Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Kau tidak menjawabnya?
Tidak apa-apa.
Kenapa kau tidak menjawabnya?
[Bulletin Board SMA Seoyeon]
[Siapa yang menangis mendengar lirik VINXEN tentang saudaranya? Aku benci saudaraku.]
[Ep. 14 Hidup tidak berjalan seperti yang kau inginkan]
Kemana?
Tongyoung.
Kau tahu alamatnya?
Di Utara Provinsi Jeolla.
Di Utara Provinsi Gyeongsang.
Bukan, di Selatan Provinsi Gyeongsang.
Bagaimana kalau B&B (Bed and Breakfast Travel)?
Kita bisa berpesta barbecue.
Daging perut babi dan ramen.
Yay.
Ada apa dengan kalian berdua?
Kalian begadang semalaman?
Mereka selalu diam saja.
Kalian punya ide?
Aku memilih berkemah.
Aku setuju dengannya.
Aku akan mengumpul dan mengatur keuangan.
B&B...
Kenapa tidak?
Karena kita ini anak di bawah umur.
Lalu kemana kita harus pergi?
Laut di Gangneung.
Kita harus bergegas hari ini. Kita tidak bisa kesana.
Tolong kumpulkan uang kalau kalian belum mengumpulkannya.
Siapa yang belum bayar?
- Kau? - Bukan.
Sulit untuk travel bersama selama liburan.
Hidup tidak pernah berjalan seperti yang kuinginkan.
Siapapun yang belum bayar, tolong bayar.
Pulau Jeju?
Pulau Ulneung.
Tunggu sebentar. Aku akan kembali.
Kau mau kemana?
- Apa kita harus menyerah? - Tidak! Aku ingin liburan bersama.
Min, datanglah ke House Restaurant di Cheongdam-dong.
Ayo makan malam bersama.
Lalu kita mau kemana?
Camping?
Ayo pergi saja camping.
- Oh? - Kalau begitu, carilah tempat untuk camping.
Duduk!
Makanannya akan dingin.
Duduklah.
Kapan kau tiba?
3 jam yang lalu.
Padahal ku harap kau memberitahuku.
Aku akan membelikanmu hadiah.
Aku dengar kau memilih belajar seni.
Ya.
Kau seharusnya belajar SAINS.
Karena kamu sudah jadi dokter, aku tidak perlu lagi mempelajarinya.
Makanlah yang banyak, putraku. Kau pasti lelah setelah penerbangan yang lama.
Bagaimana pekerjaanmu?
Baik-baik saja.
Senang mendengarnya. Jaga dirimu, yah.
Tentu saja, hidup tidak pernah berjalan seperti yang ku inginkan.
Apa kita makan bersama karenanya?
Dia salah satu alasan.
Tidak mudah untuk hidup sendiri, jauh dari orang tua.
Kau harus makan banyak, selagi kau bersama kami.
Terima kasih.
- Aku bahagia makan malam bersama... - Benar.
Kita tidak pernah makan diluar karena kau jauh.
Jadi sering-seringlah datang.
Aku suka makan bersama diluar.
Minjoon.
Ibu senang melihatmu setelah sekian lama.
Haruskah kita bersulang?
Bersulang!
Aku akan menghadiri asosiasi alumni, saat aku di Korea.
Kenapa...
Kenapa aku hanya punya air?
Kau ingin wine?
Oh, baiklah. Hidup tidak berjalan seperti yang ku inginkan.
Jangan pedulika dia. Anak laki-laki bertindak seperti itu diusianya.
Ayo makan.
- Minjoon, makanlah. - Ibu, juga.
Mereka tidak berinisiatif memberikanku jus atau cola.
Ada apa? Kau masih disini?
Hei, berhentilah minum di saat jam kerja.
Nak, kamu tidak tahu kesedihan orang dewasa.
Bukannya itu bagus?
Sangat mudah untuk mendapatkan akses hal-hal dewasa.
Kau hanya memikirkan hal itu?
Itu normal.
