Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Malam Abadi S2]
[Episode 30]
Kamu seharusnya tahu
arah serang Xi Ling
ada di Qing Xia.
Aku tak sehebat Jun Mo.
Jadi aku disini.
Kamu tak perlu rendah hati.
Kamu masih
murid tertinggi di Shu Yuan.
Ancaman terbesar bagi Xi Ling.
Jadi aku ingin melihatmu.
Ketua juga ancaman terbesar bagi Da Tang.
Jadi
aku selalu menunggumu melihatku.
Dan juga,
pertahanan ketua ada diatasku.
Jika dihitung,
Shu Yuan juga mengambil keuntungan.
Aku bisa abaikan kamu.
Kamu tak akan bisa.
Kenapa mengatakan itu?
Aku sudah bisa berkelahi.
Aku pernah bilang.
Kamu hanya bisa bertahan selama 7 hari.
Setelah 7 hari,
aku akan masuk istana Tang.
Aku juga pernah bilang,
tak ada takdir didunia.
Siapapun tak tahu
apa yang terjadi dalam 7 hari.
Lao Ba.
Aku tiba-tiba ingat kata-kata paman.
Benar.
Aku merasa saat ini
kata ini
paling bisa ekspresikan hati kita.
Bahkan 10 juta orang didepan,
aku ingin pergi.
Maka pergilah.
Xiong Chu Mo.
Tuan ke-3.
Tuan ke-3.
Saya tahu kamu luar biasa.
Jadi di panggil Dong Xuan.
Tapi hanya cara menipu dunia.
Selama kamu bersedia,
Kapan saja bisa masuk ke perintah.
Tidak perlu buat keributan di depanku.
Sebentar lagi,
kamu akan masuk puncak Zhi Ming dari Dong Xuan Jin.
Saat dunia nyata jarang terjadi.
Hanya saja...
Kamu masih bukan lawanku.
Hanya bisa jadi korban di tanganku.
Hormat taoisme kepada guru.
Melihat wajah gurumu,
serahkan array mata.
Akan melepaskanmu.
Melihat dari kebodohanmu,
aku akan melepaskanmu.
Tuan ke-3.
Kamu serius mengira
punya kemampuan mengalahkanku?
Sangat konyol.
Seperti diduga, Xi Ling sedang merosot.
Meskipun Zhang Jiao juga bodoh
tapi setelah bertemu aku,
tidak berani sombong.
Kamu siapa?
Paman.
Kamu ngapain?
Sangkar burung kolam ikan.
Array yang sangat hebat.
Jelas-jelas untuk
menghadapi praktisi tak terhingga.
Kenapa paman membuat array ini
untuk mengurungku?
Aku juga bukan praktisi tak terhingga.
Paman.
Kamu ingin mengurungku di Shou Zhi Guan.
Juga menggunakan array hebat ini.
Aku belum sampai tahap itu.
Kamu...
Siapa?
Pantaskah kamu bertanya namaku?
Bahkan jika memakai wajah emas,
duduk diposisi tinggi.
Aku juga tahu orang seperti apa
di balik topeng itu.
Lin Wu.
Dua puluh tiga tahun.
Kamu adalah Lin Wu.
Kamu ternyata sembunyi dibalik gunung Shu Yuan.
Masker ternyata menerimamu.
Ada jangkrik di tanah yang sangat gersang.
Jangkrik telah sembunyi selama 23 tahun.
Ketika gunung mencair dan banjir datang,
akan bangkit.
Mandi di air lumpur.
Sayap tertiup angin dingin.
Getaran...
Terbang melewati kekosongan.
Aku dari Ming Zong.
Generasi leluhur sejak pendirian.
Dan generasi terakhir.
Aku dikelilingi Xi Ling.
Hampir musnah.
Aku terluka serius dan melarikan diri.
Di laut panas di ujung utara,
bertemu orang yang mengubahku.
Meskipun kamu orang Mo,
juga adalah generasi leluhur.
Karena telah mengubah pengadilan,
Menaggap orang luar guru.
Kamu harus tahu malu.
Master bisa jadi guru dari segala usia.
Aku sendirian.
Baik.
Hari ini.
Aku akan gantikan dunia
melawan orang yang berasosiasi dengan iblis.
Xiong Chu Mo.
Bertahun-tahun sebelumnya kamu bukan lawanku.
Sekarang lebih tak mungkin.
Tapi aku bisa memberimu jalan hidup.
Jika kamu buta,
aku akan biarkan kamu pergi dari Shu Yuan.
23 tahun.
