All language subtitles for A-Teen eps 22

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

- Kau yakin ini rumahnya? - Ya.

[Kim Soohyun Kelas 5! Ini olive branch. Aku akan membelikanmu Tteokbokki. Maafkan aku!]

[EP. 22 Belum terlalu jauh]

Bu Guru, tolong kali ini saja.

- Kalian ingin menjenguk Hana? - Ya.

Aku rasa dia sakit parah. Dia tidak pernah menjawab teleponku.

- Kami ingin menjenguknya. - Aku tersentuh dengan persahabatan kalian.

Iya, kan? Persahabatan kami mengesankan.

- Tapi, kenapa kalian tidak tahu alamatnya? - Itu...

Dia sedang jatuh cinta.

- Hari ini... - Boram jatuh cinta?

Bu Guru, berhentilah.

Kau tidak tahu? Seorang siswa yang bodoh

- Berpacaran dengan Boram. - Tolong hentikan!

Doha, dia tidak bodoh. Bilang ke mereka.

- Kumohon beritahu kami alamatnya. - Oh, baiklah.

Alamat Hana...

- Kita harus pindah bus kan? - Benar.

Aku suka mabuk kalau naik bus lama.

Tidak, aku sepertinya aku mules.

Apa ini benar alamatnya?

- Lewat sini. - Bukan, lewat sini.

Di sini?

Aku rasa ayahnya membeli semua area ini.

Diamlah. Tunggu sebentar.

- Kau bisa pelan-pelan? - Cepatlah.

Aku merasa suhu tempat ini 80 derajat.

Ayo berhenti. Aku rasa ini cukup.

Aku rasa ini bukan tempatnya. Rasanya...

Kami pergi sangat jauh, dan lebih jauh lagi.

Ayo berhenti. Aku rasa kita melewatinya.

Kita hampir sampai. Tunggu.

- Hampir sampai berarti... - Apa?

Tunggu.

Jalanannya juga tidak nyaman.

Hana. Aku merindukan Hana.

- Panas sekali. Aku mulai keringatan. - Coba lihat.

- Lokasinya disini. - Dimana?

Aku rasa

Ini bukan rumahnya. Disana.

Ayo kesana.

Ayo.

Ayo.

- Kau mau main gunting batu kertas untuk kesana? - Jalan sajalah.

Sudah kubilang. Disana!

Kita harus menaikinya untuk bertemu Hana.

[A-TEEN]

Kau yakin ini tempatnya?

Ya.

Siapa?

Siapa?

Nenek, kami

temannya Kim Hana.

Aku belum pernah bertemu temannya Joyeon.

Maaf, rumahnya berantakan.

Tidak, tidak. Tidak apa-apa.

- Kalian sudah makan? - Belum.

- Nenek, kami kelaparan. - Kalian mau makan disini?

Aku pandai memasak. Ibuku selalu memintaku membantunya.

Benarkah? Kalau begitu, tolong nenek.

Tentu saja!

Bagaimana kau tahu...

Jauh sekali dari sekolah.

Tidak kok.

Kau bilang kau sakit.

Aku baik-baik saja.

Kim Hana.

Maaf memanggilmu Joyeon.

Aku juga.

Maaf karena mengatakan kita tidak pernah berteman.

Maafkan aku.

Baiklah.

Aku tidak bermaksud begitu.

Aku tahu.

- Kau tahu? - Kau bohong.

Nenek, kau harus menambahkan gula.

- Pasti lebih enak. - Gula tidak baik untuk kesehatan.

Kau senang tidak masuk sekolah?

- Tidak. - Datanglah kesekolah besok.

Baiklah.

Kami berjalan jauh untuk sampai kesini.

Makanlah. Makan yang banyak.

- Nenek, terima kasih! - Terima kasih.

- Ayo makan. - Ya.

Kimha, kau tahu kalau Siwoo menyukai Doha?

Semua orang disekolah tahu.

Aku tahu. Orang disekolah membicarakannya.

- Kau bicara apa, sih? - Itu benar, kan?

Sepertinya benar.

Tidak lama lagi dia akan mengaku.

Doha akan punya pacar!

Kau mau berkencan dengannya kalau dia menembakmu?

- Entahlah. - Tidak tahu apa?

Lihatlah. Mereka pasti sudah berkencan.

- Mereka hanya menyembunyikannya. - Tidak kok.

Kalau kami berkencan, aku akan memberitahumu.

"Kalau kami berkencan, aku akan memberitahumu".

Kau lagi apa?

Bagaimana denganmu? Apa kau akan berkencan dengan Min?

Oh?

Berhentilah ikut campur. Pergi saja dengan mereka...

Kau baik-baik saja?

Kenapa aku harus berkencan dengannya?

Kenapa? Min cukup manis.

- Doha hampir menyukainya dulu. - Hei, aku tidak pernah menyukainya.

Aku mengerti, aku mengerti. Kau tahu, saat Yeji

berbicara tentangmu didepan tempat les, Min menyelamatkanmu.

Itu membuatku berdegup.

Berhenti membicarakannya. Dia tidak menyukainya.

- Maaf. - Terlalu lambat.

Dia begitu. Dia selalu menyebabkan masalah.

- Oh, Park Yeji. - Maksudku kamu, bukan Yeji.

- Makan Kimchi. Makan ini. - Makan ini.

- Cepat. - Aromanya seperti pasta kedelai - Makanlah.

- Aku tidak mau. - Aku mau makan sosis.

- Kau sudah mirip sosis. - Makna, Makan, Makan.

- Hei. - Terima kasih.

Terima kasih sudah mengunjungiku.

Kami sudah berjalan jauh

untuk mengetahui ini.

Kenapa kau menangis?

Kami tidak punya pilihan. Kami tidak bisa berhenti berteman denganmu.

Benar kalau kau hanya bohong.

- Iya, kan? - Benar, Doha benar.

Hei, jangan menangis.

Jangan menangis.

Kau juga manangis.

Ini bukan air mataku.

- Kau menangis. - Aku mengerti. Jangan menangis. Kenapa kau menangis?

Bisa ketemu?

Ya.

Aku lewat dekat rumahmu. Sampai jumpa disana.

Ada yang harus ku katakan. Datanglah!

Jangan menghilang.

Aku tidak mengerti banyaknya cara yang kita butuhkan.

Pesan dari seseorang yang menyukaimu.

Kau melihatnya?

Jangan menangis.

Aku rasa setidaknya aku menemukan satu.

Alih Bahasa oleh Little_ Pie Find me on instagram : sarii_sarr Makassar, 10 September 2018

Siwoo akan maju dibabak 16 besar?

- Serius? - Mungkin.

- Ta-da! - Apa itu?

Hadiah.

Kalau kau terus seperti ini, aku akan sangat bersyukur!

Luar biasa! Apa ini aku?

- Apa ini aku? - Lucu, huh? - Ya.

- Terima kasih. - Ini warna pink.

Bagaimana? Apa sudah mirip?

Apa aku sudah mirip?

Cantiknya.

- Semua warnanya beda. - Beda?

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.