Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
*Open__subtitles ▶️▶️▶️ FreePalestina *Sub__dl ▶️▶️▶️ rawe
Halo, namaku Peter Parker.
Kau tidak kenal aku, tetapi kuberi tahu sesuatu
yang terkesan gila.
Namun, ini fakta.
Kautahu aku jujur, jadi pasti kaupercaya.
EV, kalibrasi matriksku
sepertinya kurang pas.
Memeriksa kalibrasi.
EV, jeda sebentar.
Menunggu.
Kita saling kenal.
Kita pernah bersama.
Tragedi pun menanti.
Satu-satunya cara mencegahnya, semua orang harus melupakanku.
Hari pertama di MIT, mari mulai!
Gila, kita sampai!
Ayolah, MJ.
Kalian juga.
Jangan membantah, ini hari terbaik dalam hidupmu.
Mustahil.
Karena aku bukan sekadar Peter Parker.
Aku Spider-Man.
Budaya Boston, sungguh berbeda.
Kadang Spider-Man harus nekat, walau menghancurkan hati Peter.
Aksen orang sini medok sekali.
Mungkin ini menjadi tanggung jawabku
memendam fakta sendirian
Namun faktanya, aku mencintai MJ.
Kuharap dalam hatimu, kauingat cinta itu juga.
Tinggi buron 1,76 m. Berbadan sedang.
Sementara itu, aku lanjut menjadi Spider-Man.
Aku datang!
Anggota klan Manfredi diringkus
oleh Spiderman kemarin.
Hei.
Kita tetangga.
Mantap.
Tak ada yang naik ke sini?
Hanya pencinta asbes.
Ini menjadi gudang kami.
Sempurna.
Halo semua, Ned masuk tahun ke-2 kuliah.
Makin tua, makin matang,
makin kece!
Mari mulai!
- Wajahmu kenapa? - Suka?
Mirip asisten pelatih.
Main kasar nih, Scorpion?
Kangen aku, Spidey?
Jika kulepas, seberapa cepat kau hancur lebur?
Entahlah. Menurutmu?
Mari hindari nada sumbang.
Hei, Lonnie! Apa ini?
DeWolff!
Bukti ada di brankasnya.
Ingin merebut pekerjaanku?
Kalian ahlinya. Aku sekadar relawan.
Ini New York era baru.
Berkat Spider-Man.
Angka kejahatan merosot tajam.
Polisi dan Damage Control
berterima kasih pada sang pahlawan.
Uji antarmuka.
Perampokan di Civic Union Bank.
Dalam 6 bulan, dia meringkus semua bos geng kota.
Termasuk
ninja The Hand.
KEKUATAN BESAR TANGGUNG JAWAB BESAR
Dia kebanggaan New York. SPIDER-MAN MENERIMA KUNCI KOTA
Orang dewasa mengandalkannya,
anak-anak mengidolakannya.
Semester akhir di MIT.
Tak nyana kita lulus bulan depan.
Kenangan manis! Mulai dari mana?
Renang malam bersama Jim dan Wiley.
Perang makanan epik di kantin.
Malam main poker bersama MJ dan Nate Dawg.
Teringat saat kita duduk di atap bersama MJ,
bermimpi datang ke mari.
Gila rasanya ini terwujud.
Aku mendapat banyak bestie.
Mustahil kulalui ini bersama orang lain.
Ned, Menurutmu siapa yang menonton?
Entahlah. Mungkin ada.
Dah, seseorang!
-Apa? Tidak! -Para penggemar
Terjadi di Brooklyn, siang bolong.
Taktik semacam ini,
ciri khas Foswell.
Baik, punya buktinya?
Kuperiksa akunnya. Kuawasi gengnya tiap malam.
Kau bekerja nonstop?
Jika kau nikmati, itu bukan bekerja.
- Bu, Lihat kalkulatorku? - Tidak.
Gila kerja itu sungguh tidak sehat.
Tenang, aku bisa atur.
Benarkah?
Masih migrain?
Ya, tetapi akan reda.
Menurutku, tubuhmu memberi sinyal.
Lepas kostum itu sesekali.
- Ibu, lihat kalkulatorku? - Tidak, Papi.
Kau butuh interaksi manusia.
Bukankah kita berinteraksi?
Tak kukenal nama atau wajahmu, serba misteri.
Kau tak pernah tanya kehidupan pribadiku.
Tentu pernah!
- Siapa nama anak-anakku? - Putramu bernama Papi.
Itu Spider-Man?
Rahasia, Sayang.
Pasti Spider-Man.
Ampun dah!
Tank curian lewat jalan 34 Kepada semua unit.
Kau dengar?
Tugas baru, si hoki.
Kutemui di sana Maaf, aku buru-buru
Kubantu kau, Spidey
Tak butuh ...
Pegangan!
Kau aman, Cil?
Ya, kau selamat.
Sampai jumpa!
Sulit dibayangkan, jalanan ini luluh lantak
saat Pertempuran New York.
Ayo!
Kau gila, Frank? Kau menabrakku.
Jangan cengeng.
Jangan berulah lagi, Frank.
Betul, berhentilah menggangguku.
Asal tahu saja, aku menyelamatkanmu.
Kau membahas Staten Island lagi?
Aku diam saja.
Abaikan senjatanya, pikirkan warga.
Menurutmu, tank ini menyasar siapa, tolol?
Terserah kau.
Bedebah!
Aku benci sekali padanya!
Dasar ...
Pulang sana, Frank!
Kubantai bocah ini.
PANGGILAN MASUK
DeWolff?
Kalian turun tangan tidak?
Dia menuju penjara Damage Control
Kuusahakan semampunya
Berusahalah Ada bajingan di sana
Berkat siapa menurutmu?
Maju Scorpion.
Kau pindah rumah
Kosongkan area, dia bersenjata dan nekat!
Turun, Nyonya
Tepat dugaanku.
Spider-Man?
Di mana aku?
Anjir...
Bergerak!
Interogasi dia dan kosongkan gedung.
Nikmati perjalanannya, Scorpion!
Tak ada sinar mentari di Supermax
Kalajengking hidup malam hari
Gedung diserang, segera evakuasi tahanan
Lepas landas segera!
Penyusup masuk gedung!
DEPARTEMEN AS DAMAGE CONTROL
Ganti rencana! Bawa dia ke Heliport Bellevue.
Apa?
Perintah Direktur Metzger.
Patuhi!
Dimengerti.
Kenapa aku di sini?
Spiderman?
Maukah kau menyelamatkanku?
Siapa kau?
Kautahu keberadaanku,
Katakan identitasmu.
Kau duluan
Hei, hei
Kaublokir aku.
Menarik.
Aneh sekali! Kaucoba memasuki pikiranku?
Asal tahu saja, selama kau memburuku.
kau lupa menanyakan hal krusial...
Ada apa di dalam tank?
Spiderman?
Apa yang terjadi?
Tak tahu.
Kerja bagus
Semua aman?
Sumpah, aku tak ingat apa pun.
Tenang, kami akan merawatmu.
Takkan kulukai dirimu, aku memujamu.
Santai saja, Kawan.
- Ada info baru? - Dengar ini.
Scorpion mendarat naik heli di Bellevue, dijebol sipir.
Apa?
Bagaimana tanknya?
Dicuri dari gudang Damage Control. Sipir wanitanya yang menyetir.