Lin Wu.
Kamu pikir telah melewati lima alam
bisa jadi tak terkalahkan?
Aku tak pernah ingin jadi tak terkalahkan.
Aku hanya ingin mengerti jalan benar.
Menemukan kebenaran.
Tapi dia difitnah menjadi iblis oleh Xi Ling.
Cara yang tidak lazim.
Apakah membutuhkanku
untuk menstigma?
Kiamat?
Tuan Zhang Jiao.
Tenyata menggunakan kiamat.
Mungkinkah...
Di dalam Shu Yuan
ada guru tersembunyi?
Zhang Jiao pergi ke Shu Yuan?
Yu Lian.
Guru.
Kamu adalah pemimpin sekte.
Tidak takut dilihat oleh orang lain.
Kiamat itu apa?
Dia hanya badut.
Iya, guru.
Bahkan dengan kiamat,
dia hanyalah badut yang dekat dengan langit.
Hati yang damai.
Konsentrasi.
Abaikan dunia.
Tak ada pertanyaan langit.
Anggap dunia sendiri.
Abaikan dunia.
Tak ada pertanyaan langit.
Anggap dunia sendiri.
Kebodohan!
Sombong dan bodoh.
Didalam mataku,
kamu hanyalah badut.
Kembalilah ke Xi Ling.
Untuk rencana Shu Yuan di masa depan,
hari ini
aku akan lepaskan kamu.
Kita...
Ternyata kenal ketua sekte iblis.
Aku selalu mengira kakak ke-3 tidak mudah.
Tapi tak sangka sangat tidak mudah.
Ada ketua sekte iblis sebagai kakak,
kelak berjalan didunia,
siapa yang berani menindas kita?
Sudah bekerja keras kakak.
Kakak sangat hebat.
Bisa kalahkan Zhang Jiao.
Benar.
Terima kasih guru.
Terima kasih guru.
Sudahlah.
Aku ingin ke ibukota.
Shu Yuan diserahkan pada kalian.
Hati-hati dijalan.
Jaga diri.
Adik.
Kakak ke-3.
Tahuk ke 23.
Ternyata kamu adalah...
ketua sekte iblis.
Mungkin dia?
Saat bertarung dengan Xia Hou didanau Yan Ming,
banyak yang ingin aku mati.
Lalu aku baru tahu,
demi memberiku pertarungan adil,
guru suruh kakak
menahan mereka yang kuat.
Pada saat itu,
dunia Tian Qing Zong bergerak.
Qi Nian
patahkan meditasi selama beberapa tahun.
Datang mendukung Xia Hou.
Tapi dihentikan oleh suara jangkrik.
23 tahun Ming Zong.
Ada badai salju.
Kakak ke-3
bertarung demi aku.
Ketua sekte iblis.
Sudah 23 tahun.
Kamu akhirnya muncul.
Qi Nian yang sudah menutup mulut.
Hari ini sudah membuka mulut.
Keterampilan yang mendalam.
Tapi kamu kira kamu
bisa jalan di danau Yan Ming?
Tak peduli orang itu...
Anak dari Raja Ming atau bukan,
tetap harus mati!
Tak ada yang bisa hentikan aku menemukan anak Raja Ming.
Tak ada yang bisa hentikan aku menemukan anak Raja Ming.
Ada aku.
Kamu tidak bisa pergi.
Kakak jelas-jelas begitu muda.
Kenapa tak terlihat sudah ratusan tahun?
Ketua sekte iblis.
Kenapa?
Ada bunga diwajahku?
Hanya ingin lihat.
Kakak ternyata orang besar.
Tak heran guru tidak terima Tang Xiao Tang sebagai murid.
Ternyata pertanyaan senioritas.
Jika dihitung,
apakah aku lebih tinggi
dari pemimpin gurun?
Jika dihitung dari Ming Zong,
kamu sudah 10 kali lebih tinggi.
Benar, kakak.
Ini adalah
yang kamu sebelum aku pergi ke gurun.
Apa ukiran diatas?
Raja Ming.
Atau dikatakan
Langit.
Tak ragu hancurkan.
Juga ingin lindungi aku dan Sang Sang.
Aku selalu tak mengerti kenapa.
Sekarang dilihat,
semua karena alasan ini.
Terima kasih kakak ke-3.
Apakah masih ingat yang kukatakan
saat uijan di Shu Yuan?
Kakak bilang akan perkenalkan
guru yang tidak lemah dari Liu Bai.
Tidak salah.
Sekarang menyesal
apakah sudah tak sempat?
