All language subtitles for Beyond_Evil_ep_10.NEXT.VIU[1]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

Support Me http://trakteer.id/sultan_khilaf

"Semua karakter, organisasi, lokasi"

"Dan peristiwa dalam drama ini adalah fiktif"

"Desember 2020, Busan"

Kurasa anak orang kaya punya cara mewah untuk bolos kerja,

minum sampanye seharga ratusan dolar sepagi ini.

Kenapa wajah mabuk ini sangat tenang? Ini menyebalkan.

- Siapa kamu? - Ini aku.

Kukira kamu ingin tahu apa yang terjadi di Munju.

Itu sebabnya aku datang ke sini sendiri.

Aku tidak peduli.

Kang Jin Mook.

Pelakunya tewas, jadi, tentu saja, dakwaan tidak diajukan.

Tidak ada yang tahu

siapa yang memberinya senar pancing.

Pada hari dia bunuh diri,

semua kamera pengawas di Kepolisian Munju rusak.

Semuanya sudah berakhir.

Rasanya aneh aku tidak membersihkan sisa-sisa pekerjaanku.

- Pergilah. - Kamu tidak mau berbagi?

Pergi saja.

Lagi pula, aku seorang jaksa.

Aku bertanya-tanya apakah aku harus duduk saja

dan menonton kasus canggung ini.

Kamu bertengkar dengan gadis itu?

Yoo Jae Yi, pemilik toko daging itu?

Dia menghilang begitu Kang Jin Mook meninggal, sama sepertimu.

Kudengar dia di Busan.

Kukira kalian berdua kawin lari.

Tukang pijat ilegal dan pekerja seks.

Itu tidak penting, Ju Won.

- Apa? - Aku sangat terkejut.

Aku tidak percaya orang gila kebersihan sepertimu

membiarkan hal seperti itu menahanmu.

Ayahmu dan aku bilang semuanya sudah terkendali.

Lalu kenapa Han Ju Won membuat pengakuan tidak berguna

yang tidak diinginkan siapa pun?

Seseorang mati.

- Aku akan dihukum atas apa... - Lupakan, Nak.

Akhirnya kamu melakukan operasi jebakan,

jadi, kupikir akhirnya kamu menyadari kenyataan.

Tapi sepertinya kamu masih terjebak dalam penyesalan.

Berhentilah berpura-pura.

Aku tahu apa yang terjadi dengan Kang Jin Mook.

Kamu tidak menangkapnya sesuai hukum.

Kamu dan Lee Dong Sik bersembunyi di tempatnya

sebelum dia mengeluarkan jasad Kang Min Jung.

Dua detektif melakukan operasi,

tapi seseorang dengan percaya diri menerima promosi itu,

sementara satu orang lainnya menolaknya dan menghilang.

Menerima promosi itu? Siapa? Lee Dong Sik?

Kenapa tidak? Tidak bisakah dia dipromosikan?

Dia menangkap pembunuh berantai.

Apa yang dia katakan kepadamu? Kamu bisa memberitahuku.

Berhentilah mengarang cerita dan pergilah.

- Aku akan membantumu. - Aku bilang pergi.

Ju Won, anak baik sepertimu yang belajar semuanya dari buku

dan meyakini bahwa dunia ini adil,

seharusnya tidak terlibat dengan orang gila seperti Lee Dong Sik.

Karena kurasa kamu akan kembali ke tempatmu yang seharusnya.

Dia akan memanfaatkanmu

dengan segala cara.

Kenapa kamu tidak bisa memutuskan hubungan?

Kamu pasti bertanya-tanya kenapa kamu merasa tidak nyaman.

Tidak ada yang berjalan sesuai keinginanmu.

Jika aku tetap hidup,

kamu akan menghancurkan hidupmu dan ayahmu

yang akan menjadi Komisaris Jenderal berikutnya.

Kamu kesulitan.

Aku akan menangkapmu.

Aku akan menangkapmu apa pun yang terjadi.

Dan kamu melawan.

Menyerahkan diri?

Untuk apa? Apa salahku?

Lalu akhirnya dia melahapmu.

Seperti itulah akhirnya.

Tidak apa-apa, Ju Won. Apa boleh buat.

Itu hanya kebenaran yang berat.

Kenapa bisa kamu, dengan kehidupan istimewa dalam perlindungan,

menang melawan pria yang harus berjuang keras di jalanan?

Kamu tidak akan pernah bisa menang kecuali terlahir kembali.

Karena itulah,

aku, yang juga menjalani hidup sulit,

akan berusaha semampuku

Kamu benar. Kamu benar tentang semuanya.

Benar, bukan? Akhirnya kamu jujur.

Serahkan semuanya kepadaku.