- Motifnya? - Nihil. Tak ada rekam jejak.
Scorpion pasti berhasil menipunya.
Ya, mungkin saja.
Maksudnya mungkin?
Entahlah.
Tapi aku punya ide.
Kau mau ke mana?
Selidiki Scorpion. Aku harus menemui seseorang.
Halo.
Benar ini 3250 Brighton Beach?
Oke.
Kurasa aku paham.
Buka bajumu.
Apa?
Dilarang memakai baju di sauna.
Lepas baju ketat itu.
Ini bukan baju ketat.
Di pesanmu, kau membahas kantormu.
Inilah kantorku.
Kemari.
Tak usah, terima kasih.
Di kantorku, aku bosnya.
Jadi, kau bisa menikmati
mandi dengan santai
dan kupastikan kau tak bersenjata.
Sama-sama untung.
Oke.
Serius?
Tak pernah kaulepas?
Tidak, nanti identitasku bocor.
Bahkan buat pacar cewe atau pacar cowo
atau apalah?
Banyak gosip di medsos.
Belum lagi foto binalmu. Kau lihat itu?
Fotomu dengan 10 Mysterio...
Aku lihat.
Sulit dilupakan. Tapi aku jomblo sejati.
Sendirian terus?
- Wajar kau galau. - Aku tak galau.
Ya, sedikit.
Mari bahas serangan Damage Control.
Sebenarnya, itu keahlianmu.
Dengan kata lain, kelas teri.
Sedangkan Avengers baru mainnya
kelas kakap.
Oke, tapi tak sesederhana itu.
Sopir dan lainnya,
seolah ada yang mengendalikan mereka.
- Maksudmu mencuci otak? - Tepat.
- Seperti di Red Room? - Tepat.
Dan Widows lainnya?
Kurasa bukan.
Menurutku ini semacam
kerasukan.
Kerasukan?
Seperti hantu
atau setan.
Di Rusia, ada Leshy.
Leshy penguasa hutan, bisa merasuki.
Maaf.
Intinya, mereka mencari sesuatu.
Damage Control diserang 4 kali sebulan.
Mereka cari apa?
Entahlah.
Tapi kautahu?
Pascaserangan hari ini
peringatan siber lintas agen menyala.
Ada yang meretas server Damage Control
memakai 30 ID staf stasiun relai.
Yang dicari selalu sama:
V-Max.
V-Max.
Apa itu?
Mungkin saja
tekno alien, program senjata rahasia,
kode peluncuran,
atau...
Entahlah, itu tugasmu!
Ini kelas teri, bukan kakap.
Jangan lebay, tak usah berteriak.
Mending tanya langsung Damage Control.
Identitasmu tak lagi rahasia.
Kulihat udelmu.
- Oke - Dah
Ya ampun.
- Halo, aku ada janji dengan.. - Pak Metzger.
Masuk ke pemindai.
Manusia super terdeteksi
Tenaga ekstra.
Kelincahan super.
Indra tajam.
DNA asing tipe laba-laba
Buka topengmu.
Aku tak bisa.
Menolak patuh akan disanksi.
Sanksi? Sanksi apa...
- Tak bisa kubuka, aku... - Spider-Man!
Semua aman, istirahat.
Mohon maaf.
Senang bertemu denganmu.
Bill Metzger, direktur Damage Control.
- Kabar baik? - Baik, terima kasih.
Keamanan diperketat. Kau takut?
Tidak sama sekali.
Mari ikut aku.
Lantai riset dan tata usaha.
Basemen: mengurus insiden, lab, diklat agen.
- Sedang apa mereka di sana? - Semua aman.
The Hand kerja untuk kami.
Saat kauserahkan, mereka cuma bocah nyasar.
Mereka hanya butuh arahan.
Mereka menjadi aset emas tim keamanan kami.
Ancaman bisa dianggap bahaya.
Atau sebagai peluang.
Oke.
Luar biasa!
Di tangan Shocker, ini bencana.
Tapi kita bisa terinspirasi
dari teknologi atau inovasi.
Tujuannya agar berdaya hancur menjadi berguna.
Itulah misi Damage Control.
Pelan-pelan dengan itu!
Lewat sini.
Ingin kubahas serangan ke agen ini.
Sudah 4 kali, kan?
Duduklah.
Kau benar.
Kita menghadapi ancaman liar.
Dan tak kasatmata.
Kecuali bagimu.
Aku menonton rekamannya.
Dan kubaca laporan Letnan DeWolff.
Kau paham betul lawan kita.
Seseorang meretas pikiran orang.
Bukan pikiranmu.
Tidak, itu tak mempan padaku.
Aku akan jujur.
Situasi ini genting.
Jika makhluk itu mendapat incarannya
dampaknya
sulit dibayangkan.
Incarannya ada di brankas ini?
Mengingat sifat pekerjaanku tak bisa kubilang semua.
Tapi kau senjata andalan kami.
Cuma kau yang kebal dan bisa melacaknya.
Aku mengandalkanmu untuk membasminya
Pidato mantap, Pak Direktur.
Janji, kuusahakan yang terbaik.
- Damage Control sobatmu - Terima kasih.
Nanti kukabari lagi.
Aku ada pertanyaan.
Kata "V-Max", kau familier?
Tidak. Kautahu dari mana?
Mengingat aku pahlawan, tak bisa kubilang.
Sudahlah, sampai jumpa.
Mantap, Kawan. Kalian keren!
Metzger sama butanya dengan kita,
tapi aku berjanji membantunya.
Jika mau membantu, kusarankan
cari Scorpion, dia satu-satunya jejak.
Kusetel semua kamera untuk melacak wajah,
Itu ilegal, tak mau tahu aku.
Baguslah. Jika dia muncul, kita tahu.
Kalian punya drum mini?
Di belakang.
Terima kasih.
Kutelepon balik.
Keren.
Punya seloki Sharkfire?
Ya.
SHARKFIRE
Tidak, tidak
Aku tak mau, itu bahaya.
Bestie-ku yang mencoba itu jadi kecanduan.
Jangan menjual itu padaku.
Ingat baik-baik wajahku.
Jangan jual Sharkfire setetes pun ke dia.
Baiklah, jika kau mau.
Aku ambil 1.
Yang terakhir.
Atau 2.
Setelah ini, jangan pernah jual lagi.
Anjir.
NGUTANG DITOLAK
Baik sekali! Kita bakal pesta!
- Kapan kalian tiba? - Setengah jam lalu.
Kau butuh minum, nih.
Spider-Man sering di Eropa? Dia bule?
Spider-Man, jagoan parkur Latin?
Bukan dia.
Kaulihat papanku.
Sumpah, aku tak mesum.
Dia menyelamatkanku dan kawan-kawan.
Keren.
Sejak itu, kucari tahu identitasnya.
Bukan untuk menyebarkan identitasnya.
Hanya ingin tahu,
agar bisa mengucapkan terima kasih langsung.
Kubuat aplikasi pelacak jejaknya.
Spidey Tracker?
Kau pernah dengar? Keren.
Di mana Spider-Man?
Ada ruang obrolan.
Kita tahu dia dari Queens. Itu basi.
Tapi aku berhasil membatasi daftarnya
menjadi 2 profil.
Ya, jika kau kenal, kau pasti syok.
Aku percaya padamu.
Namaku Ned.
Dan aku...
Ada 50 orang di sini.
