersikeras ke Ganlin.

Kau boleh pergi.

Namun, setelah pergi,

kau tidak takut Ibu akan berbuat sesuatu kepada Fu Tingyun?

Kini, dia adalah pejabat pangkat dua, Nyonya Kehormatan.

Kehormatan?

Semangkuk pangsit bisa diracuni.

Ibu bisa memerintahkan orang untuk membunuhnya di jalan.

Meski dia mengurung diri di kediaman,

Ibu juga bisa menyuap pelayan untuk memberinya obat.

Ibu memiliki ribuan cara untuk membunuhnya,

apalagi cara untuk meloloskan diri.

Jika kau berani pergi,

Ibu akan menghabiskan sisa hidup untuk melawannya sampai mati.

Tidak ada yang lebih mengenal Ibu selain anaknya.

Kau yang tahu sebanyak apa

cara yang Ibu punya.

Apakah Ibu bahkan tega mengabaikan kasih sayang terakhir

antara ibu dan anak?

Kasih sayang itu tentu ada.

Namun, darah daging Ibu ingin meninggalkan Ibu.

Ibu sudah tidak bisa menghiraukan kasih sayang ini.

Sungguh pasangan suami istri yang serasi.

Yang satu memanfaatkanku,

satunya lagi mengancamku.

Jika Tuan Muda bersikeras untuk pergi dan membawa Nyonya,

kita tidak memiliki kesempatan untuk meloloskan diri.

Tenang saja.

Kita tidak akan ke sana.

Tuan Muda sudah datang.

Apakah urusan resmi hari ini tidak banyak?

Tusuk konde ini sudah agak usang.

Jika Tuan Muda menginginkannya,

aku akan menyuruh Cairong menukarkan yang baru untukmu.

Aku mau yang ini.

Nyonya,

kenapa Nyonya Wu tiba-tiba mengajak Anda bertemu?

Soal buku Nyonya Wu waktu itu, aku masih berutang budi padanya.

Tampaknya,

aku tetap harus menemuinya.

(Sampai jumpa di kedai teh di selatan kota)

(tiga hari lagi pukul setengah dua siang)

(Paviliun Aroma Teh)

- Nyonya. - Nona Kesembilan.

Aku tahu kau tidak bahagia sekarang.

Jika perlu, kau bisa ikut denganku.

Aku akan membawamu kembali ke Ganlin.

Saat di Huaying, kau menuduhku berzina dengan pria lain.

Saat di Ganlin, kau menghina kami

dengan menuduhku dan Tuan Kesembilan melakukan kawin lari.

Sekarang, kau sendiri malah melakukan hal yang dulu paling kau hina.

Tuan Yu, kenapa kau tidak bisa melepaskanku?

Aku hanya ingin membantumu mendapatkan kebebasanmu kembali.

Aku sama sekali tidak bermaksud lancang.

Tuan Yu, harap jaga sikapmu.

Aku sudah menikah. Kau juga berasal dari keluarga pejabat.

Kini, kau malah mengabaikan kedudukanmu dan terus menggangguku.

Apa bedanya dirimu dengan berandalan di jalanan?

Justru karena dulu terlalu memikirkan kedudukan,

aku pun tidak pernah berani untuk berjuang

sehingga kehilangan jodoh yang baik.

Namun, sekarang,

semua nama dan kehormatan semu itu sudah kulepaskan.

Status, kedudukan,

jabatan, ketenaran, dan kekayaan.

Semua itu sama sekali tidak penting dibandingkan denganmu.

Asalkan kau bersedia,

aku rela melepaskan segalanya.

Kau berkali-kali mencurahkan isi hatimu padaku,

tapi sebenarnya semua itu demi dirimu sendiri.

Penderitaanmu, kesulitanmu,

dan perasaanmu padaku hanyalah obsesi, bukan cinta.

Kau sendiri yang terkurung dalam sangkar,

apa hubungannya denganku?

Jika kau sendiri ingin melarikan diri, jangan gunakan namaku sebagai alasan.

Tidak.

Tidak.

Kau salah paham kepadaku.

Kali ini, aku benar-benar sudah bertekad.

Nona Kesembilan!

Apa yang kau lakukan? Lepaskan!

Lepaskan! Kau...

Lepaskan!