Aku hanya perlu terlahir kembali.

Apa?

Terima kasih, Hyeok.

Kamu tidak bisa mengakhiri ini.

- Astaga, kalian datang lebih awal. - Halo.

- Halo, kamu di sini. - Kalian di sini.

Hei, kamu cantik memakai riasan itu. Sedang apa kamu di sini?

Aku tidak punya teman untuk bergaul.

- Astaga. - Kamu tidak punya teman

karena membersihkan ikan dengan para wanita tua di sini.

Ada banyak tempat bagus di pusat kota.

Kudengar ada banyak pria keren juga.

Aku pernah ke sana, tapi tidak terlalu bagus.

Aku tidak menyukai siapa pun di sana,

dan kurasa aku tidak bisa akrab dengan mereka.

Anehnya, aku merasa lebih tenang bersama wanita yang sudah menikah.

Apa bagusnya hal itu? Bagaimana kamu akan menikah?

Aku akan tetap melajang dan tinggal di sini bersama kalian.

- Astaga. - Kamu sudah gila.

Untuk apa kamu tinggal di sini bersama kami?

Dia berusaha merusak hidupnya.

Lihat caranya memakai pisau itu. Lihat dia.

Dari mana gadis muda ini belajar melakukan itu?

Hei, kamu sudah selesai hari ini. Pergilah dan bergembira.

Tidak apa-apa. Yang ini. Mari keringkan yang ini dahulu.

- Kamu bisa keringkan ini dahulu. - Sekarang kamu memerintahku.

- Astaga. - Jika kamu sangat ingin bekerja,

- kamu bisa melakukan semuanya. - Benar.

Cepat kemari.

- Kami akan membuat kopi yang lezat. - Ide bagus.

- Jadi, siapa yang kamu cari? - Wanita muda?

Dia pasti muncul sekitar dua pekan lalu.

Ini dia. Lihatlah.

- Kami tidak pernah melihatnya. - Astaga.

Kenapa? Kamu pernah melihatnya?

- Aku belum pernah melihatnya. - Bagaimana denganmu?

Aku juga belum pernah melihatnya.

Benarkah? Itu aneh.

Sinyal ponselnya tertangkap di sekitar sini.

Sinyal ponselnya?

Aku dari kepolisian. Kamu melihatnya, bukan?

- Tidak. - Benarkah?

Kalau begitu, boleh kuperiksa di sana?

- Tidak. - Tunggu, dia tidak di sini.

- Kamu mau ke mana? - Kamu tidak boleh masuk ke sana.

Kenapa kamu terus melarikan diri, Jae Yi?

Astaga.

Nomor yang Anda tuju tidak aktif. Silakan tinggalkan...

"Jasa detektif swasta, 'Cepat'. Kami menemukan satu di bengkel"

"Kami mengamankan kamera dasbornya. Tolong kirim bayarannya"

"Beyond Evil"

"Episode 10: Tenggelam"

Kepala Nam Sang Bae.

"Tolong bantu kami menemukan Yu Yeon yang hilang"

Apa yang kamu tertawakan?

Kamu akan membiarkannya seperti itu?

Kamu harus menginterogasinya.

Bagaimana aku bisa menginterogasi Pak Kepala Nam?

Pak Kepala Nam? Dia ditangkap sebagai tersangka.

Keluar dari sini!

Kami juga melakukan yang terbaik.

Kamu belum dapat kabar darinya dan bilang itu usaha terbaikmu?

Berapa banyak polisi dari Polsek Manyang yang ditangkap?

Apa yang akan dikatakan para reporter jika mereka tahu?

Keadaan hampir tidak tenang di sekitar sini.

Itu sebabnya aku melarangmu menangkapnya tanpa surat perintah.

Kita tidak membicarakan tersangka. Itu Sang Bae.

Sang Bae?

Jika kamu sedekat itu dengannya, dapatkan pengakuan darinya.

Dia bilang hanya akan bicara dengan Oh Ji Hwa atau Lee Dong Sik.

Kamu tahu betapa keras kepalanya dia.

Bagaimana Dong Sik bisa datang ke sini?

Dia juga melewati banyak kesulitan.

Kamu berada di sini?

Di sini?

Kamu berada di sini

selama ini.

Jeong Je.

Ada apa?

- Hei, Ji Hwa. - Kamu baik-baik saja?

Tapi

aku sangat terkejut.

Aku memintamu kemari agar kamu bisa menghibur Dong Sik.

Kamu harus fokus.

Aku tahu. Maafkan aku.

Di mana Dong Sik? Apa dia di atas?

Bos.

Apa Dong Sik bilang dia akan pergi?

Tidak. Kenapa?