Statistiknya, minimal ada 2 sosiopat.
Itu lumayan keren.
Bunganya cantik.
Ini...
kado pindah rumah.
Serius?
Beda dari bir dan keripik.
Aku MJ.
Dan aku...
Maynard.
Namaku Maynard.
Kalian belum kenal?
Aku tinggal di daerah sini.
Tetangga ramahmu.
Maaf.
Bagaimana wawancaramu?
Kutaruh dulu ini di air.
Salam kenal, Maynard. Nerd.
Ya, Maynard.
Kau pergi? Katakan kau pergi.
- Aku datang. - Lalu?
Aku diterima.
Mantap, MJ.
Kutolak,
Apa?
Aku enggan kerja di PT tanpa nurani.
Tidak semua PT tanpa nurani.
Oke, hampir semua. Tapi kau tak butuh asuransi?
Tentu butuh, tapi apa risikonya?
Semua bergantung jaminannya.
- Membahas prinsipmu? - Ya.
Maaf.
Kutahu ini kuno, tapi intuisiku bilang
aku harus menunggu sesuatu yang lebih mulia.
Oke.
Demi hal mulia yang kau tunggu.
Demi hal mulia yang kutunggu.
Tak perlu menunggu lagi.
Demi apartemen baru!
- Ini mantap! - Sepertimu.
Bro!
Akan kusembunyikan ini.
Kucuri ini darinya lagi.
Bila Ned butuh gairah membara?
Maksudmu debar jantung?
- Kau takkan menyelamatkannya. - Boleh dicoba.
Itu baru pacarku.
Maaf, aku harus...
Saat masuk MIT, kita harus sekamar.
- Pasti. - Dengan senang hati.
Awal baru.
Kita akan bersama.
Kau benar.
Awal baru.
Kalian akan melupakan diriku.
Melupakanmu? Apa maksudnya?
Bukan masalah.
Akan mencarimu, dan kujelaskan semua.
Tunggu.
Katakan itu saat kita berjumpa lagi.
Namaku Peter Parker, dan..
aku pesan 1 kopi.
KAMI SIAP MELAYANI ANDA
Ada lagi?
Tidak.
Halo, namaku Peter Parker. Kau belum kenal...
Hei.
Hei.
Kau pikir bebas membantah Bibi karena punya kuasa?
Kautahu,
semua ini menakutkan.
Kau sadar itu?
Ini sudah menakutkan.
Ya.
Keadaan bisa berubah, dalam sekejap mata,
ke titik yang tak terduga.
Percayalah, aku paham.
Kurasa tidak.
Maksudnya?
Ya ampun.
Aku tinggal di sini.
Aku ambil barangku.
Itu kausku?
Bukan!
Guguknya manis.
Halo, Peter.
Ada 107 notif baru. Mohon cek tugas tertunda.
Ada apa ini?
Pemindai tubuhmu
Menunjukkan lonjakan hormon efek DNA laba-laba.
Ini memicu saluran jaring organik
dan hipersensitif reseptor yang fatal.
Tapi aku merasa sehat.
Isolasi panjang atau trauma
bisa menjelaskan perubahan drastis ini.
Baru-baru ini, kaualami
masa traumatis?
Peter?
Aku sehat, EV.
Kelihatannya tidak.
Luangkan waktu untuk fokus lagi.
Aku tak punya opsi.
Alat tembak jaring dan jaring organik
tak bisa dipakai bersamaan.
Ayo, Peter.
Bahaya, indra buntu.
Bahaya, indra buntu.
Bahaya, indra buntu.
Apa itu tadi?
Indra supermu menerima banyak data sekaligus.
Oke.
Semua aman.
Semua aman.
Jaring organik. Peter 2 punya ini.
Dia keren. Kau keren.
Ini menjijikkan!
Ayo mulai.
Tidak manjur.
Jaring organik. Ayo!
Berhenti!
Ada apa, EV.
Ada tembakan di Damage Control Manhattan.
Wajah buron cocok dengan Scorpion.
Mengerti, aku ke sana.
Mulai, 3, 2...
Jaring! Setop.
Jaring! Setop.
Burung!
Jaring! Setop.
Maaf.
Jaring! Setop.
Mustahil!
Jaring! Setop.
Aku tak tahu apa incaranmu.
Aku mencari V-Max.
Aku tak paham apa pun.
Mari kita buktikan.
Tidak!
Maaf telat, hariku gila.
Scorpion, mau main kasar? Kepalaku mau pecah.
Kaukira aku Scorpion?
Jaring!
Ada apa denganmu?
Ayolah.
Kau gagal melacakku.
Ternyata kau!
Ada masalah, Spider-Man?
Awas,
DNA laba-laba naik.
Siapa kau?
Kau tahu dirimu siapa?
Butuh bantuan di sini!
Spiderman?
Kekacauan apa ini?
Kami butuh medis.
Dia terluka?
Dia selamat?
Aku tak paham apa masalahmu.
Itu bukan Scorpion.
Ya sih, tapi dia dirasuki
oleh pembajak tank.
- Bisa aku bicara... - Tenang.
Entah apa alasannya, kau harus fokus lagi.
Kau nyaris membunuh polisi.
Itu tak sepertimu.
Aku tahu, maaf.
Bila kauulangi, aku lepas tangan.
Apa pun masalahnya, kau harus selesaikan.
Berkat jerat kromodinamika,
ruang waktu tampil di pola yang memungkinkan
simulasi aksi antara kuark dan proton.
Cindy, ini soal proton
atau para Avengers?
Suka cerita karangan,
tapi aku guru fisika
Baik, kami dengar, Cindy.
Jika Thanos takut populasi padat,
kenapa sarung tangannya tak membuat makanan?
Arthur, mau jawab?
Hulk hancurkan!
Nah kan.
Permisi, Dr. Banner.
Semua aman?
Hanya migrain. Ingin kubahas alat penahanmu.
Tentu. Tenanglah.
Berkat ini, aku menghindari untuk berubah
menjadi monster hijau di kantin.
Bila kulepas, larilah.
Kau memakai ARN interferensi target, kan?
Itu menghambat genetik via sinar gamma?
Siapa namamu?
Ned.
Leeds.
Kau mencegah ekspresi DNA,
bahkan walau mutasinya karena sinar gamma.
Jadi, aku ingin tanya:
apa ini mungkin dilakukan
pada DNA yang bermutasi karena sebab lain?
Sebab apa?
Entahlah.
Katakanlah genom inang dikombinasikan dengan DNA asing.
Teorinya begitu.
Teorinya? Ya, itu mungkin.
Ya.
Kau bisa menghambat aspek tertentu saja?
Aspek negatif, tapi menyisakan yang positif?
Jika aku ingin pertahankan aspek tertentu dari Hulk
namun sisanya kuhapus?
Benar
Itu jelas gila, bahaya dan sangat rumit, tapi...
jika kita bisa targetkan
untaian ARN kurir yang tepat,
itu sangat mungkin.
Bisakah kita hidup-matikan gen mutannya
sebelum transkripsi ARN kurir?
Mungkin saja.
Berdasar logikamu, kita bisa ciptakan
alat penghambat yang bekerja otomatis
yang cocok untuk ragam mutasi.
Kau sedang membahas alat penghambat universal
yang bisa mengatur semua manusia super.
Idemu bahaya sekali.
Ya, ini cuma teori semata.