Sanniang!

Aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian di ibu kota.

Kau tidak akan mampu melawan mereka.

Nyonya Muda, kalau bukan demi nama baik dan masa depan Tuan,

hal sepele seperti ini

tidak mungkin kubawa ke hadapan Nyonya Muda

dan membuat Nyonya Muda kesal.

Kemarin, aku tidak sengaja mendengar

bahwa Tuan baru saja mendapat wanita simpanan.

Wanita itu bahkan dibelikan kediaman bagus.

Jika kau tidak percaya, ikuti saja Chengxin.

Nanti, kau akan segera menemukannya.

Jika aku bisa menerima keberadaanmu, wanita simpanan itu pun bisa kuterima.

Apakah kau mengatakan semua ini kepadaku

karena ingin memanfaatkan diriku untuk merebut kembali hati Tuan Muda?

Aku hanya memikirkan masa depan jabatan Tuan Muda.

Aku mengerti. Pulanglah dulu.

(Meraih Bulan)

Nona,

Anda meminta Nyonya Muda turun tangan menyelamatkan orang seperti itu.

Jika masalah ini membesar, itu tidak akan menguntungkan Anda.

Orang itu tetap harus diselamatkan.

Namun, dia juga harus dicegah agar tidak diam-diam kembali ke Ganlin.

Kalau tidak, aku benar-benar khawatir Nyonya Yu akan mengutusku ke sana.

Sudah diselidiki.

Orangnya ditempatkan di sebuah kediaman kecil di Gang Zhenjiang.

Namun, jika langsung pergi menangkapnya,

Anda pasti akan bertengkar dengan Tuan Muda.

Jangan sampai karena emosi sesaat, Anda membuat Tuan Muda marah.

Siapa bilang aku ingin pergi menangkap basah?

Aku akan membawanya masuk ke kediaman dan mengangkatnya menjadi selir.

Makin kacau keluarga ini,

aku akan makin senang.

Buka pintunya!

Buka pintunya!

Inilah kediaman tempat Tuan Muda menempatkan wanita simpanannya.

Buka pintunya!

Aku adalah Nyonya Kehormatan pejabat pangkat dua,

istri dari Pejabat Pemberani Zhao.

Kalian bukan petugas pemerintah dan tidak memiliki surat perintah resmi.

Beraninya kalian menahanku.

Saya tidak peduli apa gelar Nyonya. Kami hanya menuruti perintah Tuan Yu.

Buka pintunya!

Ternyata dia

wanita simpanan itu.

(Keluarga Makmur dan Sejahtera)

Yake.

Sekarang, kau pasti sangat puas, 'kan?

Selama bertahun-tahun,

orang yang selalu dia pikirkan tetaplah dirimu.

Awalnya, kau menolak menikah dengannya.

Kemudian, Nyonya Yu ingin menjadikanmu sebagai selirnya.

Kini, setelah semua yang terjadi,

kau malah dijadikan sebagai wanita simpanannya.

Kau berpikir terlalu jauh.

Sejak pertunanganku dengan Keluarga Yu dibatalkan,

hubungan kami sudah berakhir.

Siapa pun yang ada di hati Yu Jingxiu tidak ada hubungannya denganku.

Aku juga tidak peduli.

Adapun kejadian hari ini,

aku sama terkejutnya denganmu.

Kau sungguh tidak pernah menaruh hati padanya?

Jika Yu Jingxiu begitu berharga bagimu, pertahankan dia baik-baik.

Jangan biarkan dia mengganggu hidupku lagi.

Dalam hidup ini,

jika hanya terus menatap jalan hidup orang lain,

hidupmu sendiri tidak akan pernah berjalan baik.

Di mata dan hatiku,

sejak awal hanya ada hidupku sendiri.

Sejak kecil hingga dewasa,

semua yang mati-matian kukejar

tidak pernah kau lirik sekali pun.

Perhiasan itu demikian,

pertunangan dengan Keluarga Yu juga demikian,

begitu pula

Yu Jingxiu.

Yang kuanggap sebagai harta

justru kau buang sebagai barang usang.

Tingyun.

Tahukah kau

kenapa ibumu meninggal?

Bukankah ibuku

meninggal karena sakit?

Sekretaris Agung Yu ingin menjebak Zhao Ling.