Aku tidak bisa menemukannya. Tidak ada di lantai atas atau bawah.

- Dong Sik. - Kamu bicara dengan siapa?

- Kamu datang. - Ya.

Hei, kamu dari mana saja?

Sepertinya sudah lama menunggumu di sini.

Aku menemukan jasad Yu Yeon.

Bagus.

Baguslah.

Kalau begitu, pergilah. Kamu harus bersamanya.

Aku tidak menemukannya hidup-hidup.

Jadi, apa gunanya bersama dia?

Apa maksudmu?

Kamu telah menunggu momen ini selama 21 tahun terakhir.

Ya.

Aku membayangkan banyak hal selama 21 tahun terakhir.

Aku membayangkan dia hidup

di sebuah kota kecil di negara ini.

Aku membayangkan bertemu dengannya di sana.

Lalu

aku membayangkan menemukan tubuhnya yang membengkak

mengambang di sungai.

Lalu aku membayangkan dia dikubur di lembah gunung

dalam keadaan setengah busuk

dan tidak dikenali.

"Apa ini sungguh adikku?"

Aku membayangkan diriku mengatakan itu.

Sejak beberapa tahun lalu,

aku membayangkan menemukan dia

di pot kecil di rumah abu untuk orang-orang yang mati

tanpa keluarga atau teman.

Kupikir, "Mungkin dia sudah mati."

"Aku yakin dia sudah mati."

Aku selalu tahu.

Tapi aku tidak bisa menyerah.

Jadi, aku memulai kembali

dari bagian saat aku berpapasan dengannya.

Itu terjadi berulang-ulang.

Tapi Pak Kepala...

Aku tidak pernah membayangkan ini.

Menemukan dia di rubanahku.

Di rumah tempat aku makan dan tidur.

Entah sudah berapa kali aku melihat dinding itu.

Kukira ini akan berakhir jika aku menemukannya.

Tapi ternyata tidak.

Pak Nam Sang Bae.

Anda membunuh Kang Jin Mook?

- Tidak. - Merek tali pancing yang sama

yang Kang Jin Mook gunakan untuk gantung diri

dan laporan autopsi Yoon Mi Hye yang Kang Jin Mook telan

ditemukan di brankas di ruangan Anda.

Anda menyerahkan senar pancing dan laporan autopsi

kepada Kang Jin Mook?

- Tidak. - Pagi hari 10 November 2020.

Anda mengunjungi sel tahanan Unit KK di Kepolisian Munju?

- Tidak. - Terima kasih atas kerja samanya.

Dong Sik.

Maafkan aku.

Pada 21 tahun lalu, aku seharusnya...

Maafkan aku. Aku yang bersalah.

Jika menyesal, kenapa Anda duduk di sini?

Sudah kubilang jangan lakukan apa pun.

Aku tidak melakukan apa pun.

Apa aku harus

melihat Anda menghancurkan hidup Anda?

Aku tidak akan menghancurkan hidupku.

Jangan cemaskan aku.

Setelah selesai, aku akan meninggalkan Munju.

Aku akan tinggal di tempat dengan udara dan air yang bersih

seumur hidupku.

Apa maksud Anda setelah selesai?

Anda harus tetap di sini

selama 72 jam. Lalu Anda boleh pergi.

Ada yang ingin kalian katakan?

- Tentang apa? - Detektif Nam bukan satu-satunya.

- Jung Cheol Mun. - Beraninya kamu!

Kwak Oh Seob.

Kalian bertiga menyelidiki kasus Lee Yu Yeon 21 tahun lalu.

Kerja bagus.

Apa dia harus tetap di sel tahanan selama 72 jam?

Ya, harus.

Kamu baik-baik saja?

Kenapa tidak?

Selamat dari lubuk hatiku.

Selamat sudah menemukan Yu Yeon.

Kamu melalui banyak hal, Dong Sik.

Semua orang belum makan, bukan?

Aku lapar. Ayo makan malam.

Pak Kepala ada di sel tahanan. Bagaimana kita bisa makan?

Kamu tidak mencemaskannya?

Aku yakin dia akan baik-baik saja.

Dia akan segera bebas.

Dia bukan tipe pria yang akan menyakiti seseorang.

Benar, bukan?

Tentu saja bukan. Dia tidak akan pernah melakukannya.

Jadi, mari berhenti mencemaskannya dan makan malam.

Biarkan aku membantumu, Jae Yi.

Kudengar polisi di kantor polisi bebas masuk ke ruang Kepala

setelah pulang kerja.

Bukankah mereka harus mengunci pintu pada malam hari?

Ya, tapi dia bilang boleh masuk

jika kami butuh sesuatu dari ruangannya.