Kau bukan mahasiswaku.
Bukan, aku mahasiswa S3.
Aku...
sudah menyita waktumu, aku mau ke perpustakaan.
Perpustakaan ada di sana.
Ya, kau benar.
Bagaimana caramu memilih?
Apa?
Menentukan mana positif atau negatif?
Dan bagaimana bila kita menghalangi sesuatu yang ingin bebas berekspresi?
Semoga berhasil, Ned.
Terima kasih, Prof.
Layaknya reptil dan amfibi,
laba-laba
berganti kulit beberapa kali.
Inilah yang disebut molting.
Alat penghambat purwarupa ke-4 siap.
Oke.
Unduh alat penghambat beta no. 7.
Diunduh. Mau coba sekarang?
Ya, silakan.
Siklus hidup laba-laba ada 3 fase.
Setiap fase ditandai dengan perubahan fisik.
Yang terpenting terjadi
saat fase mencolok menuju dewasa.
Bagi laba-laba yang bertahan hidup,
molting ini mirip kelahiran baru.
Bisakah kaukunci videonya?
Video dikunci.
Alat penghambat aktif.
Ayo, ayo.
Pantau data vitalku.
Alat penghambat dipasang.
Menyetel hormon laba-laba di titik terendah.
Oke.
Cukup, EV. Aku siap.
Mulai uji coba no. 1.
Ini sukses.
Bahaya, alat pemghambat terlampau panas.
Fungsi menurun.
Ya, aku rasakan itu.
Bahaya, indra buntu.
Granat jaring nyala.
GRANAT NYALA
Alat pemghambat, uji coba lapangan 1: gagal total.
Hei, Spiderman?
- Kau baik saja? - Ya.
Sedang menguji alat baru.
Tentu.
Membebaskan jiwa monstermu?
Masih belum mampu mendeteksiku?
Teknologimu kurang canggih.
Cuma kau satu-satunya orang yang tak mampu
kukontrol.
Pasti membuatmu geregetan.
- Bakal kutemukan caranya. - Apa incaranmu?
Aku penasaran kenapa
manusia laba-laba jadi babu organisasi
yang memburu semua yang berbeda darinya.
Damage Control tak menangkap orang yang unik,
tapi mereka yang bahaya.
Apa incaranmu?
Mengingat kau sekadar laba-laba,
biar kujelaskan.
Damage Control menyimpan sesuatu yang kuincar.
Kau bicarakan V-Max?
Kukira Scorpion bisa membantu mencuri itu, tapi kau terus kepo.
Takkan pernah kubiarkan kau lolos.
Kau yakin soal itu,
Peter Parker?
Apartemenmu penuh dengan barang-barang basi
jomblo ngenes yang galau berat.
Kardus sisa makanan.
Barbel besi,
suplemen bubuk.
Kau membual.
Kau mudah kulacak, Peter.
Setidaknya,
buat orang sepertiku.
Namun, ada yang membuatku penasaran.
Dari sekian banyak opsi, kau menyimpan...
gelas kopi?
EV, tampilkan areaku.
Kau membuang 4 tahun untuk menghapus identitas Peter Parker?
Tak aneh jika laba-laba ingin mengunyah inangnya.
Entah apa MJ akan memgingatmu.
- Aku mau memeriksa keadaannya. - Jangan bermimpi.
Teman sekamarnya dengan polos mengunggah alamat apartemennya.
Aku punya saran: kita balapan saja.
Berani kau menyentuhnya...
Kau harus terbang.
Aku super cepat.
Hei.
Jarak ke tempat MJ lumayan jauh.
Jangan leha-leha.
EV, periksa keganjilan ragaku.
Memeriksa kejanggalan fisik. Mohon sabar menunggu.
Terima kasih kalian sudah hadir.
Maaf.
Sambut Spider-Man.
Dia mencari belahan jiwa dan kondisinya ngenes.
Ayo, Spidey!
Tetap bertahan!
Permisi!
EV, kaji data tadi.
Memeriksa rentang jarak lompat.
Tunjukkan angkanya padaku.
Kalkulasi jalan.
Aku butuh jawabannya!
Kalkulasi kelar.
Daya lompatmu terbatas, ya?
10 meter.
Area ini tampak kosong.
Pintar sekali.
Sudah kukatakan. Kau dilarang mendekatinya.
Kau tak aman.
Di mana kawanmu?
Di mana Ned?
Di Boston. Kenapa?
Sempurna, ikut aku.
Bagaimana bila kaubukan Spider-Man asli?
Tutup mulutmu.
Mari!
Keluar dari tempatku.
Memang terkesan gila, tapi penjahat memburumu.
Dan aku janji menjagamu.
Tolong, percayalah padaku. Ayo.
Baik.
Jaring. Setop.
- Kau baik saja? - Ya.
- Di sini, kita akan aman. - Aman dari apa?
Entahlah.
Apa maunya dariku?
- Entahlah. - Kau tak tahu?
Ini tak logis. Kenapa mesti aku?
Andaikan bisa kuberitahu.
Kita pernah kenal, kan?
Apa?
Cuma ini satu-satunya alasan.
Sudah berkali-kali Spider-Man menyelamatkan kami, Ned dan aku.
Tugu Washington, London, Praha, Night Monkey.
Dua kali dibilang kebetulan, tapi kalau terus-terusan...
Kita kenal.
Katakan bila aku salah.
- Kau salah. - Hubungan kita apa?
Sobat sekolah, bestie?
Entah apa maksudmu.
Lebih dari itu?
Aku gagal mengingat, seperti otakku sudah dicuci.
Dan cuma kau tahu sebabnya.
Ini konyol.
Kutahu kau enggan mengatakan sejujurnya padaku.
Namun aku harus tahu.
Mungkin sepenggal memoriku merekam
Peter.
MJ...
Aku kangen berat padamu.
Syok juga kau masih ingat.
Tentu aku ingat.
Ayo, Peter.
Sentuh dia.
Peluk dia.
Sejak dulu, ini impianmu.
Kecupan asmara akan memupuskan santetnya
dan mempertemukan 2 kekasih abadi.
MJ bakal muak.
Nyatanya, kau hanya seekor laba-laba.
Wajar kau menyukainya.
Dia itu...
cerdas,
lucu,
agak galau dan tersiksa batinnya.
Jujur, ini suram.
Nyaris tak ada
jejak dirimu di sana.
Tak bersisa apa pun.
Namun kautahu itu, kan?
Kau iblis.
Jika kau mencintai seseorang sepertiku,
kautahu perbuatanmu tak terampuni.
Masa?
Ada yang rela membunuh demi mengecup kekasihnya.
Hentikan ini sekarang.
Waktu mendesak.
Tak lama lagi, bukan cuma bestiemu yang melupakan Peter Parker.
Buatlah surat untuk dirimu.
Lepaskan dia.
Siapa yang iblis, Peter?
MJ...
MJ...
Bangunlah, kumohon.
Kumohon.
Syukurlah.
Syukurlah.
Kau aman.
Kau aman.
Maafkan aku.
Tunggu,
Oke, kau menang.
Jangan sakiti dia.
Kau ngenes, Spider-Man.
Kapan pun...
aku bisa menjadi siapa pun.
Kau tak bisa melindungi MJ.
Dari dirinya sendiri pun.
Surat yang manis.
Agak lebay,
tapi lumayan.