Meskipun kamu menolakku,
tapi aku merasa
kamu akan jalan dijalan ini.
Ternyata
kamu bertemu Lian Sheng.
Juga belajar bela diri paman.
Pada akhirnya,
juga masuk kedalam iblis.
Mungkinkah ini takdir?
Ingat saat itu
sekte iblis dihancurkan.
Aku lari dengan panik.
Itu pertama kalinya aku bertemu guru.
Dia mengatakan ini padaku.
Apapun itu,
selama mengikuti kata hati,
bisa dilalui dengan tenang.
Juga...
Aku berlatih dengan kata-kata itu.
Bagaimana melatihnya?
Aku menginjak
jubah hitamnya.
Lalu?
Lalu...
Aku tidak lulus.
Guru jatuh dari kuda.
Bagaimana rasanya?
Baik.
Guru tidak marah kan?
Karena perempuan,
punya hak untuk menjadi centil dan pemarah.
Kemudian,
aku baru mengerti.
Aku terlalu sedih saat itu.
Guru karena ingin membuatku senang,
sengaja jatuh.
Aku sering merindukannya.
Di dunia ini tidak ada yang sebaik dia.
Aku juga.
Dia saat ini,
pasti melihat
apa yang terjadi didunia ini.
Dia sedang melihat kita.
Hakim pengadilan.
Tenanglah.
Praktisi bela diri sudah digunung.
Menurut laporan,
seharusnya tak ada masalah.
Semuanya terlalu lancar.
Tuan terlalu khawatir.
Menurut informasi dari dalam Tang,
negara Tang tak punya kemampuan apapun.
Mengirim pasukan menjaga Nan Jiang.
Kamu tak mengerti orang Tang.
Orang Tang tidak menyerah dengan mudah.
Negara Tang...
Sumber daya dan upaya sudah habis.
Membuat formasi Qing Xia.
Jika bertemu musuh kuat,
akan menghancurkan formasinya.
Dirikan kemah.
Jun Mo?
Dia sudah datang.
Tidak sia-sia.
Lawan yang ingin kutandingi
adalah Jun Mo.
Tidak sia-sia.
Saat ini,
berdiri di depan sejuta pasukan,
Hanya ada kakak ke-2 dan 7 orang Shu Yuan.
Master tidak bisa menandingi.
Apalagi
kalian para murid.
Guru bertarung di langit.
Kami murid
bertarung dialam manusia.
Bisakah langit memberontak?
Belum diketahui.
Tapi kemenangan antara kamu dan aku,
dengan cepat
akan diketahui.
Pasukan Xi Ling disini.
Bagaimana hentikan kami?
Ingin melewati Qing Xia,
kalahkan kami dulu.
Helm dan baju besi.
Iya.
Kakak mungkin akan mati.
Orang...
Mungkin mati.
Mungkin juga tidak.
Kakak pakai baju besi terkuat yang kamu buat.
Gimana mungkin ada masalah?
Baju besi Xia Hou...
juga dibuat olehku dan Lao Liu.
Sudah kapan itu?
Tak bisakah bicara hal beruntung?
Ini adalah misteri.
Baju besi Xi Ling,
dibuat dengan kualitas tinggi.
Bahkan pedang kalian
sulit untuk menembusnya.
Jadi pasukan berkuda Xi Ling
dalam pertempuran sebelumnya,
tak terkalahkan.
Tak pernah kehilangan.
Guru dilangit
melihat kita.
Bahkan jika ada 10 juta orang,
aku ingin bertarung.
Bertarunglah.
Sudah melihat masalah.
Ibukota sekarang
sangat diblokir.
Tidak salah.
Yang harus kamu selesaikan,
adalah kata blokir ini.
Ingin menyelesaikannya,
sangat sulit.
Sekarang array mata
sudah ada ditanganmu.
Kamu harus dalam 7 hari,
mengembalikan ibukota.
Kenapa 7 hari?
Karena kakak
hanya bisa menahan selama 7 hari.
Bahaya besar yang dihadapi negara Tang,
dibagi di 3 tempat.
Satu dari utara gurun,
pengadilan kekaisaran.
Satu dari Xi Ling
dan aliasni Xi Ling.
Yang terakhir
adalah Zhi Shou Guan.
Yang membuat orang khawatir,
ketua Zhi Shou Guan
dan situasi diselatan.
Sekarang Xi Ling menuju Qing Xia.
Tapi bagian selatan Tang,
belum ada pasukan.
Tapi...
Dari ibukota ke Qing Xia
paling cepat juga 7 hari.