Itu artinya polisi mana pun

menyentuh brankasnya pada malam hari.

Bukankah barang buktinya akan kehilangan keabsahannya?

Kita tidak akan mendapatkan surat perintah.

Kalau begitu, dia akan segera bebas.

Kecuali kita menemukan barang bukti atau saksi lain.

Tidak bisa sebutkan waktunya?

Kali terakhir dia memeriksa brankas itu empat hari lalu.

Dia bilang senar pancing atau hasil postmortem tidak ada di sana.

Jika itu empat hari lalu, Unit Tiga, lalu kami,

dan Unit Dua bergantian jaga malam.

Maka semua orang di Polsek Manyang adalah tersangka.

Itu artinya semua tersangkanya adalah polisi.

Lalu kenapa seorang polisi

menyimpan barang bukti palsu di brankas ruangan Pak Kepala?

Karena orang itu mau Pak Kepala disalahkan...

Benar sekali. Kenapa seorang polisi melakukan itu?

Seorang polisi pasti sudah tahu itu tidak bisa menjadi barang bukti.

- Ya. - Dan orang itu melakukan ini

kepada kepala polisi yang sudah berkarier selama bertahun-tahun.

Lalu kenapa?

Untuk menarik perhatian polisi,

orang ini memalsukan barang bukti

di brankas ruangan Pak Kepala?

Siapa yang melakukan hal seperti itu?

Apa? Kenapa?

Kukira aku membuat terlalu banyak. Ini enak. Silakan duduk.

Kudengar Nona Lee Yu Yeon ditemukan.

Syukurlah. Aku serius.

Semoga mendiang beristirahat dengan tenang.

Terima kasih.

Kita berdua cuti. Kamu mau segelas anggur?

Kenapa kamu menaruh senar pancing dan laporan postmortem di sana?

Kamu berbicara denganku?

Kamu punya barang bukti?

Kamu tertangkap kamera.

Kamu tertangkap dengan senyuman.

Kamera pengawas?

Kamera pengawas di depan ruangan Pak Kepala?

Kamu benar. Aku mungkin tertangkap di sana.

Tapi apa hanya aku yang tertangkap kamera pengawas itu?

Tidak.

Banyak orang lain yang bekerja di Polsek Manyang.

Lalu kenapa kamu memilihku sebagai pelakunya?

Hanya kamu yang bisa melakukan itu.

Maksudmu, aku bisa menjebak Pak Nam

karena membantu Kang Jin Mook bunuh diri?

Kenapa kamu melakukan itu?

Pak Lee,

kamu tidak sepintar dugaanku.

Apakah alasannya sepenting itu?

Jika kamu datang jauh-jauh kemari untuk menanyakan itu...

Aku, Han Ju Won,

tidak memasukkan senar pancing dan laporan postmortem

untuk Yoon Mi Hye di brankas

yang terletak di ruang Kepala Polsek Manyang.

- Benarkah? - Kenapa kamu pikir aku pelakunya?

Hanya karena aku tertangkap

rekaman kamera pengawas di depan ruangannya,

di mana orang lain bisa datang dan pergi?

Aku ingat ucapan seseorang.

Itu saja?

Kamu berlari ke sini dengan sedikit barang bukti?

Aku tahu kesan pertamaku terhadapmu benar.

Kesan pertamamu? Bagaimana kesanmu kepadaku?

Bahwa kamu anak orang kaya yang manis.

Terima kasih.

Inspektur Han, lakukan yang terbaik apa pun yang kamu lakukan.

Aku menantikannya.

Kamu harus melakukan yang terbaik, Pak Lee.

Penduduk Manyang

selalu saling bertengkar,

tapi setelah melihat penyusup dari luar,

mereka tiba-tiba bekerja sama dan mengalahkan musuh.

Hati-hati, Pak Lee.

Aku harus berhati-hati dengan penduduk Manyang?

Tunggu, kamu menganggap dirimu bagian dari masyarakat?

Kamu kembali ke Manyang pada tahun 2018.

Dan penduduk Manyang

tidak lupa bahwa kamu adalah tersangka selama 20 tahun terakhir.

Aku tidak tahu

kenapa kamu menganggap dirimu anggota masyarakat itu.

Yoo Jae Yi

mengunjungi Kepolisian Munju pada hari Kang Jin Mook tewas.

Dia tidak memberitahumu apa pun, sudah tiga bulan tanpa komunikasi,

lalu muncul lagi setelah menerima ancaman

bahwa seseorang akan membeberkan rekaman keamanannya.

Menurutmu apa yang dia sembunyikan?

Bagaimana Konstabel Oh Ji Hun?

Dia mengejar Kang Min Jung

dan menjadi saksi terakhir yang melihatnya.