Tenang, kubawa ke tempat aman.
Menuju 3165
Lafayette Street.
Arah Empire State University.
- Aku memegangmu. - Yakin?
- Rasanya mau jatuh. - Santai.
Kau aman.
Baik.
- Bisa pelan sedikit? - Hampir sampai.
Kau bilang pikiranku dikendalikan.
- Tak seutuhnya. - Untungnya aku percaya.
Banyak negara bisa, apalagi Prancis.
Kau baik saja?
Pokoknya
Kau harus aman.
Jangan di sini!
Awas!
Kau mulai payah, Bocah.
Kukira kau bisa mencegahnya.
Gila? Kau nyaris membunuh kami.
Menyusup ke rumahku, apa maumu?
- Ini rumahmu? - Siapa dia?
Dan kau siapa?
Ini...
Kautahu sendiri.
Tidak, makanya aku tanya.
Dia terancam. Aku butuh bantuanmu.
Sepertinya begitu.
Kau berutang budi.
- Mulai lagi? - Staten Island!
Staten Island!
Kurang cukup? aku menyelamatkan nyawamu.
Kau ngawur, Bocah!
- Maumu apa? - Pria itu takkan menyentuhku.
Menurutmu?
- Bandar mau menembak... - Aku memegangnya.
Kuingat kejadiannya.
Kusingkirkan dia...
Baik, silakan
Jadi, apa katamu?
Aku mau pulang.
Ide bagus, minggat sana!
Tunggu!
Kumohon.
Harus kulindungi dia. Tak ada tempat lain.
Suka cabai?
Aku membuat sambal.
Awas ranjau.
Aku enggan memungut sisa kalian selama 15 hari.
Jangan makan sambalnya.
Menurutmu, di balik insiden tank,
pelakunya cuma bocah?
Bukan cuma tank, semua serangan Damage Control.
- Bagaimana dia menyetir tank? - Entahlah.
- Dia menghajarmu di depan umum. - Tidak.
Ini keluargamu?
Jangan sentuh itu.
Cuma ada 1 aturan di sini.
Dilarang menyentuh apa pun.
Dilarang memindahkan barang. Jangan tanya hal bodoh.
Itu berarti 3 aturan.
Wajar kau menyukainya.
Aku mau pakai celana.
Jangan sentuh cabainya.
Aku suka dia.
Pastinya.
Kutarik gambar ini
dan kumasukkan ke sistem
Siapa dia?
Sebelumnya, bukan siapa-siapa.
Dia pindah panti asuhan dan rumah sakit jiwa,
lalu menghilang.
Hampir semua datanya dihapus.
Dia punya telepati.
Dan kita punya nama.
JEAN ELAINE GREY
Jean Grey.
Situs Damage Control ini belum tersentuh.
Bila dia muncul
kuidentifikasi.
Keren,
Lalu apa?
Tenang. Urus saja dia.
Tenang? Aku cuma babu pacarmu?
- Babu? - Pacarku?
Apa rencananya?
Kau mengandalkan program pelacak wajahmu?
Jika kau mati, aku yang mengurusnya?
Aku takkan mati, bisa kukepung dia,
Cukup memperbaiki alat penghambatku.
Butuh apa kau?
Frank, mustahil kau punya barang yang kubutuhkan.
Belagu kau!
Punya tikar antistatis, alat pengukur presisi?
Aku punya semua alatnya.
Buat apa?
Membuat bom.
Tepat!
Sulit kupercaya!
Bolehkah aku menghubungi seseorang untuk mengabari posisiku?
Pacarmu?
Bukan, bestieku.
Menurutku, itu ide buruk.
Dia sudah melacaknya dan bisa menyusupi siapa pun.
Ya, kau benar.
- Maaf. - Tidak apa, aku paham.
Jika kuhubungi pacarku,
dia akan melontarkan tanya yang sulit kujawab.
- Dia pun menganggapku misterius. - Misterius?
Pacarmu tampak rese.
Misterius bagaimana?
Entahlah
Menurutmu, pahlawan bertopeng di balik layar?
Oke, aku paham.
Dan kau?
Apa, aku?
Adakah Nyonya Spider-Man?
Adakah Nyonya Spider-Man?
Tidak
- Kenapa? - Kenapa? Sebab...
Aku tertutup.
Selamat bergabung.
Dulu aku punya.
- Hah? - Ya, ya.
Ceritakanlah.
Aku...
Harus kutinggalkan dia.
Demi melindunginya.
Pasti berat bagimu.
Ya, berat.
Hingga kini.
Terasa berat.
Kau baik saja?
Ya, Aku tak apa
Sebentar.
Tunggu, tunggu.
- Ada apa? - Ini kepanasan.
Kutelusuri berhari-hari.
Sebelum dirgantara, aku mempelajari biokimia.
- Kubantu? - Ya, silakan.
Duduklah di sini.
Wah.
Apa perangkat ini
memancarkan radiasi atau medan magnet?
Itu mengganggu.
Ada medan magnet mikro, tapi sudah kuhitung.
Oke, lalu kostummu?
Itu terserap di kain, dan itu lumayan keren.
Oke.
Dan ini?
Apa yang kau periksa?
Kacamatamu.
Cuma memeriksa.
Kalau menciptakan medan, efeknya minim.
Tapi....
Tapi di kepalamu, dekat alat penghambat.
Itu sebabnya menjadi panas.
MJ, kau hebat.
Ini bakal berhasil.
Alat penghambat dipasang.
Menghambat selektif hormon laba-laba.
Oke, ini lebih baik.
Jauh lebih baik.
Kepalaku tak sakit lagi!
Tak ada jaring organik.
Keren, MJ. Berhasil!
Kau membuat barang krusial.
Ya, ini maha penting.
Intinya, ini mengubah DNA-mu.
Ini alat yang biasa dipakai untuk mengatasi monster.
Jika kau tahu pengalamanku, kau pasti paham.
Beberapa jam terakhir, bukan itu yang kulihat.
Kau lihat apa?
Di balik layar?
Pria yang baik
tengah bertransformasi.
Aku enggan ikut campur.
Teruskan kerjamu.
Kau belum tidur?
Mau kopi?
Boleh juga.
Kau sudah perbaiki alatmu?
Ya, kupakai sepanjang malam.
Sejauh ini aman.
Kurancang model universal.
Jika kupasang pada Jean,
pasti menetralkan kekuatannya.
Ada cara lain.
Habisi dia.
Mantap.
Astaga!
Ini hal paling konyol yang kulihat.
Bisakah kaubuka topeng demi segelas kopi?
Jangan baper, Frank Kubuka bukan untuk siapa pun.
Untuknya pun tidak?
- Siapa dia? - Entahlah.
Bacot. Siapa dia?
Sungguh, aku tak tahu siapa dia.
Jangan sok cuek.
Aku tak mengenalnya. Aku sebatang kara sepertimu.
Aku penyendiri.
Sepertiku?
Kautahu apa tentangku?
Kaukira ini pilihan?
Sebuah gaya hidup, begitu?
Ini kutukan.
Asal kautahu saja,
jika orang yang kucintai masih hidup,
kaukira aku sudi bertopeng,
memalsukan identitas bagai pengecut?
PERINGATAN
Ditemukan kecocokan wajah.
Dia di markas Damage Control Manhattan.
Aku harus pergi.
Oke.
Dia aman bersamaku.
