Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Apa menyenangkan menggambar?
Aku tidak tahu.
[Bulletin Board SMA Seoyeon] [Berapa uang jajanmu? Aku minta 30,000 won lebih dan dimarahi]
[EP.19 Aku menyukai tapi juga membencinya] - Mari kita mulai kelasnya. - Ya.
Ini semester terakhir sebelum naik kelas 12.
- Berhati-hatilah. - Ya.
- Belajar keras mulai sekarang. - Ya.
- Sampai jumpa. - sampai jumpa.
Aku tidak ingin duduk dengan orang yang malas belajar.
Aku lebih baik darimu. Kau lebih dibawah.
Aku bertaruh orang-orang disini melakukan lebih baik dariku.
Kau tidak bicara dengan Kimha, kan?
Dia menghindariku.
Padaku juga begitu.
Dia tidak menyapaku balik.
- Apa kau lihat mereka dan Kimha? - Ya.
- Dia tidak menyapa Yeo Boram. - Apa mereka mengisolasi Kimha? - Hei!
Apa?
- Berhenti meneriaki. - Mereka yang membuatku begitu.
Dia akan menggosipkan kita tanpa tahu yang sebenarnya.
Biarkan saja.
Doha menggambar ini. Mirip denganmu jadi dia memberikanmu.
Jangan bilang ke Doha.
Aku menyukaimu.
Kau, yang lebih baik dariku dalam hal apapun.
Aku iri dan juga menyukaimu.
Aku menyukaimu
Jadi aku membencimu.
Hei...
- Apa sulit mempersiapkan ujian masuk sekolah seni? - Kenapa?
Hanya saja...
Aku ingin juga melakukannya.
Mimpimu.
Kau bisa mewujudkannya.
- Gambarmu bagus. - Tapi ranking juga penting. - iya, sih.
Kau bisa belajar mulai sekarang.
Jadi aku bilang ke ibuku..
dan mengunjungi les yang dihadiri Boram.
Oh...
- Keluargamu. - Rupanya kalian sama tempat les.
Ya.
- Kau tidak punya waktu bergabung dengan kami karena les seni. - Iya.
Aku mau pergi shopping dengan Boram. Ikutlah dengan kami.
Lingkunganmu.
Aku ada janji.
Oh begitu.
Segala hal tentangmu..
sangat berbeda denganku.
Segala hal tentangku..
tidak sebanding dengan apapun tentangmu.
- Hei. - Oh?
- Kau sedang apa disini? - Kenapa kau disini?
[Juli 2018] Bukannya itu sama?
Lihat dompetnya.
Jadi aku memutuskan untuk berbeda darimu.
Sebenarnya,
Aku ingin menjadi lebih baik darimu.
Kim Hana pintar.
- Tidak seperti Do Hana. - Ayo bicara dengannya.
Hana.
Apa kau baik-baik saja kalau Do Ha menirumu?
Eh? Apanya?
Do Hana membeli sesuatu yang sama denganmu.
Kau tidak menyadarinya?
Kami teman. Sesama teman melakukannya.
Wow, dia sangat baik.
Kau sangat naif dan baik.
Benar.
Hei, minggir.
Kim Hana juga baik.
Terima kasih.
Tidak seperti Do Hana.
Nonton film?
- Aku tidak suka. - Ayo pergi nonton sama-sama.
- Kau tidak menghadiri sekolah seni? - Oh? Oh...
Tidak hari ini.
Kau meghadirinya sesukamu.
Aku iri.
Jangan mengganti topik.
Kau mau nonton atau tidak?
Baiklah.
Ayo nonton sama-sama. Mereka mungkin akan mengira kita pacaran.
Aku tahu.
- Besok? - Ya.
Kim Hana dekat dengan Ha Min.
Tidak seperti Do Hana.
- Apa yang akan kita nonton? - Kau maunya apa?
- Kau suka film romantis. - Ya.
Haruskah kita menontonnya bersama?
Ayo tinggal bersama saat kita berumur 20 tahun.
