Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
- Kau yakin ini rumahnya? - Ya.
[Kim Soohyun Kelas 5! Ini olive branch. Aku akan membelikanmu Tteokbokki. Maafkan aku!]
[EP. 22 Belum terlalu jauh]
Bu Guru, tolong kali ini saja.
- Kalian ingin menjenguk Hana? - Ya.
Aku rasa dia sakit parah. Dia tidak pernah menjawab teleponku.
- Kami ingin menjenguknya. - Aku tersentuh dengan persahabatan kalian.
Iya, kan? Persahabatan kami mengesankan.
- Tapi, kenapa kalian tidak tahu alamatnya? - Itu...
Dia sedang jatuh cinta.
- Hari ini... - Boram jatuh cinta?
Bu Guru, berhentilah.
Kau tidak tahu? Seorang siswa yang bodoh
- Berpacaran dengan Boram. - Tolong hentikan!
Doha, dia tidak bodoh. Bilang ke mereka.
- Kumohon beritahu kami alamatnya. - Oh, baiklah.
Alamat Hana...
- Kita harus pindah bus kan? - Benar.
Aku suka mabuk kalau naik bus lama.
Tidak, aku sepertinya aku mules.
Apa ini benar alamatnya?
- Lewat sini. - Bukan, lewat sini.
Di sini?
Aku rasa ayahnya membeli semua area ini.
Diamlah. Tunggu sebentar.
- Kau bisa pelan-pelan? - Cepatlah.
Aku merasa suhu tempat ini 80 derajat.
Ayo berhenti. Aku rasa ini cukup.
Aku rasa ini bukan tempatnya. Rasanya...
Kami pergi sangat jauh, dan lebih jauh lagi.
Ayo berhenti. Aku rasa kita melewatinya.
Kita hampir sampai. Tunggu.
- Hampir sampai berarti... - Apa?
Tunggu.
Jalanannya juga tidak nyaman.
Hana. Aku merindukan Hana.
- Panas sekali. Aku mulai keringatan. - Coba lihat.
- Lokasinya disini. - Dimana?
Aku rasa
Ini bukan rumahnya. Disana.
Ayo kesana.
Ayo.
Ayo.
- Kau mau main gunting batu kertas untuk kesana? - Jalan sajalah.
Sudah kubilang. Disana!
Kita harus menaikinya untuk bertemu Hana.
[A-TEEN]
Kau yakin ini tempatnya?
Ya.
Siapa?
Siapa?
Nenek, kami
temannya Kim Hana.
Aku belum pernah bertemu temannya Joyeon.
Maaf, rumahnya berantakan.
Tidak, tidak. Tidak apa-apa.
- Kalian sudah makan? - Belum.
- Nenek, kami kelaparan. - Kalian mau makan disini?
Aku pandai memasak. Ibuku selalu memintaku membantunya.
Benarkah? Kalau begitu, tolong nenek.
Tentu saja!
Bagaimana kau tahu...
Jauh sekali dari sekolah.
Tidak kok.
Kau bilang kau sakit.
Aku baik-baik saja.
Kim Hana.
Maaf memanggilmu Joyeon.
Aku juga.
Maaf karena mengatakan kita tidak pernah berteman.
Maafkan aku.
Baiklah.
Aku tidak bermaksud begitu.
Aku tahu.
- Kau tahu? - Kau bohong.
Nenek, kau harus menambahkan gula.
- Pasti lebih enak. - Gula tidak baik untuk kesehatan.
Kau senang tidak masuk sekolah?
- Tidak. - Datanglah kesekolah besok.
Baiklah.
Kami berjalan jauh untuk sampai kesini.
Makanlah. Makan yang banyak.
- Nenek, terima kasih! - Terima kasih.
- Ayo makan. - Ya.
Kimha, kau tahu kalau Siwoo menyukai Doha?
Semua orang disekolah tahu.
Aku tahu. Orang disekolah membicarakannya.
- Kau bicara apa, sih? - Itu benar, kan?
Sepertinya benar.
Tidak lama lagi dia akan mengaku.
Doha akan punya pacar!
Kau mau berkencan dengannya kalau dia menembakmu?
- Entahlah. - Tidak tahu apa?
Lihatlah. Mereka pasti sudah berkencan.
- Mereka hanya menyembunyikannya. - Tidak kok.
Kalau kami berkencan, aku akan memberitahumu.
"Kalau kami berkencan, aku akan memberitahumu".
Kau lagi apa?
Bagaimana denganmu? Apa kau akan berkencan dengan Min?
Oh?
Berhentilah ikut campur. Pergi saja dengan mereka...
Kau baik-baik saja?
Kenapa aku harus berkencan dengannya?
Kenapa? Min cukup manis.
- Doha hampir menyukainya dulu. - Hei, aku tidak pernah menyukainya.
Aku mengerti, aku mengerti. Kau tahu, saat Yeji
berbicara tentangmu didepan tempat les, Min menyelamatkanmu.
Itu membuatku berdegup.
Berhenti membicarakannya. Dia tidak menyukainya.
- Maaf. - Terlalu lambat.
Dia begitu. Dia selalu menyebabkan masalah.
- Oh, Park Yeji. - Maksudku kamu, bukan Yeji.
- Makan Kimchi. Makan ini. - Makan ini.
- Cepat. - Aromanya seperti pasta kedelai - Makanlah.
- Aku tidak mau. - Aku mau makan sosis.
- Kau sudah mirip sosis. - Makna, Makan, Makan.
- Hei. - Terima kasih.
Terima kasih sudah mengunjungiku.
Kami sudah berjalan jauh
untuk mengetahui ini.
Kenapa kau menangis?
Kami tidak punya pilihan. Kami tidak bisa berhenti berteman denganmu.
Benar kalau kau hanya bohong.
- Iya, kan? - Benar, Doha benar.
Hei, jangan menangis.
Jangan menangis.
Kau juga manangis.
Ini bukan air mataku.
- Kau menangis. - Aku mengerti. Jangan menangis. Kenapa kau menangis?
Bisa ketemu?
Ya.
Aku lewat dekat rumahmu. Sampai jumpa disana.
Ada yang harus ku katakan. Datanglah!
Jangan menghilang.
Aku tidak mengerti banyaknya cara yang kita butuhkan.
Pesan dari seseorang yang menyukaimu.
Kau melihatnya?
Jangan menangis.
Aku rasa setidaknya aku menemukan satu.
Alih Bahasa oleh Little_ Pie Find me on instagram : sarii_sarr Makassar, 10 September 2018
Siwoo akan maju dibabak 16 besar?
- Serius? - Mungkin.
- Ta-da! - Apa itu?
Hadiah.
Kalau kau terus seperti ini, aku akan sangat bersyukur!
Luar biasa! Apa ini aku?
- Apa ini aku? - Lucu, huh? - Ya.
- Terima kasih. - Ini warna pink.
Bagaimana? Apa sudah mirip?
Apa aku sudah mirip?
Cantiknya.
- Semua warnanya beda. - Beda?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.