Jadi, dia memulainya dari ayahmu.

Mereka merancang agar Zhao Ling menjalani tiga bulan masa berkabung.

Nyonya Yu maju untuk menghasut ayahmu.

Demi menjilat para penguasa,

ayahmu pun meracuni

Nyonya Besar Kelima hingga wafat.

Dulu,

kau terkurung di Kuil Biyun karena aku

dan hanya diberi semangkuk racun.

Hari ini, biar kuberi tahu kebenarannya kepadamu.

Anggap saja aku membalas kebaikanmu saat itu.

Pastikan

kau mengenali siapa musuhmu.

Tenang saja.

Yu Jingxiu tidak bisa membawamu pergi.

Status sebagai Nyonya Muda Keluarga Yu

juga sudah tidak kuinginkan.

Namun, sekarang,

status ini masih ada gunanya.

(Keluarga Makmur dan Sejahtera)

Nyonya Muda, tenang.

Jangan lakukan itu.

Jangan lakukan itu, Nyonya Muda.

Nyonya Muda.

Aku tahu

kalian hanya menurutinya,

bukan aku.

Namun, jika hari ini kalian tidak membiarkannya pergi,

aku akan bunuh diri di sini!

Jika Nyonya Muda Keluarga Yu mati karena kalian,

apakah kalian bisa lolos dari tanggung jawab?

Kami tidak akan bergerak. Nyonya Muda, turunkan dulu.

Turunkan dulu.

Begitu saya terbangun, Nyonya sudah menghilang.

Lalu, saya segera pulang dan menyuruh Sen kemari.

Setelah itu, saya datang mencari Anda.

- Dachuan. - Tuan Kesembilan.

Pergilah ke Kediaman Yu.

Kumpulkan semua saudara kita.

Siapa pun yang bisa memberikan petunjuk tentang Nyonya

diberi hadiah besar!

Tuan Kesembilan,

saya baru saja mendapatkan kabar bahwa beberapa hari yang lalu,

Yu Jingxiu menyewa sebuah kediaman di Gang Zhenjiang.

Belakangan ini, gerak-geriknya mencurigakan.

Bagaimana kalau kita periksa ke sana?

♪Harumnya sisa dupa menghilang di ranting♪

♪Angsa yang kesepian tidak menyadari musim gugur yang dingin♪

♪Jika takdir Langit tidak dapat diminta♪

♪Dunia manusia sungguh tidak masuk akal♪

Tingyun!

♪Malam dingin tidak bertanya siapa yang pergi atau tinggal♪

♪Orang yang terjebak dalam hujan deras♪

♪Paling dahulu ditembus dinginnya angin♪

Tuan Kesembilan.

Jangan takut.

♪Meski mengorbankan sisa hidupku, tetap sulit menukar jawaban yang benar♪

♪Semuanya hanyalah abu dari altar pengorbanan♪

♪Sedang menebus dosa♪

♪Hancur menjadi debu yang begitu halus♪

♪Saat angin berembus, menghilang tanpa jejak♪

♪Benar dan salah dihadapi tanpa gentar♪

♪Di ujung jalan panjang, cahaya jernih akan tiba♪

Ini bukan jalan pulang.

Kau mau membawaku ke mana?

Pernikahan kita dianugerahkan oleh Kaisar.

Selama kita masih hidup, tidak akan bisa berpisah.

Namun, hari ini ada satu kesempatan.

Aku bisa mengajukan laporan kepada Kaisar

bahwa

kau diculik oleh penjahat sehingga bisa mengantarmu pergi

dari tempat yang membuatmu tidak bahagia ini.

Jiangnan,

Prefektur Yongning,

atau Kota Ganlin.

Jika kau ingin pergi,

kau bisa berangkat malam ini juga.

Kediaman, uang, dan kereta kuda,

semuanya sudah dipersiapkan.

Aku hanya berharap

kau punya satu pilihan lagi.

Quanhui,

sebenarnya aku sangat tidak rela melepaskanmu.

Namun, aku tidak ingin

hidupmu terus terancam karenaku.

Aku menikahimu

karena ingin membahagiakanmu.

Saat menikah, aku pernah berjanji kepada Ibu Mertua...

Aku sudah tahu tentang apa yang dialami ibuku.