Jadi...
Kakak kedua...
Harus bertahan 7 hari.
Hanya 2 medan perang yang memutuskan hasilnya.
Pertama,
ibukota.
Yang lainnya,
adalah Qing Xia.
Kelangsungan negara Tang,
akan dilihat dalam 7 hari ini.
7 hari.
Ning Que.
Apakah kamu yakin bisa kembalikan
ibu kota dalam 7 hari ini?
Mari berperang.
Ingin perang.
Berperanglah.
Pasukan kuda Xi Ling.
Bersiaplah.
Kenapa gerakan tali?
Pemanah siap.
Lao Jiu, Lao Shi.
Kembali.
Kalian berdua sudah sangat hebat.
Murid Shu Yuan...
Selain tuan besar, tuan kedua,
Chen Pi Pi dan Ning Que,
yang lain
tinggal di Dong Xuan cukup lama.
Tapi mereka,
punya bidang keahlian mereka sendiri.
Jika disatukan
akan menghasilkan hasil yang luar biasa.
Ini adalah...
Guru tak buat perbedaan sosial dalam mengajar.
Apakah master sudah mengharapkan
masalah ini bertahun-tahun lalu?
Hakim pengadilan.
2 musisi Shu Yuan,
tak bisa bertahan lama lagi.
Aku percaya serangan lagi
akan menjatuhkan mereka.
Kamu bisa jatuhkan 2 musisi itu?
Tapi tidak bisa menjatuhkan tuan ke-2.
Saya sudah berusaha.
Tidak tahu tuan
punya strategi apa?
Tuan kedua
bertarung denganku.
Langit sudah gelap.
Makanlah.
Hanya murid Shu Yuan
yang bisa mengganggap
makan lebih penting dari langit.
Tuan.
Jangan jatuh ke perangkap musuh.
Pasukan sudah lelah.
Mundurlah, besok bertarung lagi.
Taruh disini.
Kakak ke-2 benar.
Malam ini istirahat dengan baik.
Besok perang lagi.
Aku belum puas.
Lagu terbaik belum dimainkan.
Hari ini,
kalian sudah bekerja keras.
Besok ganti aku.
Kenapa?
Kakak ke-2.
Kita digunung bertahun-tahun.
Kamu tidak pernah memuji kita.
Benar.
Bahkan
belum pernah senyum pada kami.
Benarkah?
Kelak,
akan memberi kalian banyak imbalan.
Terima kasih kakak.
Hari ini kalian sangat baik.
Aku akan rebus cakar ayam untuk kalian.
Kenapa makan cakar ayam?
Membuat bentuk.
Bukankah...
Semakin dibuat semakin buruk?
♪ Waktu berlalu, musim gugur tiba ♪
♪ Bunga bermekaran dan berguguran ♪
♪ Perasaan siapa yang terkubur oleh waktu ♪
♪ Jika sebuah mimpi seperti burung yang terbang melewati lautan ♪
♪ Takut pada saat langit cerah, pikiran adalah kosong ♪
♪ Bahkan jika cinta adalah kelemahan ♪
♪ Aku ingin menghilangkan semua kabut ♪
♪ Siapa yang sedang menunggu siapa, siapa yang menyalahkan siapa ♪
♪ Waktu datang dan pergi dengan terburu-buru ♪
♪ Aku tidak rela kamu jatuh ke dalam debu ♪
♪ Aku tidak takut menemanimu melewati gunung dan lautan ♪
♪ Dengar suara hujan, bersulang untuk menenangkan kekhawatiranmu ♪
♪ Siapa yang bisa mengerti akan kesulitannya ♪
♪ Waktu berlalu, menunggu seumur hidup ♪
♪ Tidak akan takut pada masa lalu dan masa depan ♪
♪ Waktu berlalu, musim panas pergi musim semi datang, bunga bermekaran ♪
♪ Perasaan siapa yang terkubur oleh waktu ♪
♪ Jika sebuah mimpi seperti burung yang terbang melewati lautan ♪
♪ Takut pada saat langit cerah, pikiran adalah kosong ♪
♪ Aku tidak rela kamu jatuh ke dalam debu ♪
♪ Aku tidak takut menemanimu melewati gunung dan lautan ♪
♪ Dengar suara hujan, bersulang untuk menenangkan kekhawatiranmu ♪
♪ Siapa yang bisa mengerti akan kesulitannya ♪
♪ Waktu berlalu, menunggu seumur hidup ♪
♪ Tidak akan takut pada masa lalu dan masa depan ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.