Dia juga memberi tahu reporter bahwa kamu ditangkap tanpa surat perintah.

Dan rekaman kamera pengawas tentang diriku yang kamu temukan?

"Ruang Kepala"

Bukankah Petugas Oh juga tertangkap kamera?

Kurasa orang yang memalsukan barang bukti untuk menjebak Pak Nam

berdiri tepat di hadapanku.

Hwang Gwang Yeong. Cho Gil Gu.

Oh Ji Hwa. Park Jeong Je.

Dan Nam Sang Bae.

Kamu pikir orang-orang itu

tidak menyembunyikan apa pun darimu?

Aku tidak melakukan apa pun.

Setelah aku selesai,

aku akan meninggalkan Munju.

Aku akan tinggal di tempat dengan udara dan air yang bersih

seumur hidupku.

Kamu benar-benar kurang kreatif.

Jika kamu menuliskan nama itu dan meniruku,

kamu pikir aku akan goyah sepertimu?

Tidak.

Kuharap kamu berbeda dari diriku tiga bulan lalu.

Menaruh kepercayaan buta pada hal yang kamu anggap sebagai kebenaran

dan bertindak berdasarkan pandangan itu.

Kukira kamu tidak akan seperti itu.

Kurasa ekspektasiku agak terlalu tinggi.

Astaga.

Kamu sangat ingin mengguncangku.

Aku penasaran apa yang akan kutemukan dengan langkah ini.

Kamu yakin itu bukan karena kepercayaanmu retak?

Tidak, aku berutang kepadamu, Inspektur Han.

Aku terlalu putus asa saat itu.

Menyerahkan diri?

Kenapa aku harus melakukan itu?

Apa salahku?

Kamu berjanji kepadaku.

Kamu sudah berjanji.

Bukan itu utangmu kepadaku.

Itu disebut keadilan.

Baiklah, aku akan bergembira di taman bermain bernama

Keadilan Inspektur Han.

"Unit Investigasi Regional Kim Chan Gyeong"

Halo?

Terima kasih atas kerja kerasmu siang dan malam.

Astaga, Dong Sik. Dasar gila.

Detektif Kim, aku akan mengirimkan surel.

Tolong lihat lokasi fisik alamat IP

serta penyelidikan forensik pada lampirannya.

Omong kosong apa ini?

Aku mungkin bisa mempertimbangkannya meski kamu mengirim surat resmi.

Terima kasih atas segalanya.

Berterima kasih untuk apa? Hei!

"Menulis Surel"

"Anda berhasil mengirim surel"

Aku akan pergi sekarang. Jangan ikuti aku.

Tidak.

Hei!

Hentikan dia.

Aku tidak akan mengikutimu.

Jangan pergi.

Yu Yeon, aku serius.

Aku bersumpah tidak akan mengikutimu.

Tolong hentikan dia.

Hentikan dia.

Hentikan dia, Jeong Je.

Bagaimana kalau Anda menelepon putra Anda?

Aku meneleponnya 52 kali dalam tiga hari terakhir.

Aku yakin terjadi sesuatu.

Biarkan aku mengatakan sesuatu karena khawatir.

Inspektur Senior Park

adalah kepala bagian dari divisi keamanan masyarakat.

Usianya 41 tahun.

Kurasa tidak baik jika dia tampak seperti anak mama.

Sekretaris Jang, kamu punya anak?

Aku tidak tertarik untuk menikah.

Kalau begitu, tutup mulutmu.

Astaga, aku melihat secercah cahaya datang dari koridor.

Kurasa itu karena kamu, Anggota Dewan Do.

Astaga, Pak Kepala Jung.

Lama tidak bertemu.

Setelah menjadi seorang kepala,

kamu terlihat lebih tampan daripada sebelumnya.

Begitukah?

- Bu. - Apa?

Astaga. Inspektur Senior Park.

Tolong hentikan.

"Informasi surel"

"Permintaan: Cari alamat IP dan pulihkan rekaman kamera dasbor"

"Akuisisi data dari analisis barang bukti"

"Rekaman kamera dasbor hilang sebagian, Tidak bisa dipulihkan"

Han Ju Won mengancamku?

Alamat IP-nya dari kafe di lantai satu apartemennya.

Tapi aku tidak memeriksa kamera pengawas.

- Kenapa kamu tidak memeriksanya? - Itu sudah pasti Han Ju Won.

Tapi kenapa?

Dia mungkin ingin tahu

apa yang kamu lihat

di pintu belakang Kepolisian Munju

pada hari kematian Kang Jin Mook.

Apa maksudmu? Apa yang akan kulihat?

Berdasarkan analisis rekaman kamera dasbor,

tertulis bagian kedua rekaman itu dihapus,

dan tidak bisa dipulihkan.