Ibuku

dibunuh oleh ayahku atas hasutan Keluarga Yu.

Kau sudah tahu sejak awal,

tapi enggan memberitahuku.

Kini, situasi makin berbahaya.

Berpisah denganku adalah pilihan terbaik bagimu.

Aku khawatir suatu hari nanti,

aku terpaksa meninggalkan semua orang,

termasuk kau.

Tahukah kau seperti apa orang jahat yang sebenarnya?

Mereka melakukan segala kejahatan,

tapi membiarkan orang lain menanggung kesalahannya.

Kau sudah masuk jebakan, Zhao Ling.

Jika aku membiarkanmu menghadapinya sendirian,

sementara aku pergi begitu saja,

aku tidak pantas disebut istrimu.

Maksudmu,

kau tidak akan pergi?

Kekuasaan

akan membuat seseorang menjadi sebilah pisau, sebuah busur,

atau sebuah busur silang.

♪Meminjam dunia fana untuk membawaku melewati segala nestapa♪

Namun, aku tidak ingin kau menjadi seperti itu.

Aku ingin kau selamanya ingat

bahwa kau adalah manusia.

Kau adalah Tuan Kesembilan Zhao saudara-saudaramu

dan juga suamiku.

Kau bukan pejabat pemberani siapa pun.

♪Tidak meminjam kepada dunia fana♪

♪Meminjam dunia fana untuk membawaku melewati segala nestapa♪

Ayo, kita pulang.

♪Memanfaatkan jatuhnya bidak yang tidak bisa kukendalikan♪

♪Menukar dunia agar badai salju reda sejenak♪

♪Tidak mencari ketenangan dari hal-hal di luar diri♪

♪Tidak mencari ketenangan...♪

Aku sering bermimpi buruk.

Aku akan selalu menemanimu.

Bagaimana ini? Coba kau katakan.

Tuan Muda.

Apa yang terjadi?

Ini...

Di mana orangnya?

Mengincar istri rekan sesama pejabat,

bahkan diam-diam menculiknya.

Tidak kusangka,

Tuan Muda Yu juga punya sesuatu yang tidak bisa didapatkan.

Memang benar, jodoh yang dipaksakan

pada akhirnya hanya akan menjadi hubungan buruk.

Diam!

Kenapa? Kalau kau berani melakukannya,

kenapa tidak sanggup mendengarku mengatakannya?

Tingkahmu sekarang tidak ada bedanya dengan wanita penuh dendam.

Tuan Muda.

Entah sejak kapan, jika tidak membencimu,

rasanya aku tidak bisa terus hidup.

Kau bilang aku biasa dan membosankan,

bahkan di tengah kerumunan pun aku tidak akan menonjol.

Namun, Tuan Muda, sebelum menikah denganmu,

aku juga seseorang yang tiada duanya.

Kau bilang aku biasa dan membosankan.

Itu karena kau sendiri sangat membosankan.

Yu Jingxiu, sekalipun yang kau nikahi bukan aku,

melainkan orang lain,

mereka tetap akan kau buat menjadi orang membosankan sepertiku.

Kegilaanmu kepadanya sekarang

sama seperti obsesimu saat dulu menikahiku.

Semuanya hanya menipu diri sendiri.

Kau bahkan menginginkan kebebasan? Kau sama sekali tidak pantas.

Kau pencemburu dan tidak berbudi.

Ucapan dan tingkah lakumu tidak tahu aturan.

Kau sudah gila.

Kulihat, kau memang tidak ingin kembali ke Keluarga Yu lagi!

Benar.

Kau benar.

Aku sudah lama muak dengan keluarga tanpa kasih dan perasaan ini!

Di keluarga ini,

kau selalu mengikuti kemauan ibumu dan ibumu mengikuti kemauan ayahmu,

sedangkan aku bagaimana?

Aku berusaha menyenangkan kalian semua.

Namun, pada akhirnya,

aku harus mengikuti kemauan kalian semua.

Mulai sekarang,

entah kasih sayang,

kekuasaan,

ataupun kebebasan,

aku tidak akan lagi mengharapkan apa pun darimu.

Tuan Muda Yu,

uruslah dirimu sendiri.