Andalkan aku.
Terima kasih, Frank.
Hei.
Kaubiarkan dia pergi sendiri?
Kurasa dia butuh bantuanmu.
Sial.
Seperti kasusmu di Staten Island.
V-MAX
BERKAS KASUS
TIDAK ADA HASIL
Kau pasti kutangkap, Bill.
Pintumu kebal, tapi awas dindingnya.
Siapa kau dan apa maumu?
Namaku Jean Grey.
Kautahu apa mauku.
Jean?
Kau membuntutiku?
Membuatku geer saja.
Sudah kubilang kau membahayakan pacarmu.
Jauhi dia.
Dan kau takkan bisa menembus brankasnya.
Mungkin tidak.
Aku kenal orang yang sanggup.
Jean?
Kau tak tahu perbuatanmu.
Banner dan dirimu punya kesamaan.
Berjuang sia-sia melawan monster di dalam diri.
Jean, jangan Hulk...
Kau tak bisa...
Benda apa itu?
Oh, aku paham.
Kau mau melumpuhkanku seperti halnya dirimu?
Kau dilarang masuk.
V-Max takkan jatuh ke tanganmu.
Kaukira begitu?
Anjir!
Jean, jangan!
Jangan buang tenagamu.
Frank, sedang apa kau?
Menyelamatkan nyawamu.
Kau bukan tandingan Hulk.
Anjir!
Bercanda kau?
Lepaskan aku!
- Jangan tembak! - Kau gila?
Ancaman aslinya bukan Banner. Tapi dia.
- Tugasmu lindungi MJ. - Benar.
Namun dia menyuruhku menjagamu.
Dia bilang begitu?
Kau geer, ya?
Mana mungkin.
Anjir, harusnya kubawa senapan besar.
Hebat! Mau menggelitikinya sampai mati?
Ganti taktik. Pasang ini ke Hulk, lalu kejar Jean.
Ada usul. Dia biang kerusakannya.
Kau urus dia. Aku basmi sumbernya. Paham?
Kau takut melawan Hulk?
- Kurasa begitu. - Tak masalah.
Aku yang urus.
- Frank! - Apa?
Jangan bunuh dia.
Kau membuatku terharu lebay.
Kautahu? Akan kuurus caraku sendiri.
Menyingkir!
Jaga jarak 10 meter!
Dia sungguh merepotkan!
Hei.
Wah.
Ada yang babak belur nih.
Oh, tidak.
Jangan, hentikan.
Gawat.
Dokter Banner?
Itu kau?
Spider-Man! Apa yang terjadi? Aku di mana?
Ini ulahku? Ada korban luka?
Dia yang mengendalikanmu.
- Alat penghambatku hilang. - Ini.
Hanya itu penahan monsternya.
Kupunya cadangannya, pakailah.
- Apa ini? - Model universal.
Pasti ampuh.
Banyak orang di gedung ini. Pakailah.
Kau baik saja?
Kepalaku... Dia merusak sesuatu.
Dia mengendalikanmu?
Bukan, ini hal lain.
Bruce, aku bisa bantu, tapi pasanglah alatnya.
Lepaskan!
Dia datang.
Aku lepas kendali.
Kau bisa menguasainya, Bruce!
Pergi dari gedung ini!
Tinggalkan gedung ini!
Evakuasi semua orang...
Banner, tatap aku.
Bukan Banner.
Bukan si wanita.
Hanya Hulk.
Kukira kau tidak sebesar ini.
Wuih.
Semoga beruntung, Peter.
Ini dia.
Diam di tempat!
Ya ampun.
Dilarang memakai peluru tajam.
Hitung mundur ledakan dimulai.
Ledakan dalam 90 detik.
Aku tahu!
GAGAL TERSAMBUNG
Kulitmu tebal juga!
Alat penghambat gagal terpasang.
Ayolah.
Dokter Banner.
Kumohon!
Bruce...
Ini Peter.
Aku kawanmu.
Bruce!
Buang senjata atau kutembak kepalanya.
Di mana dia?
Apa yang....?
Sudah usai, Jean.
Sara...
Itu senapanku?
Ada yang terluka?
Hanya aku?
Tiada korban lain?
Spider-Man!
Kau menyelamatkanku,
dan banyak orang lain,
cegah dia memperoleh benda incarannya.
Sebelum pingsan, dia bicara.
Katanya "Sara". Kau kenal?
Sebelum kau memasang alat penghambat,
dia sempat menguasai pikiranku.
Sara itu nama rekanku yang baru wafat.
Turut berduka.
Kenangan Sara pasti
mengacaukan benaknya.
Aku mau interogasi saat dia siuman.
Tentu. Dia akan dipindah
ke markas kami di Pulau Roosevelt.
Aku pun tak sabar mendengar celotehnya,
tapi biarkan dia pulih dulu.
Tentu saja.
Terima kasih, Spider-Man.
Sama-sama.
MJ!
Taktiknya ampuh, dia ditahan. Kau aman.
Kau tinggalkan ini.
Sengaja supaya kutemukan?
Tidak.
Biar kujelaskan.
Bisa kaubuka itu?
Apa?
Topengmu.
Kurasa aku berhak bicara dengan...
"Peter Parker"
Kau datang ke pesta kami waktu itu.
Dan di kedai donat.
Tahun terakhir SMA.
Kenapa kau tak cerita padaku?
Aku ingin melindungimu.
Aku nyaris tewas 5 kali dalam 24 jam,
jadi, itu kurang ampuh.
Aku tahu, maafkan aku.
Apakah kau berniat memberitahuku?
Aku paham .
Kau sudah menentukan nasibku.
Aku tahu, maafkan aku.
Berhenti bilang begitu.
- Entah apa maumu. - Beritahu kenapa kaubegini padaku.
Aku kehilangan seseorang.
Seseorang tiada lagi gara-gara aku.
Surat itu urung kuberikan sebab...
aku ogah hal serupa menimpamu.
- Bukan kau penentunya. - Kutahu itu, tapi...
Kau segalanya bagiku.
Kucoba hidup tanpamu, tapi...
Aku gagal.
Aku cinta kamu.
Kutukan itu...
setidaknya, perbuatanmu...
Itu sukses.
Semua kenangan kita yang kaubahas itu....
Semua itu sirna dariku.
Aku paham
dia mencintaimu, wanita dalam suratmu.
Aku sadar
kau melakukan semua ini demi melindunginya.
Untuk itu,
Aku sangat berterima kasih.
Tapi...
aku tak mencintaimu.
Sebab
aku tak mengenalmu.
Aku pamit.
Aku minta maaf, Peter.
HP-ku tertinggal.
Maukah kaubantu aku pulang?
- Tentu saja. - Terima kasih.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Aku pergi...
Ya, silakan.
Kau mau mampir?
Menyapa Ned, barangkali.
Boleh.
Hulk, atau Dr. Bruce Banner, tengah ditahan.
dan bakal masuk RS Jiwa.
Sedih sekali!
Usai bertahun-tahun anteng mengajar, sebuah tanda tanya mencuat.
Mengapa mendadak dia mengamuk?
Aku dekat!
Aku dekat!
MJ?
Ya.
Aku dekat!
Aku dekat!
Pasti kau ragu,
tapi aplikasi ini bilang Spider-Man ada di sekitarku.
Masa? Gila bener.
Aku dekat!