Jae Yi.

Siapa itu?

Siapa yang membunuh Kang Jin Mook?

Orang itu mungkin tidak membunuhnya.

Kamu tahu? Meskipun orang itu membunuhnya,

bedebah itu membunuh ibuku, jadi, aku akan berterima kasih.

Lalu kenapa kamu tidak bisa memberitahuku?

Tidak.

Bukan dia.

Itu tidak masuk akal.

Itu mustahil.

Nam Sang Bae?

Apa dia membunuh

Kang Jin Mook?

Anda tampak nyaman, Pak.

Hei, Inspektur Han.

Ini saatnya Anda dibebaskan, tapi Dong Sik tidak ada di sini.

Dia selalu terlambat.

Aku merasa lebih baik karena kamu di sini. Terima kasih.

Aku datang karena penasaran.

Kamu memasukkanku ke sini, lalu datang untuk menyambutku.

Superintenden Han pasti mengajarimu dengan baik.

"Superintenden Han"?

Benar juga. Sekarang dia kepala superintenden.

Aku memikirkan masa lalu. Maafkan aku.

Hei, sudah waktunya! Keluarkan aku!

Astaga, kamu sangat tidak sabar.

Inspektur menyuruhku bergegas membebaskanmu.

Kurasa dia masih menyukaimu.

Sedang apa kepala bagian di sini?

Aku tidak bisa membiarkanmu pergi tanpa melihatmu di sini.

Kurasa kamu mudah akrab dengan orang-orang di Manyang.

Aku terkejut kamu datang jauh kemari.

Silakan buka kuncinya. Biar kupegangi mantelmu.

Kita akan berpamitan untuk kali terakhir di sini,

jadi, bagaimana jika kita berfoto?

Kenapa ini perpisahan terakhir kita?

Ini akan jadi kali terakhir kita berpisah di sel tahanan.

- Ini. - Kamu terlalu banyak mengomel.

Satu, dua, tiga.

Astaga, tidak kusangka kamu berpose.

Keluarkan aku.

Dahulu kamu juga pembuat onar di Munju.

Kamu menuruni sifat buruk siapa?

Bukalah.

Maafkan aku.

Keluarlah dari sana.

- Terima kasih, Oh Seob. - Ayo.

Kuharap kita tidak pernah bertemu di sini lagi.

Baiklah, aku mengerti. Astaga.

Ini.

Aku bersyukur kamu datang jauh kemari.

Kamu mau makan denganku?

Tidak, aku sibuk.

Kukira kamu datang untuk bicara denganku.

Urusanku sudah selesai. Aku akan pergi sekarang.

Baiklah, ayo.

"Dong Sik"

Terima kasih. Sampai jumpa.

"Dong Sik"

"Lokasi"

"Kepolisian"

Inspektur Han?

Astaga, pasti hari ini melelahkan.

Senang bertemu denganmu di sini. Petugas Cho juga.

Benar sekali.

Lalu kenapa kalian datang ke kantor pusat?

Aku datang untuk menemui teman.

Yang satu bekerja di Kantor Juru Bicara di sini.

Aku juga. Aku datang untuk bertemu teman.

Kamu punya teman di kantor pusat

padahal kamu menghabiskan seluruh kariermu di polsek?

Tentu saja, aku punya teman di sini!

Kamu punya cara lucu

dalam merendahkan orang.

Kapan aku melakukan itu? Astaga, tidak perlu marah.

Kamu pasti datang untuk menemui ayahmu.

Bisakah kamu memperkenalkannya kepada kami?

Apa?

Pintu menutup.

Ju Won.

Kalau begitu, aku permisi.

Han Ju Won.

Apa kalian rekan-rekannya di kepolisian?

- Ya, Pak. - Aku banyak mendengar soal kalian.

Aku Han Gi Hwan, ayah Ju Won.

Suatu kehormatan bertemu Anda, Kepala Superintenden Han.

Aku inspektur Hwang Gwang Yeong.

Senang bertemu denganmu.

- Aku Petugas Cho Gil Gu. - Begitu rupanya.

Bisa luangkan waktu?

- Aku tidak bisa sekarang... - Tidak akan lama.

Bisa singkat saja?

- Aku sangat sibuk. - Dengan apa?

Mengusik kasus yang sudah berakhir?

- Kalau begitu, aku permisi. - Cukup.

Ayah mohon, Ju Won. Itu keinginan ayah.

Itu keinginan ayahmu.

Keinginan Ayah?

Ayah mengerti karena semua orang yang bekerja

terjebak dalam kasus yang ditakdirkan untuk dipecahkan.

Tapi kamu tidak bisa mengakhirinya atau melupakannya.