Apa?
Aku harap memiliki kakak sepertimu.
Aku juga berharap memiliki adik sepertimu.
Jiwoo dan Siwoo. Nama kami kedengaran mirip.
Saat ibuku mabuk, aku jadi tidak tahu siapa yang dia panggil.
Namaku lebih pendek dari nama kakakku.
Dia bernama Minjoon.
Sedangkan aku Min.
Dalam keluargaku, seperti Jiwoo dan Ji.
Nam Ji.
Lucu sekali.
Kenapa kau tidak ikut liburan?
Aku tidak bisa. Mereka pasti sudah berangkat.
Mereka kemana?
Hanya 10 menit naik taxi.
Benarkah?
Dimana?
Jadi, aku berbaring dan berpura-pura tidur.
- Dan hantu itu bilang... - Dia tidak tidur.
Oh.
- Bagaimana kau tahu itu? - Ini bukan trip atau liburan!
Aku bisa melihat rumahmu!
Kan ku bilang gunung di dekat rumahku.
Menyenangkan karena kita bersama.
Tapi ceritanya tidak lucu.
Tapi dia terlihat ketakutan.
- Wow, sulit dipercaya. - Kau seorang penakut.
- Hei. - Oh.
- Kau baik-baik saja? - Ayo makan ramen.
Baiklah.
Kau dari mana saja?
Membeli soda.
Dan kau menghabiskan beberapa jam?
Ini langka. Tidak di jual di Korea.
Doctor. Doctor Coke.
Apa-apan itu?
[Ibu]
- Kau tidak menjawabnya? - Oh?
Hei!
Lihatlah, dia ketakutan.
Periksa celananya.
Dia seperti itu.
Apa kalian tahu kalau dia tidak bisa mendengar cerita horor?
Aku tahu.
Karena itu, kakaknya mengetahui 5 triliun cerita horor.
Kenapa sih seorang kakak selalu menjahili adik yang paling muda?
Tapi, tetap saja ku kira menyenangkan punya saudara.
Jangan berkata seperti itu.
Akan lebih baik kalau bukan kau yang paling muda.
Lihat? Adik laki-laki yang jelas paling muda saja tidak menghargai.
Pastinya bikin stress memiliki adik laki-laki.
Kau harus membiarkannya menggunakan komputermu.
Kau harus berbagi pakaian dengannya.
Kau harus melupakan penampilan good-lookingmu.
Oh...
Bukannya kau punya adik laki-laki?
[Ibu]
Dia marah karena hal itu.
Kau tidak menjawabnya? Dari tadi ponselmu berdering.
Tidak apa-apa.
Kenapa kau tidak menjawabnya?
Bukan apa-apa.
- Itu sepertinya penting. Telepon dari ibumu. - Ku bilang tidak apa-apa.
Itu bukan urusanmu.
Ada apa? Apa yang salah?
Aku hanya menggodanya untuk melihat apa dia akan marah.
Kau gila, yah?
- Haruskah kita makan ramen? - Benar.
Aku mau makan ramen.
- Keluarlah. - Berapa banyak?
- Empat. - Lima.
Bukannya terlalu banyak? Aku kira empat saja sudah cukup.
Apa itu menyakiti persaanmu?
Tidak.
Aku tidak pernah marah, kau tahu itu.
Hidup tidak berjalan seperti yang ku inginkan.
Lain kali, jawablah telepon dari ibumu.
Itu bukan urusanmu,
terlepas dari aku mau menjawabnya atau tidak.
- Jangan menghancurkannya. - Kenapa?
Pada akhirnya, aku tetap akan melakukan apa yang ku mau.
Alih Bahasa oleh Little_ Pie Find me on Instagram : sarii_sarr Makassar, 13 Agustus 2018
SEVENTEEN's A-TEEN!
Akan rilis pada 13 August, jam 6 PM!
- Tolong berikan dukungan yang banyak! Semangat, A-TEEN! - Semangat! - Semoga kalian menyukainya!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.