Ned, ini Spider-Man. Spider-Man, Ned.
Salam kenal, Ned.
Halo.
- Aku tak aneh. - Lumayan, sih.
Kenapa....
Sedang apa kau di sini?
- Tadi aku di peron kereta. - Ya, di peron.
- Sembari main HP. - Aku bengong, keretanya tiba.
- Kutangkap dia. - Dia menyelamatkanku.
Ya ampun!
Kenapa aku tak semujur begitu?
Misal kau lagi melayang dan kebelet pipis,
kau akan mendarat di gedung?
Apa?
Pergi ke warkop dan meminjam toiletnya?
Atau mencari atap?
Bukan atap, Ned.
Serius, kau penasaran?
Tak mau tahu cara kerja jaring laba-labaku?
Aku sudah paham.
Benarkah?
Pasti ada sistem pencairan
Di suatu rongga, agar bentuknya cair.
Lalu saat kaudorong pemicunya
itu melintasi turbin,
dan memadat saat bereaksi dengan udara. Kan?
Kurang tepat, tapi...
Beritahu kandungan cairannya.
Tebakanku polimer panjang...
Nilon?
Hampir.
Baiklah
Bagaimana Nomex atau Kevlar?
"Silakan merahasiakannya.
Bila yang kaumaksud insiden naga,
peranku tidak besar."
"Cuma membantu pamanmu dengan dorongan tenaga."
Referensi mantap.
Banh mi tiba!
Kau membelinya?
Aku beli 5 buah. Mumpung ada Spider-Man.
Maaf, dia terlalu lebay karena kau hadir.
Bercanda kau? Ini menyenangkan.
Aku kangen kalian.
Kalian cocok bersahabat.
Maksudmu?
Katakan padanya.
Dia pasti paham.
Ya, aku paham.
Selagi dia menguasaimu,
di atap
dia mengecupku.
Dan kubalas kecupannya.
Kukira itu dirimu, mana kutahu.
Sungguh, aku minta maaf.
Harus jujur padamu.
Terima kasih sudah jujur.
Nyatanya aku tak ingat apa-apa.
Masa?
Ya, aku tadi di mejaku. Mendadak sudah telentang di luar.
Mirip mesin yang dicabut kabelnya.
Apa?
Jadi, kau hilang ingatan?
Ya, emang kenapa?
Metzger bilang memikirkan seseorang bernama Sara.
Tapi kau, amnesia total?
Itu spontan. Makanya menakutkan.
Dia membohongiku.
Kau mengidap Liéchi.
Menguasai Jean Grey.
Biar kutaksir kelas tandingnya.
- Kelas apa? - Ini Black Widow.
Metzger memalsukan nama.
Coba periksa adakah ikatan Jean dengan wanita bernama Sara.
Itu mah kelas teri.
Ini benar-benar kantormu.
Lihat ini!
Di internet dan arsip negara,
banyak data Jean Grey dihapus paksa
oleh Damage Control.
Data macam apa?
Soal saudarinya.
Jean punya saudari?
Sara Grey.
Sama-sama telepati.
Damage Control menahannya untuk diulik.
- Kita tahu alasannya. - Kelinci percobaan.
- Pelanggaran HAM. - Betul.
- Kau siapa? - Ned Leeds, fan beratmu.
Hai.
Maaf.
Syukurlah, pria galau ini punya teman.
Terima kasih. Sampai jumpa lagi.
Semoga berhasil, Spider-Man.
Dah.
Dia mencari saudarinya, lalu kuserahkan ke musuhnya.
Aku harus pergi.
- Peter! - Ya?
Berhati-hatilah.
Pasti.
Spider-Man adalah Peter?
Jean, kau mau menjelma menjadi siapa?
Dia.
Wanita berbaju pink.
Jaraknya kejauhan.
Mesti lompat.
Lompat?
Pilih orang terdekat.
Lalu.
Lompatannya tak jauh.
Tapi,
jika dirantai, kau bisa jauh.
Dan saat berhenti,
kau kembali ke wujud asli.
Bisa mengendalikan mereka bersamaan?
Mungkin suatu hari nanti.
Bila kita hebat.
Tega nian dia
membuang kita.
Dia ibu yang kejam.
- Tak seperti ibu lain. - Padahal kita belum berubah.
Bukan dalih. Ibu tak selayaknya begitu.
Misal anakmu persis kita?
Pasti kucintai mereka.
- Terutama si rambut merah. - Hentikan!
Kita saling jaga.
Dan makan es krim.
Cokelat min?
Ya!
Tiarap!
Sara!
Maafkan aku, Jean.
Aku harus melindungimu.
Subjek sadar.
Detak jantung: 94 kali per menit.
Jean, cara itu tak mempan lagi,
berkat Spider-Man.
Jean?
Tarik napas, tatap aku
lalu bernapaslah.
Semua aman, tenanglah.
Di mana dia?
Batas kemampuanmu setara saudarimu,
yang menebar banyak kebaikan
atau kerusakan besar.
Kekuatan sebesar itu adalah beban berat.
Namun bayangkan
bila ia dipegang pihak
yang mengerti penggunaannya.
Di mana saudariku?
Kau bakal mengubah dunia, Jean.
Hei, hei!
Frank?
Aku tahu posisi dan kegiatanmu.
- Masa? Mana bisa? - Mataku ada di mana-mana.
Damage Control menculik saudari Jean.
Jean mencarinya. Kita keliru.
Jangan bikin aku emosi.
Kau tahu seberapa kuat dirinya.
Mau kau bantu dia kabur?
Kuperingatkan, jika kau nekat,
kutindak dengan caraku.
Frank, tolonglah...
Frank?
Jarak?
12 meter.
Kunci ruangan.
Terkunci.
Inhibitor nonaktif.
Jean, kekuatanmu aktif sepenuhnya.
Kita melewati batas lompatanmu.
Beritahu apa arti V-Max.
Kau orang kedua yang menanyakannya.
Aku tidak tahu.
Dia mengirimiku pesan.
Supaya aku membantu mencarinya.
Kalian terhubung telepati walau sejauh itu?
Kami mendeteksi
lonjakan selama sesi.
Menarik.
Apa maksudmu, keparat?
Entahlah.
Mari mulai.
Aku dan Sara meneliti dua hal:
mencari sumber kekuatannya
serta merumuskan cara
untuk menduplikasinya.
Rekaman gelombang otak telepati saat melompat.
bakal kita terapkan
pada otak pilihan kita.
Alat ini warisan saudarimu.
Kami merakitnya selama berbulan-bulan,
demi menghormati pengorbanannya.
Apa maksudmu?
Mulai lompatan pertama.
Apa itu V-Max? Tempat dia dikurung.
Lompatan pertama.
Siap.
Akses dikunci. Proses dimulai.
Proses apa?
Mukamu tegang begitu, ada apa?
Tenanglah!
Aku kawan Damage Control, paham?
Mau main kasar? Baiklah.
Sebentar saja.
Sebentar.
Masa SMA sudah lama berlalu.
Kau pemanasan?
Sebaiknya begitu.
Kalian tidak pegal? Rasanya enak.
Siap?
Awas kepalamu!
ZONA 19
Di mana Jean Grey?
Lompatan 26.
Perekaman berjalan.
Maaf, Pak.
Penyusup masuk.
Tebakanmu benar.
Dia lebih tangguh dari saudarinya.