Ayah mengerti, Ju Won.

Memang benar

bahwa aku telah menjadi ayah yang keras.

Namun, ayah selalu menganggapmu anak kecil yang butuh bantuan.

- Maafkan ayah... - Jangan.

- Ju Won. - Aku sudah hidup sebagai putra Ayah

selama 28 tahun.

Tapi selama 28 tahun itu,

saat aku benar-benar bisa melihat wajah Ayah

hanya sampai sekitar satu tahun.

Ayah mengirimku ke Inggris saat usiaku delapan tahun

dan tidak pernah berkunjung.

Jadi, apa hakmu bersikap seperti seorang ayah?

Keluar.

Jangan pernah melakukannya lagi.

Aku

tidak seperti wanita yang termakan kebohongan Ayah

dan akhirnya membiarkan anak Ayah mati.

Aku berbeda.

Dasar kurang ajar.

"Lokasi"

Itu pasti putramu.

Ini sebabnya seseorang tidak boleh punya anak.

Apa katamu?

Apa? Bukan apa-apa.

Kamu masih membawa dua ponsel belakangan ini?

Aku menerima banyak telepon dari warga lokal.

Kamu sebaiknya mengangkatnya.

Jangan konyol.

Sudah lama kita tidak makan malam bersama.

Tapi hanya aku yang makan.

Ada apa? Katakan saja kepadaku.

Astaga, tidak ada niat terselubung.

Aku hanya ingin makan malam bersamamu.

Ikan wakung sawo akan mentertawakannya.

Kamu memintaku menemuimu malam ini

dan memesan sepiring ikan wakung sawo berlemak ini.

Katakan saja ini soal apa.

Pak Lee,

bisakah aku mendapatkan obat antidepresan tanpa resep?

- Obat yang kuat? - Tidak, itu akan membuat ketagihan.

Bukankah itu lebih buruk

daripada dia hanya mendengar suara wanita?

Dia akan membutuhkan sesuatu yang lebih kuat.

Astaga, aku tidak pernah bilang itu untuk putraku.

Astaga. Bagi seseorang yang lama menjadi anggota dewan,

aktingmu sangat memalukan.

Sudah berapa lama aku mengenal putramu?

Selama sekitar 21 tahun.

Sudah selama itu?

Kudengar Lee Yu Yeon ditemukan.

Di dinding rubanah rumahnya sendiri.

- Sepertinya begitu. - Entah bagaimana itu bisa terjadi.

Psikopat itu pasti membunuhnya

dan menyembunyikannya di sana.

Kenapa? Apa itu membuatmu khawatir?

Dalam hal apa, aku penasaran.

Pengembangan, lahanku, dan uangku.

Juga, kemungkinan menjadi Wali Kota Munju

serta putramu.

Kubilang bukan demi putraku!

Baiklah.

Singkirkan kekhawatiranmu dan percayalah kepadaku.

Aku sudah memasukkan semua yang kumiliki ke kota ini

yang artinya aku akan berjuang dengan hidupku.

Akan kuambilkan obat penenang,

jadi, jauhkan putra kesayanganmu

dari Lee Dong Sik gila.

Jika pekerjaan kita dibatalkan karena keingintahuannya,

akan kupastikan

kita semua hancur.

Sial.

Jawab saja teleponnya.

Astaga.

"Laporan Autopsi"

"Badan Forensik Nasional"

Ada apa dengan laporan BFN ini?

Ji Hwa, Dong Sik menggila dan pergi.

Benar sekali. Apa isi laporan itu?

Tulang selangka belum patah.

Kang Jin Mook membunuh korbannya dengan mencekiknya.

Jadi, tulang selangka seharusnya patah.

Dong Sik. Mengenai Yu Yeon...

Aku tidak membunuh Yu Yeon.

Aku serius.

Sudah kubilang, aku tidak membunuhnya.

Tunggu. Anda tidak bisa masuk begitu saja.

"Lee Dong Sik"

Di mana jasad Lee Yu Yeon? Adikku...

Aku keluarganya.

Di unit nomor dua.

Tulang belikat, tulang fibula,

tulang ilium, tulang iga, dan tulang lumbarnya.

Beberapa patah tulang terdeteksi.

Ini biasanya ada di tubuh yang jatuh dari ketinggian.

Lebih sering dalam kecelakaan mobil.

Banyaknya patah tulang separah ini

menyiratkan orang gila

berkali-kali menabraknya untuk memastikan dia tidak selamat.

Apa yang terjadi kepada Lee Yu Yeon pada tahun 2000?

"Kepala Nam Sang Bae"

"Kepala Nam Sang Bae"

Hei.

Pak Nam. Jadi...