Entahlah. Ibuku mungkin tidak mengizinkan atau menjadi seorang pemain game.
Kita punya jadwal konsultasi karir besok.
Tapi kau sudah punya apa yang ingin kau lakukan dimasa depan.
Tidak ada gunanya.
Aku bahkan tidak tahu apa bisa melakukannya atau tidak.
Yang mana lebih membingungkan, tidak bisa melakukan apa yang di inginkan,
atau menginginkan apa yang tidak bisa dilakukan?
Bukannya sama saja?
Apa ada hal yang mau kau lakukan?
Tidak ada.
Kim Hana punya mimpi.
Tidak seperti Do Hana.
Hey.
Sebenarnya, aku punya mimpi.
- Tapi aku masih memikirkannya karena kita baru keas 11. - Apa itu?
Ada pokoknya.
Halo.
Hana yang canti, selamat datang.
Aku rasa akan berakhir bagus dan mudah untukmu.
Kenapa?
Kau sudah memilih karirmu.
- Apa kau sudah mempersiapkan ujian masuk dengan baik? - ya.
Aku mungkin tidak punya banyak waktu di kelas 12 nanti. Jadi aku mempersiapkan kompetisi seni.
Banyak yang harus dilakukan.
- Karena aku harus belajar dan juga menggambar. - Apa baik-baik saja dalam menggambar?
Ya, aku sudah berlatih keras.
Aku senang karena sudah punya rencana karir masa depan.
Hana,
kau cerdas tapi kenapa malah memilih jurusan seni?
Apa menyenangkan menggambar?
Kim Hana tidak ingin melakukan itu.
Tidak seperti Do Hana.
Aku juga tidak tahu.
Hana.
Kau baik-baik saja?
Kim Hana ingin seperti Do Hana.
Tapi dia berbeda dari Do Hana.
[A-TEEN]
Oh? Doha!
Bu Guru.
Hana sedang menunggu diluar.
Oh, suruh masuk saja.
Semangatlah.
Siwoo.
Halo.
- Apa yang kau suka? - Tidak banyak.
Oh...
Aku suka menggambar.
Kau ingin masuk jurusan seni seperti Kim Hana?
Tapi aku baik-baik saja.
Sekarang aku seperti Hana,
lebih dari Do Hana.
- Halo, Hana. - Halo.
Hey, Kim Joyeon!
Berhenti memanggilku seperti itu.
Namaku Kim Jooyeon!
Wajahmu tidak terlihat seperti "Jooyeon" (tokoh utama), tapi "Joyeon"(figuran)!
Aku bukan lagi Joyeon.
Aku Hana.
Jadi, tidak apa-apa.
Alih Bahasa oleh Little_ Pie Find me on instagram : sarii_sarr Makassar, 30 Agustus 2018.
Lihat keatas. Kau bisa melakukannya!
Bulu matamu panjang. Kalau kau melihat kebawah, kau mungkin seperti unta.
[Misi: Meletakkan isi pensil di mata] Jangan mencoba hal kejam.
Tidak akuan. Aku bertaruh kau bisa melakukannya.
Benar, buka matamu. Tidak, tidak.
- Buka matamu. - Setengah tertutup.
Oh, seperti itu.
- Biarkan aku melakukannya untukmu. - Baiklah.
- Oh? Ah... - Ini mustahil.
Aku bisa melakukannya. Aku bisa melakukannya sekali.
Jangan. Jangan lakukan itu.
- Isi pensil itu... - Oh!
- Oh... tidak, tidak. - Tunggu.
OH, selesai!
Aku melakukannya! Lihatlah!
- Dia melakukan semuanya sekali! - kau bisa melihatnya?
Berkonsentrasilah saat belajar, seperti ini.
Ini hal lain dari konsentrasi.
Selesai.
- Selesai, selesai, selesai. - Kau atau aku yang bagus?
- Kita sama-sama bagus. - Aku meletakkan satu dibulu matanya.
- Tambahkan lagi. - Lagi?
Kedip-kedip!
Sampai jumpa lagi.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.