Naikkan frekuensinya.
Bagus sekali, Jean.
V____ MAX
Jean?
Jean, kaudengar aku?
Jean?
Kau membunuhnya.
Frekuensinya berubah di luar nalar.
Ruangan ini dilihat terakhir oleh saudariku.
Gelombang otaknya merusak sekitar.
Hentikan.
Kucoba.
Bagaimana bisa?
Ruangan ini pemandangan terakhir saudariku!
Hentikan semuanya!
Mustahil.
Menyingkir.
Tak kubiarkan kau melakukannya.
Hanya aku pelindung kekuatan ini,
milikku seutuhnya.
Apa maumu?
Jean, aku datang menolongmu.
Kau yang membuangku ke sini.
Aku tahu. Maaf soal Sara dan kekeliruanku.
Menyelamatkanku dari Damage Control sudah terlambat.
Merekalah yang wajib diselamatkan.
Sekarang,
kau juga.
Mulai.
Keren banget.
Jean, kumohon!
Ayo, ayo...
Apa-apaan...
Lucunya,
teman Damage Control merancang senjata khusus
hanya untukmu.
Pasukan khusus disiagakan andai kau berulah.
Manusia itu jahat.
Waspadai mereka
seperti mereka mewaspadaimu.
PANGGILAN MASUK FRANK
Aku sibuk, Frank.
Kita ada masalah.
Dia mengendalikan warga radius 1 km dari pulau.
Apa?
Cepat bergerak jika mau campur tangan.
Sedang berusaha!
Nak?
Anjir!
Saudariku tewas
di ruangan ini,
dikelilingi pria-pria itu.
Satu-satunya dosanya,
hanya karena berbeda.
Sama sepertimu.
Sama sepertiku.
Kita tak berhak menjalani hidup normal.
Dilarang punya teman ataupun keluarga.
Orang terdekat kita tiada.
Hidup ini usai.
Kenapa enggan jujur pada dirimu?
Kau Peter Parker?
atau Spider-Man?
Aku keduanya.
Jean, kumohon.
Cara itu tak menyelesaikan masalah.
Kau bukan pembunuh.
Kau tak mengenalku.
Kutahu kau menyayangi saudarimu.
Kehilangannya membuatmu merasa hancur.
Mendekatlah, kubunuh kau.
Kubunuh semua!
Dia takkan hidup lagi.
Jangan anggap kau bisa menahanku.
Kekuatanku lebih hebat dibanding sebelumnya.
Mulailah
Hei
Hei
Kau anggap kebal aturan sebab punya kekuatan?
Dengar
semua ini tampak menakutkan, sadarkah kau?
Ini sudah menakutkan.
Ya.
Situasi bisa berubah dalam sekejap,
di luar dugaan kita.
Kutahu.
Ya.
Kurasa tidak.
Bagaimana bisa?
Kau tak sama dengan yang lain.
Berharap hal itu menumbuhkan PD-mu,
namun kutahu tak selalu begitu.
Kadang kesendirian menyiksamu.
Serta kadang,
gara-gara perbedaanmu...
orang berbuat kejam dan biadab kepadamu.
Namun...
kau wajib tahu satu hal.
Kau luar biasa,
jika orang menyayangimu,
bukan karena beda, melainkan dirimu apa adanya.
Jangan lupakan itu.
Sekalipun kesendirian menghimpitmu.
Itulah tanggung jawab terbesarmu.
Ingat selalu, berapapun besarnya kekuatanmu.
Hei.
Aku turut berduka atas saudarimu.
Aku turut berduka atas bibimu.
Kau pasti menyayanginya.
Meskipun kehilangan seseorang...
kita tak harus melangkah sendirian.
Sungguh.
Mustahil.
Percayalah, sudah kucoba.
Tak mempan.
Sekalipun benar...
tiada siapa pun bagiku.
Ada, aku.
Kau terluka?
Tidak, aman.
Tidak apa-apa.
- Peter? - Aku baik saja
Peter, Peter!
Jangan, jangan.
Peter?
Kau harus pergi. Mereka memburumu.
Temani aku. Bertahanlah!
Jean, kau...
Kau bakal selamat.
Pergilah.
Tatap aku.
Kejutan besar.
Spider-Man dilarikan ke RS akibat tembakan.
Kondisinya antara hidup dan mati.
Sang pahlawan kritis,
serta para dokter terbaik
berupaya menyelamatkannya.
SPIDER-MAN DALAM KONDISI KRITIS
Malam ini, semua sorotan
tertuju pada Spider-Man.
Pahlawan penyelamat New York
kini ditangani oleh para ahli medis.
NYC CINTA SPIDEY
Warga New York menahan napas.
Frank?
Aku di mana?
Jangan, jangan!
- Mana topengku? - Santai, aku di sini.
Di mana Jean? Dia baik-baik saja?
Ya, dia baik.
Di mana dia?
Dia baru saja pergi.
Dia melakukan
trik sihirnya demi menyelamatkan nyawamu.
Ya.
Dia hebat.
Maaf.
Aku minta maaf atas perbuatanku.
- Tak apa, Frank. - Tidak.
Ini sama sekali tidak beres.
Kulihat...
Kulihat banyak orang berani.
Percayalah, Nak.
Namun kali ini,
itu hal berbeda.
Kau menangis?
Tidak, aku...
Wajahmu persis bayanganku.
Wajah pria baik.
Aku tak pernah punya kawan sebaik ini.
Karena kita bersahabat?
Kapan lagi kulihat kau mewek.
Aku tak mewek, kau ngaco!
Ngawur sekali!
Nah, itu...
Mereka heboh semenjak kau tiba.
Lihatlah.
Baiklah.
Kostummu mungkin sudah disayat,
namun jika kau mau kabur,
aku punya siasat.
Itu Spider-Man!
MENDOAKAN SPIDER-MAN
NEW YORK BUTUH DIA
KAMI SAYANG SPIDEY
DARURAT SELAMATKAN SPIDEY
KAMI SAYANG SPIDEY
Spider-Man, Spider-Man
Spider-Man, Spider-Man
MENOLONG SATU ORANG BERARTI MENOLONG SEMUA
Kupikirkan ucapan Bibi tadi.
Bibi pasti senang tahu keputusanku
untuk tidak berjuang sendirian.
Aku merindukanmu, Bibi May.
Punggungku masih nyeri,
tapi aku bisa beraksi lagi jika butuh aku.
Kau wajib banyak istirahat.
Aku paham, tapi beri aku info. Kasusnya lancar?
Metzger masih menghilang.
Namun kawanmu, Black Widow,
membantu kami merunut data yang dihapus Damage Control.
Aku singgah ke ruangannya.
Bagaimana rasanya?
Anggap saja kulitku mulus.
Kepada semua unit,
perampokan bank sedang berlangsung.
Kaudengar itu?
Biarku urus,
posisiku dekat, aku menyusul.
Tak usah, kami bisa atasi perampokan.
Kau,
jagalah kesehatanmu.
Baik.
Kalian juga.
Sampaikan salam kepada EJ dan Mariey.
Oke.
Spider-Man menitip salam.
- Hai. - Eh, halo.
Ow, Ow.
Pria pembawa bunga, kan?
Namaku Peter.
Halo.
*Open__subtitles ▶️▶️▶️ FreePalestina *Sub__dl ▶️▶️▶️ rawe
Peter!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.