Di mana Anda sekarang?

Ada banyak hal yang ingin kutanyakan kepada Anda.

Tapi aku hanya...

Maksudku...

Apa yang Anda lakukan saat itu?

Apa?

Dan apa yang terjadi kepada Yu Yeon?

Apa yang Anda sembunyikan?

Benarkah Anda

yang membunuh Kang Jin Mook?

"Dong Sik"

"Dong Sik"

Nomor yang Anda tuju tidak aktif. Silakan tinggalkan pesan

"Aku kesepian karena pergi tanpamu"

"Aku merasa sangat kesepian"

"Jangan menangis"

"Jangan menangis malam ini"

Aku akan melacak ponsel Pak Kepala.

Kamu yakin soal ini?

Aku yakin. Aku mendengarnya.

Baiklah.

"Han Ju Won"

Ya?

Pak Lee.

Sesuatu terjadi kepada Kepala Nam Sang Bae.

Aku melihatnya.

Tidak, aku tidak melihatnya, tapi aku mendengarnya.

Ada alat perekam di tanah,

dan aku menemukan genangan darah.

Kurasa Kepala Nam dipukuli, lalu diculik.

Dia dibawa dengan SUV abu-abu.

Apa katamu? Diculik?

Kurasa ada huruf "H" di pelat nomornya,

tapi aku tidak bisa melihat angkanya.

Aku sedang mengejarnya sekarang.

- Di mana kamu sekarang? - Jalan Raya Lokal 77.

Ke arah mana?

Aku terus lurus ke arah Tongmoon.

Tongmoon di hilir Sungai Han.

Dan...

Laut ada di dekat sini.

Laut mungkin tujuannya.

Aku memasang alat pelacak pada Pak Kepala.

Aku mengikuti sinyal.

Aku akan pastikan dia tidak lolos.

Aku akan pastikan dia tidak lolos.

Aku akan menangkap pria ini apa pun yang terjadi.

Aku akan menghentikannya.

Aku akan menyelamatkan Pak Nam,

dan menangkap pelakunya, siapa pun itu.

Aku akan menangkap bedebah ini.

Apa pun yang terjadi.

Aku pasti akan menangkapnya.

Aku akan ke sana.

Aku akan bergegas.

Hati-hati sampai aku tiba.

Inspektur Han, kamu mendengarku?

Jawablah.

Kamu harus berhati-hati.

Baiklah. Aku akan menunggu.

Nam Sang Bae, 60 tahun, Kepala Polsek Manyang,

yang saat ini diduga diculik.

Kendaraan penculiknya adalah SUV perak dengan "H" di pelat nomornya.

Pengejaran terjadi di Jalan Raya Lokal 77 ke arah Tongmoon.

Meminta bantuan.

Selain itu,

tolong lacak sebuah ponsel untukku.

010-0421-1001.

Pemilik ponselnya adalah Han Ju Won,

dari Kepolisian Manyang.

Rekanku.

"Lokasi"

"Kecepatan"

Sial.

"Lee Dong Sik"

Di mana kamu?

Aku sekitar 500 meter dari tanda ke Sammihang.

Sinyalnya baru saja berhenti.

Aku berjarak 100 meter darinya di mobilku.

Dia bergerak lagi.

Dia bergerak perlahan, mungkin berjalan kaki.

Tapi sangat gelap hingga aku tidak bisa melihat.

Karena alat pelacaknya tidak akurat,

aku harus keluar dan mencarinya dengan berjalan kaki.

Kamu akan pergi sendirian?

Aku akan berhati-hati. Jangan khawatir. Cepat kemari.

Tidak...

Apa? Ada apa?

Sial.

"Tim Penyelamat 119"

"Tim Penyelamat 119"

Maafkan aku.

Aku sangat...

Dia sudah mati.

Pak Kepala.

Bangunlah, Pak.

- Bangunlah! - Jangan lakukan ini di sini.

- Pak Kepala! - Berhenti.

Bangun!

Pak Kepala!

Pak Nam...

"Aku kesepian karena pergi tanpamu"

"Aku merasa sangat kesepian"

"Jangan menangis"

"Jangan menangis malam ini"

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

Support Me http://trakteer.id/sultan_khilaf

"Beyond Evil"

Kamu merasa bersalah karena masih hidup?

Kamu salah. Hidup itu saja sudah menyedihkan.

Fakta bahwa aku bernapas dan masih hidup

terasa seperti mimpi buruk.

Siapa dua orang yang tidak dicurigai itu?

Laporan dari 21 tahun lalu.

Hanya laporan itu yang hilang?

Aku juga akan membunuh.

Kamu tahu, bukan?

Kamu tahu siapa yang membunuhnya.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.