Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Beri nomormu, dong!
Aku akan menelponmu lagi nanti malam.
[Bulletin Board SMA Seoyeon]
[Areum, berhenti memintaku menelpon saat kau tengah berbicara dengan pacarmu di telepon!]
[EP. 13 Dari waktu ke waktu]
Hei, apa kau...
- suka... - Aku menyukaimu.
Aku tidak bisa tertidur.
[Orang-orang menjadi sentimental dimalam hari]
[Aku tidak bisa tidur.] [Apa yang kau lakukan, do_do?]
Halo.
Aku juga tidak bisa tidur.
Kau juga tidak bisa tidur?
Tidak.
Apa kau punya akun instagram?
Oh...
Ya.
Bagaimana kau menemukan akunku?
Itu...
Aku melihat gambar yang kamu post.
Maaf.
Kenapa?
Tidak kenapa-kenapa.
Apa kau mengambil kelas khusus besok?
Ya. Kita berada di kelas yang sama.
Aku harus tidur.
Kapan kau akan tidur?
Hmm... 5 menit lagi.
Baiklah, aku juga akan pergi tidur..
Aku tidak suka menggunakan 5 atau 10 menit.
Aku lebih suka menggunakan 3 atau 7 menit.
Ditengah malam, kami mengobrol lama di telepon.
Kalau begitu... Ayo bicara 3 menit lagi.
Di kamar yang gelap, suasana menjadi lebih menyenangkan.
Saat kau berjalan disampingku tadi,
apa kau menyukainya?
Kenapa?
Tidak kenapa-kenapa.
Apa tidak apa-apa menelponmu di malam hari?
Oh...
Tidak apa-apa. Kamar orang tuaku cukup jauh dari kamarku.
Benarkah?
Aku jadi lupa kalau dia menyukaiku.
Kami berbicara tentang kesukaan masing-masing.
Di pagi hari, kami duduk bersama.
Kami saling berdiam dalam suasana kelas yang cerah.
Kenapa?
Kau terlihat lelah.
Kamu juga.
Aku jadi ingat kau menyukaiku.
Hei.
Halo.
Kamu siapa?
Namaku Yeon Jehyung dari kelas 5. Kita berada di sekolah yang sama.
Oh.
Kau belum mengecek facebook mu?
Oh...
Aku jarang mengecek sosial media.
Aku menonaktifkan notifikasinya.
Oh, begitu.
Aku menambahkanmu sebagai teman.
Oh.
Sampai jumpa lagi. Semoga harimu menyenangkan.
Kenapa kau disini?
- Dia kesini untuk menemuiku. - Tentu saja.
Aku kesini untuk bertemu pacarku.
Juga untuk mebahas rencana perjalanan kami.
Kenapa kalian melakukannya di sini?
Kenapa kau sangat pemarah? Apa karena Ha Min?
Sakit tahu!
Memangnya kenapa sih?
Bisakah Kimha dan Min ikut?
Bagaimanapun..
Tidak apa-apa kalau hanya kami yang pergi.
Hai.
Oh.
Menyedihkan. Dia belum juga menyerah.
- Nikmati makananmu. - Baiklah.
Apa yang kau lakukan?
Apa dia memakan pembungkus nya juga?
Itu membuktikan kalau Siwoo ternyata bukan robot.
- Benar, kan? - Ya.
Aku mau cuci tangan.
Dia membuat kesalahan.
Siwoo, sadarlah!
Itu bukan arah ke toilet. Disana! Disana!
Haha.
Dia seperti kita hari ini.
Sampai jumpa lagi. Bye!
Kita mau kemana sekarang?
- Warnet! - Lagi?
Kemarin, kita...
Ya, kemarin kenapa?
Kau tidak menjawabnya?
Hmm.. Ini dari Min.
Kau tidak menjawabnya?
Tidak. Aku bisa menelponnya lagi nanti.
Saat mengingatkan diri kalau kau menyukaiku,
Aku tidak mengangkat telepon dari orang yang aku sukai.
Tadi malam, kita bicara
ditelepon sangat lama.
Jadi?
Bagaimana mungkin kita melakukan itu?
Benar juga.
Hana, kau disini.
Senang bertemu denganmu lagi.
Kau mau kemana...?
Aku mau pulang.
Boleh aku meminta nomor teleponmu?
Hm?
- Untuk apa? - Aku ingin menelponmu.
Berikan nomormu, dong!
Oh...
Aku pikir aku tidak bisa tidur malam ini.
Kau?
Oh, oh...
Di sore hari yang panas, kau mengatakannya untukku.
Sebelum aku menjawabnya,
Aku akan menelponmu lagi nanti malam
Itu mengingatkanku kalau...
Baiklah.
Kau menyukaiku.
Alih Bahasa oleh Little_ Pie Find me on Instagram : sarii_sarr Makassar, 10 Agustus 2018
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.