(Kenangan Lama Xiaoxiang)

(Kumpulan Komentar Empat Kitab, Ajaran Jalan Tengah)

Aku, Fan Yake, memohon untuk meninggalkan kediaman

dan menjalani hidup tenang di kediaman luar kota.

Kau sungguh ingin pergi?

Bukankah Nyonya selalu menyesal

karena tidak mendapatkan menantu yang Nyonya inginkan?

Sekarang, aku ingin pergi, Nyonya malah mau menahanku?

Ji masih sangat kecil.

Apakah kau tega membiarkannya kehilangan ibu di usia semuda itu?

Kalau dulu,

mungkin ucapan Nyonya benar-benar akan membuatku tetap tinggal

dan mengurung diriku seumur hidup.

Namun, sekarang aku sudah tahu apa yang kuinginkan.

Aku tidak ingin menjadi ibu yang hidupnya terkekang oleh anak.

Apa yang kau bicarakan?

Kau sudah menjadi seorang ibu, bagaimana bisa bertindak sesuka hati?

Ayo, bawa Ji kemari.

- Baik. - Tidak perlu.

Aku sudah tidak punya tenaga.

Ji tidak akan kekurangan makanan atau pakaian di keluarga ini.

Aku tidak perlu mengkhawatirkannya.

Kalau ikut denganku, dia justru akan ikut menderita.

Coba Nyonya mengingat kembali dirimu sendiri.

Dari semua yang pernah Nyonya lakukan,

mana yang benar-benar demi anak?

Jika Nyonya sendiri tidak bisa melakukannya,

kenapa menuntutku menjadi ibu yang penuh kasih?

Bagiku sekarang, kebebasan adalah yang terpenting.

Aku hanya ingin hidup untuk diriku sendiri.

Sekalipun Nyonya

atau seluruh dunia ini mencaciku tidak pantas menjadi ibu,

lantas kenapa?

Nyonya.

(Jika seorang ibu mengalah dan menelan penderitaan seumur hidup,)

(anaknya juga tidak akan bahagia.)

(Aku khawatir suatu hari nanti, aku juga akan mengatakan kalimat)

("semua ini demi kebaikanmu".)

(Aku tidak ingin menjadi ibu yang seperti itu.)

(Cuplikan Episode Selanjutnya)

Rakyat jelata, Jin Yuanbao, menggugat Jenderal Zhaoyong, Zhao Ling,

karena bersekongkol dengan pedagang dan memperjualbelikan garam ilegal!

Dalam hidup ini, makin banyak yang kau serakahi,

(Kediaman Xie) makin besar pula kehilanganmu.

Lepaskan itu!

Apa yang kau lakukan?

Kenapa kau mengkhianati Tuan Kesembilan? Cabut gugatanmu!

Pastikan kasus ini menjadi perkara yang tidak terbantahkan.

Biarkan dia menanggungnya.

Zhao Ling dicopot sementara dari jabatan dan dimasukkan ke penjara.

Selidiki dia sampai tuntas.

♪Masa lalu bagai sehelai daun gugur yang berpapasan♪

♪Begitu ringan, tapi langkahku berhenti karenamu♪

♪Merangkai suka duka menjadi kenangan tanpa sesal♪

♪Terukir dalam lingkar waktu♪

♪Ingin menghentikan waktu sejenak, tapi tidak mampu♪

♪Berpaling karena takut air mata tidak sanggup terbendung♪

♪Membekas jauh di relung hati, tapi kupendam dalam diam♪

♪Hangat genggaman tanganmu♪

♪Membuat kita percaya itu nyata♪

♪Satu janji untuk seumur hidup hingga kini masih terngiang♪

♪Di lautan manusia, sesaat kutemukan dirimu♪

♪Tanpa suara, tapi menerangi separuh hidupku♪

♪Menulis kasih yang tidak terucap dengan keheningan♪

♪Kusimpan rapat di sudut hati♪

♪Sejak itu, tidak ada lagi yang layak kutunggu♪

♪Berpaling karena takut hidup ini tidak lagi punya tempat untuk pulang♪

♪Andai kita bisa berjuang bersama meraih masa depan♪

♪Hangat genggaman tanganmu♪

♪Membuat kita percaya bahwa itu nyata♪

♪Satu janji untuk seumur hidup hingga kini masih terngiang♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.